Mahasisiswi Cantik ini Layangkan Kritik Pedas untuk Bupati Kerinci, "Pak Bupati, Maaf Bapak Saya Kritik!"

KERINCI, MERDEKAPOST.COM - Viral di media sosial, seorang mahasiswi cantik yang merupakan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam dan juga pemberdayaan perempuan HIMSAK. Fenti Nadia Vista, mengkritik Bupati Kerinci karena dianggap tidak begitu peduli dengan kenyataan-kenyataan yang terjadi akhir-akhir ini, terutama terkait kerusakan hutan yang mengakibatkan banjir yang melanda akhir-akhir ini.

Bahkan menurutnya, banjir sudah terjadi dan melanda daerah-daerah yang sebelumnya tidak pernah terkena banjir.

Berikut, kritikan yang dituliskannya di media sosial facebook:

Pak Bupati, Maaf Bapak Saya Kritik!

Bapak bupati yang saya hormati, saya turut berbahagia saat sosok bapak diberitakan oleh beberapa media ketika sedang gagahnya turun langsung membubarkan aksi konvoi dan corat-coret seragam sekolah oleh beberapa siswa-siswi, bapak katakan "itu membahayakan keselamatan mereka dijalan, serta mengganggu jalannya lalu lintas", saya setuju.

Secara garis besar tidak ada yang salah dengan pribadi bapak yang baik, tapi yang ingin saya kritik adalah kinerja bapak bukan pribadi. 

Begini pak, sebagai seorang mahasiswa dan masyarakat kabupaten kerinci, saya berargumentasi sesuai teori yang diperkuat oleh realitas-realitas di lapangan. Tentu bapak sudah melihat, mendengar dan menyaksikan persoalan hutan diwilayah kita yang sudah gundul bukan? Persoalan ini sudah ramai sekali diperbincangkan di media sosial dan warung kopi, kalau di kantor bagaimana pak? Ini sudah meresahkan sekali, sangat disayangkan jika bapak tidak tahu-menahu soal ini.

Beberapa daerah dikabupaten kerinci yang bahkan belum pernah terjadi banjir sebelumnya, kini sudah merasakan terjangan banjir. Hewan-hewan pun demikian, berangsur memasuki pemukiman atau justru lahannyalah yang kian berangsur bak pemukimanan. Hal ini bagai perahu yang berlubang, hanya masalah waktu saja sebelum satu kebupaten merasakannya. Saya tidak pesimis hanya resah saja.

Dalam beberapa kesempatan penyampaian pidato, bapak seringkali menyinggung persoalan generasi masa depan, kehidupan anak cucu dimasa mendatang. Jika persoalan kerusakan lingkungan belum diselesaikan jangan dulu berkhayal tentang masa depan, kehidupan yang sekarang saja sudah benar-benar terancam.

Ohiya pak, ini adalah periode kedua bagi bapak sebagai orang no. 1 Kabupaten Kerinci untuk menuntaskan amanah seorang kepala daerah. Sudah ditanyakan pak, mengapa hutan kita bisa gundul dan lingkungan kita bisa rusak, bukankah bapak punya wewenang atas wilayah? Jika diam adalah emas maka berbicara diwaktu yang tepat bagai permata pak.

Fight or Flight.

Bapak sosok yang mana? 

Fenti Nadia Vista

Kritikan pedas yang dilayangkan mahasisiswi cantik ini mendapat tanggapan beragamd dari netizen:

Agung Cahyo Nugroho menuliskan : Mantap mbak ,betul nian . Hutan di kaki gunung kerinci sbgian mulai gundul semenjak penutupan pendakian gunung kerinci dari tahun lalu. πŸ™

Mielgi L. Indra mengomentari, "Setiap tindakan positif pasti terdapat sisi negatifnya, setelah beliau mematenkan Kulit Manis Kerinci, berangsur-angsur Kulit Manis Kerinci merangkak naik harganya, dulunya sebelum dipatenkan, kulit manis hitam harganya 40ribu/kilo, sekarang sudah naik jadi 70ribu/kilo, ini hal positif buat meningkatkan perekonomian masyarakat, namun negatifnya banyak hutan lindung dibalak untuk pembukaan lahan baru, karena tergiur harga kulit manis yang terus dan terus merangkak naik, tidak ada tanda-tanda akan stuck ataupun turun". tulisnya.

Potret semakin gundulnya Kaki gunung Kerinci dan pembalakan liar yang marak terjadi akhir-akhir ini. (ist)

Sementara itu, beberapa akun facebook lainnya ikut mengomentari:

Rangga Febriarta, "2 periode berlalu, persoalan belum selsai"

#turunkelapangan atau #diturunkandilapangan

M Gusril Khalik, "Mantap"

Fes Dia Mon, "Super sekali ndoπŸ‘"

Saiful Roswandi, "Agi idup bupati?

Berita Terkait: Dianggap Tak Mampu Selamatkan Hutan, Kepala BBTNKS Diminta Hengkang dari Kerinci

Untuk diketahui, persoalan semakin gundulnya hutan sakti alam kerinci sedang disorot akhir-akhir ini baik oleh aktivis lingkungan maupun oleh masyarakat pada umumnya, dimana banyak sekali terjadi pembalakan liar yang anehnya terkesan dibiarkan saja oleh yang berwenang.

Bahkan, baru-baru ini sempat diviralkan agar Kepala BBTNKS mundur saja Jika Tak mampu selamatkan Hutan Kerinci. (adz)

Related Postss

0 Comments:

Posting Komentar

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs