Gempa Berkekuatan Magnitudo 7,2 dan 7,5 guncang Venezuela: 920 orang tewas

Gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 guncang Venezuela, 920 orang dilaporkan tewas.(BBC)

MERDEKAPOST.COM - Jumlah korban tewas akibat gempa di Venezuela kini meningkat menjadi 920 orang, menurut Presiden sementara Venezuela Delcy Rodríguez.Sumber gambar,Reuters

Jumlah korban tewas akibat gempa di Venezuela kini meningkat menjadi 920 orang, dengan 3.360 lainnya dilaporkan terluka, menurut Presiden sementara Venezuela Delcy Rodríguez.

Tim SAR juga masih berupaya mencari korban selamat di antara puing-puing setelah dua gempa bumi dahsyat mengguncang negara tersebut.

Di sisi lain, Rodríguez mengatakan puluhan orang telah berhasil diselamatkan dalam keadaan hidup.

Keterangan gambar: Banyak keluarga kehilangan kerabat mereka akibat dua gempa dahsyat di Venezuela.

"Ini membawa kebahagiaan bagi kami karena mereka bisa kembali memeluk keluarga dan orang-orang tercinta," ujarnya pada Jumat (26/06).

Dia juga menyebutkan bahwa hingga kini telah terjadi 214 gempa susulan, setelah dua gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5.

Rodríguez menambahkan bahwa wilayah La Guaira akan "dimiliterisasi" untuk membantu penanganan darurat.

La Guaira merupakan salah satu daerah yang paling parah terdampak oleh dua gempa tersebut.

Sedikitnya 2.927 keluarga telah kehilangan rumah mereka akibat gempa, kata Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez.

Upaya bantuan internasional juga mulai berdatangan. Sebuah tim penyelamat dari Belanda telah berangkat dari Eindhoven Air Base menuju Venezuela untuk membantu proses evakuasi dan pemulihan. Tim tersebut terdiri dari 65 personel dan delapan anjing pelacak, menurut European Press Agency.

Tim bantuan dari El Salvador juga telah tiba di negara tersebut, bersama personel penyelamat dari Meksiko dan Swiss.

Koordinator kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Tom Fletcher, mengatakan bencana ini membutuhkan respons global yang terkoordinasi.

"Kita memerlukan respons internasional, dan kami akan mengoordinasikannya serta memastikan bantuan tersalurkan," ujarnya pada BBC Radio 4. "Saya ingin masyarakat di Venezuela tahu bahwa bantuan sedang dalam perjalanan."

Rodríguez sebelumnya menyatakan bahwa dana sebesar US$200 juta (Rp3,26 triliun) telah dikucurkan dari Dana Moneter Internasional (IMF) untuk membantu pembangunan kembali infrastruktur dan rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan.

Baik Palang Merah maupun PBB kini telah memobilisasi bantuan untuk Venezuela pasca-gempa.

Pihak Palang Merah menyatakan bahwa cabang Palang Merah di Venezuela saat ini telah "beroperasi dan bergerak memberikan respons."

Dalam sebuah pernyataan daring, Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) menyebutkan bahwa "kebutuhan paling mendesak yang diantisipasi" adalah pencarian orang, penyelamatan, serta tempat penampungan darurat, dan layanan kesehatan.

Gempa di Caracas, Venezuela, pada 24 Juni 2026. (Sumber gambar:AFP via Getty Images)

Keterangan gambar,Tim SAR mengevakuasi korban gempa dari dalam reruntuhan sebuah bangunan di Caracas, Venezuela, pada 24 Juni 2026.

Air bersih dan sanitasi, bersama dengan kebutuhan pokok rumah tangga, diperkirakan akan menjadi prioritas dalam beberapa hari ke depan.

Tom Fletcher sebelumnya menyampaikan bahwa sebuah tim gerak cepat sedang dipersiapkan untuk mendukung tim PBB yang sudah ada di Venezuela.

Ia menambahkan bahwa bencana ini "berisiko memperparah kerentanan yang sudah ada sebelumnya".

Fletcher mengatakan bahwa delapan juta orang sebenarnya sudah membutuhkan bantuan kemanusiaan di negara tersebut sebelum gempa terjadi, dan ia mendesak adanya "upaya kolektif masif" untuk mendukung penanggulangan yang dipimpin oleh pemerintah.


Polisi menolong seorang perempuan di antara reruntuhan bangunan di Caracas.(Sumber:Getty Images)

Sebelumnya, gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela, menurut laporan Lembaga Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).

Gempa pertama terjadi pada pukul 18:04 waktu setempat dan berpusat di dekat Kota San Felipe, sekitar 280 km di sebelah barat Ibu Kota Caracas.

USGS melaporkan adanya gempa susulan yang lebih kuat sesaat setelah gempa pertama, dengan magnitudo 7,5.

Pusat gempa kedua berada dekat kawasan Yumare, sedikit lebih ke utara dari gempa pertama.

USGS mengatakan ada 44% kemungkinan bahwa jumlah korban jiwa melebihi 10.000 orang.

"Bencana ini kemungkinan meluas" dan gempa susulan dengan guncangan kuat dapat terjadi, kata USGS.

Selain itu, terdapat juga risiko terjadinya tanah longsor dan likuifaksi di permukaan tanah.

Bantuan dari berbagai negara akan segera berdatangan

"Dua gempa besar yang baru saja melanda masyarakat Venezuela berskala sangat besar dan telah menyebabkan jumlah korban tewas yang menghancurkan," tulis Presiden AS Donald Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social.

"Amerika Serikat siap, bersedia, dan mampu membantu!"

Trump mengatakan ia telah "menginstruksikan semua lembaga pemerintah kami untuk bersiap bergerak dengan cepat.

"Kami akan ada untuk sahabat baru dan hebat kami. Laporan awal tidak baik!!!"

Tim SAR mencari korban di antara reruntuhan bangunan di Caracas.(Getty images)

Jeremy Lewin, Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat di bidang Bantuan Luar Negeri, mengatakan AS akan mengirimkan tim SAR, pasokan medis, dan bantuan kemanusiaan ke Venezuela.

Departemen Luar Negeri AS punya tim bantuan bencana yang sedang bekerja sama dengan pemerintahan sementara Venezuela, kata Lewin.

Negara-negara di Amerika Latin juga telah menawarkan bantuan.

Presiden El Salvador, Nayib Bukele, mengatakan negaranya telah menyiapkan 50 ton peralatan dan logistik, serta 300 anggota tim SAR yang "siap diberangkatkan ke Caracas".

Ekuador juga telah mengatur bantuan untuk segera dikirim ke Venezuela, kata Presiden Daniel Noboa Azin.

Sementara itu, Presiden Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva, mengatakan negaranya akan menilai langkah bantuan yang dapat diambil untuk mendukung "negara saudara" tersebut.

Menteri Luar Negeri Meksiko, Roberto Velasco Álvarez, juga menawarkan kepada Venezuela "seluruh solidaritas dan dukungan yang dibutuhkan".

Semua WNI dalam keadaan selamat

Menteri Dalam Negeri Venezuela, Diosdado Cabello, mengonfirmasi dalam pernyataan melalui siaran televisi pemerintah bahwa sejumlah rumah dan gedung runtuh akibat gempa.

Dia menambahkan bahwa "semua badan keamanan dan bantuan, perlindungan sipil, relawan, pemadam kebakaran, polisi" telah dikerahkan.

Cabello mendesak semua warga Venezuela di daerah terdampak untuk meninggalkan bangunan.

Layanan gas alam yang memasok ribuan rumah di kota-kota Venezuela, dihentikan sebagai langkah pencegahan untuk menghindari "jenis kecelakaan apa pun", kata Menteri Cabello.

Layanan listrik dan sinyal internet terputus setelah gempa di beberapa bagian kota.

Gempa terjadi pada hari libur di Venezuela, sehingga lebih banyak orang berada di rumah dibandingkan hari kerja biasa.

Tanggal 24 Juni merupakan hari peringatan Pertempuran Carabobo pada 1821.

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat puluhan orang berteriak dan berlari di dalam Bandara Internasional Maiquetía ketika terjadi kerusakan signifikan.

Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar RI di Caracas telah memastikan seluruh WNI yang terdata di Venezuela, yakni sebanyak tiga orang, dalam kondisi aman, selamat, dan sehat.

"Gedung Kantor KBRI Caracas beserta Wisma Duta tidak mengalami kerusakan struktural yang berarti dan seluruh staf dalam keadaan selamat," kata Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Luar Negeri RI, Heni Hamidah.

KBRI Caracas, menurut Heni, telah melakukan koordinasi dan komunikasi cepat pascagempa. Jalur komunikasi darurat telah dibuka untuk memantau perkembangan situasi dan memastikan pemutakhiran kondisi WNI secara berkala.

'Ini adalah gempa terkuat seumur hidup'

Jurnalis dan kontributor BBC Mundo, Nicole Koster, merasakan gempa di lantai 7 apartemennya di pusat Caracas.

"Ini adalah gempa terkuat yang pernah saya rasakan seumur hidup," katanya.

"Saya melihat jendela-jendela besar bergerak. Yang terpikir oleh saya adalah berdiri di antara pintu masuk dan dinding batu, yang menurut saya cukup kuat, untuk mencoba melindungi diri," ujarnya.

"Guncangannya begitu kuat hingga saya pikir bangunan itu akan runtuh menimpa saya," katanya.

Nicole menambahkan dirinya bisa mendengar suara orang-orang meminta pertolongan di antara reruntuhan sebuah bangunan.

"'Tolong, kami di sini'. Itu yang saya dengar," kata Nicole.

Setelah gempa, sambungnya, warga diminta menunggu di luar bangunan untuk mengantisipasi jika terjadi gempa susulan.

Keterangan Foto: Bangunan runtuh di Caracas akibat gempa.

Maria Elise, warga lain di kawasan pusat Caracas, mengatakan: "Beberapa dinding apartemen kami retak. Ada tiang listrik yang tumbang, kami tidak memiliki listrik, tidak ada sinyal."

Seorang perempuan berusia 80 tahun yang tinggal di selatan Caracas mengatakan kepada kantor berita Reuters: "Bangunan tempat tinggal saya bergoyang. Polisi membantu saya turun karena saya tidak bisa."

Lembaga Survei Geologi Amerika Serikat memperingatkan bahwa gempa susulan dapat terjadi.

Apa penyebab gempa di Venezuela?

Venezuela terletak di zona aktif seismik, tempat dua lempeng tektonik—Karibia dan Amerika Selatan—bertemu.

Menurut Lembaga Survei Geologi AS (USGS), gempa kedua dengan kekuatan lebih besar terjadi akibat "pergeseran patahan mendatar yang dangkal" di dekat batas kedua lempeng tersebut.

Hal ini terjadi ketika patahan, atau retakan di antara lempeng, bergerak secara horisontal. Gempa bumi terjadi ketika pergerakan ini berlangsung dengan cepat.

"Meski sering digambarkan sebagai titik pada peta, gempa sebesar ini lebih tepat dijelaskan sebagai pergeseran pada area patahan yang lebih luas," lapor USGS.

Dua gempa hari ini "kemungkinan menunjukkan proses interaksi patahan yang kompleks," kata lembaga tersebut.

Gempa susulan, termasuk yang "berpotensi menimbulkan guncangan kuat", masih mungkin terjadi, tambah USGS.(Adz/BBC)

Cantiknya! Fenomena Langit Blue Moon dan Micromoon Minggu Malam

Fenomena langit malam ini 

JAMBI - Malam ini, fenomena astronomi Blue Moon (Bulan Biru) dan Micromoon (Bulan Mikro) akan menghiasi langit dapat disaksikan dari Jambi.

Dua peristiwa langit ini terjadi berurutan pada Minggu malam (31/5/2026) hingga Senin malam (1/6/2026).

Meski namanya terdengar unik, masyarakat diminta tidak salah kaprah.

Bulan tidak akan berubah warna menjadi biru, juga tidak benar-benar mengecil secara kasat mata.

Berdasarkan data astronomi, fase purnama mencapai puncaknya pada Minggu, 31 Mei 2026, pukul 15.47 WIB.

Sementara itu, Bulan mencapai titik terjauhnya dari Bumi atau apogean pada Senin, 1 Juni 2026, pukul 12.34 WIB, dengan jarak sekitar 406.350 kilometer.

Selisih waktu antara puncak purnama dan apogean hanya sekitar 19 jam.

Ini menjadi selisih terpendek antara purnama dan apogean sepanjang tahun 2026, sehingga memunculkan fenomena Micromoon yang cukup menarik.

Apa Itu Blue Moon?

Fenomena Blue Moon secara praktis dapat diamati pada Minggu malam hingga Senin dini hari.

Namun, istilah Blue Moon kerap menyesatkan persepsi publik.


Bulan tidak akan memancarkan cahaya biru seperti yang dibayangkan sebagian orang.

Astronom amatir dari lembaga Ekliptika, Marufin Sudibyo, menjelaskan bahwa istilah Blue Moon tidak memiliki dasar ilmiah dalam astronomi modern.

“Blue Moon adalah istilah folklor Amerika Serikat yang mulai dikenal sejak 1937. Istilah ini merujuk pada Bulan purnama kedua dalam satu bulan kalender Gregorian,” ujarnya.

Dalam kalender Masehi, umumnya hanya terjadi 12 kali Bulan purnama dalam setahun.

Namun, pada kondisi tertentu, satu bulan dapat mengalami dua kali purnama.

Purnama kedua itulah yang disebut Blue Moon, dan pada 2026, fenomena ini terjadi pada Mei.

Blue Moon tergolong langka dan rata-rata hanya muncul setiap 32–33 bulan sekali.

Mengenal Micromoon

Micromoon akan terlihat pada Senin malam (1/6/2026).

Seperti Blue Moon, Micromoon juga merupakan istilah populer, bukan istilah resmi astronomi.

Fenomena ini terjadi saat Bulan purnama bertepatan dengan posisi apogean, yakni titik terjauh Bulan dari Bumi.

Pada jarak sekitar 406.000 kilometer, ukuran Bulan purnama tampak sekitar 10 persen lebih kecil dibandingkan saat Supermoon.

Meski disebut “mengecil”, perubahan ukuran ini hampir tidak bisa dikenali dengan mata telanjang.

“Perbedaan ukuran Bulan baru bisa dibuktikan melalui rekaman teleskop dan kamera, lalu dibandingkan dengan data Supermoon,” jelas Marufin.

Bisa Disaksikan dari Jambi

Fenomena Blue Moon dan Micromoon dapat diamati dari seluruh wilayah Indonesia, termasuk Jambi.

Selama kondisi langit cerah dan tidak tertutup awan, masyarakat dapat menyaksikannya langsung tanpa alat bantu optik.

Fenomena ini menjadi momen menarik bagi pencinta astronomi maupun masyarakat umum untuk menikmati keindahan langit malam.(*) 

Kluivert Gagal Lagi, Suriname Ketularan Indonesia Gagal Lolos Piala Dunia

Kutukan Kluivert: Gagal Lagi! Suriname Ketularan Indonesia Gagal Lolos Piala Dunia

Jakarta – Legenda sepak bola Belanda, Patrick Kluivert, kembali membawa nasib buruk bagi tim merekrutnya. Setelah gagal membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026, nasib serupa kini dialami oleh Suriname.

Kluivert ditunjuk sebagai penasihat teknis dan konsultan untuk tim nasional Suriname pada Maret 2026. Ia bekerja bersama legenda timnas Belanda lain, Clarence Seedorf, untuk mendukung pelatih kepala Henk ten Cate.

Penunjukan itu merupakan bagian dari strategi memperkuat tim jelang babak playoff interkontinental Kualifikasi Piala Dunia 2026. Suriname dijadwalkan menghadapi Bolivia dalam laga penentuan.

Sayangnya, Suriname harus mengakui keunggulan Bolivia dengan skor 1-2 dalam pertandingan playoff interkontinental pada Jumat (27/3/2026) WIB. Kemenangan ini membawa Bolivia melaju ke final playoff melawan Irak, sekaligus menjaga peluang mereka tampil pada Piala Dunia untuk kedua kalinya.

Suriname sempat unggul lebih dahulu melalui gol Liam van Gelderen pada menit ke-48. Namun, Bolivia berhasil bangkit dan berbalik meraih keunggulan pada babak kedua.

Bolivia bahkan mampu membalikkan keadaan hanya dalam jeda tujuh menit pada pertengahan babak kedua. Gol penyeimbang Bolivia dicetak oleh Moises Paniagua pada menit ke-72, Miguel Terceros lantas memastikan kemenangan timnya lewat gol pada menit ke-79.

Kluivert sendiri memiliki kedekatan emosional dengan Suriname, mengingat ayahnya berasal dari negara tersebut. Sebelumnya, ia juga memiliki pengalaman sebagai pelatih tim nasional Curaçao serta pernah menjadi bagian dari staf teknis di sejumlah klub besar Eropa.

Ketika melatih skuad Garuda, Kluivert sempat membawa timnya melaju hingga putaran keempat kualifikasi Piala Dunia zona Asia. Namun, timnas Indonesia gagal meraih poin dalam laga melawan Irak dan Arab Saudi dan tersingkir.(*)

Iran Gempur Pasukan Israel di Jalur Gaza, Komando Militer Terdampak

Serangan rudal Iran ke Tel Aviv. (REUTERS)

Jakarta - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) meluncurkan operasi yang menargetkan pasukan Israel di Jalur Gaza, Palestina.

IRGC menyatakan gelombang serangan ke delapan True Promise 4 menargetkan aset militer Israel.

"Operasi-operasi ini adalah awal dari penargetan tempat-tempat berkumpulnya pasukan Zionis di Palestina utara dan Jalur Gaza," demikian pernyataan IRGC dikutip Middle East Monitor, Rabu (25/3).

Dalam rilis itu, IRGC juga menyebut serangan tersebut menargetkan komando militer Israel di utara kota Safed.

"Titik-titik strategis dan pusat-pusat militer [Israel] terkena dampak," lanjut mereka.

Timur Tengah membara usai Amerika Serikat dan Israel menggempur Iran habis-habisan pada 28 Februari dengan tujuan mengganti rezim dan menghancurkan nuklir mereka.

Serangan AS-Israel menyebabkan Pemimpin Tertinggi Iran kedua Ayatollah Ali Khamenei dan ribuan warga lain tewas.

Di hari pertama serangan, Iran langsung membalas. Mereka menargetkan Israel dan aset AS di negara-negara Teluk.

Iran juga menutup jalur perdagangan minyak global, Selat Hormuz, untuk menekan AS dan Israel.

Meski dibombardir AS-Israel, kepemimpinan Iran tetap kuat. Presiden Donald Trump tak berhasil melengserkan pemerintahan, dia justru tampak putus asa dan frustrasi menghadapi serangan balasan Iran.(adz)

AS Tarik Kapal Induk USS Gerald R Ford dari Timur Tengah, Sinyal Meredanya Konflik?

 

AS Tarik Kapal Induk USS Gerald R Ford dari Timur Tengah

Jakarta - Langkah Amerika Serikat menarik kapal induk andalannya, USS Gerald R. Ford, dari wilayah operasi yang berkaitan dengan Iran menjadi sorotan global. Kapal perang terbesar di dunia itu kini dilaporkan berada di pangkalan militer di kawasan Mediterania setelah menjalani misi panjang di Timur Tengah.

Penarikan kapal induk tersebut memunculkan berbagai spekulasi, mulai dari perubahan strategi militer hingga kemungkinan meredanya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Meski belum ada pernyataan resmi terkait perubahan kebijakan, langkah ini dinilai bukan keputusan biasa dalam situasi geopolitik yang sensitif.

Selama beroperasi, USS Gerald R. Ford diketahui terlibat dalam sejumlah misi penting, termasuk menjaga stabilitas kawasan serta merespons potensi ancaman keamanan. Kapal ini juga menjadi simbol kekuatan militer AS dengan teknologi paling mutakhir yang dimilikinya.

Namun di balik operasi tersebut, kapal induk ini juga menghadapi sejumlah kendala teknis. Laporan menyebut adanya insiden internal seperti kebakaran kecil serta gangguan sistem yang memerlukan evaluasi lebih lanjut, sehingga memicu kebutuhan untuk perawatan di pangkalan.

Pihak militer AS menegaskan bahwa penarikan ini bukan berarti melemahnya kekuatan militer di kawasan. Sebaliknya, langkah tersebut disebut sebagai bagian dari rotasi operasional dan pemeliharaan rutin setelah penugasan panjang yang berlangsung berbulan-bulan.

Meski begitu, kehadiran kapal induk memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan kekuatan di Timur Tengah. Dengan ditariknya USS Gerald R. Ford, analis menilai ada potensi perubahan pendekatan militer AS, termasuk kemungkinan membuka ruang bagi jalur diplomasi.

Beberapa pengamat geopolitik menyebut langkah ini bisa menjadi sinyal deeskalasi, terutama jika dikaitkan dengan upaya komunikasi yang dilaporkan mulai terjalin antara kedua negara. Namun, situasi di kawasan masih dinilai dinamis dan penuh ketidakpastian.

Secara keseluruhan, penarikan kapal induk ini menunjukkan bahwa strategi militer tidak selalu berbentuk peningkatan kekuatan, tetapi juga penyesuaian taktis. Dunia kini menanti langkah berikutnya dari Amerika Serikat dalam menghadapi dinamika konflik yang terus berkembang. (Editor: Aldie Prasetya/Sumber: CNN Indonesia)

Tembakkan 200 Roket dan 20 Drone, Hizbullah Gempur Israel Besar-besaran

Tembakkan 200 Roket dan 20 Drone, Hizbullah Gempur Israel Besar-besaran 

Merdekapost.com – Militer Israel pada Kamis (12/3/2026) mengatakan, kelompok bersenjata Lebanon, Hizbullah, meluncurkan sekitar 200 roket dan 20 drone ke wilayah Israel dalam semalam. Serangan itu disebut sebagai rentetan serangan terbesar yang dilakukan Hizbullah sejak perang Amerika Serikat, Israel, dan Iran dimulai. 

Juru bicara militer Israel, Nadav Shoshani, mengatakan bahwa Hizbullah meluncurkan serangan secara terkoordinasi dengan Iran pada malam sebelumnya. 

“Tadi malam, Hizbullah mengatur serangan simultan dengan Iran, menembakkan roket dan drone ke kota-kota dan komunitas di seluruh Israel,” kata Shoshani kepada wartawan dalam sebuah pengarahan. Ia menjelaskan jumlah proyektil yang ditembakkan cukup besar, yang terdiri dari 200 roket dan 20 drone. 

“Jumlahnya sekitar 200 roket, sekitar 20 UAV (drone), dan digabungkan dengan rudal balistik yang ditembakkan dari Iran pada saat yang sama,” ujarnya. Shoshani menegaskan bahwa serangan tersebut merupakan yang terbesar dari Hizbullah sejak konflik berlangsung. “Ini adalah rentetan serangan terbesar Hizbullah sejak awal perang,” kata dia. 

Meski demikian, ia mengatakan bahwa sistem pertahanan udara Israel mampu merespons dengan cepat. “Kami memiliki pertahanan udara yang baik dan respons cepat, sehingga korban sangat minim, hanya dua atau tiga dampak langsung… dan beberapa warga sipil yang mengalami luka ringan,” ujarnya. 

Israel balas serang target Hizbullah di Lebanon 

Militer Israel mengatakan, pihaknya telah melakukan gelombang serangan terhadap target Hizbullah di Lebanon selatan pada malam harinya untuk membatasi kemampuan kelompok tersebut menembakkan roket. 

Serangan juga terus dilakukan di pinggiran selatan Beirut. Kepala militer Israel, Eyal Zamir, mengatakan, pasukannya menewaskan komandan Divisi Imam Hussein yang didukung Iran beserta wakilnya dalam serangan di distrik selatan ibu kota Lebanon. 

“Jangan sampai ada kebingungan—kami sedang melawan kejahatan mutlak,” kata Zamir dalam pernyataan militer. 

Menurut militer Israel, selama 12 hari terakhir Hizbullah telah menembakkan lebih dari 1.000 drone, roket, dan rudal ke Israel. Sementara itu, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengeklaim bahwa ia telah memerintahkan militer untuk mempersiapkan perluasan operasi di Lebanon setelah rentetan serangan terbaru tersebut. 

Militer Israel juga memperluas perintah evakuasi bagi warga yang tinggal di wilayah Lebanon selatan, seraya menyatakan bahwa mereka bertindak “dengan kuat” di kawasan tersebut. Selain itu, militer Israel mengaku telah menyerang sebuah bangunan di pusat Beirut yang diklaim sebagai fasilitas milik Hizbullah.(Editor: Aldie Prasetya / Sbr: Kompas.com)

Iran Menolak Ajakan Mediasi Indonesia, Benarkah? Waspada Konten DFK!

Benarkah Iran Menolak Ajakan Mediasi Indonesia, Waspada Konten DFK (Tangkap layar/Instagram/cekfakta.ri)

JAKARTA - Beredar narasi di media sosial yang menyebut Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi, menolak ajakan mediasi dari Indonesia terkait konflik antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran.

Narasi yang disebar akun Instagram @indonesian.core ini memuat judul besar “Dubes Iran Tolak Indonesia Yang Hendak Terlibat Langsung Dalam Upaya Mediasi Amerika Dan Iran”.

Narasi tersebut membangun kesan seolah-olah hubungan diplomatik antara Indonesia dan Iran memburuk akibat penolakan tersebut. Tentu ini masuk kategori konten disinformasi, fitnah, dan kebencian (DFK).

Baca Juga: Hal Tak Biasa 'Kompleks dan Rumit' dalam OTT KPK Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Narasi ini menjadi salah kaprah karena digiring seolah-olah Iran menolak niat baik Indonesia.

“Faktanya, Kedutaan Besar Iran untuk Indonesia justru menyampaikan apresiasi atas kesiapan Presiden Prabowo Subianto untuk berperan sebagai mediator dalam konflik tersebut,” demikian dikutip dari akun @cekfakta.ri, Kamis, 5 Maret 2026. 

Dalam pernyataan resminya, Kedutaan Iran justru mengapresiasi Indonesia. “Menyampaikan apresiasi atas dukungan konsisten pemerintah dan rakyat Indonesia, serta menyambut kesiapan Presiden Republik Indonesia untuk melakukan mediasi dalam konflik ini,” tulis keterangan resmi Kedutaan Iran dikutip, Minggu, 1 Maret 2026.

Di sisi lain, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri RI juga menyatakan keprihatinan atas meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah serta menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri. 

Baca Juga: Ternyata Begini Duduk Perkara Kasus OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Indonesia menegaskan pentingnya mengedepankan dialog dan diplomasi, dengan tetap menghormati kedaulatan serta integritas wilayah setiap negara.

Presiden RI Prabowo Subianto juga secara resmi menyampaikan surat berisi ucapan duka cita atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei akibat serangan AS dan Israel.- Kamis, 5 Maret 2026 | 19:39 WIB

Surat itu diserahkan langsung Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono kepada Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi, pada Rabu, 4 Maret 2026.

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah memercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Periksa kebenaran berita melalui sumber resmi dan tepercaya agar tidak terpengaruh oleh narasi yang dapat menyesatkan serta memperkeruh situasi.(*)


Kirim Surat ke PBB, Iran Peringatkan Dampak Besar atas Wafatnya Ali Khamenei

 

Kirim Surat ke PBB, Iran Peringatkan Dampak Besar atas Wafatnya Ali Khamenei

Jakarta, Merdekapost.com – Teheran mengirimkan surat resmi kepada Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa dan seluruh anggota Dewan Keamanan menyusul wafatnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, dalam serangan gabungan yang dituding melibatkan Amerika Serikat dan Israel. Pemerintah Iran menegaskan akan ada konsekuensi mendalam dan luas terhadap pihak yang dianggap bertanggung jawab.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dalam surat tersebut menekankan posisi strategis Khamenei sebagai otoritas tertinggi negara sekaligus tokoh agama yang dihormati jutaan umat Muslim di berbagai kawasan. 

Ia menyatakan bahwa serangan terhadap sosok tersebut tidak hanya menyasar individu, tetapi juga kedaulatan dan integritas teritorial Iran sebagai negara anggota PBB.

Dalam pernyataannya, Iran menyebut tindakan itu sebagai agresi terencana yang tidak dapat dibenarkan dan menilai penargetan terhadap pemimpin tertinggi negara merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip hukum internasional. Teheran juga menuding adanya rangkaian aksi yang dinilai sebagai bentuk permusuhan langsung terhadap Republik Islam Iran.

Pemerintah Iran memperingatkan bahwa dampak dari insiden ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak yang terlibat dan menegaskan akan mengambil langkah yang dianggap perlu sebagai respons atas peristiwa tersebut.(*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs