Anggota Komisi XII Elpisina Dorong Percepatan Elektrifikasi Desa dan Jalan Khusus Batubara di Jambi

 

Merdekapost.com - Anggota DPR RI Komisi XII Fraksi PKB, Elpisina melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) pengawasan ke Kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jambi guna membahas berbagai persoalan strategis sektor energi dan pertambangan di Provinsi Jambi.

Kunjungan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas ESDM Provinsi Jambi Tandry Adi Negara beserta jajaran, Inspektur Tambang Kementerian ESDM, serta pihak terkait lainnya. 

Dalam pertemuan tersebut, Elpisina menyoroti sejumlah persoalan tata kelola pertambangan di Provinsi Jambi, terutama terkait aktivitas angkutan batubara.

“Persoalan jalan khusus batubara ini harus segera direalisasikan. Jangan sampai angkutan batubara terus-menerus melewati jalan umum karena dampaknya sangat dirasakan masyarakat, baik dari sisi keselamatan maupun kerusakan infrastruktur,” ujar Elpisina.

Ia menegaskan, Komisi XII DPR RI akan mendorong proses pembangunan jalan khusus batubara agar segera ditindaklanjuti secara serius oleh seluruh pihak terkait.

“Kita ingin ada tindak lanjut yang nyata. Jalan khusus batubara ini penting agar tata kelola pertambangan di Jambi berjalan lebih baik dan aktivitas masyarakat tidak terganggu,” katanya.

Lebih jauh terkait sektor pertambangan, Elpisina juga menyoroti kewajiban reklamasi bagi seluruh pelaku usaha tambang di Jambi. 

“Setiap pelaku usaha wajib menyelesaikan reklamasi. Jangan sampai setelah melakukan aktivitas pertambangan, lingkungan ditinggalkan begitu saja tanpa pemulihan,” tegasnya.

Menurutnya, selama jalan khusus batubara belum selesai dibangun, pengurangan kuota produksi batubara perlu menjadi perhatian.

“Kami mendukung adanya pengurangan kuota produksi batubara selagi jalan khusus belum diselesaikan. Ini demi menjaga kepentingan masyarakat dan mengurangi beban di jalan umum,” ujarnya.

Elpisina juga mengingatkan, pentingnya kepatuhan terhadap aturan dan tata kelola pertambangan yang baik, yang harus dilaksanakan oleh seluruh pihak khususnya pelaku usaha tambang. 

“Semua pihak harus taat pada tata kelola pertambangan yang baik, sesuai aturan yang berlaku. Karena sektor ini harus tetap memberikan manfaat tanpa mengorbankan masyarakat maupun lingkungan,” katanya.

Selain itu dalam kesempatan ini, Elpisina juga membahas mengenai persoalan elektrifikasi di wilayah pedesaan Jambi bersama ESDM Provinsi Jambi agar dapat segera dituntaskan.

“Kami juga berharap desa-desa yang hingga saat ini belum teraliri listrik bisa segera mendapatkan akses listrik. Ini menjadi perhatian bersama karena listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Provinsi Jambi, Tandry Adi Negara menyampaikan harapan agar sinergitas antara Pemerintah Provinsi Jambi dengan DPR RI terus diperkuat, khususnya dalam sektor energi dan sumber daya mineral.

“Ada beberapa yang kami suarakan untuk sinergitas Pemprov Jambi dengan DPR RI termasuk dengan inspektur tambang tadi. Kalau dari Provinsi Jambi kami berharap adanya dukungan energi dan sumber daya mineral,” ujarnya.

Ia menjelaskan, meskipun rasio elektrifikasi di Provinsi Jambi secara umum telah mencapai 100 persen, namun masih terdapat sejumlah desa dan dusun yang belum menikmati aliran listrik secara optimal.

“Memang di Jambi secara elektrifikasi sudah 100 persen namun untuk desa atau dusun yang belum terlistriki masih banyak. Makanya kita dorong dari Komisi XII, pak Elpisina bisa membawa dukungan masyarakat yang belum mendapatkan listrik agar bisa didorong di Kementerian ESDM maupun CSR perusahaan lainnya,” katanya.

Tandry juga menyebutkan bahwa pada tahun 2025 Provinsi Jambi memperoleh bantuan pemasangan listrik baru sebanyak 4.000 sambungan. Pihaknya berharap jumlah tersebut dapat meningkat pada tahun 2026 hingga 2027.

“Termasuk bantuan pasang baru listrik di Jambi tahun 2025 itu kita ada dapat bantuan 4.000. Nah kita berharap tahun 2026-2027 ini dengan adanya komposisi baru pak Elpisina selaku Komisi XII bisa menambah juga, bila perlu jadi 6.000 sampai 8.000,” tambahnya.

Selain itu, pihak Dinas ESDM Provinsi Jambi juga mendorong pengembangan energi baru terbarukan, khususnya sektor panas bumi di Jambi.

“Kita sekarang sedang mendorong energi panas bumi. Kita berharap pengembang panas bumi ini masuk dalam proyek strategis nasional, sehingga bisa memberikan perubahan pertumbuhan ekonomi maupun pergerakan roda perekonomian di Jambi,” tutupnya. (*)

Wawako Diza dan DPR RI Elpisina, Hadiri Buka Puasa Bersama MPC Pemuda Pancasila Kota Jambi

JAMBI, MERDEKAPOST.COM - Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Jambi menggelar kegiatan buka puasa bersama, doa bersama, serta pembagian takjil kepada para pengguna jalan.

Kegiatan ini berlangsung di depan Sekretariat MPC Pemuda Pancasila Kota Jambi, Jalan Soekarno Hatta, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, Anggota DPR RI  Elpisina,M.Si, Ketua MPW PP Provinsi Jambi Adri, Ketua MPC PP Kota Jambi Erwin, Kepala Kesbangpol Kota Jambi Raden Jufri, Camat Jambi Selatan, para lurah di wilayah setempat, Dewan Pembina, Wakil Ketua Bidang MPO Saleh Azim, Bendahara Dewan Pakar Faisal Harahap, para pengurus serta anggota Pemuda Pancasila, dan tamu undangan lainnya.

Baca Juga: Bukber dengan Media, Bupati M Syukur: Pers Pilar Demokrasi dan Tanpa Media Roda Pemerintahan Tak akan Seimbang

Acara diawali dengan pembagian takjil gratis kepada para pengguna jalan yang melintas di depan kantor sekretariat. Para anggota Pemuda Pancasila tampak antusias membagikan paket takjil sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kebahagiaan kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Setelah kegiatan berbagi takjil, acara dilanjutkan dengan tausiyah menjelang waktu berbuka puasa yang disampaikan oleh seorang ustadz, kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dan buka puasa bersama seluruh peserta yang hadir.

Dalam sambutannya, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Jambi, Erwin, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran para tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri kegiatan tersebut.

Ia juga mengapresiasi kehadiran Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, Anggota Komisi III DPR RI Elpisina yang juga merupakan Ketua Dewan Pakar MPC Pemuda Pancasila Kota Jambi, serta Ketua MPW Pemuda Pancasila Provinsi Jambi Adri.

Baca Juga: Bupati Hurmin Lantik Ratusan Pejabat Pemkab Sarolangun

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Wakil Wali Kota Jambi, Abang Elpisina selaku Anggota DPR RI yang juga Ketua Dewan Pakar MPC Pemuda Pancasila Kota Jambi, Ketua MPW Pemuda Pancasila Provinsi Jambi, serta seluruh tamu undangan dan anggota Pemuda Pancasila yang telah bersama-sama menghadiri kegiatan ini,” ujar Erwin.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPR RI Elpisina dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan kebersamaan yang ditunjukkan oleh seluruh jajaran Pemuda Pancasila Kota Jambi dalam melaksanakan kegiatan sosial di bulan Ramadan.

Ia menilai kegiatan berbagi takjil dan buka puasa bersama tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian organisasi terhadap masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi kekompakan dan semangat kebersamaan Pemuda Pancasila Kota Jambi. Kegiatan seperti ini sangat positif, apalagi dilakukan di bulan Ramadan. Ini menunjukkan bahwa Pemuda Pancasila tidak hanya hadir sebagai organisasi, tetapi juga hadir untuk masyarakat,” ujar Elpisina.

Ia juga berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga keberadaan Pemuda Pancasila dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban dan kebersamaan hingga waktu berbuka puasa, mencerminkan semangat persaudaraan dan nilai-nilai kebersamaan yang dijunjung tinggi oleh Pemuda Pancasila.(*)

Elpisina: Peran Pers Sangat Dibutuhkan dalam Menjaga Kondusifitas Bangsa

Merdekapost.com – Dalam rangka merayakan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 tanggal 9 Februari 2025, Elpisina,M.Si Ketua DPW PKB Jambi sekaligus anggota DPR RI FPKB mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2025.

HPN kali ini mengusung tema Pers mengawal Ketahanan pangan untuk kemandirian bangsa

Peringatan HPN ini diadakan setiap setahun sekali, dan untuk tahun 2025 ini meski diadakan di dua tempat pelaksanaannya yakni di Banjar Masin dan di Riau, HPN 2025 tetap dilaksanakan. Hal itu tentu dimaknai sebagai wujud penghargaan terhadap peran media dalam mencerdaskan bangsa dan menjaga demokrasi di bumi nusantara, ucap Elpisina Minggu (9/2/2025).

Peran pers dalam semua aspek kehidupan sangat penting apalagi dizaman serba digital saat ini, Pers juga berperan besar dalam politik, serta mendorong partisipasi masyarakat dan menjaga kondisi bangsa agar selalu dalam keadaan kondusif,”

“Saya mengucapkan terima kasih kepada kawan-kawan Insan Pers karena selama ini telah banyak membantu dan berperan dalam membesarkan partai kami dan juga kami sendiri sejak perjuangan di 2024 lalu hingga sekarang kami telah duduk di Senayan mewakili PKB Dapil Jambi". Ujar Ketua DPW PKB Jambi ini. 

Dilanjutkannya, ditengah pesatnya perkembangan zaman dan penyebaran informasi yang tak terbatas, tentu pers sangat dibutuhkkan kehadirannya dengan prespektif yang jernih dan turut berperan dalam melawan kekacauan informasi, seperti penyebaran informasi hoax, ujaran kebencian yang mengancam kehidupan demokrasi". 

"Pers juga harus bisa menciptakan masyarakat yang sehat, dalam arti sehat dalam mencerna informasi. Pers saat ini diharapkan betul-betul menjalankan fungsinya secara utuh. Perannya bukan semata-mata fungsi kontrol sosial, tetapi juga edukatif serta menyajikan informasi yang objektif, adil, mencerahkan, dan mencerdaskan bangsa". ujar Elpis.

Mudah-mudahan gagasan pers sebagai pilar demokrasi keempat menjadi komitmen kuat para insan pers dan itu betul-betul bisa dipertahankan. Selain itu perlu juga kontrol yag serius untuk insan pers, Karena tanpa kontrol pers yang sehat akan sangat membahayakan bangsa dan Negara,” Pungkasnya.(adz)

Sidak ke Lapas Muara Bulian, Elpisina Soroti Over Kapasitas dan Hak Azasi Narapidana

Muara Bulian – Suasana di Lapas Kelas II B Muara Bulian, Batanghari, Senin (16/12/2024) mendadak ramai. Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PKB, Elpisina, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lembaga pemasyarakatan di tanah kelahirannya itu. Sambutan hangat dari pimpinan dan petugas Lapas mengiringi langkahnya ketika berkeliling menyaksikan langsung kondisi terkini di dalam Lapas.

Tak butuh waktu lama bagi Ning Elpis – sapaan akrab politikus senior PKB ini – untuk menyadari persoalan mendasar yang membelit Lapas Muara Bulian. Di setiap sel yang ia datangi, angka penghuni selalu jauh melampaui kapasitas ideal. “Berapa orang di ruangan ini?” tanya Elpisina sembari memandang deretan tahanan di balik jeruji besi.

Dalam laporan petugas, Elpisina mendengar bahwa Lapas tersebut menampung 377 penghuni dari kapasitas maksimum hanya 153 orang. Bahkan, di satu ruangan tahanan, sebanyak 33 orang berdesakan dalam keterbatasan ruang.

“Ini sudah over capacity. Kondisi ini perlu perhatian serius,” ujarnya dengan nada prihatin.

Tak berhenti di sana, Elpisina mengarahkan sorotannya ke isu yang lebih rawan: potensi peredaran narkoba di dalam Lapas.

“Nanti kita minta tolong petugas untuk mengawasi dan memastikan betul bahwa tidak ada kegiatan peredaran gelap narkoba di dalam Lapas,” tegasnya.

Baginya, pengawasan ketat adalah kunci untuk menjauhkan Lapas dari berbagai tindak kejahatan yang masih kerap membayangi lembaga pemasyarakatan di banyak daerah.

Sebagai anggota legislatif yang dikenal vokal dalam isu kemanusiaan, Elpisina tak hanya menyoal kapasitas berlebih dan narkoba. Ia juga menyoroti pemenuhan hak-hak dasar narapidana, mulai dari makan minum, akses kesehatan, hingga kebutuhan biologis.

“Ada bilik asmaranya di sini?” tanya Elpisina kepada petugas.

Bagi Elpisina, fasilitas bilik asmara adalah bagian dari Hak Asasi Manusia yang tak boleh diabaikan. “Ya, itu juga merupakan Hak Asasi Manusia. Tujuannya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya lugas.

Menanggapi hal ini, petugas Lapas menyampaikan bahwa pengajuan fasilitas bilik asmara sudah pernah diajukan, namun hingga kini belum terealisasi.

“Kemarin sudah sempat kita ajukan, Bu,” jelas salah satu petugas.

Di akhir sidaknya, Elpisina menyatakan dukungannya terhadap program pemberdayaan narapidana, terutama dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Hal ini, menurutnya, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan ketahanan pangan sebagai program prioritas.

“Kita berdayakan tahanan untuk melakukan kegiatan seperti tanam-menanam. Selain mendukung ketahanan pangan nasional, ini juga bisa membantu mereka mengisi waktu dengan hal produktif,” ujar Elpisina.

Dengan penanganan yang tepat, ia optimistis program ini tidak hanya memberi manfaat ekonomi, tetapi juga berdampak positif terhadap kesehatan mental para penghuni Lapas.

Kunjungan Elpisina membuka tabir persoalan klasik di Lapas Muara Bulian: over kapasitas, pengawasan yang perlu diperketat, hingga keterbatasan fasilitas untuk pemenuhan hak dasar narapidana. Sebagai wakil rakyat, ia berjanji akan membawa temuan ini ke tingkat pusat agar solusi konkret segera direalisasikan.

“Kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Pemerintah harus hadir memastikan Lapas tidak hanya aman, tetapi juga manusiawi,” pungkas Ketua DPW PKB Jambi ini.(adz)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs