Senin Besok, Pj Gubernur Jambi Akan Lantik Bupati dan Wabup Tanjabtimur

Juru Bicara Pemprov Jambi dan Karo Adpim Setda Provinsi Jambi Johansyah

MERDEKAPOST.COM | JAMBI - Pelantikan bupati/wakilbupati Kabupaten Tanjung Jabung Timur terpilih hasil pilkada 2020 yakni Romi dan Robby yang terpilih kembali akan dilantik oleh Pj.Gubernur Jambi Dr.Hari Nur Cahya Murni, M.Si pada hari senin (26/4/2021) pukul 11.00 WIB di Auditorium Rumdis Gubernuran Jambi.

Selain pelantikan bupati/wakilbupati kabupaten Tanjabtim juga akan dilakukan pelantikan ketua PKK /Dekranasda Kabupaten Tanjabtim oleh Pj Ketua PKK/Dekranasda Provinsi Ny Iin Sudirman.

Besok minggu 25 April 2021 akan dilakukan gladi kotor yang langsung dihadiri pak Romy dan Robby beserta isteri bupati/wakilbupati.

"Segala persiapan sudah kita lakukan, mulai dari Undangan,SK dan panitia pelantikan yg melakukan rapat yg mengundang pihak dari pemerintah kab.tanjabtim," kata Juru Bicara Pemprov Jambi dan Karo Adpim Setda Provinsi Jambi Johansyah, Sabtu (24/4/2021).

Lanjut Johan, sesuai instruksi Mendagri bahwa pelantikan dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Di dalam Ruang Auditorium untuk kapasitas undangan dan petugas hanya untuk 25 orang (termasuk Pj Gubernur, Forkopimda Provinsi, yang akan dilantik, KPU dan Bawaslu Kabupaten Tanjabtim).

Untuk rekan media/pers, Pendamping, disiapkan ruangan khusus diluar Auditorium yang kita lengkapi siaran YouTube,  TV untuk siaran langsung.

"Semua mobil tamu dan undangan diparkir di luar rumdis,,yg kita siapkan diparkiran di depan peranginan rumah dinas Gubernur,

setiap tamu yang akan masuk discreening protokol kesehatan oleh petugas kesehatan," pungkasnya.(adz/hms)

Ini Nama-nama Kades Terpilih, Hasil Pilkades Serentak Kerinci 2021

KERINCI - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi, telah selesai dilaksanakan dengan sukses, aman dan lancar, Selasa (6/4/2021).

Untuk Pilkades pada tahun 2021 ini diikuti sebanyak 153 Desa yang tersebar di 16 Kecamatan. Berdasarkan data sementara yang diperoleh Gegeronline,co.id Jum’at (9/4/2021) 74 nama Cakades terpilih dari 153 Desa.

Tempat Karoke Tak Berizin Menjamur di Kota Sungai Penuh Menghindari Pungli, Pebri : Dishub Diminta Terbuka Dalam Menentukan Titik ParkirBaru Dibangun Proyek Rp. 1,5 M di Kerinci Sudah Rusak

Berikut ini Nama-nama 74 Cakades yang berhasil meraih suara terbanyak (Kades Terpilih):

Desa Air Hangat : Husrizal

Desa Air Mumu : Amrizal

Desa Air Terjun : Wisal Putra.

Desa Baru Kubang : Voni Dema Yanti

Desa Baru Sungai Tutung : Ritman

Desa Batang Merangin : Sumino

Desa Benik : Rano karno.

Desa Belui : Halapni,

Desa Baru Pulau Sangkar : Jasdi

Desa Bumbun Duri : Dafrisal

Desa Cupak : Pula Put

Desa Dusun Dalam : Delrianto

Desa Hiang Tinggi : Abdul Hakim

Desa Jujun : Budi sapriadi

Desa Muak : Martono

Desa Mukai Tinggi : Apliton

Desa Mukai Mudik : Oftoni

Desa Kebun Baru : Dodi Yandoni

Desa Koto Salak : Wahidin,

Desa Kemantan Kebalai : Harmadi

Desa Kemantan Hilir : Nasriadi

Desa Kemantan Darat : Elpian

Desa Koto Patah : sulaiman

Desa Koto Baru Semerap : Khairi

Desa Koto Lanang : Gazali

Desa Koto Iman : Edi Satria hadi

Desa Koto Iman : Edi Satria hadi

Desa Koto Kapeh :Awaludin

Desa Koto Rendah : Helmawi

Desa Koto Beringin : Reza Pahlepi

Desa Koto Aro : Sarkani

Desa Koto Tuo : Pira Dirsal Dpt 7

Desa Koto Baru Semurup : Heri Purwanto

Desa Koto Baru S Agung : Arabil

Desa Koto Panjang : Ali Topan

Desa Koto Tuo Pulau Tengah : Budi Sugianto

Desa Koto Tebat : Mat Nawi

Desa Koto Mudik Semurup : Edi Wardi

Desa Koto Dian : Iskandar

Desa Lubuk Paku : Muhammad Nazir

Desa Pasar Semurup : Adya Permana

Desa Pesisir Bukit : Supratman

Desa Pendung Hilir : Tibartono

Desa Pondok Sungai Abu : Pri Ismail

Desa Pidung : Mardani

Desa Punai Merindu : Junaidi

Desa Pungut Hilir : Zam Zari

Desa Pungut Tengah : Dodi Indra

Desa Pulau Pandan : Dori Syafriadi

Desa Semerap : Saidina Umar, psr

Desa Pasar Semerap : Muhammad Daulai

Desa Simpang Empat Tanjung Tanah : Husni

Desa Senggarang Agung : Haidirwanto.

Desa Sungai Pegeh : Arjohan

Desa Sungai Lebuh : Mulyadi

Desa Siulak Gedang : Saldian Budi

Desa Sungai Gelampeh : Mandianto

Desa Sungai Betung Hilir : Novry

Desa Sungai Tutung : Doni Alpian

Desa Sungai Medang : Faizal Ardi

Desa Tamia : Sastri

Desa Tanjung Genting : Jendri Tonga

Desa Talang Lindung : Jon Kanedi,

Desa Talang Kemulun : Radiyal Yal

Desa Tanjung Pauh Mudik : Hermansyah.

Desa Tanjung Tanah : Zapwan

Desa Talang Kemulun : Radial

Desa Tanjung Batu : Kasman

Desa Tanjung pauh Hilir : Saprijal

Desa Tebing Tinggi : Subhan Jamil

Desa Telago : Rudi Hartono

Desa Tebat Ijuk : Adrisal

Desa Telun Berasap : Tito Yudistira

Desa Ujung Pasir : Musahidin. (adz)

Cegah Pungli Selama Ramadan, Dishub Diminta Transparan Tentukan Titik Parkir


SUNGAIPENUH - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sungai Penuh, diminta untuk transparan dan terbuka kepada masyarakat terkait jumlah titik parkir roda dua maupun empat di bulan suci Ramadhan tahun 2021.

Hal tersebut dikatakan oleh Pebri, Jum’at (9/4/2021). Dikatakannya, "transparan itu memang diwajibkan untuk mencegah parkir liar".

“Ya, Dishub selaku instansi yang menentukan berapa jumlah titik parkir serta yang merekomendasikan untuk juru parkir pada bulan suci ramadhan tahun 2021” kata Pebri.

Dia juga menambahkan, dengan adanya pengumuman dari Dishub, tentu masyarakat tahu kawasan mana saja yang masuk titik parkir. 

"Hal ini bertujuan untuk menghindari adanya pungli berkedok parkir", tambah Pebri.

Dani Warman Kabid Lalin Dishub Sungai Penuh, saat dikonfirmasi wartawan diruang kerjanya beberapa waktu lalu menyebutkan bahwa untuk jumlah titik parkir pada bulan ramadhan tahun ini masih sama dengan Ramadan sebelumnya yaitu sebanyak 23 titik yang tersebar di beberapa lokasi dalam Kota Sungai penuh", Sebut Dani.

“Jumlah titiknya sama seperti ramadhan sebelumnya sebanyak 23 titik” Ujarnya. (Adz)

Proyek Rp. 1,5 M di Kerinci Sudah Rusak padahal Baru Dibangun

  • Proyek yang Baru Dikerjakan Sudah Ambruk. (Dok)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM - Proyek rehabilitasi D.I Sungai Betung Mudik yang berlokasi di Kecamatan Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci sudah mulai rusak.

Proyek yang dikerjakan oleh CV. Azivana Muazah menelan anggaran senilai Rp. 1.584.495.000 (Satu milyar lima ratus delapan puluh empat juta empat ratus sembilan puluh lima ribu rupiah) yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2020.

“Sudah mengalami kerusakan, terutama dibagian dinding. Sehingga pelaksanaan dari pembangunan D.I tersebut diduga cacat mutu dan jauh dari kualitas baik. Jika kondisinya seperti ini, kita meyakini tidak akan bertahan lama,” ungkap seorang warga bernama Antoni kepada wartawan.

Selama ini, kata dia, pekerjaan fisik terutama yang dikelola Dinas PUPR Kerinci terus menjadi sorotan. Hal ini, lanjut dia, tidak terlepas dari kurangnya pengawasan dalam pelaksanaan proyek, serta kurang tegasnya pihak Dinas PUPR Kerinci ke kontraktor.

“Sudah sering kita dengar banyak proyek fisik yang bermasalah, seperti keterlambatan pembangunan, kualitas proyek yang tidak baik. Hal ini harusnya jadi perhatian Pemkab Kerinci terutama Dinas PUPR Kerinci,” tegasnya.

Sementara itu, Dinas PUPR Kerinci, melalui bidang SDA Kerinci, Hadri belum bisa dikonfirmasi terkait permasalahan tersebut. Saat dihubungi wartawan via telepon bernada tidak aktif.(*)

Lakalantas di Jalintim, Warga Penyengat Olak Terjepit di Kolong Bus Handoyo

MERDEKAPOST.COM | JAMBI - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Timur Sumatera, tepatnya di Perbatasan Desa Senaung dan Desa Penyengat Olak, Jumat (9/4). 

Kecelakaan tersebut terjadi antara Bus Handoyo dengan nomor polisi AA 7076 QA dengan sepeda motor. Kejadian tersebut menyebabkan seorang perempuan asal warga setempat mengalami luka serius dibagian kaki, diduga terlindas oleh kendaraan handoyo tersebut. 

Kepala Desa Penyengat Olak, Rutomi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini. "Ya benar ada kecelakaan. Korban terjepit dibawah kolong bus Handoyo," sebutnya. 

Dikatakan dia, saat ini korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Raden Mattaher untuk mendapat pertolongan. "Korban sudah dibawa ke rumah sakit pakai ambulan, mudah-mudahan masih terselamatkan nyawanya," harap Rutomi.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Muaro jambi AKP Firdaus saat dihubungi via whatsappnya belum memberikan balasan. (adz/sumber:Jambiindependent)

Mahasisiswi Cantik ini Layangkan Kritik Pedas untuk Bupati Kerinci, "Pak Bupati, Maaf Bapak Saya Kritik!"

KERINCI, MERDEKAPOST.COM - Viral di media sosial, seorang mahasiswi cantik yang merupakan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam dan juga pemberdayaan perempuan HIMSAK. Fenti Nadia Vista, mengkritik Bupati Kerinci karena dianggap tidak begitu peduli dengan kenyataan-kenyataan yang terjadi akhir-akhir ini, terutama terkait kerusakan hutan yang mengakibatkan banjir yang melanda akhir-akhir ini.

Bahkan menurutnya, banjir sudah terjadi dan melanda daerah-daerah yang sebelumnya tidak pernah terkena banjir.

Berikut, kritikan yang dituliskannya di media sosial facebook:

Pak Bupati, Maaf Bapak Saya Kritik!

Bapak bupati yang saya hormati, saya turut berbahagia saat sosok bapak diberitakan oleh beberapa media ketika sedang gagahnya turun langsung membubarkan aksi konvoi dan corat-coret seragam sekolah oleh beberapa siswa-siswi, bapak katakan "itu membahayakan keselamatan mereka dijalan, serta mengganggu jalannya lalu lintas", saya setuju.

Secara garis besar tidak ada yang salah dengan pribadi bapak yang baik, tapi yang ingin saya kritik adalah kinerja bapak bukan pribadi. 

Begini pak, sebagai seorang mahasiswa dan masyarakat kabupaten kerinci, saya berargumentasi sesuai teori yang diperkuat oleh realitas-realitas di lapangan. Tentu bapak sudah melihat, mendengar dan menyaksikan persoalan hutan diwilayah kita yang sudah gundul bukan? Persoalan ini sudah ramai sekali diperbincangkan di media sosial dan warung kopi, kalau di kantor bagaimana pak? Ini sudah meresahkan sekali, sangat disayangkan jika bapak tidak tahu-menahu soal ini.

Beberapa daerah dikabupaten kerinci yang bahkan belum pernah terjadi banjir sebelumnya, kini sudah merasakan terjangan banjir. Hewan-hewan pun demikian, berangsur memasuki pemukiman atau justru lahannyalah yang kian berangsur bak pemukimanan. Hal ini bagai perahu yang berlubang, hanya masalah waktu saja sebelum satu kebupaten merasakannya. Saya tidak pesimis hanya resah saja.

Dalam beberapa kesempatan penyampaian pidato, bapak seringkali menyinggung persoalan generasi masa depan, kehidupan anak cucu dimasa mendatang. Jika persoalan kerusakan lingkungan belum diselesaikan jangan dulu berkhayal tentang masa depan, kehidupan yang sekarang saja sudah benar-benar terancam.

Ohiya pak, ini adalah periode kedua bagi bapak sebagai orang no. 1 Kabupaten Kerinci untuk menuntaskan amanah seorang kepala daerah. Sudah ditanyakan pak, mengapa hutan kita bisa gundul dan lingkungan kita bisa rusak, bukankah bapak punya wewenang atas wilayah? Jika diam adalah emas maka berbicara diwaktu yang tepat bagai permata pak.

Fight or Flight.

Bapak sosok yang mana? 

Fenti Nadia Vista

Kritikan pedas yang dilayangkan mahasisiswi cantik ini mendapat tanggapan beragamd dari netizen:

Agung Cahyo Nugroho menuliskan : Mantap mbak ,betul nian . Hutan di kaki gunung kerinci sbgian mulai gundul semenjak penutupan pendakian gunung kerinci dari tahun lalu. 🙏

Mielgi L. Indra mengomentari, "Setiap tindakan positif pasti terdapat sisi negatifnya, setelah beliau mematenkan Kulit Manis Kerinci, berangsur-angsur Kulit Manis Kerinci merangkak naik harganya, dulunya sebelum dipatenkan, kulit manis hitam harganya 40ribu/kilo, sekarang sudah naik jadi 70ribu/kilo, ini hal positif buat meningkatkan perekonomian masyarakat, namun negatifnya banyak hutan lindung dibalak untuk pembukaan lahan baru, karena tergiur harga kulit manis yang terus dan terus merangkak naik, tidak ada tanda-tanda akan stuck ataupun turun". tulisnya.

Potret semakin gundulnya Kaki gunung Kerinci dan pembalakan liar yang marak terjadi akhir-akhir ini. (ist)

Sementara itu, beberapa akun facebook lainnya ikut mengomentari:

Rangga Febriarta, "2 periode berlalu, persoalan belum selsai"

#turunkelapangan atau #diturunkandilapangan

M Gusril Khalik, "Mantap"

Fes Dia Mon, "Super sekali ndo👍"

Saiful Roswandi, "Agi idup bupati?

Berita Terkait: Dianggap Tak Mampu Selamatkan Hutan, Kepala BBTNKS Diminta Hengkang dari Kerinci

Untuk diketahui, persoalan semakin gundulnya hutan sakti alam kerinci sedang disorot akhir-akhir ini baik oleh aktivis lingkungan maupun oleh masyarakat pada umumnya, dimana banyak sekali terjadi pembalakan liar yang anehnya terkesan dibiarkan saja oleh yang berwenang.

Bahkan, baru-baru ini sempat diviralkan agar Kepala BBTNKS mundur saja Jika Tak mampu selamatkan Hutan Kerinci. (adz)

Kepala KPH Kerinci Tinjau Program Adopsi Pohon di Hutan Adat 3 Luhah Kemantan

Kepala KPH Neneng Susanti bersama Ketua Hutan adat tigo luhah kemantan dan KUPS saat meninjau program adopsi pohon. (adz)

MERDEKAPOST.COM |  JAKARTA - Neneng Susanti, S.Hut. M.Si (Kepala KPH Kerinci-Jambi) Kelompok Pengelolan Hutan Produksi (KPHP) Kabupaten Kerinci meninjau secara langsung program adopsi pohon di hutan adat Tigo Luhah Kemantan Kecamatan Air hangat timur Kabupaten Kerinci.

Disampaikan oleh Kepala KPH Neneng Susanti, Program adopsi pohon satu-satunya yang saat ini sedang dilaksanakaan dikabupaten Kerinci yaitu di hutan adat tigo luhah Kemantan.

"Program adopsi pohon ini bertujuan untuk menyelamatkan dan melestarikan hutan, menjaga agar pohon tetap ada, karena tidak semua kita bisa menanam pohon, tapi dengan adopsi pohon ini maka seolah-olah kita sudah ikut serta menanam pohon dan melestarikan hutan", jelasnya

Kepala KPH saat mengunjungi KUPS Cascara Tea di Kemantan. (adz)

"Kondisi sekarang, kebutuhan masyarakat akan kayu sangat besar, pohon dengan vulume yang tinggi dan kubikasi yang tinggi cenderung terancam, karena kebutuhan masyarakat akan kayu yang sangat tinggi, oleh karena itu pohon-pohon harus kita selamatkan". Ujarnya

"harapan kita bisa program ini bisa dikembangkan disetiap hutan adat dan perhutanan sosial lainnya". Ujarnya

Ada Biaya untuk Adopsi Pohon Ini Alokasinya 

Masih menurut Neneng, pihaknya telah menyusun program ini bersama pengurus hutan adat 3 luhah dan KUPS

Dijelaskannya lagi, Program adopsi ini ada biayanya, dan selama satu tahun, pengadopsi atau disebut wali pohon memberikan donasi sebanyak 200ribu rupiah, wali pohon mendapatkan sertifikat 

kemana alokasi donasi Rp.200 Ribu?

dijelaskannya", alokasi dana Rp.200.000 sudah peruntukannya sudah dipresentasekan untuk masyarakat adat, desa, pendidikan dan untuk pemuda, dan dibagi secara proporsional

"Harapan kami, program ini akan sukses dengan dukungan penuh dari masyarakat, mari kita berpartisipasi, dengan mengadopsi pohon maka kita sudah ikut berperan serta dalam program pemerintah dalam melestariakan hutan terutama di kabupaten Kerinci". Ujar Neneng.

Sementara itu, Ketua Hutan Adat tigo luhah Kemantan Fahri Rahman didampingi Ketua KUPS hutan adat kemantan Dony Irawan,S.Sy dan sekretaris Sona Indra, S.Pd dan Bendahara Yafrizal.M.Pd, menyampaikan terima kasih kepada pihak KPH, NJO dalam pelaksanaan Adopsi pohon di wilayah hutan adat kemantan ini.

KUPS Cascara Tea

"kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Kepala KPH dan juga NJO yang selama ini telah memfasilitasi dan membina kami dalam upaya pelestarian hutan adat ini"

"mudah-mudahan dengan program ini maka harapan kita kedepan hutan lestari masyarakat sejahtera akan tercapai". Ungkapnya

Selain kegiatan Adopsi pohon ini, pihaknya juga mengembangkan sebuah KUPS yaitu Cascara Tea yang juga dibawah naungan hutan adat Kemantan, semoga masyarakat bisa menikmati manfaatnya". pungkasnya. (adz) 

Longsor, Lintas Bangko-Kerinci Sempat Lumpuh, Al Haris Tinjau Evakuasi Material

Al Haris Turun Langsung Tinjau Pembersihan Material Longsor. Foto : Istimewa

Merdekapost.com – Lintas Bangko menuju Kerinci atau sebaliknya lumpuh akibat terjadinya longsor di sejumlah titik di Desa Birun, Kecamatan Pangkalan Jambu, Kabupaten Merangin.

Ada tujuh titik longsor yang menutupi jalan nasional tersebut sehingga kendaraan roda empat dari Bangko menuju Kerinci atau sebaliknya tidak bisa melintas sejak Senin (29/03/2021) dini hari.

Bahkan Polres Merangin sempat mengalihkan arus lalu lintas menuju Kerinci via Bungo-Solok Selatan-Kerinci.

Al Haris yang mendapat kabar tersebut langsung mengintruksikan Dinas PUPR Merangin, agar berkoordinasi dengan pihak balai jalan supaya menurunkan alat berat ke lokasi untuk membersihkan material longsor.

Tidak hanya dari balik meja, Al Haris calon Gubernur Jambi yang berpasangan dengan Abdullah Sani ini juga turun langsung kelokasi melihat proses pembersihan material longsor hingga lintas Bangko-Kerinci lancar dilalui kendaraan roda empat.

“Senin pagi saya minta Dinas PUPR segera berkoordinasi dengan balai jalan nasional, karena ini jalan nasional agar menurunkan alat berat untuk membersihkan longsor. Alhamdulillah saat ini kendaraan roda empat sudah bisa melintas,” kata Al Haris, Senin malam.

Al Haris juga mengatakan lintas Bangko-Kerinci sangat rawan terjadi longsor. Terkait itu, jika jadi gubernur Jambi Al Haris dirinya sudah punya rencana membangun jalur evakuasi atau jalur alternatif lintas Kerinci-Jambi.

“Saya sangat tau lintas Bangko-Kerinci ini rawan longsor, sudah beberapa kali lintas Bangko-Kerinci lumpuh karena longsor. Saya sudah punya rencana untuk percepatan jalur evakuasi, sehingga jika terjadi bencana alam seperti longsor masyarakat Kerinci dan Sungaipenuh tidak susah keluar masuk atau begitupun sebaliknya,” sebut calon gubernur Jambi yang diusung PAN, PKB dan PKS dan PKB ini.(*)

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Sejarah Kerinci | Peta Situs