Ngeri! Jaringan Narkoba Diduga Culik dan Siksa Pelapor Lapak di Tanjabbar Jambi

Jagat maya dihebohkan oleh kabar mencekam mengenai aksi keji yang diduga dilakukan oleh jaringan peredaran gelap narkotika di Provinsi Jambi, tepatnya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.  

MERDEKAPOST.COM - Jagat maya dihebohkan oleh kabar mencekam mengenai aksi keji yang diduga dilakukan oleh jaringan peredaran gelap narkotika di Provinsi Jambi, tepatnya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. 

Sebuah unggahan dari akun Instagram @tungkal_barometer memicu keprihatinan mendalam sekaligus peringatan keras bagi masyarakat.  

Akun tersebut membagikan ulang sebuah tangkapan layar yang menginformasikan adanya dugaan tindakan penculikan dan penganiayaan sadis terhadap seorang warga.  

Korban diduga disiksa lantaran berani melaporkan aktivitas ilegal barak narkoba kepada pihak kepolisian. 

Baca Juga: Kasus MBG Memanas, 7 Orang Jadi Tersangka saat Boss Baru BGN Nanik Belum Genap Sebulan Dilantik

Pihak pengelola akun menegaskan bahwa penyebaran informasi ini murni ditujukan demi kemaslahatan publik. 

"Waduh.., Serius nih Tungkal sudah kayak gini..!? BERITA INI HANYA BERSIFAT MENGINFORMASIKAN DAN MENINGKATKAN KESADARAN," tulis akun @tungkal_barometer dalam keterangan unggahannya. 

Pesan Keras Sindikat Narkotika di Tanjung Jabung Barat

Berdasarkan analisis visual foto yang dibagikan, terlihat potret seorang pria malang berkemeja motif kaus olahraga abu-abu kuning yang sedang terduduk lemas di dalam ruangan berdinding papan kayu hijau.  

Kondisi pria tersebut tampak sangat memprihatinkan dengan luka robek di pelipis mata kanan yang mengalirkan darah segar hingga ke pipinya. 

Di salah satu sudut foto, pria yang terluka itu tampak dipaksa mengulum sebatang rokok dalam kondisi wajah lebam. 

Foto-foto korban disandingkan langsung dengan sebuah kiriman dari akun Facebook bernama Fah*** di grup "PENCERAHAN KUALA TUNGKAL..." yang memuat transkrip peringatan bernada ancaman dari sindikat tersebut: 

"PESAN KERAS DARI JARINGAN NARKOBA: KEPADA MASYARAKAT YANG BERANI MELAPORKAN KEPADA POLISI LAPAK GEMBONG NARKOBA !! KORBAN PENCULIKAN DAN PENGANIAYAAN ADALAH ORANG YANG MELAPORKAN BARAK GEMBONG BESAR NARKOBA MILIK JHON HERI PEMATANG LUMUT - KECAMATAN BETARA KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT- PROVINSI JAMBI. POLISI HARUS MEMBELA MASYARAKAT SEBAB POLRI UNTUK MASYARAKAT...BUKAN UNTUK GEMBONG NARKOBA"

Masyarakat Desak Polri Tindak Tegas dan Jaga Komitmen 

Sontak, unggahan mengerikan ini memicu gelombang reaksi keras dan kecaman dari warganet di media sosial.  

Berdasarkan foto yang diunggah, terlihat tangkapan layar kolom komentar yang dipenuhi desakan agar pihak kepolisian bertindak jujur, adil, serta tidak mengkhianati sumpah jabatan dengan menjadi pelindung para mafia narkoba. 

Bacaan Lainnya: GEMPAR! Mahkamah Konstitusi Pertanyakan Anggaran MBG Masuk Pos Pendidikan, Hakim Singgung Nasib Guru yang Masih Bergaji di Bawah UMR

Berikut adalah beberapa transkrip kutipan langsung dari pernyataan sikap warga di kolom komentar tersebut: 

Ca***: "Sebagai polisi jika ingin dianggap baik dan adil oleh masyarakat mka lakukanlah tugasmu sesuai dgn janji dan sumpah jabatanmu karna klu polisi ada yg kerjasama sama gembong narkoboy mka hidupnya TDK akan tenang dan TDK akan berkahbuang hasil kerjanya jdi klu ingin hidup bahagia ,tenang dan punya uang berkah mka jdilh petugas polisi yg adil dan jujur karna sebanyak apapun harta klu hasil TDK benar... lainnya" 

Us***: "Betul" 

Yu***: "Polisi itu di bentuk untuk penegaan hukum"

Hingga berita ini dimuat, masyarakat luas di Jambi mendesak kepolisian daerah setempat untuk segera mengusut tuntas kasus penculikan ini, menangkap gembong narkoba yang dimaksud, serta menjamin keselamatan warga yang berani bersuara menentang peredaran narkotika. 

Saat ini media ini sedang berupaya mendapatkan keterangan dari pihak berwajib terkait kabar yang beredar tersebut.

Ringkasan Berita:

  • Jaringan Narkoba Diduga Culik Pelapor
  • Viral kabar jaringan narkoba Jambi menculik dan menyiksa pelapor lapak haram
  • Korban dianiaya hingga berdarah karena adukan barak di Pematang Lumut
  • Akun @tungkal_barometer unggah foto korban untuk tingkatkan kesadaran umum.
  • Jaringan narkoba diduga milik Jhon Heri di Betara, Tanjung Jabung Barat.
  • Warganet desak Polri tegakkan hukum secara jujur dan lindungi masyarakat.
(Aldie Prasetya / Sumber: TribunJambi)

Related Postss

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs