Elfider: Calon Kami Bukan Preman seperti yang Dituduhkan, Jangan Mengadu Domba dan memecah Belah

Ahmadi-Antos ditengah-tengah massa Pondok Tinggi setelah menyatakan sikap dan kesepakatan untuk kemenangan AZAS nomor satu untuk perubahan negroi. (adz)


SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM - Menyikapi isu-isu yang bertujuan untuk mengadu domba antar sesama masyarakat, politik gaya buruk akan memperburuk citra negroi, dan akan membuat suatu daerah tidak akan maju-maju.     

Tokoh Pemuda Depati Nan Bertujuh Elpider Latrimendar menghimbau masyarakat Pondoktingi untuk bersatu jangan pernah mau diadu domba oleh pihak-pihak lain. 

Spanduk himbauan kebulatan tekad pondok tinggi bersatu untuk nomor satu AZAS. (adz)

Dikatakannya, "Hentikan trik-trik buruk adu domba di tengah nagroi. Sebab, politik buruk itu membuat daerah ini tidak akan maju". Ujar Fider.

Baca Juga: Pasca Debat Pilwako Dukungan Kian Mengalir, Air Sempit Mantapkan Barisan untuk Ahmadi-Antos

Sekarang katanya, perubahan sudah di depan mata. Mari kita sama-sama menjemput kemenangan itu. 

“Putra terbaik kita, Alvia Santoni yang kita usung,” tegas fider.

Dia menepis isu yang sengaja dihembuskan untuk menjelek-jelekkan Paslon Nomor urut 1. "Ada yang menyebutkan, Paslon kita Preman". “Masa hanya karena merokok preman. Jika laki-laki merokok itu preman, berarti di Pondoktinggi, hanya Bapak saya yang tidak preman. Karena beliau tidak merokok,” kata Fider.

Makanya dia menghimbau pihak lawan, untuk menghentikan menyebarkan isu yang tidak benar. Lakukan politik santun, seperti yang sering anda dengungkan. Jangan memojokan, apalagi menyebut dengan kata Preman.

Berita lainnya: Pondok Tinggi Bertekad Sumbangkan 80 Persen Suara untuk Ahmadi-Antos

Dia mengajak seluruh pemuda pondok untuk bersatu, "Pondok Tinggi Bersatu, satu hati satu tujuan, kamai uhan pundok tinggai milih nomor satau, nomor 1 harga mati". Ujar Elfider sebagaimana yang tertulis di spanduk dukungan yang dipasang dipintu masuk pondok tinggi. 

Fider menguatkan lagi bahwa pemuda Pondoktinggi total bekerja. 80 persen suara untuk AZAS yang ditargetkan wajib dicapai. “Kito ideak pake tidu. Bagawoa…untuk kemenangan,” kata Fider.(adz)

Related Posts

0 Comments:

Post a Comment


Recent Posts

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Privacy Policy | Disclaimer | Peta Situs