Jelang Jum'at, Kebakaran Terjadi di Padang Jantung, Hanguskan Beberapa Rumah Deret

Warga Panik: Menjelang waktu Jum'at, Kebakaran Terjadi di Padang Jantung, Hanguskan Beberapa Rumah Deret.(doc.istimewa)

KERINCI, MERDEKAPOST - Kebakaran hebat terjadi di perbatasan antara Padang Jantung dengan Siulak Kecil Mudik kecamatan siulak kabupaten Kerinci, Jum'at (29/08) sekira pukul 11.00 WIB atau menjelang waktu Jum'at.

Informasi sementara, kobaran api yang sangat besar menghanguskan beberapa rumah deret yang berada disepanjang jalan

Sedikitnya ada 3 buah rumah yang terdampak, satu rumah dikabarkan habis dilalap sijago merah, satu rumah lagi terbakar setengah bangunan dan satu rumah lagi hanya terbakar sebagian kecil namun tetap menimbulkan kerugian bagi pemiliknya.

Warga yang panik berhamburan keluar rumah dan berusaha bersama-sama untuk memadamkan kobaran api menunggu Petugas Damkar Tiba

Beberapa saat kemudian, Petugas Damkar bersama 4 unit mobil Damkar tiba dilokasi, namun warga dan petugas Nampak kesulitan memadamkan api karena kobaran api yang semakin besar dan meruntuhkan atap rumah sehingga kayu-kayu yang sudah terbakar menimpa isi rumah dan dengan dengan mudah ikut terbakar.

Ropem, warga sekitar menyebutkan bahwa kobaran api begitu cepat membesar

"Warga panik, kobaran api begitu cepat membesar". Katanya

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui penyebab pasti kebakaran dan berapa kerugian yang ditimbulkan. Petugas masih melakukan pendataan.(adz)

Kapolri ke RSCM, Peluk Keluarga Ojol yang Tewas Dilindas Rantis, Pastikan 7 Pelaku Pelindas Diamankan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bertemu keluarga driver ojol yang tertabrak mobil rantis polisi di RSCM, Jakarta, Jumat (29/8/2025).

MERDEKAPOST, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendatangi RSCM dan menemui keluarga driver ojol yang tewas dilindas mobil rantis polisi saat demo ricuh di Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8) malam. 

Dalam video yang diterima wartawan, tampak Kapolri langsung menemui keluarga korban di salah satu ruangan di RS. Ia tiba sekitar pukul 00.30 WIB. Ia langsung memeluk keluarga korban. 

Sigit juga tampak berbincang dengan keluarga korban. Tampak hadir Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri dan Kadiv Propam Irjen Abdul Karim. 

BACA JUGA:

Driver Ojol yang Dilindas Mobil Brimob Ahhirnya Meninggal Dunia

Kapolri sendiri telah menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut.

"Kami menyesali peristiwa tersebut, dan mohon maaf sedalam-dalamnya," kata Sigit saat dihubungi kumparan.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bertemu keluarga driver ojol yang tertabrak mobil rantis polisi di RSCM, Jakarta, Jumat (29/8/2025). Foto: Dok. Istimewa

7 Pelaku Pelindas Ditahan

Dalam insiden ini ada tujuh polisi yang sudah diperiksa. Ketujuh orang tersebut adalah Kompol CB, Aipda M, Bripka R, Briptu G, Bripda M, Bharaka Y, dan Bharaka G. Mereka berada dalam satu kendaraan rantis yang sama di insiden ini. 

7 Pelaku yang Tabrak dan Lindas Pengemudi Ojol Diperiksa di Mako Brimob Kwitang

Polisi memastikan pengemudi ojol yang ditabrak dan dilindas rantis meninggal dunia. Kadiv Propam Irjen Pol Abdul Karim mengungkapkan pihaknya telah mengamankan 7 anggota Brimob dalam kasus ini.

"Jadi pelaku sudah diamankan, pelaku 7 orang dan kita lakukan pemeriksaan gabungan dari Div Propam Mabes Polri dan Propam Brimob Polri karena ini menyangkut anggota Brimob. Sedangkan pemeriksaannya saat ini di Kwitang, karena anggota tersebut kesatuannya adalah satuan Brimob Polda Metro Jaya," kata Karim dalam konferensi pers di RSCM, Jakarta, Jumat (29/8). 

Mobil rantis yang menabrak dan melindas pengemudi ojol juga telah diamankan di Markas Brimob di Kwitang. Karim memastikan pemeriksaan 7 pelaku akan berjalan cepat dan transparan.

"Dan melibatkan pihak eksternal. Tadi kami juga sudah koordinasi dengan pihak Kompolnas untuk bisa melibatkan, untuk melakukan pengawasan dalam rangka proses pemeriksaan tersebut, sehingga kita akan mencoba untuk melakukan pemeriksaan yang transparan," ujarnya. 

Karim melanjutkan, 7 pelaku diketahui berada di dalam kendaraan saat peristiwa terjadi. Meski demikian, belum diketahui siapa di antara pelaku yang saat itu menyetir kendaraan rantis.

"Masih kita dalami. Siapa yang menyetir itu masih kita dalami, kita belum bisa tahu pasti siapa yang (menyetir). Yang jelas 7 orangnya ada dalam satu kendaraan. Kita dalami perannya bagaimana ini masih dalam rangka pemeriksaan. Nanti akan kita update-kan berikutnya," pungkasnya.

Berikut identitas 7 pelaku:

Kompol CG

Aipda M

Bripka D

Briptu D

Bripda M

Baraka Y

Baraka G

(adz / Merdekapost)

Driver Ojol yang Dilindas Mobil Brimob Ahhirnya Meninggal Dunia

Jakarta - Driver Ojek Online alias ojol yang terlindas mobil Brim0b Polri di Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, dikabakan meninggal dunia.

 Innalilahi wainna ilaihi rojiun turut berduka cita.

Peristiwa bermula ketika satu unit kendaraan rantis Brimob melaju kencang untuk menghalau dan memecah konsentrasi massa yang sedang erunjuk rasa di Pejompongan.

Semoga diberikan keikhlasan dan ketabahan bagi keluarga yang ditinggal..Dan secepatnya mendapatkan keadilan...

 Alfatihah driver Ojek Online Afan Kurniawan semoga Husnul khotimah Aamiin. Tulis netizen. (adz)

Ramai Video Pengendara Ojol Tertabrak Mobil Rantis Polisi di Pejompongan

JAKARTA - Sebuah video di jagat maya beredar pria berpakaian ojol yang belum diketahui identitasnya tertabrak dan terlindas oleh kendaraan taktis (rantis) di Penjernihan, Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8).

Salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, Didin Indrianto, melihat langsung ketika korban tertabrak oleh kendaraan rantis itu.

"Pas kejadian ada di lokasi. (kejadian) sebelum lampu merah penyebrangan," kata dia saat ditemui di lokasi.

Didin menduga korban sempat panik kemudian terjatuh saat kericuhan terjadi akibat demo. Lalu, mobil rantis langsung menabrak korban kemudian melindasnya.

"Mungkin dia syok, panik juga, jadi jatuh, mungkin polisi yang di dalam mobil nggak tahy atau gimana," ucap dia.

Menurut Didin, warga sempat mengingatkan polisi itu bahwa ada pengendara ojol yang tertabrak.

Korban langsung dibawa ke RSCM untuk mendapatkan perawatan. Belum diketahui kondisi terkini dari korban.

"Sempet ngeliat saya sampe merinding, gak bisa bergerak itu orang langsung di bawa ke atas motor, dibawa ke RSCM," ujar dia.

Sementara, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengaku bakal mengecek kabar tersebut.

"Bentar, bentar, lagi dicek lagi dicek," ujar dia.

Sementara itu Mensesneg Prasteyo Hadi merespons soal peristiwa itu juga.

“Dari tadi kami terus menerus melakukan koordinasi dan kami secara khusus meminta kepada aparat kepolisian untuk tetap sabar dan melakukan tindakan pengamanan dengan penuh kehati-kehatian, termsuk kami meminta atensi khusus terhadap kejadian tersebut di atas,” ujar dia.(adz)


Baru Lulus PNS di Banda Aceh, Afdal Pemuda Asal Kota Sungai Penuh Ditemukan Meninggal dikamar Kosnya

Jenazah Muhammad Afdal pemuda asal Sungai Penuh Jambi yang ditemukan meninggal di kamar kos di kawasan Gampong Ie Masen Kayee Adang, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Minggu (10/8/2025). (Doc.Ist/Google)

SUNGAI PENUH, MP – Suasana duka menyelimuti Desa Koto Tinggi Kecamatan Sungai Bungkal Kota Sungai Penuh. Muhammad Afdal (25), pemuda asal desa ini yang baru saja meraih impian menjadi Pegawai Negeri Sipil di Kantor BPKP Banda Aceh, ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Gampong Ie Masen Kayee Adang, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Minggu (10/8/2025) malam.

Kapolsek Syiah Kuala, Iptu Cut Laila Surya, mewakili Kapolresta Banda Aceh Kombes Joko Heri Purwono, membenarkan penemuan jasad tersebut.

Baca Juga:

Ibunda Prada Lucky Berlutut di Hadapan Pangdam: ‘Tolong, Tegakkan Keadilan untuk Anak Saya!’

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh Teuku Raja Andika, pemilik kos, setelah mendapat laporan dari penghuni kos lainnya yang curiga karena korban tak kunjung keluar kamar.

“Benar, korban warga Jambi. Berdasarkan identitasnya, ia berasal dari Desa Koto Tinggi dan baru lulus PNS di Kantor BPKP,” ujar Cut Laila, Senin (11/8/2025).

Kecurigaan muncul sekitar pukul 18.15 WIB ketika beberapa penghuni kos mengetuk pintu kamar Afdal, namun tak ada jawaban.

Pemilik kos yang sedang berada di luar, meminta mereka menunggu. Setibanya di lokasi, pintu tak bisa dibuka karena terkunci dari dalam.

Baca Juga:

Timdu Bersama Polda Jambi Gelar Rakor Penanganan Konflik Sosial di Kerinci

Menggunakan tangga, saksi memanjat dan masuk melalui ventilasi pintu. Pintu berhasil dibuka dari dalam, namun pemandangan mengejutkan menanti Afdal ditemukan terbaring tak bernyawa, tubuhnya sudah dingin. Temuan ini segera dilaporkan ke kepala dusun dan Bhabinkamtibmas setempat.

Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara, lalu sekitar pukul 23.50 WIB, jenazah dievakuasi ke RSU Zainoel Abidin untuk pemeriksaan. Hasil visum luar memastikan tak ada tanda kekerasan di tubuh korban.

Berita Lainnya:

Sadis! M Ridho di Temukan Tewas dengan 16 Luka Tusuk dan 2 Luka Tembak di Kepala

“Keluarga menyebut korban tidak memiliki riwayat penyakit. Jenazah akan dipulangkan ke rumah duka melalui jalur udara,” pungkas Cut Laila.

Kabar kepergian mendadak Muhammad Afdal ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan rekan kerja yang baru akan memulai perjalanan panjangnya sebagai abdi negara. (*)

Ibunda Prada Lucky Berlutut di Hadapan Pangdam: ‘Tolong, Tegakkan Keadilan untuk Anak Saya!’

Ibunda Prada Lucky Berlutut di Hadapan Pangdam Udayana: "Tolong, Tegakkan Keadilan untuk Anak Saya!" pintanya. (ist)

Kupang, Merdekapost — Suasana duka menyelimuti rumah keluarga Prada Lucky Chepril Saputra Namo di Asrama TNI AD, Kelurahan Kuanino, Kota Kupang, Senin (11/8/2025). Isak tangis pecah saat Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, datang melayat. Momen haru terjadi ketika ibunda korban, Sepriana Paulina Mirpey, berlutut sambil menangis di hadapan Pangdam, memohon agar keadilan ditegakkan atas kematian anak sulungnya.

Baca Juga: Kadispenad TNI AD Pastikan Perwira yang Terlibat Kasus Kematian Prada Lucky adalah Komandan Peletonnya

“Jangan ada fitnah, anak saya baik. Dia tulang punggung keluarga, adik-adiknya masih kecil. Saya minta keadilan,” ucap Sepriana di sela tangisnya.

Ayah korban, Serma Christian Namo, juga menegaskan akan menuntut pertanggungjawaban penuh dari pihak yang terlibat. “Saya minta pertanggungjawaban. Nyawa saya taruhannya demi anak saya,” ujarnya.

Berita Lainnya: Resmi 4 Senior Prada Lucky Dijebloskan Penjara, Rupanya Dipukul Berhari-hari, 16 Lainnya Masih Diperiksa

Mayjen TNI Piek Budyakto menyampaikan penyesalan mendalam dan memastikan kasus ini akan diusut tuntas. Ia menyebut pimpinan TNI, termasuk Panglima dan Menteri Pertahanan, telah memberi perintah tegas agar proses hukum dijalankan tanpa pandang bulu.

Hingga kini, 20 prajurit TNI AD dari Batalyon TP 834/Wakanga Mere, Nagekeo, telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka sudah ditahan oleh Polisi Militer di Kupang, termasuk seorang perwira. Proses pemeriksaan lanjutan dan rekonstruksi dijadwalkan segera dilakukan.

Kasus kematian Prada Lucky ini memicu gelombang empati dan perhatian publik, mengingat dugaan adanya kekerasan fisik yang dialami korban sebelum meninggal. Pihak keluarga berharap keadilan benar-benar ditegakkan, bukan sekadar janji.(*)

ADZ/Sumber : Detik.com

Bupati Monadi Terharu dan Iba dengar Cerita Korban TKW Kerinci yang Dianiaya di Malaysia

Bupati Monadi saat berdialog dan mendengarkan Cerita salah seorang TKW Kerinci yang menjadi korban dianiaya oleh majikan di Malaysia, TKW tersebut beralamat di Desa Koto Lebuh Tinggi, Kecamatan Siulak, Selasa (12/8/2025).(Doc.ist)

KERINCI, MP – Bupati Kerinci, Monadi, mengunjungi kediaman Dahlia Purnama Sari, salah seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Desa Koto Lebuh Tinggi, Kecamatan Siulak, yang baru dipulangkan dari Malaysia, Selasa (12/8/2025).

Dalam kunjungan itu, Bupati Monadi didampingi Kepala Dinas Sosial Juanda Sasmita, Kabid Depnaker Suhaidir, serta Koordinator P4MI Jambi, Deliyus Eka.

Baca Juga:

Timdu Bersama Polda Jambi Gelar Rakor Penanganan Konflik Sosial di Kerinci

Ia menyerahkan bantuan sekaligus menyempatkan diri berbincang langsung dengan perempuan yang akrab disapa Ida tersebut untuk mendengar kisahnya selama bekerja di negeri jiran.

Dengan suara terbata-bata, Ida menceritakan pengalaman pahitnya: hanya mendapat waktu istirahat dua jam per hari, menghadapi tekanan berat dari majikan, hingga dugaan pemukulan yang meninggalkan trauma mendalam.

Mendengar kisah itu, air mata Bupati Monadi sempat menetes. Ia mencoba mencairkan suasana dengan candaan agar Ida tidak terus larut dalam kenangan kelam. Bahkan, di hadapan keluarga Ida, Bupati sempat menawarkan pisang kepadanya dan memakan bersama, membagi dua pisang yang kedua kalinya ia ambil.

Baca Juga:

Bupati dan Sekda Kerinci Hadiri Kenduri Sko dan Resmikan Rumah Tanfidz Al Ikhlas Kemantan Kebalai

Bupati Monadi menilai kondisi yang dialami Ida terjadi karena beban pikiran berat dan tidak adanya tempat mencurahkan isi hati selama berada di bawah tekanan kerja.

Kepada awak media, ia mengimbau masyarakat Kerinci yang ingin mencari nafkah di luar negeri untuk berhati-hati memilih majikan dan memastikan keberangkatan dilakukan secara legal.

Pilihan Redaksi:

Full Support, Bupati Monadi Lepas Tim Soeratin Kerinci Berlaga di Tingkat Provinsi

"Meski keberangkatan Dahlia ini ilegal, sebagai pemimpin saya tetap peduli terhadap warga saya," ujarnya.

Sementara itu, Koordinator P4MI Jambi, Deliyus Eka Saputra, SH, menjelaskan bahwa Kementerian Pekerja Migran Indonesia telah menyurati KBRI di Malaysia untuk memanggil agen terkait, guna menindaklanjuti dugaan penyiksaan terhadap TKW asal Kerinci tersebut.(adz | mpc)

Mobil Pick Up Masuk Jurang di KM 38 Jalan Sungai Penuh -Tapan, Dua Orang Meninggal

KECELAKAAN TUNGGAL: Rabu (30/07) Sekitar Pukul 03:30 WIB Telah terjadi laka lantas tunggal Mobil Suzuki Carry Pik Up Warna Hitam Tanpa Nopol yang Bermuatan Kelapa melaju dari Tapan Hendak menuju Sungai Penuh. Kecelakaan terjadi di km 38. (ist)

Merdekapost.com – Kecelakaan Lalu lintas kembali terjadi di jalan Nasional Sungaipenuh-Tapan, kali ini Satu unit Suzuki Carry Pik Up Warna Hitam Tanpa Nopol terjun dalam Jurang, pada Rabu dini hari (30/07/2025).

Informasi yang di peroleh kecelakaan lalu lintas ini terjadi di KM 38 Sungai Penuh-Tapan, sekira pukul 03.30 WIB, dalam kejadian ini Dua orang meninggal dunia.

Kapolres Kerinci melalui Kasat Lantas, IPTU Into Sujarwo, membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan setelah mendapatkan informasi petugas langsung menuju ke TKP.

Baca Juga: Polres Kerinci dan Tim Gabungan Sidak Beras Oplosan

“Ya, korban ada tiga, sopir Nando (29), penumpang Alan (45) dan Yora (29) warga Nagarai Sumedang Kec. Ranah Pesisir, Kab. Pesisir Selatan,”ujarnya.

Dia menyebut kejadian kecelakaannya merupakan kecelakaan laka tunggal, Dua orang meninggal dunia dan Satu orang mengalami luka. “Kejadian pada sekira pukul 03.30 WIB dini hari,”sebutnya.

Kronologi kecelakaan

Dia menyebutkan Kronologis kejadian, Pada hari Rabu tanggal 30 Juli 2025 Sekitar Pukul 03:30 WIB Telah terjadi laka lantas tunggal ,bermula dari Mobil Suzuki Carry Pik Up Warna Hitam Tanpa Nopol yang Bermuatan Kelapa yang di kemudikan oleh a.n. NANDO dan di tumpangi oleh a.n. ALAN dan a.n. YORA melaju dari Tapan Hendak menuju Sungai Penuh dengan kecepatan Sedang.

Namun naas, saat tiba di Jalan Lintas Sungai Penuh – Tapan Tepatnya Di Km 38 Kendaraan berpapasan dengan kendaraan lain karena bahu jalan amblas sehingga ban depan Kendaraan R4 Suzuki Carry terperosok yang menyebabkan kendaraan tersebut masuk ke dalam jurang sedalam lebih kurang 25 Meter.

Baca Juga: Hendak Kabur, Pelaku Persetubuhan Anak Dibawah Umur Berhasil Ditangkap Polisi

Akibat dari kecelakaan tersebut pengemudi a.n NANDO Meninggal Dunia dan penumpang a.n. ALAN Meninggal Dunia sedangkan penumpang a.n YORA mengalami luka di bagian Tangan kemudian Jenazah Dibawa ke rumah Duka di Ranah Pesisir Kab. Pesisir Selatan, Dan Penumpang a.n YORA dibawa ke Rumah Sakit Tapan.

Setelah kejadian, Anggota Sat Lantas Polres Kerinci, langsung melakukan evakuasi dan olah TKP. 

“Pengendara R 4 jenis Suzuki Carry Pik Up Warna Hitam Tanpa Nopol tidak memiliki sim A. Kerugian material Rp 20.000.000,”tandasnya. (Mka)

Kebakaran Hebat di Pasar Senen, Bupati Monadi Tinjau langsung Lokasi

Cepat Tanggap, Bupati Monadi Tinjau langsung Lokasi Kebakaran Di pasar Senen.(ist)

Kerinci, MP – Sebuah rumah milik pak Surya di pasar Senen Kecamatan Siulak hangus di lalap si jago merah pada Jum’at (11/07/2025). beruntung masyarakat setempat cepat datang kelokasi dengan menggunakan peralatan seadanya masyarakat membantu memadamkan api.

“Di tengah terjadinya kobaran api yang semakin membesar Bupati Kerinci Monadi datang ke lokasi, beliau langsung menghubungi dan memerintahkan pemadam kebakaran untuk menerjunkan beberapa unit mobil Damkar,

tak lama berselang waktu datanglah 3 unit mobil pemadam yang di bantu oleh masyarakat Dari berbagai desa sekitar hingga api dapat di padamkan dengan cepat dan tidak menyala kerumah di sekitar lokasi.

Menurut keterangan warga setempat kebakaran terjadi sekitar pukul 14:40, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian materi dan penyebab kebakaran belum di ketahui hingga berita ini di turunkan.(*)

Kecelakaan di Tol Pemalang, Anggota DPR RI FPKB Alamuddin Dimyati Rois Meninggal Dunia

Jakarta - Setelah menjalani perawatan di rumah sakit, Alamuddin Dimyati Rois Anggota DPR RI meninggal dunia, akibat kecelakaan di Tol Pemalang, Jawa Tengah pada Selasa 6 Mei 2025

“Betul (Alamuddin Dimyati Rois meninggal dunia) semoga almarhum husnul khotimah, Al-Fatihah,” ujar Ketua DPP PKB Syaiful Huda saat dikonfirmasi, Selasa (6/5/2025).

Kabar meninggalnya Alamuddin ini disampaikan di Instagram DPW PKB Jawa Tengah (Jateng). Alamuddin meninggal dunia hari ini.

Alamuddin juga menjadi Sekretaris Dewan Syura DPW PKB Jawa Tengah dan pengasuh PP Al-Fadllu wal Fadillah Kaliwungu, Kendal,Selain anggota DPR RI Fraksi PKB,

“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, keluarha besar PKB Jawa Tengah turut berduka cita atas wafatnya KH Alamuddin Dimyati Rois, wafat: 6 Mei 2025. Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT dan diampuni segala dosanya. Amin,” tulis DPW PKB Jateng di Instagramnya.

Unggahan DPW PKB Jateng ini diunggah ulang oleh Instagram DPP PKB.

KH DR Alamudin Dimyati Rois

Menurut Kasat Lantas Polres Pemalang AKP Arief Wiranto, Jumat (2/5).Diketahui, mobil Innova anggota DPR RI, Alamudin Dimyati Rois (45) Rois, mengalami kecelakaan di Tol Pemalang. Dua orang tewas dan dua orang terluka dalam kecelakaan itu

“Dua orang meninggal, dua luka-luka. Salah satu identitas (korban luka), terkonfirmasi anggota DPR RI. Saat ini sedang dalam penanganan dan pengawasan dokter di Rumah Sakit Budi Rahayu,” kata Kasat Lantas Polres Pemalang AKP Arief Wiranto, Jumat (2/5).

“Untuk korban meninggal merupakan asisten anggota DPR RI. Cedera bagian kepala,” jelasnya.

Kejadian ini terjadi di Tol Pemalang pada Jumat (2/5) dini hari. Mobil Toyota Innova rombongan Alamudin menabrak truk di KM 315 +900 jalur A, masuk Desa Karangasem, Kecamatan Petarukan, Pemalang.

Menurut AKP Arief , diduga, sopir kurang konsentrasi saat berusaha menyalip yang mengakibatkan Innova menabrak belakang truk Sehingga terjadi Insiden. Innova berpelat H 1980 CM yang berisi rombongan Dimyati Rois diketahui melaju dari arah barat ke timur di jalur A. Melaju searah di depannya adalah truk Fuso dengan nomor K 1344 K.(***)

Sumber: detikNews

Terungkap, Mayat yang ditemukan di Pulau Tengah adalah Warga Sumur Anyir Kota Sungai Penuh

Merdekapost, Kerinci – Sempat di kabarkan hilang pada Rabu 18/9/2024, Ilham (24th) seorang warga desa sumur anyir kota sungai penuh, ditemukan warga dalam keadaan sudah tidak bernyawa di pinggiran danau Kerinci Desa Dusun baru, Pulau Tengah.

Adapun Kronologis kejadiannya, Pada hari Rabu tanggal 25 September 2024, Sekitar jam 13.00 wib seorang saksi ayah ma’eng beserta istri pergi menjenguk sawah setiba di sawah istri mencium bau busuk dan meminta suami mengecek bau busuk bersumber dari mana.

Setelah di cek ayah ma’eng terkejut bahwa bau busuk tersebut berasal dari mayat, setelah tau itu mayat ayah ma’eng beserta istri langsung pulang melaporkan ke kepala desa dusun baru dan kepala desa dusun baru menelpon babinkamtibmas untuk memberi info adanya penemuan mayat. 

Baca Juga: Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Pulau Tengah, Adakah Kaitan dengan Info Warga Sumur Anyir yang Hilang? 

Setelah mendengar info dari kades bhabin beserta perangkat desa cek tkp dan benar adanya bahwa di persawahan ayah ma’eng ada mayat.

Gerak cepat, Unit identifikasi bersama piket reskrim serta anggota Polsek dan bhabinkamtibmas Danau Kerinci melaksanakan cek TKP.

Perihal penemuan mayat tersebut dan mengidentifikasi serta mengumpulkan keterangan para saksi di sekitar lokasi penemuan mayat.

Dan setelah dilakukan identifikasi terkait mayat yang ditemukan maka dapat dipastikan bahwa mayat tersebut benar merupakan pemuda desa sumur anyir bernama M Ilham (24 th) warga Jln Husni Thamrin dusun Koto Pinang Desa Sumur Anyir Kota Sungai Penuh yang sempat dinyatakan meninggalkan rumah pada Rabu (18/09) lalu. dan sebagaimana diinformasikan Almarhum memiliki keterbatasan khusus dan sulit dalam berkomunikasi

Selanjutnya dari pihak korban A.n Resi Sufiardi dan pihak keluarga korban lainnya telah membuat surat pernyataan yang menyatakan bahwa telah menerima musibah atas kematian alm tersebut dan tidak akan menuntut secara hukum di kepolisian Republik Indonesia maupun di instansi lainnya.

Pihak keluarga juga mengucapkan ribuan terima kasih kepada pihak Kepolisian Kerinci serta semua pihak yang telah ikut membantu proses evakuasi jenazah Almarhum.(*)

Pasca Tragedi Mahasiswi UIN Bunuh Diri di Gedung Bank Jambi, Gubernur Al Haris Instruksikan Penutupan Lantai 12

Merdekapost.com, Jambi – Tragedi bunuh diri mahasiswi UIN STS Jambi berinisial SAS, yang terjun dari lantai 12 Gedung Mahligai Bank 9 Jambi, mengguncang dan menghebohkan masyarakat Jambi. Menanggapi kejadian tragis dan memilukan ini, Gubernur Jambi Al Haris angkat bicara dan mengeluarkan instruksi tegas kepada manajemen Bank Jambi.

Dalam sebuah pernyataan resmi, Gubernur Al Haris meminta manajemen Bank Jambi untuk segera menutup sementara akses ke lantai 12 gedung tersebut. "Ini adalah langkah yang sangat penting untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama," tegas Al Haris.

Al Haris menginstruksikan agar penutupan lantai 12 dilakukan sampai adanya pagar pengamanan yang layak dan representatif. "Pagar pengamanan ini harus dibangun dengan standar yang tinggi untuk memastikan tidak ada celah bagi tindakan yang membahayakan," ujarnya.

Baca Juga: Diduga Bunuh Diri, Mahasiswi Lompat Dari Lantai 12 Gedung Mahligai Bank 9 Jambi

Langkah ini diambil setelah banyak netizen dan masyarakat menyuarakan keprihatinan mereka atas tragedi ini dan mengusulkan agar gedung dilengkapi dengan pengamanan yang lebih baik. "Kami mendengar suara masyarakat dan segera bertindak," tambah Gubernur.

Kejadian tragis ini terjadi pada malam hari di lantai 12 Gedung Mahligai 9 Bank Jambi, yang dikenal sebagai salah satu ikon arsitektur modern di kota ini. SAS, mahasiswi UIN STS Jambi, memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan melompat dari gedung tersebut. Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki motif di balik tindakan nekat tersebut, apakah murni bunuh diri atau ada unsur lain yang mempengaruhi.

Baca Juga: Ini Kata Sahabat SAS, Mahasiswi UIN yang Terjun dari Gedung Bank 9 Jambi: "Tak percaya Dia Bunuh Diri, Dia Ustadzah dan Penghafal Quran"

SAS dikenal sebagai pribadi yang baik dan santun. Teman-temannya mengenal dia sebagai seorang penghafal Al-Quran dan seorang guru ngaji yang disayangi murid-muridnya. Kesedihan mendalam dirasakan oleh banyak orang yang mengenal dan menyayangi SAS.

Gedung Mahligai 9 Bank Jambi berdiri megah di jantung Provinsi Jambi dan menjadi simbol kemajuan serta komitmen Bank Jambi terhadap pembangunan daerah. Gedung ini dirancang dengan arsitektur modern yang menggabungkan elemen lokal dan internasional. Ornamen khas Jambi, seperti motif 'Pucuk Rebung', menghiasi interior dan eksterior gedung, mencerminkan identitas budaya setempat.

Banyak netizen yang mendesak agar pihak Bank Jambi segera mengambil tindakan pencegahan lebih lanjut. Salah satu usulan yang paling banyak didukung adalah pembangunan pagar yang lebih tinggi di lantai 12 untuk mengantisipasi tragedi serupa. "Kami berharap manajemen Bank Jambi segera bertindak. Pagar pengamanan yang memadai harus dipasang untuk memastikan keselamatan semua orang," tulis seorang pengguna media sosial.

Baca Juga: Ini Kronologi Lengkap Mahasiswi di Jambi Nekat Lompat dari Lantai 12, Sempat Terekam CCTV

Manajemen Bank Jambi diharapkan segera merespons instruksi Gubernur dan usulan dari masyarakat. Keamanan gedung harus ditingkatkan untuk mencegah kejadian tragis ini terulang kembali. Penutupan sementara lantai 12 adalah langkah awal yang diperlukan, namun pembangunan pagar pengamanan yang layak dan representatif harus menjadi prioritas utama.

Gubernur Al Haris menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap sudut kota Jambi aman bagi semua warganya. "Keselamatan dan kesejahteraan masyarakat adalah tanggung jawab kita bersama. Kita harus bekerja sama untuk mencegah tragedi seperti ini terjadi lagi," pungkasnya.

Dengan instruksi tegas dari Gubernur Al Haris dan desakan dari masyarakat, diharapkan tindakan nyata segera diambil untuk meningkatkan keamanan di Gedung Mahligai 9 Bank Jambi. Tragedi ini menjadi pengingat bagi semua pihak tentang pentingnya langkah-langkah pencegahan yang efektif dan proaktif.(hlk/jambilink)

PJ Bupati Asraf Sampaikan Belasungkawa Atas Meninggalnya H A Madjid Mu'az Mantan Bupati Tebo

KERINCI – PJ Bupati Kerinci Asraf menyampaikan ucapan turut berduka cita atas meninggalnya Mantan Bupati Tebo, H. Abdul Madjid Muaz, pada usia 80 tahun di RSUD Raden Mattaher Jambi, Selasa (9/7/2024) sekitar pukul 10.34 WIB.

Ketika mendengarkan kabar duka tersebut, PJ Bupati Kerinci Asraf langsung menyampaikan ucapan belasungkawanya.

Atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kabupaten Kabupaten Kerinci, kami menyampaikan ucapan turut berduka cita atas berpulangnya ke Rahmatullah Mantan Bupati Tebo, Madjid Muaz.

“Kita doakan semoga almarhum mendapat tempat yang terbaik disisi Tuhan dan diampuni segala salah dan khilafnya,”Ucap PJ Bupati Kerinci Asraf.

Asraf juga menyampaikan ucapan bangga dan terima kasih, karena Madjid Muaz semasa hidupnya memberikan pengabdian terbaiknya bagi Kabupaten Tebo.

Berita Terkait lainnya:

PKB Jambi Berduka, Tokoh Senior H A Madjid Muaz Meninggal Dunia   

“Semoga apa yang telah beliau kerjakan selama ini mendapat ganjaran pahala serta bernilai ibadah disisi Allah SWT,”ucap PJ Bupati Kerinci Asraf.

Buat keluarga yang ditinggalkan lanjut PJ Bupati Kerinci Asraf, kerabat almarhum semoga diberikan ketabahan dan kesabaran atas musibah ini.

“Berikan do’a yang terbaik untuk almarhum, karena saat ini do’a anak-anak sholeh yang beliau butuhkan. Semoga Allah tempatkan beliau pada tempat yang paling baik disisi-Nya.” pungkas Asraf. (adz)

PKB Jambi Berduka, Tokoh Senior H A Madjid Muaz Meninggal Dunia

H A Madjid Mu'az saat mengikuti kegiatan Buka Bersama yang diselenggarakan oleh DPW PKB Provinsi Jambi bulan Ramadhan 1445 H lalu, dan ini menjadi kenangan terakhir almarhum bersama PKB Provinsi Jambi. (MPC/humas DPW PKB Jambi) 

JAMBI - Kabar duka meninggalnya Bapak Drs. H. Abdul Madjid Muaz MM, yang merupakan mantan Bupati Tebo periode 2001-2011 sekaligus salah seorang tokoh senior PKB Provinsi Jambi.

H A Madjid Mu'az meninggal dunia pada Selasa (9/7/2024) sekira pukul 10.15 di Rumah Sakit Raden Mat taher Jambi.

Sebagaimana disampaikan oleh Elpisina, M.Si Sekretaris DPW PKB Provinsi Jambi 

Innalillahi wainna illahi rojiun, telah berpulang ke rahmatullah. Bapak Drs.H  Madjid Muaz MM. (Dewan Mustashar dan mantan Ketua DPW PKB Provinsi Jambi) Pada Hari ini selasa tanggal 9 juli 2024, Jam 10.34 WIB. Dirumah sakit raden Mat Taher Jambi, semoga almarhum, diampuni segala dosa dan kesalahannya, diterima semua amal ibadahnya, serta ditempatkan di sebaik-baik tempat disisi-Nya, Tulis Elpisisna di Grup PKB Jambi. 

Kabar ini tentu saja mengagetkan keluarga besar PKB Jambi dan Berbagai ucapan turut berbela sungkawa membanjiri WhatsApp Group PKB Provinsi Jambi, baik dari tokoh-tokoh senior PKB maupun dari pengurus-pengurus DPC PKB se-provinsi Jambi.

Seperti diungkapkan oleh HM Zamri, M.Si, Dewan syuro PKB Kerinci, "Inna lillahi wa Inna ilaihi roji'un, Kita telah kehilangan orang tua kita, salah satu tokoh panutan Jambi yang patut dikenang jasa-jasanya dalam sejarah pembangunan Jambi, terutama Ketika beliau meletakkan sendi-sendi dasar pembangunan di bumi 'Seentak Galah Serengkuh Dayung' Kabupaten Tebo" ucap H.M Zamri yang semasa almarhum memimpin Tebo dirinya pernah dipercaya sebagai salah seorang Kepala Dinas.

"Beliau orang baik, dan sebagai manusia biasa hendaknya tak luput dari kesalahan-kesalahan, mari kita maafkan dan do'akan beliau mendapat ampunan dari Allah SWT dan apa yang telah almarhum perbuat untuk Jambi dan Tebo khususnya hendaknya menjadi ladang amal ibadah bagi almarhum. Pungkas HM Zamri yang mengakui cukup lama kedekatannya dengan Almarhum semasa di Tebo.

Sementara itu, Amer Muamar Sekretaris DPC PKB Tebo mengucapkan rasa duka yang mendalam, karena disamping merupakan mantan Bupati Tebo, Almarhum juga merupakan ayah kandung dari Ketua DPC-nya. yaitu Eka Madjid Mu'az.

atas nama keluarga besar DPC PKB Tebo mengucapkan rasa duka yang mendalam, kita ketahui Almarhum adalah mantan Bupati Tebo dua periode, tentu saja banyak karya dan jasa-jasanya di Bumi seentak galah serengkuh dayung khususnya, dan beliau merupakan Bupati pertama Tebo pasca dimekarkan dari Kabupaten Bute, yang telah meletakkan cikal bakal pembangunan Kabupaten Tebo.

"beliau orang baik, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat dan orang-orang yang mengenal beliau, maafkan segala kesalahan dan kekhilafan beliau semasa hidup, dan mari kita do'akan beliau agar mendapatkan tempat yang layak disisi Allah SWT". pungkas Amer.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua DPC PKB Kerinci, Heri Zaldi, SPt, Bapak (alm_red) adalah orang baik, saya secara pribadi mengenal beliau dengan baik selama beliau di Tebo.

selama beberapa tahun saya berada di Tebo bertugas sebagai Wartawan di masa kepemimpinan beliau, Saya merasakan banyak sekali pelajaran yang beliau ajarkan dan contohkan. Beliau sosok pribadi dan pemimpin yang baik, karismatik dan alim, mari kita do'akan semoga beliau husnul khotimah, diampuni segala dosa-dosanya semasa hidup, Alfatihah". Pungkas Heri Zaldi. (fad)

Kabar Duka, H.A. Madjid Mu'az Mantan Bupati Tebo dan Mantan Ketua DPW PKB Jambi Meninggal Dunia


MERDEKAPOST.COM, JAMBI
- Kabar duka, Drs. H. A Madjid Muaz MM, mantan Bupati Tebo dua periode 2001-2011 dikabarkan meninggal dunia pada Selasa (9/7/2024) sekira pukul 10.15 tadi pagi di Rumah Sakit Raden Mat Taher Jambi.

Berita duka ini disampaikan secara resmi oleh Elpisina, Sekretaris DPW PKB Provinsi Jambi 

Innalillahi wainna illahi rojiun, telah berpulang ke rahmatullah. Bapak Drs.H  Madjid Muaz MM. (Dewan Mustashar, mantan Ketua Dpw PKB Prov. Jambi) Pada Hari ini selasa tanggal 9 juli 2024, Jam 10.34 WIB.

Beliau Meninggal dunia Dirumah sakit raden mataher Jambi

semoga almarhum, diampuni segala dosa dan kesalahannya, diterima semua amal ibadahnya, serta ditempatkan di sebaik baik tempat disisinya, ungkap Elpisisna. 

Duka yang mendalam menyelimuti PKB Provinsi Jambi, karena kehilangan salah satu tokoh senior sekaligus mantan ketua DPW PKB Provinsi Jambi ini.

Berbagai ucapan turut berduka berbela sungkawa membanjiri WhatsApp Group PKB Provinsi Jambi, dari tokoh-tokoh PKB dan juga pengurus-pengurus DPC PKB se provinsi Jambi.

Seperti diungkapkan oleh HM Zamri, M.Si, salah satu tokoh senior PKB, "Innalillahi wainna ilaihi roji'un, Kita merasa sangat kehilangan orang tua kita, salah satu tokoh Jambi yang banyak sekali jasa-jasanya dalam sejarah pembangunan Jambi, terutama Ketika beliau meletakkan sendi-sendi dasar pembangunan di bumi 'Seentak Galah Serengkuh Dayung' Kabupaten Tebo," ucapnya.

"Beliau orang baik, dan sebagai manusia biasa hendaknya tak luput dari kesalahan-kesalahan, mari kita maafkan dan do'akan beliau mendapat ampunan dari Allah SWT dan apa yang telah almarhum perbuat untuk Jambi dan Tebo khususnya hendaknya menjadi ladang amal ibadah bagi almarhum. Pungkas HM Zamri yang mengakui cukup lama kedekatannya dengan Almarhum semasa di Tebo. (adz | hza)

Takziyah ke Rumah Duka, Wako Ahmadi Ajak Warga Mendoakan Alm Camat Sungai Penuh

MERDEKAPOST.COM, SUNGAI PENUH - Walikota Sungai Penuh Drs. Ahmadi Zubir, MM dan Ny. Herlina Ahmadi melakukan takziah ke Rumah duka Almarhum Agusman, S Hut, Camat Sungai Penuh yang beralamat di Desa Gedang Kecamatan Sungai Penuh. Jumat (10/5).

Innalillahiwainnailaihiroji'un

Allahummagh firlahu warhamhu waafihi wa'fuanhu....

Wako Ahmadi Menyampaikan turut berduka cita yang amat mendalam atas meninggalnya Almarhum Agusman, S. Hut. 

"Almarhum orang yang baik, kami merasa sangat kehilangan" Kata Ahmadi

"Atas nama pribadi dan jajaran pemerintah Kota Sungai Penuh turut berduka cita atas kepergian beliau, pada kesempatan ini kami juga mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan atas dedikasinya untuk Kota Sungai Penuh Selama bertugas". Ungkap Ahmadi terharu.

"Mohon do'a dari Bapak-Ibu, semoga Almarhum diampuni segala kesalahan dan kekhilafannya, Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadahnya".

 "Untuk Keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan kesabaran dan ketabahan dan hendaknya selalu tawakkal kepada Allah SWT ". Ungkap Ahmadi. (adz)

Dari Aktifis Hingga Pj Bupati Kerinci Sampaikan Duka atas Berpulangnya Aktivis Senior Jambi Akmal Khatab


Jambi, Merdekapost.com  - Penjabat (Pj) Bupati Kerinci Asraf ikut berduka mendalam atas kepergian wartawan sekaligus aktivis senior Provinsi Jambi Akmal Khatab. Almarhum wafat pada hari ini, Minggu (24/3) pukul 02.00 dinihari di Kota Jambi.

Asraf menyampaikan duka mendalamnya dengan mendo'akan tokoh senior Jambi itu.

"Selamat jalan sang pejuang, surga adalah tempat terbaikmu, kami do'akan," sampai Asraf seperti dilansir dari Jambi Ekspres.

Kepala Daerah wilayah paling barat Provinsi Jambi itu, memiliki kesan dan kekaguman tersendiri kepada almarhum.

"Beliau adalah salah seorang aktivis senior yg dimiliki masyarakat Provinsi Jambi, konsisten dlm berjuang. Dibalik kekerasan tersimpan hati yg sangat mulia, beliau adalah sahabat terbaik," terang pria yang juga Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi ini.

Bagi Asraf, Almarhum adalah sosok yang sangat hangat dan tak pelit ilmu saat berdiskusi termasuk untuk kemajuan Kabupaten Kerinci. 

Sementara itu, Ketua MPW Pemuda Pancasila Provinsi Jambi, Adri SH MH, menyampaikan ungkapan dukanya atas kepergian Datuk Akmal.

“Beliau sosok yang teguh pendirian, selalu berjuang bersama dalam setiap langkahnya,”ujar Panglima Adri.

Panglima Adri menyebut dirinya punya sejarah bersama Datuk Akmal Khatab. Mereka bersama-sama terlibat dalam mendirikan Anjali.

“Saya sebagai sahabat dekat almarhum merasa sangat kehilangan. Kami bersaksi dia adalah orang baik. Selamat jalan, kawan,” ujar panglima Adri terharu.

Almarhum Akmal Khatab ketika dirawat karena menderita sakit jantung baru-baru ini. (ist)

Ungkapan duka juga disampaikan oleh Bainal yang merupakan pimpinan Redaksi Media Umum News Publik, "Saya masih merasa tak percaya datuk meninggal, Masih Terngiang2 raso di kuping suaro Datuk Akmal Khatab, raso dak picayo aku beliau meninggal, Alfatihah Datuk Akmal" Ujarnya singkat.

Kemudian, Ketua HKKI H. Ramli Thaha yang juga merupakan kerabat dekat almarhum, menyampaikan duka yang sedalam-dalamnya atas kepergian beliau.

"Beliau orang baik, tegas, dan seringkali berdiskusi dengan kito dalam beberapa hal terutama yang berhubungan dengan sosial kemasyaratan, beliau juga aktif bersama kita di HKKI"

Presiden HKKI Ramli Thaha dan rombongan yang turut hadir di pemakaman almarhum tadi pagi melepas kepergian almarhum untuk selamanya. (ist)

"Selamat Jalan sahabat senior, semoga amal ibadahmu diterima oleh Allah SWT" Ujar Ramli Thaha yang turut hadir di pemakaman almarhum tadi pagi, Sabtu.

Kepergian Datuk Akmal Khatab meninggalkan duka yang mendalam bagi para aktivis dan rekan-rekan di Jambi.(hza)

PKB Berduka, Sriyanti Anggota DPRD Kerinci FPKB Meninggal Dunia

Ucapan Duka. (ist)

MERDEKAPOST.COM - Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Kerinci kembali berduka, setelah Juli lalu anggota DPRD Kerinci Dapil 2 Reno Efendy meninggal dunia dan digantikan (PAW) oleh Ibu Sriyanti, S.Kom.

Namun kabar mengejutkan kembali terjadi, Ibu Sriyanti, S.Kom dikabarkan meninggal dunia malam ini di Padang sekira pukul 18.30 WIB.

Kabar duka ini langsung beredar luas di media sosial dan grup PKB Kerinci

Heri Zaldi, Ketua DPC PKB Kabupaten Kerinci, kepada Merdekapost membenarkan kabar tersebut

"Iya, Saya juga baru mendapat informasi dari salah satu Caleg kita di Kayu Aro" Ujar Heri.

"Innalilahi wainnailaihi rojiun. Keluarga besar Koperasi  ALKO meminta maaf dan keikhlasan bapak ibu anggota semua buat Buk Ketua Sriyanti S.kom. ketua Koperasi alko dan Komisaris Utama PT.ALKO. telah mendahului kita semua.. semoga amal ibadah beliau di terima dan di tempatkan dg selayaknya. Tulis Eka di Whatsappnya di grup PKB Kerinci.

"Keluarga besar PKB Kerinci merasa sangat berduka dan kehilangan, ditambah lagi alhamrhumah merupakan salah satu Caleg kita di Dapil 2 Kayu Aro" Ungkap Heri.

"dalam hal ini keluarga besar PKB Kerinci sangat mengharapkan do'a dari seluruh masyarakat Kerinci terutama Kayu Aro sekitarnya. mohon dimaafkan kesalahan dan kekhilafan almarhumah semasa hidup, dan kepada keluarga yang ditinggalkan hendaknya ikhlas dan diberikan ketabahan" Pungkasnya. (ald)

Kabar Duka, Ulama Karismatik Buya Syakur Yasin dari Indramayu Meninggal Dunia

Buya Syakur Yasin. Foto: Youtube/Buya Syakur Yasin 

MERDEKAPOST.COM - Ulama karismatik KH Syakur Yasin meninggal dunia, Rabu (17/1). Pengasuh Pondok Pesantren Cadangpinggan, Kertasemaya, Indramayu, Jabar, tutup usia di rumah sakit dini hari tadi.

Kabar ini langsung menyebar. Capres 03, Ganjar Pranowo juga memberikan ucapan duka atas wafatnya Buya Syakur yang dikenal sebagai ulama moderat, teman diskusi Gus Dur (alm) dan Cak Nur (alm).

Saya menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Buya Syakur, Innalillahi wa innailaihiroji'un. Sosok ulama sekaligus cendekiawan bersahaja yang pemikirannya melintasi zaman.

Kita berdoa semoga seluruh amal ibadahnya diterima dan mudah-mudahan seluruh kebaikan beliau bisa mengantarkan beliau husnul khatimah. Selamat jalan Buya, terima kasih atas semua ilmu yang engkau sebarkan dalam setiap ceramahmu

--tulis Ganjar Pranowo lewat akun X @ganjarpranowo

Menimba Ilmu dari Mesir hingga Inggris

Buya Syakur meninggal dalam usia 75 tahun. Pria kelahiran 2 Februari 1948 itu dikenal jadi salah satu ulama karismatik di Indramayu dan sekitarnya. 

Buya Syakur menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, Cirebon, Jawa Barat. Studi berlanjut dengan di sejumlah negera, seperti Irak, Suriah, Libya, Tunisia, hingga Mesir. Bahkan, Buya Syakur sempat menempun pendidikan di Oxford, Inggris.

Pengajiannya biasa digelar secara langsung di Pondok Pesantren Cadangpinggan, Kertasemaya, Indramayu. Ceramahnya juga bisa dinikmati lewat media sosial.

Sejumlah tokoh turut berbelasungkawa. Seperti anggota DPD RI sekaligus mantan Ketua MK, Prof. Dr. H. Jimly Asshiddiqie. 

"Prof. KH. Buya Abdus-Syakur Yasin, pengasuh Ponpes Cadangpinggan yg terkenal kedalaman ilmunya telah meninggal dunia, hari ini 17 Jan 2024 di Indramayu, mari kita doakan almarhum husnulkhotimah, diterima segala amalnya & diberi tempat terbaik oleh Allah swt. Alfatihah," tulis Jimly di X.

(HZA | MPC) 

Agus Rama Diduga Telah Meninggal di Lapas, Dewan Minta Tim Kesehatan Lapas Dievaluasi

Kemas Al Farabi Anggota DPRD Provinsi Jambi

JAMBI - Tahanan titipan Penyidik KPK Agus Rama (55) meninggal dunia di Lapas Kelas IIA Jambi, pada Rabu (01/11) pagi.

Agus Rama (55) merupakan mantan anggota DPRD Provinsi Jambi dan salah satu tersangka kasus suap uang ketok palu RAPBD Provinsi Jambi tahun anggaran 2017-2018.

Ia ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi sejak 14 Agustus 2023 lalu dan dipindahkan ke Lapas Kelas IIA Jambi pada 24 Oktober 2023.

Menanggapi banyaknya tahanan yang meninggal di Lapas, Anggota DPRD Provinsi Jambi Kemas Al Farabi meminta Dinas Kesehatan melakukan evaluasi terhadap tim kesehatan yang ada di Lapas.

Berita Terkait:

Agus Rama Mantan Anggota DPRD Provinsi Jambi Meninggal Dunia

"Yang Saya ketahui, beberapa waktu lalu, tahanan yang Dikeroyok, kejadian siang, dibawa ke Rumah Sakit magrib. Mantan rektor UNJA (Aulia Tasman) juga terlambat dibawa ke rumah sakit," aku Al Farabi.

Berkaca dari kejadian itu, menurut Al Farabi, pentingnya monitoring evaluasi (monev) rotasi kerja dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBap). Apalagi jika lebih dari masa kerja 10 tahun dikhawatirkan terjadi kejenuhan atau monoton.

Agus Rama

"Ini untuk peningkatan kualitas pelayanan. Ini tugas Dinkes," pintanya.

Sementara itu, Wakil Direktur Pelayanan RSUD Raden Mattaher dr. Anton Trihartanto mengakui bahwa Pasien datang dengan kondisi tidak sadar.

"Suara napas (-), denyut jantung (-), Pupil dilatasi dengan rangsang cahaya (-), mknitor EKG flat. Pasien dinyatakan DOA (Death On Arrival)," kata dr. Anton melalui WhatsApp.

Baca Juga:

Agus Rama Tersangka Ketok Palu RAPBD Jambi Meninggal, KPK: Status Hukum Dinyatakan Gugur

Sementara itu, Kalapas Kelas IIA Jambi, Yunus Simangunsong mengatakan, sebelum meninggal, Agus Rama (55) pada Selasa 31 Oktober 2023 lalu sekira pukul 18.30 WIB berobat ke Klinik Lapas dengan keluhan tidak mau makan selama 2 hari, menggigil dan perut kembung.

"Kemudian dilakukan pemeriksaan oleh dokter Lapas dengan observasi 1x24 jam di rawat di Klinik Lapas dengan pemasangan infus," ujarnya, Rabu (1/11) siang.

Kemudian sekitar pukul 22.00 WIB, dokter Lapas dan petugas medis memeriksa kembali kondisi tahanan tersebut dan masih terbaring di Ruang Rawat Klinik Lapas.

Pada Rabu 01 November 2023 sekira pukul 06.30 WIB, Komandan Jaga kontrol ke Klinik dan memeriksa Agus Rama, ternyata komandan jaga menemukan bahwa Agus Rama sedang berada di kamar mandi klinik Lapas dengan kondisi tidak sadarkan diri diduga karena terjatuh di kamar mandi.

Jenazah Agus Rama saat disemayamkan dirumah duka. (doc/ist)

"Komandan Jaga segera melaporkan kondisi tersebut kepada dokter Lapas, Saya kemudian memberikan perintah untuk langsung dibawa ke RSUD Raden Mattaher Jambi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan pengawalan petugas lapas dan dokter Lapas menggunakan ambulans," terang Yunus.

Sekira pukul 06.40 WIB, Agus Rama tiba di IGD RSUD Raden Mattaher Jambi dan langsung dilakukan pemeriksaan oleh tim medis yang kemudian dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 07.05 di Rumah Sakit. (aldie prasetya / Sumber: JambiEkspres)

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs