3 Koto Pesisir Bukit Banjir Lagi! Tapi Kali Ini Dibanjiri Massa AZAS, Ini Pernyataan Pemangku Adat

Tak terbendung, ribuan Massa dan simpatisan AZAS memenuhi lokasi kampanye dan pengukuhan tim Srikanndi dan Milenial AZAS 3 Koto di Koto Lolo Pesisir Bukit. Kamis, 26/11. (adz) 

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM - Tidak dapat dipungkiri lagi, gelombang massa untuk perubahan kota sungai penuh sudah tak bisa dibendung lagi seperti pada saat Pengukuhan Tim Srikandi dan Milenial 3 Koto (Koto Lolo, Koto Bento dan Koto Tengah) Pesisir Bukit yang digelar Kamis Sore, 26/11. 

Ribuan massa AZAS membanjiri lokasi kampanye yang bertempat di Koto Lolo, Tekad dan antusiasme masyarakat tidak dpat dibendung untuk mendukung dan memilih pemimpin yang dianggap mampu membawa Kota Sungai Penuh kearah perubahan yang lebih baik, rakyat berkehendak yaitu dibawah kepemimpinan Ahmadi-Antos (AZAS). 

Para Tokoh masyarakat, lembaga adat dan para depati ninik mamak duo ninek telah bersepakat untuk mendukung penuh perjuangan bersama Paslon AZAS (Ahmadi-Antos) untuk mewujudkan perubahan kota sungai penuh yang maju dan berkeadilan. 

Baca Juga: Wow, Jelang Hari H, Tim Inti Fikar-Yos Ramai-Ramai Beralih Ke AZAS

Para pemuka adat setempat, Aftah Sengajo dan Sisno Depati secara bergiliran menyampaikan bahwa depati yang duo ninek, nenek mamak yang duo lurah, orang lima badan perahu, sudah sepakat untuk memenangkan anak jantan Pesisir Bukit Ahmadi-Antos.

"bak kato pepatah, putih kapas dapat dilihat putih hati berkenyataan, oleh sebab itu, marilah kita semua dengan hati yang ikhlas dan bersih untuk mendukung penuh anak jantan kito Ahmadi-Antos". kata Sisno Depati.

"Ado uhoa kito, anak jantan kito, pio pulo nak milih uhoa lain", ujarnya. 

Baca Juga: Cueki Penandatanganan Fakta Integritas Anti Korupsi, Fikar Mangkir Acara KPK

Melalui kampanye AZAS kali ini lanjutnya, "mari kita mantapkan dukungan kita semua, tidak ada pilihan lain selain Ahmadi-Antos. Kito pilih pemimpin yang jujur dan tidak berbohong, pemimpin yang bisa memikirkan kepentingan orang banyak", ujarnya lantang.

"kami para pemangku adat, tahun 2015 lalu dijanjikan oleh Penguasa yang menjabat sekarang bakal menyelesaikan pembangunan gedung adat, waktu itu (tahun 2015) beliau berjanji akan membantu untuk rumah adat kito 50 Juta Rupiah" terang Sisno Dpt.

"Namun, sampai hari ini janji beliau tersebut belum ditunaikan alias kami dibohongi. nah, jangan sampai kita dibohongi untuk yang kedua kalinya".

"Harapan kami sebagai pemangku adat, pembangunan rumah kerapatan adat ini nanti akan diselesaikan oleh Ahmadi-Antos" pungkasnya.

Baca Juga: 3 Kali Tidak Hadiri Undangan Penyelenggara, Netizen Ragukan Komitmen Fikar untuk Pilwako Sungai Penuh

Ahmadi Zubir, dalam orasinya menjawab bahwa dirinya lillahita'ala berjuang untuk masyarakat, jika dipikir-pikir sejak awalnya dulu, dirinya selalu dizolimi, mulai dari awal-awal dulu pihak lain berupaya untuk menggagalkan dirinya maju, dengan memborong partai untuk menciptakan kotak kosong di Pilwako Sungai Penuh, sampai ketika partai yang sudah merekomendasikan dirinya untuk maju, malah kemudian dirampas lagi secara paksa.

Beberapa orang tim inti Paslon 02 yang menyatakan sikap beralih mendukung AZAS nomor urut 1 dengan penuh keikhlasan dan tanpa ada paksaan, mereka menginginkan perubahan. (adz)

Berita Terkait Lainnya: Wow, Jelang Hari H, Tim Inti Fikar-Yos Ramai-Ramai Beralih Ke AZAS

"Saya bersama Antos bertekad maju adalah untuk kepentingan masyarakat, kami tidak maju untuk ego kami masing-masing, kalau dipikir-pikir perjalanan kami sebelum mendaftarkan diri di KPU sungguh sangatlah berat, bukan hanya korban moril saja, namun air mata pun banyak yang tertumpah, namun, demi masyarakat yang sangat menginginkan perubahan, maka kami tetap berjuang sekuat tenaga untuk mewujudkan keinginan masyarakat kita". tutur Ahmadi terharu.

Baca Juga: AZAS Serius Perhatikan Kesejahteraan Guru Terutama Para Guru Honorer

"kemudian, mengenai rumah adat duo ninek nenek mamak yang duo lurah, orang lima badan perahu 3 koto insya Allah jika kami berdua diberikan amanah, biarlah kami yang menyelesaikannya" akau inih adalah bagian dari kayo-kayo inih, maka tanggung jawab kamai beduo nantik untuk menyelesaikan mengenai rumah adat kito inih"

"kemudian, saudara Antos ini adalah cucu dari tokoh adat Kerinci - Sungai Penuh almarhum Yatim abbas, yang merupakan tokoh kelahiran Pesisir Bukit. jadi, sebagai anak jantan Pesisir Bukit kami merasa ikut memiliki lembaga adat duo ninek ini". Ungkap Ahmadi didampingi Antos.   

Terakhir, lanjut Ahmadi, "Kalau kito telah sepakat untuk perubahan, maka marilah kita wujudkan  dengan mencoblos nomor urut 1 pada tanggal 9 Desember nanti, bagaimana? siap? tanya Ahmadi, siap... coblos nomor? satau...". jawab massa AZAS yang meskipun cuaca hujan gerimis namun tetap tidak mau beranjak dari posisi masing-masing, mereka tetap semangat bahkan sampai acara terakhir yaitu rentak kudo bersama Ahmadi-Antos. (adz)

Related Posts

0 Comments:

Posting Komentar


Recent Posts

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Sejarah Kerinci | Peta Situs