Daftar 3 Besar Lelang 5 Jabatan Pemprov Jambi, Gubernur Akan Pilih yang Akan Dilantik

Jambi, Merdekapost.com - Daftar 3 besar peserta lelang jabatan di Pemerintah Provinsi Jambi tahun 2026.

Pengumuman ini dikeluarkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jambi.

Pengumuman 3 peserta terbaik seleksi terbukla Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemprov Jambi ini bernomor 018/Pansel.JPT/Jambi/2026 dan mengacu pada Surat Rekomendasi Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor: 33654/R-AK.02.03/SD/F/2026 tanggal 1 Juli 2026 hal Rekomendasi Hasil Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Provinsi Jambi. 

Berikut daftar nama 3 terbaik lelang 5 jabatan di Pemprov Jambi:

1. Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi

drg. Iwan Hendrawan, MARS. (83,663)

NS. Aliyardi, S.Kep., M.M., M.K.M. (80,018)

Florensi Sihombing, SKM., M.Si. (79,155)

2. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk

H. Verry Ardiansyah, S.Sos., M.Si. (83,283)

Drs. Atma Jaya, M.Si. (83,028)

Drs. Amidy, M.Si. (82,783)

3. Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan

Nasrul, S.T., M.T. (81,928)

Desmarita, ST., M.Eng. (81,013)

Budi Saputra, S.IP. (79,768)

4. Kepala Dinas Pendidikan

M. Umar My. S.E., M.M. (81,543)

Hendri Yulianto, S.Pd. (80,413)

Hj. Euis Novitasari, S.E., M.M. (78,523)

5. Kepala Biro Administrasi Pimpinan

Bustanul Aripin, S.E., M.E. (81,053)

Padli Saleh, S.STP., M.Si (80,988)

Drs. Revo Anhar, M.Si. (80,643)

Pada pengumuman yang dikeluarkan, ketua panitia seleksi Sukamto Satoto memberi keternagan dapat direkomendasi.

Hasil seleksi ini akan diserahkan kepada Gubernur Jambi selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK). Peta

Nantinya Gubernur Jambi akan memilih satu nama yang akan dilantik untuk masing-masing jabatan. (*)

Pemprov Jambi fasilitasi Nobar Semi Final dan Final Piala Dunia di Kantor dan Rumah Dinas Gubernur

  

Merdekapost.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi tengah merancang kegiatan nonton bareng akbar partai semifinal dan final piala dunia dengan melibatkan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) skala jumlah besar.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Asisten II Sekda Provinsi Jambi bersama Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi dan dihadiri Kepala OPD terkait, TVRI dan Bank Jambi, bertempat di Ruang Rapat Sekda Provinsi Jambi, Senin (06/7/2026) pagi.

"Kami sudah menyiapkan nonton bareng piala dunia, rencananya di dua lokasi, nantinya akan menggandeng pelaku UMKM," kata Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi Ariansyah di Kota Jambi usai rapat.

Ariansyah menjelaskan kegiatan nonton bareng itu dijadwalkan berlangsung saat penentuan menuju puncak (semifinal), dan perebutan juara piala dunia (final).

Berdasarkan hasil rapat sementara, rencana nonton bareng partai semifinal pada 15-16 Juli 2026 mendatang,  pilihan lokasinya di pelataran kantor gubernur atau halaman Kantor RRI. 

Kedua opsi tersebut masih dalam kajian untuk mengantisipasi jumlah penonton yang hadir dan ketersediaan lahan bagi pelaku UMKM yang akan membuka lapak.

Sementara itu, untuk partai puncak (final) Senin (20/7) kegiatan nonton bareng akan berlangsung di depan rumah dinas Gubernur Jambi.

Untuk menunjang pelaksanaan kegiatan tersebut, pemerintah menyediakan layar elektronik (videotron) raksasa, mulai dari partai semifinal maupun saat final.

Termasuk menyediakan hadiah menarik secara cuma-cuma (door prize), bagi masyarakat yang hadir saat pelaksanaan nobar.

Ariansyah menambahkan, kegiatan nonton bareng menindaklanjuti surat edaran (SE) 400.2.7/4657/SJ berisi imbauan agar gubernur, pupati dan wali kota untuk menyiapkan lokasi-lokasi strategis dan ruang publik untuk menggelar nobar pertandingan Piala Dunia 2026.

"Kita akan mantapkan lagi dalam rapat akhri Jumat (10/7) mendatang, yang pasti semua perangkat daerah terlibat sampai ke dinas yang menaungi UMKM. Kita akan sediakan hadiah menarik nantinya," tutupnya. (*)

Gubernur Jambi Letakkan Batu Pertama RSUD Kerinci, Bupati Monadi: Tonggak Baru Pelayanan Kesehatan Dimulai

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H, secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kerinci di Bukit Tengah, Kecamatan Siulak, Minggu (5/7/2026). Momentum bersejarah ini menjadi penanda dimulainya pembangunan rumah sakit baru yang diproyeksikan menjadi pusat layanan kesehatan modern bagi masyarakat Kerinci dan wilayah sekitarnya.

Acara tersebut turut dihadiri Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., Wakil Bupati Kerinci H. Murison, S.Pd, S.Sos, M.Si, Ketua DPRD Kerinci Irwandri, SE, MM bersama unsur Forkopimda Kabupaten Kerinci, Sekda Kerinci Zainal Efendi, SP, M.Si, jajaran Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten Kerinci, tenaga kesehatan, serta berbagai unsur masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Monadi mengungkapkan bahwa pembangunan RSUD Kerinci merupakan hasil perjuangan panjang yang dimulai dari proses visitasi kelayakan rumah sakit, penyiapan lahan, hingga koordinasi intensif dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Monadi mengatakan, keterbatasan kemampuan daerah tidak menyurutkan tekad Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk menghadirkan rumah sakit representatif yang mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras, kolaborasi dan dukungan dari semua pihak, termasuk DPRD Kabupaten Kerinci, pembangunan RSUD ini akhirnya dapat dimulai. Ini adalah harapan besar masyarakat Kerinci yang hari ini mulai diwujudkan,” ujar Monadi.

Ia menjelaskan, pembangunan RSUD Kerinci dilaksanakan dengan skema single year sehingga diharapkan dapat selesai sesuai target. Pemerintah Kabupaten Kerinci juga telah melakukan berbagai persiapan, termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) tenaga kesehatan agar nantinya mampu memberikan pelayanan yang optimal ketika rumah sakit mulai beroperasi.

Monadi turut menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jambi atas dukungan penuh terhadap pembangunan sektor kesehatan di Kabupaten Kerinci.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur Jambi yang terus memberikan perhatian dan dukungan terhadap pembangunan RSUD Kerinci. Dukungan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” katanya.

Menurut Monadi, keberadaan RSUD baru ini nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas kesehatan modern. Selain itu, status rumah sakit juga akan meningkat dari Rumah Sakit Tipe D Pratama menjadi Rumah Sakit Tipe C, sehingga mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih lengkap dan berkualitas.

Ia juga menyampaikan rasa bangga karena dari seluruh Pulau Sumatera hanya terdapat empat rumah sakit yang memperoleh program pembangunan serupa, dan Kabupaten Kerinci menjadi salah satunya.

Ia juga berharap RSUD Kerinci nantinya mampu menjadi rumah sakit rujukan yang tidak hanya melayani masyarakat Kabupaten Kerinci, tetapi juga wilayah sekitarnya sehingga pelayanan kesehatan menjadi semakin efektif dan efisien.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan apresiasi atas dimulainya pembangunan RSUD Kabupaten Kerinci yang dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah.

Sebagai bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Jambi, Al Haris menyatakan siap membantu pemenuhan berbagai kebutuhan rumah sakit, termasuk kekurangan alat kesehatan (alkes) dan ambulans agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Jambi juga berkomitmen mendukung penguatan SDM kesehatan. Salah satunya dengan membiayai pendidikan dokter umum asal Jambi yang akan melanjutkan pendidikan dokter spesialis, khususnya pada bidang anestesi, bedah, dan paru.

Dengan dukungan pembangunan infrastruktur, kelengkapan fasilitas kesehatan, serta peningkatan kualitas tenaga medis, RSUD Kabupaten Kerinci diharapkan menjadi rumah sakit rujukan modern yang mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau, cepat, dan berkualitas bagi masyarakat Kerinci maupun daerah sekitarnya.

Momentum peletakan batu pertama ini sekaligus menjadi bukti kuat sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jambi, dan Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam mewujudkan pemerataan pelayanan kesehatan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat menuju Kerinci yang semakin maju, sehat, dan sejahtera. (*)

Gubernur Al Haris Letakkan Batu Pertama Pembangunan RSUD Bukit Tengah di Kerinci

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah  (RSUD) Bukit Tengah Kabupaten Kerinci, Minggu (05/07/2026). Kegiatan yang berlangsung di area Rumah Sakit Umum Bukit Tengah ini menandai dimulainya pengerjaan fisik proyek yang diharapkan meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Kerinci dan sekitarnya.

Gubernur Al Haris didampingi Bupati Kerinci Monadi, Wakil Bupati Kerinci Murison, Sekda Kerinci Zainal Efendi, SP, M.Si, Kepala Dinas Kesehatan Kerinci H. Hermendizal, SE, SKM, MM, dan unsur Forkopimda Kabupaten Kerinci, OPD Provinsi Jambi dan OPD Kabupaten Kerinci, camat dan tokoh masyarakat serta undangan lainnya 

Dalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menyatakan bahwa pembangunan rumah sakit ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dan Kabupaten Kerinci untuk memperkuat kapasitas fasilitas layanan kesehatan di daerah dan wilayah perbatasan. “Pembangunan Rumah Sakit Bukit Tengah akan memperpendek akses layanan kesehatan, mengurangi rujukan ke luar daerah, dan meningkatkan kualitas pelayanan medis bagi masyarakat Kerinci,” ujar Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris menceritakan proses panjang yang membawa proyek ini sampai pada tahap pembangunan. "Pada saat kami baru dilantik tahun lalu saya mengajak langsung Bupati dan perwakilan daerah bertemu Menteri Kesehatan untuk menyampaikan kebutuhan fasilitas kesehatan Kerinci. Alhamdulillah, setelah melalui proses, yang begitu panjang permintaan kami disetujui," kata Gubernur.

Gubernur menjelaskan bahwa meskipun Kerinci merupakan daerah induk, layanan rumah sakit sebelumnya terdampak pemekaran sehingga sebagian fasilitas berada di Kota Sungai Penuh. Kehadiran RSUD Bukit Tengah diharapkan menutup kekurangan layanan tersebut. "Kita berharap proyek ini berjalan cepat, Juli kita mulai, Desember target selesai bersamaan dengan pengadaan alat kesehatan (alkes)," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Al Haris menyampaikan rencana penguatan sumber daya manusia (SDM). Para dokter dan medis perlu di tingkatkan dan layanan spesialis di RSUD Bukit Tengah. Ia menyebutkan kebutuhan dokter spesialis, layanan hemodialisis (cuci darah), hingga kemampuan operasi jantung dan ginjal yang saat ini sudah mulai tersedia di Jambi. "Kita dorong anak-anak Kerinci yang dokter umum untuk melanjutkan spesialis secara gratis melalui program PPDS yang telah bekerja sama dengan universitas di Jambi dan rumah sakit rujukan," ucap Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris juga menegaskan pentingnya sinergi antar-pemangku kepentingan dalam pelaksanaan proyek. Ia meminta agar pelaksanaan konstruksi dilaksanakan sesuai standar teknis dan waktu, dengan pengawasan ketat untuk menjaga kualitas dan keselamatan. “Saya berharap seluruh pihak, termasuk kontraktor dan dinas terkait, bekerja profesional sehingga rumah sakit ini bisa segera beroperasi dan memberi manfaat nyata,” harapnya.

Gubernur juga memohon dukungan Menteri Kesehatan terkait alkes dan sarana pendukung. "Untuk kelengkapan alkes yang belum tersedia kita akan koordinasikan dengan pusat; ada anggaran sekitar Rp.50 miliar yang bisa dimanfaatkan untuk melengkapi kebutuhan," jelasnya.

Selain itu, Gubernur meminta dukungan penuh dari media dan semua pihak agar proses pembangunan berjalan lancar dan terhindar dari kesalahpahaman. Ia mengimbau pengawalan informasi yang baik dan transparan demi kelancaran proyek yang juga membawa banyak pekerjaan di Kerinci. "Tolong kawal ini, media-media semua tolong kawal ya dengan baik," pesan Gubernur Al Haris.

Peletakan batu pertama ini menandai dimulainya pembangunan fasilitas kesehatan yang diharapkan mampu memberikan pelayanan cepat dan komprehensif bagi masyarakat Kabupaten Kerinci dan sekitarnya. Pembangunan ini juga menjadi bagian dari upaya menanggulangi masalah pelayanan kesehatan di daerah terpencil serta meningkatkan kapasitas rujukan spesialistik di Provinsi Jambi.

Pada sesi wawancara Gubernur Al Haris menyampaikan dukungan penuh atas pembangunan RSUD Kerinci senilai Rp.137,5 miliar dari APBN, ditambah pengadaan alat kesehatan lebih dari Rp.50 miliar. Pembangunan dilakukan secara single-year dan ditargetkan selesai pada Desember, sehingga rumah sakit diharapkan dapat beroperasi pada 2027. Langkah ini penting karena Kerinci saat ini belum memiliki rumah sakit setelah pemekaran daerah dan pemindahan rumah sakit lama ke Wali Kota Sungai Penuh.

Gubernur Al Haris menegaskan komitmen pemantauan agar proses pembangunan berjalan lancar tanpa hambatan dan menyatakan bahwa pemerintah provinsi akan membantu menutup kekurangan yang diperlukan sebagai wakil pusat di daerah. Selain fasilitas bangunan dan alat, Gubernur juga menyoroti pentingnya sumber daya manusia (SDM) yang kompeten. RSUD nantinya direncanakan memiliki layanan hemodialisis (cuci darah), pusat jantung, dan kemoterapi, sehingga diharapkan warga tidak perlu lagi berobat ke luar daerah seperti Sumatera Barat atau Kota Jambi.

Untuk ketersediaan dokter spesialis, Gubernur menyebut program PPDS (pendidikan dokter spesialis) sebagai jalur untuk meningkatkan jumlah dan kualitas dokter di daerah. Gubernur optimis setelah fasilitas lengkap dan SDM terpenuhi, pelayanan kesehatan di Kerinci akan memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si,  menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi, khususnya Gubernur, atas dukungan yang signifikan dalam pendirian Rumah Sakit tipe D Pratama. Menurut Bupati, peran pemerintah provinsi sangat menentukan hingga rumah sakit ini dapat mulai dioperasikan sejak 1 November 2025.

“Pertama, terima kasih, sebenarnya, berdirinya Rumah Sakit tipe D Pratama ini tidak terlepas dari peran Pemerintah Provinsi dan Pak Gubernur,” ujar Bupati dalam laporan yang disampaikan pada acara yang dihadiri unsur pemerintahan terkait dan perwakilan masyarakat Kabupaten Kerinci.

Bupati menjelaskan proses panjang yang dilalui sebelum rumah sakit dapat beroperasi, termasuk penyusunan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) yang membutuhkan persetujuan gubernur, serta rangkaian visitasi untuk menilai kelayakan fasilitas. Setelah melewati serangkaian tahapan administrasi tersebut, rumah sakit resmi mulai beroperasi pada 1 November 2025, meskipun masih beroperasi dengan keterbatasan.

Salah satu syarat penting untuk mendapatkan status Rumah Sakit tipe C adalah ketersediaan lahan. Bupati menyebutkan dukungan Gubernur melalui fasilitasi dengan Kementerian Kesehatan serta alokasi lahan oleh DPRD menjadi faktor pendukung utama. “Kami juga berterima kasih kepada pimpinan DPRD yang telah mengalokasikan tanah dan pembiayaan; kolaborasi ini sangat menentukan,” kata Bupati.

Bupati mengimbau masyarakat Kabupaten Kerinci untuk ikut menjaga dan mendukung proses pembangunan lanjutan fasilitas ini agar berjalan lancar. Saat ini lahan yang disiapkan kurang lebih 3,5 hektare, yang akan dimanfaatkan untuk pengembangan rumah sakit.

Bupati menegaskan pentingnya persiapan sumber daya manusia (SDM) dan kelancaran proses anggaran di tingkat daerah. “Walaupun pembangunan dilaksanakan oleh PT. Urban, pemerintah daerah harus menyiapkan SDM agar rumah sakit dapat segera beroperasi pada 2027. Proses penganggaran daerah memiliki tahapan dan waktu tertentu, OPD terkait diminta mengawal proses ini secara serius,” ujar Bupati.

"Pelaksanaan proyek di Bukit Tengah, Kecamatan Siulak ini resmi diserah terimakan kepada pihak penyedia, yaitu PT. PP Urban (Urban Penta KSO). Rumah sakit ini dirancang menjadi RSUD Tipe C untuk meningkatkan akses layanan kesehatan agar warga tidak perlu berobat ke luar daerah," pungkas Bupati. (*)

Gubernur Al Haris Dianugerahi Gelar Adat Kehormatan Depati Amanah Negroi Tanoh Sunge Pnoh

  

Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH yang bergelar Datuk Mangkubumi Setio Alam kembali mendapat gelar adat kehormatan dari Lembaga Kerapatan Adat Enam Luhah Sungai Penuh dengan gelar Depati Amanah Negroi Tanoh Sunge Pnoh, gelar tersebut diberikan pada Kaluhoi Clak Kaluhoi Piagaeng, Kaluhoi Adeak , Kaluhoi Sko Enam Luhah Sungai Penuh (Kenduri Sko Enam Luhah Sungai Penuh), bertempat di Tanah Mendapo Kota Sungai Penuh, Sabtu (04/07/2026).

Adapun tema dalam kegiatan ini adalah "Membudayakan Masyarakat Adat yang Beradab".

Selain itu Gelar Adat Kehormatan juga diberikan kepada yang lain diantaranya Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH, dengan gelar Depati Susun Negroi Tanoh Sungei Pnoh, Bupati Kerinci Monadi dengan gelar Depati Sinar Bumi Sakti, Sekda Kota Sungai Penuh Alpian dengan gelar Depati Setiawan Negroi Sungai Pnoh.

Dalam sambutan dan arahannya Gubernur Al Haris mengawali dengan ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Gubernur Al Haris mengingatkan bahwa meskipun Kota Sungai Penuh tengah mengalami kemajuan dan modernisasi yang pesat, pembangunan tidak boleh mengesampingkan adat istiadat dan tradisi lokal yang menjadi identitas masyarakat setempat.

Gubernur Al Haris yang datang bersama isteri Hj. Hesnidar Haris (Hesti Haris) juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Enam Luhah Sungai Penuh atas komitmen menjaga dan mengembangkan nilai-nilai budaya melalui penyelenggaraan Kenduri Sko. Menurutnya, upaya pelestarian tradisi ini penting agar adat terus dikenal oleh generasi penerus.

"Adat bagi masyarakat Kota Sungai Penuh dan Provinsi Jambi bukan sekadar tradisi. Adat adalah cara kita memahami hidup, menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta. Adat bersendi syarak, syarak bersendi Kitabullah — menunjukkan adat dan agama saling menguatkan," ujar Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris menyoroti bahwa acara kenduri sko kali ini merupakan peristiwa bersejarah karena pelaksanaannya baru dilakukan setelah status Sungai Penuh menjadi kota, sementara kegiatan serupa terakhir kali diselenggarakan sekitar 18–19 tahun lalu ketika daerah ini masih bagian dari Kabupaten Kerinci. Oleh karena itu, momentum ini dinilai penting untuk mengobarkan kembali semangat pelestarian adat di kalangan generasi muda.

Gubernur Al Haris juga memuji peran tokoh adat, khususnya para sesepuh dan nenek-nenek yang hadir, atas upaya mereka menghidupkan kembali tradisi setempat. Semangat kebersamaan itu menurutnya harus menjadi penangkal perpecahan yang dapat timbul akibat isu politik atau kontestasi pilkada. “Kita ini satu — kita satu Sakti Alam Kerinci,” ucapnya, seraya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu membangun daerah.

Selain itu, Gubernur Al Haris menegaskan pentingnya sinergi antar-pemimpin daerah. Ia memberikan apresiasi atas hubungan kompak antara Wali Kota Sungai Penuh dan Bupati Kerinci yang dinilai berkualitas dan tidak menimbulkan persaingan yang mengganggu hubungan antar-daerah. Kerja sama seperti ini, menurutnya, justru mendukung upaya memajukan masing-masing daerah.

Gubernur Al Haris menyampaikan sambutan hangat pada acara Kenduri Sko (Kondrisiko) yang diselenggarakan untuk memperkuat nilai-nilai adat dan kebersamaan masyarakat Kota Sungai Penuh. 

Gubernur Al Haris berharap agar kenduri sko mampu menumbuhkan kebanggaan dan rasa memiliki budaya daerah di kalangan generasi muda, sehingga budaya lokal tetap menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri. Ia juga menekankan peran nilai-nilai adat sebagai penyaring pengaruh negatif globalisasi, digitalisasi, dan kemajuan teknologi informasi.

Di bagian akhir sambutannya, Gubernur Al Haris mengimbau agar rumah adat dan empat jenis simbol adat segera diambil alih dan dibina oleh lembaga adat tunggal, yaitu Lembaga Adat Sakti Alam Kerinci. Pengelompokan ini diharapkan mampu menjaga kesinambungan adat serta menjamin bahwa simbol-simbol tradisi tetap menjadi bagian dari pembangunan daerah.

Sementara itu, Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H.,menyampaikan, Pemerintah Kota Sungai Penuh menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kenduri sko 2026. Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga adat, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu menjadikan kegiatan ini sebagai salah satu agenda budaya unggulan yang tidak hanya melestarikan tradisi, tetapi juga mendorong pengembangan pariwisata budaya di Kota Sungai Penuh.

"Melalui kenduri sko, masyarakat tidak hanya mempertahankan identitas budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun, tetapi juga menanamkan nilai gotong royong, musyawarah, penghormatan kepada leluhur, serta falsafah adat bersendi syara', syara' bersendi Kitabullah sebagai fondasi kehidupan masyarakat Kerinci. Dengan semangat kebersamaan tersebut, Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh 2026 diharapkan berlangsung sukses, khidmat, dan semakin memperkuat eksistensi budaya daerah di tingkat nasional," pungkas Wali Kota Sungai Penuh.

Berbagai kesenian tradisional dalam pergelaran kenduri sko ditampilkan, dimulai pertunjukan pencak silat yang langsung menarik perhatian penonton dan berbagai tarian daerah seperti tari Iyo-Iyo, tari Rangguk, tari Sekapur Sirih, hingga tari Asoak. Setiap penampilan menggambarkan kekayaan adat dan budaya masyarakat Sungai Penuh. (*)

Hesti Haris Dorong Semangat Gerakan Metode Belajar 30 Menit Bisa Baca Al-Qur'an di Sungai Penuh

 

Merdekapost.com - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, SE (Hesti Haris), melaksanakan kegiatan Training of Trainer (ToT) metode 30 Menit Bisa Membaca Al-Qur’an, pelatihan bagi guru agama SMA dan SMK se-kabupaten/kota di Provinsi Jambi. Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka mendukung program unggulan TP PKK dan visi misi Gubernur Jambi ini berlangsung di Gedung Nasional Kota Sungai Penuh, Kerinci, Jum’at (03/07/2026).

Pemberdayaan gerakan metode belajar baca Al-Qur'an mendapat perhatian serius dari Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK). Untuk meningkatkan semangat dan partisipasi masyarakat, PKK hadir dan menggerakkan peran serta PKK tingkat kabupaten/kota bekerjasama dengan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Provinsi.

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari implementasi lima pilar pembangunan daerah yang dikemas dalam jargon “Lima Quik Wins”, salah satunya Pro Jambi Agamis. Kegiatan bertujuan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an melalui metode pembelajaran singkat dan efektif, dengan tema “Belajar Mandiri 30 Menit Bisa Baca Al-Qur’an”.

Ketua PKK Provinsi Jambi Hesti Haris menjelaskan bahwa upaya ini bertujuan memperkuat akses pembelajaran Al-Qur'an di tingkat keluarga dan komunitas, sekaligus mendorong pola pembinaan yang berkelanjutan. "Kami ingin memastikan setiap anak dan anggota keluarga memiliki kesempatan belajar membaca Al-Qur'an dengan metode yang efektif dan menyenangkan," Hesti.

Ketua TP-PKK Provinsi Jambi tersebut terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas buta aksara Al-Qur’an di tengah masyarakat. Melalui Metode Belajar Mandiri 30 Menit Bisa Membaca Al-Qur’an Tercepat, Termudah, dan Terpraktis karya Achmad Farid Hasan, Hj. Hesti Haris bersama TP-PKK Provinsi Jambi telah menebarkan ilmu ini ke seluruh kabupaten/kota serta melatih banyak guru untuk mengajarkannya kembali dilingkungan masing-masing.

Hesti Haris menegaskan bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk belajar membaca Al-Qur’an.

Menurut Hesti Haris, keberhasilan belajar sangat dipengaruhi oleh metode yang tepat sehingga materi lebih mudah dipahami dan diingat. “Bagi yang mau belajar, banyak metode yang bisa digunakan. Pilihan ini dengan cara yang mudah dimengerti, cepat dipahami," ucapnya.

“Kita hadir di sini untuk membangkitkan semangat gerakan belajar Al-Qur’an di tingkat SLTA di wilayah masing-masing. Yang paling penting adalah memberikan motivasi sebelum belajar. Kalau seseorang tidak termotivasi, walaupun dia memiliki kemampuan, dia tidak akan bisa melakukan banyak hal,” lanjutnya.

Hesti Haris juga  menyampaikan bahwa program ini sejalan dengan upaya memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam keluarga dan dunia pendidikan. “Pelatihan ini diharapkan memberi keterampilan praktis kepada guru agama agar dapat menularkan metode pembelajaran cepat kepada siswa, sehingga kecintaan dan kemampuan membaca Al-Qur’an meningkat secara merata di seluruh provinsi,” ujar Hesti.

Ia  juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengimplementasikan program ini. “Kami sangat mendukung kegiatan ini karena Al-Qur’an adalah pedoman hidup umat Islam, dan kemampuan membaca Al-Qur’an menjadi hal mendasar yang harus dimiliki,” katanya.

Hesti Haris mengungkapkan, berdasarkan hasil survei Dinas Pendidikan, masih terdapat ribuan siswa tingkat SMA di Jambi yang belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik. "Kondisi ini menjadi perhatian serius dan mendorong lahirnya berbagai program pembinaan, salah satunya melalui pelatihan bagi para trainer agar dapat mengajarkan metode membaca Al-Qur’an secara efektif di daerah masing-masing," ungkapnya.

Kegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Jambi. Tim narasumber dan fasilitator menghadirkan metode pembelajaran yang aplikatif sehingga para peserta dapat menerapkan teknik pengajaran secara langsung di sekolah masing-masing. (*)

Kadis Kominfo Wakili Gubernur Jambi Hadiri Perhelatan Hoyak Tabuik di Pantai Gandoriah

 

Merdekapost.com - Pesona Hoyak Tabuik merupakan tradisi budaya masyarakat Pariaman yang digelar setiap tahun pada bulan Muharam. Selain menjadi warisan budaya yang terus dilestarikan, perhelatan ini juga menjadi daya tarik wisata yang mampu mendatangkan ribuan pengunjung serta menggerakkan perekonomian masyarakat, terutama sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). 

Gubernur Jambi yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan 

Informatika Provinsi Jambi Drs. Ariansyah, ME  menghadiri Pelaksanaan Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2026. Kegiatan ini berlangsung  di Pantai Gandoriah dan Simpang Tugu Tabuik, Kota Pariaman, Sumatera Barat, Minggu (28/06/2026) sore.

Turut menghadiri Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2026 ini diantaranya Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia (Wamenbud), Giring Ganesha berserta Isteri Cynthia Riza, Kementerian Pariwisata Deputi Pengembangan Event, Wakil Gubernur Sumbar, para Bupati/Wali Kota se-Sumatera Barat, para perantau Asal Sumatera Barat, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama dan undangan lainnya.

Kedatangan Gubernur Jambi yang diwakili Kadis Kominfo Provinsi Jambi Ariansyah ini bersama rombongan Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Provinsi Jambi, yang menjadi simbol kuatnya tali silaturahmi antara perantau Minang di Jambi dan kampung halaman. Sebelumnya, Gubernur Jambi Al Haris dianugerahi gelar kehormatan adat Sutan Rajo Alam Nan Kuniang oleh Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Pariaman, dan Hj. Hesnidar Haris (Hesti Haris) juga menerima gelar Bundo Uniang Rancak Nan Elok.

Dikatakan Kadis Kominfo Ariansyah, Hoyak Tabuik merupakan tradisi masyarakat Pariaman, Sumatera Barat, yang menampilkan prosesi pengayungan Tabuik sebagai simbol peringatan 10 Muharram. Event ini secara konsisten menjadi daya tarik wisata budaya yang masuk dalam 110 event KEN tiap tahunnya.

“Pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen mendukung seluruh event budaya nasional. Kehadiran dalam Hoyak Tabuik KEN 2026 merupakan upaya memperkuat sinergi antardaerah dan mempromosikan kekayaan budaya Indonesia di kancah nasional maupun internasional,” ujar Ariansyah.

"Melalui partisipasinya, Pemprov Jambi berharap dapat mendorong kolaborasi pariwisata, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta memperluas jejaring promosi budaya Jambi dan daerah lain," lanjutnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Kebudayaan RI Giring Ganesha

hadir dan memberikan apresiasi pada puncak perayaan Tabuik di Pariaman. Kegiatan adat dan religi ini dinilai sebagai wujud kekuatan budaya lokal yang selaras dengan semangat kebangsaan.

Dalam sambutannya, Wamen Giring menyampaikan kekaguman atas kelestarian tradisi Tabuik serta peran aktif masyarakat dalam menjaga nilai-nilai sejarah dan kearifan lokal. “Kebudayaan adalah kekuatan besar bangsa ini,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya dukungan pemerintah pusat untuk pengembangan kebudayaan daerah.

Wamen Giring juga menekankan langkah-langkah strategis kementerian, termasuk inisiatif pembentukan kembali fokus pada kebudayaan di tingkat pusat, untuk mendukung pelestarian dan pengembangan seni tradisi. Ia menyebut peran penting putra-putri Sumatera Barat dalam sejarah kebudayaan dan perjuangan kemerdekaan, mengingatkan kembali kontribusi tokoh-tokoh seperti Bung Hatta, Mohammad Natsir, dan Buya Hamka.

Sementara itu juga, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy  menyampaikan komitmen untuk melanjutkan penyelenggaraan Tabuik Pariaman sebagai bagian dari upaya mempertahankan dan mempromosikan warisan budaya daerah ke tingkat nasional dan internasional.

Wagub Vasco menyatakan bahwa Tabuik Pariaman telah berkembang menjadi sebuah budaya yang patut dijaga dan dipromosikan. "Tabuik Pariaman akan terus kita lanjutkan seterusnya di Pariaman ini, ini sudah menjadi budaya nasional dan internasional," katanya.

Wagub Vasco juga mengingatkan bahwa perhatian pejabat pusat terhadap Tabuik sudah terlihat. Tahun lalu, Menteri Kebudayaan hadir menyaksikan gelaran Tabuik di Pariaman, dan kehadiran tersebut menegaskan bahwa budaya Tabuik telah masuk dalam perhatian kementerian. "Budayaan yang kemarin tahun lalu Pak Menteri Kebudayaan pun hadir di sini agar dua-duanya Menteri dan Wakil Menterinya tahu bahwa di Pariaman ada budaya Tabuik," tambahnya.

Sebelumnya, Wali Kota Pariaman Yota Balad, S.STP, M.Si, menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan ini. "Alhamdulillah, berkat kerja sama berbagai pihak, hari ini kita dapat menampilkan beragam kegiatan yang memperkaya ekonomi kreatif dan pariwisata daerah. Di antaranya, seni, musik, tari tradisional, kuliner, fashion, bazar kreatif, legal aid (layanan hukum), serta sport tourism yang semuanya memberi ruang bagi pelaku usaha lokal, terutama perempuan, untuk meningkatkan pendapatan keluarga," ucapnya.

Wali Kota Pariaman tersebut juga menekankan bahwa festival Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2026 merupakan wujud pelestarian warisan budaya lokal. Ia juga menyoroti bahwa acara ini berhasil masuk dalam kalender nasional 125 Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 sebagai penggerak utama ekonomi kreatif dan pariwisata masyarakat. (*)

Gubernur Al Haris Buka Pekan Kebudayaan Daerah "Jambi Elok Nian"

  

Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH bersama Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, SE (Hesti Haris), resmi membuka Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Kabupaten Merangin dengan tema “Menjemput Tuah, Merawat Marwah Adat Merangin”. bertempat di Taman Mini Melayu Jambi (Arena Ex MTQ), Jumat (26/06/2026) malam.

Acara pembukaan yang berlangsung meriah di Taman Mini Melayu Jambi dihadiri oleh perwakilan pemerintah provinsi dan kabupaten, tokoh adat, pelaku seni budaya, pelaku UMKM, serta masyarakat umum. Kegiatan ini menampilkan anjungan-anjungan kabupaten/kota di Provinsi Jambi yang memamerkan kekayaan budaya, kesenian, serta produk unggulan UMKM masing‑masing daerah.

Dalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menekankan pentingnya PKD sebagai wadah untuk memfasilitasi keragaman dan interaksi budaya serta menjadi ruang bersama yang menumbuhkan semangat saling menghargai. “Saya berharap kegiatan Pekan Kebudayaan Daerah dapat terus dioptimalkan menjadi ruang untuk memfasilitasi keragaman dan interaksi budaya, serta menjadi ruang bersama dalam semangat saling menghargai,” ujar Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris menegaskan pentingnya menghidupkan kembali Taman Mini Melayu Jambi sebagai pusat pelestarian budaya daerah. Menurutnya, fasilitas yang telah dibangun oleh para pendahulu tidak boleh dibiarkan terbengkalai.

“Tempat ini sudah dibangun oleh pendahulu kita. Kalau tidak kita gunakan, kapan lagi akan dimanfaatkan. Saat ini kondisinya mulai rusak bahkan sempat menjadi tempat yang tidak semestinya digunakan oleh anak-anak muda. Karena itu, kita wajib membenahinya kembali menjadi Taman Melayu Jambi. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus berkembang dan semakin maju ke depan,” kata Gubernur Al Haris.

Sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dalam pelestarian budaya, Gubernur Al Haris menyinggung peran Taman Mini Melayu Jambi. Menurutnya, Taman Mini Melayu Jambi menjadi sarana penting untuk mempromosikan dan memperkenalkan beragam kebudayaan daerah melalui anjungan setiap kabupaten/kota di Provinsi Jambi. "Tempat ini diharapkan mendorong masyarakat untuk menggali kreativitas dan menghasilkan karya budaya yang inovatif serta relevan demi kesejahteraan bersama," ucapnya.

Pada kesempatan teesebut Gubernur Al Haris mengharapkan seluruh daerah di Provinsi Jambi mengisi dan merawat anjungan daerah masing‑masing dengan menampilkan beragam khas budaya dan produk UMKM daerah. “Saya berharap semua daerah mengisi anjungan mereka masing‑masing dengan berbagai macam khas budaya daerah termasuk produk UMKM," harapnya.

"Dengan demikian kita dapat menampilkan kekayaan budaya dan potensi ekonomi lokal,” lanjutnya.

Gubernur Al Haris menegaskan tujuan utama penyelenggaraan PKD ini adalah menghidupkan kembali budaya lokal dan menggerakkan perekonomian masyarakat. “Harapan kita dengan adanya pekan budaya ini, budaya kita hidupkan kembali dan UMKM kita hidupkan kembali agar masyarakat dapat meningkatkan perekonomian. Usaha‑usaha rumahan diharapkan kembali bergairah,” tuturnya.

Ia juga mengimbau setiap kabupaten/kota menjaga kebersihan dan perawatan anjungan serta rumah adat yang dipajang, karena rumah adat tersebut merupakan aset budaya Provinsi Jambi dan berfungsi sebagai sarana edukasi bagi pengunjung untuk mengenal kearifan lokal setiap daerah.

Lebih lanjut, Gubernur Al Haris menyatakan bahwa event seperti PKD diharapkan dapat mendorong geliat pariwisata dan memunculkan potensi unggulan dari masing‑masing daerah. “Kita mengharapkan pariwisata Provinsi Jambi bergairah dengan adanya event‑event seperti ini, muncul potensi daerah masing‑masing, dan pendapatan (income) daerah meningkat,” sebutnya.

Gubernur Al Haris juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Merangin dan semua pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan acara ini. Menurutnya, dengan mengangkat kebudayaan Merangin, masyarakat di Provinsi Jambi dapat lebih mengenal ragam budaya setiap daerah, sehingga mendorong rasa memiliki (sense of belonging) dan kebanggaan terhadap budaya daerah masing-masing.

Kegiatan Pekan Kebudayaan Daerah Kabupaten Merangin menampilkan beragam kegiatan antara lain pameran anjungan budaya, pagelaran seni tradisi, diskusi kebudayaan, serta lokakarya untuk pelestarian warisan budaya. Acara dihadiri oleh pejabat pemerintah provinsi dan kabupaten, tokoh adat, perwakilan seniman, serta masyarakat luas.

Acara ini turut dihadiri sejumlah kepala daerah dan pejabat, di antaranya Bupati dan Wakil Bupati Merangin, anggota DPD RI, Ketua DPRD Merangin, Bupati Kerinci, Bupati Muaro Jambi, Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur, Wakil Bupati Batang Hari, Wakil Bupati Tebo, Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Kapolres Kerinci, Direktur Bank Jambi, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi, serta tamu undangan lainnya. (*)

Wagub Sani Sambut Kepulangan 443 Jamaah Haji Kloter BTH-21 ke Provinsi Jambi

 

Merdekapost.com -Wakil Gubernur Jambi  Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I menyambut hangat kepulangan 443 jamaah haji Kloter BTH-21 yang tiba di Provinsi Jambi, bertempat di Asrama Haji Kota Baru Jambi, Kamis (25/06/2026) malam.

Pada acara penyambutan, Wagub Sani mengajak seluruh jamaah bersyukur atas keselamatan, telah kembali dari Tanah Suci dalam keadaan sehat walafiat.

Dalam sambutannya, Wagub Sani mengucapkan syukur atas selamatnya para jamaah dalam menyelesaikan ibadah haji. "Alhamdulillah, kita semua bersyukur kepada Allah SWT atas keselamatan dan kelancaran perjalanan ibadah haji bagi Bapak dan Ibu sekalian," ujar Wagub Sani.

Wagub Sani menegaskan bahwa haji adalah anugerah yang perlu disyukuri serta menjadi titik balik spiritual bagi setiap jamaah.

Wagub Sani menjelaskan makna ibadah haji sebagai proses pembelajaran spiritual dan sosial. "Ibadah haji bukan hanya ibadah spiritual, tetapi juga perjalanan yang penuh pelajaran kesabaran, keikhlasan, pengorbanan, dan persaudaraan. Yang terpenting adalah ketaqwaan kepada Allah SWT," kata Wagub Sani.

Ia berharap nilai-nilai tersebut terus dipraktikkan jamaah dalam kehidupan sehari-hari setelah kembali ke masyarakat.

Wagub Sani juga berpesan agar para jamaah menjadi teladan di lingkungan masing-masing. "Harapan kami, semoga Bapak dan Ibu yang telah menunaikan haji dapat menjadi haji yang mabrur  membawa perubahan positif bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat," imbuhnya.

Rombongan Kloter BTH-21 terdiri dari 443 orang, dengan perincian: Kabupaten tanjung Jabung Timur 166 orang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat 271 orang, serta petugas PPIH 4 orang dan PHD/KBIHU 2 orang.

Wagub Sani menilai kepulangan para jamaah bukan sekadar kembali ke kampung halaman, melainkan membawa pengalaman spiritual dan nilai-nilai teladan yang diharapkan menjadi inspirasi bagi keluarga dan masyarakat. "Semoga seluruh rangkaian ibadah yang telah dijalankan diterima oleh Allah SWT dan menjadikan Bapak dan Ibu sebagai haji dan hajjah mabrur," ucap Wagub Sani. 

Selain itu, Wagub Sani mendoakan agar para jamaah dapat meningkatkan ketaqwaan serta istiqamah menjalankan ibadah wajib dan sunnah. Ia berharap para jamaah menjadi suri tauladan di lingkungan masing-masing, baik dalam tutur kata yang santun, menebarkan kedamaian, maupun menunjukkan kepedulian sosial.

Wagub Sani juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan haji, termasuk Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, forkopimda, pemerintah kabupaten/kota, perangkat daerah terkait, serta petugas haji dan PHD. Menurutnya, kerja keras kolektif tersebut memastikan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan jamaah berjalan baik dari keberangkatan hingga pemulangan. (*)

RRI Jambi Canangkan Zona Integritas, Gubernur Al Haris Tekankan Budaya Kerja Berintegritas

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., menghadiri kegiatan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Jambi, yang berlangsung di Auditorium LPP RRI Jambi, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen seluruh jajaran LPP RRI Jambi dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang bersih, akuntabel, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.

Dalam arahannya, Gubernur Al Haris mengajak seluruh insan RRI Jambi untuk menjadikan pembangunan Zona Integritas sebagai komitmen bersama yang dilandasi nilai-nilai integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

"Puji syukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, atas rahmat dan ridho-Nya kita dapat berkumpul dalam kegiatan yang sangat penting ini. Pencanangan Zona Integritas bukan hanya seremonial, tetapi merupakan komitmen nyata untuk membangun budaya kerja yang bersih, jujur, dan profesional," ujar Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris menjelaskan bahwa sebagai lembaga penyiaran publik, RRI memiliki peran strategis sebagai media informasi pemerintah sekaligus media pelayanan publik yang dipercaya masyarakat. Oleh karena itu, seluruh pegawai dituntut memiliki integritas tinggi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Menurut Gubernur Al Haris, predikat WBK dan WBBM harus menjadi motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat pengawasan internal, serta menghindari segala bentuk penyimpangan yang dapat merugikan institusi maupun masyarakat.

"Ketika komitmen ini telah ditetapkan, maka seluruh jajaran harus berani menjaga dan menjalankannya dengan sungguh-sungguh. Integritas harus menjadi budaya kerja yang melekat dalam setiap pelayanan kepada masyarakat," tegasnya.

Sementara itu, Kepala LPP RRI Jambi, Dadan Sutaryana, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa pencanangan Zona Integritas merupakan tindak lanjut dari arahan LPP RRI Pusat. RRI Jambi menjadi salah satu dari sepuluh satuan kerja di lingkungan RRI yang dipersiapkan untuk mengikuti penilaian Zona Integritas menuju WBK dan WBBM tahun 2026.

Menurut Dadan, pembangunan Zona Integritas merupakan langkah strategis untuk mewujudkan lembaga yang bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta mampu memberikan pelayanan publik yang cepat, efektif, efisien, dan bebas dari pungutan liar.

"Pembangunan Zona Integritas mencakup enam area perubahan utama, yaitu manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik," jelasnya.

Dikatakan Dadan, sebagai bentuk keseriusan dalam pembangunan Zona Integritas, RRI Jambi telah melakukan berbagai langkah awal, di antaranya melakukan studi dan konsultasi ke instansi yang telah berhasil meraih predikat Zona Integritas, seperti Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi dan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jambi.

Dadan juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Zona Integritas sangat bergantung pada komitmen dan kerja sama seluruh elemen organisasi, termasuk jajaran RRI Sungai Penuh yang turut mengikuti kegiatan secara daring.

"Kami mengajak seluruh insan RRI Jambi untuk tidak hanya memahami konsep integritas, tetapi juga mengimplementasikannya dalam setiap pelaksanaan tugas sehari-hari. Integritas harus menjadi budaya kerja dan landasan moral dalam melayani masyarakat," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Dadan juga memohon dukungan dari Pemerintah Provinsi Jambi, para pemangku kepentingan, serta masyarakat luas untuk turut mengawasi jalannya pelayanan publik di lingkungan RRI Jambi.

“Melalui pencanangan ini, LPP RRI Jambi optimistis dapat membangun budaya kerja yang berintegritas, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mewujudkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sebagai bagian dari reformasi birokrasi yang berkelanjutan,” pungkasnya. (*)

Gubernur Al Haris Apresiasi Bhayangkara Presisi Job Fair dan Bazaar UMKM Polda Jambi, Dorong Pengurangan Pengangguran dan Kemiskinan

 

Merdekapost.com - Gubernur Provinsi Jambi, Al Haris menghadiri pembukaan Bhayangkara Presisi Job Fair dan Bazaar UMKM Polda Jambi Tahun 2026 yang berlangsung di Lippo Mall Jambi, Senin (22/06/2026). Kegiatan tersebut dibuka bersama Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Afriansyah Noor dan Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Provinsi Jambi, diantaranya Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi Sugeng Hariadi, Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin, Ketua DPRD Provinsi Jambi Muhammad Hafiz, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Benny Ali, serta para kepala daerah dan perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Jambi.

Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menyampaikan apresiasi kepada Polda Jambi atas inisiatif penyelenggaraan Bhayangkara Presisi Job Fair dan Bazaar UMKM yang dinilai menjadi langkah nyata dalam membantu mengatasi persoalan pengangguran dan kemiskinan di Provinsi Jambi.

Menurut Al Haris, berdasarkan data Februari 2026, jumlah pengangguran di Provinsi Jambi masih mencapai sekitar 74 ribu orang dari total penduduk sekitar 3,8 juta jiwa. Selain itu, angka kemiskinan masih menjadi tantangan yang harus dihadapi secara bersama-sama oleh seluruh pemangku kepentingan.

“Persoalan pengangguran dan kemiskinan merupakan akar dari berbagai persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat. Karena itu, kegiatan seperti Job Fair ini sangat penting sebagai upaya membuka peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Al Haris.

Gubernur Al Haris menjelaskan, setiap tahun terdapat sekitar 41 ribu lulusan baru dari berbagai jenjang pendidikan yang memasuki dunia kerja. “Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi seluruh pihak untuk memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing di dunia usaha dan industri,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Al Haris juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dalam mendukung berbagai program nasional yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk Program Sekolah Rakyat yang diinisiasi Pemerintah Pusat untuk membantu masyarakat miskin dan miskin ekstrem memperoleh akses pendidikan yang lebih baik.

Sementara itu, Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Afriansyah Noor mengapresiasi sinergi antara Polda Jambi, Pemerintah Provinsi Jambi, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan peluang kerja bagi masyarakat.

Menurutnya, kegiatan Job Fair yang diikuti sekitar 100 perusahaan dengan lebih dari 1.000 lowongan pekerjaan merupakan bentuk kolaborasi yang sangat positif dalam mempertemukan kebutuhan tenaga kerja dengan dunia industri.

Afriansyah Noor menekankan pentingnya peningkatan kompetensi dan sertifikasi profesi bagi pencari kerja agar lebih mudah terserap oleh dunia usaha.

“Ke depan yang menjadi kebutuhan bukan hanya ijazah, tetapi juga kompetensi dan sertifikasi profesi. Karena itu, Kementerian Ketenagakerjaan terus mendorong program pelatihan vokasi dan sertifikasi kompetensi agar tenaga kerja Indonesia semakin siap menghadapi kebutuhan industri,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan terus menjalankan Program Pelatihan Vokasi Nasional dan Program Magang Nasional yang pada tahun 2026 menargetkan ratusan ribu peserta di seluruh Indonesia untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing tenaga kerja.

Pada kesempatan yang sama, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar menyampaikan bahwa kegiatan Bhayangkara Presisi Job Fair dan Bazaar UMKM merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

Menurut Kapolda, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. Tidak hanya membuka akses terhadap kesempatan kerja, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan dan mengembangkan usahanya,” ujar Kapolda.

Kapolda menjelaskan, kegiatan Job Fair tahun ini diikuti oleh 100 perusahaan dari berbagai sektor usaha yang menyediakan 188 formasi jabatan dengan lebih dari 1.000 lowongan pekerjaan. Selain itu, sebanyak 36 pelaku UMKM turut ambil bagian memamerkan produk unggulan daerah.

“Selain Job Fair dan Bazaar UMKM, masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai layanan publik yang tersedia selama kegiatan berlangsung, seperti layanan kesehatan gratis, pelayanan SIM keliling, dan Samsat keliling,” jelas Kapolda.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Jambi bersama Polda Jambi dan seluruh pemangku kepentingan berharap dapat memperkuat sinergi dalam menekan angka pengangguran, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (*)

Buka Jambore Daerah Pramuka Jambi, Gubernur Al Haris: Sebagai Wadah Mengasah Wawasan, Kepemimpinan dan Kemandirian

  

Merdekapost.com - Gubernur Jambi yang juga merupakan Kamabida Kwarda Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, berpesan kepada adik-adik peserta Jambore, bahwa Jambore Daerah ini dirancang sebagai wadah bagi pramuka penggalang untuk mengasah wawasan, keterampilan, kepemimpinan, persaudaraan, dan kemandirian melalui berbagai kegiatan besar dan beragam. Pesan tersebut disampaikannya saat menjadi inspektur upacara pada Pembukaan Jambore Daerah Jambi tahun 2026, bertempat di Bumi Perkemahan Abdurahman Sayoeti-Musa Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Minggu (21/06/2026).

Adapun Tema Jambore Daerah Jambi Tahun 2026, Kali ini adalah "Ceria, Berkarya dan Berkarakter Simpatik". 

Dalam sambutan dan arahannya, Kamabida Kwarda Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, menyampaikan, atas rahmat Tuhan Yang Maha Esa, hari ini resmi dibuka Jambore Daerah Gerakan Pramuka Jambi tahun 2026. Acara yang diselenggarakan setiap lima tahun ini dihadiri oleh peserta penggalang berusia 11–15 tahun, pembina, serta unsur pemerintahan dan masyarakat setempat. "Saya ucapkan apresiasi dan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan jambore ini," ujar Kamabida Al Haris. 

Kamabida Al Haris menegaskan pentingnya pendidikan pramuka sebagai jalur pendidikan non-formal yang memperkaya nilai-nilai moral dan kebangsaan. "Pendidikan kepramukaan membentuk pribadi berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa," tegasnya.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut mengangkat harkat dan martabat gerakan pramuka di tengah masyarakat dan sangat dibutuhkan untuk mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan serta pengembangan potensi generasi muda. "Jambore Daerah ini dirancang sebagai wadah bagi pramuka penggalang untuk mengasah wawasan, keterampilan, kepemimpinan, persaudaraan, dan kemandirian melalui berbagai kegiatan besar dan beragam," ucapnya.

Kamabida Al Haris menjelaskan bahwa nuansa jambore berbeda dari kegiatan pramuka lainnya karena menitikberatkan pada pengalaman hidup bermasyarakat, kerjasama, serta pengembangan karakter. Ia berharap para peserta yang masih berusia 11–15 tahun dapat menjadi penentu masa depan bangsa. "Sebagai generasi penerus, adik-adik harus diberikan bekal sejak dini melalui gerakan pramuka agar kelak menjadi manusia berkepribadian, berakhlak mulia, berintegritas, dan memiliki kecakapan hidup," jelasnya.

Kamabida Al Haris juga berharap kegiatan ini menjadi sarana bagi peserta untuk menjadi pelopor dalam sikap dan teladan, sehingga lahir pramuka yang simpatik, santun, beriman, mandiri, peduli, terampil, dan berintegritas.

Kamabida Al Haris menekankan pentingnya disiplin bagi adik-adik Pramuka dalam menuntut ilmu. "Upacara tadi telah dimulai, namun masih banyak peserta yang berjalan, disiplin harus dimulai dari sini," katanya.

"Saya ingatkan pentingnya disiplin bagi para adik-adik Pramuka dalam proses belajar, meskipun upacara telah dimulai, masih terlihat sejumlah peserta yang berjalan. Tolong, disiplin dimulai dari sini, saya minta semua anggota Pramuka untuk menunjukkan sikap tertib sebagai wujud komitmen terhadap pendidikan dan etika kepramukaan," tambahnya.

Pada sesi wawancaranya dengan rekan-rekan media Kamabida Al Haris menyampaikan bahwa acara seperti ini merupakan kesempatan bagi anak-anak yang selama ini aktif di organisasi Pramuka untuk mempraktikkan hasil pembelajaran mereka, seperti pelatihan, disiplin, kepemimpinan, dan keterampilan. “Kita berharap apa yang mereka timba selama mengikuti kegiatan Pramuka dapat tersambung dan nyata ketika berada dalam kebersamaan seperti ini,” ujarnya.

"Melalui jambore  kita dapat menilai sikap pribadi seorang Pramuka ketika berinteraksi dengan teman sebaya, termasuk etika, perilaku, dan keterampilan yang dimiliki," lanjutnya.

Menurutnya, ketika karakter dan jati diri seorang Pramuka telah terbentuk dengan baik, proses pembinaan terhadap masalah-masalah di kemudian hari akan menjadi lebih mudah. “Corak mereka nanti akan mencerminkan apa yang mereka terima selama menjadi pelajar dan mengikuti pelatihan Pramuka," pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional Gerakan Pramuka sekaligus Ketua Umum Panitia Jambore Nasional tahun 2026 Mayjen TNI (Purn) Bachtiar Utomo, Sip, M.Ap menyampaikan ucapan terima kasih sudah menyiapkan dan mengagendakan kegiatan Pramuka ini dengan baik. "Kwartir Nasional menegaskan komitmennya memperkuat peran Gerakan Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda Indonesia. Organisasi ini berupaya menyediakan ruang bagi anggota pramuka untuk tumbuh menjadi pribadi yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berjiwa Pancasila, serta memiliki kecakapan hidup. Kwartir juga menekankan pentingnya kepedulian terhadap sesama dan lingkungan sebagai bagian dari kesiapan menghadapi perubahan zaman," jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jambi  Dr. H. Sudirman, SH, MH, menyampaikan, pembentukan karakter generasi muda di Provinsi Jambi harus dilakukan dengan berbagai cara termasuk salah satu melakukan jambore nasional ini dalam pembentukan karakter generasi muda di Provinsi Jambi. "Karakter tidak terbentuk dalam satu cara. Salah satu upaya konkretnya adalah dengan mengikuti kegiatan berskala nasional seperti Jambore Nasional," ucapnya.

"Pembentukan karakter generasi muda di Provinsi Jambi harus dilakukan dengan berbagai cara, termasuk salah satunya melalui jambore nasional ini," sambungnya.

Ia juga menilai jambore menjadi ruang efektif bagi anggota Pramuka untuk mengasah kemandirian, kerja sama tim, dan nilai-nilai kebangsaan secara langsung. Pada kesempatan ini juga dilakukan MoU antara Gerakan Pramuka Jambi bersama Universitas Adiwangsa Jambi.

Acara ini turut dihadiri Unsur Forkopimda Provinsi Jambi, Rektor Unja, Rektor UIN STS Jambi, Rektor Universitas Jambi, dan Rektor Universitas Adiwangsa Jambi beserta jajaran, Para kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi Jambi, Para Bupati/Wali Kota selaku Ka. Mabicab dalam jajaran Kwarda Jambi, Para unsur Pimpinan Kwartir Daerah Jambi beserta pengurus Badan Kelengkapan dan Organisasi Pendukung beserta Staf, Para Ketua Kwarcab dalam jajaran Kwarda Jambi, Ketua Panitia Pelaksana Jambore Daerah Jambi tahun 2026 beserta anggota, Para Pimpinan Kontingen, Pembina Pendamping dan Staf Kontingen Cabang, serta seluruh peserta dan undangan lainnya. (*)

Gubernur Al Haris: ISMI Jadi Wadah Pengabdian untuk Membangun Jambi

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, menggemukan, ISMI Ikatan Sarjana Melayu Indonesia,  jadikan wadah pengabdian buat bangun Jambi, lewat organisasi ini, para sarjana Melayu bisa turun langsung ngasih solusi, mengabdi ke masyarakat, dan dorong pembangunan daerah, demikian disampaikanya, Saat menghadiri pelantikan Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) Perwakilan Provinsi Jambi Periode 2026–2030, bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Jumat (19/06/2026) malam.

Pelantikan dilaksanakan oleh Ketua Umum PB ISMI Nizhamul, SE, MM, di saksikan oleh Sekretaris Jendral (Sekjen) PB. ISMI Dr. Yanhar Jamaludin, M.AP, Ketua Dewan Pembina PB ISMI DR. H. Rahmat Shah, Ketua Dewan Penasehat PB. ISMI Dr. Ir. H. Tengku Ery Nuradi, M.Si, Ketua LAM Provinsi Jambi yang merupakan Dewan Penasehat ISMI Provinsi Jambi Hasan Basri Agus. Ketua TP. PKK Provinsi Jambi sekaligus sebagai penasehat himpunan Perempuan melayu Jambi Hj. Hesnidar Haris, SE, Wali Kota Jambi Maulana. Anggota DPRD Provinsi Jambi Hapis Hasbiallah, Nasir, Ansori. Juga Ketua ICMI Provinsi Jambi Prof. Mukhtar Latif serta para tokoh masyarakat, serta unsur organisasi masyarakat provinsi Jambi serta, para  undangan lainnya. 

Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menyambut positif kehadiran organisasi intelektual yang berlandaskan cita-cita luhur dan siap berperan aktif di tengah masyarakat serta membantu pemerintahan daerah.

" ISMI ini merupakan gudangnya orang-orang hebat; ketika di sini ada orang-orang hebat yang didukung oleh niat tulus dan semangat juang tinggi, apalagi mereka dilahirkan di bumi Jambi dan ingin berbuat untuk Jambi, Insya Allah kita akan menggapai harapan yang kita impikan bersama," ujar Gubernur Al Haris.

Gubernur menyoroti peran ketua ISMI Provinsi Jambi, Ernawati, yang meski merantau dan tinggal di luar negeri, tidak melupakan kampung halaman dan berkontribusi untuk masyarakat Jambi. "Beliau tidak pernah lupa asal-usulnya. Meski tinggal di Mekah dan Mesir, panggilan kampung halaman membuat beliau kembali untuk membantu banyak warga miskin yang membutuhkan," kata Gubernur Al Haris.

Lebih lanjut Gubernur memaparkan harapannya agar ISMI menjadi wadah yang memperluas ladang pengabdian, bukan sekadar menjadi jembatan. Dengan struktur organisasi yang jelas, penyaluran bantuan dan program pengabdian diharapkan lebih fokus, terarah, dan terukur sampai ke masyarakat." Dengan struktur organisasi yang jelas, ISMI menjadi wadah yang memperluas ladang pengabdian bagi semua anggota," ungkap Gubernur Al Haris 

Gubernur juga menyampaikan apresiasi atas program-program yang sudah dilakukan oleh pengurus ISMI sebelumnya, termasuk program pemberian bantuan dan pengiriman jemaah umrah bagi warga Jambi.

Gubernur Al Haris menekankan bahwa upaya bersama diperlukan "Jangan hanya mengandalkan satu pihak. Ini rumah besar kita setiap pihak harus berperan sesuai kemampuan masing-masing." Ia menambahkan bahwa ISMI dapat membantu pemprov dalam bidang pendidikan melalui program beasiswa bagi anak kurang mampu, sebuah kebutuhan yang menurutnya masih besar dan belum terpenuhi sepenuhnya." Ujarnya.

Di akhir sambutannya Gubernur Al Haris mengucapkan selamat kepada Ketua terpilih  Ernawati dan seluruh pengurus yang dilantik. Ia mengimbau agar organisasi dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai ladang amal dan pengabdian demi kemaslahatan rakyat Jambi. "Manfaatkan wadah ini untuk bekerja demi yang terbaik bagi negeri yang kita cintai. Semoga Allah memberkati kesehatan dan kekuatan kita semua," pungkas Gubernur Al Haris.

Pada sesiwawancara Gubernur Al Haris menilai ISMI sebagai wadah pengabdian dan bersinergi bersama pemerintah, ini sangat luar biasa karena anggotanya adalah sarjana-sarjana berpengalaman dari birokrasi, ormas, sampai politik. Tugasnya sekarang: merumuskan program yang bermanfaat untuk umat dan terintegrasi dengan program pemerintah, supaya bisa bantu pemerintah membangun Jambi.

Dalam sambutan  ketua Pengurus Wilayah ISMI Provinsi Jambi,  Hj. Ernawati, S.Ag, M.Pd mengucapkan penghormatan dan terima kasih yang setinggi-tingginya atas kehadiran seluruh tamu undangan. Atas nama pribadi dan seluruh pengurus, saya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan untuk mengemban amanah organisasi.

“Amanah ini akan kami jalankan, insyaAllah, dengan tanggung jawab, keikhlasan, dan semangat pengabdian,” ujar Ernawati.

"Saya  menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Jambi dan berbagai pihak yang telah mendukung tumbuh dan berkembangnya ISMI di bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. Pelantikan malam ini mengusung tema "Berilmu, Beradat, Membangun Peradaban". Lanjutnya.

"  tema ini menegaskan bahwa kemajuan bangsa tidak hanya bergantung pada kecerdasan intelektual tetapi juga pada kekuatan akhlak, budaya, dan jati diri masyarakat Melayu. Sarjana Melayu hadir dengan ilmu dan adat untuk kemajuan bangsa,” pungkasnya. 

Adapun Ketua yang dilantik sebagai Ketua ISMI Provinsi Jambi Hj. Ernawati, S.Ag, M.Pd, Sekretaris ISMI Provinsi Jambi Dr. Fahri Faisal, SE, serta para para seksi lainnya.

Pemprov Jambi Kembali Raih Opini WTP ke-14, Gubernur Al Haris: Kita Perbaiki Tata Kelola Keuangan dengan Baik

 

Merdekapost.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jambi atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2025.

Opini WTP tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Jambi, Muhammad Toha Arafat, kepada Gubernur Jambi, Al Haris, dan Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi, Kamis (18/6/2026).

Dalam sambutannya, Muhammad Toha Arafat menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jambi atas komitmen dan kerja sama yang terjalin selama proses pemeriksaan berlangsung.

"Kami menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jambi atas kerja sama dan komitmennya selama proses pemeriksaan. BPK berharap hasil pemeriksaan ini dapar memotivasi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas yaga kelola keunagan demi memberikan manfaat yang maksimal bagi kesejahteraan masyarakat Jambi," ucap Kepala BPK RI Perwakilan Jambi itu.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, opini WTP yang kembali diraih merupakan hasil dari pengelolaan keuangan daerah yang telah melalui pemeriksaan secara menyeluruh oleh BPK.

"Hasil ini tentu sudah diperiksa oleh seksama oleh BPK, baik dari sisi pengelola keuangan, aset, dan sebagainya. Alhamdulillah kita masih meraih opini WTP," katanya.

Meski demikian, Al Haris menegaskan bahwa opini WTP bukanlah tujuan akhir yang ingin dicapai pemerintah daerah. Lebih dari itu, penghargaan tersebut harus menjadi motivasi untuk terus memperbaiki sistem pengelolaan keuangan dan meningkatkan akuntabilitas pemerintahan.

"Opini WTP ini bukan tujuan akhir kita, namun tujuan kita menata pengelolaan keuangan dengan baik. Oleh karena itu, kami berharap seluruh hasil temuan ini dapat ditindaklanjuti oleh OPD terkait," tegas Al Haris.

Gubernur Jambi dua periode itu juga berharap kualitas laporan keuangan Pemprov Jambi terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, sehingga tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel dapat terus terwujud.

"Kedepannya kita berharap kualitas laporan keuangan kita setiap tahunnya bisa meningkat dari sebelumnya," pungkasnya. (*)

Gubernur Al Haris Doakan Santri Ponpes Al-Anwar Jadi Generasi Berakhlak Mulia dan Berprestasi

 

Merdekapost.com – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., mendoakan agar ilmu yang telah diperoleh para santri menjadi bekal yang bermanfaat, membawa keberkahan, serta mengantarkan mereka menjadi generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi agama, diri sendiri, masyarakat, bangsa, dan negara.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Haflah ke-XV Pondok Pesantren Al-Anwar dan Haul Para Masyayikh di Pondok Pesantren Al-Anwar Petanang, Kabupaten Muaro Jambi, Rabu (17/06/2026).

Gubernur Al Haris menyampaikan apresiasi kepada pengasuh dan seluruh pengelola Pondok Pesantren Al-Anwar atas perannya dalam mendidik generasi muda. Ia menilai keberadaan pondok pesantren memiliki peran penting dalam mencetak generasi yang berilmu, beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.

“Tanpa pondok pesantren, sulit bagi kita untuk mencetak anak-anak yang memiliki ilmu dan akhlak mulia. Apa yang dilakukan pengasuh pondok pesantren ini semoga menjadi amal jariyah,” kata Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris mengingatkan bahwa tantangan dunia pendidikan saat ini semakin kompleks akibat perkembangan teknologi, globalisasi, dan perubahan sosial. Untuk itu, generasi muda tidak hanya dituntut cerdas secara akademik, tetapi juga harus menguasai keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi.

Gubernur Al Haris juga menekankan pentingnya kebersihan hati dan niat bagi siapa pun yang menuntut ilmu maupun yang akan terjun ke dunia politik dan menjalankan amanah publik. Menurutnya, kemenangan dalam setiap perjuangan tidak hanya bergantung pada strategi, melainkan juga pada keikhlasan hati dan niat yang bersih.

Gubernur mengingatkan bahwa kekuasaan sejatinya adalah titah dari Allah SWT dan para pemegang amanah harus melayani rakyat dengan baik.

Lebih jauh, Gubernur menegaskan peran strategis pondok pesantren dalam membangun karakter dan moralitas peserta didik. Menurutnya, lembaga pendidikan berbasis keagamaan memiliki keunggulan dalam menanamkan nilai-nilai integritas dan akhlak yang menjadi fondasi dalam menghadapi tantangan zaman.

“Pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen mendorong kemajuan pondok pesantren dan lembaga pendidikan Islam. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendidik dan pengasuh pondok pesantren di Provinsi Jambi karena telah berkontribusi nyata dalam memperbaiki akhlak dan ikut mencerdaskan anak-anak bangsa,” tegas Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris menilai pendidikan agama harus terus ditanamkan kepada anak-anak sejak dini. Hal itu penting agar generasi penerus memiliki bekal yang baik untuk menghadapi masa depan.

“Kalau tidak ada pesantren, bagaimana kita mencetak anak-anak yang punya ilmu, punya iman, punya takwa, dan berakhlak mulia,” kata Gubernur Al Haris.

Kepada para wisudawan, Gubernur menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga atas prestasi serta kelulusan yang diraih. Gubernur berharap ilmu yang diperoleh menjadi bekal yang membawa berkah dan menjadikan para alumni sebagai generasi berakhlak mulia yang mampu memberikan kontribusi bagi agama, keluarga, masyarakat, dan negara.

“Semoga ilmu yang telah diperoleh menjadi bekal yang bermanfaat, membawa keberkahan, serta mengantarkan Ananda menjadi generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi agama, diri sendiri, masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkas Gubernur Al Haris

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar, Ustaz Asrofi Asror, M.Pd., menyampaikan pesan dan kesan di hadapan seluruh majelis guru, pengurus Yayasan Al-Anwar Jambi, para santri, dan hadirin. Dalam sambutannya, ia mengingatkan pentingnya pengabdian bagi seorang santri. Menurutnya, santri yang mengabdikan tenaga, waktu, dan ilmu lebih utama daripada sekadar cerdas atau rajin tanpa pengabdian.

Pengasuh juga mengutip nasihat As-Sayyid Muhammad Al-Maliki Al-Hasani yang menekankan proses pembelajaran yang berkelanjutan, keteguhan ilmu melalui murojaah (pengulangan), keberkahan melalui khidmah (pengabdian), dan kemanfaatan melalui ridha (keridaan). Ia menegaskan bahwa ilmu harus melekat di hati dengan rajin membuka, membaca, dan mengulang pelajaran.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris juga menyerahkan bantuan Pemerintah Provinsi Jambi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jambi senilai Rp20 juta kepada pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Petanang, Kabupaten Muaro Jambi. (*)

Sambut Jamaah Haji Kloter 13, Gubernur Al Haris Minta Maaf atas Kekurangan Layanan

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan layanan yang mungkin dirasakan jamaah selama proses keberangkatan, perjalanan, maupun pelaksanaan ibadah. Untuk itu dirinya memohon maaf jika dalam melayani jamaah dari mulai proses keberangkatan sampai di perjalanan dan layanan ibadah masih ada kekurangan. Hal tersebut disampaikannya saat menyambut kedatangan Jamaah Haji Provinsi Jambi Tahun 1447 H/ 2026 M (BTH 13 Kota Jambi), bertempat di Asrama Haji Kota Baru Jambi, Selasa (16/06/2026) malam.

Kedatangan jamaah haji ini disambut langsung Gubernur Jambi Al Haris, Wali Kota Jambi Maulana, serta Kakanwil Haji dan Umrah Provinsi Jambi Wahyudi Abdul Wahab, Ketua Dewan Masjid Provinsi Jambi Haviz Husaini, dan pejabat lainnya.

Dalam sambutan dan arahannya Gubernur Al Haris juga menyampaikan rasa syukur atas kembalinya seluruh jamaah haji dan menyatakan bahwa Alhamdulillah tidak ada jamaah di kloter 13 yang meninggal dunia. “Alhamdulillah seluruh jamaah sudah kembali dan dalam keadaan sehat. Jika ada yang sakit, itu hal yang biasa mengingat beban dan kondisi selama pelaksanaan ibadah haji,” ujar Gubernur Al Haris.

“Alhamdulillah. Dan hebatnya lagi, berangkat tahun 1447, balik 1448, setahun di Makkah. Setahun di Makkah ini ya. Iya ndak? Walaupun hilal, nah ini luar biasa,” lanjutnya di hadapan jamaah dan keluarga yang hadir. Dan para hadirin pun menjawab serentak, “Alhamdulillah” dan disambut tepuk tangan.

Gubernur Al Haris mendoakan seluruh jamaah haji asal Provinsi Jambi meraih haji mabrur. Ia yakin kerinduan ke Tanah Suci begitu besar hingga tak ada yang menolak jika diberi kesempatan berangkat lagi.

"Saya yakin dan percaya, kalau disuruh seminggu libur di rumah, besok ke Makkah, pasti mau lagi semuanya. Dan para hadirin pun menjawab: ‘Mau’. Bahkan? Pasti mau. Terbayang-bayang Makkah terus, rumah para nabi, insya Allah mudah-mudahan,” tambahnya.

Gubernur Al Haris menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan haji dari tahun ke tahun. Menurutnya, pelayanan kepada jamaah harus terus diperbaiki agar pelaksanaan ibadah haji semakin nyaman dan berjalan lebih baik.

Gubernur Al Haris juga memberi penghargaan khusus kepada petugas kesehatan yang aktif melayani jamaah, terutama ibu-ibu yang membutuhkan perhatian medis selama di Tanah Suci. Ia optimis bahwa dengan adanya pembaruan di Kementerian atau penguatan manajemen haji kemenhaj, kualitas pelayanan haji akan terus meningkat. “Insya Allah layanan haji kita akan semakin baik," ucapnya.

Selain itu, Gubernur Al Haris juga mengimbau jamaah dan keluarga untuk tetap bersabar dan menjaga kesehatan pasca-pulang. Ia mengingatkan bahwa kelelahan dan kondisi cuaca di tenda sering menyebabkan jamaah memerlukan perawatan, namun situasi tersebut biasa dan dapat diatasi. “Tetap bersabar, jalankan ibadah seperti biasa. Bila ada yang dirawat, itu tidak apa-apa. Insya Allah semua rangkaian ibadah haji telah terlaksana dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

"Panitia dan pemerintah daerah akan terus memantau kondisi kesehatan jamaah pasca-kepulangan dan berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan setempat untuk memastikan pemulihan penuh," lanjutnya.

“Kami Pemerintah Provinsi Jambi, Kakanwil Haji, Pak Wali Kota, mohon maaf manakala Bapak, Ibu, dari mulai berangkat, proses keberangkatan, sampai berangkat, sampai balik, mungkin banyak layanan daripada petugas kami yang mungkin tidak memuaskan, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” pungkasnya. (*)

Jakarta–Muara Bungo Terhubung, Batik Air Terbang Perdana, Gubernur Al Haris: Ini Kunci Pemerataan

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH hadir secara langsung pada seremonial pendaratan dan penerbangan perdana maskapai Batik Air yang membuka rute Jakarta (CGK) - Muaro Bungo (BUU). Acara yang berlangsung di Bandara Udara Muara Bungo, Senin (15/06/2026) ini turut dihadiri para pejabat dan kepala daerah serta dari provinsi tetangga, diantaranya Bupati Bungo Dedi Putra, Wakil Bupati Merangin A. Khafid Moein, Bupati Tebo Agus Rubiyanto, Wakil Bupati Dhamasraya, Kaban Bappeda Agus Sunaryo, Kadis Kominfo Ariansyah, Plt. Karo Adpim Bustanul Aripin, S.E., Forkopimda Kabupaten Bungo, perwakilan maskapai, serta komunitas penerbangan dan undangan lainnya. 

Turut serta pula pada penerbangan perdana Batik Air ini anggota DPR RI Komisi VIII yang merupakan mantan Bupati Bungo 2 periode Zulfikar Ahmad, anggota DPR RI Komisi V Edi Purwanto. 

Dalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT karena harapan masyarakat di wilayah barat terwujud dengan hadirnya layanan penerbangan di Bandara Muara Bungo.

Menurut Gubernur Al Haris, peningkatan akses transportasi udara merupakan jawaban atas kebutuhan mobilitas penduduk serta akan mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah. "Gambaran demografis menunjukkan wilayah barat memiliki jumlah penduduk yang signifikan, sehingga akses transportasi yang baik sangat dibutuhkan. Kehadiran Bandara Muara Bungo diharapkan menjadi pemicu pemerataan pembangunan antara wilayah barat dan timur Jambi," ujar Gubernur Al Haris. 

Gubernur Al Haris juga menyampaikan beberapa langkah pengembangan bandara yang telah dan akan dilaksanakan, antara lain pembangunan fasilitas terminal VIP dan ruang pertemuan untuk tamu resmi, serta rencana pembangunan taxiway yang dijanjikan oleh Kementerian Perhubungan. Pemerintah daerah menegaskan ketersediaan lahan tidak menjadi hambatan bagi ekspansi fasilitas bandara ke depannya.

Lebih jauh, Gubernur Al Haris menekankan pentingnya keseimbangan pembangunan antara wilayah barat dan timur Provinsi Jambi agar kemajuan tidak terpusat hanya di Kota Jambi. “Pemerintah Provinsi terus berupaya menarik perhatian dan dukungan pemerintah pusat, termasuk melalui koordinasi dengan Kementerian PUPR dan instansi terkait, agar aliran dana pembangunan menuju wilayah barat semakin meningkat,” ucapnya.

Gubernur Al Haris juga mengharapkan dan dukungan terhadap usulan menjadikan Bungo sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN). Dengan status PKN, Bungo akan mendapatkan perhatian dan program yang setara dengan kota-kota besar lainnya, yang diharapkan mempercepat pembangunan daerah.

Selain itu, Gubernur Al Haris juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi telah mengajukan usulan kepada Menteri Perhubungan agar Bandara Sultan Thaha memperoleh status internasional. Usulan ini dilatarbelakangi oleh potensi besar, antara lain jumlah mahasiswa internasional di Jambi dan tingginya angka keberangkatan jamaah umroh dari provinsi ini setiap tahun. Dengan status internasional, diharapkan terbuka rute penerbangan langsung ke luar negeri yang akan membawa manfaat ekonomi dan budaya. "Kehadiran Batik Air rute Jakarta–Muara Bungo menjadi awal yang baik. Semoga layanan ini membawa kemudahan bagi masyarakat, mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal, dan membantu mewujudkan Jambi yang lebih seimbang dan maju," pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Bungo Dedi Putra dalam sambutannya menyampaikan bahwa dirinya mengingat kembali perjuangan pengadaan lahan seluas 360 hektare yang dimulai saat kepemimpinan H. Zulfikar Ahmad sebagai bupati dan dukungan DPR kala itu. “Dari tanah yang tidak ada, kita beli 360 hektare. Alhamdulillah berprogres terus,” ujar Bupati, seraya menyampaikan kebahagiaan atas hadirnya maskapai dengan armada modern ini. 

Ia menambahkan bahwa hadirnya Batik Air diharapkan meningkatkan konektivitas dan perekonomian wilayah barat Jambi serta Dhamasraya, Sumatera Barat.

Bupati Bungo menuturkan bahwa Bandara Muara Bungo dikelilingi oleh tujuh daerah—enam kabupaten dan satu kota di Provinsi Jambi, serta satu kabupaten di Sumatera Barat—sehingga bandara ini bukan hanya untuk masyarakat Bungo, melainkan untuk seluruh Jambi Ulu Barat dan Dhamasraya. Ia juga berharap dukungan dari seluruh kabupaten/kota sekitar agar penerbangan berlangsung dan berkelanjutan. “Kehadiran Batik Air akan memudahkan mobilitas, mendorong tumbuhnya investasi, dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada manajemen Batik Air dan semua pihak yang memfasilitasi rute perdana tersebut. Penerbangan perdana ini diharapkan menjadi momentum pengembangan Bandara Muara Bungo sebagai pintu gerbang transportasi udara bagi wilayah Barat Jambi dan sekitarnya.

Sementara itu juga, Dirjen penerbangan RI yang diwakili Kepala Bagian Humas dan Umum Endah Purnama Sari menyampaikan bahwa Kementerian Perhubungan mengapresiasi Pembukaan Rute Jakarta–Muara bungo.

Dikatakannya, Kementerian Perhubungan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten Bungo, pengelola Bandar Udara Muara Bungo, serta maskapai Batik air atas dukungan dan komitmen mereka dalam terwujudnya pembukaan rute penerbangan Jakarta–Muara bungo. Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat konektivitas nasional dan mendorong perkembangan ekonomi daerah. "Penerbangan baru tersebut diharapkan mempersingkat waktu perjalanan serta membuka akses lebih luas bagi investasi, perdagangan, pariwisata, dan mobilitas masyarakat. Kabupaten Bungo disebut memiliki posisi strategis sebagai gerbang wilayah barat Provinsi Jambi. Berada di jalur tengah Sumatera, Bungo menjadi pusat aktivitas ekonomi yang melayani daerah sekitar seperti Kerinci, Sungai Penuh, Merangin, Solok Selatan, Tebo, hingga Dhamasraya di Sumatera Barat. Dengan hadirnya rute ini, diharapkan arus orang dan barang antarwilayah semakin lancar sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan konektivitas antarprovinsi," ungkapnya.

Ditempat yang sama, Direktur Utama Batik air Danel Putu Kunciro menyampaikan, pada penerbangan perdana ini, pesawat mengangkut 139 penumpang. Menurutnya, pihak maskapai optimis jumlah penumpang bisa tembus 125 orang setiap hari, didukung potensi pariwisata, sawit, emas, dan batu bara Muara Bungo.  “Namun pihak maskapai juga mencatat perlunya perbaikan sistem penanganan bagasi dan kelengkapan fasilitas bandara agar konektivitas berjalan optimal,” katanya. (*)

Gubernur Al Haris Hadiri Pengajian Umum dan Berikan Dukungan Pembangunan Pesantren


Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, menghadiri Pengajian umum dalam rangka Haflah Akhirussanah dan Khotmil Qur'an yang ke-XIII Metode Yanbuat ke-2, bertempat di Pondok Pesantren Salafiyah Al Hafizh Desa Bunga Antoi - Tabir Selatan, Minggu (14/06/2026) siang.

Gubernur Al Haris mengapresiasi perjuangan pendiri dan keluarga yang meneruskan visi pendirian pondok hingga saat ini. Ia menceritakan dorongan yang pernah diberikan kepada pewaris pondok untuk mewujudkan cita-cita almarhum, sehingga pesantren tetap berfungsi sebagai pusat pengajaran agama dan pembentukan akhlak generasi muda.

“Walaupun banyak tantangan, kami yakin bahwa dengan niat yang kuat dan dukungan bersama, pondok ini akan terus berkembang dan melahirkan generasi berakhlaq serta berilmu,” ujar Gubernur. Ia juga memohon agar masyarakat dan pemangku kepentingan terus merawat dan mendukung keberlangsungan pesantren demi kemaslahatan umat.

Gubernur Al Haris juga mengenang kedekatannya dengan almarhum Kiai Syukron pendiri Pondok Pesantren. Ia menyebut, hubungan keduanya sangat dekat, bahkan hingga hari-hari terakhir sebelum Kiai Syukron wafat.

Gubernur Al Haris juga memberikan semangat kepada Gus Hafiz yang kini melanjutkan perjuangan ayahnya dalam mengembangkan pondok pesantren tersebut.

“Wujudkan mimpi ayahmu agar pondok ini terus memberikan cahaya ilmu bagi anak-anak kita,” tutur Gubernur Al Haris.

Selain motivasi, Gubernur Al Haris menyampaikan penghargaan kepada para pengajar, tokoh masyarakat, dan orang tua santri yang telah mendukung kegiatan pendidikan di pesantren. Menurutnya, kontribusi pesantren terhadap pembentukan karakter dan penyebaran ilmu agama patut diapresiasi dan didukung oleh pemerintah.

Acara ditandai dengan penampilan hafalan Al-Qur'an oleh santri-santri pondok yang menghadirkan kebahagiaan bagi orang tua dan masyarakat. Ceramah penguatan disampaikan oleh salah satu kiai alumni Yaman yang juga memiliki pengalaman pesantren dan keilmuan yang luas.

Gubernur Al Haris menutup sambutannya dengan doa agar Pondok Pesantren Al-Hafizh senantiasa diberi kekuatan, berkembang, dan mampu mencetak banyak alumnus berakhlaq mulia yang bermanfaat bagi masyarakat. Pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi perkembangan pesantren di wilayah ini.

Sementara itu Pengasuh pondok pesantren Salafiyah Al Hafizh Gus Hafizh menyampaikan, Ucapan terima kasih kepada Gubernur Al Haris yang mana sesibuk beliau masih menyempatkan diri ke ponpes ini, dengan kehadiran beliau disini,l bisa melihat langsung kondisi jalan kami disini, harapan kita semua semoga cepat di perbaikan Infrastruktur," kami sangat mengharapkan jalan kami segera bisa diperbaiki menjadi mulus. Ia optimis perbaikan akan terlaksana dan mengajak hadirin untuk berdoa agar rencana tersebut terealisasi." Ucapnya.

Pengasuh pesantren, Gus Hafizh mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang bekerja sehingga acara sukses. Ia mengajak hadirin mendoakan agar para panitia diberi kesehatan, umur panjang, dan rezeki yang melimpah.

Penegasan Amanah Pendidikan Gus Hafizh memohon doa agar dirinya dan keluarga diberi kekuatan, kesabaran, dan kemampuan dalam mengemban amanah mendidik generasi penerus bangsa dan agama. Ia berjanji berusaha menjalankan tanggung jawab tersebut dengan baik.

Pada kesempatan ini Gubernur Al Haris juga menyerahkan bantuan Pemerintah provinsi Jambi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jambi senilai 15 juta kepada Pengasuh pondok pesantren Salafiyah Al Hafizh Gus Hafizh.

Tauziah yang disampaikan Al ustadz  Dr. KH. Bukhori Al Aroby pimpinan pondok pesantren Nurul Huda Tangerang Banten menyampaikan, Perhitungan amal manusia di akhir zaman terjadi di akhirat melalui dua tahapan utama, Yaumul Hisab (pencatatan dan perhitungan) serta Yaumul Mizan (penimbangan amal baik dan buruk dengan seadil-adilnya. .

Acara Haflah Akhirussanah dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Merangin  Zulhifni, S.T., M.E., Kadis Kominfo, Ariansyah,Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Provinsi Jambi Bustanul Aripin, S.E., dan  forkompincam kabupaten Merangin serta pengurus pondok, keluarga besar pesantren, tokoh masyarakat, dan masyarakat setempat. Kegiatan ini menjadi momentum puncak penutupan tahun ajaran. (*)

Ketum PP GP Ansor dan Gubernur Al Haris Resmikan BUMA, Siap Gerakkan Ekonomi Umat di Jambi

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., menghadiri kegiatan Launching Badan Usaha Milik Ansor (BUMA), penandatanganan hibah mesin digital printing, serta peresmian Kantor BUMA GP Ansor Jambi yang dirangkaikan dengan peringatan Harlah ke-92 GP Ansor, bertempat di Sekretariat GP Ansor Provinsi Jambi Telanaipura, Selasa (02/06/2026) malam.

Dalam sambutannya, Al Haris mengapresiasi langkah GP Ansor yang mulai serius membangun kemandirian ekonomi organisasi melalui berbagai unit usaha produktif. Menurutnya, kehadiran BUMA tidak hanya bertujuan mengejar keuntungan, tetapi juga menjadi wadah pendidikan kewirausahaan bagi kader muda.

"Saya bangga melihat GP Ansor sudah memiliki visi besar dalam membangun ekonomi umat. Ini bukan sekadar soal bisnis, tetapi bagaimana mendidik kader-kader muda menjadi wirausahawan yang berani menciptakan lapangan pekerjaan," ujar Al Haris.

Gubernur Al Haris menegaskan bahwa generasi muda tidak boleh hanya berorientasi menjadi tenaga honorer atau pencari kerja. Sebaliknya, mereka harus mulai melihat berbagai peluang usaha yang masih terbuka luas, mulai dari sektor perdagangan, pertanian, hingga distribusi kebutuhan pokok masyarakat.

Menurut Gubernur Al Haris, Provinsi Jambi memiliki potensi ekonomi yang besar yang dapat dimanfaatkan oleh kader-kader Ansor. Ia bahkan mendorong BUMA untuk menjalin kerja sama dengan Bulog dalam distribusi beras lokal Jambi serta membangun kemitraan dengan pondok pesantren sebagai pasar potensial.

"Kami siap mendukung. Kalau dikelola dengan serius dan totalitas, peluangnya sangat besar. Pondok pesantren membutuhkan beras, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya. Ini bisa menjadi ruang usaha yang menjanjikan bagi BUMA," katanya.

Gubernur Al Haris juga mengajak seluruh kader GP Ansor untuk membangkitkan ekonomi umat melalui usaha-usaha yang berkelanjutan. Ia menilai kehadiran BUMA merupakan bentuk ikhtiar nyata dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Saya mengapresiasi ide besar ini. Semoga BUMA menjadi amal jariyah yang manfaatnya dapat dirasakan umat dalam jangka panjang," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum PP GP Ansor, Addin Jauharuddin, menegaskan bahwa pembentukan BUMA merupakan bagian dari transformasi organisasi untuk memperkuat kemandirian ekonomi kader dan umat.

Menurut Addin, BUMA akan menjadi payung bagi seluruh aktivitas bisnis GP Ansor, baik yang berbentuk Perseroan Terbatas (PT), koperasi, maupun bentuk usaha lainnya sesuai kebutuhan daerah masing-masing.

"BUMA harus menjadi wahana pengembangan ekonomi kader dan umat. Jangan sampai hanya menjadi seremonial. Yang terpenting adalah keberlanjutan dan manfaatnya bagi kesejahteraan kader," ujarnya.

Ia berpesan agar kader Ansor tidak terlalu banyak berdiskusi tanpa tindakan nyata. Dalam dunia usaha, kata dia, keberanian untuk memulai menjadi faktor penting dalam mencapai keberhasilan.

"Kalau bicara bisnis, jangan terlalu banyak diskusi. Yang penting action. Bisnis tidak dimulai dari kebingungan, tetapi dari keyakinan dan keberanian untuk melangkah," tegasnya.

Addin juga menekankan pentingnya integritas, kejujuran, serta kemampuan membangun jejaring dalam mengembangkan usaha. Menurutnya, organisasi harus mampu mengintegrasikan berbagai potensi usaha kader menjadi kekuatan ekonomi bersama.

Sebelumnya, Ketua PW GP Ansor Jambi, H. Habibi, menyampaikan bahwa pembentukan BUMA merupakan salah satu program prioritas organisasi dalam meningkatkan kesejahteraan kader.

Ia menjelaskan, sejumlah unit usaha telah mulai berjalan, di antaranya usaha digital printing, penyediaan sembako, hingga jasa angkutan logistik. Selain itu, GP Ansor Jambi juga tengah mempersiapkan toko kebutuhan pokok dan menjalin kerja sama dengan berbagai mitra usaha.

"Kami ingin mengubah paradigma bahwa Ansor tidak hanya bergerak di bidang sosial dan keagamaan, tetapi juga mampu membangun kekuatan ekonomi kader secara profesional," ujar Habibi.

Menurutnya, dukungan dari Pemerintah Provinsi Jambi, PP GP Ansor, para senior organisasi, serta berbagai pihak menjadi modal penting untuk memastikan BUMA berkembang menjadi badan usaha yang kuat dan berkelanjutan.

Launching BUMA, penandatanganan hibah mesin digital printing, dan peresmian kantor BUMA GP Ansor Jambi tersebut menjadi tonggak baru penguatan ekonomi kader Ansor di Provinsi Jambi. Diharapkan ke depan, BUMA mampu menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi umat sekaligus menciptakan lapangan kerja baru bagi generasi muda. (*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs