Musda VI PPNI Kota Sungai Penuh Sukses, Wako Alfin: Perawat Garda Terdepan Pelayanan Kesehatan

Wako Alfin membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) VI Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Sungai Penuh.(Adz)

SUNGAI PENUH - Musyawarah Daerah (Musda) VI Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Sungai Penuh berjalan sukses.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh Alfin, turut dihadiri Ketua TP-PKK Kota Sungai Penuh Sri Kartini Alfin, dan jajaran pengurus dan anggota PPNI, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Wali Kota Alfin menyampaikan apresiasi kepada seluruh perawat yang selama ini terus menunjukkan dedikasi dan pengabdian dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Baca Juga:

Wako Alfin Resmi Buka FLS2N dan O2SN Tingkat Kota Sungai Penuh 2026

Menurutnya, perawat memegang peranan penting sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan karena selalu hadir mendampingi pasien, mulai dari proses perawatan hingga pemulihan.

“Perawat merupakan salah satu pilar utama pelayanan kesehatan. Profesionalisme, kepedulian, dan semangat pengabdian yang dimiliki para perawat sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat,” ujar Alfin.

Baca Juga:

Kamabicab Kerinci Buka Jambore Cabang 2026, Kak Monadi Dorong Generasi Muda yang Tangguh dan Berkarakter

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Sungai Penuh terus mendorong peningkatan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, ramah, aman, adil, dan manusiawi agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.

Alfin juga berharap Musda VI PPNI menjadi momentum memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya perawat di Kota Sungai Penuh.

“Melalui Musda ini, saya berharap lahir program-program kerja yang mampu mendukung kemajuan pelayanan kesehatan dan memperkuat peran perawat di tengah masyarakat,” tambahnya. (Red)

Wako Alfin Resmi Buka FLS2N dan O2SN Tingkat Kota Sungai Penuh 2026

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH secara resmi membuka kegiatan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Olimpiade Sains Nasional (OSN), Lomba Cerdas Cermat (LCC), Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI), Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), dan Gala Siswa Indonesia (GSI) jenjang SD/MI dan SMP/MTs se-Kota Sungai Penuh Tahun 2026, Kamis (14/5).

Kegiatan yang digelar sebagai ajang pengembangan prestasi dan kreativitas pelajar tersebut diikuti peserta dari berbagai sekolah di Kota Sungai Penuh.

Baca Juga: 

Kamabicab Kerinci Buka Jambore Cabang 2026, Kak Monadi Dorong Generasi Muda yang Tangguh dan Berkarakter

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah penting untuk menggali potensi siswa di bidang akademik, olahraga, seni, budaya, dan keagamaan.

“Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi muda yang berprestasi, berkarakter, serta mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Wako Alfin.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak, khususnya para guru dan tenaga pendidik, yang terus membina dan mendukung pengembangan bakat siswa di sekolah.

Selain itu, Wali Kota mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan semangat kompetisi yang sehat selama perlombaan berlangsung.(Adz)

Pemkot Sungai Penuh Siapkan Infrastruktur Air Bersih Modern untuk Masyarakat

SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus memperkuat pembangunan infrastruktur dasar guna meningkatkan pelayanan bagi masyarakat. Salah satunya melalui rencana pembangunan Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) berkapasitas 50 liter per detik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Sosialisasi pembangunan IPAM tersebut secara resmi dibuka oleh Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, Jumat (8/5/2026), di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh.

Pembangunan instalasi pengolahan air minum ini direncanakan berlokasi di Kecamatan Hamparan Rawang dan diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kebutuhan air bersih bagi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah, Sekda Alpian, pimpinan dan anggota DPRD, para asisten, kepala SKPD, camat, hingga kepala desa se-Kecamatan Hamparan Rawang.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait rencana pembangunan instalasi pengolahan air minum, sekaligus membuka ruang diskusi mengenai progres pekerjaan, potensi kendala di lapangan, hingga solusi agar proses pembangunan berjalan sesuai mekanisme konstruksi yang telah ditetapkan.

Dalam sambutannya, Wako Alfin menegaskan bahwa pembangunan IPAM merupakan langkah strategis Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam mendukung penyediaan air bersih yang layak, aman, dan berkualitas untuk masyarakat.

Bacaan Lainnya:

PLN Lakukan Pemeliharaan Jaringan di Wilayah Penyulang Semurup Sabtu 09/05, Ini Lokasi Terdampak Pemadaman!

Sempat Lumpuh Karena Longsor, Kiini Jalur Muara Hemat Sudah Bisa Dilalui

Pemkot Sungai Penuh Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Koto Tinggi

Menurutnya, ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan dasar yang sangat penting sehingga pembangunan infrastruktur pendukung harus terus diperkuat secara bertahap dan berkelanjutan.

“Pemerintah Kota Sungai Penuh terus berupaya meningkatkan infrastruktur dasar demi kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui pembangunan instalasi pengolahan air minum ini,” ujar Wako Alfin.

Ia juga berharap pembangunan tersebut mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, alim ulama, tokoh pemuda, hingga masyarakat Kota Sungai Penuh secara umum agar program dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi warga.

Selain menjadi sarana penyampaian informasi terkait rencana pembangunan, sosialisasi ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pelayanan air bersih yang lebih baik di Kota Sungai Penuh. (Adz)

Atasi Kekurangan Air Bersih, Perumda Tirta Kahyangan Bangun IPAM 50 L/detik di Rawang

Atasi Kekurangan Air Bersih, Perumda Tirta Kahyangan Bangun IPAM 50 L/detik di Rawang

SUNGAIPENUH, MERDEKAPOST.COM — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kahyangan Kota Sungai Penuh akan membangun Instalasi Pengolahan Air Modern (IPA) berkapasitas 50 liter per detik di kawasan Hamparan Rawang sebagai upaya mengatasi kekurangan pasokan air bersih.

Rencana pembangunan tersebut disosialisasikan kepada masyarakat pada Jumat (8/5/2026), sebagai bagian dari program peningkatan sistem penyediaan air minum di daerah.

Direktur Perumda Tirta Kahyangan, Edi Alfarisi, mengatakan proyek ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2026 dengan nilai sekitar Rp34,8 miliar.

Menurutnya, perjuangan untuk mendapatkan bantuan pembangunan IPA tersebut telah dimulai sejak 2019 ke pemerintah pusat. Setelah melalui proses panjang dan sempat tertunda, proyek ini akhirnya akan direalisasikan pada tahun ini.

“Sosialisasi ini sebenarnya sudah pernah dilakukan sebelumnya, namun sempat batal. Karena itu, kami berharap pembangunan IPA ini benar-benar dapat terlaksana pada 2026,” ujarnya.

Baca Juga:

Pemkot Sungai Penuh Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Koto Tinggi

Ia menjelaskan, saat ini jumlah pelanggan Perumda Tirta Kahyangan telah mencapai 16.764 sambungan. Namun kapasitas produksi air yang tersedia baru sekitar 170 liter per detik, sehingga masih mengalami kekurangan sekitar 40 liter per detik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal.

“Pembangunan IPA berkapasitas 50 liter per detik ini menjadi solusi untuk menutupi kekurangan tersebut,” jelasnya.

Dia juga mengakui bahwa keterbatasan kapasitas membuat distribusi air bersih di sejumlah wilayah masih dilakukan secara bergilir. Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat agar turut mendukung program pembangunan tersebut.

“Kami masih melakukan sistem penggiliran di beberapa tempat. Kami berharap dukungan dari pemerintah, tokoh adat, pemuda, hingga kepala desa agar program ini berjalan lancar,” tambahnya.

Baca Juga:

Sempat Lumpuh Karena Longsor, Kiini Jalur Muara Hemat Sudah Bisa Dilalui

Sementara itu, Pemerintah Kota Sungai Penuh melalui Wali Kota Alfin menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan IPA tersebut. Program ini dinilai sejalan dengan visi dan misi pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan dasar, khususnya pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.

“Mari kita bersama mendukung pembangunan IPA ini agar kebutuhan air bersih masyarakat semakin baik,” demikian ajakan Wali Kota.

Pembangunan IPA di Hamparan Rawang ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan kontinuitas distribusi air bersih, sekaligus memperkuat infrastruktur pelayanan publik di Kota Sungai Penuh.(Ali)

Pemkot Sungai Penuh Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Koto Tinggi

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Pemerintah Kota Sungai Penuh menyalurkan bantuan kepada korban bencana kebakaran di Desa Koto Tinggi, Kecamatan Sungai Bungkal, Jumat (8/5).

Peristiwa kebakaran yang terjadi pada Selasa (5/5) tersebut menghanguskan empat rumah permanen. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, namun kerugian materi ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin bersama Wakil Wali Kota, Azhar Hamzah pada kesempatan tersebut meninjau lokasi kejadian musibah kebakaran rumah warga sekaligus menyerahkan sejumlah bantuan dari Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Baca Juga: Kantor UPT PLKB Tanah Cogok Terancam Ambruk, Kinerja Dinas PU dan BPBD Kerinci Dipertanyakan

Adapun bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok, perlengkapan rumah tangga, selimut serta bantuan tanggap darurat lainnya untuk meringankan beban para korban terdampak kebakaran.

Wali Kota Alfin menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang dialami warga dan berharap para korban diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan tersebut.

“ Pemerintah Kota Sungai Penuh hadir untuk membantu masyarakat yang tertimpa musibah. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban korban kebakaran,” ujarnya.

Selanjutnya Wako, Alfin, SH mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran dengan memastikan instalasi listrik dan sumber api dalam kondisi aman. (PROKOPIM) Lihat Lebih Sedikit.(Ali/Adz)

Terus Upayakan Penanganan Banjir, Wako Alfin Tegaskan Normalisasi Batang Merao Berlanjut

Pemkot Sungai Penuh Terus Upayakan Penanganan Banjir, Wako Alfin Tegaskan Normalisasi Batang Merao Berlanjut.(ADZ)

SUNGAIPENUH, MERDEKAPOST.COM – Walikota Sungai Penuh, Alfin S.H., menegaskan bahwa program normalisasi Sungai Batang Merao di Kecamatan Hamparan Rawang tetap dilaksanakan meskipun sempat terdampak efisiensi anggaran tahap II dari pemerintah pusat. 

Hal tersebut diungkapkan Wako Alfin saat membuka kegiatan sosialisasi pembangunan instalasi pengolahan air bersih di Hamparan Rawang, bertempat diruang Aula Kantor Walikota Sungai Penuh, Jumat (08/05).

Normalisasi sungai tersebut akan dilakukan mulai dari Jembatan Simpang Tiga hingga batas kota di wilayah Koto Lanang dengan panjang sekitar 1,68 kilometer. Program ini bertujuan untuk mengurangi risiko banjir sekaligus mendukung peningkatan produktivitas pertanian masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, proyek normalisasi menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Jalur pengerjaan melewati tujuh jembatan yang dinilai menghambat akses dan aktivitas alat berat. Selain itu, beberapa tembok penahan banjir juga akan dibongkar sementara guna mempermudah akses alat berat menuju lokasi pekerjaan.

Tidak hanya itu, sejumlah kandang ternak dan kebun masyarakat diperkirakan turut terdampak selama proses pengerjaan berlangsung.

Wako Alfin berharap dukungan penuh dari masyarakat agar pelaksanaan normalisasi Sungai Batang Merao dapat berjalan lancar demi kepentingan bersama.

“Pembangunan ini dilakukan untuk kepentingan masyarakat luas, terutama dalam mengurangi risiko banjir dan mendukung sektor pertanian. Kami berharap dukungan dan pengertian masyarakat agar pekerjaan dapat berjalan dengan baik,” ujar Wako Alfin.

Wako Alfin saat membuka kegiatan sosialisasi pembangunan instalasi pengolahan air bersih di Hamparan Rawang, bertempat diruang Aula Kantor Walikota Sungai Penuh, Jumat (08/05).(Adz)

Wako Alfin juga menyampaikan bahwa saat ini sektor pertanian di Kota Sungai Penuh mulai menunjukkan perkembangan positif. Luas sawah yang telah dapat digarap mencapai 2.165,87 hektare di Kecamatan Sungai Penuh dan 775,14 hektare di Kecamatan Hamparan Rawang.

Berbagai pembangunan infrastruktur yang telah dilaksanakan pemerintah di wilayah Hamparan Rawang di antaranya rehabilitasi daerah irigasi Bungkal, Simpang Tiga dan Paling Serumpun, pembangunan tembok penahan banjir Air Sempit dan Air Sesat, pembangunan jalan beton, SPAM Rawang, SPAM Air Sempit, Air Sesat, Kampung Dilir hingga Kampung Dalam.

Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap berbagai pembangunan tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan wilayah terhadap bencana banjir di masa mendatang.(Ali/mpc). 

Wako Alfin Terima Kunjungan DPD RI dan OJK, Bahas Upaya Pengembangan UMKM

 

Wako Alfin Terima Kunjungan DPD RI dan OJK, Bahas Upaya Pengembangan UMKM

SUNGAI PENUH – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH menerima kunjungan silaturahmi Anggota DPD RI Elviana, M.Si dan Kepala OJK Provinsi Jambi Yan Iswara Rosya di ruang kerja Wali Kota, Selasa (5/5).

Turut hadir Sekretaris Daerah Alpian, SE, MM, Asisten II ,Kadis DPKPP, Kabag,Kepala OJK Provinsi Jambi Yan Iswara Rosya, Kepala Bursa Efek Provinsi Jambi Rena Novita, Direktur Bank Jambi dan Cabang Sungai Penuh Dessi Ervina, serta Kepala PNM Mekar Kota Sungai Penuh Arief Mulyadi.

Baca Juga:

Bupati dan Wabup Kerinci Serahkan 334 SK PNS dilingkup Pemkab Kerinci

Besok Menteri Kesehatan Akan ke Jambi, Kematian Dokter di RSUD KH Daud Arif Ada yang Janggal?

Babak Baru Pealayanan Kesehatan, dr. Rofi Irman Resmi Pimpin RSUD MHA Thalib Sungai Penuh

Pertemuan membahas upaya mendorong kemajuan industri UMKM serta penguatan sinergitas Tim Percepatan Pembangunan Daerah. Diskusi juga menekankan pentingnya pendekatan literasi dan edukasi keuangan bagi pelaku usaha agar lebih adaptif dan berdaya saing.

Wali Kota Alfin menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekonomi daerah berbasis UMKM.“Kami berharap sinergi ini dapat meningkatkan kapasitas dan akses pembiayaan bagi pelaku UMKM sehingga mampu berkembang dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah,” ujar Wako Alfin.(Adz)

Gelar Aksi Damai, GNPK-RI Soroti Dugaan Permasalahan Pengadaan Tenaga Kebersihan dan Satpam di RSUD M.H.A.Thalib

Sungai Penuh  – Sejumlah perwakilan lembaga swadaya masyarakat yang di pimpin LSM GNPK-RI Kerinci Sungai Penuh menggelar aksi damai guna menyuarakan aspirasi terkait proses pengadaan barang dan jasa, khususnya dalam perekrutan tenaga kebersihan dan Satuan Pengamanan (Satpam)di RSUD M.H.A Thalib Sungai Penuh, Senin (20/4/2026).

Aksi yang berlangsung tertib tersebut diikuti oleh puluhan peserta yang membawa spanduk dan poster berisi tuntutan transparansi serta akuntabilitas dalam proses pengadaan. Mereka menilai, mekanisme yang berjalan saat ini perlu diawasi secara ketat untuk mencegah potensi penyimpangan.

Koordinator aksi dalam orasinya menyampaikan bahwa pengadaan tenaga kebersihan dan Satpam merupakan bagian penting dalam mendukung operasional instansi, termasuk rumah sakit dan perkantoran pemerintah. Oleh karena itu, prosesnya harus sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Perwakilan LSM GNPK-RI Kerinci Sungai Penuh menggelar aksi damai guna menyuarakan aspirasi terkait proses pengadaan barang dan jasa, khususnya dalam perekrutan tenaga kebersihan dan Satuan Pengamanan (Satpam)di RSUD M.H.A Thalib Sungai Penuh, Senin (20/4/2026).(dir)

“Kami tidak menolak pengadaan tenaga kerja, tetapi kami meminta agar prosesnya dilakukan secara terbuka, adil, dan tidak merugikan tenaga kerja itu sendiri maupun keuangan negara,” ujarnya.

Selain itu, massa aksi juga meminta agar pihak terkait memberikan penjelasan resmi mengenai mekanisme seleksi, nilai kontrak, serta pihak ketiga yang terlibat dalam pengadaan tersebut. Mereka menekankan pentingnya keterbukaan informasi publik sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.

Aksi damai ini mendapat pengawalan dari aparat keamanan dan berlangsung tanpa insiden. Perwakilan massa juga menyerahkan pernyataan sikap kepada pihak berwenang untuk ditindaklanjuti.

Sementara itu, pihak Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh yang di sampai langsung oleh Kadis Kesehatan Gunardi yang menjadi tujuan aksi menyatakan akan menampung seluruh aspirasi yang disampaikan. 

Mereka berkomitmen untuk melakukan evaluasi terhadap proses pengadaan yang berjalan serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku dan akan mengajak Hearing kembali dengan pihak GNPK-RI dalam waktu dekat terkait tindak lanjut yang di inginkan dan tentunya sesuai dengan aturan dan perundang undangan.

Aksi tersebut diharapkan menjadi momentum perbaikan tata kelola pengadaan barang dan jasa dan kegiatan lainnya khususnya dalam perekrutan tenaga kebersihan dan Satpam, agar lebih transparan, profesional, dan berkeadilan. dalam upaya mendukung Visi dan Misi Wali kota Sungai Penuh Alpin Bakar.SH.(dir)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs