Fikar Azami Vs Kotak Kosong di Pilwako Sungai Penuh!!!

Ilustrasi
MERDEKAPOST.COM - Pilkada serentak se Indonesia, yang telah terjadwal kan oleh komisi pemilihan umum KPU pusat maupun daerah, tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

Dalam rangka pemilihan gubernur, wakil gubernur, Bupati, wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota, seluruh Indonesia yang wilayah dan daerahnya telah habis masa jabatannya, Seperti yang di alami kota sungai penuh propinsi jambi.

Di kota sungai penuh, isu calon dan Baleho telah lama terpasang dan bersosialisasi, di antaranya Baleho Pusry Amsy, ZulHelmi, Ahmadi Zubir, dan Fikar Azami.

Dari pantauan Media ini di lapangan, Keempat balon wali kota sampai hari ini Fikar Azami, masih diprediksi bakal melenggang belum ada lawan, diibaratkan Balon Walikota Sungai Penuh akan melawan kotak kosong.

Komisi pemilihan umum KPU kota sungai penuh jambi baru akan membuka pendaftaran Calon Walikota dan Wakil walikota di mulai tanggal 4 sampai tanggal 6 September, 2020.

Tercatat surat dukungan Partai politik yang di keluarkan oleh pengurus pusat DPP oleh beberapa partai untuk mengusung calon wali kota sungai penuh. Berikut daftar dukungan partai pengusung yang sudah memberikan rekomendasi untuk Fikar Azami:

Demokrat 6 kursi
PAN 3 kursi
HANURA 3 kursi
PKS 2 kursi
Berkarya 1kursi
PKB 1 kursi
Nasdem 2 kursi
Golkar 1 kursi

Total dari semuanya Fikar - Yos sudah mengantongi dukungan rekomendasi 19 kursi.
Sementara kursi di DPRD kota sungai penuh ada 25 kursi, dan sebagai syarat maju untuk pilwako sungai penuh adalah 5 kursi di DPRD, sementara yang masih tersisa hanya tinggal 6 kursi di antaranya:

PPP 3 kursi
Gerindra 2 kursi
PDIP 1 kursi

Dari kandidat 4 empat balon baru yang di anggap aman melenggang untuk mendaftar di KPU adalah Fikar Azami - Yos Adrino

Balon walikota Pusry Amsy, Zulhelmi, dan Ahmadi Zubir akan merebutkan 6 kursi tersisa, sampai hari ini belum ada kejelasan surat dukungan partai secara tertulis atau rekomendasi dari DPP partai.

Ketua DPC PPP Kota Sungai Penuh Andi Oktavian, SE ketika dihubungi Jumat, (21/08) via Whatsap mengatakan bahwa balon walikota sungai penuh yang mendaftar di PPP ada 3 orang yang mengikuti mekanisme penjaringan partai PPP, di antaranya, Pusry Amsy, Zulhelmi, dan Ahmadi Zubir, namun sampai batas waktu ahir tambahan tanggal 14 Juli 2020, ketiga kandidat belum ada yang mengantongi rekom dari PPP, karena PPP hanya (3) tiga kursi, artinya PPP tidak dapat mengusung balon walikota sendiri.melainkan harus koalisi dengan partai lain. 

"sampai saat ini belum ada mereka mendapatkan rekomendasi dari partai koalisi yang akan bergabung untuk mengusung balon walikota ke KPU, DPC dan DPW PPP sudah menyampaikan hal ini ke DPP, PPP bahwa menanggapi situasi politik di sungai penuh, surat DPC dan DPW PPP di tanggapi oleh DPP, PPP, yang intinya apa bila di daerah para kandidat balon walikota dan partai politik tidak juga mendapatkan dukungan rekomendasi, maka DPP PPP partai Persatuan Pembangunan yang akan mengambil alih menentukan siapa balon yang akan di usung serta ber koalisi dengan partai yang mana," ujar Andi Oktavian.

"Berarti saat ini hanya Fikar Azami - Yos Adrino yang telah mendapatkan dukungan resmi untuk maju di Pilwako Sungai Penuh," tutup Andi. (064)

Related Posts

0 Comments:

Post a Comment


Recent Posts

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Privacy Policy | Disclaimer | Peta Situs