Wagub Sani: Rakortek Dapat Percepat Terwujudnya Kota Layak Anak di Provinsi Jambi

 

Merdekapost.com - Wakil Gubernur (Wagub) Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I menyampaikan bahwa Rapat Koordinasi Teknik (Rakortek) yang dilaksanakan dapat mendorong sinergisitas dan kolaborasi antara pemerintah, stakeholder, swasta, dan masyarakat untuk mempercepat terwujudnya pembangunan Kota Layak Anak (KLA) di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jambi. Hal tersebut disampaikan Wagub saat membuka Rakortek Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) di Daerah Dalam mewujudkan Kabupaten/Kota Layak Anak di Provinsi Jambi Tahun 2024, sekaligus Peresmian Aplikasi Silayang dan Studio Siniar (Podcast) DP3AP2 serta Kesediaan Wagub Menjadi Bintang Tamu di Seminar DP3AP2 Provinsi Jambi, bertempat  di Aula Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Provinsi Jambi, Rabu (21/02/2024).

"Memberikan kepastian dan perlindungan terhadap anak, memenuhi hak anak untuk tumbuh dan berkembang secara wajar dan optimal, baik secara lahir, batin maupun sosial, sebagai sebuah investasi jangka panjang demi terjaganya kualitas kehidupan masyarakat kini dan nanti," ujar Wagub Sani.

Dikatakan Wagub Sani, permasalahan paling mendasar dalam upaya peningkatan kualitas hidup perempuan dan anak adalah pendekatan pembangunan yang belum mengakomodir pentingnya bersama dalam pembangunan gender dan pemberdayaan gender. "Untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender berbagai strategi dilakukan pemerintah daerah agar kesetaraan dapat dirasakan secara adil bagi semua masyarakat termasuk anak-anak," kata Wagub Sani.

Pada kesempatan tersebut Wagub Sani juga menyampaikan bahwa dirinya sangat mendukung terselenggaranya Rakortek. "Agenda kegiatan pada hari ini sebagai upaya bersama dalam rangka peningkatan pembangunan gender dan pemberdayaan gender, demi terwujudnya kesetaraan dan keadilan gender melalui berbagai strategi untuk menjamin hasil pembangunan yang adil di Provinsi Jambi, termasuk bagi anak," ucap Wagub Sani.

"Besar harapan saya, Rakortek ini akan mendorong sinergisitas dan kolaborasi antara pemerintah, stakeholder, swasta dan masyarakat untuk mempercepat terwujudnya pembangunan Kota Layak Anak di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jambi, memberikan kepastian dan perlindungan terhadap anak, memenuhi hak anak untuk tumbuh dan berkembang secara wajar dan optimal, baik secara lahir, batin maupun sosial, sebagai sebuah investasi jangka panjang demi terjaganya kualitas kehidupan masyarakat kini dan nanti," sambung Wagub Sani.

Wagub Sani juga berharap melalui Rakortek dapat mengintegrasikan komitmen dan sumber daya manusia pemerintah, masyarakat dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin sistem pembangunan yang berkesetaraan gender demi terpenuhinya hak dan perlindungan bagi seluruh kelompok masyarakat.

Wagub Sani juga menyampaikan ucapkan selamat atas peresmian Aplikasi Silayang dan Studio Siniar (Podcast) DP3P2 Provinsi Jambi. "Saya ucapkan selamat atas peresmian Aplikasi Silayang dan Studio Siniar (Podcast) DP3P2 Provinsi Jambi. Pemanfaatan kemajuan teknologi ini menjadi bentuk komitmen dan langkah nyata Pemerintah Provinsi Jambi dalam mencegah dan menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, baik secara fisik, verbal maupun dalam bentuk diskriminasi," tutur Wagub Sani.

"Saya berharap melalui aplikasi Silayang, masyarakat kian terbuka aksesnya dan memudahkan mereka untuk melaporkan kasus kekerasan maupun diskriminasi terhadap perempuan dan anak, baik yang mereka lihat, dengar maupun alami sendiri. Saya meminta kepada dinas terkait untuk menjalin kolaborasi dengan pemangku kepentingan, sehingga setiap pengaduan yang masuk melalui aplikasi Silayang dapat segera ditindaklanjuti. Kasus yang masuk harus dapat dikelola dengan sebaik-baiknya, begitupun dengan korban harus didampingi," lanjut Wagub Sani.

Wagub Sani  berharap Studio Siniar DP3P2 Provinsi Jambi dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang berbagai isu dan permasalahan terkait kekerasan dan diskriminasi terhadap kelompok rentan seperti perempuan dan anak. "Studio Siniar DP3P2 Provinsi Jambi dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang berbagai isu dan permasalahan terkait kekerasan dan diskriminasi terhadap kelompok rentan seperti perempuan dan anak, sehingga diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk bahu membahu dan mendukung pemerintah dalam mencegah dan menanggulangi tindak kekerasan dan diskriminatif terhadap setiap kelompok masyarakat di Provinsi Jambi," harap Wagub Sani.

"Masyarakat yang teredukasi dengan baik terkait isu tersebut akan menjadi mitra strategi pemerintah yang tangguh untuk meminimalisir bahkan menghapus angka kekerasan terhadap perempuan, anak dan kelompok marjinal, sebagai salah satu langkah nyata untuk mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan di Provinsi Jambi yang kita banggakan ini," pungkas Wagub Sani.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Provinsi Jambi  Raden Najmi dalam laporannya menyampaikan, strategi Pengarusutamaan Gender (PUG) adalah suatu strategi untuk mencapai kesetaraan dan keadilan gender (KKG). "Melalui kebijakan dan program yang memperhatikan pengalaman, aspirasi, kebutuhan dan permasalahan perempuan dan laki-laki kedalam proses perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi atas seluruh kebijakan dan program diberbagai bidang kehidupan dan sektor pembangunan,” ujar Raden Najmi.

“Tujuannya, dalam rangka menyiapkan dan mengevaluasi seluruh kinerja serta menyamakan persepsi diseluruh kabupaten/kota untuk dijadikan sebagai acuan pembangunan yang lebih baik lagi,” tambah Raden Najmi.

Rakortek ini turut dihadiri para Sekretaris Daerah kabupaten/kota se-Provinsi Jambi atau yang mewakili, para Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, para Kepala Bappeda kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, para OPD Provinsi Jambi terkait serta para tamu undangan lainnya. (064)

Wagub Sani: Pemprov Targetkan Angka Stunting Turun Sebesar 12 persen di Tahun 2024

 

Merdekapost.com - Wakil Gubernur (Wagub) Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.pdi, mengemukakan, penurunan angka stunting menjadi salah satu indikator keberhasilan Pemerintah Daerah dalam pembangunan, untuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi terus berupaya dan menargetkan penurunan stunting pada tahun 2024 sebesar 12 persen. Untuk mencapai target tersebut diperlukan upaya lebih keras lagi dalam pencegahan dan penanggulangan stunting di kabupaten/kota dan diperlukan kerja sama yang akurat dan satu data. Hal tersebut dikemukakan Wagub saat Pembukaan Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Jambi, Dalam Rangka Operasional Sekretariat Stunting Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2024, bertempat di Aula Kantor Bapedda Provinsi Jambi, Senin (19 /02/ 2024).

"Kegiatan percepatan penurunan stunting terus diupayakan dan berjalan selama 2 tahun, dimana pada tahun ini akan ditentukan jumlah prevalensi stunting melalui SKI 2023 yang dirilis akhir bulan ini yang mengindikasikan hasil upaya yang sudah kita lakukan. Dan pada tahun ini juga akan menentukan sudah sejauh mana kegiatan yang dilakukan oleh TPPS Provinsi Jambi," ujar Wagub Sani.

Dikatakan Wagub Sani, Untuk menentukan arah kegiatan percepatan penurunan stunting, maka diperlukan kegiatan yang menunjang pelaksanaan percepatan penurunan stunting. "Kita sangat memerlukan rapat antar bidang intervensi yang dilakukan oleh Bidang Intervensi Spesifik dan Sensitif, Bidang Koordinasi dan Konvergensi, Bidang Pendampingan dan Kampanye Perubahan Perilaku, serta Bidang Monev dan Knowledge Management, dengan pencapaian dan indikator yang mengarah pada pencapaian tujuan yang jelas,” kata Wagub Sani. 

“Masing-masing bidang sebaiknya menginventarisir kegiatan yang telah dan akan dilakukan serta apa yang akan dilanjutkan pencapaiannya pada tahun 2024 ini. Dalam rapat ini akan dibahas masukan dari semua tim, juga petunjuk teknis pelaksanaan kegiatan terkait stunting belum ditetapkan dan SOP metode pengumpulan data stunting yang belum memadai," sambung Wagub Sani.

Wagub Sani juga berharap untuk membahas format laporan yang akan digunakan TPPS kecamatan dan desa, sehingga laporan bisa seragam bagi semua kecamatan dan desa yang ada di Provinsi Jambi. "Dalam pertemuan ini, saya juga sebagai Ketua TPPS Provinsi Jambi berharap bahwa TPPS dapat memanfaatkan data center (pusat data) yang ada pada Diskominfo, sehingga dapat menyajikan data stunting yang valid dan akurat," harap Wagub Sani.

Selain itu Wagub Sani juga memaparkan pembahasan tentang tagging anggaran pendanaan stunting bagi OPD terkait. "Percepatan penurunan stunting dapat tercapai dan target yang telah ditentukan, khususnya Provinsi Jambi 12 % pada tahun 2024 dapat terwujud," papar Wagub Sani.

Sebelumnya Wagub Sani menyerahakan penghargaan Pemenang Apresiasi TPPS Terbaik kecamatan dan desa se-Provinsi Jambi yang diterima langsung perwakilan dari masing-masing kecamatan dan desa.

Adapun untuk Pemenang Apresiasi TPPS Terbaik kecamatan se-Provinsi Jambi adalah sebagai berikut: 1. Juara 1 TPPS Kecamatan Rantau Rasau Kabupaten Tanjung Jabung Timur. 2. Juara II TPPS Kecamatan Danau Teluk Kota Jambi. 3. Juara III TPPS Kecamatan Pauh Kabupaten Sarolangun.

Untuk Pemenang Apresiasi TPPS Desa Terbaik se-Provinsi Jambi adalah sebagai berikut: 1. Juara I TPPS Desa Muaro Sebapo Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi. 2. Juara II TPPS Desa Tanjung Mudo Kecamatan Hamparan Rawang Kota Sungai Penuh. 3. Juara III Desa Teluk Kulbi Kecamatan Betara Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Sementara itu Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi Drs. Putut Riyatno, M.Kes menyampaikan, di wilayah Indonesia untuk mencapai target penurunan stunting  diperlukan upaya kecepatan lintas program dan tugas sektor berdasarkan pertemuan rapat organisasi, serta diperlukan untuk melakukan evaluasi capaian kegiatan  tahun 2023 dan penentuan strategi percepatan penurunan stunting pada tahun 2024, maka dilaksanakan rapat kerja TPPS Provinsi Jambi dengan kegiatan yang penuh manfaat. 

"Tujuan dari kegiatan Rakor TPPS Provinsi Jambi untuk capaian anggaran atau TPPS pada tahun 2024, yang kedua melaksanakan pedoman pelaporan TPPS kecamatan dan desa ataupun kelurahan di satu data stunting bersama Dinas Kominfo," ucap Putut Riyatno. (064)

Wagub Sani Resmikan Status Langgar Jami' Al Hidayatussholihin Desa Tangkit

 

Merdekapost.com - Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I meresmikan status perubahan langgar menjadi Masjid Jami' Al Hidayatussholihin Kebun Kolim Desa Tangkit Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi. Hal tersebut dilaksanakan pada acara memperingati Isra' Mi'raj Nabi Muhammad sekaligus peresmian langgar menjadi masjid Jami' Al Hidayatussholihin, Jum'at (16/02/2024) malam.

"Alhamdulillah pada malam hari ini kita meresmikan perubahan status langgar mejadi Masjid Jami' Al Hidayatussholihin Kebun Kolim Desa Tangkit Kecamatan Sungai Gelam, semoga kedepan selalu istiqomah dalam mengisi masjid ini," ujar Wagub Sani.

Kemudian Wagub Sani mengungkapkan bahwa perubahan status ini harus memenuhi persyaratan berdasarkan peraturan bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Agama (PBM) nomor 8 dan 9 tahun 2006 tentang pendirian rumah ibadah.

"Saya meyakini bahwa peresmian ini sudah melalui proses dan tahapan, artinya persyaratan ini sudah dipenuhi panitia masjid. Dan kedepannya sudah bisa melaksanakan kewajiban sholat Jum'at dengan jumlah jama'ahnya 40 sampai 50 orang sesuai syarat dan ketentuan dalam pelaksanaan sholat Jum'at," kata Wagub Sani.

Selanjutnya orang nomor dua di Provinsi Jambi ini menekankan Masjid bukan hanya tempat beribadah akan tetapi juga menjadi tempat peradaban umat serta menjadi basis perputaran ekonomi umat khususnya di sekitar wilayah masjid.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana Ahmad Sanusi, S.Pd., mengatakan bahwa langgar Jami' Al Hidayatussholihin ini sudah berdiri sejak 25 tahun yang lalu, akan tetapi seiring dengan perkembangan zaman dan bertambahnya penduduk yang semakin padat. Maka perlu dinaikkan status menjadi masjid mengingat dibutuhkan untuk sholat Jum'at.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Inspektorat Provinsi Jambi,  Kasatpol PP Provinsi Jambi Rahmad Hidayat, S.Sos, ME, Kepala Desa Tangkit dan seluruh masyarakat Kebun Kolim Desa Tangkit. (064)

Wagub Sani : Manfaat Sholawat Nabi Penting Diketahui Umat Muslim

 

Merdekapost.com - Wakil Gubernur (Wagub) Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pdi menyampaikan bahwa selain do'a, umat muslim dianjurkan memperbanyak amalan lain yang bermanfaat, salah satunya adalah membaca sholawat Nabi Muhammad SAW. Manfaat  sholawat nabi ada beragam, salah satu keutamaan membaca sholawat nabi bisa menghapuskan dosa. 

Hal tersebut disampaikan Wagub Sani saat memberikan tausiah dalam rangka Lailatul Ijtima dan Isra' Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1445 H Nahdatul Ulama Kecamatan Tungkal Ulu, bertempat di lapangan Pasar Pagi, Desa Taman Rajo Kecamatan Tungkal Ulu Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Senin (05/02/2024) malam. Adapun Tema dalam acara ini adalah "Mari Kita Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan Ukhuwah Islamiah".

“Amalan ini dapat dilakukan kapan saja, baik dibaca sebagai dzikir setelah sholat maupun dibaca kapan pun untuk mengisi waktu luang,” ujar Wagub Sani.

Wagub Sani juga menjelaskan, membaca sholawat nabi sangat dianjurkan di waktu-waktu tertentu, terutama di bulan Sya’ban, sebelum memasuki Ramadhan. “Terdapat berbagai keutamaan membaca sholawat nabi yang bisa dapatkan, mulai dari meningkatkan derajat dan kebaikan, menghapuskan keburukan, hingga menambah pahala. Bukan hanya itu, keutamaan membaca sholawat nabi juga dapat memberikan ampunan dosa dan menjadi penghibur kelak di alam kubur," jelas Wagub Sani.

Dikatakan Wagub Sani, Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW memiliki 2 Aspek yakni aspek Aqidah dan Aspek Sosial. "Dalam Aspek Aqidah bahwa kita sebagai umat Islam wajib menjalankan perintah Allah yakni melaksanakan Sholat 5 waktu dalam sehari semalam. Sedangkan hubungannya dalam aspek sosial adalah dengan mendirikan sholat 5 waktu, bisa membentuk pribadi yang lebih baik, artinya bisa bersosial dan berinteraksi terhadap sesama. Karena dengan sholat bisa mencegah perbuatan keji dan munkar," kata Wagub Sani.

Dalam tausiahnya tersebut Wagub Sani juga mengemukakan, nikmat yang Allah berikan harus disyukuri, karena tubuh sehat dipergunakan untuk berbuat baik dan beramal baik. "Kita harus mencari amal didunia, sebaliknya juga kita jangan lengah kalau kita tidak dihargai, biar Allah yang menilai, terlepas dari penilaian manusia," ucap Wagub Sani.

Lebih lanjut Wagub Sani juga menuturkan bahwa Allah akan cinta pada tiga kelompok manusia, yaitu miskin tidak sombong, kaya tidak kikir dan muda sudah kembali ke jalan Allah. “Bahwasanya membersihkan penyakit batin, kata Nabi, adalah dengan banyak membaca Al-Qur’an, banyak ingat akan mati bagaimana supaya bisa husnul khotimah, bersholawat jangan tertinggal kemudian sholat istoqomah serta sedekah,” tutur Wagub Sani.

Wagub Sani juga mengajak masyarakat yang hadir untuk selalu bersholawat, agar mendapatkan manfaat dan syafa’atnya. “Mari kita selalu bersholawat agar mendapatkan syafa’atnya, yaitu, Pertama, mendapat sholawat dari Allah, yakni Allah akan selalu mencurahkan rahmat dan kasih sayang-Nya kepada kita. Kedua, mendapat syafa’at Nabi Muhammad SAW di akhirat kelak. Ketiga, dengan membaca sholawat, kita sudah mengikuti jejak para malaikat abror, kita berada dalam barisan para malaikat kebajikan," Ajak Wagub Sani. 

Dalam kesempatan tersebut Wagub Sani juga menjelaskan bahwa peristiwa Isra’ Mi’raj berkaitan erat dengan sholat lima waktu dimana yang menjadi sejarah dalam peristiwa tersebut. Berkat Isra’ Mi’raj, Nabi Muhammad SAW mendapatkan perintah untuk menunaikan sholat lima waktu dalam sehari semalam. “Itu marilah kita tanamkan niat untuk selalu melaksanakan sholat lima waktu, berdo’a, bermunajat dan berserah diri kepada Allah SWT, memohon ampunan dan meminta keberkahan dan petunjuk agar disetiap permasalahan yang kita hadapi, dan yang paling utama hindari hal-hal yang menghambat diterimanya amal sholeh kita dihadapan Allah SWT,” jelas Wagub Sani.

Wagub Sani juga menambahkan bahwa Isra’ Mi’raj merupakan momentum yang pas untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT. "Isra’ Mi’raj merupakan momentum yang pas bagi kita untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT. Karena Isra’ Mi’raj kita wajib untuk melaksanakan sholat 5 waktu dalam sehari semalam, dengan sholat inilah  yang membendakan kita Umat Nabi Muhammad SAW dengan umat lainnya," kata Wagub Sani.

Wagub Sani juga berpesan kepada para jama’ah dan tamu undangan yang hadir agar selalu mensyukuri 2 nikmat yang sering diabaikan oleh banyak orang, yakni nikmat sehat dan nikmat waktu Lowong. "Kita harus selalu mensyukuri 2 nikmat yang sering diabaikan oleh banyak orang  yakni nikmat sehat dan nikmat waktu lowong. Nikmat kesehatan merupakan modal utama bagi kita dalam menjalankan berbagai aktifitas, begitu juga dengan waktu lowong, manfaatkan dan isilah dengan kegiatan yang bermanfaat dan bernilai ibadah sehingga tidak ada perbuatan yang sia-sia," pungkas Wagub Sani.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara Slamet Riadi menyampaikan ucapan terima kasih atas bergabungnya Wagub Sani bersama masyarakat di Desa Taman Rajo dalam rangka Lailatul Ijtima Nahdatul Ulama Kecamatan Tungkal Ulu. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang bersemangat untuk menyambut kedatangan Bapak Wagub Provinsi Jambi H. Abdullah Sani,” kata Slamet Riadi.

Turut hadir pada kegiatan ini, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi yang diwakili oleh Kepala Bidang Informasi Publik dan Statistik Havid Dwiril. (Oga)

Wagub Sani: LVRI dan PPM Motor Penggerak Tingkatkan Cinta Tanah Air

 

Merdekapost.com - Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I mengemukakan bahwa Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan Pemuda Panca Marga (PPM) menjadi motor penggerak dalam meningkatkan cinta tanah air demi kesatuan dan persatuan serta kemajuan bangsa. Hal ini dikemukakan Wagub pada Peringatan HUT Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan HUT Pemuda Panca Marga (PPM), bertempat di Gedung Tugu Juang Kota Jambi, Rabu (31/01/2024).

"Atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Jambi, saya mengucapkan selamat menapaki hari jadi kepada Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan Pemuda Panca Marga (PPM). Semoga peringatan HUT ini dapat meningkatkan spirit organisasi yang bergerak dinamis, kreatif, dan inovatif, yang dapat menyatukan kata-kata reformis dan modernis, sebagai simbol jati diri yang modern dan berwawasan masa depan, demi kemajuan pembangunan Provinsi Jambi," kata Wagub Sani.

"Mari kita bersama menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kecintaan terhadap tanah air demi persatuan dan kesatuan serta kemajuan bangsa," lanjut Wagub Sani.

Dalam sambutannya dan arahannya Wagub Sani mengatakan bahwa Nasionalisme, cinta tanah air, cinta terhadap budaya bangsa Indonesia tentunya wajib dipupuk setiap komponen masyarakat dalam rangka meningkatkan ketahanan nasional bangsa, terutama ketahanan ideologi, apalagi dalam rangka menghadapi era globalisasi. Peran berbagai komponen masyarakat termasuk peran dari LVRI Provinsi Jambi dan PPM Provinsi Jambi sangat dibutuhkan dalam pembentukan pola pikir masyarakat terutama generasi muda, terkait kesadaran yang tinggi terhadap nasionalisme.

"Melalui perayaan Hari Jadi LVRI Provinsi Jambi dan PPM Provinsi Jambi ini, harapan besar saya sematkan kepada LVRI Provinsi Jambi dan PPM Provinsi Jambi untuk memiliki program dan kegiatan terkait upaya menanamkan kesadaran bela negara dan meningkatkan nasionalisme serta nilai-nilai cinta tanah air kepada masyarakat, terutama generasi muda. Pembekalan mental dan spiritual dalam menjaga eksistensi kepribadian bangsa, akan mampu menangkal pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan norma-norma kehidupan bangsa Indonesia," ujar Wagub Sani.

Wagub Sani juga menuturkan, LVRI Provinsi Jambi dan PPM Provinsi Jambi menjadi organisasi kemasyarakatan yang bergerak dalam perjuangan untuk memberikan dharma bhaktinya kepada bangsa dan negara dan turut serta menyukseskan pembangunan daerah dan nasional dan meningkatkan ketahanan nasional.

"Perjalanan panjang yang telah dilalui tentunya banyak melalui proses dinamika perjuangan, namun saya meyakini pengabdian kepada bangsa dan negara masih tetap bergelora dalam diri setiap jajaran pengurus serta anggota LVRI Provinsi Jambi dan PPM Provinsi Jambi," tutur Wagub Sani.

"Semoga momentum ini dapat menjadi pemantik semangat untuk terus maju mengembangkan organisasi dan membina Pemuda Indonesia untuk memiliki kecintaan terhadap tanah air dan kesadaran bela negara sebagai bagian dari upaya revolusi mental, sekaligus untuk membangun daya tangkal bangsa dalam menghadapi berbagai macam bentuk tantangan yang ada. Jiwa dan sikap patriotik serta kegigihan berjuang untuk mencapai tujuan yang merupakan nilai positif dari Legiun Veteran hendaknya bisa dialihgenerasikan dan ditularkan kepada semua komponen masyarakat, terutama kepada generasi muda. Provinsi Jambi akan menggapai lompatan-lompatan kemajuan manakala seluruh komponen masyarakatnya gigih berjuang untuk mewujudkan tujuan, dalam artian melakukan yang terbaik dan berkarya secara maksimal sesuai bidang masing-masing, bersatu dan bersinergi," tutup Wagub Sani.

Sebelumnya, Ketua DPD LVRI Provinsi Jambi Mulia Sihombing melaporkan bahwa Veteran ini memiliki 4 jenis, yaitu Veteran PKRI (Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia), Pembela, Perdamaian dan Anumerta. “Saat ini jumlah Veteran yang ada di Provinsi Jambi berjumlah sekitar 204 orang, yang terdiri dari veteran PKRI 143 orang, Veteran Perdamaian 28 orang dan Veteran Perdamaian 33 orang,” kata Mulia Sihombing. (Oga)

Menag Lantik Hakim dan Dewan Juri STQH Tingkat Nasional di Jambi

Menag Yaqut Cholil Qoumas saat tiba di Jambi hadiri Pelantikan dewan hakim dan juga dewan pengawas pada STQH Tingkat Nasional 2023 di BW Luxury lantai 3, Senin (30/10/2023). 

MERDEKAPOST.COM, Jambi - Pelantikan dewan hakim dan juga dewan pengawas pada STQH Tingkat Nasional 2023 di BW Luxury lantai 3, Senin (30/10/2023). 

Acara ini dihadiri menteri agama Yaqut Cholil Qoumas dan juga wakil gubernur Jambi, Abdullah Sani.

Dalam kesempatan kali ini menteri agama melantik dewan hakim dan juga melakukan pengukuhan dewan pengawas dan dewan hakim STQH Tingkat Nasional 2023.

Menurut Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, pelantikan hakim dan dewan pengawas berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan.

Pelantikan dewan hakim dan juga dewan pengawas pada STQH Tingkat Nasional 2023 di BW Luxury lantai 3, Senin (30/10/2023). 

"Alhamdullilah pelaksanaan pelantikan hakin dan dewan pengawas berjalan lancar hari ini," katanya, Senin (30/10/2023). 

Abdullah Sani mendoakan semoga pelaksanaan STQH Tingkat Nasional ke 27 di Provinsi Jambi ini berjalan dengan lancar.

"Kita sama sama berdoa agar pelaksanaan STQH 2023 di Provinsi Jambi ini berjalan dengan lancar," jelasnya.

Adapun Jumlah untuk dewan hakim dan juga dewan pengawas berjumlah 69 orang.(*)


(ALDIE PRASETYA |  MERDEKAPOST.COM)

Wagub Abdullah Sani Kukuhkan 83 Guru Penggerak

 

Merdekapost.com - Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani mengukuhkan 83 orang Guru Penggerak, yang terdiri dari 63 Orang Guru Penggerak Angkatan 6, 15 Orang Guru Penggerak Angkatan 7 dan 5 Orang Guru Penggerak Rekognisi. Hal tersebut dilaksanakan pada acara pengukuhan guru penggerak angkatan 6 dan 7 serta guru penggerak rekoginisi angkatan 2, bertempat di Gedung Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Jambi, Sabtu (26/8/2023).

Dalam sambutan dan arahannya Wagub Abdullah Sani menyampaikan apresiasi atas kontribusi Guru Penggerak. "Terima kasih saya ucapkan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam Program Guru Penggerak, yakni para fasilitator yang telah membantu dan menjadi pembimbing untuk seluruh guru penggerak selama program dilaksanakan. Secara khusus, saya mengapresiasi para pahlawan tanpa tanda jasa yakni bapak/ibu guru yang telah sukses melewati segala tahap, mulai dari seleksi hingga sekarang dapat dikukuhkan menjadi guru penggerak pada hari ini," ucap Wagub Abdullah Sani.

Wagub Abdullah Sani mengatakan, Guru Penggerak yang telah melewati masa pendidikan/pelatihan dapat menjadi pemimpin pendidikan yang menjadikan kebutuhan murid sebagai pertimbangan utama dalam setiap kebijakannya, baik sebagai Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, maupun bentuk kepemimpinan pendidikan lainnya.

"Saya berharap para Guru Penggerak dapat memberikan gerakan perubahan yang harus dimulai dari diri dan lingkungan tempat bertugas, memberikan pelayanan yang berpihak pada murid, serta menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah, praktisi, stakeholder, orang tua/wali murid, untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang baik," harap Wagub Abdullah Sani.

Wagub Abdullah Sani juga menuturkan, pendidikan merupakan variabel utama yang menentukan kemajuan daerah dan bangsa serta merupakan factor dominan dalam meningkatkan peradaban bangsa. Penataan pendidikan karakter bangsa juga menjadi hal penting untuk diperhatikan, mengingat kuatnya arus globalisasi yang saat ini semakin lama secara perlahan telah menggerus moral anak bangsa. Peranan orang tua di rumah dan guru di sekolah sangat diperlukan dalam membentuk karakter anak didik.

"Melalui visi Merdeka Belajar, saya berharap para Guru Penggerak dapat mencetak sebanyak mungkin agen-agen transformasi dalam ekosistem pendidikan, yang mampu menghasilkan murid-murid/siswa-siswi berkompentensi global namun tetap berkarakter Pancasila. Mari ciptakan pembelajaran dan lingkungan pendidikan yang menumbuhkan semangat siswa, menggali potensi mereka, menguatkan mimpi dan membuat hari anak-anak kita berwarna selama disekolah dan menuntun mereka menjadi penerus bangsa yang membanggakan, sehingga kita dapat mewujudkan generasi unggul Indonesia," tutupnya. (*)

Wagub Abdullah Sani: Merawat Sumber Air, Menjamin Kehidupan Anak Cucu Dimasa Mendatang

 

Merdekapost.comWakil GubernurJambi Abdullah Sani menyampaikan, salah satu upaya untuk menjamin ketersediaan air bersih yang berkelanjutan di negeri ini adalah dengan menjalankan kebijakan tata ruang yang tepat serta cermat, sangat pentingnya menjaga ketersediaan air bagi kehidupan anak cucu kita dimasa mendatang. Rawatlah sumber air, menjamin masa depan umat manusia di bumi. Demikian disampaikan Wagub saat Peringatan Hari Air Dunia (World Water Day) Ke-31 dengan tema “Be the Change (Menjadi Perubahan)”, bertempat di SMA Negeri 7 Kabupaten Sarolangun, Rabu (23/8/2023) siang.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, saya sangat mengapresiasi peringatan Hari Air Dunia (World Water Day) ke-31 Tahun 2023 ini, dengan agenda melakukan Gerakan Penanaman 500 Biopori. Sebagaimana diketahui, manfaat biopori adalah mengurangi sampah organik. Pembuatan lubang resapan biopori dapat mengurangi sampah organik dari rumah ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) dapat menyuburkan tanah, membantu mencegah terjadinya banjir dan mempengaruhi jumlah air tanah," ujar Wagub Abdullah Sani.

Wagub Abdullah Sani mengungkapkan, untuk diketahui bersama bahwa komposisi air dan daratan di permukaan bumi ini adalah 72 persen air dan 28 persen daratan, dimana air merupakan komponen yang sangat dibutuhkan setiap makhluk hidup dimanapun habitatnya, ini menunjukkan begitu pentingnya air bagi kehidupan.
"Provinsi Jambi dengan kondisi geografis yang terdiri dari dataran tinggi, sedang dan rendah memiliki dua wilayah sungai, yakni wilayah Sungai Batanghari dengan panjang kurang lebih 870 Km dan wilayah Sungai Pengabuan Lagan dengan panjang lebih kurang 525,714 Km," ungkap Wagub Abdullah Sani.

"Kita harus memiliki komitmen yang kuat dalam menjaga kelestarian sungai, terutama yang berada dalam wilayah administrasi Provinsi Jambi, yaitu dengan menjaga kualitas air, sedimentasi serta tata guna lahan yang berada dibagian hulu maupun bagian hilir sungai tersebut. Karena selain sebagai sumber air baku juga digunakan sebagai kebutuhan sehari-hari. Aliran sungai yang ada juga dimanfaatkan sebagai sarana transportasi menuju outlet atau pelabuhan yang berada dihilir sungai," sambung Wagub Abdullah Sani.

Dikatakan Wagub Abdullah Sani, begitu pentingnya air bagi umat manusia dan makhluk hidup lainnya, maka diadakan Peringatan Hari Air Dunia (World Water Day). "Dikarenakan keduanya memiliki keterkaitan erat dalam menjaga ketersediaan air bagi kehidupan makhluk hidup,” katanya.

Pada kesempatan tersebut Wagub Sani juga berpesan kepada semua pihak yang terkait agar dalam pengelolaan sumber daya air di Provinsi Jambi, tidak melupakan koordinasi dan sinkronisasi dengan provinsi tetangga, karena hulu sungai Provinsi Jambi banyak berada di provinsi tetangga.

"Apabila koordinasi dan sinkronisasi tersebut terjalin dengan baik, maka akan membantu menjaga ketersedian pasokan air di Provinsi Jambi. Selain itu juga, kedepan perlu menjadi pemikiran kita bersama untuk mengelola aliran sungai yang ada di Provinsi Jambi dalam suatu konsep pengelolaan one river one management one plan," pesan Wagub Abdullah Sani.

Wagub Abdullah Sani menuturkan, tujuan kegiatan Hari Air Dunia (World Water Day) sebagaimana disampaikan, untuk dapat meneruskan semangat Hari Air Dunia ke-31 dengan tema Be the Change (Menjadi Perubahan), tidak hanya menjadi penonton tetapi mulai melangkah sebagai agen perubahan dan memainkan peran dalam melestarikan ketersediaan air.

"Kepada stakeholders (para pemangku kepentingan) yang memiliki kaitan erat terhadap ketersediaan air, baik yang berupa air permukaan maupun air tanah, agar turut berperan aktif dalam berbuat serta melakukan aksi dalam menjaga dan melestarikan air, dengan menjaga tutupan lahan dihulu sungai dari perambahan orang-orang yang tidak bertanggung jawab, serta melakukan pengawasan dan monitoring kondisi air sungai dalam upaya mengambil langkah-langkah strategis," tutur Wagub Abdullah Sani.

Wagub Abdullah Sani juga menyampaikan bahwa pada masa mendatang tantangan ketersediaan dan mutu (kuantitas dan kualitas) air bersih semakin berat, karena kondisi demografi dengan peningkatan jumlah penduduk yang tinggi tentunya dibarengi dengan peningkatan kebutuhan air.

"Menyikapi kondisi tersebut, tata kelola air harus terus kita tingkatkan secara bersama-sama dan sinergis, dari hulu sampai hilir, yakni mulai dari sisi tersedianya air dengan mempertahankan dan merawat lingkungan dan hutan sebagai penyangga tersedianya air, menata dan merawat aliran air, hingga sisi konsumsi air, yaitu agar menggunakan air secukupnya dan efisien," pungkas Wagub Sani.

Sementara itu, Ketua panitia penyelenggara sekaligus Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi M. Fauzi menyampaikan, dari tahun 1993 dengan menetapkan tanggal 22 Maret 1993 menjadi perayaan pertama kali hari air. "Peringatan sekarang memperingati hari ke-31 tahun 2023 ini kita mengambil tema desain yaitu menjadi perubahan. Adapun latar belakang adalah bahwa air sedunia atau work-water day adalah hari yang diperingati atau dirayakan sebagai usaha untuk menarik perhatian publik masyarakat dunia mengenai pentingnya air bersih bagi kehidupan dan juga merupakan salah satu penyadaran untuk kita semua untuk melindungi sumber daya air bersih secara berkelanjutan," u
jar Kadis PUPR Provinsi Jambi.

Sementara itu juga, Penjabat (Pj) Bupati Sarolangun Bachril Bakri dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas ditunjuknya Kabupaten Sarolangun sebagai pelaksanaan Hari Air Dunia ke-31 tahun 2023, tepatnya di SMA Negeri 7 Kabupaten Sarolangun.
"Tujuannya adalah untuk memelihara keberadaan dan ketersediaan air atau kuantitas air sesuai dengan fungsi dan manfaatnya, selain itu mendorong orang untuk mengambil peran dalam menggunakan, mengkonsumsi dan mengelola air bagi kehidupan mereka," ucap Pj. Bupati Bachril.

Pada kesempatan ini Wagub Sani juga menyerahkan bantuan 50 paket sembako dari Pemerintah Provinsi Jambi kepada siswa-siswi SMA Negeri 7 Kabupaten Sarolangun. (*)

Gubernur Al Haris dan Wagub Abdullah Sani Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Penyampaian Nota Pengantar RAPBN 2024

 

Merdekapost.comGubernur Jambi Al Haris bersama Ketua TP. PKK Provinsi Jambi Hesnidar Haris, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani dan Wakil Ketua TP. PKK Provinsi Jambi Komariah Abdullah Sani beserta para Unsur Forkopimda dan para Kepala OPD serta para pejabat eselon III dan IV di lingkup Pemerintah Provinsi Jambi menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi untuk mengikuti dan mendengarkan secara daring Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah Atas RUU Tentang APBN Tahun Anggaran 2024, yang disiarkan langsung Dari Gedung Nusantara Jakarta, bertempat di Ruang Utama Gedung DPRD Provinsi Jambi, Rabu (16/8/2023) siang.

Rapat Paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto dan dihadiri anggota DPRD Provinsi Jambi.
Dalam sesi wawancaranya dengan para awak media usai mengikuti Sidang Paripurna, Gubernur Al Haris menjelaskan, hasil Sidang Nota Pengantar RAPBN 2024 ada kenaikan anggaran kalau dibanding di tahun 2022 dan 2023, untuk transfer kedaerah juga ada peningkatan, belanja infrastruktur juga ada peningkatan, dan juga dana yang masuk kedaerah juga naik, apakah itu DAK dan belanja lainya, sehingga nanti dapat membantu mempercepat pembangunan didaerah.

"Yang pasti kita mengharapkan RAPBN 2024 lebih bagus dari pada tahun sebelumnya, apakah itu serapannya atau kualitasnya meskipun ditengah tahun politik ditahun 2024 mendatang tetap, para ASN, para pekerja ataupun yang ditunjuk para pejabat ada kenaikan. Diharapkan pengelolaan keuangan dikonsisten dan konstrasi penuh menghadapi kedepannya, agar pengelolan keuangan semakin lebih baik dan tepat sasaran,” ujar Gubernur Al Haris.

Menurut Gubernur Al Haris RAPBN 2024 mengusulkan perbaikan penghasilan berupa kenaikan gaji untuk ASN Pusat dan Daerah/TNI/Polri sebesar 8 persen dan kenaikan untuk pensiunan sebesar 12 persen, sudah sewajarnya, karena sudah diimbangi dengan kenaikan harga-harga barang selama ini. "Mengenai kenaikan gaji untuk ASN Pusat dan Daerah/TNI/Polri sebesar 8 persen dan kenaikan untuk Pensiunan sebesar 12 persen, sudah sewajarnya, karena sudah diimbangi dengan kenaikan harga-harga barang selama ini,” kata Gubernur Al Haris.

Sementara itu, dalam pidatonya Presiden RI Joko Widodo menyampaikan, RAPBN 2024 mengusulkan perbaikan penghasilan berupa kenaikan gaji untuk ASN Pusat dan Daerah/ TNI/Polri sebesar 8 persen dan kenaikan untuk pensiunan sebesar 12 persen, yang diharapkan akan meningkatkan kinerja serta mengakselerasi transformasi ekonomi dan pembangunan nasional.

Sementara itu juga, mengutip Buku Nota RAPBN 2024, belanja kementerian dan lembaga sebesar Rp1.077,22 triliun. Belanja tersebut, kata buku itu, belum memperhitungkan kenaikan gaji PNS Pusat dan Daerah, TNI dan Polri. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan pendapatan negara sebesar Rp. 2.781,3 triliun pada 2024. (*)

Wagub Abdullah Sani: Grebeg Suro Syiar Tahun Baru Islam dan Ungkapan Rasa Syukur

Merdekapost.com - Wakil GubernurJambi Abdullah Sani mengemukakan, acara Grebeg Suro, selain dalam rangka mensyiarkan tahun baru Islam atau menyambut tahun 1 Muharam 1445 Hijriah, juga merupakan ungkapan rasa syukur kita kepada Allah SWT, atas kenikmatan dan karunia-Nya yang berlimpah kepada kita semua. Demikian dikemukan Wagub saat menghadiri Pawai Grebeg Suro se-Kelurahan Sridadi, bertempat di Lapangan Bola Kaki Sridadi, Kabupaten Batanghari, Rabu (19/7/2023).

"Saya mengapresiasi seluruh panitia dan semua pihak yang berpartisipasi demi terselenggaranya Grebeg Suro ini, yang tentunya bisa terlaksana karena adanya kerja sama yang baik semua pihak terkait. Apresiasi khusus saya sampaikan kepada masyarakat yang begitu antusias mengikuti Grebeg Suro ini. Semoga menjadi cerminan semangat yang kuat untuk menjalani tahun baru Hijriah dengan lebih baik lagi," ucap Abdullah Sani.

Abdullah Sani juga mengatakan, Grebeg Suro ini pada sebagian masyarakat di tanah air merupakan kegiatan ritual dan sakral yang bertujuan untuk melestarikan nilai-nilai luhur dan agama, termasuk juga didalamnya ada nilai seni dan budayanya.

"Melalui pergantian tahun Hijriah ini mengingatkan kita semua bahwa dengan terus bergulirnya waktu membuat kita semakin lebih baik karena sebagaimana Rasulullah SAW bersabda bahwa barang siapa hari ini lebih baik dari hari kemarin, dialah tergolong orang yang beruntung, barang siapa yang hari ini sama dengan hari kemarin dialah tergolong orang yang merugi," katanya.

"Pada bulan yang dimuliakan bagi umat Islam ini, kita maknai untuk mengingat kembali peristiwa sejarah dalam masa kenabian maupun kerasulan Nabi Muhammad SAW. Tahun Baru Islam ini harus kita syiarkan karena saat ini peringatan tahun baru Hijriah seolah-olah tertinggal dan tertutupi oleh meriahnya perayaan tahun baru Masehi," sambung Abdullah Sani.

Abdullah Sani menjelaskan, Grebeg Suro ini merupakan kebiasaan yang didominasi oleh masyarakat yang berada di pulau Jawa, namun demikian, adanya kegiatan ini di daerah kita ini merupakan fenomena positif dari ide-ide positif dengan kegiatan yang mengarah pada pelestarian budaya serta kearifan lokal.

"Kita mengetahui bersama bahwa Grebeg Suro ini merupakan kebiasaan yang didominasi oleh masyarakat yang berada di pulau Jawa, namun demikian, adanya kegiatan ini didaerah kita ini merupakan fenomena positif dari ide-ide positif dengan kegiatan yang mengarah pada pelestarian budaya serta kearifan lokal yang meliputi nilai simbolik, nilai tanggung jawab, nilai keindahan, nilai moral, nilai hiburan, nilai budaya, nilai sosial, nilai ekonomi, nilai apresiasi dan nilai religius," jelas Abdullah Sani.

"Grebeg Suro merupakan rasa syukur masyarakat sekitar atas segala hasil bumi dan kekayaan alam yang diberikan Tuhan kepada kita semua. Masyarakat yakin tradisi itu adalah salah satu bentuk syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk segala hasil bumi yang melimpah ruah, sehingga berbagai hasil bumi yang telah disiapkan akan untuk kita makan Bersama," lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut Wagub Sani juga berharap rangkaian kegiatan ini dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar dari awal sampai dengan selesai.

"Saya mengharapakan semua rangkaian kegiatan ini dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar, tradisi yang baik ini dapat terus kita laksanakan pada tahun-tahun mendatang. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kebaikan pada urusan agama kita, kebaikan pada urusan dunia kita dan kebaikan urusan akhirat kita serta melimpahkan rahmatnya kepada kita semua," pungkas Abdullah Sani. (*)

Wagub Abdullah Sani Sambut Kepulangan 372 Jemaah Haji Jambi Kloter Pertama

Merdekapost.com - Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani disambut kepulangan Jemaah Haji asal Provinsi Jambi Kloter Pertama 372 Jemaah BTH 17 yang berasal dari Kabupaten Tanjung Jabung Barat setelah lebih dari 40 hari berada di tanah suci, Arab Saudi untuk menunaikan rukun Islam kelima, penyambutan dilakukan di Asrama Haji Jambi, Senin (17/7/2023).

"Syukur alhamdulillah segala puji hanya milik Allah, hari ini telah kembali jemaah haji asal Provinsi Jambi yang sudah menunaikan ibadah haji kloter 17, Insya Allah menjadi haji yang mabrur,” ucap Wagub Abdullah Sani.

Wagub Abdullah Sani mengemukakan, alhamdulillah hari ini kita menyambut para tamu Allah yang telah melaksanakan rukun Islam, sudah kita lihat bersama kembali dengan sehat tiba di Provinsi Jambi dalam keadaan sehat.

“Kondisi jemaah haji alhamdulillah semua kondisinya sehat dan semua rangkaian ibadah haji bisa ditunaikan dengan baik. Doa kita semua, jemaah haji kembali kerumahnya dalam keadaan selamat, sehat dan mudah-mudahan Insya Allah menjadi haji yang mabrur,” ungkap Wagub Abdullah Sani.

"Atas nama Pemerintah dan masyarakat Provinsi Jambi saya mengucapkan selamat kembali ketanah air dan menjadi haji Mabrur hendaknya semuanya, semoga lelah selama ini terbalaskan dengan kembali ketanah air. Berangkat haji karena taqwa dan kembali semakin taqwa dan bisa menjadi panutan ditengah masyarakat. Untuk itu, mari kita bersama mendo’akan para pemimpin kita agar mudah melaksanakan program kerjanya masing-masing dengan ridho Allah dapat melaksanakan semua program yang diagendakan nya," sambungnya.

Dalam kesempatan tersebut, sekali lagi Wagub Sani menyampaikan ucapkan selamat datang kembali ke tanah air, serta mendo’akan para jemaah haji meraih haji yang mabrur. Kembali ke tanah air dan ke tengah masyarakat, memberikan keteladanan terbaik bagi daerah dan bangsa Indonesia.

"Keteladanan bapak dan ibu Haji semoga terus tersebar ke masyarakat. Memberikan keteladanan dalam bernegara untuk terus menyampaikan Islam yang rahmatan lil ‘alamin," ucap Wagub Abdullah Sani.

Wagub Abdullah Sani juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh petugas yang telah turut serta menyukseskan proses keberangkatan dan pemulangan jemaah haji Provinsi Jambi tahun 1444 Hijriah/2023 Masehi.

“Karena ini merupakan Kloter Pertama, kami tentu mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama menyukseskan proses keberangkatan dan pemulangan jemaah haji Provinsi Jambi, baik dari Pemerintah Daerah Provinsi Jambi, Kanwil Agama Provinsi Jambi, TNI/POLRI, Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, KKP Kelas III Jambi dan pemerintah kabupaten/kota se- Provinsi Jambi dan semua pihak yang telah membantu kelancaran jemaah haji tahun ini," tutupnya.

Sementara itu, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPPIH) Provinsi Jambi dan Pendamping Haji Aspendri melaporkan, pemberangkatan kloter berjumlah 373 jemaah haji, meninggal 1 orang atas nama Rustam Bin Abdul Rajak berusia 81 tahun asal Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Kembali ketanah air berjumlah 372 orang dengan selamat dan sehat semua.

"Sebagai pendamping kami mohon maaf mungkin masih banyak kekurangan dan salah selama perjalanan haji. Kami sudah berusaha memberikan pelayanan yang terbaik, mungkin masih ada kurang dan salahnya, mohon maaf," ucapnya.

"Sesuai rencana kepulangan, jadwal jemaah haji Provinsi Jambi yaitu yang pertama Kloter BTH 17 yang berasal dari Kabupaten Tanjung Jabung Barat bertolak dari Jeddah, Arab Saudi pada Minggu (16/7) pukul 21.10 Waktu Arab Saudi (WAS) dan tiba di Embarkasi Batam pada Senin (17/7), dan langsung menuju bandara Sultan Thaha Jambi," tambahnya. (*)

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs