Diduga Gara-gara Bernyanyi di DEJ Convention Hall, Guru Honor di SD Tanah Kampung Dipecat Sepihak


MERDEKAPOST.COM – Kota Sungai Penuh seminggu sebelum pemilihan diviralkan terkait status Reti  di medsos yang menyebutkan bahwa dirinya telah mengabdi  selama 17 tahun sebagai guru Honorer di SDN 064 Koto Tanah Kampung namun dirinya harus berhenti tanpa alasan dan tanpa kesalahan yang fatal, ini diduga kuat karena adanya unsur politis.

Diketahui bahwa Reti salah seoarang warga Talang Lindung Kota Sungai Penuh, yang selain menjadi seoarang Guru Honorer, Reti juga memiliki bakat dalam bernyanyi.

Bakat tersebut lantas di manfaatkan Reti untuk mencari penghasilan tambahan sampingan untuk menghidupi anak dan keluarganya dengan cara bernyanyi dari panggung ke panggung dan dari cafe ke cafe yang ada di Sungai Penuh dan Kerinci.

BACA JUGA: Fikar-Yos Gelar Kampanye Datangkan Artis Top, AZAS Gelar Do'a Bersama dan Takbir Keliling

Namun, malang bagi dirinya, ternyata Reti yang tak tahu menau dengan urusan politik pilwako di Kota Sungai Penuh harus menanggung akibatnya.

Diduga Reti salah tempat dalam menjual suara indahnya (menyanyi), Reti yang selama beberapa waktu terakhir menjadi penyanyi di DEJ CONVENTION HALL Sungai Penuh, yang mana diketahui bahwa Pemilik dari DEJ Convention Hall Defitra Eka Jaya merupakan pendukung Paslon nomor urut 1 Ahmadi Zubir-Alvia Santoni (AZAS).

Sedangkan lawan politik dari paslon Nomor urut 1 adalah Fikar-Yos nomor urut 2 yang notabene merupakan anak dari Wali Kota Kota Sungai Penuh Aktif saat ini yaitu Asafri Jaya Bakri. 

Baca Juga: Pernyataan Syafriadi Waket DPRD Kota Sungai Penuh Dinilai Kontroversial dan Lukai Hati Simpatisan AZAS 

Menurut informasi yang beredar dilapangan, bahwa Reti pada tanggal 03/11/2020 sudah datang ke sekolah SDN 064 Tanah Kampung untuk mengajar murid-muridnya seperti hari-hari biasanya yang telah dilakoninya selama 17 tahun, namun Reti yang hanya sebagai guru honorer di SD itu tiba-tiba di panggil dan di instruksikan untuk berhenti mengajar tanpa alasan yang jelas.

Berikut screenshot dari media sosial facebook reti yang mengeluhkan dan mempertanyakan atas pemberhentian dirinya sebagai tenaga mengajar honorer di SDN 064 Koto Tuo Tanah Kampung.

Dengan adanya publish Status yang seperti itu sontak saja langsung di tanggapi oleh Owner Dej Convention Hall Defitra Eka Jaya melalui akun media sosialnya.

"Saya sebagai owner DEJ Convention Hall turut prihatin atas apa yg menimpa saudari Reti Helwah yg dirumahkan setelah 17 tahun mengabdi di SD 064 koto tuo… saudari reti bergabung di band lawas utk mencari tambahan karena honornya tidak mencukupi, karena ada bakat bernyanyi maka Band Lawas merekrut saudari reti utk menjadi salah satu personil band…. tidak ada yg salah dalam hal ini, tapi yg salah dari kacamata politik mungkin dianggap reti bekerja di DEJCH yg ownernya pendukung AZAS… kalau memang ini dasar pertimbangannya maka inilah yg REAL GAYA PREMANISME diterapkan oleh lawan politik.. mengancam dan mengintimidasi tanpa ada unsur santun didalamnya…. Saya pribadi meminta kepada AZAS apabila terpilih nanti, tolong hal ini jangan hal seperti ini jangan dilakukan…. lakukan evaluasi berdasarkan kompentensi dan mempertimbangkan hal teknis lainnya seperti masa kerja dan unsur unsur objektif lainnya… Mari kita lakukan perubahan dikota sungai penuh, kota sungai penuh butuh pemimpin yg mau merangkul dan tidak anti kritik.. kota kecil ini terasa sesak apabila dipimpin oleh pimpinan yg berdarah dingin… seharusnya kota sungai penuh yg dingin dan sejuk ini dipimpin oleh pemimpin yg bisa membawa kehangatan dan keharmonisan antar masyarakat sehingga tercipta suasana yg damai dan kondusif dalam membangun…. SALAM PERSATUAN UNTUK PERUBAHAN". Tulis Defitra Eka Jaya (DEJ) turut prihatin.

Hingga saat ini, berbagai respon dari netizen terhadap tindakan yang di lakukan oleh pemerintah kota Sungaipenuh khususnya dalam dunia pendidikan khususnya terkait nasib guru honorer. seolah-olah honorer di Kota Sungai Penuh mendapatkan tekanan untuk kepentingan politik Pilwako. (adz)

Related Posts

0 Comments:

Posting Komentar

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Sejarah Kerinci | Peta Situs