Wako Terima Arsip Dokumen Pemekaran Kota Sungai Penuh, Ahmadi: "Terima Kasih Banyak H Fauzi Si'in"

Serahkan Piagam Penghargaan Pada Tim Pemekaran 

SUNGAI PENUH - Walikota Ahmadi Zubir memberikan Piagam Penghargaan kepada Tim Pemekaran Pembentukan Kota Sungai Penuh yang diprakarsai Bupati Kerinci saat itu H. Fauzi Ziin.

Piagam penghargaan diberikan Atas sumbangsih sebagai pejuang memory kolektif bangsa berdasarkan peraturan Kepala ANRI Nomor 25 Tahun 2015 tentang Pedoman Penghargaan Kearsipan dalam Penyelamatan Dokumen Pembentukan Kota Sungai Penuh. 

Piagam Penghargaan diserahkan saat pelaksanaan Apel Kerja Pemkot Sungai Penuh, Senin (1/10). 

Acara diawali dengan penyerahan surat keputusan Bupati Kerinci tentang pembentukan tim persiapan, tim kegiatan dan tim peresmian dan Penyerahan Prasasti Peresmian Kota Sungai Penuh dan Dokumen serta Penyerahan Peta Wilayah Kota Sungai Penuh dan Dokumen pendukung lainnya kepada Walikota oleh tim Pembentukan Pemekaran Kota Sungai Penuh.

Selanjutnya, Wako Ahmadi memberikan piagam penghargaan kepada tim pemekaran yang diwakili oleh Drs. H. Damhar Dahlan, Drs. Maihadi, MM dan Indri Firman, S.Sos., M.Si.

Wako Ahmadi mengucapkan terima kasih kepada tim pemekaran yang telah menyerahkan arsip pemekaran pada Pemkot.

"Atas nama Pemkot saya mengucapkan terima kasih kepada tim pemekaran Kota Sungai Penuh yang telah menyerahkan arsip pemekaran kepada Pemkot," ujar Wako Ahmadi.

Wako Ahmadi juga menyampaikan ucapan terima kasih atas perjuangan tim pemekaran Kota Sungai Penuh.

"Terima kasih banyak kepada H. Fauzi Si'in dan tim pemekaran yang telah berjuang mengorbankan jiwa dan raga sehingga terbentuknya Kota Sungai Penuh yang kita cintai ini," ungkap Wako Ahmadi terharu. (ald/HMS).

Wako Minta Pemetaan Ulang Potensi PAD Kota Sungai Penuh

Pemungutan Retribusi Harus Kedepankan Etika, hal ini disampaikan oleh Wamo dan Wawako Sungai Penuh dihadapan para pejabat Kota Sungai Penuh. (hms/hza)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM - Walikota Ahmadi Zubir bersama Wakil Walikota Alvia Santoni terus melakukan terobosan cerdas dimasa awal kepemimpinan.

Jumat (2/7), Wako dan Wawako kembali mengumpulkan para pejabat Kota Sungai penuh dan menginstruksikan pemetaan ulang potensi -potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai salah satu sumber pembiayaan bagi kegiatan pembangunan di Kota Sungai Penuh.

Dalam pertemuan dengan para kepala SKPD tersebut,  Wako Ahmadi meminta SKPD untuk mendata ulang potensi Sumber PAD yang berasal dari pajak dan retribusi serta potensi-potensi baru, seperti pariwisata dan Rumah Sakit serta Aset lainnya yang dapat menjadi sumber PAD.

Wako Ahmadi berpesan agar semua pihak dalam melakukan penagihan pajak dan retribusi memperhatikan etika karena itu mencerminkan etos kerja Pemkot Sungai Penuh.

"Harus beretika karena berhubungan dengan masyarakat, terutama masyarakat  bawah," kata Wako Ahmadi.

Hal senada juga diungkapkan Wakil Walikota Alvia Santoni. Wawako yang akrab dipanggil  Antos ini meminta SKPD untuk memperjelas indikator wajib pajak sehingga langkah di lapangan tepat sasaran.

Wako dan Wawako berharap sinergitas semua pihak dan percepatan penyelesaian regulasi, baik dalam bentuk Perda maupun Perwako yang mengatur Sumber PAD Kota Sungai Penuh,  sehingga kesejahteraan Kota Sungai penuh pun segera terwujud. (HMS/hza)

Walikota Sungai Penuh di Demo Lagi, Ini Tuntutan Para Pendemo

  • Gambar : Suasana Demo Di Kantor Wali Kota Sungai Penuh

MERDEKAPOST.COM | SUNGAI PENUH - Hari ini Kamis 8 April 2021 Kantor walikota Sungai Penuh digeruduk Lembaga Swadaya Masyarakat Pergerakan Aktivis Sejati LSM PETISI Sakti terkait dugaan tindak pidana korupsi di beberapa Dinas di Kota Sungai Penuh tahun 2019 dan 2020. Yang diduga kuat menjadi ajang perampokan para pejabat Dinas terkait. 

Adapun tuntutan masa pada aksi demo tersebut, meminta kepada walikota sungai penuh menindak tegas para pejabat yang diduga kuat melakukan dugaan korupsi pada Dinas PUPR, Diskepora, Pustaka, Kesehatan dan anggaran Covid-19 yang diduga tidak tepat sasaran. 

Kordinator aksi, Solin Padlian menyebutkan beberapa poin penting dugaan korupsi di Dinas PUPR Kota Sungai Penuh tahun 2019, 2020 yakni pada pembangunan Proyek diduga menjadi lahan praktek KKN oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. 

"Martin harus bertanggung jawab atas dugaan tindak pidana korupsi pada pembangunan 2020 yang merugikan keuangan Negara Miliaran rupiah, dia harus bertanggung jawab," teriaknya ketika orasi. 

"Kami datang kesini adalah bertujuan menyuarakan aspirasi tentang dugaan korupsi di dinas PUPR, dan memberikan beban moral kepada pejabat yang tidak amanah ini," tambahnya lagi. 

Senada dengan Dedi Usman selaku orator aksi dilapangan menyebutkan, selain dari dinas diatas, kata dia, "Dana Covid-19 juga kita pertanyakan, karena diduga tidak sesuai dengan aturan dalam pengalokasiannya, ada pasien yang dibenarkan pulang tanpa memperhatikan dampak penyebaran yang kian hari kian meningkat di kota Sungai Penuh ini," ujarnya. 

Pendemo akhirnya diterima oleh Walikota Sungai Penuh diwakili asisten II Herman. Dikarenakan adanya tugas yang tidak bisa dielakkan untuk dipenuhi.(ist) 

Lebih dari tiga jam berorasi, menunggu kehadiran Walikota, pendemo akhirnya diterima oleh Walikota Sungai Penuh diwakili asisten II Herman. Dikarenakan adanya tugas yang tidak bisa dielakkan untuk dipenuhi. 

"Walikota dan dinas terkait hari ini tidak sedang berada di tempat, lantaran ada tugas yang harus diselesaikan," ujar Herman kepada pendemo. 

"Dan saya akan berupaya memanggil Kepala Dinas terkait untuk memberikan jawaban kepada pendemo, baik itu secara tertulis maupun secara audiens," paparnya. 

"Dan itu kembali sepenuhnya kepada Walikota nanti, karena beliau pemegang kebijakan dari Pemerintah terkait tuntutan pendemo," jelasnya. 

Ketua Umum LSM Petisi Sakti Indra, mengucapkan terima kasih atas diterimanya pendemo di Depan Kantor walikota sungai penuh, dia akan menunggu jawaban dari Dinas terkait sebagaimana yang dipersoalkan hari ini. 

"Ya, kita akan tunggu jawaban dari instansi terkait, yakni PUPR Diskepora Pustaka dan Kesehatan terkait persoalan yang kita suarakan hari ini," tegasnya. (red)

IMM Kritik Pj. Gubernur Jambi, Dr. Hari Nur Cahya Diminta Lebih Fokus Tangani Covid-19

M. Awal Ketua IMM Provinsi Jambi

Jambi | Merdekapost.com - Pasien positif Covid-19 di Provinsi Jambi terus bertambah sampai dengan 7 maret 2022 tercatat 20 orang penambahan dengan total 5.631 terkonfirmasi. Bahkan, 1 orang diantaranya meninggal. 

Kondisi ini membuat Jambi masih sangat rentan terhadap penyebaran virus corona. 

M. Awal Ketua IMM Provinsi Jambi mengkritik pejabat Gubernur Dr. Hari Nur Cahya Murni, untuk melakukan pencegahan penyebaran virus Corona dengan melakukan inisiatif mengambil langkah progresif atau skenario tertentu supaya masyarakat tercegah dari penularan yang semakin luas. 

Dikatakannya, "Pj Gubernur sekarang cenderung tertutup kepada masyarakat soal persebaran dan penanganan virus Corona, dan lebih memilih menunggu instruksi dari pemerintah pusat ketimbang berinisiatif". 

Baca Juga: Tambah Lagi, Hari Ini 81 Warga Kota Sungai Penuh Positif Covid-19

"Selain itu, lanjut Awal, kami meminta Pj Gubernur membuat introspeksi diri dan mengevaluasi kegiatan apa saja yang selama ini masih kurang, sehingga tingkat kedisiplinan masyarakat masih rendah dan cenderung mengabaikan pandemi ini. 

"jadi, tindakan yang selama ini dianggap masih kurang hendaknya harus dilengkapi dan disempurnakan, dan lebih diupayakan lagi agar tepat guna atau tepat sasaran". Ujar Awal. 

Harapan utama kita saat ini, agar Pj Gubernur Jambi fokus penyembuhan pasien Covid-19 dan menekan angka kematian akibat Covid-19 di Provinsi Jambi, bukan sibuk melakukan kegiatan-kegiatan seremonial dengan perjalanan dinas kedaerah memanfaatkan fasilitas kewenangan sebagai pejabat Gubernur". Tegasnya. (adz)

Monalisa Terpilih Pimpin IBI Kota Sungai Penuh

PC IBI KOta Sungai penuh gelar MUSCAB ke III. (ist)

SUNGAI PENUH | MERDEKAPOST.COM - Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Sungai Penuh menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Ke-III Tahun 2021 di aula Lamanda Restaurant Kota Sungai Penuh, Jumat (5/3/2021).

Adapun tema Muscab kali ini, "Saatnya Bidan dan Perempuan Bersatu, Bergerak Bersama Untuk Meningkatkan Kesehatan Ibu dan Anak Menuju Indonesia Maju".

Muscab-III IBI Cabang Kota Sungai Penuh didahului Sidang Pleno 1 dan Sidang Pleno 2 tentang pembacaan Laporan Pertanggungjawaban PC IBI Kota Sungai Penuh Periode 2013-2018 jelas Ketua Pimpinan Sidang Muscab IBI-III Kota Sungai Penuh Ririn Marta Sari. SST. M.Biomed.

"Pada Sidang Pleno 3 sebanyak 5 calon kandidat mengajukan diri untuk mencalonkan sebagai Ketua PC IBI Kota Sungai Penuh antara lain, Hj. Herni BM. SKM., MM., Nani Herlismarni Am. Keb., Monalisa Am. Keb., Bisnawati Str. Keb., Yenni Deptuti Am. Keb," ungkapnya.

 Dalam sidang Pleno 3 tersebut, Monalisa Am. Keb terpilih memimpin IBI Kota Sungai Penuh Periode 2018-2023, dengan perolehan suara sebanyak 13 suara mengungguli empat kandidat lainnya Hj. Herni BM. SKM., MM, memperoleh 9 suara serta Yenni Deptuti Am. Keb dan Nani Herlismarni Am. Keb masing-masing memperoleh 3 suara.

Monalisa Am. Keb, mengucapkan rasa terimakasihnya atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi IBI Kota Sungai Penuh untuk periode 2018-2023.

"Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk memimpin organisasi 5 tahun kedepan, saya juga mengucapkan terimakasih kepada pengurus lama yang selama ini telah bersama-sama menjalankan kepengurusan IBI Kota Sungai Penuh, saya juga akan berupaya untuk membesarkan organisasi IBI Kota Sungai Penuh bersama-sama dengan pengurus lama dan pengurus baru nantinya," jelasnya.

Di sela-sela acara, Ketua IBI PD Jambi, Hj Suryani, S.Pd. MM, mengapresiasi kegiatan Muscab IBI-III Kota Sungai Penuh ini. “Kami atas nama IBI Pengurus Daerah Jambi, mengucapkan Selamat atas terpilihnya Ketua IBI PC Kota Sungai Penuh yang baru dan apresiasi kami juga kepada pengurus IBI Sungai Penuh selama lima tahun terakhir yang telah banyak berbuat bagi masyarakat dan organisasi,” ucapnya.(red)

Lebih Murah, Harga Vaksin Merah Putih Diperkirakan 5 Dolar, Sekitar Rp 70 Ribuan

Serah terima GeNose dari Menristek Bambang Brodjonegoro ke Menparekraf Sandiaga Uno. Foto: Dok. Istimewa

MERDEKAPOST.COM - Bibit vaksin Merah Putih buatan dalam negeri akan diserahkan ke PT Bio Farma akhir Maret 2021. Setelah bibit vaksin corona diserahkan, Bio Farma akan melakukan optimasi hingga pembersihan bibit vaksin untuk segera diuji klinik. 

Pengujian konsorsium vaksin Merah Putih berada di bawah naungan Kemristek/BRIN. Menristek Bambang Brodjonegoro memperkirakan harga vaksin Merah Putih akan lebih murah ketimbang produk luar. 

Ilustrasi vaksin corona.(Foto: REUTERS)

"Kalau range harga tentunya saat ini belum bisa diprediksi, tetapi yang pasti di bawah, karena sudah mendapatkan anggaran, baik itu research maupun di uji klinis. Jadi mudah-mudahan ini bisa 5 dolar atau lebih murah dari 5 dolar," ujar Bambang di Gedung Kemristek, Selasa (2/3). 

Jika dikonversikan ke dalam rupiah saat ini (1 dolar AS= Rp 14.351), harga Vaksin Merah Putih diperkirakan sekitar Rp 70 ribuan lebih (Rp 71 ribu). 

Meski demikian, Bambang menegaskan, perkiraan harga akan tergantung Bio Farma sebagai produsen. Bambang memastikan, setelah melewati uji klinik dan mendapat izin darurat BPOM, vaksin Merah Putih dapat segera diproduksi massal. 

Kepala Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman Prof Amin Soebandrio. (Ist)

"Proses riset sudah didanai oleh APBN melaui Kemristek/BRIN. Uji klinik juga rencananya akan didukung oleh pemerintah, sehingga mungkin nanti yang akan menjadi faktor harga adalah biaya produksi yang dilakukan bio farma," tutur Bambang. 

Pada kesempatan yang sama, Kepala LBM Eijkman, Amin Soebandrio,  berharap uji klinik vaksin Merah Putih akan berlangsung di kuartal ketiga atau keempat 2021. Amin berharap vaksin Merah Putih bisa selesai sesuai target dan mendapat izin edar BPOM. 

"Barangkali diharapkan EUA (emergency use authorization/izin darurat) dapat diperoleh pertengahan tahun 2022, mudah-mudahan bisa lebih cepat dari itu," pungkas Prof. Amin. (adz/kumparan)

Tambah Lagi, Hari Ini 81 Warga Kota Sungai Penuh Positif Covid-19

Hatmizar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh. (ist)

Sungai Penuh | Merdekapost.com – Hari ini ada sebanyak 81 orang warga Kota Sungai Penuh yang terkonfirmasi positif covid-19. Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, Hatmizar saat dihubungi media. 

“benar, untuk hari ini ada penambahan 81 orang warga Kota Sungai Penuh yang sudah terkonfirmasi positif covid-19,” kata, Hatmizar, Jumat (26/2/2021)

Ditambahkannya, dari 81 orang tersebut, 25 diantaranya adalah pegawai di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kota Sungai Penuh.

“25 orang dari Lapas Kelas IIB Kota Sungai Penuh hasil tracking 2 orang sebelumnya yang terkonfirmasi positif covid-19, 1 diantaranya warga binaan,” tambahnya.

Baca Juga: Seorang Pria di Sungai Penuh Tewas Gantung Diri, Ini Kronologisnya

Untuk itu, dirinya berharap kepada tim Satgas covid-19 Kota Sungai Penuh untuk segera bertindak tegas dalam penerapan protokol kesehatan.

“kita berharap kepada tim Satgas Kota Sungai Penuh untuk segera bertindak tegas menerapkan prokes pada masyarakat, jangan seolah-olah di biarkan saja tanpa upaya pencegahan dari tim satgas,” harapnya.

“disamping itu, dengan keterbatasan peralatan kami untuk melakukan swab dan peralatan lainnya, agar dapat diupayakan ketersediaannya,” tutup Hatmizar. (adz)

Ketua DPRD Sungai Penuh Tegur ASN yang Kerap Berkeliaran Saat Jam Dinas

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, H Fajran. 

Sungai Penuh, Merdekapost.com – ASN Kota Sungai Penuh dapat teguran dari Ketua DPRD. Teguran ini dilayangkan, lantaran ASN Sungai Penuh kerap berkeliaran saat jam kerja.

Menyikapi hal itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Sungai Penuh mendorong agar Pemkot dapat mendisiplinkan Aparatur Sipil Negara (ASN). Agar kedepannya tidak lagi berkeliaran pada saat jam kerja. Apalagi saat ini tengah berada di tengan pandemi.

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, H.Fajran, meminta kepada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk dapat menegaskan dan memantau seluruh ASN di instansinya. Ini dilakukan, agar seluruh instansi dapat disiplin dalam menerapkan Protokol Kesehatan. Selain itu juga tidak berkeliaran saat jam kantor tanpa alasan yang jelas.

“Seharusnya ASN memberikan contoh yang baik bagi masyarakat umum agar tidak berkeliaran diluar rumah dan kantor apabila tidak mendesak,” kata Fajran, senin (22/2/2021).

Fajran berharap kepada Satpol-PP untuk dapat melakukan tindakan yang tegas kepada ASN yang kedapatan berkeliaran diluar saat jam kerja tanpa izin dari atasan.

“Kita imbau kepada seluruh masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan, karena hal ini akan membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di kota Sungai Penuh,” ungkapnya. (oga)

Mengganas, Penularan Covid-19 di Kota Sungai Penuh Meningkat Drastis

Ilustrasi Covid-19. (ant)
SUNGAI PENUH | Merdekapost.com - Penularan Covid-19 di Kota Sungai Penuh Semakin Ganas, Berdasarkan data yang diperoleh Kamis, (4/2/2021) jumlah pasien yang terkonfirmasi sebanyak 30 orang. 

Jumlah dari bulan Januari hingga Februari 2021 total pasien positif 335 orang.

Namun, Pemkot belum mengambil kebijakan untuk memutus mata rantai, agar covid tidak menyebar luas.

Hal tersebut dibenarkan oleh Hatmizar Kepala Bidang  Pengendalian dan Pencegahan Pengendalian (P2P) Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh.

 "Hari ini minggu pertama bulan Februari Kamis (4/2) jumlah pasien positif sebanyak 30 orang. Total jumlah keseluruhan dari Januari hingga Februari minggu pertama sebanyak 335 orang" ujarnya.

Ia menambahkan, kita selalu melakukan upaya pencegahan dengan menggunakan fasilitas seadanya", tambahnya.

Disarankan kepada Pemkot Sungai Penuh untuk mengambil tindakan. Dan juga diminta untuk mengumumkan nama-nama daerah yang dianggap rentan penularan Virus Covid-19. (adz)

Bupati Kerinci Adirozal Dinyatakan Sembuh dari Covid 19

Bupati Kerinci H Adirozal beserta isteri. (ist) 

Merdekapost.com, Kerinci - Bupati Kerinci Adirozal dinyatakan sembuh dari covis 19 bersama pengawal pribadi beliau Heru pada hari ini, dinyatakan sembuh setelah dua kali diambil swab oleh Dinas kesehatan. Pernyataan Sembuh dari cuvid 19 disampaikan Bupati Kerinci kepada sejumlah media di rumah Dinas Bupati Kerinci kemarin, kamis (24/12) kemarin. 

Kepada sejumlah media Bupati Kerinci,Adirozal,  membenarkan berdasarkan hasil uji swab Ketiga yang telah keluar hari ini, bahwa hasilnya Negatif. "Yang pertama Uji Swab Positif, kemudian uji swab Kedua hasilnya Negatif, dan Alhamdulillah hasil swab yang Ketiga juga Negatif," beber Bupati.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkab Kerinci Larang Gelaran Pesta dan Tutup Objek Wisata

Dikatakan Adirozal, dirinya bersama  Dua orang pengawal pribadi dari TNI, dan Satu orang sopir, sudah sembuh, kepada masyarakat kerinci, Adirozal meminta dan mengajak masyarakat untuk tetap selalu menjaga kesehatan dan mengikuti protokol kesehatan, yakni menjaga jarak, memakai masker, dan selalu mencuci tangan. "Penyakit ini tidak terlalu berbahaya jika kita tetap menjaga imunitas dan imanitas, namun jangan dianggap remeh," jelasnya 

Baca Juga: Setahun Insentif Penjaga Sekolah di Sungai Penuh Tak Dibayar, Dewan Panggil Pihak Diknas

Adirozal menjelaskan bahwa  selama masa isolasi, dirinya mengikuti seluruh arahan dokter dan tenaga kesehatan lainnya. Daya tahan tubuh, semangat menghadapi COVID-19 ini, sangat terbantu oleh doa dan semangat dari Bapak, Ibu serta teman-teman semua dan umumnya masyarakat Kerinci.

Budaya saling mendoakan ini semakin membuktikan bahwa sesungguhnya kita semua adalah Keluarga Besar, itu terlihat dari budaya saling mengasihi, dan mencintai. "Secara khusus saya ucapkan terima kasih sedalam-dalamnya kepada istri tercinta dan anak-anak yang terus mendoakan siang dan malam, dan memberikan semangat sehingga imunitas saya meningkat sehingga sembuh hari ini," tegasnya.

Baca Juga: Akhir Tahun, ADD di Kerinci Belum Cair, Kepala Desa, Perades dan BPD Terancam Tidak Gajian

Tidak lupa Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada dokter, perawat, petugas ambulans dan seluruh tenaga kesehatan, para relawan, para petugas lintas dinas, yang telah berjuang sejak awal COVID-19 hingga sekarang. Bapak, Ibu semua adalah pahlawan.

"Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada teman-teman semua yang telah mengirimkan  obat kepada saya, vitamin, herbal, jamu dan lain sebagainya, dalam rangka mengobati penyakit Covid-19," kata Bupati kerinci.(adz)

Objek Wisata di Kerinci Kembali Ditutup, Cegah Penularan Corona

Merdekapost.com | Kerinci Jambi - Antisipasi lonjakkan kasus Covid 19 diawal tahun 2021, tim satgas kabupaten Kerinci akhirnya menutup kembali objek wisata di wilayah kabupaten Kerinci. 

Hal ini disampaikan plt.Kadis Pariwisata Kerinci, Juanda kepada Jambi Independent. Berdasarkan hasil rapat tim satgas covid 19 kabupaten Kerinci maka objek wisata di Kerinci ditutup sementara untuk menghindari penyebaran covid 19.  

Dikatakan Juanda, namun Dinas Pariwisata masih harus menunggu pada hari Senin (Hari ini,red) sebagai dasar penutupan tidak hanya objek wisata milik pemerintah yang ditutup tapi juga untuk objek wisata swasta atau Bumdes. 

Baca Juga: Keren!! Kota Jambi Miliki Lintasan Pesepeda

" Ya, sepertinya ditutup, kepastiannya menunggu surat Satgas covid, mungkin senin besok (hari ini,red),"jelas Juanda. Wakil Bupati Kerinci, Ami Taher, mengajak masyarakat kerinci untuk tidak melaksanakan acara dalam menyambut tahun baru 2021.

"Kami mengajak masyarakat untuk tidak melaksanakan acara dalam menyambut tahun baru dan awal tahun," ungkapnya.  

Sebagaimana Diketahui bahwa  bupati kerinci juga terkonfirmasi  covid 19, dari hasil tracing yang dilaksanakan didapat  15 orang pernah kontak erat dengan bupati Kerinci dan ke 15 orang tersebut sudah diambil Swab pada Selasa, (16/12) kemarin dan langsung dikirim ke Jambi. 

" Ada 15 yang kontak erat, dan petugas sudah ambil swab dan langsung dikirim ke Jambi, dan belum keluar hasilnya,"jelasnya. Dikatakan, Jumlizar, bahwa untuk yang tracing kontak dengan walpri Bupati kerinci, saat ini sedang ditelusuri ke keluarganya siapa yang kontak erat dan juga akan diswab.

 "Untuk yang kontak erat dengan Walpri belum diambil swab saat ini dalam proses tracing dengan keluarga,"katanya. Dijelaskan, Kabid P2M bahwa 15 orang yang diambil swab tersebut berasal dari bagian rumah tangga sedangkan di bagian protokol masih belum ditelusuri. 

"15 itu dari bagian rumah tangga Bupati, yang lain belum masih dalam proses, sudah ada yang minta di rapid test seperti dari DPRD Kerinci, karena satu minggu sebelumnya ada paripurna di DPRD," katanya. 

Sebelumnya Bupati Kerinci bersama satu orang walpri masih belum dinyatakan positif covid 19 setelah menjalani pengambilan sampel swab pada sabtu lalu dan hasil keluar pada selasa, bupati Kerinci terpaksa melakukan isolasi mandiri di rumah Dinas dan itu dibolehkan karena Bupati Kerinci termasuk orang tanpa gejala. (adz)

Kadis Pariwisata Kota Sungaipenuh Juga Positif Covid-19

Merdekapost.com | Sungai Penuh - Kepala Dinas Pariwisata Kota Sungaipenuh dinyatakan positif covid-19 pada hari Selasa (15/12).

Hal ini disampaikan Kabid P2P Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, Hatmizar, kepada Jambi Independent.

Baca Juga: Bupati Kerinci Adirozal Umumkan Dirinya Positif Covid-19

Kata dia, Kadis Pariwisata, Zulwachdi (53) dinyatakan positif Covid-19, setelah adanya tambahan lima orang positif Covid-19 di Kota Sungai Penuh.

"Saat ini Kadis Pariwisata sudah diisolasi di rumah sakit H Bakri," ujarnya.

Dia menambahkan, adapun empat orang yang positif lainnya adalah, inisial IP (27) seorang wanita Z (53) laki asal Sumur Anyir, YR (53) wanita asal Sumur anyir, FR (19) desa Gedang Sungai Penuh, dan YA (18) pasar Sungai Penuh kec. Sungai Penuh. (*)

Pemuda Koto Keras Bantah Dukung Fikar, "Kami Hanya Berfoto Aja, Hati Kami Terlanjur Mencintai AZAS"

Para Pemuda (Karang Taruna) Koto Keras bantah mereka beralih mendukung Paslon Fikar-Yos, Kami terlanjur cinta dengan AZAS. (adz)

SUNGAI PENUH - Para Pemuda Koto Keras bantah mereka beralih mendukung Paslon Fikar-Yos, sebagaimana foto yang beredar dan diberitakan oleh salah satu media di Sungai Penuh.

Ketua Pemuda (Karang Taruna) Koto Keras, Yoki Prima, bersama para pemuda yang ada di foto dan diisukan beralih ke Paslon Fiyos membantah keras isu yang dikembangkan oleh pihak Paslon nomor 2 itu.

Baca Juga: 3 Koto Pesisir Bukit Banjir Lagi! Tapi Kali Ini Dibanjiri Massa AZAS, Ini Pernyataan Pemangku Adat

Dikatakan Yoki, "Saya berdiri bersama para pemuda yang ada di foto itu, mereka yang berfoto salam 2 jari itu sekarang semua ada disini bersama saya dan mereka mengakui itu hanya foto-foto saja, hati kami untuk Bang Antos".

Ini Video Terkait: Pemuda Koto Keras Bantah Beralih Mendukung FIYOS

"Sesuai dengan kesepakatan depati ninik mamak maka Pemuda Koto Keras siap untuk memenangkan AZAS calon walikota sungai penuh 2021" Ujar Yoki dihadapan para pemuda lainnya.

Ditegaskannya, "foto yang beredar tersebut, bahwa ada pemuda yang beralih mendukung paslon 02, semua mereka sekarang ada bersama saya dan tetap solid untuk memenangkan nomor urut satu, AZAS! Nomor satu". teriak para pemuda serentak.

Baca Juga: Ini Orasi Politik Depati Jahidin yang Menggetarkan Massa di 3 Koto Pesisir Bukit

Ketua Pemuda Koto keras juga menyesalkan kejadian itu, ada anak dibawah umur yang diajak foto-foto dan mengangkat jari dua (simbol Paslon no 2)"

Sementara itu, pemuda yang ada difoto tersebut juga menyebutkan, "kami berfoto aja angkat 2 jari, namun hati kami terlanjur mencintai bang Antos, AZAS harga mati". teriak para pemuda serentak.(adz)

BREAKING NEWS: Ratusan Penyelenggara Pemilu di Merangin Reaktif

Ilustrasi Rapid test petugas KPPS Kecamatan Seberang Kota, Kabupaten Tanjabbar. 

BANGKO, MERDEKAPOST.COM - Ratusan orang penyelenggara pemilu dari KPU Kabupaten Merangin dinyatakan reaktif.

Hal itu sesuai dengan hasil rapid test yang digelar oleh KPU bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Merangin.

Komisioner KPU Kabupaten Merangin Shobirin menyebut, jumlah adhoc yang terdiri dari PPK, Sekretariat, PPS, sekretariat dan KPPS se Kabupaten Merangin sudah selesai melakukan Rapied Test.

Menurut dia, keseluruhan yang mengikuti Rapied Test berjumlah 9.403 orang. Dari jumlah itu, yang mengalami reaktif sebanyak 488 orang. 

Disampaikan Shobirin, jumlah yang disampaikan tersebut belum semuanya melakukan Rapied Test, masih sekitar 413 orang lagi yang belum melakukannya. Dan mereka akan dilakukan dikemudian hari.

"Total se Kabupaten Merangin 9.816 orang, yang mengikuti rapid test 9.403 orang, belum mengikuti Rapied Test 413 orang dan yang reaktif 488 orang," kata Shobirin.

BACA JUGA: Covid-19 di Provinsi Jambi Bertambah 46 Orang Positif, 7 Orang Anggota KPPS 

Terhadap yang reaktif, Shobirin menyebut jika mereka yang reaktif dilakukan isolasi, mengikuti prosedur yang berlaku pada tim Gugus Tugas.

Ketika ditanya soal swab, Dia menyebut jika itu akan dikoordinasikan dengan tim gugus tugas.

"Langkah Swab dikembalikan ke kebijakan Tim Gugus Tugas Kabupaten Merangin," pungkasnya. 

Sumber: Tribunjambi.com | Editor: HZA |Merdekapost.com

Aktivis Sebut Proyek Jalan Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh Cacat Prosedur, Profesionalitas Kadis PU dipertanyakan

Walikota Sungai Penuh turun langsung saat 'Menyulap' jalan pasar Tanjung Bajure selesai dalam satu malam. saat ini timbul polemik dan pertanyaan dari masyarakat, dari mana dananya, sudah dibahas di DPRD kah? dan status jalan tersebut masih belum jelas. (adz)

Sungai-Penuh, Merdekapost.com - Pengerjaan jalan pasar tanjung bajure Sungai Penuh yang di kerjakan dengan tempo satu malam yang dipantau langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh AJB dan di koordinir langsung oleh Kadis PU, Martin  beberapa hari yang lalu menjadi polemik hangat di tengah Masyarakat Kota Sungai Penuh. Pasalnya, Pengerjaan proyek tersebut diduga Kuat Melangkangi prosedur dan cacat hukum dalam mekanisme Pelelangan. Selasa,11/11/20.

Salah seorang aktivis Sungai Penuh, Khairi, M.Pd menyebutkan bahwa status pengerjaan proyek Pasar Tanjung Bajure yang dikerjakan disulap selesai dalam satu malam itu dinilainya mengundang masalah, Dirinya berharap kepada semua rekanan awak media di Kota Sungai Penuh agar mengusut tuntas. 

Dikatakannya, "status pengerjaan proyek Pasar Tanjung Bajure yang dikerjakan 'disulap' selesai dalam satu malam itu pasti mengundang masalah, Saya berharap kepada semua rekanan awak media di Kota Sungai Penuh agar mengusut tuntas". 

Baca Juga: Jelang Pilwako, Jalan Pasar Tanjung Bajure Di Perbaiki Pemkot, Feri Siswadi: Terima Kasih Ahmadi-Antos

"Kegiatan  tersebut tidak jelas dan kemungkinan besar sengaja dikaburkan proses pengerjaannya", ujar Khairi. 

Sementara itu, Menyoroti jawaban klarifikasi Kadis PU Kota Sungai Penuh yaitu Martin Kapiasa yang di konfirmasi oleh rekan wartawan Portal Buana pada Senin lalu, (10/11/20) Kadis PU menyebutkan, "anggaran proyek tersebut adalah 200 juta dengan volume sepanjang 140 M, itu sudah di bahas di APBDP, dan sumber anggaran itu bukan  urusan Pers, Itu urusan BPKP dan BPK". kata Martin.

Ditambahkan Khairi, menyoroti dan membantah argumen Kadis PU tersebut, pak Martin You tu tak layak menduduki Jabatan sebagai Kadis dan profesionalitas individu anda perlu dipertanyakan, Saya kira untuk menjadi Kadis PU di Kota Sungai Penuh ini masih banyak SDM yang handal selain beliau itu". Ujarnya lagi.

"Yang jelas bagi saya ada kejanggalan prosedural mekanisme pelelangan dan SOP pengerjaan proyek pasar tanjung bajure tersebut perlu kita telusuri hingga tuntas, mengingat Perpres 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah diundangkan Menkumham Yasonna H. Laoly dalam Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 33, dan mulai berlaku pada tanggal 22 Maret 2018. Dasar pengerjaan lelang atau swakelola, ataukah dasarnya berupa instruksi Wali Kota semata, atau memang sudah masuk dalam DPA yang di bahas di DPR". Pungkas Khairi.

Positif Covid-19 di Jambi Bertambah 6 dan Sembuh 8 Orang

 

Gambar Ilustrasi Covid-19

JAMBI, MERDEKAPOST.COM – Pasien yang dinyatakan positif Covid-19 dan yang sembuh di Provinsi Jambi hari ini, Kamis (17/9/2020) kembali bertambah.

Berdasar data tim gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, pasien positif Covid-19 bertambah 6 orang. Sedangkan pasien sembuh dari Covid-19 bertambah 8 orang.

6 tambahan pasien positif Covid-19 berasal dari Kota Jambi, Muaro Jambi, Tanjab Timur dan Bungo.

Lalu, 8 tambahan pasien sembuh dari Covid-19 berasal dari Batanghari, Muaro Jambi dan Bungo.

Berikut Identitas pasien positif Covid-19 :

Pasien 346 inisial SD (69) laki-laki asal Kota Jambi, riwayat hasil Screening RDT Reaktif.

Pasien 347 inisial ES (48) laki-laki asal Tanjab Timur, riwayat hasil screening RDT Reaktif.

Pasien 348 inisial SF (58) laki-laki asal Bungo, riwayat kontak perjalanan Padang. Pasien ini telah meninggal dunia.

Pasien 349 inisial MIQ (33) laki-laki asal Kota Jambi, riwayat hasil screening RDT Reaktif.

Pasien 350 inisial DI (35) perempuan asal Muaro Jambi, riwayat kontak akan ditracking.

Pasien 351 inisial HW (62) laki-laki asal Kota Jambi, riwayat kontak erat pasien 155.

Sementara untuk identitas 8 pasien sembuh yakni :

Pasien 288 inisial HA (28) laki-laki asal Batanghari, riwayat hasil screening RDT Reaktif.

Pasien 301 inisial MAA (8) laki-laki asal Bungo, riwayat kontak erat pasien 300.

Pasien 300 inisial FUP (48) laki-laki asal Bungo, riwayat kontak perjalanan Jakarta.

Pasien 302 inisial M (39) perempuan asal Bungo, riwayat kontak erat pasien 300.

Pasien 239 inisial AK (33) laki-laki asal Batanghari, riwayat kontak erat pasien 181 dan 182.

Pasien 222 inisial DA (37) laki-laki asal Bungo, riwayat kontak perjalanan Sumsel.

Pasien 156 inisial APA (33) laki-laki asal Muaro Jambi, riwayat kontak cluster Petrochina.

Pasien 284 inisial RY (43) perempuan asal Bungo, riwayat kontak perjalanan Jakarta.

Juru bicara tim gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah mengatakan, ke delapan pasien ini hasil uji swab dua kali hasilnya negatif.

“Delapan pasien ini dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang ke rumah. Namun, tetap isolasi mandiri di rumah selama 14 hari ke depan,” tutupnya. 

Sumber : Jambiseru.com | Editor: Oga Oktavora | Merdekapost.com

Pasien Positif Covid 19 di Kerinci Bertambah, 3 Pasien Asal Kecamatan Keliling Danau

Gambar Ilustrasi
Kerinci, MERDEKAPOST.COM – Selasa (15/9/2020) kemarin, 3 orang warga Kabupaten Kerinci terkonfirmasi positif Covid 19.

Kepala dinas kesehatan kabupaten kerinci, Hermendizal, saat dikonfirmasi Rabu (16/9/2020) menyampaikan ada 3 orang warga Kabupaten Kerinci terkonfirmasi positif Covid 19 yang beralamat di Kecamatan Keliling Danau.

“Iya, ke 3 orang terkonfirmasi positif Covid 19 di kabupaten kerinci beralamat Pulau Tengah Kecamatan Keliling Danau,”katanya.

Ketiga orang yang terkonfirmasi positif Covid 19 yaitu perempuan SI 61 tahun isteri ZF pasien 306 yang positif sebelum nya, laki laki BT 49 tahun suami TKD pasien 307 dan AM 11 tahun anak TKD.

“Ketiga pasien tersebut sudah di isolasi di RS MHAT Kerinci,”jelasnya. (ALD)

Pasien Positif di Jambi Bertambah 5 orang, 2 Berasal dari Kerinci


MERDEKAPOST.COM – Pasien positif Virus Corona (Covid-19) di Provinsi Jambi hari ini, Rabu (9/9/3020) bertambah 5 orang. Kini kasus di provinsi Jambi mencapai 308 orang.

Berdasar data tim gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, tambahan 5 pasien terbaru ini berasal dari Kerinci, Kota Jambi dan Batanghari.

Tambahan 5 pasien ini adalah, pasien 305 inisial SM (22) perempuan asal Kota Jambi, riwayat kontak akan ditracking.

Kemudian, pasien 306 inisial ZF (63) perempuan asal Kerinci, riwayat kontak perjalanan Palembang. Lalu, pasien 307 inisial TKD (27) perempuan asal Kerinci, riwayat kontak pasien erat 306.

Terakhir, pasien 308 inisial AM (49) perempuan asal Batanghari, riwayat kontak perjalanan Palembang (Comorbid DM dan HT). (ald)

Dua Orang Pegawai Bank di Sungai Penuh Dikabarkan Positif Rapid Test

Ilustrasi Covid-19
Sungai Penuh, Merdekapost.com – Dua pegawai Bank di Kota Sungaipenuh dikabarkan Positif hasil rapid test Covid-19. Kedua orang tersebut diantaranya adalah pegawai BRI dan BNI.

Baca Juga : Camat Serai Serumpun Tebo Sesalkan Aksi Demo SPI di Tengah Pendemi Covid-19

Jubir Percepatan Penanganan Virus Corona Kota Sungaipenuh, Zamri Sidik dikonfirmasi, Kamis (11/6/2020), membenarkan, ada 2 orang hasil rapid tes positif covid-19.

“Iya, data dari Dinas Kesehatan yang kita terima, satu orang dari bank BNI, yang satu lagi BRI,” kata Zamri.

“Kedua orang tersebut telah dilakukan isolasi di RSU Bakri Sungai Penuh,” tambahnya.

Namun tentang riwayat perjalanan dan alamat untuk sekarang belum ada informasi yang lebih jelas.

Baca Juga : Diisukan Berpasangan dengan Zulhelmi pada Pilwako Sungai Penuh, Ferry Satria: Mohon Maaf Saya Belum Siap Lahir Batin

“Belum dikasih tahu ke kita tentang alamat dan riwayat perjalanan kedua orang tersebut,” ungkapnya. (ald)

Penyaluran BST Tahap 2 di Kota Sungai Penuh Diduga Bermasalah

Ilustrasi BST
SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM - Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap 2 di Kota Sungai Penuh diduga beermasalah. Pasalanya banyak penerima BST tidak layak menerima namun bisa menerimanya, seperti istri dari kades dan keluarganya.

Baca Juga: Ini Jadwal Pembayaran Bantuan Sosial Tunai (BST) Tahap 2 Pemerintah Pusat Tahun 2020 di Kota Sungai Penuh

“Ya, istri dari kades di kecamatan pondok tingggi ikut menerima dana BST, padahal BST diperuntukan bagi warga yang kena dampak Covid-19” kata Isol (35) salah satu warga Kecamatan Pondok Tinggi, ketika ditemui Portalbuana.com (media partner merdekapost.com), (Senin 8/6/2020).

Ia menambahkan, penyaluran BST di kota Sungai Penuh diduga bermasalah, tambahnya.

Baca Juga: Bikin Terharu, Nenek 67 Tahun Tolak Terima BLT, Ini Alasannya

Aprinal (54) warga Kota Sungai Penuh, kepada media ini mengatakan, penyaluran BST tahap 2 di kota sungai penuh, masih ditemukan keluarga yang mestinya menerima namun tidak bisa menerima, kata Aprinal.

“Masih ditemukan BST yang mestinyas menerima BST, namun tidak bisa menerima”. (ald/hza)

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs