Inikah Alasan Krisdayanti Ceraikan Anang?

Sebagai artis papan atas kehidupan pribadi Krisdayanti memang sering terekspos ke publik. Begitu juga ketika ia bercerai dari Anang Hermansyah setelah menjalani rumah tangga selama 13 tahun. Tetapi, KD tak pernah mau mengungkapkan secara pasti penyebab perceraiannya dengan musisi tersebut.

Sifat tertutup yang diperlihatkan pelantun 'Menghitung Hari' ini tentu saja menimbulkan berbagai spekulasi. Banyak yang menduga perceraian itu karena masalah materi dan juga sifat KD yang boros. Tudingan itu pernah dibantah keras pengacara KD saat itu, Elsie Lontoh.

Setelah satu tahun lebih bercerai dari Anang dan kini telah menikah lagi dengan Raul Lemos. KD mengatakan segala masa lalunya dengan mantan suaminya itu tak perlu dibahas lagi. Bersama Raul, ia hanya ingin membicarakan kebahagiaan.

"Bersama Raul saya tidak pernah membicarakan hal-hal yang tidak menyenangkan. Biar itu menjadi masa lalu. Masalah saya sama Anang itu masalah ranjang," ungkap KD di Studio Hanggar Teras, Pancoran, Jakarta Selatan.

Bahagia itulah yang dirasakan KD saat ini. Ia mengaku telah melewati berbagai rintangan dan cobaan sebelum akhirnya resmi menjadi istri dari pria asal Timor Leste tersebut.

"Stres sudah lewat. Sekarang lebih banyak bahagia dan banyak bersyukur. Cinta keluar dengan sendirinya," ungkap wanita yang tengah hamil lima bulan ini.

Sikap itulah yang membuat KD tak lagi mempedulikan berbagai komentar miring tentang dirinya dan Raul. Ia menganggap adanya pro dan kontra sebagai hal yang wajar. "Semua ada prosesnya. Sekarang lebih banyak kebahagiaan," ucapnya sambil tersenyum. (ald/vivanews)

Istri-istri Osama Bin Laden


Osama menikah pertama kali pada tahun 1974, saat berusia 17 tahun.

Osama bin Laden (AP Photo)



Sebuah rumah bertingkat tiga di Abbotabbad, Pakistan, tidak hanya menjadi saksi tewasnya gembong teroris paling dicari, Osama Bin Laden. Tapi juga merekam kisah hidup bos Al Qaeda itu di persembunyian bersama belasan anaknya dan tiga istri.

Seperti dimuat Rediff News, seorang ahli keamanan Islamabad menceritakan kekaguman penyidik Pakistan saat menginterogasi putri Osama yang berusia 12 tahun dan tiga istrinya. Mengapa kagum? Si polisi itu tak habis pikir, bagaimana bisa Osama mengatur keluarga besarnya hidup harmonis di satu atap bahkan saat bersembunyi dari dunia dan kejaran badan intelijen terbaik di muka bumi.

Meski belum ada konfirmasi, polisi yakin ada empat keluarga yang tinggal di rumah Osama: dilihat dari penemuan empat saluran gas dan empat meteran listrik. Juga empat set dapur dan alat makan di bawah satu atap.

Istri Osama, Amal Ahmed Abdel Fatteh alias Amal al-Sada mengungkapkan Osama jarang beranjak dari ruang pribadinya pada siang hari. Sementara, kata dia, kehidupan para istri di rumah itu sederhana dan terstruktur. Tiga istri Osama terlibat dalam pengasuhan dan pendidikan 11 anak lelaki dan dua anak perempuan di dalam rumah itu. Sementara, Osama menyempatkan diri untuk memberikan ceramah tiap hari.

Belum jelas berapa persisnya istri yang dimiliki Osama. Yang umum diketahui, ia menikah lima kali, bercerai satu kali. Osama memiliki 12 hingga 24 orang anak.

Bin Laden menikah kali pertama di usia 17 tahun, dengan sepupu asal Syria, Najwa Ghanem pada 1974. Pasangan ini kemudian makin terasing satu sama lain. Pada 2009 Najwa Ghanem dan putra tertua Osama menulis memoar berjudul 'Growing Up Bin Laden'.

Seperti ditulis dalam bukunya, Najwa mengatakan Osama adalah sosok ayah yang sangat disiplin. Osama tak ragu memukul anaknya yang tersenyum sangat lebar, hingga terlihat deretan giginya.

Di sisi lain Osama punya kegemaran berkebun bunga matahari dan menganggap mobil sport laiknya istri pertamanya. Di rumahnya, Osama mengharamkan pemakaian alat-alat elektronik. Dia juga memerintahkan anak-anak lelakinya mendaki gunung pasir di gurun tanpa membawa air.
Tujuannya, agar sang anak kuat. Osama ternyata jago matematika. Ia bahkan gemar menguji kecepatan hitungnya, bertanding dengan kalkulator.

Setelah hidup terpisah dengan Najwa, Osama kemudian memutuskan berpoligami. Menurut Lawrence Wright Tower dalam bukunya soal Osama, 'The Looming Tower', salah satu istrinya, Ummu Ali, memutuskan bercerai pasca setelah bertahun-tahun menjalani hubungan yang dingin dengan Osama.

Soal pernikahan, Osama pernah bersumpah tak akan menceraikan istrinya, namun sebaliknya ia mengizinkan bila istrinya itu meminta pisah.

Berikut daftar istri bin Laden yang diketahui publik:

1. Najwa Ghanem: menikah 1974 ketika ia berumur 14. Juga dikenal sebagai Ummu Abdullah ("ibu dari Abdullah"). Mengaku tak pernah kontak dengan Bin Laden pasca serangan 11 September 2001.
2. Amal al-Sada: menikah tahun 2001 ketika ia berusia 15 tahun.
3. Ummu Ali: bercerai 1996.
4. Ummu Hamzah: menikah 1982
5. Ummu Khaled: seorang guru bahasa Arab. )****ald/vivanews

Andi Soraya Cerai Tak Terkait NII


"Saya tidak pernah dicuci otaknya oleh ajaran apapun, saya murni Islam sesungguhnya," (Andi Soraya)



Artis cantik dan seksi Andi Soraya mengaku ia tidak terlibat dalam organisasi NII. Dirinya juga membantah, cerai dengan suaminya terdahulu, Ahmad Kurnia Wibawa pada tahun 2001 karena ikut dalam organisasi menyesatkan itu.

"Kabar miring apa lagi itu, hanya saya yang tahu alasan cerai dengan suami saya yang pertama. Saya tidak pernah dicuci otaknya oleh ajaran apapun, saya murni Islam sesungguhnya,"ujar Andi Soraya saat ditemui VIVAnews.com di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu 8 Mei 2011.

Andi Soraya pun membeberkan alasan kuatnya bercerai dengan suaminya terdahulu. "Alasan kuatnya kita masih sangat muda saat itu. Belum ada kecocokan. Bukan karena ajaran atau pemahaman agama tertentu," ujar pemain "Arisan Berondong" ini.

Selain itu, ia mengaku tidak akan mempermasalahkan pernyataan Imam Suprayitno yang sudah menyudutkan dirinya. "Misalkan dia (Imam) mau minta maaf, nggak usah minta maaf ke saya, minta maaf sama orang-orang yang sudah disesatkan. Saya tidak perlu nuntut beliau, saya dukung dia mau jelaskan NII itu, karena saya orang tua punya anak juga," ujar Andi Soraya. (ald/ant)

Foto Hot Noura Dian Hartarony






Kabar tentang Noura Dian Hartarony mabuk sempat menggegerkan media belakangan ini.Berikut ini Foto hot Noura Dian Hartarony yang menjadi anggota DPR tersebut. Sampai saat ini banyak kalangan yang mencari juga Facebook Noura Dian Hartarony yang lagi heboh ini.

Noura Dian Hartarony dikenal sebagai wakil rakyat dan anggota DPR RI dari fraksi gerindra yang diberitakan sedang mabuk dan menari-nari di atas meja di sebuah cafe di Jakarta. Berikut ini screenshot yang didapat dari Facebook Noura Dian Hartarony mengenai komentar tentang berita tersebut.Nah bagi anda yang penasaran sama foto Noura Dian Hartarony kita bagikan juga beberapa diantaranya. )***

Tata Kota Rimbo Bujang, Kian Amburadul

RIMBO BUJANG – Kecamatan Rimbo Bujang yang nota bene adalah Kecamatan Eks Transmigrasi yang dibuka pada tahun 1966 dan 1977, perkembangan dan pembangunannya cukup signifikan.

Dengan penduduknya sekitar 40 Ribu jiwa yang Heterogen dan bermata pencaharian sebagai Petani Karet dan Petani Sawit pada saat ini, Kecamatan Rimbo Bujang telah berdiri bangunan – bangunan sebagai tempat central perbelanjaan masyarakat yang menandakan bahwa Rimbo Bujang telah maju dari sebelumnya.

Mulai dari sepanjang Lintas Utama Kelurahan Wirotho Agung, disisi kiri kanannya telah terbangun kokoh deretan Ruko dengan jumlah ratusan pintu dua hingga tiga lantai. Pemandangan serupa juga sama terlihat didalam kawasan pasar Sarinah, Ruko – ruko dengan Cat penuh warna – warni yang dipakai oleh warga untuk membuka usaha dagangnya, bak Bunga yang menghiasi Kebun sehingga tampak pemandangan bahwa pasar Sarinah telah berkembang cukup pesat sebagai pusat perekonomian dan perbelanjaan.

Akan tetapi, perkembangan dalam sektor pembangunan di Kecamatan Rimbo Bujang tanpa dibarengi dengan penataan Kota yang apik dan tertata sesuai dengan Peta tata kota kecamatan Rimbo Bujang yang telah dibuat oleh Pemerintah terdahulu.

Dengan dalih membangun Kios darurat, orang – orang yang berkepentingan mengatasnamakan Lembaga atau pengurus tertentu di Kecamatan Rimbo Bujang, dengan leluasa membangun deretan – deretan Kios dijalur Hijau yang mestinya pada Peta Tata Kota tidak boleh didirikan Bangunan seperti Kios maupun Ruko.

Salah satu contoh, pembangunan Kios yang berada di samping BRI yang telah disewa warga dan Samping Terminal Rimbo Bujang yang saat ini telah mencapai sekitar 90%.

Meskipun anggota DPRD Kabupaten Tebo selaku pengontrol sekaligus katrol jalannya roda pemerintahan Daerah Kabupaten Tebo telah meradang, pembangunan Kios tersebut tetap terus dilanjutkan hingga kini dan pengurus pembangunan Kios yang tidak memperdulikan warning DPRD Tebo yang mempersoalkan izin dan lokasi, seolah – olah tanah diatas bangunan tersebut milik mereka sendiri yang seenaknya terus membangun.

“ Tata kota Rimbo Bujang sangat amburadul, sudah berulang kali DPRD Tebo memperingatkan panitia pembangunan Kios samping Terminal untuk tidak dilanjutkan pembangunannya karena lokasi tersebut bukan lokasi bangunan, tapi mereka (Panitia-Red) masih tetap membandel,” ujar pengamat pembangunan Kabupaten Tebo, Bawaihi.

Disisi lain, kita harapkan kepada DPRD Tebo, apabila pihak – pihak tertentu seperti panitia pembangunan Kios samping Terminal yakni Dinas Pasar tetap membangkang, ambil tindakan tegas dan jangan hanya peringatan panjang terus yang dilakukan demi menyelamatkan Rimbo Bujang, tegas Bawaihi. (Apek)

Pistol Anggota Polsek Rimbo Ulu, Makan Korban

RIMBO ULU, TEBO – Dadang, seorang anggota polisi berpangkat Brigadir yang bertugas di Polsek Rimbo Ulu, Kamis lalu (5/5) diduga telah menyalahgunakan senjata api (Senpi) yang dimilikinya. Dengan Senpinya itu dia telah menembak seorang warga, bernama Abdul Karim (35) warga Jalan Kenanga, Desa Suka Damai, mengenai bagian dada sebelah kanan hingga tembus.

Informasinya yang berhasil dihimpun koran ini, insiden yang terjadi kemarin (5/5) sekitar pukul 14.00 WIB, bermula ketika korban bersama dengan anggota polisi tersebut diduga sedang main judi bersama. Tempat mereka bermain judi yang juga tempat kejadian perkara (TKP) penembakan, terjadi di dalam Markas Komando (Mako) Polsek Rimbo Ulu.

Namun informasi lain menyebutkan peristiwa tersebut terjadi di Pasar Kembang atau pasar mingguan desa setempat yang kebetulan digelar kemarin. Mana yang benar, yang jelas Mako Polsek Rimbo Ulu dan lokasi Pasar Kembang berdekatan atau saling berhadap-hadapan.

Alasan pelaku (Dadang) menembak korban belum jelas. Dugaan sementara pelaku kesal dengan korban saat bermain judi. Dugaan lain pelaku ingin membuktikan bahwa senjata api yang dimilikinya tidak macet, karena dikompor-kompori oleh korban yang menganggap Senpi pelaku tidak bisa bunyi.

“Pelaku memang sedikit arogan, karena pernah pamer dengan menembakan senjatanya ke atas di depan umum,” kata salah satu warga yang enggan disebut namanya.

Namun dengan sasaran yang salah, pelaku menyodorkan Senpi tepat di dada kanan. Naas bagi korban, Senpi itupun meletus dan mengeluarkan timah panas yang langsung menembus tubuhnya.

Melihat korban yang terkapar dengan darah mengucur deras pelaku langsung membawa korban ke Puskesmas Rimbo Ulu, yang berjarak sekitar dua kilometer dari TKP. Tim medis Puskesmas tersebut, ketika dikonfirmasi koran ini membenarkan adanya korban yang menderita luka tembak.

Namun menurut tim medis, kondisi korban tidak begitu parah, karena peluru tidak mengenai organ dalam tubuh. Peluru mengenai tulang dada bagian atas. Setelah diperiksa lagi, tidak menemukan peluru yang bersarang di tubuh korban.

“Kondisi korban masih baik, tapi kami mengkhawatirkan korban akan kehabisan darah, untuk itu kami rujuk ke Rumah Sakit,” kata tim medis yang enggan disebut namanya. Juga dikatakan korban dirujuk ke Rumah Sakit Bersaudara di Kabupaten Bungo.

Sementara, Kapolres Tebo AKBP. M.Arifin ketika dikonfirmasi terkait hal itu membenarkan kejadian tersebut. “ Ya benar, TSK bernama Brigadir Dadang anggota Polsek Rimbo Ulu,” ujar Arifin ketika dikonfirmasi koran ini, Kamis (5/5) via Ponsel.

Namun, Kapolres Tebo ini menyangkal bahwa TSK dan korban ketika sebelum kejadian tengah bermain Judi. Diceritakan Kapolres kepada koran ini, menurut informasi sementara yang didapat dari Polsek Rimbo Ulu, kronologis kejadiannya Kamis kemarin, sekitar pukul 14.00 WIB TSK Dadang yang sedang piket, izin dengan Kapolsek Rimbo Ulu untuk makan siang di salah satu Warung yang ada di Rimbo Ulu.

Ketika sedang Makan siang cerita Kapolres lagi, kebetulan TSK saat itu bersama korban Karim. Setelah makan, TSK mengeluarkan Senjata Apinya untuk dibersihkan dan pada saat itu juga korban masih berada disamping TSK.

Namun, tiba-tiba Senjata Api milik TSK meletus kearah korban dan mengenai bagian Dada. Ditegaskan Kapolres, setelah kejadian TSK langsung diamankan ke Mapolres Tebo guna penyelidikan.

“ TSK diamankan di Polres, kita belum tahu bagaimana kejadian sebenarnya. Apakah itu faktor kesengajaan atau kelalaian,” kata Kapolres. Kalau faktor sengaja tentunya itu tindak pidana yang perlu diselidiki, apabila faktor kelalaian, TSK juga harus mempertanggung jawabkan perbuatannya seperti menjalani sidang disiplin, ucapnya lagi ketika dikonfirmasi koran ini sedang dijalan menuju rumah sakit untuk melihat korban. (Apek)

Kisah Seorang Anggota Cewek dari DPR yang Suka Dugem dan Mabok

JAKARTA -- Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR Noura Dian Hartarony dikabarkan mabuk-mabukan di klub malam di bilangan Senayan, Jakarta. Meski telah membantahnya, namun, kehidupan Noura sebelum menjadi anggota dewan dikabarkan sudah dekat dengan dunia malam.

Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio mengungkapkan, meski tak mau berburuk sangka, Agus mengaku bahwa sebelum Noura dilantik sebagai anggota DPR, ia telah mendengar berbagai cerita tentangnya. Ia tak menampik bahwa Noura yang dikenalnya sebelum menjadi wakil rakyat adalah orang yang dekat dengan kehidupan malam.

“Saya dulu juga sudah bicara dengan petinggi-petinggi Gerindra, termasuk Permadi, apa siap melantik dia? Karena dia bisa mempermalukan partai, dalam artian saya kenal orangnya seperti apa. Tapi ya orang bisa saja berubah jadi kita jangan berburuk sangka dulu,” ujar pengamat kebijakan publik Agus Pambagio saat dihubungi matanews.com, Jumat 6 Mei 2011..

Ia pun mendesak agar segera dibuktikan kebenaran kabar tersebut. Sebab itu menyangkut nama baik partai dan citra wakil rakyat. Klarifikasi diperlukan agar fraksi parpol binaan Prabowo Subijanto itu bisa mengambil tindakan yang sesuai dengan kabar tersebut.

“Kita tidak boleh suudzon makanya orang yang melihat dia mabuk-mabukan sambil joget itu harus bilang kebenarannya. Kalau ternyata benar, fraksi jelas harus menegur dia. Kalaupun mau ditarik ya ditarik sekalian,” katanya.

Menurutnya, Noura dan juga anggota DPR lainnya hanyalah manusia biasa dengan kehidupan pribadi yang tidak bisa diintervensi oleh orang lain. Meski begitu, di sisi lain ia menjabat sebagai anggota DPR yang harus menjadi teladan bagi rakyat yang diwakilinya.

Sebagai seorang wakil rakyat yang telah memutuskan untuk terjun ke dunia politik, kata Agus, Noura harus menyadari bahwa hidupnya tak lepas dari sorotan publik. Hal ini dinilai Agus berlaku pula untuk semua anggota DPR lainnya.

“Di era informasi serba terbuka seperti ini, dia harus siap dengan segala risikonya. Apa saja yang harus dia hadapi kalau berbuat hal-hal yang mempermalukan partai,” terangnya.

Sebelumnya Noura diberitakan mabuk-mabukan di sebuah klub malam. Kabarnya, karena mabuk Noura sampai naik ke atas meja dan berjoget-joget sambil membagikan kartu namanya yang tertera bahwa profesinya adalah anggota DPR. Namun kabar ini ditampik mentah-mentah oleh Noura yang merasa dirinya telah difitnah oleh seseorang.

“Nggak benar sama sekali kalau saya dikatakan mabuk-mabukan dan sampai naik ke meja segala. Saya sudah tahu siapa yang memfitnah saya,” katanya tanpa mau menyebutkan nama. (ald/ant)

"Saya Lihat Sendiri Noura Mabuk-mabukan"

Jakarta - Anggota Komisi VI DPR Noura Dian Hartarony diduga melakukan kebohongan publik terkait bantahannya tak pernah mabuk-mabukan di klab malam.

"Dia (Noura, red) bohong, wong jelas kok dia mabuk waktu acara ulang tahun temannya itu. Saya lihat sendiri," ujar sumber INILAH.COM.

Menurut pengusaha muda ini, ketika itu Noura tampak sangat larut di luar alam bawah sadar akibat minuman alkohol. Anggota politisi Partai Gerindra itu menari-nari dan berbicara ngelantur.

Sebelumnya diberitakan, anggota Komisi VI DPR RI Noura Dian Hartarony (NDH) membantah kabar yang menyebutkan dirinya meminum minuman keras sehingga mabuk di salah satu klub malam.

"Nggak benar sama sekali kalau saya dikatakan mabuk-mabukan dan sampai naik ke meja segala," kata Noura, Jakarta, Jumat (6/5/2011).

Noura mengatakan dirinya sendiri sangat alergi dengan alkohol karena mengidap penyakit maag. "Bagaimana bisa saya mabuk-mabukan sampai naik ke atas meja sama sekali. Juga apakah saya akan mencelakakan diri saya sendiri karena saya nyetir mobil dalam keadaan mabuk," terangnya. (ald/inilah.com)

Noura Komisi VI Pesta di Bibliotheque Bulan Lalu?

Jakarta - Anggota Komisi VI DPR Noura Dian Hartarony diduga mabuk-mabukan di klab Bibliotheque, Setiabudi, Jakarta bukan pekan lalu, melainkan bulan lalu.

Menurut saksi mata peristiwa itu, pesta ulang tahun salah seorang rekan politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu dilakukan pada bulan April 2011.

"Kayaknya bulan lalu, waktu itu saya habis meeting langsung ke Bibliotheque, karena yang ulang tahun kebetulan teman saya juga," ujar sumber INILAH.COM, Senin (9/5/2011).

Menurut pengusaha muda ini, salah satu ciri Noura saat tengah kehilangan alam bawah sadar adalah sering berbicara mengenai asal-usul keturunannya.

"Dia bilang keturunan Raja Singosari, terus bilang keturunan Jan Pieter Zoen Coen, terus bilang keturunan Raja Mataram, pokoknya agak aneh gitu," bebernya.

Sebelumnya diberitakan, anggota Komisi VI DPR RI Noura Dian Hartarony (NDH) membantah kabar yang menyebutkan dirinya meminum minuman keras sehingga mabuk di salah satu klub malam.

"Nggak benar sama sekali kalau saya dikatakan mabuk-mabukan dan sampai naik ke meja segala," kata Noura, Jakarta, Jumat (6/5/2011).

Politisi berparas cantik ini menduga ada pihak yang ingin menjatuhkannya karena dirinya sedang membongkar kasus korupsi. "Saya sering ada ancaman, karena kasus yang sedang saya tangani, kasus korupsi," ujar Noura saat ditemui wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Senin (9/5/2011).

Noura mengatakan dirinya sendiri sangat alergi dengan alkohol karena mengidap penyakit maag. "Bagaimana bisa saya mabuk-mabukan sampai naik ke atas meja sama sekali. Juga apakah saya akan mencelakakan diri saya sendiri karena saya nyetir mobil dalam keadaan mabuk," terangnya. (ald/imilah.com)

Noura Bantah Mabuk-mabukan

Noura Dian Hartarony


Jakarta - Anggota Komisi VI DPR Noura Dian Hartarony membantah kabar dirinya mabuk-mabukkan di sebuah klab malam Bibliotheque, pekan lalu.

"Berita itu benar-benar fitnah yang ditujukan kepada saya," ujar Noura saat ditemui wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Senin (9/5/2011). Ia menjelaskan dirinya terakhir kali ke Bibliotheque saat tahun baru 2010. Sedangkan, kabar mabuk-mabukkan muncul pada Kamis (5/5/2011).

"Sejak menjadi anggota Dewan, saya menjaga, saya tidak pernah pergi malam-malam, paling malam jam 11 malam, karena saya tidak tahan ngantuk," paparnya.

Selain itu, ia mengakui dirinya pergi ke bar Black Cat, Kamis (5/5/2011), karena mendapatkan undangan makan malam dari relasi bisnis. Ia datang tidak sendirian, melainkan bersama beberapa teman. "Ketika isu itu keluar malamnya saya di Black Cat, Black Cat itu restoran, restoran Jazz," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, anggota Komisi VI DPR RI Noura Dian Hartarony (NDH) membantah kabar yang menyebutkan dirinya meminum minuman keras sehingga mabuk di salah satu klub malam.

"Nggak benar sama sekali kalau saya dikatakan mabuk-mabukan dan sampai naik ke meja segala," kata Noura, Jakarta, Jumat (6/5/2011). Noura mengatakan dirinya sendiri sangat alergi dengan alkohol karena mengidap penyakit maag.

"Bagaimana bisa saya mabuk-mabukan sampai naik ke atas meja sama sekali. Juga apakah saya akan mencelakakan diri saya sendiri karena saya nyetir mobil dalam keadaan mabuk," terangnya. (ald/inilah.com)

Dekatnya Noura di Dunia Malam


Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR Noura Dian Hartarony dikabarkan mabuk-mabukan di klub malam di bilangan Senayan, Jakarta. Meski telah membantahnya, namun, kehidupan Noura sebelum menjadi anggota dewan dikabarkan sudah dekat dengan dunia malam.

Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio mengungkapkan, meski tak mau berburuk sangka, Agus mengaku bahwa sebelum Noura dilantik sebagai anggota DPR, ia telah mendengar berbagai cerita tentangnya. Ia tak menampik bahwa Noura yang dikenalnya sebelum menjadi wakil rakyat adalah orang yang dekat dengan kehidupan malam.

“Saya dulu juga sudah bicara dengan petinggi-petinggi Gerindra, termasuk Permadi, apa siap melantik dia? Karena dia bisa mempermalukan partai, dalam artian saya kenal orangnya seperti apa. Tapi ya orang bisa saja berubah jadi kita jangan berburuk sangka dulu,” ujar pengamat kebijakan publik Agus Pambagio saat dihubungi matanews.com, Jumat 6 Mei 2011..

Ia pun mendesak agar segera dibuktikan kebenaran kabar tersebut. Sebab itu menyangkut nama baik partai dan citra wakil rakyat. Klarifikasi diperlukan agar fraksi parpol binaan Prabowo Subijanto itu bisa mengambil tindakan yang sesuai dengan kabar tersebut.

“Kita tidak boleh suudzon makanya orang yang melihat dia mabuk-mabukan sambil joget itu harus bilang kebenarannya. Kalau ternyata benar, fraksi jelas harus menegur dia. Kalaupun mau ditarik ya ditarik sekalian,” katanya.

Menurutnya, Noura dan juga anggota DPR lainnya hanyalah manusia biasa dengan kehidupan pribadi yang tidak bisa diintervensi oleh orang lain. Meski begitu, di sisi lain ia menjabat sebagai anggota DPR yang harus menjadi teladan bagi rakyat yang diwakilinya.

Sebagai seorang wakil rakyat yang telah memutuskan untuk terjun ke dunia politik, kata Agus, Noura harus menyadari bahwa hidupnya tak lepas dari sorotan publik. Hal ini dinilai Agus berlaku pula untuk semua anggota DPR lainnya.

“Di era informasi serba terbuka seperti ini, dia harus siap dengan segala risikonya. Apa saja yang harus dia hadapi kalau berbuat hal-hal yang mempermalukan partai,” terangnya.

Sebelumnya Noura diberitakan mabuk-mabukan di sebuah klub malam. Kabarnya, karena mabuk Noura sampai naik ke atas meja dan berjoget-joget sambil membagikan kartu namanya yang tertera bahwa profesinya adalah anggota DPR. Namun kabar ini ditampik mentah-mentah oleh Noura yang merasa dirinya telah difitnah oleh seseorang.

“Nggak benar sama sekali kalau saya dikatakan mabuk-mabukan dan sampai naik ke meja segala. Saya sudah tahu siapa yang memfitnah saya,” katanya tanpa mau menyebutkan nama. (ald/inilah.com)

Noura Akan Kena Sanksi Jika Terbukti Mabuk-mabukan


Jakarta - Partai Gerindra akan menindak tegas kadernya yang berperilaku tidak baik apalagi sampai mencoreng nama DPR maupun Partai. Hal ini terkait anggota Fraksi Partai Gerindra Noura Dian Hartarony yang diduga mabuk di klab malam.

"Kalau terbukti, ini pelanggaran kode etik. Melakukan perbuatan yang tidak terhormat. Siapapun kader yang melakukan tidak baik kita tindak. Kita ada majelis etis," kata Sekretaris Fraksi Gerindra Edhie Prabowo di DPR, Jakarta, Senin (9/5/2011).

Namun, sambung Edhie, semuanya harus dibuktikan terlebih dahulu dan harus ada bukti yang kuat. Barulah kemudian, kata dia Gerindra dapat memproses dan menindak tegas. "Kita tidak melindungi kader kita yang tidak benar. Kalau ada yang melihat sampaikan resmi ke kami atau BK," ujarnya.

Saat ditanyakan terkait sanksi yang akan diberikan jika kader Gerindra terbukti bersalah atau melanggar kode etik. "Sanksinya banyak, yang menentukan majelis etik," ujarnya. Ia juga menyampaikan, kasus yang melibatkan Noura Dian Hartarony akan dibahas dengan pimpinan fraksi hari Senin ini.

Sebelumnya diberitakan, anggota Komisi VI DPR RI Noura Dian Hartarony (NDH) membantah kabar yang menyebutkan dirinya meminum minuman keras sehingga mabuk di salah satu klub malam. "Nggak benar sama sekali kalau saya dikatakan mabuk-mabukan dan sampai naik ke meja segala," kata Noura, Jakarta, Jumat (6/5/2011).

Noura mengatakan dirinya sendiri sangat alergi dengan alkohol karena mengidap penyakit maag. "Bagaimana bisa saya mabuk-mabukan sampai naik ke atas meja sama sekali. Juga apakah saya akan mencelakakan diri saya sendiri karena saya nyetir mobil dalam keadaan mabuk," terangnya. (ald/inilah.com)

Foto Hot Anggota DPR-RI Noura Dian Hartarony




JAKARTA -- Kabar tentang Noura Dian Hartarony mabuk sempat menggegerkan media belakangan ini.Berikut ini Foto hot Noura Dian Hartarony yang menjadi anggota DPR tersebut.Sampai saat ini banyak kalangan yang mencari juga Facebook Noura Dian Hartarony yang lagi heboh ini.

Noura Dian Hartarony dikenal sebagai wakil rakyat dan anggota DPR RI dari fraksi gerindra yang diberitakan sedang mabuk dan menari-nari di atas meja di sebuah cafe di Jakarta. Berikut ini screenshot yang didapat dari Facebook Noura Dian Hartarony mengenai komentar tentang berita tersebut.Nah bagi anda yang penasaran sama foto Noura Dian Hartarony kita bagikan juga beberapa diantaranya.

Dengan adanya Berita Noura Dian Hartarony ini Tampaknya negara kita makin heboh aja berbagai beritanya,mulai dari Video email komisi 8 yang bikin ngakak itu sampai Presenter Chantal della concetta yang berpose hot di sebuah majalah kusus dewasa.Mending setelah ngeliat Facebook Noura Dian Hartarony trus kita lanjutin si gadis multitalenta,cantik dan menggairahkan dalam sebuah Video Shara Lin Yixin.)***

Noura Dian Hartarony Bantah Mabuk di Klub Malam

Noura Dian Hartarony

JAKARTA - Seorang anggota perempuan DPR dari Komisi VI diduga mabuk-mabukan di sebuah klub pada Kamis malam, (5/5). Dari kabar yang beredar di kalangan wartawan DPR, anggota perempuan yang diberitakan di sebuah media tersebut berasal dari partai dengan jumlah kursi yang sedikit di DPR dan menjabat sebagai wasekjen partai tersebut.

Dari penelusuran wartawan, anggota Komisi VI DPR yang memiliki anggota perempuan dan berinisial NDH adalah Noura Dian Hartarony dari Gerindra. Ia juga dikethaui menjabat sebagai Wasekjen Gerindra.

Dalam sebuah berita di media massa, NDH diberitakan merayakan ulang tahun koleganya di sebuah klub malam di Jakarta. Dalam pesta yang berlangsung meriah tersebut, Noura terlihat mabuk dan menaiki sebuah meja sambil berjoget. Ia pun terlihat membagikan kartu namanya kepada tamu yang ada di klub tersebut.

Saat dikonfirmasi melalui telepon, Noura membantah kabar tersebut. Ia mengatakan, malam kemarin, Noura memang mengunjungi sebuah kafe bernama Black Cat di Plaza Senayan. Noura menegaskan kafe tersebut bukanlah klub malam tempat mabuk-mabukan.

"Saya sudah tahu ini fitnah. Demi Allah bukan saya. Saya itu dari Bogor sampai ke Plaza Senayan jam 9 malam. Saya jarang keluar malam. Banyak saksinya di Black Cat," ujarnya saat dihubungi wartawan di Jakarta, Jumat, (6/5).

Noura juga menegaskan bahwa dirinya memiliki penyakit maag sehingga tak mungkin mengkonsumsi alkohol yang justru bisa menyiksa lambungnya, Ia juga mengaku tidak pernah ke klub-klub malam di Jakarta seperti X2 atau Bibliotique.

"Saya enggak pernah naik ke meja. Saya tak tahan alkohol. Saya punya maag akut," ujarnya.

Wanita yang diketahui berparas cantik tersebut menganggap adanya laporan mabuk-mabukan tersebut dari saingannya yang kalah dalam pemilihan caleg dari daerah pemilihan Jawa Timur. (ald/OL/9/5)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs