Seorang Pria di Sungai Penuh Tewas Gantung Diri, Ini Kronologisnya

TKP Pria di Sungai Penuh Gantung Diri. (Oga)

Merdekapost.com | Jambi – Marjozan (25) Warga Desa Seberang, Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh yang ditemukan tewas gantung diri. Saat ini jenazah korban telah dikembalikan ke pihak keluarga, usai dilakukan pemeriksaan oleh dokter RSUD Sungai Penuh.

Kapolsek Sungai Penuh, Iptu Yudiatira, kepada BIRU (Jambi Seru) mengatakan, setelah petugas mendapat informasi dari warga mengenai kejadian tersebut, dirinya bersama anggota Polsek langsung turun kelokasi kejadian, di Desa Seberang Kecamatan Pesisir Bukit.

“Pagi tadi kami mendapat informasi ada warga Seberang tewas gantung diri, saya dan angota yang lain langsung ke TKP,” terangnya, kamis (25/2/2021).

Dijelaskan Kapolsek, korban yang ditemukan tewas gantung diri itu telah dikembalikan ke pihak keluarga setelah pemeriksaan oleh Dokter RSUD Sungai Penuh.

“Usai pemeriksaan oleh Dokter, korban sekarang sudah diserahkan ke pihak keluarga,” ungkap Kapolsek.

Dijelaskan kapolsek, awalnya pada Kamis pagi sekitar pukul 08.30 WIB, pihaknya mendapat informasi adanya korban gantung diri di Desa Seberang Sungai Liuk, Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh. Dirinya pun bersama anggota langsung meluncur ke TKP.

Disana polisi melihat korban gantung diri di dalam kamar mandi rumah orang tuanya. Ia terlihat tergantung dengan tali tambang hijau, melilit lehernya.

Polisi juga sudah meminta keterangan terkait kejadian tersebut pada beberapa orang saksi. Seperti mulai dari nenek korban dan keponakannya.

Kepada polisi, saksi mengungkapkan jika mereka menemukan korban sudah tergantung. Keluarga korban sempat terkejut saat melihat korban tergantung di kamar mandi. Mereka kemudian langsung keluar rumah dan memberitahukan kepada keponakan korban dan juga warga sekitar.

Korban pertama kali diturunkan oleh nenek korban, dengan cara memutuskan tali menggunakan pisau. Kemudian atas kesepakatan keluarga, korban langsung dibawa ke rumah sakit umum Sungai Penuh.

“Dari keterangan nenek korban, diketahui jika korban telah ditinggalkan istrinya selama 2 bulan,” katanya.

Diduga ada perselisihan antara korban dan istrinya. Akibat perselisihan tersebut, korban memilih untuk tinggal bersama orang tuanya di Desa Seberang Sungai Liuk Kec. Peaisir Bukit Kota Sungai Penuh.

Selain luka bekas lilitan tali di leher korban, polisi tidak menemukan adanya tanda kekerasan lain. (red)

Related Posts

0 Comments:

Posting Komentar

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Sejarah Kerinci | Peta Situs