Oknum Kepala Cabang PDAM di Sungai Penuh Diduga Selingkuhi Istri Orang


SUNGAIPENUH, MERDEKAPOST.COM -  Sungguh prilaku yang tidak terpuji yang seharusnya tidak dilakukan seorang pejabat pemerintahan yang telah merusak dan membuat berantakan rumah tangga orang, diduga oknum kepala cabang PDAM tanah kampung berinisial D melakukan perselingkuhan terhadap seorang wanita yang masih memiliki suami dan mempunyai anak

Ulah perbuatan oknum kepala cabang PDAM tanah kampung D tersebut sehingga rumah tangga yang dulunya hidup harmonis namun setelah terjadinya perselingkuhan tersebut tidak lagi harmonis bahkan wanita selingkuhan menggugat cerai suami yang telah menikahinya.

Adapun perselingkuhan yang dilakukan oknum kepala cabang PDAM tersebut di ketahui dan dipergoki anak kandung wanita selingkuhan oknum tersebut di salah satu rumah makan danau kerinci.

H Anak kandung wanita selingkuhan oknum tersebut saat diminta keterangan mengatakan. " hubungan dugaan perselingkuhan ibu saya ini sudah lama saya dengar kabar dari masyarakat Namun saya belum  percaya karena belum ada bukti yang terlihat di mata saya.

Sepandai pandai tupai melompat akhirnya perselingkuhan yang saya dengar dari masyarakat terkuak dan terlihat di mata saya sendiri. Mendapat informasi dari keluarga saya disuruh ikuti Mobil oknum kepala cabang PDAM ini ke taman pertiwi. Pada hari minggu 19/07/2020.

Sesampai di taman pertiwi saya terus ikuti dan keduanya berlalu menuju danau, setelah mobil  oknum tersebut berhenti di salah satu rumah makan danau kerinci saya pun  langsung grebek. Pintu mobil langsung saya buka. Dia tidak mau buka setelah saya bentak-bentak baru dia mau buka pintu nya

BACA JUGA : AN Oknum ASN Dinas PUPR Kota Sungaipenuh Terjaring Razia di Jambi

Dia pun melakukan perlawanan terhadap saya dan orang tua laki laki saya yang saat itu datang menyusul ke danau. Sebelumnya saya mengikuti mereka hanya berdua dengan teman saya.

Saat di taman pertiwi, saya melihat ibu saya duduk berdua dengan oknum tersebut. Saya menahan emosi dan membiarkan mereka dulu sampai mereka jalan menuju danau. Sesampai rumah didanau ibu saya tidak ada lagi yang saya dapati barang bukti tas ibu berisiKan KTP ibu saya beserta Isi dalam tas ibu saya. "Ungkap H.

Lebih lanjut dirinya menambahkan.  "adanya dugaan perselingkuhan ini kehidupan keluarga saya jadi berantakan. bapak saya dan ibu mau cerai. Dalam hal ini saya selaku anak tidak akan tinggal diam. Saya akan lanjutkan ke proses hukum. Bapak saya juga sudah melaporkan ke Polres kerinci dan membawa bukti bukti yang sudah di dapat. Pungkas H.)*

(Sumber: Portalbuana / Khayangannews/ald)

Related Posts

0 Comments:

Post a Comment


Recent Posts

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Privacy Policy | Disclaimer | Peta Situs