Ini Tampang Pembina Pramuka Tersangka Pemerkosa-Pembunuh Siswi di Sumsel

Foto: Pembina pramuka (tengah) tersangka pemerkosa-pembunuh siswi SMP di Sumsel (dok. Istimewa)
Palembang, Merdekapost.Com - Seorang pembina pramuka, AS (19), ditetapkan polisi sebagai tersangka kasus dugaan pemerkosaan dan pembunuhan siswi SMP di Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel). Dia diduga melakukan aksinya seorang diri.

Aksi bejat AS diduga terjadi pada Jumat (3/4). Polisi menyebut AS beralasan dirinya nekat memerkosa dan membunuh siswi tersebut karena memendam asmara.

Baca juga: 
Polisi Tetapkan Pembina Pramuka Pemerkosa-Pembunuh Siswi SMP Jadi Tersangka

"Sudah resmi kami tetapkan pembina, AS sebagai tersangka. Dia tersangka tunggal," ujar Kasatreskrim Polres OKU, AKP Wahyu, kepada detikcom, Senin (6/4/2020).

Tersangka dijerat Pasal 340 dan Pasal 338 KUHP terkait pembunuhan berencana. Dia terancam hukuman maksimal pidana mati.

Polisi mengatakan AS awalnya mengajak korban untuk latihan pramuka. Namun setibanya di lokasi, korban malah dipukul dan dibawa ke hutan oleh AS.

Korban kemudian diperkosa dan dibunuh. Setelah korban tewas, AS diduga kembali memerkosa korban.

"Menurut keterangan pelaku sudah dalam kondisi meninggal diperkosa lagi. Selesai itu, baju dirapikan dan ditutupi daun, lalu ditinggal pergi," tutur Wahyu.

Pembina pramuka tersangka pemerkosa-pembunuh siswi SMP di Sumsel (dok. Isitmewa) 
Baca juga:
Perkosa-Bunuh Siswi SMP, Pelatih Pramuka di Sumsel Berdalih Memendam Asmara

Wahyu juga menyebut AS menusuk pipi, kemaluan hingga dubur korban dengan kayu. Hal itu, kata Wahyu, dilakukan untuk memastikan korban sudah tewas atau belum.

"Setelah menyetubuhi, pelaku kembali menusuk-nusuk korban dengan kayu kecil ke bagian kemaluan, dubur, pipi, rusuk kiri, kemudian pelaku membalikkan badan korban lalu menusuk-nusuk pinggang," ujarnya. (ald/detik.com)

Related Posts

0 Comments:

Post a Comment


Recent Posts

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Privacy Policy | Disclaimer | Peta Situs