Wagub Fachrori Tutup Pameran Pers dan Jambi Expo 2012


Fachrori Umar

MERDEKAPOST.COM, JAMBI - Pameran Pers dan JambiExpo 2012 yang dibuka bersamaan dengan peringatan Hari pers Nasional (HPN) ke 27 tahun 2012, tanggal 9 Februari 2012 yang lalu, Selasa malam (14/2/2012) ditutup secara resmi oleh Wakil Gubernur Jambi, H. Fachrori Umar. Malam penutupan Jambi Expo 2012, menampilkan group band local juga menghadirkan group  rif (rhythm in freedom) grup band asal Bandung yang digawangi oleh Andy (vokal), Iwan (bas), Adji (gitar), Maggi (drum), dan Ovy (gitar).
Wakil Gubernur menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana, yang telah bekerja keras sehingga pelaksanaan pameran berjalan lancar dan sukses. Wagub yakin dan percaya, kesuksesan penyelenggaraan pameran ini, tidak terlepas dari kerja sama yang baik dan harmonis, antara insan pers dan jajaran Pemerintah Provinsi Jambi, serta Pemerintah Kota Jambi.
Penyelenggaraan pameran ini memiliki dimensi fungsi yang sangat luas, memberikan informasi tentang kemajuan pers saat ini,  juga memberdayakan ekonomi masyarakat. Ada kegiatan bazaar yang menawarkan produk unggulan dari masing-masing Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi.
Menurut Wagub, berbicara pemberdayaan ekonomi masyarakat, Pemerintah Provinsi Jambi, melalui visinya Jambi EMAS (Ekonomi Maju, Aman, Adil dan Sejahtera) tahun 2015, akan terus melakukan berbagai terobosan untuk memberdayakan usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi. Salah satu diantaranya, memberikan kesempatan kepada pelaku usaha kecil untuk mempromosikan produknya pada berbagai kegiatan pameran maupun promosi. Baik yang dilaksanakan di tingkat provinsi, tingkat nasional, maupun yang dilaksanakan di luar negeri.
Sehubungan hal tersebut, Wakil Gubernur menghimbau para pelaku usaha, agar lebih pro-aktif dalam memanfaatkan peluang yang ada. Sedangkan kepada Insan Pers, Wagub berpesan, hendaknya senantiasa berkiprah guna mencerdaskan kehidupan masyarakat, dengan menyajikan informasi yang memiliki nilai edukasi, sesuai dengan norma dan adapt yang berlaku.

Disamping itu, Wagub berharap, agar jalinan antara insan pers dengan pemerintah, para pelaku usaha serta masyarakat, akan tetap terjalin. Sehingga dengan demikian potensi dan perluang usaha yang ada di BUmi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah ini akan memberikan kontribusi yang nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Provinsi Jambi. Wagub juga berpesan kepada seluruh masyarakat Jambi, untuk menjadikan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
Pada malam penutupan Pameran Pers dan Jambi Expo 2012 ini juga diserahkan penghargaan kepada para pemenang berbagai lomba, dan penghargaan kepada peserta pameran terbaik, serta penghargaan bagi peserta Pawai Budaya pada perayaan ulang tahun ke 65 Provinsi Jambi. (ald/humasprov)

Gubernur Jambi Terima APKLI Award 2012


HBA : PKL Mampu Menopang Ekonomi Rakyat


Gubernur Jambi HBA Saat menerima APKLI Awards 2012
bertempat di Monumen Tugu Proklamasi Jakarta
MERDEKAPOST.COM, JAKARTA - Gubernur Jambi, H Hasan Basri Agus meraih penghargaan di tingkat nasional, yakni APKLI award 2012. Penghargaan ini diberikan Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) atas jasa-jasa HBA dalam membantu dan membina pedagang kaki lima (PKL) di Provinsi Jambi. 
Gubernur HBA merupakan satu-satunya gubernur di Sumatera yang menerima penghargaan dan menyampaikan sambutan di acara tersebut. Sedangkan dua gubernur lainnya, yakni dari Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Penyerahan APKLI Award tahun 2012 ini di Monumen Tugu Proklamasi Jakarta dalam kegiatan puncak Hari Lahir (Harlah) APKLI ke-19 tahun 2012.
Turut hadir dalam acara itu, Menteri Koperasi dan PKM, Syarief Hasan selaku pelindung APKLI, Ketua Umum DPP APKLI, sesepuh dan pendiri APKLI, diantaranya, Wakil Ketua DPR RI, Priyo Budi Santoso, Adi Sasono, mantan Menkop, Marzuki Usman dan undangan lainnya.
Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur HBA mengucapkan terima kasih atas diberikannya kepercayaan dalam acara yang penuh makna ini untuk memberikan sambutan mewakili seluruh rekan-rekan Gubernur di Wilayah Sumatera. Dipilihnya Monumen Tugu Proklamasi ini sebagai tempat diselenggarakannya kegiatan tentulah didasarkan atas  berbagai pertimbangan. ''Secara filosofis tentu semangat Proklamasi itu jugalah yang nantinya akan memberikan spirit bagi kita semua untuk mengembangkan dan memberdayakan salah satu pelaku ekonomi kita di tanah air. Yaitu para pejuang ekonomi kerakyatan kita, yang populer dengan nama Pedagang Kaki Lima ,'' ujar Gubernur HBA mengawali sambutannya.
Ditegaskan Gubernur, pedagang kaki lima yang merupakan bagian dari sektor usaha informal. Namun secara ekonomi memiliki peran dan nilai strategis untuk mendukung struktur perekonomian, baik di tingkat lokal maupun nasional. ''Hal yang paling kasat mata sektor tersebut mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang besar dan juga sebagai sektor yang mampu memberikan sumbangan yang tidak kecil terhadap pembentukan Produk Domestik Buto (PDB) kita. Bahkan, keberadaan sektor informal juga mampu menyangga stabilitas ekonomi kita di saat krisis keuangan, baik pada krisis tahun 1998 maupun saat krisis finansial global pada tahun 2008 yang lalu,'' tegas HBA.
Oleh karenanya, HBA menyatakan jika kehadiran para pelaku ekonomi dari sektor informal ini, harus dilihat sebagai sebuah wujud kreativitas masyarakat untuk memenuhi kebutuhan ekonominya dan ekonomi Negara Indonesia . ''Untuk itu, keberadaan dari para pelaku sektor informal di satu sisi memberikan gambaran terhadap belum maksimalnya kita dalam menciptakan lapangan pekerjaan formal sesuai dengan jumlah angkatan kerja. Sehingga pedagang kaki lima merupakan pilihan bagi mereka yang tidak terakomodasi disektor formal tersebut,'' lanjutnya.
''Di sisi lainnya, kondisi ini menunjukkan begitu besarnya keinginan masyarakat kita untuk mencari peluang usaha,'' imbuh orang nomor satu di Provinsi Jambi ini.
Selanjutnya, Gubernur mengungkapkan seiring dengan perkembangan sektor informal di tanah air. Di satu sisi menunjukkan tingginya semangat wiraswasta di kalangan masyarakat. Untuk itu, ke depan kita harus bergandengan tangan menumbuhkan semangat kewirausahawan secara lebih profesional. Karena kemajuan ekonomi nasional ke depan salah satu pilar utamanya sangat ditentukan oleh keberadaan sektor swasta. ''Sektor informal merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sektor swasta yang kita miliki. Ke depan usaha-usaha ekonomi akan lebih banyak dimainkan oleh sektor swasta. Maka sebagai regulator, pemerintah harus mampu menyiapkan berbagai perangkat regulasi untuk mendukung kemajuan sektor informal yang ada di negeri ini,'' ungkap HBA.
Di lain pihak, para pelaku ekonomi informal sendiri harus terus berupaya untuk mengembangkan semangat kewirausahaan secara lebih profesional. Untuk itu Gubernur Jambi mengajak sekaligus mendorong APKLI untuk mengembangkan pedagang kaki lima secara profesional. Karena, profesionalisme pedagang kaki lima selain akan berdampak positif pada pengembangan usahanya, juga akan membantu penyerapan tenaga kerja dalam jumlah yang lebih besar.
''Saya percaya dan yakin, keberadaan pedagang kaki lima akan memberikan kontribusi yang lebih besar lagi pada ekonomi nasional. Terutama jika pemerintah pusat dan pemerintah daerah membuka akses permodalan dan memberikan ruang yang pasti untuk melakukan usaha-usaha ekonomi yang mereka jalankan,'' sebutnya.
Suami tercinta Yusniana Hasan Basri ini menegaskan Provinsi Jambi dalam rangka menumbuh kembangkan jiwa wirausaha masyarakat, telah bekerjasama dengan KADIN dalam penciptaan 10.000 wirausaha baru dan penguatan modal bagi UMKM melalui Program Satu Milyar Satu Kecamatan (Samisake). ''Alhamdulillah program ini mendapat respon positif dari masyarakat dan dunia usaha di Provinsi Jambi,'' tandas Gubernur HBA. (ALD/humasprov)

SBY Marah Besar


SBY

Sebut Fraksi Demokrat Tak Cerdas


MERDEKAPOST.COM, JAKARTA - Posisi Angelina Sondakh (Angie) tak hanya terjepit di ranah hukum tetapi juga di DPR. Pemindahan mendadak Angie dari Komisi X ke Komisi III DPR yang membidangi hukum, memicu kemarahan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Menurut SBY, pemindahan Angie ke Komisi Hukum DPR merupakan tindakan tidak cerdas. Tak pelak, SBY memerintahkan pemindahan itu segera ditinjau ulang.
"Ketika Pak SBY mendapat informasi tentang pergeseran anggota-anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat di beberapa komisi, dan satu di antaranya memindahkan Angelina Sondakh ke Komisi III yang membidangi masalah hukum, beliau marah besar," kata Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat, Andi Mallarangeng, di Jakarta,Kamis (16/2).

Menurut Mallarangeng, SBY tak ingin ada kesan Partai Demokrat mengintervensi kasus hukum yang menjerat Angie. Saat ini Angie berstatus sebagai tersangka kasus korupsi proyek pembangunan Wisma Atlet SEA Games 2011 karena diduga ikut menerima aliran uang.
"Pak SBY sebagai Ketua Dewan Pembina segera memerintahkan Ketua Umum dan Ketua Fraksi Partai Demokrat untuk membatalkannya. Komentar beliau, itu sama sekali tidak cerdas," kata Andi.

Ditambahkan, tidak sepatutnya orang yang sedang terkena masalah hukum kemudian ditempatkan di komisi yang membidangi masalah hukum. Jadinya Angie dipindah ke komisi berapa? "Tentu saja itu fraksi segera melakukan koreksi, dan sepatutnya ditempatkan di komisi yang lebih pas," katanya.

Masuknya Angelina Sondakh ke Komisi III DPR menuai kecaman banyak pihak. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengancam tak akan memenuhi undangan Komisi III DPR.

Ketua Fraksi Demokrat, Jafar Hafsah, menegaskan Angie batal dipindah ke Komisi III DPR. "Ibu Angie akhirnya tetap di Komisi X (pendidikan dan olahraga). Sementara posisi Nasir (adik kandung M Nazaruddin) yang semula di Komisi III DPR, digantikan Chotibul Umam Wiranu," kata Jafar.

Jafar membantah perubahan keputusan itu merupakan respon kemarahan SBY. Namun Jafar menjelaskan jauh sebelum Angelina ditetapkan sebagai tersangka, fraksi sudah memutuskan memindahkan Angie ke Komisi III.

"Tapi, karena sekarang sudah ada keputusan dan untuk menghindari dugaan yang tidak-tidak, Angie kami pertahankan di Komisi X," kata Jafar.

Uniknya, nama Angie sudah tercatat dalam daftar kehadiran rapat di Komisi III DPR, Kamis. Nama Angelina Sondakh SE MSi masuk nomor urut 16, untuk agenda rapat dengan Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin.

Namun, Angie tidak tampak hadir dalam rapat. Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat Ruhut Sitompul mengatakan nama Angelina sudah jauh hari masuk ke Komisi III. "Secara administrasi, nama Angie ada di Komisi III tapi sudah dicabut. Sebelum jadi tersangka dia sudah dimasukkan ke Komisi III. Sekarang ia dikembalikan ke Komisi X lagi," ujar Ruhut.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Fraksi Partai Demokrat Sutan Bathoegana, sempat berwacana memindahkan Angie ke Komisi VIII yang membidangi masalah sosial dan agama. "Mudah-mudahan di Komisi VIII ada siraman-siraman rohani. Bukankah kita harus saling ingat-mengingatkan," kata Sutan.

Sutan sependapat dengan SBY mengenai kurang tepatnya memindahkan Angie ke Komisi III DPR. "Saya tak tahu Pak SBY marah-marah karena pemindahan Angelina ke Komisi III DPR. Pasti akan kontraproduktif kalau orang yang lagi diproses hukum ditempatkan di Komisi Hukum. Akan terjadi benturan-benturan kepentingan," katanya. (coe/trn/ant)

Demokrat: Tak Ada Money Politics di Kongres, Hanya Ada Uang Transport

Merdekapost.com, Jakarta Ketua Divisi Tanggap Darurat PD Umar Arsal menjawab tudingan money politics di Kongres PD. Umar menegaskan yang ada hanyalah uang transport saja.

"Nggak ada poney politics, yang ada hanya uang transportasi saja," kata Umar kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (17/2/2012).

Umar memaparkan, para pendukung Anas memang diberi uang transport selama suksesi Anas Urbaningrum menjadi Ketua Umum PD. Angkanya bervariasi sesuai jumlah kontingen per DPC/DPD.

"Memang jadi problem. Semua Perwakilan Anak Cabang (PAC) bawa penggembira. Paling sedikit 7-25 orang, inilah yang terjadi negosiasi karena semula kita hanya siapkan dua kamar per perwakilan," kata Umar.

Umar memegang pembagian uang transport untuk wilayah Sulawesi. Angkanya bervariasi antara Rp 3,5 juta sampai Rp 7,5 juta.

"Itu fasilitas untuk uang transport begitu datang diberi Rp 3,5 juta per kontingen. Menjelang deklarasi Anas, kita ganti per DPR Rp 7,5 juta. Begitu kongres di Bandung kita kasih Rp 5 juta per delegasi," ungkap Umar.

Umar membantah ada uang sukses Rp 100 juta per DPC. Umar menuding ketua DPC yang melempar isu itu karena sakit hati setelah dicopot dari DPC PD.

"Yang seratus juta itu nggak benar. Diana ketua DPC Minahasa itu sakit hati saja. Saya tahu persis karena saya yang bagi uang transport," kata Umar.

Kini, menurut Umar, Diana akan diproses DK PD. "Saya nggak diperiksa, Bu Diana yang diproses, kita serahkan ke DK PD," tandasnya.


(choe)

Apa Tujuan FPD Pasang Angie di Komisi III DPR?

Jakarta Setiap penempatan anggota DPR di komisi dan alat kelengkapan lain selalu ada tujuannya. Lalu tujuannya apa Angelina Sondakh dipindah ke Komisi III DPR?

"Saya tidak tahu apa tujuannya. Tapi menempatkan Mbak Angie di Komisi III DPR sangat tidak cerdas," ujar anggota Dewan Pembina PD, Hayono Isman, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (17/2/2012).

Wajar saja tujuan penempatan wanita yang akrab disapa Angie di Komisi III DPR jadi bahan perdebatan. Mengingat saat ini Angie adalah tersangka dalam kasus suap wisma atlet yang tengah diproses KPK.

Penolakan pun telah datang dari anggota Komisi III DPR. Banyak anggota Komisi III yang malu dan menolak penempatan Angie di Komisi III DPR. Penolakan itu datang dari Wakil Ketua Komisi III DPR Nasir Jamil, anggota Komisi III DPR Martin Hutabarat, bahkan anggota Komisi III DPR dari FPD sendiri, Ruhut Sitompul.

KPK yang juga mitra kerja Komisi III DPR pun merespon kebijakan FPD ini. Ketua KPK Abraham Samad menolak menghadiri rapat Komisi III DPR jika Angie juga hadir dalam rapat.

Bagi Hayono, penanggungjawab pemindahan Angie ke Komisi III DPR jelas FPD DPR. Dalam hal ini Ketua FPD DPR M Jafar Hafsah yang paling menentukan setiap penempatan anggotanya di DPR.

"Ini tentu Ketua Fraksi yang lebih tahu ya. Tentu semua sudah dikoordinasikan dengan DPP," kata Hayono.

Kemarahan SBY, dipandang Hayono, hal yang sangat wajar. Mengingat FPD telah membuat kesalahan yang tidak perlu. Namun, dia sedikit lega setelah FPD memutuskan memintahkan lagi Angie ke Komisi X DPR.

"Ya saya dengar sudah dikembalikan ke Komisi X atau dipindah ke Komisi VIII. Saya harap ke depan fraksi tidak melakukan kesalahan yang sama," imbau Hayono.

Lalu apakah Hayono mencium ada skenario besar dalam pemindahan Angie ke Komisi III DPR? Apakah pemindahan Angie atas pesanan Ketua Umum PD Anas Urbaningrum? "Ya saya kira koordinasi dengan DPP. Tapi jangan sejauh itu, saya tidak tahu, ini urusan DPP PD," tegas Hayono.

(choe)

Brotoseno Pernah Periksa Rosa Soal Percakapan BBM dengan Angie

Jakarta Kekasih Angelina Sondakh, R Brotoseno, masuk dalam tim KPK yang menangkap Mindo Rosalina Manulang, Manager Marketing PT Duta Graha Indah, Mohammad El Idris, dan mantan Sekretaris Kemenpora, Wafid Muharram, 21 April 2011 lalu. Brotoseno juga sempat memeriksa Rosa di KPK. Pemeriksaan Brotoseno seputar percakapan Rosa dengan Angie.

Dalam dokumen pemeriksaan yang dimiliki wartawan, Jumat (17/2/2012), Brotoseno memeriksa Rosa hanya sehari setelah anak buah Nazaruddin itu ditangkap KPK. Saat itu Rosa sudah diperiksa sebagai tersangka.

Dalam sebuah pertanyaan, Brotoseno menanyakan seputar data clonning yang berhasil didapatkan KPK. Data itu berupa percakapan sejak tanggal 27 Maret 2010 hingga 19 Februari 2011 antara nomor pin 20E1EFC4 yang diduga milik Angie dengan pin 256FF45D milik Rosa.

Dalam percakapan itu, Rosa beberapa kali memang berusaha untuk bisa ketemu Angie. Sejumlah janji yang sudah disepakati, sering kali batal karena kesibukan Angie.

Terlebih lagi, saat itu Angie memang mengaku bertambah load kerjaannya akibat menjelang kongres Partai Demokrat. Pertemuan juga sempat batal karena Angie dipanggil mendadak oleh Anas Urbaningrum.

Seperti diketahui, percakapan inilah yang dibantah oleh Angie. Ia mengaku baru memiliki BlackBerry di akhir tahun 2010. Meski sudah pernah 4 kali bertemu, namun Angie membantah jika dekat dengan Rosa. Ia pun mengaku tidak pernah ber-BBM dengan Rosa.

Padahal, dalam percakapan itu, ada lima kejadian yang oleh kubu Nazaruddin disebut sebagai fakta kehidupan Angie.

Kelima fakta itu adalah:
1. Angie pergi ke Belanda pada Agustus 2010
2. Suami Angie, Adjie Massaid, dan putranya juga ikut ke Belanda
3. Angie menggelar ulang tahun putranya pada September 2010 di Hotel Sultan
4. Angie pernah tinggal di Apartemen Belezza Tower sejak menikah dengan Adjie Massaid sampai akhir 2010
5. Pada akhir 2010, Andjie pindah rumah ke Taman Cilandak, Jakarta Selatan

KPK sendiri sudah menegaskan jika Brotoseno tidak pernah memeriksa Angie ataupun Nazaruddin dalam kasus Wisma Atlet. Namun Brotoseno-lah penyidik yang memeriksa Rosa, di mana pertanyaannya seputar percakapan dengan Angie yang kini menjadi kekasihnya.

(choe)

Berpeluang Besar, Tapi Rugikan PKS

Hendri dan Bambang


JAMBI – Pengamat politik Jambi, Navarin Karim, menilai positif wacana duet Bambang Priyanto dan Henri Masyhur untuk maju dalam Pilwako 2013. Duet ini jika direalisasikan bakal menjadi kekuatan besar dan berpeluang memenangkan Pilwako. Menurut Navarin, Bambang Priyanto memiliki pemilih yang loyal.

Mayoritas pemilih yang memiliki latar belakang dari Jawa akan tetap memilih Bambang walau pun calon incumben ini juga dinilai kurang berhasil memimpin Jambi.  “Dia punya pendukung setia dari kelompok masyarakat Jawa. Jangan disepelekan, warga dari Jawa di Kota Jambi mencapai sekitar 40 persen. Dan sebagian besar dari mereka pasti akan tetap memilih Bambang, apa pun kondisinya,” ujarnya.
Sementara itu, kader PKS dikenal sangat tunduk dengan kebijakan partai. Jika Henri Masyhur dipastikan diusung PKS, seluruh kader PKS akan all out memperjuangkan kemenangan dia.

“PKS dikenal partai yang solid. Kader mereka memiliki loyalitas yang luar biasa. Jika Henri dipasang dengan Bambang, saya yakin duet ini memiliki peluang menang sangat besar,” ujarnya. Namun, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Pemerintahan (STISIP) Nurdin Hamzah memiliki catatan tersendiri. Menurutnya, di mata warga bukan Jawa, citra Bambang Priyanto kurang bagus.

“Jika PKS mengusung Bambang, sulit rasanya di Pemilu 2014 suara PKS akan bertambah. Ini harus diperhitungkan matang-matang oleh PKS,” ujarnya. Untuk diketahui, saat ini muncul kabar Bambang Priyanto dan Henri Masyhur akan berduet dalam Pilwako Jambi 2013. Informasinya, untuk mengusung pasangan ini, PKS akan berkoalisi dengan PDIP.

Hanya saja, saat dikonfirmasi kepada Fauzi, Ketua DPC PDIP Kota Jambi masih enggan untuk mengungkapkannya. "Bisa saja, karena PDIP partai yang terbuka untuk setiap calon. Apalagi, saat ini komunikasi dengan semua kandidat terus dilakukan," kata Fauzi. Namun, untuk kepastiannya PDIP hingga kini belum menentukan sikap untuk mendukung siapa yang akan diusung, apakah kader internal atau tidak. "Pada  Maret nanti, DPC PDIP akan menggelar Rakercab.

Kita lihat nanti, apakah di dalam Rakercab nanti akan membahas soal itu atau tidak," sebutnya. Terpisah, Dede Firmansyah, Ketua DPC PKS Kota Jambi mengatakan hal yang sama. Bahkan, dia menerangkan, secara internal PKS juga sudah perna membicarakan soal koalisi pasangan Bambang-Henri. "Selain itu kita juga pernah membicarakan pasangan Henri-Roro," kata Dede.

Hanya saja, sebutnya, semua ini pihaknya sedang melakukan kajian-kajian untuk menentukan siapa yang bakal diusung oleh PKS nantinya. "Kita akan melakukan survei Maret nanti untuk melihat siapa yang mendapat rangking tertinggi nantinya," terangnya.(ald)

MA Putuskan Pulau Berhala Milik Kepri


JAMBI - Mahkamah Agung (MA) akhirnya mengeluarkan putusan soal sengketa Pulau Berhala antara Pemerintah Kepulauan Riau (Kepri) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi.

Keputusan tersebut mengecewakan masyarakat Jambi, karena Pulau Berhala dinyatakan sebagai milik Kepri Dalam amar putusannya, MA menerima permohonan yang diajukan Pemprov Kepri dan otomatis membatalkan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kemendagri) yang memasukkan Pulau Berhala ke dalam Provinsi Jambi.

"Mengabulkan permohonan pemohon," kata ketua majelis hakim judicial review Paulus Effendi Lotulung seperti dilansir website MA, Kamis (16/02).

Putusan bernomor 49 P/HUM/2011 diajukan ke MA pada 19 Desember 2011. Permohonan yang diajukan Gubernur Kepri, M. Sani meminta Permendagri No 44/2011 tertanggal 27 September yang diundangkan 7 Oktober 2011 untuk dihapus. Dalam Permendagri tersebut menetapkan Pulau Berhala masuk wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi. "Diputus pada 9 Februari 2012 dengan hakim anggota Achmad Sukardja dan Supandi, " ungkap Lotulung dalam website MA tersebut. (ald)

Harga Baru Bensin dan Solar


MERDEKAPOST.COM. JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 7 Februari lalu menandatangani Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2012 tentang Harga Jual Eceran dan Konsumen Pengguna Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu.

Perpres ini merupakan pengganti dari Perpres No 55 tahun 2005 yang sudah diubah dengan Perpres Nomor 9 Tahun 2006.

Dalam Perpres No 15 Tahun 2012 ini, pemerintah menetapkan harga jual eceran jenis BBM tertentu di titik serah untuk setiap liter adalah:
a. Minyak Tanah (Kerosine) sebesar Rp 2.500
b. Bensin (Gasoline) RON 88 sebesar Rp 4.500
c. Minyak Solar (Gas Oil) sebesar Rp 4.500
Harga-harga tersebut sudah termasuk PPN, dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen.

Harga baru itu berarti ada penyesuaian, karena dalam Perpres No 6 Tahun 2006 harga per liter minyak tanah ditetapkan Rp 2.000, bensin Rp 4.500, dan solar Rp 4.300.

Penetapan harga baru ini dilakukan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan kebutuhan nasional atas jenis bahan bakar minyak tertentu, dan dalam rangka pemberian subsidi yang lebih tepat sasaran kepada konsumen pengguna tertentu, serta guna meningkatkan efisiensi pengunaan APBN.
Pembatasan

Dalam Perpres Nomor 15 Tahun 2012 itu juga disebutkan, bahwa penggunaan jenis BBM tertentu secara bertahap dilakukan pembatasan.
"Tahapan pembatasan akan diatur oleh Menteri ESDM berdasarkan hasil Rakor yang dipimpin oleh Menko Perekonomian," bunyi Pasal 5 Ayat 2 Perpres Nomor 15 Tahun 2012.
Perpres ini secara tegas juga melarang pengangkutan atau penjualan jenis BBM tertentu ke luar negeri, dan penimbunan oleh badan usaha atau masyarakat. (coe/ant)

Warga Pasar Bawah Bungo Ancam Demo Panti Pijat

F. (Ilustrasi)
Dinilai Meresahkan Masyarakat


MUARA BUNGO – Warga sekitar pasar bawah Muara Bungo, Kabupaten Bungo khususnya para pedagang yang berada di lantai dasar pasar semagor mengancam akan melakukan demo kepada panti pijat.

Warga merasa resah dengan keberadaan panti pijat yang ada pasar semagor tersebut karena mempekerjakan wanita-wanita yang seksi.

Berdasarkan keterangan warga pasar bawah Muara Bungo, sejak sebulan terakhir ini telah berdiri panti pijat yang disertai tempat karaoke di komplek pertokoan tempat mereka berjualan.

“Dilantai tiga atas ini telah ada panti pijat. Tapi yang tukang pijatnya cewek-cewek seksi,” ujar pedagang kain pasar bawah Muara Bungo.

Kehadiran panti pijat tersebut kata warga jelas sangat mengganggu ketentraman mereka yang berjualan disana. Karena mereka menilai panti pijat tersebut bukan semata sebagai tempat memijat, tapi dinilai warga digunakan sebagai tempat untuk berbuat maksiat.

“Kalau tukang pijat beneran bukan seperti itu (seksi, red). Kalau seperti ini bukan mengendorkan urat, tapi mengencangkan urat,” cibir ibu yang tak ingin menyebutkan namanya.

Keresahan ini, lanjut warga pasar terjadi karena di lokasi tersebut sebagai tempat mereka berjualan pakaian. Jika tempat mereka dijadikan tempat yang tidak benar tentunya akan mempengarahui pendapatan mereka.

“Lantai dua biasa kami gunakan tempat shalat, diatasnyaM ada panti pijat dan hiburan. Nah, kami berjualan dibawahnya. Ini jelas membuat kami tak tenteram,” ujar mereka.

Untuk itu ujar para pedagang, hal ini seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah setempat. Warga minta agar izin berdirinya panti pijat tersebut bisa ditinjau ulang. “Rencana kami akan lakukan demo,” akunya.

Harian Bute Ekspres yang melakukan pantauan di lokasi yang disebutkan memang sesuai dengan apa yang dikatakan pedagang itu. Banyak wanita muda bekerja disana yang merupakan tukang pijat. Juga ada ruangan tempat karaoke.

Di ruangan sebagai tempat memijat terdapat 20 kamar yang disekat menggunakan triplek dan garden sebagai penutup. Untuk mendapat pelayanan memijat pelan/gan bisa memilih siapa orang yang diinginkan, karena pihak panti pijat menempelkan foto-foto wanita seksi sebagai tukang pijat.

Terpisah, Kabag Hukum Setda Bungo, Ismail, Mengatakan bagian hukum Setda Bungo sendiri tidak bisa memastikan, merujuk kemana izin yang dikeluarkan untuk panti pijat selama ini.

“Tidak jelas, mungkin merujuk izin hiburan, yang jelas perdanya tidak ada,” katanya.
“Sepengetahuan saya Bupati dan Wabup tidak ada mengeluarkan izin baru untuk panti pijat ini,” sambungnya.

Kalau merujuk kepada izin hiburan, kata Ismail, dirinya mencurigai sudah disalahgunakan. Sebab selama ini muncul banyak keluhan-keluhan di tengah masyarakat.
”Kalau saya memproses yang paling utama adalah kordinasi dengan lingkungan, mereka (warga, red) di bawah setuju tidak,” tutupnya. (joe/afd)

AKBP Sukman, Pastikan Maju Pada Pilbub Kerinci

MERDEKAPOST.COM, KERINCI - Menjelang pemilihan kepala daerah Kabupaten Kerinci pada 2013 mendatang, genderang dan suhu politik di kota sejuk ini kian memanas. Pasalnya, beberapa balon telah muncul dan melakukan sosialisasi di Bumi Sakti Alam Kerinci.  Tak ketinggalan salah satu putra terbaik Kerinci, AKBP Sukman, asal Kecamatan Depati Tujuh yang saat masih menjabat sebagai Dir Narkoba Polda Riau.


Dia sudah memastikan dirinya akan maju pada pemilihan bupati Kerinci mendatang. Kemarin, saat bersilaturahmi dengan kalangan wartawan liputan Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh, dia mengungkapkan kepastian dirinya bakal ikut bertarung pada pemilihan bupati Kerinci, mendatang. Selain itu, dirinya juga mohon dukungan dari seluruh masyarakat Kerinci, khususnya rekan pers dalam wilayah kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh. Menurut dia, kepulangannya ke Kerinci, merupakan salah satu kegiatan rutin dan permintaan masyarakat Kerinci yang menginginkan dirinya maju ikut membangun Kerinci ke depan.

“Kepulangan ini, tidak perlu saya kasih tahu lagi. Sebab, rekan-rekan wartawan sudah tahu. Namun, atas nama pribadi dan keluarga, saya memohon dukungan dan doa dari rekan-rekan,” ungkap Sukman. Selain rutinitas, dirinya juga mengakui, kepulangannya ke Kerinci juga untuk memenuhi permintaan masyarakat yang menginginkan dirinya bersilaturrahim. “Saya sering pulang, meskipun dengan kesibukan saya sebagai abdi negara dan rakyat, saya akan  penuhi permintaan  masyarakat". ungkapnya.

"Sebab, lanjutnya, saya telah bertekad untuk membangun Kerinci. Intinya, saya ingin Kerinci lebih maju lagi,” ungkap Sukman, yang biasa dipanggil Pak Wo. Terkait kesiapan dirinya untuk maju pada  pemilihan kepala daerah Kerinci, dengan spontan dia mengungkapkannya. Untuk membangun Kerinci, dirinya telah mempersiapkan jauh-jauh hari sebelumnya. Selain gencar melakukan sosialisasi, dirinya juga mendapat
dukungan dari HKK Riau. “Setiap ada pertemuan HKK, semuanya memberikan dukungan, untuk maju pada pemilihan kepala daerah Kerinci, mendatang,” tandasnya. (skt)

Selamat dari Kecelakaan Gara-Gara Payudara Gde


Hershey (Sheyla Almeida)

Seorang wanita yang memegang rekor dunia dalam memiliki payudara terbesar, yakni dengan ukuran 38KKK, berhasil selamat dari sebuah kecelakaan berkat ukuran 'jumbo' dari payudaranya itu. Wanita berumur 31 tahun ini bernama Sheyla Hershey, yang mengatakan kalau payudaranya telah menyelamatkan hidupnya ketika mobil yang dia kendarai menabrak pohon.

Hershey yang memiliki nama asli Sheyla Almeida Hershey dan juga pemegang rekor Guinness World of Record untuk wanita dengan payudara terbesar dari Brazil ini menuturkan kalau dia kehilangan kendali saat dia mengemudikan mobil suaminya setelah pesta Super Bowl dan akhirnya menabrak sebuah pohon. Dan diketahui pula wanita ini saat mengemudi tidak mengenakan sabuk pengaman dikarenakan payudara yang terlalu besar ini.

Dia mengatakan bahwa airbag di mobil Ford Mustang yang dia kendarai tidak mengembang saat kecelakaan. Bila itu terjadi, biasanya si pengendara akan mendapatkan cedera serius. Tapi untuk Sheyla Hershey, dirinya mengklaim kalau dia akhirnya selamat berkat payudaranya yang berukuran super itu menjadi airbag alami saat kejadian itu.

"Payudara saya sangat sakit dan mengalami luka-luka. Tapi saya tahu saya akan terluka parah tanpanya, karena saat mengemudi payudara saya sangat dekat dengan roda kemudi," tambahnya. Kecelakaan itu sendiri diakui dirinya terjadi setelah dia meminum obat untuk depresi, gangguan bipolar dan obat vicodin untuk menghilangkan sakit kepala dan sakit punggung yang dialaminya.

Akibatnya, setelah kecelakaan, Sheyla Hershey pun harus menghadapi pemeriksaan dan akhirnya mendapat tuntutan mengemudi di bawah pengaruh obat-obatan dan langsung ditangkap di lokasi kejadian. Dan dia harus membayar denda sebesar US$ 1.781 atau sekitar Rp 16 juta dan harus menghadiri persidangan 28 Maret 2012 di Montgomery County Court, Texas, Amerika.

Alangkah baiknya jika saat anda merasa kurang sehat dan sudah meminum obat lebih baik istirahat terlebih dahulu. Karena obat yang kita minum haruslah kita tahu efek sampingnya apa dan paling tidak ikutilah saran yang terdapat dalam obat tersebut, agar kejadian yang tidak diinginkan seperti halnya Sheyla ini tidak terulang. (coe/kpl/vin)

Angie Ke Komisi III, Tunjukkan Arogansi Demokrat


Sedang Bermasalah, Kok Bisa Pindah Ke Komisi Hukum?

Angelina 'Angie' Sondakh
MERDEKAPOST.COM, JAKARTA -- Pemindahan Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat (PD), Angelina Sondakh, dari Komisi X DPR ke Komisi III DPR mengundang perdebatan. Di saat posisi Angie, panggilan Angelina, sebagai tersangka kasus Wisma Atlet, dia ditempatkan di komisi yang membidangi hukum.

Menurut pengamat politik dari Universitas Indonesia, Iberamsjah, langkah pemindahan ini menunjukkan arogansi Partai Demokrat dalam menjawab isu-isu mengenai kasus hukum yang melibatkan sejumlah kadernya. Partai Demokrat seperti menantang rakyat.

“Menurut saya arogan. Masak orang yang sudah dijadikan tersangka oleh KPK dijadikan mitra kerja KPK di DPR. Ini jelas Anas (Ketua Umum DPP PD, Anas Urbaningrum) menantang rakyat dan lebih dari itu dia juga menantang SBY (Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua Dewan Pembina PD), komisi pengawas dan dewan kehormatan PD, dengan keputusan pemindahan Angie ini,” jelasnya, Rabu (15/2).

Pernyataan Sekretaris Dewan Kehormatan dan Ketua Komisi Pengawas PD, TB Silalahi yang mengatakan bahwa telah memberi batas waktu satu minggu kepada DPP untuk menindak kader bermasalah diyakini Iberamsjah tidak akan dijalankan oleh DPP PD.

“ Dengan langkah ini DPP telah mengesankan tidak akan menjalankan instruksi Dewan Kehormatan, batas waktu satu minggu tidak berarti apapun untuk DPP,” jelasnya. (coe/rep)

Mengenaskan! Sepasang Kekasih Bunuh Diri di Hari Valentine

MERDEKAPOST.COM Dhaka - Cinta sehidup dan semati. Kata-kata itu tampaknya paling tepat untuk menggambarkan kisah tragis sepasang kekasih di Bangladesh. Kedua remaja itu memutuskan bunuh diri bersama di Hari Valentine. Penyebabnya, sang gadis dipaksa menikah dengan laki-laki lain.

Jasad Mitu Molla (16) dan Soud Sheikh (17) ditemukan tak bernyawa usai terjun dari sebuah menara telekomunikasi di distrik Gopalhanj. Keduanya ditemukan dalam keadaan tangan saling terikat dengan syal.

"Mereka meninggal dalam perjalanan ke klinik. Nampaknya kedua remaja ini, yang berasal dari desa yang bertetangga, memiliki hubungan asmara dan mereka memilih Hari Valentine sebagai waktu untuk bunuh diri bersama," ujar Inspektur Kepolisian setempat, Sarojit Biswas kepada AFP, Selasa (14/2/2012).

Dijelaskan Biswas, keluarga Molla telah menikahkan gadis 16 tahun tersebut dengan seorang pria yang usianya dua kali lebih tua dari usianya pada dua bulan lalu. Hal ini dilakukan oleh keluarga Molla setelah hubungan cinta putrinya dengan Sheikh terbongkar.

Sedangkan Sheikh yang masih berusia 17 tahun, merupakan siswa sekolah menengah di Dhaka. Karena hubungannya dengan Molla mendapat penolakan orangtua, Sheikh nekat menemui sang kekasih hati di rumahnya. Terakhir kali, keduanya bertemu secara diam-diam pada Senin (13/2) malam waktu setempat.

"Kemungkinan besar, keduanya ngobrol melalui telepon selular dan memutuskan untuk bunuh diri bersama," tutur Biswas.

(CHOE)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs