Wako Alfin Resmi Buka FLS2N dan O2SN Tingkat Kota Sungai Penuh 2026

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH secara resmi membuka kegiatan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Olimpiade Sains Nasional (OSN), Lomba Cerdas Cermat (LCC), Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI), Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), dan Gala Siswa Indonesia (GSI) jenjang SD/MI dan SMP/MTs se-Kota Sungai Penuh Tahun 2026, Kamis (14/5).

Kegiatan yang digelar sebagai ajang pengembangan prestasi dan kreativitas pelajar tersebut diikuti peserta dari berbagai sekolah di Kota Sungai Penuh.

Baca Juga: 

Kamabicab Kerinci Buka Jambore Cabang 2026, Kak Monadi Dorong Generasi Muda yang Tangguh dan Berkarakter

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah penting untuk menggali potensi siswa di bidang akademik, olahraga, seni, budaya, dan keagamaan.

“Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi muda yang berprestasi, berkarakter, serta mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Wako Alfin.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak, khususnya para guru dan tenaga pendidik, yang terus membina dan mendukung pengembangan bakat siswa di sekolah.

Selain itu, Wali Kota mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan semangat kompetisi yang sehat selama perlombaan berlangsung.(Adz)

Pemkot Sungai Penuh Siapkan Infrastruktur Air Bersih Modern untuk Masyarakat

SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus memperkuat pembangunan infrastruktur dasar guna meningkatkan pelayanan bagi masyarakat. Salah satunya melalui rencana pembangunan Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) berkapasitas 50 liter per detik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Sosialisasi pembangunan IPAM tersebut secara resmi dibuka oleh Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, Jumat (8/5/2026), di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh.

Pembangunan instalasi pengolahan air minum ini direncanakan berlokasi di Kecamatan Hamparan Rawang dan diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kebutuhan air bersih bagi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah, Sekda Alpian, pimpinan dan anggota DPRD, para asisten, kepala SKPD, camat, hingga kepala desa se-Kecamatan Hamparan Rawang.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait rencana pembangunan instalasi pengolahan air minum, sekaligus membuka ruang diskusi mengenai progres pekerjaan, potensi kendala di lapangan, hingga solusi agar proses pembangunan berjalan sesuai mekanisme konstruksi yang telah ditetapkan.

Dalam sambutannya, Wako Alfin menegaskan bahwa pembangunan IPAM merupakan langkah strategis Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam mendukung penyediaan air bersih yang layak, aman, dan berkualitas untuk masyarakat.

Bacaan Lainnya:

PLN Lakukan Pemeliharaan Jaringan di Wilayah Penyulang Semurup Sabtu 09/05, Ini Lokasi Terdampak Pemadaman!

Sempat Lumpuh Karena Longsor, Kiini Jalur Muara Hemat Sudah Bisa Dilalui

Pemkot Sungai Penuh Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Koto Tinggi

Menurutnya, ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan dasar yang sangat penting sehingga pembangunan infrastruktur pendukung harus terus diperkuat secara bertahap dan berkelanjutan.

“Pemerintah Kota Sungai Penuh terus berupaya meningkatkan infrastruktur dasar demi kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui pembangunan instalasi pengolahan air minum ini,” ujar Wako Alfin.

Ia juga berharap pembangunan tersebut mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, alim ulama, tokoh pemuda, hingga masyarakat Kota Sungai Penuh secara umum agar program dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi warga.

Selain menjadi sarana penyampaian informasi terkait rencana pembangunan, sosialisasi ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pelayanan air bersih yang lebih baik di Kota Sungai Penuh. (Adz)

Pemkot Sungai Penuh Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Koto Tinggi

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Pemerintah Kota Sungai Penuh menyalurkan bantuan kepada korban bencana kebakaran di Desa Koto Tinggi, Kecamatan Sungai Bungkal, Jumat (8/5).

Peristiwa kebakaran yang terjadi pada Selasa (5/5) tersebut menghanguskan empat rumah permanen. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, namun kerugian materi ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin bersama Wakil Wali Kota, Azhar Hamzah pada kesempatan tersebut meninjau lokasi kejadian musibah kebakaran rumah warga sekaligus menyerahkan sejumlah bantuan dari Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Baca Juga: Kantor UPT PLKB Tanah Cogok Terancam Ambruk, Kinerja Dinas PU dan BPBD Kerinci Dipertanyakan

Adapun bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok, perlengkapan rumah tangga, selimut serta bantuan tanggap darurat lainnya untuk meringankan beban para korban terdampak kebakaran.

Wali Kota Alfin menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang dialami warga dan berharap para korban diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan tersebut.

“ Pemerintah Kota Sungai Penuh hadir untuk membantu masyarakat yang tertimpa musibah. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban korban kebakaran,” ujarnya.

Selanjutnya Wako, Alfin, SH mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran dengan memastikan instalasi listrik dan sumber api dalam kondisi aman. (PROKOPIM) Lihat Lebih Sedikit.(Ali/Adz)

Tak Hanya Memantau Pasar Tanjung Bajure, Wako Alfin Dialog Serap Aspirasi Pedagang dan Pengunjung

Tak Hanya Memantau Pasar Tanjung Bajure, Walikota Sungai Penuh  Alfin juga Berdialog serap aspirasi para Pedagang dan Pengunjung.(Adz)

SUNGAI PENUH – Walikota Sungai Penuh, Alfin, S.H., didampingi Sekda Alpian bersama Jajaran Pemkot Sungai Penuh melakukan pemantauan langsung ke kawasan Pasar Tanjung Bajure pasca penataan, guna memastikan kondisi pasar berjalan tertib, nyaman, dan kondusif bagi aktivitas jual beli, Sabtu (11/04).

Dalam kunjungan tersebut, Wako Alfin tidak hanya meninjau kondisi lapangan, tetapi juga berdialog langsung dengan para pedagang dan pengunjung pasar. mendengarkan berbagai masukan, mulai dari penataan lapak, kebersihan lingkungan, hingga kenyamanan akses bagi masyarakat.

Daya Tampung di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh Cukup, Semua Pedagang Kaki Lima Dipindahkan 

“Penataan ini kita lakukan untuk menciptakan pasar yang lebih rapi dan nyaman. Kami ingin memastikan para pedagang tetap bisa berjualan dengan baik, dan masyarakat merasa aman serta nyaman saat berbelanja,” ujar Wako Alfin.

Tak Hanya Memantau Pasar Tanjung Bajure, Walikota Sungai Penuh  Alfin juga Berdialog serap aspirasi para Pedagang dan Pengunjung.(Adz)

Sejumlah pedagang menyampaikan apresiasi atas upaya pemerintah dalam menata kawasan pasar, meskipun masih terdapat beberapa hal yang perlu disempurnakan. Menanggapi hal tersebut, Wako Alfin menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan evaluasi secara bertahap.

Selain itu, Wako Alfin juga mengimbau seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kebersihan pasar agar manfaat dari penataan dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Pasar Lebih Tertata, Harapan Baru dari Penertiban Tanjung Bajure Sungai Penuh

Kegiatan pemantauan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam meningkatkan kualitas fasilitas publik serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pasar tradisional yang tertata dengan baik. (Adz)

Kembali Tinjau Pasar Tanjung Bajure, Pemkot Sungai Penuh Dorong Penataan dan Kesejahteraan Pedagang

Wawako Azhar dan Sekda Alfian Kembali turun meninjau Pasar Tanjung Bajure, Pemkot Sungai Penuh Dorong Penataan dan Kesejahteraan Pedagang.(Ist)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah bersama Sekretaris Daerah Alpian kembali melakukan peninjauan ke Pasar Tanjung Bajure, Sabtu (3/2025), guna memastikan kondisi pasar sekaligus menyerap aspirasi pedagang dan pekerja.

Dalam kunjungan tersebut, keduanya meninjau langsung aktivitas perdagangan serta berdialog dengan para pedagang. Sejumlah masukan, keluhan, hingga harapan terkait pengelolaan pasar disampaikan secara terbuka oleh para pelaku usaha.

Wawako Azhar menekankan bahwa keberadaan pasar memiliki peran strategis sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga diperlukan tata kelola yang baik dan berkelanjutan.

Selain menyerap aspirasi, Wawako Azhar dan Sekda Alpian juga melakukan pemantauan terhadap pemasangan tenda sosial di kawasan pasar. Mereka turut menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan para buruh yang bekerja di lingkungan pasar tersebut.

Kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat, sekaligus menciptakan suasana pasar yang lebih tertata, nyaman, dan produktif.

“Pemerintah daerah berharap adanya keterlibatan aktif masyarakat, khususnya para pedagang, dalam memberikan masukan demi perbaikan sektor pasar. Dengan pengelolaan yang baik, pasar tidak hanya menjadi pusat ekonomi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi optimal bagi daerah,” ujar Wawako Azhar.(Adz)

Penuh Kebersamaan, Wako Alfin dan Wawako Azhar Hadiri Halal Bihalal Luhah Rio Singaro

SUNGAI PENUH — Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa kental dalam kegiatan Halal Bihalal Luhah Rio Singaro yang digelar di Desa Pondok Tinggi, Kamis (26/3/2026). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah dan Sekretaris Daerah Alpian.

Acara tersebut juga dihadiri para tokoh masyarakat Desa Pondok Tinggi, depati ninik mamak, serta berbagai unsur masyarakat lainnya. Kehadiran para pemimpin daerah dan tokoh adat ini semakin memperkuat makna silaturahmi dalam momentum pasca-Idulfitri 1447 Hijriah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin menegaskan pentingnya menjaga tali silaturahmi sebagai fondasi utama dalam membangun kebersamaan di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mempererat persatuan demi kemajuan daerah.

“Silaturahmi seperti ini harus terus kita jaga. Dengan kebersamaan, kita bisa membangun Kota Sungai Penuh menjadi lebih baik ke depannya,” ujar Alfin.

Tak hanya itu, ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendorong pembangunan di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan halal bihalal ini berlangsung dengan tertib dan meriah. Nuansa adat dan budaya lokal yang kental menjadi ciri khas acara, mencerminkan kuatnya nilai-nilai tradisi yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Pondok Tinggi bersama Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Momentum ini pun menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat tetap terjalin erat, sekaligus menjadi energi positif dalam mewujudkan pembangunan daerah yang lebih maju dan harmonis.(***)

Penataan Pasar Tanjung Bajure Kian Intensif, Wawako Azhar & Sekda Alpian Turun Langsung

 

Penataan Pasar Tanjung Bajure Kian Intensif, Wawako Azhar dan Sekda Alpian Turun Langsung.(ist)

SUNGAI PENUH - Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah bersama Sekretaris Daerah Alpian, didampingi dinas terkait, kembali turun langsung memantau penertiban kawasan Pasar Tanjung Bajure.

Penertiban difokuskan pada pedagang yang masih menggunakan badan jalan di sepanjang Jalan M. Yamin. Selain itu, pemerintah juga menata bangunan toko atau ruko yang memanfaatkan bahu jalan, dengan mengimbau para pemilik untuk melakukan pembongkaran secara mandiri.

Tak hanya itu, penataan juga menyasar relokasi pedagang. Para pedagang ayam dipindahkan ke lantai dua Pasar Tanjung Bajure, sementara pedagang ikan diarahkan menempati los ikan yang telah disediakan di dalam area pasar.

Baca Juga: Heboh Uang Palsu Rp50 Ribu dan Rp100 Ribu Beredar di Balai Hiang Kerinci

Dalam pelaksanaannya, pendekatan persuasif dan humanis tetap menjadi prioritas. Pemerintah berupaya membangun komunikasi langsung dengan para pedagang agar proses penertiban berjalan kondusif tanpa menimbulkan gesekan.

Wawako Azhar Hamzah menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menata ulang wajah Pasar Tanjung Bajure agar lebih tertib, rapi, dan nyaman bagi masyarakat.

Selain penataan fisik, pemerintah juga melakukan pendataan terhadap pedagang kaki lima guna memastikan penempatan yang lebih teratur, baik dari sisi lokasi maupun administrasi ke depannya.

Melalui upaya ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap kawasan pasar dapat menjadi lebih tertib dan representatif, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat yang lebih nyaman dan berkelanjutan.(Die)

Pererat Silaturahmi, Pemkab Kerinci Hadiri Open House Gubernur Jambi di Merangin

Pemkab Kerinci Hadiri Open House Gubernur Jambi di Merangin.(ist)

MERANGIN, MERDEKAPOST.COM -  Bupati Kerinci, Monadi bersama Wakil Bupati Kerinci H. Murison didampingi jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Kerinci, menghadiri kegiatan Open House dan Halal Bi Halal bersama Gubernur Jambi, Senin (23/03/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut digelar di kediaman pribadi Gubernur Jambi yang berlokasi di Lorong Kurnia, Kelurahan Pematang Kandis, Bangko, Kabupaten Merangin.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Provinsi Jambi serta kepala daerah dari berbagai kabupaten/kota se-Provinsi Jambi.

Selain itu, Bupati dan Wakil Bupati Kerinci hadir bersama istri masing-masing, menambah suasana kekeluargaan dalam kegiatan tersebut.

Turut hadir pula Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, pimpinan DPRD Kabupaten Kerinci dan DPRD Kota Sungai Penuh, serta Dandim 0417/Kerinci bersama unsur Forkopimda lainnya.

Baca Juga: Pasca Viral Pungli di Kayu Aro, Ijin Pengelola Parkir Dicabut, Kini Roda Empat Digratiskan

Dalam suasana Idul Fitri yang sarat makna kebersamaan, kegiatan Halal Bi Halal ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota, sekaligus memperkuat sinergi dalam pembangunan daerah.

Bupati Kerinci Monadi menyampaikan bahwa kehadiran Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk terus menjaga hubungan harmonis dan koordinasi yang baik dengan Pemerintah Provinsi Jambi.

"Momentum Idul Fitri ini kita manfaatkan untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat kolaborasi dalam membangun daerah. Sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi sangat penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan merata," ujar Bupati Monadi.

Baca Juga: Gerak Cepat, Polres Tanjab Timur Ringkus Perampok Lansia Kurang dari 24 Jam

Senada dengan itu, Wakil Bupati Kerinci H. Murison juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai sarana komunikasi informal yang efektif dalam menyatukan visi dan misi pembangunan antar daerah.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh kepala daerah dan jajaran pemerintah yang turut hadir. Ia berharap momentum Halal Bi Halal ini dapat semakin mempererat hubungan emosional serta meningkatkan kekompakan dalam membangun Provinsi Jambi ke arah yang lebih baik.

Acara berlangsung dengan penuh keakraban, diisi dengan saling bersalaman, ramah tamah, serta doa bersama sebagai bentuk rasa syukur dan harapan di momen Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.(Red)

Pererat Sinergi, Pemkot dan DPRD Kota Sungai Penuh Buka Bersama

Wako Alfin dan Wawako Azhar Hamzah bersama seluruh SKPD Berbuka puasa bersama DPRD Kota Sungai Penuh.(adz)

SUNGAI PENUH - Pemerintah Kota Sungai Penuh bersama DPRD menggelar acara buka puasa bersama pada Kamis (19/3/2026).

Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Alfin, Wakil Walikota Azhar Hamzah dan Ketua DPRD bersama anggota, Forkopimda dan SKPD.

Alfin S.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan buka bersama ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan dan sinergi antar lembaga.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap hubungan antara Pemerintah Kota dan DPRD semakin solid, sehingga pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan lebih optimal dan selaras demi kemajuan Kota Sungai Penuh,” ujar Wako..

BACA JUGA:  

Kapolres Kerinci AKBP Ramadhanil Sampaikan Pesan Idul Fitri 1447 H dan Himbauan Kamtibmas

Breaking News! Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa juga menegaskan pentingnya menjaga komunikasi dan koordinasi yang baik antara legislatif dan eksekutif.

“Sinergitas yang baik menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang efektif dan tepat sasaran. Dengan kebersamaan seperti ini, kita dapat terus menjaga kekompakan dalam melayani masyarakat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin komunikasi yang semakin harmonis, sehingga sinergitas dalam membangun Kota Sungai Penuh dapat terus ditingkatkan, ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Afriyandi, M.Pd., serta dilanjutkan dengan sholat Magrib berjamaah. (Red)

H Murady Hibahkan Tanah untuk Pembangunan Kampus STKIP-M Sungai Penuh

H Murady Hibahkan Tanah untuk Pembangunan Kampus STKIP-M Sungai Penuh.(Istimewa)

MERDEKAPOST.COM – Penyerahan hibah tanah dari H.A. Murady Darmansyah kepada Persyarikatan Muhammadiyah berlangsung khidmat di Kantor PP Muhammadiyah, Jalan Cikditiro, Yogyakarta, Sabtu (14/3/2026). Hibah tersebut diterima langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Haedar Nashir.

Dalam acara tersebut turut hadir sejumlah tokoh Muhammadiyah dan akademisi, di antaranya Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agung Danarto dan Dahlan Rais, Sekretaris PP Muhammadiyah Sayuti, Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof. Bambang Setiaji, Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Prof. Nurmandi, Ketua STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Mahli ZT, serta Ketua BPH STKIPM Sungai Penuh Nasrullah.

Ketua STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh, Mahli ZT, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas hibah tanah yang diberikan oleh Murady Darmansyah untuk pembangunan kampus STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh.

Baca Juga: Wako Alfin Luncurkan Rumah Singgah Lansia Juara di Sungai Penuh

“Alhamdulillah, terima kasih yang tak terhingga untuk putra terbaik Kumun ini, Bapak Murady, yang telah menghibahkan tanahnya untuk pembangunan Kampus STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh. Insya Allah ini menjadi bagian dari amal saleh dan ibadah di bulan Ramadan,” ujar Mahli.

Ia menyebutkan, penyerahan hibah tersebut merupakan salah satu tahapan krusial dalam rencana besar pengembangan STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh.

“Satu tahap krusial telah terlalui dengan lancar. Dukungan pun mengalir dari berbagai pihak. Tentu pekerjaan rumah ke depan semakin banyak dan semakin menarik,” lanjutnya.

Mahli juga menambahkan, dukungan dari jajaran pimpinan PP Muhammadiyah serta para akademisi menjadi motivasi kuat untuk mewujudkan rencana pengembangan kampus tersebut.

Baca Juga: ASN Kerinci Peduli: Ketua TP PKK Salurkan Bantuan SECANTING untuk Cegah Stunting di Tingkat Desa

“Bismillah, terus semangat dan berdoa. Semoga ke depan apa yang kita niatkan bisa menjadi nyata,” pungkasnya.

Sebagai informasi, lahan yang dihibahkan memiliki luas sekitar dua hektare dan berada di lokasi strategis di Desa Kumun, Kota Sungai Penuh, tepat di depan Rumah Dinas Wali Kota Sungai Penuh. Nilai lahan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp40 miliar.

Lahan ini rencananya akan digunakan untuk pengembangan STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh menuju peningkatan status menjadi universitas.(*) 

Wako Alfin Luncurkan Rumah Singgah Lansia Juara di Sungai Penuh

Wako Alfin Luncurkan Rumah Singgah Lansia Juara di Sungai Penuh.(adz/mpc)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, secara resmi membuka Kick Off Rumah Singgah Lansia Juara di Kota Sungai Penuh, Jumat (13/3/2026). Program ini menjadi langkah Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk meningkatkan perhatian dan pelayanan kepada para lanjut usia (lansia).

Peluncuran program tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah, unsur Forkopimda yang diwakili oleh Kodim 0417/Kerinci dan Polres Kerinci, Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh Alpian, para staf ahli, asisten Sekda, kepala perangkat daerah, camat, serta pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.

BACA JUGA: Bantu Ringankan Beban Masyarakat, Polres Kerinci Gelar Gerakan Pangan Murah

Turut hadir Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh Sri Kartini Alfin dan pimpinan Muhammadiyah Kota Sungai Penuh.

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kota Sungai Penuh dengan Muhammadiyah Kota Sungai Penuh. Kerja sama ini bertujuan mendukung pengelolaan dan pengembangan Rumah Singgah Lansia Juara.

Setelah penandatanganan, Wali Kota menyerahkan secara simbolis kunci Rumah Singgah Lansia. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan ruangan serta penyerahan bantuan sembako kepada para lansia yang hadir.

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan para lansia di Kota Sungai Penuh.

BACA JUGA: Wujud Kepedulian di Bulan Suci, Kapolres dan Wakapolres Kerinci Turun ke Jalan Berbagi Takjil

Menurutnya, para lansia harus tetap mendapatkan perhatian, baik dari pemerintah maupun dari masyarakat. Dengan adanya rumah singgah ini, para lansia diharapkan memiliki tempat untuk berkumpul, beraktivitas, dan mendapatkan layanan yang dibutuhkan.

“Rumah Singgah Lansia Juara tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan rutin, pembinaan spiritual, dukungan sosial, serta kegiatan rekreatif agar para lansia tetap aktif,” ujar Alfin.

BACA JUGA: Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan 26 Orang Lainnya terjaring OTT KPK

Ia menambahkan, program ini dapat berjalan dengan baik karena adanya kolaborasi antara Pemerintah Kota Sungai Penuh, organisasi masyarakat seperti Muhammadiyah, serta Tim Penggerak PKK.

Menurutnya, kerja sama berbagai pihak sangat penting agar pelayanan kepada lansia dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Di akhir sambutannya, Wali Kota mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap para lansia. Ia berharap tidak ada orang tua di Kota Sungai Penuh yang merasa sendiri atau kurang diperhatikan.

Melalui program Rumah Singgah Lansia Juara ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap para lansia dapat menjalani masa tua dengan sehat, bahagia, dan sejahtera. Program ini juga diharapkan dapat memperkuat nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat.

(Adz/Diskominfo)

Atasi Macet, Pemkot Berharap Jalan H Bakri Jadi Satu Arah

 

Wali Kota memimpin Safari Ramadhan di Sungai Penuh. (Foto Doc. Humas)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM  – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah memimpin Safari Ramadhan 1447 H di Masjid Baitul Amal, Dusun Baru, Rabu (11/3).

Dalam safari itu, Wali Kota Alfin dan Wakil Wali Kota Azhar Hamzah hadir bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Alpian, Ketua TP PKK Sri Kartini Alfin, staf ahli, asisten, kepala OPD, dan camat.

Wali Kota Alfin mengajak warga menjaga keluarga dan lingkungan dari hal-hal yang tidak bermanfaat serta pengaruh negatif budaya luar. “Mari kita gunakan momentum Ramadhan untuk melindungi keluarga dan masyarakat dari hal-hal yang tidak berfaedah serta menjaga nilai-nilai kita,” ujarnya.

Baca juga :  

Wako Alfin Paparkan Program Prioritas di Musrenbang RKPD Sungai Penuh 2027

Ia menegaskan pemerintah daerah berkomitmen mendorong pembangunan merata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Upaya tersebut diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta dukungan CSR. Pemerintah menyerahkan bantuan sosial senilai 10 juta rupiah berupa paket sembako, fasilitas pendidikan, dan program kesehatan.

Menanggapi aspirasi warga Dusun Baru terkait kemacetan di Jalan H. Bakri, Wali Kota Alfin meminta Dinas Perhubungan segera berkoordinasi dengan Polres Kerinci untuk menyusun teknis agar jalan tersebut menjadi satu arah.

Baca juga : 

Tinjau Longsor di Puncak KM 4, Wawako Azhar Hamzah Ingatkan Tetap Hati-hati Melintasi Jalur Ini

Pemerintah kota berharap jalur satu arah di Jalan H. Bakri segera terealisasi, kemacetan berkurang, dan kenyamanan warga meningkat. 

Kegiatan safari ini juga mempererat hubungan antara pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat. Melalui Safari Ramadhan, koordinasi lintas instansi, dan bantuan CSR 10 juta rupiah.(Adz)

Wako Alfin & Wawako Azhar Hamzah Safari Ramadhan di Masjid Baitul Amal Dusun Baru

Wako Alfin & Wawako Azhar Hamzah Safari Ramadhan di Masjid Baitul Amal Dusun Baru Sungai Bungkal. (adz)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM - Pemerintah Kota Sungai Penuh kembali melanjutkan rangkaian kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah. Pada malam kedelapan Ramadhan, kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Baitul Amal, Kelurahan Dusun Baru, Kecamatan Sungai Bungkal, Rabu (11/3).

Kegiatan Safari Ramadhan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah. Turut hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Alpian, Ketua TP PKK Sri Kartini Alfin, para staf ahli, para asisten, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta camat.

Safari Ramadhan merupakan agenda rutin Pemerintah Kota Sungai Penuh yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat, sekaligus menjadi sarana menyerap aspirasi warga secara langsung.

Baca Juga: Wako Alfin Paparkan Program Prioritas di Musrenbang RKPD Sungai Penuh 2027

Dalam safari tersebut, Wako, Alfin mengajak masyarakat Kota Sungai Penuh untuk bersama-sama menjaga keluarga dan lingkungan dari hal-hal yang tidak berfaedah serta pengaruh negatif budaya luar.

“ Melalui momentum Ramadhan ini, mari kita menjaga keluarga dan masyarakat dari hal-hal yang tidak berfaedah, menjaga lingkungan, serta mewaspadai pengaruh budaya dari luar yang dapat merusak nilai-nilai yang kita pegang,” ujar Wali Kota.

Wako Alfin juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong pembangunan merata di Kota Sungai Penuh demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Sungai Penuh. (adz/mpc)

Wako Alfin Paparkan Program Prioritas di Musrenbang RKPD Sungai Penuh 2027

 

Wali Kota Alfin membuka Musrenbang RKPD 2027 di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Rabu, 11/03. (Adz)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM  – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Sungai Penuh Tahun 2027. Acara ini digelar di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Rabu (11/3/2026), dan dihadiri berbagai pihak terkait.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, Sekretaris Daerah Alpian, Staf Ahli, serta para Asisten. Selain itu, Forkopimda, termasuk Kodim 0417/Kerinci dan Polres Kerinci, turut hadir. Tidak hanya itu, hadir pula kepala perangkat daerah, camat, pejabat struktural dan fungsional, kepala desa, Ketua APDESI, organisasi masyarakat, organisasi kepemudaan (OKP), pimpinan partai politik, insan pers, serta pimpinan Bank Jambi Cabang Sungai Penuh.

Baca juga :   

Tinjau Longsor di Puncak KM 4, Wawako Azhar Hamzah Ingatkan Tetap Hati-hati Melintasi Jalur Ini

Wali Kota Alfin menegaskan bahwa Musrenbang RKPD menjadi forum strategis karena forum ini merumuskan arah pembangunan daerah dan menyelaraskan program pemerintah dengan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, semua pemangku kepentingan dapat memberikan masukan, gagasan, dan rekomendasi untuk menentukan prioritas pembangunan Kota Sungai Penuh.

“Tahun 2027 merupakan tahun ketiga pelaksanaan RPJMD Kota Sungai Penuh. Oleh karena itu, perangkat daerah harus memastikan program prioritas berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Alfin.

Alfin memaparkan sejumlah program strategis pemerintah daerah. Pertama, revitalisasi Pasar Rakyat Tanjung Bajure. Kedua, pembangunan pedestrian sebagai bagian dari konsep kota ramah pejalan kaki. Ketiga, penataan kawasan Lapangan Pemda menjadi ruang terbuka hijau sekaligus sport center.

Selain itu, Pemerintah Kota Sungai Penuh juga mendorong percepatan digitalisasi pelayanan publik melalui program “Wali Kota Mengawasi”. Program ini, dengan demikian, bertujuan meningkatkan transparansi dan efektivitas layanan masyarakat.

Baca juga :   

Gubernur Al Haris Safari Ramadhan di Sungai Penuh, Wako Alfin: Perkuat Kolaborasi Pemkot dan Pemprov

Lebih lanjut, peningkatan perekonomian masyarakat, pembangunan sektor pendidikan dan kesehatan, serta percepatan pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama pemerintah. Selain itu, pemerintah daerah terus mencari inovasi dan sumber pembiayaan alternatif agar pembangunan tetap berjalan lancar.

Di akhir sambutannya, Alfin menyoroti tantangan fiskal akibat berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat. Meski begitu, ia tetap optimistis karena sinergi seluruh pihak dapat mendukung kelancaran pembangunan.

“Dengan dukungan semua pihak, pembangunan Kota Sungai Penuh akan terus berjalan menuju kota yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” tutup Wali Kota Alfin.(*Adz)

Tinjau Longsor di Puncak KM 4, Wawako Azhar Hamzah Ingatkan Tetap Hati-hati Melintasi Jalur Ini

Tinjau Longsor di Puncak KM 4, Wawako Azhar Hamzah ingatkan pengendara agar Tetap Hati-hati Melintasi Jalur Ini.(adz)

SUNGAI PENUH – Wakil Walikota Sungai Penuh Azhar Hamzah meninjau langsung titik longsor yang menyebabkan kerusakan jalan di kawasan Puncak KM 4, Selasa (10/3). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan proses penanganan berjalan cepat sehingga akses masyarakat segera kembali normal.

Longsor yang terjadi di kawasan tersebut dipicu oleh tingginya curah hujan yang melanda Kota Sungai Penuh dalam beberapa hari terakhir. Kondisi itu mengakibatkan sebagian badan jalan mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan segera.

Saat berada di lokasi, Wawako Azhar Hamzah memantau kondisi jalan yang terdampak serta melihat langsung proses perbaikan yang tengah dilakukan oleh petugas di lapangan.

Baca Juga: Segini Tarif Parkir Resmi di Tempat yang Dikelola Pemkot Sungai Penuh

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya mempercepat penanganan agar jalur tersebut dapat kembali digunakan dengan aman oleh masyarakat.

“Kita ingin memastikan penanganan berjalan maksimal sehingga masyarakat yang melintas di jalur ini dapat kembali beraktivitas dengan aman dan lancar,” ujar Azhar Hamzah.

Wawako juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintasi kawasan tersebut, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dan dapat memicu longsor susulan.

Pemerintah Kota Sungai Penuh melalui dinas terkait terus melakukan pengawasan serta mempercepat proses perbaikan guna memastikan akses transportasi masyarakat kembali normal.(Adz)

Warga Koto Limau Manis Padati Masjid Jami'atul Ikhlas Sambut Safari Ramadhan Wawako Azhar Hamzah

SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah di Masjid Jami’atul Ikhlas, Desa Koto Limau Manis, Kecamatan Koto Baru. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus menyampaikan berbagai program pembangunan yang telah dan akan dilaksanakan.

Kedatangan Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah bersama sang istri, Ny. Mawarti Azhar selaku Ketua GOW Kota Sungai Penuh, disambut antusias oleh masyarakat setempat, Senin malam (09/3/26) 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kota Sungai Penuh, Para  Asisten, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), staf ahli dan kepala perangkat daerah, Kementerian Agama Kota Sungai Penuh, para camat se-Kota Sungai Penuh, Ketua MUI Kota Sungai Penuh, Bank Jambi Cabang Sungai Penuh, para kepala desa se-Kecamatan Koto Baru, Forum Kepala Desa dan BPD Desa Koto Limau Manis, tokoh adat, alim ulama, cendekiawan, tokoh pemuda, pengurus Masjid Jami’atul Ikhlas, serta masyarakat dan jamaah salat tarawih yang memadati masjid tersebut.

Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadhan merupakan sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat melalui dialog serta kebersamaan di bulan suci.

Menurutnya, momentum Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai kebersamaan sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

Pemerintah Kota Sungai Penuh sendiri terus berkomitmen melaksanakan pembangunan di berbagai sektor, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga penguatan sektor pertanian dan UMKM.

Namun demikian, pemerintah menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah semata. Dukungan serta partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga persatuan, mendukung berbagai program pembangunan, serta merawat fasilitas umum yang telah dibangun.

Selain itu, masyarakat juga diharapkan terus menumbuhkan semangat gotong royong yang selama ini menjadi nilai luhur budaya masyarakat.

Sepanjang tahun 2025 lalu, khususnya di wilayah Kecamatan Koto Baru, pemerintah telah melaksanakan sejumlah kegiatan pembangunan, baik fisik maupun nonfisik. Di antaranya rehabilitasi daerah irigasi Koto Baru serta perluasan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) melalui jaringan perpipaan desa.

Sementara itu pada tahun 2026, pemerintah kembali merencanakan sejumlah program pembangunan di Kecamatan Koto Baru, di antaranya pembangunan tangki septik individual sebanyak tiga unit serta pembangunan tangki septik komunal untuk lima hingga sepuluh kepala keluarga sebanyak tiga unit.

Pemerintah Kota Sungai Penuh menegaskan bahwa pembangunan akan terus dilaksanakan secara merata di seluruh wilayah kota dengan menyesuaikan kebutuhan masing-masing daerah.

Lebih lanjut, Wakil Wali Kota juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan bulan suci Ramadhan dengan meningkatkan kualitas ibadah serta memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Sungai Penuh juga menyerahkan bantuan untuk Masjid Jami’atul Ikhlas Desa Koto Limau Manis melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jambi sebesar Rp10.000.000. Bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap peningkatan sarana dan prasarana ibadah bagi masyarakat.

Selain itu, Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah secara pribadi juga memberikan bantuan berupa 20 sak semen sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan dan perbaikan sarana ibadah bagi masyarakat setempat.

Melalui kegiatan Safari Ramadhan ini, pemerintah juga mengajak empat unsur penting dalam masyarakat yang dikenal dengan “empat jenis”, yakni tokoh agama, tokoh adat, kalangan cendekiawan, serta generasi muda, untuk turut berperan aktif dalam mendukung agenda pembangunan daerah.

Dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, diharapkan setiap program pembangunan yang direncanakan dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Di akhir kegiatan, pemerintah kembali menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah serta berharap seluruh amal ibadah masyarakat diterima oleh Allah SWT. (Adz/Kominfo)

Bukan Isapan Jempol Belaka, Al Haris: Pemprov Jambi Bantu Rp3 Miliar untuk TPA di Sungai Penuh

MASALAH SAMPAH: Pemprov Jambi Bantu Rp3 Miliar untuk Pembangunan TPA di Sungai Penuh.(MPC)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Pemerintah Provinsi Jambi mengalokasikan bantuan sebesar Rp3 Miliar kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah.

Al Haris bersama Wali Kota Alfin meninjau langsung lokasi pembangunan TPA di Desa Renah Kayu Embun, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh, Sabtu (7/2/2026). Peninjauan itu juga di hadiri perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Provinsi Jambi serta sejumlah organisasi perangkat daerah terkait.

Al Haris mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah provinsi dalam membantu pemerintah kota mengatasi persoalan sampah yang saat ini menjadi perhatian masyarakat.

BACA JUGA: 

Safari Ramadhan di Pendung Hilir, Wabup Kerinci Murison Salurkan Bantuan untuk Warga dan Masjid

Viral! Desa Berjo Bagi-bagi THR Total Rp723 Juta, Tiap KK Terima Rp 500 Ribu, Sumbernya?

“Sampah sudah menjadi persoalan serius di Kota Sungai Penuh. Karena itu pemerintah provinsi berupaya membantu mencarikan solusi dengan pembangunan TPA ini,” kata Al Haris.

Selain bantuan anggaran pembangunan, pemerintah provinsi juga memberikan izin penggunaan lahan kawasan hutan produksi seluas 4,3 hektare untuk mendukung pembangunan fasilitas TPA tersebut.

Menurut Al Haris, persoalan pengelolaan sampah perlu di tangani secara serius karena berkaitan dengan kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Anggaran pembangunan TPA sudah di alokasikan melalui Dinas PUTR Provinsi Jambi sebesar Rp3 miliar, di tambah izin penggunaan lahan sekitar 4,3 hektare,” ujarnya.

BACA JUGA: 

Wali Kota Sungai Penuh Alfin Hadiri Langsung Kunjungan Gubernur Jambi, Safari Ramadhan di Al Falah Lempur

Dukung Gerakan Nasional Indonesia ASRI, Kadishub Kerinci Pimpin Personil Gotong Royong di Kayu Aro

Sementara itu, Wali Kota Sungai Penuh Alfin menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah provinsi dalam membantu penanganan persoalan sampah di daerahnya.

Menurut dia, bantuan tersebut di harapkan dapat mempercepat pembangunan fasilitas pembuangan akhir sehingga pengelolaan sampah di Kota Sungai Penuh dapat berjalan lebih optimal.

“Kami berterima kasih atas perhatian pemerintah provinsi. Bantuan ini sangat membantu dalam mengatasi persoalan sampah yang selama ini menjadi dilema di Sungai Penuh,” kata Alfin.

Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap pembangunan TPA tersebut dapat menjadi solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi masyarakat.(Adz)

Safari Ramadan di Kumun Mudik, Wako Alfin Serahkan CSR Rp10 Juta

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM - Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah dan Sekretaris Daerah Alpian menggelar Safari Ramadan di Masjid Nurul Falah, Desa Kumun Mudik, Kecamatan Kumun Debai, Rabu (4/3/2026). Kegiatan ini turut dihadiri jajaran OPD serta unsur Forkopimda lingkup Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin menyampaikan bahwa Safari Ramadan merupakan agenda rutin pemerintah daerah sebagai ajang silaturahmi dengan masyarakat sekaligus memperkenalkan jajaran OPD agar lebih dekat dengan warga.

“Safari Ramadan ini bukan hanya ibadah bersama, tetapi juga momentum mempererat hubungan pemerintah dengan masyarakat,” ujar Alfin.

Pada kesempatan tersebut, Alfin juga memaparkan capaian satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah. Sejumlah pembangunan fisik di Kecamatan Kumun Debai telah diselesaikan, di antaranya peningkatan jalan menuju Renah Kayu Embun yang kini mempermudah akses masyarakat.

Terkait persoalan persampahan, ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Sungai Penuh telah mendapatkan bantuan satu unit ekskavator dan mesin pengolah plastik dari Kementerian Lingkungan Hidup. Ia juga menegaskan bahwa Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Renah Kayu Embun telah melalui prosedur sesuai aturan yang berlaku.

“Jangan mudah termakan isu di media sosial. Tidak mungkin pemerintah mendirikan TPST tanpa izin. Semua sudah sesuai ketentuan,” tegasnya.

Alfin turut mengimbau masyarakat untuk mulai menjaga kebersihan lingkungan dengan memilah sampah dari rumah sebagai langkah awal mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik.

Di bidang sosial, Wali Kota meminta Dinas Sosial untuk mengecek ulang data penerima BPJS dan berkoordinasi dengan pemerintah desa agar data yang digunakan benar-benar valid dan sinkron. Sementara di sektor pendidikan, pemerintah kota telah menyiapkan program seragam sekolah gratis guna memastikan tidak ada lagi anak di Kota Sungai Penuh yang putus sekolah karena alasan ekonomi.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan rumah ibadah, di akhir kegiatan Wali Kota Alfin menyerahkan bantuan dana CSR sebesar Rp10 juta untuk pembangunan Masjid Nurul Falah Desa Kumun Mudik. Safari Ramadan kali ini juga diisi tausiah oleh Buya Drs. H. Laidamuri, yang menambah kekhusyukan suasana ibadah di bulan suci.(adz/kominfo)

Tamparan Keras! Menteri PAN-RB RI Nilai Pemkot Sungai Penuh Peringkat Terendah Pelayanan Publik Se-Jambi

Tamparan Keras! Menteri PAN-RB RI Nilai Pemkot Sungai Penuh Peringkat Terendah Pelayanan Publik Se-Jambi.(ist)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025 yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri PANRB Nomor 3 Tahun 2026 menjadi tamparan keras bagi Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Berdasarkan laporan resmi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, Kota Sungai Penuh memperoleh indeks pelayanan publik sebesar 2,66 dengan kategori C, menempatkannya di peringkat ke-11 dari 12 kabupaten/kota di Provinsi Jambi

Jika ditarik ke level nasional, capaian ini tentu masih jauh dari harapan. Kondisi tersebut mengindikasikan masih adanya aspek yang belum optimal dalam pelaksanaan kebijakan pelayanan publik di daerah.

Perbandingan Indeks Pelayanan Publik se-Provinsi Jambi

Berdasarkan data resmi hasil penilaian:

Kabupaten Batang Hari: 4,32 (A)

Kabupaten Kerinci: 4,08 (A)

Provinsi Jambi: 4,30 (A)

Kota Jambi: 4,00 (B)

Kabupaten Tanjung Jabung Barat: 3,97 (B)

Kabupaten Merangin: 3,15 (B)

Kabupaten Muaro Jambi: 3,08 (B)

Kabupaten Tebo: 2,91 (C)

Kabupaten Sarolangun: 2,77 (C)

Kabupaten Tanjung Jabung Timur: 2,75 (C)

Kota Sungai Penuh: 2,66 (C)

Kabupaten Bungo: 2,18 (C)

Dari data tersebut, Kota Sungai Penuh hanya berada satu tingkat di atas Kabupaten Bungo.

Pendekatan pembinaan : Wako Alfin dan Wawako Azhar serta Sekda Alpian, turun memantau pelayanan Publik di lingkup Pemkot Sungai Penuh, Hendaknya Jika Tidak Efisien harus ada tindak lanjut hukuman/sanksi tegas. (Ist)

Mengacu pada Standar Penilaian Nasional

Penilaian pelayanan publik mengacu pada ketentuan UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik serta indikator Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM).

Penilaian tidak hanya melihat kelengkapan sarana dan prasarana, tetapi juga menitikberatkan pada:

  • Kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP)
  • Responsivitas aparatur
  • Inovasi pelayanan
  • Digitalisasi layanan
  • Efektivitas pengawasan internal

Secara infrastruktur, Kota Sungai Penuh dinilai sudah mendekati standar. Namun, persoalan utama disebut berada pada mindset aparatur, di mana budaya melayani masyarakat belum sepenuhnya terinternalisasi. Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), orientasi kerja seharusnya adalah melayani, bukan dilayani.

Kondisi ini Menjadi Alarm untuk Evaluasi menyeluruh

Rendahnya nilai ini menjadi alarm serius bagi Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan publik.sebab Pelayanan publik merupakan wajah utama pemerintah di mata masyarakat dan menjadi indikator keberhasilan tata kelola pemerintahan.

Sejumlah aspek yang dinilai masih lemah meliputi diantaranya:

  • SOP yang belum optimal
  • Respons aparatur yang masih rendah
  • Minimnya inovasi pelayanan
  • Digitalisasi yang belum maksimal
  • Pengawasan internal yang belum efektif

Tidak kalah penting, perlu adanya sistem penghargaan (reward) dan pembinaan bagi petugas pelayanan terdepan agar kualitas layanan meningkat secara berkelanjutan

Tanggung Jawab Bersama Seluruh SKPD, Jadi Momentum Reformasi Pelayanan Secara Serius

Capaian pelayanan publik bukan hanya tanggung jawab satu instansi, melainkan seluruh SKPD di lingkungan Pemkot Sungai Penuh. OPD, kantor camat, kelurahan hingga desa merupakan ujung tombak pelayanan di bidang administrasi, kesehatan, pendidikan, perizinan, dan layanan dasar lainnya.

Jika tidak segera diperbaiki, kondisi ini berpotensi menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Namun di sisi lain, hasil evaluasi ini juga bisa menjadi momentum reformasi pelayanan secara serius. Sebab kualitas pelayanan publik tidak hanya berdampak pada kepuasan masyarakat, tetapi juga memengaruhi daya saing daerah, investasi, serta citra pemerintahan.

Apabila seluruh perangkat Pemkot Sungai penuh mampu berbenah, memperbaiki sistem, serta meningkatkan profesionalisme aparatur, bukan tidak mungkin Kota Sungai Penuh dapat keluar dari zona bawah dan memperbaiki peringkat pada evaluasi berikutnya.(Adz)

Gubernur Al Haris Gandeng Kepala Daerah se-Jambi Temui Menteri PKP, Perjuangkan Program Perumahan Rakyat

Temui Bang Arar (Maruarar Sirait) Menteri PKP, Gubernur Al Haris Beserta Kepala Daerah se-Jambi Perjuangkan Program Perumahan Rakyat.(Ist)

JAKARTA, MERDEKAPOST.COM -  Gubernur Jambi Al Haris bergerak cepat memperjuangkan kebutuhan perumahan masyarakat dengan menemui Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Jakarta, Senin (23/2/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Al Haris turut membawa seluruh Kepala Daerah (Kada)_ Bupati, wali kota,  beserta jajaran dinas terkait se-Provinsi Jambi sebagai bentuk keseriusan daerah dalam mendukung program perumahan nasional.

Audiensi yang berlangsung di Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman itu membahas kebutuhan mendesak akan hunian layak bagi masyarakat, termasuk program bedah rumah, penataan kawasan kumuh, hingga rumah subsidi.

Baca Juga: Dandim 0417/Kerinci Letkol Inf Eko Siswanto Silaturahmi dengan Wali Kota Sungai Penuh

“Kami hadir membawa puluhan ribu aspirasi rakyat Jambi yang merindukan rumah layak huni. Kami berharap program seperti BSPS, penataan kawasan kumuh, dan rumah subsidi bisa digelontorkan lebih masif ke Jambi, ” ujar Al Haris.

Ia menegaskan pemerintah daerah siap menyiapkan data akurat agar bantuan pusat tepat sasaran. Menurutnya, perumahan yang layak akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup, ekonomi keluarga, hingga pendidikan anak-anak.

Baca Juga: Kabar Gembira! Tunjangan Sertifikasi Guru Madrasah 2026 Dipercepat, Rapel Januari Langsung Cair

Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait merespons positif langkah jemput bola yang dilakukan Pemprov Jambi. Ia menyebut pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto berkomitmen menghadirkan kebijakan yang memudahkan masyarakat memiliki rumah.

“Kita akan lakukan terobosan besar, termasuk usulan penurunan bunga menjadi 5 persen bagi jutaan nasabah, terutama masyarakat kecil dan ibu-ibu yang menjalankan usaha dari rumah, ” jelas Maruarar.

Baca Juga: Safari Ramadan Perdana di Masjid Baiturrahman, Wako Alfin Paparkan Capaian Pembangunan dalam Satu Tahun

Dalam pertemuan itu, Kementerian PKP memaparkan sejumlah strategi yang akan menjadi fokus dukungan bagi daerah, antara lain Pemberdayaan ekonomi rumah tangga, agar rumah yang direnovasi juga menjadi ruang usaha produktif. Penataan kawasan kumuh, menjadi permukiman sehat dan tertata.

Program BSPS (Bedah Rumah) yang akan menyasar seluruh kabupaten/kota di Jambi. Penyederhanaan akses subsidi perumahan, termasuk KPR Tapak dan rusun bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca Juga: OJK Pastikan Bank Jambi dalam Kondisi Baik, Masyarakat Diminta Tetap Tenang

Maruarar juga mengapresiasi kesiapan data yang dibawa rombongan Pemprov Jambi dan menyatakan rencana kunjungan balasan ke Jambi setelah Lebaran untuk meninjau langsung pelaksanaan program di lapangan.

“Kami akan hadir langsung untuk memastikan program ini berjalan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, ” pungkasnya.

Audiensi tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Pemprov Jambi, di antaranya Kepala Dinas Kominfo, Kepala Bappeda, Plt. Kadis Perkimtan, Karo Kesra, Plt. Karo Adpim, serta Plt. Kepala Badan Penghubung.(*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs