Pemantapan Kepemimpinan Daerah, Bupati Kerinci Monadi Ikuti KPPD III Lemhannas RI

JAKARTA, MERDEKAPOST.COM – Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si. mengikuti Kursus Pemantapan Pemimpin Daerah (KPPD) Angkatan III Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI). Kegiatan yang berlangsung pada 15–28 Juli 2026 ini resmi dibuka di Kampus Lemhannas RI, Jakarta, dan diikuti oleh 25 kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia, terdiri dari 23 bupati dan 2 wali kota.

KPPD Angkatan III Tahun 2026 mengusung tema “Kepemimpinan Daerah yang Tangguh di Era Geopolitik Global dan Disrupsi Teknologi Menuju Indonesia Emas 2045.” Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Lemhannas RI, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Purnomo Yusgiantoro Center (PYC).

Pada upacara pembukaan, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa kepala daerah memiliki peran strategis sebagai pemimpin pembangunan di daerah yang tidak hanya menjalankan kebijakan, tetapi juga mampu mengorkestrasi seluruh potensi dan sumber daya untuk menghadirkan kebijakan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan nasional sangat ditentukan oleh kemampuan kepala daerah membangun kemitraan strategis dengan pemerintah pusat, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, perguruan tinggi, media, serta masyarakat. Kemitraan tersebut menjadi fondasi penting dalam mendukung implementasi program Asta Cita dan mewujudkan pembangunan yang efektif serta berkelanjutan.

Keikutsertaan Bupati Kerinci Monadi dalam program ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk terus meningkatkan kapasitas kepemimpinan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, mulai dari dinamika geopolitik global, transformasi digital, hingga penguatan tata kelola pemerintahan.

Selama mengikuti KPPD, para peserta akan memperoleh pembekalan mengenai wawasan geopolitik, penguatan kepemimpinan, strategi pengelolaan sumber daya daerah, serta sinkronisasi program pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat. Selain pembelajaran di Lemhannas RI Jakarta, peserta juga akan mengikuti studi lapangan di Lee Kuan Yew School of Public Policy, Singapura, sebelum menutup rangkaian kegiatan dengan sesi pengembangan kapasitas di BPSDM Kemendagri.

Melalui keikutsertaan dalam KPPD Lemhannas RI, diharapkan Bupati Kerinci dapat semakin memperkuat kapasitas kepemimpinan yang adaptif, inovatif, dan berwawasan kebangsaan guna mendorong percepatan pembangunan daerah serta mewujudkan Kerinci Berdaya Saing, Maju, dan Sejahtera sebagai bagian dari kontribusi menuju Indonesia Emas 2045. (*).

Monadi-Murison Ajak Ayah Antar Anak ke Sekolah: Gamas Simbol Kepedulian Orang Tua Bagi Masa Depan Anak

Kerinci – Pemerintah Kabupaten Kerinci mengajak seluruh ayah untuk meluangkan waktu mengantar putra-putrinya pada hari pertama masuk sekolah melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS). Gerakan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat peran ayah dalam pengasuhan serta mendukung tumbuh kembang dan pendidikan anak sejak dini.

Ajakan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kerinci Monadi, bersama Wakil Bupati H. Murison, yang memiliki kesamaan latar belakang sebagai mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci.

Bupati Monadi, Minggu (12/7/2026), mengatakan, momen hari pertama sekolah bukan sekadar rutinitas mengantar anak, melainkan kesempatan emas bagi seorang ayah untuk memberikan dukungan moral, rasa aman, dan semangat kepada buah hati dalam memulai perjalanan pendidikan.

“Saya mengajak seluruh ayah di Kabupaten Kerinci untuk hadir mengantar anak ke sekolah pada hari pertama masuk. Kehadiran ayah akan menjadi penyemangat, menumbuhkan rasa percaya diri, sekaligus menjadi bukti bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah, dan pemerintah,” ujar Monadi.

Baca Juga: Komitmen Pembangunan Kerinci Merata, Bupati Monadi Tinjau Progres Jalan Selampaung-Masgo

Menurut Monadi, anak-anak yang tumbuh dengan perhatian dan pendampingan orang tua akan memiliki karakter yang lebih kuat serta motivasi belajar yang lebih baik.

Senada dengan itu, Wakil Bupati Kerinci Murison menilai GAMAS bukan hanya gerakan seremonial, tetapi menjadi simbol kepedulian seorang ayah terhadap masa depan anak.

“Kehadiran ayah di hari pertama sekolah memiliki makna yang sangat besar bagi perkembangan psikologis anak. Mereka akan merasa dihargai, dicintai, dan lebih percaya diri dalam memasuki lingkungan belajar yang baru. Semoga gerakan ini menjadi budaya positif di Kabupaten Kerinci,” kata Murison.

Sebagai dua pemimpin daerah yang sama-sama pernah memimpin Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci, Monadi dan Murison dinilai memahami betul pentingnya sinergi antara keluarga dan sekolah dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Melalui GAMAS, Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap lahir kebiasaan baru di tengah masyarakat, di mana peran ayah dalam pendidikan anak semakin nyata. Sebab, kehadiran seorang ayah di hari pertama sekolah bukan hanya meninggalkan kesan mendalam bagi anak, tetapi juga menjadi investasi berharga dalam membangun generasi Kerinci yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.(Adz)

Komitmen Pembangunan Kerinci Merata, Bupati Monadi Tinjau Progres Jalan Selampaung-Masgo

Kerinci, Merdekapost.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam mewujudkan pemerataan pembangunan kembali ditegaskan melalui peninjauan langsung progres pemeliharaan ruas Jalan Selampaung–Masgo di Kecamatan Gunung Raya oleh Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., Sabtu (11/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Monadi didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kerinci, Ir. Maya Novefry Handayani, ST. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target sekaligus melihat langsung kondisi infrastruktur yang menjadi akses utama masyarakat menuju kawasan pertanian dan perkebunan.

Ruas Jalan Selampaung–Masgo sepanjang sekitar 18 kilometer merupakan salah satu jalur strategis yang menopang aktivitas ekonomi masyarakat Kecamatan Gunung Raya. Hingga saat ini, progres pekerjaan pemeliharaan telah mencapai sekitar 30 persen dan terus dikerjakan secara bertahap.

Di hadapan masyarakat, Monadi menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi prioritas pemerintah daerah karena memiliki peran penting dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah serta memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan sebagai sektor unggulan Kabupaten Kerinci.

"Jalan ini memiliki peran penting bagi masyarakat, terutama untuk menunjang aktivitas pertanian dan perkebunan. Karena itu, kami ingin memastikan pekerjaan berjalan dengan baik sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat,” ujar Monadi.

Ia menegaskan, keterbatasan kemampuan fiskal daerah bukan menjadi alasan untuk menghentikan pembangunan. Menurutnya, pemerintah tetap berupaya menghadirkan pembangunan melalui penetapan skala prioritas yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Dengan kemampuan fiskal daerah yang masih terbatas, kami tetap berupaya hadir melalui pembangunan yang menjadi kebutuhan masyarakat. Setiap program ditetapkan berdasarkan skala prioritas, bukan karena letak wilayahnya. Tidak ada perbedaan antara wilayah hilir, wilayah tengah maupun wilayah mudik. Seluruh masyarakat Kabupaten Kerinci berhak memperoleh perhatian yang sama sesuai kebutuhan dan kemampuan keuangan daerah,” tegasnya.

Monadi menambahkan, pemerataan pembangunan merupakan komitmen pemerintah daerah agar manfaat pembangunan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, Ir. Maya Novefry Handayani, ST, mengatakan pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan guna memastikan kualitas konstruksi tetap terjaga dan penyelesaian proyek berlangsung sesuai perencanaan.

Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap pemeliharaan Jalan Selampaung–Masgo dapat rampung tepat waktu sehingga mampu meningkatkan mobilitas masyarakat, memperlancar akses menuju sentra-sentra pertanian dan perkebunan, serta memperkuat pemerataan pembangunan di berbagai wilayah Kabupaten Kerinci.

Peninjauan lapangan tersebut juga menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memastikan setiap program pembangunan berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(Adz)

Bupati Monadi Tutup Festival Usia Dini ESA Pratama, Pembinaan Talenta Muda Sepak Bola Kerinci

Bupati Monadi Tutup Festival Usia Dini ESA Pratama, Pembinaan Talenta Muda Sepak Bola Kerinci

Kerinci – Festival Sepak Bola Usia Dini yang digelar Sekolah Sepak Bola (SSB) atau Akademi ESA Pratama resmi ditutup oleh Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., pada Jumat (10/7/2026). Penutupan berlangsung di Lapangan Trides Tebing Tinggi, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci.

Festival yang berlangsung selama 15 hari tersebut diikuti oleh 24 klub dari berbagai daerah di Kabupaten Kerinci. Ajang ini menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit pesepak bola muda berbakat yang diharapkan mampu mengharumkan nama daerah di masa depan.

Hadir dalam acara penutupan, Ketua KONI Kabupaten Kerinci Nafrizal, panitia pelaksana, para pelatih, orang tua pemain, serta ratusan masyarakat yang memadati lapangan.

Pada partai final, tuan rumah ESA Pratama Akademi tampil impresif dan berhasil mengalahkan Naber dengan skor meyakinkan 2-0. Kemenangan tersebut memastikan ESA Pratama keluar sebagai juara pertama, sementara Naber harus puas di posisi runner-up.

Pembinaan Usia Dini Fondasi Utama Lahirnya Atlet Berkualitas

Bupati Kerinci Monadi menyampaikan apresiasi penyelenggaraan Festival Usia Dini ESA Pratama yang dinilai menjadi salah satu langkah nyata dalam membina generasi muda melalui olahraga sepak bola.

“Pembinaan usia dini merupakan fondasi utama untuk melahirkan atlet-atlet sepak bola yang berkualitas. Pemerintah Kabupaten Kerinci akan terus mendukung kegiatan positif seperti ini sebagai bagian dari upaya mencetak prestasi olahraga daerah,” ujar Monadi.

Orang nomor satu di Kabupaten Kerinci ini juga menambahkan bahwa pembinaan sepak bola tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan proses yang panjang, konsisten, dan melibatkan berbagai pihak.

“Saya mengapresiasi ESA Pratama Akademi yang terus berkomitmen membina anak-anak sejak usia dini. Dari kompetisi seperti inilah akan lahir talenta-talenta terbaik yang nantinya bisa memperkuat tim Kabupaten Kerinci, bahkan membawa nama daerah ke tingkat provinsi maupun nasional. Pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan pembinaan olahraga yang berkesinambungan,” kata Monadi.

Sementara itu, Senada dengan Bupati Kerinci, Ketua KONI Kabupaten Kerinci, Nafrizal, menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh peserta yang telah menyukseskan festival tersebut.

“Festival ini menjadi bukti bahwa pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Kerinci terus berkembang. KONI sangat mendukung kegiatan seperti ini karena merupakan pondasi dalam mencetak atlet berprestasi. Kami berharap kompetisi usia dini dapat terus dilaksanakan secara rutin sehingga semakin banyak bibit-bibit pemain berbakat yang lahir dan mampu mengharumkan nama Kabupaten Kerinci di berbagai ajang,” ungkap Nafrizal.(*)

Gubernur Al Haris Imbau Putra Daerah Dokter Umum ikut Program PPDS Gratis

Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH bersama Bupati Monadi saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bukit Tengah Kabupaten Kerinci.(Adz)

Kerinci, Merdekapost.com – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bukit Tengah Kabupaten Kerinci, Minggu (05/07/2026). Kegiatan yang berlangsung di area Rumah Sakit Umum Bukit Tengah ini menandai dimulainya pengerjaan fisik proyek yang diharapkan meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Kerinci dan sekitarnya.

Gubernur Al Haris didampingi Bupati Kerinci Monadi, Wakil Bupati Kerinci Murison, Sekda Kerinci Zainal Efendi, SP, M.Si, Kepala Dinas Kesehatan Kerinci H. Hermendizal, SE, SKM, MM, dan unsur Forkopimda Kabupaten Kerinci, OPD Provinsi Jambi dan OPD Kabupaten Kerinci, camat dan tokoh masyarakat serta undangan lainnya.

Dalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menyatakan bahwa pembangunan rumah sakit ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dan Kabupaten Kerinci untuk memperkuat kapasitas fasilitas layanan kesehatan di daerah dan wilayah perbatasan.

Baca Juga: Gubernur Jambi Letakkan Batu Pertama RSUD Kerinci, Bupati Monadi: Tonggak Baru Pelayanan Kesehatan Dimulai

“Pembangunan Rumah Sakit Bukit Tengah akan memperpendek akses layanan kesehatan, mengurangi rujukan ke luar daerah, dan meningkatkan kualitas pelayanan medis bagi masyarakat Kerinci,” ujar Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris menceritakan proses panjang yang membawa proyek ini sampai pada tahap pembangunan. “Pada saat kami baru dilantik tahun lalu saya mengajak langsung Bupati dan perwakilan daerah bertemu Menteri Kesehatan untuk menyampaikan kebutuhan fasilitas kesehatan Kerinci. Alhamdulillah, setelah melalui proses, yang begitu panjang permintaan kami disetujui,” kata Gubernur.

Gubernur menjelaskan bahwa meskipun Kerinci merupakan daerah induk, layanan rumah sakit sebelumnya terdampak pemekaran sehingga sebagian fasilitas berada di Kota Sungai Penuh. Kehadiran RSUD Bukit Tengah diharapkan menutup kekurangan layanan tersebut. “Kita berharap proyek ini berjalan cepat, Juli kita mulai, Desember target selesai bersamaan dengan pengadaan alat kesehatan (alkes),” tambahnya.

Gubernur Al Haris menegaskan komitmen pemantauan agar proses pembangunan berjalan lancar tanpa hambatan dan menyatakan bahwa pemerintah provinsi akan membantu menutup kekurangan yang diperlukan sebagai wakil pusat di daerah. Selain fasilitas bangunan dan alat, Gubernur juga menyoroti pentingnya sumber daya manusia (SDM) yang kompeten. RSUD nantinya direncanakan memiliki layanan hemodialisis (cuci darah), pusat jantung, dan kemoterapi, sehingga diharapkan warga tidak perlu lagi berobat ke luar daerah seperti Sumatera Barat atau Kota Jambi.

Untuk ketersediaan dokter spesialis, Gubernur menyebut program PPDS (Pendidikan Dokter Spesialis) sebagai jalur untuk meningkatkan jumlah dan kualitas dokter di daerah. Gubernur optimis setelah fasilitas lengkap dan SDM terpenuhi, pelayanan kesehatan di Kerinci akan memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“ada 3 PPDS yang diprogramkan dari jambi yakni Anestesi, Bedah dan Paru, Kuliahnya dijambi bekerjasama dirumah sakit jambi, palingan ada Zoom, silakan kalo ada yang siap program ini gratis, ” Tutupnya.(Adz)

Ketika Adat, Pemimpin dan Harapan Bertemu di Kenduri Sko 5 Desa Tanjung Pauh Mudik

Kerinci - Langit cerah menaungi Lapangan Bola Kaki Bukit Pulai, Tanjung Pauh Mudik, Kecamatan Danau Kerinci Barat, Kabupaten Kerinci, Minggu (5/7/2026) sore. Ribuan masyarakat memadati lokasi Kenduri Sko Lima Desa, sebuah perayaan adat yang hanya digelar sekali dalam lima tahun.

Momentum sakral ini bukan sekadar ajang berkumpulnya anak jantan dan anak batino yang pulang ke kampung halaman. Kenduri Sko juga menjadi ruang pertemuan antara masyarakat adat dan para pemimpin daerah. Tiga kepala daerah hadir langsung dalam perhelatan tersebut, yakni Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. bergelar Datuk Mangkubumi Setio Alam bersama istri Hj. Hesnidar Haris, S.E. bergelar Karang Setio, Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., dan Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H.

Turut hadir pula Ketua TP PKK Kabupaten Kerinci Novra Wenti Monadi, S.Pd., Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh Sri Kartini Alfin, S.Kep., Ners., Wakil Bupati Kerinci, Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Sekda Kabupaten Kerinci, Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, anggota DPRD Provinsi Jambi Daerah Pemilihan Kerinci-Kota Sungai Penuh, jajaran OPD Provinsi Jambi dan Kabupaten Kerinci, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Baca Juga:Merinding! Langit nan Kelabu jadi saksi, Pengasungan Sko Menyatukan Ingatan pada Leluhur

Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa Kenduri Sko bukan sekadar perayaan budaya, melainkan momentum untuk merawat sejarah, adat istiadat, dan identitas masyarakat Kerinci.

“Hidup dengan sejarah panjang, budaya, kemudian juga adat istiadat yang hari ini kita kumpulkan di lima tahun sekali,” ujar Al Haris.

Menurutnya, tradisi yang berlangsung secara berkala ini menjadi kesempatan istimewa untuk menghidupkan kembali nilai-nilai leluhur agar tetap terjaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Para Pemimpin Negeri saat berfoto bersama penari massal yang ikut mensukseskan acara Festival Kenduri Sko 5 Desa Tajung Pauh Mudik.(Ist)

Di tengah kemeriahan Kenduri Sko, masyarakat juga menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi, terutama ancaman banjir dan kondisi infrastruktur di Tanjung Pauh Mudik. Menanggapi hal itu, Gubernur Al Haris berjanji akan memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan instansi terkait untuk segera melakukan kajian serta menyusun langkah penanganan.

“Kalau tidak ada dana di daerah, kita akan mengajukan ke pusat. Kalau perlu, kami tangani secara bertahap dari anggaran provinsi. Meski pelan-pelan, insya Allah akan kami upayakan,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Gubernur Al Haris juga menyerahkan bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jambi sebesar Rp25 juta untuk lima desa di Tanjung Pauh Mudik.

Baca Juga: Perkuat Komitmen Lestarikan Budaya: Dari Tanah Mendapo Sunge Pnoh 4 Gelar Adat Kehormatan Dianugerahkan

Sementara itu, Bupati Kerinci Monadi mengajak masyarakat untuk terus menjaga pusat-pusat adat yang menjadi identitas dan kekuatan sosial masyarakat Kerinci.

“Adat lamo, pusako, dan tradisi turun-temurun yang diwariskan oleh nenek moyang merupakan identitas dan kekuatan sosial kita. Kita harus bersama-sama menjaganya agar nilai-nilai kearifan lokal tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang,” ujarnya.

Baca Juga: Lantunan Syair Tari Iyo-Iyo Lagu Pusako Hipnotis Ribuan Pengunjung pada Kenduri Sko Tanjung Pauh Mudik

Monadi juga mengapresiasi kekayaan ungkapan adat yang masih terpelihara di tengah masyarakat, mulai dari Iyo-Iyo, Nek Mamak, Depati, Kato Rajo, hingga Kato Melimpah, yang selama ini menjadi peneguh tata kehidupan adat di desa-desa.

Di sisi lain, ia mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan tantangan zaman. Perkembangan teknologi, katanya, menghadirkan kemudahan sekaligus ancaman, seperti maraknya judi online dan peredaran narkotika yang dapat merusak sendi keluarga dan kehidupan bermasyarakat.

“Kepada para orang tua, khususnya anak batino dan anak jantan di Tanjung Pauh, tunjukkan teladan yang baik. Ajarkan mereka kearifan lokal, disiplin, serta kemampuan menghadapi godaan teknologi,” pungkasnya.

Di bawah langit cerah Tanjung Pauh Mudik, Kenduri Sko Lima Desa kembali membuktikan dirinya bukan sekadar seremoni adat. Ia menjadi ruang pulang bagi ingatan kolektif, tempat bertemunya pemimpin dan masyarakat, sekaligus panggung untuk memastikan warisan leluhur tetap hidup di tengah arus perubahan zaman.(Adz)

Perkuat Komitmen Lestarikan Budaya: Dari Tanah Mendapo Sunge Pnoh 4 Gelar Adat Kehormatan Dianugerahkan

SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus memperkuat pelestarian adat dan budaya sebagai bagian dari pembangunan daerah. Komitmen itu terlihat dalam pelaksanaan Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh di Tanah Mendapo, Sabtu (4/7/2026), dengan mengusung tema "Membudayakan Masyarakat Adat yang Beradab."

Prosesi adat berlangsung khidmat saat Lembaga Kerapatan Adat Enam Luhah Sungai Penuh menganugerahkan gelar kehormatan kepada sejumlah kepala daerah dan pimpinan pemerintahan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi mereka dalam menjaga nilai-nilai adat serta membangun daerah.

4 Gelar adat Kehormatan:

  • Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H. menerima gelar kehormatan adat Depati Susun Negroi Tanoh Sunge Pnoh. 
  • Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh Alpian menerima gelar Depati Setyo Negroi Tanoh Sunge Pnoh. 
  • Gubernur Jambi Al Haris menerima gelar Depati Amanah Negroi Tanoh Sunge Pnoh
  • Bupati Kerinci Monadi menerima gelar Depati Sinaro Bumi Sakti.

Penganugerahan gelar berlangsung secara sakral dengan mengikuti tata cara adat yang diwariskan secara turun-temurun. Gelar tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus amanah untuk menjaga kelestarian adat, memperkuat persatuan, dan mendorong pembangunan yang berpijak pada nilai-nilai budaya.

Wali Kota Alfin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan para pemangku adat. Menurutnya, gelar yang diterimanya merupakan amanah besar untuk terus menghidupkan nilai-nilai adat di tengah masyarakat.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H. menerima gelar kehormatan adat Depati Susun Negroi Tanoh Sunge Pnoh.

"Gelar adat ini bukan sekadar penghormatan bagi pribadi saya, tetapi amanah untuk terus menjaga, merawat, dan melestarikan adat istiadat yang menjadi jati diri masyarakat Sungai Penuh. Pemerintah Kota Sungai Penuh akan terus bersinergi dengan lembaga adat dalam membangun daerah tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur," ujar Alfin.»

Alfin menegaskan pembangunan daerah harus berjalan seiring dengan pelestarian budaya. Menurutnya, adat merupakan fondasi yang membentuk karakter masyarakat sekaligus menjadi identitas Kota Sungai Penuh di tengah perkembangan zaman.

Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh Alpian menerima gelar Depati Setyo Negroi Tanoh Sunge Pnoh

Kenduri Sko 6 Luhah juga menampilkan beragam pertunjukan seni dan budaya tradisional yang menggambarkan kekayaan warisan leluhur masyarakat Sungai Penuh. Ribuan warga memadati lokasi kegiatan dan mengikuti seluruh rangkaian acara dengan antusias.

Gubernur Jambi Al Haris menerima gelar Depati Amanah Negroi Tanoh Sunge Pnoh
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah, Bupati Kerinci Monadi, Ketua dan Anggota DPRD Kota Sungai Penuh,  jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Sungai Penuh, para pemangku adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta ribuan masyarakat dari berbagai wilayah.
Bupati Kerinci Monadi menerima gelar Depati Sinaro Bumi Sakti.

Melalui Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh, Pemerintah Kota Sungai Penuh kembali menegaskan komitmennya menjadikan adat dan budaya sebagai pilar utama pembangunan daerah. Sinergi antara pemerintah, lembaga adat, dan masyarakat diharapkan terus memperkuat persatuan, menjaga warisan budaya, serta mewujudkan Sungai Penuh yang maju, berbudaya, dan tetap berakar pada nilai-nilai luhur.(*) 

Monadi Dianugerahi Gelar Adat 'Depati Sinaro Bumi Sakti' dari Tanah Mendapo Sungai Penuh

Dari Tanah Mendapo Sungai Penuh, Monadi Dianugerahi Gelar Adat 'Depati Sinaro Bumi Sakti'

SUNGAI PENUH – Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., resmi dianugerahi gelar adat kehormatan Depati Sinaro Bumi Sakti oleh Lembaga Kerapatan Adat Enam Luhah Sungai Penuh dalam prosesi Kenduri Sko yang berlangsung di Tanah Mendapo, Kota Sungai Penuh, Sabtu (4/7/2026).

Penganugerahan gelar tersebut menjadi bentuk penghormatan dan kepercayaan masyarakat adat kepada para pemimpin yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam menjaga nilai-nilai adat dan budaya, sekaligus mendukung pembangunan daerah yang tetap berpijak pada kearifan lokal.

Selain Bupati Kerinci Monadi, Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh, Alpian, juga menerima gelar adat Depati Setyo Negroi Tanoh Sunge Pnoh. Sementara itu, Gubernur Jambi, Al Haris, dianugerahi gelar Depati Amanah Negroi Tanoh Sunge Pnoh, dan Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menerima gelar kehormatan Depati Susun Negroi Tanoh Sunge Pnoh.

Saat dihubungi, Bupati Monadi mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh lembaga adat.

“Ini merupakan sebuah kehormatan yang sarat makna dan menjadi wujud penghormatan terhadap nilai-nilai adat serta budaya Kerinci dan Sungai Penuh. Gelar ini bukan hanya penghargaan bagi pribadi, tetapi juga amanah untuk terus menjaga dan memuliakan adat istiadat sebagai jati diri masyarakat,” ujar Monadi.

Menurutnya, penganugerahan gelar adat tersebut menjadi penyemangat untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah, ninik mamak, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun Kerinci dan Sungai Penuh yang maju tanpa meninggalkan akar budaya dan nilai-nilai kearifan lokal.

“Adat dipakai baru, pusako dipakai usang. Budaya dijunjung, persatuan diperkuat, demi Kerinci dan Sungai Penuh yang semakin berdaya dan bermartabat,” pungkasnya.(adz)

Peringati Harganas ke-33, Monadi: Perkuat Peran Orang Tua dalam Mendidik Anak

Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33, Monadi: Keluarga adalah Fondasi Kemajuan Bangsa

Kerinci, Merdekapost.com - Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si. memimpin Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di Lapangan Kantor Bupati Kerinci, Senin (29/6).

Melalui momentum Harganas yang mengusung tema "Ayah Wajib Hadir" Pemerintah Kabupaten Kerinci mengajak seluruh keluarga untuk memperkuat peran orang tua dalam mendidik, melindungi, dan mendampingi tumbuh kembang anak. 

Kehadiran ayah dan ibu yang utuh menjadi kunci lahirnya generasi sehat, cerdas, dan berkarakter.

Baca Juga: Rangkaian Kenduri Sko Enam Luhah Berlanjut, Pergelaran Seni Budaya Luhah Datuk Singarapi Puteah Meriahkan Tradisi Hang Lahaek

Program Secanting 

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting kepada 10 keluarga sasaran berisiko stunting sebagai bentuk nyata komitmen Pemkab Kerinci dalam mewujudkan keluarga berkualitas dan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Mari mulai dari keluarga, karena keluarga yang kuat akan melahirkan Kerinci yang maju dan Indonesia yang hebat.(*adz)

Dinas PUTR Provinsi Jambi: Progres Jalan Renah Pemetik Capai 45 persen

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPTD Workshop dan Peralatan (WDP) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) bersama tim teknis turun langsung meninjau lokasi proyek di Kawasan Renah Pemetik Kabupaten Kerinci.Progres Jalan Renah Pemetik Capai 45%. (Istimewa)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM - Pemerintah terus mempercepat pelaksanaan proyek pemeliharaan ruas jalan di kawasan Ranah Pemetik. Hingga saat ini, progres pekerjaan telah mencapai 45 persen, sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi hasil pertanian dan perkebunan.

Dilansir dari laman Dinas PUTR Provinsi Jambi menuliskan, Untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target dan memenuhi standar kualitas, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPTD Workshop dan Peralatan (WDP) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) bersama tim teknis turun langsung meninjau lokasi proyek di Kawasan Renah Pemetik Kabupaten Kerinci.

Peninjauan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Gubernur dan Kepala Dinas PUTR agar pelaksanaan pekerjaan terus dikawal secara intensif. Selain memantau perkembangan fisik di lapangan, kunjungan ini juga bertujuan mengidentifikasi berbagai kendala sehingga dapat segera ditangani tanpa menghambat proses pengerjaan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPTD Workshop dan Peralatan (WDP) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) bersama tim teknis turun langsung meninjau lokasi proyek di Kawasan Renah Pemetik Kabupaten Kerinci.Progres Jalan Renah Pemetik Capai 45%. (Istimewa)

"Sesuai arahan Bapak Gubernur dan Kepala Dinas PUTR, kami berkomitmen untuk terus mengawal proyek ini agar berjalan optimal. Saat ini progres pekerjaan telah mencapai 45 persen," ujar Plt Kepala UPTD WDP saat melakukan peninjauan di lokasi.

Saat ini, pekerjaan pemeliharaan berkala difokuskan pada ruas jalan yang menghubungkan Desa Pungut Mudik hingga Desa Pasir Jaya. Setelah segmen tersebut rampung, pengerjaan akan langsung dilanjutkan menuju Lubuk Tabun guna memastikan seluruh ruas jalan Ranah Pemetik dapat segera difungsikan secara optimal.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPTD Workshop dan Peralatan (WDP) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) bersama tim teknis turun langsung meninjau lokasi proyek di Kawasan Renah Pemetik Kabupaten Kerinci.Progres Jalan Renah Pemetik Capai 45%. (Istimewa)

Seluruh pekerjaan dilaksanakan secara swakelola oleh Dinas PUTR melalui UPTD Workshop dan Peralatan. Skema ini dipilih untuk mengoptimalkan efisiensi anggaran, memaksimalkan pemanfaatan alat berat milik pemerintah, serta memberikan fleksibilitas dalam mempercepat penanganan titik-titik jalan yang menjadi prioritas.

Pemerintah daerah berharap percepatan pemeliharaan jalan ini dapat segera menghadirkan akses transportasi yang lebih aman, nyaman, dan fungsional bagi masyarakat. Jalan yang semakin baik diyakini akan memangkas waktu tempuh, memperlancar arus logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi tulang punggung perekonomian wilayah tersebut.(Adz)

Kenduri Sko Tigo Luhah 4 Desa Belui Meriah, Monadi: Adat Dijunjung, Budaya Dipelihara

MERDEKAPOST.COM – Rangkaian puncak Kenduri Sko Tigo Luhah Empat Desa Belui yang digelar di Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci, Minggu (21/6/2026), berlangsung meriah, khidmat, dan sarat makna budaya. Tradisi adat yang menjadi agenda penting masyarakat ini melibatkan empat desa dalam wilayah adat Belui, yakni Desa Belui, Belui Tinggi, Pahlawan Belui, dan Simpang Belui.

Kenduri Sko merupakan warisan budaya turun-temurun masyarakat Kerinci yang menjadi simbol pelestarian adat istiadat serta penguatan nilai-nilai kebersamaan. Pada puncak kegiatan, masyarakat disuguhkan berbagai atraksi seni budaya, seperti tari tradisional, pencak silat, hingga Tari Nek Salindah yang memukau para tamu dan warga yang hadir.

Suasana semakin semarak dengan penampilan kesenian adat yang melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari anak jantan, anak batino, ninik mamak, para Rio hingga Depati. Tradisi gayung bersambut yang ditampilkan menjadi gambaran kuatnya nilai-nilai adat dan filosofi yang diwariskan secara turun-temurun dalam Tigo Luhah Empat Desa Belui.

KetuA Panitia, Mirta Sayadi Depati, mengatakan Kenduri Sko merupakan puncak dari proses pemberian dan pengukuhan gelar adat kepada tokoh-tokoh yang telah ditetapkan berdasarkan hasil musyawarah para ninik mamak dan pemangku adat.

“Kenduri Sko adalah momentum penting dalam menjaga keberlangsungan adat istiadat. Gelar adat yang diberikan telah melalui proses dan pertimbangan yang matang oleh para ninik mamak, kemudian dimusyawarahkan bersama para Depati, pemangku adat, serta disaksikan oleh anak batino dan seluruh masyarakat adat,” ujarnya.

Mewakili empat kepala desa, Halapni menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mendukung serta berpartisipasi dalam menyukseskan pelaksanaan Kenduri Sko tahun ini.

BACA JUGA: Wabup Murison Hadiri Pembukaan Jamda Pramuka Jambi, Perkuat Karakter Generasi Muda

“Alhamdulillah, berkat kerja keras panitia serta dukungan seluruh masyarakat Empat Desa Belui, acara puncak Kenduri Sko Tigo Luhah berlangsung sukses, aman, dan meriah. Ini menjadi bukti kuatnya persatuan dan semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga warisan leluhur,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Kerinci Monadi, Ketua DPRD Kabupaten Kerinci Irwandri, Drs. Afip Budiman, Dandim, Kapolres Kerinci, Sekretaris Daerah Kabupaten Kerinci, para Depati, ninik mamak, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kerinci Monadi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kerinci mendukung penuh pelestarian adat dan budaya yang menjadi jati diri masyarakat Kerinci.

“Hari ini kami menghadiri Kenduri Sko Tigo Luhah Belui Tahun 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian adat istiadat dan budaya yang menjadi jati diri masyarakat Kerinci. Kenduri Sko bukan hanya sebuah tradisi, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, serta mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus,” ujar Monadi.

Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun dalam Kenduri Sko terus menjadi kekuatan dalam menjaga adat, melestarikan budaya, serta mendorong pembangunan Kabupaten Kerinci yang maju namun tetap berakar pada kearifan lokal.

“Adat dijunjung, budaya dipelihara, Kerinci semakin berjaya,” pungkasnya.

Pelaksanaan Kenduri Sko Tigo Luhah Empat Desa Belui tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga mempererat silaturahmi dan memperkokoh identitas masyarakat Kerinci di tengah perkembangan zaman. Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, tradisi warisan leluhur ini diharapkan tetap lestari dan menjadi kebanggaan generasi mendatang.(*)

Monadi Perkuat Old Star Siulak di Final Kapolres Cup U-40, Tundukkan Old Star Rawang 3-1

Bupati Kerinci Monadi Perkuat Old Star Siulak di Final Kapolres Cup U-40, Berhasil Tundukkan Old Star Rawang 3-1 dan menjuarai Turnamen tersebut.(Ist) 

KERINCI – Final Turnamen Sepak Bola Kapolres Cup U-40 berlangsung sengit. 

Laga final yang mempertemukan Old Star Siulak melawan Old Star Rawang berlangsung sengit di Lapangan Desa Penawar, Kecamatan Setinjau Laut, Kabupaten Kerinci, Kamis (18/6/2026).

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung tampil menyerang dan saling jual beli serangan. Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi dengan tensi yang cukup ketat.

Wasit Dahliana beberapa kali harus mengeluarkan kartu kuning kepada pemain dari kedua kesebelasan untuk menjaga jalannya pertandingan tetap kondusif.

Baca Juga: Dua Kepala Daerah Satu Suara, Dorong Percepatan IAIN Kerinci Menjadi UIN

Memasuki babak pertama, baik Old Star Siulak maupun Old Star Rawang sama-sama gagal memanfaatkan peluang yang diperoleh. Hingga turun minum, skor tetap bertahan 0-0.

Pada babak kedua, Old Star Siulak terus menggempur pertahanan Old Star Rawang. Namun, rapatnya lini belakang lawan membuat sejumlah peluang gagal berbuah gol. Di sisi lain, Old Star Rawang juga beberapa kali melancarkan serangan balik yang cukup berbahaya, namun belum mampu mengubah kedudukan.

Untuk menambah daya gedor tim, Old Star Siulak melakukan sejumlah pergantian pemain, termasuk memasukkan Bupati Kerinci, Monadi. Kehadiran Monadi menambah semangat permainan tim. Meski hanya bermain sekitar delapan menit, Monadi mampu menarik perhatian para penonton yang memadati lapangan.

Hingga waktu normal berakhir, kedua tim tetap gagal memecah kebuntuan. Skor 0-0 bertahan dan pertandingan pun harus ditentukan melalui babak adu penalti.

Pada babak adu penalti tersebut, para eksekutor Old Star Siulak tampil lebih tenang dan berhasil mengungguli Old Star Rawang dengan skor 3-1. Kemenangan itu sekaligus mengantarkan Old Star Siulak keluar sebagai juara Turnamen Kapolres Cup U-40 Tahun 2026.

Sementara itu, Old Star Rawang harus puas menjadi runner-up setelah memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan.

Dalam sambutannya usai pertandingan, Kapolres Kerinci menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia, perangkat pertandingan, serta para peserta yang telah menyukseskan turnamen dengan menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan.

“Dengan mengucapkan Alhamdulillahirabbil’alamin, Turnamen Sepak Bola Kapolres Cup U-40+ secara resmi saya tutup,” ujar Kapolres Kerinci.

Penutupan turnamen tersebut disambut meriah oleh para pemain dan penonton yang memadati Lapangan Desa Penawar. Turnamen Kapolres Cup U-40 dinilai sukses menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat persaudaraan antarpecinta sepak bola di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. (*)

Dua Kepala Daerah Satu Suara, Dorong Percepatan IAIN Kerinci Menjadi UIN

Bupati Kerinci bersama Walikota Sungai Penuh saat menghadiri acara Wisuda ke-XII IAIN Kerinci. (ist) 

Kerinci – Wisuda ke-XII Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci Tahun Akademik 2025/2026 tidak hanya menjadi momentum pengukuhan 538 wisudawan dan wisudawati, tetapi juga menandai semakin dekatnya langkah kampus tersebut menuju transformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Kerinci.

Dalam Sidang Senat Terbuka yang digelar di Aula Perpustakaan Digital IAIN Kerinci, Rektor IAIN Kerinci, Dr. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si., mengungkapkan bahwa proses alih status IAIN menjadi UIN terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.

Berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Agama Republik Indonesia, IAIN Kerinci masuk dalam lima perguruan tinggi yang dinyatakan memenuhi syarat dari 15 kampus yang mengajukan perubahan status kelembagaan.

“Perjalanan menuju UIN bukan hanya cita-cita kampus, tetapi juga harapan masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh. Dukungan pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh masyarakat, alumni, dan seluruh stakeholder sangat besar dalam mendorong terwujudnya UIN Kerinci,” ujar Jafar Ahmad.

Ia optimistis jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, status UIN Kerinci dapat terwujud paling lambat pada tahun 2027 atau awal 2028.

Menurutnya, transformasi menjadi UIN akan memberikan dampak strategis bagi kemajuan pendidikan tinggi di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh. Selain memperluas pilihan program studi, perubahan status tersebut juga akan meningkatkan daya saing daerah di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.

Sebagai bagian dari penguatan institusi, IAIN Kerinci juga mengumumkan rencana pembukaan Program Doktor (S3) untuk Program Studi Islam dan Program Studi Pendidikan Agama Islam. Langkah ini menjadi tonggak baru sekaligus bukti kesiapan kampus dalam menyongsong perubahan status menjadi universitas.

“Pembukaan program doktoral merupakan bagian dari penguatan kapasitas akademik kampus dan menjadi salah satu indikator kesiapan IAIN Kerinci menuju UIN,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Sungai Penuh Alfin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Angkatan XII IAIN Kerinci.

“Hari ini merupakan momentum bersejarah yang menandai keberhasilan saudara menyelesaikan satu tahapan penting dalam perjalanan pendidikan. Di balik toga yang dikenakan terdapat perjuangan panjang, kerja keras, serta pengorbanan orang tua dan keluarga yang patut dihargai,” ujarnya.

Alfin juga menegaskan komitmen dan dukungan penuh Pemerintah Kota Sungai Penuh terhadap upaya peningkatan status IAIN Kerinci menjadi UIN Kerinci.

“Transformasi IAIN Kerinci menjadi UIN Kerinci akan menjadi batu loncatan besar yang membawa manfaat lebih luas bagi masyarakat dan generasi mendatang,” katanya.

Sementara itu, Bupati Kerinci Monadi turut menyampaikan dukungan penuh terhadap percepatan perubahan status IAIN Kerinci menjadi UIN. Menurutnya, kehadiran UIN Kerinci nantinya akan menjadi kebanggaan masyarakat serta memperkuat posisi Kerinci dan Sungai Penuh sebagai pusat pendidikan di wilayah barat Provinsi Jambi.

Monadi menegaskan Pemerintah Kabupaten Kerinci siap bersinergi dan memberikan dukungan dalam berbagai bentuk untuk mewujudkan cita-cita besar tersebut.

“Keberadaan UIN Kerinci akan membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda daerah untuk mengakses pendidikan tinggi berkualitas tanpa harus keluar daerah. Ini investasi penting bagi masa depan Kerinci dan Sungai Penuh,” ungkap Monadi.

Bupati Monadi ke Renah Pemetik Lagi, Pastikan Pembangunan Jalan Sesuai Harapan

Bupati Monadi ke Renah Pemetik lagi untuk memastikan Pembangunan Jalan Sesuai Harapan.(Ist)

KERINCI — Dengan mengendarai sepeda motor trail dan menerjang medan jalan yang menantang, Bupati Kerinci, Monadi, kembali melakukan peninjauan proyek pembangunan Jalan Renah Pemetik, pada Sabtu (13/6/2026).

Langkah berani ini ia lakukan untuk memastikan kontraktor bekerja sesuai standar kualitas tinggi dan proyek selesai tepat waktu. Dalam blusukan ini, Kepala Bidang Bina Marga, Frans Mellas Pratama, turut mendampingi sang Bupati menyusuri jalur yang sedang dalam tahap perbaikan tersebut.

Bupati Monadi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kerinci berkomitmen kuat membuka isolasi wilayah. Selama ini, masyarakat di kawasan tersebut kerap menghadapi keterbatasan infrastruktur yang menghambat aktivitas harian mereka.

Bupati Kerinci Monadi saat Menggunakan Motor Trail Meninjau Pembangunan Jalan Renah Pemetik.(Ist)

“Jalan yang layak adalah kunci utama untuk menggerakkan roda ekonomi, mempermudah petani mengangkut hasil bumi, dan memperlancar mobilitas warga. Kami mengawal ketat proyek ini agar masyarakat bisa segera menikmati manfaatnya,” ujar Monadi di sela-sela peninjauannya.

Ia menambahkan, infrastruktur yang bagus memiliki dampak berantai (multiplier effect). Akses transportasi yang lancar otomatis akan memangkas biaya logistik, memicu pertumbuhan ekonomi lokal, dan menciptakan pemerataan pembangunan di seluruh pelosok Kerinci.

“Kami berharap Jalan Renah Pemetik ini menjadi awal baru bagi peningkatan kesejahteraan warga dan membuka peluang usaha yang lebih luas,” tuturnya optimis.

Fokus pada Kualitas dan Manfaat Jangka Panjang

Sengaja turun langsung ke lapangan dengan motor trail memberi keuntungan tersendiri bagi Monadi. Ia bisa melihat detail setiap sudut jalan yang sedang berjalan, sehingga pemerintah dapat langsung mengambil solusi cepat jika menemukan kendala teknis di lapangan.

Monadi tidak ingin pembangunan ini terkesan asal jadi. Ia menuntut hasil pekerjaan yang kokoh agar memiliki daya tahan yang lama dan memberikan rasa aman bagi pengendara yang melintas.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Kerinci memang sedang memprioritaskan percepatan pembangunan infrastruktur, terutama di wilayah-wilayah yang membutuhkan perhatian khusus. Pemerintah tidak hanya berfokus pada jalan-jalan protokol atau jalan utama kota, melainkan juga menyisir jalur-jalur penghubung di daerah terpencil.

Melalui komitmen dan aksi nyata ini, Pemkab Kerinci optimis mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memberikan pelayanan publik yang jauh lebih prima, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.(Red)

Sinergi Lintas Sektor, Operasi Katarak Gratis di RSU MH Thalib Dihadiri Kepala Daerah dan Jajaran Kapolres Kerinci

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Rumah Sakit Umum (RSU) MH Thalib Sungai Penuh menjadi saksi terlaksananya program sosial kemanusiaan berupa operasi katarak massal gratis. Kegiatan yang ditujukan untuk membantu masyarakat kurang mampu di wilayah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci ini dihadiri langsung oleh jajaran pejabat penting daerah dan aparat penegak hukum.

Hadir dalam pemantauan kegiatan tersebut, Walikota Sungai Penuh, Alfin Azhar, bersama Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos.. Kehadiran dua kepala daerah serumpun ini menegaskan komitmen bersama dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat, khususnya dalam penuntasan gangguan penglihatan akibat katarak.

Pengamanan dan Dukungan Penuh dari Polres Kerinci

Tak hanya jajaran pemerintahan sipil, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kerinci juga turun langsung memberikan dukungan penuh guna memastikan kelancaran jalannya acara. Tampak hadir di lokasi:

Kapolres Kerinci, AKBP Ramadhanil, Kabag Ops, AKP Edy Mardi, Kasat Reskrim, AKP Very Prasetyawan, Kasat Intel, AKP Sugiarto, Kasat Narkoba, AKP Yandra

Selain jajaran perwira Polres, agenda ini juga mendapat pengawalan dan peninjauan langsung dari pihak Sentral Aliatama Provinsi Jambi serta perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Kerinci yang ikut mengawal proses screening dan pendampingan para pasien.


Tinjau Langsung Pasien

Dalam sela-sela kegiatan, para pejabat menyempatkan diri untuk berdialog langsung dan memberikan motivasi kepada para lansia dan warga yang sedang mengantre maupun yang telah selesai menjalani operasi. Seperti yang terlihat pada file 101720.jpg, beberapa petugas medis juga sigap melakukan pemeriksaan tekanan darah (screening awal) kepada para tamu undangan dan peserta sebelum tindakan operasi dimulai.

Suasana keakraban dan sinergi yang kuat antarpimpinan daerah juga sangat terasa. Momen kedatangan dan jabat tangan hangat antara jajaran Polres Kerinci, Bupati Kerinci, dan Walikota Sungai Penuh di area parkir RSU MH Thalib  menjadi simbol runtuhnya sekat birokrasi demi pelayanan optimal bagi masyarakat.

Program operasi katarak ini diharapkan dapat mengembalikan produktivitas masyarakat yang sebelumnya terganggu penglihatannya, sekaligus menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah, kepolisian, dan instansi sosial di tengah-tengah masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh.

Duka Mendalam, 5 Orang Meninggal pada Lakalantas di Tol Pekanbaru–Dumai, Bupati Kerinci Sampaikan Belasungkawa

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Kabar duka menyelimuti masyarakat Kabupaten Kerinci setelah sebuah mobil travel Kerinci Wisata Ekspress jenis Toyota Hiace bernomor polisi BH 7013 RU mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Tol Pekanbaru–Dumai KM 46+200 Jalur A, wilayah Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Kecelakaan tragis tersebut melibatkan Toyota Hiace yang membawa sejumlah penumpang asal Kerinci dan sebuah dump truk Hino BM 9064 VU yang melaju di jalur yang sama.

Akibat insiden tersebut, lima orang dilaporkan meninggal dunia, sementara sejumlah penumpang lainnya mengalami luka-luka dan menjalani perawatan medis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan diduga terjadi setelah pengemudi Toyota Hiace mengalami kelelahan atau microsleep saat perjalanan menuju Dumai.

Baca Juga: 5 Warga Kerinci Meninggal, Kecelakaan Tragis di Tol Pekanbaru-Dumai Travel Hiace dan Dump Truk

Kendaraan yang dikemudikannya kemudian menabrak bagian belakang dump truk yang berada di depannya.

Korban meninggal dunia di lokasi kejadian adalah pengemudi Toyota Hiace, Roka Munanda (30), warga Desa Pondok Agung, serta tiga penumpang yakni Tabrani (60) dan Nuraini (55), warga Simpang Empat Tanjung Tanah, Kecamatan Danau Kerinci, serta Maiza. Sementara seorang penumpang lainnya, Rasmida (57), warga Pasir Tamiai, Kecamatan Danau Kerinci, meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan medis di klinik setempat.

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban maupun masyarakat Kerinci. Sebagian besar korban diketahui merupakan warga Kabupaten Kerinci yang sedang melakukan perjalanan menggunakan jasa travel menuju Riau.

Selain korban meninggal dunia, beberapa penumpang lainnya mengalami luka-luka. Di antaranya Roplis yang mengalami luka cukup serius dan dirujuk ke rumah sakit di Pekanbaru.

Kemudian Suci Sepdika Sari (17), pelajar asal Desa Lolo Kecil, dilaporkan mengalami luka-luka dalam kondisi sadar. Korban lainnya, Sabil Pratama Putra (17), warga Talang Lindung, Kecamatan Danau Kerinci, juga mengalami luka-luka akibat benturan keras saat kecelakaan.

Sementara itu, identitas beberapa penumpang lainnya masih terus didata oleh pihak berwenang untuk memastikan kondisi dan penanganan lebih lanjut.

Aparat kepolisian dari Ditlantas Polda Riau masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Bupati Kerinci Ucapkan Belasungkawa

Pemerintah Kabupaten Kerinci menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah yang menimpa warganya.

Bupati Kerinci, Monadi, mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan para korban yang telah meninggal dunia serta memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kerinci dan seluruh masyarakat Kerinci, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga para korban husnul khatimah, diampuni segala dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan menghadapi cobaan ini," ungkapnya.

Musibah ini menjadi pengingat pentingnya menjaga kondisi fisik saat berkendara, terutama dalam perjalanan jarak jauh yang membutuhkan

Masyarakat diimbau untuk beristirahat cukup dan tidak memaksakan diri mengemudikan kendaraan saat merasa lelah demi menghindari terjadinya kecelakaan serupa.

Identitas Korban

Data Korban Meninggal Dunia:

1. Roka Munanda (30) – Pengemudi Toyota Hiace – Meninggal di TKP.

2. Tabrani (60) – Penumpang – Meninggal di TKP.

3. Nuraini (55) – Penumpang – Meninggal di TKP.

4. Maiza – Penumpang – Meninggal di TKP.

5. Rasmida (57) – Penumpang – Meninggal saat menjalani perawatan di klinik.

Korban Luka-Luka:

Roplis – Dirujuk ke Rumah Sakit Pekanbaru.

Suci Sepdika Sari (17) – Luka-luka, kondisi sadar.

Sabil Pratama Putra (17) – Luka-luka.

Dona – Dalam pendataan.

Satu penumpang perempuan (Ms. X) – Dalam pendataan.

Peristiwa ini menjadi salah satu kecelakaan lalu lintas paling memilukan yang menimpa warga Kerinci sepanjang tahun 2026. Doa dan harapan terus mengalir agar seluruh korban luka dapat segera pulih dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan menghadapi musibah tersebut.(Adz)

Bupati Monadi Turun Kelokasi dan Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Belui dan Bedeng Delapan

Kerinci, Merdekapost.com – Wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Kerinci terhadap warga yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan oleh Bupati Kerinci, Monadi. Pada Jumat (5/6/2026), Bupati Monadi turun langsung menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Bedeng Delapan, Kecamatan Kayu Aro Barat, dan Desa Simpang Belui, Kecamatan Depati VII, Kabupaten Kerinci.

Dalam penyerahan bantuan tersebut, Bupati Monadi didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kerinci Marnus, unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), camat setempat, serta para kepala desa. Kehadiran rombongan pemerintah daerah disambut hangat oleh warga yang terdampak musibah, sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril dari pemerintah di tengah masa sulit yang mereka alami.

Bantuan yang diserahkan berupa peralatan bangunan, kebutuhan pangan, serta perlengkapan tidur yang sangat dibutuhkan oleh para korban untuk memenuhi kebutuhan dasar pasca kebakaran. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sembari menunggu proses pemulihan dan pembangunan kembali rumah yang terdampak.

Dalam kesempatan itu, Bupati Monadi menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam atas musibah yang menimpa warga. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kerinci akan terus hadir dan berupaya memberikan bantuan terbaik bagi masyarakat yang mengalami bencana.

“Kami turut merasakan kesedihan yang dialami saudara-saudara kita yang terkena musibah kebakaran. Pemerintah Kabupaten Kerinci hadir untuk memberikan dukungan dan bantuan agar masyarakat dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban yang dirasakan,” ujar Monadi.

Monadi juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan keamanan instalasi listrik dan sumber api di lingkungan rumah masing-masing. Menurutnya, langkah pencegahan merupakan upaya penting untuk meminimalisir terjadinya musibah serupa di masa mendatang.

Sementara itu, warga penerima bantuan mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Kerinci. Kehadiran langsung Bupati beserta jajaran dinilai menjadi penyemangat bagi para korban untuk kembali bangkit setelah mengalami kehilangan akibat kebakaran.

Melalui aksi cepat tanggap tersebut, Pemerintah Kabupaten Kerinci menunjukkan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya saat menghadapi situasi darurat dan bencana, sehingga semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus terjaga di Bumi Sakti Alam Kerinci.(*Adz)

MX Asia Bupati Cup 2026 Sukses Digelar, Kerinci Perkuat Posisi sebagai Destinasi Sport Tourism

Kerinci, MERDEKAPOST.COM - Gelaran MX Asia Bupati Cup 2026 resmi berakhir sukses. Ajang motocross bergengsi yang digelar di Kabupaten Kerinci itu berlangsung meriah dan menyedot perhatian ribuan penonton dari berbagai daerah.

Event ini tidak hanya menghadirkan persaingan sengit para rider terbaik, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan memperkenalkan potensi wisata Kerinci ke tingkat yang lebih luas.

Sejak hari pertama pelaksanaan, antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Ribuan penggemar olahraga otomotif memadati arena balap untuk menyaksikan aksi para rider yang tampil maksimal di setiap kelas perlombaan.

Atmosfer kompetisi berlangsung penuh semangat. Deru mesin, aksi lompatan, dan adu cepat para pembalap berpadu dengan keindahan alam Kerinci yang menjadi latar kuat penyelenggaraan event tersebut.

MX Asia Bupati Cup 2026 pun menjadi salah satu ajang olahraga otomotif yang mencuri perhatian di wilayah Sumatera pada tahun ini.

Keberhasilan penyelenggaraan event tersebut tidak terlepas dari kerja sama banyak pihak. Panitia pelaksana, sponsor, aparat keamanan, tenaga medis, relawan, media, serta masyarakat Kabupaten Kerinci dinilai memiliki peran besar dalam menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif selama kegiatan berlangsung.

Selain menjadi arena kompetisi olahraga, MX Asia Bupati Cup 2026 juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.

Kehadiran peserta, ofisial, tim pendukung, komunitas otomotif, dan wisatawan dari berbagai daerah ikut menggerakkan aktivitas ekonomi. Mulai dari sektor perhotelan, kuliner, transportasi, perdagangan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM.

Para pelaku usaha lokal merasakan peningkatan aktivitas selama event berlangsung. Produk lokal Kerinci, mulai dari kuliner khas hingga kerajinan masyarakat, ikut mendapat ruang promosi lebih luas di hadapan pengunjung dari luar daerah.

Kondisi ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan event olahraga dapat menjadi salah satu instrumen efektif untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.

Tidak hanya ekonomi, sektor pariwisata Kerinci juga ikut mendapat dampak positif. Sebagai daerah yang dikenal memiliki kekayaan alam, mulai dari pegunungan, danau, hingga kawasan konservasi, Kerinci kembali mendapat sorotan melalui publikasi dan pemberitaan event tersebut.


Banyak pengunjung memanfaatkan momentum ini untuk menikmati sejumlah destinasi wisata setelah menyaksikan perlombaan. Hal itu semakin memperkuat posisi Kerinci sebagai daerah yang memiliki potensi besar dalam pengembangan konsep sport tourism atau wisata olahraga.

Kesuksesan MX Asia Bupati Cup 2026 juga menjadi bukti bahwa Kabupaten Kerinci memiliki kapasitas untuk menjadi tuan rumah event berskala regional maupun nasional.

Dengan dukungan infrastruktur yang terus berkembang dan semangat kolaborasi masyarakat, Kerinci dinilai mampu menghadirkan kegiatan berkualitas yang memberi manfaat luas bagi daerah.

Lebih dari sekadar perlombaan, MX Asia Bupati Cup 2026 menjadi ruang silaturahmi komunitas otomotif, panggung sportivitas, sekaligus etalase promosi daerah.

Event ini menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi sarana strategis untuk membangun citra daerah, menarik kunjungan wisatawan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Dengan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan, masyarakat kini menantikan penyelenggaraan MX Asia Bupati Cup pada tahun-tahun mendatang.

Harapan besar muncul agar event ini terus berkembang menjadi agenda tahunan yang mampu menarik lebih banyak peserta, komunitas otomotif, wisatawan, dan pelaku usaha dari berbagai penjuru tanah air.

MX Asia Bupati Cup 2026 memang telah usai. Namun semangat yang ditinggalkannya masih terasa: semangat berprestasi, berkolaborasi, dan membawa nama Kabupaten Kerinci ke panggung yang lebih besar.(*)

Pemkab Kerinci: Jadikan Semangat Kurban sebagai Inspirasi

Pemerintah Kabupaten Kerinci mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah / 2026 Miladiyah.

Semoga semangat pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian yang diajarkan dalam Hari Raya Kurban menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus berbagi, mempererat persaudaraan, serta menjaga kebersamaan dalam membangun Kabupaten Kerinci yang kita cintai ini.

Taqabbalallahu minna wa minkum

Mohon maaf lahir dan batin.

#iduladha1447H #pemkabkerinci

Warga Kerinci dan Sungai Penuh Keluhkan Pemadaman Bergilir Tanpa Jadwal Pasti

KERINCI – Masyarakat di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh mengeluhkan sistem pemadaman listrik bergilir yang dilakukan oleh pihak PLN karena dinilai tidak memberikan kepastian jadwal kepada warga.

Keluhan tersebut muncul lantaran informasi yang disampaikan hanya sebatas wilayah yang akan mengalami pemadaman, tanpa disertai waktu dan durasi yang jelas. Kondisi ini membuat masyarakat kesulitan melakukan persiapan maupun antisipasi terhadap aktivitas sehari-hari.

“Lokasi yang mau dipadamkan ada, tapi kapan dan jam berapa tidak ada. Gimana warga mau siap-siap antisipasi, Pak,” ujar salah seorang warga.

Baca Juga:

PLTA Batang Merangin Berkapasitas Besar, Kenapa Kerinci-Sungai Penuh Masih Padam? Ini Kata PLN

Warga Desak PLN: Listrik di Kerinci dan Sungai Penuh Jangan Digilir

Menurut masyarakat, ketidakjelasan jadwal pemadaman berdampak pada berbagai aktivitas, mulai dari pekerjaan, usaha kecil, hingga kebutuhan rumah tangga. Warga berharap PLN dapat memberikan informasi yang lebih rinci dan terjadwal agar masyarakat bisa menyesuaikan aktivitas selama pemadaman berlangsung.

“Parah dak jeleh tanggal dan waktu,,,,”

Selain itu, masyarakat juga meminta agar informasi pemadaman disampaikan lebih cepat melalui media sosial maupun saluran resmi lainnya sehingga tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.

Hingga saat ini, pemadaman bergilir masih terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh menyusul gangguan pada sistem kelistrikan Sumatera yang sebelumnya mengalami blackout di beberapa daerah.(Adz)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs