Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H Resmi Dibuka, Bupati Monadi Dorong Lahirnya Generasi Qur’ani di Kerinci

Bupati Kerinci Monadi saat membuka Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H yang dirangkai dengan Tadarus Al-Qur’an dan Lomba Sholawat Busyro di Ruang Pola Kantor Bupati Kerinci.(Ist)

Kerinci, Merdekapost.com – Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si secara resmi membuka kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H/2026 M di Ruang Pola Kantor Bupati Kerinci, Rabu (04/03/2026). Kegiatan ini di rangkai dengan Tadarus Al-Qur’an dan Lomba Sholawat Busyro yang berlangsung khidmat dan penuh semangat Ramadhan.

Pesantren Kilat Ramadhan tersebut di selenggarakan oleh TP PKK Kabupaten Kerinci. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai keimanan, membangun karakter generasi muda, serta menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Dalam sambutannya, Bupati Monadi menegaskan bahwa Pesantren Kilat Ramadhan harus menjadi ruang pembinaan akhlak dan peningkatan kualitas generasi muda. Ia berharap kegiatan ini mampu membentuk generasi Qur’ani yang cerdas, berakhlak mulia, dan memiliki daya saing tinggi di masa depan.

Turut hadir Wakil Bupati Kerinci H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si, Sekda Kerinci Zainal Efendi, SP., M.Si, serta jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Kerinci. Kehadiran para pimpinan daerah tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap pembinaan keagamaan selama bulan suci Ramadhan.

Melalui Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H ini, Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap tercipta generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga kuat dalam iman dan takwa. Kegiatan ini di harapkan menjadi ladang ilmu dan ladang pahala bagi seluruh peserta.(adz)

Jadi PR Berat Bupati dan DLH Kerinci? Salah Siapa, Pantai Danau Kerinci Kembali Dipenuhi Sampah

Sekeliling Pantai Danau Kerinci kembali Dipenuhi Sampah.(adz)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM  – Fenomena tak mengenakkan dan merusak pemandangan kembali terjadi di kawasan objek wisata Danau Kerinci,  Selain mengalami penyusutan permukaan air, kini muncul persoalan baru, sejumlah titik di bibir pantai danau dijadikan lokasi pembuangan sampah.

Pantauan di sekeliling pantai menunjukkan tumpukan sampah yang sengaja dibuang di beberapa titik sepanjang bibir danau. Kondisi ini tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga menimbulkan bau tidak sedap. 

Salah seorang Warga menyebutkan kondisi seperti ini seolah sudah menjadi hal yang lumrah, dan bagi pemerintah daerah mungkin sudah dianggap biasa.“Jelas Afriadi.

Menurutnya, "jangankan di pinggir danau, di tepi jalan utama saja sering terlihat, tumpukan sampah yang berserakan ke badan jalan".

Bacaan Lainnya:

Dari Danau Kerinci, Gerakan Indonesia Asri Dimulai! DLH Serukan Aksi Nyata

Bupati Monadi Turun Langsung Bersihkan Sampah di Danau Kerinci, Langkah Nyata Wujudkan Lingkungan Bersih 

"Karena sudah terbiasa, kemungkinan tumpukan sampah di bibir pantai danau inipun akan terbiarkan begitu saja,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi seperti ini telah berlangsung beberapa pekan, terutama sejak permukaan air danau surut. Area yang sebelumnya tertutup air sekarang dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab sebagai tempat pembuangan sampah alternatif.

“Surutnya permukaan air danau membuka lahan baru di bibir pantai. di beberapa titik itu dijadikan warga sebagai tempat membuang sampah”. tambahnya.

Sebagai warga Keliling Danau hanya bisa berharap kepada Pemerintah Kabupaten Kerinci, untuk tidak menutup mata terhadap persoalan ini. Jika dibiarkan berlarut-larut, dikhawatirkan akan semakin memperparah kerusakan eko sistem  lingkungan Danau Kerinci yang juga otomatis   menurunkan daya tarik obyek  wisata Danau Kerinci.

Warga Sindir Program Indonesia ASRI Masih Sebatas Slogan

Pantauan dititik lainnya, yakni kawasan Tanjung Batu, kondisi yang sama, terlihat sampah plastik, ranting, hingga limbah rumah tangga memenuhi garis tepi danau yang nampak mengering karena penyusutan air.

Warga menyebut kondisi itu telah berlangsung beberapa waktu terakhir. “Air surut, sampahnya makin kelihatan. Kami cemas karena baunya mulai menyengat,” ujar Andi salah seorang warga, pada Kamis (26/02/2026).

Hingga saat ini Belum terlihat langkah Pemerintah melakukan pembersihan di lokasi-lokasi yang paling terdampak. 

Sejumlah warga pun menyindir dengan istilah lokal, “katonyo gotong royong”, menagih konsistensi ajakan kerja bakti Gerakan Nasional Indonesia ASRI 2026 yang kerap digaungkan akhir-akhir ini.

“Harusnya Gerakan Nasional Indonesia ASRI itu di fokuskan pada Danau Kerinci. Apalagi Danau Kerinci ini menjadi Ikon Pariwisata kabupaten Kerinci,”sebutnya.

Dirinya berharap kepada pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memperhatikan Danau Kerinci yang semakin hari kian memprihatinkan. 

Harus Ada Aturan Tegas dan Komitmen Nyata

Untuk diketahui, Pemkab Kerinci baru-baru ini melaksanakan program Indonesia ASRI yang difokuskan di kawasan dermaga Danau Kerinci, Minggu, 15 Februari 2026 lalu.

Bupati Monadi turun langsung bersama Dinas terkait (DLH), Forkopimda melaksanakan kegiatan gotong royong bersama membersihkan area dermaga Danau Kerinci

Pemkab Kerinci saat melaksanakan program Indonesia ASRI yang difokuskan di kawasan dermaga Danau Kerinci, Minggu, 15 Februari 2026 lalu.(adz/merdekapost.com)

Bupati Monadi bersama DLH Menyatakan, “Melalui Gerakan Indonesia Asri ini, Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman, sehat, resik, dan indah (ASRI). Kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua,” ujarnya.

Namun, nampaknya hal itu tidak terlalu berdampak kepada masyarakat, buktinya masih saja masyarakat membuang sampah ke area Danau Kerinci dan ini menjadi PR berat bagi Pemimpin dan Dinas terkait.

Seperti disebutkan oleh Nurfuadi, Warga sekitar Danau, menurutnya, "Kesadaran masyarakat masih tipis dan belum tersentuh sama sekali, padahal himbauan sudah berkali-kali disampaikan, dan bahkan contoh langsung juga sudah dilaksanakan oleh Bupati Kerinci Monadi, jadi dalam hal ini kita tidak bisa semata-mata menyalahkan Pemerintah daerah".Ujarnya

Pilihan Redaksi: Bersihkan Sampah di Danau Kerinci, Monadi: Jadikan Budaya Bersama Tumbuhkan Kesadaran Kolektif Warga!

“Seruan dan himbauan gerakan kebersihan lingkungan dengan  Program  Gerakan Nasional Indonesia Asri 2026 jangan hanya sebatas seremoni atau slogan, melainkan harus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan pengawasan dan komitmen nyata Pemerintah Daerah Kerinci". Ungkapnya

"Nampaknya khusus untuk masalah sampah ini perlu ada aturan tegas dan jika perlu Undang-undang (Perda) yang mengaturnya, intinya jika ada yang masih buang sampah sembarangan, didenda" Pungkas Nurfuadi

Warga berharap Bupati Kerinci segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan sampah, memperkuat pengawasan, serta mengedukasi masyarakat agar bersama-sama menjaga kelestarian Danau Kerinci sebagai ikon wisata dan sumber kehidupan masyarakat sekitar.(Adz/Tim)

ASN Kerinci Diminta Absen Pulang di Pasar Ramadan Bukit Tengah, Kebijakan Tidak Lazim Tuai Sorotan

KEBIJAKAN TAK LAZIM: ASN Kerinci Diminta Absen Pulang di Pasar 'Bedug' Ramadan Bukit Tengah, Kebijakan Tidak Lazim Tuai Sorotan.(Adz)

Kerinci, Merdekapost.com – Kebijakan yang tidak lazim diterapkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kerinci. ASN du dua Kecamatan diminta melakukan presensi atau absen pulang dinas bukan di kantor masing-masing, melainkan di titik koordinat Pasar Ramadan Bukit Tengah, Kecamatan Siulak.

Kebijakan tersebut tertuang dalam surat resmi bernomor 100.3.4-5/BKPSDM/II/2026 tertanggal 22 Februari 2026 yang diterbitkan oleh BKPSDM Kabupaten Kerinci. 

Bacaan Lainnya: Para Terdakwa PJU Kerinci Dituntut Berbeda, Mantan Kadishub Tuntutan Tertinggi 2,4 Tahun

Dalam surat itu disebutkan bahwa pelaksanaan presensi pulang ASN dilakukan di lokasi Pasar Ramadan Bukit Tengah sebagai tindak lanjut dari perintah lisan Bupati Kerinci, Monadi, yang disampaikan pada 19 Februari 2026 saat pembukaan Pasar Ramadan tingkat kabupaten.

Kebijakan tak biasa, timbulkan pertanyaan soal disiplin kerja

Instruksi tersebut langsung menjadi perhatian, karena secara umum presensi ASN dilakukan di kantor atau unit kerja masing-masing sesuai dengan ketentuan jam kerja dan disiplin pegawai.

Sejumlah ASN yang enggan disebutkan namanya mengaku terkejut dengan kebijakan tersebut. Pasalnya, mereka harus meninggalkan kantor menjelang jam pulang untuk menuju lokasi pasar demi melakukan absensi.

Baca Juga: Tamparan Keras! Menteri PAN-RB RI Nilai Pemkot Sungai Penuh Peringkat Terendah Pelayanan Publik Se-Jambi

“Biasanya kami absen di kantor masing-masing. Sekarang harus ke pasar Ramadan untuk absen pulang. Ini tentu berbeda dari biasanya,” ujar salah seorang ASN.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan, apakah kebijakan tersebut telah sesuai dengan ketentuan disiplin ASN, terutama terkait kewajiban berada di tempat tugas selama jam kerja.

Harus sesuai aturan disiplin ASN

Mengacu pada ketentuan disiplin ASN yang diatur oleh Badan Kepegawaian Negara dan Kementerian PANRB, ASN wajib:

  • Masuk dan pulang kerja sesuai jam kerja
  • Melaksanakan tugas di unit kerja masing-masing
  • Mematuhi sistem presensi yang ditetapkan secara resmi

Ketentuan tersebut juga diperkuat dalam Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS, yang mewajibkan ASN menaati jam kerja dan ketentuan kehadiran.

Jika presensi dilakukan di luar kantor, umumnya harus disertai dasar penugasan resmi atau kegiatan kedinasan yang relevan.

Diduga untuk meramaikan Pasar Ramadan

Sejumlah kalangan menduga kebijakan tersebut berkaitan dengan upaya meramaikan Pasar Ramadan dan mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

Pasar Ramadan tingkat kabupaten sendiri merupakan program tahunan yang bertujuan mendukung pelaku UMKM dan meningkatkan aktivitas ekonomi selama bulan suci Ramadan.

Pilihan Redaksi: Guru Honorer Merangkap Pendamping Desa Jadi Tersangka, Mengapa Harus dia Jadi Tumbal?

Namun demikian, pengamat kepegawaian menilai kebijakan tersebut tetap harus memperhatikan prinsip disiplin kerja ASN dan tidak mengganggu kewajiban utama pegawai dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

“Jika tujuannya untuk mendukung kegiatan pemerintah daerah, seharusnya diatur secara proporsional dan tidak mengganggu kewajiban ASN di kantor,” ujar salah seorang sumber.

BKPSDM dan Pemkab Kerinci belum beri penjelasan resmi

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kabupaten Kerinci maupun BKPSDM Kabupaten Kerinci belum memberikan keterangan resmi terkait dasar teknis, pertimbangan administratif, maupun mekanisme pengawasan disiplin ASN dalam pelaksanaan presensi di luar kantor tersebut.

Publik kini menanti klarifikasi resmi, terutama untuk memastikan bahwa kebijakan tersebut tidak bertentangan dengan aturan disiplin ASN serta tidak berdampak pada efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

Publik Berharap Kebijakan tetap mengacu Aturan

Kebijakan yang menyangkut disiplin ASN dinilai harus mengacu pada regulasi yang berlaku, guna menjaga profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan publik.

Transparansi dan kejelasan dasar hukum menjadi penting agar kebijakan pemerintah daerah tidak menimbulkan polemik serta tetap berada dalam koridor aturan kepegawaian nasional.(Red)

Jaga Ekosistem dan Dorong Kesejahteraan Nelayan, Bupati Monadi Bersama PT KMH Restocking Ikan Endemik di Danau Kerinci

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Pemerintah Kabupaten Kerinci kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan melalui kegiatan restocking atau penebaran kembali ikan endemik di Danau Kerinci, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si, bersama jajaran dinas terkait dan didukung oleh pihak swasta, PT KMH, sebagai bentuk kolaborasi dalam menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan daerah.

Penebaran ikan endemik dilakukan di perairan Danau Kerinci menggunakan perahu motor, dengan melepas ribuan benih ikan lokal yang selama ini menjadi bagian penting dari keseimbangan ekosistem danau.

Baca Juga: Geledah Kantor Damkar Sungai Penuh, Kejari Amankan Berangkas dan Barang Elektronik

Dalam kesempatan itu, Bupati Monadi menyampaikan bahwa langkah ini merupakan upaya konkret pemerintah daerah dalam menjaga populasi ikan endemik yang menjadi sumber penghidupan masyarakat sekitar danau.

“Kita ingin ekosistem tetap terjaga dan masyarakat nelayan dapat merasakan manfaatnya dalam jangka panjang,” ujar Monadi.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan PT KMH yang turut berkontribusi dalam mendukung program pelestarian lingkungan di Kabupaten Kerinci. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha menjadi kunci dalam memperkuat pembangunan berwawasan lingkungan.

Baca Juga: Bupati Monadi Panen Padi Perdana dan Gotong Royong Bersama warga Desa Baru Semerah

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kerinci, Tito Rivano, menjelaskan bahwa kegiatan restocking ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan populasi ikan endemik sekaligus memperkuat sektor perikanan daerah.

Dengan meningkatnya populasi ikan lokal, masyarakat yang menggantungkan hidup dari aktivitas perikanan di Danau Kerinci diharapkan dapat merasakan dampak ekonomi yang lebih baik.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam menjaga Danau Kerinci sebagai warisan alam sekaligus sumber kehidupan masyarakat. Melalui semangat kolaborasi dan tanggung jawab bersama, keberlanjutan ekosistem danau diharapkan tetap terjaga untuk generasi mendatang. (adz)

MoU Sudah Diteken, UNJA dan Pemkab Kerinci Satukan Langkah Kembangkan Pariwisata

Penandatanganan MoU kerjasama Universitas Jambi (UNJA) dan Pemkab Kerinci dalam mengembangkan Pariwisata.(ist)

Jambi, Merdekapost.com – Universitas Jambi (UNJA) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kerinci, sekaligus menggelar Kuliah Umum Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Fakultas Hukum UNJA, Rabu (04/2/2026).

Kegiatan yang mengangkat tema “Desentralisasi dan Inovasi Kebijakan Daerah dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Pariwisata Tahun 2026” ini berlangsung di Gedung Hexagonal Lantai 3, Kampus UNJA Mendalo.

Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Rektor UNJA Helmi bersama Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., sebagai bentuk penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berbasis riset dan inovasi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Hafrida, S.H., M.H., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Dr. Fauzi Syam, S.H., M.H., para dekan dan wakil dekan fakultas di lingkungan UNJA, Sekretaris LPPM Drs. Marzul Hidayat, M.A., Ph.D., Sekretaris LPPPM Ir. Yulia Morsa Said, M.T., Kepala UPA Laboratorium Dr. Ir. Suparjo, M.P., Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja Sama Dr. Guspianto, S.KM., M.KM., Ketua Tim Kerja Kerja Sama dan Layanan Internasional Herry Jon, S.E., dosen JISIP UNJA, jajaran Pemerintah Kabupaten Kerinci, BEM UNJA, serta mahasiswa.

Bacaan Lainnya:

Bupati Monadi Lantik Enam Pejabat Eselon II Pemkab Kerinci, Ini Nama-namanya

Jemput Bola, Wako Alfin Temui BWS VI dan Balai Bina Marga, Ajukan Lanjutan Normalisasi Sungai dan Peningkatan Jalan

Dalam sambutannya, Rektor UNJA Helmi menegaskan komitmen universitas untuk terus mendukung program strategis Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui kolaborasi yang saling menguatkan.

“Alhamdulillah, Program Studi Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Politik UNJA hampir bersamaan memperoleh akreditasi unggul dari lembaga akreditasi mandiri. Ini menjadi bukti bahwa akreditasi unggul bukan sekadar sertifikat, tetapi harus diimplementasikan secara nyata melalui kerja sama dan kontribusi langsung kepada daerah,” ujar Helmi.

Ia juga menyoroti besarnya potensi pariwisata yang dimiliki Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, yang membutuhkan dukungan lintas sektor, khususnya dari perguruan tinggi. Melalui MoU ini, UNJA berkomitmen mengarahkan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat agar selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah.

“Penandatanganan MoU ini kami harapkan menjadi langkah konkret untuk saling menguatkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kerinci,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Kerinci Monadi menyampaikan rasa haru dan kebanggaannya dapat hadir di Universitas Jambi serta berbagi pengalaman dengan sivitas akademika.

“Saya sangat berbahagia bisa berada di UNJA. Mudah-mudahan ilmu dan pengalaman yang saya bagikan dapat bermanfaat bagi mahasiswa. Kerja sama ini sangat penting, terutama dalam mendukung riset dan pengabdian UNJA yang dapat menjadi rekomendasi kebijakan pengembangan pariwisata Kerinci,” ungkap Monadi.

Ia juga mengungkapkan rencana pembangunan rumah sakit di Kabupaten Kerinci pada tahun ini dan berharap UNJA dapat berperan aktif dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas.

“Kami yakin UNJA adalah bagian dari kami. Kerja sama ini bukan sekadar dukungan, tetapi ikhtiar bersama dalam menyiapkan SDM dan pembangunan daerah. Kami bangga bisa bekerja sama dengan Universitas Jambi,” pungkasnya.(*)

PS Binhar Tebat Ijuk Juara Bupati Kerinci Cup 2025

KERINCI, MERDEKAPOST.COM - Turnamen sepak bola paling bergengsi di Kabupaten Kerinci akhirnya menemukan juara. PS. Binhar (Bintang Harapan) dari Desa Tebat Ijuk Depati Tujug sukses mengunci gelar Bupati Cup Kerinci 2025 setelah mengalahkan PS. Bunga Tanjung lewat drama panjang adu penalti yang menegangkan, Selasa, 09 Desember 2025.

Pertandingan final yang digelar di Lapangan Sigegar Bumi Siulak Panjang itu berlangsung luar biasa sengit sejak menit awal. Dua tim dengan karakter permainan berbeda tampil habis-habisan demi mengangkat trofi paling bergengsi di Kerinci tersebut. Sorak-sorai suporter memenuhi stadion, menciptakan atmosfer panas yang tak pernah reda sepanjang pertandingan.

 90 Menit Tanpa Gol

Sejak kick-off, Kedua kesebelasan saling jual beli serangan. keteganganpun terjadi di antara penonton. tensi pertandingan semakin meningkat. Adu fisik dan duel udara sering terjadi, namun wasit tetap mampu menjaga jalannya pertandingan dengan tegas. Hingga turun minum, skor tetap 0–0.

Babak kedua berjalan lebih keras. Kedua tim saling beradu serangan, bahkan beberapa kali peluang emas tercipta—namun penyelamatan cemerlang dari kedua kiper membuat gol sulit terjadi. Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada satu pun gol yang bersarang, memaksa laga dilanjutkan ke adu penalti.

Drama Adu Penalti 

Adu penalti menjadi momen yang paling menegangkan bagi ribuan pasang mata yang berlangsung hingga 17-an kali tendangan. Namun akhirnya PS. Binhar yang tampil sebagai pemenang setelah penendang terakhir (ke-17) Bunga Tanjung gagal menuntaskan tugasnya. Skor akhir penalti ditutup dengan kemenangan tipis Binhar (11-12 Pen.).

Kiper PS. Binhar menjadi pahlawan setelah melakukan satu penyelamatan krusial yang mengubah jalannya adu tos-tosan tersebut. Sementara seluruh pemain Binhar langsung berhamburan merayakan kemenangan begitu penendang terakhir mereka berhasil menaklukkan kiper lawan.

Kemenangan ini menjadi catatan manis bagi PS. Binhar yang tampil konsisten sepanjang turnamen. Dukungan penuh masyarakat Tebat Ijuk yang memadati stadion menambah emosional momen kemenangan tersebut.

“Ini bukan sekadar kemenangan, ini hasil kerja keras pemain, ofisial, dan dukungan luar biasa dari masyarakat Tebat Ijuk. Mental anak-anak sangat luar biasa,” ujarnya.

Di sisi lain, PS. Bunga Tanjung tetap mendapat apresiasi tinggi karena tampil luar biasa hingga partai final dan memberikan perlawanan sengit.

Dengan berakhirnya laga final ini, Bupati Cup Kerinci 2025 secara resmi ditutup. Panitia mengapresiasi seluruh klub yang berpartisipasi dan berharap kompetisi tahun depan bisa berlangsung lebih meriah dan profesional.

PS. Binhar pulang dengan kepala tegak sebagai juara baru Bupati Cup Kerinci, membawa kebanggaan besar bagi Desa Tebat Ijuk dan menorehkan sejarah di dunia sepak bola Kerinci.(*)

Jalan Sungai Hangat-Dusun Jawa yang Rusak Parah Mulai Diperbaiki PUPR Kerinci

KERINCI, MP.Com – Setelah sempat di keluhkan, kerusakan jalan di desa Sungai Hangat – Dusun Jawa, kecamatan Gunung Raya, Kerinci, kini mulai di perbaiki Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) pada Rabu (29/10/2025).

Perbaikan di lakukan penimbunan material koral di titik jalan rusak parah, kemudian langsung di lakukan pemadatan dengan menggunakan alat berat.

Kepala Dinas PUPR Kerinci, Maya Novefri, saat di konfirmasi mengatakan bahwa, penimbunan dengan material koran tersebut merupakan langkah cepat Bupati dan Wakil Bupati Kerinci terhadap keluhan masyarakat.

“Ya, kita melakukan penimbunan sementara dulu dengan material, agar masyarakat bisa melintas. Ini merupakan gerak cepat pak Bupati dan Wabup memperbaiki infrastruktur yang rusak,”ujarnya.

Baca Juga:

Bupati Monadi Serahkan Bantuan Alsintan dan Tanam Padi Bareng Petani Belui

Dia mengatakan keterlambatan perbaikan tersebut, lantaran alat berat banyak sedang di gunakan untuk mengerjakan kegiatan fisik di kabupaten Kerinci. “Memang agak sedikit telat karena alat berat banyak di pakai. Tapi Alhamdulillah sudah bisa kita timbun sementara hari ini,”sebutnya.

“Pada hari ini kita menghamparkan material, besok akan di gilas dan lansung di padatkannya,”tambahnya

Ia mengatakan bahwa jalan tersebut di usulkan untuk masuk dalam APBD pada tahun 2026 mendatang. “Kalau jalan itu (Sungai Hangat, red) masuk Usulan skala prioritas, tapi kita lihat nantinya karena Anggaran PUPR tahun 2026 kecil terdampak Efesiensi. Saat ini baru KUA belum ada penyusunan RKA. Mudah-mudahan bisa masuk,”jelasnya.

Sebelumnya, Jalan Kabupaten menghubungkan antara Desa Sungai Hangat dan Dusun Jawa, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci, kian hari kian memprihatinkan. Sudah hampir 15 tahun jalan utama masyarakat dan menjadi urat nadi warga dua desa itu tak kunjung tersentuh perbaikan.

Setiap kali hujan mengguyur, jalan berubah menjadi kubangan lumpur. Permukaannya yang licin membuat pengendara sering terjatuh, bahkan tak jarang kendaraan roda dua harus di tuntun untuk bisa melintas.

Baca Juga: PDAM Tirta Sakti Kerinci Beri Diskon dan Promo Gratis Pemasangan

Bagi warga, hujan deras adalah kabar buruk. Air yang menggenang di badan jalan kerap menyebabkan banjir parah hingga menutup akses utama, memaksa warga menunda berbagai aktivitas — dari pergi ke sekolah hingga mengangkut hasil pertanian.

Pemandangan yang paling memilukan terjadi setiap hujan datang. Anak-anak di sekitar lokasi turun tangan membuat aliran air dengan peralatan seadanya agar jalan tidak tergenang. “Kalau tidak kami alirkan, air makin dalam dan jalan tak bisa di lewati sama sekali,” kata Herman salah satu warga.

Warga mengaku lelah menunggu janji perbaikan yang tak kunjung terealisasi. Mereka berharap pemerintah daerah segera turun tangan memperbaiki infrastruktur vital tersebut.

“Sudah lebih dari sepuluh tahun kami berharap. Kami hanya ingin akses jalan yang layak, agar bisa hidup aman dan nyaman seperti warga di tempat lain,” ujar seorang warga lainnya.(adz)

Bupati Monadi Serahkan Bantuan Alsintan dan Tanam Padi Bareng Petani Belui

Kerinci, MP.com – Pemerintah Kabupaten Kerinci kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Bupati Kerinci, Monadi, melakukan penyerahan bantuan berupa mesin Hidrotiller jenis kura-kura dan benih padi kepada para petani di Desa Belui, Kecamatan Depati Tujuh, sekaligus melakukan kegiatan penanaman padi bersama, Rabu (29/10/2025).

Bupati Kerinci, Monadi, menyampaikan bahwa pertanian merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat Kerinci, sehingga pemerintah daerah terus mendorong inovasi dan penyediaan sarana-prasarana pertanian yang memadai.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani. Pemerintah daerah selalu hadir untuk mendukung kebutuhan petani,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Baca Juga: PDAM Tirta Sakti Kerinci Beri Diskon dan Promo Gratis Pemasangan

Pada kesempatan tersebut, turut hadir Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Kerinci, Radium Khalis, Camat Depati Tujuh Indra Hermawan, serta jajaran pemerintahan desa dan para kelompok tani.

Kadis TPH Kerinci, Radium Khalis menambahkan bahwa penyediaan alat mesin pertanian (alsintan) seperti hidrotiller sangat dibutuhkan untuk mempermudah pengolahan lahan, terutama di wilayah pertanian yang masih mengandalkan tenaga manual.

“Dengan alsintan ini, petani bisa lebih efisien dalam bekerja. Waktu pengolahan lahan lebih cepat, sehingga masa tanam dapat berlangsung tepat waktu,” jelasnya.

Baca Juga: Tim Wasev TMMD Kunker ke Kodim 0417 Kerinci, Dansatgas Paparkan Sasaran dan Progres TMMD 126 Secara Rinci

Para petani Desa Belui menyambut baik kehadiran Bupati beserta rombongan serta bantuan yang diberikan. Mereka berharap dukungan pemerintah seperti ini terus berlanjut guna meningkatkan hasil produksi dan pendapatan mereka.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kerinci menegaskan keberpihakan terhadap sektor pertanian sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.(adz)

PDAM Tirta Sakti Kerinci Beri Diskon dan Promo Gratis Pemasangan

Perumda Air Minum Tirta Sakti (PDAM) Kerinci Beri Diskon dan Promo Gratis Pemasangan.(mpc)

Kerinci, Merdekapost.com - Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Kerinci, Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Kerinci, Perumda Air Minum Tirta Sakti meluncurkan program promo spesial berupa potongan harga dan sambungan gratis untuk pelanggan baru maupun lama.

Program ini berlangsung selama dua bulan penuh, mulai 1 November hingga 31 Desember 2025, sebagai bentuk apresiasi dan kado istimewa dari Perumda Tirta Sakti untuk warga Kerinci.

💧 Rincian Promo:

Pemasangan Baru: Dari harga normal Rp1.500.000, kini menjadi hanya Rp1.000.000.

Sambung Kembali (Reaktivasi): Dari tarif normal Rp500.000, kini GRATIS!

Promo ini berlaku untuk seluruh pelanggan di wilayah layanan Perumda Air Minum Tirta Sakti Kabupaten Kerinci, dengan beberapa ketentuan administrasi yang harus dipenuhi.

Baca Juga: Wabup Murison Lantik 7 Pejabat Administrator Lingkup Pemkab Kerinci  

📋 Syarat dan Ketentuan Promo:

Mengisi formulir pendaftaran di kantor cabang terdekat atau Kantor Pusat Perumda Tirta Sakti.

Tidak memiliki tunggakan atau masalah administrasi dengan layanan sebelumnya.

Lokasi rumah harus terjangkau jaringan pipa utama (maksimal 16 meter dari jalur pipa).

Pemasangan dilakukan setelah pembayaran dan verifikasi dokumen.

Promo tidak berlaku untuk pelanggan non-rumah tangga atau usaha komersial.

🎉 Momentum HUT Kerinci ke-67

Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., Wakil Bupati H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si., dan Sekda Zainal Efendi, SP., M.Si. turut mendukung langkah Perumda Tirta Sakti sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami mengapresiasi inisiatif Perumda Tirta Sakti yang terus berinovasi dalam memberikan layanan terbaik kepada warga. Program seperti ini nyata manfaatnya,” ungkap Bupati Monadi.

Baca Juga :  

Tim Wasev TMMD Kunker ke Kodim 0417 Kerinci, Dansatgas Paparkan Sasaran dan Progres TMMD 126 Secara Rinci

Dengan tagline “Kerinci Berdaya Saing, Maju dan Sejahtera”, promo ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya akses air bersih sebagai bagian dari pembangunan daerah.

📞 Informasi Lebih Lanjut:

📧 Email: tirtasakti.krc@gmail.com

🌐 Website: www.perumdatirtasakti.id

📱 Instagram & Facebook: @perumdatirtasakti

(adz/mpc)

Agar Sawah Bisa Digarap dan Irigasi Lancar, Warga dan Lembaga Adat 4 Desa Desak Kontraktor Jalan Bandara Bangun Box Culvert

Saluran Irigasi terganggu akibat dari tumpukan sampah, Agar Sawah warga Bisa Digarap dan Irigasi Lancar, Warga dan Lembaga Adat 4 Desa Desak Kontraktor Jalan Bandara Bangun Box Culvert.(adz/mpc)

Kerinci | Merdekapost.com – Pekerjaan pembangunan jalan masuk menuju bandara Depati Parbo di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi menimbulkan masalah serius bagi masyarakat sekitar. 

Warga empat desa yakni Desa Agung Koto Iman, Koto Iman, Koto Salak dan Koto Petai Kecamatan Tanah Cogok mengeluhkan aliran irigasi yang tersumbat akibat aktivitas proyek tersebut. 

Saluran irigasi yang selama ini menjadi sumber pengairan utama sawah di empat desa itu, kini tertutup material timbunan yang runtuh dan tanah galian dari proyek serta sampah. 

Akibatnya, air tidak bisa mengalir dengan lancar ke lahan persawahan dan mengakibatkan petani idak bisa menggarap lahan sawah mereka.

Berita Terkait: 

Proyek Jalan Bandara Kerinci Sebabkan Irigasi Tersumbat, Petani Empat Desa Terdampak

Menyikapi persoalan tersebut, masyarakat empat desa bersama Lembaga Adat menggelar rapat yang bertempat di monumen Masjid Gempa Bumi di Koto Iman

Adapun hasil dari keputusan rapat yang tertuang didalam satu lampiran surat, bahwa masyarakat terdampak oleh pembangunan jalan masuk bandara karena tidak adanya box culvert yang mengakibatkan:

1. Penyumbatan saluran irigasi oleh sampah

2. Tidak lancarnya air irigasi

3. Lahan perasawahan tidak bisa digarap

4. Petani/warga kehilangan akses jalan

oleh karena itu masyarakat meminta kepada pihak pelaksana proyek yaitu CV Air Tenang agar melakukan pembangunan box culver dengan lebar 3 meter dan tinggi 3 meter serta panjangnya disesuaikan dengan ukuran konstruksi badan jalan

Sampah menyumbat saluran irigasi persawahan warga 4 desa. (adz)

Masyarakat mendesak agar pembangunan box culvert tersebut dilaksanakan dalam waktu tujuh hari terhitung Rabu 25 September 2025

Harapan masyarakat terhadap proyek atau pembangunan jalan bandara Depati Parbbo Kerinci ini jangan sampai merugikan masyarakat petani setempat. Karena mereka menggantungkan hidup mereka dari hasil pertanian (bersawah). 

Surat keputusan musyawarah tersebut ditanda tangani oleh masyarakat bersama Lembaga Adat 4 desa, BPD 4 Desa dan diketahui oleh 4 Kepala Desa yaitu Desa Koto Iman, Agung Koto Iman, Koto Salak dan Koto Petai.

Surat tersebut juga dialamatkan kepada Bupati Kerinci, Ketua DPRD Kerinci, Kapolres, Dandim 0417/Kerinci, Anggota DPRD DapilIV, Kadis Pehunungam, Kadis yanaman pangan holtikultura,Kepala Balai wilayah sungai Sumatera VI Provinsi Jambi, Kepala Bandara Depati Parbo, Dirut PT. Air Tenang dan Camat Tanah Cogok dan ditembuskan kepada Gubernur Jambi. (adz)

Aklamasi, Monadi Kembali Pimpin PETA Kerinci-Sungai Penuh

Terpilih secara Aklamasi Dalam Musyawarah yang digelar pada Kamis, 11 September 2025, bertempat di Aula Kantor Bupati Kerinci, Monadi Kembali Pimpin PETA Kerinci-Sungaipenuh.(Istimewa)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM Monadi kembali dipercaya memimpin Persatuan Trail Adventure (PETA) Kabupaten Kerinci – Kota Sungaipenuh.

Dalam musyawarah yang digelar pada Kamis, 11 September 2025, bertempat di Aula Kantor Bupati Kerinci, Monadi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PETA Periode 2025-2030.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh 50 club trail yang berada di bawah naungan PETA.

Dalam suasana penuh kebersamaan, para peserta sepakat memberikan amanah kembali kepada Monadi untuk melanjutkan kepemimpinan organisasi.

Selain itu, dalam membantu Ketua Umum, peserta Musyawarah juga menunjukkan Hermantoni sebagai ketua Harian PETA Kerinci-Sungaipenuh.

Baca Juga: Pemkab Kerinci Resmi Umumkan PPPK Paruh Waktu

Allhamdulillah, teman teman Club Trail kompak, kedepan kita semakin solid dan mampu mengembangkan berbagai agenda kegiatan adventure serta mempererat silaturahmi antar rider di wilayah Kerinci dan Sungaipenuh,” ujar Monadi.

Bupati Kerinci ini juga mengatakan, dengannya kekompakan club, nanti kegiatan event akan dilaksanakan setiap 2 atau 3 Bulan sekali, serta membantu promosi wisata Kerinci-Sungaipenuh ke luar daerah.

“Para rider, jangan mati dulu sebelum ke Kerinci, salam satu jalur gasspol,” cetus Monadi semangat.(adz)

Reformasi Birokrasi, Bupati Kerinci Teken Komitmen Meritokrasi

Merdekapost – Bupati Kerinci Monadi menandatangani komitmen bersama kepala daerah se-wilayah kerja Kantor Regional VII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Palembang, Rabu (10/9/2025).

Penandatanganan komitmen meritokrasi ini menjadi tonggak penting dalam mendorong reformasi birokrasi di Sumatera Selatan, sekaligus memperkuat integritas dan tata kelola pemerintahan daerah yang lebih transparan serta akuntabel. Acara ini turut dihadiri langsung oleh Kepala BKN RI, Prof. Zudan Arif Fakrulloh.

Komitmen tersebut juga diharapkan mampu mempercepat implementasi sistem berbasis kinerja di Kabupaten Kerinci, sehingga pelayanan publik semakin profesional, adil, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Bupati Monadi kepada media ini menyampaikan, bahwa penandatanganan komitmen ini menjadi bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam menegakkan prinsip meritokrasi.

Baca Juga:  

Kendaraan Dinas Milik Pemkab Kerinci Tabrak Lari Warga, Aparat Diminta Bertindak

“Kami berkomitmen untuk terus membangun tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, serta berbasis pada kompetensi dan kinerja. Harapannya, langkah ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus membawa kesejahteraan bagi masyarakat Kerinci,” ujar Monadi.

Monadi juga menambahkan, penerapan prinsip meritokrasi akan menjadi landasan kuat dalam menciptakan aparatur sipil negara (ASN) yang profesional dan berintegritas tinggi.

“Meritokrasi bukan hanya soal penempatan jabatan berdasarkan kompetensi, tetapi juga memastikan setiap ASN memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang sesuai prestasi dan kinerjanya. Dengan begitu, tidak ada lagi ruang bagi praktik yang tidak sehat dalam birokrasi,” tegas Monadi.

”Pemerintah Kabupaten Kerinci siap mendukung penuh arahan BKN dalam memperkuat reformasi birokrasi yang berorientasi pada pelayanan publik berkualitas, transparansi, serta akuntabilitas,”tutup Bupati Kerinci.(adz)

Walikota Sungai Penuh dan Bupati Kerinci Serahkan Remisi kepada 226 Warga Binaan Rutan Kelas IIB Kota Sungai Penuh

Wali Kota Sungai Penuh Alfin dan Bupati Kerinci Monadi Menyerahkan Remisi Kepada Warga Binaan RUTAN Kelas IIB Kota Sungai Penuh. (Doc.Istimewa)

SUNGAI PENUH, MP - Sebanyak 226 orang warga binaan Rumah Tahanan Negara (RUTAN) Klas IIB Kota Sungai Penuh, Jambi menerima pengurangan hukuman (Remisi) pada 17 Agustus 2025.

Terdiri dari dari 90 orang penerima Remisi Umum dan 136 orang penerima Remisi Dasawarsa.

Hal itu dikatakan oleh Karutan Sungai Penuh, saat acara penyerahan Remisi yang dihadiri oleh Wali Kota Sungai Penuh Alfin dan Bupati Kerinci Monadi pada Minggu (17/8/2015)

Untuk remisi Dasawarsa diberikan selama 90 hari sedangkan Remisi Umum diberikan pemotongan masa hukuman selama 3 bulan, ujarnya.

BACA JUGA:  

Anak Yatim Nazwarifa Ilmira Fahmi Terpilih sebagai Pembawa Baki pada Upacara HUT RI ke-80 di Tanjung Jabung Barat

Turunkan Alat Berat ke Lokasi Longsor, Jalan Nasional Kerinci-Sumbar sudah bisa dilewati 

Sementara itu, Wali Kota Sungai Alfin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Remisi merupakan bentuk penghargaan pemerintah kepada warga binaan yang telah berkelakuan baik serta mengikuti program pembinaan selama menjalani masa hukuman.

“Kami ingin warga binaan yang mendapat remisi bisa benar-benar mengambil hikmah, agar kelak kembali ke masyarakat dengan bekal yang lebih positif,” ujar Alfin.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah siap mendukung program pembinaan, sehingga para mantan warga binaan dapat diterima kembali di tengah masyarakat, aktif dalam kegiatan sosial, serta tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum, tutupnya. (*)

HUT RI ke-80, Kodim 0417/Kerinci Berbagi Kebahagiaan Lewat Pasar Murah

SUNGAI PENUH, MP – Suasana meriah dan penuh kehangatan terlihat di halaman Kantor Subdenpom Persiapan Kerinci, Minggu pagi (10/8/2025).

Puluhan warga berbondong-bondong sejak matahari terbit untuk mengikuti Pasar Murah yang digelar Kodim 0417/Kerinci bersama Perum Bulog Kerinci.

Kegiatan ini menjadi bagian dari Gerakan Pangan Murah Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), sekaligus wujud nyata perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Berbagai kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir, minyak goreng, dan tepung terigu dijual dengan harga khusus, jauh di bawah harga pasar.

“Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah buah perjuangan para pahlawan. Tugas kita sekarang adalah mengisinya dengan kerja nyata dan menghadirkan senyum di tengah masyarakat,” tegas Dandim 0417/Kerinci, Letkol Inf Eko Budiarto,saat membuka kegiatan.

Baca Juga:

Sejarah Baru! Jambi Resmi Jadi Bagian Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol Dipimpin Mayjen Arif Gajah Mada

Menurutnya, perayaan HUT RI tidak hanya cukup dengan upacara atau perlombaan. Lebih dari itu, harus ada langkah konkret yang memberikan dampak positif bagi rakyat.

“TNI bukan hanya penjaga kedaulatan, tetapi juga sahabat rakyat. Kami ingin selalu hadir, mendengar, dan membantu,” tambahnya.

Antusiasme warga terlihat dari panjangnya antrean di setiap stand. Warga mengaku terbantu dengan adanya pasar murah ini, apalagi di tengah harga bahan pokok yang cenderung naik.

Kodim 0417/Kerinci berharap, kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin, sehingga semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan seremoni, tetapi juga lewat aksi nyata yang meringankan beban masyarakat dan mempererat persatuan. (*)

Dorong Percepatan Pembangunan, Bupati Kerinci Serahkan Proposal Strategis ke Menko AHY

Dorong Percepatan Pembangunan, Bupati Kerinci Serahkan Proposal Strategis ke Menko AHY.(ist)

Merdekapost.com – Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan Kabupaten Kerinci. Salah satu langkah nyatanya adalah audiensi bersama Gubernur Jambi dan para kepala daerah se-Provinsi Jambi dengan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), di Jakarta. Rabu (16/7/2025).

Bertempat di Gedung Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan tersebut, Bupati Monadi menyerahkan langsung proposal infrastruktur yang disusun secara komprehensif sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperjuangkan program-program strategis yang berdampak langsung terhadap peningkatan daya saing, kemajuan, dan kesejahteraan masyarakat Kerinci.

Baca Juga:  

WNA Asal Tiongkok Ditangkap, Terancam Dideportasi

Bupati Kerinci Monadi ke media ini menyampaikan, Kami membawa sejumlah usulan strategis yang benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Di antaranya pembangunan dan peningkatan jalan antarwilayah, jembatan penghubung desa, hingga sarana pendidikan dan kesehatan yang representatif.

“Kami membawa sejumlah usulan strategis yang benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat,”ujar Monadi.

Monadi juga menambahkan, Kerinci sebagai wilayah yang memiliki potensi besar di sektor pariwisata, pertanian, serta energi baru terbarukan harus mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat, terutama dalam hal pembangunan infrastruktur penunjang.

“kami berharap melalui proposal ini, pusat bisa memberikan dukungan nyata agar pemerataan pembangunan bisa dirasakan hingga ke pelosok,” tutup Mantan Kepala Dinas Pendidikan Monadi.(Red)

Maya Novefri Resmi Dilantik Jadi Dewas Perumda Tirta Sakti, Ini Pesan Bupati Monadi

Bupati Kerinci Lantik Maya Novefri sebagai Dewas Perumda Tirta Sakti (ist)

Kerinci, Merdekapost – Bupati Kerinci, H. Monadi, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Maya Novefri Handayani sebagai Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Sakti Kabupaten Kerinci untuk periode 2025–2029. Pelantikan berlangsung pada Senin, 8 Juli 2025, berdasarkan Surat Keputusan Bupati Kerinci Nomor 500/Kep.134/2025.

Acara pelantikan yang digelar dengan khidmat tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Kerinci, Murison, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Kerinci, serta segenap manajemen dan pegawai PDAM Tirta Sakti.

Dalam sambutannya, Bupati Monadi menyampaikan harapannya agar dengan pengalaman Maya Novefri sebagai Kepala Dinas PUPR Kerinci saat ini, dapat terjalin sinergi yang kuat dalam meningkatkan kualitas layanan PDAM kepada masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya inovasi dan profesionalisme dalam menjalankan fungsi pengawasan.

Baca Juga:  

RPJMD Kerinci 2025–2030 Dibahas, Bupati Monadi Dorong Solusi Permasalahan Masyarakat

“Kita berharap Dewas dan Direksi PDAM dapat menyusun SOP yang tidak hanya berstandar nasional, tapi juga bisa menuju standar internasional. PDAM ini harus bisa bersaing secara sehat, terutama dengan memiliki 10 cabang yang ada saat ini,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati Monadi juga menegaskan pentingnya transformasi digital dalam pengelolaan keuangan perusahaan daerah.

“Saya harapkan semua transaksi dilakukan secara non-tunai. Ini penting untuk transparansi dan akuntabilitas. Dan seluruh pegawai PDAM harus aktif melakukan pembaruan kompetensi diri sesuai tuntutan zaman,” tambahnya.

Bupati juga memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dewan Pengawas sebelumnya atas dedikasi selama masa jabatan mereka.

Maya Novefri Handayani, yang kini resmi menjabat sebagai Dewan Pengawas PDAM Tirta Sakti Kerinci, menyampaikan komitmennya untuk menjalankan tugas dengan penuh integritas dan profesionalisme.

Baca Juga:  

Ditunjuk Sebagai Plt Ketua KONI Kota Sungai Penuh, Harpendi: "Siap Laksanakan Musorkot"

“Amanah ini bukan hanya sebuah jabatan, tetapi tanggung jawab untuk memastikan PDAM Tirta Sakti berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik. Saya akan berupaya mendorong PDAM lebih terbuka, efisien, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pelanggan,” ungkap Maya.

Ia juga menyatakan siap bekerja sama dengan jajaran direksi, pegawai, dan stakeholder lainnya untuk mendorong perbaikan layanan dan pengelolaan internal PDAM.

“Kami akan fokus mengembangkan sistem kerja yang transparan, pengawasan kinerja yang terukur, dan pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Inovasi dan kolaborasi menjadi kata kunci,” tegasnya.

Dengan pelantikan ini, diharapkan PDAM Tirta Sakti Kerinci mampu meningkatkan kualitas layanan, memperluas jangkauan pelanggan, serta memperkuat posisi sebagai perusahaan daerah yang sehat, kompetitif dan terpercaya.(adz)

RPJMD Kerinci 2025–2030 Dibahas, Bupati Monadi Dorong Solusi Permasalahan Masyarakat

RPJMD Kerinci 2025–2030 Dibahas, Bupati Monadi Dorong Solusi Permasalahan Masyarakat.(adv)

MERDEKAPOST.COM– Pemerintah Kabupaten Kerinci menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2030 pada Kamis pagi (10/7/2025) di Ruang Pola, Lantai II, Kantor Bupati Kerinci.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Kerinci, Monadi, didampingi Wakil Bupati Murison. Musrenbang RPJMD dihadiri oleh unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, akademisi, tokoh masyarakat, dan perwakilan dari berbagai elemen masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Monadi menekankan bahwa RPJMD merupakan dokumen strategis yang menjadi pedoman utama pembangunan daerah selama lima tahun ke depan.

Berita Lainnya:

Bupati Kerinci Monadi Raih Penghargaan Kementerian Dikdasmen di Festival Bahasa Ibu Nasional

Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FBIN), Bupati Monadi Terima Penghargaan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI di Jakarta, 26/05. (ist)

Jakarta, Merdekapost.com  – Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos, M.Si menerima penghargaan bergengsi dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, dalam acara Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FBIN) Tahun 2025 yang digelar di Gedung Merah Putih Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemendikdasmen, Bojongsari, Depok, Jawa Barat, 26 Mei 2025.

Penghargaan ini diserahkan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.Si kepada Bupati Kerinci sebagai bentuk apresiasi atas kinerja kepedulian yang tinggi Bupati Monadi dalam mensukseskan program pelestarian bahasa daerah melalui program revitalisasi bahasa yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Baca juga : Bupati MFA Lepas 198 Orang Calon Jamaah Haji Se-kabupaten Batang Hari 

Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para kepala daerah yang telah menunjukkan dedikasi dalam menjaga keberlangsungan bahasa ibu.

“Kami mengapresiasi kepala daerah yang telah memberikan perhatian dan aksi nyata terhadap pelestarian bahasa daerah. Bahasa ibu adalah jati diri dan kekayaan bangsa yang harus dijaga bersama. Tanpa dukungan dari pemerintah daerah, upaya pelestarian ini tidak akan berjalan optimal,” ujar Menteri Mu’ti.

Ini adalah sebagai bagian dari strategi pelestarian kekayaan budaya bangsa, pemerintah melalui Kemendikdasmen telah melakukan revitalisasi terhadap 114 bahasa dan dialek di 38 provinsi di Indonesia. Program ini bertujuan untuk membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya bahasa ibu, serta memperkuat identitas lokal melalui pendekatan pendidikan dan kebudayaan.

Baca juga : Bupati Monadi Audiensi dengan Dirjen Bina Keuangan Daerah

Bupati Monadi dinilai berhasil mendorong pelaksanaan program revitalisasi bahasa daerah di Kabupaten Kerinci, serta aktif mendukung partisipasi generasi muda dalam kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu. Komitmen ini menjadi wujud nyata peran daerah dalam mendukung program nasional pelestarian budaya.

Dalam kesempatan yang sama Bupati Kerinci Monadi mengatakan penghargaan bagi seluruh masyarakat Kerinci. Pelestarian bahasa ibu adalah tanggung jawab bersama, dan kami di daerah akan terus mendukung program ini demi keberlanjutan budaya dan kearifan lokal.

“Ini adalah penghargaan bagi seluruh masyarakat Kerinci. Pelestarian bahasa ibu adalah tanggung jawab bersama, dan kami di daerah akan terus mendukung program ini demi keberlanjutan budaya dan kearifan lokal,” ujar Bupati Monadi usai menerima penghargaan.

Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional 2025 menjadi ajang selebrasi dan apresiasi bagi para peserta terbaik dari seluruh Indonesia yang telah berperan aktif dalam upaya pelestarian bahasa daerah. Kegiatan ini juga mempertegas pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga keberagaman budaya Indonesia.(*)

Bupati Monadi Audiensi dengan Dirjen Bina Keuangan Daerah

Bupati Monadi saat bersilaturahmi dan audiensi dengan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Bapak Agus Fatoni, di kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (26/5/2025)

Merdekapost.com — Bupati Kerinci Monadi melakukan kunjungan silaturahmi dan audiensi dengan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Bapak Agus Fatoni, di kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (26/5/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Kerinci Monadi didampingi oleh sejumlah pejabat daerah dan disambut langsung oleh Dirjen Bina Keuangan Daerah.

Silahturahmi dan Audiensi ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Kerinci dan Kementerian Dalam Negeri, khususnya dalam bidang pengelolaan keuangan daerah. Selain itu, pertemuan ini juga menjadi wadah untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan tantangan yang dihadapi oleh pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan anggaran dan pembangunan daerah.

Dirjen Bina Keuangan Daerah, Agus Fatoni, menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

Baca Juga: Bupati MFA Lepas 198 Orang Calon Jamaah Haji Se-kabupaten Batang Hari

Sementara itu, Bupati Kerinci, Monadi, ke media ini menyampaikan, apresiasi atas sambutan hangat dari jajaran Ditjen Bina Keuangan Daerah. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kerinci berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah demi mendukung percepatan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berharap melalui silaturahmi dan audiensi ini, sinergi antara pemerintah daerah dan pusat semakin kuat, terutama dalam hal asistensi dan pembinaan pengelolaan keuangan daerah yang efektif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati Monadi.

Bupati Monadi juga menyampaikan beberapa usulan strategis yang berkaitan dengan dukungan kebijakan fiskal serta peningkatan kapasitas aparatur pengelola keuangan daerah.

Pertemuan berlangsung dengan suasana penuh keakraban dan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan sinergi antar lembaga.(raw)

Rektor IAIN Kerinci Apresiasi Kolaborasi Monadi–Alfin, "Ini Tentang Membangun Fondasi Masa depan"

KERINCI - Tidak semua pemekaran berakhir baik. Tapi hari itu, Jumat 16 Mei 2025, di sela-sela agenda akademik di kampus IAIN Kerinci yang padat, suara seorang rektor terdengar lantang dan lebih dari sekadar akademis.

“Ini bukan soal administratif. Ini tentang membangun fondasi masa depan,” ujar Dr. Jafar Ahmad, Rektor IAIN Kerinci.

Ucapan itu bukan tanpa sebab. Tapi, untuk merespons hangatnya kolaborasi yang terjadi antara Bupati Kerinci, Monadi dan Wali Kota Sungai Penuh, Alfin. Belakangan ini, menurut Dr Jafar, keduanya mulai menunjukkan sinyal kuat kerja sama strategis dua daerah,.

Baca Juga: Pelestarian Bahasa, Wabup Murison Dukung Rencana Bahasa Kerinci Jadi Mapel Mulok

Bagi Dr. Jafar, dua nama itu—Kerinci dan Sungai Penuh—tak bisa benar-benar dipisahkan. Ia menyebutnya, Kerinci dan Sungai Penuh lahir dari satu akar sejarah dan nilai-nilai sosial yang serupa. Seperti saudara dekat. Adik kakak.

“Kita menyaksikan semangat baru. Dua pemimpin ini memahami pentingnya bergerak bersama untuk kepentingan masyarakat luas,” ujar doktor ilmu politik jebolan Universitas Indonesia itu.

Kolaborasi ini, menurutnya, bukan sekadar komunikasi politik. Ini adalah pertaruhan besar antara ego sektoral dan kemauan kolektif untuk menyatu.

Tak banyak kepala daerah yang bisa melepaskan bayang-bayang sejarah pemisahan wilayah. Namun, Monadi dan Alfin, kata Dr. Jafar, justru memilih jalur sebaliknya. Mereka menyatukan kembali apa yang dulu dipecah oleh garis administratif.

Baca Juga: Audiensi dengan Menteri PUPR, Bupati Kerinci Usulkan Sejumlah Pembangunan Strategis

Dulu, Kerinci-Sungai Penuh seakan dua seteru. Yang satu jalan ke kanan, yang lain jalan ke kiri. Sulit bertemu. Tak seiring sejalan. Tapi, kini, suasana itu berubah. Di tangan Monadi dan Alfin, wajah Kerinci dan Sungai Penuh tampak teduh. Kolaborasi dan keharmonisan keduanya seakan menjadi pesona yang menakjubkan.

Dalam berbagai pertemuan lintas wilayah, keduanya selalu terlibat aktif bersama-sama menyelesaikan beragam problematika, mulai dari isu perbatasan wilayah, Integrasi transportasi dan logistik, dan kerja sama sektor pendidikan dan kepemudaan.

Rektor IAIN Kerinci itu menegaskan perguruan tinggi bangga. Dan akan turut serta memperkokoh soliditas itu. Menurut Dr Jafar, IAIN Kerinci akan menyambut semangat baru itu. IAIN siap menawarkan kampusnya sebagai pusat pengembangan SDM dan riset kebijakan publik. Semuanya untuk kemajuan daerah, yang diapit hutan abadi itu.

“Kami siap jadi jembatan antara ilmu pengetahuan dan keputusan publik,” ujarnya.

Baca Juga: Wabup Murison Sambut Silaturrahmi Pengurus Masyarakat Minang Kerinci

Dr Jafar menjelaskan, riset-riset IAIN Kerinci ke depan akan diarahkan untuk mengidentifikasi potensi sinergi antarwilayah, mendorong model pembangunan berbasis budaya lokal dan memperkuat sistem pendidikan daerah dan vokasi.

Kenapa Ini Penting?

Secara Sosial hal ini Menyatukan masyarakat pasca-pemekaran, secara Politik ini untuk Menghindari fragmentasi elite daerah, Secara Ekonomi ini akan Mendorong konektivitas sektor UMKM dan wisata dan dari segi Pendidikan ini Mengarahkan riset dan SDM pada kebutuhan regional

Masyarakat di Kerinci dan Sungai Penuh, tegas Dr Jafar, sudah lelah dengan rivalitas politik. Acapkali rivalitas itu membelah ruang sosial. Kini, dengan simbol kolaborasi antara Monadi dan Alfin, mereka seperti menemukan oase baru.

“Inilah politik yang menyejukkan. Bukan adu kuasa, tapi adu kontribusi,” tutup Dr Jafar.

Monadi dan Alfin sedang membuka pintu sejarah baru. Tapi, pintu itu tak akan terbuka lama jika tidak dijaga dengan konsistensi dan keberanian menempatkan rakyat sebagai tujuan, bukan alat.(*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs