Terseret Arus Sungai Batang Asai, Setelah 2 Hari Dicari Kakek Bawi Ditemukan Meninggal

Tim SAR bersama warga mengevakuasi jenazah Bawi (66), Minggu (1/11/2026). Lansia itu dilaporkan hanyut di Sungai Batang Asai Sarolangun pada Jum'at (30/10) lalu. (Ist)

MERDEKAPOST.COM | SAROLANGUN – Setelah dua hari pencarian, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Bawi (66), lansia yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Batang Asai, Kabupaten Sarolangun.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 09.10 WIB.

Bawi merupakan warga RT 07 Desa Pulau Salak Baru, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun.

Kepala Pos SAR Bungo, M Andri, mengatakan korban ditemukan sekitar tiga kilometer dari lokasi awal kejadian ke arah hilir sungai.

"Alhamdulilah, pada hari Minggu pagi ini sekitar pukul 09.10 WIB korban Bawi berhasil ditemukan oleh Tim Gabungan.

"Korban ditemukan dari TKP tenggelam itu berjarak kurang lebih 3 kilometer ke arah hilir sungai," tutur M Andri.

Setelah ditemukan, jasad korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan.

Kronologi Kejadian

Sebelumnya, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (30/10/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.

Saat itu, korban hendak menyeberangi Sungai Batang Asai menggunakan perahu di Desa Pulau Salak Baru.

Namun, ketika berada di tengah perjalanan, air sungai tiba-tiba meluap deras.

Arus yang kuat kemudian menyeret perahu yang dinaiki korban hingga Bawi tenggelam.

Tim SAR gabungan mulai melakukan pencarian pada Sabtu (31/10/2026) pagi.

Pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran sungai ke arah hilir hingga sejauh enam kilometer.

Petugas juga melakukan manuver di sejumlah titik lubuk sungai yang dicurigai menjadi lokasi korban tersangkut.

Pencarian Hari Kedua

Pada hari kedua, Minggu (1/11/2026), pencarian kembali dilanjutkan dengan menyisir sejumlah titik di sepanjang aliran Sungai Batang Asai hingga akhirnya korban ditemukan.

Operasi pencarian melibatkan SAR Bungo, BPBD Sarolangun, personel Polsek Batang Asai, Bhabinkamtibmas, Babinsa, SAR MTA, serta masyarakat setempat.

Pihak keluarga korban bersama warga Desa Pulau Salak Baru menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim gabungan yang telah membantu proses pencarian hingga Bawi ditemukan.

M Andri juga mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar aliran Sungai Batang Asai agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat musim hujan mulai berlangsung.

Ia mengingatkan, hujan di wilayah hulu dapat menyebabkan volume air sungai meningkat dan meluap secara tiba-tiba di bagian hilir.(adz)

Related Postss

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs