Pemuda dan Masyarakat Sungai Liuk Gelar Patroli Tolak Politik Uang, Siap Wujudkan Pilkada Aman dan Damai

Ilustrasi Tolak Politik Uang

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM - Keseriusan masyarakat 4 Desa Sungai Liuk menolak keras politik uang patut diacungi jempol.

Hal ini dikarenakan masyarakat sudah menyadari bahwa jika menginginkan pemimpin Kota Sungai Penuh yang benar, maka harus dimulai dari pemilih yang amanah dan tidak menjadikan uang sebagai tolak ukur dalam berdemokrasi.

Selain itu, menurut tokoh masyarakat setempat Zaimis Gusli, sehubungan Pilwako kali ini ada anak jantan Putra terbaik dari Tanah Baserau tanah baimbeo yang maju, maka dirinya berharap masyarakat bisa memberikan contoh dan citra demokrasi yang baik, pilkada yang aman, damai dan bermartabat. 

Sebagaimana disebutkan oleh Zaimis Gusli, "Fakta dilapangan, yang terjadi hari ini, masyarakat ramai-ramai mensosialisasikan bahayanya politik uang (money politik), para pemuda dan pemudi telah melaksanakan gerakan yaitu Gerakan Tolak Politik Uang di Pilwako Sungai Penuh ini, karena kami tokoh masyarakat, tokoh adat, alim ulama bersama para pemuda telah sepakat untuk mendukung penuh demokrasi yang bersih tanpa money politik pada Pilwako kali ini". Ujar Zaimis. 

"Hal ini tujuannya adalah agar kita nantinya setelah 9 Desember betul-betul mendapatkan pemimpin yang benar-benar ingin membangun kota sungaipenuh, tidak korupsi dan serius memperhatikan rakyatnya nanti".

Dijelaskan Zaimis, Para pemuda siang harinya berkeliling, malamnya berjaga-jaga dan patroli keliling desa untuk mencegah terjadinya politik uang 'uang siram' menjelang Pilwako 9 Desember ini, dan bukan hanya pemuda saja, malah emak-emak juga ikut bersosialisasi kepada masyarakat luas akan bahayanya politik uang".

Kemudian, Dijelaskannya lagi, pemuda di desa kami stand by melaksanakan ronda di simpang Sungai Liuk, yang kami jaga adalah orang yang tidak dikenal yang berusaha masuk kedesa kami, itu yang akan kami proses. "Kalau kedapatan bermaksud membagi-bagikan uang, maka akan kami tangkap dan laporkan ke pihak berwajib dan bawaslu"

"barisan para pemuda cerdas dan Merdeka yang melakukan patroli itu adalah putra-putri sungai liuk dibawah ajun arah orang adat tanah baserau tanah baimbeo, mereka tidak akan membuat keributan di desanya sendiri, mereka akan menjaga situasi dan kondisi yang aman, damai dan bebas money politik". tegas pensiunan polisi ini.

"mereka akan menjaga situasi agar tetap aman dan damai terutama pada hari-H pelaksanakaan Pilwako 9 Desember nanti". ujar Zaimis.

Para pemuda pemudi 4 desa sungai liuk berkeliling mengakampanyekan menolak politik uang. (adz)

Kemudian, terkait desas-desus adanya pihak-pihak yang akan melegalkan politik uang pada Pilwako kali ini, kami bersama Para pemuda telah sepakat, bahwa siapapun yang dicurigai atau orang yang tidak dikenal masuk ke Sungai liuk baik siang maupun malam, akan kami proses dan akan kami ikuti apa tujuannya masuk ke desa kami, jika tujuannya baik, maka silahkan saja". 

"jangan sekali-kali mau melaksanakan politik uang atau bagi-bagi uang siram". Tegas Zaimis.

Harapan kami, kepada tim atau simpatisan kedua Paslon Walikota dan Wakil Walikota Sungai penuh kami harapkan untuk tidak terpancing dengan hal-hal kecil atau memanas-manaskan suasana, terutama menjelang tanggal 9 desember ini. 

"Jangan sampai ada upaya adu domba ditengah-tengah masyarakat, masalah kecil dibesar-besarkan supaya suasana memanas". Ujar Zaimis lagi.

Dan untuk dimaklumi, bahwa di Sungai Liuk ini ada Calon yang maju yaitu anak jantan Depati awal depati janggut yaitu Pak Ahmadi Zubir, jadi, harapan kami, mohon dimaklumilah, sebagai anak jantan kami Sungai Liuk, beliau berpesan kepada kami agar selalu mengutamakan politik yang santun dan cerdas, Pilwako harus berlangsung aman, damai dan sehat". Pungkas Zaimis. (adz)

Related Posts

0 Comments:

Posting Komentar

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Sejarah Kerinci | Peta Situs