Program Samisake, 100 Juta Untuk Pendidikan

TEBO – Program Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA), satu miliyar satu kecamatan (Samisake) yang diperuntukkan bagi Kecamatan di Provinsi Jambi, diantaranya dialokasikan untuk pendidikan sebesar Rp 100 juta.Sasarannya untuk memberikan beasiswa bagi pelajar maupun ahasiswa yang tidak mampu di kecamatan.

Demikian dikemukakan oleh Syaid Jafar, pegawai dari Balai TIK Provinsi Jambi, yang ditemui koran ini di Rimbo Bujang, ketika melaksanakan pemantauan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di Rimbo Bujang kemarin (18/4).

Dia menguraikan, beasiswa sebesar Rp 100 juta dari Samisake dibagi untuk tingkatan sekolah yang ada, yakni 45 persen untuk SD, 25 persen untuk SMP, 20 persen untuk SMA, dan 10 persen untuk mahasiswa perguruan tinggi. Atau dengan jumlah riel, Rp 45 juta untuk SD, Rp 25juta untuk SMP, Rp 20 juta untuk SMA, dan Rp 10 juta untuk perguruan tinggi.

Lebih lanjut dijelasakan Syaid Jafar, sasaran pemberian beasiswa itu adalah pelajar maupun mahasiswa yang tidak mampu. Tujuan pemberian beasiswa untuk memberikan tambahan biaya bagi pelajar maupun mahasiswa, sehingga dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Ditekankan, pemberian beasiswa tersebut harus tepat sasaran. Pelajar maupun mahasiswa yang diberikan bantuan beasiswa harus benar-benar yang tidak mampu. Dalam menghimpun data calon penerima ini, menurut dia membutuhkan peran pihak kecamatan untuk melakukan pendataan.

“Dalam melakukan pendataan ini diminta pihak kecamatan yang melaksanakannya,” tambah Syaid.

Menurut dia lagi, pendataan tidak membedakan berasal dari lembaga pendidikan negeri maupun swasta. Yang penting pelajar maupun yang diusulkan berasal dari keluarga yang benar-benar tidak mampu, maka berhak untuk mendapatkan beasiswa tersebut.

“Meskipun swasta tapi jelas keberadaannya tetap diterima,” jelasnya.(Apek)

LSM TOPPAN Ragukan Kinerja Kejati Jambi dan Kejari Tebo


Ir. Eka Wijaya (Selaku PPTK Kegiatan Pengadaan Pakan Ikan di Dinas Peternakan dan Perikanan yang diduga fiktif)



Terkait Penanganan Kasus Tipikor di Tebo yang Tidak Becus

TEBO – LSM TOPPAN RI Tebo Melalui Direktur Executive-nya M. Harahap kembali mempertanyakan kinerja Aparat Kejati Jambi dalam penanganan kasus tindak pidana korupsi yang terjadi di Kabupaten Tebo Propinsi Jambi.

Kendati kasus-kasus yang mereka laporkan akhir-akhir ini tidak ada yang diselesaikan secara tuntas oleh pihak Kejati Jambi, namun pihak TOPPAN akan tetap melanjutkan kasus tersebut ke jenjang yang lebih tinggi.

Sebagaimana diungkapkan M. Harahap kepada wartawan, “ Kami sudah mulai tidak percaya dengan aparat Kejaksaan Tinggi jambi, terkait kasus-kasus yang kami laporkan akhir-akhir ini, satupun tidak ada yang diselesaikan sesuai dengan harapan, sebagai contoh kasus Penyertaan Modal PT.TMA senilai 3,2 Milyar pada tahun 2002, pihak kejati Jambi menghentikan penyidikan dan menutup kasus tersebut dengan alasan tidak ada kerugian Negara yang ditimbulkan, sementara hasil Audit BPKP menyatakan ada temuan dalam kasus penyertaan modal tersebut, jadi, mana yang benar”. Ungkap Harahap.

Kemudian, lanjut Harahap, pada kasus dugaan pengadaan pakan ikan fiktif juga demikian, dalam hal ini Kejari Muara Tebo, mengapa Ir. Eka Wijaya selaku tersangka yang sudah di tetapkan dan diperintahkan untuk ditahan, akan tetapi sampai detik ini masih bebas, bahkan saat ini sedang melaksanakan umroh bersama beberapa orang Kepala SKPD Kabupaten Tebo.

Dikatakannya, “ Kami menyesalkan ketidaktegasan aparat Kejaksaan baik dilingkungan Kejati Jambi maupun Kejari Muara Tebo, mengapa ada saja alasan sehingga tersangka Ir. Eka Wijaya tidak juga ditahan, sementara yang lainnya sudah lebih dulu meringkuk di tahanan, seperti Kepala Dinas Ir. Erwan nefi dan juga satu orang staf lainnya, padahal Eka Wijaya itu adalah PPTK kegiatan tersebut dan seharusnya dialah yang merupakan tersangka utama, karena PPTK merupakan Penanggung jawab pelaksanaan kegiatan itu”.

Selain itu, alasan yang diutarakan oleh pihak kejari juga seakan-akan dibur-buat untuk membodohi kita selaku masyarakat Kabupaten Tebo, pasca turunnya perintah penahanan Ir. Eka Wijaya, pertama pihak Kejari beralasan bahwa penahanan Eka Wijaya akan dilaksanakan setelah Pak Kajari Tebo Rahman Dwi Putra pulang dari menunaikan ibadah haji tahun lalu, kemudian dia (Eka Wijaya-red) belum mendapatkan pencara (kuasa hukumnya), kemudian sehubungan dengan Pilkada Tebo baru-baru ini maka menurut pihak Kejari Tebo akan membuat suhu kian memanas karena dikhawatirkan akan berhubungan dengan politik, kemudian setelah Pilkada digelar alasannya lagi bahwa yang bersangkutan sedang melaksanakan ibadah umrah, dan nanti setelah umrah apalagi kira-kira alasannya”. Ungkap Harahap penuh Tanya.

Sementara itu, Konfirmasi wartawan dengan Kasi Pidsus Kejari Muara Tebo Romy Arzyanto, SH baru-baru ini menyebutkan bahwa pihaknya akan tetap mengusut kasus ini dan direncanakan minggu depan Ir. Eka Wijaya akan di eksekusi. (ald)

Uang Lauk Pauk Guru di Tebo, Tak Jelas

TEBO – Adanya informasi bahwa tunjangan Lauk Pauk atau Uang Makan PNS Guru di lingkungan Dinas Dikbudpora Kabupaten Tebo untuk tahun 2011 ini akan cair, membuat angin segar para pengabdi Negara tanpa tanda jasa ini.

Mencuatnya informasi tersebut, menyusul pihak sekolah diminta oleh Disdikbudpora Tebo untuk mengajukan data – data para Guru dan Absensi.

Namun, pihak Dinas Dikbudpora Kabupaten Tebo ketika dikonfirmasi koran ini terkait kapan waktu pencairan uang Makan PNS Guru Kabupaten Tebo, tidak bisa memastikan.

“ Pencairan Tunjangan Lauk Pauk PNS Guru belum bisa dipastikan kapan cairnya,” ujar Kepala Dinas Dikbudpora Kabupaten Tebo Drs. Abu Bakar,M.Si melalui Sekretarisnya H. Setyoko.

Namun, diakuinya pihak dinas sudah memerintahkan kepada setiap Kepala sekolah untuk segera membuat pengajuan untuk mendapatkan Tunjangan Lauk Pauk kepada Kasubag Bendahara Dinas, sebut Setyoko ketika melakukan pemantauan Ujian Nasional tingkat SMA di SMA Negeri 2 Kabupaten Tebo, Senin (18/4).

Ditanya tentang berapa besarnya Uang Lauk Pauk yang akan diterima para Guru PNS, Setyoko juga tidak bisa memastikan. Apakah sama dengan tahun kemarin sebesar Rp. 7.500 perorang dikali hari kerjanya, atau sesuai dengan pengajuan sebesar Rp. 15 Ribu.

“ Yang jelasnya, pengajuan Uang Lauk Pauk sebesar Rp. 15 Ribu, berapa yang akan cair untuk 2011 ini belum jelas apa sama dengan tahun kemarin atau akan penuh Rp. 15 Ribu,” tegas Setyoko lagi.

Terkait cairnya uang lauk pauk pada tahun 2010 lalu yang tidak sampai Rp. 15
Ribu, Setyoko mengungkapkan bahwa awalnya Uang Lauk Pauk disetujui DPRD Tebo sebesar Rp. 15 Ribu dikali hari kerja, namun karena APBD Tebo mengalami Devisit ketika itu, DPRD kemudian hanya mengesahkan Rp.7.500/orang dikali hari kerja.

Dijelaskan Sekretaris Disdikbudpora Tebo ini, alasannya mengapa hanya PNS Guru saja yang mendapatkan pengurangan akibat Devisitnya anggaran daerah tahun 2010 lalu, karena Guru bekerjanya hanya sampai setengah hari saja. Lain dengan PNS yang bertugas di Dinas/Instansi yang sampai sore hari, rincinya.

Pantauan koran ini, pada tahun 2010 PNS Guru hanya mendapatkan uang Lauk Pauk sebesar Rp. 7.500/orang dikali hari kerja. Namun, uang Lauk Pauk yang mestinya diterima untuk setiap bulannya dan diterima secara Rapel, sebagian Guru ada yang menerima Satu Semester saja dari bulan Januari hingga Juni.

Lebih sedih lagi, ada pula PNS Guru yang hanya menerima Satu triwulan saja yakni Bulan Januari hingga Maret 2010. (Apek)

Orang Tua Kecewa Ayu Dewi Gagal Nikah

Pernikahan Ayu Dewi dan Zumi Zola sudah dipastikan akan batal dilaksanakan. Karena sang Bupati Tanjung Jabung Timur, provinsi Jambi tersebut, memutuskan hubungan asmaranya dengan Ayu.


Pernikahan Ayu Dewi dan Zumi Zola sudah dipastikan akan batal dilaksanakan. Karena sang Bupati Tanjung Jeblung Timur, provinsi Jambi tersebut, memutuskan hubungan asmaranya dengan Ayu.

Pertimbangan manajemen Ayu, yang sudah mengurangi kegiatan MC untuk persiapan pernikahan Ayu pun sia-sia sudah. Menurut Nanda, pihak manajemen sudah jauh-jauh sengaja untuk mengurangi jadwal Ayu nge MC untuk mempersiapkan di hari H pernikahannya dengan Zumi, pada pertengahan Mei mendatang.

"Pekerjaan sekarang tidak terlalu banyak karena kita memang sengaja untuk persiapan hari H nya pernikahan. Rencananya pernikahan itu pertengahan Mei," terang Nanda saat dihubungi melalui ponselnya, Minggu (17/04).

Keputusan Zumi membatalkan secara sepihak rencana pernikahan dengan Ayu, membuat orang tua Ayu sangat kecewa dengan sang bupati terpilih TanJab Tim (Tanjung Jablung Timur) Jambi itu.

"Pasti orang-tuanya pasti kecewa, apalagi Ayu anak semata wayang, anak satu-satunya. Rencananya sudah matang tapi ya, mungkin memang belum jodohnya kali ya," tutup Nanda. (her/ant)

Kapolresta Cirebon Dirujuk ke Jakarta, Terluka pada Aksi Bom Bunuh Diri

Cirebon - Kapolresta Cirebon AKBP Herukoco yang menjadi korban luka akibat aksi bom bunuh diri dirujuk ke Jakarta. Namun proses pemindahan dari RS Pertamina Cirebon itu seolah tidak ingin diketahui wartawan.

Sebelumnya Herukoco sudah dua hari menjalani perawatan di ruang ICU RS Pertamina, Kota Cirebon. Mantan Kasatlantas Polwiltabes Bandung itu dikabarkan keluar dari RS Pertamina sekitar pukul 07.30 WIB, Minggu (17/4/2011).

Belasan wartawan media cetak dan televisi yang menunggu sejak pukul 06.00 WIB, tidak bisa bertemu Herukoco saat keluar dari RS Pertamina. Puluhan polisi yang berada di lokasi tak bergeming kala wartawan menanyakan informasi Herukoco dipindahkan ke Jakarta.

Awalnya satu unit ambulans RS Pertamina terparkir di depan UGD dengan kondisi mesin dinyalakan. Pintu belakang terbuka lebar seolah menanti Herukoco. Situasi itu menyakini karena sejumlah perwira Polres Cirebon menjaga ambulans.

"Ini kok menghindar, (Kapolres) kan bukan pelaku. Misalnya enggak boleh ngambil gambar dari dekat, mestinya bilang," ujar salah seorang wartawan televisi.

Rupanya, Herukoco lewat pintu lain dan menggunakan ambulans lainnya milik RS Pertamina. Tak ada satupun wartawan yang merekam momen Herukoco keluar.

"Tadi langsung dibawa ke Bandara Cakrabuana, Penggung, Kota Cirebon. Setelah itu berangkat pakai helikopter polisi," ujar Muhammad Udin, salah satu petugas ambulans RS Pertamina yang tadi mengantar.

Udin mengatakan, Herukoco keluar dari RS Pertamina pukul 07.30 WIB. Ambulans tiba sekitar pukul 08.00 WIB, lima belas menit kemudian helikopter terbang membawa Herukoco.

"Tadi kondisinya baik. Istrinya Kapolres tadi ikut," ujarnya di dalam ambulans saat kembali ke RS Pertamina.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Agus Rianto membenarkan kabar tersebut. "Ya, hari ini dirujuk ke Jakarta. Namun saya belum dapat informasi ke rumah sakit mana," ujar Agus. (her/DC)

Kaburnya Arumi Bachsin Karena Tahu Rudi Bachsin Bukan Ayah Kandungnya



Arumi Bachsin



Lambat laun mulai terungkap fakta mengapa artis Arumi Bachsin hingga dua kali kabur meninggalkan rumah orangtuanya. Bahkan kaburnya untuk kali kedua, Arumi melaporkan Maria Lilian Pesch, ibunya sendiri ke Polda Metro Jaya.

Jakarta - Lambat laun mulai terungkap fakta mengapa artis Arumi Bachsin hingga dua kali kabur meninggalkan rumah orangtuanya. Bahkan kaburnya untuk kali kedua, Arumi melaporkan Maria Lilian Pesch, ibunya sendiri ke Polda Metro Jaya.
Fakta-fakta itu diutarakan oleh teman curhat Arumi, Gupron--sekaligus orang yang mengantarkan Arumi ke lembaga perlindungan anak KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia). Bahwasanya Arumi sudah tertekan metalnya sejak usia 12 tahun. "Jadi berdasar pengakuan Arumi banyak hal yang dia rasakan hingga Arumi merasa psikologisnya terganggu. Jauh sebelum usia 16, saat usia Arumi 12 tahun, dia (Arumi) juga pernah kabur karena mengetahui ternyata Rudi Bachsin bukan ayah kandungnya. Itu berdampak psikologis pada dirinya sampai usianya 16 tahun," ujar Gupron di Graha Global, Jakarta, Kamis (14/4/2011).
Tak hanya itu, Arumi juga sering mengalami kekerasan fisik dan berbagai tekanan yang dilakukan orangtuanya, terutama ibunya. Hingga akhirnya, Arumi tidak bisa menahan semua itu dan meluapkannya disaat Arumi berusia 16 tahun. "Sebelum jadi artis dia juga pernah dipukul. Ada panggilan khusus dari ibunya yang menyakiti hatinya. Ada eksploitasi ekonomi dan seksual," ujar Gupron melanjutkan.
Gupron yang dituduh keluarga Arumi sebagai salah satu orang sebagai dalang kaburnya Arumi, tidak bisa mengungkapkan banyak fakta secara mendetail. Ia memilih semua pengakuan Arumi terhadap dirinya akan diungkap dalam persidangan. "Ada rambu-rambu yang tidak boleh membuka telanjang semua fakta selain di persidangan. Biarlah nanti akan terbuka di pengadilan saja," ujar Adnan Buyung Nasution, SH, selaku kuasa hukum Gupron. (ald/ant)

Proyek Album Duet, Michael Bolton Gandeng Agnes

Impian Agnes Monica untuk Go International perlahan namun pasti sudah memiliki titik terang, setelah sukses mengadakan konser di beberapa negara tetangga, kini mantan penyanyi cilik itu telah di ajak oleh salah satu penyanyi kawakan asal Amerika yaitu Michael Bolton untuk duet di album terbarunya.
Belum lama ini, Agnes melancong ke Amerika Serikat untuk keperluan editing video klip dari single terbarunya yang berjudul 'Paralyzed'. Namun secara mendadak manajemennya mendapat tawaran dari seorang Michael Bolton.

"Sebenaranya di Amerika aku melakukan editing untuk video klip terbaru ku yang berjudul 'Paralyzed', saat aku disana, ternyata aku dapat tawaran dari Michael Bolton, dia menghubungi management aku dan menjelaskan dia akan mengeluarkan satu album baru duet. Ada beberapa penyanyi besar didalamnya, salah satunya ada sir Elton John," ucap Agnes Monica saat ditemui IndonesiaSelebriti.com di Hardrock cafe, EX Plaza, Jakarta Pusat.

Agnes menyatakan sangat antusias lantaran mendapat kesempatan emas melakukan duet dengan Michael Bolton untuk menyanyikan salah tembang hits-nya yang berjudul 'Said I Love You But I Lied'. Dirinya mengaku merasa bersyukur bisa diperhatikan oleh salah satu penyanyi besar asal negeri Paman Sam tersebut.

"Dia (Michael Bolton) bilang sering mendengarkan albumku dan suka dengan tipe suara aku. Dan lucunya dia bilang sering melihat kampanye aku, menurut dia itu sesuatu yang perlu disupport. Aku sih sama sekali nggak kepikiran apa-apa, cuma ketika dia bilang seperti itu aku bersyukur aja," tambahnya.

Penasaran dengan dengan album duet Michael Bolton dan kualitas vokal Agnes ketika berduet dengannya? Kita tunggu saja launching albumnya yang dikabarkan akan siap dirilis pada tahun ini. (ald/IS.com)

Tutut Menang, Hary Tanoe Diminta Kembalikan TPI

Jakarta - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menerima gugatan pihak Siti Hardijanti Rukmana (Tutut) yang menuntut pengembalian saham PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) yang sekarang bernama MNC TV dari tangan Hary Tanoesoedibjo.

"Majelis memutuskan menghukum para tergugat (Hary Tanoe) untuk mengembalikan TPI seperti sebelum 18 Maret 2005. Menghukum untuk membayar ganti rugi materil kepada penggugat (Tutut) sebesar Rp 680,25 miliar plus bunga 6% per tahun sampai lunas," jelas Hakim Ketua Tjokorda Rae Suamba dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada, Kamis (14/4/2011).

Tjokorda mengatakan, rapat umum pemegang saham (RUPS) yang dilakukan pihak Tutut pada 17 Maret 2005 adalah sah, meskipun dulu hasil RUPS tak bisa didaftarkan ke Sisminbakum. Sementara RUPS 18 Maret 2005 yang dilakukan pihak Hary Tanoe dibatalkan dan tidak sah.

Dalam pertimbangannya, majelis hakim menyimpulkan RUPS yang dilakukan pihak Hary Tanoe tidak sah dan pemblokiran RUPS dari pihak Tutut adalah tidak sesuai hukum.

Seperti diketahui, pihak Tutut menyatakan pihak PT Berkah Karya Bersama (Hary Tanoe) menggunakan surat kuasa yang tidak berlaku lagi dalam melakukan RUPS LB TPI pada 18 Maret 2005. "Selain itu terjadi pemblokiran akses Sisminbakum oleh PT SRD saat Tutut mau mendaftarakan hasil RUPS LB versinya di 17 Maret 2005," paparnya.

Gugatan ini diajukan oleh Tutut yang mengaku memiliki 75% sahamnya di TPI direbut secara tidak sah oleh PT Berkah Karya Bersama. Sehingga dirinya hanya memiliki saham 25%.

Dalam proses mediasi sebelumnya, Berkah menawarkan pembelian saham 25% milik Tutut. Namun, putri sulung Soeharto itu bersikeras Berkah harus melaksanakan terlebih dahulu seluruh perjanjian investasi tertanggal 23 Agustus 2002.

Perjanjian investasi itu ditandatangani terkait utang yang telah jatuh tempo yang membeli di tubuh TPI. Disebutkan dalam investment agreement tersebut Berkah mempunyai kewajibannya menyediakan dana mencapai US$ 55 juta dan paling banyak sebesar US$ 65 juta. Yang nantinya dipakai untuk membeli kembali utang kredit yang telah jatuh tempo.

Namun yang terjadi, Berkah mendapatkan 75% saham TPI yang sebelumnya dimiliki 100% oleh Tutut. Inilah yang menjadi keberatan pihak Tutut. Saat ini pihak Hary Tanoe telah mengubah nama TPI menjadi MNC TV. (her/ant)

Moratti : Terima Kasih, Inter

Milan - Kegagalan Inter Milan melaju ke semifinal Liga Champions tak lantas membuat Massimo Moratti mengkritik pemainnya. Sebaliknya dia malah mengucapkan terima kasih atas kerja keras Javier Zanetti cs.

Inter gagal membalas kekalahan 2-5 atas Schalke 04 yang mereka derita di kandang sendiri. Saat gantian melawat ke klub Jerman tersebut Nerazzurri kembali bertekuk lutut dengan skor 1-2.

Hasil tersebut memupuskan harapan Inter untuk mempertahankan gelar juaranya. Sebuah kenyataan pahit yang ditanggapi dengan bijaksana oleh sang pemilik, Massimo Moratti.

"Hari ini saya ingin berterima kasih kepada tim saya dan pemain yang dalam beberapa tahun ke belakang, termasuk yang sekarang ini, telah membawa fans Inter seperti saya merasakan kesenangan dan kebanggaan atas sukses yang diraih," sahut Moratti dalam pernyataan yang termuat di situs resmi Inter.

Terdepak dari Liga Champions membuat harapan meraih treble winners dipastikan hilang. Namun skuad besutan Leonardo masih punya kans meraih dua trofi tersisa musim ini yakni di Seri A dan Coppa Italia.

"Tentunya kami harus menemukan kembali kekuatan dan kualitas yang kami tahu untuk meraih target prestisius yang menunggu tahun ini. Saya yakin, bersama fans, pelatih, skuad ini akan bisa merayakan sesuatu lagi," tuntas taipan minyak itu.

Inter saat ini duduk di posisi tiga klasemen Seri A dengan ada lima poin yang menjadi jarak dengan AC Milan di posisi teratas. Sementara di Coppa Italia langkah La Beneamata sudah sampai semifinal dan akan menghadapi AS Roma.(ald/ant)

Schalke Lolos Setelah Tundukkan Intermilan 2-1

Shalke 04 Akan Bertemu MU di Semi Final
Akhirnya juara bertahan Liga Champions 2011, Inter Milan yang merupakan wakil dari Italia harus mengakui keunggulan Schalke 04 yang merupakan wakil dari Jerman. Bermain dua kali dalam babak perempat final Liga Champions 2011, tim asuhan Leonardo tersebut harus mengakui keunggulan Schalke 04 dengan skor 2-5 dan 2-1. Dengan hasil pertandingan Schalke 04 vs Intermilan tadi malam, maka secara agregat tim dari Jerman tersebut unggul dengan skor 7-3.

Bertanding di kandang Schalke 04, Eto’o dan kawan-kawan memikul beban berat, yaitu harus unggul 4-0 atau dengan selisih minimal 5 gol jika ingin lolos ke babak semifinal Liga Champions 2011. Tampaknya beban berat tersebut membuat pemain Intermilan sulit mengembangkan permainan, apalagi Schalke 04 yang bermain di kandang sendiri sangat bersemangat untuk membalaskan dendam Bayern Munich yang dihabisi Inter dibabak 16 besar kemarin.

Alhasil, Schalke berhasil unggul 2-1 melalui gol yang dicetak oleh Raul Gonzales (45′) dan B. Howedes (81′). Sedang satu-satunya gol hiburan bagi Intermilan dicetak oleh T. Motta pada menit ke-49. Dengan hasil ini maka Schalke 04 berhak maju ke babak semifinal Liga Champions 2011 menghadapi Manchester United yang malam sebelumnya menyingkirkan tim Inggris lainnya, Chelsea dengan skor 2-1. (ald/ant)

Sensor Situs Porno Menkominfo Dibobol Kader PKS Sendiri

Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informasi, Tifatul Sembiring pernah sesumbar akan menutup situs-situs porno yang ada di Indonesia. Tapi yang terjadi saat paripurna tadi pagi justru bertolak belakang dengan hal tersebut.

Anggota DPR dari Fraksi PKS, Arifinto terekam fotografer Media Indonesia sedang menonton video porno saat sidang paripurna. Arifinto pun dinilai telah membobol program Tifatul untuk mensensor situs porno.

"Ternyata justru Wakil Rakyat, dan wakil partainya sendiri yang membobol penyensoran yang dilakukan Menkominfo. Jadi malah dibobol orangnya sendiri," ujar penggiat Internet Sehat-ICT Watch, Donny BU kepada wartawanJumat (8/4/2011).

Menurut Donny perang terhadap situs porno seharusnya tidak sekedar dilakukan dengan cara penutupan situs-situs yang mengandung konten porno. Perang juga diimbangi dengan ajakan yang bersifat moral.

"Perang terhadap situs porno harus juga menjangkau aspek moralitas, tidak sekadar gembar-gembor kepada masyarakat. dari kasus ini kan kelihatan siapa yang sesungguhnya tidak punya moral," terangnya.

Menurut Donny, Arifinto yang berhasil membuka situs porno lewat tabletnya membuktikan situs porno belum berhasil ditutup oleh Menkominfo.

"Kasus ini membuktikan kalau Tifatul belum bisa merealisasikan apa yang sudah diucapkannya. Situs porno masih tetap ada," imbuhnya.

Anggota DPR dari PKS Arifinto yang tertangkap kamera sedang menonton video porno saat rapat paripurna DPR, mengaku jika ia membuka e-mail miliknya karena jenuh mengikuti rapat paripurna.

Arifin mengatakan, ia sudah biasa membuka e-mail saat rapat di DPR. Karena dengan membuka e-mail, bisa membantu pekerjaannya.

"Saya rasa, kan saya biasa buka e-mail pada waktu rapat, membantu pekerjaan tidak ada masalah," katanya.

Arifin juga tetap menampik tudingan jika ia sengaja menonton video porno. Ia menonton video porno secara tidak sengaja, karena membuka link yang dikirimkan seseorang kepadanya.
"Pada waktu saya membuka e-mail, beberapa detik saya membuka, saya dijepret. Seolah-olah sampai kiamat saya nonton," elak Arifinto. (her/ant)

Jihad di NII : Cari Uang dan Orang


Sukanto



Jakarta - Beriman, berhijrah dan berjihad (bersungguh-sungguh) adalah tahap-tahap perekrutan di NII. Jihad di kelompok ini berarti harus siap mencari orang dan uang.

"Kalau seseorang sudah dibaiat menjadi anggota NII mereka harus berjihad untuk NII. Jihad yang dimaksud ya cari uang dan cari orang," kata kata Ketua Tim Rehabilitasi NII Crisis Center Sukanto saat berbincang dengan salah satu cru media online, Rabu (13/4/2011).

NII Crisis Center adalah tempat untuk mencari informasi dan rehabilitasi oleh orang-orang yang pernah dicuci otak oleh jaringan Komandemen Wilayah (KW) 9 NII (NII memiliki 10 KW, sedangkan KW 9 beroperasi di Jabodetabek). Forum ini didirikan oleh sejumlah mantan anggota NII.

Menurut Anto, setiap anggota NII diwajibkan merekrut sejumlah orang setiap bulannya. Belum lagi target uang yang harus disetor setiap anggota kepada masing-masing kepala desa. Berapa jumlahnya, bervariasi.

"Karena ketatnya target orang dan uang yang harus disetor, maka para anggota itu harus bolos kerja dan kuliahnya. Jadi ya kehidupan dia jadi berantakan dan mereka seakan tidak menyadari itu," kata pria yang pernah menjabat sebagai salah satu camat di NII ini. Sekadar diketahui, NII memiliki struktur seperti negara yang memiliki jabatan ketua RT, lurah, camat, hingga presiden.

Anto mengatakan, karena tekanan 'jihad' ini, banyak anggota yang sebenarnya merasa tidak kuat. Namun mereka seperti tidak memiliki keberanian untuk meninggalkan komunitas atau jaringan tersebut.

"Mereka itu setiap hari harus lapor kepada atasannya, kalau sampai sehari saja tidak, mereka akan dicari. Ke mana pun, sampai ketemu," katanya. (her/ant)

Polisi Amankan Tersangka Pembakar Masjid di Asahan

Asahan, Sumut - Kepolisian Resor (Polres) Asahan, mengamankan seorang pria yang melakukan pembakaran terhadap beberapa bangunan di Desa Aek Loba, Kecamatan Aek Kuasan, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut). Pria tersebut juga diduga terkait dengan kasus terbakarnya dua masjid di daerah itu akhir Maret lalu.

Tersangka yang diketahui bernama Sueb (29), kini ditahan di Mapolres Asahan, di Kisaran, sekitar 160 kilometer dari Medan, ibukota Sumatera Utara. Polisi masih meminta keterangannya, Rabu (13/4/2011) malam terkait kasus pembakaran tersebut.

Kepala Polres Asahan AKBP J. Didik menyatakan, penangkapan tersangka dilakukan pada Rabu (13/4/2011) dinihari, tak lama setelah tersangka melakukan aksi pembakaran terhadap beberapa bangunan di Desa Aek Loba, yakni kantor kepala desa, bengkel, dan satu unit rumah kosong. Pembakaran itu terjadi pada Selasa (12/4/2011) sekitar pukul 22.10 WIB. Dari tangan tersangka diperoleh barang bukti berupa korek api, obeng dan kunci segitiga.

“Bermula ketika kita mendengar ada peristiwa kebakaran di Aek Kuasan, seterusnya saya dan beberapa personel segera menuju lokasi, dan tak lama kemudian tersangka berhasil ditangkap saat akan melakukan pembakaran lagi terhadap pos Socfindo,” kata Didik kepada detikcom melalui telepon.

Terkait dengan pembakaran dua masjid yang diduga dilakukan tersangka, Kapolres menyatakan, hal itu dilakukan tersangka karena sakit hati terhadap perlakuan warga terhadap dirinya. Tersangka sering dikucilkan, karena tingkah lakunya yang ‘nakal’.

Kesal dengan perlakuan itu, tersangka kemudian membakar kedua masjid pada 31 Maret 2011 malam. Masjid Jami’ At Taqwa di Desa Aek Loba Pekan, dan Masjid Nur Hikmah di Aek Loba. Lokasi antara kedua masjid yang berada di Kecamatan Aek Kuasan ini tidak terlalu jauh. Tindakan pembakaran masjid ini, kata Kapolres Didik, tidak ada kaitannya dengan Suku Agama Ras dan Antargolongan (SARA).

“Tidak ada unsur SARA dalam hal ini. Tersangka juga beragama Islam,” kata Didik sembari menyatakan pihaknya akan memeriksakan tersangka kepada psikiater untuk memastikan ada atau tidaknya gangguan kejiwaan yang dialami tersangka. (her/ant)

Malinda Siap 'Buka-bukaan' Terkait Kasusnya

Jakarta - Tersangka kasus pencucian uang Malinda alias Inong Melinda Dee menilai pemberitaan soal dirinya tidak seimbang tak simpang siur. Malinda siap memberikan klarifikasi kepada publik untuk menjelaskan kasusnya.

"Ibu akan mengklarifikasi langsung karena pemberitaan sekarang itu tidak seimbang," ujar salah satu pengacara Malinda, Batara Simbolon, saat ditemui wartawan di Bareskrim Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Rabu (13/4/2011).

Batara mengatakan, Malinda saat ini belum selesai menjalani pemeriksaan. Ibu 3 anak ini berjanji akan melakukan klarifikasi atas kasusnya.

"Nanti kalian akan dapat berita langsung dari bu Malinda. Ini kalian kecepatan, kasus masih didalami penyidik sudah diangkat (beritanya)," tutur Batara.

Lalu kapan klarifikasinya? "Ibu janji beres penyidikan dia akan mengatakan ke media. Cuma dia belum siapp sekarang karena masih penyidikan," jelasnya. (ald/ant)


Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs