Jupe: Mendingan Pelacur daripada Koruptor

Merdekapost.com, Jakarta - Artis seksi Julia Perez mengaku pernah mendapat 'tawaran' dari om-om hingga miliaran rupiah. Namun, Jupe dengan tegas menolak tawaran tersebut.

Jupe termasuk artis yang santai menyikapi fenomena semacam itu. Menurutnya, di balik rusaknya citra profesi 'artis bookingan' yang sering disama-samakan dengan tindak pelacuran, ada yang lebih buruk lagi. 

"Buat saya korupsi itu lebih-lebih dari pelacur karena merugikan banyak orang. Kalau melacur kan merugikan sendiri, kalau koruptor membunuh berjuta-juta orang Indonesia," tuturnya kepada wartawan, Senin (26/3/2012).

"Jadi mendingan pelacur daripada koruptor kalau menurut saya. Karena banyak juga mereka (melacur) demi keluarganya juga," paparnya.

Tapi, bukan berarti Jupe menghalalkan pelacuran. Ia menyerahkannya pada pelaku yang bersangkutan. Yang jelas, baginya korupsi tetap yang terburuk.

"Dosa itu urusan dia (pelacur) sama Tuhan. Justru yang paling fatal adalah korupsi dan tidak respect sama orangtua," pungkasnya.

(choe) 

'Selebriti Jadi Artis Booking-an Itu Sah-sah Saja'

Jakarta - Ungkapan 'artisbooking-an' sepertinya bukan hanya menjadi hal yang tak tabu lagi. Lebih dari itu, kini predikat itu pun menjadi hal yang lumrah ketika melekat pada seorang selebriti.

Setidaknya, itulah yang disampaikan pemimpin Glow Manajemen Artis Tata Liem. Menurutnya fenomena 'artis booking-an' sudah jadi hal biasa seiring dengan tak dianggap tabu lagi prostitusi. 

"Menurut aku itu (artisbooking-an) sah-sah aja, karena balik lagi ke pribadi si artis. Karena hal itu bukan menjadi tabu lagi ya," tuturnya kepada wartawan, Senin (26/3/2012).

Baginya tak hanya pada kalangan artis, kalangan orang biasa pun prostitusi sudah menjadi hal yang 'biasa-biasa saja'. Meski mempunyai pandangan seperti itu, bukan berarti Tata mengizinkan praktik 'prostitusi' di manajemen artis yang dikelolanya.

Tata pun mengaku selalu menolak jika ada 'tawaran' yang datang ke anak-anak asuhnya. "Alhamdulillah kalau di manajemen aku nggak pernah. Kita semua profesional aja," paparnya.

(choe) 

Video Mesum Siswi SMA Jadi Tontonan Pelajar Lain

video mesum pelajar
MERDEKAPOST.COM, GOWA - Video mesum yang diperankan pelajar sebuah SMA negeri di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, beredar luas di kalangan pelajar. Dalam video, tampak siswi SMA dan pasangannya melakukan adegan intim layaknya suami istri.

Video berdurasi 19 menit 10 detik itu diketahui direkam sendiri oleh pelaku dengan setting alam terbuka.

Wakil kepala sekolah, Sabtu (24/3/2012), membenarkan pemeran perempuan itu adalah siswinya yang masih duduk di kelas 10. Namun sejak video tersebut beredar beberapa hari terakhir, dia sudah tidak masuk sekolah lagi.

Sementara salah seorang guru menyebut siswi yang bersangkutan langsung mengundurkan diri.

Hingga kini para guru tak bisa berbuat banyak dengan beredarnya video siswinya di kalangan pelajar. Mereka tak menyangka siswi yang masih duduk di kelas 10 itu nekat berbuat tidak senonoh. Padahal para guru mengenal siswi tersebut pendiam dan pintar di sekolah.

Belum diketahui bagaimana rekaman adegan itu bisa beredar.

(choe)

Kemenkeu Tolak Potong Gaji PNS Demi BBM


MERDEKAPOST.COM, JAKARTA - Usul BP Migas untuk memotong gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) jika Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dinaikkan, mendapat pertentangan dari pihak Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

"Jangan ngomong seenaknya sendiri, sementara dia (BP Migas) tidak dipotong gajinya? Memang gajinya (PNS) tinggi apa, potong gaji seenaknya. Kalau tidak jalan pemerintahan mau tanggung apa. Enak saja potong-potong gaji," tutur Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Bambang Brojonegoro kala ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (26/3/2012).

Menurutnya Bambang, opsi pemotongan gaji tersebut dinilai tidak tepat. Hal ini, dikarenakan subsidi BBM kebanyakan dinikmati oleh kalangan atas. "Yang punya mobil, motor itu siapa? Kan kelas atas, ada yang menengah bawah atau miskin tapi itu kan sedikit sekali. Apa begitu ?" paparnya.

Untuk itu, Bambang mengungkapkan pemotongan yang dilakukan bukan kepada karyawannya, melainkan anggaran dari Kementerian Lembaga (K/L).

"Kalau belanja KL bagian pemerintah ikut kontribusi, tapi yang paling besar adalah subsidinya sendiri. Apa kita tidak mau punya anggaran Rp300 triliun artinya 20 persen dari total hanya untuk subsidi dan yang menerima subsidi bukan untuk orang yang tepat, termasuk listrik bukan orang yang tepat," papar Bambang.

Seperti diberitakan sebelumnya, Direktur Pengendalian Produksi BP Migas Rudi Rubiandini mengatakan kenaikan harga minyak di sisi lain memberikan keuntungan di sektor hulu. Namun, pada dasarnya dengan produksi minyak yang saat ini terus turun Indonesia justru menanggung kerugian besar.

"Jadi kalau harga BBM seperti Premium dan Solar tetap Rp4.500 per liter, dan tidak segera naik, salah satu dampaknya gaji PNS bisa jadi dipotong," ungkap Rudi.

Rudi menjelaskan,lifting minyak Indonesia saat ini sekira 900 MBOPD atau 900 ribu barel per hari (Bph). "Tetapi yang menjadi bagian negara hanya 600 MBOPD, sisanya dibagi-bagi untuk KKKS yang mengebor minyak," kata Rudi.


(choe)

Pembangunan PLTU Jati Belarik Terkendala Sertifikat Lahan

Bupati Sukandar saat memberikan keterangan pers
MERDEKAPOST.COM, TEBO - Hingga saat ini pembangunan PLTU di Desa Jati Belarik, Kecamatan Sumay, belum bisa dilaksanakan. Pasalnya, pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) pusat belum menerbitkan sertifikat lahan. Hal ini diungkapkan Bupati Tebo, H.Sukandar, Selasa lalu.

Kata Bupati, pembangunan PLTU hanya tinggal menunggu penerbitan sertifikat lokasi dari pihak BPN pusat. Pasalnya, lahan yang akan terpakai seluas 20 Ha. dengan luas tersebut, hanya BPN pusat yang bisa mengeluarkan sertifikatnya.

“Sesuai aturan, jika luas lahan 2 Ha sertifikatnya bisa diterbitkan melalui BPN kabupaten. Sedangkan untuk lahan seluas 5 Ha penerbitan sertifikatnya melalui BPN provinsi. Sementara lahan yang kita gunakan untuk pembangunan PLTU seluas 20 Ha, sertifikatnya harus diterbitkan oleh BPN pusat,” terang Sukandar.

Meski demikian, lanjut bupati, dirinya telah meminta kepada pihak PLN Palembang, untuk memantau sejauh mana perkembangan rencana pembangunan PLTU tersebut serta kendalanya. “Saya sudah menugaskan Assisten II untuk terus memantau perkembangan PLTU tersebut, menanyakannya kepada pihak PLN Palembang,” ujarnya.

Ketika ditanya apakah ada persoalan ditingkat masyarakat Tebo khususnya masyarakat Desa Jati Belarik, tentang pembangunan PLTU.  “Sejauh ini tidak ada persoalan. Ganti rugi lahan sudah dilakukan bahkan batas lokasi juga sudah ditentukan. Sekarang hanya terkendala belum terbitnya sertifikat dari pihak BPN pusat,” pungkas bupati. (ald)

TP Mahmud Minta Pilkades Pasir Mayang Batal

MERDEKAPOST.COM, MUARA TEBO – Dugaan adanya kecurangan dilakukan tim Antoni, pada Pilkades Pasar Mayang, Kecamatan VII Koto Ilir, 12 Maret 2012 kemarin, di Balai Desa setempat semakin bergejolak. Pasalnya, Tim Pemenangan (TP) Mahmud sukses, salah satu kandidat yang merasa dirugikan, telah melaporkan bukti-bukti kecurangan kepada ketua panitia penyelenggara.



Kasyan Lubis, Ketua Tim pemenangan Pilkades Mahmud sukses mengatakan, dari bukti-bukti kecurangan yang telah dikumpulkan, dirinya bersama anggota, telah melaporkan hal tersebut kepada ketua panitia. “Laporannya juga kita tembuskan kepada bapak Bupati Tebo, DPRD, Kapolres dan Pengadilan Negeri, serta KPUD, PMPD, Camat VII Koto Ilir dan BPD Pasir Mayang,” ungkap Kasyan minggu lalu.



Dalam laporan tersebut, lanjut Kasyan, pihaknya menuntut tiga hal, diantaranya, meminta kepada ketua panitia penyelenggara membatalkan hasil Pilkades tersebut, melakukan Pilkades ulang serta memproses pengaduan terhadap tim Antoni, sesuai dengan hukun dan perundang-udangan yang berlaku.



“Kita tidak terima atas kecurangan yang dilakukan oleh tim Antoni. Untuk itu, saya membuat laporan atas keerangan mereka dan laporan tersebut sudah saya serahkan lengkap beserta bukti,” tegasnya.



Untuk diketahui, ada 536 jumlah mata pilih yang ada di Desa Pasar Mayang. Dari jumlah tersebut, kandidat Mahmud memperoleh sebanyak 232 suara. Sedangakan sisannya sebanyak 268 diperoleh oleh kandidat Antoni. Dari hasil tersebut, kandidat Antoni unggul dengan selisih suara sebanyak 36 suara.



Sayangnya, dari hasil tersebut tim sukses Mahmud menemukan sekitar 45 orang mata pilih yang bukan warga Desa Pasir Mayang (warga pendatang-red).  “Ke 45 orang tersebut sengaja didatangkan dari Desa Purwoharjo, Kecamatan Rimbo Bujang oleh Kadus Sungai Bekarok dan ketua RT.05 dan RT.06. Saya memiliki bukti-buktinya. Untuk itu, saya minta persoalan ini ditindak sesuai dengan hukummdan undang-undang yang berlaku,” pungkas Kasyan. (ald).

Diduga Ada Kecurangan Pada Pilkades Pasir Mayang

pilkades pasar mayang

MERDEKAPOST.COM, TEBO – Pemilihan Kepala Desa (Kades) Pasir Mayang, Kecamatan VII Koto Ilir, yang digelar 12 Maret 2012 lalu, diduga ada penyimpangan jumlah suara yang dilakukan oleh salah satu kandidat Kades bernama Anton. Hal ini diungkapkan oleh salah satu calon Kades, Mahmud. minggu lalu.

Kata Mahmud, ada dua kandidat yang terdaftar sebagai calon kepala Desa Pasir Mayang, pada pelaksanaan pemilhan kades kemarin, sedangkan jumlah mata pilih yang terdaftar sebanyak 536 orang. Dari 536 orang mata pilih, disinyalir ada sekitar 45 orang mata pilih yang bukan warga Desa Pasir Mayang.

“Ke 45 orang tersebut rata-rata warga Desa Purwoharjo, Kecamatan Rimbo Bujang,” ujar Mahmud.

Dijelaskannya, ke 45 orang tersebut sengaja didata oleh ketua RT.05, RT.06 dan Kepala Dusun (Kadus) Sungai Bekarok, Desa Pasir Mayang. Bahkan undangan untuk pemilihan Kades sengaja langsung diantar oleh Ketua RT dan Kadus ke desa mereka. “Hal ini diakui oleh Ketua RT dan Kadus. Bahkan mereka sudah menyatakannya secara tertulis dan ditanda tangani diatas materai 6.000,” tegasnya.

Terungkapnya tentang 45 orang warga pendatang yang mengikuti pemilihan Kades kemarin, terang Mahmud, berawal dari kecurigaannya saat pelaksanaan pemilihan. Sebab ada rombongan orang mengendarai sepeda motor menuju Dusun Sungai Bekarok. Kecurigaan Mahmud berlanjut pada saat penghitungan suara, secara berurutan kertas suara memilih kandidat yang bernama Anton.
“Jika dianalisa secara logika, para pendatang tersebut menggunakan hak suaranya terakhir pemilihan. Sehingga surat suaranya tertumpuk disebelah atas,” ujarnya lagi.

Dengan kecurigaan tersebut, lanjut Mahmud, dua hari pasca pemilihan dirinya menemui Kadus Sungai Bekarok dan Ketua RT.05 serta Ketua RT.06, untuk meminta data jumlah mata pilih yang terdaftar di wilayah tersebut. “Dari data jumlah mata pilih yang terdaftar di lingkungan tersebut, saya cocokkan dengan data resmi yang ada pada saya. Ternyata ada 45 orang mata pilih yang bukan warga Desa Pasar Mayang. Setelah diselidiki, ternyata mereka rata-rata berasal dari Desa Purwoharjo,” ungkapnya.

Hal ini juga dibenarkan oleh salah satu anggota Badan Perwakilan Desa (BPD) yang sekaligus merupakan ketua panitia pemilihan Kades, Usman M, sewaktu dikonfirmasi. Katanya, setelah dilakukan penelusuran asal usul ke 45 orang warga pendatang yang mengikuti pemilihan, mereka rata-rata berasal dari Rimbo Bujang. Warga ini juga mengaku,  jika mereka bukan warga Desa Pasir Mayang.

“Mereka juga sudah membuat pernyataan jika mereka benar-benar bukan warga Desa Pasar Mayang. Pernyataan itu sudah ditandatangani Kadus serta ketua RT,” ungkapnya.

Dengan kondisi demikian, Mahmud mengaku tidak terima tindakan yang sudah dilakukan oleh Kadus dan Ketua RT.05 serta ketua RT.06, yang telah melibatkan warga pendatang dari desa lain untuk ikut memilih pada saat pemilihan Kades kemarin. Dari tindakan tersebut membuat dirinya kalah sebanyak 36 suara dari Calon lainnya yaitu Anton.

“Dari jumlah suara keseluruhan sebanyak 536 suara, saya hanya memproleh sebanyak 232 suara, sedangkan Anton memperoleh 268 suara. Selisih perolehan suara kami sebanyak 36 suara. Karena diantara 536 suara tersebut diantaranya ada 45 suara adalah berasal dari warga pendatang, saya akan melaporkan hasil ini kepada bupati. Mudah-mudahan pak bupati bisa menyikapi kejadian ini,” pungkas Mahmud. (ald) 

Gara-gara Isi Jerigen, Pasokan BBM SPBU Pal IX Bungo Distop

(Doc. Ilustrasi)
MERDEKAPOST.COMBUNGO - Janji Pertamina untuk memberikan sanksi tegas kepada pihak SBPU yang melayani pembelian BBM dengan jumlah banyak (diluar ketentuan) benar-benar dibuktikan. Akibatnya SPBU Pal IX yang berada di Sungai Mengkuang, kecamatan Rimbo Tengah, kabupaten Bungo dihentikan pasokan BBM-nya selama satu bulan kedepan.


Penghentian pasokan BBM terhadap SPBU tersebut buntut dari pihak SPBU yang melayani pembelian BBM dalam jumlah banyak dengan menggunakan jerigen. Dan ini didapati langsung oleh tim dari Pertamina yang sedang melakukan pantauan terhadap SPBU dalam beberapa hari terakhir ini di Bungo.


Hal ini dibenarkan oleh wakil bupati Bungo, H. Mashuri. “Ya, mulai hari Senin, SPBU itu satu bulan kedepan pasokannya dihentikan oleh Pertamina karena kedapatan melayani pembelian dengan jerigen saat pihak Pertamina melakukan razia,” ujar Mashuri saat diajukan pertanyaan oleh para awak media kemarin (25/03).


Menurutnya, meskipun secara aturan memang keputusan yang diambil oleh pihak pertamina itu sudah benar, namun dirinya selaku kepala daerah mengharapkan adanya peninjauan ulang keputusan tersebut oleh Pertamina mengingat tingginya kebutuhan akan BBM tersebut di kabupaten Bungo saat ini.


“Kalau pasokan disana distop otomatis antrean di tempat lain akan semakin panjang. Tentu ini akan merugikan kita semua, jatah minyak berkurang sehingga akan sulit didapat,” imbuh wabup.


Tidak ingin hal ini benar-benar terjadi sehingga keadaan semakin sulit, wabup telah mengambil langkah untuk melayangkan surat kepada Pertamina untuk minta pengurangan sanksi terhadap SPBU Sungai Mengkuang itu.


“Senin (hari ini, red) kita langsung layangkan surat agar Pertamina memberikan disepensasi. Karena pihak SPBU juga mengakui kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulangi lagi,” paparnya lagi.


Tambahnya, Pertamina memang tidak akan main-main dengan ancaman sanksi sesuai dengan undang-undang. Oleh karena itu kata Mashuri, kejadian seperti ini adalah pembelajaran bagi SPBU-SPBU yang lainnya.


“Kalau masih melanggar lagi tentu konsekuensinya bisa saja berujung pada pencabutan izin” simpulnya. (daf)  

Dikbudpora Tebo Gelar Seminar E- Learning and New Age Technology

Para Pemateri
MERDEKAPOST.COM,  TEBO – Sebagai upaya memacu peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Tebo, Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Tebo mengadakan seminar dengan mendatangkan pemateri dari Jakarta dan Jerman.



Seminar yang Bertemakan “ Implementing E- Learning and New Age Technology For Future Education (Mengimplementasikan E-Learning dan Teknologi New Age Untuk Pendidikan Masa Depan) ini dilaksanakan pada hari Kamis (22/03) lalu bertempat di aula kantor Dinas Dikbudpora Tebo.


Hadir dalam Acara Tersebut, Wakil Bupati Hamdi, S.Sos, seluruh Kepala UPTD Dikbudpora Se-Kabupaten Tebo, para Kepala Sekolah dari SD hingga SMA dan para majelis guru khususnya guru kelas.



Kepala Dinas Dikbudpora Tebo, Drs. Lukman, usai acara mengatakan, seminar tersebut dilaksanakan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Tebo. Sedangkan pemateri langsung didatangkan dari luar yakni konsultan dari Jakarta dan dari Jerman.



Dengan demikian, lanjut Lukman, pihaknya bisa membedakan pola pendidikan yang ada di Kabupaten Tebo dengan pola pendidikan yang ada di Jakarta serta di negara Jerman. Dengan demikian, diharapkan Dikbudpora, Kepala UPTD, Kepala Sekolah, dan khususnya para guru yang mengikuti kegiatan tersebut mampu menyusun langkah dalam meningkat mutu pendidikan di Tebo.



“Setelah ini saya harap seluruh pihak yang terkait bisa berlomba-lomba untuk memajukan pendidikan di Kabupaten Tebo, agar kedepannya pendidikan di Tebo mampu bersaing dengan daerah lain,” harapnya. (joe) 

Ratusan Warga Geruduk Hotel Pembuatan Film Porno di Parung

hotel mesum
Merdekapost.com, Bogor - Ratusan warga Parung menggeruduk hotel mesum tempat pembuatan film porno dan mendesak supaya hotel tersebut ditutup. Hal ini buntut dari terungkapnya pembuatan video porno pada 10 Maret 2012 lalu di tempat tersebut.

"Massa berkumpul di Pondok Pesantren Darulmuttaqin," kata saksi, Fitria, Sabtu (24/3/2012).

Massa berkumpul di pondok Pesantren yang berada di Jalan Raya Parung, Desa Jebon Mekar, Bogor usai salat dzuhur. Massa datang dari berbagai desa di Parung dengan mengedarai sepeda motor dan kendaraan pribadi.

Massa terdiri dari berbagai usia, perempuan dan laki-laki. Seraya meneriakkan kalimat Allahu Akbar, mereka bergerak ke hotel yang ditempuh hanya 10 menit dari pondok.

"Polisi mengawal aksi ini. Ini aksi damai, tertib koq aksinya," tambah Fitria.

Oleh warga sekitar, hotel tersebut memang terkenal untuk tempat esek-esek. Selama ini warga geram tetapi tidak bisa berbuat apa-apa. Setelah kejadian 10 Maret lalu, amarah warga pun akhirnya tidak terbendung.

"Yang aksi memakai pita hijau sebagai tanda. Pondok Darumuttaqin secara institusi tidak ikut aksi itu. tetapi kalau ada yang ikut, maka itu atas nama pribadi," ujar Fitri.

Seperti diketahui, 4 tersangka pembuatan video porno dibekuk pada 10 Maret lalu di sebuah kamar hotel di Parung. Ke empatnya kedapatan tengah syuting adegan syur.

Di dalam kamar terdapat 6 orang. 2 Pemain terdiri 1 perempuan dan 1 laki-laki, 1 perekam kamera dan 1 perekam dengan HP. Sementara 2 orang lagi hanya menonton.


(choe)

"The Raid" Tayang Serentak di Indonesia & Amerika Hari Ini

JAKARTA- Penantian panjang penikmat film The Raidakhirnya terwujud. Film action Indonesia yang mendapat banyak penghargaan itu tayang serentak di bioskop Indonesia dan Amerika mulai hari ini.

Sebelum tayang di bioskop Indonesia, The Raid sudah menggondol sejumlah penghargaan. Diantaranya adalah meraih penghargaan di ajang Midnight Madness Toronto International Film Festival 2011 pada September 2011 lalu.  Kemudian meraih penghargaan di The Cadilac People’s Choice yang berlangsung 8-18 September 2011.

Tak cukup sampai di situ, The Raid lalu dinobatkan sebagai film terbaik di ajang bergengsi Dublin Film Critics, di Dublin, Irlandia. Tak hanya itu saja, The Raid juga mendapatkan standing ovation dari penonton di ajang  Dr. FrightFest di Skotlandia.

Selain di Indonesia, film ini juga akan diputar di New York, Los Angeles, Chicago, San Fransisco, Washington DC, dan ke kota-kota lain di Amerika Serikat dalam minggu kedua penayangannya. Selain itu akan serentak diputar di Australia, Kanada, Prancis, dan Jerman.

Film action yang diproduseri Ario Sugantoro dan disutradari oleh pria asal Wales, Gareth Evans ini adalah film asli Indonesia. Film yang dibintangi Iko Uwais, Ray Sahetapy, Joe Taslim, Donny Alamsyah, dan Yayan Ruhian ini menonjolkan seni bela diri tradisional Indonesia, silat.

Karena sederet prestasi itu, tak heran jika distributor film kelas dunia Sony Pictures Worldwide Acquisition telah mendapat hak pendistribusian film ini di Amerika Serikat. Ini juga akan menjadi sejarah pertama film Indonesia diputar serentak di Hollywood.

Penasaran dengan bagaimana aksi Iko Uwais dan kawan-kawan? Langsung saja datangi bioskop terdekat Anda.

Foto Seksi Saat Hamil ala Selebriti Indonesia

Merdekapost.com, Jakarta - Hamil adalah salah satu momen paling ditunggu oleh kaum perempuan. Banyak selebriti hamil yang sengaja mengabadikan momen tersebut. Bahkan, tak jarang ada yang mengabadikannya dengan pose-pose seksi nan mengoda. 

Tradisi berfoto saat hamil bukanlah hal yang baru. Bagi selebriti Indonesia hal itu mungkin masih dianggap tabu. Namun, belakangan mulai banyak yang melakukannya.

Beberapa selebriti Tanah Air pernah terlihat berpose seksi saat mengandung. Paling anyar adalah pose seksi Sheila Marcia.

Lewat akun Facebook sang suami Kiki Mirano, terlihat beberapa foto Sheila yang kini sedang mengadung 7 bulan berpose seksi. Tak sendiri, sang suami dan anaknya Leticia Charlotte Agraciana Joseph pun ikut berpose bersama.

Beberapa foto memperlihatkan Sheila tampil hanya mengenakan pakaian dalam saja. Bahkan, salah satu pose memperlihatkan bagian dadanya yang terbuka, hanya ditutupi dengan tangan.

Bukan hanya Sheila, aktris dan penyanyi Bunga Citra Lestari (BCL) juga pernah berpose seksi saat tengah mengadung anak pertamanya Noah Sinclair. BCL dalam fotonya itu mengenakan kemeja putih yang hanya menutupi bagian payudaranya.

Aktris Nova Eliza juga pernah berpose seksi dalam keadaan perut buncit karena sedang hamil. Tradisi pamer perut hamil mungkin memang terinspirasi artis-artis Hollywood. Yang paling klasik dilakukan oleh aktris Demi Moore. 

Setelah itu, banyak artis lain yang melakukan hal yang sama, dari Jessica Simpson, Britney Spears hingga Christina Aguelira. 

Setelah Sheila Marcia, siapa lagi?

(choe) 

Foto Porno Tersebar, Ayu Ting Ting Kebanjiran Job

Merdekapost.com, Jakarta - Ayu Ting Ting sempat diterpa isu miring perihal foto-foto syur mirip wajahnya. Isu tersebut ternyata tak meredupkan karier Ayu, justru ia kebanjiranjob setelah beredarnya foto tersebut.

Penyanyi bernama asli Ayu Rosmalina itu seperti tak mau ambil pusing tentang foto-foto tersebut. Ia pun santai menanggapi foto-foto syur miripnya tersebar di dunia maya.

"Cuek aja. Toh, alhamdulillah kerjaanku juga masih lancar sampai sekarang," ujarnya saat ditemui di studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Dukungan dari banyak pihak terutama para penggemar, diakui gadis asal Depok, Jawa Barat itu juga tak pernah surut. Melihat soal kasus foto porno berwajah dirinya, ia hanya berharap tidak ada lagi orang-orang yang jahil dan iseng untuk membuat foto-foto tersebut lebih banyak lagi.
"Udah nggak aku pikirin, ya mudah-mudahan nggak ada orang yang iseng lagi," harap Ayu.


(choe) 

Polteng Goyang Bareng Jupe, Anggota DPR: Silakan Tapi Lepas Baju Polisi

Merdekapost.com, Jakarta, Aksi panggung goyang hot Julia Perez alias Jupe bersama polisi ganteng (Polteng) Saeful Bachrie menuai kecaman. Saeful boleh berjoget, tapi harus melepaskan baju polisinya terlebih dahulu.

"Silahkan Saeful menikmati kebahagiaan goyang dengan Jupe, tapi lepaskan dulu baju polisimu," ujar anggota Komisi III DPR Achmad Basarah di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (22/3/2012).

Menurut Basarah, Jupe dan Saeful Bachrie sama sama berhak untuk menikmati kebahagiaan. Termasuk untuk bergoyang dan berpelukan diatas panggung.

"Namun, kebebasan mereka untuk mengekspresikan kebahagiaannya tersebut dibatasi oleh etika dan norma masyarakat kita," imbuh Wasekjen PDIP ini.

Basarah mengatakan goyangan Saeful yang memeluk erotis Jupe dengan menggunakan seragam Polri jelas mengganggu kewibawaan Polri sebagai institusi negara. Apalagi saat ini Polri sedang menghadapi tugas berat menghadapi aksi-aksi demo masyarakat akibat pemerintah akan menaikan BBM.

"Perlu ada tindakan yang tegas dari pimpinan Polri terhadap ulah Saeful Bachrie," tuturnya.

"KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) juga harus menegur Jupe dan Stasiun TV yang menyiarkan acara tersebut," tutupnya.

(choe)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs