Ketum PP GP Ansor dan Gubernur Al Haris Resmikan BUMA, Siap Gerakkan Ekonomi Umat di Jambi

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., menghadiri kegiatan Launching Badan Usaha Milik Ansor (BUMA), penandatanganan hibah mesin digital printing, serta peresmian Kantor BUMA GP Ansor Jambi yang dirangkaikan dengan peringatan Harlah ke-92 GP Ansor, bertempat di Sekretariat GP Ansor Provinsi Jambi Telanaipura, Selasa (02/06/2026) malam.

Dalam sambutannya, Al Haris mengapresiasi langkah GP Ansor yang mulai serius membangun kemandirian ekonomi organisasi melalui berbagai unit usaha produktif. Menurutnya, kehadiran BUMA tidak hanya bertujuan mengejar keuntungan, tetapi juga menjadi wadah pendidikan kewirausahaan bagi kader muda.

"Saya bangga melihat GP Ansor sudah memiliki visi besar dalam membangun ekonomi umat. Ini bukan sekadar soal bisnis, tetapi bagaimana mendidik kader-kader muda menjadi wirausahawan yang berani menciptakan lapangan pekerjaan," ujar Al Haris.

Gubernur Al Haris menegaskan bahwa generasi muda tidak boleh hanya berorientasi menjadi tenaga honorer atau pencari kerja. Sebaliknya, mereka harus mulai melihat berbagai peluang usaha yang masih terbuka luas, mulai dari sektor perdagangan, pertanian, hingga distribusi kebutuhan pokok masyarakat.

Menurut Gubernur Al Haris, Provinsi Jambi memiliki potensi ekonomi yang besar yang dapat dimanfaatkan oleh kader-kader Ansor. Ia bahkan mendorong BUMA untuk menjalin kerja sama dengan Bulog dalam distribusi beras lokal Jambi serta membangun kemitraan dengan pondok pesantren sebagai pasar potensial.

"Kami siap mendukung. Kalau dikelola dengan serius dan totalitas, peluangnya sangat besar. Pondok pesantren membutuhkan beras, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya. Ini bisa menjadi ruang usaha yang menjanjikan bagi BUMA," katanya.

Gubernur Al Haris juga mengajak seluruh kader GP Ansor untuk membangkitkan ekonomi umat melalui usaha-usaha yang berkelanjutan. Ia menilai kehadiran BUMA merupakan bentuk ikhtiar nyata dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Saya mengapresiasi ide besar ini. Semoga BUMA menjadi amal jariyah yang manfaatnya dapat dirasakan umat dalam jangka panjang," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum PP GP Ansor, Addin Jauharuddin, menegaskan bahwa pembentukan BUMA merupakan bagian dari transformasi organisasi untuk memperkuat kemandirian ekonomi kader dan umat.

Menurut Addin, BUMA akan menjadi payung bagi seluruh aktivitas bisnis GP Ansor, baik yang berbentuk Perseroan Terbatas (PT), koperasi, maupun bentuk usaha lainnya sesuai kebutuhan daerah masing-masing.

"BUMA harus menjadi wahana pengembangan ekonomi kader dan umat. Jangan sampai hanya menjadi seremonial. Yang terpenting adalah keberlanjutan dan manfaatnya bagi kesejahteraan kader," ujarnya.

Ia berpesan agar kader Ansor tidak terlalu banyak berdiskusi tanpa tindakan nyata. Dalam dunia usaha, kata dia, keberanian untuk memulai menjadi faktor penting dalam mencapai keberhasilan.

"Kalau bicara bisnis, jangan terlalu banyak diskusi. Yang penting action. Bisnis tidak dimulai dari kebingungan, tetapi dari keyakinan dan keberanian untuk melangkah," tegasnya.

Addin juga menekankan pentingnya integritas, kejujuran, serta kemampuan membangun jejaring dalam mengembangkan usaha. Menurutnya, organisasi harus mampu mengintegrasikan berbagai potensi usaha kader menjadi kekuatan ekonomi bersama.

Sebelumnya, Ketua PW GP Ansor Jambi, H. Habibi, menyampaikan bahwa pembentukan BUMA merupakan salah satu program prioritas organisasi dalam meningkatkan kesejahteraan kader.

Ia menjelaskan, sejumlah unit usaha telah mulai berjalan, di antaranya usaha digital printing, penyediaan sembako, hingga jasa angkutan logistik. Selain itu, GP Ansor Jambi juga tengah mempersiapkan toko kebutuhan pokok dan menjalin kerja sama dengan berbagai mitra usaha.

"Kami ingin mengubah paradigma bahwa Ansor tidak hanya bergerak di bidang sosial dan keagamaan, tetapi juga mampu membangun kekuatan ekonomi kader secara profesional," ujar Habibi.

Menurutnya, dukungan dari Pemerintah Provinsi Jambi, PP GP Ansor, para senior organisasi, serta berbagai pihak menjadi modal penting untuk memastikan BUMA berkembang menjadi badan usaha yang kuat dan berkelanjutan.

Launching BUMA, penandatanganan hibah mesin digital printing, dan peresmian kantor BUMA GP Ansor Jambi tersebut menjadi tonggak baru penguatan ekonomi kader Ansor di Provinsi Jambi. Diharapkan ke depan, BUMA mampu menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi umat sekaligus menciptakan lapangan kerja baru bagi generasi muda. (*)

Gubernur Al Haris Hadiri Rapat Paripurna DPRD: Dukung Penguatan Ranperda Inisiatif Dewan

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos. MH, menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi dengan agenda Penjelasan Pimpinan DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah Inisiatif DPRD, bertempat di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Provinsi Jambi, Selasa (26/05/2026).

Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Jambi M. Hafiz Fattah dan dihadiri unsur Forkopimda, para anggota dewan, serta kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi.

Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan DPRD menyampaikan penjelasan resmi terkait latar belakang, urgensi, serta substansi Ranperda Inisiatif DPRD yang diajukan. Ranperda ini diharapkan menjadi landasan hukum yang memperkuat pelayanan publik dan pembangunan daerah.

Gubernur Al Haris menyampaikan apresiasi atas inisiatif DPRD yang proaktif menghadirkan regulasi strategis bagi masyarakat Jambi. 

"Kami menyambut baik Ranperda Inisiatif DPRD ini. Pemerintah Provinsi Jambi siap bersinergi dan membahas bersama secara mendalam, agar produk hukum yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan ditengah Masyarakat," ujarnya. 

Lebih lanjut, Gubernur Al Haris menegaskan komitmen Pemprov Jambi untuk mengawal setiap tahapan pembahasan Ranperda bersama DPRD dan seluruh pemangku kepentingan. Hal ini penting agar regulasi yang disahkan nantinya implementatif, tidak tumpang tindih, serta memberikan kepastian hukum.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Jambi M. Hafiz Fattah menegaskan bahwa pihaknya akan mengusulkan peraturan daerah (Perda) baru yang dianggap mendesak dan sesuai dengan tata tertib DPRD serta kebutuhan nyata di lapangan.

Menurutnya, inisiatif itu lahir dari kajian fakta dan kondisi saat ini yang menuntut aturan lebih tegas untuk menjamin ketersediaan air bersih dan melindungi hak kekayaan intelektual perusahaan lokal.

“Proses pembahasan akan berjalan sesuai tata tertib DPRD. Kami menilai perda ini perlu diusulkan karena fakta di lapangan menunjukkan adanya kebutuhan mendesak, terutama terkait sumber daya air bersih dan perlindungan hak cipta bagi perusahaan yang berdiri di Provinsi Jambi,” katanya. 

Ia menambahkan bahwa rancangan perda akan diprioritaskan dalam agenda pembahasan, mengingat dampak langsungnya terhadap kesejahteraan warga dan iklim usaha daerah. “Poin-poin yang akan kita angkat bersifat padat dan prioritas, terutama yang mempunyai bobot paling tinggi terhadap perlindungan publik dan pelaku usaha,” ujarnya. 

Rapat paripurna diakhiri dengan penyerahan dokumen Ranperda Inisiatif DPRD dari Pimpinan Dewan kepada Gubernur Jambi untuk dipelajari dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku. (*)

Kopi Kerinci Tembus Pasar Internasional, Pemprov Jambi Dorong Lewat Pelabuhan Daerah

Pemerintah Provinsi Jambi berharap ke depan ekspor komoditas unggulan daerah, termasuk kopi Kerinci, dapat dilakukan langsung melalui pelabuhan di Provinsi Jambi.(ist)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Komoditas kopi asal Kabupaten Kerinci kembali menembus pasar internasional. 

Sebanyak 20 ton kopi Fine Robusta produksi petani Koperasi Agro Forestry, Desa Lempur, Kecamatan Gunung Raya, resmi diberangkatkan menuju Tiongkok.

Pelepasan ekspor kopi tersebut dihadiri Gubernur Jambi yang diwakili Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi, Ariansyah. Turut hadir Bupati Kerinci Monadi, perwakilan Bank Indonesia Wilayah Jambi, unsur Perhutanan Sosial, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Ariansyah menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Wilayah Jambi yang selama ini aktif melakukan pembinaan terhadap petani kopi di Kerinci. Menurutnya, pendampingan tersebut memberi dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas dan kualitas kopi petani.

Baca Juga:

Bupati Monadi Lepas Ekspor ke Tiongkok, Produk Unggulan Kerinci Ini Primadona Baru

“Kita mengapresiasi Bank Indonesia wilayah Jambi yang sudah membina para petani meningkatkan produktivitas dan kualitas yang dihasilkan,” kata Ariansyah.

Keberhasilan ekspor 20 ton kopi Fine Robusta ini menjadi bukti bahwa kopi asal Kerinci memiliki daya saing di pasar global. Produk kopi yang dihasilkan petani tidak hanya diterima di pasar lokal dan nasional, tetapi juga mulai masuk ke rantai perdagangan internasional.

Kolaborasi antara petani, koperasi, pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan lembaga pendamping dinilai menjadi kunci penting dalam mendorong kopi Kerinci naik kelas. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, kualitas produksi dapat terus ditingkatkan, mulai dari budidaya, pascapanen, pengolahan, hingga pemasaran.

Meski begitu, Ariansyah menyoroti satu hal penting. Proses ekspor kopi Kerinci saat ini masih dilakukan melalui Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara.

Pemerintah Provinsi Jambi berharap ke depan ekspor komoditas unggulan daerah, termasuk kopi Kerinci, dapat dilakukan langsung melalui pelabuhan di Provinsi Jambi. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat arus perdagangan daerah sekaligus menambah pendapatan asli daerah.

Baca Juga: Pelayanan Kesehatan di Kerinci Semakin Terjangkau, Melayani Pasien Pengguna BPJS dan Bisa Berobat Gratis

“Ke depannya kita harapkan mereka melakukan ekspor lewat pelabuhan Jambi sehingga dapat menambah PAD,” tambah Ariansyah.

Ekspor kopi Fine Robusta ini menjadi angin segar bagi petani kopi Kerinci. Selama ini, Kerinci dikenal sebagai salah satu sentra penghasil kopi berkualitas di Provinsi Jambi, dengan potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai komoditas unggulan ekspor.

Keberangkatan 20 ton kopi ke Tiongkok juga memberi pesan penting: kopi Kerinci tidak lagi hanya menjadi kebanggaan lokal. Dari lereng-lereng pegunungan, hasil kerja petani kini bergerak menuju pasar dunia.(Adz)

Pemprov Hibahkan Lahan untuk Pembangunan KODAM Provinsi Jambi


Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH menghibahkan tanah barang milik Pemerintah Provinsi Jambi kepada Komando Resort Militer 042/GAPU seluas 13,408 ha yang berlokasi di Desa Pondok Meja, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, Jumat (22/5/2026). 

Lahan Pemerintah Provinsi Jambi yang dihibahkan ini diperuntukkan untuk Pembangunan KODAM di Provinsi Jambi. Hadir langsung pada acara penyerahan nota perjanjian hibah daerah dan berita acara serah terima lahan yaitu Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, Mayjen TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M., Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin,S.I.P,M.M. 

Pada kesempatan ini Gubernur Al Haris juga memberikan hibah dengan total nilai Rp. 2,5 milyar untuk Pembangunan Bangunan Rumah Dinas Kasi Korem Garuda Putih Jambi senilai Rp. 2.350.000.000 dan Pengawasan Teknis Pembangunan Bangunan Rumah Dinas Kasi Korem Garuda Putih Jambi senilai Rp.150.000.000.

Dalam sambutan dan arahannya Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa bahwa proses hibah dan serah terima lahan ini telah dilaksanakan melalui tahapan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Menurutnya Pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen untuk menjaga prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas, serta kepentingan masyarakat luas.

“Dengan dibangunnya KODAM Jambi nanti, kita optimis bahwa peran strategis TNI di Provinsi Jambi akan semakin optimal. Tidak hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga dalam mendukung stabilitas sosial, ketahanan wilayah, serta pembangunan yang berkelanjutan. Keberadaan KODAM Jambi juga diharapkan memberikan multiplier effect yang positif. Pembangunan fasilitas militer tentu akan diikuti dengan pembangunan infrastruktur pendukung, peningkatan konektivitas wilayah, serta tumbuhnya aktivitas ekonomi baru di sekitar kawasan tersebut,” ujar Gubernur Al Haris.

Dikatakan Gubernur Al Haris, saat ini tugas pemerintah sekarang untuk mendukung kesiapan membangun KODAM, agar nanti pejabat TNI pusat tidak ragu-ragu ketika nanti memutuskan bahwa Jambi nanti layak menjadi KODAM. "Pemerintah sudah menyiapan lahan, sebagai masyarakat Jambi kita berharap Jambi menjadi KODAM, banyak hal tugas-tugas strategis Jambi layak dari mulai karhutla, konflik lahan dan lainnya. Oleh karena itu kami serahkan kepada Danrem dan ini menunjukan kesiapan kami pemerintah daerah dan kami sambut dengan sukacita,” kata Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris berharap lahan yang telah diserahkan ini dapat segera dimanfaatkan secara optimal, dengan perencanaan yang matang, pelaksanaan yang terukur, serta pengawasan yang baik, sehingga pembangunan KODAM Jambi dapat berjalan lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat yang maksimal. "Kami memberikan lahan yang disebelahnya ada UNJA lalu di sini ada juga BKN disebelahnya. Mudah-mudahan bisa mempercepat proses, kami juga sudah mencari tanah alternatif pak Panglima, sebab kami menginginkan KODAM itu kelak posisinya itu di sekitar Mendalo yang merupakan daerah exit tol. Tahun ini juga sedang kami siapkan juga tol itu nyambung ke Merlung. Harapan kami nanti kita akan kolaborasi bersama-sama. Kami siap juga kolaborasi membangun apa yang bisa kita bangun nanti membantu persiapan kecepatan KODAM ini,” kata Gubernur Al Haris.

Sementara itu, dalam sambutannya Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, Mayjen TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M memberikan apresiasi terhadap apa yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jambi. “Saya begitu kaget dari apa yang diberikan oleh pak Gubernur. Perhatiannya pada kODAM XX yang tiba-tiba memberikan hibah tanah 13 hektar yang cukup lumayan strategis tempatnya, depannya SPN kemudian saya lihat juga tanahnya juga cukup bagus cukup rata. Saya benar-benar berterima kasih banyak perhatiannya pak Gubernur Jambi kepada kami KODAM XX,” ungkap Pangdam.

Pangdam juga menyampaikan bahwa hal ini akan dilaporkannya kepada pimpinan Angkatan Darat. “Setelah penandatanganan akan saya laporkan dan sesuai dengan rencana strategis dari TNI Angkatan Darat tahun 2027 nanti akan dikembangkan lagi 4 KODAM baru mungkin diantaranya di Jambi. Untuk perencanaan pengembangan ada juga beberapa proses langkah selanjutnya mungkin ada peninjauan, pengkajian yang kemudian nanti mungkin didiskusikan nanti segera akan diputuskan tanah ini akan dijadikan apa nanti kita tinggal tunggu keputusan dari Mabes Angkatan Darat. Semoga kita terus dapat bersinergi, bekerja sama untuk terus membangun jambi. Saya tetap mendampingi mendukung bapak Gubernur dalam pembangunan di wilayah dan kita menciptakan juga  stabilitas keamanan yang ada di wilayah sini tentunya juga mudah-mudahan kalaupun KODAM Jambi sudah terbentuk di sini,” kata Pangdam. (*)

Gubernur Al Haris: Tidak Boleh Ada Ruang untuk Narkoba di Jambi

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr. Al Haris, S.Sos., MH., menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika hasil pengungkapan kasus besar yang digelar di Mapolda Jambi, Kamis (21/05/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen bersama pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat dalam memerangi peredaran serta penyalahgunaan narkotika di Provinsi Jambi.

Dalam kegiatan itu, Polda Jambi memusnahkan barang bukti berupa 20 kilogram sabu, 20.237 butir ekstasi, serta 1.970 cartridge etomidate yang berhasil diamankan dari sejumlah pengungkapan kasus narkotika di wilayah Provinsi Jambi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Jambi Krisno H. Siregar, Kajati Jambi Sugeng Hariadi, unsur TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, Badan Narkotika Nasional, serta berbagai lembaga penegak hukum lainnya.

Selain pemusnahan barang bukti, kegiatan juga dirangkai dengan deklarasi Gerakan Jambi Anti Narkoba melalui penandatanganan komitmen bersama seluruh elemen masyarakat untuk memerangi peredaran narkotika di daerah ini.

Dalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa perang melawan narkoba bukanlah persoalan yang mudah dan tidak bisa diselesaikan hanya melalui penindakan hukum semata. Menurutnya, dibutuhkan sinergi seluruh pihak untuk mempersempit ruang gerak peredaran narkotika di tengah masyarakat.

“Tidak boleh ada ruang untuk narkoba di mana saja. Benteng terakhir kita itu keluarga. Kalau keluarga kuat, maka penyalahgunaan narkoba bisa ditekan,” ujar Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris mengatakan, pemberantasan narkoba harus dilakukan secara komprehensif dengan mengedepankan pendekatan pencegahan, pendidikan, rehabilitasi, serta pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, banyak pengguna narkoba yang kembali terjerumus setelah selesai menjalani hukuman penjara karena belum mendapatkan pendampingan dan rehabilitasi yang optimal.

“Kalau semuanya dipenjara, penjara tidak akan muat. Banyak yang keluar masuk lagi karena kembali memakai narkoba,” katanya.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Jambi mendukung pembangunan panti rehabilitasi narkoba yang representatif di Provinsi Jambi sebagai bagian dari upaya penanganan jangka panjang terhadap penyalahgunaan narkotika.

“Nanti kita coba rencanakan tahun 2027 membangun panti rehabilitasi. Selain direhabilitasi, mereka juga bisa diberikan edukasi dan kegiatan pertanian,” ujarnya.

Gubernur Al Haris menilai keberadaan pusat rehabilitasi yang memadai sangat penting untuk membantu para pengguna agar dapat pulih dan kembali produktif di tengah masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga, lingkungan, sekolah, tokoh agama, serta seluruh unsur masyarakat dalam membangun kesadaran kolektif bahaya narkoba.

Lebih lanjut, Gubernur Al Haris menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi beserta seluruh jajaran atas keberhasilan mengungkap kasus narkotika dalam jumlah besar tersebut.

“Saya apresiasi Pak Kapolda, Dirnarkoba dan seluruh jajaran. Mudah-mudahan dengan komitmen bersama, tingkat pemakai dan pengedar narkoba di Jambi semakin berkurang,” katanya.

Gubernur Al Haris juga mengingatkan bahwa persoalan narkoba di Provinsi Jambi harus menjadi perhatian serius bersama. Berdasarkan data Polda Jambi, persentase kasus narkoba pada tahun 2025 meningkat sebesar 13,95 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan perlunya langkah-langkah strategis yang dilakukan secara terpadu melalui sinergi pemerintah daerah, aparat penegak hukum, Badan Narkotika Nasional Provinsi Jambi, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, penanganan narkoba tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, namun juga harus menyentuh aspek sosial, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat.

“Tentu ini bukan pekerjaan yang dapat diselesaikan hanya dengan penindakan. Penegakan hukum adalah bagian penting, tetapi bukan satu-satunya jawaban. Kita membutuhkan pendekatan yang lebih komprehensif yang menyentuh aspek pencegahan, pendidikan, rehabilitasi, serta pemberdayaan masyarakat,” pungkasnya. 

Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar menegaskan bahwa perang melawan narkoba membutuhkan kekompakan dan komitmen seluruh pihak, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh agama hingga masyarakat luas.

“Kehadiran seluruh unsur hari ini menunjukkan bahwa kita kompak menghadapi narkoba yang menjadi musuh bersama bangsa,” ujar Kapolda.

Kapolda juga mengingatkan masyarakat terkait maraknya peredaran etomidate yang kini mulai digunakan dalam cairan vape ilegal. Zat tersebut diketahui telah masuk dalam golongan narkotika berdasarkan aturan terbaru pemerintah dan menjadi ancaman baru yang perlu diwaspadai bersama.

“Etomidate ini menjadi tren baru dalam cairan vape ilegal dan harus kita waspadai bersama,” tegasnya. (*)

Pemprov Jambi Bantah Penerimaan ASN Jalur Titipan

Pemprov Jambi Bantah adanya isu Penerimaan ASN Jalur Titipan.(Ist)

MERDEKAPOST.COM - Beredar di media sosial Pemerintah Provinsi Jambi melakukan penerimaan PNS melalui jalur titipan. Dugaan meluluskan pegawai itu ramai, karena menyebut oknum tersebut dekat dengan pejabat untuk meyakinkan calon korban.

Pemprov Jambi membantah dugaan penerimaan PNS melalui jalur titipan tersebut. Pemprov juga memperingatkan masyarakat soal maraknya modus penipuan berkedok kedekatan dengan pejabat daerah untuk menjanjikan kelulusan rekrutmen ASN.

Dalam keterangannya, Pemprov Jambi menyebut narasi yang mengaitkan nama "Guru Jambi" dengan penerimaan pegawai melalui jalur tertentu tidak benar dan merupakan informasi bohong. Pemerintah menegaskan seluruh proses rekrutmen pegawai dilakukan sesuai aturan dan tidak bisa diintervensi pihak mana pun.

Baca Juga:

Tunggangi Motor Trail, Bupati Monadi Kembali Tinjau Perbaikan Jalan Renah Pemetik

Banjir Bandang di Lima Desa Tanjung Pauh Mudik, PUPR Kerinci Turun Tangan

"Pihak yang menggunakan nama Pemprov Jambi untuk menjanjikan kelulusan PNS atau rekrutmen lain dengan imbalan uang merupakan tindakan melawan hukum dan menjadi tanggung jawab pribadi oknum tersebut," ujar Anggota tim Kuasa Hukum Pemprov Jambi, Musri Nauli kepada wartawan, Rabu (20/5/2026)

Pemprov juga menyoroti praktik oknum yang mengaku dekat dengan pejabat daerah untuk meyakinkan calon korban. Modus itu disebut sering disertai penggunaan foto bersama pejabat sebagai alat untuk membangun kepercayaan.

Baca Juga: Ketua TP PKK Sungai Penuh Buka Bimtek Posyandu, Fokus Tingkatkan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

Tim advokasi Pemprov Jambi juga menegaskan sistem rekrutmen ASN saat ini berjalan terbuka dan memiliki mekanisme ketat sehingga tidak dapat 'ditembus' melalui jalur belakang. Selain itu, masyarakat juga diingatkan bahwa memberikan uang kepada seseorang dengan tujuan diluluskan dalam proses rekrutmen sudah masuk kategori gratifikasi dan melanggar hukum.

"Atas nama Pemprov Jambi meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap pihak yang menawarkan kelulusan CPNS atau bentuk rekrutmen lainnya dengan meminta imbalan uang," ujar Musri.

"Masyarakat harus lebih bijak menyikapi informasi di media sosial dan memastikan kebenarannya sebelum mempercayai ataupun menyebarkannya," ungkapnya.(Ali/Red)

Gubernur Al Haris Buka UKW ke-13 di Jambi, Dorong Profesionalisme Wartawan

 

Merdekapost.com – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., secara resmi membuka kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) ke-13 yang diselenggarakan di Hotel Abadi Suite, Rabu (20/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas dan profesionalisme insan pers di Provinsi Jambi.

Dalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa pelaksanaan UKW memiliki peran strategis dalam membentuk wartawan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berintegritas. Ia menilai, profesi wartawan memiliki kontribusi besar dalam perjalanan bangsa, termasuk dalam memperjuangkan kemerdekaan.

“UKW ini bukan sekadar kegiatan formal, tetapi menjadi langkah penting untuk memperkuat kecintaan terhadap profesi serta menjunjung tinggi etika jurnalistik,” ujar Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris berharap, melalui UKW, para wartawan dapat semakin profesional serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah melalui penyajian informasi yang akurat dan berimbang. Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dalam mendukung pelaksanaan UKW secara berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menyampaikan bahwa pelaksanaan UKW kali ini dilakukan secara mandiri dengan PWI Kota Jambi sebagai tuan rumah. Ia mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut berkat dukungan berbagai pihak melalui skema sponsor dan subsidi.

Munir juga menjelaskan bahwa program UKW gratis yang didukung oleh Polri terus digulirkan di berbagai daerah dengan target menjangkau 10 ribu wartawan. Setelah pelaksanaan di DKI Jakarta, program ini direncanakan akan berlanjut di Kota Medan.

“Wartawan yang telah mengikuti dan lulus UKW diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga kode etik jurnalistik serta menyajikan informasi yang berimbang dan berbasis fakta,” katanya.

Ketua PWI Kota Jambi, Irwansyah, melaporkan bahwa UKW ke-13 diikuti oleh 22 wartawan dari berbagai platform media. Dari jumlah tersebut, 12 peserta mengikuti jenjang muda dan 10 peserta mengikuti jenjang utama.

Di sisi lain, Kapolda Jambi, Krisno H. Siregar, menyampaikan komitmennya terhadap keterbukaan informasi publik. Ia menilai, karya jurnalistik yang disusun berdasarkan data, pengetahuan, dan itikad baik akan menghasilkan informasi yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.

Ketua PWI Provinsi Jambi, HR Ridwan Agus, turut mengapresiasi kehadiran Ketua Umum PWI Pusat dalam kegiatan tersebut. Ia berharap pelaksanaan UKW ke depan dapat diperluas hingga menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik serta mendorong terciptanya ekosistem pers yang profesional, independen, dan bertanggung jawab di Provinsi Jambi. (*)

PSM Resmi Dikukuhkan di Jambi, Gubernur Al Haris Dorong Pembinaan dan Event Kejuaraan

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S. Sos., MH menghadiri sekaligus memberikan keterangan pers pada acara Pengukuhan Pencak Silat Militer (PSM) Terpusat tingkat Pengprov, Pengcab dan Ranting wilayah Jambi Tahun 2026–2030 yang digelar di Lapangan Korem 042/Garuda Putih, Rabu (20/05/2026) siang.

Dalam sesi wawancaranya dengan rekan-rekan media, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa dengan telah resminya kelembagaan PSM sebagai bagian dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), maka pembinaan dan pengembangan atlet dapat dilakukan secara terstruktur.

“Karena sudah ada kelembagaannya dan resmi menjadi anggota IPSI, tentu akan kita fasilitasi dengan berbagai event dan kejuaraan. Bisa nanti Piala Pangdam, Piala Gubernur, atau kejuaraan lainnya. Anggota PSM yang terus bertambah ini tentu tidak hanya memiliki kemampuan bela diri, tetapi juga bisa berprestasi di berbagai ajang,” ujar Gubernur Al Haris.

Menurutnya, kehadiran PSM di bawah naungan IPSI menjadi kekuatan baru dalam pembinaan olahraga pencak silat khususnya di Provinsi Jambi. Selain memperkuat aspek kedisiplinan dan mental, para prajurit juga diharapkan mampu tampil sebagai atlet berprestasi di tingkat daerah, nasional, bahkan internasional.

Sementara itu, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XX/ Tuanku Imam Bonjol, Arief Gajah Mada, dalam sambutannya menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar seni bela diri, melainkan warisan budaya bangsa yang sarat nilai-nilai luhur seperti disiplin, keberanian, kehormatan, dan pengendalian diri.

Menurut Pangdam, pencak silat militer merupakan kemampuan bela diri wajib bagi prajurit karena tidak hanya melatih fisik, tetapi juga membentuk mental disiplin dan naluri tempur. Dengan terbentuknya kepengurusan PSM di wilayah Jambi, diharapkan mampu menambah jumlah atlet pencak silat serta mendukung peningkatan prestasi olahraga di Provinsi Jambi.

“PSM tidak hanya memperkuat kemampuan prajurit, tetapi juga menjadi sarana pelestarian budaya bangsa yang telah mengakar di tengah masyarakat,” tegas Pangdam.

Sebelumnya, Ketua Umum PSM, Andri Amijaya Kusumah, menyampaikan apresiasi kepada Pangdam dan seluruh jajaran atas dukungan dalam pembentukan kepengurusan PSM hingga tingkat ranting di wilayah Jambi. Ia menjelaskan bahwa PSM lahir atas gagasan Kepala Staf Angkatan Darat sebagai wujud kecintaan TNI Angkatan Darat terhadap pencak silat serta komitmen untuk melestarikan dan mengembangkan pencak silat agar semakin mendunia.

“Pengukuhan ini diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara TNI, Pemerintah Provinsi Jambi, IPSI, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membina atlet serta melestarikan pencak silat sebagai identitas budaya bangsa,” kata Ketua Umum PSM. 

Dengan semangat kebersamaan dan disiplin, Pemerintah Provinsi Jambi mendukung penuh pengembangan Pencak Silat Militer sebagai bagian dari upaya peningkatan prestasi olahraga sekaligus penguatan karakter generasi bangsa. (*)

Hadiri Dies Natalis dan Wisuda UNJA, Wagub Sani Tekankan Peran Kampus dalam Pembangunan

 

Merdekapost.com - Wakil Gubernur (Wagub) Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I  menghadiri peringatan Dies Natalis ke-63 sekaligus Wisuda ke-123 Universitas Jambi (UNJA), bertempat di Balairung UNJA, Mendalo, Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (19/05/2026) pagi. 

Dalam sambutan dan arahannya Wagub Sani menyampaikan apresiasi dan menegaskan peran strategis perguruan tinggi dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia serta mendorong inovasi untuk pembangunan daerah. “Perguruan tinggi memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan arah masa depan bangsa dan daerah. Dari kampus, lahir sumber daya manusia unggul, inovasi, kreatif, serta berbagai solusi untuk menjawab tantangan pembangunan di era yang terus berkembang ini,” tegas Wagub Sani. 

Wagub Sani juga menyampaikan bahwa momentum Dies Natalis dan wisuda bukan hanya perayaan akademis, tetapi juga penegasan posisi Universitas Jambi sebagai pusat lahirnya gagasan, penelitian, dan inovasi yang dapat mendukung program pembangunan Provinsi Jambi. Oleh karena itu Ia mengajak seluruh civitas akademika untuk terus memperkuat kontribusi mereka dalam menjawab tantangan daerah, terutama di era transformasi digital dan ekonomi hijau. “Kami berharap sinergi antara perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus diperkuat. Kolaborasi ini menjadi kunci mempercepat pembangunan daerah, meningkatkan kualitas SDM, serta mendorong terciptanya inovasi yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Wagub Sani mengapresiasi peran UNJA dalam menopang peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Jambi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, IPM Jambi pada 2025 mencapai 75,13, meningkat 0,77 poin atau 1,04 persen dibandingkan 2024 yang tercatat 74,36. “Peningkatan ini merupakan buah kerjasama dan sinergi berbagai pihak termasuk perguruan tinggi yang menjadi wadah pembelajaran dan pengembangan kompetensi generasi muda,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Sani juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati UNJA ke-123. Ia mendorong para lulusan untuk terus menjaga semangat belajar, berinovasi, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa.

Sementara itu, Rektor UNJA, Prof. Dr. Helmi, SH, MH menyampaikan bahwa pada periode ini, Universitas Jambi akan mewisuda sebanyak 1057 orang wisudawan pada masing-masing jenjang. Dengan rincian, Fakultas Hukum 190, Kedokteran dan Ilmu kesehatan 135, Pertanian 104, Peternakan 41, Keguruan dan Ilmu Pendidikan 323, Sains dan Teknologi 76, Ekonomi dan Bisnis, 157 dan Pascasarjana 31 orang. "Pada kesempatan ini kami selaku pimpinan Universitas Jambi atas nama segenap civitas akademika mengucapkan selamat kepada wisudawan Universitas Jambi ke-123. Mulai hari ini, wisudawan sekalian telah resmi menjadi alumni Universitas Jambi,” kata Rektor UNJA.

"Atas nama pimpinan Universitas Jambi, saya mengucapkan penghargaan setinggi-tingginya kepada segenap Guru Besar, Senat Universitas Jambi, Segenap Pimpinan, para Dosen dan Tenaga Kependidikan serta segenap panitia, atas dedikasi, loyalitas, pengabdian serta kerja keras yang telah diberikan dalam mendidik, mengarahkan serta membimbing para lulusan Universitas Jambi khususnya yang melaksanakan wisuda pada hari ini. Semoga pengabdian kita ini menjadi amal dan ibadah yang diridhoi oleh Allah SWT," pungkasnya.

Acara Dies Natalis ke-63 dan Wisuda ke-123 UNJA ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, unsur pemerintahan daerah, akademisi, serta keluarga wisudawan. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi penguatan hubungan antara pemerintah provinsi dan perguruan tinggi dalam rangka mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan peningkatan kualitas SDM di Provinsi Jambi. (*)

Audiensi dengan Kemenhub, Gubernur Al Haris Bahas Pembangunan Jalur Kereta Api Batu Bara Bungo–Kemingking

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi Al Haris melakukan audiensi bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan di Jakarta, Selasa (19/05/26). 

Pertemuan tersebut membahas rencana pembangunan jalur kereta api batu bara rute Bungo–Sarolangun menuju Pelabuhan Kemingking.

Dalam pertemuan itu, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa pembangunan jalur kereta api batu bara menjadi langkah strategis untuk mendukung kelancaran distribusi hasil tambang di Provinsi Jambi sekaligus menekan biaya logistik perusahaan tambang.

“Bersama Dirjen Perkeretaapian membahas rencana untuk membangun kereta api batu bara rute Bungo, Sarolangun menuju Pelabuhan Kemingking. Langkah ini memiliki peluang karena pembangunan kereta api Trans Sumatera menjadi program Presiden Prabowo Subianto,” ujar Gubernur Al Haris.

Menurutnya, pembangunan jalur kereta api tersebut juga diharapkan mampu mengurangi beban angkutan batu bara di jalan raya serta meningkatkan efisiensi transportasi logistik di daerah.

Ia menambahkan, dukungan dari Kementerian Perhubungan menjadi sinyal positif bagi percepatan realisasi proyek strategis tersebut.

“Kemenhub mendukung dan mereka siap berkolaborasi dengan Pemprov Jambi mewujudkan pembangunan kereta api batu bara di Provinsi Jambi,” pungkasnya.

Pemerintah Provinsi Jambi berharap pembangunan jalur kereta api batu bara dapat menjadi bagian dari penguatan konektivitas dan pengembangan infrastruktur transportasi di Sumatera, khususnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional. (*)

Ini Daftar 29 Pejabat yang Memenuhi Syarat Seleksi JPT Pratama Pemprov Jambi

JAMBI - Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemerintah Provinsi Jambi resmi mengumumkan hasil penetapan peserta yang memenuhi syarat kualifikasi dan rekam jejak tahun 2026.

Pengumuman bernomor 009/Pansel.JPT Pratama/Jambi/2026 tersebut dirilis pada Senin (18/5/2026) malam.

Panitia seleksi pada lelang jabatan ini diketuai Sukamto Satoto.

Dalam pengumuman disebutkan bahwa peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi diminta mempersiapkan diri untuk mengikuti tahapan berikutnya.

Para peserta diundang untuk mengikuti Penelusuran Kompetensi Manajerial (Assessment Center) pada hari Kamis dan Jumat, 21 hingga 22 Mei 2026.

Ujian akan dilaksanakan mulai pukul 07.30 WIB bertempat di UPT. Penilaian Kompetensi pada Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Riau, Pekanbaru.

Baca Juga: Inilah Isi Tuntutan Jaksa terhadap 4 Terdakwa Korupsi Alat Praktik SMK di Disdik Jambi

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar melakukan lapor diri sebelum pelaksanaan assessment.

Peserta wajib melaporkan diri untuk hadir mengikuti Assessment Center pada hari Selasa, 19 Mei 2026, mulai pukul 08.00 hingga 15.30 WIB di Kantor Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jambi.

Dari hasil pengumuman tersebut, posisi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk menjadi jabatan dengan jumlah pelamar terbanyak yang lolos seleksi administrasi, yakni 12 orang.

Berdasarkan pengumuman panitia seleksi, daftar peserta yang dinyatakan lolos disusun berdasarkan urutan abjad sesuai jabatan yang dilamar.

Daftar 29 Pejabat Penuhi Syarat Seleksi

Berikut rincian nama peserta untuk masing-masing posisi JPT Pratama di lingkungan Pemprov Jambi:

Kepala Dinas Pendidikan

- Harits Haikal

- Hendri Yulianto

- Euis Novitasari

- M Umar My

- Naspridinal

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan

- A Shomad

- Budi Saputra

- Desmarita

- Nasrul

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk

- Amidy

- Atma Jaya

- Novita Erlinda

- Rini Rosa

- Haidir

- Agussalim

- Verry Ardiansyah

- Rakhmat Dharmawan

- Mardiansyah

- Melvin Perjuangan Hutabarat

- Qamaruz Zaman

- Rino Oetami

Kepala Biro Administrasi Pimpinan

- Bustanul Aripin

- Revo Anhar

- Padli Saleh

- Riza Setiawan

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher Jambi

- Iwan Hendrawan

- Meidrin Joni

- Florensi Sihombing

- Aliyardi

(Adz/Merdekapost)

Al Haris Ungkap Dukungan Kemenhub Wacana Jalur Kereta Api Batu Bara Jambi Rute Bungo-Sarolangun-Kemingking

Gubernur Jambi Al Haris melakukan audiensi bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan di Jakarta, Selasa (19/5/2026).  Dia mengungkap rencana pembangunan jalur kereta api batu bara Bungo-Sarolangun-Kemingking Muaro Jambi. (Ist)

JAMBI, MERDEKAPOST.COM - Wacana jalur kereta api (KA) batu bara di Provinsi Jambi rute Bungo-Sarolangun menuju Pelabuhan Kemingking, Kabupaten Muaro Jambi, sampai ke Kementerian Perhubungan.

Gubernur Jambi Al Haris melakukan audiensi bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan di Jakarta, Selasa (19/5/2026). 

Pertemuan tersebut membahas rencana pembangunan jalur kereta api batu bara rute Bungo-Sarolangun menuju Pelabuhan Kemingking, Kabupaten Muaeo Jambi.

"Jalur kereta api batu bara rute Bungo, Sarolangun menuju Pelabuhan Kemingking," ujar Al Haris, Gubernur Jambi. 

Haris menyampaikan pembangunan jalur kereta api batu bara menjadi langkah strategis untuk mendukung kelancaran distribusi hasil tambang di Provinsi Jambi.

Langkah itu sekaligus menekan biaya logistik perusahaan tambang.

"Bersama Dirjen Perkeretaapian membahas rencana untuk membangun kereta api batu bara rute Bungo, Sarolangun menuju Pelabuhan Kemingking. Langkah ini memiliki peluang karena pembangunan kereta api Trans Sumatera menjadi program Presiden Prabowo Subianto,” lanjutnya.

Pembangunan jalur kereta api, kata Al Haris, juga diharapkan mampu mengurangi beban angkutan batu bara di jalan raya serta meningkatkan efisiensi transportasi logistik di daerah.

Dukungan dari Kementerian Perhubungan menjadi sinyal positif bagi percepatan realisasi proyek strategis tersebut.

“Kemenhub mendukung dan mereka siap berkolaborasi dengan Pemprov Jambi mewujudkan pembangunan kereta api batu bara di Provinsi Jambi,” pungkasnya.

Pemerintah Provinsi Jambi berharap pembangunan jalur kereta api batu bara dapat menjadi bagian dari penguatan konektivitas dan pengembangan infrastruktur transportasi di Sumatera, khususnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Wacana Rel Kereta Api di Jambi Pernah Mengemuka

Pada 2018, wacana pembangunan rel kereta Api Trans Sumatera di Jambi pernah mengemuka.

Saat itu, selain jalur Jambi-Palembang, Dinas Perhubungan Provinsi Jambi pernah menyampaikan pembangunan jalur Jambi-Rengat.

Pernah disebutkan bahwa pembangunan rencananya dimulai pada 2019.

Penetapan trase telah dilakukan oleh kementerian. Sesuai dengan studi detail engineering design (DED) jalur kareta api yang disiapkan sesuai trase Jambi- Pekanbaru melaui Rengat sepanjang 224 Km.

Namun, koordinat trase yang DED ditetapkan  hanya sepanjang 120 Km. Artinya, itu ada  kekurangan 104 Km.

Kala itu, rencananya ada 12 stasiun kareta api antara Jambi dengan Rengat. 

Sedangkan untuk  pola operasi untuk trase dan DED pembangunan jalur kareta api lintas Jambi dengan Rengat di Sumatra antara Stasiun Pematang  Gajah sampai dengan Stasiun Batang Asam. (*)

Gubernur Al Haris: Batang Hari dan Muaro Jambi Sepakat Serahkan Keputusan Tapal Batas ke Kemendagri

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi Al Haris menghadiri rapat pembahasan batas daerah antara Kabupaten Batang Hari dan Kabupaten Muaro Jambi yang digelar di Orchardz Hotel Jayakarta, Senin (18/05/26).

Rapat tersebut turut dihadiri Direktur Toponimi dan Batas Daerah Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Bupati Muaro Jambi, Bupati Batang Hari yang diwakili Sekretaris Daerah Batang Hari, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam keterangannya, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa pembahasan tapal batas kedua daerah telah mencapai kesepakatan bersama dan selanjutnya keputusan diserahkan sepenuhnya kepada Kementerian Dalam Negeri.

“Hari ini kami khusus membahas tentang tapal batas Batang Hari dan Muaro Jambi. Keduanya sudah ada kesepakatan dan sepenuhnya menyerahkan keputusan kepada Kemendagri,” ujar Al Haris.

Ia menegaskan, baik Pemerintah Kabupaten Batang Hari maupun Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi telah sepakat untuk menerima apapun keputusan yang nantinya ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri.

“Keduanya sepakat apapun nanti keputusan dari Kemendagri akan menerima dan tetap mengawal pembangunan daerah masing-masing,” lanjutnya.

Menurut Al Haris, pembahasan batas wilayah tersebut berjalan dengan baik dan kondusif tanpa adanya persoalan berarti di antara kedua pemerintah daerah.

“Saya kira ini tidak ada masalah. Kami juga akan mencoba menyebarkan informasi terkait apa yang nantinya menjadi keputusan dari Kemendagri,” tutup Al Haris. (*)

Lepas 444 JCH BTH 20, Wagub Sani: Sempurnakan Rukun Haji, Doakan Jambi dari Tanah Suci

Merdekapost.com - Wakil Gubernur (Wagub) Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I melepas keberangkatan 444 Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter (BTH) 20 tahun 1447 H/2026 M di Asrama Haji Kota Baru, Kota Jambi, Rabu (13/05/2026) malam. Wagub Sani berharap seluruh JCH dapat menunaikan rukun haji dengan sempurna, menjadi haji mabrur, serta mendoakan Provinsi Jambi agar aman, nyaman, dan tentram.

"Alhamdulillah, atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, saya ucapkan syukur, bahagia, dan selamat kepada Bapak/Ibu yang menunaikan ibadah haji Kloter 20 ini. Kami semua mendoakan keselamatan, kemudahan, kesehatan lahir batin, dan kelancaran perjalanan hingga pulang ke tanah air," ujar Wagub Sani.

Wagub Sani menyampaikan doa agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar, khususnya di Makkah dan Madinah, serta pulang membawa gelar haji mabrur. "Semoga dari rumah hingga kembali, tidak ada halangan apa pun. Doa kami agar ibadah ini menjadi rukun Islam kelima yang sempurna," ucapnya.

Wagub Sani menegaskan bahwa jemaah haji Jambi lebih mulia karena sedang dipanggil Allah SWT melaksanakan ibadah haji untuk menghapus dosa, memohon ampunan, dan meraih keberkahan harta. Ia memohon doa dari jemaah agar pemprov diberi kekuatan memimpin Jambi dengan istiqamah dan dosa-dosa diampuni. "Doakan kami yang hina ini, khususnya Pak Gubernur, Wakil Gubernur, dan Pak Sekda," pintanya,

Wagub Sani juga menyampaikan pesan khusus kepada jemaah untuk menjaga kesehatan fisik dan rohani selama ibadah yang melibatkan maliyah (harta), jasmani, dan spiritual. "Jaga stamina, khususnya aktivitas kesehatan. Kepada dokter dan petugas medis, tolong bantu jemaah dengan ikhlas," pesan Wagub Sani.

Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab, M.Fil.I., menyampaikan pesan penting untuk Jemaah Calon Haji Provinsi Jambi patuhi aturan Saudi, jaga adab mulia di tanah suci. "Jemaah Calon Haji peserta ibadah haji Provinsi Jambi yang terpilih tahun ini, kita semua telah melewati proses panjang dan seleksi ketat untuk  panggilan suci menuju Baitullah. Namun, di tengah kegembiraan ini, mari kita ingatkan diri bahwa tanah suci Makkah dan Madinah adalah negeri orang yang penuh aturan ketat. Jangan sampai kecerobohan kita melanggarnya, karena itu bukan hanya merugikan diri sendiri, tapi juga mencoreng nama baik bangsa dan agama kita di mata dunia," kata Wahyudi.

"Pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah menetapkan regulasi yang wajib dipatuhi semua jemaah, mulai dari protokol kesehatan, kebersihan, hingga disiplin sosial. Ingat, pelanggaran sekecil apa pun bisa berujung sanksi berat seperti deportasi, denda jutaan rupiah, atau larangan masuk kembali. Tahun lalu saja, ratusan jemaah Indonesia kena tegur karena hal sepele seperti membuang sampah sembarangan atau berfoto di area terlarang. Jangan biarkan itu terulang pada kita," lanjutya.

Ia juga menitipkan JCH kepada TPHD, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU), serta PPIH untuk membimbing dan melayani Jemaah Calon Haji dengan sepenuh hati. "Semoga semua Jemaah Calon Haji menyelesaikan ibadah dengan selamat, sehat, dan kembali sebagai haji mabrur dan mabrurah, mendapat maghfirah dari Allah SWT serta pahala besar di surga kelak," tuturnya.

"Komposisi Jemaah Calon Haji berasal dari Kota Jambi 288 orang, Muaro Jambi 150 orang, didampingi 2 petugas Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD), serta 4 petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Gubernur menekankan bahwa ibadah haji adalah panggilan suci dan amanah besar, bukan hanya untuk pribadi, tetapi juga membawa nama baik daerah, bangsa, dan negara," tambahnya. (*)

Lepas 442 JCH Kloter BTH 19, Pesan Gubernur Al Haris: Fokus Ibadah Haji, Jangan sia-siakan Perjuangan Puluhan Tahun

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, dengan penuh rasa haru dan bahagia berpesan kepada ratusan jemaah haji yang akan berangkat dari Jambi ke tanah suci, agar fokus melaksanakan rangkaian ibadah haji, tinggal kan dulu gadget dan fokus sepenuhnya pada ibadah, serta mengungkap perjuangan panjang puluhan tahun baru bisa berangkat, oleh karenaya gunakanlah waktu sebaik baiknya untuk ibadah dan jangan sia-siakan. 

Pesan tersebut disampaikanya saat melepas keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) Provinsi Jambi Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang tergabung dalam Kloter BTH 19 berjumlah 442 JCH, yang terdiri dari Kabupaten Kerinci sebanyak 156 JCH, Merangin 279 JCH dan Muaro Jambi 1 JCH serta petugas haji TPHD 2 orang dan PPIH 4 orang, bertempat di Asrama Haji Kota Baru, Kota Jambi, Selasa (12/05/2026) siang.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, saya ucapkan syukur alhamdulillah, bahagia dan ucapan selamat saya sampaikan kepada bapak/ibu yang menunaikan ibadah haji melalui keberangkatan haji Kloter 19 ini. Kami semua mendoakan keselamatan, kemudahan, kesehatan lahir batin, dan kelancaran perjalanan bapak/ibu/saudara sekalian untuk menunaikan ibadah rukun Islam yang ke-5, hingga pulangnya nanti ke tanah air," ucap Gubernur Al Haris. 

“Semoga para Jemaah Calon Haji dapat melaksanakan semua rukun haji dengan sempurna dan mendapat maghfirah dari Allah SWT, menjadi haji yang mabrur, mendapat pahala yang besar dan tempat yang tinggi di surga kelak. Dan mohon doa nya dari tanah suci untuk daerah Provinsi Jambi agar menjadi negeri yang aman, nyaman, tentram bagi seluruh masyarakat,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Al Haris juga menyampaikan pesan khusus kepada seluruh jemaah. 

"Jaga kesehatan, kekompakan, ibadah dengan khusyuk, jangan mikir yang aneh-aneh di Indonesia, fokus saja pada ibadah," ungkapnya.

Dikatakan Gubernur Al Haris, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi menggelontorkan dana sebesar Rp.42 miliar bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 untuk keperluan akomodasi Jemaah Calon Haji (CJH) Provinsi Jambi.

"Awalnya sudah dianggarkan Rp.40 miliar tapi tidak cukup karena Avtur (bahan bakar pesawat) naik. Jadi kita tambah lagi melalui dana belanja tidak terduga menjadi Rp.42 miliar," kata Gubernur Al Haris. 

Menurutnya, penambahan anggaran disebabkan oleh naiknya harga bahan bakar pesawat (Avtur), sehingga berdampak terhadap perubahan biaya carter pesawat dan Bus dari Asrama Haji Jambi menuju bandara dan Batam. Sehingga penambahan anggaran tidak bisa dihindari guna mendukung kelancaran pemberangkatan jemaah dari Jambi menuju Batam sebelum bertolak ke tanah suci, begitu juga sebaliknya, saat pemulangan dari Batam menuju Jambi.

"Penambahan anggaran tersebut menegaskan pemerintah hadir, memberikan layanan yang terbaik bagi kelancaran pelaksanaan ibadah Jemaah Calon Haji asal Provinsi Jambi," ujar Gubernur Al Haris. 

Gubernur Al Haris berpesan agar para calon jemaah senantiasa menjaga kesehatan, kesabaran, dan kekompakan selama berada di Tanah Suci. Ia mengingatkan agar jemaah selalu menjalankan shalat lima waktu, mengikuti arahan petugas, dan menghindari perbuatan yang dapat mengganggu ketertiban serta merusak kekhusyukan ibadah haji.

Selain itu, orang nomor satu di Provinsi Jambi tersebut juga menitipkan para Jemaah Calon Haji kepada Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD), Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU), serta Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk dibimbing, dilindungi, dan dilayani dengan sepenuh hati. Ia berharap, semua jemaah dapat menyelesaikan rangkaian ibadah haji dengan selamat, sehat, dan kembali sebagai haji yang mabrur dan mabrurah.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab, M.Fil.I., dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jambi khususnya Gubernur Al Haris yang terlah mendukung penuh suksesnya penyelenggaraan haji di Provinsi Jambi dengan membantu menyediakan anggaran Rp.42 miliar lebih untuk kelancaran jemaah berangkat ke tanah suci.

Turut hadir dalam Pelepasan Jemaah Calon Haji ini Ketua TP-PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, Asisten I Sekda Provinsi Jambi, Asisten III Sekda Provinsi Jambi, Ketua DPRD Kabupaten Merangin, Perwakilan Merangin dan Kerinci, Kepala Biro Kesramas Setda Provinsi Jambi serta undangan lainnya. (*)

Jamuan Rakernas ADPMET di Jambi, Gubernur Al Haris Soroti Perjuangan Hak Participating Interest Daerah

 

Merdekapost.com – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., menjamu para peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) dalam acara makan malam bersama yang digelar di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Kamis (7/5/2026) malam.

Dalam suasana penuh keakraban, Gubernur Al Haris menyampaikan apresiasi atas kehadiran para kepala daerah dan peserta Rakernas yang telah berada di Jambi sejak beberapa hari terakhir. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar serta membawa manfaat besar bagi daerah penghasil migas di Indonesia.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak dan Ibu sekalian. Jika selama berada di Jambi terdapat kekurangan dalam penyambutan dan pelayanan kami sebagai tuan rumah, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya,” ujar Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris menegaskan bahwa amanah yang diemban sebagai kepala daerah, khususnya di wilayah penghasil minyak dan gas, harus dijalankan dengan sebaik-baiknya demi kesejahteraan masyarakat. Ia menyoroti pentingnya memperjuangkan hak daerah, termasuk Participating Interest (PI), sebagai instrumen strategis untuk meningkatkan pendapatan daerah.

Menurutnya, potensi minyak dan gas di daerah sangat besar, namun untuk memperoleh hak yang semestinya tidaklah mudah. Oleh karena itu, diperlukan perjuangan bersama serta dukungan regulasi yang berpihak kepada daerah.

“Kita berharap ada terobosan dan kebijakan yang lebih memudahkan daerah dalam memperoleh haknya, termasuk Participating Interest. Ini penting agar penerimaan negara meningkat dan bagi hasil ke daerah juga semakin baik,” tegasnya.

Gubernur Al Haris juga mengajak seluruh anggota ADPMET untuk terus memperkuat solidaritas dan sinergi antar daerah penghasil migas. Momentum Rakernas ini dinilai sebagai ruang strategis untuk menyatukan langkah, bertukar gagasan, serta merumuskan karya dan kebijakan yang dapat dikenang masyarakat.

Menutup sambutannya, Gubernur Al Haris berharap seluruh peserta kembali ke daerah masing-masing dengan semangat baru untuk terus berjuang membangun daerah.

“Kita semua satu rumah besar. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan menjadi bagian dari ibadah dan membawa manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Acara makan malam berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, menjadi penutup rangkaian kegiatan hari itu sebelum para peserta melanjutkan agenda berikutnya dan kembali ke daerah masing-masing. (*)

Gubernur Al Haris Tinjau dan Serahkan Bantuan Korban Terdampak Banjir Sarolangun

  

Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, turun langsung meninjau kondisi korban terdapak banjir yang melanda sejumlah wilayah, Gubernur menyerahkan bantuan secara simbolis Desa Lubuk Resam Ilir, Kecamatan Cerminan Gedang  Kabupaten Sarolangun, Sabtu (02/05/2026).

Banjir bandang melanda Kabupaten Sarolangun, Jambi, sejak sepekan  mengakibat luapan Sungai Batang Asai naik  karena curah hujan tinggi. Sebanyak 26 desa di beberapa kecamatan terdampak, dan sebanayak  1.552 rumah  masyarakat yang terendam dengan ketinggian air mencapai 50 cm hingga lebih. Banjir juga menyebabkan satu jembatan roboh. 

Gubernur Al Haris  meninjau lokasi banjir untuk. memastikan percepatan penanganan dampak bencana dan menyerahkan bantuan darurat langsung kepada warga terdampak. Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok (beras, makanan), perlengkapan sandang/selimut. Fokus utama adalah memastikan keamanan warga dan distribusi bantuan berjalan cepat dan tepat sasaran.

Gubernur Al Haris sampaikan ucapan rasa prihatin yang mendala atas musibah banjir melanda daerah disarolangun ini, " musibah seperti ini, itu Allah yang mengatur semuanya tapi juga faktor manusia juga, ada andilnya yang hutannya ditebang, sungai nya sudah mendengkal dan sebagainya, ini juga masalah kita semuanya, karena itu sekarang kita ambil langkah-langkah untuk memulihkan kondisi yang ada di lapangan," ucap gubernur Al Haris 

“Ini musibah yang tentu menjadi perhatian kita bersama. Selain faktor alam, kita juga harus menyadari adanya dampak dari aktivitas manusia, seperti kondisi sungai yang mulai rusak dan penebangan hutan,” lanjut Gubernur Al Haris 

" Mulai banjir disarolangun ini saya terus pantau , juga BPBD Provinsi Jambi dan Dinas Sosial catatan sipil provinsi Jambi sudah turun dilapangan untuk memantau dan kondisikan termasuk mengevalusi keluarga yang terdampak banjir." Sambung Gubernur Al Haris.

Dikatakan Gubernur Al Haris dalam kondisi pasca banjir adanya beberapa penyakit, itu Perlu kita waspadai, juga troma bagi kita semua apa lagi anak anak," pada saat paska banjir, kita perlu waspada dengan adanya penyakit, bersama kita atasi permasalahan , mulai dari rumah yang basah, perbaikan rumah yang hanyut, perlu kita baikan bersama sama baik pemerintah provinsi juga kabupaten Sarolangun," kata Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris, mintak bupati Sarolangun untuk mendata semua rumah yang terdampak banjir juga jembatan yang roboh agar segera bisa kita tangani bersama," saya minta Bupati segera buatkan surat keprovinsi boleh segera kita tangani bersama, apalagi ada jembatan yang putus, ini bagai mana anak anak kita kesekolah, mari bersama kita kerjakan, Pinta Gubernur Al Haris. 

Pada kesempatan ini Gubernur Al Haris menyerahkan bantuan Pemerintah Provinsi Jambi   secara simbolis  Paket sembako 

1. Indomie 10 bungkus

2. Sarden 1 kaleng

3. Minyak 1 liter

4. Kecap 1 botol

5. Teh celup 1 kotak

6. Gula pasir 1 kg

Beras 600 kilo, 60 bungkus

Dari BPBD Provinsi Jambi Mei Instan 2.200 Kotak, sarden 24 Kaleng, minyak goreng 24, Gula pasir 60 bungkus, kopi 25 kotak, teh 48 kotak, makanan bayi 22 kotak, Family kit 20 Kotak dan Matras 30 lembar, Air mineral 225 dus.

Ditempat yang sama Bupati Sarolangun Hurmin menyampaikan, ucapan terima kasih kepada gubernur Al Haris, dimana kita tahu bersama begitu padat acara beliau dijambi dengan banyaknya kedatangan Mentri kejambi, beliau masih menyempatkan diri melihat secara langsung kondisi kita disini. Dengan membawa bantuan untuk masyarakat di Sarolangun. Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Al Haris, 

Hurmin menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen mencari langkah penanganan yang komprehensif pasca bencana. “Kami ingin memastikan kondisi masyarakat secara langsung, sekaligus merumuskan langkah terbaik ke depan agar penanganan banjir ini lebih efektif,” ujarnya.

Gubernur Al Haris didampingi Bupati Sarolangun Hurmin dan Forkompinda Sarolangun, Kepala Dinas Sosial catatan sipil Edi Kusmiran, Kepala BPBD Provinsi Jambi Bachyumi  Dalinasyah Kepala Dinas Diskominfo Provinsi Jambi Ariansyah, serta para tokoh masyarakat Sarolangun. (*)

Oknum Dosen yang Digerebek Dikaitkan Sebagai Staf Ahli Gubernur, Kadiskominfo: Itu Hoaks!

 

Merdekapost.com - DK seorang dosen di Lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, yang disebut-sebut sebagai Tim Ahli (TA) Gubernur Jambi, Al Haris, itu hoaks.

DK tidak memiliki hubungan kerja maupun keterikatan resmi dengan pemerintah daerah sebagaimana isu yang berkembang di tengah masyarakat.

“Perlu kami sampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi tidak ada hubungan dengan DK, karena beliau bukan Tim Ahli atau Tenaga Ahli dan juga bukan ASN Pemprov Jambi,” kata Juru Bicara Pemprov Jambi, Ariansyah, Sabtu (2/5/2026) kepada wartawan.

Penegasan yang disampaikan pihak Pemprov Jambi itu disampaikan untuk meluruskan informasi yang dinilai mulai berkembang liar di media sosial. Pemprov menilai penting memberikan penjelasan resmi agar publik tidak salah memahami posisi maupun keterkaitan antara individu yang bersangkutan dengan institusi pemerintahan daerah.

Selain menepis isu soal status tenaga ahli gubernur, Pemprov juga menegaskan bahwa persoalan yang saat ini ramai diperbincangkan merupakan ranah pribadi dan tidak berkaitan dengan aktivitas maupun struktur pemerintahan daerah.

“Jadi ini perlu diluruskan, sehingga tidak ada lagi yang menggiring opini dengan dikaitkan kepada Gubernur Jambi. Persoalan pribadi nya itu tidak ada hubungannya dengan aktivitas maupun struktur pemerintahan daerah,” ujar Ariansyah.

Sebelumnya, video penggerebekan terhadap oknum dosen tersebut viral di berbagai media sosial. Dosen itu digerbek oleh warga dan juga istri sahnya di kos-kosan di kawasan Telanaipura, Kota Jambi.

Penggerebekan itu berawal saat istri sah DK membuntuti nya hingga menuju kamar kos. Bersama Penasehat Hukumnya, istri DK kemudian melakukan pengerbekan di kosan itu dengan didampingi Ketua RT, Lurah dan pihak kepolisian dan Babinsa.

Saat penggerebekan itu, DK sedang berada didalam kamar bersama wanita muda yang disebut merupakan mahasiswi di salah satu kampus negeri ternama di Jambi (bukan UIN).

Saat ini, dalam kejadian itu pula istri sah oknum dosen juga akan melayangkan gugatan perceraian setelah perbuatan tidak pantas yang dilakukan suaminya itu.

Selain kejadian itu, UIN STS Jambi juga telah buka suara mengenai kejadian penggerebekan dosen DK tersebut. Sejauh ini, pihak UIN telah mengambil sikap tegas terhadap yang bersangkutan setelah kejadian yang viral itu.

“Sehubungan dengan hal tersebut, UIN STS Jambi sangat menyayangkan dan menyesalkan terjadinya peristiwa penggerebekan salah satu oknum dosen tersebut. Kami akan langsung melakukan penelusuran lebih mendalam untuk mengambil langkah tindakan tegas,” kata Rektor UIN STS Jambi, Prof Kasful Anwar dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (2/5/2026).

Dalam keterangan tertulis itu, Kasful menyebut bahwa pihak UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi juga telah mencermati informasi yang beredar luas di media sosial maupun sejumlah media massa terkait kasus tersebut. UIN STS Jambi menegaskan setiap sivitas akademika terikat pada kode etik, aturan disiplin, serta norma kelembagaan yang berlaku di lingkungan kampus.

“Hal ini sebagai komitmen dalam menjaga marwah institusi, integritas akademik, serta nilai-nilai etika yang menjadi landasan dalam kehidupan kampus,” ujar Prof Kasful.

Tak hanya itu, UIN STS Jambi juga menghentikan sementara keterlibatan oknum dosen tersebut dalam berbagai aktivitas yang mewakili institusi, baik di internal maupun eksternal kampus.

Aktivitas mengajar, pengabdian, hingga penelitian yang bersangkutan juga dihentikan sementara selama proses penelusuran dan verifikasi internal berlangsung.

“Atas nama pimpinan dan mewakili institusi, kami meminta maaf apabila ada pihak-pihak yang merasa tidak nyaman atas beredarnya informasi ini,” ucap Kasful dalam keterangan tertulis itu.(*)

Gubernur Al Haris: Hari Kartini Momentum Perempuan Jambi Perkuat Peran dan Lindungi Generasi

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH, menghadiri Peringatan Hari Kartini ke-148 yang diselenggarakan di Pendopo Rumah Dinas Gubernur Jambi, Kamis (30/04/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Penasehat BKOW Provinsi Jambi, para istri bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi, pimpinan organisasi wanita, perwakilan Otoritas Jasa Keuangan dan perbankan, pelaku usaha, tokoh perempuan dari berbagai unsur masyarakat serta undangan lainnya.

Dalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa Peringatan Hari Kartini bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi momentum refleksi untuk meneguhkan kembali peran strategis perempuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Sudah 148 tahun kita memperingati Hari Kartini. Artinya, semangat perjuangan beliau terus hidup dan diwariskan dari generasi ke generasi. Namun yang terpenting bukan hanya mengenang, melainkan bagaimana kita memaknai dan melanjutkan perjuangan tersebut dalam kehidupan nyata,” ujar Gubernur Al Haris.

Ia menegaskan bahwa perempuan saat ini telah mengambil peran signifikan di berbagai sektor. Di bidang pemerintahan, politik, pendidikan, dunia usaha, hingga sektor keuangan, keterlibatan perempuan semakin nyata dan menunjukkan kapasitas yang tidak kalah dengan laki-laki.

“Perempuan hari ini sudah hadir di berbagai dimensi. Baik di sektor publik maupun swasta, perempuan menunjukkan kemampuan, integritas, dan profesionalisme. Ini adalah bukti bahwa perempuan menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan bangsa dan daerah,” katanya.

Gubernur Al Haris juga mengapresiasi meningkatnya partisipasi perempuan di Provinsi Jambi dalam berbagai posisi strategis. Ia menilai bahwa hal tersebut mencerminkan kemajuan pola pikir masyarakat yang semakin terbuka terhadap kepemimpinan dan kontribusi perempuan.

Namun demikian, Gubernur Al Haris mengingatkan bahwa kemajuan tersebut harus tetap diiringi dengan penguatan nilai-nilai keluarga dan keharmonisan rumah tangga. Menurutnya, perempuan memiliki peran ganda yang mulia, yakni sebagai penggerak di ruang publik sekaligus sebagai pilar utama dalam keluarga.

“Perempuan tidak boleh merasa berada di bawah laki-laki. Perempuan harus percaya diri, berdaya, dan mampu menjadi inspirasi. Tetapi dalam menjalankan perannya, tetap menjaga keharmonisan keluarga, menjadi pendamping yang baik, serta mendidik generasi penerus dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Al Haris juga mengajak seluruh perempuan di Provinsi Jambi untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat kompetensi, serta aktif berkontribusi dalam organisasi dan lingkungan sosial. Ia berharap momentum Hari Kartini dapat menjadi penguat semangat kebersamaan dan solidaritas antarorganisasi perempuan dalam mendukung pembangunan daerah.

Sementara itu, Penasehat BKOW Provinsi Jambi, Hesnidar Haris, SE (Hesti Haris), dalam sambutannya menekankan bahwa perjuangan Kartini harus dimaknai sebagai panggilan moral untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks, khususnya di era digital.

Ia menyampaikan bahwa kondisi sosial saat ini menuntut peran perempuan yang lebih aktif dalam menjaga moral dan melindungi generasi muda dari berbagai ancaman. Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial membawa dampak positif sekaligus tantangan serius yang harus dihadapi secara bersama-sama.

“Hari ini bukan hanya sekadar perayaan. Ini adalah peringatan bagi kita semua. Jika dahulu Kartini berjuang membuka jalan menuju terang, maka hari ini kita menghadapi tantangan yang berbeda, termasuk persoalan moral dan perlindungan terhadap perempuan serta anak,” ujar Hesti.

Selain itu, isteri Gubernur Al Haris tersebut mengajak seluruh organisasi perempuan untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar dan tidak hanya aktif di ruang seremonial, tetapi juga menghadirkan aksi nyata di tengah masyarakat.

“Kita harus saling mengingatkan, saling menginspirasi, dan saling menjaga. Organisasi perempuan harus hadir sebagai solusi, menjadi pelindung, sekaligus penggerak perubahan di tengah masyarakat,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya introspeksi diri bagi setiap individu dan organisasi agar terus meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat. Menurutnya, perempuan yang hadir dalam kegiatan tersebut bukan hanya mewakili diri pribadi, tetapi juga mewakili komunitas, organisasi, dan masyarakat luas yang menaruh harapan besar terhadap kiprah perempuan.

Peringatan Hari Kartini ke-148 ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Selain menjadi ajang silaturahmi antarorganisasi perempuan, kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi untuk memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan dan menjaga ketahanan sosial di Provinsi Jambi.

Melalui momentum ini, Pemerintah Provinsi Jambi berharap semangat perjuangan Kartini terus menginspirasi lahirnya perempuan-perempuan tangguh, berintegritas, berdaya saing, serta mampu menjadi motor penggerak kemajuan daerah. (*)

Gubernur Al Haris Siap Tindaklanjuti Masukan DPRD Demi Kemajuan Jambi

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH menghadiri langsung rapat paripurna DPRD Provinsi Jambi dengan agenda penyampaian laporan hasil pembahasan oleh Panitia Khusus (Pansus), bertempat di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Senin (27/4/2026) siang.

Kehadiran Gubernur Al Haris dalam rapat tersebut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Jambi untuk menindaklanjuti berbagai masukan, saran, serta rekomendasi yang disampaikan oleh DPRD demi peningkatan pelayanan dan pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa setiap masukan dari legislatif akan menjadi perhatian serius pemerintah daerah sebagai bahan evaluasi dan perbaikan ke depan.

"Apa saja yang disarankan dan masukan dari dewan sesuatu yang akan kami ikut kedepannya," ujar Gubernur Al Haris.

Orang nomor satu di Provinsi Jambi tersebut juga mengakui, masih terdapat berbagai kelemahan dan kekurangan dalam penyelenggaraan pemerintahan maupun pembangunan di Provinsi Jambi. Karena itu, menurutnya, sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci utama untuk mewujudkan harapan masyarakat.

"Tentu kita semua menyadari masih banyak kelemahan dan kekurangan untuk mencapai apa yang diharapkan masyarakat Jambi. Oleh karena itu perlu kerja sama agar harapan dari masyarakat itu tercapai," tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah menegaskan bahwa seluruh hasil pembahasan dari Pansus DPRD akan segera ditindaklanjuti bersama, khususnya dalam menentukan arah kebijakan serta penyusunan berbagai regulasi yang dibutuhkan.

"Nanti akan kita tindaklanjuti bersama dalam menentukan arah dan kebijakan serta dalam penyusunan peraturan-peraturan," tegas M. Hafiz Fattah. (*)



Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs