Tanam Padi di Hiang, Bupati Monadi Tegaskan Komitmen Swasembada Benih

Bupati Monadi Tanam Padi di Hiang, Tegaskan Komitmen Swasembada Benih.(mpc)

Kerinci, Merdekapost.com – Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si bersama masyarakat Desa Hiang, Kecamatan Sitinjau Laut, melaksanakan kegiatan tanam padi, Jum’at (6/2/2026) pagi.

Kegiatan tanam padi ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam mewujudkan Swasembada Benih Tahun 2026, sekaligus memperkuat peran Kabupaten Kerinci sebagai salah satu lumbung padi di Provinsi Jambi.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Monadi turut didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Kerinci Radium Khalis, Kabid Dafril, serta para penyuluh pertanian yang bersama-sama turun ke sawah melakukan penanaman padi bersama petani.

Bupati Kerinci Monadi menegaskan bahwa penanaman padi yang dilakukan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan pangan daerah dan provinsi.

Baca Juga: Jaga Lingkungan ASRI, Seluruh Polsek di jajaran Polres Kerinci Gelar Gotong royong serentak

“Ini bukan kegiatan seremonial, tetapi komitmen nyata pemerintah daerah. Kerinci memiliki potensi besar untuk menjadi lumbung padi di Provinsi Jambi, dan itu harus didukung dari hulu hingga hilir,” tegas Monadi.

“Pemerintah daerah Kabupaten Kerinci akan terus mendorong peningkatan produksi pertanian melalui program swasembada benih, pendampingan petani, serta penguatan peran penyuluh pertanian di lapangan,”pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas TPH Kabupaten Kerinci Radium Khalis menyampaikan bahwa program swasembada benih menjadi langkah strategis untuk menjaga ketersediaan benih unggul, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat posisi Kerinci sebagai daerah penyangga pangan di Provinsi Jambi.

MoU Sudah Diteken, UNJA dan Pemkab Kerinci Satukan Langkah Kembangkan Pariwisata

Penandatanganan MoU kerjasama Universitas Jambi (UNJA) dan Pemkab Kerinci dalam mengembangkan Pariwisata.(ist)

Jambi, Merdekapost.com – Universitas Jambi (UNJA) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kerinci, sekaligus menggelar Kuliah Umum Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Fakultas Hukum UNJA, Rabu (04/2/2026).

Kegiatan yang mengangkat tema “Desentralisasi dan Inovasi Kebijakan Daerah dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Pariwisata Tahun 2026” ini berlangsung di Gedung Hexagonal Lantai 3, Kampus UNJA Mendalo.

Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Rektor UNJA Helmi bersama Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., sebagai bentuk penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berbasis riset dan inovasi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Hafrida, S.H., M.H., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Dr. Fauzi Syam, S.H., M.H., para dekan dan wakil dekan fakultas di lingkungan UNJA, Sekretaris LPPM Drs. Marzul Hidayat, M.A., Ph.D., Sekretaris LPPPM Ir. Yulia Morsa Said, M.T., Kepala UPA Laboratorium Dr. Ir. Suparjo, M.P., Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja Sama Dr. Guspianto, S.KM., M.KM., Ketua Tim Kerja Kerja Sama dan Layanan Internasional Herry Jon, S.E., dosen JISIP UNJA, jajaran Pemerintah Kabupaten Kerinci, BEM UNJA, serta mahasiswa.

Bacaan Lainnya:

Bupati Monadi Lantik Enam Pejabat Eselon II Pemkab Kerinci, Ini Nama-namanya

Jemput Bola, Wako Alfin Temui BWS VI dan Balai Bina Marga, Ajukan Lanjutan Normalisasi Sungai dan Peningkatan Jalan

Dalam sambutannya, Rektor UNJA Helmi menegaskan komitmen universitas untuk terus mendukung program strategis Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui kolaborasi yang saling menguatkan.

“Alhamdulillah, Program Studi Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Politik UNJA hampir bersamaan memperoleh akreditasi unggul dari lembaga akreditasi mandiri. Ini menjadi bukti bahwa akreditasi unggul bukan sekadar sertifikat, tetapi harus diimplementasikan secara nyata melalui kerja sama dan kontribusi langsung kepada daerah,” ujar Helmi.

Ia juga menyoroti besarnya potensi pariwisata yang dimiliki Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, yang membutuhkan dukungan lintas sektor, khususnya dari perguruan tinggi. Melalui MoU ini, UNJA berkomitmen mengarahkan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat agar selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah.

“Penandatanganan MoU ini kami harapkan menjadi langkah konkret untuk saling menguatkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kerinci,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Kerinci Monadi menyampaikan rasa haru dan kebanggaannya dapat hadir di Universitas Jambi serta berbagi pengalaman dengan sivitas akademika.

“Saya sangat berbahagia bisa berada di UNJA. Mudah-mudahan ilmu dan pengalaman yang saya bagikan dapat bermanfaat bagi mahasiswa. Kerja sama ini sangat penting, terutama dalam mendukung riset dan pengabdian UNJA yang dapat menjadi rekomendasi kebijakan pengembangan pariwisata Kerinci,” ungkap Monadi.

Ia juga mengungkapkan rencana pembangunan rumah sakit di Kabupaten Kerinci pada tahun ini dan berharap UNJA dapat berperan aktif dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas.

“Kami yakin UNJA adalah bagian dari kami. Kerja sama ini bukan sekadar dukungan, tetapi ikhtiar bersama dalam menyiapkan SDM dan pembangunan daerah. Kami bangga bisa bekerja sama dengan Universitas Jambi,” pungkasnya.(*)

Bupati Monadi Lantik Enam Pejabat Eselon II Pemkab Kerinci, Ini Nama-namanya

Bupati Monadi Lantik Enam Pejabat Eselon II Pemkab Kerinci.(ist)

Kerinci, Merdekapost.com - Pemkab Pemerintah Kabupaten Kerinci resmi melantik enam pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama hasil seleksi terbuka. Pelantikan dipimpin langsung Bupati Kerinci Monadi dan berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Kerinci, Kamis (5/2/2026).

Pelantikan tersebut menandai berakhirnya seluruh rangkaian seleksi terbuka JPT Pratama yang digelar sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Para pejabat yang dilantik merupakan peserta dengan perolehan nilai terbaik pada masing-masing jabatan.

Baca Juga: Gubernur Al Haris: Pemerintah Siapkan Generasi Muda Berdaya Saing Internasional

Enam pejabat yang dilantik yakni:'

  1. Isra Kamar, S.Pd sebagai Kepala Dinas Pendidikan; 
  2. Miftahul Jannah, ST., M.Si sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu; 
  3. Asril, S.Pd., M.Pd sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga; 
  4. Neneng Susanti, S.Hut., M.Si sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup; 
  5. Nozal Edmiral, S.E., M.Si sebagai Kepala Bappeda Litbang; dan 
  6. Jamal Penta Putra, S.Pd., M.Si sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

Dalam sambutannya, Bupati Monadi menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam menerapkan sistem merit. Penempatan pejabat, kata dia, didasarkan pada kompetensi, integritas, serta hasil seleksi yang objektif dan transparan.

Monadi berharap para pejabat yang dilantik dapat segera bekerja, meningkatkan kinerja birokrasi, serta memperkuat kualitas pelayanan publik secara profesional dan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Kerinci.(Adz)

Secanting 'Senin Cegah Stunting' di Kerinci

Kerinci – Pemerintah Kabupaten Kerinci di bawah kepemimpinan Bupati Monadi dan Wakil Bupati H. Murison resmi meluncurkan Program SECANTING (Senin Cegah Stunting) sebagai bagian dari Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).

Program ini menjadi langkah nyata dan berkelanjutan daerah dalam menekan angka stunting di Kabupaten Kerinci.

Melalui SECANTING, setiap hari Senin seluruh aparatur dan elemen masyarakat diajak berpartisipasi dengan membawa bantuan sederhana namun bermakna, berupa satu butir telur, secanting beras, serta uang tunai Rp2.000.

Baca Juga: Ini 5 Pejabat Eselon II Pemkot Sungai Penuh yang Kena Nonjob karena Merger OPD

Telur dipilih sebagai sumber protein hewani, beras sebagai kebutuhan pokok pangan, sementara uang tunai digunakan untuk mendukung kebutuhan tambahan keluarga penerima manfaat.

Bantuan tersebut kemudian disalurkan kepada keluarga berisiko stunting, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita.

Bupati Kerinci Monadi, menyampaikan bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada bantuan, tetapi juga menumbuhkan kepedulian dan kebiasaan gotong royong dalam mencegah stunting sejak dini. “Dengan langkah kecil namun konsisten, kita ingin mewujudkan generasi Kerinci yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujarnya.

Bacaan Lainnya: Wako Alfin dan Wawako Azhar Ikuti Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026

Senada dengan itu, Wakil Bupati H. Murison mengajak seluruh pihak untuk bersinergi menyukseskan program SECANTING. Menurutnya, pencegahan stunting membutuhkan peran bersama, bukan hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat luas.

“Dengan semangat kebersamaan, Kita optimistis Program SECANTING mampu menjadi motor penggerak dalam membangun masa depan daerah yang lebih kuat dan bebas stunting,”tutup Wabup Murison.(Red)

Terjun Langsung ke Alam, Bupati Kerinci Monadi Susuri Hutan Pauh Tinggi

Terjun Langsung ke Alam, Bupati Kerinci Monadi Susuri Hutan Pauh Tinggi.(mpc)

Kerinci, Merdekapost.com – Bupati Kerinci Monadi menyusuri kawasan hutan Pauh Tinggi, Kecamatan Gunung Tujuh, dengan berjalan kaki, Kamis (29/1/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk merasakan langsung denyut alam sekaligus meninjau jalur yang direncanakan akan dilalui pada agenda Off-Road Expedition Raja 2026.

Penelusuran hutan tersebut bukan sekadar peninjauan teknis lintasan off-road, melainkan juga menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memastikan kegiatan wisata petualangan tetap selaras dengan alam.

Di sela-sela perjalanan menyusuri hutan, Bupati Monadi tampak santai dan penuh keakraban. Ia menyempatkan diri bergurau dengan warga serta menaktir anak-anak kecil di sekitar Desa Pauh Tinggi. Momen sederhana ini memperlihatkan sisi humanis seorang kepala daerah yang dekat dengan masyarakat.

Baca Juga:

MDMC Kerinci Gelar Silaturahmi dengan Dewan Pakar Lembaga Resiliensi Bencana

Sinergi Membangun Ekonomi dan Infrastruktur, Kecamatan Tanah Cogok Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2027

Oknum Polisi dan TNI Mengaku Tak Ada Niat Lukai Hati sang Pedagang Es Jadul

Gebrakan Literasi Digital: Depati Akademi & FORMA KIP-K IAIN Kerinci Bersinergi Cetak Generasi Unggul

Namun, ada satu kejadian tak terduga yang justru menarik perhatian publik. Saat melintasi medan licin, Bupati Monadi sempat tergelincir. Meski tidak mengalami cedera, momen tersebut terekam kamera dan dengan cepat viral di media sosial.

Beragam komentar warganet pun bermunculan. Mulai dari candaan khas daerah, doa keselamatan, hingga pujian atas sikap sederhana dan keberanian Bupati Kerinci yang turun langsung ke lapangan tanpa jarak dengan rakyat.

Kejadian ini justru memperkuat citra kepemimpinan Monadi sebagai sosok yang membumi, berani, dan konsisten hadir langsung di tengah masyarakat serta alam Kerinci.(*)

MDMC Kerinci Gelar Silaturahmi dengan Dewan Pakar Lembaga Resiliensi Bencana

MDMC Kabupaten Kerinci Gelar Silaturahmi dengan Dewan Pakar Lembaga Resiliensi Bencana.(mpc)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Kerinci menggelar kegiatan silaturahmi sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) Dewan Pakar Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) Muhammadiyah, pada Kamis, 29 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Kantor BKPSDM Kabupaten Kerinci, Kompleks Perkantoran Bupati Kerinci, Bukit Tengah.

Silaturahmi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua MDMC Kabupaten Kerinci, Ns. Nike Reponi, S.Kep, didampingi Sekretaris Ns. Imam Rizki, S.Kep, Bendahara Sandyka Putra, S.Pd.I serta Hidayat Hadimin, S.Kom. Dalam kesempatan itu, pengurus MDMC secara resmi menyerahkan SK Dewan Pakar kepada Candra Nadi, S.KM., M.Si, yang merupakan Dewan Pakar Pembina LRB Muhammadiyah Kerinci serta aktif dalam kegiatan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kerinci.

Ketua MDMC Kabupaten Kerinci, Ns. Nike Reponi, S.Kep, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan mempererat silaturahmi kelembagaan, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Kerinci.

Baca Juga: Gebrakan Literasi Digital: Depati Akademi & FORMA KIP-K IAIN Kerinci Bersinergi Cetak Generasi Unggul

“Selain silaturahmi dan penyerahan SK Dewan Pakar, pertemuan ini juga langsung dirangkaikan dengan pembahasan road map atau rencana kegiatan MDMC Kabupaten Kerinci tahun 2026. Harapannya, program yang disusun lebih terarah, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dewan Pakar LRB Muhammadiyah Kerinci sendiri terdiri dari sejumlah tokoh strategis daerah, yakni Monadi, S.Sos., M.Si (Bupati Kerinci), dr. Surmila Apri Yulisa, serta Candra Nadi, S.KM., M.Si. Keberadaan Dewan Pakar ini diharapkan dapat memberikan masukan, arahan, dan dukungan strategis dalam penguatan kapasitas MDMC dan LRB Muhammadiyah Kerinci.

Sementara itu, Candra Nadi menyambut baik kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai Dewan Pakar Pembina LRB Muhammadiyah Kerinci. Ia menyatakan kesiapan untuk berkontribusi aktif dalam penguatan koordinasi dan kolaborasi lintas sektor, khususnya dalam bidang kebencanaan.

Baca Juga: Sinergi Membangun Ekonomi dan Infrastruktur, Kecamatan Tanah Cogok Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2027

“Sinergi antara MDMC, LRB Muhammadiyah, pemerintah daerah, dan lembaga kemanusiaan seperti PMI sangat penting agar penanggulangan bencana di Kerinci dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.

MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) Kabupaten Kerinci merupakan lembaga penanggulangan bencana di bawah naungan Muhammadiyah yang bertugas mengoordinasikan sumber daya Muhammadiyah dalam kegiatan kesiapsiagaan, mitigasi, tanggap darurat, dan pemulihan pascabencana.

Melalui kegiatan silaturahmi ini, MDMC Kabupaten Kerinci berharap terjalin komunikasi dan kerja sama yang semakin kuat antara pengurus, dewan pakar, dan dewan pembina, sehingga upaya penanggulangan bencana di Kabupaten Kerinci dapat dilakukan secara terpadu, responsif, dan berorientasi pada keselamatan serta ketangguhan masyarakat. (adz)

Kenduri Sko Depati Intan Siulak Mukai, Bupati Monadi: Pondasi Moral Memberi Arah dan Makna Kemajuan Daerah

Kenduri Sko Luhah Depati Intan Siulak Mukai, Sabtu 24/01.(adz)

Kerinci, Merdekapost.com – Tradisi adat Kenduri Sko/Manggien Ninik Mamak Luhah Depati Intan Siulak Mukai berlangsung khidmat dan meriah di Lapangan Bola Kaki Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Siulak Mukai, Kabupaten Kerinci, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan adat sakral ini turut dihadiri langsung oleh Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Sungai Penuh Alfin, Bupati Sarolangun Hurmin, Wakil Bupati Batanghari Bakhtiar, jajaran Pemerintah Provinsi Jambi, unsur Forkopimda Kabupaten Kerinci, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Kehadiran Gubernur Jambi beserta para kepala daerah disambut langsung oleh Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si bersama Wakil Bupati Kerinci H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si, didampingi para Depati, Ninik Mamak, dan Anak Batin Luhah Depati Intan Siulak Mukai dengan prosesi adat penuh kehormatan.

Baca Juga: Kolaborasi Dunia Jurnalisme Dan Akademis, IWO Buat MoU Dengan Universitas Bung Karno

Rangkaian acara diawali dengan berkumpulnya para Depati dan Ninik Mamak di Rumah Gedang Depati Intan, sebelum bergerak menuju lokasi utama kegiatan. Setibanya di Lapangan Bola Kaki Tebing Tinggi, Gubernur Jambi dan Bupati Kerinci disambut dengan Tari Persembahan, Tari Sekapur Sirih, serta atraksi Pencak Silat sebagai simbol penghormatan adat kepada tamu kehormatan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Panitia dan Ketua Adat Depati Intan, sebelum memasuki agenda utama berupa pidato Bupati Kerinci dan Gubernur Jambi.

Dalam sambutannya, Bupati Monadi menegaskan bahwa Kenduri Sko bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan warisan budaya leluhur yang sarat nilai kearifan lokal dan menjadi jati diri masyarakat Kerinci.

“Kenduri Sko merupakan simbol persatuan dan kebersamaan masyarakat. Melalui adat, kita diajarkan gotong royong, sopan santun, serta penghormatan terhadap sesama. Nilai-nilai adat inilah yang tidak lekang oleh panas dan tidak lapuk oleh hujan,” ujar Monadi.

Baca Juga: Dorong UMKM Naik Kelas, DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Jambi Ajukan FKPUM Digelar di Jambi

Ia menegaskan bahwa adat dan agama harus berjalan seiring sebagai fondasi dalam membangun masyarakat yang beradab dan bermarwah.

“Adat bersendi syara’, syara’ bersendi Kitabullah. Adat bukan penghambat pembangunan, melainkan pondasi moral yang memberi arah dan makna bagi kemajuan daerah,” tegasnya.

Bupati Sarolangun H Hurmin dan Wako Sungai Penuh Alfin turut hadir pada acara kenduri sko.(adz)

Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah, Monadi memastikan Pemerintah Kabupaten Kerinci akan terus mendukung pelestarian adat dan budaya lokal sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan daerah.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menekankan bahwa keberadaan adat istiadat memiliki peran strategis dalam mendukung sistem hukum di Indonesia, khususnya melalui pendekatan keadilan restoratif (restorative justice).

Bacaan Lainnya: Merangin Masuk Daftar Prioritas Kemensos, Bupati M. Syukur Perjuangkan Program "Sekolah Rakyat"

“Adat memiliki peran penting dalam menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat melalui musyawarah di tingkat bawah, sebelum sampai ke aparat penegak hukum. Inilah bentuk restorative justice yang hidup dan tumbuh di masyarakat kita,” kata Al Haris.

Menurutnya, penyelesaian masalah melalui hukum adat tidak hanya menjaga rasa keadilan, tetapi juga memperkuat persatuan dan keharmonisan sosial.

Bupati Kerinci Monadi, S.Sos, M.Si.(adz)

“Ketika adat ditegakkan secara adil dan bijaksana, stabilitas sosial akan terjaga. Ini menjadi kekuatan besar dalam mendukung penegakan hukum nasional dan pembangunan daerah,” pungkasnya.

Rangkaian kegiatan Kenduri Sko/Manggien kemudian dilanjutkan dengan Parno Adat dan Kenduri Bersama, disertai hiburan dan acara tambahan hingga sore hari.

Tradisi adat Kenduri Sko Luhah Depati Intan Siulak Mukai ini menjadi momentum penting dalam menjaga kelestarian budaya, mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat adat, serta meneguhkan Kerinci sebagai daerah yang beradat, bermartabat, dan berkarakter.(adz)

Kabar Gembira! Pemkab Merangin Gratiskan Sewa Kios Pasar Lereng

Sewa Kios Digraiskan, Pasar Lereng Disiapkan Jadi Sentra Usaha Baru di Merangin,Foto: Humas Pemkab Merangin.(Istimewa)

Merangin, Merdekapost.com -- Pemerintah Kabupaten Merangin menghadirkan kabar gembira bagi pelaku usaha kecil maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ingin memulai usaha. Bupati Merangin M. Syukur mengumumkan kebijakan pembebasan biaya sewa kios di kawasan Pasar Lereng, Pasar Bawah, selama tiga bulan pertama.

Kebijakan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati M. Syukur di sela kegiatan gotong royong kebersihan di kawasan Pasar Lereng, Jumat 16 Januari 2026. Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Bupati Merangin H.A. Khafid, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta ratusan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin.

Baca Juga: sebanyak 600 Guru PPG Sukses Dikukuhkan, LPTK IAIN Kerinci Diapresiasi

Sebelum memulai gotong royong, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti senam pemanasan, kemudian bersama-sama membersihkan area pasar dengan penuh semangat kebersamaan.

Menurut Bupati M. Syukur, kebijakan gratis sewa kios ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk menggerakkan kembali roda perekonomian, sekaligus memaksimalkan pemanfaatan aset milik daerah.

Baca Juga: Bupati Kerinci dan Walikota Sungai Penuh Sambut Kedatangan Kapolres Baru AKBP Ramadhanil, SH, SIK, MH

“Bagi masyarakat yang ingin membuka usaha, khususnya usaha kuliner, silakan manfaatkan kios milik Pemda ini. Kami gratiskan sewa selama tiga bulan pertama. Setelah itu, silakan mengikuti ketentuan pembayaran yang berlaku,” ujar Bupati.

Tidak hanya ditujukan bagi masyarakat umum, Bupati juga mengajak para ASN di lingkup Pemkab Merangin untuk berani berwirausaha dan memanfaatkan peluang tersebut, sebagai bentuk kontribusi dalam membangun ekonomi daerah.

Di akhir kegiatan, Bupati M. Syukur mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan fasilitas umum. Menurutnya, kenyamanan pasar sebagai pusat perbelanjaan sangat ditentukan oleh kesadaran dan kedisiplinan semua pihak.

Baca Juga:

Zarzani Nekat Terjun di Sungai Batanghari, Damkartan Evakuasi Cepat

“Mari kita jaga bersama kebersihan pasar. Buang sampah pada tempatnya. Dengan lingkungan yang bersih, suasana kota dan pusat perbelanjaan akan lebih nyaman bagi siapa saja yang datang,”Ungkapnya.

Dalam kegiatan gotong royong tersebut, Bupati dan Wakil Bupati tampak turun langsung berbagi tugas. Bupati M. Syukur membersihkan area belakang pasar dengan menebas rumput dan memangkas pohon liar, sementara Wakil Bupati H.A. Khafid memimpin pembersihan di bagian depan dan area tangga pasar.

“Kalau kawasan ini sudah bersih dan nyaman, silakan bagi yang ingin membuka usaha kuliner atau kafe. Tempat ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan,” Tutup Wakil Bupati.(adz)

Monadi Pastikan Jalan Inpres Talang Kemulun Berperan Strategis dan Jawab Kebutuhan Rakyat

Bupati Monadi bersama Kadis PUPR dan tim teknis saat meninjau progres jalan talang kemulun.Jum'at,16/01/2026.(ist)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Bupati Kerinci Monadi meninjau langsung progres pengerjaan lanjutan Jalan Inpres di wilayah Talang Kemulun, Kecamatan Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci, Jumat, (16/01/ 2025).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan proyek peningkatan infrastruktur jalan tersebut berjalan sesuai rencana, baik dari sisi progres fisik maupun kualitas pekerjaan di lapangan.

Didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kerinci, Ir. Maya Novefbri Handayani, serta sejumlah pejabat teknis dan tim pengawas, Monadi menyusuri beberapa titik pekerjaan. Ia tampak berdiskusi dengan tim teknis terkait ketebalan lapisan jalan, kualitas material, hingga metode pelaksanaan yang digunakan oleh pihak kontraktor.

Baca Juga: 384 ASN Kota Sungai Penuh Dimutasi Imbas Perampingan OPD, Cek Daftar Lengkap Nama dan Penempatannya!

Menurut Monadi, Jalan Inpres Talang Kemulun memiliki peran strategis bagi masyarakat setempat. Selain menjadi jalur utama penghubung antar desa di Kecamatan Danau Kerinci, jalan ini juga menjadi akses vital bagi aktivitas ekonomi warga, terutama sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat sekitar.

“Peningkatan jalan ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi menyangkut hajat hidup masyarakat. Jalan yang baik akan memperlancar mobilitas warga, menekan biaya distribusi hasil pertanian, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Monadi kepada wartawan di sela peninjauan.

Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak ingin pembangunan jalan hanya selesai secara administratif, namun mengabaikan mutu dan daya tahan. Karena itu, Monadi meminta agar seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Bacaan Lainnya: Dihajar Merangin 3-0, PS Kerinci Terpaksa "Balek Kampung Duluan" Tersingkir dari Gubernur Cup 2026

“Kita ingin memastikan kualitas pekerjaan ini benar-benar baik. Jalan ini menjadi akses utama masyarakat dan berperan penting dalam mendukung sektor pertanian untuk mewujudkan ketahanan pangan. Pemerintah daerah serius, dan kita berharap dukungan penuh dari seluruh komponen masyarakat agar pembangunan ini berjalan lancar,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, Ir. Maya Novefbri Handayani, menjelaskan bahwa pengerjaan lanjutan Jalan Inpres Talang Kemulun merupakan bagian dari program peningkatan konektivitas wilayah yang menjadi prioritas pemerintah daerah. Ia menyebutkan, pengawasan dilakukan secara ketat sejak tahap awal pekerjaan.

“Kami dari Dinas PUPR menurunkan tim teknis dan pengawas lapangan untuk memastikan mutu pekerjaan sesuai standar. Mulai dari kualitas material, ketebalan lapisan, hingga metode pelaksanaan terus kita pantau,” ujar Maya.

Menurutnya, pengawasan berlapis dilakukan tidak hanya oleh tim internal PUPR, tetapi juga melibatkan konsultan pengawas. Langkah ini diambil untuk meminimalkan potensi penyimpangan serta memastikan hasil pekerjaan memiliki usia layanan yang panjang.

Baca Juga: 

Walikota Alfin Hadir di Swarna Bhumi Beri Semangat PS Sungai Penuh pada Gubernur Cup 2026

Begini Respon Gubernur Al Haris Soal Perkelahian Guru vs Murid SMKN 3 Tanjab Timur

“Jalan ini dirancang agar mampu menopang beban lalu lintas masyarakat dan aktivitas pertanian dalam jangka panjang. Karena itu, kami tidak ingin ada kompromi terhadap kualitas,” katanya.

Maya juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pelaksana proyek, dan masyarakat. Dukungan warga, menurut dia, sangat dibutuhkan agar proses pembangunan berjalan aman dan tepat waktu.

Peninjauan lapangan tersebut sekaligus menjadi ajang evaluasi bagi pemerintah daerah untuk melihat langsung kondisi riil di lapangan. Sejumlah catatan teknis disampaikan Bupati Kerinci kepada tim PUPR dan pelaksana pekerjaan sebagai bahan perbaikan dan penyempurnaan.

Dengan peningkatan Jalan Inpres Talang Kemulun ini, Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap konektivitas antarwilayah di Kecamatan Danau Kerinci semakin baik, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memperkuat sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan daerah.(*)

Rombak Kabinet, Ini Nama Pejabat Eselon III Pemkab Kerinci yang Dilantik Wabup Murison

Rombak Kabinet: Pejabat Eselon III Pemkab Kerinci yang Dilantik Wabup Murison.(adz)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Wakil Bupati Kerinci H. Murison secara resmi melantik sejumlah Pejabat Administrator (Eselon III) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kerinci, Rabu (7/1/2026).

Bertempat di ruang pola kantor Bupati Kerinci Lantai 3, pelantikan dihadiri Asisten Pemerintahan Pemkab Kerinci, Beberapa Kepala OPD dan keluarga para pejabat yang dilantik.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kerinci Murison mengucapkan selamat kepada para dedikasi pejabat yang baru dilantik dan menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremonial, melainkan amanah besar yang merupakan bentuk kepercayaan negara dan masyarakat.

“Jabatan ini harus dijaga dengan integritas, dan profesionalisme yang tinggi. Saudara adalah penggerak utama organisasi yang bertugas menerjemahkan kebijakan pimpinan daerah ke dalam program dan kegiatan yang nyata, efektif, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Wabup Murison menekankan bahwa Pejabat Administrator dituntut bekerja lebih responsif, inovatif, dan kolaboratif, serta menjunjung tinggi disiplin dan integritas. Ia juga mengingatkan agar seluruh pejabat menghindari penyalahgunaan wewenang dan menjalankan tugas secara jujur, transparan, serta bertanggung jawab.

Selain itu, ia mendorong penguatan kepemimpinan yang humanis dan kolaboratif, menghilangkan ego sektoral, serta memperkuat sinergi lintas perangkat daerah demi terwujudnya pemerintahan yang efektif dan melayani.

“Birokrasi harus hadir sebagai solusi, bukan sebagai hambatan. Inovasi, adaptasi teknologi, dan penyederhanaan birokrasi harus terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” pesannya.

“Kita masih dipercayai, mari bersama mewujudkan visi dan misi pemerintah daerah Kabupaten Kerinci, jangan ada visi dan misi lain pula,”Pesan Wabup Murison didepan 10 Pejabat Eselon 3 yang dilantik.

Pada kesempatan tersebut, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci ini, juga menekankan pentingnya penertiban administrasi aset. Ia meminta pejabat yang dilantik menyelesaikan seluruh urusan aset di SKPD sebelumnya sesuai dengan data yang tercatat dalam Sistem Informasi Barang Milik Daerah, guna menghindari temuan administrasi di kemudian hari.

“Optimisme bahwa pelantikan ini menjadi langkah baru menuju Kabupaten Kerinci yang berdaya saing, maju, dan sejahtera. Masyarakat akan menilai kita bukan dari apa yang kita janjikan, tetapi dari apa yang benar-benar kita hasilkan,” pungkasnya.

Adapun nama-nama pejabat Eselon 3 yang dilantik sebagai berikut:

  1. Fran Melas Pratama dilantik sebagai Kabid Bina Marga
  2. H. Anto dilantik sebagai Sekretaris Dinas PUPR Kerinci
  3. Raflizar dilantik sebagai Sekretaris Dinsos
  4. Kafrawi dilantik sebagai Sekretaris Perkebunan dan Peternakan
  5. Andrizal dilantik sebagai Sekcam Kayu Aro Barat
  6. Hermanto dilantik sebagai Kabid Koperasi
  7. Rudi Darmawan dilantik sebagai Sekretaris BPBD
  8. drg. Linda Yunita dilantik sebagai Kabid Perempuan dan Perlindungan Anak di KB
  9. Mountri Friadi dilantik sebagai kabag Pemerintahan Setda Kerinci
  10. Vidra dilantik sebagai Kabid Infrastruktur Wilayah Sumberdaya Alam dan Perekonomian di Bappeda

Acara pelantikan turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kerinci, para asisten,kepala OPD, serta undangan lainnya. Diharapkan, dengan pelantikan ini, kinerja birokrasi Pemkab Kerinci semakin solid dan mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.(Adz)

Satu Abad Kebun Teh Kayu Aro, Warisan Sejarah Kerinci yang Mendunia

Satu Abad Kebun Teh Kayu Aro, Warisan Sejarah Kerinci yang Mendunia.(mpc)

Kerinci, Merdekapost.com – Kebun Teh Kayu Aro di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, genap berusia 100 tahun pada Selasa (30/12/2025). Momentum satu abad perkebunan teh tertua di Indonesia ini dihadiri langsung oleh Bupati Kerinci, Wakil Bupati Kerinci Murison, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Kebun Teh Kayu Aro merupakan salah satu peninggalan sejarah penting yang dibangun pada masa kolonial Belanda awal abad ke-20. Perkebunan ini dibuka oleh perusahaan Belanda NV HVA (Namlodse Venotchaaf Handle Veriniging Amsterdam) sekitar tahun 1920 di kaki Gunung Kerinci.

Bacaan Lainnya:

Penuh Kehangatan dan Kekeluargaan, Bupati Monadi Lepas Letkol Inf. Eko Budiarto Lanjutkan Tugas di Mabes TNI AD

Penanaman teh pertama dimulai pada tahun 1923, disusul pendirian pabrik pengolahan teh pada 1925. Sejak awal operasinya, Kebun Teh Kayu Aro memproduksi teh hitam dengan metode ortodoks (tradisional), yang kala itu diarahkan untuk memenuhi permintaan pasar Eropa.

Pemilihan lokasi Kayu Aro bukan tanpa alasan. Berada di dataran tinggi dengan ketinggian sekitar 1.400 hingga 1.600 meter di atas permukaan laut, kawasan ini memiliki tanah vulkanik yang subur serta iklim sejuk dan lembap, kondisi yang sangat ideal untuk menghasilkan teh berkualitas tinggi.

Pada masa kolonial, perkebunan ini terus berkembang pesat. Luas areal tanam tercatat mencapai sekitar 2.590 hektare pada tahun 1940, menjadikannya salah satu perkebunan teh terbesar di Asia Tenggara kala itu.

Pasca kemerdekaan Indonesia, Kebun Teh Kayu Aro dinasionalisasi oleh pemerintah pada tahun 1959 sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 1959. Sejak saat itu, pengelolaannya berada di bawah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perkebunan dengan beberapa kali perubahan struktur kelembagaan, mulai dari PN Aneka Tanaman VI (1959–1962), PNP Wilayah I Sumatera Utara (1963–1973), hingga menjadi bagian dari PT Perkebunan VIII pada tahun 1974.

Melalui konsolidasi BUMN perkebunan pada tahun 1996, Kebun Teh Kayu Aro resmi menjadi unit usaha PT Perkebunan Nusantara VI (PTPN VI) sejak 11 Maret 1996. Peralihan ini menandai babak baru modernisasi pengelolaan kebun tanpa meninggalkan nilai-nilai sejarah yang melekat.

Baca Juga: Semarak, HAB Kemenag RI ke 80, Riuan Peserta Ikuti Jalan Santai Kerukunan di Kemenag Kerinci

Bupati Kerinci Monadi menyampaikan bahwa kebun teh ini merupakan warisan sejarah dan kebanggaan daerah yang telah dikenal hingga mancanegara. Selama satu abad, Kebun Teh Kayu Aro telah menjadi saksi perjalanan waktu, penggerak ekonomi masyarakat, sekaligus ikon pariwisata Kabupaten Kerinci.

Lebih lanjut, kata orang nomor satu di Kabupaten Kerinci ini, Kebun Teh Kayu Aro tidak hanya memiliki nilai sejarah yang tinggi, tetapi juga berperan strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah, membuka lapangan pekerjaan, serta menjadi daya tarik utama sektor pariwisata Kerinci. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, PTPN VI, dan masyarakat harus terus diperkuat agar keberadaan kebun teh ini tetap lestari dan berkelanjutan.

“Momentum satu abad ini, semakin memperkuat komitmen bersama dalam menjaga, mengembangkan, dan mempromosikan Kebun Teh Kayu Aro sebagai aset sejarah, ekonomi, dan pariwisata yang bernilai tinggi bagi generasi masa depan,”pungkasnya.(adz)

Penuh Kehangatan dan Kekeluargaan, Bupati Monadi Lepas Letkol Inf. Eko Budiarto Lanjutkan Tugas di Mabes TNI AD

Penuh Kehangatan dan rasa Kekeluargaan, Bupati Monadi Lepas Dandim Letkol Inf. Eko Budiarto Lanjutkan Tugas pengabdian di Mabes TNI AD.(adz)

Kerinci, Merdekapost.com – Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., secara resmi melepas Komandan Distrik Militer (Dandim) 0417/Kerinci, Letkol Inf. Eko Budiarto, S.IP., yang mendapatkan penugasan baru sebagai Pabandya 1/Binsatpur Spaban IV/Binsiapsat Sopsad Mabes TNI Angkatan Darat di Jakarta. Acara pelepasan berlangsung khidmat di Rumah Dinas Bupati Kerinci, Sungai Langit, pada Senin malam, 29 Desember 2025.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh para staf ahli, asisten, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Kerinci. Turut hadir pula para perwira jajaran Kodim 0417/Kerinci sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas pengabdian Letkol Inf. Eko Budiarto selama bertugas di Kabupaten Kerinci.

Baca Juga: 

Semarak, HAB Kemenag RI ke 80, Riuan Peserta Ikuti Jalan Santai Kerukunan di Kemenag Kerinci

Dalam sambutannya, Bupati Kerinci Monadi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dedikasi serta kontribusi Letkol Inf. Eko Budiarto dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan daerah selama menjalankan tugas di Kabupaten Kerinci.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kerinci dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan sinergi yang telah terjalin dengan sangat baik. Semoga sukses dan amanah dalam menjalankan tugas di tempat yang baru,” ujar Bupati Monadi.

Sementara itu, Letkol Inf. Eko Budiarto dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan atas dukungan Pemerintah Kabupaten Kerinci serta seluruh elemen masyarakat selama dirinya bertugas.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Kerinci, jajaran pemerintah daerah, serta seluruh masyarakat Kerinci atas kerja sama, dukungan, dan kebersamaan selama saya menjabat sebagai Dandim 0417/Kerinci. Banyak kenangan dan pengalaman berharga yang akan selalu saya ingat,” ungkap Letkol Inf. Eko Budiarto.

Baca Juga :  

Tugas Berakhir, Dandim 0417 Kerinci Letkol Inf Eko Budiarto Dilepas dengan Haru Diiringi Do'a

Ia juga berharap sinergi antara TNI dan Pemerintah Daerah yang telah terbangun dengan baik dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan ke depan.

“Saya berharap sinergi yang sudah terjalin antara Kodim 0417/Kerinci dan Pemerintah Kabupaten Kerinci dapat terus dijaga dan ditingkatkan demi keamanan, ketertiban, dan kemajuan daerah,” tambahnya.

Diketahui, Letkol Inf. Eko Budiarto mulai menjabat sebagai Dandim 0417/Kerinci sejak 4 Mei 2024. Selanjutnya, serah terima jabatan akan dilaksanakan di Korem 042/Garuda Putih (Gapu) Jambi pada tanggal 31 Desember 2025.

Untuk mengisi jabatan Dandim 0417/Kerinci, telah ditunjuk Letkol Inf. Eko Siswanto, S.Hub.Int., yang sebelumnya menjabat sebagai Danyonif 144/Jaya Yudha.

Acara pelepasan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, menjadi momen penghormatan atas pengabdian Letkol Inf. Eko Budiarto sekaligus doa dan harapan terbaik bagi kelanjutan kariernya di Mabes TNI Angkatan Darat.(adz)

Jeruk dan Durian Lokal Terancam: Pemuda Pulau Tengah Minta Pemkab Kerinci Lindungi Warisan Hortikultura

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Pulau Tengah, Kecamatan Keliling Danau, Kabupaten Kerinci, salah satu kawasan hortikultura yang disegani. Jeruk lokal Pulau Tengah dan durian khas Kerinci bukan hanya komoditas pertanian, melainkan sumber kehidupan, identitas daerah, serta kebanggaan masyarakat.

Secara nasional, durian dan jeruk di kenal sebagai komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi. Durian memiliki banyak spesies dengan cita rasa khas, sementara jeruk—khususnya jenis Citrus reticulata—populer karena kulitnya tipis, mudah dikupas, rasanya manis sedikit asam, dan daging buahnya mudah dipisahkan. Jeruk ini kaya vitamin C dan pernah menjadi komoditas unggulan di Pulau Tengah.

Namun, kejayaan itu kini tinggal cerita.

Jeruk Pulau Tengah: Dari Primadona Menjadi Kenangan

Jeruk Pulau Tengah pernah berjaya. Kebun jeruk membentang luas, hasil panen menghidupi keluarga, dan namanya dikenal hingga luar daerah. Kini, jeruk tersebut nyaris tidak lagi dibudidayakan.

Berbagai persoalan diduga menjadi penyebab: serangan penyakit tanaman, minimnya pendampingan teknis, fluktuasi harga, hingga absennya kebijakan perlindungan varietas lokal. Tanpa intervensi nyata, pejuang petani perlahan meninggalkan jeruk karena dianggap tak lagi menjanjikan secara ekonomi.

Hilangnya jeruk Pulau Tengah menjadi luka sekaligus peringatan.

Durian Lokal Terdesak Varietas Luar

Kondisi serupa kini menghantui durian lokal khas Pulau Tengah. Masuknya durian varietas dari luar daerah dengan janji cepat panen dan nilai jual tinggi membuat durian lokal kian tersingkir. Padahal, durian lokal memiliki karakter rasa dan aroma khas yang menjadi identitas Kerinci.

Jika tidak segera dilindungi dan dikembangkan, durian lokal berpotensi menyusul jeruk: perlahan hilang dari kebun dan pasar.

Suara Pemuda Pulau Tengah: Ego Salman Angkat Bicara

Kondisi ini mendapat sorotan dari pemuda Pulau Tengah, Ego Salman. Ia menyebut persoalan ini bukan sekadar soal pertanian, tetapi tentang keberlangsungan warisan daerah.

“Kami, pemuda Pulau Tengah, tumbuh dengan cerita kejayaan jeruk dan durian lokal. Hari ini, kami justru menyaksikan bagaimana komoditas itu satu per satu menghilang. Jika dibiarkan, generasi kami hanya akan mengenalnya dari cerita,” ujar Ego Salman.

Menurutnya, jargon pembangunan pertanian harus dibarengi dengan kebijakan nyata yang berpihak pada pejuang petani, bukan sekadar slogan.

“Pejuang petani selama ini berjuang sendiri. Mereka butuh pendampingan, perlindungan varietas lokal, bantuan bibit, dan kepastian pasar. Tanpa itu, mustahil meminta petani bertahan menanam komoditas lokal,” tegasnya.

Pesan untuk Pejuang Petani

Ego Salman juga menyampaikan pesan khusus kepada para pejuang petani di Pulau Tengah agar tidak sepenuhnya meninggalkan komoditas lokal.

“Kami paham tekanan ekonomi membuat petani memilih yang cepat panen. Tapi jeruk dan durian lokal adalah warisan. Selama masih ada yang tersisa, mari kita jaga bersama sambil menunggu keberpihakan nyata dari pemerintah,” katanya.

Harapan kepada Pemerintah Kabupaten Kerinci

Pemuda Pulau Tengah berharap Pemerintah Kabupaten Kerinci segera mengambil langkah konkret, mulai dari:

pendataan jeruk dan durian lokal yang masih tersisa,

pendampingan budidaya berbasis riset,

perlindungan plasma nutfah lokal, hingga

menjadikan komoditas lokal sebagai bagian dari strategi pertanian dan agrowisata.

Peringatan dari Pulau Tengah

Hilangnya jeruk Pulau Tengah harus menjadi pelajaran penting. Jangan sampai durian lokal menyusul tanpa upaya penyelamatan. Bagi masyarakat Pulau Tengah, ini bukan sekadar soal buah, tetapi tentang masa depan pejuang petani dan jati diri daerah.

Pulau Tengah pernah berjaya.

Kini, suara pemuda bertanya dengan tegas:

apakah pemerintah siap berdiri bersama pejuang petani untuk menghidupkannya kembali?(ADZ)

26 Peserta Lelang Lolos Seleksi Administrasi JPT Pratama Kerinci, Ini Nama-namanya!

26 Peserta Lelang Lolos Seleksi Administrasi JPT Pratama Kerinci, Ini Nama-namanya!

Kerinci, Merdekapost.com – Proses Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kerinci Tahun 2025 memasuki tahapan penting. Sebanyak 26 Aparatur Sipil Negara (ASN) dinyatakan lulus seleksi administrasi dan penelusuran rekam jejak, serta berhak melanjutkan ke tahap seleksi berikutnya.

Pengumuman kelulusan tersebut disampaikan Panitia Seleksi melalui Pengumuman Nomor 005/Pansel.JPT/Kerinci/2025, setelah dilakukan verifikasi kelengkapan dokumen serta penilaian rekam karier peserta. Puluhan ASN ini akan bersaing untuk mengisi enam jabatan strategis eselon II di lingkup Pemkab Kerinci.

Kepala BKPSDM Kabupaten Kerinci, Suhatril, menyampaikan bahwa seluruh peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan wajib mengikuti tahapan lanjutan sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia.

“Peserta yang lulus administrasi selanjutnya akan mengikuti uji kompetensi teknis dan manajerial. Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara objektif dan transparan,” ujarnya.

Tahapan Seleksi Lanjutan

Panitia seleksi telah menetapkan agenda lanjutan sebagai berikut:

Penulisan Makalah

Dilaksanakan pada Jumat, 26 Desember 2025, dengan tema dan ketentuan teknis yang ditentukan panitia.

Wawancara

Digelar selama dua hari, 27–28 Desember 2025, bertempat di BKD Provinsi Jambi. Jadwal wawancara masing-masing peserta akan diumumkan setelah seluruh makalah diterima dan diverifikasi.

Melalui mekanisme seleksi terbuka ini, Pemerintah Kabupaten Kerinci menargetkan terpilihnya pimpinan perangkat daerah yang profesional, berintegritas, serta memiliki komitmen kuat terhadap peningkatan kinerja dan pembangunan daerah.

Daftar Peserta Lulus Seleksi Administrasi:

Formasi Kepala Dinas Pendidikan

Dian Eka Satria, S.Si., M.Si

Saprel, S.Pd

Dr. Roli Darsa, M.Pd., M.T

Hendri, S.Pd., M.Pd

Isra Kamar, S.Pd

Efri Donal, S.Pd., M.Pd.I

Formasi Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP

Rikhe Evriyantos, SP., M.Si

Miftahul Jannah, ST., M.Si

Muhammad Yasin, S.Pd., MM

Formasi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga

Asril, S.Pd., M.Pd

Siswadi, S.Pd., M.M

Andrizal, S.T

Saukani, S.H

Edi Ruslan, S.Sos., M.H

Formasi Kepala Dinas Lingkungan Hidup

Yasser Arafat, S.E., M.Si

Adi Wirzal, SP., M.Si

Rifdi, S.Sos., M.Si

Neneng Susanti, S.Hut., M.Si

Formasi Kepala Bappeda Litbang

Wawan Suswanto, S.Sos., M.Si

Febi Diostovel, S.E., M.E

Candra, S.KM

Nozal Edmiral, S.E., M.Si

Formasi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan

Jamal Penta Putra, S.Pd., M.Si

Andes Aldi Putra, S.Sos., M.Si

Andry Gustova, S.KM., M.Kes

Budi Sartono, S.E., M.Si

Panitia seleksi mengimbau seluruh peserta untuk mengikuti setiap tahapan dengan disiplin, profesional, dan menjunjung tinggi integritas, karena hasil seleksi ini akan sangat menentukan arah kepemimpinan perangkat daerah Kabupaten Kerinci ke depan. (adz)

Semarak CFD Bareng Bupati Kerinci, Yesa Collection Bagikan 500 Paket Hadiah untuk Warga

Kerinci, Merdekapost.com — Dalam rangka mendukung gerakan Pemerintah Kabupaten Kerinci, Yesa Collection bersama Yesa Group turut memeriahkan kegiatan Car Free Day (CFD) yang digelar di Tugu PPK Jalur Dua Bukit Tengah, Siulak, Minggu (28/12/2025).

Pada kesempatan tersebut, Yesa Group membagikan 500 paket hadiah kepada masyarakat Kerinci–Sungaipenuh serta komunitas Yesa Lover’s yang mengikuti berbagai aktivitas menarik, seperti Runway, Spin Wheel, dan Photobooth, dengan ketentuan mengikuti akun Instagram resmi @yesa.collection.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Kerinci Monadi, Ketua PPK Kerinci, Owner Yesa Collection Yelva Elviza, sejumlah selebgram Kerinci–Sungaipenuh, serta ratusan Yesa Lover’s yang tampak antusias memadati area CFD.

Owner Yesa Group, Yelva Elviza, mengatakan bahwa kehadiran Yesa Collection di CFD merupakan wujud dukungan terhadap program Pemerintah Daerah sekaligus bentuk apresiasi kepada masyarakat dan pelanggan setia.

“Yesa Group sangat mendukung program Car Free Day yang digagas Pemerintah Daerah. Kegiatan ini bukan hanya menyehatkan, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi masyarakat. Di sinilah banyak Yesa Lover’s berkumpul, sehingga kami ingin berbagi kebahagiaan sebagai bentuk apresiasi dan rasa cinta Yesa Collection kepada pelanggan,” ujar Yelva.

Ia juga menambahkan bahwa Yesa Collection berkomitmen untuk terus berinovasi dan mendekatkan diri dengan masyarakat Kerinci–Sungaipenuh.

“Insyaallah, pada 3 Januari 2026 nanti, Yesa Collection akan melaunching series terbaru. Kami berharap produk-produk Yesa Collection terus diterima dan dicintai masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Kerinci Monadi, yang hadir bersama Ketua TP PKK Kerinci, menyampaikan apresiasi atas partisipasi Yesa Collection dalam mendukung pelaksanaan CFD.

“Kami mengapresiasi Yesa Group yang telah ikut ambil bagian memeriahkan Car Free Day ini. Kegiatan seperti ini sangat positif karena melibatkan pelaku usaha lokal sekaligus memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Monadi.

Monadi juga berharap keterlibatan dunia usaha dapat terus berlanjut dalam berbagai kegiatan daerah.

“Kami berharap ke depan semakin banyak pelaku usaha dan komunitas yang ikut berkolaborasi, sehingga Car Free Day menjadi ruang publik yang hidup, sehat, dan bermanfaat bagi masyarakat Kerinci,” tutupnya.(ali/mpc)

Minggu Pagi, Sebanyak 2.733 PPPK Paruh Waktu Kerinci Terima SK

Bupati Kerinci bakal menyerahkan SK kepada 2733 orang PPPK Paruh Waktu di lingkup Pemkab  Kerinci, Minggu,21/12 di Bukit Tengah. (Foto: Ilustrasi)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Pemerintah Kabupaten Kerinci akan menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Formasi Tahun 2025 kepada 2.733 pegawai pada Minggu, 21 Desember 2025.

Berdasarkan pengumuman resmi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Kerinci, penyerahan SK dijadwalkan mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai di Lapangan Kantor Bupati Kerinci, Bukit Tengah.

Kepala BKPSDMD Kabupaten Kerinci Suhatril melalui Kepala Bidang Pengangkatan dan Mutasi BKPSDM, Citra Dewi, menyampaikan bahwa penerima SK PPPK Paruh Waktu terdiri dari formasi guru, tenaga teknis, dan tenaga kesehatan.

Baca Juga:

Bupati dan Wabup Kerinci Bermalam di Masgo, Dengarkan Keluhan Warga tentang Jalan dan Listrik

Monadi–Edi Purwanto Turun Tinjau Jalan Sungai Batu Gantih, Tegaskan Pembangunan Kerinci Tetap Prioritas

Penyerahan SK ini diikuti oleh seluruh PPPK Paruh Waktu Formasi Tahun 2025 yang telah ditetapkan secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten Kerinci.

Peserta diwajibkan hadir tepat waktu dan mengenakan pakaian Korpri lengkap sesuai ketentuan. Pengaturan barisan peserta akan disesuaikan dengan nomor urut masing-masing.

Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan kegiatan, BKPSDMD Kabupaten Kerinci juga menjadwalkan gladi resik pada Jumat, 19 Desember 2025, pukul 07.00 WIB, di lokasi yang sama.

Penyerahan SK ini menandai dimulainya tahapan pengangkatan resmi PPPK Paruh Waktu Formasi Tahun 2025 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kerinci.(Adz)

Bupati dan Wabup Kerinci Bermalam di Masgo, Dengarkan Keluhan Warga tentang Jalan dan Listrik

KERINCI, MERDEKAPOST.COM — Senja baru saja turun di penghujung wilayah hilir Kabupaten Kerinci ketika iring-iringan kendaraan Bupati Kerinci, Monadi, perlahan memasuki Desa Masgo, Kecamatan Gunung Raya, Jumat sore. Jalan tanah dan aspal tua yang terkelupas menjadi saksi perjalanan panjang menuju desa yang berada jauh dari pusat pemerintahan.

Tak sekadar kunjungan seremonial, Bupati Monadi bersama istri, didampingi Wakil Bupati Kerinci Murison beserta istri, memilih menginap langsung di rumah warga, merasakan denyut kehidupan masyarakat desa yang selama ini berjibaku dengan keterbatasan infrastruktur. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Bupati Nginap di Desa (Bunga Desa).

BACA JUGA:

Monadi–Edi Purwanto Turun Tinjau Jalan Sungai Batu Gantih, Tegaskan Pembangunan Kerinci Tetap Prioritas

Kepala Desa Masgo, Jon Hanas, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi momen penting bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan secara langsung, terutama terkait akses jalan pertanian yang kondisinya rusak parah.

“Jalan dari Selampaung menuju Masgo sekitar empat kilometer sangat sulit dilalui. Jalan ini terakhir diaspal tahun 1999, setelah itu tidak pernah diperbaiki lagi,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, Desa Masgo merupakan wilayah yang cukup luas, sekitar 20 x 30 kilometer, dengan potensi pertanian yang besar. Setiap minggu, hasil panen kopi mencapai sekitar 60 ton, namun tingginya biaya angkut akibat jalan rusak membuat petani terhimpit.

“Biaya membawa hasil keluar desa jadi sangat mahal. Ini yang sangat kami keluhkan,” tambahnya.

Tak hanya persoalan jalan, akses listrik juga menjadi permasalahan krusial. Saat ini, warga Masgo mengandalkan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) bantuan provinsi, yang memerlukan biaya perawatan rutin mencapai Rp20–30 juta per tahun.

“Kami mohon agar listrik PLN bisa masuk ke Masgo, karena beban perawatan ini cukup berat bagi desa,” kata Jon Hanas.

Dalam sambutannya di hadapan warga, Bupati Kerinci Monadi mengaku memiliki kedekatan emosional dengan Desa Masgo. Ia mengenang pernah menginjakkan kaki di desa tersebut 17 tahun lalu saat masih menjabat sebagai Camat Gunung Raya.

“Masgo bukan desa asing bagi saya. Saya tahu persis kondisinya. Itu sebabnya Masgo saya pilih masuk dalam program Bunga Desa,” ujar Monadi.

Ia menegaskan bahwa Bunga Desa bukan sekadar kegiatan menginap, melainkan program jemput bola yang menghadirkan seluruh perangkat daerah langsung ke tengah masyarakat.

“Hari ini bukan hanya Bupati yang datang. Kita bawa pelayanan kesehatan gratis, perekaman E-KTP, suntik rabies, hingga bantuan pertanian dan perikanan. Ini bukan seremoni, tapi kehadiran negara di lapangan,” tegasnya.

Baca Juga: Edi Purwanto Komit Perjuangkan Kulit Kayu Manis Kerinci Tembus Pasar Dunia

Monadi juga mengakui secara langsung kondisi jalan pertanian yang dilalui menuju Masgo. Menurutnya, buruknya akses jalan berdampak langsung pada tingginya biaya produksi masyarakat.

“Kami memahami, jalan rusak berarti biaya hidup dan biaya angkut jadi tinggi. Soal ini, kita akan lihat kemampuan anggaran dan tetap kita perjuangkan. Kita upayakan lewat Inpres Jalan Daerah jika memungkinkan,” katanya.

Sementara terkait persoalan listrik, Pemerintah Kabupaten Kerinci, lanjut Monadi, akan berkoordinasi dengan pihak PLTA Kerinci untuk mencari solusi jangka panjang bagi kebutuhan listrik warga Masgo.

Malam pun tiba di Desa Masgo. Tanpa jarak protokoler, Bupati dan Wakil Bupati berbaur, bermalam di rumah warga, menyatu dengan keterbatasan yang selama ini dirasakan masyarakat. Dari penghujung hilir Kerinci, pesan itu terasa jelas: pemerintah hadir, mendengar, dan berupaya bertindak langsung dari desa.(adz)

Monadi–Edi Purwanto Turun Tinjau Jalan Sungai Batu Gantih, Tegaskan Pembangunan Kerinci Tetap Prioritas

Monadi–Edi Purwanto Turun Tinjau Jalan Sungai Batu Gantih, Jumat (19/12/2025)

MERDEKAPOST.COM, KERINCI – Bupati Kerinci Monadi bersama Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Jambi, Edi Purwanto, meninjau langsung progres pengaspalan jalan di Desa Sungai Batu Gantih, Kecamatan Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, Jumat (19/12/2025).

Peninjauan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kerinci Maya, Anggota DPRD Kerinci Fraksi PDI Perjuangan Joni Efendi, serta unsur pemerintahan Kecamatan Gunung Kerinci.

Baca Juga: Edi Purwanto Komit Perjuangkan Kulit Kayu Manis Kerinci Tembus Pasar Dunia

Anggota DPR RI Edi Purwanto menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan memastikan langsung progres pembangunan infrastruktur jalan di daerah, khususnya di Kabupaten Kerinci.

“Sebagai anggota DPR RI dapil Jambi, kami memastikan langsung progres pembangunan jalan di daerah,” ujar Edi Purwanto saat diwawancarai wartawan di lokasi.

Ia juga menegaskan bahwa meskipun saat ini pemerintah pusat tengah melakukan efisiensi anggaran, namun pembangunan di daerah, khususnya di Provinsi Jambi dan Kabupaten Kerinci, tetap menjadi prioritas.

Bupati Kerinci Monadi bersama Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Jambi, Edi Purwanto, meninjau langsung progres pengaspalan jalan di Desa Sungai Batu Gantih, Kecamatan Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, Jumat (19/12/2025).(adz)

“Insyaallah banyak program Presiden yang masuk ke Jambi, apalagi di Kabupaten Kerinci. Walaupun sedang efisiensi, kita tidak mau pembangunan di daerah Jambi, khususnya Kerinci, terhambat. Bersama Gubernur, Bupati, dan para Wali Kota se-Jambi, kita berjuang bersama merebut anggaran pusat,” tegasnya.

Edi Purwanto mengungkapkan bahwa pada tahun ini terdapat empat paket pembangunan yang berhasil masuk ke Kabupaten Kerinci, yang merupakan hasil perjuangan bersama antara DPR RI, Pemerintah Provinsi Jambi, dan Pemerintah Kabupaten Kerinci.

“Alhamdulillah, tahun ini ada empat pembangunan yang masuk ke Kabupaten Kerinci. Itu semua hasil perjuangan bersama dengan Bupati Kerinci dan Gubernur Jambi,” ungkapnya.

Selain membahas infrastruktur jalan, Edi Purwanto juga menyinggung rencana pengembangan 3.000 hektare lahan antara Kerinci dan Sungai Penuh untuk penguatan sektor tanaman pangan.

“Pak Menteri sudah datang ke Kerinci dan membicarakan hal ini. Memang dibutuhkan anggaran yang besar, namun kami sudah berkoordinasi dengan balai terkait. Jika ini terwujud, 3.000 hektare lahan tersebut akan menjadi kawasan tanaman pangan yang luar biasa bagi Provinsi Jambi,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Kerinci Monadi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan serta perhatian langsung dari Anggota DPR RI Edi Purwanto terhadap pembangunan di Kabupaten Kerinci.

Menurut Monadi, pembangunan jalan melalui program Instruksi Presiden (Inpres) bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan akses jalan dan memperlancar aktivitas masyarakat.

“Tujuan Inpres ini agar akses jalan semakin nyaman dan aktivitas masyarakat semakin lancar. Ini juga sebagai bentuk dukungan terhadap program Presiden RI Prabowo Subianto,” ujar Monadi.

Orang nomor satu di Kabupaten Kerinci ini juga berkomitmen bahwa Pemerintah Kabupaten Kerinci terus berupaya dan berjuang bersama Gubernur dan Anggota DPR RI Edi Purwanto dan Pak Bakri ke pemerintah pusat dalam merebut anggaran demi percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.

Suasana peninjauan menjadi lebih hangat ketika Anggota DPR RI Edi Purwanto bersama Bupati Kerinci Monadi menyempatkan diri berhenti sejenak untuk melihat langsung aktivitas dan hasil kerja petani setempat. Di tengah tumpukan hasil panen, keduanya bahkan ikut mencoba proses sebelum para petani menjual hasil pertanian mereka salah satunya kulit manis (kayu manis), komoditas kebanggaan petani Kerinci.(adz)

Edi Purwanto Komit Perjuangkan Kulit Kayu Manis Kerinci Tembus Pasar Dunia

Kerinci, Merdekapost.com – Kunjungan Anggota DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan daerah pemilihan provinsi Jambi, Edi Purwanto, ke Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Jumat (19/11/2025), membawa angin segar bagi para petani, khususnya petani kulit kayu manis yang selama ini menjadi salah satu komoditas unggulan daerah.

Dalam kunjungan kerjanya tersebut, Edi Purwanto menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan agar komoditas kulit kayu manis asal Kerinci dan Sungai Penuh dapat menembus pasar internasional. Menurutnya, kualitas kulit kayu manis dari daerah ini dikenal sebagai salah satu yang terbaik, sehingga memiliki peluang besar untuk dikembangkan dan dipasarkan secara global.

“Potensi kulit kayu manis Kerinci dan Sungai Penuh sangat besar. Kualitasnya unggul dan sudah dikenal, tinggal bagaimana kita mendorong hilirisasi, peningkatan standar mutu, serta akses pasar agar bisa bersaing di tingkat dunia,” ujar Edi Purwanto di sela-sela kunjungannya.

Selain meninjau langsung sejumlah lokasi pengolahan kulit kayu manis, Edi Purwanto juga menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada beberapa kelompok tani. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu petani dalam mengolah lahan pertanian secara lebih efektif dan efisien, sekaligus meningkatkan produktivitas hasil pertanian.

Ia menegaskan, dukungan terhadap petani tidak hanya sebatas bantuan alat, tetapi juga harus dibarengi dengan pendampingan berkelanjutan serta kebijakan yang berpihak pada penguatan ekonomi petani.

“Alsintan ini diharapkan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh kelompok tani. Kita ingin petani semakin terbantu, produktivitas meningkat, dan kesejahteraan petani ikut terangkat,” tambahnya.

Para petani menyambut baik kunjungan dan perhatian tersebut, dengan harapan komitmen yang disampaikan dapat benar-benar diwujudkan melalui program konkret, terutama dalam membuka akses pasar dan meningkatkan nilai jual kulit kayu manis di tingkat nasional maupun internasional.

Panen Raya di Desa Baru Air Hangat, Kebahagiaan Petani adalah Semangat Kami

Bupati Kerinci Monadi Panen Raya di Desa Baru Air Hangat.(adz) 

Kerinci, Merdekapost.com – Pemerintah Kabupaten Kerinci terus mendorong terwujudnya surplus 100 ribu ton beras guna menjadikan Kerinci sebagai lumbung padi Provinsi Jambi. Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui kegiatan Panen Raya yang dilakukan langsung oleh Bupati Kerinci, Monadi, di Desa Baru Air Hangat, Kecamatan Air Hangat Timur, Senin (15/12/2025).

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Kerinci itu menjadi penyemangat tersendiri bagi para petani. Terlebih, pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) sebagai upaya mendorong sektor pertanian yang lebih maju, modern, dan berkelanjutan.

Baca Juga: Polisi dan Tim Puskesmas Gunung Kerinci Tinjau Kondisi Anak Autisme Diduga Dikurung Bertahun-tahun

Bupati Kerinci Monadi kepada media ini menyampaikan bahwa panen raya serentak tersebut merupakan bagian dari strategi besar Pemkab Kerinci dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Panen serentak ini adalah langkah konkret menuju Kerinci sebagai lumbung padi Provinsi Jambi,” ujar Monadi.

Saat ditanya terkait bantuan yang diberikan kepada petani, mantan Camat Depati Tujuh itu menegaskan bahwa pemerintah ingin memastikan kesejahteraan petani seiring dengan meningkatnya produktivitas pertanian.

“Kami ingin petani sejahtera dan produksi terus meningkat. Jika pertanian maju, maka perekonomian masyarakat Kerinci juga akan tumbuh,” tegasnya.

Ditambahkannya, "keberhasilan petani merupakan motivasi utama pemerintah daerah. “Kebahagiaan petani adalah semangat kami,” ujar Monadi.

Dalam kegiatan Panen Raya tersebut turut hadir Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kerinci Radium Halis, Plt Sekretaris Dinas Dafril, unsur Forkopimcam, para kepala desa, serta kelompok petani setempat.(adz)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs