Pemprov Jambi Kucurkan Rp.62,9 Miliar untuk THR ASN, Cair Tarik Manual di Bank Jambi

Ilustrasi uang untuk THR. Pemerintah daerah telah memastikan kesiapan anggaran sebesar Rp62,9 miliar yang dialokasikan khusus untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang Idul Fitri 1447 H. 

JAMBI – Kabar gembira bagi puluhan ribu Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Jambi menjelang Lebaran 2026. 

Pemerintah daerah telah memastikan kesiapan anggaran sebesar Rp62,9 miliar yang dialokasikan khusus untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang Idul Fitri 1447 H.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Jambi, Agus Pirngadi, menjelaskan dana puluhan miliar tersebut akan digunakan untuk membayar THR setara satu bulan gaji pokok. 

Rinciannya:

- Rp48,6 miliar diperuntukkan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS)

- Rp14,3 miliar dialokasikan bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Mekanisme Pencairan dan Kendala Perbankan

Meskipun anggaran sudah tersedia, proses pencairan masih harus menunggu surat edaran resmi dari Kementerian Keuangan sebagai payung hukum pusat. 

Agus Pirngadi menjamin hak para pegawai ini akan tersalurkan tepat waktu sebelum hari raya melalui transfer langsung ke rekening masing-masing.

Terkait kendala teknis pada sistem Bank Jambi, yakni belum keluarnya izin operasional ATM dari Bank Indonesia (BI) serta gangguan tarik tunai, Pemprov Jambi menegaskan hal tersebut tidak akan menghambat distribusi THR. 

Sebagai solusinya, para pegawai diarahkan untuk melakukan penarikan dana secara manual melalui seluruh kantor layanan Bank Jambi yang tersebar di wilayah Provinsi Jambi.

Pembedaan Penyaluran Pensiunan

Agus turut memberikan klasifikasi terkait penyaluran dana bagi para pensiunan. 

Berbeda dengan ASN aktif, THR bagi pensiunan tidak dikelola oleh pemerintah daerah, melainkan akan disalurkan langsung oleh PT Taspen sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen penuh untuk memenuhi hak seluruh pegawai, baik PNS maupun PPPK, agar dapat merayakan hari raya dengan tenang meskipun terdapat penyesuaian teknis pada sistem perbankan saat ini.(Adz/merdekapost.com)

Mengenang H. Hanafi di Masjid Tertua Bungo, Gubernur Al Haris Teguhkan Pembangunan untuk Rakyat

 

Merdekapost.com - Safari Ramadhan 1446 Hijriah Pemerintah Provinsi Jambi berlangsung khidmat dan penuh makna di Masjid Al Falah, Dusun Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Minggu (01/03/2026) malam. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH dan didampingi Bupati Bungo Dedy Putra, SH., M.Kn, Wakil Bupati Bungo Tri Wahyu Hidayat, SH., Sekretaris Daerah Kabupaten Bungo Dr. Donny Iskandar, unsur Forkopimda Kabupaten Bungo, Ketua BAZNAS Provinsi Jambi, Camat Tanah Sepenggal, serta Datuk Rio Dusun Empelu.

Masjid Al Falah yang berdiri sejak tahun 1830 Masehi dikenal sebagai masjid tertua di Kabupaten Bungo dan menjadi salah satu masjid tertua di Pulau Sumatera. Kehadiran Gubernur Jambi di masjid bersejarah tersebut menjadi momentum istimewa bagi masyarakat, sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah dan warga.

Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris mengenang jasa para tokoh pendiri Provinsi Jambi, khususnya almarhum H. Hanafi yang dikenal sebagai inisiator berdirinya Provinsi Jambi dan merupakan putra asli Empelu.

“Malam ini saya berada di kampung inisiator pendiri Provinsi Jambi, almarhum Bapak H. Hanafi. Kita bangga Provinsi Jambi lahir dari perjuangan orang tua kita. Semoga Allah melapangkan kuburnya dan mengampuni dosa-dosanya,” ujar Gubernur Al Haris dengan diamini para jamaah.

Gubernur Al Haris menyampaikan rasa syukur karena dapat hadir bersama Bupati dan Wakil Bupati Bungo dalam rangka Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Jambi. Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wadah menyerap langsung aspirasi masyarakat.

Salah satu aspirasi utama yang disampaikan adalah pembangunan Jembatan Empelu menuju Embacang Gedang sepanjang kurang lebih 120 meter yang melintasi Sungai Batang Tebo. Jembatan tersebut dinilai sangat strategis karena akan membuka akses penghubung antar desa dan memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi hasil pertanian dan perkebunan.

Gubernur Al Haris mengungkapkan bahwa berdasarkan perkiraan awal, pembangunan jembatan tersebut membutuhkan anggaran sekitar Rp30 miliar. Ia pun langsung meminta Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi untuk berkoordinasi dengan Dinas PU Kabupaten Bungo guna melakukan perhitungan teknis dan penganggaran yang lebih detail.

“Besok saya minta tim dari Dinas PU Provinsi Jambi turun bersama Dinas PU Bungo untuk menghitung secara detail. Ini kebutuhan masyarakat. Kalau memungkinkan, kita upayakan bertahap, apakah bisa tahun ini atau tahun depan,” tegasnya.

Menurut Gubernur Al Haris, pembangunan akses infrastruktur seperti jembatan dan jalan merupakan investasi jangka panjang yang akan berdampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, tidak hanya bagi Dusun Empelu, tetapi juga desa-desa di sekitarnya.

Selain jembatan, Gubernur Al Haris juga menyoroti kondisi Jalan Provinsi Jambi dari Simpang Tanah Tumbuh hingga Limbur sepanjang kurang lebih 60 kilometer. Ia meminta Dinas PU Provinsi Jambi segera turun ke lapangan untuk meninjau kondisi jalan serta menghitung kebutuhan anggaran penanganannya.

“Kita ingin pembangunan yang diperjuangkan ini benar-benar untuk kepentingan masyarakat luas, bukan untuk kepentingan pribadi. Akses yang baik akan mengangkat ekonomi warga,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi juga menyerahkan sejumlah bantuan. Bantuan CSR Bank Jambi dari Pemerintah Provinsi Jambi sebesar Rp20 juta disalurkan untuk Masjid Al Falah, sementara Pemerintah Kabupaten Bungo melalui CSR Bank Jambi turut memberikan bantuan sebesar Rp10 juta untuk masjid yang sama.

Selain itu, BAZNAS Provinsi Jambi memberikan bantuan kepada 30 orang fakir miskin serta satu unit kursi roda bagi warga yang membutuhkan. Melalui program ASN Peduli Stunting, turut disalurkan 20 paket bantuan bagi keluarga berisiko stunting. Setiap paket berisi beras 5 kilogram, telur satu karpet, kacang hijau 1 kilogram, dan biskuit sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan gizi masyarakat.

Sebelumnya, Bupati Bungo Dedy Putra, menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT karena masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk bersilaturahmi bersama masyarakat dan jajaran Pemerintah Provinsi Jambi dalam momentum Ramadhan yang penuh berkah. Ia juga mendoakan agar Gubernur Jambi senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan semangat dalam memimpin serta membangun Provinsi Jambi.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bungo Dedy Putra melaporkan sejumlah progres pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bungo yang mendapat dukungan Pemerintah Provinsi Jambi. Di antaranya pembangunan ruas jalan Batang Uleh sepanjang 32 kilometer dari Bukit Kemang hingga Tanah Bekali yang menghubungkan 11 desa. Selain itu, pembangunan irigasi di Tanah Bekali–Empelu yang mampu mengairi lebih dari 1.500 hektare sawah, dan tahun ini diusulkan kembali penambahan anggaran sekitar Rp40 miliar untuk pengembangan jaringan irigasi.


Kemudian, pembangunan dan peningkatan jalan Muaro Bungo–Peninjau sepanjang 32 kilometer serta Peninjau–Limbur Lubuk Mengkuang sepanjang 34 kilometer juga terus menjadi perhatian. Tercatat masih terdapat sekitar 60 kilometer ruas jalan yang memerlukan perbaikan dengan estimasi kebutuhan anggaran sekitar Rp10 miliar dan telah dilaporkan kepada Pemerintah Provinsi untuk ditindaklanjuti.

Selain itu, usulan pembangunan turap penahan tebing telah diajukan ke BNPB dan direncanakan masuk dalam program tahun ini guna mengantisipasi bencana dan menjaga keselamatan masyarakat.

Sementara itu, Datuk Rio Dusun Empelu H.M. Thohir menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kehadiran Gubernur Jambi beserta rombongan Pemerintah Provinsi Jambi di Masjid Al Falah. Ia menyebut momentum Safari Ramadhan 1446 H ini sebagai kehormatan besar bagi masyarakat Dusun Empelu, karena dapat bersilaturahmi secara langsung dengan Gubernur Jambi Al Haris dan Bupati Bungo Dedy Putra.

Datuk Rio juga menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten terhadap pembangunan di wilayah mereka, terutama peningkatan infrastruktur jalan dan irigasi yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para petani. Ia berharap sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dapat terus berlanjut sehingga pembangunan di Dusun Empelu semakin merata dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.

Safari Ramadhan ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi Jambi untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung kebutuhan warga, serta memastikan pembangunan berjalan merata hingga ke pelosok daerah.

Kehadiran Gubernur dan rombongan di Dusun Empelu tidak hanya mempererat ukhuwah Islamiyah di bulan suci, tetapi juga menegaskan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Jambi. (*)

Safari Ramadhan di Pamenang, Gubernur Al Haris Ajak Perkuat Akhlak dan Peran Keluarga

 

Merdekapost.com – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH melaksanakan Safari Ramadhan 1446 Hijriah di Masjid Jami’ Al-Mu’minin, Kelurahan Pasar Pamenang, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Sabtu (28/02/2026) malam. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda rutin Pemerintah Provinsi Jambi dalam mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi pembangunan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Al Haris didampingi Bupati Merangin H. M. Muhammad Syukur, Wakil Bupati Merangin, Sekretaris Daerah Kabupaten Merangin, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten Merangin, unsur Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Jambi, perwakilan BAZNAS Provinsi Jambi dan BAZNAS Kabupaten Merangin, serta Ketua MUI Kabupaten Merangin. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menegaskan komitmen bersama dalam membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Merangin.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Salat Isya dan Tarawih berjamaah bersama masyarakat setempat. Suasana kebersamaan dan kekhidmatan terasa kuat di masjid yang berdiri megah berkat swadaya dan gotong royong warga tersebut.

Dalam sambutan dan arahannya Gubernur Al Haris mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat kesehatan dan kesempatan sehingga dapat bersama-sama menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan. Ia juga mengingatkan pentingnya memperbanyak shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk kecintaan dan harapan mendapatkan syafaat di hari akhir.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Al Haris juga menyampaikan apresiasi atas kekompakan masyarakat Pamenang dalam membangun dan memakmurkan Masjid Jami’ Al-Mu’minin. Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan warga merupakan modal sosial yang sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah.

“Masjid ini luar biasa. Kekompakan masyarakatnya sangat terasa. Ini bukti bahwa jika kita bersatu dan memiliki semangat yang sama, maka pembangunan rumah ibadah maupun pembangunan lainnya dapat terwujud dengan baik,” ujar Gubernur Al Haris.

Lebih lanjut, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk mempererat hubungan emosional antara pemerintah dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, pemerintah dapat mendengar langsung aspirasi, harapan, serta berbagai persoalan yang dihadapi warga.

“Safari Ramadhan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus sarana kami untuk turun langsung ke tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa pemerintah hadir dan bekerja untuk rakyat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris juga menyoroti sejumlah tantangan sosial yang tengah dihadapi bangsa, khususnya terkait kondisi anak-anak dan ketahanan keluarga. Ia menyampaikan bahwa berdasarkan data Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, sekitar 25 persen anak Indonesia tumbuh tanpa figur ayah (fatherless).

Menurutnya, fenomena ini menjadi tantangan serius yang memerlukan perhatian bersama. Anak-anak yang tumbuh tanpa peran ayah atau tanpa bimbingan keluarga yang utuh berpotensi menghadapi berbagai persoalan, mulai dari rendahnya kepercayaan diri, kesulitan dalam pengendalian emosi, hingga kerentanan terhadap pengaruh negatif lingkungan.

“Artinya, dari 100 anak, sekitar 25 anak tumbuh tanpa peran ayah. Ini bukan angka kecil. Ini menjadi tugas kita bersama, baik orang tua, guru, tokoh agama, maupun pemerintah, untuk membina dan membimbing mereka,” jelasnya.

Gubernur Al Haris menekankan bahwa keluarga adalah sekolah pertama bagi anak. Peran ayah dan ibu dalam membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai agama, serta membangun kedisiplinan sangat menentukan masa depan generasi muda. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi dan pendidikan formal, tetapi juga pada pembinaan akhlak.

“Jangan sampai kita hanya fokus mengejar pendidikan tinggi dan keberhasilan ekonomi, tetapi lupa membangun akhlak. Akhlak inilah yang akan menjadi benteng anak-anak kita dalam menghadapi tantangan zaman, termasuk derasnya arus globalisasi dan pengaruh media sosial,” tegasnya.

Gubernur Al Haris juga menyinggung besarnya pengaruh teknologi dan media sosial dalam kehidupan generasi muda saat ini. Tanpa pengawasan dan pendampingan yang tepat, anak-anak dapat dengan mudah terpapar informasi yang tidak sesuai dengan nilai-nilai agama dan budaya bangsa.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk sekolah dan lembaga keagamaan, untuk bersama-sama memperkuat pendidikan karakter dan nilai spiritual. Ia berharap masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat, termasuk bagi generasi muda.

Selain membahas isu keluarga dan generasi muda, Gubernur Al Haris juga mengingatkan bahwa menjadi pemimpin adalah amanah yang penuh ujian. Di era keterbukaan informasi saat ini, setiap kebijakan dan langkah pemerintah dapat dengan cepat menjadi sorotan publik. Oleh karena itu, ia menegaskan komitmennya untuk terus bekerja secara transparan dan akuntabel.

“Memimpin itu penuh ujian. Apalagi sekarang di era media sosial, informasi menyebar sangat cepat. Karena itu, kami berkomitmen untuk tetap istiqomah, bekerja dengan niat yang tulus, dan mengedepankan kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Gubernur Al Haris mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat masyarakat Pamenang serta memohon doa agar kepemimpinan di Provinsi Jambi senantiasa diberi kekuatan, kesehatan, dan keberkahan dalam menjalankan amanah.

“Mohon doa agar kami dapat terus istiqomah dalam memimpin dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Jambi. Jika dalam perjalanan ada kekurangan, kami mohon maaf,” pungkasnya.

Safari Ramadhan ini diharapkan semakin memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, serta menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan, dan kepedulian sosial di tengah dinamika kehidupan yang terus berkembang.

Sebelumnya, Bupati H. M. Syukur juga menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada seluruh unsur Forkopimda, para kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat Kecamatan Pamenang yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan Safari Ramadhan tersebut.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Merangin berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jambi dalam mendorong percepatan pembangunan, baik di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten sangat penting agar program-program pembangunan dapat berjalan optimal dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Bupati Syukur juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum Ramadhan sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat kepedulian sosial.

“Mari kita jadikan Ramadhan ini sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta memperkuat kebersamaan dalam membangun Merangin yang lebih baik,” tuturnya.

Bank Jambi Kabupaten Merangin menyalurkan bantuan CSR sebesar Rp.5 juta. Selain itu, BAZNAS Provinsi Jambi memberikan bantuan kepada 50 orang fakir miskin serta satu unit kursi roda bagi yang membutuhkan.

Melalui program ASN Peduli Stunting, turut disalurkan 20 paket bantuan untuk keluarga berisiko stunting. Setiap paket berisi beras 5 kg, telur 1 karpet, kacang hijau 1 kg, dan biskuit. (*)

Safari Ramadhan di Batang Hari, Wagub Sani Ajak Warga Tingkatkan Ibadah dan Dukung Visi Jambi Mantap 2029

 

Merdekapost.com - Wakil Gubernur (Wagub) Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., melaksanakan Safari Ramadhan di Kabupaten Batang Hari dengan agenda utama kunjungan ke Masjid Nurul Islam KM 05, Muara Bulian, Jumat (27/02/2026).

Sebelum melaksanakan Safari Ramadhan, Wagub Sani menghadiri buka puasa bersama di Rumah Dinas Bupati Batang Hari dengan didampingi Bupati Muhammad Fadhil Arief, sekaligus menyerahkan 15 paket sembako kepada keluarga sasaran dalam rangka percepatan penurunan angka stunting. 

Dalam sambutannya, Wagub Sani mengajak masyarakat untuk memanfaatkan bulan suci Ramadhan sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian sosial.

“Mari kita semakin meningkatkan ibadah dan amalan pada bulan Ramadhan, dan semoga kita selalu istiqomah untuk menghidupkan malam-malam bulan Ramadhan ini,” ujar Wagub Sani.

Wagub Sani menegaskan, Safari Ramadhan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Bagi kami pemerintah daerah, kegiatan ini merupakan sarana untuk mendapatkan masukan dari masyarakat guna mewujudkan visi pembangunan Provinsi Jambi, yakni Mewujudkan Jambi Mantap Berdaya Saing dan Berkelanjutan Tahun 2029 di bawah ridho Allah SWT,” katanya.

Wagub Sani juga menuturkan, keberhasilan pembangunan daerah memerlukan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

“Kami menyadari bahwa keberhasilan pembangunan tidak mungkin dicapai tanpa dukungan, partisipasi, dan doa dari seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan akan meningkatkan komunikasi yang harmonis dan terbuka antara pemerintah dan masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan Safari Ramadhan tersebut diisi dengan shalat Isya dan Tarawih berjamaah serta penyerahan bantuan keagamaan sebagai bentuk dukungan pemerintah Provinsi Jambi terhadap pengembangan sarana ibadah di daerah.

Pada kesempatan itu, Wagub Sani menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Jambi senilai Rp.10 juta untuk Masjid Nurul Islam. Selain itu, Wagub Sani juga menyerahkan 20 amplop santunan kepada masyarakat sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Safari Ramadhan tersebut. (*)

Gubernur Al Haris: Membangun Akhlak dan Moral Generasi Muda, Kunci Pembangunan Bangsa

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH mengemukakan, pembangunan tidak cukup membangun gedung-gedung yang bagus dan megah, tetapi yang lebih penting membangun akhlak mukarimah anak-anak, membangun karakter dan moral generasi muda karena ini warisan yang akan melanjutkan pembangunan bangsa ini. Hal tersebut dikemukakannya saat 

Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Jambi 1447 Hijriah bersama Masyarakat  Kota Jambi, bertempat di Masjid Al-Ikhlas. Kelurahan Beliung, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Kamis (26/02/2026) malam.

"Atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Jambi, saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah. Semoga kita diberi kekuatan dan kesehatan untuk menghidupkan malam dan siang ramadhan dengan ibadah wajib dan sunnah penuh kekhusukan, melatih diri menjadi insan Islam yang sebenar-benarnya, demi mengharapkan rida Allah SWT. Semoga Allah memberi pengampunan dan menerima semua amalan kita, aamiin ya Rabbal ‘alamiin," ucap Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris mengatakan,  momentum bulan ramadhan menjadi salah satu kesempatan berharga bagi Pemerintah Provinsi Jambi untuk menguatkan silaturahmi dengan masyarakat, menciptakan sinergi dan keharmonisan antara pemerintah daerah, ulama dan masyarakat, yang menjadi modal penting bagi keberlanjutan pembangunan yang memajukan dan mensejahterakan seluruh masyarakat. "Tentunya pembangunan tidak bisa berjalan sendiri hanya dengan kerja pemerintah saja. Seluruh komponen masyarakat memiliki peran masing-masing untuk turut andil dalam upaya pembangunan daerah. Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kota Jambi akan terus berkolaborasi menciptakan keyamanan bagi masyarakat, sesuai dengan Kota Jambi bahagia," kata Gubernur Al Haris.

"Kota Jambi merupakan barometernya Provinsi Jambi, meskipun kita mempunyai 9 kabupaten 2 kota,  wajah awal yang dilihat orang Kota Jambi nya, bila kotanya bersih, masyarakatnya murah senyum dan baik, terhadap semua orang, ini sudah membuat kesan baik bagi semua, dan sudah menutupi kabupaten lain," lanjutnya.

"Kemaren saya di Jakarta saya dapat info, bahwa Provinsi Jambi, ada penilaian bahwa anak-anak di Provinsi Jambi ada yang kurang mendapatkan kasih sayang dari ayah (fatherless), ini berisiko mengalami dampak psikologis, emosional, dan perilaku yang signifikan, seperti rendah diri, kecemasan, kesulitan bersosialisasi, agresivitas, hingga masalah  yang memengaruhi karakter dan kemandirian anak kedepannya.

Penting untuk diingat bahwa kasih sayang ayah tidak selalu hilang karena perceraian, tetapi juga bisa terjadi ketika ayah hadir secara fisik namun tidak terlibat secara emosional. Perbaikan hubungan bisa dilakukan dengan konsistensi perhatian dan kasih sayang," imbuhnya.

Gubernur Al Haris juga mengungkapkan data yang cukup memprihatinkan. Ia menyebut sekitar 24,80 persen anak di Jambi masuk kategori kehilangan figur ayah atau fatherless.

“Dari 100 anak, sekitar 24 anak kehilangan figur ayah. Ini harus menjadi perhatian kita bersama. Peran RT dan lingkungan sangat penting untuk membimbing mereka agar tidak terjerumus pada kenakalan remaja,” tegasnya.

Pada sesi wawancara dengan rekan-rekan media Gubernur Al Haris kembali menyampaikan bahwa safari ramadhan harus dioptimalkan sebagai sarana komunikasi dan penyerap aspirasi langsung masyarakat. Selain itu kegiatan safari ramadhan ini juga harus menjadi jembatan yang menghubungkan pemerintah dan masyarakat untuk berdialog secara langsung, menjadi media bagi pemerintah untuk mendengar dengan saksama. "Tentunya pembangunan tidak bisa berjalan sendiri hanya dengan kerja pemerintah saja. Seluruh komponen masyarakat memiliki peran masing-masing untuk turut andil dalam upaya pembangunan daerah," sebutnya

Sementara itu, Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M menyampaikan, hubungan antara Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi yang berjalan sangat baik umumnya ditandai dengan sinergi yang erat, komunikasi intensif, dan kolaborasi dalam perencanaan serta pelaksanaan pembangunan. "Untuk secara umum, semua program dapat berjalan dengan lancar, efektif, dan terarah karena program strategis di tingkat kota diselaraskan dengan visi dan misi tingkat provinsi agar percepatan pembangunan dapat tercapai secara merata," ujar Wali Kota Jambi.

Sementara itu juga, Pimpinan Ponpes Al Hidayah Provinsi Jambi, Hasan Basri Husin dalam tausiahnya menyampaikan bahwa Ramadhan sebagai peningkatan ketakwaan, penyucian jiwa (tazkiyatun nafs), dan penguatan empati sosial melalui puasa yang bukan sekadar menahan lapar, melainkan menjaga hati dan lisan, selain itu momentum kembali kepada Al-Qur'an, meraih ampunan Allah, dan berlatih disiplin diri.

Usai sholat isya dan tarawih bersama Gubernur Al Haris menyerahkan bantuan 20 paket sembako/susu, biskuit/roti dan telur dari ASN Provinsi Jambi Peduli Stunting, program ASN Peduli Stunting merupakan gerakan nyata yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Jambi untuk mempercepat penurunan angka stunting Provinsi Jambi serta bantuan CSR Bank 9 Jambi Rp.20 juta kepada pengurus Masjid Al Ikhlas dan bantuan untuk kaum dhuafa dan anak yatim dari  Baznas Provinsi Jambi  berupa 20 paket, selain itu Baznas Kota Jambi juga memberikan bantuan kepada warga dan bantuan secara pribadi dari Wali Kota Jambi senilai Rp.5 juta. (*)

Buka Ramadhan Ceria 2026, Wagub Sani Harap Da’i Cilik Jadi Agen Perubahan


Merdekapost.com - Wakil Gubernur (Wagub) Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I berharap Program Ramadhan Ceria yang diselenggarakan Jambi TV sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) serta  wadah strategis untuk membentuk karakter anak-anak agar menjadi agen perubahan yang unggul dan memiliki integritas tinggi di Provinsi Jambi. Harapan tersebut disampaikannya saat membuka Ramadhan Ceria Jambi TV 2026  Season 14, bertempat di Studio Jambi TV, Selasa (24/02/2026) siang.

Dalam sambutan dan arahannya Wagub Sani menyampaikan bahwa dirinya atas nama pemerintah dan masyarakat Provinsi Jambi mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran Jambi TV. "Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Pimpinan Jambi TV beserta jajaran, yang telah menginisiasi program yang positif di Bulan Suci Ramadhan ini, dengan acara Ramadhan Ceria dan terima kasih juga saya ucapkan kepada segenap panitia pelaksana yang telah berupaya semaksimal mungkin agar acara ini terlaksana dengan baik dan sukses," ucap Wagub Sani. 

"Kegiatan Ramadhan Ceria yang kita laksanakan ini merupakan salah satu ajang untuk membina anak-anak, generasi muda, selain melatih mental mereka, bahkan lebih dari pada itu, kita harus peduli terhadap pendidikan anak-anak kita terutama pendidikan keagamaan yang mendasari ketauhidan, serta rasa cinta terhadap Al-Qur'an maupun akhlakul karimah," lanjutnya.

Wagub Sani juga mengakui dirinya sangat bangga melihat semua anak-anak yang berada di studio ini juga para hafiz dan hafizah serta da'i cilik yang mengikuti program Ramadhan Ceria yang dilaksanakan oleh Jambi TV. "Saya meyakini ananda semua merupakan anak-anak kami yang mempunyai semangat dan kemauan serta keingin mengasah dirinya untuk menjadi para hafiz dan hafizah serta da'i yang terbaik, tentunya tidak hanya dalam kegiatan saja. Ananda semua adalah generasi Qur'ani yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual dan berakhlakul karimah," ungkap Wagub Sani.

"Di usia yang masih sangat muda, ananda semua harus menunjukkan semangat luar biasa dalam menghafal Al-Qur'an, memahami ajaran Islam, serta berani tampil menyampaikan dakwah di tengah masyarakat.

Kehadiran ananda semua, para hafiz, hafizah, dan da'i cilik ini menjadi harapan besar bagi masa depan daerah dan bangsa. Apalagi, di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, generasi seperti inilah yang akan menjadi benteng moral sekaligus agen perubahan yang membawa keberkahan bagi Provinsi Jambi," sambungnya.

Dikatakan Wagub Sani, Pemerintah Provinsi Jambi sangat menaruh perhatian terhadap para Hafizh dan Da’i melalui program unggulan Pro-Jambi (Program Jaringan Majukan Jambi) pada pilar Pro-Jambi Agamis sebagai upaya membangun mental dan spiritual generasi muda Provinsi Jambi. "Pemerintah Provinsi Jambi  memberikan motivasi kepada anak-anak peserta didik untuk terus belajar dan menggali ilmu di bidang keagamaan, sehingga kedepan telah siap menghadapi semua perubahan yang akan terjadi. Tentunya hal ini juga menjadi bagian dari salah satu misi pembangunan Provinsi Jambi, yaitu Memantapkan Keberlanjutan Pembangunan dan Kualitas Sumber Daya Manusia," kata Wagub Sani.

"Saya harap kegiatan Ramadhan Ceria dapat menjadi penambah ketakwaan dan kecintaan kita semua pada ajaran Rasulullah Nabi Muhammad SAW serta melahirkan generasi Provinsi Jambi yang unggul dan berlandaskan nilai-nilai keislaman," pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Jambi TV Mukhtadi Putra Nusa menyampaikan, kegiatan Ramadhan Ceria sudah dilaksanakan semenjak berdirinya Jambi TV, hanya pada tahun 2019 tidak dilaksanakan karena adanya covid 19 yang tidak mungkin dilaksanakan. "Kegiatan Ramadhan Ceria ini sudah terlaksana semenjak berdirinya Jambi TV, hanya waktu covid 19 melanda seluruh Indonesia ditiadakan, terhitung sudah 14 tahun kita laksanakan. Tujuannya untuk  meningkatkan kualitas SDM di Jambi dan membentuk generasi yang lebih baik dan unggul. Selain itu, juga jadi wadah untuk anak-anak menunjukkan bakat dan kreativitas di bulan Ramadhan," kata Mukhtadi.

"Program Ramadhan Ceria yang diselenggarakan oleh Jambi TV merupakan inisiatif tahunan yang bertujuan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Provinsi Jambi melalui pengembangan potensi generasi muda di bidang keagamaan," tambahnya. (*)

Temui Menteri PKP, Gubernur Al Haris bersama Para Bupati/Wali Kota Perjuangkan Program Perumahan Rakyat

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH bergerak cepat menemui Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, di Jakarta. Tak tanggung-tanggung, Gubernur Al Haris memboyong seluruh Bupati, Wali Kota, hingga Kepala Dinas Perkim se-Provinsi Jambi untuk memastikan rakyatnya mendapatkan kuota pembangunan rumah yang layak.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat namun intens tersebut, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa urusan perumahan adalah kebutuhan mendesak bagi puluhan ribu warganya di Jambi.

Gubernur Al Haris mengapresiasi keterbukaan Menteri Ara dalam menerima kunjungan besarnya. Ia menekankan bahwa kehadiran para kepala daerah ini adalah bukti keseriusan Jambi dalam mendukung program perumahan nasional.

"Kami hadir di sini membawa puluhan ribu aspirasi rakyat Jambi yang merindukan rumah layak huni. Kami berharap program-program seperti bedah rumah (BSPS), penataan kawasan kumuh, hingga rumah subsidi bisa digelontorkan secara masif ke Jambi," ujar Al Haris di Kantor Kementerian PKP, Senin (23/2/2026).

Ia juga menjamin bahwa pemerintah daerah akan menyiapkan data yang akurat agar bantuan dari pusat tidak salah sasaran. "Intinya, kami ingin kawasan di Jambi jadi baik, ekonominya bagus, dan pendidikan anak-anak terjamin karena rumahnya sehat," tambahnya.

Merespons permintaan tersebut, Menteri PKP Maruarar Sirait langsung memberikan jawaban konkret. Ara menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, pemerintah tidak akan membiarkan rakyat kesulitan mencicil rumah.

"Tadi sudah kita diskusikan selama dua jam. Kita akan lakukan terobosan besar. Saya sudah buat proposal untuk mengurangi bunga menjadi 5% bagi 16 juta nasabah, terutama untuk ibu-ibu yang berusaha di rumah," jawab Ara disambut antusias para kepala daerah.

Dalam kesempatan tersebut Menteri Ara memaparkan empat strategi utama yang akan menjadi "oleh-oleh" bagi Gubernur Jambi dan jajarannya:

Pemberdayaan Ekonomi Rumah Tangga: Menggandeng PNM Mekaar agar rumah yang direnovasi juga menjadi tempat usaha yang produktif.

Penataan Kawasan Kumuh: Berkomitmen mengubah kawasan kumuh menjadi pemukiman sehat.

BSPS (Bedah Rumah): Memastikan semua kabupaten/kota di Jambi mendapatkan jatah program rumah swadaya.

Penyederhanaan Subsidi: Mempermudah akses KPR Tapak dan Rusun bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Menteri Ara juga mengapresiasi langkah Gubernur Al Haris yang membawa data lengkap dari daerah. Ia berencana akan segera melakukan kunjungan balasan ke Jambi dan Sulawesi Tengah setelah lebaran nanti untuk meninjau langsung progres di lapangan.

"Saya senang ketemu Gubernur yang punya hati dan profesional seperti Pak Al Haris dan Pak Rusdy Mastura. Kita akan hadir langsung ke Jambi dan Sulteng bulan April nanti untuk memastikan program ini berjalan," pungkas Ara. 

Turut serta mendampingi Gubernur Al Haris dalam audiensi ini Kadis Kominfo, Kepala Bappeda, Plt. Kadis Perkimtan, Karo Kesra, Plt. Karo Adpim, serta Plt. Kepala Badan Penghubung. (*)

Awali Safari Ramadhan di Pijoan, Gubernur Al Haris: Tingkatkan Silaturahmi dan Perkuat Keimanan

 

Merdekapost.com -  Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH resmi memulai rangkaian Safari Ramadan 1447 H Pemerintah Provinsi Jambi, diawali dengan buka puasa bersama dan dilanjutkan sholat isya dan tarawih bersama di Pijoan, Kabupaten Muaro Jambi, bertempat di Masjid Nurusa'adah RT. 14 Kelurahan Pijoan, Sabtu (21/02/2026) malam.

Turut mendampingi Gubernur Al Haris dalam kegiatan ini Wakil Bupati Muaro Jambi Junaidi Mahir, Sekda Muaro Jambi Budhi Hartono dan Ketua Baznas Provinsi Jambi M. Amin. Sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Jambi juga turut hadir, diantaranya para asisten dan staf ahli Gubernur, Kepala Dinas PU Muzakir, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi Ariansayah, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi M. Umar, Kepala Dinas Koperasi Provinsi Jambi, Kepala Biro PBJ Ali Zaini, Kepala Biro Kesra Amrul, Para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Muaro Jambi, Camat, Para Lurah dan Kepala Desa, tokoh ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris mengungkapkan bahwa safari ramadhan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jambi bertujuan memperkuat silaturahmi dengan masyarakat serta perkuat keimanan. “Safari ini kami lakukan sebagai upaya dalam memperkuat tali silaturahim dengan masyarakat, dan ini juga upaya kami untuk melihat lebih dekat kondisi masyarakat, kami juga ingin mendengarkan langsung keluhan-keluhan yang terjadi, serta ada sumbatan-sumbatan selama ini bisa kita atasi bersama," ungkap Gubernur Al Haris.

"Melalui safari ramadhan ini, secara tidak langsung dapat memperkuat persatuan dan kebersamaan baik di antara sesama masyarakat maupun antara masyarakat dengan pemerintah. Salah satunya bagi pemerintah adalah memperoleh masukan dan aspirasi masyarakat secara langsung guna mengambil kebijakan dan langkah strategis di dalam pengambilan keputusan," lanjutnya.

"Saya atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Jambi mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa pada Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Provinsi Jambi, khususnya kepada masyarakat di Pijon, Kabupaten Muaro Jambi. Semoga kita semua dapat menjalankan ibadah puasa serta amalan-amalannya dengan baik dan khusuk," imbuhnya.

Dikatakan Gubernur Al Haris, Pemerintah Provinsi Jambi sengaja melaksanakan safari ramadhan pertama ini di daerah Pijon ini, karena daerah ini merupakan daerah yang akan berkembang saat ini, karena pintu tol sudah dibuka disini, juga Stadion Swarnabhumi di Pijoan, Kabupaten Muaro Jambi sudah mulai difungsikan. "Kita melihat bersama bahwa Pijoan ini akan berkembang, Insya Allah tahun 2027 nanti jembatan Batanghari juga akan dibangun, juga jalan tol Jambi Kuala Tungkal - Rengat akan diteruskan dan dilanjutkan," kata Gubernur Al Haris.

"Pijoan di Kabupaten Muaro Jambi diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang maju, didorong oleh strategisnya lokasi dengan keberadaan pintu tol dan megahnya Stadion Swarnabhumi. Infrastruktur ini, termasuk pembangunan stadion bertaraf regional, diharapkan memacu pergerakan ekonomi dan menjadi ikon olahraga baru di Provinsi Jambi," pungkasnya.

Sementara itu, tausiah yang disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) Provinsi Jambi Dr. H. Wahyudin Abdul Wahab, M.Fil.I menyampaikan bahwa bulan Ramadhan sebagai ladang pahala dan pengampunan dosa.

Sebelumnya diserahkan Bantuan 20 Paket Sembako/Susu, Biskuit/Roti oleh Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi Ariansayah, Kepala Biro Kesra Provinsi Jambi Amrul  dari ASN Provinsi Jambi Peduli Stunting, Program ASN Peduli Stunting merupakan gerakan nyata yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Jambi untuk mempercepat penurunan angka stunting Provinsi Jambi.

Usai sholat isya dan tarawih bersama Gubernur Al Haris menyerahkan beberapa bantuan, diantaranya bantuan CSR dari Bank 9 Jambi Rp. 20 juta dan bantuan dari Baznas Provinsi Jambi Rp. 5 juta kepada pengurus Masjid Nurusa'adah serta bantuan untuk kaum dhuafa dan anak yatim juga dari Baznas Provinsi Jambi sebanyak 20 paket. 

Wagub Sani Buka Festival Arakan Sahur Tahun 2026

 

Merdekapost.com - Wakil Gubernur (Wagub) Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I secara resmi membuka Festival Arakan Sahur Tahun 2026 Kabupaten Tanjung Jabung Barat, bertempat di halaman depan Rumah Dinas Bupati, Sabtu (21/2/2026) malam.

‎Pembukaan Festival Arakan Sahur tersebut ditandai dengan pemukulan bedug oleh Wagub Sani bersama Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat H. Anwar Sadat dan dilanjutkan dengan iring-iringan peserta Festival Arakan Sahur yang sangat antusias mengikuti ajang setahun sekali tersebut.‎

‎Dalam sambutan dan arahannya, Wagub Sani menyampaikan bahwa kegiatan Festival Arakan Sahur merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan tiap tahun oleh Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sebagai jembatan untuk semakin merekatkan hubungan antara pemerintah ‎dan masyarakat, hablumminannas, sekaligus sebagai wadah ekspresi kreativitas masyarakat.

‎"Untuk khususnya, ini merupakan wadah generasi muda dalam melestarikan nilai-nilai budaya dan tradisi Islami yang telah diwariskan secara turun temurun," ujar Wagub Sani.‎

‎Dikatakan Wagub Sani, di tengah arus modernisasi dan perkembangan zaman, kegiatan Festival Arakan Sahur seperti ini menjadi pengingat bahwa identitas budaya dan kearifan lokal harus tetap dijaga dan dibanggakan, karena kegiatan ‎ini menjadi salah satu media dakwah kultural yang tumbuh dari kearifan lokal masyarakat. Menurutnya tradisi ini menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam dapat berpadu harmonis dengan budaya daerah, melahirkan ekspresi masyarakat yang indah dan membanggakan.

‎"Oleh karenanya, saya menyampaikan apresiasi yang ‎setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, peserta festival serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan Festival Arakan Sahur ini. Kegiatan ini menjadi simbol

‎kuatnya ukhuwah Islamiyah, wujud nyata kecintaan ‎masyarakat terhadap syiar Ramadhan dan pelestarian budaya lokal yang telah diwariskan secara turun temurun," kata Wagub Sani.

‎Pada kesempatan tersebut Wagub Sani juga berpesan kepada seluruh peserta festival untuk terus melestarikan tradisi yang telah dilaksanakan dengan sentuhan kreativitas yang lebih positif, sehingga warisan budaya yang penuh makna tidak ‎hilang ditelan zaman dan  harus terus berkembang lebih baik, lebih tertata, dan lebih bermakna.

‎"Terahkhir saya sampaikan, mari kita jaga seluruh rangkaian kegiatan agar tetap menjunjung tinggi ketertiban, keamanan, dan keselamatan. Jadikan festival ini sebagai ajang mempererat persaudaraan. Hindari hal-hal yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah Ramadhan maupun kenyamanan masyarakat," pungkasnya.

‎Sementara itu, Bupati Tanjung Jabung Barat H. Anwar Sadat menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Arakan Sahur di malam-malam Ramadhan 1447 Hijriah.‎

‎"Kami mengapresiasi kreativitas yang ditampilkan para peserta yang semakin baik dan berkembang setiap tahunnya. Semoga kreasi dan inovasi generasi muda kita terus meningkat dalam melestarikan tradisi budaya kebanggaan Tanjung Jabung Barat," ungkapnya.

‎Menurut Bupati, selain menjadi wadah silaturahmi, Festival Arakan Sahur juga berdampak positif terhadap pergerakan ekonomi masyarakat, khususnya sektor UMKM.‎

‎"Terima kasih kepada para pelaku UMKM yang telah menyuguhkan beragam kuliner khas daerah. Kegiatan ini menjadi pemantik ekonomi masyarakat, mulai dari pedagang kaki lima hingga industri rumahan," ucapnya.

‎Bupati H. Anwar Sadat juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan selama festival berlangsung agar Kuala Tungkal tetap menjadi kota yang asri, nyaman, dan tertib. (*)

Komisi II DPR RI Kunjungi Jambi, Al Haris Dorong Reformasi Total BUMD dan Percepatan Penyelesaian Konflik Agraria

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH., menerima kunjungan kerja Komisi II DPR RI dalam rangka pengawasan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pembahasan tata ruang, serta penanganan konflik agraria, Jumat (20/02/2026), kegiatan berlangsung di Gedung Mahligai 9 Bank Jambi.

Kunjungan tersebut dipimpin Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf, didampingi anggota Komisi II, Taufan Pawe dan Azis Subekti. Rombongan disambut Gubernur Al Haris bersama Komisaris dan Direksi Bank Jambi, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, serta para Bupati dan Walikota se-Provinsi Jambi.

Dalam pertemuan tersebut, Dede Yusuf menyampaikan bahwa kunjungan kerja merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi DPR RI, khususnya dalam bidang pemerintahan daerah dan BUMD. Ia menekankan pentingnya penguatan tata kelola BUMD agar lebih profesional, transparan, dan berbasis kinerja guna mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Berdasarkan paparan Kementerian Dalam Negeri, dari sekitar 1.200 BUMD di Indonesia, kurang dari 40 persen dinilai sehat, dan sekitar 25 persen berada dalam kondisi baik. Untuk itu, Komisi II DPR RI tengah merencanakan penyusunan Undang-Undang tentang BUMD guna memperkuat aspek regulasi dan manajerial.

Selain itu, Komisi II juga menyoroti peran bank daerah dalam mendukung pembiayaan sektor mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pengelolaan BUMD, termasuk bank daerah, diharapkan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta tidak terpengaruh kepentingan non profesional.

Dalam pembahasan tata ruang dan agraria, Komisi II DPR RI mendorong implementasi kebijakan satu peta (One Map Policy) agar data pertanahan antarinstansi selaras dan tidak tumpang tindih. DPR RI juga telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) Penanganan Konflik Agraria untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pertanahan di daerah.

Sementara itu, Gubernur Al Haris menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja tersebut dan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dalam memperkuat tata kelola BUMD.

“Kami menyambut baik kunjungan Komisi II DPR RI sebagai bentuk perhatian dan penguatan bagi daerah. Ini menjadi momentum evaluasi dan perbaikan agar BUMD di Jambi semakin profesional, sehat, dan mampu memberikan kontribusi optimal terhadap PAD,” ujarnya.

Gubernur Jambi tersebut melaporkan bahwa saat ini terdapat 20 BUMD di Provinsi Jambi yang tersebar di kabupaten dan kota. Pada tingkat provinsi, terdapat dua BUMD utama, yakni Bank Jambi dan PT Jambi Indoguna Internasional.

Menurutnya, kinerja Bank Jambi relatif baik dan telah menjangkau hingga pelosok daerah. Namun, dari sisi permodalan, bank tersebut belum memenuhi ketentuan modal inti Rp3 triliun sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga perlu melakukan Kelompok Usaha Bank (KUB) dengan Bank Jabar Banten (BJB).

“Secara kinerja, Bank Jambi menunjukkan tren yang positif. Tantangan kita saat ini adalah penguatan permodalan agar mampu bersaing dan memenuhi ketentuan regulasi. Melalui skema KUB, kami berharap kapasitas dan daya saing bank daerah semakin meningkat,” tambahnya.

Terkait PT Jambi Indoguna Internasional, Al Haris menjelaskan bahwa pihaknya tengah berproses untuk memperoleh Participating Interest (PI) pada sejumlah perusahaan migas, antara lain PetroChina dan Jetstone Energy, yang saat ini berada pada tahap due diligence.

“Kami mohon dukungan agar proses Participating Interest ini dapat segera terealisasi. Jika berhasil, ini akan menjadi sumber pendapatan baru bagi daerah sekaligus memperkuat peran BUMD dalam sektor strategis,” tutup Gubernur Al Haris.

Pertemuan diakhiri dengan sesi dialog antara Komisi II DPR RI dan para kepala daerah se-Provinsi Jambi guna menyerap masukan terkait pengelolaan BUMD, peningkatan PAD, serta penyelesaian persoalan tata ruang dan agraria di daerah. (*)

Buka Rakor Program Pemuda dan Olahraga Se-Provinsi Jambi, Wagub Sani Harap Masukan Cerdas untuk Wujudkan Olahraga Jambi Lebih Maju

 

Merdekapost.com - Wakil Gubernur (Wagub) Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I berharap kepada para peserta Rakor agar memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh. Berikanlah masukan dan saran konstruktif serta ide-ide cerdas, sehingga Rakor ini menghasilkan rumusan yang berarti bagi peningkatan kualitas pembangunan bidang kepemudaan dan keolahragaan Provinsi Jambi lebih maju lagi. Harapan tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Program Pemuda dan Olahraga Se-Provinsi Jambi Tahun 2026, bertempat di Hotel Shang Ratu, Kota Jambi, Kamis (12/02/2026) pagi.

Dalam sambutan dan arahannya, Wagub Sani menyampaikan bahwa pembangunan olahraga merupakan bagian integral dari pembangunan nasional, dengan tujuan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui bidang kepemudaan dan keolahragaan. "Sejarah telah membuktikan kiprah pemuda sejak zaman perjuangan yang turut berkontribusi untuk mencapai kemerdekaan hingga sekarang di masa pembangunan.  Olahraga sangat berperan dalam upaya meningkatkan kesehatan, kekebalan (imun), dan kebugaran tubuh, yang mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang memiliki daya saing andal bagi masyarakat," ucap Wagub Sani.

"Sesuai dengan amanat UU Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan, sasaran pembangunan Bidang Kepemudaan yaitu pemuda yang berusia 16 s/d 30 tahun. Pada usia yang sangat produktif ini perlu mendapat perhatian dan pembinaan, agar mereka dapat memberikan sumbangsih terhadap pembangunan bangsa, sehingga bonus demografi dapat dimanfaatkan maksimal, bukan malah sebaliknya menjadi ’bencana demografi’ jika tidak dikelola dengan terencana. Untuk itu, diperlukan program yang terarah dan terpadu, terutama yang menyangkut keterampilan supaya pemuda dapat bersaing di pasar kerja, sehingga memperoleh pekerjaan yang layak," lanjutnya.

Wagub Sani menjelaskan, pembangunan keolahragaan memerlukan upaya membangun pemahaman masyarakat tentang fungsi dan peranan olahraga bagi kehidupan sebagai sarana untuk meningkatkan derajat kesehatan, perekat persatuan dan kesatuan bangsa, serta promosi dan sarana menjalin persahabatan antar bangsa. “Jika fungsi dan peranan olahraga telah dipahami masyarakat, maka kepedulian, partisipasi, dan apresiasi masyarakat terhadap kegiatan olahraga akan semakin tinggi,” jelas Wagub Sani.

Dikatakan Wagub Sani, Pemerintah Provinsi Jambi terus berusaha dan berupaya serta bersinergi dengan semua pihak menyediakan ruang itu untuk seluruh lapisan masyarakat, salah satunya dengan telah dibangunnya Stadion Swarnabhumi, sebagai kawah candradimuka mencetak atlet-atlet yang kelak dapat mengharumkan Provinsi Jambi di kancah nasional maupun internasional. 

“Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota harus memikirkan dan menyusun program yang mendorong agar generasi muda kita peduli terhadap kelestarian budaya daerah termasuk didalamnya kearifan lokal/budaya Jambi maupun nasional Indonesia. Generasi muda kita harus maju dari sisi ilmu pengetahuan, pemanfaatan dan penguasaan teknologi, kemampuan komunikasi yang baik bahkan komunikasi lintas negara, dan berdaya saing, memiliki karakter yang baik dan tangguh. Namun juga harus peduli, mau, dan mampu melestarikan budaya Jambi itu sendiri," katanya.

"Saya menyambut baik diselenggarakannya Rapat Koordinasi Program Pemuda dan Olahraga Se-Provinsi Jambi ini, melalui Rakor ini sinergi dan sinkronisasi perencanaan, pembiayaan, sumber daya manusia, dan kerjasama antara kabupaten, provinsi, dan pusat dalam upaya pembangunan kepemudaan dan keolahragaan di Provinsi Jambi dapat ditingkatkan," tambahnya.

“Saya berpesan kepada para peserta Rakor agar memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh. Berikanlah masukan dan saran konstruktif serta ide-ide cerdas, sehingga Rakor ini menghasilkan rumusan yang berarti bagi peningkatan kualitas pembangunan bidang kepemudaan dan keolahragaan Provinsi Jambi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Jambi Novriadi, A.P., M.Si. menyampaikan bahwa tujuan utama Rapat Koordinasi (Rakor) Program Pemuda dan Olahraga se-Provinsi Jambi adalah untuk memperkuat sinergi, menyelaraskan program kerja, dan menetapkan langkah strategis antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. "Rapat ini bertujuan mengevaluasi capaian kinerja, mengintegrasikan kebijakan, dan meningkatkan efektivitas pembinaan kepemudaan serta prestasi olahraga. Menyamakan persepsi dan menyinergikan perencanaan program kepemudaan dan keolahragaan agar terarah serta terukur," ujar Kadispora Novri. (*)

Wagub Sani Apresiasi Terbentuknya Program Dokter Spesialis UNJA


Merdekapost.com - Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I  mengapresiasi dibentuknya program dokter spesialis Universitas Jambi (UNJA). Momentum ini dinilainya sebagai langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang kesehatan, guna mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat Provinsi Jambi. Apresiasi tersebut disampaikannya saat Peresmian Program Pendidikan Dokter Spesialis Universitas Jambi, bertempat di Auditorium Lt.6 Gedung FKIK Universitas Jambi, Rabu (11/2/2026) pagi. Hadir pada kesempatan ini Dekan FKIK UNJA Dr. dr. Humaryanto dan jajarannya, Perwakilan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Bupati/Wali Kota se-Provinsi Jambi yang hadir secara virtual serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan dan arahannya Wagub Sani menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi sebagaimana tercantum dalam Peraturan Daerah Provinsi Jambi Nomor 4 Tahun 2025 tentang RPJMD Provinsi Jambi Tahun 2025-2029, menyebutkan bahwa kesehatan untuk semua merupakan landasan utama pembangunan manusia yang berkualitas dan produktif. Akses yang merata terhadap layanan kesehatan yang aman, bermutu, dan terjangkau menjadi prasyarat penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan berdaya. “Oleh karena itu, penguatan sistem pelayanan kesehatan perlu dilakukan secara menyeluruh, mencakup ketersediaan fasilitas, tenaga medis serta pembiayaan kesehatan yang berkeadilan. Selain itu, upaya promotif dan preventif juga harus diutamakan untuk menurunkan beban penyakit dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. Dalam hal ini, kolaborasi lintas sektor, pemanfaatan teknologi kesehatan serta peningkatan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat menjadi tujuan pembangunan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan,” ujar Wagub Sani.

Menurut Wagub Sani, pembangunan kesehatan tidak bisa dilepaskan dari bidang pendidikan. Kebijakan bidang pendidikan yang bermutu, berkualitas, dan merata dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mengurangi kesenjangan hidup kesehatan masyarakat dan memfasilitasi akses terhadap layanan kesehatan. “Pemerintah Provinsi Jambi mendukung upaya pemerintah pusat dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan melalui Program Hasil Cepat Terbaik di bidang pendidikan. Program Hasil Cepat Terbaik di bidang pendidikan, khususnya terkait dengan Program Pendidikan Dokter Spesialis, diharapkan dapat semakin mendekatkan akses pendidikan kedokteran spesialis di Provinsi Jambi sebagai upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan yang inklusif dan merata,” ungkapnya.

Wagub Sani juga menambahkan bahwa launching Program Pendidikan Dokter Spesialis Universitas Jambi ini menjadi kabar baik bagi pemerataan tenaga kesehatan ahli di Provinsi Jambi. “Kita semua memahami bahwa pendidikan dokter spesialis memiliki peran strategis dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan sekaligus menjawab kebutuhan spesifik masyarakat akan layanan medis yang lebih mendalam dan berfokus,” tambhanya.

“Besar harapan kita bersama keberadaan Program Pendidikan Dokter Spesialis Universitas Jambi dapat memenuhi pemerataan dokter spesialis hingga di daerah 3T Provinsi Jambi serta berkontribusi dalam peningkatan layanan kesehatan di Provinsi Jambi,” tambahnya

“Dan peresmian Program Pendidikan Dokter Spesialis ini tidak hanya menjadi salah satu upaya transformasi FKIK Universitas Jambi, melainkan hendaknya dapat dioptimalkan untuk menciptakan dokter spesialis andal di masa depan,” imbuhnya.

“Evaluasi berkala harus dilaksanakan untuk memastikan pencapaian komptensi yang sesuai dengan standar.  Pihak terkait dan pemangku kepentingan harus memastikan agar peserta didik tidak hanya menguasai materi secara teoritis, tetapi juga memiliki keterampilan klinis yang cukup untuk menangani berbagai kasus medis,” pungkasnya.

Sementara itu, Dekan FKIK UNJA Dr. dr. Humaryanto menyatakan bahwa hari ini bukan sekadar sampai akademik melainkan tonggak transformasi masyarakat Provinsi Jambi Fakultas Kedokteran UNJA dalam menyiapkan pemenuhan tenaga dokter spesialis yang kompeten, professional dan berdaya saing untuk menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan baik secara regional dalam daerah maupun nasional. ”Pada kesempatan ini Alhamdulillah sejak proses  di Kementerian, dimana disitu dihadiri langsung oleh Bapak Menteri Pendidikan dan Kementerian Kesehatan serta beberapa gubernur termasuk gubernur kita untuk percepatan launching percepatan pemenuhan tenaga kesehatan dokter spesialis. Dan hari ini di enam bulan tepatnya dengan dukungan penuh dari stakeholder utamanya manajemen pengelola direksi, Direktur Rumah Sakit Raden Mattaher dan tentunya dokter-dokter spesialis berhasil menyusun sehingga kemarin sudah keluar  izinnya dari Kementerian,” kata Dekan FKIK UNJA.

“Kami menyadari bahwa pendidikan dokter ini tidak mungkin berjalan sendiri. Hal ini tentunya membutuhkan saarana prasarana yang memadai, peralatan medis modern dan tentunya pembiayaan pendidikan. Oleh karena itu, pada saat ini kami mengundang seluruh pimpinan daerah, Kepala Dinas dan Kepala Rumah Sakit karena berdasarakan arahan dari Kementrian program ini dibuka untuk pemenuhan diprioritaskan untuk peserta didik kiriman dari pemerintah kabupaten/kota untuk pemenuhan tenaga dokter spesialis. Karena itu tentunya kami berharap kehadiran dan peran serta dari stakeholder Pemprov termasuk Bank Jambi untuk istilahnya ada skema untuk beasiswa peserta ini karena kami menyadari proses pendidikan dokter maupun dokter spesialis amat mahal, namun tidak berarti pembiayaan itu kita bebankan kepada peserta didik ini. Oleh karena itu, dukungan dari Pemprov, dukungan dari pemerintah kabupaten/kota, Bank Jambi, BPJS, kami sangat mengharapkan. Karena komitmennya nantinya peserta didiknya ini akan kita tempatkan didaerah, mengabdi di wilayahnya masing-masing. Oleh karena itu kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi dan berkolaborasi,” lanjutnya. (*)

Wagub Sani Kukuhkan Pengurus FPRB Provinsi Jambi

 

Merdekapost.com - Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I secara resmi mengukuhkan pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Provinsi Jambi periode 2025-2028, bertempat di Ruang Bulian, Grand  Hotel Jambi, Selasa (10/2/2026).

Dalam sambutan dan arahannya, ‎Wagub Sani menyampaikan bahwa pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana Provinsi Jambi yang dilaksanakan pengukuhan kepengurusannya ini merupakan upaya dan langkah yang sangat tepat, apalagi dengan berbagai permasalahan lingkungan, potensi untuk terjadinya bencana semakin besar. 

‎"Melihat kondisi dari tiga provinsi di Pulau Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mengalami 

‎bancana banjir bandang dan tanah longsor dengan dampak yang sangat besar, baik korban jiwa maupun materi, serta dampak psikologis.  Pada Januari 2026, terjadi banjir dan longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Selain itu, beberapa daerah juga mengalami bencana. Bencana-bencana yang sangat memilukan tersebut menjadi pengingat dan pembelajaran bagi kita semua bahwa mitigasi dan pengurangan dan risiko bencana amat penting kita pahami dan lakukan secara kolaboratif," ungkap Wagub Sani.

‎Dikatakan Wagub Sani, Provinsi Jambi merupakan daerah yang memiliki tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi, baik bencana alam, non alam maupun bencana sosial.

"Kondisi geografis dan demografis ini menuntut kita semua untuk tidak hanya bersikap reaktif saat terjadi bencana, akan tetapi menuntut kita juga proaktif dalam upaya pengurangan risiko bencana," kata Wagub Sani.

‎"Untuk itu forum ini memiliki peran yang sangat strategis sebagai wadah kolaborasi lintas sektor/pentahelix, Pemerintah, Akademisi, Dunia usaha, Media, dan Masyarakat dalam membangun ketangguhan daerah. Forum juga diharapkan menjadi motor penggerak dalam edukasi, advokasi, perencanaan serta penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana yang ada di Provinsi Jambi," lanjutnya.

‎Wagub Sani berharap pengurus forum FPRB juga menjadi penggerak utama dalam membangun budaya sadar risiko bencana, menguatkan koordinasi dan sinergi antar pemangku kepentingan, mengedepankan pendekatan partisipatif dan berbasis kearifan lokal serta menghasilkan program-program nyata yang berdampak langsung terhadap masyarakat. 

‎Wagub Sani menambahkan bahwa upaya pengurangan risiko bencana adalah investasi jangka panjang, keberhasilannya tidak selalu terlihat secara instan, namun manfaatnya akan sangat besar dalam melindungi kedidupan, harta benda, dan keberlanjutan pembangunan.

‎"Akhir kata, marilah kita bersama-sama mendukung keberadaan dan kinerja forum ini, agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal," pungkasnya.

‎Sementara itu, Ketua Umum FPRB Provinsi Jambi Kurniawan Gotama menyampaikan bahwa FPRB memiliki peran strategis sebagai wadah koordinasi kolaborasi sinergi lintas sektor yang akan menghasilkan utusan-utusan yang aplikatif, realistis, yang berdampak langsung terhadap pencegahan mitigasi maupun pemulihan pasca bencana terhadap suatu daerah.

‎"Jadi mohon bimbingan dan arahan, mari bekerjasama, berkolaborasi, dalam pencegahan bencana di Provinsi Jambi," ujarnya.(*)

Gubernur Al Haris Resmikan Penggunaan Mushola Al Majidi Kwarda Pramuka Jambi

 

Merdekapost.com – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH secara resmi meresmikan penggunaan Mushola Al Majidi yang berada di lingkungan Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jambi, Sabtu (7/2/2026). Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Jambi dan dirangkai dengan kegiatan sosial berupa penyerahan bantuan sembako kepada masyarakat sekitar.

Peresmian Mushola Al Majidi turut dihadiri Ketua Kwarda Pramuka Jambi Dr. H. Sudirman, SH., MH, unsur Forkopimda, Camat, Lurah, pengurus Kwarda Pramuka Jambi, para Ketua RT, serta warga RT 15 dan RT 16 Kelurahan Handil Jaya, Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan mushola yang dinilai sangat strategis dan bermanfaat, baik bagi keluarga besar Gerakan Pramuka Jambi maupun masyarakat sekitar. Ia menyebutkan bahwa lokasi Kwarda Pramuka Jambi yang berada di pusat kota dan sering dikunjungi oleh berbagai pihak, termasuk dari Kwartir Cabang se-Provinsi Jambi, membutuhkan fasilitas ibadah yang representatif.

“Mushola ini akan melengkapi fasilitas yang ada di Kwarda Pramuka Jambi. Aktivitas di sini cukup tinggi dan sering menerima kunjungan, sehingga keberadaan mushola menjadi kebutuhan penting bagi yang ingin menunaikan ibadah,” ujar Al Haris.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Jambi juga menekankan pentingnya memberikan nilai edukatif melalui penamaan rumah ibadah. Menurutnya, penamaan masjid atau mushola tidak hanya bersifat simbolik, tetapi dapat menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda, khususnya anak-anak Pramuka.

Ia menjelaskan bahwa penamaan masjid atau mushola dengan nama tokoh-tokoh Islam maupun tokoh Pramuka dapat menumbuhkan rasa ingin tahu anak-anak terhadap sejarah dan keteladanan tokoh tersebut. Dengan demikian, rumah ibadah tidak hanya berfungsi sebagai tempat beribadah, tetapi juga menjadi media pendidikan karakter.

“Ketika anak-anak bertanya tentang nama mushola atau masjid, di situlah proses pendidikan dimulai. Mereka akan belajar tentang siapa tokoh tersebut, apa perjuangannya, dan nilai-nilai yang bisa diteladani,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Kwarda Pramuka Jambi Dr. H. Sudirman, SH., MH dalam laporannya menyampaikan bahwa pembangunan Mushola Al Majidi merupakan hasil kerja bersama yang memakan waktu kurang lebih dua tahun. Pembangunan dimulai dengan peletakan batu pertama pada 29 Juni 2024 dan rampung pada 2025, dengan beberapa penyempurnaan pada awal 2026.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan mushola tersebut menelan anggaran lebih dari Rp600 juta yang bersumber dari dana Kwarda Pramuka Jambi serta dukungan sejumlah pihak, termasuk badan usaha milik Kwarda dan para donatur. Mushola ini dirancang mampu menampung sekitar 100 jamaah, baik di area dalam maupun luar ruangan.

“Mushola ini bukan hanya untuk keluarga besar Pramuka, tetapi juga terbuka untuk masyarakat sekitar. Kami berharap warga RT 15 dan RT 16 dapat bersama-sama memakmurkan mushola ini,” kata Sudirman.

Ketua Kwarda juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pengelolaan dan pemakmuran mushola, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadan. Ia menegaskan bahwa membangun fisik mushola relatif lebih mudah dibandingkan menjaga keberlanjutan fungsi dan kemakmurannya.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan peresmian Mushola Al Majidi juga dirangkai dengan penyerahan bantuan sembako kepada sekitar 50 warga fakir miskin dan anak yatim di lingkungan sekitar Kwarda Pramuka Jambi. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jambi Al Haris.

Dengan diresmikannya Mushola Al Majidi, diharapkan fasilitas ini dapat menjadi pusat ibadah yang nyaman, memperkuat nilai spiritual, serta mempererat hubungan antara Gerakan Pramuka Jambi dan masyarakat sekitar, sejalan dengan semangat pengabdian dan kepedulian sosial. (*)

Gubernur Al Haris Resmikan Penggunaan Mushola Al Majidi Kwarda Pramuka Jambi

 

Merdekapost.com – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH secara resmi meresmikan penggunaan Mushola Al Majidi yang berada di lingkungan Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jambi, Sabtu (7/2/2026). 

Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Jambi dan dirangkai dengan kegiatan sosial berupa penyerahan bantuan sembako kepada masyarakat sekitar.

Peresmian Mushola Al Majidi turut dihadiri Ketua Kwarda Pramuka Jambi Dr. H. Sudirman, SH., MH, unsur Forkopimda, Camat, Lurah, pengurus Kwarda Pramuka Jambi, para Ketua RT, serta warga RT 15 dan RT 16 Kelurahan Handil Jaya, Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan mushola yang dinilai sangat strategis dan bermanfaat, baik bagi keluarga besar Gerakan Pramuka Jambi maupun masyarakat sekitar. Ia menyebutkan bahwa lokasi Kwarda Pramuka Jambi yang berada di pusat kota dan sering dikunjungi oleh berbagai pihak, termasuk dari Kwartir Cabang se-Provinsi Jambi, membutuhkan fasilitas ibadah yang representatif.

“Mushola ini akan melengkapi fasilitas yang ada di Kwarda Pramuka Jambi. Aktivitas di sini cukup tinggi dan sering menerima kunjungan, sehingga keberadaan mushola menjadi kebutuhan penting bagi yang ingin menunaikan ibadah,” ujar Al Haris.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Jambi juga menekankan pentingnya memberikan nilai edukatif melalui penamaan rumah ibadah. Menurutnya, penamaan masjid atau mushola tidak hanya bersifat simbolik, tetapi dapat menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda, khususnya anak-anak Pramuka.

Ia menjelaskan bahwa penamaan masjid atau mushola dengan nama tokoh-tokoh Islam maupun tokoh Pramuka dapat menumbuhkan rasa ingin tahu anak-anak terhadap sejarah dan keteladanan tokoh tersebut. Dengan demikian, rumah ibadah tidak hanya berfungsi sebagai tempat beribadah, tetapi juga menjadi media pendidikan karakter.

“Ketika anak-anak bertanya tentang nama mushola atau masjid, di situlah proses pendidikan dimulai. Mereka akan belajar tentang siapa tokoh tersebut, apa perjuangannya, dan nilai-nilai yang bisa diteladani,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Kwarda Pramuka Jambi Dr. H. Sudirman, SH., MH dalam laporannya menyampaikan bahwa pembangunan Mushola Al Majidi merupakan hasil kerja bersama yang memakan waktu kurang lebih dua tahun. Pembangunan dimulai dengan peletakan batu pertama pada 29 Juni 2024 dan rampung pada 2025, dengan beberapa penyempurnaan pada awal 2026.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan mushola tersebut menelan anggaran lebih dari Rp600 juta yang bersumber dari dana Kwarda Pramuka Jambi serta dukungan sejumlah pihak, termasuk badan usaha milik Kwarda dan para donatur. Mushola ini dirancang mampu menampung sekitar 100 jamaah, baik di area dalam maupun luar ruangan.

“Mushola ini bukan hanya untuk keluarga besar Pramuka, tetapi juga terbuka untuk masyarakat sekitar. Kami berharap warga RT 15 dan RT 16 dapat bersama-sama memakmurkan mushola ini,” kata Sudirman.

Ketua Kwarda juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pengelolaan dan pemakmuran mushola, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadan. Ia menegaskan bahwa membangun fisik mushola relatif lebih mudah dibandingkan menjaga keberlanjutan fungsi dan kemakmurannya.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan peresmian Mushola Al Majidi juga dirangkai dengan penyerahan bantuan sembako kepada sekitar 50 warga fakir miskin dan anak yatim di lingkungan sekitar Kwarda Pramuka Jambi. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jambi Al Haris.

Dengan diresmikannya Mushola Al Majidi, diharapkan fasilitas ini dapat menjadi pusat ibadah yang nyaman, memperkuat nilai spiritual, serta mempererat hubungan antara Gerakan Pramuka Jambi dan masyarakat sekitar, sejalan dengan semangat pengabdian dan kepedulian sosial. (*)

Analisis Strategis Daya Lenting Lahan dan Alokasi Spasial Komoditas Unggulan di Provinsi Jambi: Menuju Keseimbangan Ekosistem dan Ketahanan Ekonomi 2023–2043

 

Oleh Ir. Syahrasaddin, M.Si. – Tenaga Ahli Gubernur Jambi

PENDAHULUAN

Pembangunan wilayah Jambi berada pada persimpangan penting antara dorongan pertumbuhan ekonomi berbasis komoditas dan kebutuhan menjaga integritas ekologis. Dari total daratan ±4,9 juta hektare, ekspansi perkebunan—khususnya kelapa sawit yang telah melampaui 1,13 juta hektare—meningkatkan risiko penurunan daya lenting lahan, yaitu kemampuan ekosistem menyerap gangguan tanpa kehilangan fungsi utama. Ketimpangan tutupan hutan yang kini tersisa sekitar 17–18 persen memperbesar risiko hidrologi, degradasi tanah, serta kerentanan ekonomi. Tulisan ini merangkum batas teoretis perluasan sawit, kebutuhan minimum tutupan hutan, dan penataan spasial komoditas unggulan lain dalam kerangka tata ruang yang resilien.

PEMBAHASAN

Landasan Konseptual

Daya lenting lahan berakar pada konsep daya dukung lingkungan sebagaimana diatur UU No. 32/2009. Secara operasional, perencanaan harus menyeimbangkan kapasitas penyediaan (ketersediaan lahan, air, dan sumber daya) dan kapasitas asimilatif (kemampuan ekosistem menyerap dampak seperti limpasan nutrien dan perubahan kualitas air). Ketika permintaan jasa ekosistem melampaui pasokan, daya lenting menurun—ditandai meningkatnya banjir, kekeringan, dan kebakaran. Pendekatan modern menambahkan Indeks Jasa Ekosistem (penyediaan, pengaturan, pendukung, budaya) agar kalkulasi lebih presisi secara ekologis.

Karakteristik Wilayah Jambi

Secara biofisik, Jambi terbagi kontras: wilayah barat (Kerinci–Merangin) berupa dataran tinggi dan pegunungan sebagai kawasan tangkapan air; wilayah timur (Muaro Jambi–Tanjung Jabung) didominasi lahan basah dan gambut yang sangat sensitif terhadap perubahan tata air. Perbedaan ini menuntut kebijakan alokasi lahan yang spesifik lokasi.

Ekspansi Sawit dan Batas Teoretis

Dengan porsi ±23 persen dari daratan, sawit telah menjadi tulang punggung ekonomi sekaligus pemicu perubahan lanskap. Dari sisi hidrologi, konversi hutan ke sawit meningkatkan limpasan permukaan dan menurunkan cadangan air tanah pada musim kemarau; dari sisi kualitas air, intensifikasi pemupukan meningkatkan beban pencemar.

Melalui eliminasi ruang berbasis fungsi lindung, permukiman-infrastruktur, pangan, gambut, dan diversifikasi komoditas, batas atas teoretis sawit di Jambi berada di kisaran ±1,47 juta hektare. Namun, mengingat tutupan hutan aktual masih jauh di bawah mandat 30 persen, ekspansi sawit baru tidak direkomendasikan. Arah kebijakan perlu bergeser ke intensifikasi (replanting) dan pemulihan fungsi lingkungan.

Neraca Tutupan Hutan

Tutupan hutan Jambi saat ini sekitar 900 ribu hektare (17–18 persen)—defisit ±570 ribu hektare dari target minimal 30 persen. Padahal, hutan berfungsi sebagai pengatur iklim mikro, penyimpan karbon, dan penyangga siklus hidrologi. Kawasan kunci seperti Taman Nasional Kerinci Seblat dan Bukit Duabelas merupakan “menara air” yang menjaga stabilitas wilayah hilir. Pemulihan tutupan hutan adalah prasyarat ketahanan ekonomi jangka panjang.

Diversifikasi Komoditas Unggulan

Ketergantungan pada satu komoditas meningkatkan risiko ekonomi dan ekologis. Strategi yang direkomendasikan meliputi:

Karet: Lebih ramah hidrologi dibanding sawit; ideal dipertahankan dan direvitalisasi (±700–800 ribu ha) di Merangin, Tebo, Bungo.

Kayu Manis: Spesifik dataran tinggi; aman dikembangkan melalui agroforestri (±55–65 ribu ha) di Kerinci–Sungai Penuh.

Kopi: Arabika/Robusta di barat; Liberika sebagai opsi ramah gambut di pesisir (±75–90 ribu ha).

Kelapa Dalam & Pinang: Penyangga pesisir; terintegrasi dengan perlindungan mangrove (kelapa ±150 ribu ha; pinang ±60–75 ribu ha).

Lahan Gambut: Kunci Daya Lenting

Lahan gambut Jambi (±736 ribu ha) menentukan risiko kabut asap, banjir, dan emisi karbon. Monokultur sawit berbasis drainase mempercepat pengeringan, kebakaran, dan subsidensi. Praktik terbaik menuntut pengelolaan muka air (40–60 cm), canal blocking, dan peralihan ke komoditas ramah gambut (Liberika, pinang) serta restorasi spesies endemik.

Kerangka Kebijakan 2023–2043

Perda RTRW Provinsi Jambi No. 7/2023 menegaskan: pemantapan kawasan lindung minimal 30 persen, optimalisasi kawasan budidaya melalui hilirisasi (bukan ekspansi), sinkronisasi lintas sektor, dan pengendalian deforestasi melalui perhutanan sosial serta rehabilitasi DAS. Keberhasilan sangat bergantung pada penegakan hukum dan partisipasi publik.

Rekomendasi Strategis

1. Moratorium izin baru sawit dan fokus replanting sawit rakyat.

2. Reforestasi agresif menutup defisit ±570 ribu ha melalui perhutanan sosial.

3. Diversifikasi ekonomi (karet, kopi, kayu manis) dengan dukungan pasar dan harga.

4. Audit tata kelola air gambut dan kewajiban infrastruktur pengendalian air.

5. Penegakan RTRW 2023–2043 hingga level kabupaten/kota.

PENUTUP

Masa depan Jambi ditentukan bukan oleh luas sawit semata, melainkan oleh kemampuan mengelola keragaman sumber daya secara harmonis. Dengan menyeimbangkan pelestarian ekosistem dan optimalisasi ekonomi, Jambi dapat memulihkan daya lenting lahan dan memastikan kesejahteraan lintas generasi di tengah tantangan perubahan iklim.

Referensi

1. Undang-Undang Republik Indonesia No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

2. Peraturan Daerah Provinsi Jambi No. 7 Tahun 2023 tentang RTRW Provinsi Jambi 2023–2043.

3. Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi. Provinsi Jambi Dalam Angka 2024.

4. KKI WARSI. Berbagai laporan tutupan hutan dan DAS Provinsi Jambi.

5. Hasil-hasil penelitian hidrologi DAS Batanghari dan sub-DAS terkait (berbagai sumber akademik).

Gubernur Al Haris Tandatangani Perjanjian Kinerja 2026, Tegaskan Komitmen Kerja Terukur, Fokus, dan Akuntabel

 

Merdekapost.com – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH menegaskan pentingnya komitmen kerja yang terukur, fokus, dan dapat dipertanggungjawabkan dalam penyelenggaraan pemerintahan melalui Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2026, bertempat di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Senin (04/02/2026) siang.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh para Asisten Setda, Staf Ahli Gubernur, semua para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi Jambi serta pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi.

Dalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menjelaskan bahwa perjanjian kinerja merupakan amanah dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) yang bersifat mengikat dan wajib dijalankan oleh seluruh pejabat pemerintah, mulai dari Gubernur, Sekretaris Daerah, hingga pejabat struktural pada setiap OPD.

“Perjanjian kinerja ini adalah janji kerja yang tertulis, terukur, dan disesuaikan dengan anggaran yang tersedia. Arah kerjanya jelas, mengacu pada RPJMD serta visi dan misi pembangunan daerah yang telah ditetapkan,” ujar Gubernur Al Haris.

Menurutnya, perjanjian kinerja tidak boleh dipandang sebagai formalitas administratif semata, melainkan sebagai instrumen manajemen kinerja yang bertujuan memastikan seluruh program, kegiatan, dan kebijakan pemerintah berjalan secara serius, fokus, dan berorientasi pada hasil nyata.

“Dengan perjanjian kinerja ini, capaian setiap OPD dapat diukur secara objektif, dievaluasi secara transparan, dan dipertanggungjawabkan dengan jelas kepada masyarakat,” tegasnya.

Gubernur Al Haris juga menekankan pentingnya pemahaman tugas dan fungsi bagi setiap pejabat sesuai dengan jenjang jabatannya. Ia meminta agar indikator kinerja utama (IKU) dijabarkan secara konkret dan realistis, sehingga target yang ditetapkan dapat dicapai secara optimal.

“Ini bukan sekadar administrasi. Ini adalah komitmen. Penugasan dari pimpinan kepada pejabat di bawahnya harus dijalankan dengan kesungguhan, disiplin, dan menghasilkan output yang nyata,” katanya.

Lebih lanjut, Gubernur Al Haris mengajak seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Jambi untuk memiliki target bersama membawa Jambi masuk dalam 10 besar provinsi terbaik secara nasional pada berbagai indikator kinerja pemerintahan. Ia mencontohkan capaian positif yang telah diraih Provinsi Jambi, seperti peringkat pertama nasional dalam penilaian Ombudsman RI serta peningkatan signifikan pada Monitoring Center for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Artinya kita mampu. Kalau satu bidang bisa menjadi yang terbaik, maka bidang lainnya juga harus bisa. Mulai tahun 2026, kita harus berpikir dan bekerja untuk berada di papan atas nasional,” ujarnya optimistis.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris juga menyoroti pentingnya penempatan sumber daya manusia (SDM) yang tepat dan profesional di setiap OPD. Ia meminta para pimpinan perangkat daerah untuk berani melakukan evaluasi dan penyesuaian personel demi mendukung pencapaian visi dan misi pembangunan daerah.

“Kalau ada SDM yang tidak sejalan atau tidak cocok dengan tugas dan tanggung jawabnya, silakan dipindahkan ke tempat yang lebih sesuai. Ini prinsip kerja, bukan persoalan pribadi,” tegasnya.

Selain itu, orang nomor satu di Provinsi Jambi tersebut juga mengingatkan bahwa setiap penugasan harus memiliki output dan outcome yang jelas, bukan sekadar menghasilkan laporan administratif tanpa dampak nyata bagi masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya menyiapkan regenerasi aparatur, mengingat adanya sejumlah pejabat yang akan memasuki masa pensiun dalam beberapa tahun ke depan.

“Tugas kita hari ini bukan hanya bekerja, tetapi juga menyiapkan pengganti yang memiliki kemampuan, integritas, dan kecintaan terhadap daerah. Regenerasi harus dipersiapkan sejak sekarang,” tambahnya.

Terkait pengelolaan anggaran, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran tidak boleh melemahkan kinerja pemerintah daerah. Sebaliknya, efisiensi harus menjadi pendorong kreativitas, inovasi, dan optimalisasi potensi daerah, khususnya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas aparatur, terutama bagi pejabat yang berperan sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), agar tidak terjadi penyimpangan serta praktik korupsi dalam pelaksanaan program dan kegiatan.

“Kita ingin bekerja dengan tenang, aman, dan tidak bermasalah secara hukum. Karena itu, tunjuklah orang-orang yang benar-benar mampu, jujur, dan bertanggung jawab,” pesannya.

Menutup sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris mengajak seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Jambi untuk bekerja maksimal dengan semangat pengabdian demi kepentingan bangsa dan negara, serta mendukung penuh kebijakan dan program strategis pemerintah pusat.

“Mudah-mudahan Allah SWT meridhoi dan memberkahi niat baik serta kerja keras kita semua dalam membangun Provinsi Jambi yang lebih maju dan berdaya saing,” pungkas Gubernur Al Haris. (*)

Gubernur Al Haris: Pemerintah Siapkan Generasi Muda Berdaya Saing Internasional


Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH menyatakan upaya pemerintah yang terus menerus mempersiapkan generasi yang memiliki data saing nasional sampai internasional. Pernyataan ini disampaikannya saat pembukaan Chromatic Anniversary of Netco’s 48th Milestone (CINEMA) dalam rangka memperingati HUT ke-48 SMA Negeri 3 Kota Jambi, bertempat di SMA Negeri 3 Kota Jambi, Rabu (04/02/2026) pagi.

Disampaikan Gubernur Al Haris bahwa SMA Negeri 3 Kota Jambi meneguhkan komitmennya dalam merealisasikan maupun membentuk generasi yang berkarakter, adaptif terhadap perubahan zaman, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah dan bangsa. "Saya memeberikan apresiasi terhadap SMAN 3 Kota Jambi yang semakin hari memiliki eksistensi dan konsisten dalam memberikan pendidikan bagi siswa. Dan salah satu yang harus diapresiasi adalah dari 14 bidang studi yang dites melalui Tes Kemampuan Akademik, sekolah ini ada 12 bidang studi yang di atas rata-rata nasional. Artinya nilai yang baik menurut saya ini sangat luar biasa dan ini adalah bentuk konsistensi dari pola asuh, pola pendidikan yang telah bapak ibu guru berikan menghasilkan anak-anak yang memiliki kemampuan bertaraf nasional. Bahkan sudah ada yang diterima di Singapura. Artinya ananda tersebut luar biasa dan sangat membanggakan," ujar Gubernur Al Haris.

Menurut Gubernur Al Haris, dengan capaian TKA ini kemampuan anak-anak SMK Negeri 3 Kota Jambi ini sudah tercatat di Kementerian Pendidikan. "Nanti akan kelihatan nanti ya sekolah-sekolah yang memang pengajarannya bagus. Kalau misalnya menurun, ini juga akan kita evaluasi untuk melakukan perbaikan perlahan," katanya.

Gubernur Al Haris menjelaskan bahwa saat ini pemerintah pusat fokus pada peningkatan kualitas pendidikan. "Saat ini fokus dari bapak Presiden adalah bagaimana meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia melalui program-programnya diantaranya adalah revitalisasi membangun ribuan sekolah, beliau akan fokus untuk bagaimana SDM Indonesia ini makin meningkat, dimana Indonesia ini sekarang bukan lagi negara berkembang, Indonesia masuk di sebagai negara maju. Ketika negara maju maka persaingan kita juga tidak biasa. SDM Indonesia akan menghadapi tantangan antar daerah, bahkan antar negara. Maka tugas kita menyiapkan SDM daerah yang bertaraf internasional," jelasnya.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Al Haris juga menyampaikan bahwa tanggung jawab ini menjadi tantangan dan tanggung jawab bersama. SDM ke depan sudah harus bertaraf nasional dan internasional. "Dan seperti yang disampaikan bapak Presiden bahwa ada tiga tantangan yang harus menjadi perhatian yaitu narkoba, media judi online dan ketiga adalah paham radikalisme yang mulai menyerang anak-anak melalui media sosial," ungkapnya.

"Jangan sampai kita bangga kita bermain dengan media sosial, bangga dengan kita mampu mengelola teknologi hari ini. Ya kita belajar digitalisasi yang luar biasa, tetapi di balik itu semua ada sekelompok orang yang menerobos masuk ke media sosial, mempengaruhi kepribadian anak-anak kita, merusak pola pikirnya, ini bahaya. Dan ini menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai pemerintah, pendidik dan orang tua, jangan sampai modernisasi yang merusak kehidupan kita," pungkasnya. (*)

Hadiri HUT LVRI Ke-69 dan HUT Ke-45 PPM, Sekda Sudirman Ajak Lestarikan Nilai Perjuangan Veteran

 

Merdekapost.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi Dr. H. Sudirman, SH, MH menyampaikan bahwa sebagai organisasi kemasyarakatan yang menghimpun anak cucu pahlawan (veteran), Pemuda Panca Marga (PPM) berperan strategis untuk melestarikan nilai-nilai perjuangan veteran, turut berkontribusi untuk mengawal dan meneruskan cita-cita proklamasi demi mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat dan bangsa. Pernyataan tersebut disampaikanya saat menghadiri Peringatan HUT Ke-69 Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Provinsi Jambi dan HUT Ke-45 Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi Jambi, bertempat di Auditorium Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Kamis (22/01/2026) pagi.

Dalam sambutan dan arahannya Sekda Sudirman juga menyampaikan, atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Jambi, dirinya menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para veteran atas pengorbanan yang luar biasa dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan.

“Peringatan HUT LVRI ini menjadi momentum bagi kami, seluruh masyarakat untuk mengenang dan menghormati pengabdian luhur yang telah Bapak dan Ibu para veteran persembahkan demi tanah air tercinta ini. Dalam jejak sejarah negeri ini, pengorbanan Bapak dan Ibu veteran telah menjadi tiang penyangga kebebasan dan fondasi keberlanjutan bangsa yang tak tergoyahkan. Perjuangan Bapak dan Ibu para veteran adalah teladan ketulusan, keberanian, dan keteguhan hati yang menjadi cahaya pembimbing generasi bangsa untuk membangun negeri, menjaga persatuan, mewujudkan kesejahteraan serta martabat bangsa ini," ungkap Sekda Sudirman.

"Kami meyakini setiap tetesan pengabdian yang telah Bapak dan Ibu curahkan, dapat menjadi warisan abadi bangsa ini, dan kami doakan agar Bapak dan Ibu veteran senantiasa diberi Allah SWT kesehatan, kesejahteraan dan penghormatan yang layak karena jasa besar yang veteran berikan untuk kemerdekaan bangsa tidak akan pernah terukur oleh waktu maupun kata," lanjutnya.

Dikatakan Sekda Sudirman, peringatan HUT ke-69 LVRI Provinsi Jambi ini, Pemprov Jambi berharap LVRI senantiasa tetap kokoh dalam persatuan dan semangat kebangsaan, terus menjadi teladan patriotik serta sumber inspirasi bagi generasi penerus bangsa untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan negeri ini. "Pemerintah daerah perlu dukungan Bapak dan Ibu semua dalam mengisi permbangunan Provinsi Jambi melalui gagasan dan masukan kontributif agar perjuangan yang telah Bapak dan Ibu mulai terus berkelanjutan demi mewujudkan negeri dan masyarakat yang lebih maju dan Sejahtera,” kata Sekda Sudirman.

"Selaku penyelenggara pemerintahan daerah kami berharap PPM dapat menjadi garda terdepan untuk menerjemahkan pengalaman veteran ke dalam tindakan nyata yang berdampak bagi masyarakat dan pembangunan. Semoga dengan sinergi generasi pendahulu dan generasi penerus dapat memperkuat penanaman nilai-nilai luhur perjuangan," sambungnya.

Sekda Sudirman juga menambahkan, peringatan hari jadi ke-69 organisasi LVRI dan PPM ke-45 tahun ini, selain menjadi upaya memperjuangkan kesejahteraan, kehormatan, dan martabat para veteran dan keluarga di seluruh pelosok negeri, khususnya Provinsi Jambi, tentunya LVRI dan PPM Provinsi Jambi dapat terus memberikan sumbangsihnya dalam setiap langkah pembangunan, baik dalam bidang sosial, kebudayaan, ekonomi maupun untuk menjaga kedaulatan dan persatuan bangsa.

"Di tengah kemajuan zaman saat ini, kami sangat berharap nilai-nilai kehidupan warisan veteran dapat menjadi kekuatan untuk membangun masyarakat dan daerah yang maju dengan tetap berakar pada identitas dan semangat kebangsaan, khususnya dalam melanjutkan cita-cita luhur para pahlawan Jambi untuk menjadikan Jambi sebagai provinsi yang maju, berdaya saing, dan Sejahtera," ujarnya.

"Atas nama pemerintah dan masyarakat Provinsi Jambi saya ucapkan selamat atas peringatan HUT ke-69 Legiun Veteran Republik Indonesia dan HUT ke-45 Pemuda Panca Marga dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh anggota terutama keberkahan kesehatan yang diberikan Allah SWT serta terima kasih kepada veteran perjuangan yang saat ini masih terus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat di Provinsi Jambi,” pungkasnya. (*)

Gubernur Al Haris: Pemberian Gelar Adat Wujud Penghargaan dan Doa


Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH menegaskan bahwa pemberian gelar Adat kepada tujuh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Sekretaris Daerah Provinsi Jambi oleh Lembaga Adat Melayu Jambi, yang berlangsung di Balairungsari LAM Jambi, Rabu (21/1/2026) pagi, merupakan bentuk penghargaan Lembaga Adat Melayu Jambi Provinsi Jambi kepada para unsur Forkopimda dan seseorang, sebagai tanda pengakuan sebagai anggota masyarakat adat yang disesuaikan dengan karakter/kebiasaan/keahliannya, dengan harapan dan doa sesuai dengan gelar adat yang diberi.

Acara diawali dengan Ketua Lembaga Adat Melayu Provinsi Jambi Datuk Hasan Basri Agus membacakan penganugerahan gelar. Juga dilanjutkan dengan prosesi penyematan pin, pemasangan selempang dan pemasangan Gordon. Kemudian dilanjutkan dengan kata penyisipan dan penyerahan keris oleh Gubernur Jambi Al Haris selaku Pembina LAM Jambi, serta penyerahan Piagam Gelar Adat dan buku pokok adat Melayu Jambi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah yang diserahkan oleh Wakil Gubernur Jambi H. Abdullah Sani. Selain itu Gubernur Al Haris juga memberikan tepuk tawar serta dilangsungkan pula pengumuman adat. 

Dalam sambutan dan arahannya Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa penghargaan yang diberikan kepada para unsur Forkopimda ini telah melalui proses dan pertimbangan yang panjang dan sebagaimana berlaku di LAM Jambi Provinsi Jambi, dengan memilih orang-orang terbaik yang memiliki kemampuan serta ketulusannya untuk membina masyarakat, adat, dan budaya yang ada dan berlaku di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah sebagai pengabdiannya untuk kemajuan negeri dan kemaslahatan masyarakat.

“Alhamdulillah pada siang yang penuh berkah ini kita tengah menyaksikan pemberian gelar kepada teman-teman kami yang sehari-hari juga beliau merupakan Pembina Lembaga Adat Melayu Jambi. Gelar menunjukkan bahwa Lembaga Adat Melayu Jambi begitu memuliakan para pembina-pembina, yang mereka ini disesuaikan dengan peran dan jabatan masing-masing,” ungkap Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris berharap melalui momentum ini, mudah-mudahan akan semakin memperkuat falsafah dan kearifan lokal yang terkandung dalam adat istiadat Melayu di Provinsi Jambi, yang dikenal dengan adat besandi syara’, syara’ besandi kitabullah, syara’ mengato adat memakai, serta sebagai pemandu bagi masyarakat Jambi dalam menjalankan kehidupan. 

“Melalui sinergi kita bersama, insya Allah nilai-nilai budaya lokal dengan berbagai kearifannya dapat menjadi pemersatu dan mendukung berbagai program pembangunan di Provinsi Jambi. Kepada para Unsur Forkopimda yang dianugerahkan gelar adat ini dapat lebih memperkuat hubungan emosional dan silaturahmi antara seluruh unsur masyarakat, para pemangku adat Jambi, dan Pemerintah Provinsi Jambi,” harapnya.

Selain itu, orang nomor satu di Provinsi Jambi tersebut juga berharap seluruh unsur Forkopimda Provinsi Jambi selalu berkontribusi dalam memberikan sumbangan pemikiran, saran pendapat serta dedikasinya untuk melestarikan, membina, dan mengembangkan nilai-nilai adat istiadat dan kearifan-kearifan lokal di Provinsi Jambi. 

Sementara itu, Ketua LAM Provinsi Jambi, Datuk Hasan Basri Agus dalam sambutannya menyampaikan bahwa penganugerahan gelar adat bukan seremonial, namun mengandung amanah, dan tanggung jawab moral.

"Yang menerima mesti menjadi teladan. Penganugerahan ini bukan hanya sah secara adat namun memiliki legitimasi hukum karena telah ada pada aturan," ujar Datuk HBA. 

Ia juga berharap, melalui penganugerahan ini bisa makin kokoh kolaborasi dalam menjaga keharmonisan sosial masyarakat. "Adat hadir sebagai mitra strategis negara dan merawat kearifan lokal anatara LAM Jambi dengan unsur negara. Dan Untuk gelar kehormatan kepada Sekda Sudirman merupakan penghargaan perannya yang baik dan loyal dalam menggerakkan roda pemerintahan,” pungkasnya. (*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs