Pengembangan Produk Souvenir Hasil Akulturasi Budaya Masyarakat Adat (Kerjasama LPPM ISBI Bandung dan UHN Medan)

 

Pengembangan Produk Souvenir Hasil Akulturasi Budaya Masyarakat Adat
(Kerjasama LPPM ISBI Bandung dan UHN Medan)

*Dra. Ai Juju Rohaeni, MM.

    Souvenir saat ini menjadi salah satu produk, tidak hanya untuk oleh-oleh, tetapi juga sebagai alat yang digunakan untuk promosi, pengingat pada suatu tempat atau moment. Sesuai dengan Visi LPPM ISBI  Bandung, No 2 “Mengembangkan seni budaya bagi kemandirian dan kesejahteraan bangsa Indonesia melalui potensi seni budaya daerah”, dan juga No.3 ”Menjalin kerjasama seni-budaya mitra PpM ISBI Bandung pada tingkat lokal, nasional dan internasional”, maka penelitian ini merupakan  program kerjasama LPPM ISBI Bandung dengan UHN Medan untuk mengembangkan kolaborasi kearifan lokal menjadi motif pada model souvenir khas masyarakat adat, dari ISBI bandung; Agus Cahyana, M.Sn. Dra. Ai Juju Rohaeni, MM dan Dede Ananta K. P., S.Ds. M.Sn. dan dari UHN Medan Dr. Arsen Pasaribu, M.Hum.dan Rony Arahta Sembiring, S.S., M.Hum, serta Jubil Ezer Sihite,S.S.,M.Pd.

    Kampung adat Mahmud Kabupaten Bandung Jawa barat, merupakan salah satu masyarakat yang masih kental dengan budaya tradisi secara turun temurun, menjadi destinasi wisata budaya dan religi yang tidak pernah sepi dari kunjungan wisatawan, namun belum ada souvenir khas yang digali dari kearifan lokal yang dimilikinya. Begitu juga dengan keberagaman kearifan lokal  dan tempat wisata yang ada di Desa Cinta Dame Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. 

    Wilayah ini  menjadi tujuan kunjungan wisata budaya juga wisata pantai,namun demikian keberadaan souvenir khas kearifan lokal baik motif, serta  teknik belum tersedia. Dikaitkan dengan tempat wisata yang banyak pengunjung ini merupakan peluang bagi masyarakat, serta  pemerintah daerah untuk menjadikan peluang ekonomi dan kesempatan kerja.

Proses kreatif desain motif dari kearifan lokal, yang dipilih dari  Kampung Adat Mahmud yaitu; Jendela rumah adat, gong, beras, warna dasar bilik rumah adat, sedangkan dari Batak Toba Cinta Dame Samosir Sumatera Utara yaitu; Rumah panggung adat Batak, gorga, patung penjaga, dengan warna green, maroon, brown, navy dan coral. dari penggalian keraifan lokal tersebut, dengan teknik bordir printing desain motif kolaborasi budaya masyarakat menjadi produk souvenir fungsional seperti; Tote bag, Scraft dan Prayer Mat.

Scraft
Scraft

Prayer Mat
Tote Bag
  

Pengemasan kearifan lokal ini merupakan salah satu upaya revitalisasi yang terus harus digali dan dikaji agar budaya lokal sebagai identitas bangsa terus bisa dinikmati oleh generasi penerus dengan kemajuan ilmu dan teknologi yang sesuai, juga dapat menjadi upaya promosi pariwisata daerah dan pengembangaan ekonomi kreatif.(*)

*Dra. Ai Juju Rohaeni, MM* Penulis adalah Ketua Penelitian Penugasan Bisnis Seni Budaya.

Penguatan Nilai Karakter Melalui Budaya Visual ; Pengabdian Pada Masyarakat Kerjasama LPPM ISBI Bandung dengan Fakultas Bahasa dan Seni UHN Medan

 PENGUATAN NILAI KARAKTER MELALUI BUDAYA VISUAL:

Pengabdian Pada Masyarakat Kerjasama LPPM ISBI Bandung dengan Fakultas Bahasa dan Seni UHN Medan

*Nia Emilda, M.Pd

Sejak tahun 2016, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Rebuplik Indonesia meluncurkan program penguatan pendidikan karakter, sebagai salah satu program yang memperkuat nilai karakter yang dimiliki oleh siswa, meliputi harmonisasi olah hati (etik), olah rasa (estetis), olah pikir (literasi), dan olah raga (kinestetik).

Program penguatan pendidikan karakter ini tidak hanya mengandalkan kegiatan di sekolah saja sebagai lingkungan pendidikan formal, tetapi juga melibatkan lingkungan pendidikan informal (keluarga) juga pendidikan non formal (masyarakat).

Keterlibatan dari berbagai pihak, akan membantu terlaksananya program penguatan pendidikan karakter dengan baik. Program ini lahir dengan pertimbangan kesadaran akan adanya tantangan yang sangat kompleks di masa yang akan datang. Oleh sebab itu, generasi muda Indonesia harus dipersiapkann sebaik mungkin untuk menghadapi tantangan yang sangat kompleks tersebut.

Ada Nilai-nilai karakter utama  yang dirumuskan dan tercantum pada pasal 3 Perpres No. 87/ 2017 tentang PPK yaitu mencakup: religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokrasi, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/ komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggug jawab (dan lain-lain)

Lingkungan pendidikan formal, informal, dan nonformal gencar melalukan kegiatan penguatan pendidikan karakter. Berbagai pendekatan digunakan termasuk penguatan nilai karakter melalui budaya visual.

Budaya visual berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, yang ditangkap oleh indera penglihatan kita yang merupakan wujud budaya integrasi dari konsep, materi, serta nilai dari sebuah benda yang merupakan hasil dari perkembangan pola pikir manusia.

Setiap daerah memiliki budaya visual khas yang menjadi identitas dari daerah tersebut. Begitupun dengan Pulau Samosir yang terletak di Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan ini merupakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan di Pulau Samosir, khususnya terkait tentang penguatan nilai karakter melalui budaya visual bagi remaja.

Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Asset Based Community Development (ABCD) dengan tujuan menggali potensi budaya visual yang ada, serta menemukan nilai karakter yang terkandung di dalamnya, yang dapat menjadi media edukasi bagi remaja baik di lingkungan pendidikan formal, informal, maupun nonformal.

Kegiatan pengabdian pada masyarakat  ini merupakan implemetasi dari kerjasama antara Institut  Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung dan dari Fakultas Bahasa dan Seni UHN Medan yang berlokasi di Desa Cinta Dame Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara, dengan ketua rombongan peneliti dan pengabdian pada masyarakat, Sekretaris LPPM ISBI Bandung, Agus Cahyana, S.Sn., M.Sn. Ketua pelaksana pengadian pada masyarakat,  Nia Emilda, M.Pd. dan anggota, Didik Desanto, S.Sn., M.Pd., serta tim pengabdian kepada masyarakat dari Fakultas Bahasa dan Seni UHN Medan, Dr. Arsen Pasaribu, M.Hum. dan Rony Arahta Sembiring, S.S., M.Hum.

Ada beberapa budaya visual khas Pulau Samosir yang tidak hanya sebagai wujud benda saja, namum memiliki nilai karakter, diantaranya ialah: Rumah adat khas Batak, ulos, patung Sigale-gale, boraspati, serta beberapa ukiran kayu lainnya.

Harapan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bahwa luaran kegiatan dapat dijadikan sebagai media edukasi dalam upaya penguatan nilai karakter melalui budaya visual bagi remaja, sehingga Pulau Samosir tidak hanya dijadikan sebagai salah satu tujuan wisata dengan keindahan alam, namun juga dijadikan sebagai wisata edukasi untuk menggali nilai karakter melalui budaya visual khas Pulau Samosir, yang pada akhirnya akan mendukung pelaksanaan program penguatan pendidikan karakter bangsa.)*

Nia Emilda, M.Pd *Penulis adalah Ketua pelaksana pengadian pada masyarakat. 

Tips dan Cara Agar Tidur Cepat Hanya dalam Hitungan Detik, Ini Metode Militer

Foto ilustrasi wanita cantik sedang tidur bermimpi (adz|ist)

Merdekapost.com - Ikuti cara ampuh untuk tidur cepat berikut ini.  Hanya dalam hitungan detik. Bisa 10, 60 atau 120 detik.  Simak cara tidur cepat berikut ini.

Cara tidur dalam 10 detik

Biasanya diperlukan mantra sihir untuk tertidur cepat.

Cara ini sama seperti mantra, latihan tidur cepat akhirnya bisa sampai tidur nyenyak dalam tempo 10 detik.

Metode militer populer ini pertama kali oleh Sharon Ackerman yang diungkap dalam buku berjudul Relax and Win: Performance Championship.

Menurut Ackerman, Sekolah Pra-Penerbangan Angkatan Laut Amerika Serikat menciptakan cara yang membantu pilot tertidur dalam tempo 2 menit atau kurang.

Untuk melakukannya, pilot butuh waktu sekitar enam minggu latihan dan berhasil. Bahkan setelah minum kopi dan dengan suara tembakan sebagai latar belakang, mereka bisa tidur cepat.

Praktik ini juga berlaku untuk orang-orang yang tidur sambil duduk!

Pertama, relakskan seluruh wajah Anda, termasuk otot-otot di dalam mulut Anda.

Kemudian, jatuhkan bahu Anda untuk melepaskan ketegangan dan biarkan tangan Anda jatuh ke sisi tubuh Anda.

Buang napas, rilekskan dada Anda. Lalu, relakskan kaki, paha, dan betis Anda.

Jernihkan pikiran Anda selama 10 detik dengan membayangkan adegan santai.

Jika ini tidak berhasil, coba ucapkan kata-kata "jangan berpikir" berulang-ulang selama 10 detik.

Dalam 10 detik, Anda akan tertidur!

Jika cara itu tidak berhasil, Anda mungkin perlu mengerjakan fondasi metode militer lain yakni pernapasan dan relaksasi otot.

Ilustrasi seorang wanita sedang tidur lelap

Baca Juga: 

Cara tidur dalam 60 detik

Metode kedua ini fokus pada pernapasan atau otot, membantu Anda mengalihkan pikiran dan kembali tidur.

Jika Anda seorang pemula yang mencoba peretasan ini, metode ini mungkin memerlukan waktu hingga 2 menit untuk bekerja.

Menggabungkan kekuatan meditasi dan visualisasi, metode pernapasan ini menjadi lebih efektif jika Anda berlatih.

Untuk mempersiapkan, letakkan ujung lidah Anda di atas atap mulut Anda, di belakang dua gigi depan Anda. Jaga lidah Anda di sana sepanjang waktu dan kantung bibir Anda jika perlu.

Cara pernapasan yang Anda lakukan yakni siklus pernapasan 4-7-8/

Biarkan bibir Anda sedikit terbuka dan bunyikan berdesis saat Anda mengeluarkan napas melalui mulut.

Kemudian tutup bibir Anda dan tarik napas dalam-dalam melalui hidung Anda. Hitung sampai 4 di kepala Anda.

Kemudian tahan napas selama 7 detik.

Setelah itu, buang napas (dengan suara whoosh) selama 8 detik.

Jangan terlalu waspada saat akhir setiap siklus. Cobalah untuk berlatih tanpa berpikir.

Selesaikan siklus ini selama empat napas penuh. Biarkan tubuh Anda tidur jika Anda merasa relaksasi datang lebih awal dari yang diperkirakan.

Relaksasi otot progresif (PMR)

Relaksasi otot progresif juga dikenal sebagai relaksasi otot dalam yang membantu Anda bersantai.

Premisnya adalah untuk menegangkan, tetapi tidak tegang. Otot Anda rileks untuk melepaskan ketegangan.

Gerakan ini untuk memberi ketenangan ke seluruh tubuh Anda. Ini adalah trik yang disarankan untuk membantu mengatasi insomnia.

Sebelum Anda mulai, cobalah berlatih metode 4-7-8 sambil membayangkan ketegangan meninggalkan tubuh saat mengeluarkan napas.

Angkat alis setinggi mungkin selama 5 detik. Gerakan ini akan mengencangkan otot dahi Anda.

Relakskan otot Anda segera dan rasakan ketegangannya turun. Tunggu 10 detik.

Tersenyumlah secara luas untuk menciptakan ketegangan di pipi Anda. Tahan selama 5 detik. Bersantai.

Jeda 10 detik.

Juling dengan mata tertutup. Tahan 5 detik. Bersantai. Jeda 10 detik.

Kemudian, miringkan kepala sedikit ke belakang sehingga Anda nyaman memandangi langit-langit. Tahan 5 detik. Santai saat leher Anda kembali ke bantal. Lalu, jeda 10 detik.

Terus bergerak ke bawah seluruh tubuh, dari trisep ke dada, paha hingga kaki.

Biarkan diri Anda tertidur, bahkan jika Anda belum selesai menegangkan dan merilekskan seluruh tubuh Anda.

Saat Anda melakukan ini, fokuslah pada seberapa rileks dan beratnya tubuh Anda ketika terasa rileks dan dalam keadaan nyaman.

Cara tertidur dalam 120 detik

Jika metode sebelumnya masih tidak berhasil, mungkin ada penyumbatan mendasar yang perlu Anda keluarkan.

Coba teknik ini!

Katakan pada diri Anda untuk tetap terjaga.

Disebut niat paradoks karena mengatakan pada diri sendiri untuk tetap terjaga sebagai cara untuk tidur lebih cepat.

Bagi orang terutama penderita gangguan tidur atau insomnia, mencoba tidur dapat meningkatkan kecemasan kinerja.

Penelitian telah menemukan orang yang mempraktikkan niat paradoks tertidur lebih cepat daripada mereka yang tidak.

Jika Anda sering merasa tertekan saat mencoba tidur, metode ini mungkin lebih efektif daripada praktik pernapasan tradisional yang disengaja.

Visualisasikan tempat yang tenang

Jika berhitung terlalu banyak mengaktifkan pikiran Anda, cobalah melibatkan imajinasi Anda.

Beberapa orang mengatakan bahwa memvisualisasikan sesuatu dapat membuatnya nyata, dan efektif untuk membuat terlelap lebih cepat.

Dalam studi tahun 2002 dari University of Oxford, para peneliti menemukan bahwa orang-orang yang terlibat dalam "gangguan pencitraan" tertidur lebih cepat.

Mereka dibandingkan dengan orang-orang yang memiliki gangguan umum atau tidak memiliki instruksi.

Alih-alih menghitung domba, coba bayangkan suasana yang tenang dan semua perasaan yang menyertainya.

Misalnya, Anda bisa membayangkan air terjun, suara gema, air deras, dan aroma lumut basah.

Kuncinya adalah membiarkan gambar ini mengambil ruang di otak Anda untuk mencegah diri Anda dari "terlibat kembali dengan pikiran, kekhawatiran sebelum tidur. (Adz | Sumber: Healthline.com)

Ini Data Keberadaan Media Online Terbaru di Jambi


Jambi – Pertumbuhan media berita terbaru online lokal di Provinsi Jambi sangat pesat. Berikut update data media di Jambi.

Data ini dirangkum dari berbagai sumber. Mulai dari kalangan wartawan di lapangan, humas-humas sampai relasi-relasi yang terhubung dengan Jambiseru.com (media partner Merdekapost.com).

Ini data terbaru yang bisa disajikan ke publik. Semoga database media ini bisa bermanfaat untuk keperluan apapun.

Berikut Media Online Berita Terbaru Terkini Terupdate:

(20 Pertama Sesuai Abjad – kecuali Jambiseru.com ya, kan yang buat. hehehehe….)

Jambiseru.com

Aksesjambi.com

Ampar.id

Angsoduo.net

Bacajambi.id

Batangharinews.com

Bekabar.id

Beritajambi.co

Berjambi.com

Brito.id

Denyutjambi.co

Detail.id

Dinamikajambi.com

Eberita.com

Explorenews.net

Exposse.com

Fakta.co

Geloranusantara.co.id

Gegeronline.co.id

Halosumatera.com


(20 Kedua)

Haluannews.id

Hang-tuah.com

Imcnews.id

Indonesiasatu.co.id

Infojambi.com

Inilahjambi.com

Jamberita.com

Jambi.win

Jambi.kabardaerah.com

Jambidaily.com

Jambiday.co

Jambiekspose.com

Jambiekspres.co.id

Jambiflash.com

Jambi-independent.co.id

Jambiline.com

Jambinow.com

Jambipers.com

Jambihariini.com

Jambiku.id


(20 Ketiga)

Jambi24jam.com

Jambimandiri.id

Jambiupdate.co

Jejakjambi.com

Jendelapublik.com

Jernih.id

Jnewsone.com

Jurnalelite.co.id

Kabarjambikito.com

Kabarkito.id

Kajanglako.com

Kerinciekspos.com

Kerincitime.co.id

Kilasharian.com

Kilasjambi.com

Koranjambi.com

Kongkrit.com

Lamanesia.id

Lensainfo.id

Memoritoday.com


(20 Keempat)

Merdekapost.com

Nmcberita.id

Onlinejambi.com

Pemayung.com

Perisainews.id

Pilarjambi.com

Portaljambi.com

Radardesa.com

Radarjambi.co.id

Rakyatjambi.co

Relasipublik.com

Rubrikjambi.com

Sapajambe.com

Sekitarjambi.com

Sidakpost.id

Sinarjambi.com

Sitimang.com

Suarajambi.com

Suarakerinci.com

Swaranesia.com


(6 Terakhir)

Terasmerangin.com

Terkini.id

Topikjambi.com

Unggahnews.com

Warnajambi.com

Zabak.id


Media TV Jambi:

Bungo TV

Jambi TV

Jek TV


Media Radio Jambi:

RRI

D-Radio

Pro 2

GSP

Manggis


Media Koran / Cetak

Aksi Post

Jambi Ekspress

Jambi Independent

Jambi One

Metro Jambi

Reportase Jambi

Tribun Jambi

Catatan, bagi yang medianya belum termasuk di dalam database ini, bisa mengirim email ke jambiserucom@gmail.com, DM instagram @jambiseru, inbox twitter @jambiseru atau kirim via Whatsapp ke nomor 0823 7444 4040.

Cara Mengecek Ranking Media Online Versi Alexa

Bagi yang ingin mengetahui ranking nasional maupun dunia masing-masing media online di atas, bisa langsung kunjungi situs alexa.com.

Lalu, scroll ke bawah sampai menemukan kolom input bertuliskan Browse top sites. Setelah itu, ketik nama domain website yang ingin dilihat rankingnya (misal ketik: jambiseru.com atau media anda sendiri atau jika ingin melihat peringkat media lainnya).

Setelah ditekan tombol find / cari, akan terbuka browser berisi data website tersebut.

Kemudian scroll lagi ke bawah sampai menemukan Alexa Rank. Nah, ini data ranking website yang ingin dilihat tersebut.

Secara otomatis, Alexa akan memperlihatkan ranking di negara website tersebut berada.

Bagaimana, gampang bukan? Selamat mencoba.(adz/jambiseru.com/berbagai sumber)

Menuai Banyak Protes, WhatsApp Tunda Kebijakan Berbagi Data ke Facebook

Ilustrasi Whatsapp. (Foto: Reuters)

Merdekapost.com | WhatsApp mengumumkan penundaan kebijakan privasi baru yang rencananya akan berlaku pada 8 Februari 2021. Kebijakan baru itu ditunda selama tiga bulan menyusul banyaknya pengguna yang khawatir soal keamanan privasi mereka ketika harus berbagi data pribadi dengan Facebook. 

Diketahui, WhatsApp meluncurkan kebijakan baru yang menuntut pengguna untuk menyetujui pembagian data pribadi ke Facebook. Pembaruan kebijakan privasi ini hanya berlaku untuk percakapan dengan akun Bisnis yang menggunakan WhatsApp Business API dan memilih provider hosting di luar WhatsApp 

WhatsApp berulang kali menegaskan bahwa Facebook tidak akan bisa mengakses chat atau percakapan antar akun maupun grup pribadi para pengguna. Namun kebijakan baru tersebut tampaknya cukup membuat banyak penggunanya khawatir mengintegrasi data mereka. 

“Kami telah mendengar banyak orang yang kebingungan tentang kebijakan terbaru kami. Ada banyak informasi salah yang menyebabkan kekhawatiran dan kami ingin membantu semua orang memahami prinsip dan fakta yang sebenarnya,” tulis pihak WhatsApp dalam sebuah postingan sebagaimana dikutip The Verge.  

(Ilustrasi Whatsapp. Foto: kumparan)

Perusahaan telah mencoba meluruskan kesalahpahaman tersebut dengan mem-posting berbagai penjelasan di media sosial, termasuk menjelaskan informasi soal data apa yang dilindungi dan tidak ketika seseorang menggunakan WhatsApp.  

Akibat kesalahpahaman tersebut, para pengguna WhatsApp perlahan mulai beralih ke platform chatting lain seperti Signal dan Telegram. Sensor Tower melaporkan pada 7 Januari, pertama kali kebijakan baru WhatsApp diberlakukan, jumlah download aplikasi Telegram meningkat hingga 1,7 juta dan Signal sebesar 1,2 juta.  

Sementara WhatsApp yang biasanya mendominasi industri platform chatting hanya meraih angka 1,3 juta. Jumlah perangkat yang menginstal WhatsApp juga menurun hingga 13 persen ke angka 10,3 juta di awal minggu 2021.

Sekarang WhatsApp akan menunda kebijakan baru tersebut selama tiga bulan ke depan untuk mengkomunikasikan tentang kebijakan privasi baru kepada pengguna dengan lebih baik lagi. Terutama menyoal obrolan pribadi, berbagi lokasi, dan data sensitif lainnya. 

"Kami sekarang mundur ke tanggal di mana orang akan diminta untuk meninjau dan menerima persyaratan," katanya. 

Tuai Banyak Protes, WhatsApp Tunda Kebijakan Berbagi Data ke Facebook. Foto: Ilustrasi pengguna Facebook. (Reuters)

Kepada The Verge, pihak WhatsApp mengatakan bahwa kebijakan privasi tidak akan berubah. "Maksud dari pembaruan ini adalah menyampaikan ke pengguna bahwa pesan dengan bisnis di WhatsApp dapat disimpan di server Facebook, yang mengharuskan pembagian data antara kedua perusahaan." 

Menurut WhatsApp, data pesan dengan bisnis ini bisa digunakan untuk tujuan periklanan. Namun, Facebook tidak membagikannya secara otomatis ke seluruh aplikasi. WhatsApp masih akan merilis pembaruan pada 15 Mei, bertepatan dengan fitur baru di WhatsApp bisnis yang akan mulai ditinjau kembali pada Oktober mendatang. 

WhatsApp berharap penundaan ini akan membantu menjawab kebingungan di kalangan pengguna. Mereka bilang akan lebih meningkatkan komunikasi ke pengguna mengenai apa saja yang sebenarnya berubah dari kebijakan tersebut. 

"Pembaruan ini mencakup opsi baru yang harus dimiliki orang untuk mengirim pesan ke bisnis di WhatsApp dan memberikan transparansi lebih lanjut mengenai cara kami mengumpulkan data. Meski tidak semua orang berbelanja di WhatsApp bisnis saat ini, kami pikir akan lebih banyak orang yang memilih untuk melakukannya di masa mendatang. Maka, sangat penting pengguna mengetahui layanan ini," kata WhatsApp. 

"Pembaruan ini tidak memperluas kemampuan kami untuk berbagi data dengan Facebook," katanya. (*)

APA SIH BMI ITU ?

Pitria Nopa Asriani Wasekjend DPN BMI dan Kirana Pungki Apsari Sekretaris Departemen Opini dan Kajian Publik

BMI adalah singkatan dari Bintang Muda Indonesia dengan jargon Cerdas, Santun dan peduli yang merupakan sayap dari partai terbesar di Indonesia yaitu partai demokrat, di bawah pemimpin yang cerdas dan berkarakter seperti Agus Harimurti Yudhoyona, melihat hal itu  maka dianggap perlu untuk bergerak mengumpulkan anak muda yang santun, cerdas dan peduli terhadap bangsa dan negara, karena sudah saatnya kaum muda yang terdepan, kaum muda yang bergerak karena muda adalah kekuatan.

BMI dideklarasikan pada tanggal 2 Februari 2020, yang di pimpin oleh Farkhan Efendi , walaupun usianya tergolong masih muda dan baru di dirikan, tapi BMI telah berada di 34 propinsi, sampai saat ini sudah 14 propinsi dilantik dan mengikuti pendidikan kader, kemudian sudah berada di 50 kabupaten Kota se-Indonesia dalam kurun waktu kurang dari satu tahun dari terbentuknya BMI, dan akan menyusul untuk Provinsi serta Kabupaten dan Kota lainnya di Indonesia dalam waktu dekat.

Menyadari bahwa generasi muda adalah sumber kekuatan bangsa yang memiliki peran strategis dalam pembangunan bangsa maka BMI hadir memberi wadah untuk generasi muda dalam mempersiapkan diri untuk menyongsong era revolusi 4.0 dan society 5.0, karena semakin maju peradaban maka generasi muda dituntut untuk bergerak dinamis, kritis dan visioner.

BMI menjembatani generasi muda untuk memperkuat karakter dan identitas bangsa sehingga hendaknya dapat terwujudnya persatuan bangsa tanpa membedakan ras,suku, agama dan gender, meskipun BMI adalah sayap partai politik, tapi bukan politik yang dikedapankan melainkan rasa persaudaraan dan kekeluargaan, di BMI tidak ada politik yang saling menjatuhkan apalagi sesama rekan perjuangan di BMI itu sendiri, karena di BMI ingin mencari generasi muda yang berprestasi, cerdas, santun dan peduli.

BMI tidak pandang bulu, maka yang terbaiklah yang didahulukan, jadi ketika sudah bergabung di BMI  generasi muda dapat mengembangkan segala potensi didalam diri.

Dengan kondisi Indonesia hari ini sangat diperlukan anak muda yang peka, anak muda yang kritis serta peduli terhadap bangsa Negara, karena Indonesia butuh anak muda, mengapa? Karena anak mudalah yang sadar bahwa  beda itu biasa. 

Ada banyak momentum bersejarah dinegeri ini karena anak muda bergerak,ditambah lagi fakta bahwa bonus demokrafi Indonesia akan dikuasai angkatan muda, bayangkan jika bonus demokrafi tak hanya di hidmati dengan sendiri-dendiri tapi beramai-ramai berhimpun, mendorong isu perubahan yang penting serta mengawal kebijakan-kebijakan yang amburadur, katakanlah tentang anti korupsi, hukum dan ekonomi atau tentang apa saja yang berdampak terhadap negeri ini.

Anak muda kerap menjadi generasi yang mampu menciptakan gelombang wacana, fenomena viral dan trending topic di media social adalah bentuk dominasi wacana yang notabane anak mudalah pencipta resonansinya, keterbukaan informasi dan akses ilmu pengetahuan yang terpapar luas telah memungkinkan mereka untuk memperoleh literasi politik yang memadai.

Anak muda harus tahu bahwa penting membangun budaya yang membawa konteks bahwa anak muda mampu berkontribusi dalam partisipasi nyata disetiap solusi, dan anak muda harus tahu perlu langkah nyata yang harus dimulai sejak hari ini, membentuk generasi masa depan serta mengejar ketertinggalan,  melihat hal itu,besarnya peran anak muda bagi bangsa dan Negara ini, maka dari itulah BMI hadir dan menjadi wadah anak muda untuk berpartisipasi berkarya dan berkreasi karena BMI menyadari bahwa 10 dan 20 tahun kedepan anak mudalah generasi penentu negeri dan pemimpin masa depan. 

Jika kamu adalah anak muda itu? 

Maka bangun dan bergegaslah untuk bergabung di BMI. 

Bergerak Bergerak Bergerak!


Oleh : Pitria Nopa Asriani Wasekjend DPN BMI dan Kirana Pungki Apsari Sekretaris Departemen Opini dan Kajian Publik

BMI Kritik Usul Puan Wacanakan Presiden Tiga Periode

Pitri Nova Asriani

Wasekjen DPN Bintang Muda Indonesia Pitri Nova Asriani Menduga gambaran Presiden memang ingin memiliki jabatan Tiga periode terlepas dari wacana Ketua DPR Puan Maharani yang ingin Presiden tiga periode

"Kita lihat fraksi partai mana saja yang mau coba-coba khianati semangat demokrasi yang sehat, catat saja pendukung tiga periode partai mana saja, lagipula mbak Puan masa covid begini malah bicara soal Jabatan Tiga periode Presiden" ujar Pitri Nova Asriani

Pitri menyebut ini menambah buruk citra DPR selain tukang stempel kebijakan pemerintah dan lolosnya RUU Omnibuslaw dan Minerba

"Kami juga curiga ide ini disetujui Jokowi saat ini diam-diam, lihat saja foto Jokowi terpampang dimana-mana dengan alasan sosialisasi memakai masker, kan tidak urgen Presiden tebar foto begitu kecuali cukup kalimat saja tak usah foto dan itu terpampang besar-besaran di Jalan-jalan seolah kita lagi Pilpres padahal baru setahun kita melewati masa itu".tukas Pitri Nova Asriani.

Pitri menyebut bahwa Jokowi harus berhenti mengisi hatinya dengan para pembisik yang inginkan Jokowi melawan demokrasi yang sehat

"Kita sedih mendengar wacana ini disaat isu Korupsi, gagalnya penanganan covid-19, Kejahatan HAM, Pajak semakin digencet di berbagai kehidupan rakyat kecil dan Hutang luar negeri menggunung, kok malah hadir wacana jabatan Presiden tiga periode" tukas Pitri lagi.

Pitri menghimbau agar elite memiliki sense of crisis ditengah pelbagai persoalan yang ada, "Ada pemulung tua yang berjalan mencari sesuap nasi, ada pengamen kecil yang bertahan hidup dengan gitar sederhananya, ada aktivis yang bersimbah keringat dan luka membela rakyat dari Omnibuslaw, kapankah kalian memikirkan rakyat?". tanya Wasekjen DPN BMI ini. (adz)

Ari Sanusi Akhirnya Berkumpul dengan Keluarga di Koto Lebu, Setelah dari Malaysia dan Sempat Terlantar di Batam

Ari Sanusi salah seorang warga desa Koto Lebu Pondok Tinggi Kota Sungai Penuh yang sempat terlantar di Kota Batam setelah sebelumnya dipulangkan dari Malaysia karena dampak Pandemi Covid-19. Akhirnya Ari bisa berkumpul dengan keluarga di Sungai Penuh. (hza)

Ucapkan Terimakasih Kepada Ahmadi Zubir Telah Membantu Kepulangannya

SUNGAI PENUH - Ari Sanusi salah seorang warga desa Koto Lebu kecamatan Pondok Tinggi kota Sungai Penuh yang  sudah lebih 5 tahun berada di negeri jiran malaysia dikabarkan hilang kontak dengan keluarga, telah kembali dengan selamat sampai ke rumah orang tuanya. 

Selama 2 hari Ari Sanusi berada di Batam tinggal dirumah Hariyanto keluarga Eri Usaha Ibu tim AZAS yang telah mengurus kepulangan Ari Sanusi hingga sampai dengan selamat dirumah orang tuanya di Sungaipenuh, Rabu (2/12/2020).

Ari Sanusi kepada media ini menceritakan kisahnya, "Saya sudah lebih 5 tahun merantau di Malaysia, namun, Karena pandemi Covid - 19 saya dikarantina selama 8 bulan". 

Baca Juga : PSPT Bersatu! Pondok Tinggi Harga Mati Pilih Nomor 1 Ahmadi-Antos

"Setelah masa karantina 8 bulan habis saya pun dipulangkan ke Indonesia tapi hanya sampai di Kota Batam saja. Itupun tidak dibekali uang, pakaian pun hanya yang melekat dibadan". 

"Sesampai di Batam saya kebingungan mau kemana karena tidak punya biaya. Saya pun bertanya sama warga Batam dimana tempat perkumpulan orang Pariaman".

"Alhamdulillah saya bertemu sama pak Harianto. Beliau pun memfasilitasi tinggal dirumahnya selama 2 hari serta mengurus dokumen kepulangan saya ke kota Sungai Penuh". 

Setelah semua selesai diurus yang juga turut dalam pengurusan dokumen tersebut keluarga pak Ahmadi Zubir yang berada dibatam, Saya di terbangkan ke Padang dibantu biaya pesawat oleh pak Ahmadi Zubir hingga saya selamat sampai dirumah desa Koto Lebu berkumpul kembali bersama orang tua saya". Ujar Ari. 

Atas kebaikan-kebaikan itu, "Saya ucapkan terimakasih yang sebesar besarnya, bantuan keluarga pak Eri Usaha Ibu serta pak Ahmadi Zubir yang telah menyelamatkan hingga Saya bisa sampai dirumah orang tua saya dan berkumpul dengan keluarga, Semoga ini menjadi amal bagi Bapak-bapak semua". Ungkap Ari penuh haru. 

Baca Juga: Terus Menuai Dukungan, Kelompok Seniman dan Artis Kota Sungai Penuh Nyatakan Dukung Ahmadi-Antos

Ditempat terpisah, Heri Harmaini (Eri Usaha Ibu) menyampaikan, "Saya mewakili tim AZAS mengucapkan terimakasih kepada keluarga pak Ahmadi Zubir di Batam yang telah ikut membantu kepulangan Ari Sanusi warga Sungai penuh, Semoga kebaikan dibalas Allah SWT amiin ya rabbal 'alamin".

Saya menghimbau untuk masyarakat kota Sungai Penuh dan juga Kabupaten Kerinci yang ingin ke Malaysia kalau tidak memiliki persyaratan lengkap urungkanlah niatnya, Kita jadikan pelajaran suka duka yang dialami Ari Sanusi ini", pungkas Eri Usaha Ibu. 

Hal senada disampaikan ibu dari Ari Sanusi, "Saya atas nama keluarga mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada keluarga pak Eri Usaha Ibu juga pak Ahmadi Zubir yang telah membantu kepulangan anak saya hingga selamat sampai dirumah dan bisa berkumpul kembali bersama keluarga".

"Budi baik bapak tidak dapat kami balas. Hanya kepada Allah kami berserah diri semoga kebaikan bapak menjadi amal saleh. Amiin yarabbal'alamin". Ucap ibu Ari Sanusi. (hza) 

Review Mangkirnya Cawako Sungai Penuh dalam Penandatanganan Pakta Integritas Anti Korupsi


Review Mangkirnya Cawako Sungai Penuh dalam Penandatanganan Pakta Integritas Anti Korupsi

Penulis: Ema Damayanti, S.E., M.Sc

Mangkirnya Calon Walikota dan Wakil Walikota Sungai Penuh dalam acara penandatanganan pakta integritas anti korupsi yang diusung oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi bahasan topik para milenial dan Facebooker yang berdomisili di Kota Sungai Penuh.

Ketidakhadiran pasangan calon walikota nomor urut 2 Fikar Azami dapat dikaji dari beberapa perspektif. Pakta integritas merupakan komitmen Calon Kepala Daerah terkait penanganan kasus korupsi yang banyak melibatkan Kepala Daerah dan para anggota dewan perwakilan rakyat. 

Bahkan tak sedikit kepala daerah dan anggota DPR yang tertangkap tangan pada saat pemberian gratifikasi (uang suap) untuk memuluskan berbagai proyek dan berbagai program pemerintah alias uang pelicin. Bahkan tak jarang juga gratifikasi ditunjukkan untuk uang "tutup mulut" atau yang lebih dikenal dengan "86". 

Menurut saya, penandatanganan pakta integritas ini sebenarnya sebagai pintu masuk bagi lembaga anti rasuah untuk "menjebak" Kepala Daerah untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan bebas KKN serta pemerintahan yang baik (Clean Government and Good Governance). 

Pasalnya seringkali lembaga penegak hukum kesulitan untuk memeriksa dan melakukan penyidikan terhadap Kepala Daerah dan anggota DPRD yang terindikasi korupsi dan masih memegang jabatan. Lantaran banyak prosedur yang mesti dilalui diantaranya meminta izin kepada Menteri Dalam Negeri.  Penyidikan setelah masa jabatan kepala daerah dan anggota DPR itu berakhir.

Terkait 9 butir pakta integritas yang diajukan KPK yaitu : 

1. Tidak melakukan tindak pidana korupsi.

2. Tidak melakukan politik uang dalam Pemilukada.

3. Mendukung upaya pendidikan antikorupsi, pencegahan dan penindakan korupsi.

4. Patuh melaporkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) dan menolak gratifikasi.

5. Membuat visi, misi program yang mencerminkan semangat anti korupsi.

6. Peduli kepada pemilih, merakyat dan berpihak kepada keadilan.

7. Menghindari konflik kepentingan seperti kolusi dan nepotisme.

8. Bergaya hidup sederhana, melayani dan selesai dengan dirinya.

9. Berani dan bertanggung jawab dalam setiap keputusan demi tegaknya integritas.

Teman-teman,,, Coba kita pahami dan analisa setiap butir pakta integritas... Artinya ini akan menjadi "jebakan" untuk calon walikota dan wakil walikota nomor urut 2 karena mereka tidak bisa memenuhi ini. Pakta Integritas ini seperti pisau bermata dua yang mengarah kepada keluarga besarnya. 

Kalaupun dia terpilih dalam pemungutan suara nanti dengan pakta integritas ini dia akan membunuh keluarga besarnya sendiri, para kroni dan bahkan dirinya sendiri. Kenapa, sudah sejak tahapan konsolidasi partai dirinya sudah melanggar poin nomor 2. Berapa banyak uang yang dia keluarkan hanya untuk mengantongi surat rekomendasi partai. 

Sementara ada ada beberapa partai yang mereka klaim kantongi surat rekomendasi. Bila dibandingkan dengan harta kekayaan yang dimiliki Fikar Azami-Yos Adrino yang dalam LHKP. Dengan rincian Fikar Azami memiliki harta senilai lebih kurang Rp 1,4 miliar, Yos Adrino senilai lebih kurang Rp 4 miliar. Sementara calon walikota nomor urut 1 Ahmadi Zubir memiliki nilai harta tertinggi sebesar Rp 33 miliar lebih dan Alvia Santoni memiliki harta senilai Rp 1,8 miliar.

Dari LHKPN kita bisa menganalisa asal dana yang dikantongi pasangan nomor urut 2 untuk membeli surat rekomendasi partai. Yang ujung-ujungnya bila berhasil memenangkan suara dalam Pemilukada 9 Desember mendatang tentunya keberatan untuk melaksanakan 8 butir pakta integritas yang diajukan KPK untuk ditanda tangani. 

Sementara pasangan nomor urut 1 menurut saya lebih rasional dalam tahapan konsolidasi partai dan tidak tidak menggebu-gebu membeli surat rekomendasi partai mayoritas. Hanya jumlah rekomendasi partai yang disyaratkan oleh KPU.*

6 Pemimpin Dunia Tak Bersalah, Terlanjur Dihina, Difitnah dan Dipenjara

Tokoh Dunia yang Tak Bersalah, Tapi sering Dihina, Difitnah dan Dipenjara. (adz/ist) 

MERDEKAPOST.COM - Mungkin kalian ingat dengan peribahasa berikut. "Orang-orang hebat tidak muncul dari keadaan serba tersedia, sebaliknya mereka muncul dalam keadaan terbatas".

Semua orang hebat dan tokoh dunia para umumnya bukanlah orang yang berada dan hidup di dalam keadaan yang nyaman dan mapan.

Mereka semua tumbuh dalam keadaan yang terbatas, serba tertekan bahkan selalu diliputi dalam siksaan.

Orang hebat muncul dari keadaan yang jelas tidak akan diinginkan sebelumnya.

Namun bagi mereka yang berhasil melampaui situasi berat dan keadaan tertekan itu akan muncul sebagai orang yang hebat.

Sama seperti para tokoh dunia berikut ini.

Sebagaimana disebutkan dalam Kompasiana.com oleh Ponco, terdapat beberapa tokoh dunia yang hampir semuanya pernah mengalami siksaan.

Bahkan para tokoh dunia ini semuanya pernah mengalami dan merasakan apa yang namanya hinaan, cacian, fitnah, penyiksaan, dan penjara padahal belum tentu mereka bersalah.

Justru aksi menjadi panutan banyak orang dan dinilai sebagai sebuah sikap yang benar.

Berikut 6 tokoh dunia yang tak bersalah, tapi kadung dihina, difitnah dan dipenjara:

1. Nelson Mandela


Nelson Mandela merupakan tokoh aktivis anti-apartheid, pemisahan hak antara orang kulit putih dan pribumi, di Afrika Selatan.

Tokoh politik ini malah popular karena pernah ditahan dalam penjara.

Mandela menjalani masa tahanan selama 27 tahun.

Selama masa penahanannya Nelson mengalami berbagai hukuman mulai dari budak pekerja dan tidak diperbolehkan berhubungan dengan dunia luar.

Mandela kemudian dibebaskan pada 1990 dan berhasil menghapuskan politik apartheid di Afrika Selatan melalui sebuah negoisasi.

Dia kemudian terpilih sebagai presiden Afrika Selatan periode 1994-1999, dan meninggalkan idealisme militansinya.

Dia banyak melakukan upaya rekonsiliasi dan membuat undang-undang serta peraturan untuk mencegah kemiskinan dan ketidakadilan di negerinya.

2. Syaikh Ahmad Yasin (tokoh Hamas)


Syekh Ahmad Yasin merupakan tokoh spiritual gerakan Hamas, pemimpin bagi pejuang dan rakyat Palestina melawan penjajah Zionis Israel.

Syaikh Ahmad Yasin usianya sudah uzur, kondisi tubuhnya lumpuh dari leher hingga ujung kaki.

Setiap hari harus menggunakan kursi roda, tapi beliau tetap berdakwah, memimpin dan membina umat, rakyat Palestina khususnya di Gaza.

Kondisi fisik tersebut akibat siksaan keji zionis Israel ketika dia berkali-kali dipenjara.

Ini sebagai akibat dari tindakannya menentang penjajahan terhadap tanah Palestina.

Beliau memiliki kemuliaan sehingga disegani dan dicintai kawan, ditakuti lawan dalam hal ini penjajah zionis Israel.

3. Rajab Tayyip Erdogan (Presiden Turki)


Awalnya Erdogan masuk dunia politik dan mulai terkenal dia menjadi Wali Kota Istanbul.

Kepemimpinannya di Istanbul menjadi bukti bahwa ia memang sanggup dan layak menjadi pemimpin yang baik.

Dia berhasil membangun prasarana dan jalur-jalur transportasi, pengadaan air bersih, penertiban bangunan, mengurangi kadar polusi dengan penanaman ribuan pohon di jalan-jalan kota, dan melarang segala praktik prostitusi.

Erdogan pernah dipenjara karena pernyataannya yang mengejutkan kaum sekuleris.

Dia pernah berkata "Menjadi sekuleris dan Muslim secara beriringan adalah berbahaya."

Kontan saja, para kaum sekuler memberikan peringatan kepada lembaga tinggi negara tentang ancaman yang bisa merongrong wibawa ideologi sekuler di Turki.

Tahun 1998, Erdogan akhirnya dipenjara selama 9 bulan karena dia dianggap menghianati asas Sekulerisme Turki.

Dalam waktu yang sama, justru Erdogan mendapat simpati dari rakyat karena karakternya yang berani menegakkan kebenaran.

Dan sekarang kalian tahu, Rajab Tayyip Erdogan telah menjadi Presiden Turki sejak 2014.

4. Ibnu Taimiyah


Ibnu Taimiyah adalah ulama besar yang merengkuk dalam penjara Mesir.

Baru saja dia bebas dari penjara, kemudian ditangkap lagi dan dipenjarakan yang kedua kalinya selama setengah tahun.

Baru beberapa hari keluar dari penjara yang kedua, ia ditangkap lagi dan dipenjarakan selama delapan bulan lamanya di Aleksandria.

Ini semua kerana fatwa beliau pula yang tidak sesuai dengan faham para ulama.

Keluar dari penjara Aleksandria, beliau malah dipanggil oleh Sultan Nashir Qalaun untuk memberikan fatwa di muka umum.

Ternyata hal ini dilakukan Sultan Nashir Qalaun karena senang terhadap sifat terus-terang dari Ibnu Taimiyah.

5. Ir Soekarno


Ir Soekarno sebelum menjadi presiden pertama RI dikenal sebagai orator ulung, ketajaman lisannnya dalam menentang penjajah juga dibarangi dengan kepiawaiannya dalam menulis.

Sejak usia muda, Soekarno aktif dalam gerakan melawan pemerintahan kolonila Belanda.

Ini membuat dirinya menjadi target penangkapan polisi Belanda.

Pada tanggal 29 Desember 1929, Soekarno ditahan untuk diadili.

Dia ditangkap di Yogyakarta ketika usianya baru berumur 28 Tahun

Dari balik tembok penjara, Soekarno menulis sebuah pledoi (Pidato pembelaan) yang diberi nama Indonesia Menggugat.

6. Nawal El Saadawi


Perempuan Mesir, menulis Memoar dari Perempuan Penjara.

Ia dipenjara sejak tahun 1981 oleh rezim Anwar Sadat.

Bayangkan, ia menulis dengan kertas toilet dan pensil alis di dalam penjara.

Nawal El Saadawi telah mendapatkan banyak penghargaan dan bahkan kisah hidupnya difilmkan. 


Sumber: TribunStyle.com |Editor : HZA | Merdekapost.com

Miliki Sabu 9,92 Gram, 2 Pria di Jambi Diringkus Polisi

Kedua pelaku merupakan warga Kota Jambi. (doc/ist)

MERDEKAPOST.COM - Petugas Subdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi berhasil mengamankan 2 orang pria yang terlibat dalam kasus kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu.

Kedua pelaku yang diamankan tersebut yakni, berinisial TL (40) warga Jalan Bhyangkara, RT. 21, Kelurahan Talang Banjar, Kecamatan Jambi Timur dan PD (23) warga Jalan Hayam Wuruk, RT.10, Kelurahan Talang Jauh, Kota Jambi.

Direktur Reserse Narkoba Polda Jambi, Kombes Pol I Gede Putu Dewa Artha, mengatakan bahwa kedua pelaku tersebut diamankan petugas di kawasan pada hari Jumat, 14 Agustus 2020 kemarin.

"Ya, pelaku ditangkap malam kemarin dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut," kata Dirnarkoba Polda Jambi, Kombes Pol I Gede Putu Dewa Artah, Minggu (16/8).

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa 1 paket plastik bening ukuran sedang yang berisi serbuk kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat 9,92 gram.

"Selain itu, kita juga mengamankan Handphone, dan 1 unit sepeda motor Honda Scoopy. Para pelaku ini masih kita periksa, apakah mereka ini kurir atau pengedar. Kasus ini masih dalam pengembangan untuk mendapat pelaku lainnya sebagai pemasok barang," pungkasnya. (red)

Sumber : Kumparan

Kenapa Pentingnya Membaca? (Bag. 1) Betapapun jeniusnya anda, tanpa membaca anda “jeblok”


Kenapa Pentingnya Membaca? (Bag. 1)  
Betapapun jeniusnya anda, Tanpa Membaca Anda “jeblok”

Penulis : Oldy A. A 

APA pentingnya kita harus membaca, menurut pendapat Prof. Bambang Sugiharto menjelaskan, apa yang dialami beliau sebagai pengajar, sebagai penulis, beliau menerangkan dari hasil penelitian bahwa anak-anak muda Indonesia itu buta huruf.

Bukannya tidak bisa membaca namun dalam arti kemampuan dalam menangkap dan mengolah isi bacaan menjadi visi pribadi lemah sekali dengan kata lain kemampuan analitik dan sintetiknya rendah sekali.

Menurut pandangan beliau dari hasil penelitian tersebut, mahasiswa pada tahun pertama di Indonesia level nya setara dengan anak SMP di Negara-negara maju.

Sebagai pengalaman beliau sebagai pengajar selama 30 tahun itu adalah betul, bahkan sampai level doctoral beliau sering memperbaiki bahasa dan penataan nalar para calon doctor.

Ketika kemampuan baca itu rendah, akibatnya fatal, umumnya pemikiran menjadi picik dan dangkal atau sumbu pendek.

Apa lagi di sosmed kita bereaksi secara emosial, tidak mikir dan semakin ketahuan lagi betapa piciknya kita serta latah dalam berfikir maka mudah terhasut, over sensitive dan tidak punya pendapat pribadi.

Dalam beberapa kasus jika diwawancara secara pribadi jawabanya klise, tidak memperlihatkan personal dan pemikiran sendiri atau tidak ada isinya sama sekali.

Menurut pendapat filsuf Niche, umumnya kita itu bermental kawanan serta sikap kita serba hitam putih, kita itu berfikiran dogmatis sekali, benar atau salah, boleh atau tidak boleh dan hanya sebatas itu.

Tidak punya kelenturan-kelenturan refleksif dalam berfikir maka akibatnya secara keselurahan kepribadian kita itu mentah, dalam arti dangkal, tidak punya prinsip, semua dihafalin dan tidak dicerna. 

Masalahnya kita juga tidak bisa disalahkan, Negara-negara maju atau dunia barat untuk budaya baca tulisnya dibentuk dalam waktu yang lama sekitar 400 tahun yang lalu, sejak adanya budaya cetak pada abad ke-17

Sejak itu terjadi demokratisasi pengetahuan dan orang mulai membaca sendiri, sebelum masuk budaya digital dengan cara membaca pendek-pendek, mereka terbiasa untuk membaca buku-buku tebal.

Budaya membaca sebagai budaya utama di Indonesia tidak terbentuk, kita melompat dari budaya lisan sudah langsung masuk budaya digital atau budaya social media dan tidak sempat masuk dalam budaya baca tulis.

Budaya lisan adalah kepanjangan dari budaya social media, medsos hanyalah warung digital dimana kita ngobrol yang sebenarnya tempat ngobrol yang lain.

Intinya dalam budaya membaca adalah proses pematangan individu untuk berdaya, membaca itu perlu untuk mengetahui banyaknya informasi. Faktor yang lebih penting dari membaca bukan dari aspek informatifnya tapi aspek formatifnya.

Membaca buku menjadi penting karena menjadi gudang ide dan berkembang tanpa batas serta sebagai sumber pengetahuan yang tida pernah habis.

Siapapun yang merasa menjadi jenius dengan hanya berfikir dan melahirkan pengetahuan pasti itu bodoh karena betapapun briliannya anda, anda akan menemukan ide melalui ide orang lain.

Ada banyak paradok dalam hidup ini, salah satunya adalah tanpa membaca betapapun jeniusnya anda, anda adalah ‘jeblok”. Anda akan menemukan kebrilian anda justru dari kecerdasan-kecerdasan orang lain.

Semakin anda bergaul semakin anda menemukan diri anda sendiri dan semakin anda mengurung dikamar terus semakin anda tidak menemukan anda sendiri. Tapi semakin luas pergaulan anda semakin luas anda menemukan anda sendiri.)*

Ditulis oleh Oldy A. A (Mahasiswa Program Doktor UNJA)

Menghilangkan Ego Sektoral dan Upaya Terintegrasi Menjinakkan Banjir Kerinci - Sungai Penuh

Wakil Bupati Kerinci dan Plt Kadis PUPR saat meninjau banjir di Kerinci. (ald)

Menghilangkan Ego Sektoral dan Upaya Terintegrasi Menjinakkan Banjir Kerinci - Sungai Penuh

Oleh :  Hefri Oktoyoki, S.Hut, M.Si.

HARI-HARI terakhir ini masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh tidak hanya disibukkan dengan masalah Pandemi Covid-19 tetapi juga soal banjir yang melanda daerahnya. Dalam kurun waktu lima bulan ini saja sudah terjadi tiga kali banjir besar.

Bumi Kerinci sesungguhnya merupakan wilayah yang sangat subur, dikelilingi oleh barisan perbukitan dan pegunungan. Curah hujannya tergolong tinggi mencapai 3.085,5 mm/tahun. Kerinci memiliki danau terluas yang dinamai danau Kerinci. Masyarakat memanfaatkan danau tersebut sebagai sumber air persawahan dan pertanian, ikan tangkap dan pembesaran ikan serta sebagai lokasi objek wisata yang menakjubkan. Rawa-rawanya mereka jadikan areal persawahan yang membentang luas dan menghijaukan kota Sungai Penuh. Alam Kerinci merupakan surga bagi para petani.

Keindahan dan pesona alam Kerinci itu seringkali dinodai oleh rajinnya banjir mendatangi daerah ini. Bahkan akhir-akhir ini banjir betambah rajin menjenguk Kerinci. Tahun 80-an Kerinci hanya mengalami banjir sekali dalam setahun, namun di tahun-tahun belakangan ini mengalami peningkatan menjadi 3 kali dalam setahun.

Di Kabupaten Kerinci daerah yang paling rawan banjir terjadi di Kecamatan Gunung Kerinci, Air Hangat Timur dan Depati Tujuh, sedangkan di Kota Sungai Penuh yaitu di Kecamatan Hamparan Rawang, Tanah Kampung, Koto Baru, Pesisir Bukit, Sungai Penuh. Sebagai kawasan resapan daerah aliran sungai (DAS), desa-desa yang tercakup rawan banjir mencapai 244 desa. Demikian pula, sekitar 180.305 hektar lahan pertanian dan pemukiman menjadi langganan banjir.

Hal ini mengakibatkan rusaknya harta benda, kegagalan panen, ancaman gangguan kesehatan, mendatangkan kerugian materi sungguh besar, bahkan mengancam hidup dan mengembalikan masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh nyaris ke titik nol setiap kali banjir datang. Mau sampai kapan kehidupan kita dihantui banjir? pemerintah dan seluruh elemen masyarakat harus bergerak bersinergi mengatasi banjir. Untuk itu, tulisan ini mencoba membantu mengungkap penyebab sekaligus solusi mengatasi banjir di Kerinci dan Sungai Penuh.

Penyebab Banjir Kerinci-Sungai Penuh

Banyak pihak yang mengatakan banjir adalah bencana alam. Tapi Benarkah banjir di Kerinci dan Sungai Penuh adalah bencana alam? Banjir seperti banyak bencana lainnya belakangan ini tidak lagi sekadar fenomena alam yang biasa. Berbagai penelitian dan kajian akhir-akhir ini menunjukkan, berbagai bencana tersebut semakin merupakan hasil dari perbuatan manusia, yang tidak bersahabat dan tak sensitif terhadap alam. Begitu pula dengan banjir yang terjadi di Kerinci dan Sungai Penuh.

Sesungguhnya Banjir Kerinci maupun Sungai Penuh adalah bukti sebuah kegagalan kolektif. Ia adalah buah dari pohon yang kita tanam sendiri. Ia adalah konsekuensi tata kelola kota dan gaya hidup kita yang abai pada lingkungan dan ini telah berlangsung sejak lama.

Banjir adalah bukti ketidakmampuan kolektif seluruh elemen (hampir tanpa kecuali) dalam memelihara, mengelola, dan melakukan konservasi lingkungan. Kita tidak perlu saling menyalahkan. Nyaris setiap kita, tanpa kecuali, punya sumbangan di dalamnya. Fenomena banjir merupakan fenomena yang sangat krusial dalam proses pembangunan. Secara teoritikal, Fenomena banjir merupakan fenomena saling terkait antara variabel sosial, alam dan lingkungan. Penyebab banjir hampir selalu melibatkan alam dan manusia.

Banjir di Hamparan Rawang Kota Sungai Penuh (4/6)
Sesungguhnya kejadian banjir adalah hasil interaksi manusia dan alam yang keduanya saling memengaruhi dan dipengaruhi (antropogenik). Ini relevan dengan penyebab banjir di Kerinci dan Sungai Penuh. Setidaknya ada tiga penyebab utama terjadinya banjir di Kerinci dan Sungai Penuh.

Pertama, banjir Kerinci dan Sungai Penuh disebabkan kegiatan manusia yang menyebabkan terjadinya perubahan tata ruang dan berdampak pada perubahan alam. Jika kita perhatikan daerah hulu Kerinci (kawasan hutan di kaki Gunung Raya, dan Kerinci mudik) telah mengalami degradasi lingkungan karena rusaknya hutan pada catchment area.

Rusaknya kawasan lindung itu akibat adanya illegal logging, galian illegal, pembukaan lahan untuk pertanian dan perkebunan oleh masyarakat desa maupun pendatang. Dengan pokok pangkal yang sama, yaitu sangat tergantung pada kebijakan-kebijakan publik yang ditelurkan oleh lembaga-lembaga publik.

Bentang alam kabupaten Kerinci terdiri dari pegunungan dan perbukitan pada bagian atas, pemukiman masyarakat pada bagian tengah (lembah), dan danau pada bagian terendah (pegunungan-pemukiman-danau). Maka jika hutan pada bagian atas rusak dan curah hujan tinggi akan sangat berdampak terhadap daerah pemukiman, air hujan yang turun tidak dapat ditampung oleh hutan menjadi air tanah.

Berkurangnya tutupan hutan mengakibatkan hilangnya kemampuan Daerah Aliran Sungai (DAS) menyerap air hujan (presipitasi) karena run off atau aliran permukaan menjadi tinggi, sehingga terjadi pendangkalan sungai akibat sedimentasi, penyempitan alur sungai dan sebagainya. Derasnya aliran permukaan tidak hanya akan mengakibatkan banjir pada daerah resapan (Lembah Kerinci/Sungai Penuh) tetapi juga akan mengakibatkan tanah longsor pada daerah pegunungan.

Kedua, berkurangnya luasan daerah resapan perkotaaan. Persawahan yang terhampar mengelilingi Kota Sungai Penuh yang sebelumnya berfungsi sebagai daerah resapan, perlahan-lahan telah berubah menjadi perumahan maupun pertokoan. Termasuk pula pembangunan jalan yang melintas daerah rawa, sehingga air yang mengalir tidak selancar sebelumnya. Berkurangnya daerah resapan ini mengakibatkan air hujan akan lebih lama menggenangi pemukiman karena air dari permukaan tanah tersebut tidak dapat masuk ke dalam zona jenuh air sehingga tidak dapat membentuk suatu aliran air di dalam tanah. Hal ini tidak hanya menyebabkan banjir di Kerinci dan Sungai Penuh, tapi juga memicu kekeringan dikala musim kemarau, akibat berkurangnya cadangan air tanah yang amat dibutuhkan untuk keberlangsungan kehidupan ekologi dan ekosistem (tidak hanya manusia).

Ketiga, adalah menyempitnya sungai-sungai, baik sungai besar maupun sungai kecil. Pesatnya pembangunan di Kerinci dan Sungai Penuh yang dilakukan tanpa memperhatikan konservasi lingkungan mengakibatkan menjamurnya permukiman di sepanjang sisi aliran sungai, bahkan menutup sungai dan diperparah oleh drainase perkotaan yang buruk. Maka ketika musim penghujan tiba dan mengalami debit puncak, sungai tidak lagi dapat mengikuti keseimbangan alam untuk menampung aliran dari hulu, akibatnya air sungai meluap menghantam pemukiman warga dan tidak dapat kembali ke sungai. Ada juga tumpukan sampah yang tertahan di aliran sungai. Itu menjadi faktor yang memperparah banjir.

Banjir Kerinci (4/6) (ald)
Rekomendasi Solusi Mengatasi Banjir

Uraian penyebab banjir di atas memperlihatkan kepada kita bahwa sebenarnya manusialah penyebab hilangnya keseimbangan alam. Maka, solusi utamanya pun adalah dengan mengatur dan mengelola manusianya. Kerusakan hutan di daerah hulu misalnya, jika kita telusuri lebih dalam penyebabnya adalah pertumbuhan penduduk Kerinci yang begitu pesat, sehingga kebutuhan akan lahan semakin meningkat. Pada dasarnya, merusak hutan bukanlah genetik orang kerinci. Yang dibutuhkan adalah pengaturan spasial lahan-lahan yang boleh diperuntukkan sebagai lahan pertanian dengan tetap mempertahankan fungsi hutannya. Solusi lainnya adalah mempercayakan masyarakat mengelola lahan dengan mekanisme Hutan Desa (HD). Cara ini terbukti berhasil dilakukan Kabupaten Bantaeng dalam mengatasi kerusakan hutan di hulu.

Perlu diketahui bahwa di masyarakat sendiri, ada aturan yang tertulis (written rules) dan ada yang tidak tertulis (unwritten rules) dan biasa aturan tidak tertulis cenderung lebih ditaati oleh masyarakat. Sehingga Pemerintah juga mesti bersinergi dengan lembaga informal (lembaga adat) dalam memproteksi hutan lindung. Memperbanyak penetapan hutan adat adalah solusi lainnya, karena kebijakan kejelasan kepemilikan hutan (property right) mendorong masyarakat menjaga hutannya.

Kedua, mempertahankan luasan daerah resapan bisa dilakukan dengan mencarikan lahan yang sesuai (kompensasi lahan) di luar areal persawahan bagi pembangunan perumahan dan pertokoan baru. Menerapkan regulasi agar tiap-tiap rumah yang dibangun meyediakan areal serapan air, membuat lubang biopori dan sejenisnya. Memperbanyak taman-taman kota sebagai ruang terbuka hijau (RTH).

Ketiga, persoalan penyempitan badan sungai bisa diatasi dengan renaturalisasi sungai, mengembalikan belokan-belokan sungai yang sebelumnya terluruskan oleh bangunan-bangunan. Menghidupkan bekas potongan sungai lama dengan membuka tanggul pelurusan sungai, memelihara kealamiahan sungai-sungai level menengah dan parit, serta melakukan penanaman pada daerah hulu dan sepanjang aliran sungai. Metode ini menawarkan penyelesaian alamiah yang komprehensif terintegrasi tanpa mengorbankan unsur ekologi lainnya Renaturalisasi sungai ini memang tidak mudah, dibutuhkan kepiawaian pemerintah kabupaten kerinci dan sungai penuh untuk membujuk dan meyakinkan warga yang telah terlanjur mendirikan rumah di sisi kiri kanan sungai agar rela sedikit digusur. Menumbuhkan kesadaran kota yang bebas banjir menjadi sebuah keniscayaan dan mesti dilakukan sejak dini sebelum kota ini menjadi semakin padat.

Banjir di Kerinci 4/6 (ald)
Kemauan Politik

Untuk mewujudkan Kerinci yang bebas banjir dibutuhkan kemauan dan kesadaran politik yang kuat, tidak hanya dari eksekutif tetapi juga legislatif. Euforia perilaku mengedepankan kepentingan ekonomi, terutama kepentingan ekonomi individual, telah menjerumuskan masyarakat yang harus selalu berhadapan dengan bencana alam dan banjir. Selayaknya analisis dampak setiap rencana pembangunan dilakukan atas dasar untung rugi nilai rupiah dan tangibilitas nilai lingkungan (benefit-loss analysis), termasuk analisis kondisi sosial-ekonomi dan budaya masyarakat yang harus dibangun lebih baik. Dinamika pembangunan harus dikawal ketat meski akan tampak tidak populer. Banjir di Kerinci dan Sungai Penuh, sekali lagi, adalah bukti kesalahan kolektif dalam pengelolaan lingkungan. kita tidak perlu saling tuding siapa yang salah, kita semua harus terlibat untuk mengatasinya. Tetapi, harus diakui bahwa tetap ada porsi besar dan kemauan politik yang kuat yang harus diambil Pemerintah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci secara terintegrasi untuk meyelesaikan persoalan banjir yang membuat traumatis warga tersebut.

Belajar dari Succes Story Daerah Lain

Selain mengelola daerah hulu, mengatur pola pembangunan pemukiman dan sarana publik, dan renaturalisasi sungai, tidak sedikit daerah yang punya cerita sukses mengatasi banjir dengan program-program ambisiusnya. Kabupaten Bantaeng misalnya, berhasil mengatasi banjir dengan membuat dam di hulu. Kota Curitiba di Barazil memakai pola pembangunan “radial segaris-bercabang” (radial linear-branching pattern). Kota Tokyo dengan membuat terowongan deep tunnel. Bangkok berhasil mengatasi banjir dengan program penampungan air sistem “pipi monyet”. Semua cerita sukses itu tidak bisa serta merta langsung diadopsi oleh Kerinci dan Sungai Penuh. Kota-Kota di atas memutuskan kebijakan itu dengan kajian mendalam terlebih dahulu. Saya menganjurkan Kerinci dan Sungai Penuh juga melakukan kajian-kajian ilmiah yang komprehensif untuk mengatasi banjir.)*

Penulis : Hefri Oktoyoki, S.Hut, M.Si. (Menekuni Keahlian Bidang Sosial Ekonomi dan Kebijakan Kehutanan)

Kepemimpinan Pendamping Desa

Oldy A. Arby (Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Desa Kabupaten Kerinci - Jambi)

LEBIH dari 40 tahun yang lalu literatur tentang konsep kepemimpinan telah dipelajari. Konsep-konsep kepemimpinan memiliki kemiripan atau hampir sama konsepnya, konsep kepemimpinan adalah proses individu yang memberikan pengaruh disengaja terhadap individu lain dalam hal perilaku, sifat dan peran dengan tujuan membimbing, menyusun serta memfasilitasi kegiatan di dalam organisasi.

Organisasi Pendamping Desa sangat jelas tujuannya adalah membuat Desa mampu mandiri melalui bentuk berdikari ekonomi dan sosial. Dalam mencapai tujuan ini perlu untuk diketahui faktor-faktor yang mempengaruhinya.

Kepemimpinan Pendamping Desa adalah salah satu factor tersebut. Seperti apa kepemimpinan potensial yang dilakukan para Pendamping Desa, maka uraian di bawah ini adalah lukisannya.

Para ahli sosiologi terdahulu telah lama mengakui bahwa konsep kepemimpinan merupakan gagasan dari pertukaran sosial antara pemimpin dan anggota yang memberikan pengaruh atas pikiran, perasaan dan tindakan kepada anggota. 

Kepemimpinan telah banyak menarik perhatian para ahli, berawal dari tulisan James MacGregor Burns (1978) yang mengkonsepkan tipe kepemimpinan, yaitu; kepemimpinan transformasional (Transformational Leadership disingkat TFL) adalah gaya pemimpin yang berusaha untuk memenuhi kebutuhan anggota, meningkatkan motivasi dan moralitas anggota, merangsang dan menginspirasi anggota agar mencapai hasil yang luar biasa serta mengembangkan kemampuan kepemimpinan anggota untuk di hari depan.

Meningkatkan kesadaran anggota untuk meningkatkan hasil dengan memperluas kebutuhan mereka untuk mendorong mereka bekerja melampaui kepentingan sendiri dipandang sebagai gaya kepemimpinan TFL. Keasadaran untuk perluasan nilai anggota dianggap menghasilkan tingkat kinerja anggota yang unggul dan tidak terduga.

Di sisi lain, TFL adalah gaya pemimpin dengan ciri membantu tumbuh dan berkembang anggota menjadi pemimpin baru, menanggapi kebutuhan anggota dengan memberdayakan mereka selaras dengan sasaran dan tujuan organisasi.

Burns mendefinisikan TFL sebagai pemimpin yang mampu mengangkat anggota naik dari mimpi di siang hari (daydreaming) menjadi bersatu dalam mencapai tujuan dan hal-hal yang tidak pernah dianggap mungkin.  Anggota  yang merasakan gaya kepemimpinan TFL akan menimbulkan kepercayaan, kekaguman, kesetiaan dan rasa hormat terhadap pemimpin serta termotivasi untuk melakukan perilaku ekstra-peran.

Secara konseptual dimensi TFL terdiri dari 4 I, yakni;

1). Idealized influence atau pengaruh ideal adalah pemimpin yang menunjukkan rasa hormat kepada anggota untuk membangun percaya diri mereka, ketika anggota mengamati pemimpin dan mencapai hasil yang diinginkan, anggota cenderung ingin meniru perilaku, sikap dan nilai-nilai pemimpin, dengan meyakinkan anggota untuk mencapai potensi mereka, akhirnya akan menciptakan kemampuan anggota untuk memimpin diri mereka sendiri saat diperlukan dan diinginkan. Pengaruh ideal akan berperilaku ketika pemimpin memberikan kemampuan, kegigihan dan tekad yang luar biasa, memberikan panutan, dikagumi, dihormati, dipercaya anggota dan ingin meniru pemimpin.

2). Inspirational motivation atau motivasi yang menginspirasi adalah kepemimpinan yang menginspirasi anggota dengan tantangan atau bujukan agar memberikan makna dan pemahaman terhadap tujuan organisasi. Dengan cara memotivasi dan menginspirasi anggota dengan memberikan makna dan tantangan pada pekerjaan mereka akan merangsang semangat tim serta menampilkan antusiasme dan optimisme kepada anggota, memberikan imajinasi organisasi untuk masa depan yang lebih baik dan menarik sehingga anggota menunjukkan komitmen terhadap tujuan dan visi bersama

3). Intellectual stimulation atau merangsang kecerdasan adalah kepemimpinan yang merangsang kecerdasan anggota untuk meningkatkan kemampuan anggota. Pemimpin harus peduli dengan anggota untuk menyediakan cara untuk mengubah cara berpikir dengan merangsang kecerdasan mereka dalam memikirkan masalah lama dengan cara baru untuk menyelesaikan masalah tersebut, menyelaraskan nilai-nilai anggota yang bertentangan dengan nilai-nilai organisasi. Mereangsang kecerdasan diperlakukan dalam bentuk dua arah; (1) diperlukan saat ada masalah kerja, dan (2) saat pengambilan keputusan kompleks dan sulit.

4). Individualized consideration atau pertimbangan individu adalah kepemimpinan yang mempertimbang anggota untuk memberikan dukungan, bimbingan dan pelatihan. Pertimbangan individu adalah memberikan perhatian khusus pada kebutuhan anggota untuk pencapaian pertumbuhan kerja dengan bertindak sebagai pelatih atau mentor, memperhatikan dan mendengarkan anggota secara efektif, mendelegasikan tugas-tugas sebagai sarana untuk mengembangkan anggota dan dipantau untuk melihat apakah anggota membutuhkan arahan atau dukungan, idealnya anggota tidak merasa sedang diperiksa dan dipaksa.

Secara tidak langsung Pendamping Desa akan memimpin Desa menjadi Desa mandiri dengan mediasi bersama perangkat dan masyarakat Desa. Akhirnya kepemimpinan transformasional adalah gaya kepemimpinan Pendamping Desa yang harus diterapkan dalam menjalankan tugas-tugas runtinitas agar Indonesia bisa maju dari pinggiran.)*

Di tulis oleh : Oldy A. Arby
(Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Desa Kabupaten Kerinci - Jambi)

Detik-detik Wafatnya Siti Khadijah Istri Rasulullah Pada 11 Ramadhan

Detik detik wafatnya Siti Khadijah (ilustrasi detikcom)
Jakarta, Merdekapost.com - Siti Khadijah radiallahu 'anha, istri tercinta Rasulullah SAW disebut dalam sejumlah Sirah Nabawiyah wafat pada bulan Ramadhan tahun ke-10 kenabian. Lebih detail Sayyid Muhammad Bin Alwi Al Maliky Al Hasan dalam Kitab Al-Busyro fi manaqib sayyidati khodijah Al Kubro menulis sang Ummul Mukminin itu berpulang pada hari ke-11 bulan Ramadhan.

Beberapa saat sebelum meninggal, perempuan pertama yang mengakui kenabian Muhammad SAW itu menyampaikan permintaan terakhirnya. "Ya Rasulullah Aku memohon maaf kepadamu, jika selama menjadi istrimu aku belum berbakti kepadamu," kata Khadijah seperti dikutip Tim Hikmah detikcom dari Kitab Al-Busyro fi manaqib sayyidati khodijah Al Kubro halaman 16.

Mendengar perkataan sang istri, Rasulullah menjawab, "Jauh dari itu ya Khadijah. Engkau telah mendukung dakwah Islam sepenuhnya."

Kepada Rasulullah SAW, Khadijah kemudian mengatakan bahwa dia sudah tak punya apa-apalagi untuk mendukung perjuangan Islam. Seluruh hartanya telah habis. Sementara perjuangan Rasulullah SAW dalam menyebarkan Islam belumlah selesai.

"Wahai Rasulullah seandainya nanti aku mati sedangkan perjuanganmu ini belum selesai, sekiranya engkau hendak menyeberangi sebuah lautan, sekiranya engkau hendak menyeberangi sungai, namun engkau tidak memperoleh rakit atau jembatan, maka galilah lubang kuburku jadikanlah sebagai jembatan untuk kau menyeberangi sungai itu supaya engkau bisa melanjutkan dakwahmu," kata Khadijah, dikutip dari Buku, 'The Perfect Istri Salehah karya Tim Happy Wife Happy Life.

Ucapan Siti Khadijah itu kian membuat hati Rasulullah SAW sang penghulu Rasul itu bersedih. Khadijah kemudian memanggil putrinya, Fatimah Az Zahra.

Detik detik wafatnya Siti Khadijah (ilustrasi)
Dia minta Fatimah agar memintakan sorban Rasulullah untuk dijadikan kain kaffan. Mendengar itu Rasulullah SAW berkata, "Mengapa permohonan terakhirmu kepadaku hanyalah selembar sorban?"

Padahal, kata Rasulullah, Khadijah telah mengorbankan semua hartanya untuk perjuangan syiar Islam. Semua umat Islam waktu itu ikut menikmati. Bahkan semua pakaian kaum muslim ketika itu kebanyakan juga dari Khadijah.

Saat itu Khadijah memang salah satu orang terkaya di Kota Mekah. Bahkan disebutkan dua pertiga kekayaan Kota Mekah adalah milik Khadijah. Namun justru di akhir hayatnya, Khadijah tak memiliki harta sedikit pun, baju yang dia kenakan penuh tambalan. Disebutkan ada sekitar 83 tambalan.

Bahkan menjelang wafat, Khadijah pun tak punya selembar kain untuk digunakan sebagai kaffan. Sehingga dia merasa perlu meminta kain sorban yang dikenakan Rasulullah SAW. Sorban itu lah yang kerap dipakai Rasulullah saat menerima wahyu dari Allah SWT.

Mendengar permintaan terakhir Khadijah, Rasulullah menjawab,"Wahai Khadijah, Allah SWT menitipkan salam kepadamu, dan telah dipersiapkan tempatmu di surga."

Siti Khadijah wafat di pangkuan Rasulullah SAW. Sang Ummul Mukminin itu meninggal dunia saat berusia 65 tahun. Rasulullah SAW bersama Khadijah dikarunia enam orang anak yakni Abdullah, Al-Qasim, Zainab, Ruqayyah, Fatimah Az-Zahra, dan Ummi Kalsum.

Sumber: detik.com | Editor: Heri Zaldi | Merdekapost.com

Aturan dan UU Tentang Petasan (Mercon)

Mercon (Petasan)
Mercon alias petasan, kata ini tentunya tidak asing di telinga anak-anak atau orang dewasa. Apalagi di bulan Ramadhan ini, beberapa anak (meskipun yang dewasa atau orang tua juga) bermain petasan, biasanya sehabis tarawih atau sehabis sahur. Bagaimana aturan bermain mercon atau petasan? bermain petasan termasuk perbuatan Benar atau Salah?

Di masyarakat (terutama kalangan orangtua), ada tiga pendapat yang berbeda dalam menanggapi permainan petasan atau mercon yang dilakukan oleh anak-anak ini, antara lain:

Pendapat pertama, orangtua tidak bermain petasan dan benar-benar melarang anak-anak bermain mercon atau petasan.

Pendapat kedua, orangtua tidak perlu mempermasalahkan, cukup mengingatkan anaknya agar hati-hati bermain petasan.

Pendapat ketiga, memperbolehkan anak-anak bermain mercon dengan syarat ditemani oleh orang yang dewasa.

Petasan


Petasan merupakan bahan peledak low explosive. Bahan peledak low explosive adalah bahan peledak berdaya ledak rendah yang mempunyai kecepatan detonasi (velocity of detonation) antara 400 dan 800 meter per detik. Sementara bahan peledak high explosive mempunyai kecepatan detonasi antara 1.000 dan 8.500 meter per detik. Bahan peledak low explosive ini sering disebut propelan (pendorong) yang banyak digunakan pada peluru dan roket.

Di antara bahan peledak low explosive yang dikenal adalah mesiu (black powder atau gun powder) dan smokeless powder. Bagi sebagian masyarakat Indonesia, mesiu tersebut banyak digunakan sebagai pembuat petasan, termasuk petasan banting dan bom ikan. Bubuk mesiu adalah jenis bahan peledak tertua yang ditemukan oleh bangsa China pada abad ke-9.

Asal Usul Tradisi Menyalakan Petasan


Tradisi menyalakan petasan sudah ada sejak abad ke-12 di Cina. Tradisi ini sampai di Indonesia dan meramaikan hari-hari besar seperti pernikahan, kitanan, dan juga Ramadan. Petasan ini banyak dimainkan oleh anak-anak dengan berbagai cara. Salah satunya, melemparkannya kepada teman atau pada kendaraan yang lewat di sekelilingnya, atau sekedar dinyalakan di halaman rumah. Namun, beberapa tahun terakhir ini, bunyi petasan sudah jarang terdengar, karena polisi gencar melarang masyarakat menjual, menyimpan, dan menyalakan petasan.

Undang-undang Mengenai Petasan
Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dan Pasal 187 Kitab Undang-undang Hukum Pidana tentang bahan peledak. Dalam undang-undang ini sudah diatur soal bahan peledak yang menimbulkan ledakan dan dianggap mengganggu lingkungan masyarakat. Undang-undang tersebut menjelaskan bahwa pembuat, penjual, penyimpan, dan pengangkut petasan bisa dikenai hukuman minimal 12 tahun penjara hingga maksimal kurungan seumur hidup.

Beberapa Musibah yang Pernah Terjadi Akibat Petasan

JAKARTA, KOMPAS.com — Sugiono, korban luka bakar ledakan kembang api yang terjadi di Kamal Raya, Jakarta Utara, tak dapat diselamatkan. Sugiono.

Elshinta.com – Seorang pria remaja berusia 17 tahun, bernama Dedi Panigoro, harus mengalami hancur telapak tangan kirinya lantaran bermain petasan rakitan di Gorontalo. Ia dilarikan ke RS Alui Sabu, Gorontalo.

Liputan6.com, Parung – Jalur distribusi petasan ke pasar-pasar tradisional juga kerap mengakibatkan kejadian yang tak diharapkan. Seperti yang terjadi di Pasar Parung, Bogor, Jabar Api melalap puluhan kios yang disebabkan meledaknya petasan siap jual lantaran cuaca panas.

Pendapat Para Tokoh

KH Miftachul Akhyar, mengatakan bahwa Islam tak melarang adanya kegembiraan dalam menyambut Ramadhan, misal dengan bermain petasan, walau hanya sesaat, tapi bila sudah bersifat mubadzir (sia-sia) yang tidak ada nilai pahalanya sama sekali, maka hal itu sama halnya dengan membakar uang dan menghilangkan nyawa manusia.

“Bermain petasan itu sifatnya mengganggu. Menimbulkan letusan bahkan bisa mencelakai orang lain. Karena manfaatnya sedikit dan cenderung merugikan, pihak kepolisian sudah sejak lama menegaskan bahwa petasan dilarang beredar terutama pada bulan Puasa,” tegas Kapolsekta Samarinda Utara AKP Bambang Budiyanto. )***

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs