Viral Alat Berat Perusak Jalan Hiang-Pungut, Dewan Akan Segera Konsultasikan dengan Dinas PU

KERINCI - Kondisi jalan Hiang-Pungut baru saja selesai beberapa tahun belakangan, masyarakat sangat mensyukuri jalan yang sudah baik. Karena kondisi jalan sebelumnya cukup parah, dan itu berlangsung belasan hingga puluhan tahun.

Perjuangan masyarakat yang terus mengupayakan agar pemerintah segera memperbaiki akhirnya membuah hasil. Pemerintah menggelontorkan miliaran rupiah untuk memperbaikinya.

Namun tiba-tiba pada Minggu(27/12) satu unit Excavator muncul dan sempat melewati jalan itu. Hingga terlihat jejak roda rantainya yang menyebabkan badan jalan tergerus.

Berita Terkait:

Warga Marah, Excavator Rusak Jalan Aspal Hiang Karya-Pungut

Jalan Hiang-Pungut Rusak Akibat Dilalui Alat Berat, Diduga Milik Mantan Kades Sungai Abu

---------------

Hal ini sontak menimbulkan reaksi keras dari anggota dewan dari Dapil 3, yang sangat kesal dengan tindakan oknum yang diduga akan membuka galian C ilegal di sana.

Yenwen, Anggota Dewan dari Dapil III, mengutuk keras hal tersebut.

“ini tidak bisa di biarkan karena telah merusak jalan yang selama berpuluh-puluh tahun diidam-idamkan oleh masyarakat, dan saat jalan nya sudah baik, dengan enak saja alat Eskavator tersebut merusaknya”tegas Yenwen awak media.

Dilanjutkan anggota dewan dari partai PDIP ini, "kami akan konsultasi dengan dinas PUPR kabupaten Kerinci".

“Kami akan segera melakukan konsultasi dengan dinas PUPR kabupaten Kerinci,”tutupnya.

Senada dengan Yenwen, anggota DPRD lainnya dari Dapil III Mensediar, S.Pd, MM menyebutkan, "ini sudah menyalahi, hendaknya kepada pemilik alat berat untuk lebih memikirkan dampaknya, jangan melewati jalan sembrangan saja", Ungkapnya.

"Kita masih berupaya mencari solusi untuk membangun jalan Pungut-Renah Pemetik lainnya, sedangkan yang ada saja tidak dirawat dengan baik".pungkasnya.(adz)

Related Posts

0 Comments:

Posting Komentar


Recent Posts

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Privacy Policy | Disclaimer | Peta Situs