Sesuai Janji Bupati, 7 Orang Pendemo yang Ditahan Akhirnya dibebaskan

Tujuh orang warga Desa Pulau Pandan dan Karang Pandan Kabupaten Kerinci yang ditangkap saat demonstrasi penolakan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) pada Jumat (22/8/2025) lalu, akhirnya dibebaskan pihak kepolisian.(doc.ist)

Kerinci, Merdekapost.com – Tujuh orang warga Desa Pulau Pandan dan Karang Pandan Kabupaten Kerinci yang ditangkap saat demonstrasi penolakan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) pada Jumat (22/8/2025) lalu, akhirnya dibebaskan pihak kepolisian.

Pembebasan ini berlangsung setelah Bupati Kerinci, Monadi, turun langsung berdialog dengan warga yang sempat memblokade Jalan Nasional Kerinci–Jambi. 

Berita Lainnya:

BREAKING NEWS! Ricuh Demo PLTA Kerinci, 7 Warga Diamankan Polisi

“Saya menjaminkan diri untuk melepaskan tujuh orang yang ditangkap terkait pengerusakan alat berat,” ungkap Monadi saat bertemu dan bernegosiasi dengan warga yang memblokir jalan (23/08) malam.

Monadi memastikan bahwa tujuh warga tersebut sudah dipulangkan pada Minggu malam (24/8/2025). 

“Sudah, sudah dipulangkan tadi malam,” ujarnya saat dikonfirmasi Senin (25/8/2025).

Bupati Monadi menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen menjaga ketenangan masyarakat dan mencegah aksi pemblokiran jalan terulang. Namun, ia juga mengingatkan bahwa demonstrasi harus dilakukan sesuai aturan.

“Demo itu hak masyarakat, tapi jangan sampai merusak fasilitas umum atau melakukan pengerusakan atau anarkis. Ada aturannya,” tegas Monadi.

Baca Juga:

Warga Pulau Pandan Blokir Akses Jalan Kerinci-Bangko, Tuntut Pembebasan 7 Warga yang Ditahan

Klarifikasi PLTA (KMH), Kompensasi 300 Juta Per KK itu Tidak Benar!

Pembebasan warga dilakukan dengan sejumlah kesepakatan, di antaranya larangan melakukan pemblokiran jalan maupun perusakan fasilitas.

Terkait penolakan sebagian warga, Monadi menjelaskan bahwa persoalan utama adalah nilai ganti rugi lahan. Menurutnya, pemerintah bersama perusahaan telah menetapkan ganti rugi sebesar Rp5 juta per kepala keluarga (KK). Namun, ada kelompok warga yang menuntut hingga Rp300 juta per KK.

“Mereka tidak terima ganti rugi Rp5 juta, tetapi meminta Rp300 juta per KK. Pihak perusahaan tidak sanggup,” jelas Monadi.

Hingga kini, jumlah warga yang sudah menerima ganti rugi mencapai 625 KK, terdiri atas 279 KK dari Desa Pulau Pandan dan 346 KK dari Desa Karang Pandan.Monadi mengungkapkan, permasalahan ini telah dibahas bersama Tim Terpadu (Timdu) yang melibatkan Pemda, Kepolisian, TNI, dan Kejaksaan. Namun, kesepakatan final belum tercapai sehingga memicu ketegangan di lapangan.

Pilihan Redaksi:

Pasca Kisruh PLTA di Pulau Pandan, Polda Jambi gandeng LAM Kerinci serukan Kamtibmas

“Ini objek vital nasional, jadi pintu air PLTA tetap dibuka. Warga yang belum setuju akhirnya demo, dan terjadilah bentrokan, namun demikian kami Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap ke depan dialog dengan warga terus dibangun agar penyelesaian konflik dapat berjalan damai tanpa aksi anarkis” Harap Bupati Monadi.(Ali)

Upaya Cegah Inflasi, Pemkab Kerinci Bersama Bulog Gelar Pasar Murah

Bupati Kerinci Monadi meninjau harga kebutuhan pokok di Pasar Senen, Kecamatan Siulak, Senin (25/8/2025)

KERINCI, MERDEKAPOST – Bupati Kerinci Monadi meninjau harga kebutuhan pokok di Pasar Senen, Kecamatan Siulak, Senin (25/8/2025). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Gerakan Pangan Murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Kerinci bersama Bulog, sebagai upaya menekan inflasi dan menjaga stabilitas harga pangan.

Sejak pagi, masyarakat tampak antusias mendatangi lokasi untuk membeli bahan pokok dengan harga terjangkau. Komoditas yang disediakan di antaranya minyak goreng Rp15.500 per liter, beras Rp63.000 per 5 kilogram, dan gula pasir Rp17.500 per kilogram.

Baca Juga:

Canangkan Program Babytree, Bupati Monadi : Aksi Nyata Sangat Penting, Bersatu untuk alam Bergerak untuk Menanam

Sempat Diblokir Warga, Jalan Kerinci–Jambi Kembali Normal, Ini Janji Bupati Dihadapan Warga Pulau Pandan!

Turut hadir mendampingi Bupati Monadi, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kerinci Yoddizal Ali, Camat Siulak Sutan Nurman, perwakilan Bulog, serta unsur Forkopimcam setempat.

“Inflasi ini harus kita kendalikan bersama. Pemerintah daerah akan terus berupaya menekan kenaikan harga, terutama pada komoditas penting. Saya juga minta agar pasokan ditambah agar kebutuhan warga tetap terpenuhi,” kata Bupati Monadi.

Selain meninjau pasar, Monadi juga membagikan paket sembako kepada masyarakat. Ia mengajak warga Kerinci untuk bijak berbelanja dan mengutamakan kebutuhan pokok.

Pilihan Redaksi:

Wako Alfin Sambut Kepulangan Nindya Eltsani Paskibraka Nasional di SMAN 2 Sungai Penuh

“Kami ingin memastikan masyarakat tidak terbebani harga tinggi. Karena itu, belanjalah sesuai kebutuhan dan percayakan pada langkah yang telah kita lakukan bersama,” ujarnya.

Usai kegiatan, Bupati Monadi menyempatkan diri menyapa pedagang di kios Pasar Senen dan menikmati lontong di salah satu pedagang kaki lima. Aksi ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk selalu hadir bersama masyarakat. (Adv/ALI)

Canangkan Program Babytree, Bupati Monadi : Aksi Nyata Sangat Penting, Bersatu untuk alam Bergerak untuk Menanam

Kerinci, MP – Dalam rangka penanaman pohon, pengukuhan Forum Pemuda Peduli Lingkungan dan Hutan (For Pulih), serta pencanangan Program Babytree, pemuda dari lima desa di Tanjung Pauh Mudik, Kecamatan Danau Kerinci Barat, Kabupaten Kerinci menggelar kegiatan penghijauan di kawasan perbukitan, Sabtu (25/8/2025).

Acara ini turut dihadiri Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si beserta istri tercinta Novra Wenti, perwakilan Polres Kerinci, Kodim 0417/Kerinci Yelpani, Kadis Lingkungan Hidup Askar Jaya, Inspektorat Kabupaten Kerinci, Kadis Perkebunan, Kepala KPHP Kerinci Neneng Susanti, S.Hut., M.Si, Camat Noverman Nurdin, serta tokoh adat dan kepala desa dari lima desa Tanjung Pauh Mudik.

Kehadiran berbagai unsur ini menjadi bukti nyata dukungan penuh terhadap gerakan pemuda dalam menjaga kelestarian alam.

Baca Juga:

Sempat Diblokir Warga, Jalan Kerinci–Jambi Kembali Normal, Ini Janji Bupati Dihadapan Warga Pulau Pandan!

Ketua Forum Pemuda Peduli Lingkungan dan Hutan, M. Alvikri Ramadhan, menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak, khususnya KPHP Kerinci dan Pemkab Kerinci yang menyediakan bibit pohon.

“Terima kasih kepada masyarakat lima desa dan KPHP Kerinci yang telah mendukung serta menyiapkan bibit untuk penghijauan lingkungan,” ujarnya.

Baca Juga:  

Dua Mahasiswi FORMA KIP-K IAIN Kerinci Kembali Torehkan Prestasi Tingkat Nasional

Sementara itu, Kepala KPHP Kerinci Neneng Susanti dalam sambutannya menegaskan bahwa pengukuhan forum ini merupakan langkah penting generasi muda dalam menjaga bumi.

“Melalui program Babytree yang kita canangkan hari ini, kita ingin menegaskan komitmen bersama, setiap pohon yang ditanam harus dijaga, dirawat, dan dipelihara hingga tumbuh besar, kokoh, dan memberi manfaat. Sama seperti kita menjaga generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi tangguh dan bermanfaat bagi masyarakat,”Harapnya.

Bupati Kerinci Monadi, Kepala KPHP Neneng Susanti bersama Pemuda dari lima desa di Tanjung Pauh Mudik, Kecamatan Danau Kerinci Barat, Kabupaten Kerinci menggelar kegiatan penghijauan di kawasan perbukitan, Sabtu (25/8/2025).
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai awal gerakan berkelanjutan. Jangan berhenti pada seremoni, tetapi lanjutkan dengan aksi nyata, konsistensi, dan komitmen untuk merawat lingkungan,”pungkas Neneng Susanti.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kerinci Monadi memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat para pemuda Lima Desa di Tanjung Pauh Mudik.

“Program ini sangat penting untuk kelestarian lingkungan. Semoga menjadi inspirasi bagi desa lain di Kabupaten Kerinci,” ujar Monadi.

Baca Juga:  

Sukses, 816 Mahasiswa Baru IAIN Kerinci Ikuti Pase Awal Perkuliahan PBAK

Bicara kebelakang, Lanjut Monadi, Desa Tanjung Pauh Mudik kerap dilanda banjir saat musim hujan, salah satu penyebabnya minimnya pohon pohon menyerap air.

“Kita mengetahui Tanjung Pauh Mudik sering diterjang banjir jika hujan deras, karena serapan air dari pohon sudah berkurang. Dengan adanya kegiatan seperti ini, mudah-mudahan ke depan bisa mengurangi terjadinya banjir saat hujan lebat,” ungkapnya.

Senada dengan kepala KPHP Kerinci, Bupati Kerinci Monadi juga mengingatkan pentingnya aksi nyata dalam menjaga lingkungan, bukan hanya formalitas.

“Aksi nyata sangat penting. Bersatu untuk alam, bergerak untuk menanam,” tegas Mantan Camat Depati Tujuh ini.(adz)

BREAKING NEWS! Ricuh Demo PLTA Kerinci, 7 Warga Diamankan Polisi

BERAKHIR Ricuh, Demo Warga di PLTA Kerinci, akhirnya 7 Warga Pulau Pandan Diamankan.(ist/mpc)

KERINCI, Merdekapost.com – Aksi unjuk rasa terkait proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Kerinci kembali memanas. Sebanyak tujuh warga Desa Pulau Pandan diamankan aparat kepolisian usai terlibat dalam demonstrasi, Kamis (21/8/2025).

Informasi yang dihimpun, aksi protes warga dipicu persoalan kompensasi lahan dan dampak sosial yang dinilai belum jelas. Massa menuntut agar perusahaan serta pemerintah segera menyelesaikan ganti rugi lahan yang terdampak proyek PLTA.

Ketegangan terjadi sejak Kamis (21/8) saat massa berunjuk rasa di sekitar lokasi proyek. Aksi sempat ricuh dengan pelemparan batu, bentrokan dengan aparat, hingga polisi melepaskan gas air mata. Satu unit mobil bahkan dilaporkan rusak akibat kaca belakangnya pecah.

Baca Juga:

Diduga Sarat Korupsi, Proyek Bandara Depati Parbo Dilaporkan ke Kejagung

MEMANAS! 13 Anggota DPRD Dilaporkan ke Kejagung Terkait Dugaan Korupsi Proyek PJU Kerinci

Seorang warga menyebut penangkapan dilakukan dalam dua gelombang. “Malam tadi dua orang warga dibawa, dan pagi tadi lima orang lagi,” ujarnya.

Adapun warga yang diamankan masing-masing berinisial M (61), W (61), FS (48), P (41), J (38), T (57), dan MH (55). Seluruhnya merupakan petani asal Desa Pulau Pandan.

Berita Lainnya:

Mantan Kades dan Pjs Kades Batang Merangin Ditahan Kejari Sungai Penuh, Diduga Korupsi DD

Kapolres Kerinci AKBP Arya Tesa Brahmana, melalui Kasat Reskrim AKP Very Prasetyawan, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Namun, ia belum menjelaskan secara rinci alasan penahanan. “Ya,” singkatnya saat dikonfirmasi.

Sementara itu, warga menegaskan bahwa aksi yang mereka lakukan murni untuk memperjuangkan hak. “Kami hanya menuntut keadilan, jangan sampai masyarakat dirugikan dengan adanya PLTA ini,” ujar salah satu peserta aksi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait status hukum tujuh warga yang diamankan. (*)

Sempat Diblokir Warga, Jalan Kerinci–Jambi Kembali Normal, Ini Janji Bupati Dihadapan Warga Pulau Pandan!

Jalan Kerinci–Jambi Kembali Normal, Bupati temui warga dan berjanji Dihadapan Warga Pulau Pandan akan membebaskan beberapa warga yang ditahan Polisi. (ist)

Kerinci, Merdekapost – Pasca aksi pemblokiran jalan nasional Kerinci–Bangko oleh warga Desa Pulau Pandan, situasi memanas mulai mereda setelah Bupati Kerinci, Monadi, langsung turun ke lapangan menemui massa pada Jumat (22/8) malam.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Monadi mengimbau warga agar tetap tenang dan menciptakan suasana kondusif. Ia meminta agar pemblokiran jalan segera dibuka demi kepentingan bersama.

Baca Juga:  

10 Orang Ikut Terciduk dalam OTT Wamenaker Noel Ebenezer

“Saya minta warga Pulau Pandan bisa berdamai, jangan lagi ada pemblokiran jalan. Jika jalan dibuka, saya yang akan menjadi jaminan bahwa paling lambat tiga hari, tujuh warga yang ditahan akan dilepaskan,” tegas Monadi di hadapan massa.

“Beri kepercayaan kepada saya atas nama Bupati untuk mengurus ini, ” Tambahnya.

Monadi menambahkan, pihaknya terus berupaya melakukan komunikasi dengan aparat penegak hukum untuk mencari jalan terbaik. Namun, ia menegaskan bahwa upaya tersebut hanya bisa berjalan jika situasi di lapangan kembali normal.

Baca Juga:

Mantan Kades dan Pjs Kades Batang Merangin Ditahan Kejari Sungai Penuh, Diduga Korupsi DD

“Kalau jalan masih ditutup, bagaimana saya bisa menyampaikan dan meyakinkan pihak berwenang? Mari kita percayakan proses ini, saya berkomitmen untuk mengawal sampai tuntas,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih bertahan di lokasi, namun mulai tampak adanya tanda-tanda negosiasi setelah kehadiran Bupati Kerinci di tengah mereka. Dan hingga akhirnya pemblokiran jalan dibuka, dan jalan nasional Kerinci – Jambi kembali normal.

Tuntas dengan Dialog, PLTA dengan Warga 2 Desa Akhirnya Bersepakat

Bupati Kerinci, Monadi bersama Pihak Kepolisian dari Polda Jambi menjadi penengah konflik PLTA dengan Warga Pulau Pandan dan Karang Pandan.(Doc.Istimewa)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM - Konflik antara PT Kerinci Merangin Hidro (KMH) dan warga sekitar terkait pembangunan pintu air (Regulating Weir) Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Danau Kerinci akhirnya menemukan titik terang.

Kesepakatan dicapai dalam rapat koordinasi yang difasilitasi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Kabupaten Kerinci dan Polda Jambi di Aula Hotel Grand Kerinci, Senin (11/8/2025). 

Baca Juga: Bupati Monadi Serahkan Kursi Roda untuk Dahlia TKW Korban Penganiayaan di Malaysia

Rakor dipimpin Bupati Kerinci Monadi, dihadiri Karo Ops Polda Jambi Kombes Pol M. Edi Faryadi, Dir Intelkam Polda Jambi, Kapolres Kerinci, Kejari Sungai Penuh, Kodim 0417/Kerinci, serta perwakilan masyarakat Desa Pulau Pandan dan Karang Pandan.

Dalam berita acara, PT KMH menyatakan tiga komitmen utama:

1. Memberikan kompensasi Rp5 juta per kepala keluarga, disalurkan melalui Tim Terpadu paling lambat 19 Agustus 2025.

2. Menjamin perlindungan ekosistem selama pembangunan dan operasional pintu air.

3. Mengajak warga menjaga keamanan dan ketertiban demi kelancaran proyek.

Baca Juga: Bupati dan Sekda Kerinci Hadiri Kenduri Sko dan Resmikan Rumah Tanfidz Al Ikhlas Kemantan Kebalai

Bupati Kerinci, Monadi mengapresiasi langkah PT KMH yang memilih jalur dialog.

“Kami berharap kondisi tetap kondusif agar pembangunan PLTA berjalan lancar dan memberi manfaat bagi masyarakat, ” ujarnya.

Proyek PLTA Danau Kerinci digadang-gadang menjadi sumber energi bersih sekaligus penggerak ekonomi lokal. Selain memasok listrik berkelanjutan, proyek ini diharapkan membuka lapangan kerja dan mengurangi ketergantungan pada energi fosil.

Pilihan Redaksi:

Timdu Bersama Polda Jambi Gelar Rakor Penanganan Konflik Sosial di Kerinci

Kesepakatan ini juga dinilai meredam kekhawatiran warga terkait dampak lingkungan. Dengan komitmen perlindungan ekosistem, masyarakat di sekitar Danau Kerinci dapat lebih tenang menyambut proses pembangunan.

Mediasi ini menjadi bukti pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, perusahaan, dan masyarakat dalam menyelesaikan konflik secara damai. PT KMH optimistis pekerjaan lapangan dapat berjalan sesuai jadwal dan memberikan manfaat nyata bagi Kerinci dan sekitarnya.(Adz/adv)

Bupati Monadi Serahkan Kursi Roda untuk Dahlia TKW Korban Penganiayaan di Malaysia

KERINCI, MP - Rasa kepedulian dan empati ditunjukkan Bupati Kerinci, Monadi, saat menyambangi kediaman Dahlia, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Desa Koto Lebuh Tinggi, Kecamatan Siulak, Selasa (12/8/2025). 

Dahlia diduga menjadi korban penganiayaan majikan di Malaysia, hingga mengalami gangguan fisik dan trauma mendalam.

Kunjungan ini menjadi bukti hadirnya pemerintah daerah untuk warganya yang tengah berada dalam masa sulit. 

Dahlia, yang kini telah kembali ke kampung halamannya di Siulak, terlihat masih memerlukan pendampingan intensif, baik dari sisi kesehatan maupun psikologis.

Bupati Monadi datang bersama Kepala Dinas Sosial Juanda Sasmita, Kabid Tenaga Kerja Disnakertrans Kerinci Suhaidir, Camat Siulak Sutan Nurman, pemerintah desa setempat, serta Koordinator Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Jambi. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan penuh dari pemerintah dan lembaga pendamping pekerja migran.

Dalam kesempatan itu, Bupati Monadi menyerahkan bantuan satu unit kursi roda dan beberapa perlengkapan pemulihan untuk Dahlia. 

“Kita akan terus mendampingi dan memastikan hak-hak beliau terpenuhi, baik dari segi kesehatan maupun bantuan sosial,” tegasnya.

Pemerintah daerah juga berencana berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan perlindungan hukum dan pemenuhan hak-hak Dahlia sebagai pekerja migran. Langkah ini sekaligus menjadi upaya pencegahan agar kasus serupa tidak menimpa warga Kerinci lainnya.

“Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi kita semua. Mari kita pastikan setiap warga yang bekerja di luar negeri mendapatkan perlindungan yang layak,” tutupnya.(adz)

Bupati Monadi Terharu dan Iba dengar Cerita Korban TKW Kerinci yang Dianiaya di Malaysia

Bupati Monadi saat berdialog dan mendengarkan Cerita salah seorang TKW Kerinci yang menjadi korban dianiaya oleh majikan di Malaysia, TKW tersebut beralamat di Desa Koto Lebuh Tinggi, Kecamatan Siulak, Selasa (12/8/2025).(Doc.ist)

KERINCI, MP – Bupati Kerinci, Monadi, mengunjungi kediaman Dahlia Purnama Sari, salah seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Desa Koto Lebuh Tinggi, Kecamatan Siulak, yang baru dipulangkan dari Malaysia, Selasa (12/8/2025).

Dalam kunjungan itu, Bupati Monadi didampingi Kepala Dinas Sosial Juanda Sasmita, Kabid Depnaker Suhaidir, serta Koordinator P4MI Jambi, Deliyus Eka.

Baca Juga:

Timdu Bersama Polda Jambi Gelar Rakor Penanganan Konflik Sosial di Kerinci

Ia menyerahkan bantuan sekaligus menyempatkan diri berbincang langsung dengan perempuan yang akrab disapa Ida tersebut untuk mendengar kisahnya selama bekerja di negeri jiran.

Dengan suara terbata-bata, Ida menceritakan pengalaman pahitnya: hanya mendapat waktu istirahat dua jam per hari, menghadapi tekanan berat dari majikan, hingga dugaan pemukulan yang meninggalkan trauma mendalam.

Mendengar kisah itu, air mata Bupati Monadi sempat menetes. Ia mencoba mencairkan suasana dengan candaan agar Ida tidak terus larut dalam kenangan kelam. Bahkan, di hadapan keluarga Ida, Bupati sempat menawarkan pisang kepadanya dan memakan bersama, membagi dua pisang yang kedua kalinya ia ambil.

Baca Juga:

Bupati dan Sekda Kerinci Hadiri Kenduri Sko dan Resmikan Rumah Tanfidz Al Ikhlas Kemantan Kebalai

Bupati Monadi menilai kondisi yang dialami Ida terjadi karena beban pikiran berat dan tidak adanya tempat mencurahkan isi hati selama berada di bawah tekanan kerja.

Kepada awak media, ia mengimbau masyarakat Kerinci yang ingin mencari nafkah di luar negeri untuk berhati-hati memilih majikan dan memastikan keberangkatan dilakukan secara legal.

Pilihan Redaksi:

Full Support, Bupati Monadi Lepas Tim Soeratin Kerinci Berlaga di Tingkat Provinsi

"Meski keberangkatan Dahlia ini ilegal, sebagai pemimpin saya tetap peduli terhadap warga saya," ujarnya.

Sementara itu, Koordinator P4MI Jambi, Deliyus Eka Saputra, SH, menjelaskan bahwa Kementerian Pekerja Migran Indonesia telah menyurati KBRI di Malaysia untuk memanggil agen terkait, guna menindaklanjuti dugaan penyiksaan terhadap TKW asal Kerinci tersebut.(adz | mpc)

Full Support, Bupati Monadi Lepas Tim Soeratin Kerinci Berlaga di Tingkat Provinsi

Bupati Monadi dan Ketua PSSI Kerinci Lepas Tim Soeratin Kerinci Berlaga di Tingkat Provinsi.(Doc.ist)

Kerinci, Merdekapost – Turnamen Soeratin Cup 2025 tingkat Kabupaten Kerinci resmi berakhir. Tim Esa Pratama berhasil keluar sebagai juara dan akan mewakili Kabupaten Kerinci di tingkat Provinsi Jambi.

Hari ini, Minggu (10/8/2025), Bupati Kerinci Monadi didampingi Ketua PSSI Kerinci Alfikri, serta pengurus KONI Kabupaten Kerinci, secara resmi melepas keberangkatan tim Soeratin Esa Pratama. Mereka akan berlaga di ajang Soeratin Cup tingkat Provinsi Jambi yang digelar pada 13–22 Agustus 2025 di Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim).

Ketua PSSI Kerinci, Alfikri, membenarkan pelepasan tim tersebut. “Tadi Bupati Kerinci Monadi melepas secara langsung keberangkatan tim Soeratin Esa Pratama untuk bertanding di tingkat Provinsi Jambi,” ujar Alfikri.

Mantan atlet Porda Kerinci itu juga menyampaikan apresiasinya terhadap perjuangan para pemain, pelatih, dan seluruh pihak yang telah mendukung tim.

Baca Juga: Bupati dan Sekda Kerinci Hadiri Kenduri Sko dan Resmikan Rumah Tanfidz Al Ikhlas Kemantan Kebalai

“Tunjukkan penampilan terbaik dan harumkan nama Kabupaten Kerinci di kancah provinsi,” harap Alfikri.

Sementara itu, Bupati Monadi kepada media ini menyampaikan bahwa ajang Soeratin Cup merupakan kesempatan emas bagi anak-anak Kerinci untuk menunjukkan bakat dan mental bertanding di level yang lebih tinggi.

“Saya berharap adik-adik bermain penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan membawa pulang prestasi terbaik untuk Kabupaten Kerinci,” kata Monadi.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah akan selalu mendukung kegiatan olahraga, khususnya pembinaan sepak bola usia muda, karena menjadi pondasi bagi lahirnya atlet-atlet berprestasi di masa depan.

“Sepak bola bukan hanya tentang menang atau kalah, tapi juga membangun karakter, kerja sama, dan kebanggaan bagi daerah,” tutup Bupati Monadi.(adz)

Bupati dan Sekda Kerinci Hadiri Kenduri Sko dan Resmikan Rumah Tanfidz Al Ikhlas Kemantan Kebalai

Bupati Kerinci Monadi dan Sekda Zainal Efendi Hadiri Kenduri Sko Tigo Lurah Permanti yang digelar di Desa Kemantan Kebalai dan Desa Kemantan Raya, Minggu (10/8/2025) sekaligus Meresmikan Rumah Tahfidz Al-Ikhlas Kemantan Kebalai. (mpc)

KERINCI, Merdekapost.com – Bupati Kerinci bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kerinci menghadiri Kenduri Sko Tigo Lurah Permanti yang digelar di Desa Kemantan Kebalai dan Desa Kemantan Raya, Minggu (10/8/2025).

Acara adat yang sarat makna ini mengangkat tema “Lestarikan Adat, Teguhkan Syariat, Perkokohkan Silaturahim Anak Jatan Anak Batino”.

Sejak kedatangan, Bupati dan Sekda Kerinci disambut meriah dengan tarian tradisional yang dibawakan anak-anak dan tarian dewasa, menambah semarak suasana.

Kenduri Sko, sebagai tradisi turun-temurun masyarakat Kerinci, dihadiri para depati, ninik mamak, alim ulama, tokoh masyarakat, dan ratusan masyarakat dari berbagai penjuru. Prosesi adat berlangsung khidmat, diawali dengan pembacaan doa, petatah-petitih, pengangkatan gelar adat, hingga jamuan makan bersama sebagai simbol kebersamaan.

Dalam sambutannya, Bupati Kerinci menyampaikan rasa bangga atas semangat masyarakat Kemantan yang terus melestarikan adat warisan leluhur.

“Kenduri Sko ini bukan hanya memperkuat identitas budaya Kerinci, tetapi juga menjadi wadah memperkokoh tali silaturahim dan menjaga nilai-nilai syariat di tengah masyarakat. Saya mengajak seluruh generasi muda untuk terus mencintai dan memelihara adat ini agar tidak tergerus zaman,” ujar Bupati.

Sekda Kerinci menambahkan bahwa kegiatan seperti Kenduri Sko memiliki nilai strategis dalam menjaga persatuan dan keharmonisan sosial.

“Adat dan syariat harus berjalan beriringan. Dengan melestarikan keduanya, kita menjaga jati diri Kerinci,” katanya.

Sebagai bentuk penghargaan, Tigo Lurah Permanti menganugerahkan gelar adat kepada para tokoh yang hadir.

Bupati dan Sekda Dianugerahi Gelar Adat

Bupati Kerinci menerima gelar Depati Stuo Cahayo Negeri.

Sekda Kerinci menerima gelar Depati Rajo Mudo Payung Negeri dan

Pj Kepala Desa Kemantan Kebalai menerima gelar Depati Susun Negeri.

Usai prosesi adat, Bupati Kerinci dan Sekda Kerinci langsung meresmikan Rumah Tahfidz Al-Qur’an Al-Ikhlas di Desa Kemantan Kebalai. Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan bahwa keberadaan rumah tahfidz ini menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara pelestarian adat dan penguatan nilai-nilai keagamaan.

“Rumah Tahfidz ini diharapkan menjadi pusat lahirnya generasi Qur’ani di Kemantan. Kita ingin adat yang kuat berpadu dengan syariat yang kokoh,” tegasnya.

Acara berakhir dengan suasana penuh keakraban, meneguhkan kembali komitmen bersama untuk menjaga warisan budaya dan mempererat persaudaraan di antara anak jantan dan anak batino Tigo Lurah Permanti.(adz)

Monadi Tutup Turnamen Badminton Bupati Cup, Forum Kapus Tampil Sebagai Juara

Bupati Kerinci Monadi secara resmi menutup Turnamen Badminton Bupati Cup II, Forum Kepala Puskesmas (Kapus) Tampil Sebagai Juara setelah berhasil mengalahkan Perumda Tirta Sakti.(ist/mpc)

Merdekapost, Kerinci – Turnamen Bupati Cup II resmi ditutup oleh Bupati Kerinci, Monadi, di Hall Dusun Baru Siulak. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.

Tim Badminton Forum Kepala Puskesmas (Kapus) Kabupaten Kerinci berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 pada ajang Badminton Piala Bupati Cup II antar instansi ini. 

Pada Pertandingan final mempertemukan tim Perumda Tirta Sakti melawan tim Forum Kapus (Kepala Puskesmas). Dalam laga sengit dan penuh semangat sportivitas, Forum Kapus Tampil Perkasa dan berhasil keluar sebagai juara.

Manager Forum Kapus, Candra Nadi, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian ini. “Kemenangan ini adalah buah dari kekompakan dan kerja sama tim. Selain sebagai ajang silaturahmi antar instansi, ini juga memacu semangat kita untuk terus menjaga kesehatan dan sportivitas,” ujarnya.

Tim Badminton Forum Kepala Puskesmas (Kapus) Kabupaten Kerinci berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 pada ajang Badminton Piala Bupati Cup II

Sementara itu Bupati Kerinci, Monadi, mengapresiasi semangat para peserta dan menyebut turnamen ini bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga sarana olah hati dan olah jiwa.

“Kegiatan seperti ini bukan sekadar memperebutkan juara, tetapi juga membangun kebersamaan, sportivitas, dan kesehatan jasmani serta rohani. Saya berharap turnamen seperti ini bisa digelar setidaknya dua kali setahun, yakni saat peringatan HUT RI dan HUT Kabupaten Kerinci,” ujarnya.

Piala Bupati Cup II ini diikuti oleh berbagai instansi pemerintah daerah dan BUMD di Kabupaten Kerinci, dengan tujuan mempererat hubungan kerja antar lembaga sekaligus menyemarakkan HUT RI ke-80.

Dengan kemenangan ini, Forum Kapus tak hanya membawa pulang piala dan kebanggaan, tetapi juga mengukir catatan manis sebagai juara di momentum bersejarah kemerdekaan.(adi)

Kayu Aro Dihantam Angin Puting Beliung, Bupati Monadi Langsung Turun ke Lokasi

Kayu Aro Dihantam Angin Puting Beliung, Bupati Monadi Langsung Turun ke Lokasi, berharap warga tidak panik menghadapi musibah.(mpc)

Kerinci, Merdekapost – Angin puting beliung menerjang tiga desa di Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci pada Sabtu (2/8/2025) sekitar pukul 14.30 WIB. Desa yang terdampak yakni Desa Sangir, Desa Batang Sangir, dan Desa Kersik Tuo. 

Bencana ini menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan, mulai dari rusak ringan hingga berat.

Bupati Kerinci, Monadi, didampingi Kalak BPBD Dedi Andrizal, Dinas Sosial, TNI dari Kodim 0417/Kerinci, Polres Kerinci, serta relawan Tagana, langsung turun ke lokasi untuk memastikan kondisi masyarakat dan menyalurkan bantuan darurat.

“Hari ini kita Pemerintah Daerah Kabupaten Kerinci melalui BPBD turun langsung ke lapangan, melihat kondisi masyarakat kita yang terkena musibah bencana. Ada tiga desa yang terkena musibah,” ujar Monadi saat diwawancarai awak media.

Sebagai bentuk respon cepat, BPBD dan Dinas Sosial telah menyalurkan bantuan awal berupa terpal, mengingat cuaca masih diguyur hujan. Bantuan lanjutan untuk rumah yang mengalami rusak berat akan disalurkan mulai besok.

Pemerintah Kabupaten Kerinci bersama tim gabungan masih terus melakukan inventarisir kerusakan dan mendampingi warga terdampak.

Adapun data jumlah rumah rusak untuk sementara ini sekitar :

– 36 Rusak berat.

– Rumah rusak sedang: 20 unit

– Rumah rusak ringan : 53 unit.

– Korban luka-luka: 5 orang

Bupati Monadi juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi situasi ini.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik dalam kondisi seperti ini, agar kita bisa mengambil langkah yang tepat untuk penyelamatan diri,” ujarnya.(*)

Harganas ke-32 Digelar di Kerinci Berlangsung Meriah dan Penuh Harapan

Harganas ke-32 Digelar di Kerinci Berlangsung Meriah dan Penuh Harapan.(ist)

KERINCI, MP – Lapangan Kantor Bupati Kerinci berubah menjadi pusat perhatian Provinsi Jambi saat menjadi tuan rumah Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 Tingkat Provinsi Jambi, yang digelar meriah pada Kamis (31/7 2025).

Harganas kali ini Mengangkat tema “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju 2025,” peringatan ini menjadi ajang refleksi dan penguatan komitmen bersama terhadap peran strategis keluarga dalam membentuk generasi emas masa depan.

Acara akbar ini dihadiri oleh Inspektur Utama BKKBN Republik Indonesia Dr. Ucok Abdulrauf Damenta, Mag. Rer. Publ, Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H beserta istri Hj. Hesnidar Haris, Danrem 042/Gapu, Ketua DPRD Provinsi Jambi, para bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi bersama istri, serta jajaran OPD dari seluruh kabupaten/kota.

Rangkaian acara diawali dengan tarian selamat datang khas Kerinci yang menggambarkan kehangatan dan kearifan lokal. Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Kerinci sebagai tuan rumah Harganas tingkat provinsi.

Baca Juga:

Perkuat Sinergi Pramuka, Wabup Kerinci H. Murison Lakukan Audiensi Bersama Kwarda Jambi

Bupati Monadi Buka Gebyar PAUD dan HAN 2025, Komitmen Wujudkan Generasi Emas Kerinci

“Ini bukan sekadar acara seremonial belaka, tapi momentum strategis untuk mengingatkan bahwa keluarga adalah pilar utama pembangunan bangsa. Kami menyambut dengan tulus kehadiran Bapak/Ibu semua di Bumi Sakti Alam Kerinci,” ujarnya.

Monadi juga memaparkan potensi besar yang dimiliki Kabupaten Kerinci dalam bidang pertanian, pariwisata, dan budaya. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan potensi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis ketahanan keluarga.

Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris dalam pidatonya menekankan bahwa Harganas bukan hanya peringatan tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen dalam menjadikan keluarga sebagai fondasi pembangunan.

“Keluarga adalah pusat peradaban. Di sanalah karakter, akhlak, dan daya saing generasi bangsa dibentuk. Mari kita perkuat sinergi lintas sektor untuk mendukung ketahanan keluarga menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek yang membacakan sambutan Dirjen Bina Keluarga mengapresiasi semangat Provinsi Jambi dalam menyukseskan program pembangunan keluarga.

Puncak acara ditandai dengan pelantikan Ayah dan Ibu Provinsi Jambi oleh Inspektur Utama BKKBN, Gubernur Jambi, serta para kepala daerah bersama istri. Mereka yang dilantik merupakan figur inspiratif dari setiap kabupaten/kota yang dinilai telah menunjukkan keteladanan dalam membina keluarga harmonis dan mendidik anak secara optimal.

Baca Juga:

Bupati Monadi Lantik Pengurus GOW Periode 2025–2030, Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Pembangunan Daerah

Kegiatan ini menjadi simbol komitmen pemerintah dalam memperkuat peran keluarga sebagai aktor utama pembangunan SDM.

Rangkaian Kegiatan ditutup dengan pemberian penghargaan kepada tokoh keluarga inspiratif, tenaga kesehatan keluarga terbaik, serta peninjauan pameran produk UMKM unggulan binaan TP-PKK dan mitra BKKBN. Berbagai hiburan rakyat turut meramaikan suasana yang penuh semangat kebersamaan.

Harganas ke-32 ini menjadi bukti nyata bahwa membangun keluarga yang berkualitas bukan hanya tugas individu, tetapi tanggung jawab bersama. Kabupaten Kerinci pun sukses menyuguhkan perhelatan yang tak hanya meriah, namun sarat makna dan harapan.(*adz)

Mentan Amran Kunker ke Kerinci, Bupati Monadi Siap Bersinergi Wujudkan Kedaulatan Pangan

Mentan Amran Kunker ke Kerinci, Bupati Monadi Siap Bersinergi Wujudkan Kedaulatan Pangan.(ist/mpc)

KERINCI, MP – Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si, mendampingi langsung Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP, dalam kegiatan Gerakan Tanam Padi yang dilaksanakan di Desa Tanjung Mudo Penawar, Kecamatan Sitinjau Laut, Kabupaten Kerinci, Rabu (23/7/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari kunjungan kerja Menteri Pertanian ke Provinsi Jambi, khususnya ke Kabupaten Kerinci, yang dikenal sebagai daerah pertanian subur di wilayah pegunungan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., jajaran Forkopimda, para bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi, serta para petani, penyuluh, dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Monadi menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Menteri Pertanian atas kunjungannya ke Bumi Sakti Alam Kerinci. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung program nasional dalam bidang pertanian, khususnya peningkatan produksi padi.

“Luas lahan baku sawah di Kabupaten Kerinci saat ini mencapai sekitar 14.556 hektar, dengan potensi pengembangan sawah baru seluas ±543 hektar yang sedang dalam proses melalui program cetak sawah. Melalui gerakan tanam padi ini, kami ingin memperkuat sinergi dengan Kementerian Pertanian dalam mendukung percepatan tanam nasional,” ujar Monadi.

Baca Juga :  

Breaking News! Kejari Sungai Penuh Geledah Rumah dan Kantor Kades Muara Hemat

Menurut data Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura serta BPS Kabupaten Kerinci tahun 2025, produksi padi di Kerinci pada tahun 2024 mencapai ±87.791 ton per tahun dengan produktivitas sekitar 5,3 ton per hektar. Angka ini memberikan surplus sekitar 30.887 ton beras yang berkontribusi pada ketahanan pangan daerah dan nasional.

Namun demikian, Bupati Monadi juga menggarisbawahi sejumlah tantangan yang dihadapi para petani di Kerinci, seperti keterbatasan infrastruktur irigasi, kebutuhan alat dan mesin pertanian (alsintan), benih dan pupuk, serta akses pemasaran dan pelatihan.

“Dengan topografi pegunungan dan kontur berbukit, tantangan yang kami hadapi cukup unik. Untuk itu kami berharap dukungan penuh dari Kementerian Pertanian, termasuk melalui kebijakan afirmatif seperti alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk irigasi, demi mendukung peningkatan produktivitas padi di daerah ini,” tambahnya.

Baca Juga  

Pertama Kali, Mentan RI Amran Sulaiman Injakkan kaki di Kerinci

Sementara itu, Gubernur Jambi, Al Haris, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran Menteri Pertanian RI di Kabupaten Kerinci. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan sektor pertanian di Jambi, khususnya di wilayah pegunungan seperti Kerinci yang memiliki potensi besar namun juga menghadapi tantangan tersendiri.

“Kami sangat mengapresiasi dan menyambut baik kunjungan Bapak Menteri. Ini menunjukkan kepedulian yang luar biasa terhadap para petani di Jambi. Kami berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten terus diperkuat untuk mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan,” ujar Al Haris.

Menanggapi sambutan Bupati dan Gubernur, Menteri Pertanian RI, Dr. Andi Amran Sulaiman, menyatakan komitmen pemerintah pusat untuk memberikan dukungan penuh kepada Kabupaten Kerinci. Ia menyampaikan bahwa daerah-daerah yang serius mengembangkan pertanian akan menjadi prioritas dalam penyaluran bantuan dan program nasional.

Baca Juga  

Mentan Beri Perhatian dan Bantuan Lebih Besar untuk Daerah yang Bupatinya Hadir di Kerinci

“Kami datang bukan hanya untuk seremonial, tapi membawa solusi. Apa yang disampaikan Bupati Kerinci adalah nyata dan sangat tepat. Kementerian akan memberikan dukungan berupa alsintan, benih unggul, dan kami akan evaluasi percepatan pembangunan irigasi. Kerinci harus jadi lumbung pangan di pegunungan Sumatera,” tegas Menteri.

Bupati Monadi pun menutup sambutannya dengan penuh semangat, menyatakan kesiapan Kabupaten Kerinci untuk terus bersinergi dan berkomitmen dalam mendukung program pertanian nasional.(adz/*adv)

Mentan Beri Perhatian dan Bantuan Lebih Besar untuk Daerah yang Bupatinya Hadir di Kerinci

Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, kunjungan kerja ke Kabupaten Kerinci. Rabu, 23 Juli 2025.(ist) 

KERINCI, MERDEKAPOST - Kunjungan kerja Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman ke Kabupaten Kerinci, Rabu (23/7/2025), tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan pemaparan potensi pertanian daerah, tetapi juga momen penyerahan bantuan strategis untuk lima kabupaten.

Menariknya, lima kepala daerah yang hadir langsung dalam acara tersebut mendapat bantuan pertanian dalam jumlah lebih besar dibandingkan daerah lainnya yang Bupatinya tidak hadir.

Hal ini disampaikan Mentan usai ikut menanam padi di Desa Tanjung Mudo, Kecamatan Sitinjau Laut, Kerinci.

Lima kepala daerah yang hadir berasal dari Kabupaten Kerinci, Merangin, Sarolangun, Tebo, dan Batanghari.

“Pemerintah pusat akan selalu memprioritaskan daerah yang kepala daerahnya aktif dan serius mendampingi petani. Kehadiran langsung menunjukkan komitmen. Karena itu, hari ini kami serahkan bantuan lebih besar kepada lima daerah yang bupatinya hadir,” ujar Mentan, disambut tepuk tangan hadirin.

BACA JUGA:

Mentan Amran Disambut Al Haris di Kerinci, Bahas Percepatan Ketahanan Pangan

Bantuan yang diserahkan mencakup alat dan mesin pertanian (alsintan), pupuk bersubsidi, bibit hortikultura unggul, hingga program pendampingan teknis untuk petani.

Sementara itu, daerah yang kepala daerahnya tidak hadir tetap mendapat bantuan, namun jumlahnya lebih terbatas.

Bupati Kerinci selaku tuan rumah menyampaikan terima kasih atas perhatian Kementerian Pertanian.

“Kami merasa bangga dan termotivasi. Komitmen kami jelas, yakni menjadikan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah,” ujarnya.(Aldie Prasetya | Ali | mpc)

Mentan Amran Disambut Al Haris di Kerinci, Bahas Percepatan Ketahanan Pangan

Merdekapost, KERINCI – Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jambi, Rabu (23/07/2025). Kerinci menjadi titik pertama kunjungan Mentan Amran dalam agenda percepatan tanam padi nasional.

Pesawat rombongan menteri mendarat di Bandara Depati Parbo Kerinci sekitar pukul 12.23 WIB, disambut langsung oleh Gubernur Jambi Al Haris, Bupati Kerinci Monadi, dan Wali Kota Sungai Penuh Alfin.

Kunjungan ini merupakan bagian dari gerakan nasional peningkatan produksi beras, terutama menjelang puncak musim tanam Semester II 2025. Mentan Amran dijadwalkan melakukan peninjauan dan tanam padi serentak di Desa Tanjung Mudo, Kecamatan Sitinjau Laut, Kabupaten Kerinci.

“Pak Menteri langsung menuju lokasi tanam padi di Tanjung Mudo. Ini bagian dari komitmen mempercepat swasembada pangan,” ujar Edi Kusmiran, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Provinsi Jambi.

Baca Juga: Pertama Kali, Mentan RI Amran Sulaiman Injakkan kaki di Kerinci

Selain tanam padi, Mentan juga dijadwalkan menggelar rapat koordinasi ketahanan pangan bersama seluruh kepala daerah di Provinsi Jambi. Agenda ini akan berlangsung di Kerinci, dan menjadi ruang konsolidasi program pangan antara pusat dan daerah.

Dalam rakor tersebut, akan dibahas strategi penguatan produksi padi, peningkatan serapan pupuk, optimalisasi lahan, hingga distribusi bantuan pertanian di kabupaten/kota.

“Semua kepala daerah se-Jambi diundang. Ini momentum mengintegrasikan kebijakan pangan nasional ke tingkat daerah,” kata sumber di lingkaran protokoler provinsi.

Dipilihnya Kabupaten Kerinci sebagai lokasi kunjungan Mentan bukan tanpa alasan. Daerah ini memiliki potensi lahan sawah aktif lebih dari 6.000 hektare, dengan indeks pertanaman yang terus meningkat sejak 2022. Dalam beberapa musim tanam terakhir, Kerinci bahkan menjadi penyangga beras untuk wilayah barat Provinsi Jambi.

Kegiatan ini juga menjadi simbol dukungan Kementerian Pertanian terhadap program Gerakan Maju Tani Jambi (Gemati) yang digagas oleh Gubernur Al Haris, termasuk akselerasi digitalisasi pupuk dan alat mesin pertanian (alsintan).(*)

Pertama Kali, Mentan RI Amran Sulaiman Injakkan kaki di Kerinci

Mentan RI Andi Amran Sulaiman saat disambut di Bandara Depati Parbo di Kerinci

KERINCI, MP – Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman menginjakkan kaki untuk pertama kalinya di Bumi Sakti Alam Kerinci.

Kedatangan Menteri Pertanian Andi Amran di Bandara Depati Parbo Kerinci, Provinsi Jambi, Rabu (23/07/2025) siang, disambut Gubernur Jambi Al Haris, Pangdam Sriwijaya, Bupati Kerinci Monadi, Walikota Sungai Penuh Alfin, Dandim, Kapolres Kerinci AKBP Arya Tesa Brahmana, pimpinan DPRD Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh.

Mentan Amran jadwalnya akan akan melakukan beberapa kegiatan selama kunjungan kerja di bumi sepucuk Jambi sembilan lurah.

Agendanya Menteri Pertanian Amran akan melakukan gerakan percepatan tanam (GERTAM) padi di Desa Tanjung Mudo Penawar, kecamatan Sitinjau Laut, Kabupaten Kerinci.

Selain itu, Mentan Amran Sulaiman juga diagendakan mengadakan rapat koordinasi dengan kepala daerah se-Jambi di Kerinci.(adz)

Semarak, Bupati dan Wabup Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional 2025 dan Gebyar Paud Kerinci

Bupati dan Wabup Kerinci Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional 2025 dan Gebyar Paud Kabupaten Kerinci. (ist)

KERINCI, MP – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2025, Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci melalui Bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Non Formal (PNF) sukses menggelar Gebyar PAUD Kabupaten Kerinci pada Rabu (23/7/2025). Mengusung tema “Belajar dan Bergembira Bersama, Wujudkan Anak Kerinci yang Sehat dan Kreatif”, acara ini berlangsung meriah dan penuh keceriaan di kawasan wisata Dermaga Danau Kerinci.

Ratusan anak-anak PAUD dari berbagai kecamatan hadir dengan penuh semangat, didampingi oleh guru dan orang tua. Tak kalah penting, kegiatan ini juga dihadiri oleh Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., beserta Bunda PAUD Kabupaten Kerinci, Wakil Bupati beserta Ibuk, Kepala Dinas Pendidikan, unsur Forkopimda, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Kerinci menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang menjadi wadah aktualisasi kreativitas anak sejak usia dini. Ia menekankan bahwa anak merupakan aset berharga dan tulang punggung masa depan bangsa.

“Hari Anak Nasional menjadi momentum penting untuk mengingatkan kita semua bahwa anak adalah anugerah sekaligus amanah. Mereka berhak untuk hidup, tumbuh, berkembang, mendapatkan pendidikan, serta dilindungi dari kekerasan dan diskriminasi,” ujar Bupati Monadi.

Ia menambahkan bahwa dalam rangka mempersiapkan Generasi Emas 2045, pemerintah terus mengupayakan pemenuhan hak-hak anak secara menyeluruh melalui berbagai kebijakan. Program-program nasional seperti percepatan penurunan stunting, Kabupaten Layak Anak (KLA), dan Sekolah Ramah Anak menjadi bagian penting dari agenda pembangunan daerah yang perlu diintegrasikan secara serius.

“Kita tentu tidak ingin anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang tertinggal. Oleh karena itu, mari kita bersatu mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, hingga pemerintah untuk melindungi anak-anak dari pengaruh negatif dan dampak buruk teknologi,” lanjutnya.

Bupati Monadi juga mendorong pembentukan layanan terpadu untuk pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Kabupaten Kerinci. Ia menekankan pentingnya sistem perlindungan anak berbasis masyarakat, serta penguatan peran sekolah ramah anak sebagai lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan.

Tak hanya menjadi perayaan, Gebyar PAUD tahun ini menjadi bentuk nyata komitmen Pemkab Kerinci dalam mendukung pendidikan anak usia dini. Bupati Monadi menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pendidik PAUD yang telah berdedikasi membimbing dan menanamkan nilai-nilai karakter sejak dini.

Sementara itu, Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci, Deni Yanto, menuturkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana edukatif dan rekreatif, tetapi juga memperkuat sinergi antara lembaga PAUD, orang tua, dan pemerintah daerah.

“Kami ingin menciptakan ruang yang menyenangkan bagi anak-anak untuk belajar sambil bermain. Ini juga menjadi ajang mempererat kerja sama antarlembaga PAUD dan mendorong peningkatan mutu pendidikan anak di Kerinci,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan Gebyar PAUD 2025 diramaikan dengan berbagai lomba dan pertunjukan yang menampilkan bakat anak-anak. Mulai dari pentas seni, lomba mewarnai, fashion show, puisi, nyanyian, hingga senam ceria bersama, semuanya disambut antusias oleh peserta dan pengunjung yang hadir.

Perayaan Gebyar PAUD sekaligus Hari Anak Nasional ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran semua pihak akan pentingnya perlindungan dan pemenuhan hak anak, serta menjadi langkah konkret menuju terwujudnya generasi Kerinci yang sehat, cerdas, dan berkarakter kuat.(Adz)

Dorong Percepatan Pembangunan, Bupati Kerinci Serahkan Proposal Strategis ke Menko AHY

Dorong Percepatan Pembangunan, Bupati Kerinci Serahkan Proposal Strategis ke Menko AHY.(ist)

Merdekapost.com – Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan Kabupaten Kerinci. Salah satu langkah nyatanya adalah audiensi bersama Gubernur Jambi dan para kepala daerah se-Provinsi Jambi dengan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), di Jakarta. Rabu (16/7/2025).

Bertempat di Gedung Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan tersebut, Bupati Monadi menyerahkan langsung proposal infrastruktur yang disusun secara komprehensif sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperjuangkan program-program strategis yang berdampak langsung terhadap peningkatan daya saing, kemajuan, dan kesejahteraan masyarakat Kerinci.

Baca Juga:  

WNA Asal Tiongkok Ditangkap, Terancam Dideportasi

Bupati Kerinci Monadi ke media ini menyampaikan, Kami membawa sejumlah usulan strategis yang benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Di antaranya pembangunan dan peningkatan jalan antarwilayah, jembatan penghubung desa, hingga sarana pendidikan dan kesehatan yang representatif.

“Kami membawa sejumlah usulan strategis yang benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat,”ujar Monadi.

Monadi juga menambahkan, Kerinci sebagai wilayah yang memiliki potensi besar di sektor pariwisata, pertanian, serta energi baru terbarukan harus mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat, terutama dalam hal pembangunan infrastruktur penunjang.

“kami berharap melalui proposal ini, pusat bisa memberikan dukungan nyata agar pemerataan pembangunan bisa dirasakan hingga ke pelosok,” tutup Mantan Kepala Dinas Pendidikan Monadi.(Red)

Bupati Monadi Tinjau IPA IKK Tanjung Genting, Pastikan Peningkatan Kualitas Air Bersih

Bupati Kerinci Monadi saat meninjau IPA IKK Tanjung Genting, Pastikan Peningkatan Kualitas Air Bersih.(ist)

Kerinci, Merdekapost – Bupati Kerinci, Bapak Monadi, S.Sos, M.Si, hari ini melakukan kunjungan kerja ke Instalasi Pengolahan Air IPA IKK Tanjung Genting, Kecamatan Gunung Kerinci. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan progres dan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Dalam kunjungan ini, Bupati Kerinci didampingi oleh Kepala Seksi Satuan Kerja (Kasetker) Air Minum Wilayah Jambi Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Jambi. Turut hadir juga Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PERUMDA) Tirta Sakti Kerinci, Bapak Andi Tri Putra, ST, serta Direktur Teknik PERUMDA Tirta Sakti, Bapak Azwar Anas, S.Sos.

Bupati kerinci Monadi dalam arahannya menyampaikan pentingnya ketersediaan air bersih yang layak dan berkualitas bagi masyarakat. “Air bersih adalah kebutuhan dasar. Kita harus memastikan bahwa masyarakat Kerinci mendapatkan akses air bersih yang cukup dan memenuhi standar kesehatan,” tegasnya.

Baca Juga:  

Pemdes Agung Kotim, Perlengkapan Sekolah Gratis untuk Siswa PAUD hingga SMA

Maya Novefri Resmi Dilantik Jadi Dewas Perumda Tirta Sakti, Ini Pesan Bupati Monadi

Beliau juga mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh PERUMDA Tirta Sakti Kabupaten Kerinci dalam meningkatkan pelayanan, namun juga memberikan catatan untuk terus berinovasi dan mengatasi tantangan yang ada.

“Terus tingkatkan pelayanan dan berinovasi mengatasi tantangan yang ada,”pesan Bupati Kerinci Monadi, Sabtu (12/7/2025).

Direktur Utama PERUMDA Tirta Sakti, Bapak Andi Tri Putra, ST, mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan perhatian Bupati serta pihak BPPW Provinsi Jambi.

 “Kunjungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja keras memberikan pelayanan terbaik. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas air, serta memperluas jaringan distribusi agar semakin banyak masyarakat yang terlayani,” jelas Andi Tri Putra.(adz)

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs