Kemenag Pastikan Hak Guru dan Dosen Lulusan PPG 2025 Terpenuhi

JAKARTA – Kabar baik datang bagi para guru dan dosen di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) yang telah dinyatakan lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) maupun Sertifikasi Dosen pada tahun 2025. Kabar ini berlaku bagi tenaga pendidik berstatus PNS, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), hingga guru dan dosen non-PNS atau honorer.

Untuk menjamin terpenuhinya hak para pendidik tersebut, Kemenag mengusulkan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) sebesar Rp5,872 triliun. Dana tersebut dialokasikan khusus untuk pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan Tunjangan Profesi Dosen (TPD) pada Tahun Anggaran 2026.

Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, menjelaskan bahwa pengajuan ABT difokuskan bagi guru dan dosen Kemenag yang lulus PPG dan sertifikasi dosen pada 2025. Usulan anggaran tersebut telah disampaikan langsung oleh Menteri Agama dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR dan mendapat persetujuan.

“Kami berupaya maksimal agar hak guru dan dosen binaan Kemenag dapat dipenuhi. Usulan ABT sebesar Rp5,872 triliun sudah disampaikan dan disetujui dalam rapat kerja,” ujar Kamaruddin di Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan, pengajuan ABT diperlukan karena proses PPG dan sertifikasi dosen baru rampung pada Desember 2025. Sementara itu, batas pengajuan anggaran untuk tahun berikutnya, yakni 2026, telah ditetapkan pada Oktober 2025. Akibatnya, kebutuhan anggaran TPG dan TPD bagi lulusan 2025 belum tercantum dalam pagu awal APBN 2026.

Saat ini, proses pengajuan ABT masih berjalan dan tengah melalui tahap reviu oleh Inspektorat Jenderal Kemenag. Setelah proses tersebut selesai, usulan anggaran akan diajukan ke Kementerian Keuangan untuk memperoleh persetujuan final.

Apabila telah disetujui, Kemenag akan segera memproses pencairan TPG dan TPD. Kamaruddin berharap pencairan tunjangan profesi dapat dilakukan sekitar Maret 2026, dengan perhitungan pembayaran tetap berlaku sejak Januari 2026 sesuai ketentuan.

“Kami menargetkan pencairan sekitar Maret 2026, namun hak guru dan dosen tetap dihitung mulai Januari 2026,” jelasnya.

Kamaruddin menambahkan, perhitungan kebutuhan anggaran dilakukan secara cermat dan terperinci, mencakup data nama dan alamat penerima, serta seluruh kategori guru dan dosen, baik PNS, PPPK, maupun non-PNS. Penghitungan tersebut dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam bersama Ditjen Bimas agama lainnya agar penyaluran tunjangan tepat sasaran.(*)

Gaungkan Penguatan Ekoteologi, Kemenag Kerinci H Pahrizal Aksi Nyata Tanam Pohon di Kayu Aro

Gaungkan Penguatan Ekoteologi, Kemenag Kerinci H Pahrizal Aksi Nyata Tanam Pohon di Kayu Aro.(ist)

Kerinci, Merdekapost.com – Dalam upaya melestarikan lingkungan sekaligus mengamalkan nilai-nilai keagamaan yang berwawasan alam, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci, H. Pahrizal, S.Ag., MM didampingi Kasi Bimas Islam, H. Firdaus, S.Ag., MH Ketua DWP Kemenag Kabupaten Kerinci, Ny. Jasnila Pahrizal, Kepala KUA Kec. Kayu Aro, Swirmanto, SH.I., MH dan ASN Kemenag Kabupaten Kerinci serta Staf KUA Kecamatan Kayu Aro melaksanakan aksi penanaman pohon.

Kegiatan yang mengusung semangat penguatan Ekoteologi ini dipusatkan di lingkungan Kantor Urusan Agama Kecamatan Kayu Aro, Jumat, 23/01

Baca Juga:

Mutasi Kejaksaan Agung: Kasi Pidsus Sungai Penuh Yogi Purnomo Bergeser ke Kejari Majalengka

Suasana sejuk Kayu Aro menjadi latar yang tepat untuk aksi nyata kepedulian terhadap bumi ini.

Kakan Kemenag Kerinci menyampaikan , bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial penghijauan biasa. Lebih dari itu, ini adalah implementasi dari konsep Ekoteologi pemahaman bahwa menjaga kelestarian alam adalah bagian tak terpisahkan dari iman dan ibadah.

“Kita ingin membangun kesadaran bahwa menjaga bumi adalah tugas manusia sebagai khalifah. Menanam pohon adalah sedekah oksigen yang berkelanjutan. Ini adalah wujud nyata ekoteologi, di mana nilai spiritualitas kita implementasikan dalam bentuk kasih sayang terhadap alam,” ungkapnya.

Baca Juga:

Tragedi Longsor di Cisarua, 23 Marinir Tertimbun Longsor, Satu diantaranya Putra Hiang Kerinci Pratu Mar. M. Genta Al Akbar

Pahrizal juga menjelaskan bahwa penguatan ekoteologi sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Agama Republik Indonesia yang mendorong internalisasi nilai-nilai keagamaan dalam isu-isu strategis, termasuk pelestarian lingkungan hidup. Menurutnya, rumah ibadah, kantor pelayanan keagamaan, hingga lingkungan KUA harus menjadi contoh nyata dalam menjaga keseimbangan alam.

Ia menegaskan bahwa aksi penanaman pohon ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan simbolik semata, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan yang ditanamkan dalam budaya kerja ASN Kemenag serta masyarakat sekitar.

“Kita ingin KUA dan satuan kerja Kemenag menjadi pusat edukasi keagamaan yang ramah lingkungan. Dari hal sederhana seperti menanam dan merawat pohon, kita sedang menanam nilai tanggung jawab moral dan spiritual kepada generasi mendatang,” pungkasnya.(*)

Semarak, HAB Kemenag RI ke 80, Riuan Peserta Ikuti Jalan Santai Kerukunan di Kemenag Kerinci

Kerinci, Merdekapost.com - Memeriahkan Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2026, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci menggelar kegiatan Jalan Sehat Kerukunan yang diikuti sekitar 2.500 peserta dari seluruh unsur keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Kerinci.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci, H. Pahrizal, S.Ag., M.M. di halaman PLHUT, Senin (29/12/2025) pagi.

Kegiatan Jalan Sehat Kerukunan ini dimulai pukul 07.30 WIB hingga selesai. 

Adapun rute jalan sehat dimulai dari Kantor Kemenag Kabupaten Kerinci, melintasi area Terminal Baru Bandara, dan kembali finish di Kantor Kemenag Kabupaten Kerinci.

Kakan Kemenag cabut undian doorprize.(mpc) 

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci menyampaikan bahwa kegiatan jalan sehat ini tidak hanya menjadi sarana olahraga bersama, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat kebersamaan, kekompakan, dan mempererat tali silaturahmi di lingkungan Kementerian Agama.

“Melalui Jalan Sehat Kerukunan ini, kita ingin menumbuhkan semangat kebersamaan, kekompakan, dan kerukunan antar seluruh keluarga besar Kemenag Kerinci". Ungkap Kakan Kemenag.

"Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menjaga kesehatan jasmani agar seluruh aparatur dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya lagi.

Baca Juga :  

Pemkot Sungai Penuh Susun Strategi Optimalisasi Pajak dan Retribusi

Ia juga mengapresiasi dukungan dan sinergi dari berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut, baik dari mitra perbankan maupun para donatur. Menurutnya, kolaborasi yang terjalin menjadi wujud nyata kebersamaan dalam mendukung kegiatan positif di lingkungan Kementerian Agama.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Negara Indonesia (BNI), serta para donatur Ajwa Tour dan Kiswah Tour and travel yang telah berpartisipasi dan mendukung kegiatan ini. Dukungan tersebut membuat rangkaian kegiatan HAB ke-80 di Kemenag Kerinci semakin semarak dan meriah,” tambahnya.

Peserta jalan sehat kerukunan.(mpc) 

Menambah kemeriahan kegiatan, panitia membagikan kupon doorprize kepada seluruh peserta saat melintasi area Terminal Baru Bandara. Setelah seluruh peserta menyelesaikan rute jalan sehat, agenda kegiatan dilanjutkan dengan lomba volley gembira dan lomba tebak kata yang diikuti dengan penuh antusias oleh para peserta.

Baca Juga :  

Rilis Akhir Tahun 2025, Kapolres Kerinci Paparkan Capaian Kinerja, Sampaikan Mohon Maaf Sekaligus Pamit

Tak kalah menarik, rangkaian lomba juga diselingi dengan pengundian nomor doorprize, sehingga suasana kegiatan semakin semarak dan penuh kegembiraan hingga akhir acara. Berbagai hadiah menarik telah disiapkan dan dibagikan kepada peserta yang beruntung di halaman Kantor Kemenag Kerinci.

Peserta kegiatan berasal dari seluruh unsur di lingkungan Kemenag Kerinci, mulai dari Kasubbag TU, Kepala Seksi dan Penyelenggara Zakat Wakaf, Pengawas Madrasah dan PAIS, Kepala KUA Kecamatan, Kepala Madrasah Negeri dan Swasta, Penghulu dan Penyuluh, Guru Madrasah, Guru Pendidikan Agama Islam pada sekolah, Forum Komunikasi Pimpinan Pondok Pesantren (FKPP), Ketua dan anggota Dharma Wanita Persatuan, hingga ASN dan Non ASN serta keluarga.

Melalui kegiatan Jalan Sehat Kerukunan ini, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci berharap dapat memperkuat soliditas internal, meningkatkan kebugaran jasmani, serta meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga harmoni dan kerukunan, sejalan dengan semangat Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia.(*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs