Soal "Serangan" Siber ke Al Haris, Pengamat: Diduga Ada Kaitan Politik 2029

 

Merdekapost.com - "Serangan" siber yang gencar menyudutkan Gubernur Jambi Al Haris di media sosial (medsos) maupun media siber akhir akhir ini, diduga seorang pengamat Publik dan Politik Top Jambi Dr Dedek Kusnadi ada kaitannya dengan agenda politik Pilkada 2029.

Menurut Dr. Dedek, Ada  upaya menyudutkan Al Haris itu seperti sudah by design (didesain) dalam upaya downgrading (penurunan peringkat atau pengaruh) Al Haris.

Meski Al Haris tak maju lagi di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang karena sudah 2 periode, namun pengaruhnya Politik sangat kuat, baik sebagai ketua Partai Politik maupun Sebagai Gubernur Jambi, tak bisa dipungkiri akan membawa, pengaruhnya Politik besar pada Pilkada tahun 2029 nanti.

Kenapa Pengaruhnya Politik nya Begitu Besar pada Pilkada 2029 Mendatang Padahal waktu nya masih begitu Panjang.? 

Dinamika Kepemimpinan Al Haris Muncilnya Fenomena serangan siber yang menyudutkan Gubernur Al Haris Menjadi topik yang Perlu di Analis secara kritis dan Ilmiah, Perlu mengaji dan menguraikan Dinamika tersebut degan kaedah analisis publik yang baik dan benar degan mengedepankan Presfektif yang bernilai Positif dan konstruktif 

Pengaruh Politik nya  Begitu Besar Padahal Pilkada Bahkan, berkat kepiawaian Al Haris berpolitik, dapat berdampak menang atau kalahnya kandidat yang maju Pilkada Jambi ke depan. 

"Al Haris itu piawai berpolitik. Buktinya, Al Haris jadi Bupati Merangin dua periode, Gubernur Jambi dua periode. Sekarang beliau Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Provinsi Jambi. Sehingga posisinya sangat penting di peta politik Jambi," jelas Dr Dedek Kusnadi lewat rilis persnya, Kamis (12/3/2026).

Melihat kekuatan Al Haris berpolitik ini, membuat lawan politiknya harus berhitung masak masak untuk berhadapan dengan Al Haris.

Downgrading Al Haris jadi Langkah Strategi Politik 

Dr Dedek Kusnadi menduga, downgrading Al Haris via medsos maupun beberapa media siber, jadi pilihan lawan politiknya.

"Dengan menyudutkan Al Haris via siber, lawan politik Al Haris berharap masyarakat terpengaruh dan menilai kinerja Al Haris sebagai Gubernur Jambi, buruk. Dengan begitu, pengaruh Al Haris di Pilkada mendatang jadi lemah," ulasnya.

Sebenarnya, sambungnya, gerakan "serangan" siber ke Al Haris ini bisa dibaca siapa yang menjadi dalangnya. Para politisi di Jambi juga sudah bisa membaca.

Namun, kata Dedek, masyarakat awam yang bukan politisi, kemungkinan tak bisa membaca strategi downgrading politik via medsos tersebut. 

"Maka itu, saya mengimbau masyarakat tak mudah percaya dengan akun medsos maupun media siber yang menyudutkan Al Haris. Karena itu sudah masuk ranah politik," tutupnya.(*)

Pemprov Jambi Kucurkan Rp.62,9 Miliar untuk THR ASN, Cair Tarik Manual di Bank Jambi

Ilustrasi uang untuk THR. Pemerintah daerah telah memastikan kesiapan anggaran sebesar Rp62,9 miliar yang dialokasikan khusus untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang Idul Fitri 1447 H. 

JAMBI – Kabar gembira bagi puluhan ribu Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Jambi menjelang Lebaran 2026. 

Pemerintah daerah telah memastikan kesiapan anggaran sebesar Rp62,9 miliar yang dialokasikan khusus untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang Idul Fitri 1447 H.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Jambi, Agus Pirngadi, menjelaskan dana puluhan miliar tersebut akan digunakan untuk membayar THR setara satu bulan gaji pokok. 

Rinciannya:

- Rp48,6 miliar diperuntukkan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS)

- Rp14,3 miliar dialokasikan bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Mekanisme Pencairan dan Kendala Perbankan

Meskipun anggaran sudah tersedia, proses pencairan masih harus menunggu surat edaran resmi dari Kementerian Keuangan sebagai payung hukum pusat. 

Agus Pirngadi menjamin hak para pegawai ini akan tersalurkan tepat waktu sebelum hari raya melalui transfer langsung ke rekening masing-masing.

Terkait kendala teknis pada sistem Bank Jambi, yakni belum keluarnya izin operasional ATM dari Bank Indonesia (BI) serta gangguan tarik tunai, Pemprov Jambi menegaskan hal tersebut tidak akan menghambat distribusi THR. 

Sebagai solusinya, para pegawai diarahkan untuk melakukan penarikan dana secara manual melalui seluruh kantor layanan Bank Jambi yang tersebar di wilayah Provinsi Jambi.

Pembedaan Penyaluran Pensiunan

Agus turut memberikan klasifikasi terkait penyaluran dana bagi para pensiunan. 

Berbeda dengan ASN aktif, THR bagi pensiunan tidak dikelola oleh pemerintah daerah, melainkan akan disalurkan langsung oleh PT Taspen sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen penuh untuk memenuhi hak seluruh pegawai, baik PNS maupun PPPK, agar dapat merayakan hari raya dengan tenang meskipun terdapat penyesuaian teknis pada sistem perbankan saat ini.(Adz/merdekapost.com)

Mengenang H. Hanafi di Masjid Tertua Bungo, Gubernur Al Haris Teguhkan Pembangunan untuk Rakyat

 

Merdekapost.com - Safari Ramadhan 1446 Hijriah Pemerintah Provinsi Jambi berlangsung khidmat dan penuh makna di Masjid Al Falah, Dusun Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Minggu (01/03/2026) malam. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH dan didampingi Bupati Bungo Dedy Putra, SH., M.Kn, Wakil Bupati Bungo Tri Wahyu Hidayat, SH., Sekretaris Daerah Kabupaten Bungo Dr. Donny Iskandar, unsur Forkopimda Kabupaten Bungo, Ketua BAZNAS Provinsi Jambi, Camat Tanah Sepenggal, serta Datuk Rio Dusun Empelu.

Masjid Al Falah yang berdiri sejak tahun 1830 Masehi dikenal sebagai masjid tertua di Kabupaten Bungo dan menjadi salah satu masjid tertua di Pulau Sumatera. Kehadiran Gubernur Jambi di masjid bersejarah tersebut menjadi momentum istimewa bagi masyarakat, sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah dan warga.

Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris mengenang jasa para tokoh pendiri Provinsi Jambi, khususnya almarhum H. Hanafi yang dikenal sebagai inisiator berdirinya Provinsi Jambi dan merupakan putra asli Empelu.

“Malam ini saya berada di kampung inisiator pendiri Provinsi Jambi, almarhum Bapak H. Hanafi. Kita bangga Provinsi Jambi lahir dari perjuangan orang tua kita. Semoga Allah melapangkan kuburnya dan mengampuni dosa-dosanya,” ujar Gubernur Al Haris dengan diamini para jamaah.

Gubernur Al Haris menyampaikan rasa syukur karena dapat hadir bersama Bupati dan Wakil Bupati Bungo dalam rangka Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Jambi. Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wadah menyerap langsung aspirasi masyarakat.

Salah satu aspirasi utama yang disampaikan adalah pembangunan Jembatan Empelu menuju Embacang Gedang sepanjang kurang lebih 120 meter yang melintasi Sungai Batang Tebo. Jembatan tersebut dinilai sangat strategis karena akan membuka akses penghubung antar desa dan memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi hasil pertanian dan perkebunan.

Gubernur Al Haris mengungkapkan bahwa berdasarkan perkiraan awal, pembangunan jembatan tersebut membutuhkan anggaran sekitar Rp30 miliar. Ia pun langsung meminta Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi untuk berkoordinasi dengan Dinas PU Kabupaten Bungo guna melakukan perhitungan teknis dan penganggaran yang lebih detail.

“Besok saya minta tim dari Dinas PU Provinsi Jambi turun bersama Dinas PU Bungo untuk menghitung secara detail. Ini kebutuhan masyarakat. Kalau memungkinkan, kita upayakan bertahap, apakah bisa tahun ini atau tahun depan,” tegasnya.

Menurut Gubernur Al Haris, pembangunan akses infrastruktur seperti jembatan dan jalan merupakan investasi jangka panjang yang akan berdampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, tidak hanya bagi Dusun Empelu, tetapi juga desa-desa di sekitarnya.

Selain jembatan, Gubernur Al Haris juga menyoroti kondisi Jalan Provinsi Jambi dari Simpang Tanah Tumbuh hingga Limbur sepanjang kurang lebih 60 kilometer. Ia meminta Dinas PU Provinsi Jambi segera turun ke lapangan untuk meninjau kondisi jalan serta menghitung kebutuhan anggaran penanganannya.

“Kita ingin pembangunan yang diperjuangkan ini benar-benar untuk kepentingan masyarakat luas, bukan untuk kepentingan pribadi. Akses yang baik akan mengangkat ekonomi warga,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi juga menyerahkan sejumlah bantuan. Bantuan CSR Bank Jambi dari Pemerintah Provinsi Jambi sebesar Rp20 juta disalurkan untuk Masjid Al Falah, sementara Pemerintah Kabupaten Bungo melalui CSR Bank Jambi turut memberikan bantuan sebesar Rp10 juta untuk masjid yang sama.

Selain itu, BAZNAS Provinsi Jambi memberikan bantuan kepada 30 orang fakir miskin serta satu unit kursi roda bagi warga yang membutuhkan. Melalui program ASN Peduli Stunting, turut disalurkan 20 paket bantuan bagi keluarga berisiko stunting. Setiap paket berisi beras 5 kilogram, telur satu karpet, kacang hijau 1 kilogram, dan biskuit sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan gizi masyarakat.

Sebelumnya, Bupati Bungo Dedy Putra, menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT karena masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk bersilaturahmi bersama masyarakat dan jajaran Pemerintah Provinsi Jambi dalam momentum Ramadhan yang penuh berkah. Ia juga mendoakan agar Gubernur Jambi senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan semangat dalam memimpin serta membangun Provinsi Jambi.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bungo Dedy Putra melaporkan sejumlah progres pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bungo yang mendapat dukungan Pemerintah Provinsi Jambi. Di antaranya pembangunan ruas jalan Batang Uleh sepanjang 32 kilometer dari Bukit Kemang hingga Tanah Bekali yang menghubungkan 11 desa. Selain itu, pembangunan irigasi di Tanah Bekali–Empelu yang mampu mengairi lebih dari 1.500 hektare sawah, dan tahun ini diusulkan kembali penambahan anggaran sekitar Rp40 miliar untuk pengembangan jaringan irigasi.


Kemudian, pembangunan dan peningkatan jalan Muaro Bungo–Peninjau sepanjang 32 kilometer serta Peninjau–Limbur Lubuk Mengkuang sepanjang 34 kilometer juga terus menjadi perhatian. Tercatat masih terdapat sekitar 60 kilometer ruas jalan yang memerlukan perbaikan dengan estimasi kebutuhan anggaran sekitar Rp10 miliar dan telah dilaporkan kepada Pemerintah Provinsi untuk ditindaklanjuti.

Selain itu, usulan pembangunan turap penahan tebing telah diajukan ke BNPB dan direncanakan masuk dalam program tahun ini guna mengantisipasi bencana dan menjaga keselamatan masyarakat.

Sementara itu, Datuk Rio Dusun Empelu H.M. Thohir menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kehadiran Gubernur Jambi beserta rombongan Pemerintah Provinsi Jambi di Masjid Al Falah. Ia menyebut momentum Safari Ramadhan 1446 H ini sebagai kehormatan besar bagi masyarakat Dusun Empelu, karena dapat bersilaturahmi secara langsung dengan Gubernur Jambi Al Haris dan Bupati Bungo Dedy Putra.

Datuk Rio juga menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten terhadap pembangunan di wilayah mereka, terutama peningkatan infrastruktur jalan dan irigasi yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para petani. Ia berharap sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dapat terus berlanjut sehingga pembangunan di Dusun Empelu semakin merata dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.

Safari Ramadhan ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi Jambi untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung kebutuhan warga, serta memastikan pembangunan berjalan merata hingga ke pelosok daerah.

Kehadiran Gubernur dan rombongan di Dusun Empelu tidak hanya mempererat ukhuwah Islamiyah di bulan suci, tetapi juga menegaskan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Jambi. (*)

Safari Ramadhan di Pamenang, Gubernur Al Haris Ajak Perkuat Akhlak dan Peran Keluarga

 

Merdekapost.com – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH melaksanakan Safari Ramadhan 1446 Hijriah di Masjid Jami’ Al-Mu’minin, Kelurahan Pasar Pamenang, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Sabtu (28/02/2026) malam. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda rutin Pemerintah Provinsi Jambi dalam mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi pembangunan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Al Haris didampingi Bupati Merangin H. M. Muhammad Syukur, Wakil Bupati Merangin, Sekretaris Daerah Kabupaten Merangin, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten Merangin, unsur Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Jambi, perwakilan BAZNAS Provinsi Jambi dan BAZNAS Kabupaten Merangin, serta Ketua MUI Kabupaten Merangin. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menegaskan komitmen bersama dalam membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Merangin.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Salat Isya dan Tarawih berjamaah bersama masyarakat setempat. Suasana kebersamaan dan kekhidmatan terasa kuat di masjid yang berdiri megah berkat swadaya dan gotong royong warga tersebut.

Dalam sambutan dan arahannya Gubernur Al Haris mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat kesehatan dan kesempatan sehingga dapat bersama-sama menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan. Ia juga mengingatkan pentingnya memperbanyak shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk kecintaan dan harapan mendapatkan syafaat di hari akhir.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Al Haris juga menyampaikan apresiasi atas kekompakan masyarakat Pamenang dalam membangun dan memakmurkan Masjid Jami’ Al-Mu’minin. Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan warga merupakan modal sosial yang sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah.

“Masjid ini luar biasa. Kekompakan masyarakatnya sangat terasa. Ini bukti bahwa jika kita bersatu dan memiliki semangat yang sama, maka pembangunan rumah ibadah maupun pembangunan lainnya dapat terwujud dengan baik,” ujar Gubernur Al Haris.

Lebih lanjut, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk mempererat hubungan emosional antara pemerintah dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, pemerintah dapat mendengar langsung aspirasi, harapan, serta berbagai persoalan yang dihadapi warga.

“Safari Ramadhan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus sarana kami untuk turun langsung ke tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa pemerintah hadir dan bekerja untuk rakyat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris juga menyoroti sejumlah tantangan sosial yang tengah dihadapi bangsa, khususnya terkait kondisi anak-anak dan ketahanan keluarga. Ia menyampaikan bahwa berdasarkan data Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, sekitar 25 persen anak Indonesia tumbuh tanpa figur ayah (fatherless).

Menurutnya, fenomena ini menjadi tantangan serius yang memerlukan perhatian bersama. Anak-anak yang tumbuh tanpa peran ayah atau tanpa bimbingan keluarga yang utuh berpotensi menghadapi berbagai persoalan, mulai dari rendahnya kepercayaan diri, kesulitan dalam pengendalian emosi, hingga kerentanan terhadap pengaruh negatif lingkungan.

“Artinya, dari 100 anak, sekitar 25 anak tumbuh tanpa peran ayah. Ini bukan angka kecil. Ini menjadi tugas kita bersama, baik orang tua, guru, tokoh agama, maupun pemerintah, untuk membina dan membimbing mereka,” jelasnya.

Gubernur Al Haris menekankan bahwa keluarga adalah sekolah pertama bagi anak. Peran ayah dan ibu dalam membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai agama, serta membangun kedisiplinan sangat menentukan masa depan generasi muda. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi dan pendidikan formal, tetapi juga pada pembinaan akhlak.

“Jangan sampai kita hanya fokus mengejar pendidikan tinggi dan keberhasilan ekonomi, tetapi lupa membangun akhlak. Akhlak inilah yang akan menjadi benteng anak-anak kita dalam menghadapi tantangan zaman, termasuk derasnya arus globalisasi dan pengaruh media sosial,” tegasnya.

Gubernur Al Haris juga menyinggung besarnya pengaruh teknologi dan media sosial dalam kehidupan generasi muda saat ini. Tanpa pengawasan dan pendampingan yang tepat, anak-anak dapat dengan mudah terpapar informasi yang tidak sesuai dengan nilai-nilai agama dan budaya bangsa.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk sekolah dan lembaga keagamaan, untuk bersama-sama memperkuat pendidikan karakter dan nilai spiritual. Ia berharap masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat, termasuk bagi generasi muda.

Selain membahas isu keluarga dan generasi muda, Gubernur Al Haris juga mengingatkan bahwa menjadi pemimpin adalah amanah yang penuh ujian. Di era keterbukaan informasi saat ini, setiap kebijakan dan langkah pemerintah dapat dengan cepat menjadi sorotan publik. Oleh karena itu, ia menegaskan komitmennya untuk terus bekerja secara transparan dan akuntabel.

“Memimpin itu penuh ujian. Apalagi sekarang di era media sosial, informasi menyebar sangat cepat. Karena itu, kami berkomitmen untuk tetap istiqomah, bekerja dengan niat yang tulus, dan mengedepankan kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Gubernur Al Haris mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat masyarakat Pamenang serta memohon doa agar kepemimpinan di Provinsi Jambi senantiasa diberi kekuatan, kesehatan, dan keberkahan dalam menjalankan amanah.

“Mohon doa agar kami dapat terus istiqomah dalam memimpin dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Jambi. Jika dalam perjalanan ada kekurangan, kami mohon maaf,” pungkasnya.

Safari Ramadhan ini diharapkan semakin memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, serta menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan, dan kepedulian sosial di tengah dinamika kehidupan yang terus berkembang.

Sebelumnya, Bupati H. M. Syukur juga menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada seluruh unsur Forkopimda, para kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat Kecamatan Pamenang yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan Safari Ramadhan tersebut.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Merangin berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jambi dalam mendorong percepatan pembangunan, baik di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten sangat penting agar program-program pembangunan dapat berjalan optimal dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Bupati Syukur juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum Ramadhan sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat kepedulian sosial.

“Mari kita jadikan Ramadhan ini sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta memperkuat kebersamaan dalam membangun Merangin yang lebih baik,” tuturnya.

Bank Jambi Kabupaten Merangin menyalurkan bantuan CSR sebesar Rp.5 juta. Selain itu, BAZNAS Provinsi Jambi memberikan bantuan kepada 50 orang fakir miskin serta satu unit kursi roda bagi yang membutuhkan.

Melalui program ASN Peduli Stunting, turut disalurkan 20 paket bantuan untuk keluarga berisiko stunting. Setiap paket berisi beras 5 kg, telur 1 karpet, kacang hijau 1 kg, dan biskuit. (*)

Safari Ramadhan di Batang Hari, Wagub Sani Ajak Warga Tingkatkan Ibadah dan Dukung Visi Jambi Mantap 2029

 

Merdekapost.com - Wakil Gubernur (Wagub) Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., melaksanakan Safari Ramadhan di Kabupaten Batang Hari dengan agenda utama kunjungan ke Masjid Nurul Islam KM 05, Muara Bulian, Jumat (27/02/2026).

Sebelum melaksanakan Safari Ramadhan, Wagub Sani menghadiri buka puasa bersama di Rumah Dinas Bupati Batang Hari dengan didampingi Bupati Muhammad Fadhil Arief, sekaligus menyerahkan 15 paket sembako kepada keluarga sasaran dalam rangka percepatan penurunan angka stunting. 

Dalam sambutannya, Wagub Sani mengajak masyarakat untuk memanfaatkan bulan suci Ramadhan sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian sosial.

“Mari kita semakin meningkatkan ibadah dan amalan pada bulan Ramadhan, dan semoga kita selalu istiqomah untuk menghidupkan malam-malam bulan Ramadhan ini,” ujar Wagub Sani.

Wagub Sani menegaskan, Safari Ramadhan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Bagi kami pemerintah daerah, kegiatan ini merupakan sarana untuk mendapatkan masukan dari masyarakat guna mewujudkan visi pembangunan Provinsi Jambi, yakni Mewujudkan Jambi Mantap Berdaya Saing dan Berkelanjutan Tahun 2029 di bawah ridho Allah SWT,” katanya.

Wagub Sani juga menuturkan, keberhasilan pembangunan daerah memerlukan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

“Kami menyadari bahwa keberhasilan pembangunan tidak mungkin dicapai tanpa dukungan, partisipasi, dan doa dari seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan akan meningkatkan komunikasi yang harmonis dan terbuka antara pemerintah dan masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan Safari Ramadhan tersebut diisi dengan shalat Isya dan Tarawih berjamaah serta penyerahan bantuan keagamaan sebagai bentuk dukungan pemerintah Provinsi Jambi terhadap pengembangan sarana ibadah di daerah.

Pada kesempatan itu, Wagub Sani menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Jambi senilai Rp.10 juta untuk Masjid Nurul Islam. Selain itu, Wagub Sani juga menyerahkan 20 amplop santunan kepada masyarakat sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Safari Ramadhan tersebut. (*)

Gubernur Al Haris: Membangun Akhlak dan Moral Generasi Muda, Kunci Pembangunan Bangsa

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH mengemukakan, pembangunan tidak cukup membangun gedung-gedung yang bagus dan megah, tetapi yang lebih penting membangun akhlak mukarimah anak-anak, membangun karakter dan moral generasi muda karena ini warisan yang akan melanjutkan pembangunan bangsa ini. Hal tersebut dikemukakannya saat 

Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Jambi 1447 Hijriah bersama Masyarakat  Kota Jambi, bertempat di Masjid Al-Ikhlas. Kelurahan Beliung, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Kamis (26/02/2026) malam.

"Atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Jambi, saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah. Semoga kita diberi kekuatan dan kesehatan untuk menghidupkan malam dan siang ramadhan dengan ibadah wajib dan sunnah penuh kekhusukan, melatih diri menjadi insan Islam yang sebenar-benarnya, demi mengharapkan rida Allah SWT. Semoga Allah memberi pengampunan dan menerima semua amalan kita, aamiin ya Rabbal ‘alamiin," ucap Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris mengatakan,  momentum bulan ramadhan menjadi salah satu kesempatan berharga bagi Pemerintah Provinsi Jambi untuk menguatkan silaturahmi dengan masyarakat, menciptakan sinergi dan keharmonisan antara pemerintah daerah, ulama dan masyarakat, yang menjadi modal penting bagi keberlanjutan pembangunan yang memajukan dan mensejahterakan seluruh masyarakat. "Tentunya pembangunan tidak bisa berjalan sendiri hanya dengan kerja pemerintah saja. Seluruh komponen masyarakat memiliki peran masing-masing untuk turut andil dalam upaya pembangunan daerah. Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kota Jambi akan terus berkolaborasi menciptakan keyamanan bagi masyarakat, sesuai dengan Kota Jambi bahagia," kata Gubernur Al Haris.

"Kota Jambi merupakan barometernya Provinsi Jambi, meskipun kita mempunyai 9 kabupaten 2 kota,  wajah awal yang dilihat orang Kota Jambi nya, bila kotanya bersih, masyarakatnya murah senyum dan baik, terhadap semua orang, ini sudah membuat kesan baik bagi semua, dan sudah menutupi kabupaten lain," lanjutnya.

"Kemaren saya di Jakarta saya dapat info, bahwa Provinsi Jambi, ada penilaian bahwa anak-anak di Provinsi Jambi ada yang kurang mendapatkan kasih sayang dari ayah (fatherless), ini berisiko mengalami dampak psikologis, emosional, dan perilaku yang signifikan, seperti rendah diri, kecemasan, kesulitan bersosialisasi, agresivitas, hingga masalah  yang memengaruhi karakter dan kemandirian anak kedepannya.

Penting untuk diingat bahwa kasih sayang ayah tidak selalu hilang karena perceraian, tetapi juga bisa terjadi ketika ayah hadir secara fisik namun tidak terlibat secara emosional. Perbaikan hubungan bisa dilakukan dengan konsistensi perhatian dan kasih sayang," imbuhnya.

Gubernur Al Haris juga mengungkapkan data yang cukup memprihatinkan. Ia menyebut sekitar 24,80 persen anak di Jambi masuk kategori kehilangan figur ayah atau fatherless.

“Dari 100 anak, sekitar 24 anak kehilangan figur ayah. Ini harus menjadi perhatian kita bersama. Peran RT dan lingkungan sangat penting untuk membimbing mereka agar tidak terjerumus pada kenakalan remaja,” tegasnya.

Pada sesi wawancara dengan rekan-rekan media Gubernur Al Haris kembali menyampaikan bahwa safari ramadhan harus dioptimalkan sebagai sarana komunikasi dan penyerap aspirasi langsung masyarakat. Selain itu kegiatan safari ramadhan ini juga harus menjadi jembatan yang menghubungkan pemerintah dan masyarakat untuk berdialog secara langsung, menjadi media bagi pemerintah untuk mendengar dengan saksama. "Tentunya pembangunan tidak bisa berjalan sendiri hanya dengan kerja pemerintah saja. Seluruh komponen masyarakat memiliki peran masing-masing untuk turut andil dalam upaya pembangunan daerah," sebutnya

Sementara itu, Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M menyampaikan, hubungan antara Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi yang berjalan sangat baik umumnya ditandai dengan sinergi yang erat, komunikasi intensif, dan kolaborasi dalam perencanaan serta pelaksanaan pembangunan. "Untuk secara umum, semua program dapat berjalan dengan lancar, efektif, dan terarah karena program strategis di tingkat kota diselaraskan dengan visi dan misi tingkat provinsi agar percepatan pembangunan dapat tercapai secara merata," ujar Wali Kota Jambi.

Sementara itu juga, Pimpinan Ponpes Al Hidayah Provinsi Jambi, Hasan Basri Husin dalam tausiahnya menyampaikan bahwa Ramadhan sebagai peningkatan ketakwaan, penyucian jiwa (tazkiyatun nafs), dan penguatan empati sosial melalui puasa yang bukan sekadar menahan lapar, melainkan menjaga hati dan lisan, selain itu momentum kembali kepada Al-Qur'an, meraih ampunan Allah, dan berlatih disiplin diri.

Usai sholat isya dan tarawih bersama Gubernur Al Haris menyerahkan bantuan 20 paket sembako/susu, biskuit/roti dan telur dari ASN Provinsi Jambi Peduli Stunting, program ASN Peduli Stunting merupakan gerakan nyata yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Jambi untuk mempercepat penurunan angka stunting Provinsi Jambi serta bantuan CSR Bank 9 Jambi Rp.20 juta kepada pengurus Masjid Al Ikhlas dan bantuan untuk kaum dhuafa dan anak yatim dari  Baznas Provinsi Jambi  berupa 20 paket, selain itu Baznas Kota Jambi juga memberikan bantuan kepada warga dan bantuan secara pribadi dari Wali Kota Jambi senilai Rp.5 juta. (*)

Buka Ramadhan Ceria 2026, Wagub Sani Harap Da’i Cilik Jadi Agen Perubahan


Merdekapost.com - Wakil Gubernur (Wagub) Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I berharap Program Ramadhan Ceria yang diselenggarakan Jambi TV sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) serta  wadah strategis untuk membentuk karakter anak-anak agar menjadi agen perubahan yang unggul dan memiliki integritas tinggi di Provinsi Jambi. Harapan tersebut disampaikannya saat membuka Ramadhan Ceria Jambi TV 2026  Season 14, bertempat di Studio Jambi TV, Selasa (24/02/2026) siang.

Dalam sambutan dan arahannya Wagub Sani menyampaikan bahwa dirinya atas nama pemerintah dan masyarakat Provinsi Jambi mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran Jambi TV. "Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Pimpinan Jambi TV beserta jajaran, yang telah menginisiasi program yang positif di Bulan Suci Ramadhan ini, dengan acara Ramadhan Ceria dan terima kasih juga saya ucapkan kepada segenap panitia pelaksana yang telah berupaya semaksimal mungkin agar acara ini terlaksana dengan baik dan sukses," ucap Wagub Sani. 

"Kegiatan Ramadhan Ceria yang kita laksanakan ini merupakan salah satu ajang untuk membina anak-anak, generasi muda, selain melatih mental mereka, bahkan lebih dari pada itu, kita harus peduli terhadap pendidikan anak-anak kita terutama pendidikan keagamaan yang mendasari ketauhidan, serta rasa cinta terhadap Al-Qur'an maupun akhlakul karimah," lanjutnya.

Wagub Sani juga mengakui dirinya sangat bangga melihat semua anak-anak yang berada di studio ini juga para hafiz dan hafizah serta da'i cilik yang mengikuti program Ramadhan Ceria yang dilaksanakan oleh Jambi TV. "Saya meyakini ananda semua merupakan anak-anak kami yang mempunyai semangat dan kemauan serta keingin mengasah dirinya untuk menjadi para hafiz dan hafizah serta da'i yang terbaik, tentunya tidak hanya dalam kegiatan saja. Ananda semua adalah generasi Qur'ani yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual dan berakhlakul karimah," ungkap Wagub Sani.

"Di usia yang masih sangat muda, ananda semua harus menunjukkan semangat luar biasa dalam menghafal Al-Qur'an, memahami ajaran Islam, serta berani tampil menyampaikan dakwah di tengah masyarakat.

Kehadiran ananda semua, para hafiz, hafizah, dan da'i cilik ini menjadi harapan besar bagi masa depan daerah dan bangsa. Apalagi, di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, generasi seperti inilah yang akan menjadi benteng moral sekaligus agen perubahan yang membawa keberkahan bagi Provinsi Jambi," sambungnya.

Dikatakan Wagub Sani, Pemerintah Provinsi Jambi sangat menaruh perhatian terhadap para Hafizh dan Da’i melalui program unggulan Pro-Jambi (Program Jaringan Majukan Jambi) pada pilar Pro-Jambi Agamis sebagai upaya membangun mental dan spiritual generasi muda Provinsi Jambi. "Pemerintah Provinsi Jambi  memberikan motivasi kepada anak-anak peserta didik untuk terus belajar dan menggali ilmu di bidang keagamaan, sehingga kedepan telah siap menghadapi semua perubahan yang akan terjadi. Tentunya hal ini juga menjadi bagian dari salah satu misi pembangunan Provinsi Jambi, yaitu Memantapkan Keberlanjutan Pembangunan dan Kualitas Sumber Daya Manusia," kata Wagub Sani.

"Saya harap kegiatan Ramadhan Ceria dapat menjadi penambah ketakwaan dan kecintaan kita semua pada ajaran Rasulullah Nabi Muhammad SAW serta melahirkan generasi Provinsi Jambi yang unggul dan berlandaskan nilai-nilai keislaman," pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Jambi TV Mukhtadi Putra Nusa menyampaikan, kegiatan Ramadhan Ceria sudah dilaksanakan semenjak berdirinya Jambi TV, hanya pada tahun 2019 tidak dilaksanakan karena adanya covid 19 yang tidak mungkin dilaksanakan. "Kegiatan Ramadhan Ceria ini sudah terlaksana semenjak berdirinya Jambi TV, hanya waktu covid 19 melanda seluruh Indonesia ditiadakan, terhitung sudah 14 tahun kita laksanakan. Tujuannya untuk  meningkatkan kualitas SDM di Jambi dan membentuk generasi yang lebih baik dan unggul. Selain itu, juga jadi wadah untuk anak-anak menunjukkan bakat dan kreativitas di bulan Ramadhan," kata Mukhtadi.

"Program Ramadhan Ceria yang diselenggarakan oleh Jambi TV merupakan inisiatif tahunan yang bertujuan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Provinsi Jambi melalui pengembangan potensi generasi muda di bidang keagamaan," tambahnya. (*)

Temui Menteri PKP, Gubernur Al Haris bersama Para Bupati/Wali Kota Perjuangkan Program Perumahan Rakyat

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH bergerak cepat menemui Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, di Jakarta. Tak tanggung-tanggung, Gubernur Al Haris memboyong seluruh Bupati, Wali Kota, hingga Kepala Dinas Perkim se-Provinsi Jambi untuk memastikan rakyatnya mendapatkan kuota pembangunan rumah yang layak.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat namun intens tersebut, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa urusan perumahan adalah kebutuhan mendesak bagi puluhan ribu warganya di Jambi.

Gubernur Al Haris mengapresiasi keterbukaan Menteri Ara dalam menerima kunjungan besarnya. Ia menekankan bahwa kehadiran para kepala daerah ini adalah bukti keseriusan Jambi dalam mendukung program perumahan nasional.

"Kami hadir di sini membawa puluhan ribu aspirasi rakyat Jambi yang merindukan rumah layak huni. Kami berharap program-program seperti bedah rumah (BSPS), penataan kawasan kumuh, hingga rumah subsidi bisa digelontorkan secara masif ke Jambi," ujar Al Haris di Kantor Kementerian PKP, Senin (23/2/2026).

Ia juga menjamin bahwa pemerintah daerah akan menyiapkan data yang akurat agar bantuan dari pusat tidak salah sasaran. "Intinya, kami ingin kawasan di Jambi jadi baik, ekonominya bagus, dan pendidikan anak-anak terjamin karena rumahnya sehat," tambahnya.

Merespons permintaan tersebut, Menteri PKP Maruarar Sirait langsung memberikan jawaban konkret. Ara menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, pemerintah tidak akan membiarkan rakyat kesulitan mencicil rumah.

"Tadi sudah kita diskusikan selama dua jam. Kita akan lakukan terobosan besar. Saya sudah buat proposal untuk mengurangi bunga menjadi 5% bagi 16 juta nasabah, terutama untuk ibu-ibu yang berusaha di rumah," jawab Ara disambut antusias para kepala daerah.

Dalam kesempatan tersebut Menteri Ara memaparkan empat strategi utama yang akan menjadi "oleh-oleh" bagi Gubernur Jambi dan jajarannya:

Pemberdayaan Ekonomi Rumah Tangga: Menggandeng PNM Mekaar agar rumah yang direnovasi juga menjadi tempat usaha yang produktif.

Penataan Kawasan Kumuh: Berkomitmen mengubah kawasan kumuh menjadi pemukiman sehat.

BSPS (Bedah Rumah): Memastikan semua kabupaten/kota di Jambi mendapatkan jatah program rumah swadaya.

Penyederhanaan Subsidi: Mempermudah akses KPR Tapak dan Rusun bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Menteri Ara juga mengapresiasi langkah Gubernur Al Haris yang membawa data lengkap dari daerah. Ia berencana akan segera melakukan kunjungan balasan ke Jambi dan Sulawesi Tengah setelah lebaran nanti untuk meninjau langsung progres di lapangan.

"Saya senang ketemu Gubernur yang punya hati dan profesional seperti Pak Al Haris dan Pak Rusdy Mastura. Kita akan hadir langsung ke Jambi dan Sulteng bulan April nanti untuk memastikan program ini berjalan," pungkas Ara. 

Turut serta mendampingi Gubernur Al Haris dalam audiensi ini Kadis Kominfo, Kepala Bappeda, Plt. Kadis Perkimtan, Karo Kesra, Plt. Karo Adpim, serta Plt. Kepala Badan Penghubung. (*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs