Keluhan Perawat Honorer RSU MHAT Kerinci Pasca 1 Rekannya Positif Rapid Test, Pemkot Sungai Penuh Mohon Pedulikan Kami!

Foto: Ilustrasi para tenaga medis yang kelelahan. (ald/ist)
SUNGAIPENUH, MERDEKAPOST.COM - Para perawat (paramedis) yang bertugas sebagai garda terdepan penanganan pasien Covid-19 di RSU MHAT merasa kecewa dengan sikap Pemkot Sungai Penuh, betapa tidak, hari ini telah dinyatakan pula bahwa satu dari mereka sudah ada yang terpapar Covid-19 dari hasil rapid test.

Selama ini, mereka harus melaksanakan tugas menyabung nyawa, berhadapan langsung dengan para pasien Positif Covid-19 di RSU MHAT Kerinci, yang saat ini merupakan tempat isolasi terhadap para pasien yang merupakan PDP yang sebagian besar berasal dari Kota Sungai Penuh.

Baca Juga: Salah Satu Tim Medis Kerinci Positif Rapid Test

Awalnya, dengan segala keterbatasan APD mereka tetap melaksanakan tugas kemanusiaan itu, bahkan mereka tidak pernah mengeluhkan kedaan dan keselamatan mereka dalam bertugas.

Namun Mirisnya, meskipun jumlah pasien terbanyak saat ini adalah berasal dari Kota Sungai Penuh, namun, mereka menyesalkan, tidak adanya perhatian dari pihak Pemkot Sungai Penuh terhadap mereka, kesehatan mereka, keselamatan mereka apalagi nutrisi untuk mereka yang seharusnya menjadi perhatian utama.

Seperti diungkapkan oleh salah seorang tenaga medis honorer di RSU MHAT Kerinci yang meminta namanya tidak dipublis, mengenai tidak adanya perhatian pemkot Sungai penuh terhadap para petugas atau perawat, padahal mereka adalah orang yang menangani langsung pasien covid-19. tidak ada sama sekali tambahan jasa atau perhatian dari pemkot padahal yang positif hasil swab yang mereka rawat adalah dari Sungai penuh paling banyak, sementara dari Kerinci hanya cuman 1 orang.

Dikatakannya, "kami kecewa dengan Pemkot Sungai penuh, karena tidak ada perhatian terhadap petugas, padahal kami yang menangani langsung para pasien covid-19"

"sama sekali tidak ada perhatian dari pemkot terhadap kami, padahal yang kami rawat, pasien terbanyak adalah dari kota sungai penuh, dari kerinci hanya 1 orang" ujarnya.

Foto : Ilustrasi tenaga medis istirahat seadanya. (ald/antara)
"Kenyataan Hari ini, salah satu dari kami perawat sudah terpapar Covid-19, meskipun itu baru hasil rapid test, mohon bantu kami, kami juga butuh nutrisi dan tambahan energi jangan sampai bertambah lagi para perawat yang terkena Covid-19". 

Untuk diketahui, RSU MHAT merupakan rumah sakit rujukan pemerintah untuk wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh untuk penanganan pasien Covid-19 di .

Baca Juga: Pasien Terbanyak dari Sungai Penuh, Satgas Covid-19 RSU MHAT Kecewa Pemkot Dinilai Kurang Peduli

Pantauan Merdekapost, sejauh ini Satgas Covid-19 RSU MHAT banyak dibantu oleh pihak Pemkab Kerinci, sementara pihak Pemkot Sungai Penuh masih sangat minim bantuannya.

Para Petugas penanganan Covid-19 RSU MHAT Kerinci mengharapkan Pemkot Sungai Penuh bisa menaruh perhatian lebih dan membantu memberi solusi dalam upaya penanganan pasien Covid-19 yang lebih serius lagi.

Sebab, Sebagaimana diketahui publik, bahwa selama ini yang sudah nampak memberikan bantuannya malah dari pihak-pihak swasta atau organisasi-organisasi Paguyuban, seperti HKKN atau pengusaha-pengusaha yang ikut memberikan sumbangsihnya secara pribadi. (ald/ori)

Related Posts

0 Comments:

Post a Comment


Recent Posts

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Privacy Policy | Disclaimer | Peta Situs