Kompak, Bupati Monadi dan Dandim Eko Buka Akses Jalan 26 Km Pungut Mudik-Sungai Kuning

Kompak, Bupati Monadi dan Dandim Letkol Eko Siswanto Buka Akses Jalan 26 Km Pungut Mudik-Sungai Kuning (Renah Pemetik). (Istimewa)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Pemerintah Kabupaten Kerinci terus berkomitmen untuk memperkuat konektivitas wilayah. Hal itu terlihat saat Bupati Kerinci, Monadi bersama Dandim Kodim 0417/Kerinci, Letkol Eko Siswanto yang secara resmi membuka kegiatan perbaikan dan pembangunan jalan penghubung Desa Pungut Mudik – Sungai Kuning, pada Kamis (16/4/2026).

Pembangunan jalan sepanjang 26 kilometer ini dimulai dari Desa Pungut Mudik, melewati Desa Pasir Jaya, Lubuk Tabun hingga Desa Sungai Kuning di wilayah Kecamatan Siulak Mukai.

Program tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Dinas PUPR, karya bakti TNI Kodim 0417/Kerinci, serta dukungan Pemerintah Provinsi Jambi dalam mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, Maya Novefry Handayani, Plt. Camat Siulak Mukai Mountri Friadi, serta para kepala desa di wilayah yang dilalui pembangunan jalan tersebut.

Terjang Lumpur dan Hujan, Bupati Monadi Bersama Dandim Buka Akses Jalan 26 Km Pungut Mudik-Sungai Kuning.(Ist) 

Menariknya, kehadiran Bupati Kerinci Monadi bersama Dandim Eko Siswanto dan rombongan menuju lokasi kegiatan mendapat perhatian masyarakat. Rombongan menempuh perjalanan menggunakan sepeda motor di tengah hujan yang mengguyur kawasan tersebut serta harus melewati medan jalan yang cukup berat dan berlumpur.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat rombongan untuk hadir langsung di lokasi kegiatan. Kedatangan mereka pun disambut hangat oleh masyarakat setempat yang telah menunggu sejak pagi.

Dalam sambutannya, Bupati Kerinci Monadi menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan desa menjadi prioritas penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Pembangunan jalan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk membuka akses antarwilayah, mempermudah mobilitas masyarakat, serta mendorong peningkatan ekonomi desa. Kami juga sangat mengapresiasi sinergi yang terbangun antara pemerintah daerah, TNI, dan Pemerintah Provinsi Jambi dalam kegiatan ini,” ujar Monadi.

Sementara itu, Dandim Kodim 0417/Kerinci, Letkol Eko Siswanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari karya bakti TNI sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Terjang Lumpur dan Hujan, Bupati Monadi Bersama Dandim Buka Akses Jalan 26 Km Pungut Mudik-Sungai Kuning.(Doc/Istimewa)

"Melalui kegiatan karya bakti ini, TNI hadir membantu pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan, khususnya infrastruktur yang sangat dibutuhkan masyarakat. Kami berharap jalan ini nantinya dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat di wilayah Pungut Mudik hingga Sungai Kuning,” ungkapnya.

Dengan dimulainya pembangunan jalan tersebut, masyarakat di tiga desa yang dilalui proyek diharapkan dapat merasakan manfaat langsung berupa akses transportasi yang lebih mudah, peningkatan distribusi hasil pertanian, serta terbukanya peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa.

Pemerintah Kabupaten Kerinci juga berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan pemerintah provinsi seperti ini dapat terus diperkuat demi mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*/Adv)

Tinjau Progres Perbaikan Jalan Pungut-Renah Pemetik, Bupati Monadi Wujudkan Harapan Para Petani Pekebun

Bupati Kerinci Monadi beserta Wakil Ketua DPRD dr. Surmila Tinjau Progres Perbaikan Jalan Pungut-Renah Pemetik.(Ali)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Bupati Kerinci Monadi bersama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kerinci, dr. Surmila Apri Yulisa, turun langsung meninjau progres perbaikan jalan ruas Pungut menuju Renah Pemetik pada Sabtu (10/4/2026).

Kunjungan ini bertujuan memastikan pengerjaan infrastruktur berjalan sesuai jadwal demi mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

​​Dalam peninjauan tersebut, hadir pula Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, Ir. Maya Novefri Handayani, S.T., dan Kepala Bidang Bina Marga, Ir. Fran Melas Pratama, S.T. Bupati Monadi menegaskan bahwa perbaikan jalan ini adalah prioritas utama pemerintah daerah.

​"Komitmen kami jelas, infrastruktur yang baik adalah kunci kemajuan daerah. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan perbaikan berjalan sesuai SOP dan harapan masyarakat," tegas Bupati Monadi di lokasi.

Bupati Kerinci Monadi beserta Wakil Ketua DPRD dr. Surmila dan Kadis PUPR Tinjau Progres Perbaikan Jalan Pungut-Renah Pemetik.(Ali)

​​Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kerinci, Ir. Fran Melas Pratama, S.T., menjelaskan bahwa pengerjaan saat ini difokuskan pada penanganan titik-titik rawan dan perkuatan struktur jalan agar mampu menahan beban kendaraan pengangkut hasil bumi.

​"Saat ini progres di lapangan terus kita pacu dengan tetap mengedepankan aspek teknis. Kami fokus pada pemadatan struktur dan drainase agar jalan tidak mudah rusak akibat cuaca," jelas Ir. Fran Melas Pratama, S.T.

​Kehadiran rombongan Bupati disambut hangat oleh warga setempat. Perbaikan ini menjadi angin segar, khususnya bagi para petani di tiga desa, yakni Desa Pasir Jaya, Desa Lubuk Tabun, dan Desa Sungai Kuning, yang selama ini menggantungkan hidup pada akses jalan tersebut.

​Salah seorang warga yang berada di lokasi, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas realisasi perbaikan jalan yang telah lama dinantikan ini.

​"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati dan jajaran yang telah mendengarkan keluhan kami selama ini. Bagi kami petani di Desa Pasir Jaya, Lubuk Tabun, dan Sungai Kuning, jalan ini adalah nyawa. Kalau jalan bagus, kami tidak lagi kesulitan membawa hasil panen ke pasar dan biaya angkut jadi lebih murah. Ini benar-benar harapan baru bagi kami," ungkap warga tersebut dengan penuh antusias.

​Perbaikan ruas jalan Pungut - Renah Pemetik bukan sekadar proyek pengaspalan biasa, melainkan simbol kebangkitan ekonomi bagi ribuan petani. Dengan akses yang mulus, diprediksi akan terjadi pemangkasan waktu tempuh secara signifikan serta membuka peluang investasi baru di sektor agrobisnis yang selama ini terhambat kendala geografis.

​"Pembangunan ini adalah milik kita bersama. Kami tidak akan berhenti sampai masyarakat benar-benar merasakan manfaat nyata dari jalan yang layak dan aman. Mohon doa dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar visi Kerinci yang lebih maju segera terwujud," tutup Bupati Monadi.(Ali)

Gerak Cepat, Bupati Bersama Dinas PUPR Kerinci Turunkan Alat Berat Bersihkan Sisa Banjir Gunung Tujuh

KERINCI – Pemerintah Kabupaten Kerinci menunjukkan komitmen cepat dalam menangani dampak bencana alam. Menindaklanjuti banjir yang sempat melumpuhkan aktivitas di Kecamatan Gunung Tujuh, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) langsung mengerahkan alat berat ke lokasi terdampak pada Jumat (6/2/2026).

Langkah taktis ini dipimpin langsung oleh Bupati Kerinci, Monadi, didampingi Kepala Dinas PUPR Kerinci, Maya Novefri Handayani, ST, guna memastikan akses jalan di Desa Tangkil dan Desa Jernih Jaya kembali normal.

Pasca banjir, ruas jalan nasional di wilayah tersebut sempat tertutup material lumpur, pasir, hingga sampah yang terbawa arus. Kondisi ini dinilai sangat membahayakan bagi para pengguna jalan jika tidak segera ditangani.

Baca Juga: Safari Ramadhan di Tambak Tinggi, Bupati Monadi Serahkan CSR Bank Jambi dan Himbau Tingkatkan Kesadaran Pengelolaan Sampah

Dinas PUPR Kerinci menyiagakan alat berat dan dump truck untuk melakukan pembersihan intensif. Fokus utama petugas mulai dari pembersihan badan jalan dari tumpukan batu dan pasir, pengerukan saluran air agar drainase kembali berfungsi optimal, dan evakuasi material sisa banjir yang menghambat arus lalu lintas.

"Sekarang kita fokus untuk membersihkan tumpukan batu, lumpur, pasir, dan lainnya. Kehadiran alat berat diharapkan mempercepat proses normalisasi agar transportasi masyarakat lancar kembali," ujar Maya di sela peninjauan lapangan.

Tidak hanya sekadar melakukan pembersihan pasca-bencana, Kadis PUPR Maya Novefri menegaskan bahwa pihaknya tengah menyiapkan rencana jangka panjang. Mengingat kawasan Tangkil dan Jernih Jaya merupakan jalur vital, evaluasi teknis akan segera dilakukan.

"Ya, nanti kita akan cek semua titik rawan banjir yang ada di sini, supaya ke depannya bisa kita carikan solusi permanen," tegas Maya.

Baca Juga: BPC HIPMI Kabupaten Kerinci Tebar Kebaikan Melalui Santunan Anak Yatim dan Buka Bersama di Panti Asuhan Muhammadiyah Semurup

Langkah evaluasi ini mencakup pemetaan titik luapan air dan perbaikan infrastruktur yang lebih kokoh agar peristiwa serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

Kecepatan respons Pemerintah Kabupaten Kerinci mendapat sambutan positif dari warga setempat. Jalur yang terdampak merupakan urat nadi perekonomian dan akses utama warga di wilayah Gunung Tujuh.

"Kalau tidak segera dibersihkan, sisa pasir dan batu itu bisa membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara motor. Kami sangat mengapresiasi langkah cepat ini," ungkap salah seorang warga di lokasi.

Saat ini, arus lalu lintas di kawasan Tangkil dan Jernih Jaya berangsur pulih seiring dengan tuntasnya proses pembersihan oleh tim PUPR. Masyarakat tetap dihimbau untuk waspada saat melintasi kawasan tersebut, terutama saat intensitas hujan kembali meningkat.(Adz)

Jalan Provinsi Dikerok Tanpa Kejelasan, Warga Terancam Kecelakaan

Jalan Provinsi Dikerok Tanpa Kejelasan, Warga Kerinci–Sungai Penuh Terancam Kecelakaan

Kerinci, Merdekapost.com – Kondisi jalan provinsi yang membentang di wilayah Kabupaten Kerinci hingga Kota Sungai Penuh menuai keluhan keras dari masyarakat.

Pasalnya, ruas jalan yang telah dikerok justru dibiarkan terbuka tanpa perbaikan lanjutan, menciptakan permukaan jalan yang tidak rata dan membahayakan pengguna jalan.

Pantauan di lapangan menunjukkan aspal yang telah dikupas meninggalkan cekungan cukup dalam di beberapa titik.

Kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi juga berpotensi besar memicu kecelakaan lalu lintas, khususnya bagi pengendara sepeda motor.

Baca Juga:

Dandim 0417/Kerinci Tekankan kepada Anggota agar Bijak Bermedsos dan Jauhi Kegiatan Ilegal

Wako Alfin Serahkan Sembako Ramadhan dan Bantuan Renovasi Rumah Baznaz

Hukum Adat Masuk KUHP Baru, LAM Jambi-Aparat Penegak Hukum Godok Aturan Perda

Situasi semakin diperparah saat malam hari. Minimnya penerangan jalan umum membuat bekas kerukan sulit terlihat, sehingga pengendara kerap tidak sempat menghindar.

Warga menilai, pengerjaan jalan tanpa manajemen keselamatan yang jelas adalah bentuk kelalaian yang serius.“Siang saja sudah rawan, apalagi malam. Jalan gelap, tahu-tahu motor sudah masuk lubang,” keluh salah satu warga setempat.

Kekhawatiran masyarakat bukan tanpa alasan. Dalam kurun waktu dua hari pasca pengerokan, tercatat dua kasus kecelakaan terjadi di Desa Koto Iman. Korban dilaporkan mengalami luka cukup parah dan harus mendapatkan perawatan medis.

Warga mempertanyakan komitmen dan tanggung jawab pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait. Menurut mereka, pengerokan jalan seharusnya diikuti dengan perbaikan cepat atau setidaknya dilengkapi rambu peringatan disetiap titik serta penerangan sementara.

“Kalau memang belum bisa diaspal, minimal dipasang tanda bahaya disetiap titik. Jangan biarkan masyarakat jadi korban,” tegas warga lainnya.

Masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh mendesak pemerintah provinsi segera mengambil tindakan tegas, baik dengan mempercepat perbaikan jalan maupun mengevaluasi pihak kontraktor yang dinilai abai terhadap keselamatan publik.

Jalan provinsi adalah urat nadi aktivitas warga, bukan jebakan maut yang dibiarkan menganga.(adz)

Monadi Pastikan Jalan Inpres Talang Kemulun Berperan Strategis dan Jawab Kebutuhan Rakyat

Bupati Monadi bersama Kadis PUPR dan tim teknis saat meninjau progres jalan talang kemulun.Jum'at,16/01/2026.(ist)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Bupati Kerinci Monadi meninjau langsung progres pengerjaan lanjutan Jalan Inpres di wilayah Talang Kemulun, Kecamatan Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci, Jumat, (16/01/ 2025).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan proyek peningkatan infrastruktur jalan tersebut berjalan sesuai rencana, baik dari sisi progres fisik maupun kualitas pekerjaan di lapangan.

Didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kerinci, Ir. Maya Novefbri Handayani, serta sejumlah pejabat teknis dan tim pengawas, Monadi menyusuri beberapa titik pekerjaan. Ia tampak berdiskusi dengan tim teknis terkait ketebalan lapisan jalan, kualitas material, hingga metode pelaksanaan yang digunakan oleh pihak kontraktor.

Baca Juga: 384 ASN Kota Sungai Penuh Dimutasi Imbas Perampingan OPD, Cek Daftar Lengkap Nama dan Penempatannya!

Menurut Monadi, Jalan Inpres Talang Kemulun memiliki peran strategis bagi masyarakat setempat. Selain menjadi jalur utama penghubung antar desa di Kecamatan Danau Kerinci, jalan ini juga menjadi akses vital bagi aktivitas ekonomi warga, terutama sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat sekitar.

“Peningkatan jalan ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi menyangkut hajat hidup masyarakat. Jalan yang baik akan memperlancar mobilitas warga, menekan biaya distribusi hasil pertanian, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Monadi kepada wartawan di sela peninjauan.

Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak ingin pembangunan jalan hanya selesai secara administratif, namun mengabaikan mutu dan daya tahan. Karena itu, Monadi meminta agar seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Bacaan Lainnya: Dihajar Merangin 3-0, PS Kerinci Terpaksa "Balek Kampung Duluan" Tersingkir dari Gubernur Cup 2026

“Kita ingin memastikan kualitas pekerjaan ini benar-benar baik. Jalan ini menjadi akses utama masyarakat dan berperan penting dalam mendukung sektor pertanian untuk mewujudkan ketahanan pangan. Pemerintah daerah serius, dan kita berharap dukungan penuh dari seluruh komponen masyarakat agar pembangunan ini berjalan lancar,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, Ir. Maya Novefbri Handayani, menjelaskan bahwa pengerjaan lanjutan Jalan Inpres Talang Kemulun merupakan bagian dari program peningkatan konektivitas wilayah yang menjadi prioritas pemerintah daerah. Ia menyebutkan, pengawasan dilakukan secara ketat sejak tahap awal pekerjaan.

“Kami dari Dinas PUPR menurunkan tim teknis dan pengawas lapangan untuk memastikan mutu pekerjaan sesuai standar. Mulai dari kualitas material, ketebalan lapisan, hingga metode pelaksanaan terus kita pantau,” ujar Maya.

Menurutnya, pengawasan berlapis dilakukan tidak hanya oleh tim internal PUPR, tetapi juga melibatkan konsultan pengawas. Langkah ini diambil untuk meminimalkan potensi penyimpangan serta memastikan hasil pekerjaan memiliki usia layanan yang panjang.

Baca Juga: 

Walikota Alfin Hadir di Swarna Bhumi Beri Semangat PS Sungai Penuh pada Gubernur Cup 2026

Begini Respon Gubernur Al Haris Soal Perkelahian Guru vs Murid SMKN 3 Tanjab Timur

“Jalan ini dirancang agar mampu menopang beban lalu lintas masyarakat dan aktivitas pertanian dalam jangka panjang. Karena itu, kami tidak ingin ada kompromi terhadap kualitas,” katanya.

Maya juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pelaksana proyek, dan masyarakat. Dukungan warga, menurut dia, sangat dibutuhkan agar proses pembangunan berjalan aman dan tepat waktu.

Peninjauan lapangan tersebut sekaligus menjadi ajang evaluasi bagi pemerintah daerah untuk melihat langsung kondisi riil di lapangan. Sejumlah catatan teknis disampaikan Bupati Kerinci kepada tim PUPR dan pelaksana pekerjaan sebagai bahan perbaikan dan penyempurnaan.

Dengan peningkatan Jalan Inpres Talang Kemulun ini, Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap konektivitas antarwilayah di Kecamatan Danau Kerinci semakin baik, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memperkuat sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan daerah.(*)

Jalan Sungai Hangat-Dusun Jawa yang Rusak Parah Mulai Diperbaiki PUPR Kerinci

KERINCI, MP.Com – Setelah sempat di keluhkan, kerusakan jalan di desa Sungai Hangat – Dusun Jawa, kecamatan Gunung Raya, Kerinci, kini mulai di perbaiki Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) pada Rabu (29/10/2025).

Perbaikan di lakukan penimbunan material koral di titik jalan rusak parah, kemudian langsung di lakukan pemadatan dengan menggunakan alat berat.

Kepala Dinas PUPR Kerinci, Maya Novefri, saat di konfirmasi mengatakan bahwa, penimbunan dengan material koran tersebut merupakan langkah cepat Bupati dan Wakil Bupati Kerinci terhadap keluhan masyarakat.

“Ya, kita melakukan penimbunan sementara dulu dengan material, agar masyarakat bisa melintas. Ini merupakan gerak cepat pak Bupati dan Wabup memperbaiki infrastruktur yang rusak,”ujarnya.

Baca Juga:

Bupati Monadi Serahkan Bantuan Alsintan dan Tanam Padi Bareng Petani Belui

Dia mengatakan keterlambatan perbaikan tersebut, lantaran alat berat banyak sedang di gunakan untuk mengerjakan kegiatan fisik di kabupaten Kerinci. “Memang agak sedikit telat karena alat berat banyak di pakai. Tapi Alhamdulillah sudah bisa kita timbun sementara hari ini,”sebutnya.

“Pada hari ini kita menghamparkan material, besok akan di gilas dan lansung di padatkannya,”tambahnya

Ia mengatakan bahwa jalan tersebut di usulkan untuk masuk dalam APBD pada tahun 2026 mendatang. “Kalau jalan itu (Sungai Hangat, red) masuk Usulan skala prioritas, tapi kita lihat nantinya karena Anggaran PUPR tahun 2026 kecil terdampak Efesiensi. Saat ini baru KUA belum ada penyusunan RKA. Mudah-mudahan bisa masuk,”jelasnya.

Sebelumnya, Jalan Kabupaten menghubungkan antara Desa Sungai Hangat dan Dusun Jawa, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci, kian hari kian memprihatinkan. Sudah hampir 15 tahun jalan utama masyarakat dan menjadi urat nadi warga dua desa itu tak kunjung tersentuh perbaikan.

Setiap kali hujan mengguyur, jalan berubah menjadi kubangan lumpur. Permukaannya yang licin membuat pengendara sering terjatuh, bahkan tak jarang kendaraan roda dua harus di tuntun untuk bisa melintas.

Baca Juga: PDAM Tirta Sakti Kerinci Beri Diskon dan Promo Gratis Pemasangan

Bagi warga, hujan deras adalah kabar buruk. Air yang menggenang di badan jalan kerap menyebabkan banjir parah hingga menutup akses utama, memaksa warga menunda berbagai aktivitas — dari pergi ke sekolah hingga mengangkut hasil pertanian.

Pemandangan yang paling memilukan terjadi setiap hujan datang. Anak-anak di sekitar lokasi turun tangan membuat aliran air dengan peralatan seadanya agar jalan tidak tergenang. “Kalau tidak kami alirkan, air makin dalam dan jalan tak bisa di lewati sama sekali,” kata Herman salah satu warga.

Warga mengaku lelah menunggu janji perbaikan yang tak kunjung terealisasi. Mereka berharap pemerintah daerah segera turun tangan memperbaiki infrastruktur vital tersebut.

“Sudah lebih dari sepuluh tahun kami berharap. Kami hanya ingin akses jalan yang layak, agar bisa hidup aman dan nyaman seperti warga di tempat lain,” ujar seorang warga lainnya.(adz)

Pembangunan Fisik Harus Sejalan dengan Ekosistem, Pemkab Kerinci & PT EDC Tebar Ribuan Benih Ikan Semah

Pemkab Kerinci melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bekerja sama dengan PT EDC Indonesia menebar ribuan benih ikan di kawasan Danau Duo, Kecamatan Gunung Raya.(mpc)

Merdekapost.com – Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bekerja sama dengan PT EDC Indonesia menebar ribuan benih ikan di kawasan Danau Duo, Kecamatan Gunung Raya. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi rencana kerja tahun 2025 yang telah disepakati kedua pihak, sekaligus menjadi langkah nyata menjaga keseimbangan pembangunan fisik dan kelestarian lingkungan.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas PUPR Kerinci, Maya Novefry Handayani, menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak yang hadir dalam kegiatan penaburan benih ikan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak-ibu serta seluruh hadirin yang telah meluangkan waktu mengikuti acara ini. Penaburan benih ikan di Danau Duo menjadi bagian dari komitmen kita bersama menjaga keberlangsungan ekosistem air sekaligus mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah ini,” ujar Maya.

Baca Juga: HIMSAK Tegaskan Aksi Murni Mahasiswa, Tuntut Kejati Jambi Ambil Alih Kasus PJU Kerinci

Ia menjelaskan, kegiatan ini berlandaskan perjanjian kerja sama antara Pemkab Kerinci dan PT EDC Indonesia yang ditandatangani pada Juli 2023. Tahapan awal kerja sama tersebut telah dimulai dengan penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) serta upaya pemantauan sebelum pekerjaan fisik dilakukan.

Sebagai tindak lanjut, penaburan benih ikan semah di Danau Duo dilaksanakan guna memenuhi amanat dokumen lingkungan, yaitu pengayaan biota air di kawasan tersebut.

“Prinsipnya, pembangunan fisik harus sejalan dan seimbang dengan upaya penyelamatan lingkungan. Karena itu, penaburan benih ikan semah ini diharapkan mampu menjaga kelestarian ekosistem sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.

Baca Juga: 

Perempat Final Dandim 0417/Kerinci Cup 2025 Selesai, Ini 4 Tim yang Bakal Berlaga di Semi Final

Heboh Penemuan Kerangka Manusia di dalam Pohon Aren yang Tumbang

Lebih lanjut, Maya berharap kegiatan pengayaan biota air ini dapat meningkatkan populasi ikan semah di Danau Duo secara berkelanjutan. Dengan demikian, keberadaan danau tidak hanya lestari secara ekologis, tetapi juga mampu menjadi sumber peningkatan perekonomian masyarakat Kecamatan Gunung Raya.

Selain itu, momentum penaburan benih ikan ini juga menjadi penanda dimulainya kembali pembangunan dan perbaikan jalan Simpang Tebat Jambi–Danau Duo, yang merupakan akses penting bagi masyarakat setempat.

“Dengan adanya pembangunan jalan ini, manfaat yang dirasakan masyarakat tidak hanya pada sisi ekosistem, tetapi juga aksesibilitas yang lebih baik. Harapan kami, kedua program ini berjalan beriringan demi kesejahteraan masyarakat Kerinci,” tutupnya.(*)

Turunkan Alat Berat ke Lokasi Longsor, Jalan Nasional Kerinci-Sumbar sudah bisa dilewati

Dinas PUPR Turunkan Alat Berat ke Lokasi Longsor, Jalan Nasional Kerinci-Sumbar di Desa Telun Berasap, Akhirnya jalan ini Bisa dilewati, Sabtu,16/08.(Doc.Istimewa)

KERINCI, MP – Pasca Longsor yang terjadi diperbatasan Jalan Nasional Kerinci – Sumatera Barat tepatnya desa Telun Berasap, kecamatan Gunung Tujuh, Kerinci, pada Sabtu (16/08/2025), akhirnya sudah bisa di lewati.

Hal ini setelah alat berat, di turunkan ke lokasi jalan Nasional yang mengalami longsor di desa Telun Berasap, kecamatan Gunung Tujuh, Kerinci.

Kepala Dinas PUPR Kerinci, Maya, saaT di konfirmasi mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak balai wilayah jalan dan jalan sudah saat ini sudah bisa di lalui.


”jalan saat ini sudah bisa di lewati, alat yang turun tadi alat pihak ketiga yang terdekat dari lokasi, setelah kita koordinasi dengan pihak balai,”jelasnya.

Kepala BPBD Kerinci, Dedi Andrizal mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan informasi adanya longsor di Jalan Nasional di Kecamatan Gunung Tujuh tepatnya di Telun Berasap. “ Ya saat ini sudah bisa di lewati kendaraan,”terangnya

Kepala BPBD Kerinci menghimbau kepada Masyarakat Kerinci untuk tetap waspada dengan bencana.

karena saat ini sudah mulai turun hujan di wilayah Kerinci. “ Tetap waspada dengan datang nya bencana, baik tanah longsor maupun bencana lainnya seperti banjir,”ajaknya. (adz)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs