Temuan BPK Reses Bodong Kader Demokrat, Ketua DPC Muaro Jambi Respon Dingin dan Lempar Tanggungjawab

Ketua DPC Demokrat Muaro Jambi Sebut Itu Urusan Administrasi DPRD, Kami Lapor Dulu DPD dan DPP Minta Arahan

MUARO JAMBI – Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) soal kelebihan pembayaran dana reses Rp106,9 juta kepada anggota DPRD Muaro Jambi mendapat respons dingin dari Partai Demokrat. Terkesan melempar tanggungjawab.

BPK menemukan satu orang Anggota DPRD Muaro Jambi inisial AA menerima dana reses Tahun 2025 sebesar Rp106.941.000,00 meski yang bersangkutan mengaku tidak pernah melaksanakan kegiatan reses dari Reses I sampai Reses III.

Baca Juga:

Anggota DPRD Muaro Jambi AA Meski Tak Reses Selama Setahun, Tetapi Tetap Terima Dana Rp106,9 Juta

Terpantau! Kapolda Sebut Di Kota Jambi Ada 116 Kelompok Geng Motor, Tersebar di 17 Lokasi

Temuan BPK Dana Reses Piktif Seret Nama AA Anggota DPRD Muaro Jambi

AA kabarnya merupakan kader Partai Demokrat. Namun saat dikonfirmasi, Ketua DPC Partai Demokrat Muaro Jambi Asnawi Rivai justru bilang belum tahu. Padahal persoalan ini menyangkut integritas kader partai dan uang rakyat senilai ratusan juta rupiah.

“Saya belum dapat informasi detail persoalan tersebut karena yang bersangkutan berkaitan dengan administrasi di sekretariat DPRD,” ujar Asnawi, Rabu, 8 Juli 2026.

Asnawi belum berani mengambil langkah tegas terhadap kadernya sendiri.

“Kami lapor dulu ke DPD dan DPP untuk meminta arahannya,” kata Asnawi.

Selain kasus AA, BPK juga menemukan pertanggungjawaban Belanja ATK kegiatan reses 17 anggota DPRD tidak sesuai fakta sebesar Rp44.978.000,00. Total sisa kelebihan pembayaran yang belum dikembalikan ke Kas Daerah saat ini Rp110.737.000,00.(*Red)

Cak Imin Coba Pengaruhi AHY, " Ternyata Imannya Masih Kuat"

AHY dan Cak Imin bertemu di Cikeas, Jawa Barat 

Jakarta, Merdekapost - Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin berkunjung ke kediaman Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Puri Cikeas, Jawa Barat. Cak Imin sempat bicara empat mata dengan Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Tadi kita memang nambah sedikit karena masih ada hal-hal yang ingin kita diskusikan," kata AHY kepada wartawan selepas bertemu dengan Cak Imin, Rabu (3/5/2023) malam.

AHY menyatakan ada sejumlah hal yang dibahas dalam pertemuan empat mata itu. AHY mengatakan pembicaraan mereka tentang persamaan hingga perbedaan yang ada.

"Karena sejatinya kita terus berproses berkomunikasi menghormati perbedaan, menghormati posisi masing-masing," kata AHY.

AHY juga menyinggung terkait perbedaan koalisi Demokrat dan PKB. Karena itu, kata AHY, komunikasi yang disampaikan tentu mengedepankan etika.

"Kita tahu kita berdua mempunyai standing saat ini. Saya di Koalisi Perubahan, Demokrat di (koalisi) Perubahan, PKB di KIR. Saling menghormati dan itu menrut saya bagus sekali," imbuh AHY.

Dalam kesempatan yang sama Cak Imin menyatakan memang memiliki keinginan untuk mengembangkan koalisi besar. Salah satunya, lanjut Cak Imin yakni untuk mempengaruhi partai-partai lain.

"Rencana saya mempengaruhi Mas AHY, tapi setelah ketemu, ternyata imannya kuat. Karena imannya kuat ya saya harus hati-hati ngomongnya," ujar Cak Imin.

"Ternyata imannya masih kuat, nanti kita tunggu saja moga-moga sepulang saya dari sini goyah," katanya sambil tertawa. (*)

( adz / detik.com )

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs