![]() |
| Khidmat dan Meriah: Masyarakat Koto baru Karang Setio Tap 9 luhah Kota Sungai Penuh, menggelar tradisi adat Kenduri Sko dengan penuh khidmat dan semarak, pada Minggu (19/4/2026). |
SUNGAI PENUH – Masyarakat Koto baru Karang Setio Tap 9 luhah Kota Sungai Penuh, menggelar tradisi adat Kenduri Sko dengan penuh khidmat dan semarak, pada Minggu (19/4/2026).
Acara ini bertempat di SMPN 12 kota Sungai Penuh berbagai aktraksi menarik tampil memukau.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam melestarikan adat istiadat serta mempererat tali silaturahmi antar warga.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Jambi yang di wakili Kepala Dinas Perikanan dan kelautan, Asraf S.Pt M.SI, Walikota Alfin, SH, Wakil Walikota Azhar Hamzah, Sekretaris Daerah Alfian dan para Depati Ninek Mamak dan unsur Forkopimda.
Dalam kata Sambutan Wali kota Alfin mengapresiasikan Masyarakat yang menyelenggarakan kegiatan kenduri sko ini 9 luhah.
Gubernur Jambi di wakili Asraf S.Pt M.Si kepala dinas kelautan dan perikanan juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap masyarakat koto baru Karang Setio Tap, yang tetap menjaga dan melestarikan tradisi Kenduri Sko sebagai warisan budaya yang memiliki nilai luhur. Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah perkembangan zaman.
Sementara itu, tokoh adat setempat menjelaskan bahwa Kenduri Sko merupakan bentuk rasa syukur masyarakat sekaligus ajang memperkuat nilai-nilai adat, termasuk penghormatan terhadap leluhur dan peneguhan struktur adat.
Kami atas nama masyarakat Sembilan Luhah mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sungai Penuh beserta jajaran. Kami juga berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kerinci dan Forkopimda Kota Sungai Penuh.
Ucapan ini kami sampaikan atas dukungan, perhatian, dan kehadiran Bapak/Ibu dalam acara Kenduri Sko Karang Setio Tap di wilayah Ulayat Depati Duo Nenek. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 19 April 2026.
![]() |
| Khidmat dan Meriah: Masyarakat Koto baru Karang Setio Tap 9 luhah Kota Sungai Penuh, menggelar tradisi adat Kenduri Sko dengan penuh khidmat dan semarak, pada Minggu (19/4/2026). |
Kehadiran Bapak/Ibu menjadi kehormatan besar bagi kami. Hal ini juga menunjukkan dukungan nyata dalam melestarikan adat dan budaya yang diwariskan oleh para leluhur.
Ketua Adat Tadzi juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota beserta rombongan. Dukungan, dedikasi, dan masukan yang diberikan sangat berarti bagi lembaga adat. Berkat itu, acara Kenduri Sko dapat terlaksana dengan baik di Koto Baru.
Rangkaian acara diisi dengan prosesi adat, doa bersama, serta penampilan seni tradisional,Tari Rangguk dan tari iyo-iyo yang disambut antusias oleh masyarakat.
Suasana kekeluargaan begitu terasa, mencerminkan semangat kebersamaan persatuan dan kesatuan yang masih terjaga kuat di tengah masyarakat.
Dengan terselenggaranya Kenduri Sko ini, diharapkan nilai-nilai budaya lokal terus hidup dan menjadi bagian penting dalam pembangunan karakter masyarakat di masa depan.
Pantauan di lapangan ribuan masyarakat begitu antusias mengikuti acara kenduri Sko di tengan panas terik matahari, kenduri sko ini berlangsung khidmat dan meriah.(Kai)

