Perkuat Sinergi, BPC HIPMI Kerinci Audiensi bersama BSI Sungai Penuh

BPC HIPMI Kabupaten Kerinci melakukan langkah strategis dengan menggelar audiensi bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Sungai Penuh pada Rabu (10/06).(MPC)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Kerinci melakukan langkah strategis dengan menggelar audiensi bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Sungai Penuh pada Rabu (10/06/2026). Kegiatan ini mempertemukan para pengusaha muda dengan jajaran manajemen perbankan untuk membangun kolaborasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi pengusaha muda dan UMKM.

Kehadiran BPC HIPMI Kerinci diwakili Sekretaris Umum (Sekum) Rian Aframa Wijaya, bersama Ketua Bidang I, Deni Kurniawan, Ketua Bidang II, Vado Ferlyno, Ketua Bidang VII, Edy Syaputra, Kompartemen Organisasi, Mhd. Khaidir Ali, dan beberapa pengurus lainnya.

Kedatangan Pengurus BPC HIPMI Kerinci ini disambut hangat oleh Kepala BSI Kancap Sungai Penuh, Riki Satria. Dalam kesempatan tersebut, Riki mengapresiasi semangat pengusaha muda yang tergabung dalam HIPMI Kerinci dan menyatakan kesiapan BSI untuk menjadi mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

BPC HIPMI Kabupaten Kerinci melakukan langkah strategis dengan menggelar audiensi bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Sungai Penuh pada Rabu (10/09).(MPC)

"Kami sangat menyambut baik kehadiran rekan-rekan dari HIPMI Kerinci. BSI berkomitmen untuk terus bersinergi, terutama dalam mendukung akses keuangan dan pembiayaan yang berbasis syariah bagi para pengusaha muda agar terus berkembang dan naik kelas," ujar Riki Satria.

Terpisah, Ketua Umum BPC HIPMI Kerinci, Anugra Andiska, menyampaikan kegiatan ini merupakan langkah awal yang baik untuk membangun ekosistem usaha yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan di Kabupaten Kerinci.

"Ini merupakan langkah strategis bagi perkembangan pengusaha muda daerah," ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum, Rian Aframa Wijaya menjelaskan sinergi antara HIPMI dan BSI Sungai Penuh ini diharapkan dapat melahirkan program-program konkret yang berdampak langsung bagi pengusaha sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah kedepan. 

"Kami ingin memastikan pengusaha muda Kerinci tidak kesulitan mendapatkan akses keuangan dan pembinaan yang diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kerinci," jelasnya.

Pertemuan ditutup dengan diskusi santai mengenai pemetaan potensi ekonomi lokal serta foto bersama sebagai simbol kolaborasi strategis tersebut. (HZA)

BPC HIPMI Kerinci 2025-2028 Resmi Dilantik, Ini Jajaran Pengurusnya!

Pelantikan BPC HIPMI Kerinci 2025-2028. (mpc) 

Kerinci, Merdekapost.com – Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Kerinci resmi dilantik oleh Ketua DPD HIPMi Provinsi Jambi 

Acara Pelantikan bertempat di Balairung Hotel Grand Kerinci dilaksanakan pada Jum'at Malam yang dimulai pukul 20.00 WIB hingga selesai

Ketua BPD HIPMI Jambi Fadhillah Hasrul hadir bersama beberapa pengurus DPD HIPMI Provinsi Jambi dan juga didampingi oleh para ketua BPC HIPMI Kabupaten/Kota Se Provinsi Jambi

Fadhillah Hasrul melantik beberapa nama yang telah ditetapkan sebelumnya dan dibacakan langsung sesuai dengan SK di cap dan ditandatangani. (terlampir) 

Dalam sambutannya, Fadhillah menyampaikan apresiasi atas kinerja BPC HIPMI Kerinci selama periode kepengurusan sebelumnya. Dirinya juga menekankan pentingnya peran HIPMI Kerinci sebagai wadah bagi para pengusaha muda lokal untuk terus berinovasi, berkolaborasi, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan Kabupaten Kerinci.

"Kepengurusan baru ini hendaknya berjalan progresif dengan program kerja yang relevan dan berdampak positif bagi peningkatan kapasitas anggota, penciptaan lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi di Kerinci

"HIPMI harus menjadi garda terdepan dalam mencetak pengusaha-pengusaha tangguh yang siap menghadapi tantangan global. saya yakin Kepengurusan ini mampu membawa HIPMI Kerinci ke tingkat yang lebih tinggi, sesuai dengan tema 'The Next Level Entrepreneur'," ujar Ketum BPD HIPMI Jambi.

Sementara itu. Bupati Kerinci Monadi, S.Sos, M.Si tampak hadir dalam acara Pelantikan ini, dan menyampaikan apresiasinya atas terlaksananya Muscab yang berlangsung dengan lancar dan telah terbentuk kepengurusan baru yang dilantik malam ini

"atas nama pemerintah daerah Kerinci kami menyampaikan apresiasi atas peran HIPMI dalam pembangunan Kabupaten Kerinci selama ini".

"harapan kami HIPMI Kerinci terus menciptakan entrepreneur-enterpreneur muda yang bisa diandalkan untuk berkolaborasi didalam pembangunan Kabupaten Kerinci demi meningkatkan perekonomian daerah"

"Saya atas nama pribadi dan atas nama Bupati Kerinci mengucapkan selamat kepada Ketua Sdr.Anuga Andiska beserta jajaran Pengurus Baru yang dilantik malam ini, Mari kita bersama-sama membangun Kerinci". Pungkas Monadi 

Acara kemudian dilanjutkan dengan serah terima jabatan (Pataka) dari Ketua periode sebelumnya Angga Pradana kepada Ketua Baru Anugra Andiska. 

Berikut Surat Keputusan DPD HIPMI Provinsi Jambi tentang Susunan Pengurus BPC HIPMI Kerinci Masa Bhakti 2025-2028:







(Merdekapost.com / adz/ali)

Meski Hanya Lulusan SD, Pria Ini Sukses Jadi Miliarder Berkat Ternak Sapi

Saipol Azmir Zainuddin. Dokpri
MERDEKAPOST.COM - “Jika kamu tidak mempunyai gelar, maka kamu tidak akan sukses di masa depan,” anggapan seperti itu umumnya masih berlaku di masyarakat, namun ternyata tak semuanya benar, karena kesuksesan punya caranya sendiri untuk masing-masing orang.

Hal tersebut dibuktikan oleh seorang pria asal Malaysia bernama Saipol Azmir Zainuddin yang sukses menjalani bisnis dengan keuntungan lebih dari Rp 1 miliar per bulan dari ternak sapi.

Melansir dari Worldofbuzz, setelah tamat di bangku kelas 6 SD Saipol memutuskan untuk tidak melanjutkan pendidikannya tersebut, bukan tanpa alasan yang jelas melainkan ia sudah mempunyai tujuan sebagai petani yang dilihat mempunyai prospek menjanjikan di masa depan.

“Meskipun saya putus sekolah lebih awal dari teman-teman saya, hal itu tak mematahkan semangat, karena impian saya adalah menjadi petani,” ungkapnya.

Sebelum sukses seperti sekarang, Saipol pernah melakoni profesi sebagai pekerja kontruksi. Saat itu ia menerima gaji 750 Ringgit atau setara dengan Rp 2,6 juta.

Uniknya karena tujuan Saipol sangat jelas untuk jadi peternak, uang yang ia hasilkan tidak dihabiskan begitu saja, melainkan sebesar RM450 selalu ia sisihkan untuk membeli satu ekor anak sapi. Hal itu ia lakukan sepanjang tahun dan berlanjut sampai ia berusia 18 tahun.

"Saat usia saya menginjak 18 tahun, saya sudah memiliki 300 ekor sapi. Waktu itulah saya dan ayah mengembangbiakkan sapi-sapi tersebut dan menjualnya ke penduduk setempat. Keuntungan yang didapat selalu saya simpan karena saya ingin suatu hari nanti bisa memiliki peternakan sendiri," ujar Saipol.

Pucuk dicinta ulam pun tiba, ketika umur 19 tahun lahan yang ia miliki sudah dipenuhi dengan sapi peliharaan bahkan ia sudah mempunyai keuangan yang stabil di usia muda hingga cukup untuk Saipol membeli mobil dan rumah.

Untuk memperluas bisnisnya, Saipol mengajukan pinjaman RM 100.000 melalui Farmer’s Organization Authority Malaysia (LPP). Dari pinjaman itu, Saipol pun dapat memperluas pasarnya ke seluruh negara.

Setelah beberapa tahun mengumpulkan uang dari ternak sapi, lantas ia membeli lahan kembali seluas 0,8 hektar untuk mengembangkan bisnisnya itu.

Kini, selain fokus beternak sapi, Saipol juga fokus menjaga agar ternaknya tetap dalam kondisi sehat dan bebas penyakit. Di usianya yang ke 33 tahun Saipol sudah memiliki 700 ekor sapi, 150 kambing dan 30 kerbau.

Pada 2017 lalu bahkan ia berhasil mengantongi pendapatan I juta Ringgit atau Rp 3,6 miliar.

Karena kesuksesan besarnya, di Malaysia ia bersedia mengajarkan anak muda yang tertarik menjadi pengusaha dan peternak secara suka rela.

Sumber : Kumparan

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs