Kolaborasi Dunia Jurnalisme Dan Akademis, IWO Buat MoU Dengan Universitas Bung Karno

 

Merdekapost.com – Ikatan Wartawan Online (IWO) melakukan kerjasama dengan Universitas Bung Karno (UBK) yang tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani pada Kamis, 22 Januari 2026 di Jakarta.

MoU yang menggarisbawahi kerjasama untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan antara kedua belah pihak dan para pihak lain yang dapat dilibatkan belandaskan pada Tridarma Perguruan Tinggi, yakni program pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.

Ruang lingkup kegiatan yang dapat dilakukan bersama kedua belah pihak dan para pihak lain yang dilibatkan cukup beragam, termasuk kegiatan sosial, pelatihan, seminar, workshop dan sebagainya.

IWO dalam penandatanganan MoU dengan UBK di Aula Dr. Ir. Soerkarno, Kampus UBK Jalan Kimia di Jakarta Pusat diwakili Ketua Umum Dwi Christianto, S.H., M.Si., sementara dari pihak UBK diwakili oleh Wakil Rektor IV Franky Paulus S.T. Roring, S.IP., M.Si yang pada kesempatan tersebut mewakili Rektor UBK Dr. Ir. Sri Mumpuni Ngesti Rahaju M.Si.

“Sebagai organisasi profesi wartawan yang bekerja di media online, IWO membuka kerja-kerja baik untuk memajukan kebebasan pers di Indonesia,” kata Ketum IWO Dwi Christianto usai penandatangan MoU.

Menurutnya, lembaga akademik seperti Universitas Bung Karno (UBK) mampu memberikan kontribusi untuk memajukan kehidupan pers di tanah air. Sinergi antara IWO dan UBK bisa menghasilkan output berupa Analisa-analisa kebijakan dan update dunia jurnalistik.

“Ada Fakultas Fisik dengan jurusan komunikasi di UBK misalnya bersama akademisi dari fakultas lainnya bisa kami ajak mengembangkan buah pikir untuk kemajuan kehidupan dan kebebasan pers. Termasuk, melakukan advokasi terhadap berbagai persoalan yang melingkupi profesi wartawan secara umum dan khususnya demi anggota IWO,” pungkas Dwi.

Sementara itu kerjasama antara IWO dan UBK  juga diharapkan dapat menjalin keterkaitan antara realitas dunia professional jurnalis dan perguruan tinggi, kata Wakil Rektor 4 UBK Franky Roring.

“Dunia jurnalisme dan akademik memiliki komitmen yang sama pada data dan kebenaran. Atas hal tersebut dipandang perlu Universitas Bung Karno menjalin kerjasama dengan Ikatan Wartawan Online,” kata Franky.

“Penandatanganan ini menandai langkah awal bagi kerjasama kedua lembaga tersebut ke depannya,” tambah Franky. (*)

IWO Jurnalis Touring Ketahanan Pangan: Utamakan Pemasaran Sentra Hortikultura Daerah Kabupaten Batang Hari

  

Merdekapost.com - Hari keDua Jurnalis Touring Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Batang Hari, diisi dengan kunjungan lapangan ke sentra hortikultura Kelompok Tani Serai  Serumpun Desa Kubu Kandang Kecamatan Pemayung, Rabu (24/12/2025).

Rombongan Jurnalis yang tergabung di IWO disambut oleh ketua Koptan Serai Serumpun, sering akrab dipanggil Jang Ning, di lahan seluas 1,3 Hektar petani menanam tiga tanaman utama yaitu timun kisik dan pare.

Dalam wawancara Jang Ning mengungkapkan rasa terimakasih kepada rekan-rekan IWO karena sudah berkunjung langsung ke petani dengan demikian bisa berbagi pengalaman serta akan diberitakan secara meluas ke masyarakat desa lain agar bisa mencontoh jejaknya.

Jang Ning menjelaskan dalam setahun beliau dapat menanam tiga kali dan hasil dari tanaman disalurkan ke pasar Talang Gulo kota Jambi, Beliau juga mengatakan siap menjadi pemasok Sublayer Makan Bergizi Gratis (MBG).

“jika dari pihak MBG menghubungi meminta kita untuk jadi supply kami siap menerima,” ujarnya penuh semangat.

Ada satu keluhan yang disampaikan oleh  Jang Ning dalam bertani yaitu harga pupuk yang mahal, membuat dirinya merasa takut mengalami kerugian, karena hasil panen tidak selalu banyak, beliau Berharap kepada pemerintah bisa menurunkan kembali Pupuk Subsidi agar petani merasa sedikit ringan.

Di tempat yang sama Rudi Siswanto ketua IWO Kabupaten Batang Hari sangat mengapresiasi petani Hortikultura dalam penyaluran hasil panen petani, dan Berharap pihak MBG mengambil Sublayer dari petani setempat.

“Pihak MBG klok ada petani hortikultura di batang hari kenapa harus ambil di luar Daerah,”ajaknya. (*)

Dukung Program Ketahanan Pangan, PD IWO Kabupaten Batang Hari Sambangi Koptan Payo Dadap Desa Senaning

 

Merdekapost.com - Jurnalis Touring  Ikatan Wartawan Online  (IWO)  dalam mendukung swasembada pangan  turun langsung mengawasi dan melakukan penyuluhan kepada Petani, Selasa (23/12/2025).

Dengan tema “Dukungan pers mengawal ketahanan pangan untuk kemandirian daerah dan bangsa” Para Jurnalis yang tergabung dalam Organisasi  PD IWO berkunjung ke beberapa Kelompok tani di wilayah Kabupaten Batang Hari.

Kelompok Tani Payo Dadap Desa Senaning Kecamatan Pemayung merupakan kunjungan pertama yang menjadi Lokasi awal Pengawasan agenda tersebut.

Ketua PD IWO Batang Hari Rudi Siswanto Mengucapkan terimakasih kepada Dinas Terkait dan Kelompok Tani telah menyediakan tempat serta menyambut dengan baik kegiatan Jurnalis Touring Mendukung Ketahanan Pangan Daerah.

Rudi menjelaskan maksud dan tujuan Kegiatan tersebut bukan untuk menggali atau mencari Kesalahan namun untuk mendukung program pemerintah dan menyalurkan apa yang menjadi keluh kesah Kelompok Tani agar Program tersebut berjalan semestinya, dan itu lah   salah satu bentuk dukungan  para pers atas program pemerintah.

“Bapak Ibu bisa menyampaikan kepada Rekan-rekan Jurnalis perkembangan apa yang  telah terealisasi dan hambatan apa Yang membuat terhambat Program Ketahanan Pangan agar kami bisa menjadi penyambung  lidah kepemerintahan” Kata Rudi.

Ketua koptan Amirullah Menyampaikan  Payo Dadap merupakan salah satu penangkar benih  di Kabupaten Batang Hari, dan sejauh ini masalah  yang dihadapi petani adalah  jalan yang ditempuh masih belum pengerasan lebih meluas, Pak Amir mengatakan syukur  karena kunjungan teman teman Wartawan sebab jarang terjadi rekan jurnalis turun ke Kelompok Tani.

“Alhamdulillah Ini kali pertama para wartawan turun langsung ke petani biasanya kan cuma ke Dinas saja,”ucapnya dengan gembira 

Sementara itu, Roma, Kabid Tanaman Pangan Dinas PPP Batang Hari menyampaikan bahwa kelompok tani Payo dadap ini juga sudah IP 300 yang artinya sudah tiga kali tanam dalam setahun.

“Didesa Senaning itu sendiri Mempunyai dua Kelompok Tani, Yakni Kelompok Tani Payo Dadap yang mempunyai Luas 30 Ha dan Kelompok Tani Hikmah Tani dengan luas 54 Ha,” Jelas Roma. (*)

IWO Berbagi Takjil, Senyum bahagia Masyarakat Sekitar Kabupaten Batang Hari

 

Merdekapost.com - Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Kabupaten Batang Hari melaksanakan kegiatan Agenda tahunan   berbagi takjil di dua titik tempat pada, Kamis sore (20/3/2025).

Kegiatan tersebut di komandoi langsung oleh ketua PD IWO Batang Hari, Rudi Siswanto serta seluruh anggota yang tergabung pada organisasi tersebut.

Tampak senyum bahagia dari masyarakat pengendara motor dan mobil yang melintas di dua (2) lokasi menjadi target berbagi takjil gratis dari IWO.

Adapun dua titik tempat tersebut yakni berlokasi Di Simpang Empat BBC dan Taman Wisata Aek Meliuk Kabupaten Batang Hari.

Rudi Siswanto mengatakan, kegiatan ini bukan hanya mencari berkah di bulan suci ramadhan namun ini merupakan salah satu wujud kekompakan bagi pengurus dan anggota PD IWO Batang Hari.

"Dengan adanya kegiatan ini, saya berharap kepada seluruh pengurus dan anggota yang tergabung di organisasi PD IWO Batang Hari tetap selalu kompak" Ujar Ketua IWO.

Selanjutnya, tak hanya berbagi takjil saja, PD IWO Batang Hari juga gelar buka bersama di salah satu tempat Lesehan Rengas Condong (LRC) dengan tema "Merajut Kebersamaan Untuk Meraih Keberkahan".



Turut hadir Ketua IWO serta para anggota, Ketua JOIN, Waka Polres dan Kabid Kominfo Kabupaten Batang Hari dan rekan lainya. (*)

Siap Bersinergi, IWO Lampung Selatan Resmi Dikukuhkan

 

Merdekapost.com - Pimpinan Daerah ( PD-IWO) Ikatan Wartawan Online Lampung Selatan secara resmi dilantik oleh Pimpinan Wilayah (PW) IWO Provinsi  Lampung. Senin , 29 Juli 2024.

Pelantikan itu dihadiri Ketua Umum (Ketum) Pimpinan Pusat (PP) IWO Dwi Christianto, Seketaris PP IWO ,Sekjen Telly Natalia dan Ketua PW IWO Lampung Edi Arsyadad serta Pejabat di Lingkup Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, yang dipusatkan di Aula Sebuku Rumah Dinas Bupati.

Dalam kata sambutan-nya Ketua PD IWO Lamsel Yudi Pratama menegaskan kepada seluruh anggota PD IWO Lampung Selatan siap bersinergi dengan Pemerintah Daerah.

 “IWO siap mengawal program pembangunan Pemkab Lampung Selatan dan memberikan informasi yang aktual,” kata Yudi.

Sementara Ketua PW IWO Provinsi Lampung , Edy Arsyadad mengatakan PD IWO Lampung Selatan menambah kepengurusan IWO di Daerah Kabupaten di Provinsi Lampung.

"Saya berharap kehadiran IWO menjadi bagian kontrol sosial di Lampung Selatan dan dapat berpartisipasi dalam membangun daerah. Terlebih lagi kepemimpinan Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto.Hadirnya IWO sebagai respon terhadap perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat, khususnya internet yang telah mengubah langkah media dan jurnalisme secara menyeluruh,” ujarnya.

Dan tak lupa pulah Ketum PP IWO Dwi Cristiano berharap dengan dilantiknya PD IWO Lampung Selatan dapat menjadi mitra semua pihak dan pemangku  kebijakan.

“Bersinergi dengan semua pihak adalah sebuah keharusan, sebagai mitra Pemerintah dalam menyampaikan informasi yang aktual kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Sementara Bupati Lampung Selatan Hi. Nanang Ermanto menyampaikan selamat dan sukses atas pelantikan tersebut dan ia juga berharap agar hadirnya IWO di Kabupaten Lampung Selatan dapat memberikan kontribusi yang positif.

“Saya  berharap dengan terbentuknya IWO Kabupaten Lampung Selatan mempunyai karakter yang baik apalagi menghadapi Pilkada untuk menyampaikan berita tentang Pilkada damai ,” ujar Nanang.

Sementara itu dia juga mengingatkan agar wartawan IWO Lampung Selatan dapat memberikan edukasi positif kepada masyarakat dengan pemberitaan yang membangun.

" Kehadiran IWO diharapkan senantiasa bekerja dengan profesional, dalam menjalankan tugas jurnalistik dan pemerintah Kabupaten Lampung Selatan siap menerima kritik positif demi kemajuan daerah,” ucap Nanang.(*)

Apresiasi Polda Jambi, IWO Siap Antisipasi Hoax di Pilkada Serentak 2024

 

Merdekapost.com,Jambi - Untuk mengantisipasi berita hoax di pilkada  serentak 2024 Polda Jambi dan Ikatan Wartawan Online (IWO). IWO siap antisipasi hoax di Pilkada Serentak. 

Hal ini disampaikan Ketua Pengurus Wilayah (PW) IWO Provinsi Jambi, Erwin Majam, Jumat (28/6/2024). katanya, IWO akan kembali turun memerangi berita palsu, berita bohong atau hoax seperti pada Pilpres 2017 hingga Pilpres 2019 yang masif. 

"Kita sudah turun dari dulu, ke kampus, sekolah sampai ke kecamatan dengan kolaborasi pemerintah daerah dan Polres-polres. Hari ini, kami terpanggil kembali dengan antisipasi dini Polda Jambi yang patut kita apresiasi," katanya. 

Tambahnya,Hal ini terlihat dari kunjungan korps seragam coklat itu ke PD IWO Tanjab Timur hingga PD IWO Kerinci-Sungai Penuh baru-baru ini, terkait Pilkada Serentak. Tentu saja, IWO merespon cepat hal ini dan langsung mengelar rapat dan menyiapkan program kerja terkait. Kita sudah menyusun program yang akan dirangkai dengan HUT IWO yang jatuh pada 8 Agustus. PW IWO Jambi akan turun ke PD-PD seperti Tanjabtim, Tanjabbar, Batanghari, Tebo, Kerinci-Sungai Penuh dan Sarolangun.

"Lewat kegiatan tersebut, jajaran Pengurus Daerah (PD) IWO akan diperkuat untuk memerangi berita hoax yang akan muncul di Pilkada. Dimana kepentingan politik akan menciptakan munculnya berita hoax untuk menjatuhkan rival, atau strategi meningkatkan popularitas. Kalau dulu untuk menjatuhkan, sekarang ada pula yang dilakukan untuk meningkatkan popularitas. Ibaratnya memainkan simpati orang, namun masalahnya kredibilitas wartawan dan media yang menjadi pertaruhan disini,"Ujarnya.

Dijelakannya,WO tak mau, anggotanya yang tersebar di 8 kabupaten/kota menjual profesinya demi rupiah atau bahkan hanya sekedar janji, dalam menciptakan hoax itu.Untuk itu kita akan menegaskan profesionalitas dan menjaga netralitas dalam menghadapi pilkada. Terutama dalam menjaga marwah organisasi yang sudah harum di Jambi agar tidak dikotori oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan IWO.

"Penegasan ini juga mendorong seluruh pengurus dan anggota IWO di Provinsi Jambi yang berjumlah lebih dari 250 anggota, yang rentan dengan sebaran hoax di media sosial. Kita minta semua bergerak, jangan nanti ada oknum yang mengatasnamakan IWO, lalu mencoreng kita semua.

Saya juga mendorong semua untuk ikut mengedukasi masyarakat terkait bahaya berita hoax. Jika ada yang menjadi korban, IWO menyerukan agar masyarakat jangan takut melapor. Anggota IWO harus patuh pada kode etik jurnalistik dan UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan ikut mengedukasi masyarakat dan menciptakan situasi yang kondusif dengan berita-berita yang dijamin kebenarannya," Tegasnya. (*)

IWO Tegas Tolak RUU Penyiaran

 

Ketua Umum Ikatan Wartawan Online (IWO), Dwi Christianto. Foto: Ist

Merdekapost.com - Ikatan Wartawan Online (IWO) menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran karena beberapa alasan utama terkait dengan kebebasan pers dan keberlanjutan media online seluruh Indonesia.

Hal tersebut dikatakan oleh ketua umum IWO Pusat,Saya mengkhawatirkan bahwa RUU penyiaran tersebut akan membatasi kebebasan pers di Indonesia. IWO mencermati bahwa RUU ini bisa mengarah pada kontrol yang lebih ketat terhadap konten yang disiarkan oleh media penyiaran termasuk platform media online.Ini sungguh bertentangan dengan prinsip-prinsip kebebasan berekspresi dan kebebasan pers yang dijunjung tinggi oleh organisasi wartawan​ dan menjadi amanat UU Pers No.40 Tahun 1999

"IWO berpendapat bahwa regulasi yang terlalu ketat dan birokratis dapat membebani media online berbasis penyiaran, terutama yang berskala kecil dan menengah,hal ini dapat menghambat perkembangan media online yang sedang tumbuh dan mengurangi keberagaman suara dalam lanskap media di tanah air,"kata Ketua Umum IWO Dwi Christianto. 

Dikatakannya lagi,Salah satu kekhawatiran terbesar IWO adalah independensi media yang berpotensi akan terancam jika RUU Penyiaran diterapkan. Kami khawatir bahwa aturan baru ini dapat digunakan untuk mengendalikan atau mempengaruhi konten yang disiarkan oleh media online dan mengurangi otonomi editorial yang penting bagi jurnalisme yang bebas dan independen​​.

"IWO berharap agar kebijakan dan regulasi yang diterapkan di sektor penyiaran dapat mendukung dan melindungi kebebasan pers, bukan sebaliknya.Semangat regulasi penyiaran tersebut juga harus memastikan bahwa semua media termasuk media online dapat beroperasi tanpa adanya tekanan yang tidak perlu ataupu penting dari pihak mana pun​​ itu,"Sebutnya.

Tambahnya,Ikatan Wartawan Online (IWO) mengkritik Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran yang melarang penayangan laporan investigasi karena kami menilai ini akan mengancam kebebasan pers. 

"IWO menilai bahwa larangan ini bisa menjadi bentuk pembungkaman pers dan menghambat fungsi media dalam mengawasi penyelewengan kekuasaan serta mengungkap kebenaran kepada publik.Larangan tersebut dinilai IWO bertentangan dengan prinsip-prinsip demokrasi dan transparansi yang harus dijaga oleh media​​,"Ujar Dwi Christianto.

Seperti diketahui, Organisasi pers lain seperti Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Dewan Pers juga menyuarakan kekhawatiran serupa, menekankan bahwa kebebasan pers adalah pilar penting dalam sistem demokrasi yang sehat​​.

"IWO mendukung pernyataan tegas Dewan Pers, atas RUU Penyiaran dengan mengedepankan ekosistem kebebasan pers dan peliputan wartawan yang tetap mengacu pada UU No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers, sebagai lex spesialis bagi profesi wartawan.

"Adapun Pasal-pasal Kontroversial RUU Penyiaran untuk itu IWO mencermati, terdapat dalam RUU Penyiaran Tahun 2024. Selain Pasal 25 ayat 1 dan Pasal 50 B ayat 2 huruf (c), masih ada beberapa pasal dalam RUU Penyiaran 2024 yang disorot karena dinilai bermasalah," tutur Dwi.

Berikut ini pasal-pasal dalam draf RUU Penyiaran 2024, yang dinilai IWO bermasalah:1. Pasal 42 ayat 2,Paasal 42 ayat 2 menyebut bahwa sengketa jurnalistik diurusi oleh KPI.Pasal ini tumpang tindih dengan UU Pers 40 Tahun 1999 yang menyebut bahwa penyelesaian sengketa jurnalistik dilakukan oleh Dewan pers.

"Berikut bunyi pasal 42 ayat 2:Penyelesaian sengketa terkait dengan kegiatan jurnalistik Penyiaran dilakukan oleh KPI sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.2. Pasal 50 B ayat 2 huruf (c) Pasal 50 B ayat 2 huruf (c) memuat aturan melarang adanya penyiaran eksklusif jurnalistik investigasi. 

Berikut bunyi pasal 50 B ayat 2 huruf (c):

Selain memuat panduan kelayakan Isi Siaran dan Konten Siaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1), SIS memuat larangan mengenai:(c.) penayangan eksklusif jurnalistik investigasi.

3. Pasal 50B ayat 2 huruf (k)

Pasal 50B ayat 2 huruf (k) mengatur soal larangan konten siaran yang mengandung penghinaan dan pencemaran nama baik.

Seperti di UU ITE, pasal yang memuat istilah pencemaran nama baik dianggap sebagai "pasal karet" dan membatasi kebebasan pers.

Berikut bunyi Pasal 50B ayat 2 huruf (k):

Penayangan Isi Siaran dan Konten Siaran yang mengandung berita bohong, fitnah, penghinaan, pencemaran nama baik, penodaan agama, kekerasan, dan radikalisme-terorisme.

4. Pasal 51 huruf E.Pasal 51 huruf E juga kontroversial lantaran RUU Penyiaran 2024 mengatur bahwa penyelesaian sengketa jurnalistik dilakukan di pengadilan. Pasal ini juga tumpang tindih dengan UU Pers 1999.

Berikut bunyi pasal Pasal 51 huruf E.

Sengketa yang timbul akibat dikeluarkannya keputusan KPI dapat diselesaikan melalui pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

"IWO berharap kebebasan pers harus selalu dijunjung tinggi di Indonesia. Karena UUD 1945 tengah mengamanahkan hal tersebut, sebagai panduan untuk meningkatkan peradaban serta kehidupan berbangsa dan bernegara,"Terang Dwi Christianto. (*)

Kapolres Bersama IWO Kerinci -Sungai Penuh Berbagi Takjil dan Buka Bersama

 

Merdekapost.com - Berbagi keberkahan di Bulan Suci Ramadan 1445/2024 Polres kerinci Bersama Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD-IWO) Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh menggelar kegiatan Gerakan Bagi-bagi Takjil gratis kepada masyarakat yang melewati jalan Soekarno Hatta atau di depan SPBU 24.371.20 Pelayang Raya kota Sungaipenuh, Senin (1/4/2024).

Kegiatan ini dihadiri Kapolres Kerinci AKBP. M. Mujib. SH. SIK, Kasat Reskrim Polres Kerinci AKP. Very Prasetyawan.SH., MH, Ketua PD IWO Kerinci-Sungaipenuh Riko Pirmando beserta jajaran pengurus dan anggota.

Setelah membagikan takjil kepada masyarakat, anggota IWO melaksanakan buka puasa bersama Kapolres, Kasat Reskrim dan jajaran-nya.

“Kegitan Ini bertujuan untuk meningkatkan amal ibadah kita di bulan suci ramadhan ini serta wujud kepedulian PD -IWO kerinci-sungai penuh bersama Polres Kerinci terhadap masyarakat yang sedang menjalani ibadah puasa ramadhan 1445 H / 2024 H,” ujar Ketua PD IWO Kerinci-Sungaipenuh, Riko Pirmando yang sebagai CEO media indojatipos.com.

Dikesempatan yang sama, Kapolres Kerinci AKBP M Mujib juga mengajak masyarakat setempat agar selalu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kondusif selama bulan Ramadhan 1445 Hijriah.

“Kami mengajak masyarakat agar berperan aktif untuk bersama menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman dan kondusif sehingga kita bisa melaksanakan seluruh rangkaian ibadah puasa dengan baik," kata AKBP M Mujib.

 Tambahnya, Saya meminta kepada masyarakat agar tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri atau orang lain, seperti membunyikan suara musik secara berlebihan, menyalakan petasan dan kebut-kebutan di jalan, balap liar atau menggunakan knalpot brong(Rising)

Polres juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap segala bentuk kejahatan apabila ingin meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.

Selain, Kapolres Kerinci juga memastikan kedatangan Presiden Jokowi ke Sakti Alam Kerinci pada Rabu (3/4/2024). Kedatangan RI 1 itu dalam rangka kunjungan kerja dan peresmian  jalan dan meninjau sejumlah pasar di Kerinci dan Sungaipenuh. (Red)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs