Wagub Sani Kukuhkan Pengurus FPRB Provinsi Jambi

 

Merdekapost.com - Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I secara resmi mengukuhkan pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Provinsi Jambi periode 2025-2028, bertempat di Ruang Bulian, Grand  Hotel Jambi, Selasa (10/2/2026).

Dalam sambutan dan arahannya, ‎Wagub Sani menyampaikan bahwa pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana Provinsi Jambi yang dilaksanakan pengukuhan kepengurusannya ini merupakan upaya dan langkah yang sangat tepat, apalagi dengan berbagai permasalahan lingkungan, potensi untuk terjadinya bencana semakin besar. 

‎"Melihat kondisi dari tiga provinsi di Pulau Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mengalami 

‎bancana banjir bandang dan tanah longsor dengan dampak yang sangat besar, baik korban jiwa maupun materi, serta dampak psikologis.  Pada Januari 2026, terjadi banjir dan longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Selain itu, beberapa daerah juga mengalami bencana. Bencana-bencana yang sangat memilukan tersebut menjadi pengingat dan pembelajaran bagi kita semua bahwa mitigasi dan pengurangan dan risiko bencana amat penting kita pahami dan lakukan secara kolaboratif," ungkap Wagub Sani.

‎Dikatakan Wagub Sani, Provinsi Jambi merupakan daerah yang memiliki tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi, baik bencana alam, non alam maupun bencana sosial.

"Kondisi geografis dan demografis ini menuntut kita semua untuk tidak hanya bersikap reaktif saat terjadi bencana, akan tetapi menuntut kita juga proaktif dalam upaya pengurangan risiko bencana," kata Wagub Sani.

‎"Untuk itu forum ini memiliki peran yang sangat strategis sebagai wadah kolaborasi lintas sektor/pentahelix, Pemerintah, Akademisi, Dunia usaha, Media, dan Masyarakat dalam membangun ketangguhan daerah. Forum juga diharapkan menjadi motor penggerak dalam edukasi, advokasi, perencanaan serta penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana yang ada di Provinsi Jambi," lanjutnya.

‎Wagub Sani berharap pengurus forum FPRB juga menjadi penggerak utama dalam membangun budaya sadar risiko bencana, menguatkan koordinasi dan sinergi antar pemangku kepentingan, mengedepankan pendekatan partisipatif dan berbasis kearifan lokal serta menghasilkan program-program nyata yang berdampak langsung terhadap masyarakat. 

‎Wagub Sani menambahkan bahwa upaya pengurangan risiko bencana adalah investasi jangka panjang, keberhasilannya tidak selalu terlihat secara instan, namun manfaatnya akan sangat besar dalam melindungi kedidupan, harta benda, dan keberlanjutan pembangunan.

‎"Akhir kata, marilah kita bersama-sama mendukung keberadaan dan kinerja forum ini, agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal," pungkasnya.

‎Sementara itu, Ketua Umum FPRB Provinsi Jambi Kurniawan Gotama menyampaikan bahwa FPRB memiliki peran strategis sebagai wadah koordinasi kolaborasi sinergi lintas sektor yang akan menghasilkan utusan-utusan yang aplikatif, realistis, yang berdampak langsung terhadap pencegahan mitigasi maupun pemulihan pasca bencana terhadap suatu daerah.

‎"Jadi mohon bimbingan dan arahan, mari bekerjasama, berkolaborasi, dalam pencegahan bencana di Provinsi Jambi," ujarnya.(*)

Gubernur Al Haris Resmikan Penggunaan Mushola Al Majidi Kwarda Pramuka Jambi

 

Merdekapost.com – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH secara resmi meresmikan penggunaan Mushola Al Majidi yang berada di lingkungan Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jambi, Sabtu (7/2/2026). 

Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Jambi dan dirangkai dengan kegiatan sosial berupa penyerahan bantuan sembako kepada masyarakat sekitar.

Peresmian Mushola Al Majidi turut dihadiri Ketua Kwarda Pramuka Jambi Dr. H. Sudirman, SH., MH, unsur Forkopimda, Camat, Lurah, pengurus Kwarda Pramuka Jambi, para Ketua RT, serta warga RT 15 dan RT 16 Kelurahan Handil Jaya, Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan mushola yang dinilai sangat strategis dan bermanfaat, baik bagi keluarga besar Gerakan Pramuka Jambi maupun masyarakat sekitar. Ia menyebutkan bahwa lokasi Kwarda Pramuka Jambi yang berada di pusat kota dan sering dikunjungi oleh berbagai pihak, termasuk dari Kwartir Cabang se-Provinsi Jambi, membutuhkan fasilitas ibadah yang representatif.

“Mushola ini akan melengkapi fasilitas yang ada di Kwarda Pramuka Jambi. Aktivitas di sini cukup tinggi dan sering menerima kunjungan, sehingga keberadaan mushola menjadi kebutuhan penting bagi yang ingin menunaikan ibadah,” ujar Al Haris.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Jambi juga menekankan pentingnya memberikan nilai edukatif melalui penamaan rumah ibadah. Menurutnya, penamaan masjid atau mushola tidak hanya bersifat simbolik, tetapi dapat menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda, khususnya anak-anak Pramuka.

Ia menjelaskan bahwa penamaan masjid atau mushola dengan nama tokoh-tokoh Islam maupun tokoh Pramuka dapat menumbuhkan rasa ingin tahu anak-anak terhadap sejarah dan keteladanan tokoh tersebut. Dengan demikian, rumah ibadah tidak hanya berfungsi sebagai tempat beribadah, tetapi juga menjadi media pendidikan karakter.

“Ketika anak-anak bertanya tentang nama mushola atau masjid, di situlah proses pendidikan dimulai. Mereka akan belajar tentang siapa tokoh tersebut, apa perjuangannya, dan nilai-nilai yang bisa diteladani,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Kwarda Pramuka Jambi Dr. H. Sudirman, SH., MH dalam laporannya menyampaikan bahwa pembangunan Mushola Al Majidi merupakan hasil kerja bersama yang memakan waktu kurang lebih dua tahun. Pembangunan dimulai dengan peletakan batu pertama pada 29 Juni 2024 dan rampung pada 2025, dengan beberapa penyempurnaan pada awal 2026.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan mushola tersebut menelan anggaran lebih dari Rp600 juta yang bersumber dari dana Kwarda Pramuka Jambi serta dukungan sejumlah pihak, termasuk badan usaha milik Kwarda dan para donatur. Mushola ini dirancang mampu menampung sekitar 100 jamaah, baik di area dalam maupun luar ruangan.

“Mushola ini bukan hanya untuk keluarga besar Pramuka, tetapi juga terbuka untuk masyarakat sekitar. Kami berharap warga RT 15 dan RT 16 dapat bersama-sama memakmurkan mushola ini,” kata Sudirman.

Ketua Kwarda juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pengelolaan dan pemakmuran mushola, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadan. Ia menegaskan bahwa membangun fisik mushola relatif lebih mudah dibandingkan menjaga keberlanjutan fungsi dan kemakmurannya.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan peresmian Mushola Al Majidi juga dirangkai dengan penyerahan bantuan sembako kepada sekitar 50 warga fakir miskin dan anak yatim di lingkungan sekitar Kwarda Pramuka Jambi. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jambi Al Haris.

Dengan diresmikannya Mushola Al Majidi, diharapkan fasilitas ini dapat menjadi pusat ibadah yang nyaman, memperkuat nilai spiritual, serta mempererat hubungan antara Gerakan Pramuka Jambi dan masyarakat sekitar, sejalan dengan semangat pengabdian dan kepedulian sosial. (*)

Analisis Strategis Daya Lenting Lahan dan Alokasi Spasial Komoditas Unggulan di Provinsi Jambi: Menuju Keseimbangan Ekosistem dan Ketahanan Ekonomi 2023–2043

 

Oleh Ir. Syahrasaddin, M.Si. – Tenaga Ahli Gubernur Jambi

PENDAHULUAN

Pembangunan wilayah Jambi berada pada persimpangan penting antara dorongan pertumbuhan ekonomi berbasis komoditas dan kebutuhan menjaga integritas ekologis. Dari total daratan ±4,9 juta hektare, ekspansi perkebunan—khususnya kelapa sawit yang telah melampaui 1,13 juta hektare—meningkatkan risiko penurunan daya lenting lahan, yaitu kemampuan ekosistem menyerap gangguan tanpa kehilangan fungsi utama. Ketimpangan tutupan hutan yang kini tersisa sekitar 17–18 persen memperbesar risiko hidrologi, degradasi tanah, serta kerentanan ekonomi. Tulisan ini merangkum batas teoretis perluasan sawit, kebutuhan minimum tutupan hutan, dan penataan spasial komoditas unggulan lain dalam kerangka tata ruang yang resilien.

PEMBAHASAN

Landasan Konseptual

Daya lenting lahan berakar pada konsep daya dukung lingkungan sebagaimana diatur UU No. 32/2009. Secara operasional, perencanaan harus menyeimbangkan kapasitas penyediaan (ketersediaan lahan, air, dan sumber daya) dan kapasitas asimilatif (kemampuan ekosistem menyerap dampak seperti limpasan nutrien dan perubahan kualitas air). Ketika permintaan jasa ekosistem melampaui pasokan, daya lenting menurun—ditandai meningkatnya banjir, kekeringan, dan kebakaran. Pendekatan modern menambahkan Indeks Jasa Ekosistem (penyediaan, pengaturan, pendukung, budaya) agar kalkulasi lebih presisi secara ekologis.

Karakteristik Wilayah Jambi

Secara biofisik, Jambi terbagi kontras: wilayah barat (Kerinci–Merangin) berupa dataran tinggi dan pegunungan sebagai kawasan tangkapan air; wilayah timur (Muaro Jambi–Tanjung Jabung) didominasi lahan basah dan gambut yang sangat sensitif terhadap perubahan tata air. Perbedaan ini menuntut kebijakan alokasi lahan yang spesifik lokasi.

Ekspansi Sawit dan Batas Teoretis

Dengan porsi ±23 persen dari daratan, sawit telah menjadi tulang punggung ekonomi sekaligus pemicu perubahan lanskap. Dari sisi hidrologi, konversi hutan ke sawit meningkatkan limpasan permukaan dan menurunkan cadangan air tanah pada musim kemarau; dari sisi kualitas air, intensifikasi pemupukan meningkatkan beban pencemar.

Melalui eliminasi ruang berbasis fungsi lindung, permukiman-infrastruktur, pangan, gambut, dan diversifikasi komoditas, batas atas teoretis sawit di Jambi berada di kisaran ±1,47 juta hektare. Namun, mengingat tutupan hutan aktual masih jauh di bawah mandat 30 persen, ekspansi sawit baru tidak direkomendasikan. Arah kebijakan perlu bergeser ke intensifikasi (replanting) dan pemulihan fungsi lingkungan.

Neraca Tutupan Hutan

Tutupan hutan Jambi saat ini sekitar 900 ribu hektare (17–18 persen)—defisit ±570 ribu hektare dari target minimal 30 persen. Padahal, hutan berfungsi sebagai pengatur iklim mikro, penyimpan karbon, dan penyangga siklus hidrologi. Kawasan kunci seperti Taman Nasional Kerinci Seblat dan Bukit Duabelas merupakan “menara air” yang menjaga stabilitas wilayah hilir. Pemulihan tutupan hutan adalah prasyarat ketahanan ekonomi jangka panjang.

Diversifikasi Komoditas Unggulan

Ketergantungan pada satu komoditas meningkatkan risiko ekonomi dan ekologis. Strategi yang direkomendasikan meliputi:

Karet: Lebih ramah hidrologi dibanding sawit; ideal dipertahankan dan direvitalisasi (±700–800 ribu ha) di Merangin, Tebo, Bungo.

Kayu Manis: Spesifik dataran tinggi; aman dikembangkan melalui agroforestri (±55–65 ribu ha) di Kerinci–Sungai Penuh.

Kopi: Arabika/Robusta di barat; Liberika sebagai opsi ramah gambut di pesisir (±75–90 ribu ha).

Kelapa Dalam & Pinang: Penyangga pesisir; terintegrasi dengan perlindungan mangrove (kelapa ±150 ribu ha; pinang ±60–75 ribu ha).

Lahan Gambut: Kunci Daya Lenting

Lahan gambut Jambi (±736 ribu ha) menentukan risiko kabut asap, banjir, dan emisi karbon. Monokultur sawit berbasis drainase mempercepat pengeringan, kebakaran, dan subsidensi. Praktik terbaik menuntut pengelolaan muka air (40–60 cm), canal blocking, dan peralihan ke komoditas ramah gambut (Liberika, pinang) serta restorasi spesies endemik.

Kerangka Kebijakan 2023–2043

Perda RTRW Provinsi Jambi No. 7/2023 menegaskan: pemantapan kawasan lindung minimal 30 persen, optimalisasi kawasan budidaya melalui hilirisasi (bukan ekspansi), sinkronisasi lintas sektor, dan pengendalian deforestasi melalui perhutanan sosial serta rehabilitasi DAS. Keberhasilan sangat bergantung pada penegakan hukum dan partisipasi publik.

Rekomendasi Strategis

1. Moratorium izin baru sawit dan fokus replanting sawit rakyat.

2. Reforestasi agresif menutup defisit ±570 ribu ha melalui perhutanan sosial.

3. Diversifikasi ekonomi (karet, kopi, kayu manis) dengan dukungan pasar dan harga.

4. Audit tata kelola air gambut dan kewajiban infrastruktur pengendalian air.

5. Penegakan RTRW 2023–2043 hingga level kabupaten/kota.

PENUTUP

Masa depan Jambi ditentukan bukan oleh luas sawit semata, melainkan oleh kemampuan mengelola keragaman sumber daya secara harmonis. Dengan menyeimbangkan pelestarian ekosistem dan optimalisasi ekonomi, Jambi dapat memulihkan daya lenting lahan dan memastikan kesejahteraan lintas generasi di tengah tantangan perubahan iklim.

Referensi

1. Undang-Undang Republik Indonesia No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

2. Peraturan Daerah Provinsi Jambi No. 7 Tahun 2023 tentang RTRW Provinsi Jambi 2023–2043.

3. Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi. Provinsi Jambi Dalam Angka 2024.

4. KKI WARSI. Berbagai laporan tutupan hutan dan DAS Provinsi Jambi.

5. Hasil-hasil penelitian hidrologi DAS Batanghari dan sub-DAS terkait (berbagai sumber akademik).

Gubernur Al Haris: Pemerintah Siapkan Generasi Muda Berdaya Saing Internasional


Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH menyatakan upaya pemerintah yang terus menerus mempersiapkan generasi yang memiliki data saing nasional sampai internasional. Pernyataan ini disampaikannya saat pembukaan Chromatic Anniversary of Netco’s 48th Milestone (CINEMA) dalam rangka memperingati HUT ke-48 SMA Negeri 3 Kota Jambi, bertempat di SMA Negeri 3 Kota Jambi, Rabu (04/02/2026) pagi.

Disampaikan Gubernur Al Haris bahwa SMA Negeri 3 Kota Jambi meneguhkan komitmennya dalam merealisasikan maupun membentuk generasi yang berkarakter, adaptif terhadap perubahan zaman, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah dan bangsa. "Saya memeberikan apresiasi terhadap SMAN 3 Kota Jambi yang semakin hari memiliki eksistensi dan konsisten dalam memberikan pendidikan bagi siswa. Dan salah satu yang harus diapresiasi adalah dari 14 bidang studi yang dites melalui Tes Kemampuan Akademik, sekolah ini ada 12 bidang studi yang di atas rata-rata nasional. Artinya nilai yang baik menurut saya ini sangat luar biasa dan ini adalah bentuk konsistensi dari pola asuh, pola pendidikan yang telah bapak ibu guru berikan menghasilkan anak-anak yang memiliki kemampuan bertaraf nasional. Bahkan sudah ada yang diterima di Singapura. Artinya ananda tersebut luar biasa dan sangat membanggakan," ujar Gubernur Al Haris.

Menurut Gubernur Al Haris, dengan capaian TKA ini kemampuan anak-anak SMK Negeri 3 Kota Jambi ini sudah tercatat di Kementerian Pendidikan. "Nanti akan kelihatan nanti ya sekolah-sekolah yang memang pengajarannya bagus. Kalau misalnya menurun, ini juga akan kita evaluasi untuk melakukan perbaikan perlahan," katanya.

Gubernur Al Haris menjelaskan bahwa saat ini pemerintah pusat fokus pada peningkatan kualitas pendidikan. "Saat ini fokus dari bapak Presiden adalah bagaimana meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia melalui program-programnya diantaranya adalah revitalisasi membangun ribuan sekolah, beliau akan fokus untuk bagaimana SDM Indonesia ini makin meningkat, dimana Indonesia ini sekarang bukan lagi negara berkembang, Indonesia masuk di sebagai negara maju. Ketika negara maju maka persaingan kita juga tidak biasa. SDM Indonesia akan menghadapi tantangan antar daerah, bahkan antar negara. Maka tugas kita menyiapkan SDM daerah yang bertaraf internasional," jelasnya.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Al Haris juga menyampaikan bahwa tanggung jawab ini menjadi tantangan dan tanggung jawab bersama. SDM ke depan sudah harus bertaraf nasional dan internasional. "Dan seperti yang disampaikan bapak Presiden bahwa ada tiga tantangan yang harus menjadi perhatian yaitu narkoba, media judi online dan ketiga adalah paham radikalisme yang mulai menyerang anak-anak melalui media sosial," ungkapnya.

"Jangan sampai kita bangga kita bermain dengan media sosial, bangga dengan kita mampu mengelola teknologi hari ini. Ya kita belajar digitalisasi yang luar biasa, tetapi di balik itu semua ada sekelompok orang yang menerobos masuk ke media sosial, mempengaruhi kepribadian anak-anak kita, merusak pola pikirnya, ini bahaya. Dan ini menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai pemerintah, pendidik dan orang tua, jangan sampai modernisasi yang merusak kehidupan kita," pungkasnya. (*)

Sekda Sudirman: Jambi Mantap Expo Wujud Dukungan Pemerintah Daerah sebagai Fasilitator UMKM

 

Merdekapost.com - Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Dr. H. Sudirman, SH, MH menutup secara resmi Jambi Mantap Expo sebagai rangkaian kegiatan peringatan HUT Ke-69 Provinsi Jambi Tahun 2026, bertempat di Eks Arena MTQ Taman Mini Melayu Jambi, Minggu (11/1/2026) malam. 

Pada kesempatan tersebut Sekda Sudirman juga memberikan penghargaan terhadap semua pihak yang yang terlibat diantaranya panitia, peserta, instansi pemerintah, baik dari Pemeritah Provinsi Jambi, maupun Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi, BUMN/BUMD, UMKM dan Industri Kreatif hingga masyarakat umum, yang telah berperan, mendukung dan berpartisipasi dalam Jambi Mantap Expo sebagai rangkaian kegiatan memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-69 Provinsi Jambi, yang telah berlangsung. 

Dalam sambutan dan arahannya Sekda Sudirman menyampaikan bahwa kesuksesan penyelenggaraan kegiatan ini merupakan hasil dari kerja sama, sinergi, serta komitmen seluruh pihak yang terlibat, yang menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dan gotong royong dalam membangun Provinsi Jambi. Menurutnya UMKM memiliki peran yang sangat penting dalam menopang perekonomian daerah. Selain menjadi penggerak ekonomi masyarakat, UMKM juga mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta menjaga ketahanan ekonomi daerah di tengah berbagai tantangan global. 

“Oleh karenanya, penguatan struktur ekonomi lokal, serta pemberdayaan pelaku ekonomi, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), menjadi langkah strategis yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jambi dalam memperluas peluang ekonomi Masyarakat,” ujar Sekda Sudirman.

Sekda Sudirman mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Jambi sebagai katalisator serta fasilitator UMKM, berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan UMKM, melalui berbagai program pembinaan, bantuan modal, hingga penguatan pemasaran. 

“Dapat saya sampaikan, pada periode awal kepemimpinan kami sampai pada tahun 2025, Pemerintah Provinsi Jambi telah memberikan bantuan modal kerja kepada 7.316 orang, dengan realisasi anggaran mencapai Rp. 48.645.000.000 (empat puluh delapan milyar enam ratus empat puluh lima juta rupiah). Tentu kami berkomitmen untuk melanjutkan program bagi UMKM dan menjadi salah satu arah kebijakan Pemerintah Provinsi Jambi melalui pemberdayaan ekonomi berkelanjutan dan inovatif, sebagai wujud dukungan kepada UMKM,” ungkapnya.

Sekda Sudirman juga menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi menetapkan program unggulan Program Jaringan Majukan Jambi (Pro-Jambi) dengan pilar Pro-Jambi Tangguh dengan memberikan Bantuan Modal Kerja UMKM/Industri Rumah Tangga/Start Up Milenial, yang terangkum dalam RPJMD Provinsi Jambi Tahun 2025-2029.

“Jambi Mantap Expo juga merupakan salah satu wujud dukungan pemerintah daerah sebagai fasilitator UMKM, dengan memberikan ruang bagi pelaku UMKM, motor penggerak utama ekonomi masyarakat, untuk mempromosikan produk UMKM dari kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, guna penguatan kapasitas UMKM lokal. Oleh karennya, saya juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, dunia usaha, perbankan, akademisi, dan masyarakat, untuk bersama-sama bersinergi membangun ekosistem UMKM yang kuat, mandiri, dan berdaya saing,” tambahnya. 

“Dengan kolaborasi dan semangat kebersamaan, saya optimis UMKM Provinsi Jambi akan terus tumbuh dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. 

Acara penutupan ini turut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Jambi, para Asisten dan para Kepala OPD di lingkup Pemerintah Provinsi Jambi serta tamu undangan lainnya. (*)

Gubernur Al Haris: Pemprov Jambi Dukung Maksimal Program Pusat, Dorong Perekonomian Daerah

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH mepaparkan keberhasilan program pembangunan daerah juga Pemerintah Provinsi Jambi terus mendukung dan mendorong maksimal  program-program Pemerintah pusat sebagai wujud sinergi Pusat dan Daerah, juga untuk mendorong peningkatan perekonomian daerah. Hal tersebut dipaparkannya saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi dalam rangka Memperingati Hari Jadi  Ke-69 Provinsi Jambi Tahun 2026, bertempat di Ruang Rapat Utama, Gedung DPRD Provinsi Jambi, Selasa (06/01/2026) pagi.

Adapun Tema Peringatan HUT Ke-69 Provinsi Jambi Tahun 2026, " Bersinergi Membangun Negeri Menuju Jambi MANTAP 2029".

Dalam sambutannya Gubernur Al Haris menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh masyarakat Provinsi Jambi dan Pemerintah Pusat serta pemaku kepentingan lainnya. "Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pemangku pembangunan Provinsi Jambi, kepada Pemerintah Pusat, Forkopimda Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten/Kota serta Forkopimda Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi, instansi vertikal se-Provinsi Jambi, dunia usaha, akademisi, komunitas, media massa, dan seluruh komponen masyarakat Provinsi Jambi, atas kontribusi besar dalam pembangunan Provinsi Jambi, sebagai upaya meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan Provinsi Jambi. Program pembangunan tidak akan bisa dilaksanakan tanpa adanya dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, terutama partisipasi masyarakat," ucap Gubernur Al Haris. 

"Disini saya juga ucapkan terima kasih dan kerja keras dan jasa para pendiri Provinsi Jambi, para Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi, serta para pimpinan daerah terdahulu sangat berkontribusi besar terhadap capaian pembangunan Provinsi Jambi saat ini. Terima kasih kepada para pendiri Provinsi Jambi, para Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi serta para pimpinan daerah terdahulu, atas pemikiran dan dedikasi dalam pembangunan Provinsi Jambi," sambung Gubernur Al Haris.

Dalam paparannya Gubernur Al Haris menyampaikan, dalam pelaksanaan program pembangunan, pemerintah daerah menghadapi berbagai tantangan, tetap semua  berusaha untuk meningkatkan kinerja pembangunan, dengan terus bersinergi dengan semua pemangku kepentingan. Mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, Provinsi Jambi menunjukkan berbagai kinerja positif, yang terus meningkat kearah yang lebih," Ekonomi Provinsi Jambi triwulan III-2025 dibanding triwulan III-2024 (y-on-y) tumbuh sebesar 4,77 persen. Laju inflasi Provinsi Jambi secara year on year (y-on-y) pada Desember 2025 sebesar 3,71 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Jambi tahun 2025 mencapai 75,13, meningkat 0,77 poin atau 1,04 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 74,36. Selama 2020- 2025, IPM Provinsi Jambi rata-rata meningkat sebesar 0,77 persen per tahun.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Agustus 2025 sebesar 4,26 persen, turun sebesar 0,23 persen poin dibanding Agustus 2024 sebesar 4,4 persen.  Gini Ratio/tingkat ketimpangan Provinsi Jambi Maret 2025 0,301, menurun 0,014 poin dibandingkan dengan gini ratio September 2024 sebesar 0,315 dan menurun 0,020 poin jika dibandingkan dengan gini ratio Maret 2024 sebesar 0,321," papar Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris juga menjelaskan,  capaian-capaian program pembangunan selama masa periode sebelumnya,

Realisasi Jambi Cerdas dan Pintar,"  Pemerintah Provinsi Jambi telah menyalurkan Bantuan Pendidikan bagi SMA/SMK/SLB kepada 20.752 orang siswa yang kurang mampu. Beasiswa Pendidikan S1/S2/S3 Dalam dan Luar Negeri juga telah disalurkan beasiswa dengan rincian S1 sebanyak 943 orang, S2 sebanyak 101, S3 dalam negeri sebanyak 221 orang dan S3 Luar Negeri sebanyak 7 orang. Selain itu, Pemerintah Provinsi Jambi telah memberikan penyediaan akses internet bagi 284 desa dan kelurahan yang belum terjangkau akses internet hingga tahun 2024.

Realisasi Jambi Sehat: Program ini telah melaksanakan integrasi kepesertaan Jaminan Kesehatan Daerah untuk 297.947 jiwa dengan realisasi anggaran Rp. 128.782.032.340. Untuk subsidi kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) bagi 4.136.225 jiwa dengan realisasi anggaran mencapai Rp. 96.374.943.700.

Realisasi Jambi Responsif: Pemerintah Provinsi Jambi telah menyalurkan Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK)  dengan rincian 100 juta untuk desa, 100 juta untuk kelurahan dan 50 juta untuk kecamatan se-Provinsi Jambi. Program Bantuan bagi Disabilitas, Anak Terlantar, Lanjut Usia, dan Tuna Sosial yang telah direalisasikan kepada 9.372 jiwa.

Realisasi Jambi Tangguh: Program telah direalisasikan ini terdiri dari Bedah Rumah dengan realisasi sebanyak 2.256 unit, Bantuan Modal Kerja bagi UMKM/Industri Rumah Tangga/Start Up/Millenial bagi 7.316 orang dengan realisasi anggaran Rp. 48.645.000.000, Sarana Prasarana Perkotaan/Pedesaan: Pembangunan PJTUS sebanyak 263 unit dan Bantuan Pasang Baru Listrik Untuk Masyarakat Tidak Mampu 450 Watt sebanyak 1.100, Life Skill Santri bagi 4.448 orang, Bantuan Alinstan, Ternak, Benih/Bibit dan Saprodi Pertanian/Perkebunan/Perikanan dan Ketahanan Pangan telah disalurkan dengan realisasi anggaran Rp. 47.945.163.167.

Realisasi Jambi Agamis: Pada periode tahun 2022 sampai 2025, Pemerintah Provinsi Jambi telah menyalurkan Bantuan Operasional Santri kepada 49.705 santri, Bantuan Santri Havidz Al-Quran/1 Desa 1 Hafidz kepada 2.217 santri dan Bantuan Biaya Umrah  bagi Guru Mengaji dan Pegawai Syara kepada 225 orang," jelas Gubernur Al Haris.

Lebih lanjut Gubernur Al Haris juga memaparkan, Provinsi Jambi telah menindaklanjuti Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025 tentang Kerja Sama Pengelolaan Bagian Wilayah Kerja untuk Peningkatan Produksi Minyak dan Gas Bumi, untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan mendukung ketahanan energi," saat ini pengelolaan sumur minyak bumi yang sudah tua atau yang sering dinamakan sumur rakyat, yang sebelumnya pengelolaannya ilegal, melalui pembinaan dan supervisi pemerintah, sumur minyak tersebut dikelola secara legal oleh BMD/Koperasi/UMKM lokal. Pada 31 Desember 2025, minyak mentah dari hasil sumur minyak rakyat di Provinsi Jambi resmi dibeli Pertamina, dan pembelian perdana hasil produksi sumur rakyat diresmikan oleh Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung di Stasiun Tangki Pertamina di Tempino, Kabupaten Muaro Jambi." Jelasnya lagi

"Dengan adanya kebijakan efisiensi pengurangan angaran dari pemerintah pusat, pemrov akan terus berusaha melaksanakan program pembangunan selain program Pemerintah Pusat yang dialokasikan di Provinsi Jambi yang berdampak besar terhadap peningkatan ekonomi dan kemajuan Provinsi Jambi. Provinsi Jambi terus berusaha mendukung dan menyukseskan Program Prioritas Nasional, terutama program: 

Makan Bergizi Gratis (MBG)

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

Sekolah Rakyat (SR)

Ketahanan Pangan," sambung Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris tegaskan progres masing-masing program, Makan Bergizi Gratis, saat ini terdapat 125 unit SPPG (10 SPPG Polri dan 115 SPPG Mitra) yang telah operasional dan siap operasional dari 405 kuota SPPG di Provinsi Jambi dengan realisasi anggaran mencapai 170.252.125.571 miliar."  Total sasaran penerima mencapai 305.640 orang dengan rincian 11.318 orang bagi kelompok akademik (Balita, Bumil, Busui) dan 248.359 orang bagi kelompok akademik dan kesehatan (siswa sekolah, Guru dan Tenaga Kependidikan, Kader Posyandu).

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP): 1.585 KDMP telah dibentuk di 11 Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi. 1.085 koperasi telah memiliki gerai dan 500 koperasi belum memiliki gerai. Pemerintah Provinsi Jambi telah memberikan dukungan dengan mengadakan pelatihan kompetensi bagi pendamping pengurus koperasi. Program ini telah berjalan dengan realisasi anggaran mencapai 11.726.528,162 miliar.

Sekolah Rakyat (SR): Terdapat 2 Sekolah Rakyat dalam tahap proses pembangunan, yaitu Sekolah Rakyat Menengah Atas 5 Kota Jambi (Sentra Alyatama Jambi) dan Sekolah Rakyat Terintegrasi 13 Tanjung Jabung Timur. Pembangunan Sekolah Rakyat ini dibangun dengan anggaran mencapai 446.496.498.000 miliar yang direncanakan selesai pada tahun 2026 ini.

Ketahanan Pangan Total luas panen padi tahun 2025 diperkirakan mencapai 80,71 ribu hektare atau mengalami peningkatan sebesar 19,09 ribu hektare (30,97 persen) dibanding tahun 2024 di Total produksi padi tahun 2025 diperkirakan mencapai 366,54 ribu ton atau mengalami peningkatan sebesar 85,52 ribu ton (30,43 persen) dibanding tahun 2024

Total produksi beras tahun 2025 diperkirakan mencapai 212,03 ribu ton atau mengalami peningkatan sebesar 49,47 ribu ton (30,43 persen) dibanding tahun 2024.

Kita terus mendukung dan mendorong maksimalisasi program-program ini di Provinsi Jambi, selain sebagai wujud sinergi Pusat dan Daerah, juga untuk mendorong peningkatan perekonomian daerah," pungkasnya.

Gubernur Al Haris menyampaikan ucapan terima kasih kepada jaksa agung RI Burhanudin yang telah mendirikan rumah sakit Adhyaksa diseberang kota Jambi dalam  membantu masyarakat di Provinsi Jambi

Pada kesempatan ini Pemerintah Provinsi Jambi menyerahkan piagam penghargaan kepada para pendiri dan pahlawan yang pernah berjasa pada Pemerintah Provinsi Jambi.

Turut menghadiri HUT Provinsi Jambi tahun 2026, Jaksa Agung Muda Pembinaan, Jaksa Agung RI. Dr. Hendro Dewanto, SH, MH, Hum. Mentri Dalam Negeri diwakili Kepala BPSDM Kemendagri RI Dr. Drs. Sugeng Hariyon Anggota DPR RI dan DPD RI, Drs. H. Hasan Basri Agus (HBA), H. Bakri, Edi Purwanto, Rocki Chandra, Elpisina, Elviana Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, Wakil Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hj. Komariah Abdullah Sani, Forkopimda Provinsi Jambi, para Bupati/Wali Kota  se-Provinsi Jambi, Ketua DPRD Se-Provinsi Jambi, Para OPD Provinsi Jambi, Tokoh Masyarakat Provinsi Jambi serta para undangan lainnya. (*)

Upacara HUT ke-69 Provinsi Jambi, Momentum Perkuat Kolaborasi Menuju Jambi MANTAP

 


Merdekapost.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Jambi di Lapangan Garuda Kantor Gubernur Jambi, Selasa (6/1/2026) pagi.

Upacara berlangsung khidmat dan tertib dengan diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur. Seluruh peserta upacara mengenakan pakaian adat khas Jambi. Peserta pria mengenakan Teluk Belango lengkap dengan peci hitam, sementara peserta perempuan mengenakan baju kurung dan tengkuluk, yang mencerminkan kekayaan budaya daerah.

Upacara tersebut dihadiri Gubernur Jambi, Wakil Gubernur Jambi, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Jambi, anggota DPRD Provinsi Jambi, serta camat dan lurah. Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I bertindak sebagai pembina upacara.

Dalam amanatnya, Wagub Sani menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang pembangunan Provinsi Jambi yang telah memasuki usia ke-69 tahun. Ia menegaskan bahwa berbagai capaian pembangunan yang diraih merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen, sekaligus atas ridho Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Pembangunan Provinsi Jambi yang kita rasakan saat ini merupakan hasil ikhtiar bersama serta anugerah dari Allah SWT. Kita terus berdoa dan berusaha agar seluruh program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan daerah,” ujar Wagub Sani.

Memasuki tahun 2026, Wagub Sani juga menyinggung bencana banjir bandang yang terjadi pada November 2025 di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia menyampaikan empati serta apresiasi atas kepedulian masyarakat Jambi yang telah memberikan bantuan sebagai wujud solidaritas kemanusiaan dan persaudaraan antardaerah.

Wagub Sani menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilaksanakan oleh pemerintah daerah semata, melainkan memerlukan dukungan dan partisipasi seluruh pemangku kepentingan. Oleh karena itu, ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Forkopimda Provinsi Jambi, pemerintah kabupaten/kota beserta Forkopimda, instansi vertikal, dunia usaha, akademisi, komunitas, media massa, serta seluruh masyarakat Provinsi Jambi.

Dengan sinergi dan kolaborasi tersebut, pembangunan Provinsi Jambi menunjukkan capaian positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi pada triwulan III tahun 2025 tumbuh sebesar 4,77 persen (year on year). Laju inflasi year on year pada Desember 2025 tercatat sebesar 3,71 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 mencapai 75,13 atau meningkat 0,77 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Agustus 2025 tercatat sebesar 4,26 persen atau menurun dibandingkan tahun 2024.

Pada periode kedua kepemimpinan Provinsi Jambi, pemerintah daerah mengusung visi “Mewujudkan Jambi MANTAP Berdaya Saing dan Berkelanjutan Tahun 2029 di Bawah Ridho Allah SWT” dengan tiga misi utama, yaitu memantapkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien, memantapkan daya saing daerah dan produktivitas sektor pertanian, perdagangan, industri, dan pariwisata, serta memantapkan keberlanjutan pembangunan dan kualitas sumber daya manusia.

Menghadapi tantangan pembangunan ke depan, termasuk kebijakan efisiensi dari Pemerintah Pusat, Wagub Sani mengajak seluruh pihak untuk terus meningkatkan sinergi dan efektivitas kerja. Hal tersebut sejalan dengan tema peringatan HUT ke-69 Provinsi Jambi, “Bersinergi Membangun Negeri Menuju Jambi MANTAP 2029.”

Wagub Sani juga mengajak seluruh masyarakat Provinsi Jambi, dari Kerinci hingga Tanjung Jabung Timur, untuk bersatu padu dan berkolaborasi melaksanakan pembangunan berkelanjutan yang menjaga keseimbangan lingkungan serta melestarikan budaya daerah demi terwujudnya Provinsi Jambi yang lebih maju, berdaya saing, makmur, dan sejahtera. (*(

Gubernur Al Haris Buka Ruang Legal Sumur Minyak, Wujudkan Pengelolaan Migas Berkelanjutan di Jambi

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, mengemu dikakan, Kedepan tidak ada lagi sumur minyak liar,  masyarakat dapat mengelola sumur minyak melalui wadah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Koperasi, atau UMKM, sesuai dengan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 14 Tahun 2025, demikian disampaikanya saat mendampingi 

Wakil Menteri (Wamen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Yukiot Tanjung ke Station Tanki Pertamina di Tempino, Kab. Muaro Jambi, Rabu (31/12/2025)

Usai peninjauan sumur minyak masyarakat Gubernur Al Haris menyampaikan,"  Alhamdulillah hari ini kita sudah menyabarkan permen no.14 bahwa sumur minyak nantinya akan dikelola oleh Bundes sesuai dengan Izin pengelolaan sumur minyak masyarakat diatur dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 14 Tahun 2025 tentang Kerja Sama Pengelolaan Bagian Wilayah Kerja untuk Peningkatan Produksi Minyak dan Gas Bumi, hari ini kita lihat langsung bersama Wamen," ucap Gubernur Al Haris

" Kerja Sama dengan BUMD/Koperasi/UMKM Sumur minyak dan gas bumi (migas) milik masyarakat akan dinaungi oleh BUMD/Koperasi/UMKM melalui kerja sama dengan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

Kerja Sama Operasi/Teknologi, Kerja sama antara kontraktor suatu wilayah dengan mitra, melalui kerja sama operasi atau teknologi." Sambungnya 

" Kita mengharapkan kedepannya tidak ada lagi sumur sumur minyak liar yang tidak memiliki izin, karena sekarang masyarakat sudah di beri ruang untuk berkerja sama melalui BUMD/Koperasi,UMKM, silakan pilih usaha yang mana, jangan ada lagi yang ilegal," lanjutnya Gubernur Al Haris 

" bertujuan meningkatkan produksi minyak dan gas bumi nasional, mendukung ketahanan energi, dan mencapai swasembada energi, Peraturan ini diharapkan dapat meningkatkan produksi minyak dan gas bumi nasional, serta memberikan manfaat besar bagi masyarakat setempat juga  pemerintah daerah."

Sementara itu Wakil Menteri (Wamen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Yukiot Tanjung menyampaikan, pada hari ini kita meninjau langsung penampungan minyak bagi masyarakat yang dikelolah oleh masyarakat, nantinya akan berkerja sama dengan BUMD/Koperasi dan UMKM, hasil pengelolaan 240 barel yang berpontesi menjadi peningkatan di sumur sumur masyarakat, kita mengharapkan dari sumur masyarakat ini bisa menghasilkan 1000 barel  perhari, agar kebutuhan masyarakat setempat bisa terpenuhi, jadi Jambi termasuk aman dalam BBMnya.

Selain itu Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menata kegiatan penambangan minyak rakyat agar beroperasi secara aman, berkelanjutan dan tetap menjaga lingkungan. (*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs