Di Hadapan Pemerintah Pusat, Gubernur Al Haris Pastikan Satgas Karhutla Terus Bekerja Padamkan Titik Api

 

Merdekapost.com – Gubernur Jambi, Al Haris mengikuti rapat koordinasi penanganan peningkatan eskalasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Kementerian Kehutanan, serta Kementerian Lingkungan Hidup, Senin (10/8/2026).

Rakor tersebut digelar secara virtual melalui Zoom Meeting yang turut diikuti Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Jambi Eko Rinjani, perwakilan TNI/Polri, serta Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi.

Al Haris melaporkan perkembangan penanganan Karhutla yang terjadi di Kabupaten Muaro Jambi. Berdasarkan laporan yang disampaikan, kebakaran telah melahap lahan sekitar 50 hektare.

"Sudah kita laporkan, mudah-mudahan tidak akan meluas lagi. Tim masih terus bekerja sampai hari ini," ujar Al Haris.

Menurutnya, penanganan Karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman api yang terlihat, tetapi juga mengantisipasi munculnya kembali titik api, khususnya pada kawasan yang memiliki karakteristik lahan gambut.

Oleh karena itu, Al Haris memastikan Satgas Karhutla Provinsi Jambi bersama seluruh unsur terkait akan terus berada di lapangan untuk melakukan pemadaman dan pendinginan.

"Kami akan terus bekerja dan saling berkoordinasi untuk memadamkan api," tegasnya.

Dalam rakor tersebut, Menko Polkam juga menekankan pentingnya pengendalian Karhutla secara cepat dan terkoordinasi di masing-masing daerah.

"Menko Polkam berharap pengendalian Karhutla di masing-masing daerah berjalan dengan baik, agar kepastian lahan kita aman. Kalau ada kebakaran segera diatasi dan diminimalisir perluasannya," tuturnya.

Gubernur Jambi dua periode itu juga meminta masyarakat untuk terlibat dalam memantau potensi munculnya titik api di wilayah masing-masing.

"Masyarakat diminta terlibat dalam meminimalisir kejadian karhutla, karena mereka yang mengetahui kondisi di lapangan," pungkasnya. (*)

Turun Langsung Padamkan Karhutla di Air Merah, Gubernur Al Haris: Api Sudah 3 Hari, Gambut Sulit Dipadamkan

 

Merdekapost.com – Gubernur Jambi Al Haris turun langsung ke lokasi kebakaran lahan gambut di Desa Persiapan Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Minggu (9/8/2026) siang.

Tak sekadar meninjau, Al Haris ikut berjibaku bersama tim gabungan untuk memadamkan api yang telah membakar lahan selama tiga hari.

Kebakaran tersebut ditangani tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, RPK WKS, RHM, Pesona, dan MKI.

Setibanya di lokasi, Al Haris melihat langsung kondisi lahan yang masih terbakar. Asap tebal dan kondisi lahan gambut membuat proses pemadaman tidak mudah.

"Perkiraan kami mungkin melebihi 50 hektare. Teman-teman dari BPBD, TNI-Polri, kemudian relawan Peduli Api sudah berusaha memadamkan api lebih dari tiga hari," kata Al Haris.

Menurutnya, karakter lahan gambut menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman. Api dapat menjalar di bawah permukaan tanah sehingga sulit dideteksi dan dipadamkan.

Akses menuju lokasi juga menjadi persoalan. Ketersediaan air yang terbatas serta angin kencang membuat api berpotensi meluas.

"Karena ini lahan gambut, sulit sekali untuk dipadamkan. Akses ke sini juga sulit, air sulit, ditambah lagi angin yang kencang luar biasa," ujarnya.

Meski demikian, Al Haris mengapresiasi kerja keras seluruh tim yang terus melakukan pemadaman dari darat maupun udara.

Ia meminta seluruh personel tetap fokus mencegah api meluas ke area lainnya.

"Teman-teman dari udara dan darat sudah bekerja luar biasa. Tinggal lagi kita minimalkan perluasan pembakarannya," tegasnya.

Al Haris mengatakan, upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama. TNI dan Polri juga diminta terus menyisir kawasan untuk mencegah munculnya titik api baru.

"Kita bahu-membahu menyisir agar tidak terjadi luasan yang lebih masif lagi ke depannya," katanya.

Al Haris Minta Desa Siaga Karhutla

Di tengah ancaman kebakaran lahan yang meningkat akibat cuaca panas dan kondisi kering, Al Haris mengingatkan masyarakat agar tidak lengah.

Gubernur meminta setiap desa memastikan wilayahnya aman dari api. "Saya minta tolong masyarakat desa di mana pun di Jambi ini, pastikan bahwa desanya tidak ada lahan yang terbakar," ujarnya.

Menurut Al Haris, desa yang memiliki kawasan gambut juga harus melakukan pemetaan. Relawan desa diminta meningkatkan kesiapsiagaan sebelum kebakaran terjadi.

"Petakan daerah gambut. Yang di desa-desanya ada gambut, mohon betul tim relawan desa siaga duluan. Jangan sampai terjadi kebakaran hutan di desa masing-masing," katanya.

Al Haris Ajak Warga Gelar Salat Istisqa

Selain meminta peningkatan kesiapsiagaan, Al Haris juga mengajak para ulama, kiai, dan imam masjid di Jambi untuk menggelar salat istisqa.

Ajakan tersebut disampaikan karena kondisi cuaca yang semakin panas dan kering. Ketersediaan air juga semakin terbatas.

"Saya mengimbau para ulama, kiai, imam masjid, mari kita lakukan salat istisqa. Meminta kepada Allah agar hujan turun dengan cepat di bumi Jambi ini," kata Al Haris.

Gubernur berharap hujan segera turun sehingga kondisi lahan yang kering dapat kembali membaik dan membantu proses pemadaman kebakaran. Al Haris juga meminta doa agar seluruh personel yang bertugas diberikan keselamatan.

"Doakan kami, tim bekerja selamat, sukses, tidak ada korban, dan api bisa dipadamkan," tutupnya. (*)

Ribuan Pelari Padati Telanaipura, Gubernur Al Haris, Polda Jambi, Bupati/Wali Kota Lepas Flag Off Presisi Merdeka Run 2026

 

Merdekapost.com - Suasana Jalan Jenderal Ahmad Yani 1, Telanaipura, Kota Jambi, Minggu (09/08/2026) pagi mendadak semarak.  Ribuan pelari dari berbagai daerah tumpah ruah mengikuti Presisi Merdeka Run (PMR) Tahun 2026, yang memperlombakan 5K, 10K dan 21K.

Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., bersama Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar, Ketua DPRD Provinsi Jambi M. Hafiz dan para Bupati dan Wali Kota se-Provinsi  Jambi secara resmi melepas ribuan peserta dengan pengangkatan bendera start atau Flag Off di Gate Start PMR 2026.

Pada ses iwawancara Gubernur Al Haris memberikan apresiasi tinggi kepada Polda Jambi yang menginisiasi kegiatan ini sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

 "Presisi Merdeka Run ini luar biasa. Ini bukan sekadar soal olahraga dan adu cepat, tapi tentang semangat kemerdekaan, tentang hidup sehat, dan tentang kebersamaan. Saya melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi, ini menunjukkan Jambi adalah kota yang cinta olahraga," ujar Gubernur Al Haris.

Ia menilai, kehadiran ribuan peserta dari luar daerah menjadi nilai positif bagi Jambi. Selain mendorong masyarakat untuk hidup sehat, kegiatan ini juga memberikan dampak terhadap perekonomian daerah, penggerak UMKM Jambi.

“Ini merupakan kegiatan yang positif karena banyak mendatangkan peserta dari luar daerah,” ujar Al Haris.

Gubernur Al Haris berharap melalui event ini, sinergitas antara Polri, Pemerintah Daerah, dan masyarakat semakin kuat, serta dapat menjadi agenda wisata olahraga (sport tourism) tahunan di Provinsi Jambi.

Gubernur Al Haris mengatakan, kegiatan lari ini juga berdampak positif terhadap perekonomian lokal. “Banyak peserta dari luar daerah yang datang ke Jambi. Hotel penuh, restoran ramai, dan pengeluaran mereka memberi manfaat langsung bagi pelaku usaha lokal,” ujarnya.

Selain aspek ekonomi, Gubernur Al Haris menekankan pentingnya semangat kebersamaan. Menurutnya, pemerintah dan masyarakat harus berkolaborasi untuk bersama-sama membangun daerah. “Semangat kolektif itu penting agar pembangunan berjalan baik dan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” kata Gubernur Al Haris.

Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar menyampaikan bahwa Presisi Merdeka Run 2026 mengusung tema "Satu Langkah Sejuta Perubahan" yang sebelumnya juga digaungkan melalui kegiatan penanaman pohon di kawasan MTQ Kota Jambi.

"Kegiatan ini adalah wujud Polri yang Presisi, tidak hanya menjaga Kamtibmas tetapi juga hadir membangun gaya hidup sehat dan mendekatkan diri dengan masyarakat. Terima kasih kepada Bapak Gubernur dan seluruh masyarakat Jambi yang telah memeriahkan acara ini," kata Kapolda.

Pantauan di lapangan, Flag Off dilakukan dalam beberapa kategori diantaranya 5 K, 10 K., 21 K, Ribuan peserta terlihat antusias berlari menyusuri rute yang telah disiapkan panitia melintasi ikon-ikon Kota Jambi dengan pengamanan ketat dari personel gabungan.

Tercatat sebanyak 8.750 pelari ambil bagian dalam Presisi Merdeka Run 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 7.575 peserta berasal dari Provinsi Jambi, sementara 1.175 pelari lainnya datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Pada kesempatan ini Gubernur Al Haris berserta para Bupati/Wali Kota dan para OPD Provinsi Jambi juga ikut lari 5k.

Acara yang juga dihibur oleh artis ibukota Marcello Tahitof ini berlangsung meriah, aman, dan kondusif hingga seluruh peserta mencapai garis finish, juga disediakan berbagai macam door prize.(*)

Gubernur Al Haris Dorong Turnamen Padel Berkelanjutan, Jadi Ruang Prestasi dan Kebersamaan Masyarakat

 

Merdekapost.com – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., mendorong agar Turnamen Padel Piala Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan dikembangkan dengan skala yang lebih besar.

Hal tersebut disampaikan Al Haris saat menutup secara resmi Turnamen Padel Piala Ketua DPRD Provinsi Jambi yang berlangsung di Padel Reserve, kawasan Kebun Handil, Kota Jambi, Minggu (9/8/2026) malam.

Penutupan tersebut sekaligus menandai berakhirnya rangkaian kompetisi olahraga padel yang berlangsung selama beberapa hari dan mendapat antusiasme dari masyarakat serta para peserta.

Gubernur Al Haris menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan turnamen. Menurutnya, olahraga tidak hanya menjadi sarana menjaga kebugaran dan kesehatan, tetapi juga memiliki peran penting dalam mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat.

“Olahraga ini bukan hanya untuk kesehatan, tetapi juga menjadi ruang untuk kita bersilaturahmi, membangun kebersamaan dan persatuan,” ujar Al Haris.

Al Haris berharap Turnamen Padel Piala Ketua DPRD Provinsi Jambi tidak berhenti pada penyelenggaraan tahun ini. Ia mendorong agar kegiatan serupa dapat menjadi agenda berkelanjutan dengan jumlah peserta yang semakin banyak dan cakupan turnamen yang semakin luas.

“Kita harapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, bahkan dengan skala yang lebih besar di masa mendatang,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga semangat sportivitas dan kebersamaan yang telah terbangun selama kompetisi. Menurutnya, nilai-nilai tersebut merupakan bagian penting dari tujuan penyelenggaraan olahraga.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menunjukkan semangat kompetisi selama turnamen berlangsung.

Menurut Hafiz Fattah, keberhasilan turnamen tidak hanya ditentukan oleh siapa yang keluar sebagai juara, tetapi juga oleh semangat, disiplin, kerja keras, mental bertanding, serta sportivitas yang ditunjukkan seluruh peserta.

“Kita telah melihat semangat, disiplin, kerja keras, mental bertanding, dan yang paling penting adalah sportivitas,” ujar Hafiz Fattah.

Kepada para juara, Hafiz Fattah berpesan agar kemenangan yang diraih tidak menjadi titik akhir, melainkan menjadi motivasi untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan meraih prestasi yang lebih tinggi.

“Saya ucapkan selamat kepada juara atas prestasi yang telah diraih. Jadikan kemenangan ini bukan sebagai akhir, tetapi sebagai awal untuk terus berlatih, berkembang, dan memberikan prestasi yang lebih tinggi,” tuturnya.

Lebih lanjut, Hafiz Fattah menilai olahraga padel memiliki potensi untuk berkembang menjadi salah satu cabang olahraga yang semakin diminati masyarakat Jambi. Menurutnya, olahraga memiliki dimensi yang lebih luas daripada sekadar aktivitas fisik, karena juga menjadi bagian dari investasi sosial dan pembangunan sumber daya manusia.

“Saya percaya bahwa olahraga memiliki dimensi yang jauh lebih luas daripada sekadar aktivitas fisik. Olahraga adalah investasi sosial dan investasi sumber daya manusia,” katanya.

Ia berharap semakin banyak ruang olahraga yang tumbuh di Provinsi Jambi sehingga dapat membuka peluang bagi berkembangnya komunitas olahraga sekaligus mendorong generasi muda untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang sehat, produktif, dan positif.

“Semoga semakin banyak ruang olahraga yang tumbuh di Provinsi Jambi, semakin banyak komunitas yang berkembang, dan semakin banyak generasi muda yang menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup yang sehat, produktif, dan positif,” tegasnya.

Hafiz Fattah juga mengajak seluruh pihak menjadikan turnamen tersebut bukan sekadar catatan mengenai siapa yang menjadi juara, tetapi sebagai momentum untuk memperkuat persahabatan, membangun komunitas, dan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap olahraga.

Penutupan turnamen turut dihadiri Gubernur Jambi Al Haris, Ketua DPRD Provinsi Jambi M. Hafiz Fattah, Wali Kota Jambi, sejumlah anggota DPRD, Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi Muzakir, serta tamu undangan lainnya.

Daftar Juara Turnamen Padel Piala Ketua DPRD Provinsi Jambi

Lower Bronze Men’s

Juara I: Daenk – Parto

Juara II: Acan – Temon

Juara III: Rwes – Goklas

Lower Bronze Women’s

Juara I: Jelita – Jesslyn

Juara II: Thesa – Zahra

Juara III: Milla – Putri

Silver Open

Juara I: Angga – Randy

Juara II: Adrian – Iqbal

Juara III: Dwi – Farid

Bronze Open

Juara I: Syafix – Billy

Juara II: Iqbal – Revki

Juara III: Thias – Aldi

Lowbronze Fix Mix

Juara I: Bebi – Billy

Juara II: Afdhal – Heni

Juara III: Syarif – Frisca

(*)

Gubernur Al Haris Serukan Salat Istisqa di Tengah Karhutla Jambi: "Mohon Allah Turunkan Hujan di Bumi Jambi"

 

Merdekapost.com  – Gubernur Jambi Al Haris mengajak para ulama, kiai, dan imam masjid di Provinsi Jambi menggelar salat istisqa di tengah kondisi cuaca panas dan kering yang memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Ajakan itu disampaikan Al Haris saat turun langsung meninjau sekaligus membantu pemadaman kebakaran lahan gambut di Desa Persiapan Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Minggu (9/8/2026) siang kemarin.

Di tengah kondisi lahan yang kering dan suhu yang semakin panas, Al Haris meminta masyarakat ikut mengambil langkah pencegahan agar kebakaran tidak meluas.

"Pastikan lahan-lahan di desa kita aman dari api. Saya minta tolong masyarakat desa di mana pun di Jambi ini, pastikan desanya tidak ada lahan yang terbakar," ujar Al Haris.

Al Haris juga meminta setiap desa yang memiliki kawasan gambut melakukan pemetaan dan meningkatkan kesiapsiagaan. Menurutnya, wilayah gambut harus mendapat perhatian lebih karena memiliki risiko tinggi terhadap kebakaran, terutama saat kondisi cuaca panas dan minim hujan.

"Petakan daerah gambut. Yang di desa-desanya ada gambutnya, mohon betul tim relawan desa siaga duluan. Jangan sampai terjadi kebakaran hutan di desa masing-masing," katanya.

Selain mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, Al Haris mengajak para ulama, kiai, dan imam masjid untuk melaksanakan salat istisqa atau salat meminta hujan.

Ajakan tersebut disampaikan karena kondisi Jambi semakin panas dan kering. Persediaan air juga mulai sulit, sementara debu mulai terlihat di sejumlah lokasi.

Gubernur berharap salat istisqa dapat dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama agar hujan segera turun di wilayah Jambi.

"Mohon pada para ulama, kiai, imam masjid, mari kiranya kita sediakan waktu kita habis salat wajib untuk melakukan salat istisqa. Meminta kepada Allah agar hujan turun dengan cepat di bumi Jambi ini," tuturnya.

Al Haris juga meminta masyarakat mendoakan seluruh personel yang saat ini berjibaku menangani kebakaran lahan.

Ia berharap proses pemadaman berjalan lancar dan seluruh tim yang bertugas diberikan keselamatan.

"Mohon doakan kami, mohon doanya agar kami, tim bekerja selamat, sukses, tidak ada korban, dan api bisa dipadamkan," kata Al Haris. (*)

Edi Purwanto: Kolam Retensi Telaga Kajang Lako Jadi Langkah Nyata Wujudkan Kota Jambi Bebas Banjir

 

Oleh:Edi Purwanto*

Bagi saya, persoalan banjir diKota Jambitidak boleh hanya dibicarakan ketika musim hujan datang. Banjir adalah persoalan yang menyangkut langsung kehidupan masyarakat. Ketikaairmasuk kerumah, menggenangijalan, mengganggu aktivitas perdagangan, membuat anak-anak kesulitan bersekolah, sampai menghambatmobilitas masyarakat, maka di situlah negara harus hadir dengan solusi yang nyata.

Karena itu, saya bersama Wali KotaJambiMaulana meninjau langsung progres pembangunan Kolam Retensi Telaga Kajang Lako yang berada di kawasan Paal V, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi. 

Peninjauan ini menjadi bagian penting untuk memastikan pembangunan infrastruktur pengendalian banjir tersebut berjalan sesuai dengan perencanaan dan target yang telah ditetapkan.

Saya melihat proyek ini bukan sekadar pembangunan sebuah kolam retensi. Adaharapanbesar masyarakat Kota Jambi yang dititipkan di dalam pembangunan ini. 

Harapannya sederhana, yaitu bagaimana kita bisa mengurangi persoalan banjir yang selama ini terjadi dan secara bertahap membawa Kota Jambi semakin dekat dengan kondisi yang kita semua inginkan: kota yang lebih aman, nyaman, tertata, dan bebas dari ancaman banjir.

Sumber : Jambiseru.com

Gubernur Al Haris Apresiasi DPRD, Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui jadi Perda

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH mengapresiasi seluruh Fraksi DPRD Provinsi Jambi setelah Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025 resmi disetujui menjadi Peraturan Daerah. Persetujuan itu diputuskan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi dengan agenda Pengambilan Keputusan Dewan terhadap Ranperda tersebut, bertempat di Gedung Utama DPRD Provinsi Jambi, Senin (27/07/2026) siang.

“Alhamdulillah, proses pembahasan terhadap Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Pemerintah Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2025 hari ini telah dapat dirampungkan dan disetujui untuk dilanjutkan menjadi Peraturan Daerah,” ujar Gubernur Al Haris.

Dalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa laporan pertanggungjawaban APBD bukan sekadar dokumen administrasi. Menurutnya, ini adalah bentuk nyata akuntabilitas pemerintah kepada masyarakat Jambi.

Gubernur Al Haris meminta seluruh Kepala Perangkat Daerah untuk segera menindaklanjuti saran dan masukan dari anggota dewan. Ia menyebut masukan fraksi merupakan representasi langsung dari suara masyarakat.

“Saran dan masukan dari seluruh Fraksi yang terhormat sebagai representasi suara masyarakat Jambi akan kami tampung dan dijadikan bahan kajian. Hal ini sangat berguna agar kami lebih baik dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan untuk mewujudkan Program ‘Jambi Mantap,” ucap Gubernur Al Haris.

“Untuk itu kepada Kepala Perangkat Daerah kami menghimbau agar memperhatikan saran dan masukan anggota dewan dan wajib segera ditindaklanjuti guna peningkatan kualitas tata kelola anggaran, dengan mempedomani peraturan perundang-undangan yang berlaku, agar APBD yang kita realisasikan dapat memberi daya ungkit yang lebih baik terhadap perekonomian dan kemajuan daerah,” tambahnya.

“Patut kita syukuri, seiring berjalannya waktu pengelolaan Keuangan Daerah terus membaik, tertib administrasi dan menunjukkan kemajuan. Hal ini terukur dengan telah diperolehnya Opini WTP sebanyak 14 kali berturut-turut,” lanjutnya.

Di akhir sambutan, Gubernur Al Haris menyampaikan terima kasih kepada DPRD dan seluruh jajaran Pemprov Jambi atas sinergi yang terjalin selama ini.

“Semua ini atas peran serta dan sinergitas yang baik antara Pemerintah selaku eksekutif dan DPRD selaku legislatif. Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Jambi, serta seluruh Kepala Perangkat Daerah beserta jajarannya,” tutup Gubernur Al Haris.

Pada sesi wawancara dengan rekan-rekan media, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa pengesahan Ranperda ini merupakan bagian dari proses pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025. Selama tahun anggaran berjalan, sejumlah serapan anggaran telah dilaksanakan sesuai dengan APBD yang sebelumnya disahkan DPRD.

"Setahun terakhir telah dilakukan serapan-serapan anggaran sesuai jumlah APBD yang disahkan dewan. Dokumen pertanggungjawaban ini penting untuk melihat sejauh mana dampak APBD terhadap masyarakat," kata Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris menegaskan pentingnya peran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk menindaklanjuti hasil evaluasi dan catatan Dewan. "Ada beberapa catatan yang tadi Dewan sampaikan. Saya berharap semua kepala SKPD untuk segera menindaklanjutinya," tegas Gubernur Al Haris.

Ia menambahkan bahwa hubungan antara Dewan dan pemerintah daerah bersifat satu kesatuan yang tak bisa dipisahkan, meski memiliki tugas dan fungsi berbeda. "Dewan lebih pada pengawasan dan anggaran, sedangkan kami yang menjalankan. Kedua pihak harus bekerjasama demi kepentingan daerah dan masyarakat," tuturnya.

Gubernur Al Haris juga memberi peringatan agar seluruh program dan kegiatan yang dibiayai APBD benar-benar memberi manfaat nyata bagi publik. Ia menginstruksikan agar evaluasi pelaksanaan anggaran dimanfaatkan untuk perbaikan kinerja dan transparansi pengelolaan keuangan daerah.

Terkait adanya pihak yang menolak, Gubernur Al haris menyebut bahwa perbedaan pendapat adalah bagian dari proses demokrasi dan pengawasan. Ia berharap penolakan atau catatan yang muncul dapat dijadikan bahan konstruktif untuk memperbaiki pelaksanaan anggaran di masa mendatang.

Pada rapat tersebut juga dilaksanakan penandatanganan persetujuan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025, antara Pemerintah Provinsi Jambi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jambi.

Rapat Paripurna tersebut dihadiri oleh Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Jambi, Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi serta undangan lainnya. (*)

Gubernur Al Haris Pertegas Komitmen Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel

 

Merdekapost.com – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH memberikan penghargaan (reward) dan sanksi (punishment) kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berdasarkan hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2026. 

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi bagi OPD dengan kinerja terbaik, sekaligus motivasi bagi perangkat daerah yang masih perlu meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan. Penyerahan reward dan punishment berlangsung di Auditorium Kantor Inspektorat Provinsi Jambi, Senin (27/7/2026) pagi, dan dipimpin langsung oleh Gubernur Al Haris.

Dalam arahannya, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa pemberian reward dan punishment bukan sekadar rutinitas penilaian tahunan, melainkan strategi krusial untuk mendorong seluruh OPD berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanannya kepada masyarakat. OPD berprestasi yang meraih predikat terbaik berhak mendapatkan piagam penghargaan serta tambahan dukungan anggaran kegiatan.

Gubernur Al Haris juga menyampaikan bahwa Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), adalah sistem yang menggabungkan perencanaan, penganggaran, dan pelaporan kinerja untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan berorientasi pada hasil. ”Hari ini kami memberikan apresiasi kepada SKPD kami yang telah menyusun SAKIP dengan baik, ada peningkatan nilainya dan memahami ruang tugasnya. Tetapi kami juga memberikan punishment kepada yang nilainya tidak baik. Reward yang kita berikan ada hadiah pada mereka, bentuknya kegiatan,” ungkap Gubernur Al Haris.

Dikatakan Gubernur Al Haris, apa yang dilakukan ini adalah untuk peningkatan kinerja dan menjadi motivasi agar lebih serius menyusun SAKIP. "SAKIP itu ibarat lampu penerang dalam bekerja. Kalau kita menguasai SAKIP, maka arah kerja menjadi jelas. Regulasi dipahami, tugas dan fungsi dikuasai, peran diketahui, serta tujuan organisasi menjadi lebih terarah,” tegas Gubernur Al Haris.

“SAKIP itu adalah rambu-rambu untuk SKPD bekerja secara terukur, transparan, akuntabel,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Al Haris juga berharap capaian positif dari OPD penerima reward dapat memotivasi seluruh perangkat daerah di lingkup Pemprov Jambi untuk menyusun dan menjalankan SAKIP secara lebih serius, terukur, dan profesional. 

Sementara itu, Inspektur Daerah Provinsi Jambi, Agus Heriyanto, menjelaskan bahwa evaluasi SAKIP saat ini mengalami transformasi fundamental. Menurutnya, penilaian tidak lagi sekadar berfokus pada kelengkapan administrasi, melainkan menitikberatkan pada dampak nyata (outcome) dari setiap program yang dijalankan. "Evaluator sekarang lebih menekankan SAKIP yang berdampak. Mereka tidak lagi hanya melihat input, proses, dan output, tetapi sudah melihat outcome atau hasil yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat," ujar Agus.

Ia menambahkan, keberhasilan Inspektorat Daerah meraih nilai SAKIP tertinggi menjadi bukti nyata komitmen lembaga ini dalam mengawal seluruh program pembangunan daerah agar berjalan efektif, tepat sasaran, serta selaras dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jambi. “SAKIP sekarang itu harus berdampak, berdampaknya terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi dan penurunan kemiskinan. Kita Pemerintah Provinsi Jambi pertumbuhan ekonomi kita di September 2025 yang menjadi dasar pelaporan SAKIP, pertumbuhan ekonomi kita naik dari tahun sebelumnya. Ini menjadi modal awal, tinggal lagi dari sisi administrasi data yang lain yang dibutuhkan sesuai dengan regulasi,” pungkasnya.

Berdasarkan hasil evaluasi SAKIP Tahun 2026, berikut daftar 9 OPD Pemprov Jambi yang berhasil meraih penghargaan dengan nilai tertinggi (Predikat A), Dinas Kesehatan, Inspektorat Daerah Provinsi Jambi, Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), Biro Organisasi, Dinas Kelautan dan Perikanan, Disdik, Bappeda, DLH dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi. (*)

Gubernur Al Haris Buka Turnamen Tenis Antar Alumni Perguruan Tinggi ke-16 se-Indonesia di UNJA

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. secara resmi membuka Turnamen Tenis Antar Alumni Perguruan Tinggi ke-16 se-Indonesia Tahun 2026 yang diselenggarakan di Lapangan Tenis Kampus Universitas Jambi (UNJA) Telanaipura, Sabtu (25/07/2026) pagi.

Dalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris mengapresiasi komitmen para alumni yang menjaga persaudaraan dan persahabatan melalui olahraga tenis.

"Hebatnya para alumni ini merawat kebersamaan dan pertemanan yang tidak hanya berhenti saat masa kuliah, tetapi terus terjalin setelah mereka berkiprah di berbagai bidang — sebagai dosen, pegawai lembaga pemerintahan, atau profesional di sektor swasta," ujar Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris menekankan bahwa olahraga tidak membedakan latar belakang, jabatan, atau profesi. "Olahraga adalah untuk kesehatan fisik, jiwa, dan rohani serta untuk membangkitkan semangat kita bersama," tekan Gubernur Al Haris.

Ia juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen ke-16 ini di Jambi, berharap acara tersebut mampu memperkuat sinergi, kebersamaan, dan jiwa kekeluargaan antar alumni tenis di seluruh Indonesia.

"Semoga kehadiran 16 perguruan tinggi yang ikut serta dalam turnamen ini memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga tenis di daerah kita dan sekaligus turut mendukung kemajuan pendidikan," tambah Gubernur Al Haris.

Sebelum menutup sambutan, Gubernur menyampaikan permohonan maaf bila ada hal-hal yang kurang berkenan bagi tamu undangan yang datang dari luar kota. Acara pembukaan ditandai dengan pelepasan balon ke udara oleh Gubernur sebagai simbol semangat dan harapan agar acara berjalan lancar.

Pada sesi wawancara Gubernur Al Haris menyampaikan, Provinsi Jambi mendapat kehormatan menjadi tuan rumah Turnamen Tenis Alumni Perguruan Tinggi se-Indonesia ke-16. Pembukaan turnamen berlangsung meriah dan dihadiri 330 peserta dari berbagai daerah.

"Kita rasa bangga karena Jambi dipercaya menjadi tuan rumah sekaligus menjadi lokasi pertama pemilihan pengurus baru Asosiasi Tenis Alumni Perguruan Tinggi Indonesia, ATAPI. Alhamdulillah tahun ini Jambi menjadi tuan rumah. Ini juga menjadi momen pertama kita memilih pengurus ATAPI yang baru," ujarnya.

Gubernur juga menyoroti peran Universitas Jambi, UNJA, yang merupakan salah satu anggota ATAPI. Menurutnya, kehadiran para alumni yang kini banyak mengisi posisi penting di pemerintahan menjadi bukti kuatnya jejaring antar perguruan tinggi.

"Turnamen ini diikuti oleh 16 perguruan tinggi anggota ATAPI di seluruh Indonesia. Jumlah anggota tersebut memang sengaja dibatasi sejak awal berdirinya asosiasi. Turnamen ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga mempererat silaturahmi dan kolaborasi antar alumni perguruan tinggi di Indonesia.

Acara pembukaan ditandai dengan pelepasan balon ke udara oleh Gubernur sebagai simbol semangat dan harapan agar turnamen berjalan lancar. Gubernur juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat hal-hal yang kurang berkenan kepada tamu undangan yang datang dari luar kota.

Acara ini dihadiri oleh  Rektor Universitas Jambi Prof. Dr. Helmi, SH, MH, Ketua Asosiasi Tenis Alumni Perguruan tinggi Indonesia (ATAPI) Prof. Dr. M. Jafar Hafsah  beserta Jajaran, Ketua Panita dan seluruh pengurus Turnamen Tenis Antar Alumni Perguruan Tinggi ke-16 Tahun 2026, Ketua Pelti Jambi Dr. Kamin, SH,MH, Asisten I Sekda Provinsi Jambi  Arif Munandar, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi Ariansyah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Provinsi Jambi yang merupakan, yang merupakan Ketua Bapeti  Provinsi Jambi Drs. Atma Jaya, M.Si. Para Kepala Perangkat Daerah terkait Lingkup Pemerintah Provinsi Jambi, Seluruh Peserta Turnamen, Wasit, dan para Sponsor Turnamen dan  Undangan lainnya. (*)

Ariansyah Apresiasi Ekspor Kopi Jambi ke Pakistan, Nilai Perdagangan Ditargetkan Rp18 Miliar

 

Merdekapost.com – Upaya memperluas pasar ekspor kopi Jambi kembali menunjukkan hasil positif. PT Alko Sumatra Kopi resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) perdagangan dengan pengusaha asal Pakistan, Sabtu (18/7/2026) di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.

Pada MoU tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jambi, Drs. Ariansyah, M.E., hadir mewakili Gubernur Jambi Al Haris.

Selain itu, turut hadir pula Duta Besar Pakistan Zahid Hafeez, pengusaha asal Pakistan Mr. Ameer, CEO dan Manajer PT Alko Sumatra Kopi, Kadis Perkebunan Provinsi Jambi diwakili Kabid Misriadi, Daroe selaku trainer kopi, perwakilan Aplikasi Q Think Refo dan Asep, Ketua dan Sekretaris DPD Asosiasi Kopi Spesialti Indonesia (ASKI) Jambi, Ketua DEKOPI Perwakilan Jambi, Staf Ahli Bupati Kerinci Bidang Ekonomi dan Pembangunan, kepala OPD terkait, Camat Gunung Tujuh, Kapolsek Gunung Tujuh, Kepala Desa Sungai Tanduk, serta Ketua Mukhlis HT dan anggota Koperasi ALKO.

Usai kegiatan, Ariansyah menyampaikan apresiasi atas keberhasilan PT Alko Sumatra Kopi membuka peluang ekspor ke negara Pakistan. Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa kopi Jambi semakin diakui di pasar global.

"Kita mengapresiasi ternyata kopi Jambi ini sangat mendunia. Beberapa waktu lalu sudah dilakukan penandatanganan MoU dengan Jepang, China, dan saat ini dengan Pakistan. Kopi Jambi ini menjadi nilai tambah bagi daerah Kerinci sekaligus bagi para petani," ujar Ariansyah.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Jambi juga memberikan penghargaan kepada para petani dan PT Alko Sumatra Kopi yang dinilai mampu berkembang secara mandiri serta konsisten meningkatkan kualitas kopi hingga mampu menembus pasar ekspor.

"Pemerintah Provinsi Jambi mengapresiasi para petani dan PT Alko Sumatra Kopi yang secara mandiri terus bertumbuh dan berkembang," katanya.

Sementara itu, CEO PT Alko Sumatra Kopi, Suryono, mengatakan kunjungan Duta Besar Pakistan merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan perdagangan kopi antara Indonesia, khususnya Jambi, dengan Pakistan.

Menurutnya, kehadiran Dubes Pakistan sekaligus menjadi sinyal terbukanya peluang pasar baru bagi kopi Kerinci di kawasan Asia Selatan.

 "Kedatangan Bapak Dubes Pakistan, Mr. Zahid Hafeez, ingin menyaksikan secara langsung dan memberikan dukungan bahwa pasar kopi Jambi terbuka hingga ke Pakistan," ujar Suriyono.

PT Alko Sumatra Kopi menargetkan kerja sama perdagangan dengan Pakistan mulai terealisasi pada tahun 2026 dengan nilai transaksi yang cukup signifikan.

"Estimasi awal, kami akan membangun perdagangan senilai 1 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp18 miliar dengan volume sekitar 190 ton untuk tahun 2026," ungkapnya.

Kerja sama ini diharapkan semakin memperkuat posisi kopi Kerinci sebagai salah satu komoditas unggulan ekspor Provinsi Jambi, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui perluasan akses pasar internasional. (*)

Gubernur Al Haris Dorong Sungai Penuh Jadi Destinasi Wisata Budaya Unggulan

 

Merdekapost.com– Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., secara resmi membuka Pekan Budaya Pariwisata Jambi Elok Nian 2026 yang mengangkat tema "Menjaga Warisan Budaya, Menjemput Sungai Penuh Juara", di Taman Mini Melayu Jambi (Eks Arena MTQ), Jumat (17/7/2026) malam.

Kegiatan yang menampilkan beragam kekayaan budaya, kuliner, produk unggulan, serta potensi pariwisata dari Kota Sungai Penuh ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dalam memperkuat promosi daerah sekaligus mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif berbasis budaya.

Dalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris mengapresiasi partisipasi aktif pemerintah kabupaten dan kota yang terus mendukung penyelenggaraan Pekan Budaya Pariwisata Jambi Elok Nian sebagai wadah promosi potensi daerah.

Gubernur Al Haris menekankan pentingnya penyusunan kalender event pariwisata tahunan yang terintegrasi agar masyarakat dan wisatawan dapat mengetahui jadwal pelaksanaan berbagai agenda budaya di seluruh kabupaten dan kota sejak awal tahun. 

Menurutnya, kepastian jadwal akan memudahkan promosi sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan ke Provinsi Jambi.

"Tahun depan kita harus sudah memiliki kalender event yang jelas sehingga promosi bisa dilakukan lebih awal. Dengan demikian masyarakat mengetahui kapan setiap daerah menampilkan potensi terbaiknya, dan wisatawan dapat merencanakan kunjungannya ke Jambi," ujar Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris juga menyampaikan komitmennya untuk mengundang Kementerian Kebudayaan dan Kementerian Pariwisata agar turut hadir pada penyelenggaraan Jambi Elok Nian tahun mendatang sebagai upaya memperluas promosi budaya dan pariwisata Jambi di tingkat nasional.

Secara khusus, Gubernur Al Haris memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh yang dinilai berhasil menampilkan kekayaan budaya, kuliner, dan potensi wisata daerah. Menurutnya, Kota Sungai Penuh memiliki peluang besar menjadi destinasi wisata budaya yang maju apabila seluruh potensi tersebut terus dikembangkan secara profesional.

"Kota Sungai Penuh memiliki kekayaan budaya, kuliner, dan alam yang luar biasa. Potensi ini harus terus dikemas dengan baik agar menjadi daya tarik wisata yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat," katanya.

Gubernur Al Haris juga mengajak seluruh pemerintah kabupaten dan kota untuk terus melestarikan budaya lokal, termasuk mengembangkan batik khas daerah. Ia mengungkapkan bahwa kualitas batik Jambi saat ini telah berkembang sangat baik dan mampu bersaing dengan batik dari berbagai daerah di Indonesia.

"Kita harus bangga memakai batik daerah sendiri. Batik Jambi memiliki motif dan kualitas yang semakin baik sehingga menjadi identitas budaya yang patut kita lestarikan bersama," ungkapnya.

Selain budaya dan pariwisata, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa Provinsi Jambi memiliki iklim investasi yang kondusif sehingga menjadi daerah yang menarik bagi investor maupun wisatawan. Untuk itu, ia mengajak seluruh kepala daerah memperkuat sinergi dalam membangun Jambi agar semakin maju, kompetitif, dan berdaya saing.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris juga mendorong seluruh kabupaten dan kota untuk terus melengkapi pembangunan anjungan daerah di kawasan Taman Mini Melayu Jambi sebagai etalase budaya yang merepresentasikan kekayaan masing-masing daerah.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur Al Haris secara resmi membuka Pekan Budaya Pariwisata Jambi Elok Nian 2026 dengan harapan kegiatan ini menjadi momentum memperkuat pelestarian budaya, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Melalui semangat kebersamaan, pelestarian budaya, dan kolaborasi seluruh daerah, kita optimistis Jambi akan semakin maju, menjadi tujuan investasi sekaligus destinasi wisata yang membanggakan," pungkas Gubernur Al Haris.

Sementara itu, Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Jambi terhadap pengembangan sektor budaya dan pariwisata di Kota Sungai Penuh.

Menurutnya, Kota Sungai Penuh memiliki kekayaan adat istiadat, seni budaya, kuliner, hingga Batik Incung yang merupakan warisan budaya masyarakat Sakti Alam Kerinci. Berbagai potensi tersebut terus dilestarikan sebagai identitas daerah sekaligus menjadi kekuatan dalam mendukung pembangunan ekonomi kreatif dan industri pariwisata.

Selain kekayaan budaya, Kota Sungai Penuh juga memiliki potensi alam yang sangat menjanjikan dengan udara yang sejuk, panorama pegunungan, kawasan penyangga Taman Nasional Kerinci Seblat, serta komoditas unggulan seperti kopi Arabika, kayu manis, dan hasil hortikultura yang telah dikenal hingga tingkat internasional. (*)

5 Pejabat Eselon II Pemprov Jambi Dilantik Malam ini, Putra Kerinci Nasrul Dilantik sebagai Kadis Perkim

5 Pejabat Eselon II Pemprov Jambi Dilantik Gubernur Al Haris Malam ini, Bertemapt di Rumah Dinas Gubernur Jambi.(Adz) 

JAMBI, MERDEKAPOST.COM – Gubernur Jambi Al Haris dijadwalkan melantik lima pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) Pemerintah Provinsi Jambi pada Kamis (16/7/2026) malam di rumah dinas gubernur. Pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil seleksi terbuka jabatan yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Salah satu pejabat yang menjadi perhatian masyarakat adalah Nasrul, putra Kabupaten Kerinci, yang akan resmi mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Jambi. Kepercayaan yang diberikan kepada Nasrul dinilai menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kerinci karena salah satu putra daerah dipercaya menduduki jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi.

Baca Juga:

Dampingi Wapres Gibran, Gubernur Al Haris Perjuangkan MRI Baru dan Tambahan Dokter Spesialis RSUD Raden Mattaher

Tertunda, Ini Daftar 5 Pejabat di Pemprov Jambi yang akan Dilantik Gubernur Al Haris

Pelantikan lima pejabat tersebut awalnya dijadwalkan berlangsung pada Kamis pagi. Namun, agenda itu ditunda karena Gubernur Al Haris mendampingi kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Provinsi Jambi. Setelah agenda kenegaraan selesai, pelantikan dijadwalkan berlangsung pada Kamis malam.

Kelima pejabat yang akan dilantik merupakan peserta dengan nilai terbaik dalam seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama. Pengisian jabatan definitif ini diharapkan mampu memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Selain Nasrul, pejabat lain yang akan dilantik adalah M. Umar sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Bustanul Arifin sebagai Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Jambi, drg. Iwan Hendrawan sebagai Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi, serta Atma Jaya sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Provinsi Jambi.

5 Pejabat Eselon II Pemprov Jambi yang dilantik.(Adz)

Pelantikan ini menandai berakhirnya proses seleksi terbuka yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jambi untuk mengisi sejumlah jabatan strategis. Dengan hadirnya pejabat definitif, diharapkan pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan optimal.

Bagi masyarakat Kerinci, pelantikan Nasrul menjadi momentum yang membanggakan. Kehadirannya sebagai kepala dinas di tingkat provinsi diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dengan kabupaten dan kota di Jambi.

Masyarakat kini menantikan langkah awal para pejabat yang baru dilantik dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di instansi masing-masing. Gubernur Al Haris juga diharapkan memberikan arahan agar seluruh pejabat bekerja secara profesional, berintegritas, serta berorientasi pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Daftar 5 Pejabat yang Dilantik:

  • M. Umar – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi.
  • Nasrul – Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Jambi.
  • Bustanul Arifin – Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Jambi.
  • drg. Iwan Hendrawan – Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi.
  • Atma Jaya – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Provinsi Jambi.(Red) 

Tertunda, Ini Daftar 5 Pejabat di Pemprov Jambi yang akan Dilantik Gubernur Al Haris

Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris

JAMBI, MERDEKAPOST.COM - Daftar 5 pejabat di Pemerintah Provinsi Jambi yang akan dilantik Gubernur Al Haris hari ini.

Awalnya, pelantikan 5 pejabat pemenang lelang jabatan akan digelar pada Kamis (16/7/2026) pagi, namun urung dilakukan karena bersamaan dengan kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Pelantikan dijadwalkan ulang pada Kamis malam di rumah dinas Gubernur Jambi di kawasan Pasar, Kota Jambi.

Baca Juga: Dampingi Wapres Gibran, Gubernur Al Haris Perjuangkan MRI Baru dan Tambahan Dokter Spesialis RSUD Raden Mattaher

Pejabat yang akan dilantik merupakan peraih nilai tertinggi pada lelang jabatan yang digelar Pemprov Jambi beberapa waktu lalu.

Berikut daftar nama 5 pejabat Eselon II di Jambi yang akan dilantik:

1. M. Umar akan dilantik menjadi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi

2. Nasrul akan dilantik menjadi Kepala Dinas Pemukiman Provinsi Jambi

3. Bustanul Arifin akan dilantik menjadi Kepala Biro Administrasi Pimpinan

4. drg Iwan Hendrawan akan dilantik menjadi Direktur RSUD Raden Mattaher

5. Atma Jaya akan dilantik menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Provinsi Jambi. (*)

Daftar 3 Besar Lelang 5 Jabatan Pemprov Jambi, Gubernur Akan Pilih yang Akan Dilantik

Jambi, Merdekapost.com - Daftar 3 besar peserta lelang jabatan di Pemerintah Provinsi Jambi tahun 2026.

Pengumuman ini dikeluarkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jambi.

Pengumuman 3 peserta terbaik seleksi terbukla Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemprov Jambi ini bernomor 018/Pansel.JPT/Jambi/2026 dan mengacu pada Surat Rekomendasi Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor: 33654/R-AK.02.03/SD/F/2026 tanggal 1 Juli 2026 hal Rekomendasi Hasil Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Provinsi Jambi. 

Berikut daftar nama 3 terbaik lelang 5 jabatan di Pemprov Jambi:

1. Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi

drg. Iwan Hendrawan, MARS. (83,663)

NS. Aliyardi, S.Kep., M.M., M.K.M. (80,018)

Florensi Sihombing, SKM., M.Si. (79,155)

2. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk

H. Verry Ardiansyah, S.Sos., M.Si. (83,283)

Drs. Atma Jaya, M.Si. (83,028)

Drs. Amidy, M.Si. (82,783)

3. Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan

Nasrul, S.T., M.T. (81,928)

Desmarita, ST., M.Eng. (81,013)

Budi Saputra, S.IP. (79,768)

4. Kepala Dinas Pendidikan

M. Umar My. S.E., M.M. (81,543)

Hendri Yulianto, S.Pd. (80,413)

Hj. Euis Novitasari, S.E., M.M. (78,523)

5. Kepala Biro Administrasi Pimpinan

Bustanul Aripin, S.E., M.E. (81,053)

Padli Saleh, S.STP., M.Si (80,988)

Drs. Revo Anhar, M.Si. (80,643)

Pada pengumuman yang dikeluarkan, ketua panitia seleksi Sukamto Satoto memberi keternagan dapat direkomendasi.

Hasil seleksi ini akan diserahkan kepada Gubernur Jambi selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK). Peta

Nantinya Gubernur Jambi akan memilih satu nama yang akan dilantik untuk masing-masing jabatan. (*)

Pemprov Jambi fasilitasi Nobar Semi Final dan Final Piala Dunia di Kantor dan Rumah Dinas Gubernur

  

Merdekapost.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi tengah merancang kegiatan nonton bareng akbar partai semifinal dan final piala dunia dengan melibatkan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) skala jumlah besar.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Asisten II Sekda Provinsi Jambi bersama Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi dan dihadiri Kepala OPD terkait, TVRI dan Bank Jambi, bertempat di Ruang Rapat Sekda Provinsi Jambi, Senin (06/7/2026) pagi.

"Kami sudah menyiapkan nonton bareng piala dunia, rencananya di dua lokasi, nantinya akan menggandeng pelaku UMKM," kata Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi Ariansyah di Kota Jambi usai rapat.

Ariansyah menjelaskan kegiatan nonton bareng itu dijadwalkan berlangsung saat penentuan menuju puncak (semifinal), dan perebutan juara piala dunia (final).

Berdasarkan hasil rapat sementara, rencana nonton bareng partai semifinal pada 15-16 Juli 2026 mendatang,  pilihan lokasinya di pelataran kantor gubernur atau halaman Kantor RRI. 

Kedua opsi tersebut masih dalam kajian untuk mengantisipasi jumlah penonton yang hadir dan ketersediaan lahan bagi pelaku UMKM yang akan membuka lapak.

Sementara itu, untuk partai puncak (final) Senin (20/7) kegiatan nonton bareng akan berlangsung di depan rumah dinas Gubernur Jambi.

Untuk menunjang pelaksanaan kegiatan tersebut, pemerintah menyediakan layar elektronik (videotron) raksasa, mulai dari partai semifinal maupun saat final.

Termasuk menyediakan hadiah menarik secara cuma-cuma (door prize), bagi masyarakat yang hadir saat pelaksanaan nobar.

Ariansyah menambahkan, kegiatan nonton bareng menindaklanjuti surat edaran (SE) 400.2.7/4657/SJ berisi imbauan agar gubernur, pupati dan wali kota untuk menyiapkan lokasi-lokasi strategis dan ruang publik untuk menggelar nobar pertandingan Piala Dunia 2026.

"Kita akan mantapkan lagi dalam rapat akhri Jumat (10/7) mendatang, yang pasti semua perangkat daerah terlibat sampai ke dinas yang menaungi UMKM. Kita akan sediakan hadiah menarik nantinya," tutupnya. (*)

Gubernur Jambi Letakkan Batu Pertama RSUD Kerinci, Bupati Monadi: Tonggak Baru Pelayanan Kesehatan Dimulai

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H, secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kerinci di Bukit Tengah, Kecamatan Siulak, Minggu (5/7/2026). Momentum bersejarah ini menjadi penanda dimulainya pembangunan rumah sakit baru yang diproyeksikan menjadi pusat layanan kesehatan modern bagi masyarakat Kerinci dan wilayah sekitarnya.

Acara tersebut turut dihadiri Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., Wakil Bupati Kerinci H. Murison, S.Pd, S.Sos, M.Si, Ketua DPRD Kerinci Irwandri, SE, MM bersama unsur Forkopimda Kabupaten Kerinci, Sekda Kerinci Zainal Efendi, SP, M.Si, jajaran Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten Kerinci, tenaga kesehatan, serta berbagai unsur masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Monadi mengungkapkan bahwa pembangunan RSUD Kerinci merupakan hasil perjuangan panjang yang dimulai dari proses visitasi kelayakan rumah sakit, penyiapan lahan, hingga koordinasi intensif dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Monadi mengatakan, keterbatasan kemampuan daerah tidak menyurutkan tekad Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk menghadirkan rumah sakit representatif yang mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras, kolaborasi dan dukungan dari semua pihak, termasuk DPRD Kabupaten Kerinci, pembangunan RSUD ini akhirnya dapat dimulai. Ini adalah harapan besar masyarakat Kerinci yang hari ini mulai diwujudkan,” ujar Monadi.

Ia menjelaskan, pembangunan RSUD Kerinci dilaksanakan dengan skema single year sehingga diharapkan dapat selesai sesuai target. Pemerintah Kabupaten Kerinci juga telah melakukan berbagai persiapan, termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) tenaga kesehatan agar nantinya mampu memberikan pelayanan yang optimal ketika rumah sakit mulai beroperasi.

Monadi turut menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jambi atas dukungan penuh terhadap pembangunan sektor kesehatan di Kabupaten Kerinci.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur Jambi yang terus memberikan perhatian dan dukungan terhadap pembangunan RSUD Kerinci. Dukungan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” katanya.

Menurut Monadi, keberadaan RSUD baru ini nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas kesehatan modern. Selain itu, status rumah sakit juga akan meningkat dari Rumah Sakit Tipe D Pratama menjadi Rumah Sakit Tipe C, sehingga mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih lengkap dan berkualitas.

Ia juga menyampaikan rasa bangga karena dari seluruh Pulau Sumatera hanya terdapat empat rumah sakit yang memperoleh program pembangunan serupa, dan Kabupaten Kerinci menjadi salah satunya.

Ia juga berharap RSUD Kerinci nantinya mampu menjadi rumah sakit rujukan yang tidak hanya melayani masyarakat Kabupaten Kerinci, tetapi juga wilayah sekitarnya sehingga pelayanan kesehatan menjadi semakin efektif dan efisien.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan apresiasi atas dimulainya pembangunan RSUD Kabupaten Kerinci yang dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah.

Sebagai bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Jambi, Al Haris menyatakan siap membantu pemenuhan berbagai kebutuhan rumah sakit, termasuk kekurangan alat kesehatan (alkes) dan ambulans agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Jambi juga berkomitmen mendukung penguatan SDM kesehatan. Salah satunya dengan membiayai pendidikan dokter umum asal Jambi yang akan melanjutkan pendidikan dokter spesialis, khususnya pada bidang anestesi, bedah, dan paru.

Dengan dukungan pembangunan infrastruktur, kelengkapan fasilitas kesehatan, serta peningkatan kualitas tenaga medis, RSUD Kabupaten Kerinci diharapkan menjadi rumah sakit rujukan modern yang mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau, cepat, dan berkualitas bagi masyarakat Kerinci maupun daerah sekitarnya.

Momentum peletakan batu pertama ini sekaligus menjadi bukti kuat sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jambi, dan Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam mewujudkan pemerataan pelayanan kesehatan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat menuju Kerinci yang semakin maju, sehat, dan sejahtera. (*)

Gubernur Al Haris Letakkan Batu Pertama Pembangunan RSUD Bukit Tengah di Kerinci

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah  (RSUD) Bukit Tengah Kabupaten Kerinci, Minggu (05/07/2026). Kegiatan yang berlangsung di area Rumah Sakit Umum Bukit Tengah ini menandai dimulainya pengerjaan fisik proyek yang diharapkan meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Kerinci dan sekitarnya.

Gubernur Al Haris didampingi Bupati Kerinci Monadi, Wakil Bupati Kerinci Murison, Sekda Kerinci Zainal Efendi, SP, M.Si, Kepala Dinas Kesehatan Kerinci H. Hermendizal, SE, SKM, MM, dan unsur Forkopimda Kabupaten Kerinci, OPD Provinsi Jambi dan OPD Kabupaten Kerinci, camat dan tokoh masyarakat serta undangan lainnya 

Dalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menyatakan bahwa pembangunan rumah sakit ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dan Kabupaten Kerinci untuk memperkuat kapasitas fasilitas layanan kesehatan di daerah dan wilayah perbatasan. “Pembangunan Rumah Sakit Bukit Tengah akan memperpendek akses layanan kesehatan, mengurangi rujukan ke luar daerah, dan meningkatkan kualitas pelayanan medis bagi masyarakat Kerinci,” ujar Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris menceritakan proses panjang yang membawa proyek ini sampai pada tahap pembangunan. "Pada saat kami baru dilantik tahun lalu saya mengajak langsung Bupati dan perwakilan daerah bertemu Menteri Kesehatan untuk menyampaikan kebutuhan fasilitas kesehatan Kerinci. Alhamdulillah, setelah melalui proses, yang begitu panjang permintaan kami disetujui," kata Gubernur.

Gubernur menjelaskan bahwa meskipun Kerinci merupakan daerah induk, layanan rumah sakit sebelumnya terdampak pemekaran sehingga sebagian fasilitas berada di Kota Sungai Penuh. Kehadiran RSUD Bukit Tengah diharapkan menutup kekurangan layanan tersebut. "Kita berharap proyek ini berjalan cepat, Juli kita mulai, Desember target selesai bersamaan dengan pengadaan alat kesehatan (alkes)," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Al Haris menyampaikan rencana penguatan sumber daya manusia (SDM). Para dokter dan medis perlu di tingkatkan dan layanan spesialis di RSUD Bukit Tengah. Ia menyebutkan kebutuhan dokter spesialis, layanan hemodialisis (cuci darah), hingga kemampuan operasi jantung dan ginjal yang saat ini sudah mulai tersedia di Jambi. "Kita dorong anak-anak Kerinci yang dokter umum untuk melanjutkan spesialis secara gratis melalui program PPDS yang telah bekerja sama dengan universitas di Jambi dan rumah sakit rujukan," ucap Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris juga menegaskan pentingnya sinergi antar-pemangku kepentingan dalam pelaksanaan proyek. Ia meminta agar pelaksanaan konstruksi dilaksanakan sesuai standar teknis dan waktu, dengan pengawasan ketat untuk menjaga kualitas dan keselamatan. “Saya berharap seluruh pihak, termasuk kontraktor dan dinas terkait, bekerja profesional sehingga rumah sakit ini bisa segera beroperasi dan memberi manfaat nyata,” harapnya.

Gubernur juga memohon dukungan Menteri Kesehatan terkait alkes dan sarana pendukung. "Untuk kelengkapan alkes yang belum tersedia kita akan koordinasikan dengan pusat; ada anggaran sekitar Rp.50 miliar yang bisa dimanfaatkan untuk melengkapi kebutuhan," jelasnya.

Selain itu, Gubernur meminta dukungan penuh dari media dan semua pihak agar proses pembangunan berjalan lancar dan terhindar dari kesalahpahaman. Ia mengimbau pengawalan informasi yang baik dan transparan demi kelancaran proyek yang juga membawa banyak pekerjaan di Kerinci. "Tolong kawal ini, media-media semua tolong kawal ya dengan baik," pesan Gubernur Al Haris.

Peletakan batu pertama ini menandai dimulainya pembangunan fasilitas kesehatan yang diharapkan mampu memberikan pelayanan cepat dan komprehensif bagi masyarakat Kabupaten Kerinci dan sekitarnya. Pembangunan ini juga menjadi bagian dari upaya menanggulangi masalah pelayanan kesehatan di daerah terpencil serta meningkatkan kapasitas rujukan spesialistik di Provinsi Jambi.

Pada sesi wawancara Gubernur Al Haris menyampaikan dukungan penuh atas pembangunan RSUD Kerinci senilai Rp.137,5 miliar dari APBN, ditambah pengadaan alat kesehatan lebih dari Rp.50 miliar. Pembangunan dilakukan secara single-year dan ditargetkan selesai pada Desember, sehingga rumah sakit diharapkan dapat beroperasi pada 2027. Langkah ini penting karena Kerinci saat ini belum memiliki rumah sakit setelah pemekaran daerah dan pemindahan rumah sakit lama ke Wali Kota Sungai Penuh.

Gubernur Al Haris menegaskan komitmen pemantauan agar proses pembangunan berjalan lancar tanpa hambatan dan menyatakan bahwa pemerintah provinsi akan membantu menutup kekurangan yang diperlukan sebagai wakil pusat di daerah. Selain fasilitas bangunan dan alat, Gubernur juga menyoroti pentingnya sumber daya manusia (SDM) yang kompeten. RSUD nantinya direncanakan memiliki layanan hemodialisis (cuci darah), pusat jantung, dan kemoterapi, sehingga diharapkan warga tidak perlu lagi berobat ke luar daerah seperti Sumatera Barat atau Kota Jambi.

Untuk ketersediaan dokter spesialis, Gubernur menyebut program PPDS (pendidikan dokter spesialis) sebagai jalur untuk meningkatkan jumlah dan kualitas dokter di daerah. Gubernur optimis setelah fasilitas lengkap dan SDM terpenuhi, pelayanan kesehatan di Kerinci akan memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si,  menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi, khususnya Gubernur, atas dukungan yang signifikan dalam pendirian Rumah Sakit tipe D Pratama. Menurut Bupati, peran pemerintah provinsi sangat menentukan hingga rumah sakit ini dapat mulai dioperasikan sejak 1 November 2025.

“Pertama, terima kasih, sebenarnya, berdirinya Rumah Sakit tipe D Pratama ini tidak terlepas dari peran Pemerintah Provinsi dan Pak Gubernur,” ujar Bupati dalam laporan yang disampaikan pada acara yang dihadiri unsur pemerintahan terkait dan perwakilan masyarakat Kabupaten Kerinci.

Bupati menjelaskan proses panjang yang dilalui sebelum rumah sakit dapat beroperasi, termasuk penyusunan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) yang membutuhkan persetujuan gubernur, serta rangkaian visitasi untuk menilai kelayakan fasilitas. Setelah melewati serangkaian tahapan administrasi tersebut, rumah sakit resmi mulai beroperasi pada 1 November 2025, meskipun masih beroperasi dengan keterbatasan.

Salah satu syarat penting untuk mendapatkan status Rumah Sakit tipe C adalah ketersediaan lahan. Bupati menyebutkan dukungan Gubernur melalui fasilitasi dengan Kementerian Kesehatan serta alokasi lahan oleh DPRD menjadi faktor pendukung utama. “Kami juga berterima kasih kepada pimpinan DPRD yang telah mengalokasikan tanah dan pembiayaan; kolaborasi ini sangat menentukan,” kata Bupati.

Bupati mengimbau masyarakat Kabupaten Kerinci untuk ikut menjaga dan mendukung proses pembangunan lanjutan fasilitas ini agar berjalan lancar. Saat ini lahan yang disiapkan kurang lebih 3,5 hektare, yang akan dimanfaatkan untuk pengembangan rumah sakit.

Bupati menegaskan pentingnya persiapan sumber daya manusia (SDM) dan kelancaran proses anggaran di tingkat daerah. “Walaupun pembangunan dilaksanakan oleh PT. Urban, pemerintah daerah harus menyiapkan SDM agar rumah sakit dapat segera beroperasi pada 2027. Proses penganggaran daerah memiliki tahapan dan waktu tertentu, OPD terkait diminta mengawal proses ini secara serius,” ujar Bupati.

"Pelaksanaan proyek di Bukit Tengah, Kecamatan Siulak ini resmi diserah terimakan kepada pihak penyedia, yaitu PT. PP Urban (Urban Penta KSO). Rumah sakit ini dirancang menjadi RSUD Tipe C untuk meningkatkan akses layanan kesehatan agar warga tidak perlu berobat ke luar daerah," pungkas Bupati. (*)

Gubernur Al Haris Dianugerahi Gelar Adat Kehormatan Depati Amanah Negroi Tanoh Sunge Pnoh

  

Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH yang bergelar Datuk Mangkubumi Setio Alam kembali mendapat gelar adat kehormatan dari Lembaga Kerapatan Adat Enam Luhah Sungai Penuh dengan gelar Depati Amanah Negroi Tanoh Sunge Pnoh, gelar tersebut diberikan pada Kaluhoi Clak Kaluhoi Piagaeng, Kaluhoi Adeak , Kaluhoi Sko Enam Luhah Sungai Penuh (Kenduri Sko Enam Luhah Sungai Penuh), bertempat di Tanah Mendapo Kota Sungai Penuh, Sabtu (04/07/2026).

Adapun tema dalam kegiatan ini adalah "Membudayakan Masyarakat Adat yang Beradab".

Selain itu Gelar Adat Kehormatan juga diberikan kepada yang lain diantaranya Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH, dengan gelar Depati Susun Negroi Tanoh Sungei Pnoh, Bupati Kerinci Monadi dengan gelar Depati Sinar Bumi Sakti, Sekda Kota Sungai Penuh Alpian dengan gelar Depati Setiawan Negroi Sungai Pnoh.

Dalam sambutan dan arahannya Gubernur Al Haris mengawali dengan ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Gubernur Al Haris mengingatkan bahwa meskipun Kota Sungai Penuh tengah mengalami kemajuan dan modernisasi yang pesat, pembangunan tidak boleh mengesampingkan adat istiadat dan tradisi lokal yang menjadi identitas masyarakat setempat.

Gubernur Al Haris yang datang bersama isteri Hj. Hesnidar Haris (Hesti Haris) juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Enam Luhah Sungai Penuh atas komitmen menjaga dan mengembangkan nilai-nilai budaya melalui penyelenggaraan Kenduri Sko. Menurutnya, upaya pelestarian tradisi ini penting agar adat terus dikenal oleh generasi penerus.

"Adat bagi masyarakat Kota Sungai Penuh dan Provinsi Jambi bukan sekadar tradisi. Adat adalah cara kita memahami hidup, menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta. Adat bersendi syarak, syarak bersendi Kitabullah — menunjukkan adat dan agama saling menguatkan," ujar Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris menyoroti bahwa acara kenduri sko kali ini merupakan peristiwa bersejarah karena pelaksanaannya baru dilakukan setelah status Sungai Penuh menjadi kota, sementara kegiatan serupa terakhir kali diselenggarakan sekitar 18–19 tahun lalu ketika daerah ini masih bagian dari Kabupaten Kerinci. Oleh karena itu, momentum ini dinilai penting untuk mengobarkan kembali semangat pelestarian adat di kalangan generasi muda.

Gubernur Al Haris juga memuji peran tokoh adat, khususnya para sesepuh dan nenek-nenek yang hadir, atas upaya mereka menghidupkan kembali tradisi setempat. Semangat kebersamaan itu menurutnya harus menjadi penangkal perpecahan yang dapat timbul akibat isu politik atau kontestasi pilkada. “Kita ini satu — kita satu Sakti Alam Kerinci,” ucapnya, seraya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu membangun daerah.

Selain itu, Gubernur Al Haris menegaskan pentingnya sinergi antar-pemimpin daerah. Ia memberikan apresiasi atas hubungan kompak antara Wali Kota Sungai Penuh dan Bupati Kerinci yang dinilai berkualitas dan tidak menimbulkan persaingan yang mengganggu hubungan antar-daerah. Kerja sama seperti ini, menurutnya, justru mendukung upaya memajukan masing-masing daerah.

Gubernur Al Haris menyampaikan sambutan hangat pada acara Kenduri Sko (Kondrisiko) yang diselenggarakan untuk memperkuat nilai-nilai adat dan kebersamaan masyarakat Kota Sungai Penuh. 

Gubernur Al Haris berharap agar kenduri sko mampu menumbuhkan kebanggaan dan rasa memiliki budaya daerah di kalangan generasi muda, sehingga budaya lokal tetap menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri. Ia juga menekankan peran nilai-nilai adat sebagai penyaring pengaruh negatif globalisasi, digitalisasi, dan kemajuan teknologi informasi.

Di bagian akhir sambutannya, Gubernur Al Haris mengimbau agar rumah adat dan empat jenis simbol adat segera diambil alih dan dibina oleh lembaga adat tunggal, yaitu Lembaga Adat Sakti Alam Kerinci. Pengelompokan ini diharapkan mampu menjaga kesinambungan adat serta menjamin bahwa simbol-simbol tradisi tetap menjadi bagian dari pembangunan daerah.

Sementara itu, Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H.,menyampaikan, Pemerintah Kota Sungai Penuh menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kenduri sko 2026. Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga adat, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu menjadikan kegiatan ini sebagai salah satu agenda budaya unggulan yang tidak hanya melestarikan tradisi, tetapi juga mendorong pengembangan pariwisata budaya di Kota Sungai Penuh.

"Melalui kenduri sko, masyarakat tidak hanya mempertahankan identitas budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun, tetapi juga menanamkan nilai gotong royong, musyawarah, penghormatan kepada leluhur, serta falsafah adat bersendi syara', syara' bersendi Kitabullah sebagai fondasi kehidupan masyarakat Kerinci. Dengan semangat kebersamaan tersebut, Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh 2026 diharapkan berlangsung sukses, khidmat, dan semakin memperkuat eksistensi budaya daerah di tingkat nasional," pungkas Wali Kota Sungai Penuh.

Berbagai kesenian tradisional dalam pergelaran kenduri sko ditampilkan, dimulai pertunjukan pencak silat yang langsung menarik perhatian penonton dan berbagai tarian daerah seperti tari Iyo-Iyo, tari Rangguk, tari Sekapur Sirih, hingga tari Asoak. Setiap penampilan menggambarkan kekayaan adat dan budaya masyarakat Sungai Penuh. (*)

Hesti Haris Dorong Semangat Gerakan Metode Belajar 30 Menit Bisa Baca Al-Qur'an di Sungai Penuh

 

Merdekapost.com - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, SE (Hesti Haris), melaksanakan kegiatan Training of Trainer (ToT) metode 30 Menit Bisa Membaca Al-Qur’an, pelatihan bagi guru agama SMA dan SMK se-kabupaten/kota di Provinsi Jambi. Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka mendukung program unggulan TP PKK dan visi misi Gubernur Jambi ini berlangsung di Gedung Nasional Kota Sungai Penuh, Kerinci, Jum’at (03/07/2026).

Pemberdayaan gerakan metode belajar baca Al-Qur'an mendapat perhatian serius dari Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK). Untuk meningkatkan semangat dan partisipasi masyarakat, PKK hadir dan menggerakkan peran serta PKK tingkat kabupaten/kota bekerjasama dengan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Provinsi.

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari implementasi lima pilar pembangunan daerah yang dikemas dalam jargon “Lima Quik Wins”, salah satunya Pro Jambi Agamis. Kegiatan bertujuan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an melalui metode pembelajaran singkat dan efektif, dengan tema “Belajar Mandiri 30 Menit Bisa Baca Al-Qur’an”.

Ketua PKK Provinsi Jambi Hesti Haris menjelaskan bahwa upaya ini bertujuan memperkuat akses pembelajaran Al-Qur'an di tingkat keluarga dan komunitas, sekaligus mendorong pola pembinaan yang berkelanjutan. "Kami ingin memastikan setiap anak dan anggota keluarga memiliki kesempatan belajar membaca Al-Qur'an dengan metode yang efektif dan menyenangkan," Hesti.

Ketua TP-PKK Provinsi Jambi tersebut terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas buta aksara Al-Qur’an di tengah masyarakat. Melalui Metode Belajar Mandiri 30 Menit Bisa Membaca Al-Qur’an Tercepat, Termudah, dan Terpraktis karya Achmad Farid Hasan, Hj. Hesti Haris bersama TP-PKK Provinsi Jambi telah menebarkan ilmu ini ke seluruh kabupaten/kota serta melatih banyak guru untuk mengajarkannya kembali dilingkungan masing-masing.

Hesti Haris menegaskan bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk belajar membaca Al-Qur’an.

Menurut Hesti Haris, keberhasilan belajar sangat dipengaruhi oleh metode yang tepat sehingga materi lebih mudah dipahami dan diingat. “Bagi yang mau belajar, banyak metode yang bisa digunakan. Pilihan ini dengan cara yang mudah dimengerti, cepat dipahami," ucapnya.

“Kita hadir di sini untuk membangkitkan semangat gerakan belajar Al-Qur’an di tingkat SLTA di wilayah masing-masing. Yang paling penting adalah memberikan motivasi sebelum belajar. Kalau seseorang tidak termotivasi, walaupun dia memiliki kemampuan, dia tidak akan bisa melakukan banyak hal,” lanjutnya.

Hesti Haris juga  menyampaikan bahwa program ini sejalan dengan upaya memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam keluarga dan dunia pendidikan. “Pelatihan ini diharapkan memberi keterampilan praktis kepada guru agama agar dapat menularkan metode pembelajaran cepat kepada siswa, sehingga kecintaan dan kemampuan membaca Al-Qur’an meningkat secara merata di seluruh provinsi,” ujar Hesti.

Ia  juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengimplementasikan program ini. “Kami sangat mendukung kegiatan ini karena Al-Qur’an adalah pedoman hidup umat Islam, dan kemampuan membaca Al-Qur’an menjadi hal mendasar yang harus dimiliki,” katanya.

Hesti Haris mengungkapkan, berdasarkan hasil survei Dinas Pendidikan, masih terdapat ribuan siswa tingkat SMA di Jambi yang belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik. "Kondisi ini menjadi perhatian serius dan mendorong lahirnya berbagai program pembinaan, salah satunya melalui pelatihan bagi para trainer agar dapat mengajarkan metode membaca Al-Qur’an secara efektif di daerah masing-masing," ungkapnya.

Kegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Jambi. Tim narasumber dan fasilitator menghadirkan metode pembelajaran yang aplikatif sehingga para peserta dapat menerapkan teknik pengajaran secara langsung di sekolah masing-masing. (*)

Kadis Kominfo Wakili Gubernur Jambi Hadiri Perhelatan Hoyak Tabuik di Pantai Gandoriah

 

Merdekapost.com - Pesona Hoyak Tabuik merupakan tradisi budaya masyarakat Pariaman yang digelar setiap tahun pada bulan Muharam. Selain menjadi warisan budaya yang terus dilestarikan, perhelatan ini juga menjadi daya tarik wisata yang mampu mendatangkan ribuan pengunjung serta menggerakkan perekonomian masyarakat, terutama sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). 

Gubernur Jambi yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan 

Informatika Provinsi Jambi Drs. Ariansyah, ME  menghadiri Pelaksanaan Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2026. Kegiatan ini berlangsung  di Pantai Gandoriah dan Simpang Tugu Tabuik, Kota Pariaman, Sumatera Barat, Minggu (28/06/2026) sore.

Turut menghadiri Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2026 ini diantaranya Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia (Wamenbud), Giring Ganesha berserta Isteri Cynthia Riza, Kementerian Pariwisata Deputi Pengembangan Event, Wakil Gubernur Sumbar, para Bupati/Wali Kota se-Sumatera Barat, para perantau Asal Sumatera Barat, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama dan undangan lainnya.

Kedatangan Gubernur Jambi yang diwakili Kadis Kominfo Provinsi Jambi Ariansyah ini bersama rombongan Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Provinsi Jambi, yang menjadi simbol kuatnya tali silaturahmi antara perantau Minang di Jambi dan kampung halaman. Sebelumnya, Gubernur Jambi Al Haris dianugerahi gelar kehormatan adat Sutan Rajo Alam Nan Kuniang oleh Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Pariaman, dan Hj. Hesnidar Haris (Hesti Haris) juga menerima gelar Bundo Uniang Rancak Nan Elok.

Dikatakan Kadis Kominfo Ariansyah, Hoyak Tabuik merupakan tradisi masyarakat Pariaman, Sumatera Barat, yang menampilkan prosesi pengayungan Tabuik sebagai simbol peringatan 10 Muharram. Event ini secara konsisten menjadi daya tarik wisata budaya yang masuk dalam 110 event KEN tiap tahunnya.

“Pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen mendukung seluruh event budaya nasional. Kehadiran dalam Hoyak Tabuik KEN 2026 merupakan upaya memperkuat sinergi antardaerah dan mempromosikan kekayaan budaya Indonesia di kancah nasional maupun internasional,” ujar Ariansyah.

"Melalui partisipasinya, Pemprov Jambi berharap dapat mendorong kolaborasi pariwisata, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta memperluas jejaring promosi budaya Jambi dan daerah lain," lanjutnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Kebudayaan RI Giring Ganesha

hadir dan memberikan apresiasi pada puncak perayaan Tabuik di Pariaman. Kegiatan adat dan religi ini dinilai sebagai wujud kekuatan budaya lokal yang selaras dengan semangat kebangsaan.

Dalam sambutannya, Wamen Giring menyampaikan kekaguman atas kelestarian tradisi Tabuik serta peran aktif masyarakat dalam menjaga nilai-nilai sejarah dan kearifan lokal. “Kebudayaan adalah kekuatan besar bangsa ini,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya dukungan pemerintah pusat untuk pengembangan kebudayaan daerah.

Wamen Giring juga menekankan langkah-langkah strategis kementerian, termasuk inisiatif pembentukan kembali fokus pada kebudayaan di tingkat pusat, untuk mendukung pelestarian dan pengembangan seni tradisi. Ia menyebut peran penting putra-putri Sumatera Barat dalam sejarah kebudayaan dan perjuangan kemerdekaan, mengingatkan kembali kontribusi tokoh-tokoh seperti Bung Hatta, Mohammad Natsir, dan Buya Hamka.

Sementara itu juga, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy  menyampaikan komitmen untuk melanjutkan penyelenggaraan Tabuik Pariaman sebagai bagian dari upaya mempertahankan dan mempromosikan warisan budaya daerah ke tingkat nasional dan internasional.

Wagub Vasco menyatakan bahwa Tabuik Pariaman telah berkembang menjadi sebuah budaya yang patut dijaga dan dipromosikan. "Tabuik Pariaman akan terus kita lanjutkan seterusnya di Pariaman ini, ini sudah menjadi budaya nasional dan internasional," katanya.

Wagub Vasco juga mengingatkan bahwa perhatian pejabat pusat terhadap Tabuik sudah terlihat. Tahun lalu, Menteri Kebudayaan hadir menyaksikan gelaran Tabuik di Pariaman, dan kehadiran tersebut menegaskan bahwa budaya Tabuik telah masuk dalam perhatian kementerian. "Budayaan yang kemarin tahun lalu Pak Menteri Kebudayaan pun hadir di sini agar dua-duanya Menteri dan Wakil Menterinya tahu bahwa di Pariaman ada budaya Tabuik," tambahnya.

Sebelumnya, Wali Kota Pariaman Yota Balad, S.STP, M.Si, menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan ini. "Alhamdulillah, berkat kerja sama berbagai pihak, hari ini kita dapat menampilkan beragam kegiatan yang memperkaya ekonomi kreatif dan pariwisata daerah. Di antaranya, seni, musik, tari tradisional, kuliner, fashion, bazar kreatif, legal aid (layanan hukum), serta sport tourism yang semuanya memberi ruang bagi pelaku usaha lokal, terutama perempuan, untuk meningkatkan pendapatan keluarga," ucapnya.

Wali Kota Pariaman tersebut juga menekankan bahwa festival Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2026 merupakan wujud pelestarian warisan budaya lokal. Ia juga menyoroti bahwa acara ini berhasil masuk dalam kalender nasional 125 Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 sebagai penggerak utama ekonomi kreatif dan pariwisata masyarakat. (*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs