Merdekapost.com - Laga semifinal leg kedua piala AFF Suzuki 2020, antara Thailand Vs Vietnam akan dihelat di Stadion Nasional Singapura, minggu (26/12/2021) malam ini.
Laga ini dipastikan jadi sorotan masyarakat Indonesia. Pasalnya, pemenang duel inilah yang akan menantang Timnas Garuda di Final Piala AFF 2020.
Thailand sejauh ini masih lebih diunggulkan. Tim Gajah Perang sukses menang 2-0 melawan Vietnam pada leg pertama.
Tim asuhan pelatih Alexandre Polking hanya butuh hasil imbang atau minimal mempertahankan keunggulan agregat di leg 2. Kalah 1 gol pun, Thailand masih tetap lolos. Vietnam, sebaliknya, wajib menang dengan agregat gol lebih besar.
Kendati demikian, peluang kedua tim untuk menyusul Indonesia ke Final Piala AFF 2020, tetap terbuka. Vietnam masih bisa membuat kejutan.
Apalagi materi pemain pasukan pelatih Park Hang-seo tidak bisa diremehkan. Nguyen Quang Hai dan kawan-kawan dipastikan bakal bermain habis-habisan di leg kedua nanti.
Catatan hasil 5 pertemuan terakhir Thailand vs Vietnam
- Vietnam vs Thailand 0-2 (Semifinal leg 1 Piala AFF 2020)
- Vietnam vs Thailand 0-0
- Thailand vs Vietnam 0-0
- Thailand vs Vietnam 0-1
- Vietnam vs Thailand 0-3
Jadwal Thailand Vs Vietnam leg 2:
Kapan: Minggu, 26 Desember 2021
Di mana: Stadion Nasional Singapura (National Stadium Singapore) Jam: 19.30 WIB
Belum hilang rasa kaget menikmati perjalanan dari Jambi - Muara Bulian melalui Ness, kali ini perjalanan ke Bangko melalui Tebo dan Muara Bungo tidak dapat dihindarkan. Selain harus mampu dulu ke Tebo dengan satu urusan, rasanya pengen juga menikmati perjalanan Jambi-Bungo. Perjalanan yang cukup lama setelah tidak dilalui.
Alangkah kagetnya saya. Jalan Jambi - Muara Bungo yang sempat mengalami beberapa lubang yang sempat mengganggu ternyata mulai mulus. Mulai enak dinikmati.
Praktis. Jambi hingga menjelang masuk ke Muara Tebo, mesin bisa dipacu. Selain persoalan angkutan batubara yang mulai dapat diselesaikan, hanya sekitar 30 km menjelang Muara Tebo, jalanan yang sedikit banyak berlubang. Itupun sedang dikerjakan. Minimal sedang discrap.
Kadangkala saya mulai berfikir. Mengapa ketika persoalan jalan yang berlarut-larut sangat jarang dapat diselesaikan ? Apakah memang tidak ada keinginan. Ataupun perjuangan untuk dapat diselesaikan.
Apabila adanya bantahan, jalan yang rusak itu termasuk kedalam kategori jalan negara ataupun jalan Provinsi, lalu mengapa jalan-jalan itu Tetap rusak.
Selintas teringat pertemuan beberapa waktu ketika habis dilantik. Al haris sebagai Gubernur Jambi kemudian mengumpulkan Seluruh Kepala Balai Besar. Yang sebagian besar menginduk ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Terutama masuk kedalam lingkup Dirjen Bina Marga. Dengan salah satu fungsi dan tugas pokoknya adalah Jalan Raya.
Saya tidak berani menghubungkan antara pertemuan Al Haris dengan Seluruh Kepala Balai Besar yang bekerja di Jambi.
Namun yang pasti, menjelang akhir tahun, hampir praktis Seluruh jalan besar yang menghubungkan antara Provinsi yang kemudian dikenal jalan negara sudah diperbaiki. Praktis Sudah tenang dilalui para pemudik menjelang akhir tahun.
Bayangkan. Hanya 6 bulan sudah Dilantik, berbagai infrastruktur jalan Sudah dapat dirasakan oleh pengemudi.
Bagi pengemudi, menikmati jalan yang layak dinikmati adalah kemewahan tersendiri.
Jalan yang menghubungkan antara Kota dan Kabupaten di Jambi, yang terus dilalui oleh angkutan terutama mengangkut angkutan sembako adalah urat nadi ekonomi.
Melewati jalan yang berlubang, bertahun-tahun hingga kemudian sering harus diderita akibat infrastruktur yang jelek justru akan menimbulkan cost ekonomi yang terus membengkak. Selain juga waktu yang terbuang percuma.
Sehingga Infrastruktur terutama jalan sebagai bagian dari prioritas dari visi-misi Jambi mantap adalah wujud dan tanggungjawab Al Haris sebagai Gubernur Jambi.
Tuntas sudah infrastruktur jalan yang melewati berbagai kota dan kabupaten di Jambi.
Sekarang Al haris bisa berkonsentrasi dengan pemenuhan janjinya didalam program Visi-Misi Jambi mantap.
Sebagai Rakyat Jambi, yang terus menikmati dan menyusuri jalan di Provinsi Jambi, kemewahan yang saya rasakan adalaha buah proses panjang dari perjalanan Pilkda Jambi.
Dan lagi-lagi sebagai rakyat Jambi, saya hanya mengucapkan. Terima Kasih, Pak Gub.
Timnas Indonesia mengalahkan Singapura pada leg kedua semifinal Piala AFF 2020 (c) AP Photo
Merdekapost.com - Tim Nasional Indonesia berhasil memenangi laga semifinal piala AFF 2020 melawan Singapura, sabtu (25/12/2021). Pertandingan berlangsung di National Stadium, Singapura.
Indonesia memimpin lebih dulu lewat gol Ezra Wilian di menit ke-11. Jelang laga tuntas, Song Uiyoung menyamakan kedudukan pada menit 45+4.
Singapura berbalik memimpin tendangan bebas Shahdan Sulaiman di menit ke-73. Namun, Indonesia bisa menyamakan skor lagi lewat Pratama Arhan di menit ke-87.
Singapura bermain dengan 9 pemain karena Safuwan Baharudin dan Irfan Fandi diusir wasit. Duel ini pun penuh dengan drama sepanjang pertandingan yang sukses membuat publik di Tanah Air, sport jantung.
Inilah luapan ketegangan netizen di lini masa Twitter:
@heeforhealing : Yuk lah nambah lagi goalnya. Gak papa senam jantung lagi
#TIMNASDAY
@bultaoreune55 : Goall. Pokoknya timnas bisa
#TimnasDay
@favorablest : Bener bener senam jantung ini bismillah menang
#TimnasDay
@cr7_ryan46 : Yok Indonesia Kill The Game, segera cetak gol ke-4
@TimnasDay
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama
Laga baru berlangsung lima menit para penggawa Garuda langsung merepotkan pertahanan Singapura. Kerja sama Witan Sulaeman dengan Ricky Kambuaya diakhiri dengan tendangan kencang, tetapi membentur bek Singapura. Berkali-kali menggempur pertahanan Singapura, Indonesia langsung mampu merobek gawang Singapura.
Witan Sulaeman, yang kukuh mempertahankan bola, dapat melepaskan operan cantik kepada Ezra Walian. Ezra pun mampu menyodorkan bola ke dalam gawang yang sudah tak terkawal. Singapura bukan tanpa perlawanan. Mereka juga bermain penuh dengan kengototan untuk menembus pertahanan Garuda. Akan tetapi, serangan mereka selalu kandas sehingga tak mampu melepaskan tendangan mengarah ke gawang.
Selama 25 menit, Skuad Garuda bisa dibilang menguasai hingga setengah lapangan. Akan tetapi, hal itu sempat berbalik hingga ke menit 35. Singapura mulai berani memainkan umpan dari kaki ke kaki. Bahkan, tak jarang pertahanan Indonesia harus berjibaku menutup segala umpan-umpan berbahaya tersebut. Momen mendebarkan saat di menit 40. Hafiz Nor berhasil melepaskan tendangan melengkung ke gawang Nadeo. Bola berhasil ditepis Nadeo.
Setelahnya, hampir terjadi miss komunikasi antara Rachmat Irianto dengan Nadeo. Bola hampir disambar oleh Amy Recha, tetapi beruntung Irianto masih bisa memotongnya kembali. Laga berlangsung dengan tensi tinggi jelang berakhirnya babak pertama. Sampai akhirnya, Safuwan Baharudin menerima kartu kuning keduanya di injury time. Singapura mengakhiri babak pertama dengan 10 pemain. Tak diduga, ketika laga ingin berakhir, Singapura justru mencetak gol penyama kedudukan. Berawal dari tendangan bebas, Song Uiyong memanfaatkan bola liar di depan gawang Nadeo. Skor 1-1 jadi akhir babak pertama.
Babak Kedua Memulai babak kedua dengan keunggulan jumlah pemain, Timnas Indonesia mampu mendominasi jalannya permainan. Kombinasi umpan-umpan pendek Timnas Indonesia mengacaukan pertahanan Singapura dan hampir berbuah gol jika operan Witan di depan gawang bisa disambar rekan setimnya. Singapura pun mencoba membalas melalui serangan balik. Sayang, para pemain Timnas Indonesia masih mampu menghadang upaya Singapura.
Seiring berjalannya waktu, serangan Timnas Indonesia makin gencar. Dalam situasi sepak pojok, Rizky Ridho bahkan hampir mencetak gol andai sepakannya tidak membentur mistar gawang Singapura. Namun, Dewi Fortuna kembali memihak Timnas Indonesia saat Irfan Fandi langsung menerima kartu merah pada menit ke-67.
Dia menerima hukuman itu usai melanggar Irfan Jaya yang tinggal berlari dan berhadapan dengan kiper Singapura. Sayang, keunggulan jumlah pemain membuat Timnas Indonesia lalai. Singapura mampu unggul 2-1 usai tendangan bebas Shahdan Sulaiman pada menit ke-74 berbuah gol. Tendangan bebas itu berawal dari pelanggaran di depan kotak penalti yang dilakukan Alfeandra Dewangga. Setelah tertinggal, Timnas Indonesia sedikit panik sehingga umpan-umpan lambung menjadi pilihan. Upaya itu tentu mudah ditebak oleh Singapura. Namun, Timnas Indonesia mampu mencetak gol melalui aksi Pratama Arhan pada menit ke-87.
Sayang, Arhan hampir menjadi momok bagi timnya sendiri karena melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Beruntung, penalti Faris Ramli mampu digagalkan oleh Nadeo pada menit ke-90+1. Timnas Indonesia hampir mencetak gol kemenangan pada menit-menit akhir. Akan tetapi, sepakan Irfan Jaya justru melambung sehingga babak kedua berakhir imbang 2-2.
Babak Tambahan Babak tambahan baru dimulai, aksi individu Egy Maulana Vikri langsung berbuah gol. Akselerasi pemain FK Senica itu diakhiri dengan sepakan yang dapat dihalau oleh kiper Singapura. Akan tetapi, bola tepisan itu justru membentur Shawal Anuar sehingga membuahkan gol untuk Timnas Indonesia pada menit ke-91.
Setelah unggul, Timnas Indonesia terus menggempur pertahanan Singapura. Sementara itu, Singapura pun berupaya untuk menyeimbangkan kedudukan melalui serangan balik, tetapi belum berbuah hasil. Pada injury time babak tambahan waktu pertama, Timnas Indonesia kembali menambah gol. Egy kali ini mencetak gol usai memaksimalkan kemelut akibat sepak pojok Evan Dimas. Timnas Indonesia pun unggul 4-2 atas Singapura pada babak tambahan pertama. Pada babak tambahan kedua, Singapura berusaha keras untuk menekan Timnas Indonesia. Akan tetapi, Timnas Indonesia mampu meredam upaya Singapura.
Setelah itu, Timnas Indonesia lebih banyak menunggu serangan Singapura. Timnas Indonesia tampak ingin menjaga keunggulan yang sudah cukup jauh ini. Pada menit ke-119, kiper Singapura, Hassan Sunny menerima kartu merah usai melanggar Irfan Jaya. Pada akhirnya, Timnas Indonesia pun menang 4-2 sehingga lolos ke final.
Merdekapost.com - Semifinal Leg kedua pertandingan piala AFF 2020, antara Timnas Indonesia melawan Singapura, tengah berlangsung.
Pada babak pertama, Timnas Indonesia langsung mengambil inisiatif penyerangan, akhirnya pada menit ke 11, Striker Naturalisasi Ezra Walian berhasil membobol gawang Singapura.
Timnas Singapura berhasil menyamakan kedudukan pada menit-menit akhir babak pertama
Link Live Streaming Indonesia Vs Singapura dibawah ini
Merdekapost.com - Laga semifinal leg kedua antara timnas indonesia melawan Singapura yang digelar di National Stadium, Kallang Sabtu (25/12/2021).
Pada leg pertama, Singapura vs Indonesia berakhir tanpa pemenang. Skor tuntas 1-1, setelah gol Witan Sulaeman di babak pertama dibalas Ikhsan Fandi di babak kedua.
Pada leg kedua nanti, kedua tim harus sama-sama menang jika ingin lolos. Sebab, tak ada aturan gol di Piala AFF 2020.
Buka Link Live Streaming Indonesia Vs Singapura Dibawah ini
Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr.H.Al Haris,S.Sos.,M.H., dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Bungo dan Kabupaten Tebo secara langsung menyerahkan bantuan dalam rangka melaksanakan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) kepada pelaku UMKM di Kabupaten Bungo dan Kabupaten Tebo.
Penyerahan bantuan bertempat di Rumah Dinas Bupati Bungo dan Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo, Jum’at (24/12/2021).
"Hari ini Pemerintah Provinsi Jambi menyerahkan bantuan dalam rangka melaksanakan program PEN bagi masyarakat yang terdampak covid-19, khususnya para pelaku UMKM dengan harapan melalui bantuan ini membuat mereka menjadi produktif lagi. Dampak dari covid-19 ini sangat dirasakan oleh masyarakat Provinsi Jambi, usaha mereka menjadi terganggu dengan adanya covid-19 dan ada masyarakat yang terpaksa resign dari perusahaan, imbas dari covid-19,” ujar Al Haris.
Al Haris mengharapkan, masyarakat dapat memanfaatkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jambi dengan sebaik baiknya untuk memperbaiki kondisi perekonomian serta mengharapkan para pengurus UMKM melaksanakan pembinaan sehingga masyarakat bisa lebih mandiri dalam mendirikan usaha dan berkelanjutan.
Bantuan PEN yang diserahkan Al Haris berupa gerobak kontainer, blender, dan kompor komersil satu tungku untuk 15 UMKM di Kabupaten Bungo dan 18 UMKM di Kabupaten Tebo.
Selanjutnya, Al Haris menyerahkan bantuan sarana Pengolahan Karet kepada UPPB Usaha Bersama Desa Paseban Kecamatan VII Koto Ilir Tebo dan menyerahkan bantuan Saran dan Prasarana Kebudayaan Paguyuban Seni Hadrah Tanwirul Qulub Desa Sapta Mulia Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo senilai Rp. 33.310.200,-. (064)
Suasana pemilihan caketum PBNU di Lampung. Foto: YouTube
Merdekapost.com - Pemilihan ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang digelar di Bandar Lampung selesai dilaksanakan, Yahya Cholil Staquf atau akrab disapa Gus Yahya akhirnya terpilih sebagai Ketua Umum PBNU periode 2021-2026. Ia mengalahkan pesaingnya, K.H Aqil Siroj dalam Muktamar ke-34 PBNU.
Pemilihan berlangsung di Gedung Serba Guna Universitas Lampung, Lampung, Jumat (24/12/2021).
Voting yang berlangsung sejak dini hari tadi berlangsung sangat ketat antara Gus Yahya dan Said Aqil.
Gus Yahya unggul perolehan suara 337 suara sementara Said Aqil 210 suara.
Setelah perolehan suara selesai, para anggota Muktamar pun bertakbir. Selepasnya langsung berselawat bersama.
"Salatullah salamullah 'ala taha rasulillah. Salatullah salamullah 'ala yasiin habibillah," demikian mereka bersenandung.
Pendukung berkumpul di area depan untuk memfoto hasil voting, maupun memfoto Said Aqil dan Gus Yahya yang duduk di depan.
Proses pemilihan dimulai dari pengusulan PWNU dan PCNU se-Indonesia, kemudian dilakukan penyaringan tahap pertama. Hasil putaran pertama, Gus Yahya mendapatkan suara 327 suara, Said Aqil Siradj 203 suara, As’ad Said Ali mendapatkan 17 suara, Marzuki Mustamar 2 suara, Ramadhan Buayo 1 suara, abstain 1 suara dan batal 1 suara. Total suara 558.
Hanya dua nama yang memenuhi syarat yaitu Said Aqil dan Gus Yahya. Sesuai mekanisme di Tatib Muktamar, hasil penyaringan caketum itu dikonsultasikan kepada Rais Aam untuk musyawarah.
Namun, karena tak menemui titik temu, maka digelar pemilihan langsung secara votin yang berlangsung pagi ini.
Terpilihnya KH Miftachul Akhyar dikatakan anggota tim AHWA, Zainal Abidin, dikutip dari tayangan akun YouTube TVNU, Kamis.
"Alhamdulillah AHWA sepakat dengan musyawarah yang penuh dengan kesantunan itu, sepakat bahwa yang menjadi rais aam untuk PBNU 2021-2026 al mukaram Kiai Haji Mifathul Akhyar," katanya.
KH Miftachul Akhyar dan KH Yahya Cholil Staquf
Menurutnya, tidak ada perbedaan pendapat di antara anggota AHWA dalam menyepakati KH Miftachul Akhyar sebagai rais aam PBNU periode 2021-2026.
"Semua sepakat, para sesepuh kiai sepakat dan tidak ada perbedaaan pendapat, kami bulat sepakat," ujar Zainal.
KH Miftachul Akhyar juga menjabat sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia
Tim AHWA yang memilih KH Miftachul Akhyar sebagai rais aam PBNU 2021-2026 terdiri dari KH Dimyati Rois, KH Ahmad Mustofa Bisri, KH Ma'ruf Amin, KH Anwar Manshur, TGH LM Turmuudzi Badaruddin, KH Miftahul Akhyar, KH Nurul Huda Djazuli, KH Ali Akbar Marbun, dan Prof H Zainal Abidin.(*)
KH Yahya Cholil Staquf (kanan), Ketua PBNU Terpilih bersama KH Said Aqil Siradj
MERDEKAPOST.COM - Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) Tahun 2021 menghasilkan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021-2026 yang baru yakni KH. Yahya Cholil Staquf atau biasa di panggil Gus Yahya.
Gus Yahya terpilih jadi Ketua PBNU dalam Muktamar NU Tahun 2021 di Lampung mengalahkan petahana Said Aqil Siradj dalam proses pemilihan Ketua Umum PBNU yang dilaksanakan Jumat pagi 24 Desember 2021.
Hasil Muktamar NU Lampung 2021 satu selain Gus Yahya terpilih jadi Ketua PBNU juga terpilih Rois Aam PBNU KH Miftachul Akhyar.
Dikutip dari RRI.co.id, seusai pemilihan Gus Yahya mengucapkan terima kasih kepada Said Aqil Siradj yang telah membimbingnya.
"Yang paling awal saya haturkan terima kasih saya kepada guru saya, yang mendidik saya, menggembleng dan menguji saya tetapi juga membuka jalan utk saya dan membesarkan saya yaitu prof Dr KH Said Aqil Siradj," kata KH Yahya Cholil Staquf, sering disapa Gus Yahya itu di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung, Jumat 24 Desember 2021.
Gus Yahya pun kembali memberi apresiasi kepada Said Aqil Siradj yang menyebutkan bahwa memang Said Aqil patut untuk dipuji.
"Kalau ada yang patut dipuji, beliau yang harus dipuji. Terima kasih kepada teman-teman yang udah bekerja keras bersama-sama untuk mensukseskan muktamar ke 34 ini. Jajaran panitia, semua Ansor, Fatayat, IPNU, PBNI dan para pemimpin persidangan pak Nuh, pak Niam, pak Ilyas, saya ucapkan terima kasih," tambah Gus Yahya.
Gus Yahya juga meminta doa kepada warga NU agar dirinya selalu dipanjangkan umurnya agar dapat membangun NU bersama-sama.
KH Yahya Staquf dan KH Said Aqil Siradj
"Terima kasih kepada para muktamirin pengurus wilayah dan cabang di seluruh Indonesia yang telah menerima lamaran kerja saya. Namun lebih dari itu, terima kasih atas persetujuan dan kesepakatan bahwa kita akan bekerja bersama-sama sesudah ini," jelasnya.
Diketahui Gus Yahya telah memperoleh 337 suara. Sementara, KH Said Aqil Siradj telah memperoleh 210 suara dan satu suara tidak sah.
Sehingga, total suara yang masuk sebanyak 548 dari total 558 muktamirin yang menggunakan hak suara pada pemilihan.***
Foto: Dua calon Ketua Umum PBNU periode 2021-2016, KH Said Aqil Siroj (kiri) dan KH Yahya Cholil Staquf (kanan) dalam sidang pleno III dan IV Muktamar NU di Gedung Serba Guna Universitas Lampung (Unila), Bandar Lampung
Merdekapost.com - Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-34 yang diselenggarakan di Bandar lampung, akhirnya membuahkan hasil dengan terpilihnya KH Yahya Cholil Staquf sebagai ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021-2026 dalam Sidang Pleno V Muktamar ke-34 NU di Gedung Serbaguna Universitas Lampung (Unila), Bandar Lampung, Jumat (24/12/2021) pagi.
Dalam Muktamar ke-34 NU, mekanisme pemilihan ketua umum PBNU menggunakan mekanisme voting atau pemungutan suara. Dalam proses penghitungan suara, kiai yang biasa dipanggil Gus Yahya ini berhasil memperoleh 337 suara. Sedangkan, calon ketum PBNU petahana KH Said Aqil Siroj hanya mendapatkan 210 suara. Adapun, satu suara dianggap batal.
Proses pemungutan suara di Muktamar ke-34 NU dilakukan dua tahap. Pemilihan tahap pertama berlangsung sejak pukul 02.00 dini hari hingga pukul 06.00 pagi. Dalam proses ini, muncul beberapa nama sebagai bakal calon, seperti KH As'ad Said Ali dan KH Marzuki Mustamar.
Namun, hanya Gus Yahya dan Kiai Said yang lolos untuk maju dalam tahap kedua sebagai calon ketum PBNU setelah mendapat lebih dari 99 suara. Dalam pemilihan tahap pertama ini, Gus Yahya memperoleh 327 suara dan Kiai Said mendapatkan 203 suara.
Setelah itu, keduanya diminta untuk memberikan pernyataan kesediaannya untuk maju sebagai calon ketum PBNU dalam proses pemilihan tahap kedua. "Alhamdulillah wassyukurillah saya menyatakan bersedia menjadi calon ketum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama," ujar Gus Yahya dalam sambutan singkatnya.
Begitu juga dengan Kiai Said. Calon petahana ini juga bersedia untuk maju lagi sebagai ketum PBNU untuk ketiga kalinya. "Dalam pilihan itu pasti ada yang menang ada yang kalah. Dua hal yang sangat wajar fastabiqul khoirot. Siapa pun yang akan menang legawa, ikhlas, dan ridha dalam hati kita masing-masing, yang penting lanjutkan dan saya bersedia untuk maju sebagai calon ketum," kata Kiai Said.
Setelah Gus Yahya dan Kiai Said menyatakan kesediaannya, kemudian pimpinan sidang, Muhammad Nuh, bersama kedua calon bermusyawarah dengan Rais Aam PBNU terpilih, KH Miftachul Akhyar.
"Sesuai dengan tatib, kami pimpinan sidang akan silaturahim dengan rais aam terpilih untuk memberikan rekomendasi atau persetujuan tentang dua calon yang tadi alhamdulillah beliau berdua sudah menyampaikan kesediaannya," kata Nuh.
Setelah mendapatkan persetujuan dari rais aam, Gus Yahya dan Kiai Said kemudian bersaing lagi untuk memperebutkan suara muktamirin pada proses pemilihan tahap kedua. Proses pemilihan tahap kedua ini berlangsung sejak pukul 06.40 WIB sampai 09.30 WIB. Setelah dilakukan penghitungan suara, akhirnya Gus Yahya resmi terpilih sebagai ketua umum PBNU untuk periode 2021-2026.
Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani saat menghadiri Operasi Lilin tahun 2021 di Polda Jambi, Foto: Istimewa
Merdekapost.com – Wakil Gubernur Jambi, Drs.H.Abdullah Sani,M.Pd.I., mengemukakan, penyelenggaraan Operasi Lilin Tahun 2021 oleh Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Jambi bertujuan untuk memberikan rasa nyaman kepada masyarakat Provinsi Jambi dalam rangka pengamanan Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022. Hal tersebut dikemukakan Sani pada sesi wawancara usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Tahun 2021, yang berlangsung di Lapangan Kantor Gubernur Jambi, Kamis (23/12/2021).
Kapolda Jambi, Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo,S.IK.,M.IK., memimpin langsung apel gelar pasukan operasi lilin tahun 2021.
Operasi Lilin Tahun 2021 berlangsung selama 15 hari dari tanggal 23 Desember 2021 sampai dengan tanggal 04 Januari 2022 dengan melibatkan personil gabungan dari TNI dan Polri serta Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Provinsi Jambi dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jambi.
“Pemerintah Provinsi Jambi sangat mendukung penuh pelaksanaan Operasi Lilin Tahun 2021, untuk memberikan nyaman kepada masyarakat. Saya yakin seluruh rangkaian kegiatan pengamanan dalam rangka Natal 2021 dan Tahun 2021 ini dapat berjalan dengan lancar karena adanya sinergitas dan kebersamaan,” ujar Sani.
”Pelaksanaan Operasi Lilin Tahun 2021 ini sangat baik dalam menjaga suasana Provinsi Jambi agar tetap kondusif selama Natal 2021 dan Tahun 2022. Operasi Lilin Tahun 2021 salah satu bentuk upaya dalam memberikan rasa nyaman kepada masyarakat Jambi, khususnya masyarakat umat Nasrani yang akan merayakan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022,” pungkas Sani.
Kepala Biro Opersional Polda Jambi, Kombes Pol Feri Handoko Soenarso melaporkan, pelaksanaan Operasi Lilin Tahun 2021 oleh Polda Jambi untuk menjaga keamanan dan yang lebih utama adalah pencegahan penularan covid-19, sehingga tidak terjadi lonjakan kasus pandemi. Operasi Lilin Tahun 2021 ini melibatkan sebanyak 2.849 personil gabungan TNI – Polri serta pihak terkaitnya dalam menjaga keamanan dan situasi kondusif di Provinsi Jambi.
Feri mengatakan, untuk Polda Jambi dan Polres dalam Provinsi Jambi akan mengerahkan personil untuk Operasi Lilin Tahun 2021 dengan rincian sebagai berikut: Personel dari Polda Jambi sebanyak 220 personil, Polresta Jambi sebanyak 320 personil, Polres Muaro Jambi sebanyak 170 personil, Polres Tanjung Jabung Barat sebanyak 68 personil, Polres Sarolangun sebanyak 70 personil, Polres Merangin sebanyak 150personil, Polres Tanjung Jabung Timur 79 personil, Personil Batanghari sebanyak 125 personil, Polres Kerinci sebanyak 91 personil dan Polres Tebo sebanyak 128 personil.
“Sebanyak 2.849 personil gabungan ini akan tersebar dibeberapa titik, ada 8 titik pengamanan, selain itu kita juga melakukan pengamanan di 439 gereja, 16 terminal, 7 pelabuhan, 3 bandara, 56 pusat perbelanjaan, 71 objek wisata, dan 38 titik tempat pergantian malam Tahun Baru,” kata Feri. (064)
Merdekapost.com - Sinergi yang terus berlanjut antara Pemkot Sungai Penuh dan Himpunan keluarga Minang Kerinci (MINKE) Jakarta dan sekitarnya.
Untuk ke-8 kalinya bakti sosial dengan mengadakan sunatan massal untuk masyarakat Kota Sungai Penuh terutama bagi keluarga yang kurang mampu secara ekonomi bertempat di RSUD H. Bakri, Kamis(23/12/2021).
Walikota Ahmadi Zubir yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan "Ditengah kondisi pandemi Covid-19 yang sangat berdampak pada sisi ekonomi bagi masyarakat, sunatan massal ini sangat membantu," ujar Wako Ahmadi
Wako Ahmadi sangat mengapresiasi kegiatan yang sudah dilakukan saat ini meskipun demikian Wako Ahmadi berharap kedepan baik itu Himpunan Keluarga Minang Kerinci ataupun HKK, program kerja dapat disinergikan dengan program pembangunan daerah.
Wako Ahmadi didampingi ketua TP-PKK Ny. Herlina Ahmadi juga menyempatkan meninjau lokasi sunatan massal.
Turut hadir pada acara tersebut Asisten Pemerintahan & Kesra, Kepala SKPD dan pejabat struktural lainnya lingkup Pemkot Sungai Penuh serta Direktur RSUD H. Bakri. (064)
Semifinal leg pertama piala AFF 2020, Indonesia vs Singapura
Merdekapost.com - Hasil duel pada laga semifinal leg pertama piala AFF antara Indonesia vs Singapura berakhir dengan skor 1-1.
Duel sengit antara Timnas Indonesia vs Singapura berlangsung di National Stadium, Singapura, rabu (22/12/2021) ditayangkan secara Live di stasiun RCTI dan I News pukul 19.30 WIB.
Pada babak pertama Timnas Indonesia bahkan berhasil unggul melalui gol bintang muda Timnas indonesia Witan Sulaiman pada menit ke 28.
Namun pada babak kedua, tepatnya pada menit ke 70, Timnas Singapura berhasil menyamakan kedudukan melalui gol yang dicetak oleh Ikhsan Fandi.
Pertandingan Senfinal AFF leg ke 2 akan menjadi penentu bagi Timnas Indonesia dan Timnas Singapura untuk memperebutkan tiket final piala AFF.
Dengan hasil seri ini, peluang kedua tim baik timnas Indonesia dan Singapura sama-sama masih berpeluang melaju ke Final Piala AFF.
Jalannya pertandingan semifinal leg pertama ini berlangsung sengit, timnas Indonesia dari awal wasit meniupkan peluit dimulainya pertandingan, langsung bermain agresif.
Bahkan, Timnas Indonesia diawal babak pertama langsung melakukan tekanan, kerjasama antara Irfan Jaya dengan Witan Sulaiman nyaris mengancam pertahanan Singapura.
Akhirnya Indonesia berhasil memecahkan kebuntuan pada menit ke 28 melalui gol Witan sulaiman hasil dari kerjasama dengan Asnawi.
Tertinggal 1 gol, Singapura langsung mengambil inisiatif melakukan tekanan ke pertahanan Indonesia, namun masih bisa diamankan oleh pemain belakang timnas Indonesia.
Pada babak kedua, tepatnya pada menit ke 70 tuan rumah Singapura berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Ikhsan Fandi.
Hingga akhir laga, Indonesia vs Singapura leg pertama semifinal piala AFF 2020 berakhir dengan skor imbang 1-1. (064)