Pasca Banjir Bandang di 5 Desa Tanjung Pauh Mudik, PUPR dan BPBD Kerinci Bergerak Cari Solusi

Pasca Banjir Bandang di 5 Desa Tanjung Pauh Mudik, PUPR dan BPBD Kerinci Bergerak Cari Solusi 

KERINCI – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Kerinci pada Rabu (20/5/2026) menyebabkan banjir bandang di sejumlah lokasi. Salah satu kawasan terdampak cukup parah berada di Kecamatan Danau Kerinci Barat, tepatnya di lima desa kawasan Tanjung Pauh Mudik.

Pasca kejadian tersebut, Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Dinas PUPR, BPBD, serta pihak Kecamatan Danau Kerinci Barat turun langsung ke lapangan untuk melakukan peninjauan dan mencari solusi terhadap titik-titik yang menjadi sumber derasnya aliran air dari perbukitan menuju permukiman warga.

Baca Juga: Banjir Bandang di Lima Desa Tanjung Pauh Mudik, PUPR Kerinci Turun Tangan

Camat Danau Kerinci Barat, Noverman Nurdin, mengatakan dari hasil peninjauan ditemukan saluran air di kawasan perbukitan yang sebelumnya pernah dibuat untuk memecah aliran air agar debit yang turun ke pemukiman tidak terlalu besar.

“Di kawasan perbukitan ini sebelumnya pernah dibuat saluran untuk memecahkan aliran air supaya debit yang turun ke pemukiman warga tidak terlalu besar,” ujar Noverman Nurdin, Kamis (21/5/2026).

Ia menjelaskan, pihak Dinas PUPR dan BPBD Kerinci berencana segera melakukan perbaikan pada titik-titik pemecah aliran air tersebut guna meminimalisir potensi banjir susulan apabila hujan deras kembali terjadi.

Baca Juga: Semangat HARKITNAS Menggema di Kerinci, Bupati Monadi Ajak Jaga Tunas Bangsa

Selain melakukan pemetaan lokasi rawan, Dinas PUPR Kerinci juga mengerahkan alat berat untuk membersihkan material sisa banjir bandang yang menumpuk di sejumlah titik terdampak.

“Insyaallah besok akan dilakukan penanganan di beberapa titik di lima desa kawasan Tanjung Pauh Mudik,” Ungkapnya.

Langkah cepat pemerintah daerah ini diharapkan dapat mengurangi risiko banjir di wilayah terdampak sekaligus mempercepat pemulihan kondisi lingkungan dan aktivitas masyarakat pasca bencana.(*)

Banjir Bandang di Lima Desa Tanjung Pauh Mudik, PUPR Kerinci Turun Tangan

 

Kerinci – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Kerinci, Rabu (20/5/2026) sore, menyebabkan banjir di sejumlah titik. Salah satu wilayah terdampak berada di Kecamatan Danau Kerinci Barat, tepatnya di lima desa di Tanjung Pauh Mudik.

Akibat tingginya intensitas hujan, sejumlah rumah warga dilaporkan digenangi air. Debit air yang deras juga datang dari kawasan perbukitan dan mengalir langsung ke permukiman masyarakat, sehingga membuat warga panik.

Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kerinci di bawah pimpinan Bupati Monadi langsung menginstruksikan jajaran terkait untuk turun ke lapangan. Dinas PUPR Kabupaten Kerinci bersama BPBD dan pihak kecamatan bergerak cepat melakukan peninjauan guna mengetahui penyebab utama banjir sekaligus mencari langkah penanganan.

Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Kerinci, Rabu (20/5/2026) sore, menyebabkan banjir di sejumlah titik di Kecamatan Danau Kerinci Barat, tepatnya di lima desa di Tanjung Pauh Mudik.(adz)

Sekitar pukul 19.30 WIB, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kerinci Ir. Maya Novefri Handayani, BPBD Kerinci, serta Camat Danau Kerinci Barat turun langsung ke lokasi. 

Kepala Dinas PUPR Kerinci Maya saat dikonfirmasi menyampaikan, pihaknya bersama pemerintah kecamatan telah melakukan penelusuran terhadap titik aliran air yang menyebabkan banjir.

Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Lima Desa di Tanjung Pauh Mudik

“Dari hasil peninjauan sementara, debit air yang cukup besar berasal dari kawasan perbukitan dan masuk ke permukiman warga. Kami masih menyelusuri titik penyebab utama agar bisa segera dilakukan langkah penanganan,” ujar Maya.

Ia menambahkan, pihaknya juga akan melakukan kajian teknis untuk menentukan solusi jangka pendek maupun jangka panjang agar banjir serupa tidak kembali terjadi saat curah hujan tinggi.

Sementara itu, Camat Danau Kerinci Barat Noverman Nurdin menyampaikan, sebelum dilakukan tindakan di lapangan, pihak pemerintah kecamatan akan menggelar hearing atau musyawarah bersama kepala desa dan tokoh masyarakat di wilayah terdampak banjir.

“Besok kita akan duduk bersama terlebih dahulu dengan para kepala desa dan tokoh masyarakat untuk membahas langkah penanganan. Setelah ada kesepakatan bersama, baru dilakukan tindakan atau eksekusi di lapangan,” ujar Noverman.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat, mengingat banjir yang datang secara tiba-tiba membuat aktivitas masyarakat terganggu dan sebagian rumah mengalami genangan cukup tinggi.(*)

Tunggangi Motor Trail, Bupati Monadi Kembali Tinjau Perbaikan Jalan Renah Pemetik

Bupati Kerinci Monadi bersama Kadis PUPR Kembali meninjau proses Perbaikan Jalan Renah Pemetik.(mpc)

Kerinci, Merdekapost.com – Progres pembangunan dan perawatan Jalan Renah Pemetik terus dikebut. Rabu (20/5/2026), Bupati Kerinci Monadi turun langsung meninjau kondisi jalan guna memastikan pengerjaan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Dengan menggunakan motor trail, Bupati Monadi menyusuri medan jalan yang tengah diperbaiki. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung progres pekerjaan sekaligus memastikan kualitas pembangunan di lapangan.

Baca Juga: Ketua TP PKK Sungai Penuh Buka Bimtek Posyandu, Fokus Tingkatkan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Monadi didampingi Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, Ir. Maya Novefri Handayani, ST., serta Kepala Bidang Bina Marga, Ir. Frans Mellas Pratama, ST., MT.

Monadi menegaskan bahwa akses jalan menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga di wilayah Renah Pemetik.

Menunggangi motor trail, Bupati Kerinci Monadi bersama Kadis PUPR Kembali meninjau proses Perbaikan Jalan Renah Pemetik.(mpc)

“Semoga proses pengerjaan berjalan lancar dan segera memberikan manfaat bagi warga,” ujar Monadi saat meninjau lokasi pekerjaan.

Pemerintah Kabupaten Kerinci terus berupaya mempercepat pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah, termasuk daerah yang selama ini membutuhkan perhatian khusus terhadap akses jalan.(Adz)

Permendagri Jadi Dasar Penunjukan Maya Novefri sebagai Plt Dirut Perumda Tirta Sakti

KERINCI – Pemerintah Kabupaten Kerinci akhirnya memberikan penjelasan terkait penunjukan Ir. Maya Novefri Handayani, S.T. sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Sakti Kabupaten Kerinci Tahun 2026.

Penunjukan tersebut ternyata mengacu pada aturan terbaru dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 23 Tahun 2024, khususnya Pasal 24 yang mengatur tata kelola Perusahaan Umum Daerah (Perumda) saat terjadi kekosongan jabatan direksi.

Kabag Ekonomi dan Pembangunan Setda Kerinci, Adrianto, membenarkan bahwa kebijakan Bupati Kerinci Monadi telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Penunjukan Plt Di rut Perumda Tirta Sakti sudah berdasarkan aturan dalam Permendagri Nomor 23 Tahun 2024 dan tertuang dalam SK Bupati Kerinci,” ujar Adrianto.

Permendagri Atur Pengisian Jabatan Direksi Perumda

Dalam aturan tersebut di sebutkan, apabila seluruh anggota direksi mengalami kekosongan jabatan, maka pelaksanaan tugas pengurusan Perumda di laksanakan oleh Dewan Pengawas.

Selain itu, Dewan Pengawas juga memiliki kewenangan menunjuk pejabat internal Perumda untuk membantu pelaksanaan tugas direksi sampai pemerintah daerah menetapkan direksi definitif.

“Dalam hal terjadi kekosongan jabatan seluruh anggota Direksi, pelaksanaan tugas pengurusan Perumda di laksanakan oleh Dewan Pengawas. Dewan Pengawas dapat menunjuk pejabat dari internal Perumda untuk membantu pelaksanaan tugas Direksi sampai pengangkatan Direksi definitif.”

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kerinci mengambil langkah cepat agar operasional Perumda Air Minum Tirta Sakti tetap berjalan normal dan pelayanan air bersih kepada masyarakat tidak terganggu.

Maya Novefri Jalankan Tugas Strategis

Melalui SK Bupati Kerinci Nomor 100.3.3.2/Kep.116/2026 yang di tetapkan di Siulak pada 13 Mei 2026, Maya resmi menerima amanah sebagai Plt Dirut Perumda Tirta Sakti.

Sebagai Plt Direktur, Maya Novefri memiliki tugas memimpin operasional perusahaan, menjaga stabilitas pelayanan, melakukan evaluasi kinerja pegawai, hingga memastikan seluruh administrasi perusahaan berjalan sesuai aturan.

Masa Jabatan Maksimal Enam Bulan

Dalam keputusan tersebut, Bupati Kerinci menetapkan masa jabatan Plt Direktur paling lama enam bulan atau sampai pemerintah daerah menetapkan direktur definitif.(Adz)

Sempat Lumpuh Karena Longsor, Kiini Jalur Muara Hemat Sudah Bisa Dilalui

KERINCI, MERDEKAPOST.COM - Akses lalu lintas di ruas jalan nasional Kerinci–Bangko yang sebelumnya lumpuh akibat tanah longsor di Desa Muara Hemat, Kecamatan Batang Merangin, kini mulai dapat dilalui dengan sistem buka tutup, Jumat, 8 Mei 2026.

Longsor yang terjadi pada dini hari tersebut sempat menutup badan jalan sepanjang sekitar 50 meter, mengakibatkan arus kendaraan dari dua arah tidak dapat melintas dan menyebabkan antrean panjang.

Kapolsek Batang Merangin, IPTU Ahmad Muslikan, menyampaikan bahwa setelah dilakukan penanganan di lapangan, jalur tersebut kini sudah bisa digunakan secara terbatas.

Baca Juga: Pemkot Sungai Penuh Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Koto Tinggi

“Untuk sementara arus lalu lintas sudah bisa dilalui dengan sistem buka tutup sambil menunggu proses pembersihan material selesai sepenuhnya,” ujarnya.

Petugas kepolisian bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kerinci sebelumnya mengerahkan alat berat untuk menyingkirkan material tanah dan bebatuan yang menimbun badan jalan.

Sejumlah personel juga tampak berjaga di lokasi untuk mengatur arus kendaraan agar tetap aman dan tertib selama proses evakuasi berlangsung.

Meski demikian, pengguna jalan diimbau tetap berhati-hati saat melintas, mengingat kondisi tanah di sekitar lokasi masih labil dan berpotensi terjadi longsor susulan, terutama jika hujan kembali turun.(Ali)

Kantor UPT PLKB Tanah Cogok Terancam Ambruk, Kinerja Dinas PU dan BPBD Kerinci Dipertanyakan

TANAH COGOK – Kondisi bangunan Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Penyuluhan Keluarga Berencana (PLKB) yang berlokasi di Koto Tuo Ujung Pasir, Kecamatan Tanah Cogok, kini berada di ambang kehancuran. Longsor hebat yang terjadi di area pondasi bangunan membuat fasilitas publik tersebut terancam ambruk jika tidak segera ditangani.

Berdasarkan pantauan di lokasi, tanah di bawah lantai teras gedung sudah amblas sepenuhnya, menyisakan rongga yang menganga. Papan nama kantor bahkan sudah miring mengikuti pergeseran tanah, menunjukkan betapa parahnya tingkat kerusakan infrastruktur di titik tersebut.

Hanya Ditinjau Tanpa Ada Tindakan

Masyarakat setempat mulai menyuarakan kekecewaan mendalam terhadap respons pemerintah daerah, khususnya Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kerinci. Pasalnya, hingga saat ini pihak terkait disebut hanya sebatas melakukan peninjauan lokasi tanpa ada langkah konkret di lapangan.

"Apa gunanya Dinas PU dan BPBD kalau hanya datang melihat-lihat lalu pulang tanpa ada tindakan nyata? Longsor ini butuh penanganan segera, bukan sekadar kunjungan formalitas," ujar salah satu warga dengan nada kesal.

Pertanyakan Dana Tanggap Darurat

Lambannya respons pemerintah memicu pertanyaan besar mengenai alokasi Dana Tanggap Darurat. Masyarakat menilai, situasi di UPT PLKB Tanah Cogok sudah masuk dalam kategori darurat karena menyangkut keselamatan aset negara dan pelayanan publik.

Jika dana tanggap darurat tidak segera diturunkan untuk membangun dinding penahan atau melakukan penguatan tanah (turap), besar kemungkinan gedung ini akan rata dengan tanah saat hujan deras kembali mengguyur wilayah Kerinci.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada alat berat maupun material bangunan yang tampak di lokasi untuk melakukan perbaikan darurat. Masyarakat mendesak agar Bupati Kerinci segera mengevaluasi kinerja dinas terkait agar tidak terkesan membiarkan kerusakan infrastruktur semakin parah.(Ali)

Warga Renah Pemetik Apresiasi Gubernur Jambi Atas Perbaikan Jalan Prioritas Pungut Mudik-Sungai Kuning

Akses Ekonomi Lancar, Warga Renah Pemetik Apresiasi Gubernur Jambi Atas Perbaikan Jalan Prioritas Pungut Mudik-Sungai Kuning.(Ist)

JAMBI – Pemerintah Provinsi Jambi melalui UPTD Workshop dan Peralatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) menjalin kerja sama dengan Dinas PUPR Kabupaten Kerinci untuk mempercepat pemeliharaan ruas jalan Pungut Mudik–Sungai Kuning. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara di Kantor Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, Selasa (22/4/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai respons atas kondisi jalan yang memerlukan penanganan tanggap darurat guna menjaga fungsionalitas jalan serta mendukung kelancaran distribusi logistik masyarakat di wilayah Renah Pemetik dan sekitarnya.

Dalam kesepakatan tersebut, kedua pihak membagi kewenangan penanganan secara jelas. Dinas PUPR Kabupaten Kerinci bertanggung jawab melaksanakan pemeliharaan rutin berupa galian drainase dan perbaikan badan jalan, termasuk berkoordinasi melalui kegiatan karya bakti TNI. 

Selain itu, penanganan tanggap darurat difokuskan pada pembangunan gorong-gorong dan box culvert.

Bupati Monadi bersama Dandim Kerinci dan Dinas PUPR saat melakukan pengecekan progress perbaikan jalan Renah Pemetik baru-baru ini.(adz)

Sementara itu, UPTD Workshop dan Peralatan Dinas PUTR Provinsi Jambi bertugas melakukan pekerjaan menggunakan material pada titik-titik prioritas di ruas Pungut Mudik–Sungai Kuning. Pekerjaan juga mencakup galian drainase serta perbaikan badan jalan, khususnya pada lintasan Desa Pasir Jaya hingga Desa Sungai Kuning.Referensi Geografis

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPTD Workshop dan Peralatan Dinas PUTR Provinsi Jambi, Muhammad Naufal Afandi, mengatakan kesepakatan ini menjadi dasar hukum sekaligus acuan teknis dalam pelaksanaan di lapangan.

“Kesepakatan ini menjadi dasar hukum dan acuan teknis bagi tim kami di lapangan. Dengan pembagian tugas yang jelas antara provinsi dan kabupaten, kami optimistis pemulihan akses jalan Pungut Mudik–Sungai Kuning dapat dilakukan lebih cepat dan terukur,” ujar Naufal.

Selanjutnya, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, Ir. Frans Mellas Pratama, juga menegaskan pentingnya sinergi lintas pemerintah dalam mempercepat penanganan infrastruktur.

Pemerintah Desa Pasir Jaya, Sungai Kuning (Renah Pemetik) menyambut baik kerja sama tersebut.

Warga menilai akses jalan Pungut Mudik–Sungai Kuning merupakan jalur utama yang menunjang aktivitas ekonomi masyarakat sehari-hari.

Salah seorang warga, Ahmad (45), mengapresiasi perhatian pemerintah provinsi, khususnya Gubernur Jambi, Al Haris, dalam percepatan penanganan jalan tersebut. 

“Kami sangat terbantu dengan adanya perbaikan ini. Terima kasih kepada Bapak Gubernur Al Haris yang sudah memperhatikan kondisi jalan kami, terutama penanganan di titik-titik prioritas yang selama ini sulit dilalui,” kata Ahmad.

Ia berharap perbaikan yang dilakukan dapat meningkatkan aksesibilitas dan memperlancar distribusi hasil pertanian.(*)

Kompak, Bupati Monadi dan Dandim Eko Buka Akses Jalan 26 Km Pungut Mudik-Sungai Kuning

Kompak, Bupati Monadi dan Dandim Letkol Eko Siswanto Buka Akses Jalan 26 Km Pungut Mudik-Sungai Kuning (Renah Pemetik). (Istimewa)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Pemerintah Kabupaten Kerinci terus berkomitmen untuk memperkuat konektivitas wilayah. Hal itu terlihat saat Bupati Kerinci, Monadi bersama Dandim Kodim 0417/Kerinci, Letkol Eko Siswanto yang secara resmi membuka kegiatan perbaikan dan pembangunan jalan penghubung Desa Pungut Mudik – Sungai Kuning, pada Kamis (16/4/2026).

Pembangunan jalan sepanjang 26 kilometer ini dimulai dari Desa Pungut Mudik, melewati Desa Pasir Jaya, Lubuk Tabun hingga Desa Sungai Kuning di wilayah Kecamatan Siulak Mukai.

Program tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Dinas PUPR, karya bakti TNI Kodim 0417/Kerinci, serta dukungan Pemerintah Provinsi Jambi dalam mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, Maya Novefry Handayani, Plt. Camat Siulak Mukai Mountri Friadi, serta para kepala desa di wilayah yang dilalui pembangunan jalan tersebut.

Terjang Lumpur dan Hujan, Bupati Monadi Bersama Dandim Buka Akses Jalan 26 Km Pungut Mudik-Sungai Kuning.(Ist) 

Menariknya, kehadiran Bupati Kerinci Monadi bersama Dandim Eko Siswanto dan rombongan menuju lokasi kegiatan mendapat perhatian masyarakat. Rombongan menempuh perjalanan menggunakan sepeda motor di tengah hujan yang mengguyur kawasan tersebut serta harus melewati medan jalan yang cukup berat dan berlumpur.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat rombongan untuk hadir langsung di lokasi kegiatan. Kedatangan mereka pun disambut hangat oleh masyarakat setempat yang telah menunggu sejak pagi.

Dalam sambutannya, Bupati Kerinci Monadi menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan desa menjadi prioritas penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Pembangunan jalan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk membuka akses antarwilayah, mempermudah mobilitas masyarakat, serta mendorong peningkatan ekonomi desa. Kami juga sangat mengapresiasi sinergi yang terbangun antara pemerintah daerah, TNI, dan Pemerintah Provinsi Jambi dalam kegiatan ini,” ujar Monadi.

Sementara itu, Dandim Kodim 0417/Kerinci, Letkol Eko Siswanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari karya bakti TNI sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Terjang Lumpur dan Hujan, Bupati Monadi Bersama Dandim Buka Akses Jalan 26 Km Pungut Mudik-Sungai Kuning.(Doc/Istimewa)

"Melalui kegiatan karya bakti ini, TNI hadir membantu pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan, khususnya infrastruktur yang sangat dibutuhkan masyarakat. Kami berharap jalan ini nantinya dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat di wilayah Pungut Mudik hingga Sungai Kuning,” ungkapnya.

Dengan dimulainya pembangunan jalan tersebut, masyarakat di tiga desa yang dilalui proyek diharapkan dapat merasakan manfaat langsung berupa akses transportasi yang lebih mudah, peningkatan distribusi hasil pertanian, serta terbukanya peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa.

Pemerintah Kabupaten Kerinci juga berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan pemerintah provinsi seperti ini dapat terus diperkuat demi mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*/Adv)



Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs