MUARA TEBO, MP -Jelang pemungutan suara ulang Pilkada Tebo, pasangan Yopi-Sapto mendapat suntikan baru. Sejumlah tim pemenangan pasangan Ridham-Eko menyatakan bergabung dengan pasangan nomor urut tiga tersebut dan berjanji akan memenangkan pasangan Yopi-Sapto.
Pernyataan mereka disampaikan saat pertemuan dengan Cabup Yopi Muthalib di posko pemenangan Yopi-Sapto di KM 1 Muara Tebo selasa (26/4). Dalam pertemuan yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB itu dihadiri puluhan tim Ridham-Eko yang dikoordinir Mursalim dan Arfan dan juga dihadiri Syamsu Rizal, ketua DPC Demokrat Tebo.
"12 korcam tim pemenangan nomor urut dua meyatakan bergabung dengan pasangan Yopi-Sapto," kata pria yang biasa disapa Iday tersebut. Menurut Wakil Ketua DPRD Tebo ini pada pemungutan suara ulang ini semua tim dan partai koalisi akan all out untuk memenangkan Yopi-Sapto.
"Kita akan berusaha mempertahankan kemenangan pasangan Yopi-Sapto. Semua tim dan partai pengusung akan bergerak karena ini pertarungan harga diri kandidat dan partai pengusung. Mari kita tunjukkan kalau masa depan Tebo berada di pilihan rakyat bukan pada putusan Mahkamah Konstitusi," katanya.
Sementara, Mursalim dan Arfan menyatakan pengalihan dukungan dari pasangan nomor urut dua ke Yopi-Sapto tersebut dilakukan karena menurut mereka pasangan Ridham-Eko sudah tidak mungkin lagi untuk memenangkan Pilkada tebo. Selain itu mereka juga menilai ada kesamaan visi dan misi Yopi-Sapto dan tim sehingga mereka mau bergabung.
"Pada Pemungutan suara 12 maret lalu pasangan Ridham-Eko memperoleh suara 12 ribuan. Dan kami yakin 70 persen dari suara itu akan beralih ke pasangan Yopi-Sapto," kata Salim yang merupakan warga desa Jati Belarik kecamatan Tebo Tengah itu.
Sementara Yopi Muthalib mengatakan dirinya merasa sangat berterima kasih kepada 12 korcam dan tim pemenangan Ridham-Eko yang telah bergabung. Kata Yopi, pihaknya selalu optimis untuk kembali menang dalam pemungutan suara ulang nanti. "Bahkan sekarang kita mendapat suntikan baru, tentunya ini bisa melipatgandakan perolehan suara dan mempertahankan kemenangan dulu," katanya.(ald)
Tim Ridham-Eko Menyatakan Dukung Yopi-Sapto
Ridham Centre ; Mursalim Cs Yang Dukung Yopi-Sapto Bukan Tim Ridham-Eko
MUARA TEBO, MP - Terkait bergabungnya beberapa tim Ridham-Eko ke tim Yopi-Sapto, Ketua Ridham Centre, M Toha mengatakan Mursalim dan Arfan beserta timnya bukanlah tim sukses Ridham-Eko. Katanya, mereka merupakan tim dari Cabup Asvan Deswan yang gagal maju dan pada pilkada 10 maret lalu menjadi simpatisan Ridham-Eko.
"Saya melihat wajah-wajah mereka di Koran Radar Tebo hari ini (kemarin,red) dan saya tahu pasti mereka bukan tim melainkan simpatisan Ridham-Eko. Dan saya tidak mempermasalahkan mereka bergabung dengan kandidat manapun, tetapi jangan membawa-bawa nama pasangan Ridham-Eko," tukas mantan Anggota DPRD Tebo ini via ponsel.
Menurut Toha, dirinya sedang mempertimbangkan dan mepelajari tentang pencatutan nama pasangan Ridham-Eko oleh Salim. Dan jika itu masuk ke dalam persoalan hukum, Toha mengatakan akan melanjutkan persoalan itu ke ranah hukum. "Tim kami masih solid untuk maju, jadi jangan mengatasnamakan pasangan kami," tandasnya mengakhiri.
Sebelumnya, Mursalim dalam pertemuan di Posko pasangan Yopi-Sapto KM 1 Muara Tebo pada selasa (26/4) mengatakan mereka adalah tim yang terdiri dari 12 korcam tim pemenangan Ridham-Eko. Mereka memutuskan bergabung dengan pasangan Yopi-Sapto memiliki peluang besar untuk menang dan ada kesamaan visi dan misi dengan tim.
"Saya berjanji akan memenangkan pasangan Yopi-Sapto pada pemungutan suara ulang. Dari perolehan 12 ribuan suara Ridham-Eko pada pilkada 10 maret lalu, kami yakin sekitar 70 persen akan kami dapatkan untuk pasangan Yopi-Sapto," katanya.(Ald)
Tiga Staf BKD Tebo dan Camat Muara Tabir di Periksa Polisi
Terkait Kasus CPNS Guru Tanpa Akta IV
MUARA TEBO, MP – Kasus kelulusan Wahyu Eka Putri (WEP) CPNS tahun 2008 tanpa syarat masih terus didalami penyidik tindak pidana korupsi (Tipikor) Polres Tebo. Selasa (26/04) kemarin Camat Muara Tabir, Hazairi serta tiga staf BKD Tebo dimintai keterangan oleh penyidik.
Camat Muara Tabir ikut diperiksa karena pada tahun 2008 itu, Huzairi masih menjabat sebagai Staf di BKD. Kemudian tiga staf BKD yang dimintai keterangan kemarin yakni, Donit, Purnomo dan Warto. Mereka dimintai keterangan oleh penyidik untuk mengungkap kasus dugaan penyimpangan penerimaan CPNS tahun 2008.
Informasi yang berhasil dihimpun Radar Tebo, pemeriksaan tersebut merupakan pemeriksaan lanjutan. Sebelumnya penyidik juga telah meminta keterangan dari kepala BKD Tebo H Izhar dan sejulah staff BKD.
Kapolres Tebo AKBP M Arifin SIK melalui kasat Reskrim Polres Tebo AKP Ernis Sitinjak ketika dikonfirmasi harian ini membenarkan tentang pemeriksaan tersebut. Ia mengatakan pemeriksaan tersebut merupakan tindak lanjut terkait kelulusan WEP yang lulus pada formasi guru tanpa akta IV tahun 2008 lalu.
Dikatakannya, proses penyidikan tersebut sebelumnnya juga telah memanggil kepala BKD Tebo Izhar dan sejumlah pihak lainnya, ini dilakukan agar kasus tersebut dapat terungkap dan dapat ditentukan siapa yang akan ditetapkan menjadi tersangka nantinya. "Proses penyidikan terus dilakukan, terkait siapa yang akan menjadi tersangka kita lihat saja nanti," pungkasnya. (ald)
Tanggapan Bupati Tebo Terkait laporan Tim Suka-Hamdi Ke Polda
MUARA TEBO, MP – Putusan Mahkamah Konsititusi (MK) yang menyatakan pemilukada Tebo yang digelar pada 10 maret lalu penuh dengan pelanggaran telah menyeret beberapa pejabat di pemkab Tebo ke Polda Jambi. Pada Senin (18/04), sepuluh orang tim sukses pasangan Sukandar-Hamdi melaporkan keterlibatan Bupati Tebo Madjid Mu'az serta sejumlah Kepala dinas dan Camat ke Polda Jambi.
Lalu bagaimana Bupati Tebo Madjid Muaz menanggapi laporan yang didasarkan pada putusan MK itu? Dikonfirmasi Senin (25/04) Madjid mengatakan apa yang dilaporkan oleh tim Suka-Hamdi tentang barang-bukti keterlibatan dirinya juga tidak benar.
"Apa yang mereka tuduhkan tentang keterlibatan saya itu tidak benar, bahkan soal adanya rekaman suara saya pada pertemuan dengan kandidat itu tidak terbukti, dan hanya dibuat-buat," katanya.
Katanya, rekaman suara yang dilaporkan oleh tim Suka-Hamdi tersebut bukanlah suaranya dan rekaman tersebut hanya dibuat-buat untuk mengkait-kaitkan dirinya dengan salah satu kandidat.
Karena kaanya, dirinya tidak hadir pada pertemuan di Rumah Makan Sederhana Muara Bungo dan pertemuan di rumah Yopi di kota Jambi. "Saya tidak pernah hadir dalam pertemuan di Bungo dan Jambi bagai mana mereka bisa menyangka kalau saya hadir, saya saja tidak ikut pada pertemuan di dua tempat itu," sebutnya.
Dilanjutkannya, sebagai bukti bahwa tuduhan yang mereka laporkan tersebut tidak benar, yakni tidak adanya penggelembungan suara yang terjadi selama proses Pilkada lalu seperti apa yang diputuskan MK dan rekapan C1 yang ditetapkan oleh KPU sesuai dengan apa yang ada hingga Proses Pleno.
"Semuanya saya serahkan kepada aparat penegak hukum untuk menindak lanjuti laporan tersebut, soal siapa yang benar dan yang salah itu akan terbukti nantinya berdasarkan hasil pengelidikan pihak terkait, yang jelas tuduhan tersebut tidak benar," pungkasnya.(ald)
Preview : Real Madrid vs Barcelona
SMAN 2 Tebo Gelar Pelepasan Siswa
RIMBO BUJANG, MP – Siswa kelas XII SMAN 2 Tebo yang telah menempuh UN mengikuti kegiatan pelepasan siswa yang digelar sekolah tersebut,kemarin (25/4).
Kegiatan yang dilaksanakan di gedung Aula sekolah itu, juga terlihat hadir Dra. Hj. Elviana, yang notabene Anggota DPD RI dari Provinsi Jambi, Kapolsek Rimbo Bujang Chairul Anam, dan Ketua Komite sekolah Suwarno yang notabene Anggota DPRD Kabupaten Tebo.
Dalam sambutannya, Usniati, Kepala Sekolah menyampaikan selamat bagi siswa-siswinya yang telah menempuh pendidikan selama di SMA, dan telah menempuh Ujian untuk menentukan kelulusan yang dilaksanakan satu minggu sebelumnya.
“Kita ucapkan selamat untuk anak kami yang telah menyelesaikan studi di sekolah ini. Diharapkan pelepasan ini tidak menjadikan para alumni melupakan sekolah ini,” ujar Usniati.(Apek)
Polsek Rimbo Bujang Tertibkan Aksi Balap Liar
RIMBO BUJANG, MP – Satuan Anggota Polsek Rimbo Bujang kembali melakukan penertiban terhadap aksi balap liar di Terminal Wirotho Agung, malam minggu kemarin, (23/4).
Dalam penertiban yang dipimpin langsung Kapolsek AKP. Chairul Anam S.Ik, berhasil diamankan sedikitnya 20 sepeda motor dan pemiliknya yang masih berusia muda yang didiominasi para ABG. Setelah ditangkap di terminal, para pelaku diminta menuntun sepeda motor menuju Mako Polsek Rimbo Bujang yang berjarak sekitar dua ratus meter.
“Kita berhasil mengamankan puluhan sepeda motor, kunci langsung kami sita, selanjutnya kita arak ke Polsek mereka sambil menuntun sepeda motor masing-masing,” kata Chairul lagi.
Sesampainya di Kantor Polisi, para pemuda itu diminta untuk menandatangani pernyataan tidak akan mengulangi aksi mereka. Diantara mereka juga ditemui anak-anak yang berumur di bawah 17 tahun, bagi mereka dipanggil orang tuanya.
Selain itu, sepeda motor yang diamankan di Polsek, belum boleh diambil oleh pemiliknya sebelum dilengkapi. Karena kebanyakan sepeda motor mereka tanpa Nomor Polisi dan telah “dipreteli”, seperti Spion,Knalpot, dan Speedo Meter dan menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
Penertiban tersebut, menurut Chairul lagi baru sebatas peringatan. Setelah membuat penyataan, diharapkan para pemuda itu tidak mengulangi
aksinya. Jika terbukti mengulangi aksinya, pelaku akan dikenakan sanksi bukti pelanggaran (Tilang). (Apek)
Camat Bingung Dengan Program Samisake
Belum Ada Juknis dan Juklaknya
RIMBO BUJANG, MP – Program Satu Milyar Satu Kecamatan (Samisake) yang merupakan program andalan Gubernur Jambi HBA ketika pencalonan Gubernur lalu, pada realisasinya tampaknya membuat para Camat yang wilayahnya akan menjadi sasaran alokasi, malah bingung.
Seperti yang dikatakan Camat Rimbo Bujang Taufik Hidayat SE. Ketika ditanya tentang bagaimana realisasi program Samisake nanti, dirinya belum bisa menerangkan bagaimana realiasi Samisake secara luasnya.
“ Realisasi Samisake belum begitu jelas , karena pada Rakor camat seprovinsi Jambi lalu, pihak Provinsi juga menyampaikan bahwa Program Samisake belum ada Juknis dan Juklaknya,” ujar Taufik kepada koran ini.
Namun menurutnya, yang jelas dari program Samisake peluncuran perdana tahun 2011 ini ada beberapa Pilot Proyek diantaranya bedah rumah,sertifikat tanah gratis, UMKM, jamkesmasda dan Beasiswa. Mengenai pelaksana, masing-masing akan ditangani oleh dinas yang sesuai
dengan bidangnya, jelas Camat.
Dan kemungkinan, masyarakat yang akan menjadi sasaran dari program samisake ini akan diambil dari data yang ada di Balai Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tebo, ungkap Taufik lagi.
Jika diambil dari BPS, menurut Camat Rimbo Bujang data tersebut diragukan keakuratannya. Karena semestinya, data yang falid pihak camatlah yang lebih tahu karena yang punya wilayah.
Sementara, informasi yang diterima dari pihak Provinsi, Rimbo Bujang adalah salah satu dari empat Kecamatan yang ada di Kabupaten Tebo yang bakal dijadikan sebagai contoh atau uji coba dari peluncuran perdana program Samisake 2011 ini.
Fergie Yakin Madrid Akan Kembali Kalahkan Barca
Allegri: Milan Butuh Empat Poin Untuk Scudetto
Pesan Mourinho untuk Inter
Madrid - Jose Mourinho baru saja memenangi trofi pertamanya buat Real Madrid. Untuk mantan timnya Inter Milan, yang dapat hasil kurang bagus musim ini, pelatih asal Portugal itu punya pesan-pesan khusus.
Copa del Rey menjadi gelar juara pertama yang dipersembahkan Mourinho buat Madrid. Kamis (21/4/2011) dinihari kemarin dia mempersembahkan gelar tersebut usai menekuk Barcelona di final dengan skor 1-0.
Jika Mourinho tengah bersuka cita menyusul sukses yang baru didapat, tidak demikian dengan Inter. Setelah terdepak di Liga Champions, kans Nerazzurri jadi kampiun di Seri A kini makin menipis. Tinggal Coppa Italia yang masih berpeluang besar didapat Javier Zanetti cs.
Kegagalan Inter mengulang sukses musim lalu, yang meraih tiga gelar, kembali dapat perhatian dari Mourinho.
"Saya katakan pada Inter kalau musim ini bukanlah musibah jika mereka tak dapat gelar apapun. Mereka harus membangun untuk kejuaraan selanjutnya dan kembali ke jalur kemenangan, karena itu tetap Inter saya," sahut Mourinho di Football Italia.
Lebih lanjut Mourinho mengingatkan La Beneamata untuk tetap fokus di beberapa pertandingan sisa musim ini. Inter disebutnya paling tidak harus masuk posisi dua besr dan berusaha menjuarai Coppa.
"Apa yang penting sekarang adalah mengamankan posisi kedua di Seri A dan menjuarai Coppa Italia," tuntas dia. (ald/bolanet)
Kalahkan Lazio, Inter Geser Napoli
Milan - Inter Milan berhasil meraup angka penuh di depan pendukungnya sendiri usai mengalahkan Lazio 2-1. Pertandingan turut diwarnai dengan dua kartu merah yang diterima satu pemain dari masing-masing tim.
Inter disambangi Lazio dalam pertandingan yang dilangsungkan di Giuseppe Meazza, Sabtu (23/4/2011) malam WIB.
Sejak pertengahan babak pertama, tim tuan rumah sudah harus bermain dengan 10 orang karena dikeluarkannya Julio Cesar. Lazio pun unggul duluan setelah Mauro Zarate mencetak gol dari titik putih.
Kendati demikian, Inter menunjukkan kelasnya dan sukses menyamakan skor melalui tendangan bebas Wesley Sneijder beberapa menit menjelang turun minum.
Di babak kedua, Inter sukses membalikan keadaan setelah sepakan Samuel Eto'o menaklukkan Fernando Muslera.
Dalam upanyanya menyamakan kedudukan Biancoceleste malah kehilangan Stefano Mauri. Mauri diusir dari lapangan usai menerima kartu kuning kedua akibat berkelahi.
Dengan kemenangan ini, Inter sukses naik ke peringkat dua klasemen dengan nilai 66 dan menggeser Napoli yang di saat bersamaan malah dikalahkan oleh Palermo. Sementara Lazio tetap di urutan empat dengan koleksi 60 poin.
Jalannya Pertandingan
Lazio menjadi tim pertama yang memperoleh peluang. Di menit lima, lewat kerjasamadengan Stefano Mauri, Mauro Zarate mendapat kesempatan untuk menembak dari tengah kotak penalti Inter. Bola masih mudah untuk Julio Cesar.
Serangan balik Inter semenit kemudian cukup membahayakan. Yuto Nagatomo memberikan assist kepada Samuel Eto'o yang menyambut bola dengan sepakan yang masih terlalu tinggi dari gawang yang dikawal Fernando Muslera.
Tendangan penjuru yang didapat Lazio disambut oleh Andre Dias dengan tandukan dari sudut sempit tapi belum mengenai sasaran. Empat menit berselang di menit 16 Inter membalas kembali lewat Eto'o tapi tendangan kaki kanannnya masih melebar ke kanan.
Inter masih belum berhenti menekan. Operan Eto'o disambut Dejan Stankovic yang lantas melepas sepakan keras. Bola masih tinggi dan melebar.
Cesar kartu merah! Tanpa ampun wasit langsung mengacungkan kartu merah buat kiper Brasil itu setelah melanggar Zarate di kotak penalti. Wasit lantas menunjuk titik putih. Di saat yang bersamaan Lucas Castellazzi masuk menggantikan Diego Milito.
Lazio tak menyianyiakan hadiah penalti itu. Di menit 24 Zarate yang tampil sebagai algojo sukses mengelabuhi Castellazzi dan menyarangkan bola ke tengah gawang. Inter 0, Lazio 1.
Keunggulan Lazio hanya bertahan 16 menit saja. Diawali dengan pelanggaran Giuseppe Biava, Inter mendapat tendangan bebas dari luar garis kotak penalti.
Sneijder maju sebagai eksekutor dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit 40. Bola di arahkannya ke tiang dekat dan tak sanggup dijangkau oleh Muslera. Skor imbang bertahan hingga turun minum.
Kendati tak bermain dengan pemain yang lengkap, Inter tak mengendurkan serangannya. Sneijder kembali mengancam di menit 51 lewat sepakannya dari sisi kiri lapangan. Sayang, masih menyamping.
Gol! Inter berhasil memimpin sekarang. Melalui fast break, Javier Zanetti mengirim umpan kepada Eto'o dan dengan sepakan kaki kirinya striker Kamerun itu sukses menjebol gawang Lazio dan menjadikan skor 2-1 untuk keunggulan tuan rumah hingga menit 53.
Kebobolan membuat Lazio semakin agresif. Dua serangan beruntun dilancarkan kubu tim tamu masing-masing melalui Zarate di menit 55 dan Dias empat menit kemudian.
Kedua tim kini sama-sama bermain dengan 10 orang. Menyusul dikeluarkannya Stefano Mauri setelah menerima kartu kuning kedua di menit 66 akibat berkelahi.
Di menit 73, umpan terobosan Maicon diterima oleh Eto'o dan melepas tendangan namun masih tepat di tangkapan Muslera.
Dua menit berselang giliran Lazio mengancam lewat Libor Kozak. Operan sundulan dari Zarate diterima Kozak dan ia langsung menendang dan bola membentur mistar gawang Inter.
Hernanes melahirkan peluang lain buat tim tamu tak lama kemudian setelah menerima umpan terukur Javier Garrido. Akan tetapi tendangan kerasnya dari luar kotak tipis saja melenceng ke kanan gawang Castellazzi.
Menjelang laga usai Inter berbalik menyerang dan melahirkan dua peluang. Di menit 84 Maicon membuat tendangan tapi masih sanggup dijinakkan Musleran dan sundulan McDonald Mariga tiga menit kemudian melambung di atas mistar Lazio.
Lazio melancarkan serangan balasand di menit 88. Zarate melepas umpan silang yang disambut dengan sundulan Thomas Rocchi tapi bola masih melenceng.
Hingga peluit panjang wasit tanda laga berakhir Lazio gagal membuat gol tambahan. Inter pun berhak membawa pulang angka penuh.
Susunan Pemain :
INTER MILAN : Cesar , Maicon, Lucio, Ranocchia, Nagatomo, Cambiasso, Zanetti, Stankovic (Mariga 52'), Sneijder (Obi 78'), Eto'o, Milito (Castellazzi 23'),
Lazio : Muslera, Dias, Biava, Garrido, Lichsteiner, Ledesma, Hernanes, Mauri, Bresciano (Brocchi 71'), Floccari (Kozak 70'), Zarate)***
Bekap West Ham, Chelsea Gusur MU
Jakarta - Chelsea berhasil merebut kembali takhta sementara Liga Inggris dari tangan Manchester United. Ini setelah The Blues secara meyakinkan membekap West Ham United dengan skor 4-1.
Bermain di Stadion Stamford Bridge, Sabtu (13/3/2010), dua dari empat gol Chelsea diciptakan oleh Didier Drogba. Dua gol lainnya dicetak oleh Alex dan Florent Malouda. Sedangkan balasan West Ham datang dari kaki Scott Parker.
Tiga angka yang dipetik Chelsea dari West Ham membuat koleksi poin mereka beranjak ke angka 64. Mereka unggul satu angka dari MU yang baru akan bermain menghadapi Fulham besok.
Jalannya pertandingan
Pertandingan baru memasuki marka seperempat jam kala Chelsea berhasil membuka skor. Dari umpan silang Malouda, Alex dengan bebas menanduk bola masuk ke gawang West Ham.
Namun keunggulan Chelsea hanya bertahan 15 menit. Mantan gelandang Chelsea, Scott Parker, menyamakan skor jadi 1-1 ketika tendangan kerasnya dari luar kotak penalti menghunjam gawang Ross Turnbull.
Chelsea nyaris mengembalikan keunggulan mereka di menit 34. Melalui kerja sama 1-2 dengan Michael Ballack, Frank Lampard melepaskan tembakan yang masih bisa ditepis kiper West Ham, Robert Green.
Sepuluh menit babak kedua berjalan, Chelsea kembali unggul 2-1. Malouda kembali jadi arsiteknya setelah umpan crossing gelandang Prancis itu disundul Drogba.
Green harus bekerja keras menyelamatkan gawangnya di menit 58. Dari umpan Branislav Ivanovic, Alex melepaskan sundulan yang memaksa Green meregang dan menepis bola ke luar lapangan.
Malouda melengkapi kiprah gemilangnya dengan sebuah gol di menit 76. Menguasai bola di luar kotak penalti West Ham, Malouda melepas tembakan mendatar yang tak dapat dijangkau Green.
Chelsea akhirnya menutup pertandingan dengan skor 4-1 ketika Drobga mencetak gol keduanya di menit 89. Gol tercipta dari kegagalan Green mengamankan bola tembakan Lampard. Bola muntah segera disambar Drobga dan disarangkan ke gawang Green.
Susunan pemain:
Chelsea: Turnbull; Ivanovic, Terry, Alex, Ferreira; Mikel, Lampard, Ballack; Maloudam (Kalou 87), Drogba, Anelka (J. Cole 66)
West Ham: Green; Spector, Gabbidon, Upson, Daprela; Kovac, Parker, Behrami, Dyer (Stanislas 68); Mido (C. Cole 68), Ilan (Diamanti 84)***
KPU Tebo Bantah Tidak Sukses Laksanakan Pemilukada
MUARO TEBO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tebo membantah tudingan berbagai pihak yang mengatakan bahwa KPU telah gagal dalam melaksanakan tugas menggelar Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) bupati dan wakil bupati Tebo periode 2011-2016. Hal ini ditegaskan oleh Ketua KPU Tebo Syahlan Arpan, kepada koran ini, kemarin. “Terbukti di Mahkamah Konstitusi (MK) bahwa kita telah melaksanakan semua tahapan Pemilukada sesuai dengan aturan yang berlaku,” tukas Syahlan via telponnya.
Dia menyebutkan, pendapat seseorang soal kerja KPU dianggap gagal, sah-sah saja. “Itu hak orang yang mengatakan demikian, kita tidak mau menanggapinya. Sebab, kasus ini sudah sampai di MK dan terbukti kita tidak melakukan pelanggaran,” tegasnya lagi.
Syahlan, juga menyebutkan, sekarang ini, dirinya bersama semua anggota KPU sedang berada di Jambi untuk berkoordinasi dengan KPU Provinsi Jambi dalam melaksanakan keputusan MK yang memerintahkan KPU Tebo untuk melaksanakan pemungutan suara ulang.
“Sekarang ini kami (anggota KPU Tebo – red), sedang berada di Jambi mengkonsultasikan dengan KPU provinsi agar putusan MK tersebut segera dapat dilaksanakan,” ujarnya.
Hanya saja, KPU Tebo belum menetapkan tanggal pasti pemilihan suara ulang yang diperintahkan MK untuk Pemilukada Tebo digelar.
“Tanggal 12 Juni kemarin itu baru rencana. Kepada KPU Provinsi juga kita konsultasikan, soalnya kita harus menghitung tahapan pertahapan, mulai dari proses tender surat suara hingga kepada pendistribusian logistik surat suara ke KPPS. Semuanya harus diperhitungkan dengan tepat waktunya,” terangnya lagi.
Ditanyakan soal indikasi penolakan dari dua pasang kandidat Cabup dan Cawabup Tebo jika pemungutan suara ulang digelar pada tanggal 12 Juni, Cawabup pasangan nomor urut 2 Eko Putra dengan tegas menolak pemilihan ulang, jika yang melaksanakannya KPU Tebo dengan tudingan penyelenggara Pemilukada di Tebo tidak indpenden.
“Sesuai dengan perintah MK, kita tetap akan menggelar pemungutan suara ulang, mengenai kapan waktu pelaksanaannya sedang kita konsultasikan dengan KPU Provinsi Jambi sekarang ini,” pungkasnya.(ald)
Madjid : Pencairan Uang Lauk Pauk Tergantung DAU
TEBO, MP – Pencairan Tunjangan Uang Makan atau Lauk Pauk PNS Guru di lingkungan Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Tebo, kian tak jelas.
Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Tebo sendiri tidak bisa menjamin 100 % tentang kapan dan besarnya Tunjangan Lauk Pauk yang akan diterima PNS
Guru di Kabupaten Tebo.
Sementara, para pahlawan tanpa tanda jasa ini berharap penuh agar Tunjangan Lauk Pauk yang pada tahun 2010 lalu tidak seutuhnya cair seperti yang diketuk palukan oleh DPRD, pada tahun 2011 dapat cair keseluruhannya sebesar Rp. 15 Ribu/orang dan penuh dalam setahun dikalikan hari kerja.
“ Untuk pencairan Tunjangan Lauk Pauk , itu tergantung DAU (Dana Alokasi Umum),” jawab Bupati Tebo Drs.Madjid Mu’az,MM ketika dikonfirmasi terkait Tunjangan Lauk Pauk untuk PNS Guru ketika melakukan pantauan UN 2011 di SMAN 11 Kabupaten Tebo.
Apakah akan sama dengan tahun 2010 lalu sebesar Rp.7.500 tiap Guru dikalikan hari efektif kerja, ketika ditanya soal itu Madjid kembali menjawab, itu tergantung DAU nantinya. Apakah sama dengan kemarin atau tidak, makanya melihat dulu DAU, jelas Bupati dua periode itu.
Pantauan koran ini, pada tahun 2010 PNS Guru hanya mendapatkan uang Lauk Pauk sebesar Rp. 7.500/orang dikali hari kerja. Namun, uang Lauk Pauk yang mestinya diterima untuk setiap bulannya dan diterima secara Rapel, sebagian Guru ada yang menerima Satu Semester saja dari bulan Januari hingga Juni.
Lebih sedih lagi, ada pula PNS Guru yang hanya menerima Satu triwulan saja yakni Bulan Januari hingga Maret 2010. (Apek)
Bupati Tebo di Demo di Kejagung

Terkait Kasus TMA dan Pemeriksaan 16 Kepala SKPD Tebo
Hasan : Selain Kasus Penyertaan Modal Pemkab Tebo untuk PT. TMA, Kita juga mempertanyakan Tindak Lanjut dan hasil dari Penyidikan Tim Jamwas Kejagung terhadap 16 orang Kepala SKPD baru-baru ini
JAMBI – LSM JARAK bersama beberapa perwakilan dari Masyarakat Tebo baru-baru ini menggelar aksi Unjuk Rasa di Kejagung RI di Jakarta, aksi yang dipimpin oleh Ketua LSM Jarak Hasan atau yang biasa dikenal Hasan Gondrong itu berlangsung Kamis (14/04) lalu.
Adapun tujuan dari aksi yang digelar digedung bundar kejagung itu adalah mempertanyakan tindak lanjut dari pengusutan kasus PT.TMA yang mereka laporkan ke Kejagung beberapa waktu yang lalu, selain itu mereka juga menilai penghentian penyidikan kasus TMA oleh Kejati Jambi sebagai suatu hal yang sangat tidak beralasan.
Dikatakan Hasan, “Kita menggelar aksi damai ini terkait kasus Penyertaan Modal Pemkab Tebo terhadap PT. TMA (Tebo Multy Agro) yang diduga fiktif senilai 3,2 Milyar. Selain itu kita juga mempertanyakan tindak lanjut pemeriksaan 16 Pejabat Tebo yang dilakukan oleh Tim Jamwas baru-baru ini. Kita diterima oleh Direktur Penyelidikan Khusus Kejagung Jasman, SH”. Kata Hasan.
Kemudian, lanjut Hasan, Pada tanggal 8 Mei nanti kita juga akan ‘buka-bukaan’ pada sesi dengar pendapat dengan Komisi III DPR-RI (Bidang Hukum). Dan untuk saat ini sedang dilaksanakan pengumpulan bukti-bukti dan data-data yang akan kita bawa dan kemukakan disana”. Ungkap aktivis berambut gondrong ini.
Sementara itu, LSM JARAK ternyata tidak sendirian, disisi lain LSM TOPPAN Kabupaten Tebo juga siap memback up pengusutan kasus ini. Sebagaimana diungkapkan oleh Direktur Executive-nya M.Harahap, “Kita ikut serta dalam upaya penegakan keadilan untuk masyarakat tebo, apapun yang bertentangan dengan hukum dan menyangkut hayat orang banyak akan kita usut”. Ungkap Harahap.
Khusus untuk masalah TMA, kita sangat menyayangkan penghentian penyidikan oleh Kejati Jambi, sungguh tidak beralasan, dan kita akan maju ke jenjang yang lebih tinggi yaitu Kejagung dan jika perlu kita akan melaporkan ke KPK, sebab, aparat hukum di Jambi ini sepertinya tidak mampu menyelesaikannya ”. Tegas Harahap.
“Kami menilai, untuk kasus-kasus Tipikor di Kabupaten Tebo nyaris tidak ada yang beres ditangani Kejari, semuanya melempem dan lemah, oleh karena itu makanya kami akan menaikkan kasus ini ke pihak yang lebih tinggi, kantor kejaksaan kan bukan hanya ada di Tebo dan di Jambi saja, di Jakarta banyak pihak yang siap menerima kita”. Pungkas Harahap. (joe)
Akan Ada Caretaker Bupati Tebo
Masa Jabatan MM Habis 12 Juni
MUARA TEBO – Keluarnya Keputusan Mahkamah Konstitusi yang memutuskan dilaksanakannya Pemilkada Ulang berdampak pada kemungkinan kosongnya Jabatan Bupati Tebo, sebab, Bupati H.A.Madjid Mu’az dan Wakilnya H.Sukandar akan habis masa jabatannya pada tanggal 12 Juni 2011 nanti.
Semula, setelah dilaksanakannya pemilukada Tebo pada 10 Maret lalu dan berhasil dimenangkan oleh Pasangan Yopi-Sapto, maka pihak KPUD Tebo telah menjadwalkan acara pelantikan Bupati Baru bertepatan dengan habisnya masa jabatan Bupati Madjid Mu’az yaitu tanggal 12 Juni, akan tetapi pasca keluar keputusan MK maka semua jadwal tersebut batal dan direncanakan oleh KPUD Tebo tanggal 12 Juni itu sebagai hari pelaksanaan Pemilukada Ulang.
Informasi yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan bahwa supaya jangan terjadi kekosongan pimpinan (Kepala Daerah) maka aka nada Caretaker. Sebagaimana diungkapkan oleh Sahlan Arpan, selaku Ketua KPUD Tebo.
“Jadwal pelantikan Bupati Baru yaitu pada tanggal 12 Juni menjadi batal dikarenakan akan digelar Pemilukada ulang pada hari tersebut, dan dikarenakan masa jabatan Bupati lama habis pada tanggal itu, maka kemungkinan ada caretaker Bupati Tebo menjelang pelantikan Bupati terpilih pasca pemilukada ulang nantinya”. Ungkap Sahlan.
Sumber lain menyebutkan bahwa, kemungkinan besar caretaker Bupati Tebo akan ditentukan oleh Pemprov, atau lebih sederhananya Bupati Tebo akan dijabat sementara oleh orang kepercayaan dari Gubernur Jambi, sebab, ada rentang waktu yang cukup lama antara tanggal 12 Juni atau habisnya masa jabatan H.A. Madjid Mu’az hingga dilantiknya Bupati baru pasca Pemilukada ulang nanti. (her)
Ridham-Eko Minta KPUD Provinsi Ambil Alih Pemilukada Ulang Tebo
Penyelenggara Pemilukada dinilai Tidak Independen
MUARA TEBO – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tebo nomor urut 2 Ridham Priskap-Eko Putra mendesak agar pelaksanaan Pemungutan suara ulang Pemilukada Tebo diambil alih oleh KPUD Propinsi Jambi, permintaan ini berdasarkan hasil keputusan bersama tim dan korcam Ridham-Eko.
Dengan tegas, Cawabup Eko Putra menyatakan bahwa dengan telah diputuskannya Pemilukada Ulang oleh MK, membuktikan bahwa penyelenggara Pemilukadsa Tebo mulai dari KPU, PPK hingga Panwas tidak berlaku independen, Eko mendesak agar diambil alih oleh KPU Provinsi Jambi.
“Kita minta agar KPU Provinsi jambi agar mengambil alih proses pelaksanaan Pemilukada Tebo ini, mulai dari menentukan tahapan-tahapan hingga menentukan tanggal pelaksanaannya”. Tegas Eko.
Dia juga menyatakan bahwa Ridham-Eko menolak jadwal pemilukada ulang yang ditentukan oleh KPU Tebo, karena dinilai belum steril, dan masih muka-muka lama, baik itu di KPU, maupun penyelenggara lainnya yaitu Panwas, PPK hingga KPPS.
Kemudian, Ridham-Eko dengan tegas menyatakan bahwa pasangan nomor urut 2 ini tetap akan maju pada Pemilukada ulang. (joe)
Pilkada Ulang Tebo 12 Juni
MUARA TEBO - Pasca ditetapkannya keputusan Mahkamah Konstitusi RI (MKRI) sehubungan terjadinya kecurangan dalam pelaksanaan Pilkada Tebo yang telah berlangsung pada 10 Maret lalu, salah satu poin putusan tersebut adalah memerintahkan kepada KPUD Tebo untuk melaksanakan Pemungutan suara ulang diseluruh TPS dan pihak MK telah menerima laporan pelaksanaan Pemilu Ulang selambat-lambatnya 90 hari pasca dikeluarkan keputusan tersebut.
Menyikapi hal ini, Pihak penyelenggara Pemilukada Tebo dalam hal ini KPUD Tebo langsung menggelar rapat terkait persiapan pelaksanaan Pemilukada ulang tersebut.
Menurut Sahlan Arpan selaku Ketua KPUD Tebo, bahwa pihaknya telah merencanakan pelaksanaan Pemilukada Ulang jatuh pada tanggal 12 Juni nanti, hal ini telah dikaji secara matematis mulai dari jadwal pembuatan surat suara hingga surat suara sampai di Kabupaten Tebo hingga proses pendistribusiannya.Namun, ini belum final, sebab kita masih akan konsultasi dulu ke KPUD Provinsi jambi". Ujar Sahlan
Sebenarnya, Tanggal 12 Juni itu semula adalah tanggal pelantikan Bupati terpilih, akan tetapi pasca keluarnya keputusan MK yang memerintahkan pemilukada ulang maka jadwal tersebut harus dibatalkan. dan jadwal pelantikan Bupati baru tidak akan bisa tepat waktu sebagaimana yang direncanakan sebelumnya. (ald)
Photo Ledakan Bom Cirebon
Photo Hot Aura Kasih....
Penyebab Ulat Bulu Sudah Terdeteksi
Ada Kejanggalan dalam Kasus Antasari
Tommy Kurniawan Nikahi Anak Menteri Diam-Diam
"Belum Cerai Tapi Sudah Bunting Duluan"
KD Hamil, Anang Tulus Kirim Doa
"Dari Dulu Raul Suka Nginap di Rumah KD"
KD Hamil di Luar Nikah, Anang antara Kaget dan Tidak
"Belum Cerai Tapi Sudah Bunting Duluan"
Makanan Pendongkrak Libido
Takut Meledak, Tabung Gas Bantuan Disimpan di Kandang Ayam
TEBO – Pendistribusian Tabung Gas dan Kompor, program Konversi Minyak Tanah ke Gas di wilayah Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo, di beberapa desa telah sampai ke tangan masyarakat. Namun demikian banyak diantara masyarakat, masih enggan menggunakan kompor tersebut.
Alasannya, kebanyakan mereka enggan menggunakan Kompor dan Tabung Gas bantuan itu, karena takut meledak. Sebagian lagi mengaku tidak menggunakannya karena setelah dicoba memang tidak bisa digunakan.
Seperti diungkapkan oleh Mar (40) ibu rumah tangga, asal Desa Wanareja, Kecamatan Rimbo Ulu, bantuan tersebut telah diterimanya sejak dua minggu yang lalu. Namun hingga kemarin, katanya belum pernah digunakannya. tapi unik pula, Tabung Gas tersebut disimpannya diKandang Ayam yang berada di belakang rumah.
“Saya juga dapat bantuan kompor dan tabung gas, tapi saya pajang aja di Kandang Ayam, karena saya takut kalau tiba - tiba meledak karena bocor,” katanya.
Senada dikatakan oleh Wanto, warga Desa Sumber Sari, yang mengaku baru memiliki kompor gas dari program bantuan itu. Selama ini katanya untuk urusan masak dia lebih suka menggunakan kompor minyak dan kayu bakar.
Meskipun kurang tertarik menggunakan kompor gas, karena ada bantuan kompor gas maka diterimanya. Selanjutnya, soal digunakan atau tidak menurut dia yang penting barangnya disimpan dulu.
“Nanti kalau memang kita coba tidak ada masalah kita gunakan saja,kalau sekarang memang saya akui belum pernah saya coba,” bebernya sambil mengatakan kalau Tabung Gas bantuan Pemerintah itu disimpan diKebun Karet..
Alasan lain belum digunakannya kompor gas bantuan itu, menurut warga yang lain karena barang yang mereka terima, sebagian tidak bisa digunakan bahkan rusak. Kerusakan seperti tabung gas bocor, ada juga yang mengatakan kompornya tidak bisa digunakan atau sudah rusak.
Sementara, menurut Kepala Desa Sido Rukun, Paing JH, mengatakan aksi warga desa Sumber sari dan Wanareja yang enggan menggunakan kompor gas bantuan pemerintah itu, sama pula dengan warganya. Pihak desa tidak bisa memaksa warganya untuk memakai kompor gas atau alat yang lain
untuk memasak.
Menurut dia, kalaupun warganya menggunakan tabung gas ukuran tiga kilogram itu, hanya beberapa hari saja. Setelah gas di dalamnya habis,warga kesulitan untuk isi ulang. Karena yang ada di tempat penukaran tabung gas hanya ukuran 14 kilogram.
“Tidak mungkin tabung tiga kilo ditukar dengan empat belas kilo,” katanya.
Untuk mendukung program konversi minyak tanah ke gas ini, menurut Paing lagi, pemerintah harus segera menyediakan agen penukaran tabung gas ukuran 3 kilogram. Dengan adanya agen tersebut, menurutnya membuat masyarakat merasa aman untuk memakai tabung gas karena banyak pilihan.


