Tebing Penahan Jalan di Depan Dendeng Batokok Pelayang Raya Kembali Longsor, PUPR Sungai Penuh Sigap Turun Atasi

Tebing Penahan Jalan di Pelayang Raya Depan Dendeng Batokok Kembali Longsor, Dinas PUPR Sigap Turun Atasi.(ist)

Sungai Penuh – Tebing penahan di ruas Jalan Nasional Sukarno-Hatta,  depan rumah makan Dendeng Batokok Desa Pelayang Raya, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh, kembali mengalami longsor setelah diguyur hujan deras pada Jumat sore (30/10/2026), sekitar pukul 16.30 WIB.

Hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung kurang lebih satu jam diduga menjadi pemicu longsornya tebing penahan tersebut. Akibatnya, bagian tebing dengan ketinggian diperkirakan mencapai 3,5 meter mengalami jebol. Material longsoran berupa tanah bercampur batu berukuran besar kemudian menutupi sebagian badan jalan, bahkan menghalangi lebih dari separuh jalur kendaraan.

Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas di kawasan itu terganggu. Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) bersama Dinas Perhubungan (Dishub) terlihat bekerja ekstra melakukan pengaturan lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan serta menjaga keselamatan pengguna jalan.

Baca Juga: Tekan Angka Pengangguran, Polres Kerinci Gelar Sosialisasi Program "POLIRAN" di BLK Kerinci

Untuk sementara, kendaraan roda empat yang melintas harus diberlakukan sistem buka-tutup secara bergantian karena kondisi badan jalan yang tertutup material longsoran.

Peristiwa ini kembali menyoroti kondisi tebing di sepanjang ruas Jalan Sukarno-Hatta, khususnya di kawasan Desa Pelayang Raya. Pasalnya, lokasi tersebut disebut-sebut kerap mengalami longsor ketika hujan deras mengguyur wilayah itu.

Kondisi ini tentu perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah dan instansi teknis terkait. Penanganan tidak cukup hanya dengan membersihkan material longsoran, tetapi juga diperlukan kajian teknis untuk mengetahui penyebab kerusakan serta menentukan langkah penanganan permanen, termasuk kemungkinan pembangunan atau penguatan kembali dinding penahan tanah.

Mengingat ruas tersebut merupakan jalan nasional dengan aktivitas kendaraan yang cukup padat, pemerintah melalui instansi berwenang diharapkan segera mengambil langkah konkret guna mencegah terjadinya longsor susulan yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat dan pengguna jalan.

Baca Juga: Sambut Direksi Cassia Coop, Wako Alfin Dorong Investasi Berkelanjutan

Berdasarkan pantauan Wartasatu.info hingga berita ini di naikkan sudah terlihat alat berat dari instansi Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berada di lokasi untuk melakukan pembersihan material longsoran. 

Sigapnya PUPR  kota Sungai Penuh yang di pimpin langsung oleh kepala bidang Bina Marga, Dede Koswara, membuat longsoran tanah mulai di bersihkan. Dede mengatakan keselamatan dan lancarnya arus lalulintas menjadi prioritas bidang Bina Marga PUPR.

"Bagi PUPR bidang bina marga, keselamatan pengguna jalan dan lancarnya arus lalulintas  menjadi prioritas kami, Sehingga kami berusaha melakukan penanganan cepat di lakukan agar arus lalu lintas kembali normal," kata Dede.(Adz)

Related Postss

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs