Sekda: Laksanakan Rekomendasi KPK, Pemprov Jambi Berkomitmen Benahi Kinerja BUMD



Merdekapost.com - Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, H.Sudirman menyatakan komitmen pemerintah untuk melaksanakan rekomendasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi membenahi kinerja dari BUMD yang ada di Provinsi Jambi yaitu diantaranya Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jambi,  dan PT Jambi Indoguna Internasional (JII). 

Pernyataan ini disampaikannya usai menghadiri rapat pencegahan korupsi BUMD Provinsi Jambi bersama KPK secara virtual, Rabu (17/3/2021). Rapat ini langsung dihadiri oleh Maruli Tua selaku Kasatgas Koordinasi Pencegahan KPK Wilayah I.

Dalam rapat ini pemerintah daerah diminta untuk memperkuat peran Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jambi dan juga PT Jambi Indoguna Internasional (JII).  Beberapa rekomendasi tidak lanjut yang diberikan oleh KPK yaitu Pemprov membuat regulasi terkait mekanisme pengisian jabatan  pengurus BUMD, Direksi menerbitkan SK Direksi terkait implementasi sistem manajemen anti penyuapan, Direksi menunjuk beberapa pegawai untuk mengikuti pembentukan ahli pembangunan integritas, Direksi memperkuat SPIP diantaranya dengan membangun saluran pengaduan masyarakat.

KPK lewat Satuan Tugas (Satgas) Koordinasi Pencegahan Wilayah I, meminta semua pemangku-kepentingan mendukung upaya penatausahaan yang sehat dan mendorong melakukan optimalisasi pendapatan dari BPD Jambi dan PT. JII. Hal itu disampaikan Maruli Tua selaku Kasatgas Koordinasi Pencegahan KPK Wilayah I. Maruli menyampaikan imbauan agar meminta semua pemangku kepentingan mendukung upaya penatausahaan yang sehat dan mendorong melakukan optimalisasi pendapatan dari BPD Jambi dan PT.JII.

Menanggapi hal tersebut Sekda Provinsi Jambi menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya membenahi kinerja dari dua BUMD tersebut. 

“Untuk Bank Jambi saat ini sudah mulai leading.  Yang harus menjadi pemikiran serius adalah bagaimana membenahi PT.JII, karena yang harus kita benahi ini prosesnya panjang karena diawali dengan kasus hukum dimana Dirutnya kena kasus hukum,” ujar Sekda. (064)

PJ.Gubernur Jambi Luncurkan Jelajah Jambi “The Hidden Paradise in Jambi”



Merdekapost.com -  Pj. Gubernur Jambi Dr. Hari Nur Cahya Murni meluncurkan rangkaian objek wisata dan kekayaan budaya Jambi dalam acara yang bertajuk Jelajah Jambi “The Hidden Paradise in Jambi”, Selasa (16/3/2021), bertempat di auditorium rumah dinas Gubernur. 

Hadir pada kesempatan tersebut Sekda Provinsi Jambi, H.Sudirman, SH,MH, Forkompimda, dan Dekranasda.  Kegiatan ini sebagai rangkaian memperkenalkan objek wisata di Jambi dan juga untuk mendukung program pemerintah pusat yaitu “Bangga Berwisata di Indonesia” dan “Bangga Buatan Indonesia”. Acara ini dibuka secara virtual oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Pada kesempatan ini Pj. Gubernur juga langsung mempromosikan secara virtual dan berhasil menjual produk batik Jambi kepada para Menteri dan undangan yang juga hadir secara virtual yaitu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam),  Mahfud Md, dan Menteri Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dan juga kepada para Gubernur yang hadir secara virtual. Acara ini juga menampilkan seni budaya Jambi melalui seni tari, kerajinan batik, perhiasan dan kuliner Jambi. 

Dalam sambutannya Pj. Gubernur mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaan terhadap para undangan yang telah hadir secara virtual untuk mendukung pengembangan potensi budaya di Provinsi Jambi.”Saya sangat bersyukur karena bapak/ ibu, hadirin telah meluangkan waktu, untuk meringankan langkah hadir secara offline pada acara launching “Jelajah Jambi dengan tema “The Hidden Paradise in Jambi”. Pandemi covid -19 dirasakan sangat berdampak bagi sektor pariwisata di Indonesia bahkan di dunia dan juga di Jambi. Ketika pariwisata lesu efek berantai yang membuat banyak hotel berhenti operasi, transportasi dan restoran sepi, kuliner dan toko oleh-oleh gulung tikar, para pengrajin UMKM juga terdampak” ujar Pj, Gubernur.

Dijelaskan Pj Gubernur Jambi hal ini mengharuskan pemerintah  pemerintah Provinsi Jambi terus bertransformasi menata kembali sektor pariwisata agar adaptif dengan adanya pandemi covid 19 . 

“Mari kita gotong royong memulihkan perekonomian di Indonesia bukan hanya tugas pemerintah pusat dan pemerintah daerah namun masyarakat juga bisa berperan, pihak swasta, perbankan, E comers, semua bisa dilibatkan agar pada saat kita bangkit kembali dan bisa menyasar pasar nasional bahkan internasional,” katanya.

Pj.Gubernur meyakini bahwa  perekonomian Jambi juga akan lebih cepat tumbuh dan berkembang karena potensi pariwisata dan kebudayaannya memiliki keindahan dan kekuatan untuk menumbuhkan perekonomian. 

“Provinsi Jambi memiliki potensi yang luar biasa, mengingat situs Candi Muara Jambi yang masuk kawasan strategis pariwisata nasional merupakan peninggalan situs bersejarah tertua di Indonesia yang dibangun menggunakan bata merah, terdapat juga wisata Gunung Kerinci yang merupakan gunung berapi tertinggi di Indonesia dan di Asia Tenggara dengan ketinggian 3.805 m dpl diatas permukaan laut, di tengahnya terdapat danau dan di kaki gunungnya terdapat satu hamparan kebun  terluas kedua di dunia yaitu kebun teh, Jambi juga  memiliki 4 kawasan konservasi yaitu Taman Nasional Kerinci Seblat, Bukit 30, Bukit 12 dan taman nasional Berbak yang antara lain memiliki hutan terluas di Asia Tenggara landscape yang sangat menawan dengan aliran sungainya berwarna hitam berpagar hutan mangrove, sekilas mudah mengingatkan kita pada hutan hujan tropis yang sangat terkenal” paparnya.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap semangat dari pemerintah Provinsi Jambi beserta jajarannya untuk mengangkat  Provinsi Jambi dengan menampilkan destinasi wisata yang begitu indah disertai produk unggulan daerah. 

“Kami yakin Jambi sudah siap menyambut wisatawan dengan standar protokol kesehatan yang baik, terima kasih kepada Menkopolhukam dan Menteri Kominfo, seluruh pemerintah daerah untuk menampilkan potensi wisata dan produk unggulan dalam gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia aja, ini juga menjadi kekuatan bangsa kita bahwa di dalam program ini kita sedang menggalakkan semangat persatuan Indonesia. Kita buktikan kebanggaan kita membeli dan menggunakan produk anak bangsa” ujar Luhut.

Diteruskan Luhut bahwa apa yang dilakukan oleh Jambi bisa menjadi contoh bagi provinsi lain.” Semangat ini tentunya menjadi motivasi dan mengingatkan kita semua bahwa Indonesia begitu kaya dengan kearifan lokal budaya dan sejarah. Saya berpesan kepada Ibu pejabat Gubernur Jambi agar terus mengawal tugas mulia ini begitu juga Kepala Daerah yang akan terpilih bersama OPD terkait, kita bekerja tidak sendiri, kita bekerja tidak terkotak-kotak tapi kita bekerja bergotong-royong dan berkelanjutan, Inilah yang harus dipertahankan karena kebersamaan kerjasama yang bagus akan menghasilkan hasil yang lebih bagus Mari kita singkirkan perbedaan-perbedaan tapi kita kedepankan surga destinasi Heritage  di Indonesia” katanya.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam),  Mahfud  Md juga mengapresiasi  kegiatan ini acara Jelajah Jambi ini juga dalam rangka mendukung program Bangga buatan Indonesia dan Bangga Wisata di Indonesia Aja. 

“Pemerintah melalui Kementerian koordinator bidang kemaritiman dan investasi telah meluncurkan gerakan bangga buatan Indonesia sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap produk-produk dalam negeri, UMKM dan ekonomi nasional. Bahkan bapak Presiden beberapa hari yang lalu dengan narasi yang kuat juga menggabungkan gerakan bangga buatan Indonesia dan benci buatan asing. Ungkapan Presiden tersebut jelas bukan bertujuan untuk menolak produk buatan asing, namun hendaknya dipahami itu adalah untuk lebih menumbuhkan rasa cinta kepada produk buatan anak bangsa sendiri tidak hanya sebatas produk-produk dalam bentuk barang dan jasa melainkan juga wisata lokal dan tradisi yang juga mesti di banggakan”ujar Mahfud.

Dijelaskan Mahfud bahwa gerakan bangga buatan Indonesia pada dasarnya tidak hanya sebatas bicara bagaimana melainkan juga menyangkut bagaimana gerakan tersebut akan berdampak pada munculnya kecintaan pada produk bangsa sendiri.

“Rasa percaya dan bangga dalam diri masyarakat Indonesia terhadap buatan bangsanya sendiri kebanggaan pada buatan bangsa sendiri juga merupakan ekspresi nasionalisme atau rasa cinta tanah air dan cinta sesama anak bangsa yang pada gilirannya ia akan turut menjadi faktor perekat antar sesama anak bangsa yang beradab," ungkapnya.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate juga memberikan dukungan penuh penyelenggaraan kegiatan ini. Jelajah Jambi,  "The Hidden Paradise in Jambi ", Firdaus tersembunyi di Jambi satu yang luar biasa, yang kita lakukan dalam rangka pemulihan perekonomian,  pariwisata Indonesia " ujar Johnny.

"Saya sampaikan diantaranya di tengah pandemi covid 19 ini di mana di seluruh dunia dan termasuk di Indonesia, pertumbuhan makroekonomi itu mengalami kendala atau yang dikenal dengan kontraksi ekonomi bahkan Indonesia bertumbuh secara negatif 2%. Pada pandemi covid 19 justru sektor komunikasi dan Informatika tahun 2020 di Indonesia bertumbuh double digit 10,58% year-on-year,  ini melambangkan menandakan  kesiapan Indonesia  untuk bermigrasi dari ruang fisik ke ruang digital .  Ruang digital harus kita kuasai bersama-sama,  peluncuran pada hari ini secara konsisten tertentunya kominfo akan memberikan dukungan bagi pelaksanaan gerakan Bangga buatan Indonesia dan gerakan Bangga berwisata di Indonesia aja, secara khusus yang mendukung the Hidden Paradise Jambi jelajah Jambi " ungkapnya. (064)

Pemkab kerinci peringati Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad Saw 1442 H



Merdekapost.com - Pemerintah kabupaten kerinci hari memperingati isra’ mi’raj Nabi Besar Muhammad Saw 1442H/2021 M yang bertempat di ruang pola kantor Bupati, senin (15/3/2021). 

Acara ini juga dihadiri oleh unsur Forkompinda, sekretaris daerah kabupaten kerinci, pejabat struktural dan fungsional kabupaten kerinci,ketua BKMT di setiap kecamatan,tokoh adat dan alim ulama. 

Tema dalam peringatan isra’ Mi’raj adalah kita tingkatkan keimanan kita kepada Allah SWT dalam rangka menciptakan generasi muda yang berakhlakul korimah menuju kabupaten kerinci yang lebih baik dan berkeadilan. 

Dalam sambutannya Bupati kerinci, H Adirozal menyampaikan isra’ mi’raj adalah peristiwa besar setelah kelahiran nabi Muhammad utusan Allah, dan dalam peristiwa ini Nabi Muhammad Saw mendapat Wahyu yang diturunkan oleh Allah SWT yang tercantum dalam Alquran.yaitu perintah untuk mendirikan shalat fardhu lima waktu bagi orang yang beriman. 

“karena sholat bisa mencegah kita untuk berbuat Munkar,dan bisa membingkai perjalanan hidup dengan koridor hidup yang baik," kata Bupati Kerinci. 

Adirozal juga menyampaikan, terkait jelang pemilihan kepala desa yang tidak lama lagi akan di selenggarakan,dia mengajak kepada Alim ulama ,tokoh adat,cerdik pandai,dan seluruh masyarakat kabupaten kerinci untuk menciptakan suasana aman,tentram,dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan dalam lingkungan masyarakat. 

“Kita jangan mudah terprovokasi oleh orang yang tidak bertanggung jawab mari kita ciptakan secara demokrasi berjalan dengan baik," ucapnya. 

Kepada pihak keamanan Adirozal juga mengatakan selama ini pihak keamanan ,sudah mampu membuktikan dapat mengamankan daerah. 

“Tentu dalam pemilihan kepala desa yang akan kita selenggarakan ini, keamanan akan lebih meningkatkan lagi”, ungkapnya. (*)

Sekda Tegaskan Sinergitas Pemerintah dengan Forkompimda Cegah Karhutla di Provinsi Jambi



Merdekapost.com -  Sekretaris Daerah provinsi Jambi,  Sudirman, SH,MH menghadiri langsung rapat koordinasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan tahun 2021 secara video confrence bersama Asop atau Asisten Operasi Mabes Polri . Turut hadir pada rakor tersebut Kapolda Jambi Irjen Pol. A. Rachmad Wibowo, Danrem 042/GAPU Brigjen TNI M Zulkifli dan undangan, Senin pagi (15/3/2021) bertempat di di gedung utama Polda Jambi.

Ditemui usai acara Sekda menekankan bahwa pemerintah provinsi Jambi beserta dinas terkait memiliki sinergitas yang sangat baik dengan Forkompimda untuk bersama sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. 

“Saya mengapresiasi kepada Polda Jambi yang sudah menghasilkan aplikasi asap digital,  dan Alhamdulilah sinergi juga sangat luar biasa, kita antara TNI/Polri/pemerintah daerah, masyarakat dan seluruh komponen perusahaan sangat baik, sehingga sangat membantu kita melakukan upaya pencergahan, yang kita dorong adalah upaya pencegahan, jangan sampai pada tahapan api membesar. Kita berharap seluruh komponen terus bersinergi dalam upaya kita melakukan pencegahan secara bersama agar tidak terjadi lagi kasus karhutla seperti tahun 2015 dan 2019,” ujar Sekda.

Sekda juga menjawab bahwa anggaran yang digunakan untuk penyediaan CCTV tidak menggunakan anggaran pemerintah tetapi menggunakan dibayar oleh perusahaan. 

“Untuk CCTV ini dianggarkan oleh perusahaan, jadi satu CCTV menjadi tanggung jawab dari 6 perusahaan,  memang satu bulan membayar Rp 30 juta, kalau ditangani oleh 6 perusahaan berarti Rp 5 juta dari masing-masing perusahaan, tanggung jawab CCTV masih tanggung jawab perusahaan karena CCTV ditempatkan di lokasi perusahaan itu," ungkapnya. (064)

Anggota DPRD Muaro Jambi Zulkifli I Hadiri Turnamen Sepakbola di Desa Mendalo Laut

Merdekapost.com - Anggota DPRD Muaro Jambi, Zulkifli I, S.H, cukup intens hadir di tengah masyarakat Kecamatan Jaluko. Politisi Gerindra ini selalu berusaha meluangkan waktunya agar bisa duduk bersama dengan masyarakat. Baik itu dalam kapasitas sebagai anggota dewan, maupun sebagai tamu undangan.

Pada kegiatan Troofeo Cup SSB Armada Puber di Desa Mendalo Laut, Kecamatan Jaluko, Zulkifli juga terlihat hadir di tengah warga. Meski jadwalnya cukup padat, pria yang menjabat sebagai Ketua DPC Gerindra Muaro Jambi ini tetap menyempatkan diri hadir untuk memenuhi undangan.

Bahkan dalam kesempatan itu, Zulkifli turun langsung memberikan motivasi dan suport kepada peserta dan pihak penyelenggara. Dia menyampaikan akan mendorong Koni Muaro Jambi agar lebih intens melaksanakan turnamen seperti yang digelar Troofeo Cup SSB Armada Puber.

” Ke depan akan kita dorong, melalui Koni agar kegiatan-kegiatan yang bersifat positif seperti ini agar sering dilakukan. Kegiatan seperti ini sangat penting guna mencari bibit-bibit pemain muda untuk di Muaro Jambi khususnya di bidang olahraga sepak bola,” kata Zulkifli saat ditanyai pada Minggu (14/3/2021).

Troofeo Cup SSB Armada Puber yang dilaksanakan pada Minggu (14/3/2021) di Desa Mendalo Laut, diikuti oleh 8 klub sepak bola. Klub sepakbola itu berasal dari beberapa desa di Kecamatan Jaluko, serta ada juga perwakilan dari Kabupaten Batanghari dan Kota Jambi.

Panitia Troofeo Cup SSB Armada Puber, Imron Hanafi mengatakan bahwa kompetisi ini diikuti peserta berusia 11 hingga 12 tahun dan baru perdana dilakukan di Desa Mendalo Laut. Selain untuk menjalin silaturahmi antar desa maupun daerah, kompetisi ini bertujuan untuk mencegah anak-anak muda terjerumus ke dalam hal-hal yang bersifat negatif.

“ Generasi kita ini perlu dibina mulai dari kecil agar mereka terhindar dari pengaruh Narkoba dan kecanduan HP. Itu yang paling penting dari kegiatan ini,” Kata Imron kepada Jambipers.com, Minggu (14/3/2021).

Imron menyampaikan, pertandingan sepakbola anak-anak untuk wilayah Kabupaten Muaro Jambi sangat jarang dilakukan. Karena itu, dirinya berharap kepada pemerintah kabupaten agar ke depan kegiatan seperti ini rutin dilakukan.

“ Sebenarnya di Kabupaten Muaro Jambi agak langka untuk bola kaki anak-anak. Makanya kita berharap ke depan turnamen untuk anak-anak rutin digelar,” kata Imron. (064)

Buka Rakor Kependudukan Pj.Gubernur Nyatakan Komitmen Wujudkan Jambi Tertib Administrasi Kependudukan



Merdekapost.com -  Pj. Gubernur Jambi Hari Nur Cahaya Murni membuka secara resmi Rapat koordinasi Dukcapil 2021, Jumat, (12/3/2021) bertempat di Swiss Bell hotel. 

Hadir pada kesempatan tersebut Direktur Jenderal  Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri RI. Bapak Prof.Dr.Zudan Arif Fakrulloh,SH,MH, Kepala Dinas Sosial dan Dukcapil Provinsi Jambi Arief Munandar, SE. Pada kesempatan ini juga dilaksanakan Pengukuhan Dewan Pengurus KORPRI Provinsi Jambi Periode Tahun 2020-2023 oleh Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Dalam Negeri RI.

Dijelaskan Pj.Gubernur bahwa Rakor ini sebagai komitmen bersama dalam mewujudkan Provinsi Jambi tertib Administrasi Kependudukan. 

“Dengan terlaksananya acara Rapat Koordinasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil ini diharapkan adanya satu pemahaman dan kesepakatan terkait pemanfaatan data administrasi kependudukan dalam Pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) guna terwujudnya pemadanan data yang akurat, sehingga apa yang menjadi program pemerintah seperti PKH, program sembako, program Bansos Tunai (BST), dan JKN (Jaminan Kesehatan Nasional), maupun Pelayanan Publik lainnya, terutama yang berhubungan dengan penggunaan data NIK (Nomor Induk Kependudukan) sebagai Single Identity Number (Nomor Identitas Tunggal) dapat berjalan tepat sasaran dan sukses. Untuk itu, kerjasama yang baik dengan seluruh lintas sektor termasuk Dinas Sosial dan Dinas Dukcapil Kabupaten/Kota, agar terus ditingkatkan,”ujar Pj.Gubernur.

Disampaikan Pj.Gubernur bahwa berdasarkan data BPS Provinsi Jambi, angka kemiskinan Provinsi Jambi mengalami peningkatan dari 7,58 persen (277,80 ribu orang) pada Maret 2020 menjadi 7,97 persen (288,10 ribu orang) pada September 2020, bertambah sebanyak 10,3 ribu orang. Angka kemiskinan Provinsi Jambi masih dibawah angka nasional, namun demikian seiring kasus Covid-19 yang belum menunjukkan penurunan, tentunya perlu diantisipasi termasuk dampaknya terhadap permasalahan sosial, khususnya kemiskinan.  

“Luas wilayah Provinsi Jambi 50,058 Km persegi, dengan jumlah penduduk pada Semester II Tahun 2020 sebanyak 3.532.638 jiwa yang tersebar di 11 kabupaten/kota dengan jumlah Wajib KTP 2.487.916 dan Hasil Perekaman s/d Februari 2021 adalah 2.482.627 jiwa (99,78%).  Untuk Cakupan Kepemilikan Akta Kelahiran Anak Usia 0-18 Tahun di Provinsi Jambi sudah mencapai 1.075.397 jiwa (93,15%), dari keseluruhan Jumlah Anak Usia 0-18 tahun sebesar  1.154.496 jiwa,” jelasnya.

“Adapun upaya Pemerintah Provinsi Jambi dalam hal ini Dinas Sosial Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jambi bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota dalam meningkatkan kepemilikan KTP-elektronik, yaitu dengan melaksanakan Pelayanan Perekaman dan Pencetakan KTP-elektronik bagi penduduk melalui Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA), selain itu pelaksanaan Jemput Bola (JEBOL) perekaman dan Pencetakan ke daerah-daerah yang sulit terjangkau baik akses jalan maupun jaringan juga tetap dilaksanakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota, salah satunya Pelaskanaan perekaman bagi Komunitas Adat Terpencil yang ada di beberapa Kabupaten di Provinsi Jambi atau yang lebih dikenal dengan Suku Anak Dalam (SAD), sebagi upaya pemerintah dalam pemenuhan hak-hak administratif yang sama bagi setiap penduduk tanpa adanya perlakuan diskriminatif," lanjut Pj.Gubernur.

Pj.Gubernur juga menjelaskan bahwa peningkatan jumlah penduduk kelompok usia produktif yang relatif besar sebagai bonus demografi, akan berimplikasi pada ketersediaan lapangan kerja, fasilitas pendidikan, kesehatan, pangan dan energi yang memadai, serta berpotensi terjadinya degradasi lingkungan. 

“Oleh karenanya, kinerja program Sosdukcapil selain penanganan masalah terkait dampak sosial penduduk juga memberi kepastian terhadap pemenuhan hak-hak administratif penduduk melalui penataan, penertiban, dan penerbitan dokumen kependudukan, sehingga sangat relevan dan perlu mendapat perhatian serius. Pertambahan penduduk yang tidak terkendali juga akan berdampak negatif pada penurunan kualitas SDM, jika tidak diikuti dengan peningkatan produktivitas dan pendapatan masyarakat. Terlebih lagi pada Tahun 2020-2030 diprediksi Provinsi Jambi akan mendapatkan bonus demografi yang menuntut kualitas SDM usia produktif yang harus dipersiapkan dari sekarang. Sebaliknya, apabila tidak siap maka akan menjadi bencana demografi,” katanya.

Menyikapi hal tersebut, perlu adanya upaya pengendalian kuantitas penduduk dengan peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan pengentasan kemiskinan dengan menempatkan penduduk bukan hanya sebagai objek, tetapi juga sebagai subjek pembangunan dengan mengedepankan pembangunan yang pro rakyat.  

“Selanjutnya, dalam memberikan arah pelaksanaan kebijakan pembangunan kependudukan khususnya kebijakan pengendalian kuantitas penduduk di Provinsi Jambi tahun 2011-2035, Pemerintah Provinsi Jambi telah menetapkan Peraturan Gubernur Jambi Nomor 28 Tahun 2015 tentang Grand Design, sehingga diharapkan upaya pengendalian penduduk dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan dapat kita wujudkan bersama. Melalui Rakor ini tentunya banyak hal yang akan kita lakukan, serta menetapkan berbagai target pencapaian terkait penyelesaian masalah Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Kabupaten/ Kota. Untuk itu, saya berpesan agar melalui rakor ini dapat diketahui pencapaian program/kegiatan kedepan dan kendala/hambatan dalam mencapai sasaran kegiatan, rencanakan operasional Program Administrasi Kependudukan Provinsi Jambi, dan solusi berbagai kendala yang akan dijumpai nantinya” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal  Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri RI. Bapak Prof.Dr.Zudan Arif Fakrulloh,SH,MH menyampaikan, kependudukan dan catatan sipil merupakan amanat negara yang tidak mungkin bisa diselesaikan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil saja karena masalah penduduk merupakan permasalahanan yang cukup kompleks. 

”Dengan hadirnya kita semua, kita harus bantu menyelesaikan masalah administrasi kependudukan masyarakat. Semua bantuan dari pemerintah berdasarkan data-data yang konkret dari administrasi pemerintahan, baik bantuan sosial maupun bantuan subsidi harus mempunyai data dari pemerintah daerah. Selama ini, kita mempunyai banyak data, tapi untuk tahun ini kita memakai satu data dari BPS, menuju satu data kependudukan Indonesia dengan cara pendataan secara online. Untuk itu, semua jajaran agar mendukung BPS dalam melakukan pendataan di berbagai daerah,” ujarnya. (064)

Pemprov Jambi Naikkan Status Karhutla Menjadi Siaga Darurat



Merdekapost.com - Sekretaris Daerah Provinsi Jambi H.Sudirman, SH mengumumkan kenaikan status karhutla menjadi siaga darurat dari yang sebelumnya siap siaga  karhutla. Pernyataan ini disampaikan usai memimpin rapat koordinasi penanganan karhutla, Selasa (9/3/2021) bertempat di aula Makorem 042/GAPU.  Hadir pada kesempatan tersebut Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo, Danrem 042/GAPU Brigadir Jenderal TNI Zulkifli. Kepala BPBD Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah, perwakilan BMKG, Ahli gambut, pengusaha. Rapat juga diikuti secara virtual dari pemerintah kabupaten/kota, Dandim dan Kapolres.

Dijelaskan Sekda bahwa kenaikan status siaga darurat karhutla ini dipicu dengan adanya tiga kabupaten yang telah menaikan status siaga darurat, yakni Kabupaten Muarojambi, Kabupaten Tanjab Barat dan Kabupaten Tanjab Timur. “Dapat kami sampaikan bahwa pada hari ini, kita sudah menerima 3 SK Bupati, SK Bupati Tanjung Jabung Timur, Bupati Tanjung Jabung Barat dan juga SK Bupati Muaro Jambi, terkait dengan penetapan status siaga darurat karhutla, oleh karena itu, 3 dasar SK ini  bisa menjadi dasar untuk dinaikkan penetapan statusnya menjadi siaga darurat karhutla dengan SK Gubernur,   ditetapkan mulai hari ini sampai akhir Oktober 2021,” jelas Sekda.

Hal kedua dijelaskan Sekda bahwa dari rakor ini juga diputuskan untuk melakukan upaya pencegahan. 

“Dari hasil rakor ini diutamakan adalah langkah-langkah pencegahan. Perlu dilakukan langkah –langkah pencegahan, agar kita tidak lagi susah dalam penanganan karhutla, ini juga sesuai dengan instruksi Bapak Presiden. Dan dari informasi BMKG kita perlu mewaspadai untuk wilayah timur Jambi yaitu, Tanjab Barat, Tanjab Timur dan Muaro Jambi, curah hujannya mulai berkurang, tapi curah hujan  tinggi  justru di Jambi di wilayah barat. kewaspadaan terhadap kondisi cuaca ini kita juga harus berhati hati, mewaspadai, karena puncaknya kemarau itu di Juni sampai dengan Agustus, maka itu kita pemerintah daerah, bersama pak Kapolda ,pak dan seluruh jajajanya berusaha keras untuk melakukan pencegahan kita upayakan pencegahan, jangan sampai terjadi pemadaman yang susah dikendalikan,” ujarnya.

Danrem 042/GAPU Brigadir Jenderal TNI Zulkifli dalam wawancara juga menyampaikan bahwa penetapan status ini diambil berdasarkan pantauan riil di lapangan dan juga pantauan dari  BMKG, juga berdasarkan SK 3 Bupati.  

“Pantauan riil di lapangan sudah ditemukan 65 titik api, dan berdasarkan SK 3 Bupati yang telah menaiktersebut maka itu menjadi dasar kita Provinsi mengambil kebijakan menaikkan status ini, karena persyaratannya juga sudah cukup, sudah ada tiga kabupaten yang telah menaikkan status maka, provinsi juga bisa menaikkan  status. Untuk pemadaman dari udara nanti kita lihat kondisi riil di lapangan kalu sudah terlalu banyak titik apinya, dan berdasarkan pantauan dari BMKG bahwa Provinsi Jambi pada bulan April dan Mei adalah masa peralihan dan nanti pada awal Juni  nanti memasuki musim kemarau sampai dengan Oktober. Saat itulah kita melihat kita  akan meminta perkuatan kalau memungkinkan bantuan udara ataupun TMC pada pemerintah pusat, dan kemarin kita sudah rapat dengan pemerintah pusat dan telah ada arahan tentang bantuan riil dari pemerintah pusat kepada kita, dan sebelum kita mendapatkan bantuan dari pusat kita mengupayakan untuk kegiatan mendukung kegiatan riil terhadap penangangan karhutla”ujar Danrem.

Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo menyampaikan bahwa dengan kenaikan status ini akan mempermudah gerak dari tim satgas untuk bekerja. 

“Kita baru saja melaksanakan rapat dan mendengarkan masukan dari seluruh stake holder terutama dari jajaran pemerintah pemerintah, dan Kabupaten/Kota juga dari pak Dandin dan pak Kapolres, dan sudah ada 3 kabupaten yang sudah mengajukan peningkatan status siaga. Dan dengan peningkatan status ini kita akan lebih fleksiber lagi untuk melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan seperti yang diamanatkan oleh Presiden RI. Seperti kita ketahui pada 2015 ada 3000 titik api, pada 2019 ada 7000 titik api dan pada 2020 ada 89 titik api, dan 2021 sampai dengan 9 Maret ini sudah ada 40 titik api, yang paling banyak di desa Sungai Sayang,kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Dan Alhamdulilah dapat dimitigasi dengan bantuan semua pihak yang disebut ‘'pentahelix' , disitu ada Pemda, BPBD, Basarnas, Dinas Kehutanan, TNI/Polri, swasta, masyarakat dan media yang sudah terus menerus melakukan upaya pencegahan. Ada dua kegiatan yang dilakukan yaitu pertama jangka pendek kita melakukan penyekatan kanal, untuk mempertahankan ketinggian mata air di wilayah Kumpeh.Dan tadi saya sudah mendapatkan informasi dari Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, bahwa Dinas Kehutanan akan memasang 80 sekat kanal, kalau sekat kanal sudah dipasang, tinggi mata air bisa dipertahankan dan kelembabpan dan kebasahan lahan gambut bagus, maka lahan gambut tidak akan mudah terbakar” ujar Kapolda. (064)

Saksikan Latihan Penanganan Karhutla, Pj.Gubernur Yakinkan Jambi Siap Cegah Karhutla



Merdekapost.com -  Senin sore (8/3/2021) bertempat di bandara lama Sultan Thaha Syaifuddin helikopter yang dibawa oleh pilot Iptu Ludy Cahyadi .R, dan Co-pilot Bripda Anggatra Yuda,K, terbang rendah beberapa kali dengan diiringi bunyi sirene, tampak anggota polisi, BPBD, SAR dan Basarnas  melompat turun dari helikopter dan langsung menuju lokasi terjadinya kebakaran hutan. Pemandangan tersebut adalah bagian dari skenario latihan antisipasi kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi. 

Hadir langsung untuk melihat rangkaian proses latihan tersebut  Pj.Gubernur Jambi  Dr. Hari Nur Cahya Murni, M.Si, Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo, Danrem 042/GAPU  Brigadir Jenderal TNI Zulkifli, Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto. 

Dalam kesempatan dilakukan skenario latihan untuk menangani terjadi kebakaran lahan dan hutan di salah satu daerah di Jambi dan terpantau dari asap digital dan CCTV. Kemudian tim karhutla Provinsi Jambi memerintahkan tim udara dan tim tindak gabungan untuk menuju lokasi, dan melakukan penangkapan, kemudian helikopter dan tim tindak beserta pelaku dibawa ke posko untuk dilakukan tindak pemeriksaan. Setelah itu helikopter kembali ke TKP untuk mengantar  tim pemadam api, regu pertama menggunakan jet suter. Helikopter kembali droping regu yang menggunakan gebyor yang berguna untuk pemadaman lahan. Tahap akhir adalah helikopter mengevakuasi semua tim yang ada di lapangan dan api telah dinyatakan padam. 

Usai menyaksikan proses latihan tersebut Pj. Gubernur dalam wawancara dengan media menyatakan bahwa pemerintah Provinsi Jambi  memiliki komitmen bersama untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. 

“ Karena tergabung dengan Forkompimda tadi yang  menjadi koreksi kita adalah peralatan kita yang belum memadai, setelah ini kita mungkin akan bicara bagaimana cara menambah helikopter barangkali, dengan sumber sumber dana yang sah   tentunya, kita akan bersatu padu, untuk itu dalam rangka antisipasi dan pencegahan, karena lebih bagus kita mencegah daripada memadamkan. (064)

Kunker ke Tanjab Barat dan Tanjab Timur, Pj. Gubernur Minta Sekolah Tatap Muka Dipersiapkan dengan Baik



Merdekapost.com - Pj. Gubernur Jambi hari Nur Cahya Murni melakukan kunjungan kerja di 2 Kabupaten pada Minggu (7/3/2021) yaitu Kabupaten Tanjab Barat dan kabupaten Tanjab Timur. Di 2 tempat tersebut Pj. Gubernur minta agar pemerintah daerah setempat benar-benar persiapkan secara matang pembelajaran tatap muka sehingga nantinya tidak ada efek yang merugikan terutama bagi para siswa. PJ Gubernur menyatakan agar segala sesuatu yang berkaitan dengan pembelajaran tatap muka harus dipersiapkan sebaik mungkin Bila perlu satuan pendidikan harus berkoordinasi dengan Satgas penanganan covid 19 di daerah masing-masing.

Di Kabupaten Tanjab Barat Pj Gubernur diterima oleh Bupati dan Wakil Bupati  yang baru dilantik, Anwar Sadat dan Hairan, SH. di aula rumah dinas Bupati. Kegiatan yang dilaksanakan hari Minggu pagi ini juga dihadiri oleh pejabat terkait di Tanjab Barat, Sekda Tanjab Barat Ir. H. Agus Sanusi M.SI, Forkompinda dan Para pengurus PKK Kabupaten Tanjab Barat. 

Setelah dari Tanjab Barat PJ gubernur dan rombongan melakukan perjalanan menuju Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Di sana rombongan disambut dan dijamu di aula rumah dinas Bupati oleh  Sekda Kabupaten Tanjung Jabung Timur Sapril, Forkompinda setempat dan para pejabat terkait lainnya.Di dua tempat tersebut Pj. Gubernur menyampaikan beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pemerintah daerah saat ini. 

Menurutnya pemerintah daerah berkewajiban untuk lakukan penanganan kesehatan terutama covid-19 termasuk mensukseskan vaksinasi covid 19 di daerahnya.

"Berkaitan dengan selain penanganan kesehatan agar juga diperhatikan pemulihan ekonomi terutama menjaga agar dunia usaha daerah masing-masing bisa bertahan. Pemerintah daerah juga wajib melakukan penyediaan jaring pengaman sosial bagi masyarakat yang sangat terdampak covid-19. Demikian seharusnya prioritas konsentrasi pemanfaatan APBD tahun 2021 ini," ujarnya. 

Di kesempatan tersebut Gubernur juga mengingatkan akan pentingnya penanganan kebakaran hutan dan lahan dengan Fokus utama pada pencegahan. Namun menurutnya jika terjadi kebakaran hutan dan lahan agar dipadamkan sedini mungkin. Untuk itu perlu Sinergi dengan forkompinda dan lintas sektor terkait harus tetap dijaga. 

Hal lain yang ditekankan oleh PJ gubernur adalah tentang  upaya menanggulangi stunting/ pertumbuhan kerdil. 

"Semua daerah diminta untuk menganggarkan verifikasi dan validasi data terpadu Kesejahteraan Sosial Selain itu minta daerah harus mengintensifkan pelibatan PKK dalam upaya menangani stunting," jelasnya.

Sementara itu Bupati  Tanjab Barat, Anwar Sadat dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemerintah Kabupaten Tanjab Barat berkomitmen untuk memajukan infrastruktur terutama tentang ketersediaan listrik bagi masyarakat. 

“Senin besok kami akan ke Kementerian ESDM untuk mempercepat proses dari 13 Kecamatan yang belum dialiri listrik. Karena sampai saat ini banyak sekali daerah di Tanjab Barat tidak memiliki jaringan listrik, dan di kota saja setiap hari terjadi pemadaman lampu.  Dan setelah dari Jakarta nanti kita akan bertemu dengan semua pihak dari PLN untuk duduk bersama mencari solusi. Kami juga akan memberdayakan UMKM di Kabupaten ini terutama pengrajin batik, akan ditetapkan setiap hari Kamis akan menggunakan batik dengan motif khas dari Tanjab Barat, dan semua akan diawasi mulai dari produksi, pengerjaan, penjualan semuanya dari pengrajin kita, tidak boleh pengerjaan dan penjualannya dilakukan di kota Jambi, jika kita melakukannya maka ada 9000 pegawai yang akan terjual untuk membantu pengrajin kita. Dan kami juga akan memperkenalkan kopi liberika dengan mendirikan acara ngopi  bersama untuk memperkenalkan kopi kita,” ujar Bupati Tanjab Barat.

Sekda Kabupaten Tanjung Jabung Timur Sapril dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur dalam menangani covid-19. 

“Kami memiliki kebijakan untuk mendirikan posko di perbatasan untuk pengawasan orang dan barang untuk keluar masuk wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Posko ini melibatkan seluruh stakeholder terkait termasuk TNI/Polri, kemudian pemerintahan desa. Dan ini sangat efektif untuk menekan jumlah penderita covid 19. Kita juga memberikan bantuan sosial kepada masyarakat miskin yang berhak menerima yang mana awal kita menyalurkan bantuan sembako sebanyak 10.817 kk, dan dengan pengembangan pengujian di tahap 2, kita memberikan bantuan sebanyak 10.250 sampai dengan tahap ketiga 10.250, maka data terakhir tambah sebanyak 30 KK, sehingga bantuan sosial yang kita berikan 10.280 kk. Dan kita ijuga sekarang  sudah dihadapi dengan musim kemarau. Untuk itu kami telah melakukan Apel siaga Karhutla untuk mempersiapkan seluruh pihak bersiaga menghadapi dan membuat strategi pencegahan kebakaran hutan dan lahan”ujar Sapril. (064)

Pj. Gubernur Ingatkan Pemkab Sarolangun Soal Mitigasi Bencana



Merdekapost.com - Pj Gubernur Jambi Dr.Hari Nur Cahya Murni,M.Si kepada pemerintah Kabupaten Sarolangun untuk melakukan pencegahan dan mitigasi bencana. 

Hal ini penting sebab Sarolangun merupakan salah satu kawasan rawan tanah longsor. Hal ini disampaikannya di rumah dinas Bupati Sarolangun dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Sarolangun, Sabtu (6/3/2021). 

Hadir di kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sarolangun  H. Hillalatil Badri., Sekretaris Daerah Kabupaten Sarolangun Ir. Endang Abdul Naser , unsur Forkompinda Kabupaten Sarolangun, Para pengurus PKK Kabupaten Sarolangun, dan pejabat terkait lainnya. 

Pada kesempatan tersebut Pj.Gubernur menyalurkan bantuan dari Ketua Umum TP-PKK berupa peralatan makan bagi anak-anak, dan penyerahan secara simbolis bantuan kepada korban banjir bencana banjir di Kabupaten Sarolangun, yakni meluapnya Sungai Singkarang, Sungai Batang Barangan, dan Sungai Telentam dan anak Sungai lainnya yang berada di Kecamatan Air Hitam sehingga 3 desa yang berada di sekitar sungai mengalami kebanjiran (di Desa Semurung 81 KK/285 jiwa terdampak banjir, di Desa Lubuk Jering 219 KK/712 jiwa, dan di Desa Bukit Suban 233 KK/852 jiwa. Total 533 KK/1.849 jiwa). 

Banjir terjadi pada tanggal 10 Januari dan 11 Februari 2021. Untuk korban pasca bencana banjir di Kabupaten Sarolangun, yang mendapatkan bantuan sebanyak 1.849 jiwa sehingga kebutuhan penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) di wilayah bencana sebesar 5.547 Kg, sesuai permintaan/permohonan dari Bupati Sarolangun.

"Menindaklanjuti rapat koordinasi penanggulangan bencana presiden telah menekankan upaya pencegahan dan mitigasi bencana. Mengingat Sarolangun merupakan kawasan rawan tanah longsor maka perlu diimplementasikan empat hal pokok yaitu pencegahan, penanggulangan, penanganan pasca bencana dan mengefektifkan law inforcement," jelasnya. (064)

DPRD Muaro Jambi Desak Pemkab Perbaiki Sarana dan Prasarana SMPN 1 Muaro Jambi

Merdekapost.com - Rendahnya kualitas sarana dan prasarana pendidikan di SMP Negeri 1 Muaro Jambi telah dilaporkan ke DPRD Muaro Jambi. Beberapa anggota dewan Dapil Jaluko bahkan sudah turun melakukan peninjauan terhadap kondisi maupun permasalahan yang dialami SMP tertua di Muaro Jambi tersebut.

Salah satu anggota DPRD Muaro Jambi yang turun melakukan peninjauan tersebut adalah Zulkifli I,SH. Politisi Gerindra ini mengakui bahwa sarana dan prasarana pendidikan yang dimiliki SMP Negeri 1 Muaro Jambi memang belum memadai.

“ Saya sudah turun melihat langsung ke lapangan. Hasilnya ternyata benar. Sarana dan prasarana di SMP Negeri 1 Muaro Jambi itu belum memadai. Butuh perhatian serius dari pemerintah kabupaten untuk melakukan perbaikan,” kata Zulkifli I, SH, Jumat (5/3/2021).

Ketua DPC Gerindra Muaro Jambi ini turut menjelaskan beberapa permasalahan yang ditemukan di SMP Negeri 1 Muaro Jambi. Permasalahan itu menyangkut kebutuhan ruang belajar, kekurangan WC, serta kondisi mobiler, lantai dan pintu yang telah rusak.

“ Mobiler yang ada di SMP Negeri 1 itu rata-rata sudah tidak layak digunakan. Kebanyakan telah rusak berat. Jadi harus diganti dengan yang baru,” ujarnya.

Selaku alumnus SMP Negeri 1 Muaro Jambi, Zulkifli mengaku sangat prihatin melihat kondisi bekas sekolahnya itu. Padahal, selama ini dirinya sering melintas dari depan sekolah tersebut dan mengira kondisi sekolah itu baik-baik saja.

“ Selama ini tidak ada laporan, baik itu dari guru maupun dari kepala sekolahnya. Makanya begitu mendapat laporan saya langsung turun. Ternyata banyak persoalan yang kita temukan,” ujarnya.

Zulkifli menyebut beberapa lokal milik SMP Negeri 1 Muaro Jambi sering terkena banjir akibat luapan air hujan. Masuknya air hujan ke dalam lokal dipicu karena buruknya sistem drainase di dalam lingkungan sekolah tersebut.

“ Drainasenya kecil dan dangkal, makanya kalau hujan langsung mengalir ke lokal,” katanya.

Terhadap berbagai temuannya itu, Zulkifli mendesak pihak Pemkab Muaro Jambi untuk segera menindaklanjuti. Dia meminta agar permasalahan sarana dan prasarana pendidikan di SMPN 1 diperbaiki.

“ Kami minta kepada ibu bupati melalui dinas terkait untuk segera menindaklanjuti keluhan yang disampaikan pihak SMP Negeri 1. Ini demi menciptakan kenyamanan belajar mengajar di sekolahan tersebut,” ujarnya.

Politisi yang dikenal cekatan dan responsif terhadap setiap keluhan warga ini juga mengatakan akan berusaha mengawal dan memperjuangkan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan di SMP Negeri 1 Muaro Jambi. Dia akan memaksimalkan fungsinya dalam hal penganggaran dan pengawasan.

“ Tentu akan kita kawal dan perjuangkan, itu adalah bentuk komitmen kita kepada konstituen,” katanya. (064)

Pj.Gubernur Jambi Siapkan Rencana Strategis Antisipasi Bencana Alam dan Karhutla



Merdekapost.com - Pj. Gubernur Jambi  Dr. Hari Nur Cahaya Murni menyiapkan rencana strategis untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam dan karhutla. Pernyataan ini disampaikannya usai mengikuti  secara virtual Rapat Koordinasi Nasionasl (Rakornas) Penanggulangan Bencana Tahun 2021, Rabu (3/3/2021) siang bersama Forkompinda Provinsi Jambi, dan dinas terkait di auditorium rumah dinas terkait, yang dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo.

“Provinsi Jambi tidak hanya ada bencana alam saja, tetapi juga kebakaran hutan dan lahan. Tetapi kami pemerintah provinsi Jambi dan Forkompimda sangat kuat sekali bersatu padu, dan pada intinya adalah antisipasi. Dan jajaran TNI/Polri, pak KAPolda dan Bapak Danrem, beliau turun semua begitu ada sesuatum ada sedikit saja beliau akan turun. Insya Allah bisa tertangani dengan baik, dan tidak sempat dipanggil ke Jakarta, karena kalau dipanggil ke Jakarta berarti pertanda sesuatu yang tidak baik, dan langkah kita pada antisipasi dan kita harap dengan antisipasi dapat redam”ujar Pj.Gubernur.

Sementara itu dalam sambutannya. Kepala Negara Joko Widodo menyampaikan apresiasi atas peran besar yang diambil oleh jajaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)  dalam menangani bencana yang telah terjadi di Indonesia.

“Pada kesempatan yang baik ini saya ingin menyampaikan terima kasih, penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran BNPB yang telah mendedikasikan seluruh waktunya ikut bekerja dalam menangani dan menyelesaikan krisis sekarang ini,” ujar Presiden.

Presiden mengungkapkan, pada tahun 2020 lalu, bangsa Indonesia dihadapkan pada berbagai bencana baik bencana alam maupun nonalam berupa pandemi COVID-19. Dalam menghadapi pandemi COVID-19 yang merupakan bencana kemanusiaan yang tidak pernah ada pembandingnya dalam sejarah ini, Presiden menegaskan, penanganan pada sisi kesehatan dan ekonomi harus diselesaikan dalam waktu yang bersamaan.

“Bukan hanya skala daerah, bukan hanya skala nasional, tetapi juga skala global, lebih dari 215 negara mengalami hal yang sama, yang mengharuskan kita bekerja cepat, harus inovatif, dan juga berkolaborasi dengan semua pihak, dengan negara lain, dengan lembaga-lembaga internasional,” ujarnya.

Pengalaman dalam menghadapi pandemi ini, imbuh Presiden, harus dijadikan momentum untuk memperkokoh ketangguhan dalam menghadapi segala bentuk bencana, terlebih Indonesia masuk ke peringkat 35 negara paling rawan risiko bencana di dunia. Presiden pun menekankan pentingnya aspek mitigasi atau pencegahan sebagai kunci utama dalam mengurangi risiko bencana.

“Ini yang selalu saya sampaikan berulang-ulang, pencegahan, pencegahan, jangan terlambat, jangan terlambat! Ini bukan berarti aspek yang lain dalam manajemen bencana tidak kita perhatikan, bukan. Tapi juga jangan sampai kita hanya bersifat reaktif saat bencana terjadi,” tegasnya.

Untuk itu, Presiden meminta jajaran terkait untuk mempersiapkan langkah antisipasi bencana secara terencana dan detail.

“Kebijakan nasional dan kebijakan daerah harus sensitif terhadap kerawanan bencana. Jangan ada bencana baru kita pontang panting, ribut atau bahkan saling menyalahkan, seperti itu tidak boleh terjadi,” tegasnya.

Presiden juga menegaskan agar Rencana Induk Penanggulangan Bencana (RIPB) 2020-2024 yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 Tahun 2020  diturunkan ke dalam kebijakan dan perencanaan, termasuk tata ruang, yang sensitif dan memperhatikan aspek kerawanan bencana. 

“Serta, tentu saja dilanjutkan dengan audit dan pengendalian kebijakan dan tata ruang yang berjalan di lapangan, bukan di atas kertas saja. Ini yang juga sudah berulang-ulang saya sampaikan,” tandas Kepala Negara. (064)

Peringati Hari Peduli Sampah, Pj.Gubernur Jambi Ajak Masyarakat Manfaatkan Sampah Sebagai Pendorong Ekonomi



Merdekapost.com – Pj.Gubernur Jambi Dr. Hari Nur Cahya Murni, M.Si mengajak masyarakat di Provinsi Jambi untuk memanfaatkan sektor pengelolaan sampah sebagai pendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia. 

Pernyataan ini disampaikannya saat membuka acara Talk Show yang bertajuk sampah bahan baku ekonomi di masa pandemi, Selasa (2/3/2021) bertempat di Taman Anggrek Sri Sudewi, Telanaipura. Acara ini diselenggarakan oleh komunitas Earth Hour Jambi berkolaborasi bersama Gerakan Ekonomi Kreatif (GEKRAF), dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang diperingati pada 21 Februari tiap tahunnya. Hadir pada kesempatan Aksi tersebut Ketua Pelaksana kegiatan  Fitria Ulia Wulandari  Plt.Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi  DR. Sri Purnama Syam, SST.M.Sn. Acara ini juga dihadiri Siginjai Youth Action, yayasan WWF-Indonesia, site Jambi.

Pj.Gubernur Jambi dalam sambutannya sangat mengapresiasi talk show yang diselenggarakan oleh Earth Hour Jambi, yaitu bagaimana memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi. Acara ini dinilainya merupakan bagian kepedulian terhadap lingkungan, yang sekaligus bisa memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. 

“Acara ini dilaksanakan dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang diperingati pada 21 Februari tiap tahunnya. Selama 5 tahun terakhir, HPSN menjadi momentum untuk membangun kesadaran publik dalam upaya-upaya pengurangan sampah, yang diharapkan bisa membuahkan hasil yang sangat positif.  Penggunaan sampah, baik sampah organik maupun sampah onorganik jadi bahan ekonomi membawa manfaat ekonomi dan manfaat besar bagi lingkungan hidup” ujar Pj Gubernur.

Pj.Gubernur juga mengajak masyarakat untuk memilah sampah dari rumah, sampah organik dengan sampah anorganik, atau setidaknya tidak langsung membakar sampah plastik, tetapi membuanganya ke tempat pembuangan sampah. 

“Sudah saatnya Platform HPSN digeser ke upaya-upaya penanganan sampah yang dapat memberikan kontribusi nyata dalam pertumbuhan ekonomi. Hal tersebut dilakukan melalui pengembangan sektor usaha pengumpulan dan pengangkutan sampah, industri alat dan mesin pengolah sampah, industri daur ulang, industri komposting dan biogas, serta industri sampah menjadi energi alternatif. HPSN 2021 dijadikan platform untuk memperkuat posisi sektor pengelolaan sampah sebagai pendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia, sekaligus sebagai perwujudan dari salah satu prinsip pengelolaan sampah berkelanjutan, yaitu waste to resource (sampah menjadi sumber daya), melalui pelaksanaan ekonomi sirkular (circular economy) dan sampah menjadi sumber energi” ujarnya.

Dilanjutkan Pj.Gubernur bahwa hal tersebut didukung data terkini, dimana pengelolaan sampah termasuk salah satu sektor usaha yang tahan banting (resilient) selama pandemi COVID-19. Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Indonesia kuartal III 2020 pada 5 November 2020, sektor ini justru mengalami pertumbuhan positif. Sektor pengadaan air, pengelolaan sampah dan limbah merupakan sektor yang tumbuh sangat tinggi, yaitu 6,04% . 

“Pemanfaatan sampah menjadi bahan baku ekonomi mendukung eksistensi Bank Sampah, terutama di tengah kondisi pandemi Covid-19, saat kondisi ekonomi sulit, dimana pengolahan sampah menjadi bahan ekonomi bisa menambah pendapatan masyarakat, dan juga bisa membuka lapangan kerja. Dengan demikian, pemanfaatan sampah menjadi bahan baku ekonomi di masa pandemi Covid-19 ini selaras dengan kebijakan pemerintah, yakni Pemulihan Ekonomi Nasional” pukasnya.

Ketua Pelaksana kegiatan  Fitria Ulia Wulandari  pelaksanaan kegiatan dalam laporannya mengatakan kegiatan ini bertujuan agar tidak hanya pemerintah dan komunitas saja yang aktif bergerak peduli terhadap sampah. "Dengan adanya aksi dan talkshow ini, kami mengajak seluruh elemen, baik masyarakat, swasta, wirausaha harus aktif bersama memberantas sampah," ujarnya. (064)

DPRD Muaro Jambi Ingatkan Eksekutif Selektif Lakukan Refocusing

Merdekapost.com - DPRD Muaro Jambi mengingatkan pihak eksekutif untuk berhati-hati dalam melakukan refocusing APBD Muaro Jambi tahun anggaran 2021. Refocusing APBD 2021 diharapkan dilakukan secara selektif agar program-program prioritas tidak ada yang terkena refocusing.

“ Saya mengingatkan ke saudari bupati agar Kepala OPD jangan asal refocusing APBD 2021. Jangan sampai anggaran program prioritas direfocusing, sedangkan anggaran yang tidak penting dan seremonial tidak kena refocusing,” kata anggota DPRD Muaro Jambi, Ulil Amri kepada Jambipers.com, Jumat (26/2/2021).

Ketua Fraksi PAN DPRD Muaro Jambi ini turut mengingatkan pihak eksekutif untuk tidak mengulangi kesalahan pada refocusing 2020 lalu. Anggaran refocusing pada tahun lalu sering berubah-ubah sehingga berdampak terhadap penyerapan anggaran.

” Harus proporsional dan selektif.  Jangan sampai banyak anggaran refocusing tidak terpakai. Jangan terulang lagi seperti anggaran refocusing 2020, sering berubah-ubah dan banyak tidak terserap,” katanya.

Ulil Amri juga meminta agar para Kepala OPD tidak memanfaatkan momen refocusing ini untuk menggeser program-program di luar kebutuhan penanganan pandemi Covid-19.

“ Saya minta Kepala OPD jangan memanfaatkan momen refocusing untuk menggeser program di luar kebutuhan penanganan Covid-19. Apalagi memunculkan program baru yang tidak berhubungan dengan Covid karena tidak sesuai dengan aturan penganggaran,” ujarnya.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Muaro Jambi ini menyatakan sependapat dengan apa yang disampaikan Anggota DPRD Muaro Jambi Fraksi PDI-P Sumarsen Purba.

Senada dengan Sumarsen, Ulil meminta agar program pokok-pokok pikiran (Pokir) dewan tidak diganggu. Sebab, Pokir dewan murni demi kemaslahatan masyarakat Muaro Jambi, bukan untuk kepentingan pribadi ataupun golongan.

“ Pokir anggota DPRD jangan terganggu, karena Pokir itu kebutuhan prioritas murni dari masyarakat . Kami menolak direfocusing karena itu menjadi beban moral anggota dewan,” katanya.

Pemkab Muaro Jambi saat ini sedang melakukan realokasi atau refocusing APBD tahun anggaran 2021. Anggaran APBD Muaro Jambi yang akan direfocusing sebesar Rp78,8 Miliar. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai dukungan terhadap penanganan pandemi dan juga program vaksinasi Covid-19.

Ketentuan pelaksanaan refocusing TA 2021 tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Nomor SE2/PK/2021 tertanggal 8 Februari 2021. Surat itu berisi tentang penyesuaian penggunaan anggaran transfer ke daerah dan dana desa TA 2021 untuk penanganan Covid-19. Dokumen itu juga ditujukan kepada seluruh gubernur, bupati/walikota, kepala desa atau yang dipersamakan. Adapun anggaran yang terkena refocusing adalah dana alokasi umum (DAU), dana bagi hasil (DBH).

Realokasi dan refocusing tersebut nantinya bakal dialokasikan untuk penanganan COVID-19. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai dukungan terhadap penanganan pandemi dan juga program vaksinasi Covid-19. (064)

Pj Gubernur Jambi Lantik Bupati Terpilih Secara Hybrid, ini Pesannya Kepada KDH

 


Merdekapost.com - Penjabat Gubernur Jambi Dr. Hari Nur Cahya Murni, M.Si melantik dua Bupati terpilih hasil Pilkada 2020 yaitu Bupati dan Wakil Bupati Batanghari dan Tanjung Jabung Barat dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Hal itu terlihat dari proses pelantikan yang hanya dibatasi 25 orang dalam gedung Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Jumat (26/2/2021). Bagi keluarga maupun pendukung Bupati terpilih serta tamu lain, hadir secara hybrid dan masing-masing daerah dapat menyaksikan melalui live streaming di tempat masing-masing tanpa harus menghadiri secara fisik.

"Pelantikan KDH terbatas sesuai perintah Pak Mendagri melalui Surat Mendagri Nomor:131/966/OTDA tanggal 15 Februari 2021, dijelaskan bahwa pelaksanaan pelantikan kepala daerah dilakukan dengan undangan yang dibatasi guna mencegah timbulnya klaster baru. Yang hadir pada saat pelantikan tetap dibatasi. Hanya ada bupati dan wakilnya beserta keluarga inti kepala daerah yang akan dilantik," ungkap Pj Gubernur Jambi.

Selain itu, setiap orang yang masuk wajib diukur suhu tubuhnya, menggunakan masker, sarung tangan dan menjaga jarak. Di luar gedung wartawan yang hadir juga dibatasi dan menjaga jarak.

Pj Gubernur Jambi mengatakan, walaupun acara ini dilaksanakan di tengah keprihatinan bangsa akibat pandemi Covid-19, namun hal tersebut jangan menyurutkan semangat kita semua, untuk terus beraktivitas dan berkarya, dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan.

"Saya mengajak kita semua untuk sama-sama mendoakan agar Covid-19 ini segera berlalu," ujar Pj Gubernur Jambi.

Dengan pelantikan ini, diharapkan kontestasi politik telah berakhir, saatnya semua komponen bersatu untuk membangun daerah masing-masing.

"Saya minta bupati dan wakil bupati yang dilantik menjalankan segala Undang-Undang dan Peraturannya dengan selurus-lurusnya, serta berbakti kepada masyarakat serta nusa dan bangsa," tambahnya.

Ibu Nunung, sapaan akrab Pj Gubernur Jambi menekankan, pentingnya Kepala Daerah (KDH) terpilih untuk meningkatkan sinergi dengan Forkopimda Kabupaten dan seluruh pemangku kepentingan, untuk memadukan program pembangunan di kabupaten, juga melibatkan tokoh agama, tokoh adat, dan pemuda dalam menjalankan program pemerintahan.

"KDH terpilih bersama DPRD menetapkan Perda tentang RPJMD paling lambat 6 bulan setelah pelantikan hari ini, sebagaimana amanat Pasal 264 UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Penyusunan RPJMD didahului dengan KLHS dan mempedomani RTRW," urainya.

Pj Gubernur juga meminta kepada KDH yang dilantik mempedomani hasil Rakortekrenbang yang pembukaannya telah dilakukan pada tanggal 25 Februari 2021.

"Hal lain yang ingin saya sampaikan bahwa Tahun 2021 mengingat situasi pandemi yang masih terjadi, maka konsentrasi kita dalam memanfaatkan APBD terutama difokuskan pada 3 hal, yaitu: penanganan Covid 19 (melaksanakan 3T (Tracing, Testing dan Treatment) dan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, membatasi mobilitas)), Pemulihan Ekonomi (mempermudah dan mempercepat askses pembiayaan bagi UMKM, memberikan insentif dan kemudahan investasi di daerah sebagaimana amanat PP 24/2019) dan jaring pengaman sosial (bansos seperti: BLTDD, Program Keluarga Harapan, Program Sembako dan Bansos Tunai) bagi masyarakat terdampak covid 19," imbuhnya.

Dalam rangka proses belajar mengajar, sambung Pj Gubernur, kiranya KDH terpilih mempedomani SKB 4 Menteri (Mendikbud, Menag, Menkes dan Mendagri) tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran 2020/2021 Dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19.

Ibu Nunung berpesan kepada KDH terpilih juga memperhatikan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terutama pada aspek pencegahan bersama dengan Forkopimda serta pencemaran lingkungan baik pencemaran udara, air dan tanah untuk dilakukan penanganan yang terkoordinasi.

"Terkait isu stunting diminta kepada Bupati dan Wakil Bupati dalam upaya penurunan stunting melibatkan seluruh Steakholders termasuk PKK, mengingat salah satu pendekatan strategis menurunkan stunting adalah melalui keluarga. Data menunjukan bahwa Kabupaten Batanghari prevalensi stuntingnya 27,2% dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat 20,3%," tukasnya.

Ibu Nunung juga berharap kepada Bupati dan Wakil Bupati yang baru saja dilantik, melakukan terobosan dan akselerasi pembangunan untuk kemajuan daerah dengan tetap memedomani peraturan perundang-undangan.

 Ibu Nunung yang juga Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri itu juga mendorong KDH terpilih untuk mensukseskan program vaksinasi nasional.

 "Pemerintah Provinsi Jambi menerima distribusi 7.070 vial vaksin Covid-19 atau 70.700 dosis tahap II dari Pemerintah Pusat, Rabu (24/2)," ungkapnya.

Terakhir, Pj Gubernur Jambi menyampaikan selamat kepada KDH terpilih. "Saya ucapkan selamat bekerja kepada Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief, SE dan Wakil Bupati Batanghari Bakhtiar, serta Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Hairan, SH. Selamat memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Batanghari dan Tanjung Jabung Barat," pungkas Pj Gubernur Jambi. (064)

PJ Gubernur Jambi Hadiri Pembukaan Rakortekrenbang Secara Daring













Merdekapot.com - Penjabat (Pj) Gubernur Jambi Dr. Hari Nur Cahya Murni mengikuti Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) secara daring dari Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Kamis (25/2/2021).

Sedianya Dr. Hari Cahya Nur Murni selaku Dirjen Bina Pembangunan Daerah (Bina Bangda) Kemendagri yang menyampaikan laporan kegiatan pada acara pembukaan Rakotekrenbang, namun mengingat amanah yang diberikan kepadanya sesuai Keputusan Presiden dan dilantik Mendagri untuk mengisi kekosongan kursi Gubernur Jambi sebagai Pj Gubernur, maka Sekretaris Ditjen Bina Bangda yang ditunjuk sebagai Pelaksana Harian (Plh) Dirjen Bina Bangda yang menyampaikan laporan dimaksud.

Sementara itu, yang mewakili Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dalam pembulaan Rakortekrenbang tahun 2021 adalah Sekjen Kemendagri Muhammad Hudori.

Kegiatan ini dihadiri secara fisik oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas, JPT Madya di lingkungan Kemendagri dan BNPP, dan dihadiri secara virtual oleh Gubernur, Sekda, dan Kepala Bappeda seluruh Indonesia, dengan total peserta Rakor sebanyak 1000 orang lebih peserta.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri PPN/Ka Bappenas membuka secara resmi Rakortekrenbang Tahun 2021, serta turut memberikan pengarahan kepada seluruh peserta Rakor.

Pj Gubernur Jambi mengatakan, Kortekrenbang merupakan bagian dari rangkaian aktivitas perencanaan tahunan baik di Pusat maupun di daerah. Tujuan dari diselenggarakannya Kortekrenbang Tahun 2021 adalah terbangunnya sinkronisasi rencana program dan kegiatan antara pemerintah dengan pemerintah daerah yang tertuang dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2022 dalam rangka mendukung pencapaian target pembangunan nasional, sehingga diharapkan dalam Kortekrenbang Tahun 2021 akan dihasilkan beberapa hal yaitu: Pertama, kesepakatan antara pusat dan daerah terhadap program/kegiatan untuk memenuhi pencapaian target pembangunan nasional sebagai masukan dalam Kortek Provinsi dan Musrenbang Nasional.

"Kedua, sebagai masukan bagi Pemerintah Pusat dalam penyempurnaan rancangan awal RKP Tahun 2022 dan sebagai bahan masukan bagi Pemerintah Daerah dalam penyempurnaan rancangan awal RKPD Tahun 2022," ujar Pj Gubernur Jambi.

Kemudian ketiga, lanjut Pj Gubernur, sebagai forum usulan pemerintah daerah terhadap kegiatan pemerintah pusat di daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan.

Sementara itu dalam sambutannya sekaligus membuka Rakortekrenbang tahun 2021, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) /Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa menjelaskan, Rakortekrenbang merupakan simpul penyelarasan Rencana Kerja antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam rangka percepatan pembangunan.

"Rakortekrenbang ini menjadi salah satu simpul dalam rangka untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2022, jadi ada beberapa sumber yang lain sampai nanti Musrenbang provinsi, Musrenbang nasional. Intinya adalah agar terbentuk dan terjadi sinergi perencanaan pusat-daerah dan RKP 2022 ini menjadi salah satu turunan dari RPJMN 2020-2025," kata Suharso di Sasana Bhakti Praja.

Koordinasi teknis tersebut merupakan salah satu wadah bagi pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk secara bersama-sama melakukan sinkronisasi dan harmonisasi perencanaan pembangunan dalam rangka mencapai target pembangunan nasional.

Sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Pembangunan Daerah merupakan perwujudan dari pelaksanaan Urusan Pemerintahan yang telah diserahkan ke Daerah sebagai bagian integral dari pembangunan nasional. (064)

Sekda Sudirman Buka Rakor Program Pembangunan Kepemudaan dan Keolahragaan



Merdekapost.comSekretaris Daerah Provinsi Jambi H.Sudirman SH,MH membuka secara resmi Rapat Koordinasi Program Pembangunan Kepemudaan dan Keolahragaan Provinsi Jambi, Rabu (24/2/2021) bertempat di hotel Shang Ratu.

Hadir pada kesempatan tersebut, Perwakilan dari Kementerian Kepemudaan dan Olahraga RI, Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jambi, Ronaldi, Para Kepala Dinas yang membidangi Kepemudaan dan Keolahragaan di kabupaten dan kota se Provinsi Jambi, OPD lingkup Pemerintah Provinsi Jambi , para peserta Rakor dan undangan.

Disampaikan Sekda bahwa pembangunan kepemudaan dan keolahragaan merupakan bagian integral dari pembangunan nasional dengan tujuan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui bidang kepemudaan dan keolahragaan. Sejarah telah membuktikan kiprah pemuda sejak zaman perjuangan untuk mencapai kemerdekaan hingga sekarang di masa pembangunan. Demikian pula dengan olahraga, sangat berperan dalam upaya meningkatkan kesehatan, kekebalan (imun), dan kebugaran tubuh, yang mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang memiliki daya saing yang handal.

“Sesuai dengan amanat UU Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan, sasaran pembangunan bidang kepemudaan adalah pemuda yang berusia 16 s/d 30 tahun. Pada usia yang sangat produktif ini perlu mendapat perhatian dan pembinaan, agar mereka dapat memberikan sumbangsih terhadap pembangunan bangsa, sehingga bonus demografi yang akan terjadi dapat dimanfaatkan maksimal, bukan malah sebaliknya menjadi ’bencana demografi’ jika tidak dikelola dengan terencana. Untuk itu diperlukan program yang terarah dan terpadu, terutama yang menyangkut keterampilan supaya pemuda dapat bersaing di pasar kerja, sehingga memperoleh pekerjaan yang layak,” ujar Sekda.

Selanjutnya, hal yang tidak kalah pentingnya dalam pembangunan kepemudaan, adalah upaya untuk menumbuhkan dan memupuk kepedulian dan nasionalisme serta wawasan kebangsaan di kalangan generasi muda, sehingga para pemuda mendukung terpeliharanya kerukunan, kemanan, kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Pembangunan keolahragaan memerlukan upaya membangun pemahaman masyarakat tentang fungsi dan peranan olahraga bagi kehidupan, yakni sebagai sarana untuk meningkatkan kebugaran, prestasi, kesehatan, perekat persatuan dan kesatuan bangsa, serta promosi dan sarana menjalin persahabatan antar bangsa. Jika fungsi dan peranan olahraga tersebut telah dipahami masyarakat, maka kepedulian, partisipasi, dan apresiasi masyarakat terhadap kegiatan olahraga akan semakin tinggi. Ini merupakan salah satu kriteria ukuran keberhasilan pembangunan bidang keolahragaan,” katanya.

Sekda juga menyambut baik diselenggarakannya Rapat Koordinasi Program Pembangunan Kepemudaan dan Keolahragaan Provinsi Jambi ini.

“Saya berharap melalui rakor ini sinergi dan sinkronisasi perencanaan, pembiayaan, sumber daya manusia, dan kerja sama antara kabupaten, provinsi dan pusat dalam upaya pembangunan kepemudaan dan keolahragaan di Provinsi Jambi ditingkatkan. Selain itu, saya juga mendorong perlunya upaya peningkatan partisipasi dari dunia usaha dan masyarakat dalam pembangunan kepemudaan dan keolahragaan, diantaranya dalam pembangunan fasilitas olahraga, baik fasilitas bersifat fisik maupun non fisik, yang sangat berpengaruh pada minat dan partisipasi masyarakat dalam berolahraga, yang pada akhirnya akan berpengaruh pada prestasi dalam bidang olahraga,” ujarnya.

Sekda juga berpesan kepada para peserta rakor agar memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh. Berikanlah masukan dan saran konstruktif serta ide-ide cerdas, sehingga rakor ini menghasilkan rumusan yang berarti bagi peningkatan kualitas pembangunan bidang kepemudaan dan keolahragaan Provinsi Jambi. (064)

Fraksi PDI-P DPRD Muaro Jambi Tolak Refocusing dari Kegiatan Pokir Dewan



Merdekapost.com - Fraksi PDI Perjuangan DPRD Muaro Jambi menolak keras instrumen Pemda Muaro Jambi memangkas 50 persen kegiatan Dinas PUPR untuk menutupi refocusing 8 persen APBD Muaro Jambi tahun anggaran 2021. Kebijakan tersebut dinilai sangat merugikan masyarakat mengingat pokok-pokok pikiran dewan (Pokir) mayoritas terdapat di Dinas PUPR.

“ Saya mendapat info kalau instrumen Pemda Muaro Jambi akan memangkas 50 persen kegiatan PUPR untuk menutupi refocusing 8 persen APBD 2021. Kami dari Fraksi PDI perjuangan menyatakan menolak keras kebijakan tersebut. Kita tidak mau pokir dewan yang jadi korban walau pun itu sedikit,” kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Sumarsen Purba, Selasa (23/2/2021).

Sumarsen Purba mengatakan, jika Pemda Muaro Jambi tetap ngotot memangkas 50 persen kegiatan Dinas PUPR untuk menutupi refocusing tersebut, Hal itu sama saja mencoret arang ke muka dewan. Sebab, dalam reses tahun pertama di 2021, masing-masing dewan sudah menyampaikan soal rencana realiSasi pokir dewan tersebut kepada masyarakat.

“ Kalau tetap dipaksakan juga, itu sama saja mencoret arang ke muka dewan. Soalnya, dalam reses tahun pertama kemarin kita sudah menyampaikan ke konstituen masing-masing. Kita tidak mau dipermalukan,” ujarnya.

Sumarsen Purba berharap instrumen Pemda Muaro Jambi segera mengevaluasi niat untuk mengorbankan 50 persen kegiatan Dinas PUPR Muaro Jambi dalam refocusing tersebut. Pemda Muaro Jambi diharapkan lebih bijaksana dalam melaksanakan refocusing tanpa harus mengusik pokok-pokok pikiran dewan (pokir) terutama dari Fraksi PDI Perjuangan.

“ Kita berharap pokir dewan tidak diganggu dalam refocusing ini, terutama pokir para anggota dewan dari PDI Perjuangan. Kita minta betul agar jangan ada yang dicoret,” kata Sumarsen Purba.

Pemkab Muaro Jambi saat ini sedang melakukan realokasi atau refocusing APBD tahun anggaran 2021. Anggaran APBD Muaro Jambi yang akan direfocusing sebesar Rp113 Miliar. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai dukungan terhadap penanganan pandemi dan juga program vaksinasi Covid-19.

Ketentuan pelaksanaan refocusing TA 2021 tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Nomor SE2/PK/2021 tertanggal 8 Februari 2021. Surat itu berisi tentang penyesuaian penggunaan anggaran transfer ke daerah dan dana desa TA 2021 untuk penanganan Covid-19. Dokumen itu juga ditujukan kepada seluruh gubernur, bupati/walikota, kepala desa atau yang dipersamakan.

Di sana dijelaskan bahwa surat diterbitkan sehubungan dengan penanganan pandemi Covid-19 termasuk dalam rangka pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro. Perlu dilakukan refocusing anggaran transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) TA 2021.

Adapun anggaran yang terkena refocusing adalah dana alokasi umum (DAU), dana bagi hasil (DBH). Dukungan pendanaan ditetapkan paling sedikit sebesar 8 persen dari alokasi DAU 2021 atau sesuai dengan kebutuhan daerah dengan memperhatikan tingkat kasus Covid-19. (064)

Pj.Gubernur Jambi Siapkan Rencana Strategis Antisipasi Kebakaran Hutan



Merdekapost.com - Penjabat Gubernur (Pj) Jambi Hari Nur Cahaya Murni menyiapkan rencana strategis guna mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi. Rencana strategis ini diungkapkan usai mendengarkan secara virtual arahan Presiden RI Joko Widodo pada acara Rakor Nasional Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan 2021, Senin (22/2/2021) bertempat di auditorium rumah dinas gubernur Jambi.

Hadir pada kesempatan tersebut Kapolda Jambi Irjen Pol A. Rachmad Wibowo, Danrem 042 Gapu, Brigjen TNI Muhammad Zulkifli, S.I.P., M.M., Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi, Dr. Johanis Tanak, SH, MH, Sekda Provinsi Jambi, H.Sudirman, SH, MH dan Kepala OPD/ Dinas terkait.

Dijelaskan Pj. Gubernur Jambi bahwa kegiatan hari ini adalah rapat koordinasi terkait upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

“Rapat ini adalah rapat koordinasi tentang bagaimana upaya yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Ada beberapa upaya yang sudah dilakukan, terkait dengan pengklasteran perusahaan yang sudah kita lakukan. Hal ini biasa dilakukan setiap tahun dan kita sudah mengetahui perilakunya. Berdasarkan yang disampaikan oleh pak Danrem tadi, ada empat lokasi yang perlu kita ceramti, yaitu Kabupaten Batanghati, Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat dan Muaro Jambi, ada empat yang paling dikedepankan,”jelasnya.

Menurutnya, arahan presiden terkait Karhutla tahun ini membuat kita perlu meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi.

“Dan kalau kita mendegarkan arahan Bapak Presiden kita lebih ditekankan pertama kepada antisipasi. Karena ada peluang sebenarnya dari sisi anggaran ketika muncul satu titik yang masih kecil di sebuah desa, kebetulan ada dana desa yang dari pusat buakn ADD, anggaran tersebut bisa digunakan, kalau ini bisa dilakukan tidak tumbuh sampai besar, pada saat kecil saja bisa ditangani di level desa,kalau itu bisa tidak sampai menjadi sigma dari desa, kecamataan, kabupaten dan akhirnya menjadi besar, kalau semua bisa diselesaikan di masing masing desa dengan dana yang ada, saya rasa kita bisa mengantisipasi dengan baik,” ujarnya. (064)

Hari Pertama Bekerja Pj.Gubernur Pimpin Rapat Staf Lengkap



Merdekapost.com - Jumat (19/2/2021) tepat pukul 14.00 wib, bertempat di auditorium rumah dinas gubernur, Pj Gubernur Jambi Dr. Hari Nur Cahya Murni, M.Si menggelar pertemuan dengan seluruh Kepala OPD lingkup pemerintah provinsi Jambi. Pertemuan didampingi dan dipandu oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, H.Sudirman, SH,MH.

Pertemuan berlangsung selama dua jam diawali dengan perkenalan seluruh Kepala OPD. Dalam pertemuan ini Pj.Gubernur berdialog dengan para Kepala OPD tentang isu isu strategis di Provinsi Jambi.

Disampaikan oleh Dr. Hari Nur Cahya Murni, M.Si bahwa dirinya mengharapkan adanya dukungan dari seluruh pihak baik Kepala OPD, dan juga Forkompimda, agar dengan kehadirannya yang singkat dapat memberikan manfaat bagi pemerintah Provinsi Jambi.

“Kita bersyukur sampai saat ini kita masih dalam keadaan sehat sehingga kita bisa melaksanakan amanah ini. Saya yang ditunjuk Bapak Presiden sebagai Pj.Gubernur Jambi, hadir pertama kali di Jambi dan menggunakan batik Jambi, ini menunjukkan saya ingin diterima sebagai warga Jambi.Tugas saya tidak lama, paling lama sampai akhir Maret atau awal April, saya mohon dengan kerendahan hati untuk diterima. Dan saya juga akan berkolaborasi, bersinergi dengan Forkompimda. Tadi ketika hadir pertama kali ingin langsung bertemu Kapolda tetapi Kapolda tidak ada ditempat, dan saya sudah bertemu Kajati, Danrem, dan juga patner kita bekerja yang terhormat DPRD Provinsi Jambi, dan saya juga ingin langsung bertemu dengan Kepala OPD,” ujar Pj.Gubernur Jambi.

Dalam pertemuan ini Pj.Gubernur menekankan beberapa hal penting yang harus diselesaikan dan salah satunya adalah penanganan dan pencegahan Covid-19.

“Yang kedua seperti kita ketahui berdasarkan laporan dari Kepala Dinas Kesehatan trend covid di Provinsi Jambi meningkat, walaupun kesembuhan juga banyak dan kematian sedikit, dan ini harus kita syukuri. Dan fokus kita di awal kedatangan kami adalah, pertama mempercepat penanganan dan pengendalian covid 19. Tadi ditunjukkan dengan data-data memang ada beberapa pertanyaan khususnya pencegahan dan tadi disampaikan bahwa beberapa pejabat kita belum divaksin dan diharapkan sesegera mungkin mendapatkan vaksin, karena bagaimanapun teman-teman ASN di pemprov Jambi berhadapan langsumg dengan masyarakat, interaksinya sangat dekat, sehingga perlu memproteksi diri, itu sangat penting. Dan kita juga harus menerapkan protokol kesehatan, selain 3M juga menghindari kerumunan dan tidak sering berpergian,” katanya.

Selanjutnya sebagai Pj Gubernur, Dr. Hari Nur Cahya Murni, M.Si juga berkomitmen untuk menjaga kondusifitas politik.

“Kita akan menjaga kondusifitas politik apapun hasil keputusan MK atas hasil sengketa Pilgub nanti. Bersama Sekda kami akan betul-betul menjaga nertralitas ASN tidak terpengaruh karena kita sebagai profesional ASN, yang penting kira menunggu saja bagaimana keputusan dari Mahkamah Konstitusi, kita akan semaksimal mungkin untuk menciptakan iklim yang aman dan terkendali. Kalau teman- teman juga mendengar terkait dengan rencana pelantikan Bupati pada tanggal 26 Maret, seperti yang disampaikan oleh Bapak Mendagri, tidak boleh ada kerumunan, iring-iringan yang menimbulkan potensi covid-19, pokoknya dijaga betul, secara khusus saya sampaikan kepada pak Sekda untuk dibantu keamanannya dari kepolisian dan TNI. Dan dari pertemuan ini kita juga mendengar isu-isu strategis di Provinsi Jambi dan secara bertahap Insya Allah akan kita carikan solusi terbaik dan semoga membawa manfaat bagi pemerintah provinsi Jambi, “pungkasnya. (064) 

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Sejarah Kerinci | Peta Situs