Turun ke Sekolah, Kapolres Kerinci Tanamkan Disiplin dan Bentengi Pelajar dari Kenakalan Remaja

Turun ke Sekolah, Kapolres Kerinci Tanamkan Disiplin dan Bentengi Pelajar dari Kenakalan Remaja.(Ist)

Merdekapost.com – Upacara bendera hari Senin di SMAN 2 Sungai Penuh, Senin (2/11/2026), berlangsung istimewa. Kapolres Kerinci, AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro, S.H., S.I.K., M.I.K., hadir langsung sebagai pembina upacara sekaligus memberikan pesan penting kepada ratusan pelajar tentang kedisiplinan, pembentukan karakter, serta bahaya kenakalan remaja.

Kegiatan diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Sumpah Pemuda oleh perwakilan pelajar, serta pengucapan Pancasila yang dipimpin langsung oleh Kapolres Kerinci.

Dalam amanatnya, AKBP Hernawan mengingatkan para siswa agar mampu menjaga diri dan masa depan dengan mengisi waktu melalui kegiatan positif. Ia menegaskan, keberanian seorang pelajar bukan ditunjukkan melalui kekerasan, melainkan kemampuan mengendalikan diri dan menyelesaikan persoalan tanpa harus melakukan tindakan anarkis.

Baca Juga: Satgas Tani Merdeka Provinsi Jambi Dampingi Staf Kementerian Tinjau Cetak Sawah Di Kerinci, Sejumlah Persoalan Menjadi Sorotan

“Jauhi segala bentuk kenakalan remaja, mulai dari tawuran, penyalahgunaan narkoba, balap liar, minuman keras, hingga perjudian daring yang dapat merusak masa depan kalian,” tegasnya.

Selain itu, Kapolres juga mengingatkan pentingnya bijak dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, media sosial harus dimanfaatkan untuk hal-hal produktif, bukan menjadi sarana menyebarkan kebencian, provokasi maupun tindakan perundungan (bullying).

Ia juga mengajak para pelajar untuk menghormati pengorbanan orang tua dan guru dengan menaati aturan serta menjaga kedisiplinan di lingkungan sekolah.

“Hormati pengorbanan orang tua dan guru dengan menaati aturan serta disiplin di sekolah. Raih cita-cita kalian melalui kerja keras, kedisiplinan, dan doa,” pesannya.

Baca Juga: WNA Asal Australia Ditemukan Meninggal Dunia di Homestay Kayu Aro Barat, Diduga Akibat Serangan Jantung

Lebih lanjut, melalui kegiatan pembinaan karakter tersebut, Polres Kerinci mengajak para pelajar menjadikan kepolisian sebagai mitra dan sahabat. Para siswa diharapkan tidak ragu melaporkan apabila mengetahui atau mengalami tindakan perundungan maupun penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.

Kegiatan yang turut dihadiri sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Kerinci dan pihak sekolah itu menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, serta masa depan.

Kapolres berharap para pelajar SMAN 2 Sungai Penuh mampu menjaga kehormatan diri, keluarga, dan sekolah dengan mengukir prestasi serta menjauhi segala bentuk kenakalan remaja.(ADz)

Disdik Kota Sungai Penuh Tindak lanjuti Penyegelan SD 064/XI Koto Tuo, Mediasi Akhirnya Kepsek Mundur

Disdik Kota Sungai Penuh Tindak lanjuti Penyegelan SD 064/XI Koto Tuo, Mediasi Akhirnya Kepsek Mundur.(Ist)

Merdekapost.com - Rabu, 28/10/2026, Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh menindaklanjuti aksi penutupan akses sekolah (penyegelan) di SDN 064/XI Koto Tuo melalui mediasi bersama wali murid, pihak sekolah, Kepala Desa Koto Tuo, serta Kapolsek Sitinjau Laut. 

Mediasi tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan melalui Kepala Bidang PTK, Deri Nopalion, S.Pd., sebagai upaya menampung aspirasi masyarakat dan mencari penyelesaian atas permasalahan yang terjadi.

Setelah mediasi, Dinas Pendidikan memanggil kepala sekolah yang bersangkutan untuk membahas tindak lanjut atas aspirasi yang disampaikan masyarakat. Dalam proses tersebut, kepala sekolah menyatakan bersedia mengundurkan diri dan selanjutnya telah resmi mengundurkan diri dari jabatannya.

Baca Juga: Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Wabup Murison Ajak Pemuda Kerinci Patriotik, Gigih, dan Berempati

Menindaklanjuti hal tersebut, Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh akan memproses penunjukan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Sekolah SD Negeri 064/XI Koto Tuo sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Penunjukan ini diharapkan dapat menjaga kelangsungan pengelolaan sekolah serta memastikan kegiatan pendidikan berjalan dengan baik.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Bovi Handriyanto, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa pihaknya menghargai kepedulian masyarakat terhadap peningkatan mutu pendidikan. Setiap aspirasi yang disampaikan menjadi perhatian dan akan ditindaklanjuti secara profesional, objektif, serta bertanggung jawab.

Baca Juga: Bupati Monadi dan 28 pemuda Ikrarkan Sumpah Pemuda di 'Atap Sumatera" Puncak Gunung Kerinci 3805 MDPL

“Kami menghargai kepedulian masyarakat terhadap peningkatan mutu pendidikan. Setiap aspirasi yang disampaikan akan kami terima, pelajari, dan tindak lanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Ia juga berharap Plt. kepala sekolah yang nantinya ditunjuk dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik, membangun koordinasi dengan guru dan tenaga kependidikan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif demi meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan.

Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh turut mengimbau agar para siswa dapat kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa, sementara guru dan tenaga kependidikan tetap melaksanakan tugas secara optimal. Keberlangsungan pembelajaran dan pemenuhan hak siswa untuk memperoleh pendidikan harus menjadi prioritas bersama.(*)

Pasca Sekolah Disegel Wali Murid, Kepala SDN 064/XI Koto Tuo Tanah Kampung Mundur

Setelah Sekolah Disegel Wali Murid, Kepsek SDN 064 Koto Tuo Tanah Kampung Akhirnya Mengundurkan Diri.(IST)

MERDEKAPOST.COM, SUNGAI PENUH – Pasca sekolah di segel oleh wali murid, akhirnya Kepala SD Negeri 064/XI Koto Tuo, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh, Sulaiman, resmi mengundurkan diri pada Rabu (28/10/2026).Cari Peta Wilayah

Aksi protes tersebut mendorong Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh mengambil langkah untuk menyelesaikan persoalan kepemimpinan sekolah. Kini, Dinas Pendidikan menyiapkan Pelaksana Tugas (Plt.) kepala sekolah agar pengelolaan pendidikan dan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan.

Baca Juga: Bupati Monadi dan 28 pemuda Ikrarkan Sumpah Pemuda di 'Atap Sumatera" Puncak Gunung Kerinci 3805 MDPL

Sebelumnya, para wali murid mengeluhkan minimnya perkembangan sekolah selama sekitar dua tahun terakhir. Mereka menyampaikan tuntutan melalui penyegelan pagar sekolah dan meminta anak-anak tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar sebagai bentuk protes.

Setelah Dinas Pendidikan menggelar mediasi bersama sejumlah pihak, Sulaiman menyatakan kesediaannya untuk mengundurkan diri. Ia kemudian resmi melepaskan jabatan kepala sekolah.

Dinas Pendidikan Gelar Mediasi

Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh menggelar mediasi untuk menampung aspirasi para wali murid sekaligus mencari solusi atas persoalan di SDN 064/XI Koto Tuo.Cari Peta Wilayah

Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Deri Nopalion, S.Pd., memimpin mediasi tersebut. Pertemuan itu melibatkan wali murid, pihak sekolah, Kepala Desa Koto Tuo, serta Kapolsek Sitinjau Laut.

Setelah mediasi, Dinas Pendidikan memanggil Sulaiman untuk membahas tindak lanjut tuntutan para wali murid. Dalam pembahasan itu, Sulaiman menyatakan kesediaannya mundur hingga akhirnya resmi mengundurkan diri dari jabatannya.

Selanjutnya, Dinas Pendidikan memproses penunjukan Plt. kepala sekolah sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Pemerintah berharap penunjukan tersebut dapat menjaga kelancaran administrasi serta kegiatan belajar mengajar.

Wali Murid Minta Perbaikan Pengelolaan Sekolah

Sebelum kepala sekolah mengundurkan diri, para wali murid menyegel pagar sekolah dan memasang spanduk yang mendesak pergantian pimpinan.

Spanduk tersebut bertuliskan, “Pindahkan Sulaiman dari SD 064/XI. Kami masyarakat menyegel sekolah ini.”

Salah seorang wali murid, Herlina Sibulian, mengatakan bahwa para orang tua menginginkan perubahan nyata dalam pengelolaan sekolah. Ia meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Wali Kota Sungai Penuh menanggapi keluhan mereka.Cari Peta Wilayah

“Kami meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Bapak Wali Kota Sungai Penuh agar mengganti kepala sekolah yang sekarang dengan yang baru. Selama dua tahun ini, kami menilai belum ada kemajuan yang berarti di sekolah,” ujar Herlina.

Herlina menilai kepala sekolah perlu mendorong kemajuan dalam berbagai aspek pendidikan. Menurutnya, perkembangan sekolah selama dua tahun terakhir belum memenuhi harapan para wali murid.

Ia juga menyoroti proses penerimaan guru honorer. Herlina menilai proses tersebut lebih mengutamakan warga dari desa asal kepala sekolah daripada warga setempat.

Namun, penilaian tersebut merupakan keterangan dari pihak wali murid. Klarifikasi dari pihak sekolah dan instansi terkait tetap diperlukan agar masyarakat memperoleh informasi yang berimbang mengenai proses penerimaan guru honorer.

Bovi Handriyanto Tegaskan Komitmen Dinas Pendidikan

Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Bovi Handriyanto, S.Pd., M.M., mengapresiasi kepedulian masyarakat terhadap peningkatan mutu pendidikan.Cari Peta Wilayah

Ia menegaskan bahwa Dinas Pendidikan membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan terkait pelayanan pendidikan.

“Kami menghargai kepedulian masyarakat terhadap peningkatan mutu pendidikan. Setiap aspirasi yang disampaikan akan kami terima, pelajari, dan tindak lanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Bovi.

Bovi menjelaskan bahwa Dinas Pendidikan akan menangani setiap aspirasi secara profesional, objektif, dan bertanggung jawab. Pihaknya juga akan menjadikan masukan masyarakat sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan.

Ia berharap Plt. kepala sekolah yang nantinya bertugas dapat membangun koordinasi dengan guru dan tenaga kependidikan. Selain itu, pimpinan sementara tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif agar sekolah dapat memberikan pelayanan pendidikan secara optimal.

Disdik Minta Siswa Kembali Belajar

Di tengah penyelesaian persoalan kepemimpinan, Dinas Pendidikan mengingatkan semua pihak agar tetap mengutamakan kepentingan siswa.

Bovi mengimbau para wali murid agar mengizinkan anak-anak kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa. Ia juga meminta guru dan tenaga kependidikan tetap menjalankan tugas secara optimal.

Menurutnya, persoalan kepemimpinan tidak boleh menghambat proses pembelajaran maupun hak siswa untuk memperoleh pendidikan.

Setelah Sulaiman mengundurkan diri, Dinas Pendidikan akan melanjutkan proses penunjukan Plt. kepala sekolah sekaligus menjaga kelancaran pengelolaan sekolah.

Pemerintah berharap seluruh pihak dapat bekerja sama menyelesaikan persoalan tersebut sehingga kegiatan belajar mengajar kembali berjalan kondusif dan upaya peningkatan mutu pendidikan di SDN 064/XI Koto Tuo dapat berlanjut.(Red)

Wako Alfin Apresiasi Gebrakan Kadisdik Sungai Penuh Gandeng Satpol PP, Patroli Pelajar Secara Rutin Upaya Mencegah Siswa Bolos saat Jam Belajar

Kadisdik Kota Sungai Penuh Bovi Handriyanto, S.Pd., M.M., Gandeng Satpol PP, Memantau Langsung dan Lakukan Pembinaan 'Humanis' Pelajar yang Berkeliaran saat Jam Belajar

Alfin Bakar: "Masih ada siswa / pelajar berkeliaran di waktu jam sekolah. Ini jd PR kita bersama (orang tua, sekolah dan masyarakat)"

Sungai Penuh - Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Bovi Handriyanto, S.Pd., M.M., bersama jajaran dan didampingi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sungai Penuh, melakukan pemantauan di sejumlah lokasi sebagai tindak lanjut atas aduan masyarakat mengenai pelajar yang berkeliaran saat jam belajar, Kamis, 22 Oktober 2026.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan sejumlah pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat yang berada di warung dan tempat penyewaan PlayStation (PS) saat jam belajar. Para pelajar tersebut mengenakan seragam sekolah maupun pakaian tidak resmi. Kepala Dinas Pendidikan kemudian mengajak mereka berdialog dan memberikan pembinaan secara humanis untuk mengetahui alasan tidak mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Patroli Pelajar Secara Rutin

Pembinaan ini bertujuan mengingatkan pelajar akan pentingnya kedisiplinan dan pendidikan, bukan untuk menghukum. Dinas Pendidikan juga akan memperkuat koordinasi dengan Satpol PP dan pihak sekolah serta mendorong guru bimbingan konseling (BK) dan orang tua untuk lebih aktif memantau kehadiran dan aktivitas siswa.

Ke depan, patroli pelajar secara rutin direncanakan sebagai upaya mencegah siswa bolos saat jam belajar. 

Wako Alfin dalam unggahan Facebooknya, Akun Alfin Bakar menyebtukan, "Masih ada siswa / pelajar berkeliaran di waktu jam sekolah. Ini jd PR kita bersama (orang tua, sekolah dan masyarakat)"

Sementara itu, Upaya Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh dalam menertibkan anak-anak sekolah yang berkeliaran di saat jam belajar sedang berlangsung itu mendapat dukungan penuh dari warganet

seperti dituliskan oleh akun Facebook, Abi Hafizh, "Langkah tepat dan sangat bagus sekali yg dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh Ini memang sdah sejak lama terjadi dlam dunia pendidikan kota sungai Penuh, dimana banyaknya anak2 pelajar aktif yg saat jam sekolah berkeliaran diluar sekolah tanpa alasan yg jelas, berkumpul di warung PS, mereka sdah punya titik2 tertentu yg menurut mereka nyaman, disanalah merka main game, merokok dan lain2nya, pas jam plang sekolah mereka kembali ke keluarga mereka masing2.. semoga langkah ini membawa efek positif bagi kalangan pelajar kota sungai Penuh. Amiin"

Yuda Jiwa Memang sangat penting pengawasan buat generasi muda...bahkan kadang sering terpantau nongkrong di bukit kayangan 🙏🙏🙏

Priska Armanto, menuliskan, Waaaah ini perlu pengawasan baik dari rumah maupun dari sekolah.. Pak Wako Alfin Bakar

Ummu Azmi, Di sungai Ning banyak pak dari pagi arah kepuncak depati coffe

Alfin Bakar juga membalas langsung komentar dan laporan warganet, Ummu Azmi ini laporan dari masyarakat. Sdh di razia sampai puncak & depati coffee" Tulis wako Alfin.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan pelajar, membentuk karakter yang bertanggung jawab, serta mendukung terwujudnya visi Kota Sungai Penuh JUARA (Maju, Adil, dan Sejahtera).(*)

Bupati Monadi Buka Seleksi Beasiswa Kerinci Cerdas 2026 Cabang Hafidz Al-Qur’an

Bupati Kerinci Monadi membuka Seleksi Beasiswa Kerinci Cerdas Cabang Hafidz Al-Qur’an Tahun 2026 di Kabupaten Kerinci pada Senin (19/10/2026) malam.(Ist) 

KERINCI – Kabar gembira bagi siswa-siswi sekolah di Kabupaten Kerinci. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci membuka Seleksi Beasiswa Kerinci Cerdas Cabang Hafidz Al-Qur’an Tahun 2026.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Kerinci Monadi pada Senin (19/10/2026) malam itu merupakan salah satu bentuk komitmen Pemkab Kerinci dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda yang memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Bupati Monadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara, tenaga pendidik, orang tua, serta semua pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.

Ia juga mengungkapkan rasa bangga kepada para peserta yang telah menunjukkan semangat dalam belajar, menghafal, dan mencintai Al-Qur’an.

Baca Juga: Pansel Umumkan Hasil Akhir Seleksi JPT untuk 5 OPD Pemkot Sungai Penuh, Ini Daftarnya!

“Anak-anak sekalian adalah anak-anak pilihan yang telah menunjukkan semangat untuk belajar, menghafal, dan mencintai Al-Qur’an. Kehadiran kalian di sini merupakan sesuatu yang membanggakan, bukan hanya bagi orang tua dan sekolah, tetapi juga bagi Kabupaten Kerinci yang kita cintai,” ujar Monadi.

Ia menegaskan, program Beasiswa Kerinci Cerdas merupakan bentuk perhatian dan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melalui seleksi cabang hafidz Al-Qur’an, pemerintah daerah ingin memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk mengembangkan potensi sekaligus membangun karakter yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

Baca Juga: Hj. Helneti Mesra Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kota Sungai Penuh, PAW Alm. H Dahkir Yahya

Monadi menekankan bahwa generasi muda Kerinci diharapkan tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keimanan yang kuat, akhlak mulia, perilaku santun, dan kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, kecerdasan harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter agar ilmu yang dimiliki dapat memberikan manfaat bagi kehidupan.

“Kecerdasan tanpa akhlak dapat kehilangan arah. Sebaliknya, ilmu yang disertai iman dan akhlak akan menjadi bekal yang sangat berharga dalam menjalani kehidupan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, seleksi Beasiswa Kerinci Cerdas bukan semata-mata tentang memperoleh beasiswa atau menjadi juara, melainkan bagian dari upaya membangun generasi yang mencintai Al-Qur’an dan menjadikan nilai-nilainya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, pendidikan Al-Qur’an perlu terus diperkuat melalui lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Ia juga berpesan agar setiap anak diberikan kesempatan untuk tumbuh dan berkembang sesuai kemampuannya tanpa dibanding-bandingkan dengan anak lainnya.

Kepada seluruh peserta seleksi, Monadi berpesan agar mereka mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan hati gembira, pikiran tenang, dan semangat tinggi.

Ia meminta peserta tidak merasa takut ataupun rendah diri karena setiap anak memiliki kelebihan dan potensi masing-masing yang harus terus dikembangkan.

“Bagi anak-anak yang memperoleh beasiswa nantinya, jadikanlah kesempatan itu sebagai motivasi untuk belajar lebih giat, meningkatkan hafalan, dan terus memperbaiki akhlak. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Kalian tidak gagal hanya karena belum terpilih hari ini,” pesan Monadi.

Melalui kegiatan Beasiswa Kerinci Cerdas Cabang Hafidz Al-Qur’an Tahun 2026, Pemkab Kerinci berharap terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat dalam menyiapkan generasi masa depan.(*)

Viona Juli Zahira, Putri Ujung Pasir Tanco Harumkan Nama MAN 1 Kerinci dengan Dua Medali Emas

Viona Juli Zahira, Putri Ujung Pasir Harumkan Nama MAN 1 Kerinci dengan Dua Medali Emas

KERINCI — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar asal Kabupaten Kerinci. Viona Juli Zahira, putri kelahiran Ujung Pasir, Kecamatan Tanah Cogok, Kabupaten Kerinci, berhasil mengharumkan nama madrasah melalui prestasi akademik di bidang Biologi.

Siswi MAN 1 Kerinci Sebukar kelas XII F4 tersebut berhasil meraih dua medali emas dalam kompetisi bidang studi Biologi, yakni Nusantara Youth Competition dan Cakrawala Scholars Competition.

Keberhasilan Viona menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga dan madrasah. Di balik pencapaiannya, terdapat dukungan dan doa kedua orang tuanya, Novi Zarmita dan Sunardi.

Sang ayah, Sunardi, diketahui bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia. Meski berada jauh dari keluarga, dukungan dan perjuangan orang tua menjadi salah satu penyemangat Viona untuk terus belajar dan meraih prestasi.

Viona menyampaikan bahwa prestasi yang diraihnya bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan motivasi untuk terus berkembang.

“Teruslah berprestasi, jangan takut bermimpi dan jangan mudah menyerah. Jadikan setiap proses sebagai pengalaman untuk menjadi lebih baik. Semoga prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi teman-teman untuk terus belajar dan mengharumkan nama madrasah serta daerah.”

Viona juga berharap keberhasilannya dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya, khususnya siswa-siswi di Kabupaten Kerinci, agar berani mengikuti berbagai kompetisi dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Prestasi hari ini menjadi langkah menuju masa depan yang lebih baik. Keberhasilan Viona sekaligus menunjukkan bahwa dengan kerja keras, doa, dukungan keluarga, dan semangat belajar, pelajar dari daerah pun mampu bersaing dan menorehkan prestasi di tingkat kompetisi.(Ali)

Zafina Siswi SMPN 30 Kerinci Siap Harumkan nama Daerah di Jamda Pramuka Jambi 2026

Kerinci, Merdekapost.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Siswi SMPN 30 Kerinci. Di bawah kepemimpinan kepala sekolah yang baru, Liskha Nurlidya, S.Pd, salah satu siswi terbaik sekolah tersebut, Zafina Dwi Putri, dipercaya mewakili Kecamatan Gunung Raya pada ajang Jambore Daerah (Jamda) Gerakan Pramuka Jambi Tahun 2026.

Zafina Dwi Putri, atau biasa disapa Zafina, lahir di Bangko pada 19 Juni 2012 dan merupakan anak kedua dari pasangan Wenrosmadi dan Sunarti.

Dengan berbekal semangat yang tinggi, disiplin, serta kemampuan yang dimilikinya, Zafina berhasil lolos melalui proses seleksi bersama tiga siswa lainnya untuk membawa nama Kecamatan Gunung Raya pada kegiatan kepramukaan tingkat Provinsi Jambi tersebut.

Proses seleksi yang diikuti berlangsung cukup ketat dengan berbagai tahapan penilaian, mulai dari kemampuan kepramukaan, kedisiplinan, mental, kekompakan, hingga keterampilan peserta.

Keberhasilan Zafina lolos menjadi bukti kerja keras, dedikasi, dan semangatnya dalam mengikuti pembinaan kepramukaan.

Keberhasilan ini sekaligus menjadi salah satu prestasi membanggakan bagi SMPN 30 Kerinci di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Liskha Nurlidya, S.Pd. Meski belum lama memimpin sekolah tersebut, berbagai pembinaan dan dukungan terus diberikan kepada para siswa guna mendorong lahirnya prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Baca Juga: Bupati Monadi Resmi Buka Jambore Pramuka Kwarcab Kerinci 2026

Kepala SMPN 30 Kerinci, Liskha Nurlidya, S.Pd, menyampaikan rasa bangga dan syukur atas capaian yang diraih salah satu siswinya tersebut.

“Alhamdulillah, ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMPN 30 Kerinci.

Terpilihnya Zafina melalui seleksi yang ketat menjadi bukti bahwa siswa kami memiliki kemampuan dan semangat yang luar biasa. Semoga Zafina dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik, menambah pengalaman, mempererat persaudaraan, serta membawa nama harum sekolah dan Kecamatan Gunung Raya,” ujarnya.

Rasa bangga juga disampaikan Camat Gunung Raya, Azwir, S.pd. M.Si Ia mengapresiasi semangat dan prestasi para pelajar yang mampu membawa nama Kecamatan Gunung Raya hingga ke tingkat Provinsi Jambi.

“Kami sangat bangga kepada anak-anak yang terpilih mewakili Kecamatan Gunung Raya dalam Jamda Pramuka Jambi 2026. Semoga mereka dapat memberikan yang terbaik, menjaga nama baik daerah, serta menjadi generasi muda yang berprestasi dan berkarakter,” ungkapnya.

Baca Juga: Kamabicab Kerinci Buka Jambore Cabang 2026, Kak Monadi Dorong Generasi Muda yang Tangguh dan Berkarakter

Jambore Daerah Gerakan Pramuka Jambi 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 25 Juni 2026 di Bumi Perkemahan Pramuka Abdurrahman Sayoeti Musa. Kegiatan akbar kepramukaan tersebut akan mempertemukan peserta terbaik dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi.

Selain menjadi ajang silaturahmi, Jamda juga menjadi wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, kreativitas, serta kemandirian generasi muda. Berbagai persiapan terus dilakukan menjelang keberangkatan peserta.

Dukungan penuh dari pihak sekolah, pemerintah kecamatan, keluarga, dan masyarakat diharapkan menjadi motivasi bagi Zafina untuk tampil maksimal dan mengharumkan nama SMPN 30 Kerinci serta Kecamatan Gunung Raya di tingkat Provinsi Jambi.(Adz)

Baru Dilantik, Belasan Kepala Sekolah di Muaro Jambi Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya

Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno dan Wakilnya Junaidi Mahir melantik 183 kepala sekolah (Kepsek), Senin (18/5/2026). namun beberapa hari setelah dilantik belasan kepala sekolah mendatangi Dinas Pendidikan Muaro Jambi dan Mereka mengajukan pengunduran diri.(Ist) 

Muaro Jambi - Sejumlah kepala sekolah di Kabupaten Muaro Jambi yang baru dilantik pada Senin (18/5/2026) dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya.

Mereka disebut resmi menyampaikan pengunduran diri dengan mendatangi Dinas Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi pada Rabu (20/5/2026) pagi.

Dari total 183 kepala sekolah yang dilantik, sebagian memilih melepaskan jabatan.

Beberapa yang sempat TribunJambi.com tanyai, mengaku keberatan dengan lokasi penempatan tugas baru yang dianggap terlalu jauh dari tempat tinggal mereka.

Informasi yang beredar menyebutkan penempatan kepala sekolah tersebut dinilai belum mempertimbangkan aspek geografis domisili masing-masing.

Kondisi itu membuat sejumlah kepala sekolah harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk menuju sekolah tempat mereka bertugas.

Sejumlah guru di Kabupaten Muaro Jambi turut menyoroti persoalan tersebut.

Mereka meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap kebijakan penempatan kepala sekolah agar disesuaikan dengan wilayah tempat tinggal.

"Kami berharap penempatan kepala sekolah ini logis dan sesuai dengan tempat tinggal mereka. Jangan sampai ada kepala sekolah yang tinggal di kawasan Mendalo, tetapi malah ditempatkan bertugas di Kumpeh atau Bahar Selatan. Jaraknya terlalu ekstrem," ujar seorang guru yang enggan disebutkan identitasnya.

Menurutnya, keluhan tersebut cukup beralasan karena perjalanan dari Mendalo menuju wilayah seperti Kumpeh maupun Bahar Selatan membutuhkan waktu berjam-jam dengan kondisi infrastruktur yang dinilai masih menantang.

Penempatan Dinilai Bertentangan dengan Pancacita Bupati

Kebijakan penempatan kepala sekolah ini juga dinilai bertolak belakang dengan salah satu program prioritas daerah dalam Pancacita Bupati Muaro Jambi, yakni “Guru Nyaman, Siswa Senang”.

"Bagaimana siswa bisa belajar dengan senang dan optimal, jika para kepala sekolahnya sudah kelelahan di jalan atau bahkan memilih mundur karena beban jarak tempuh yang tidak realistis," kata salah seorang kepala sekolah lainnya.

Mereka berharap Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi segera melakukan pemetaan ulang atau zonasi penempatan kepala sekolah agar aktivitas belajar mengajar tetap berjalan kondusif dan kualitas pendidikan tidak terganggu.

Sebelumnya, sebanyak 183 kepala sekolah mulai dari tingkat TK, SD hingga SMP resmi dilantik dan diambil sumpah jabatan untuk menempati posisi baru.

Pelantikan tersebut digelar di Ruang Nang Inang, Kantor Bupati Muaro Jambi dan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Muaro Jambi, Jun Mahir.

Kebijakan itu disebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Muaro Jambi.

Berdasarkan data yang dihimpun, dari 183 kepala sekolah yang dilantik terdiri dari 99 Kepala SD, 53 Kepala SMP dalam skema promosi maupun rotasi, serta 31 Kepala TK yang tersebar di berbagai kecamatan.

Dalam sambutannya, Jun Mahir menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan tanggung jawab penuh, baik secara moral maupun akademik.

"Jabatan ini adalah amanah. Jalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, jaga integritas, dan jadilah pemimpin yang mampu meningkatkan mutu pendidikan di sekolah masing-masing,” kata Jun Mahir.

Ia juga mengingatkan pentingnya kerja sama antara sekolah, komite, dan orang tua murid demi menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi siswa.

Menurut Jun Mahir, kepala sekolah memiliki peran penting sebagai manajer sekaligus penggerak utama di lingkungan satuan pendidikan.

Karena itu, ia meminta seluruh kepala sekolah yang baru dilantik segera bekerja dan menunjukkan inovasi dalam memajukan sekolah.

“Jangan ada lagi laporan-laporan miring terkait pengelolaan dana BOS maupun administrasi sekolah,” tegasnya.

"Selamat atas jabatannya, semoga amanah dan saya minta semuanya langsung bekerja," ungkapnya.

Tindak Lanjut Dinas Pendidikan

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi, M Hendri Gunawan, membenarkan adanya pengunduran diri sejumlah kepala sekolah yang baru dilantik.

Menurut Hendri, hingga saat ini pihak dinas telah menerima surat pengunduran diri dari 13 kepala sekolah.

"Saat ini sudah ada sekitar 13 orang kepala sekolah yang mengajukan surat pengunduran diri ke Dinas Pendidikan.

"Alasan yang disampaikan cukup beragam, mulai dari faktor kondisi kesehatan, masa pensiun yang sudah dekat, hingga kendala jarak tempuh ke lokasi tugas yang baru," ujar M Hendri Gunawan.

Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi menyatakan segera melakukan evaluasi dan kajian lebih lanjut.

Langkah itu dilakukan agar proses kepemimpinan serta kegiatan belajar mengajar di sekolah yang terdampak tetap berjalan normal.(*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs