Suka - Hamdi Akan Rangkul Lawan Politik

MUARA TEBO, MP – Suka - Hamdi, pasangan calon Bupati Wakil Bupati Tebo yang unggul sementara dalam perolehan suara baik itu versi Desk Pilkada maupun LSI, Mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tebo.

Pilihan masyarakat Tebo terhadap pasangan Suka - Hamdi, menurut Sukandar adalah sebagai amanah yang akan diemban oleh Suka - Hamdi.

Namun demikian, Suka-Hamdi masih akan menunggu penetapan suara secara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum diterima dengan lapang dada. Sukandar mengajak, untuk menjaga suara yang diperoleh, Suka-Hamdi minta kepada seluruh tim untuk melakukan pengawalan hingga sidang Penetapan suara di KPU. Jika keputusan KPU memutuskan Suka - Hamdi sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih hingga dilantik, dalam melaksanakan Kepemimpinan lima tahun kedepan, mereka akan merangkul seluruh pihak, termasuk pasangan yang kalah.

"Kita akan merangkul semua pihak termasuk pasangan lain, Yopi-Sapto maupun Ridham - Eko untuk membangun Tebo ke depan, karena pada prinsipnya Suka - Hamdi tidak ada politik balas dendam, namun apabila ada pejabat yang tidak mampu melaksakan tugas jabatannya maka pejabat tersebut tentunya akan diganti setelah sebelumnya dilakukan evaluasi," ujar Sukandar pada jumpa Pers malam itu.

Sementara itu sejumlah tim dan partai koalisi yang hadir dalam pertemuan Suka-Hamdi di rumah H.Triman kemarin malam (5/6), mereka menyatakan siap untuk melakukan pengawalan hingga penetapan dan pelantikan.

Terlihat dalam pertemuan tersebut, Eko Putra, salah satu kandidat calon wakil Bupati nomor urut dua. Dia mengucapkan selamat kepada Suka-Hamdi, dan mengaku legowo. Dia juga siap mendukung kepemimpinan Suka-Hamdi lima tahun kedepan.

"Kemenangan Suka-Hamdi adalah kemenangan seluruh rakyat Tebo, dan disini meskipun tidak hadir Bang Ridham, saya yang nota bene adalah pasangan lain yang pertama kali memberikan selamat kepada Suka-Hamdi atas perolehan suara serta sebagai Bupati terpilih yang dipilih oleh masyarakat Kabupaten Tebo," tandas Eko. (Apek)

Yopi - Sapto Siapkan Data untuk Gugat Ke MK

Tono : Kita sedang lakukan pengumpulan data


RIMBO BUJANG, MP – Peta perpolitikan Kabupaten Tebo paska Pemilukada Tebo ulang yang digelar pada Minggu lalu (5/6) kian memanas dan tidak menentu. Pasalnya, diantara masing-masing kandidat bersikukuh mempertahankan harga diri terkait perolehan suara dan dapat dipastikan pula hasil Pemilukada Tebo ulang ini bakal berbuntut panjang seperti pada Pemilukada Tebo putaran pertama 10 Maret lalu berujung pada putusan Mahkamah Konstitusi (MK).


Kepastian bahwa hasil Pemilukada Tebo ulang akan dibawa ke MK lagi meskipun belum ada keputusan Pleno KPUD Tebo terkait siapa Bupati dan Wakil Bupati terpilih nanti, ditegaskan oleh Ketua Tim partai Koalisi pasangan Cabup dan Cawabup Tebo Yopi – Sapto, wartono Triyan Kusuma,SE.


“ Tim Yopi-Sapto pasti akan bawa hasil Pemilukada Tebo ulang ini ke MK,” tegas Tono kepada Media ini, Senin (6/6).

Saat ini, Tim sedang melakukan investigasi ke bawah untuk melakukan pengumpulan data pelanggaran yang dilakukan oleh pasangan calon nomor urut 1 Suka-Hamdi sebagai pasangan Cabup dan Cawabup Tebo perolehan suara pada posisi teratas versi penghitungan cepat Desk Pemilukada dan masing-masing Tim Cabup dan Cawabup, kata Tono lagi.


Pada Quick Count tersebut, Yopi-Sapto berada pada urutan kedua perolehan suara. Untuk itulah kata Ketua DPC PDIP Kabupaten Tebo ini, Tim Yopi-Sapto sedang mengumpulkan data pelanggaran Tim Suka-Hamdi seperti dugaan Money Politik, Intimidasi, dan keterlibatan unsur Penyelenggara Pemilukada. Semua temuan pelanggaran Tim Suka-Hamdi sudah dilaporkan ke Panwas Kabupaten dan data itulah nanti juga akan dibawa ke MK. Termasuk salah satunya, beredarnya kaset CD rekaman sidang MK yang disebarkan oleh Tim Suka-Hamdi.


Menurut Tono, isi pada rekaman yang sudah tersebar di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Tebo, sudah diedit dahulu dan dipotong-potong sehingga isi pada rekaman tersebut tidak menyeluruh memuat jalannya tahapan sidang di MK.


Beredarnya kaset CD isi rekaman sidang MK menurut Ketua partai Koalisi Tim Yopi-Sapto adalah salah satu Black Campaigne Pemilukada Tebo ulang. Memojokan pasangan Yopi-Sapto dan penyelenggara Pemilukada Tebo, itulah isi pada rekaman dalam CD tersebut, ucap Tono lagi.


Terkait hasil penghitungan cepat, baik itu Desk Pilkada maupun versi tim sukses, Tono mengatakan, hasilnya mengalami perbedaan. Seperti di Kecamatan Rimbo Ilir, antara pasangan Yopi-Sapto dan Suka-Hamdi, ada perselisihan perolehan suara mencapai ratusan. Namun, masih menurut Tono, pada prinsipnya penghitungan cepat tidak masalah. Biarkan penghitungan oleh PPK dilakukan, agar tidak ada saling mencurigai. “ Untuk lebih baiknya, tunggu hitungan di PPK,”tegas Tono lagi.

Sementara, Sukandar pasangan dengan perolehan suara terbanyak sementara menyatakan bahwa Suka-Hamdi siap digugat ke MK. (Apek)

Sukses, Penerbangan Pertama Sky Aviation Jambi-Kerinci



Sempat Berbelok Melewati Bukit Barisan

JAMBI, MP
-- Maskapai penerbangan Sky Aviation sukses melakukan penerbangan perdananya Jambi–Kerinci. Jarak Jambi-Kerinci yang hampir 500 kilometer terasa lebih mudah dijangkau menggunakan pesawat.


Pagi kemarin (6/5) sekitar pukul 08.00, bandara Sultan Thaha Syarifuddin Jambi tampak ramai. Sejumlah warga turun dari sebuah maskapai bermerek Sriwijaya Air, yang baru saja landing dari Jakarta.

Di sudut ruang VIP bandara, tampak pejabat utama Polda Jambi seperti Wakapolda Jambi, Kabid Humas Polda Jambi dan Kapolresta Jambi duduk sambil menikmati kopi hangat. Kehadiran mereka di sana untuk menyambut tamu dari Mabes Polri.

Sesaat kemudian, ruang ber AC yang didesain untuk para tamu “besar” itu mulai lengang. Para pejabat utama Polda Jambi telah beranjak dari tempat itu. Hanya, dua orang pria dan wanita yang tampak hilir mudik membersihkan ruang VIP.

Beranjak pukul 09.00, sejumlah pejabat negara ramai berdatangan. Tak terkecuali rekan-rekan juru warta lainnya.

Sesuai agenda protokoler, Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) dijadwalkan akan datang ke bandara. HBA menghadiri acara yang digelar Sky Aviation untuk menyambut perdana Rute Jambi-Kerinci.

Sekitar pukul 09.30, pesawat berawak para direksi Sky dan sejumlah juru warta dari Palembang sampai di Bandara Sultan Thaha Jambi. Riuh tepuk tangan membahana menyambut suksesnya landing perdana Sky di bandara Sultan Thaha.

Gubernur Jambi berkesempatan menyambut kehadiran chairman Sky Aviation dan rombongan. Raut wajah HBA tampak sumringah penuh harap atas kehadiran Sky Aviation di Jambi. Yah, HBA memang menaruh harapan besar atas kehadiran maskapai Sky yang membuka Rute Jambi–Kerinci. “Jangan distop. Seperti maskapai sebelumnya,” seloroh HBA dalam sambutannya.

Gubernur yang telah sembilan bulan menjabat ini mengatakan, Kota Kerinci adalah kota yang kaya dan penghubung dengan provinsi lainnya seperti Bengkulu dan Sumatera Barat. Posisi Kerinci yang strategis membuka mata daerah lain bahwa Jambi memang daerah emas.

“Harapan saya nanti, dapat melantik Walikota Kerinci dengan menumpang Sky. Kehadiran Sky memang membantu pemerintah dan rakyat,” ujar HBA penuh harap, hingga dia salah menyebut walikota kerinci, seharusnya Walikota Sungai Penuh.

Apa yang diutarakan Gubernur jambi tidak salah. Kehadiran Sky dengan rute langsung Jambi-Kerinci itu memang memperpendek waktu tempuh yang tadinya menghabiskan 12 jam lewat jalur darat. Hal ini tentu sangat membantu warga yang hilir mudik Kerinci-Jambi.

Penerbangan itu juga dapat menghindari warga yang mabuk darat karena jalan yang berkelok. Usai Gubernur Jambi meresmikan penerbangan, acara ditutup dengan doa selamat.

Seusai acara, rombongan sky, wartawan dan perwakilan pejabat pemerintah kota dan provinsi Jambi mengikuti penerbangan perdana Jambi–Kerinci. Saat penerbangan perdana ini, hanya tamu undangan yang menjadi penumpang terbang Jambi-Kerinci. Sejumlah juru warta yang ingin ikut hanya bisa gigit jari lantaran tidak terdaftar.

Maskapai Sky yang akan terbang ke kerinci itu memiliki panjang 25 meter dan berat sekitar 20 ton. Kapasitas pesawat jenis Fokker 50 itu bermuatan 58 orang. Setelah mendapatkan boarding pass, para penunmpang bergegas naik Fokker 50 itu. Sepertinya tak satupun yang mau ketinggalan.

Sebelum take off, seperti penerbangan lainnya, seorang pramugari berparas cantik, Putri, memperagakan teknik penyelamatan menggunakan pelampung. Sekitar pukul 11.00, Fokker dengan kapten Heru dan Styaki lepas landas dari bandara Jambi menuju Bandara Depati Parbo Kerinci. Penerbangan memakan waktu hampir 45 menit.

Selama penerbangan Jambi-Kerinci, para awak Fokker tampak tenang. Tenang bukan karena mengantuk, melainkan diliputi rasa cemas. Penerbangan pertama fokker dengan rute baru ini menjadi peristiwa bersejarah.

Bahkan, penerbangan ini juga yang paling berbahaya. Kondisi rute secara umum belum diketahui. Penerbangan pertama ini melewati daerah perbukitan.

Beruntung cuaca hari itu sangat bersahabat. Tapi, 15 menit menjelang landing, fokker sempat berbelok ke kiri dan kanan mengindari perbukitan. Loh? “Dalam penerbangan ini, ketinggian pesawat hanya 1.300 kaki dari permukaan laut,” kata kapten Heru.

Selain was-was, terbang bersama Fokker dengan rute Jambi-Kerinci memang mengasyikkan. Hamparan hijau hutan belantara tampak indah dilihat dari ketinggian sekitar 20 kilometer. Setelah melewati perbukitan, kekaguman penumpang Fokker semakin menjadi saat melihat hamparan Danau Kerinci yang elok.

Sekitar pukul 11.45, pesawat berawak sekitar 50 orang itu landing di bandara Depati Parbo. Bupati Kerinci Murasman dan sejumlah pejabat utama Pemda Kerinci menyambut kehadiran rombongan. Mereka bersorak dan bertepuk tangan riang menyambut awak Fokker 58 yang berhasil mendarat di Bandara Depati Parbo Kerinci. (joe/ind/ol)

Hasil Pleno Tingkat PPK, Suka-Hamdi Unggul 3 Persen

Selisih Suara 6.071 atau 3,87 Persen

MUARA TEBO, MP – Berdasarkan hasil pleno PPK yang digelar secara serentak hari Selasa (07/06), pasangan Sukandar-Hamdi berada diposisi teratas mengungguli lawan-lawannya yaitu Ridham-Eko dan Yopi-Sapto.

Berdasarkan hasil pleno tersebut pasangan Cabup-Cawabup Tebo yang diusung oleh Partai Golkar, PKS, PBR dan beberapa partai non parlemen ini unggul 3 persen diatas saingan kuatnya pasangan Yopi-Sri Sapto Eddy.

Suka-Hamdi berhasil mengumpulkan suara sebanyak 78.768 (50,06%), Ridham-Eko 5.890 (3,74 %) sementara Yopi-Sapto 72.697 (46,19 %) suara. Adapun selisih suara antara pasangan Suka-Hamdi dengan Yopi-Sapto adalah 6.071 atau sebesar 3,87 persen dari total surat suara sah 157.355.

Menyikapi hasil pleno PPK se Kabupaten Tebo ini, Sukandar selaku pemenang Pemilukada Kabupaten Tebo menyebutkan bahwa pihaknya ikhlas menerima hasil pleno tersebut dan menunggu hasil pleno KPUD Tebo yang akan digelar pada tanggal 10 Juni nanti.

“Kita menerima hasil ini dan kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menyelenggarakan Pemilihan ulang kami ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, dan kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Tebo kami mengharapkan agar menjaga situasi yang kondusif ini hingga pada akhir tahapan pelaksanaan pemilukada ulang nantinya”

Sementara itu, kepada tim sukses dan simpatisan yang selama ini telah banyak berkorban baik moril maupun materil kami ucapkan terima kasih, mari kita jaga kemenangan ini dengan baik dan hindari hal-hal yang tidak diinginkan. Pungkas Sukandar. (joe)

Sahlan : Besok Mulai Pleno di Tingkat PPK

"Pleno dilaksanakan Serentak di Seluruh Kecamatan"


MUARA TEBO, MP - Setelah selesai melakukan pleno di tingkat Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), kini hasil pemungutan suara ulang pemilukada Tebo yang digelar 5 Juni kemaren akan diplenokan di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tebo menjadwalkan pleno di tingkat PPK akan digelar Selasa (7/6). Hal itu disampaikan oleh Ketua KPUD Tebo Sahlan Senin (6/6).

"Tadi ada PPK yang meminta menggelar pleno hari ini, tapi itu kami (KPUD) larang. Jadwal kita secara serentak pleno di PPK adalah besok," kata Sahlan.

Sahlan menegaskan supaya jangan terjadi gejolak di tingkat PPK pada pleno penghitungan suara di tingkat PPK nantinya. Dia mengaku telah meminta kepada pihak PPK untuk melakukan pleno sesuai dengan aturan yang ada.

"Kali ini kita tidak ingin ada PPK yang terlebih dahulu melakukan pleno," ucapnya. (joe)

Desk Pilkada Kesbangpolinmas Tebo, Suka-Hamdi Unggul 3 Persen

MUARA TEBO, MP - Hasil perhitungan akhir dari penghitungan cepat Desk Pilkada Kabupaten Tebo yang digelar oleh Badan Kesbangpolinmas, pasangan cabup/cawabup nomor urut 1 Sukandar-Hamdi (Suka-Hamdi) unggul tiga persen atas pasangan nomor urut 3, Yopi-Sapto.

Perolehan suara Suka-Hamdi 75.262 atau 49,5 persen sedangkan Yopi-Sapto urutan kedua dengan perolehan suara 71.090 atau sebesar 46,7 persen. Sementara pasangan nomor urut 2 berada di posisi ketiga dengan 5.747 suara atau 3,8 persen.

Dari data Desk Pilkada Kesbangpolinmas terakhir jumlah suara yang masuk 152.099 dari 207.598 mata pilih yang masuk DPT.

Perolehan Suara :

1. Suka – Hamdi = 75.262 (49,5 %)

2. Ridham - Eko = 5.747 (3,8 %)

3. Yopi – Sapto = 71.090 (46,7 %)

(joe/satria)

Suka Hamdi Unggul Sementara Lima Persen

Cabup Sukandar beserta isteri saat mencoblos

MUARA TEBO, MP - Penghitungan suara Pemilukada Tebo masih berlangsung. Bedasarkan dari quick count Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang dilakukan di posko pasangan Suka-Hamdi, pasangan nomor urut 1 unggul lima persen dari pasangan nomor urut 3 Yopi-Sapto.


Dari data yang diperoleh dari quick count LSI ini dari 93,20 persen suara yang masuk, nomor urut 1 Suka-hamdi memperoleh suara sebanyak 50,33 persen. Nomor urut 2 Ridham-Eko memperoleh suara 3,90 persen.

Sedangkan pasangan nomor urut 3 Yopi-Sapto yang pada pemungutan suara pertama pada 10 Maret dulu unggul, mendapat suara sementara sebesar 45,77 persen.

Informasi yg berhasil dihimpun media ini melalui Tim Sukses Suka-Hamdi, bahwa kemungkinan pasangan Suka-Hamdi untuk menang sangat besar, kendati suara belum seratus persen masuk, sebab berdasarkan hitungan secara manual, untuk suara yang belum masuk tersebut tidak bisa mempengaruhi persentase perolehan suara sementara ini, paling hailnya nanti sekiatr itu-itu juga, ungkap Timses No 1 itu. (joe)

Suka-Hamdi Unggul Sementara

Yopi dan Sukandar terlihat akrab dan berpelukan beberapa waktu
sebelum Pemilukada Tebo di gelar (doc.mp2011)

Suara Rimbo Bujang Jadi Penentu Kemenangan

MUARA TEBO, MP – Pasangan Cabup-Cawabup H.Sukandar, S.Kom, M.Si dan Hamdi, S.Sos, MM Unggul sementara pada perhitungan cepat (Quict Count) hasil Pemilukada Ulang Kabupaten Tebo yang berlangsung Minggu (5/6).

Berdasarkan hasil perhitungan sementara desk Pilkada Kabupaten Tebo versi Pemkab Tebo, Versi Manual dan versi Kepolisian hampir tidak ada perbedaan yang signifikan.

Suka-Hamdi yang bernomor urut 2 ini berhasil meninggalkan pesaing ketatnya pasangan Yopi Muthalib-Sapto Eddy yang bernomor urut 3 dengan selisih suara sementara 6.489 suara atau unggul 4,15%.

Pasangan nomor urut 1 berhasil unggul di 5 TPS sementara pasangan Yopi-Sapto (no 3) berhasil unggul di 7 TPS, namun, suara di 5 TPS yang dimenangkan oleh Suka-Hamdi mengalami perbedaan yang cukup banyak, sedangkan kemenangan Yopi-Sapto di 7 Kecamatan tidak menunjukkan perbedaan yang mencolok kecuali di Kecamatan Tebo Ulu.

Jumlah suara Berdasarkan data desk pilkada Pemkab Tebo hingga pukul 17.00 WIB sebagai berikut : Suka-Hamdi (no urut 1) memperoleh suara 78.623 (50,25%), Ridham-Eko 5.735 (3,66%), sedangkan Yopi-Sapto (no urut 3) 72.134 (46,09%), terdapat selisih suara 6.489 antara Suka-Hamdi dengan Yopi-Sapto. Jumlah pemilih 156.492.

Sementara itu, berdasarkan data perhitungan manual, Suka – Hamdi memperoleh suara 76.915 (50.18%), Ridham-Eko 4.669 (3,05%) dan Yopi-Sapto 71.682 (46,77%), terdapat selisih suara antara Suka-Hamdi dengan Yopi-Sapto sebanyak 5.233 atau 3,41 %. Jumlah pemilih 153.266.

Kemudian, dari data pihak Kepolisian, Suka-Hamdi memperoleh suara 76.745 (50,04%), Ridham Eko 5.455 (3,55%) dan Yopi Sapto 71.150 (46,39%) suara. Selisih suara 5.595. dari total mata pilih 153.350 suara sah.

Suka-Hamdi unggul di 5 kecamatan yaitu kecamatan rimbo bujang, rimbo ulu, rimbo ilir, tebo ilir dan tengah ilir sedangkan pasangan Yopi-Sapto unggul di 7 Kecamatan yaitu Kecamatan VII Koto, VII Koto Ilir, Tebo Ulu, Sumay, Serai Serumpun, Muara Tabir dan Tebo Tengah.

Data Desk Pilkada Kesbangpolinmas )Pemkab Tebo) :

1. Suka-Hamdi = 78.623 (50,24%)

2. Ridham-Eko= 5.735 (3,66%)

3. Yopi-Sapto = 72.134 (46,09%)


Data Perhitungan Cepat TJC Tebo :

1. Suka-Hamdi = 76.915 (50,18%)

2. Ridham-Eko= 4.669 (3,05%)

3. Yopi-Sapto = 71.682 (46,77%)

(joe)

Heboh, Photo Panas Syahrini Lagi Dugem....


















PDIP Garap Dapil Dua, Demi Memenangkan Yopi-Sapto

MUARO TEBO – Bagi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kemenangan pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) nomor urut 3 Yopi Muthalib – Sri Sapto Edi (Yopi – Sapto) pada pemungutan suara ulang 5 Juni mendatang adalah harga mati. Ini diungkapkan oleh Ketua DPC PDIP Tebo, Wartono Triankusumo.

Dia mengatakan, sekarang ini PDIP dengan kekuatan penuh bersama partai koalisi pendukung pasangan Yopi – Sapto seperti Demokrat, PKPB, Hanura, Gerindra dan ditambah PKB yang terakhir telah menyatakan dukungan kepada Yopi – Sapto.

Koalisi ini sedang menggarap Daerah Pemilihan (Dapil) dua yang terdiri dari Kecamatan Rimbo Bujang, Rimbo Ulu dan Rimbo Ilir yang merupakan basis masa pasangan Cabup dan Cawabup nomor urut 1 Sukandar – Hamdi (Suka – Hamdi) yang diusung oleh Golkar, PKS, dan PBR.

“Kalau dalam Pemilukada 10 Maret lalu, kita akui untuk Dapil dua kita sedikit lemah. Berdasarkan evaluasi itu, kalau kemarin kita hanya kerahkan 70 persen kekuatan PDIP untuk garap dapil dua hanya mampu meraih 36 persen, sekarang ini PDIP dengan partai koalisi optimis bisa raih 50 persen suara dapil dua untuk Yopi – Sapto,” tukas Wartono kepada Posmetro Jambi, kemarin.

Salah satu alasannya, sebut ketua tim koalisi Yopi – Sapto ini, pasangan Yopi – Sapto mampu meraih target 50 persen suara di Dapil dua adalah pasangan Yopi – Sapto memenangkan Pemilukada Tebo yang lalu, meskipun akhirnya dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

“Sebelumnya di Dapil dua ini, orang sudah yakin seratus persen Suka – Hamdi yang bakal menang. Namun pada kenyataannya tidak demikian, Kemenangan itu menjadi keuntungan bagi kita, urusan dibatalkan oleh MK itu urusan lain, yang jelas kemenangan itu sudah merusak dan menggangu psikologis massa Suka – Hamdi. Yang jelas sudah terbukti waktu itu, masyarakat menghendaki pasangan Yopi – Sapto menang,” katanya lagi.

Dengan bertambahnya dukungan dari Cabup nomor urut dua Ridham Priskap beserta PKB, memberikan kekuatan tersendiri bagi pasangan Yopi-Sapto, mengingat PKB yang sebagaian besar masanya adalah masa pesantren, diharapkan mampu meraup suara di pesantren yang ada di Rimbo Bujang untuk pasangan Yopi – Sapto.

“Kita optimis dari PKB mampu membulatkan suara massa di pesantren yang ada di Rimbo Bujang untuk mendukung dan memenangkan pasangan Yopi – Sapto. Begitu juga dengan bergabungnya Ridham dengan kita, untuk daerah aliran sungai Batanghari kita optimis akan mendongkrak perolehan suara kita. Khususnya di kecamatan Tengah Ilir dan Tebo Ilir, kita optimis bisa meraih 70 persen suara untuk aliran sungai Batanghari,” sebut wartono lagi.

Apakah dengan dikerahkannya kekuatan penuh untuk garap dapil dua yang disebut sebagai basis Suka – Hamdi justru akan melemahkan kekuatan Yopi – Sapto untuk daerah pinggiran aliran sungai Batanghari, Wartono hanya tertawa saja.

“Kita bukan menyerang basis massa Suka – Hamdi di Dapil dua, tapi kita hanya berupaya bagaimana Yopi – Sapto bisa menang untuk Pemilukada Bupati Tebo dan bisa meraih suara minimal 50 persen dari jumlah suara yang ada di Dapil dua itu.

Untuk aliran Batanghari juga menjadi prioritas utama kita dan kita optimis perolehan suara di sana juga akan mengalami peningkatan mencapai 70 persen. Sebab kita tidak ada pilihan lain kecuali Yopi – Sapto harus menang dalam pemungutan suara ulang nanti,” tegasnya.

Sementara itu perlu diketahui total suara keseluruhan yang berhasil diperoleh ketiga pasangan tersebut pada Pemilukada 10 Maret lalu, pasangan kandidat nomor urut 1 Suka-Hamdi memperoleh 74.436 suara, pasangan nomor urut dua Ridham-Eko mendulang 12.982 suara, dan terakhir pasangan kandidat nomor urut 3 Yopi-Sapto berhasil merebut 77.157 suara, dengan jumlah suara sah 164.575 suara dengan kemenangan Yopi – Sapto 2 ribu 770 suara atas pasangan Suka – Hamdi. (joe)

Kapolda Minta Semua Pihak Bisa Menahan Diri

Terkait Memanasnya Suhu Politik Menjelang Pemilukada Ulang

JAMBI – Tingginya suhu politik jelang Pilkada ulang di Kabupaten Tebo 5 Juni mendatang, mendapat sorotan dari Kapolda Jambi Brigjend Pol Bambang Suparsono.

Kapolda menghimbau agar semua pihak, baik calon yang akan bertarung dan para pendukung calon agar bisa menahan diri agar suasana di Kabupaten Tebo tetap kondusif.

‘’Mari kita bersama-sama menciptakan suasana yang aman dan damai. Ciptakan proses pemilihan umum yang jujur dan adil untuk memilih pemimpin Tebo periode lima tahun mendatang,’’ jelas Kapolda melalui Kabid Humas Polda Jambi AKBP Almansyah.

Selain itu, para Tokoh Masyarakat (Tomas), Tokoh Adat (Todat) dan semua masyarakat dihimbau untuk menjaga Kamtibmas di Kabupaten Tebo. ‘’ Pada hari H nanti, para pejabat utama, Pamen dan Pama Polda Jambi juga diturunkan hingga ke Polsek-polsek memantau pelaksanaan pesta demokrasi di Tebo,’’ tambah Almansyah.

Pilkada ulang ini sesuai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) no 33/PHPU.D – IX/2011 yang mengabulkan permohonan pasangan Sukandar - Hamdi, untuk melaksanakan Pemilukada ulang di 668 TPS yang ada di 12 kecamatan dalam Kabupaten Tebo.

Gugatan ini diajukan pasangan Cabup dan Cawabup Sukandar – Hamdi (Suka – Hamdi) sebagai pemohon dan pasangan Cabup dan Cawabup Yopi Muthalib – Sri Sapto Edi (Yopi – Sapto) serta KPU Tebo sebagai pihak tergugat.

Pada Pilkada ulang ini, ada tiga pasangan yang akan bersaing, yaitu pasangan nomor urut 1 H Sukandar S Kom MSi dan Hamdi S.Sos MM, pasangan urut 2 H. Ridham Priskap SH, MH, MM, dan Eko Putra SH, M.Si dan pasangan ke 3 Yopi Muthalib BBA, MBA dan Ir H Sri Sapto Eddy MTP.

Polda Jambi sendiri bakal menambah personil pengamanan demi kelancaran dan keamanan pada saat pemungutan suara ulang. “Semua daerah kita anggap rawan, karena ini adalah pemungutan suara ulang dan kita perlu ekstra hati-hati dalam mengamankan pelaksanaannya nanti,” tukas Kabid Humas. (ald)

TOPPAN Menduga Proyek GNRHL Dishut Tebo Fiktif

MUARA TEBO, MP - LSM TOPPAN-RI DPD Tebo angkat bicara terkait proyek Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan (GNRHL) tahun 2005/2006 pada Dinas Kehutanan Kabupaten Tebo yang diduga fiktif.

Direktur Eksekutif LSM TOPPAN-RI DPD Kabupaten Tebo M uchlisin Harahap Kamis (02/6) menyebutkan bahwa program ini menelan dana ± Rp. 500 juta untuk tiga kelompok tani Penampuian Indah Makmur yang berada didesa Muara Tabir Kecamatan Tebo Ilir Kabupaten Tebo.

Sedangkan dalam kegiatan ini kelompok tani menyiapkan lahan seluas 90 Hektar yang rencananya akan ditanami karet sebanyak 90 ribu batang, durian 17 ribu batang dan duku 10 ribu batang.

Berdasarkan hasil investigasi LSM TOPPAN-RI ketiga kelompok tani yang diwakili oleh Gino,Yusak dan Lukman itu, mereka mengaku hanya menerima dana untuk penanaman saja sebesar 30 juta rupiah perkelompok tani dengan total jumlah untuk tiga kelompok tani ini sebesar Rp. 90 juta.

Untuk pengadaan bibit karet, durian dan duku para petani ketiga kelompok ini sama sekali tidak pernah menerima. M. Harahap menduga Pimpro pada waktu itu yang dijabat oleh Ir. Rahansi yang sekarang menjabat Kadis Pertanian Kabupaten Tebo telah melakukan penyimpangan dana GNRHL TA. 2005/2006 lalu dan konspirasi dengan Paiman yang juga merupakan salah satu staf camat dikecamatan tebo ilir. ungkapnya.

Kadis Pertanian Tebo Ir. Rahansi saat berusaha dikonfirmasi dikantornya sedang tidak berada ditempat begitu juga dihubungi via ponselnya tidak aktif.

Harahap menambahkan, “ada pun rincian anggaran dari 500 juta tersebut diantaranya biaya untuk tebang pancah dan imas sebesar Rp.17.000.000/Ha untuk lahan seluas 150 Ha, yaitu Rp. 255.000.000,- untuk saprodi atau obat-obatan dan lainnya Rp.1.600.000/Ha untuk lahan seluas 150 Ha berjumlah Rp. 240.000.000,- ditambah biaya administrasi sebesar Rp. 5.000.000,- sehingga Total anggaran dana ± Rp.500.000.000.-“ jelas Harahap.

Oleh karena itu, lanjutnya, Dinas kehutanan harus bertanggung jawab terkait program GNRHL Tahun anggaran 2005/2006 yang diduga fiktif dan gagal itu,”tegas Harahap. (her).

Warga Empat Desa Kembali Demo Ke DPRD Tebo

Terkait Sengketa Lahan dengan KUD Maju Bersama

MUARA TEBO, MP – Warga yang berasal dari empat Desa dalam kawasan Kecamatan Serai Serumpun Kabupaten Tebo Selasa (31/5) kembali mendatangi DPRD Tebo dan menagih janji DPRD Tebo terkait penyelesaian sengeketa lahan antara warga empat desa dengan KUD Maju Bersama, dan sebelumnya warga juga telah pernah menggelar aksi serupa pada Selasa (24/5) yang lalu.

Ratusan Warga yang berasal dari Desa Napal Putih, Lubuk Benteng, Sekutur Jaya dan Desa Bukit Pemuatan Kecamatan Serai Serumpun itu datang ke Kantor DPRD Tebo yang terletak di Km.12 Jalan Lintas Tebo-Bungo sekitar pukul 11.00 WIB siang dengan mengendarai truk dan sebagian mengendarai motor.

Beberapa saat mereka menggelar orasi di depan gedung DPRD Tebo dan selanjutnya perwakilan dari warga diundang kedalam ruangan untuk melakukan hearing atau dengar pendapat antara MT. Azri, SH selaku Pengelola KUD Maju Bersama yang mengaku memiliki izin pengelolaan lahan HTR dari pemerintah, hadir juga pada kesempatan itu dari Dinas Kehutanan, Perkebunan dan dan Dinas Koperasi Kabupaten Tebo.

Dalam hearing tersebut warga mempertanyakan legalitas pendirian KUD Maju Bersama yang dkelola oleh MT. Azri, karena, menurut warga, KUD Maju bersama terbentuk jauh setelah warga menggarap lahan hutan produksi itu untuk lahan perkebunan karet masyarakat, sementara Koperasi tersebut mengantongi izin pengelolaan HTR (Hutan Tanaman Rakyat) dari pemerintah.

Menurut warga, Kami telah membuat kebun sebelum adanya Koerasi Maju Bersama, dan setelah tanaman karet kami besar dan sudah mulai bisa disadap, koperasi masuk dan meminta agar kami bergabung dan jika kami tidak mau bergabung maka kami akan diadukan ke Pengadilan dan Kepolisian Karena kami dituduh menyerobot lahan koperasi, sebenarnya siapa yang menyerobot dan siapa yang diserobot, Ungkap H. Fakhruddin selaku perwakilan warga.

Permasalahan warga ini menjadi perhatian khusus dari komisi II yaitu Popriyanto dan Ansori, menurut komisi II ada yang janggal didalam izin koperasi tersebut, karena menurutnya, pemerintah btelah membuat kebijakan dengan program HTR (Hutan Tanaman Rakyat) untuk memecahkan permasalahan penggarapan Hutan Produksi di Kabupaten Tebo.

“Izin untuk HTR bisa diajukan secara perorangan maupun secara koperasi, tetapi kenapa masyarakat yang sudah lebih dulu menggarap lahan itu disuruh bergabung dengan koperasi?”. Kata Popriyanto.

Menurut mantan Ketua Komisi II ini, Sebelumnya masyarakat di Desa Napal Putih telah mengajukan izin penggarapan hutan tersebut menjadi HTR dengan bernaung dibawah Koperasi Maju Bersama, akan tetapi anehnya setelah itu muncul pula Koperasi yang juga menggunakan nama KUD Maju Bersama dengan pengurus yang berbeda dengan kelompok tani sedangkan lahannya sama, ini yang perlu dicari kejelasannya, siapa yang memiliki izin, siapa yang menyerobot dan siapa yang diserobot” ungkap Popri.

Ansori, selaku Ketua Komisi II juga menilai ada yang aneh dengan sengketa lahan tersebut, menurutnya, HTR adalah solusi yang diberikan pemerintah agar masyarakat tidak terjebak dalam persoalan hokum, sebab sebelumnya warga yang menggarap HP (Hutan Produksi) sering berbenturan dengan hukum.

Ditegaskannya, “Kita akan cek bersama kelapangan untuk melihat pemberian izin keperasi maju Bersama ini”.

Sementara itu, MT. Azri, SH selaku Ketua KUD Maju Bersama menyebutkan bahwa koperasi yang dipimpinnya memiliki izin dari pemerintah dan telah berbadan hukum.

Azri juga menjelaskan beberapa peraturan perundang-undangan yang mengatakan jika masyarakat masih menolak maka akan diselesaikan secara hokum. “KUD ini mempunyai izin dari Bupati setelah mendapat persetujuan dari pihak Provinsi, kalau masyarakat tidak mau bergabung, maka kita akan ketemu di pengadilan”. Ungkap Azri menantang.

Azri juga langsung meninggalkan ruang sidang setelah sebelumnya sempat berdebat dengan Popriyanto dari komisi II, pada akhirnya hearing memutuskan akan membentuk tim investigasi yang terdiri dari DPRD, Dinas Kehutanan, Dinas Perkebunan, Dinas Perindagkop, Kepolisian, Kejaksaan dan masyarakat.

“Tim ini akan bergerak setelah Pemilukada Ulang yang akan digelar minggu 5 Juni, karena akalau sekarang suasananya tidak pas, karena nanti ada pula yang mempolitisir”. Ungkap wartono Trian Kusumo selaku pimpinan hearing. >>>HER

Selebaran Provokasi Berbau SARA Beredar di Rimbo

MUARA TEBO – Semakin hari jelang digelarnya pemungutan suara ulang pada tanggal 5 juni mendatang, suhu dan suasana politik di Kabupaten Tebo semakin memanas, setelah aksi demo dikantor Camat Rimbo Bujang, selasa lalu warga menemukan selebaran yang bersifat provokatif terhadap warga Rimbo Bujang.

Selebaran kertas berwarna biru yang berjumlah ratusan dan berserakan disepanjang jalan mulai dari Kampus STIT Al Falah hingga Studio Radio BNM Rimbo Bujang yang berisikan antara lain " Maaf........., Kursi Bupati Tebo Tidak Untuk Orang Rimbo," dan selebaran yang satu lagi bertuliskan " Warga Trans (Pendatang) Tidak Layak Jadi Bupati,".


Hampir setiap warga yang lewat di lokasi, heran melihat selebaran yang berserakan dan memenuhi tepi jalan dan membuat penasaran warga untuk mengambil dan membacanya dan setelah dibaca selebaran tersebut dibuang dan ada juga selebaran tersebut dibawa oleh warga setelah dibaca. Tentunya, warga bingung dan bertanya – tanya apa maksud dan tujuan dengan orang yang membuat selebaran itu.


Yanto salah seorang warga jalan Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang mengaku resah dengan adanya selebaran tersebut, dan dirinya mengaku heran kenapa aparat penegak hukum tidak segera mengamankan selebaran yang meresahkan dan berbau sara itu dan terkesan sengaja dibiarkan masyarakat membacanya.


"Yang kita sayangkan kenapa aparat penegak hukum dan pemerintahan yang ada di Rimbo Bujang terkesan membiarkan dengan sengaja selebaran tersebut berserakan agar dibaca masyarakat yang lewat, bukan dipunguti dan diamankan," tukasnya.(ald)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs