Anies Paling ‘Perform’ Jadi Presiden

 

Anies Baswedan

Anies Paling ‘Perform’ Jadi Presiden

Oleh: Alex Wibisono

Satu pertanyaan: “Di antara tiga capres, siapa paling pantas dan siap jadi presiden?” Lu jujur, pakai logika dan hati nurani ketika lu mau jawab. Jawabnya pasti Anies Baswedan. Ini bukan soal gue dan lu dukung siapa. Tapi ini penilaian obyektif. Mari kita bedah.

Anies Baswedan punya kharisma. Sosok yang berwibawa. Pemimpin butuh kharisma dan kewibawaan. Coba lu bandingkan dengan capres yang lain. Secara obyektif, lu pasti akan mengatakan Anies paling berwibawa. Anies punya kharisma. Ini dibutuhkan bro. Pemimpin yang berkharisma, membuat bangsa ini juga akan punya kharisma. Terutama di mata para pemimpin negara lain.

Siapa paling tenang ketika menghadapi masalah? Siapa paling stabil emosinya ketika dihadapkan pada persoalan? Lu pasti jawab: Anies Baswedan. Dua capres yang lain lebih emosional. Keduanya pernah sama-sama gebrak meja ketika menghadapi masalah. Ini contoh kecil, tapi bisa jadi masalah serius. Pemimpin yang emosional, cukup membahayakan bangsa. Efeknya bisa membahayakan demokrasi. Intimidasi, kriminalisasi dan bahkan punya instrumen negara untuk menculik. Bahaya banget bro!

Anies-Muhaimin (AMIN)
Siapa capres yang paling cerdas dan pintar? Paling siap dan berkemampuan untuk memimpin bangsa? Jawabnya tetap Anies Baswedan. Gagasannya tentang bangsa ini terstruktur dan jelas. Sistematis dan mudah dipahami. Anies tahu betul masalah bangsa dan bagaimana secara bertahap dalam jangka waktu yang diukur untuk menyelesaikan persoalan bangsa itu. Mulai soal ekonomi, kedaulatan pangan, penegakan hukum sampai soal demokrasi. Sektor pendidikan, jangan tanya lagi. Anies pakarnya.

Siapa yang punya track record atau rekam jejak keberhasilan ketika menjadi eksekutif? Kita bandingkan saja perubahan dan prestasi di DKI selama lima tahun dengan Jawa Tengah selama sepuluh tahun. Bandingkan juga dengan food state yang digarap oleh Kemenhan. Silahkan secara jujur lu jawab. Kite obyektif aja. Supaya bangsa ini kedepan punya pemimpin terbaik diantara ketiga capres itu.

Anies Baswedan unggul dalam banyak sisi dibanding capres yang lain. Ini diakui oleh mereka, para pendukung capres yang lain. Gue sering dengar langsung pengakuan mereka. Kesaksian ini bisa dipertanggungjawabkan bro. Bukan sekali dua kali gue denger. Seringkali bro.

Masalahnya, untuk menang kagak cukup pengakuan mereka. Buat menang dan sukses jadi presiden kagak cukup dengan semua keunggulan dan prestasi yang dimiliki Anies Baswedan. Sebab, banyak masyarakat awam, kelas bawah, terutama yang berada di pedesaan, mereka belum tersentuh informasi tentang prestasi dan kesuksesan Anies Baswedan. Ini tugas kalian, orang-orang yang ingin Indonesia punya pemimpin ideal di masa depan. Pemimpin yang bisa diharapkan mampu memperbaiki bangsa ini.

Anies - Muhaimin (AMIN)

Kalian yang sadar bahwa Indonesia butuh pemimpin yang punya kemampuan membawa Indonesia maju dan berwibawa di mata dunia, seharusnya ikut barisan perjuangan. Untuk mendapatkan pemimpin ideal, kagak boleh hanya diam. Harus bergerak, ikut sampaikan kepada rakyat.

Kalau lu masih ragu, coba lu berimajinasi deh. Gimana kalau Indonesia ke depan dipimpin Anies Baswedan. Gimana juga kalau dipimpin oleh Ganjar. Atau dipimpin oleh Prabowo. Coba lu bayangin satu persatu. Lu bayangin Jakarta, lu bayangin Jawa Tengah, lu bayangin Kemenhan.

Kalau mau lihat masa depan, lihatlah masa lalunya. Kagak akan beda bro. Maka, jujurlah. Kita sedang mencari pemimpin yang ideal untuk Indonesia. Bukan mencari pemeran watak dan pemimpin yang butuh dikasihani. Memilih pemimpin harus terukur dan tegas. Harus rasional. Kagak melibatkan perasaan. Karena bangsa ini ke depan harus dikelola dengan rasional. Rasionalitas bangsa ini butuh pemimpin yang bersih dan cerdas. Lu tahu jawabannya. (*)

Depok, 30/10/2023.


*Alex Wibisono, Pengamat Politik dan Pemerhati Sosial. 

Soal Arahan Gus Yahya Tak Bawa PBNU ke Politik, Gus Imin : Setuju, PKB Dukung!

PKS pasang spanduk Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di Kantor DPP PKS usai resmi berikan dukungan sebagai paslon.  Foto: kumparan

MERDEKAPOST - Bacawapres Koalisi Perubahan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sepakat dengan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf agar tidak membawa PBNU dalam ajang pilpres 2024. Ia menyebut PKB akan menjalankan hal tersebut.

"Setuju (tidak bawa PBNU) itu keputusan yang harus didukung PKB juga mendukung sikap itu," kata Cak Imin di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Jumat (15/9).

Dia pun mengaku tak masalah jika PBNU tidak memberikan dukungan kepadanya dan Anies Baswedan.

BACA JUGA: Gus Yahya: Saya Termasuk Pendiri PKB, Tapi Sebagai Ketum PBNU Tak Boleh Seret NU

"Ya demokrasi kan memberi kebebasan semua warga untuk menentukan pilihannya," tutup Ketum PKB itu.

Bacawapres dari Koalisi Perubahan, Muhaimin Iskandar, usai menunaikan salat Jumat di Masjid Al Fathu, Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (15/9/2023). Foto: kumparan

Sebelumnya, Gus Yahya memastikan, PKB memang dulu dibentuk oleh PBNU atas usulan dari berbagai tokoh. Tapi, setelah itu, PBNU tak punya kewajiban untuk turut campur urusan PKB.

"Nah, sudah dibuatkan, nah silakan partainya, PBNU ya tidak bisa lagi kemudian diharuskan untuk menyuapi partai yang dibentuk ini. Silakan jalan berkompetisi dengan yang lain secara rasional," kata Gus Yahya menjawab pertanyaan wartawan di gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (15/9).

Gus Yahya menegaskan hubungan PBNU dengan parpol lainnya tidak ada yang spesial. Artinya, semua partai sama kedekatannya dan jaraknya dengan PBNU.

"Hubungan dengan PKB memang tidak erat. Sama tidak eratnya PBNU dengan partai lain karena semuanya ini kita anggap sama," kata Gus Yahya.(adz)

Soal Pengumuman Cawapres, Ini Jawaban Anies

Bacapres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan menyinggung bakal calon wakil presiden yang akan mendampinginya di Pilpres 2024 mendatang. (doc/ist)

Jakarta, Merdekapostcom - Bakal calon presiden (Bacapres) dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan menyinggung soal bakal calon wakil presiden yang akan mendampinginya di Pilpres 2024 mendatang.

Dia mengaku akan mengumumkan calon wakil presiden ini ketika waktunya memang sudah tiba. Hal ini diungkap Anies setelah melakukan pertemuan dengan Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Salim Segaf Al-Jufri di daerah Pejaten, Jakarta Selatan.

"Nanti, itu nanti saat waktunya sudah tiba," kata Anies saat ditanya wartawan perihal pendampingnya di Pilpres, Sabtu (26/8).

Hal sama juga diungkap oleh Salim Segaf yang menyebut urusan calon wakil presiden merupakan hak Anies untuk memilih dan mengumumkan. Hal ini juga sesuai dengan perjanjian yang dilakukan ketiga anggota partai koalisi KPP, yakni NasDem, PKS, dan Demokrat.

Lihat Juga :Hasil Survei Terbaru PKB Tembus 3 Besar, Jazilul: Berkat Do'a Para Ulama dan Kerja Keras Seluruh Kader

"Kaitan cawapres semua diserahkan ke capres. Tinggal nanti pak Anies, kita paham cari timing yang tepat untuk mengumumkan siapa yang pantas mendampingi beliau," kata Salim Segaf.

Lagi pula menurut Salim kriteria yang disuguhkan terkait cawapres ini juga sejalan dengan semua keinginan partai koalisi. Kriteria itu antara lain harus nasionalis dan religius, sepakat dengan keinginan Anies selaku capres, dan memiliki peluang besar untuk menang.

"Elektabilitasnya harus bisa mendongkrak suara pasangan (Anies selaku bacapres)," kata dia.

Dia juga menyebut dalam pertemuan antara dirinya dengan Anies pagi ini memang sama sekali tidak membahas soal cawapres. Pertemuan itu murni untuk mendiskusikan langkah-langkah apa saja yang akan dilakukan ke depan.

"Enggak (bahas) semua diserahkan ke Pak Anies," kata dia.

Lihat Juga: Wacana Duet Ganjar-Anies, Pengamat: Demokrat Cenderung Hengkang

Terkait munculnya isu Ganjar-Anies untuk Pilpres 2024 nanti, Salim Segaf menyebut semua anggota partai tetap teguh untuk mengusung Anies sebagai Capres bukan Cawapres.

"Kami di PKS semakin berpegang teguh pada apa yang sudah diputuskan, sangat jelas keputusannya memberi mandat kepada Anies sebagai capres," jelasnya. (ald)


Survei LSI: Elektabilitas Ganjar Anjlok Pasca Penolakan Timnas Israel di Piala Dunia U-20

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (FOTO: ANTARANEWS)

Merdekapost, Jakarta - Elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo anjlok hingga 8,1 persen dalam survei yang digelar Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada 31 Maret - 4 April 2023. Elektabilitas Ganjar menurun pasca pernyataannya yang menolak kedatangan Timnas Israel dan mengakibatkan FIFA membatalkan status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.

"Ganjar mengalami penurunan selama dua bulan terakhir, turun 8,1 persen dari 35 ke 26,9 persen," ujar Direktur LSI Djayadi Hanan dalam paparannya, Ahad, 9 April 2023.

Baca Juga: Survei LSI: Kepercayaan Publik kepada KPK Menurun

Sementara untuk Anies Baswedan dan Prabowo Subianto, Djayadi menyebut trennya cenderung mengalami penguatan atau stabil jika dibandingkan survei setahun terkahir. Untuk Prabowo mengalami kenaikan hingga 3,6 persen dan Anies mengalami kenaikan sedikit sebesar 1,3 persen.

Naiknya elektabilitas Anies dan Prabowo yang cukup kecil ini, menurut Djayadi, menjadi indikasi 8,1 persen suara Ganjar yang hilang tidak terdistribusi secara merata kepada keduanya. 

"Itu berarti jika kita berpikir secara sederhana, hilangnya 8,1 persen suara Ganjar terpecah menjadi undecided lalu ke Prabowo dan sedikit ke Anies. Itu dugaan sederhananya," kata Djayadi. 

Survei yang digelar oleh LSI ini menargetkan WNI berusia 17 tahun ke atas dan memiliki nomor telepon. Pemilihan sampel dilakukan melalui metode random digit dialing (RDD). Dengan teknik ini, sebanyak 1.229 responden dipilih melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi, dan screening. 

Baca Juga: Bupati Meranti Diduga Suap Auditor BPK Riau demi Raih Status WTP

Wawancara dengan responden dilakukan lewat telepon oleh pewawancara yang dilatih. Margin of error survei diperkirakan 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen dengan asumsi simple random sampling.

FIFA sebelumnya telah mencoret Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Penolakan kedatangan Timnas Israel ke Indonesia dinilai jadi penyebab, meski FIFA tidak menyinggung soal Israel dalam keterangannya.

Adapun penolakan datang dari Ganjar dan Gubernur Bali I Wayan Koster Ganjar. Mereka mengatakan sebagai kader PDI Perjuangan akan memegang teguh amanat Bung Karno untuk terus mendukung kemerdekaan Palestina.(adz/tempo.co.id)

Survei PolMark: Elektabilitas Cak Imin Tembus 5 Besar, Ungguli Sandiaga dan AHY

 

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Ist)

MERDEKAPOST - PolMark Research Center merilis riset terbarunya terkait elektabilitas figur bakal capres  2024. 

Temuan survei PolMark melaporkan elektabilitas Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin tembus lima besar. 

Founder PolMark, Eep Saefulloh Fatah menjelaskan survei yang dilakukan pihaknya untuk mengetahui peta kompetisi para kandidat dalam Pilpres 2024. Dia menyebut untuk elektabilitas posisi tiga besar masih didominasi tiga figur yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 22, persen, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto 17,4 persen, dan eks Gubernur DKI Anies Baswedan 13,9 persen.  

"Menyusul kemudian Ridwan Kamil di posisi keempat dengan tingkat elektabilitas 5,2%,” kata Eep di Jakarta, Kamis, 30 Maret 2023. 

Namun, menurut dia yang menarik munculnya nama Cak Imin di posisi lima besar dengan elektabilitas 4,8 persen. 

Dia mengatakan tingkat elektabilitas Cak Imin mampu mengalahkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno 2 persen, Ketua DPR Puan Maharani 1,7 persen, dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY 1,7 persen.

Ketum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Photo : Twitter @cakimiNOW

Setelah AHY, ada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa 1,3 persen, eks Panglima TNI Andika Perkasa 1,1 persen, Menteri BUMN Erick Thohir 1 persen, eks Gubernur Jawa Barat Ahmad Heriyawan 0,9 persen, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto 0,7 persen dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan 0,2 persen.  

Eep bilang keberadaan Cak Imin di posisi lima besar menarik. Alasannya. karena selama ini, Wakil Ketua DPR itu selalu ada di posisi bawah. Bahkan, kata dia, Cak Imin juga kerap tak muncul di survei.  

“Ini menarik karena selama ini di berbagai survei yang lain nama Cak Imin selalu di posisi bawah atau bahkan tidak muncul,” katanya.  Pun, dia menambahkan jika dilihat dari wilayah-wilayah kunci di Pulau Jawa, tingkat elektabilitas capres masih dinominasi Ganjar, Anies, dan Prabowo. Namun, untuk Jawa Timur, nama Cak Imin melesat di tiga besar.  

Jawa Timur yang juga basis PKB ini, elektabilitas Cak Imin mencapai 11,5 persen. Tapi, Cak Imin kalah dari Ganjar Pranowo 24 persen dan Prabowo Subianto 14,2 persen. 

Tapi, menariknya Cak Imin mengalahkan Anies Baswedan yang berada di posisi empat besar.  “Anies Baswedan di peringkat keempat dengan elektabilitas 6,5 persen, disusul Khofifah Indar Parawansa 5,8 persen, Ridwan Kamil 1,9 persen, AHY 1,8 persen, Puan Maharani 1,5 persen, Ahmad Heriyawan 1,3 persen, Erick Thohir 1,1 persen. Sedangkan nama lainnya masih di bawah 1 persen," katanya.  

 Eep Saefulloh Fatah, Founder PolMark (ist)

Eep menambahkan, selain menangkap tingkat elektabilitas capres, survei ini juga memotret isu prioritas bagi pemilih. Isu kemiskinan jadi yang paling banyak disorot para pemilih.  Selain itu, dia mengatakan kenaikan harga sembako dan korupsi jadi dua masalah lain yang menarik perhatian pemilih. Survei PolMark dilakukan di 78 daerah pemilihan (dapil) se-Indonesia. 

Di 78 Dapil ini diperebutkan 562 kursi atau 96,9 persen dari 580 kursi DPR RI periode 2024-2029.  Survei dilakukan per 23 Januari 2023 hingga 19 Maret 2023 dengan melibatkan 62.480 responden. 

Survei dilakukan dengan metode multistage random sampling.  “Dengan jumlah responden yang begitu besar maka tingkat margin error data agregat ini kurang lebih hanya 0,4 persen," ujar Eep.(Adz) 

(Adz | Sumber: VIVA.co.id | detik.com)

Kejar Deadline, Usai Dilantik 54 Anggota Panwascam Kerinci Langsung Ikuti Bimtek

 

Pelantikan anggota Panwascam terpilih se-Kabupaten Kerinci. Foto: Nek

Merdekapost.com -  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kerinci resmi melantik 54 orang anggota Panwaslu (Panwascam) terpilih se-Kabupaten Kerinci, Kamis (27/10/2022).


Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kerinci, Fatrizal dalam pelantikan Panwascam mengatakan, agar semua anggota Panwascam yang dilantik hari ini harus bertindak secara adil, netral dan tidak diskriminatif.

 

“Tugas Panwaslu adalah mengawal tahapan Pemilu sesuai perundangan yang berlaku dan bertindak secara adil, netral dan tidak berlaku diskriminatif. Sebab, posisi panwaslu adalah sebagai wasit,” kata Ketua Bawaslu Kerinci, Fatrizal.

 

Disebutkanya,  yang terpilih sebagai anggota panwascam ini sudah dijaring melalui seleksi yang cukup ketat. Mulai dari seleksi administrasi, tes tertulis (CAT) hingga wawancara 6 besar setiap kecamatan. 

 

“Sehingga mereka yang terpilih tersebut dinilai punya kredibilitas yang cukup baik dan bisa mengembang tugas dengan maksimal,” ujarnya.

 

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Pokja rekrutmen Panwascam Bawaslu Kabupaten Kerinci, Zamhuri, dijelaskannya kepada  anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) yang dilantik ini harus bersikap netral. Selain itu, anggota panwaslu juga diharapkan bisa bersikap adil dan tidak diskriminasi,  jika menyelesaikan sengketa yang terjadi dalam penyelenggaraan pesta demokrasi.

 

“Dengan dilantiknya Panwascam ini, diharapkan kedepannya bisa bekerja sama dengan baik, dan saya yakin hasil seleksi yang telah dicek sebelumnya memang benar-benar bahwa orang yang terpilih ini, adalah orang baik dan bisa membantu pemilu di tahun 2024 nanti,” jelasnya.

 

Dijelaskan Zamhuri, anggota Panwascam ini akan langsung melaksanakan tugasnya, yang mana proses pengawasan yang sudah harus dilaksanakan. 

 

“Untuk tugasnya nanti, mulai dari selesainya pelantikan ini mereka akan di bimbing teknis selama 2 hari dan langsung di tugaskan di masing-masing Kecamatan,” ungkapnya. (Nek)

Perpanjangan Rekrutmen Panwascam Kota Sungai Penuh Resmi Ditutup, Berikut Data Pendaftar Per-Kecamatan

 

Komisioner Bawaslu Kota Sungai Penuh, Joni Arman. Foto: 064

Merdekapost.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Sungai Penuh akhirnya selesai melakukan proses perpanjanagan Pendaftaran calon anggota Panwascam untuk Pemilu 2024, dimulai pada tanggal 2 hingga 8 Oktober Kemarin.


Berdasarkan hasil proses perpanjanagan rekrutmen Panwascam yang dilakukan oleh Bawaslu Kota Sungai Penuh, diketahui total pendaftar mencapai 184 orang.


Komisioner Bawaslu Kota Sungai Penuh, Joni Arman ketika dikonfirmasi mengatakan, perpanjangan pendaftaran calon anggota Panwascam untuk Pemilu 2024 di Kota Sungai Penuh telah selesai pada tanggal 8 Oktober 2022 kemarin.


“Alhamdulillah, Bawaslu Kota Sungai Penuh telah selesai melaksanakan proses perpanjangan rekrutmen calon anggota Panwascam untuk Kecamatan Sungai Penuh,” kata Joni Arman, Minggu (9/10/2022).


Proses selanjutnya, Joni Arman menjelaskan, Bawaslu Kota Sungai Penuh akan segera mengumumkan kelulusan administrasi berkas pada tanggal 12 Oktober 2022.


“Setelah perpanjangan pendaftaran Panwascam, Bawaslu akan mengumumkan kelulusan administrasi berkas,” ujar tokoh muda Nahdlatul Ulama Kerinci dan Kota Sungai Penuh ini.


Sedangkan untuk tahapan tes CAT dan sesi Wawancara, Joni Arman menjelaskan, Bawaslu akan menggelar Tes CAT pada tanggal 14 hingga 16 Oktober 2022.


“Tes CAT akan digelar pada tanggal 14 hingga 16 Oktober, selanjutnya dilakukan sesi wawancara,” jelasnya.


Berikut data jumlah pendaftar perpanjangan rekrutmen Panwascam sampai hari terakhir tanggal 8 Oktober 2022:


Kecamatan Hamparan Rawang total pendaftar sebanyak 25 orang, 15 laki-laki dan 10 orang pendaftar perempuan.


Kecamatan Koto Baru jumlah pendaftar sebanyak 20 orang, 9 pendaftar laki-laki sedangkan perempuan sebanyak 11 orang pendaftar.


Kecamatan Kumun Debai jumlah pendaftar 16 orang, laki-laki 10 pendaftar dan perempuan sebanyak 6 orang.


Kecamatan Pesisir Bukit jumlah pendaftar sebayak 19 orang, laki-laki 11 orang dan perempuan 8 orang.


Kecamatan Pondok Tinggi jumlah pendaftar sebanyak 31 orang, laki-laki 19 orang sedangkan perempuan 12 orang.


Kecamatan Sungai Penuh jumlah pendaftar sebanyak 22 orang, laki laki 15 orang dan perempuan 7 orang.


Kecamatan Sungai Bungkal jumlah pendaftar sebanyak 24 orang, laki-laki 14 orang dan perempuan 10 orang.


Terakhir kecamatan Tanah Kampung jumlah pendaftar sebanyak 27 orang, laki-laki 19 orang, perempuan 8 orang.


Dari jumlah keseluruhan data pendaftar calon anggota Panwascam untuk Pemilu 2024 di Kota Sungai Penuh, total pendaftar sebanyak 184 orang, laki-laki 112 orang sedangkan perempuan sebanyak 72 orang. 


Untuk tahapan Tes CAT akan dilaksanakan pada tanggal 14 hingga 16 Oktober 2022, selanjutnya yang berhak mengikuti sesi wawancara hanya peringkat 6 besar saat tes CAT. Sesi wawancara dimulai pada tanggal 18 hingga 22 Oktober 2022. (064)

Bawaslu Kerinci Tutup Perpanjangan Pendaftaran Panwascam, Ini Data Pendaftar Per-Kecamatan

 

Komisioner Bawaslu Kabupaten Kerinci, Zamhuri (kanan). Foto: 064

Merdekapost.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kerinci, resmi menutup perpanjangan pendaftaran rekrutmen Panwascam untuk seluruh Kecamatan di Kabupaten Kerinci untuk Pemilu 2024, mulai dari tanggal 2 hingga 8 Oktober kemarin.


Ketua Pokja Rekrutmen Panwascam Bawaslu Kabupaten Kerinci, Zamhuri ketika dikonfirmasi mengatakan, perpanjangan Pendaftaran Panwascam di Bawaslu Kerinci Kerinci resmi ditutup.


“Alhamdulillah semua proses rekrutmen sudah kami lakukan, selanjutnya tinggal pengumumnan kelulusan administrasi,” kata Zamhuri, Minggu (09/10/2022).


Berdasarkan Data sampai hari ini, jumlah pendaftar sebagai calon anggota Panwascam untuk pemilu 2024 yang tercatat di Bawaslu Kabupaten Kerinci sebanyak 445 orang.


“Data sampai hari terakhir yang diverifikasi oleh Bawaslu Kerinci, tercatat ada sebanyak 445 orang pendaftar,” ujarnya.


Proses selanjutnya, Bawaslu Kabupaten Kerinci akan mengumumkan kelulusan administrasi.


“Setelah perpanjangan pendaftaran ditutup, Bawaslu akan mengumumkan kelulusan administrasi berkas pada tanggal 12 Oktober 2022,” ujarnya.


Berikut jumlah total jumlah pendaftar sebagai calon anggota Panwascam untuk 18 Kecamatan di Kabupaten Kerinci yang diferivikasi oleh Bawaslu:


Jumlah Total pendaftar sebagai Caon anggota Panwascam sebanyak 445 pendaftar, laki-laki 318 orang, perempuan 127 orang.


Kecamatan Air Hangat, laki-laki 18 orang, perempuan 5 orang jumlah total pendaftar sebanyak 23 orang.


Kecamatan Air Hangat Barat, laki-laki 18 orang, perempuan 11 orang, jumlah total pendaftar sebanyak 29 orang.


Kecamatan Air Hangat Timur, laki-laki 26 orang, perempuan 5 orang, jumlah total pendaftar 31 orang.


Kecamatan Batang Merangin, laki-laki 4 orang, perempuan 8 orang, jumlah total pendaftar sebanyak 12 orang.


Kecamatan Bukit Kerman, laki-laki 14 orang, perempuan 3 orang, jumlah total pendaftar sebanyak 17 orang.


Kecamatan Danau Kerinci, laki-laki 26 orang, perempuan 12 orang, jumlah total pendaftar sebanyak 38 orang.


Kecamatan Danau Kerinci Barat, laki-laki 13 orang, perempuan 10 orang, jumlah total pendaftar sebanyak 23 orang.


Kecamatan Depati Tujuh, laki-laki 8 orang, perempuan 10 orang, jumlah total pendaftar sebanyak 18 orang.


Kecamatan Gunung Kerinci, laki-laki 14 orang, perempuan 8 orang, jumlah total pendaftar sebanyak 22 orang.


Kecamatan Gunung Raya, laki-laki 16 orang, perempuan 4 orang, jumlah total pendaftar sebanyak 20 orang.


Kecamatan Gunung Tujuh, laki-laki 13 orang, perempuan 1 orang, jumlah total pendaftar sebanyak 14 orang.


Kecamatan Kayu Aro, laki-laki 22 orang, perempuan 6 orang, jumlah total pendaftar sebanyak 28 orang.


Kecamatan Kayu Aro Barat, laki-laki 9 orang, perempuan 4 orang, jumlah total pendaftar sebanyak 13 orang.


Kecamatan Keliling Danau, laki-laki 23 orang, perempuan 8 orang, jumlah total pendaftar sebanyak 31 orang.


Kecamatan Sitinjau Laut, laki-laki 8 orang, perempuan 7 orang, jumlah total pendaftar sebanyak 15 orang.


Kecamatan Siulak, laki-laki 31 orang, perempuan 9 orang, jumlah total pendaftar sebanyak 40 orang.


Kecamatan Siulak Mukai, laki-laki 32 orang, perempuan 8 orang, jumlah total pendaftar sebanyak 40 orang.


Kecamatan Tanah Cogok, laki-laki 23 orang, perempuan 8 orang, jumlah total pendaftar sebanyak 31 orang.


Setelah pengumuman kelulusan administrasi pada tanggal 12 Oktober 2022, Bawaslu Kabupeten Kerinci akan menyelenggarakan Tes CAT pada tanggal 14 hingga 16 Oktober 2022


Sedangkan yang berhak untuk masuk ke sesi wawancara pada tanggal 18 hingga 22 Oktober 2022, hanya dipilih berdasarkan peringkat 6 besar saat tes CAT. (064)

Pendaftar Panwascam di Bawaslu Kerinci Capai 404 Orang

 

Pendaftaran Panwascam di Bawaslu Kerinci. Foto: 064

Merdekapost.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kerinci, membuka rekrutmen Panwascam untuk seluruh Kecamatan di wilayah Kabupaten Kerinci untuk Pemilu 2024, mulai dari tanggal 21 hingga 27 September lalu.


Ketua Pokja Rekrutmen Panwascam Bawaslu Kabupaten Kerinci, Zamhuri ketika dikonfirmasi mengatakan, Pendaftaran Panwascam telah selesai likaukan di Bawslu Kerinci.


“Alhamdulillah semua proses rekrutmen sudah kami lakukan, selanjutnya tinggal proses verifikasi berkas dan pengumumna kelulusan administri” kata Zamhuri, jumat (30/09/2022).


Berdasarkan Data sampai hari ini, jumlah pendaftar sebagai calon anggota Panwascam untuk pemilu 2024 yang tercatat di Bawaslu Kabupaten Kerinci sebanyak 404 orang.


“Data sampai hari terakhir yang diverifikasi oleh Bawaslu tercatat sebanyk 404 orang pendaftar,” ujarnya.


Proses selanjutnya, Bawaslu Kerinci akan memverifikasi berkas pendaftaran dan pengumuman kelulusan administrasi.


Berikut jumlah total jumlah pendaftar sebagai calon anggota Panwascam untuk 18 Kecamatan di Kabupaten Kerinci yang diferivikasi oleh Bawaslu:


Jumlah Total pendaftar sebagai Caon anggita Panwascam sebanyak 404 pendaftar, laki-laki 293 orang, perempuan 111.


Kecamatan Air Hangat, laki-laki 17 orang, perempuan 4 orang jumlah total pendaftar sebanyak 21 orang.


Kecamatan Air Hangat Barat, laki-laki 15 orang, perempuan 6 orang, jumlah total pendaftar sebanyak 21 orang.


Kecamatan Air Hangat Timur, laki-laki 21 orang, perempuan 5 orang, jumlah total pendaftar 26 orang.


Kecamatan Batang Merangin, laki-laki 4 orang, perempuan 8 orang, jumlah total pendaftar sebanyak 12 orang.


Kecamatan Bukit Kerman, laki-laki 13 orang, perempuan 3 orang, jumlah total pendaftar sebanyak 16 orang.


Kecamatan Danau Kerinci, laki-laki 25 orang, perempuan 10 orang, jumlah total pendaftar sebanyak 35 orang.


Kecamatan Danau Kerinci Barat, laki-laki 13 orang, perempuan 10 orang, jumlah total pendaftar sebanyak 23 orang.


Kecamatan Depati Tujuh, laki-laki 8 orang, perempuan 10 orang, jumlah total pendaftar sebanyak 18 orang.


Kecamatan Gunung Kerinci, laki-laki 14 orang, perempuan 8 orang, jumlah total pendaftar sebanyak 22 orang.


Kecamatan Gunung Raya, laki-laki 16 orang, perempuan 4 orang, jumlah total pendaftar sebanyak 20 orang.


Kecamatan Gunung Tujuh, laki-laki 13 orang, perempuan  tidak ada yang mendaftar, jumlah total pendaftar sebanyak 13 orang.


Kecamatan Kayu Aro, laki-laki 21 orang, perempuan 5 orang, jumlah total pendaftar sebanyak 26 orang.


Kecamatan Kayu Aro Barat, laki-laki 9 orang, perempuan 4 orang, jumlah total pendaftar sebanyak 13 orang.


Kecamatan Keliling Danau, laki-laki 20 orang, perempuan 7 orang, jumlah total pendaftar sebanyak 27 orang.


Kecamatan Sitinjau Laut, laki-laki 8 orang, perempuan 7 orang, jumlah total pendaftar sebanyak 15 orang.


Kecamatan Siulak, laki-laki 26 orang, perempuan 8 orang, jumlah total pendaftar sebanyak 34 orang.


Kecamatan Siulak Mukai, laki-laki 28 orang, perempuan 5 orang, jumlah total pendaftar sebanyak 33 orang.


Kecamatan Tanah Cogok, laki-laki 22 orang, perempuan 7 orang, jumlah total pendaftar sebanyak 29 orang.


Bwaslu Kerinci sedang dalam proses verifikasi dan pengumuman kelulusan administrasi, setelah itu Bawaslu akan melaksanakan Tes CAT dan Wawancara yang waktunya diumumkan secara resmi oleh Bawaslu. (064)

Bawaslu Kerinci Buka Pendaftaran Panwascam Pemilu 2024

Rekrutmen Panwascam di Kantor Bawaslu Kerinci. Foto: 064

Merdekapost.com - Bawaslu Kabupaten Kerinci secara resmi telah membuka pendaftaran sebagai Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) untuk pergelaran Pemilu tahun 2024.

Ketua Pokja rekrutmen Panwascam Bawaslu Kabupaten Kerinci, Zamhuri, menyampaikan bahwa nantinya panwascam yang direkrut akan bertugas menjalankan pengawasan pada tingkat Kecamatan pada Pemilu 2024 nanti.


"Alhamdulillah, kita telah membuka pendaftaran, berdasarkan Juknis (petunjuk teknis, red) tidak disebutkan perihal Pilkada, tetapi Pemilu 2024, artinya dapat diartikan (Panwascam, red) dipersiapkan menghadapi Pemilu, Pileg dan Pilpres," ujarnya, jumat, (23/09/2022).


Lebih lanjut mengenai masa pendaftaran, berdasarkan pengumuman yang ada, masa pendaftaran untuk Panwascam itu sendiri dibuka selama seminggu, yakni dari tanggal 21 hingga tanggal 27 September 2022.


Setelah berakhirnya masa pendaftaran, Zamhuri menjelaskan bahwa nantinya, proses seleksi akan berlanjut ke verifikasi atau penelitian berkas pendaftaran, dan dilanjutkan dengan pengumuman kelulusan berkas untuk peserta yang bisa melanjutkan ke seleksi berikutnya.


Ia juga mengungkapkan, nantinya Bawaslu Kabupaten Kerinci dapat kembali membuka pendaftaran apabila masih ada beberapa ketentuan yang belum terpenuhi, seperti partisipasi perempuan yang dilihat pada masing-masing pendaftar Kecamatan, atau bahkan karena memang belum terpenuhinya jumlah pelamar untuk suatu Kecamatan itu sendiri.


"Nanti ada masa perpanjangan, aturannya sudah jelas kemarin. Yang jelas setiap kecamatan membutuhkan pendaftar 2 kali lipat (dari kuota penerimaan, red), artinya satu Kecamatan minimal itu ada enam pendaftar, maksimal sampai tidak terhingga, kemudian harus ada keterwakilan perempuan 30 persen," jelasnya.


Zamhuri menegaskan, bahwa jumlah pendaftar 2 kali lipat itu akan ditentukan dalam sebuah proses seleksi yakni seleksi CAT.


"Untuk proses masuk ke enam besar itu tadi kita menggunakan ujian setengah CAT, setelah pelaksanaan tes itu tadi baru diranking enam besar dan kita umumkan," jelasnya.


Dari peringkat enam besar itu, barulah nantinya para peserta akan melanjutkan ke proses seleksi wawancara.


"Enam itu nanti akan kita wawancara untuk menentukan tiga besar, hasil tiga besar itu lah yang nantinya akan kita umumkan (Sebagai Panwascam terpilih, red)," tutupnya. (064)

Tahapan Pemilu 2024 Dimulai, Bawaslu Kota Sungai Penuh Buka Pendaftaran Panwascam

 

Rekrutmen Panwascam di Kantor Bawaslu Kota Sungai Penuh. Foto: 064

Merdekapost.com - Bawaslu Kota Sungai Penuh secara resmi telah membuka pendaftaran sebagai Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) untuk pergelaran Pemilu tahun 2024.

Komisioner Bawaslu Kota Kota Sungai Penuh, Joni Arman, menyampaikan bahwa nantinya panwascam yang direkrut akan bertugas menjalankan pengawasan pada tingkat Kecamatan pada Pemilu 2024 nanti.


"Alhamdulillah, kita telah membuka pendaftaran, berdasarkan Juknis (petunjuk teknis, red) tidak disebutkan perihal Pilkada, tetapi Pemilu 2024, artinya dapat diartikan (Panwascam, red) dipersiapkan menghadapi Pemilu, Pileg dan Pilpres," ujar Joni Arman ketika ditemui di Kantor Bawaslu Kota Sungai Penuh, jumat, (23/09/2022).


Lebih lanjut mengenai masa pendaftaran, berdasarkan pengumuman yang ada, masa pendaftaran untuk Panwascam itu sendiri dibuka selama seminggu, yakni dari tanggal 21 hingga tanggal 27 September 2022.


Setelah berakhirnya masa pendaftaran, Joni Arman menjelaskan bahwa nantinya, proses seleksi akan berlanjut ke verifikasi atau penelitian berkas pendaftaran, dan dilanjutkan dengan pengumuman kelulusan berkas untuk peserta yang bisa melanjutkan ke seleksi berikutnya.


Ia juga mengungkapkan, nantinya Bawaslu Kota Sungai Penuh dapat kembali membuka pendaftaran apabila masih ada beberapa ketentuan yang belum terpenuhi, partisipasi perempuan yang dilihat pada masing-masing pendaftar Kecamatan, atau bahkan karena memang belum terpenuhinya jumlah pelamar untuk suatu Kecamatan itu sendiri.


"Nanti ada masa perpanjangan, aturannya sudah jelas. Yang jelas setiap kecamatan membutuhkan pendaftar 2 kali lipat (dari kuota penerimaan, red), artinya satu Kecamatan minimal itu ada enam pendaftar, maksimal sampai tidak terhingga, kemudian harus ada keterwakilan perempuan 30 persen," jelasnya.


Joni Arman menegaskan, bahwa jumlah pendaftar 2 kali lipat itu akan ditentukan dalam sebuah proses seleksi yakni seleksi CAT.


"Untuk proses masuk ke enam besar itu tadi kita menggunakan ujian setengah CAT, setelah pelaksanaan tes itu tadi baru diranking enam besar dan kita umumkan," jelasnya.


Dari peringkat enam besar itu, barulah nantinya para peserta akan melanjutkan ke proses seleksi wawancara.


"Enam itu nanti akan kita wawancara untuk menentukan tiga besar, hasil tiga besar itulah yang nantinya akan kita umumkan (Sebagai Panwascam terpilih, red)," tutupnya. (064)

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs