PKB Buka Pendaftaran Calon Legislatif bagi kaum disabilitas pada Pemilu 2024


Abdul Muhamin Iskandar Ketua DPP PKB

Merdekapost - Juru bicara Milenial Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Didiet Fitrah mengatakan partainya saat ini membuka pendaftaran calon legislatif untuk kaum disabilitas pada Pemilu 2024. Hal itu disampaikan Didiet dalam acara diskusi PKB dengan tema "Sudah Saatnya Difabel Menjadi Warga Kelas Satu".

"Ini merupakan inisiator Cak Imin dan kaum disabilitas ini tidak hanya subjek politik. Dan PKB juga terbuka untuk kaum disabilitas mendaftar sebagai calon legislatif," ujar Didiet di kantor DPP PKB, Jakarta, Kamis (19/1/2023).

"Ini merupakan inisiator Cak Imin (sebutan untuk Muhaimin) dan kaum disabilitas ini tidak hanya subjek politik. Dan PKB juga terbuka untuk kaum disabilitas mendaftar sebagai calon legislatif," ujar Didiet dalam keterangannya, Kamis, 19 Januari 2023.

Meski sudah dibuka, Didiet belum dapat merinci jumlah penyandang disabilitas yang mendaftar. Sebab sampai saat ini pihaknya masih terus membuka pendaftaran tersebut.

Sementara itu Penanggung Jawab Kelompok Kerja (Pokja) Penghormatan, Perlindungan, Pemajuan, Penegakan, dan Pemenuhan HAM (P5 HAM) Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Sunarman, menyambut baik rencana tersebut. Menurut Sunarman, pelibatan penyandang disabilitas dalam politik dapat menghapus stigma difabel sebagai masyarakat kelas dua.

Sunarman, yang tuna daksa karena pernah terjangkit virus polio berpendapat masuknya difabel dalam politik sebagai pintu menuju perubahan.

Meski begitu, Sunarman menyebut lingkungan sekitar juga harus mendukung hal tersebut. 
Lebih lanjut, Sunarman menyatakan bersyukur pemerintah saat ini sudah mengafirmasi kelompok disabilitas. Salah satunya seperti 2 persen pegawai BUMN dan ASN harus berasal dari kalangan disabilitas. 

"Sekarang ada 4 ribu teman-teman difabel di seluruh instansi kementerian/lembaga," kata dia. 

Meski begitu, Sunarman menyebut angka itu masih kurang. Karena menurut penghitungannya, seharusnya ada 8 ribu pegawai dari kelompok disabilitas. Menurut Sunarman, angka 8 ribu sulit terpenuhi karena banyak penyandang disabilitas tidak menempuh pendidikan tinggi. 

Oleh karena itu, Sunarman mendorong orang tua, keluarga, dan lingkungan mendukung penyandang disabilitas mengenyam pendidikan tinggi. 

Dalam Pemilu 2024, PKB memasang target tinggi. Muhaimin Iskandar sempat menyatakan bahwa mereka memasang target untuk menjadi peraih kursi terbanyak di DPR. Selain itu, partai yang didirikan Presiden Indonesia ke-4 Abdurrahman Wahid tersebut juga menargetkan Muhaimin menjadi presiden atau wakil presiden. (rdp)

Related Posts

0 Comments:

Posting Komentar

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs