Ahmadi di TPS 1 Sungai Liuk, Antos di TPS 2 Pondok Tinggi

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST - Masyarakat kota sungai penuh hari ini menentukan pilihannya, Pemilihan walikota dan wakil walikota sungai penuh. 

Ditemui awak media di kediamannya, Calon Walikota Sungai Penuh nomor urut 1 Ahmadi Zubir, tampak santai meskipun waktu pencoblosan tinggal menghitung jam.

Ahmadi menyebutkan bahwa dirinya dan keluarga menggunakan hak pilihnya di TPS 1 Sungai Liuk. 

Ketika ditanya harapannya, Dengan tenang, Ahmadi menegaskan ikhtiar dan perjuangan panjang mulai dari sosialisasi, mencari partai pengusung, kampanye, debat kandidat telah dilakukan.

"Sudah kita maksimalkan sesuai dengan kemampuan yang kita miliki," kata Ahmadi, rabu (09/12).

Ahmadi Zubir juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat kota Sungai Penuh, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Alim ulama seluruh tim dan simpatisan AZAS yang telah mencurahkan tenaga dan pikiran untuk memenangkan pasangan AZAS.

Sementara itu, Cawawako Alvia Santoni dikabarkan menggunakan hak pilihnya di TPS 2 Pondok Tinggi.

Dirinya juga terlihat tenang dan menjelang penggunaan hak pilihnya, Antos yang dikenal ramah dan murah senyum ini seperti biasanya menyapa awak media ini dan berkomentar penuh semangat.

"Saya dan keluarga mencoblos di TPS 2 Pondok Tinggi". Ujarnya.

ketika ditanya harapannya dihari penentuan ini, Antos menjawab santai, "usaha Kita selama ini sudah maksimal, kepada seluruh tim dan simpatisan, saya pribadi mengucapkan terima kasih atas dedikasinya selama ini, berjuang tanpa kenal lelah. 

"Semoga Allah mengijabah do'a dan harapan kita semua, perubahan kota yang kita cintai ini supaya lebih baik lagi, Sungai Penuh yang maju dan berkeadilan". Ujarnya.

"kepada seluruh tim simpatisan mari kita jaga dan kawal demokrasi ini dengan baik, tetap santun, jaga kesehatan dengan mengutamakan protokol kesehatan dan paling utama jaga persatuan dan kesatuan". pungkasnya. (adz)

Related Posts

0 Comments:

Posting Komentar

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Sejarah Kerinci | Peta Situs