Produk Asal Kerinci Raih Juara 3 Nasional API Award 2023, Dinas Pariwisata Dinilai Acuh

Perhelatan malam puncak Anugerah Pesona Indonesia (API) Award tahun 2023 memasuki tahun ke-8, dengan tuan rumah Kota Ambon Provinsi Maluku, Rabu 1 November 2023.(Ist)

KERINCI - Kabupaten Kerinci yang dijuluki segempal tanah surga, dengan tanah yang subur memiliki banyak kekayaan sumber daya alam yang menghasilkan berbagai macam bentuk produk, namun dinilai lemah didalam pengembangan produk oleh Dinas Pariwisata Kerinci.

Pasalnya, produk yang mewakili Kabupaten Kerinci pada acara Anugrah Pesona Indonesia (API) Ke-8 Award 2023, dengan tema produk Minuman Tradisional, berhasil meraih juara 3 tingkat nasional, namun sangat disayangkan tidak mendapat perhatian penuh dari Pemerintah Kabupaten Kerinci. 

Informasi yang berhasil di himpun, Selama 6 bulan mengikuti seleksi yang sangat ketat, hingga pada Jumat 3 November 2023, bertempat di Plaza Presisi Manise Kota Ambon, produk Cascara Tea asal Kerinci ini akhirnya berhasil meraih juara 3 kategori Minuman Tradisional. 

Baca Juga: Jus Nipah Aceh Selatan, Jamu Jun Semarang dan Cascara Tea Kerinci Juarai API Award 2023 di Ambon

Produk Kerinci Raih Juara 3 Nasional, Perwakilan Kerinci Tidak Hadir di Acara, Tidak Ada Biaya? 

Alhamdulillah, Cascara Tea Kerinci diumumkan sebagai juara 3 kategori Minuman Tradisional di acara malam puncak API AWARD 2023 Di Kota Ambon. 

Namun sangat disayangkan, pada saat malam penganugerahan dan pengambilan hadiah serta tropy, dari Kerinci tidak ada Perwakilan, baik dari Dinas terkait selaku pihak yang menggandeng produk maupun dari pemilik produk". Ujar sumber yang enggan disebutkan identitasnya, Senin (6/11/23).

"Ya kecewa, karena tidak ada satupun perwakilan dari Kabupaten Kerinci yang hadir pada acara penyerahan piala dan sertifikat penghargaan," paparnya. 

"Kita telah berusaha selama lebih kurang 6 bulan mengikuti seleksi, mulai dari tingkat bawah, hingga akhirnya berhasil ke tingkat nasional, dan pada akhirnya telah mampu mengharumkan nama Kabupaten Kerinci di tingkat nasional, namun setelah kita berhasil, pihak Dinas cuek dan acuh saja, bahkan hadir-pun tidak saat acara malam puncak penobatan juara sekaligus pemberian hadiah" Ungkapnya.

Untuk diketahui, pada ajang API Ke-8 Awards 2023, dengan Tema Produk Minuman Tradisional yang dikuti oleh seluruh Kabupaten Kota se Indonesia. Kabupaten Kerinci melalui dinas pariwisata menggandeng produk Cascara Tea Kerinci untuk mengikuti acara tersebut.

Produk Cascara Tea Kerinci yang terbuat dari Kulit Kopi ini ditemukan oleh putra daerah kabupaten kerinci, yakni Muhammad Hidayat yang saat ini juga selaku mahasiswa aktif di Universitas Jambi (UNJA) Fakultas Pertanian.

Lebih lanjut, Adapun ketidakhadiran perwakilan Kabupaten Kerinci pada saat malam penganugerahan dan pengambilan hadiah atau tropi serta sertifikat itu, diketahui, dikarenakan tidak memiliki biaya (ongkos) atau tidak adanya bantuan dari pemerintah (dinas terkait). 

"Sebelumnya kami selaku pemilik produk,  juga sudah menghubungi pihak pemerintah (Dinas Pariwisata/ red), namun jawaban yang kami terima hanya bahasa dan janji-janji saja, kita akan konsultasikan dengan kadis," tambahnya. 

"dengan demikian, lanjutnya, sampai menjelang hari H-nya, kami menyimpulkan bahwa tidak ada bantuan atau biaya dari pihak pemerintah (Dinas Pariwisata/ red),  maka kami terpaksa tidak jadi berangkat".  ujarnya. 

Padahal menurutnya, ini adalah momen yang lebih tepat untuk mempromosikan produk yang dihasilkan oleh putra-putri daerah Kabupaten Kerinci.

Momen API Awards ini adalah salah satu kegiatan Menparekraf (Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) dan API Awards ini merupakan ajang nasional yang dilaksanakan setiap tahun yang bertujuan meningkatkan perekonomian dibidang kepariwisataan dan ekonomi kreatif (UMKM-red) Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.

Ajang ini diharapkan untuk terus menggenjot sektor wisata, terutama sektor wisata kuliner dan pengembangan destinasi wisata yang berbasis dari desa

Pantauan media ini pada saat malam penganugerahan API Awards yang digelar di Plaza Presisi Manise Kota Ambon tersebut, Kepala daerah dan kepala dinas Pariwisata di Kota/kabupaten lain terlihat hadir dan dengan bangga menerima penghargaan tersebut. 

Pada malam Anugerah Pesona Wisata Award 2023 di Kota Ambon Maluku, Jus Nipah Aceh Selatan berhasil Lolos Menjadi Juara  Pertama, setelah menyisihkan puluhan pesaing dari seluruh nusantara.

Selanjutnya di posisi kedua diraih Jamu Jun dari Kota Semarang dan diposisi ketiga diraih oleh Cascara Tea Kerinci dari Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi.

Hadir dalam acara ini, Kepala Dinas Pariwisata Aceh Selatan, Mukhsin S.T, sekaligus menerima penghargaan dari Direktur pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenparekraf RI.

Pagelaran API Awards di Ambon Luar Biasa

Sejumlah utusan Kementerian hadir diantaranya mewakili Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Menteri Dalam Negeri (Mendagri) serta Advisor API, Patrice Rio Capella.

Capella mengaku, dari penyelenggaraan API Award tahun I hingga memasuki tahun ke-8 2023, gelaran API Award malam ini di Kota Ambon yang paling luar biasa dan patut mendapat apresiasi.

“Malam ini yang luar biasa dari seluruh penyelenggaraan API Award sepanjang dari tahun pertama hingga ke-8. Terbaik dan harus diapresiasi. Pemerintah Provinsi Maluku dan Kota Ambon sangat siap, kegiatannya mewah dan berkelas,” tandas mantan Sekjen Partai NasDem itu.

Dikatakan Capella, gelaran API Award 2023, ini menjadi komitmen mengembangkan sektor pariwisata di Indonesia, sebagai leading sektor yang harus mendapat dukungan semua pihak. Sebab terbukti lewat promosi dan diseminasi informasi, mampu membangkitkan pariwisata di daerah.

Sementara, Dirjen Pembangunan Desa dan Perdesaan (PDP) Kementerian Desa PDTT, Sugito menegaskan, perhelatan API Award ini jadi momentum tepat dan strategis untuk menggali dan mengembangkan potensi wisata baik budaya, religi, sejarah di Indonesia menjadi kekuatan daerah.

“Pengembangan pariwisata lokal juga harus diperhatikan agar hasilnya berdampak sosial, ekonomi, lingkungan dan terutama membawa kesejahteraan bagi masyarakat. Termasuk pengembangan desa wisata jadi prioritas lewat penggunaan DD/ADD agar terkelola dengan baik,” harapnya.

Di tempat yang sama, Gubernur Maluku Murad Ismail mengaku, API Award 2023 ini jadi momentum penting bagi dunia pariwisata, salah satunya diseminasi informasi terpenting bagi wisatawan tentang pariwisata Maluku dan daerah lain di Indonesia.

“Saya harapkan desa wisata maupun industri pariwisata di Indonesia agar menjadi perhatian kementerian dan pihak swasta untuk dikembangkan,” harap Murad.

Diketahui, pada malam puncak API Award 2023 itu, diumumkan 18 kategori terbaik peraih penghargaan. Mulai dari makanan tradisional, minuman tradisional, promosi pariwisata digital, brand pariwisata, destinasi belanja, cinderamata terbaik.

Kemudian olahraga dan petualangan terbaik, wisata air, ekowisata terbaik, dataran tinggi terbaik, kampung adat terbaik, situs sejarah terbaik, atraksi budaya, festival budaya, destinasi unik, destinasi baru, surga tersembunyi.

(hza / MRNews)

Related Posts

0 Comments:

Posting Komentar



Berita Terpopuler


Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs