Berikut Daftar nama Pejabat Eselon III,IV dan Kapus yang di lantik Wawako Sungai Penuh Malam ini

SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh kembali melakukan penyegaran birokrasi. Wakil Wali Kota Sungai Penuh melantik sebanyak 56 pejabat administrator, pengawas dan kepala puskesmas dalam sebuah prosesi pelantikan yang berlangsung pada malam hari.

Pelantikan tersebut mencakup 26 pejabat Eselon III, 27 pejabat Eselon IV, serta 3 Kepala Puskesmas yang akan menempati sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, sekaligus mengoptimalkan pelaksanaan program pembangunan di berbagai sektor.

Daftar Pejabat Eselon III, Eselon IV dan Kepala Puskesmas yang Dilantik Beserta Jabatannya

Pejabat Eselon III

1. Damhar, SKM, M.Si – Kepala Bidang Penegakan Perda dan Sumber Daya Aparatur, Satpol PP dan Damkar.

2. drh. Verry Irfan, MM – Sekretaris Kecamatan Pesisir Bukit.

3. Safrizal, SP, MSi – Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD.

4. Zamroni, SH, M.H. – Kepala Bidang Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat Satpol PP dan Damkar.

5. Ir. Khalik Munawar, SE, ST, M.Si – Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD.

6. Aries Armen, S.Pt, M.Si – Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan.

7. Ramles B, S.Sos, MM – Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial.

8. Novirma, S.Pd – Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup.

9. Rendra Hadinata, SP, MM – Kepala Bidang Prasarana, Sarana dan Penyuluhan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan.

10. Reni Tomanova, SH – Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Pemenuhan Hak Anak DP3AP2KB.

11. Syafwan Iskandar, SE, MM – Kepala Bidang Kesatuan Bangsa Badan Kesbangpol.

12. Alon Irawan, SH, MH – Kepala Bagian Hukum Setda Kota Sungai Penuh.

13. Indra Harsa, S.Pd.I., M.M – Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Sungai Penuh.

14. Indra Jaya, SKM – Sekretaris Inspektorat.

15. Melya Elfa, S.Pt, M.Si – Sekretaris Kecamatan Kumun Debai.

Baca Juga: Sempat Dinonjobkan, 3 Mantan Kadis Kembali Dilantik, Ini Jabatan Baru Mereka di Pemkot Sungai Penuh

16. Wendi Joni Putra, SE, MM – Sekretaris Kecamatan Tanah Kampung.

17. Gusdanir Dwinta, SE – Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik.

18. Sev Eka Putra, S.Pd, ME – Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

19. Paspita Wati, S.Pd, MM – Camat Tanah Kampung.

20. Deddy Karyadi, S.IP, M.Si – Sekretaris Kecamatan Pondok Tinggi.

21. Johandra, S.H.I., M.H. – Sekretaris Kecamatan Hamparan Rawang.

22. Hasnan, SH, MH – Sekretaris Kecamatan Sungai Bungkal.

23. Bdn. Rike Irmanengsih, S.Tr.Keb – Kepala Bagian Umum RSUD Mayjen H.A. Thalib.

24. Eva Mardawati, S.Pd – Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial.

25. Thedi Fisher, AM.Kep., SE., MM – Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Penggerakan DP3AP2KB.

Pejabat Eselon IV

1. Masriah, A.Md.Farm – Kepala Sub Bagian Umum dan Kehumasan RSUD Mayjen H.A. Thalib.

2. Peri Aryansyah, S.P – Kepala Sub Bagian Keuangan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan.

3. Rosmaida, S.Sos, M.M – Kepala Kasubbag Tata Usaha RSUD H. Bakri.

4. Operianti Lestari, S.AP, M.M – Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Pondok Tinggi.

5. Ripi Hamdani, S.AP., M.H – Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Bapenda.

6. Ns. Irmaneli, S.Kep – Kepala Seksi Pelayanan Medis RSUD Mayjen H.A. Thalib.

7. Deni Harveni, S.K.M – Kepala Seksi Pelayanan Penunjang Non Medis dan Rekam Medis RSUD Mayjen H.A. Thalib.

8. Elia Yusnaini, A.Md.Kes – Kepala Seksi Pelayanan Penunjang Medis RSUD Mayjen H.A. Thalib.

9. Arya Vermasari, SKM, MARS – Kepala Seksi Perencanaan dan Evaluasi RSUD Mayjen H.A. Thalib.

10. Arnadi, SKM – Kepala Tata Usaha Puskesmas Rawang.

11. Hasridawati, SE – Kepala Sub Bagian Keuangan DP3AP2KB.

12. Yevi Zefgenia, SP – Kepala Sub Bagian Umum Sekretariat DPRD.

13. Simop Oktaria, SKM, M.M – Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Tanah Kampung.

14. Roni Maiwandri, S.K.M, MM – Kepala Sub Bagian Tata Usaha Puskesmas Tanjung.

15. Tuti Sumiyanti, SH, M.H – Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Kecamatan Pesisir Bukit.

16. Irfantri, SE – Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Kecamatan Pondok Tinggi.

17. Yesi Yeni Kristina, SE – Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan Sungai Penuh.

18. Andrian, SE – Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan Kecamatan Sungai Bungkal.

19. Rino Anthoni, SE, M.M – Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan Pesisir Bukit.

20. Metti Fitrida, S.Sos – Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Kecamatan Hamparan Rawang.

21. Mar Putra, S.Sos – Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Pesisir Bukit.

22. Yusi Nila Krisna, SE – Kepala Sub Bidang Pengelolaan Sistem Informasi Pendapatan Daerah Bapenda.

23. Emi Syafrida, S.Pd – Sekretaris Kecamatan Sungai Penuh.

24. Dodi Indra, SE – Kepala Seksi Pelayanan Umum Kecamatan Sungai Bungkal.

25. Sepnurdin, SE – Kepala Seksi Angkutan dan Pengujian Sarana Dinas Perhubungan.

26. Heri Maryanto, S.Sos – Lurah Pondok Tinggi.

27. Faizal Heryanto, S.Sos – Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Sungai Bungkal.

Kepala Puskesmas

1. Afrina, S.Kep (Ners) – Kepala Puskesmas Kumun.

2. Ns. Zubir, S.Kep, MM – Kepala Puskesmas Tanah Kampung.

3. Ns. Eli Amrina, S.Kep – Kepala Puskesmas Rawang.

(Adz)

Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut 1 Muharam 1448 H, Wako Alfin Ajak Bangun Generasi Qur'ani

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Ribuan warga memadati Lapangan Merdeka Kota Sungai Penuh untuk mengikuti Pawai Obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Senin (15/6/2026) malam. Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H. secara resmi melepas peserta sekaligus mengajak masyarakat menjadikan momen hijrah sebagai semangat membangun generasi Qur'ani.

Pawai Obor mengusung tema "Membangun Generasi Qur'ani, 1000 Hafidz-Hafidzah Menuju Sungai Penuh Juara." Kegiatan ini menjadi ajang syiar Islam sekaligus mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menyambut tahun baru Hijriah.

Ribuan peserta mengikuti pawai dengan penuh antusias. Mereka berasal dari siswa SD, SMP, dan SMA, para guru, kepala sekolah, jajaran Pemerintah Kota Sungai Penuh, serta masyarakat dari berbagai kalangan.

Baca Juga: Perbaikan Selesai, Jembatan Kerinduan Sungai Penuh Kembali Dibuka, Akses ke Pasar Normal Lagi

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin mengatakan Pawai Obor tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai Islam kepada generasi muda. Ia mengajak masyarakat menjadikan semangat hijrah sebagai motivasi untuk terus memperbaiki diri dan memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur'an.

"Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kota Sungai Penuh, saya mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah. Mari berhijrah menuju kebaikan, membangun generasi Qur'ani, mewujudkan 1.000 Hafidz-Hafidzah, dan bersama-sama mengantarkan Kota Sungai Penuh menjadi Kota Juara yang diberkahi Allah SWT," ujar Alfin.

Menurutnya, Tahun Baru Islam menjadi momentum untuk melakukan refleksi diri, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta memperkuat semangat hijrah dalam kehidupan pribadi maupun bermasyarakat.

Usai pelepasan, peserta bergerak dari Lapangan Merdeka dan menyusuri sejumlah ruas jalan utama Kota Sungai Penuh. Cahaya obor yang menyala sepanjang perjalanan berpadu dengan penampilan marching band sehingga menciptakan suasana yang meriah dan penuh semangat.

Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap peringatan Tahun Baru Islam ini semakin memperkuat persatuan masyarakat, menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur'an, serta mendorong lahirnya generasi Qur'ani yang berakhlak mulia, berprestasi, dan mampu membawa Kota Sungai Penuh menuju daerah yang semakin maju, religius, dan penuh keberkahan. (*Adz)

Pemkot - BNI Jalin Kerja Sama Layanan Perbankan dan Dukung Program Smart City

 

Merdekapost.com – Pemerintah Kota Sungai Penuh bersama Bank Negara Indonesia (BNI) resmi menjalin kesepakatan bersama terkait penggunaan fasilitas layanan jasa perbankan serta dukungan terhadap pengembangan program Kota Pintar (Smart City) di Kota Sungai Penuh.


Penandatanganan kesepakatan tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, bersama Pimpinan Cabang BNI Sungai Penuh, Surya Rezeki, pada Kamis (4/6/2026).


Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh, Alpian, serta jajaran manajemen BNI.


Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Sungai Penuh dan BNI, khususnya dalam optimalisasi layanan perbankan yang mendukung tata kelola pemerintahan yang modern, efektif, dan transparan serta mempercepat implementasi berbagai program Smart City di Kota Sungai Penuh melalui pemanfaatan teknologi digital dan layanan keuangan yang terintegrasi. 


Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin menyampaikan bahwa kolaborasi dengan BNI merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendukung transformasi digital di berbagai sektor pembangunan.


“Kerja sama ini merupakan langkah positif dalam memperkuat sistem pelayanan pemerintahan berbasis digital. Kami berharap sinergi dengan BNI dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung terwujudnya Sungai Penuh sebagai kota yang semakin maju dan modern,” ujarnya.


Dengan terjalinnya kesepakatan ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh dan BNI optimistis dapat membangun ekosistem digital yang lebih kuat, sekaligus mempercepat terwujudnya konsep Smart City. (*)

Raih Opini WTP Ke-14, Wali Kota Alfin : Jadi Motivasi Tingkatkan Tata Kelola Keuangan Daerah

 

Merdekapost.com – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., menghadiri acara penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Sungai Penuh Tahun Anggaran 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Jambi di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Jambi, Selasa (2/6).


Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Sungai Penuh kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas LKPD Tahun Anggaran 2025. Capaian ini menjadi Opini WTP ke-14 yang diraih Kota Sungai Penuh dan ke-12 kali secara berturut-turut, sebagai bukti konsistensi pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. 


Penyerahan LHP dilakukan oleh Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi Muhamad Toha Arafat, S.E., M.Si., Ak., CA., CSFA, CFrA, GRCA, GRCP kepada Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., dan unsur pimpinan DPRD Kota Sungai Penuh, Sekretaris Daerah Alpian,SE,MM dan Kepala OPD Tetkait .


Wali Kota Alfin menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Sungai Penuh, DPRD, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam pengelolaan keuangan daerah.


“Alhamdulillah, raihan Opini WTP ke-14 ini merupakan hasil kerja sama dan komitmen seluruh perangkat daerah dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang baik, transparan, dan akuntabel. Prestasi ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan tata kelola pemerintahan,” ujar Wako Alfin.


Menurutnya, capaian tersebut bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan bentuk kepercayaan atas pengelolaan keuangan daerah yang profesional dan bertanggung jawab demi mendukung pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Kota Sungai Penuh. (*)

Perkuat Sinergi Antar Daerah, Wako Alfin - Wako Maulana Tandatangani MoU Tata Kelola Pemerintah Daerah

 


Merdekapost.com – Walikota Sungai Penuh, Alfin, SH, menghadiri langsung peringatan Hari Jadi ke-625 Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Pemerintah Kota Jambi, Selasa (2/6/2026).

​Kehadiran orang nomor satu di Kota Sungai Penuh ini menjadi bukti nyata komitmen dan dukungan penuh Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam mempererat tali silaturahmi serta memperkuat sinergi pembangunan antardaerah di Provinsi Jambi.


Pada momentum bersejarah tersebut, Pemkot Sungai Penuh dan Pemkot Jambi juga melakukan langkah strategis dengan menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) mengenai Tata Kelola Pemerintah Daerah. 


Penandatanganan ini diharapkan mampu mengoptimalkan pelayanan publik, pertukaran inovasi, serta peningkatan efisiensi birokrasi di kedua belah pihak.


​Dalam kesempatan tersebut, Walikota Alfin, SH menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang mendalam atas pencapaian Kota Jambi hingga saat ini.


​"Selamat Hari Jadi ke-625 Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi dan HUT ke-80 Pemerintah Kota Jambi. Di usia yang semakin matang ini, kita semua berharap Kota Jambi dapat terus berkembang pesat dan semakin maju sebagai pusat kemajuan di provinsi kita," ujar Alfin.


​Acara peringatan yang berlangsung khidmat ini juga dihadiri oleh Bupati/Wali Kota se-Provinsi Jambi, unsur Forkopimda, pejabat pemerintah, tokoh adat, tokoh masyarakat. (*)

Wako Alfin, Bupati Monadi & Bupati Dedi Putra Dorong Konektivitas Jalur Kerinci - Bungo

 

Merdekapost.com – Wali Kota Sungai Penuh Alfin, Bupati Kerinci Monadi dan Bupati Bungo H. Dedy Putra sepakat mendorong konektivitas jalur Kerinci – Bungo memperkuat akses antar wilayah, Jumat (29/05).


Pertemuan ketiga kepala daerah tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban sebagai bentuk sinergi dalam mendukung percepatan pembangunan kawasan perbatasan serta meningkatkan mobilitas masyarakat antar daerah.


Wako Alfin menyampaikan bahwa peningkatan akses jalan Kerinci – Bungo menjadi langkah strategis dalam membuka konektivitas yang lebih cepat dan efisien bagi masyarakat Sungai Penuh, Kerinci, dan Bungo.


“Dengan terbukanya akses jalan ini, tentu akan memperpendek jarak tempuh serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, perdagangan, pariwisata, dan pelayanan masyarakat,” ujar Wako Alfin.


Senada dengan itu, Bupati Kerinci Monadi menegaskan pentingnya kolaborasi antar daerah dalam mendukung pembangunan konektivitas wilayah demi mendorong kemajuan ekonomi masyarakat.


Sementara itu, Bupati Bungo H. Dedy Putra menyampaikan bahwa keterhubungan antar wilayah menjadi kebutuhan penting dalam mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi regional.


Pada kesempatan tersebut juga ditandatangani kesepakatan dukungan terkait pembukaan rute penerbangan Maskapai Batik Air Muara Bungo – Jakarta sebagai bentuk dukungan peningkatan konektivitas transportasi antar daerah.


Ketiga kepala daerah berharap sinergi dan komitmen bersama tersebut dapat mempercepat terwujudnya akses jalan penghubung Kerinci – Bungo sebagai jalur strategis bagi perkembangan kawasan barat Provinsi Jambi. (*)

Wako Alfin dan Wawako Azhar Hamzah Sholat Idul Adha Bersama Masyarakat di Lapangan Merdeka

 

Merdekapost.com – Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah melaksanakan Sholat Idul Adha 10 Zulhijjah 1447 Hijriah bersama masyarakat di Lapangan Merdeka Kota Sungai Penuh, Rabu (27/5).


Pelaksanaan Sholat Idul Adha berlangsung khidmat dan dipadati ribuan jamaah yang datang sejak pagi hari untuk menunaikan ibadah Hari Raya Kurban. Turut hadir unsur Forkopimda beserta istri, Sekretaris Daerah, Staff Ahli, Asisten, para kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran Pemerintah Kota Sungai Penuh.


Berdasarkan susunan panitia Sholat Idul Adha Depati Nan Bertujuh, yang bertindak sebagai khatib yakni Ust. Hendri Candra, S.Pd dari Pondok Tinggi, sementara imam dipimpin oleh Ust. Muhammad, S.Pd dari Sungai Penuh. Adapun mubaligh I dipercayakan kepada Endy Lukman dari Pasar Sungai Penuh dan mubaligh II Muhammad Iqbal Mulyadi dari Dusun Baru.


Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Alfin mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai momentum meningkatkan keikhlasan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama.


“Idul Adha mengajarkan nilai pengorbanan, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Semoga semangat ini terus terjaga dalam kehidupan bermasyarakat,” Ujar Wako Alfin.


Pada perayaan Idul Adha tahun ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh juga melaksanakan penyembelihan hewan kurban sebanyak 39 ekor sapi dan 1 ekor kambing yang akan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima di 8 kecamatan dalam wilayah Kota Sungai Penuh. (*)

Pemkot Usulkan Pembangunan Fly Over, Persingkat Jarak Tempuh Jambi dan Sumbar

 

Merdekapost.com – Walikota Sungai Penuh diwakili Wakil Walikota Sungai Penuh Azhar Hamzah membuka secara resmi kegiatan Diskusi Rabuan Roadshow (DRR) yang diselenggarakan oleh Tenaga Ahli Gubernur (TAG) Jambi Tahun 2026, bertempat di Aula Kantor Walikota Sungai Penuh, Kamis (21/05).


Dalam Sambutannya, Wakil Walikota Sungai Penuh Azhar Hamzah menyampaikan harapan agar melalui diskusi ini, usulan pembangunan jalan layang (fly over) dapat segera dikaji dan direalisasikan guna mempersingkat jarak tempuh antara Jambi dan Sumatera Barat.


"Peningkatan konektivitas tersebut akan berdampak besar terhadap kemajuan destinasi wisata serta sektor pertanian yang menjadi potensi utama Kota Sungai Penuh". Ujar Wawako Azhar.


Selain itu, Pemerintah Kota Sungai Penuh juga mengusulkan program pengelolaan sampah melalui pembangunan TPS3R di setiap desa serta meminta dukungan penyediaan lahan TPST di kawasan TNKS. 


Dengan adanya diskusi dan sinergi antar pihak terkait, diharapkan dapat mendorong percepatan pengadaan mesin pengelolaan sampah sehingga penanganan sampah di Kota Sungai Penuh menjadi lebih optimal dan berkelanjutan. (*)

HIMSAK Soroti TPST di Kawasan Hutan: Wali Kota Sungai Penuh di Duga Abaikan Hukum

Operasional Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di kawasan Renah Kayu Embun (RKE) kini menjadi bom waktu bagi Pemerintah Kota Sungai Penuh. Persoalan ini tidak lagi sekadar bicara soal sampah, tetapi sudah masuk ke wilayah yang jauh lebih serius: dugaan pelanggaran hukum kehutanan dan lingkungan hidup di kawasan hutan produksi tetap.

Pemerintah Kota Sungai Penuh sibuk membangun citra bahwa TPST RKE adalah simbol modernisasi pengelolaan sampah berbasis konsep 3R (reduce, reuse, recycle). Publik disuguhi narasi tentang mesin pencacah organik, pengolahan maggot, mesin komposer, hingga produksi biji plastik. Semuanya dibingkai seolah menjadi tonggak kemajuan lingkungan hidup Kota Sungai Penuh.

Namun pertanyaannya sederhana: apa gunanya berbicara soal “lingkungan modern” jika berdiri di atas kawasan hutan yang legalitasnya justru dipersoalkan?

Fakta yang tidak bisa ditutupi adalah TPST tersebut berada di kawasan hutan produksi tetap. Dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, penggunaan kawasan hutan untuk kepentingan di luar kehutanan wajib memperoleh Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) dari pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Aturan ini bukan formalitas. Ini adalah pagar hukum agar hutan tidak dijarah atas nama pembangunan.

Masalahnya, TPST RKE diduga sudah dibangun dan dioperasikan sebelum seluruh izin kehutanan dan lingkungan hidup diselesaikan. Jika dugaan ini benar, maka publik patut bertanya: apakah pemerintah sedang menjalankan pembangunan, atau justru mempertontonkan bagaimana aturan bisa dinegosiasikan oleh kekuasaan?

Yang lebih ironis, kawasan Renah Kayu Embun sebelumnya juga telah dipersoalkan karena dijadikan lokasi pembuangan sampah yang dianggap tidak sesuai dengan fungsi kawasan hutan. Alih-alih melakukan pemulihan kawasan, pemerintah justru kembali menghadirkan aktivitas persampahan dengan skala yang lebih besar dan dibungkus jargon “TPST modern”.

Ini menimbulkan kecurigaan serius: jangan-jangan modernisasi hanya dijadikan tameng untuk melegitimasi pelanggaran lama.

Pemerintah boleh saja berbicara tentang target Adipura dan transformasi pengelolaan sampah. Namun penghargaan lingkungan tidak akan pernah bermakna jika diperoleh dengan mengorbankan kepastian hukum dan keberlanjutan kawasan hutan. Jangan sampai demi mengejar simbol prestise, pemerintah justru meninggalkan jejak persoalan ekologis dan hukum yang jauh lebih besar.

Belum lagi persoalan lingkungan hidup. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, kegiatan pengolahan sampah skala besar wajib memiliki persetujuan lingkungan melalui AMDAL atau UKL-UPL. Tanpa dokumen tersebut, operasional TPST berpotensi cacat hukum dan dapat dikenai sanksi administratif hingga pidana apabila terbukti menimbulkan pencemaran atau kerusakan lingkungan.

Persoalan ini tidak boleh dianggap sepele. Sebab ketika pemerintah mulai merasa bisa membangun apa saja di kawasan hutan tanpa transparansi penuh kepada publik, maka yang sedang dipertaruhkan bukan hanya legalitas proyek, tetapi juga wibawa hukum itu sendiri.

Sebagai organisasi mahasiswa yang lahir dari semangat menjaga marwah alam Kerinci. Efandra Rahmat Hidayat selaku Presiden HIMSAK menegaskan "Pemerintah Kota Sungai Penuh wajib membuka seluruh dokumen legalitas TPST RKE kepada publik. Mulai dari izin penggunaan kawasan hutan, persetujuan lingkungan, hingga kajian dampak ekologisnya. Transparansi adalah kewajiban, bukan pilihan."

Kami juga mendesak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta aparat penegak hukum melakukan audit menyeluruh terhadap keberadaan TPST tersebut.

Hutan bukan tanah kosong yang bisa dipakai sesuka hati atas nama pembangunan.(*)

*Penulis: Efandra Rahmat Hidayat, Presiden Himpunan Mahasiswa Sakti Alam Kerinci (HIMSAK) 


Kenduri Sko Koto Baru 9 Luhah Karang Setio Tap Berlangsung Khidmat dan Meriah

Khidmat dan Meriah: Masyarakat Koto baru Karang Setio Tap 9 luhah Kota Sungai Penuh, menggelar tradisi adat Kenduri Sko dengan penuh khidmat dan semarak, pada Minggu (19/4/2026).

SUNGAI PENUH –  Masyarakat Koto baru Karang Setio Tap 9 luhah Kota Sungai Penuh, menggelar tradisi adat Kenduri Sko dengan penuh khidmat dan semarak, pada Minggu (19/4/2026).

Acara ini bertempat di SMPN 12 kota Sungai Penuh berbagai aktraksi menarik tampil memukau.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam melestarikan adat istiadat serta mempererat tali silaturahmi antar warga.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Jambi yang di wakili Kepala Dinas Perikanan dan kelautan, Asraf S.Pt M.SI, Walikota Alfin, SH, Wakil Walikota Azhar Hamzah, Sekretaris Daerah Alfian dan para Depati Ninek Mamak dan unsur Forkopimda.

Dalam kata Sambutan Wali kota Alfin mengapresiasikan Masyarakat yang menyelenggarakan kegiatan kenduri sko ini 9 luhah.

Gubernur Jambi di wakili Asraf S.Pt M.Si kepala dinas kelautan dan perikanan juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap masyarakat koto baru Karang Setio Tap, yang tetap menjaga dan melestarikan tradisi Kenduri Sko sebagai warisan budaya yang memiliki nilai luhur. Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah perkembangan zaman.

Sementara itu, tokoh adat setempat menjelaskan bahwa Kenduri Sko merupakan bentuk rasa syukur masyarakat sekaligus ajang memperkuat nilai-nilai adat, termasuk penghormatan terhadap leluhur dan peneguhan struktur adat.

Kami atas nama masyarakat Sembilan Luhah mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sungai Penuh beserta jajaran. Kami juga berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kerinci dan Forkopimda Kota Sungai Penuh.

Ucapan ini kami sampaikan atas dukungan, perhatian, dan kehadiran Bapak/Ibu dalam acara Kenduri Sko Karang Setio Tap di wilayah Ulayat Depati Duo Nenek. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 19 April 2026.

Khidmat dan Meriah: Masyarakat Koto baru Karang Setio Tap 9 luhah Kota Sungai Penuh, menggelar tradisi adat Kenduri Sko dengan penuh khidmat dan semarak, pada Minggu (19/4/2026).

Kehadiran Bapak/Ibu menjadi kehormatan besar bagi kami. Hal ini juga menunjukkan dukungan nyata dalam melestarikan adat dan budaya yang diwariskan oleh para leluhur.

Ketua Adat Tadzi juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota beserta rombongan. Dukungan, dedikasi, dan masukan yang diberikan sangat berarti bagi lembaga adat. Berkat itu, acara Kenduri Sko dapat terlaksana dengan baik di Koto Baru.

Rangkaian acara diisi dengan prosesi adat, doa bersama, serta penampilan seni tradisional,Tari Rangguk dan tari iyo-iyo yang disambut antusias oleh masyarakat.

Suasana kekeluargaan begitu terasa, mencerminkan semangat kebersamaan persatuan dan kesatuan yang masih terjaga kuat di tengah masyarakat.

Dengan terselenggaranya Kenduri Sko ini, diharapkan nilai-nilai budaya lokal terus hidup dan menjadi bagian penting dalam pembangunan karakter masyarakat di masa depan.

Pantauan di lapangan ribuan masyarakat begitu antusias mengikuti acara kenduri Sko di tengan panas terik matahari, kenduri sko ini berlangsung khidmat dan meriah.(Kai)

Wako Alfin Temui Wamenkes, Perjuangkan Dukungan Fasilitas Kesehatan Kota Sungai Penuh

 

Merdekapost.com – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., bergerak cepat dengan melaksanakan audiensi bersama Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia di Kementerian Kesehatan RI, Selasa (14/04/2026).

Audiensi tersebut membahas berbagai isu strategis di sektor kesehatan, di antaranya dukungan sarana dan prasarana alat kesehatan untuk RSUD dan Puskesmas, penambahan kepesertaan BPJS Kesehatan, serta pemenuhan kebutuhan dokter spesialis di RSUD Kota Sungai Penuh.


Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Alfin menegaskan pentingnya dukungan pemerintah pusat dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan di daerah. Hal ini dinilai krusial guna memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang optimal, merata, dan berkualitas.


“Pemerintah Kota Sungai Penuh berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan dukungan dari Kementerian Kesehatan, khususnya dalam pemenuhan fasilitas kesehatan dan tenaga medis,” ujar Wali Kota Alfin.


Turut mendampingi dalam audiensi tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh Gunardi, S.KM, M.M., Direktur RSUD Mayjen H.A Thalib Debi Zartika, S.Kep., M.Biomed, perwakilan Bapperida Kota Sungai Penuh, serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Suharyadi, S.AP., M.M.


Kehadiran rombongan Pemerintah Kota Sungai Penuh disambut baik oleh jajaran Kementerian Kesehatan RI. Dalam kesempatan tersebut, pihak Kementerian memberikan apresiasi atas langkah proaktif yang dilakukan Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam mendorong peningkatan pelayanan kesehatan di daerah.


Tim Kementerian Kesehatan RI juga menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti berbagai usulan yang disampaikan. Diharapkan, hasil audiensi ini dapat segera direalisasikan guna memperkuat sektor kesehatan di Kota Sungai Penuh.


Melalui audiensi ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Kota Sungai Penuh. (*)

Wako Alfin Ajak Warga Sungai Penuh Disiplin Bayar Pajak Kendaraan

  

Merdekapost.com - Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, kembali mengingatkan masyarakat pentingnya kesadaran dalam membayar pajak kendaraan bermotor sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.


Menurutnya, kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak menjadi salah satu faktor utama dalam meningkatkan pendapatan daerah, yang nantinya digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.


Pemerintah Kota Sungai Penuh saat ini juga memberikan kemudahan bagi wajib pajak, yakni pembayaran pajak kendaraan dapat dilakukan hingga 90 hari sebelum jatuh tempo. Kebijakan ini diharapkan mampu membantu masyarakat dalam mengatur waktu pembayaran sekaligus menghindari sanksi keterlambatan.


“Pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan dan peningkatan pelayanan. Karena itu, kami mengajak seluruh warga untuk lebih disiplin dalam membayar pajak,” ujar Alfin.


Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penerimaan dari pajak kendaraan memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur, seperti perbaikan jalan dan fasilitas umum, serta peningkatan kualitas layanan di sektor pendidikan dan kesehatan.


Alfin menilai, semakin tinggi tingkat kepatuhan masyarakat, maka semakin besar pula peluang percepatan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Kota Sungai Penuh.


Di sisi lain, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas layanan perpajakan, baik melalui sosialisasi maupun penyediaan layanan yang lebih mudah, cepat, dan transparan bagi masyarakat.


Dengan langkah tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak semakin meningkat, sehingga dapat memperkuat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (*)

Pemkot Sungai Penuh Perkuat Transparansi Lewat Platform e-Media

  

Merdekapost.com - Transformasi digital di sektor pemerintahan terus diperkuat oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh melalui peluncuran platform e-Media. Inovasi ini menjadi langkah nyata dalam membangun sistem informasi publik yang lebih transparan, terintegrasi, dan mudah diakses oleh masyarakat.


Melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfo), Pemkot menghadirkan e-Media sebagai pusat layanan informasi digital yang tidak hanya menyajikan data pemerintahan, tetapi juga menjadi jembatan kerja sama antara pemerintah dan media.


Platform ini memungkinkan perusahaan media dan insan pers untuk mendaftarkan diri sebagai mitra resmi publikasi. Seluruh proses dilakukan secara sistematis dan terdigitalisasi, sehingga meminimalisir kesalahan administrasi sekaligus meningkatkan akuntabilitas.


Pemerintah Kota Sungai Penuh menilai bahwa kebutuhan akan informasi yang cepat dan akurat semakin meningkat di tengah perkembangan teknologi. Oleh karena itu, kehadiran e-Media diharapkan mampu menjawab tantangan tersebut.


Selain sebagai sarana registrasi, e-Media juga dilengkapi fitur penyediaan informasi kegiatan pemerintahan, data media terverifikasi, serta pengelolaan kerja sama publikasi yang lebih tertata. Dengan sistem ini, distribusi informasi diharapkan menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.


Pemkot Sungai Penuh menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang baik. Dengan memanfaatkan teknologi digital, transparansi tidak hanya menjadi konsep, tetapi diwujudkan dalam sistem yang dapat diakses secara luas oleh publik.


Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis digital. Dengan adanya platform e-Media, masyarakat kini memiliki akses yang lebih mudah terhadap informasi resmi dan terpercaya.


Di sisi lain, kehadiran e-Media diharapkan mampu memperkuat hubungan kemitraan antara pemerintah dan media. Sinergi tersebut dinilai penting dalam menjaga kualitas informasi yang disampaikan kepada masyarakat agar tetap akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.


Ke depan, Pemkot Sungai Penuh berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi digital lainnya guna mendukung keterbukaan informasi dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah. (*)

Pemkot Sungai Penuh Terbitkan Larangan Siswa SD-SMP Bawa Motor ke Sekolah

  

Merdekapost.com - Pemerintah Kota Sungai Penuh resmi menerbitkan kebijakan larangan penggunaan kendaraan bermotor bagi siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).


Aturan ini berlaku untuk seluruh pelajar, baik di sekolah negeri maupun swasta. Pemerintah menegaskan kebijakan tersebut melalui Surat Edaran Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh bernomor B/400.3.13.3/6/IV/2026/DISDIK.2.


Surat edaran itu ditetapkan pada 8 April 2026 dan menjadi acuan bagi seluruh satuan pendidikan di wilayah tersebut.


Melalui kebijakan ini, pemerintah daerah berupaya meningkatkan keselamatan pelajar sekaligus menekan potensi pelanggaran lalu lintas oleh anak di bawah umur.


Sekolah diminta aktif mengawasi pelaksanaan aturan tersebut. Di sisi lain, orang tua diharapkan ikut berperan dengan tidak mengizinkan anak membawa kendaraan bermotor ke sekolah.


Kebijakan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman dan membentuk kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini. (*)

Pantau Pasar Tanjung Bajure Pasca Penataan, Wako Alfin Dialog bersama Pedagang dan Pengunjung Pasar

  

Merdekapost.com – Walikota Sungai Penuh, Alfin, S.H., didampingi  Sekda Alpian bersama Jajaran Pemkot Sungai Penuh melakukan pemantauan langsung ke kawasan Pasar Tanjung Bajure pasca penataan, guna memastikan kondisi pasar berjalan tertib, nyaman, dan kondusif bagi aktivitas jual beli, Sabtu (11/04).


Dalam kunjungan tersebut, Wako Alfin tidak hanya meninjau kondisi lapangan, tetapi juga berdialog langsung dengan para pedagang dan pengunjung pasar. mendengarkan berbagai masukan, mulai dari penataan lapak, kebersihan lingkungan, hingga kenyamanan akses bagi masyarakat.


“Penataan ini kita lakukan untuk menciptakan pasar yang lebih rapi dan nyaman. Kami ingin memastikan para pedagang tetap bisa berjualan dengan baik, dan masyarakat merasa aman serta nyaman saat berbelanja,” ujar Wako Alfin.


Sejumlah pedagang menyampaikan apresiasi atas upaya pemerintah dalam menata kawasan pasar, meskipun masih terdapat beberapa hal yang perlu disempurnakan. Menanggapi hal tersebut, Wako Alfin menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan evaluasi secara bertahap.


Selain itu, Wako Alfin juga mengimbau seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kebersihan pasar agar manfaat dari penataan dapat dirasakan secara berkelanjutan.


Kegiatan pemantauan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam meningkatkan kualitas fasilitas publik serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pasar tradisional yang tertata dengan baik. (*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs