Saat Mendikbudristek Nadiem Kunjungi Candi Muaro Jambi

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris. S.Sos, MH menegaskan komitmen pemerintah Provinsi Jambi untuk menjadikan kawasan candi Muaro Jambi menjadi situs yang dikenal sampai ke seluruh dunia. Pernyataan ini disampaikan di hadapan Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim di candi Kedaton, kawasan candi Muaro Jambi, Rabu (22/9/2021).

Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim menyampaikan, semenjak dirinya dilantik menjadi Menteri, dirinya sudah diingatkan oleh Dirjen Kebudayaan, untuk  datang ke Muaro Jambi. 

“Alhamdulilah sekarang baru bisa hadir di Kabupaten Muaro Jambi, dikarenakan Covid-19 selama ini sangat mengganggu semua aktifitas kita. Setelah saya datang ke Candi Muaro Jambi akhirnya saya mengerti kenapa selama ini, pak Dirjen Kebudayaan terus mengajak saya untuk datang kesini, setelah dilihat betapa terpukaunya melihat situs yang berada di Candi Muaro Jambi, ini sangat luar biasa, juga pencerahannya juga sangat luar biasa,”ujar Menteri.

Dijelaskan Nadiem ada beberapa konsep yang sangat unik di candi ini, salah satunya adalah pusat pendidikan ini adalah kampus yang berdiri sudah beberapa ratusan tahun yang lalu, yang kedua ini adalah kampus yang merdeka artinya murid murid datang dari berbagai negara seperti Cina, India untuk belajar dan menekuni ilmu yang berbagai macam  lima prodia. 

“Interaksi situs-situs di Indonesia cukup kuat dan juga interaksi situs-situs diluar Indonesia seperti di India yang ternyata situsnya banyak mirip dengan situs yang ada di Muaro Jambi serta luasnya juga sangat luas, dengan luasnya lokasi Candi ini  tentunya kami akan memperjuangkan anggarannya di pusat, dengan situasi saat ini Covid-19 semua anggaran sudah terpusat untuk Covid,” ujar Menteri.

Nadiem mengatakan bahwa dirinya akan memperjuangkan anggaran untuk Candi Muaro Jambi.

 “Nantinya saya akan menghadap Presiden dan akan menceritakannya semuanya apa yang saya lihat hari ini tentang situs situs di Candi Muaro Jambi, dan apa potensi yang bisa dijadikan realita di Candi ini. Harapan kita bersama candi Muaro Jambi bisa mendapatkan consensus, bahwa Muaro Jambi di jadikan salah satu area prioritas destinasi wisata, dengan tentu waktu yang begitu panjang,”sambungnya. (064)

Singasari Berdiri : KETAJAMAN MEMANDANG IRAMA HIDUP

SINGASARI BERDIRI:

Ketajaman Memandang Irama Hidup


Tengah malam, Mpu Lohgawe duduk bersila. Tangannya bersedakap, matanya memejam, telinganya tak mendengar apapun, termasuk suara derik cengkerik dan belalang disekitar padepokannya. Hanya mata hatinya yang terusik perkataan Arok, salah satu siswanya pada suatu waktu.

"Bapa Guru Lohgawe, hamba sudah puluhan kali bertemu brahmana, namun para brahmana hanya mengecam, menyerapahi, mengutuk, kesemena-menaan pemerintahan Sri Baginda Kertajaya di Kediri. Namun Prabu Kertajaya semakin menggunakan kekuasaannya untuk menyingkirkan para brahmana yang dianggap tak sepaham. Banyak para brahmana yang keluar dari teritori Kediri. Bapa Guru Lohgawe, kalau hanya mengecam, menyumpah, mengutuk, suara para brahmana hanya dianggap sepi. Oleh karenanya, para brahmana segera meditasi memohon agar Hyang Ganesya meminjamkan kedua mantranya. Mantra Parasyu dan mantra Aksamala. Parasyu adalah bersimbul sebuah kapak tajam, sedangkan Aksamala bersimbul tasbih irama hidup. Kapak tajam untuk memotong ketumpulan. Tasbih irama hidup, yang senantiasa diputar, intropeksi, evaluasi terhadap perjalanan hidup dan kehidupan. Bapa Guru Lohgawe, sudah waktunya kekuasaan Sri Baginda Kertajaya yang sewenang-wenang kita potong dengan kapak Parasyu dan kita putar ulang, kita tata kembali dengan irama tasbih Aksamala". 

Mpu Lohgawe membuka matanya, berdiri perlahan lantas dipandanginya sepuluh muridnya yang masih bersimpuh menunduk menunggu perintah sang guru. "Tantra, apakah Arok belum menghadap," tanya Mpu Lohgawe kepada salah satu muridnya.

"Belum Bapa Guru. Bukankah Bapa Guru Lohgawe mengutus Arok untuk menemui Mpu Gandring di Tarik".

"Ya. Seharusnya Arok sudah datang." 

* * * 


Sinar mentari sudah diufuk barat. Tiga pedati yang berisi upeti tidak bisa melanjutkan perjalanan karena jalan yang menuju kota raja Kediri terhalang batang-batang pohon dan batu-batu besar. Pimpinan prajurit pengawal pedati upeti memberi aba-aba kepada semua prajurit untuk berhati-hati. Namun dalam pada waktu itu juga puluhan orang-orang yang menutup mukanya berloncatan dari rerimbunan dengan mengacungkan senjatanya. Pertempuran tak bisa dihindarkan. Denting suara senjata, teriak-teriakan memekakkan telinga. Saling desak mendesak perkelahian antara prajurit Kediri dan gerombolan penyamun. Rupanya para penyamun adalah orang-orang terlatih dalam jurus-jurus silat yang mapan. Serangannya teratur dan tersistem dalam perkelahian kelompok. Akan tetapi, para prajurit Kediri juga sudah kenyang akan segala bentuk pertempuran. Tak seberapa lama prajurit Kediri sudah bisa menguasai keadaan. Beberapa penyamun tewas dan yang lainnya meloncat menjauh melarikan diri lewat lorong-lorong di kegelapan. Para prajurit juga tidak mengejarnya karena yang penting isi pedati masih utuh. Lantas setelah menyingkirkan batang pohon dan bebatuan yang menghalangi jalan, pimpinan prajurit memerintahkan melanjutkan perjalanan ke Kediri.

Peristiwa penyerangan prajurit pengawal upeti sering terjadi. Bahkan beberapa kali para prajurit tidak bisa mempertahankan pedati-pedati upeti. 

Kejadian perampasan upeti semakin membuat marah Prabu Kertajaya. Maka diperkuatlah pengawalan upeti-upeti dari para demang, buyut, akuwu yang diwilayah imperium kerajaan Kediri. 

* * *


Di balik bebatuan lereng gunung Arjuna, mengepul asap hitam membubung tinggi dari tumpukan dedaunan kering dan ranting yang dibakar. Satu orang yang membakar, sementara dua orang lagi memotong-motong batang pohon menjadi kecil-kecil dan ditaruh di atas daun-daun yang sudah terbakar. Semakin lama semakin meninggi kepulan asap hitam, sehingga terlihat dari bulak-bulak yang sangat jauh. 

Beberapa orang yang sedang mandi di sungai pinggir hutan bergegas keluar dari sungai dan segera mengenakan pakaian, kemudian yang berperawakan gempal pendek berdesis, 

"Ayo cepat, asap mengepul itu isyarat sandi memanggil kelompok kita dimanapun berada untuk berkumpul segera,"

"Ya kakang, Arok dan Tantra mungkin sudah disana," sahut yang tinggi kurus sembari menyelipkan dua pisau panjang dibalik bajunya. 

"Jangan lupa bingkisan titipan Dyah Umang buat Arok dibawa.

"Ya kakang." 

Hari sudah sore, beberapa rombongan kecil naik ke lereng bukit. Tak lama kemudian dua ekor kuda juga berhenti di rumah ujung desa. Lalu menitipkan kuda-kuda itu ke pemilik rumah dengan imbalan beberapa keping uang. Kedua orang pemilik kuda itupun naik ke lereng bukit. Dan beberapa kelompok orang lagi juga menuju ke lereng bukit. 

Bukit itu semakin gelap. Seseorang duduk diatas batu besar. Api bakaran itu sudah dipadamkan. Udara dingin seakan masuk ke tulang. Lelaki yang duduk di atas batu besar itu berkata, "Mpu Gandring sudah menyanggupi pesanan senjata kita. Seluruh pande besi di desa Tarik, Klanting, Mojojajar, Jati Sumber serta desa-desa pende besi lainnya sudah sanggup atas permintaan Mpu Gandring. Kita pesan ribuan senjata. Pedang, panah, tombak, tameng, pisau panjang, pisau pendek, keris," papar orang yang duduk diatas batu besar. 

Puluhan orang yang duduk didepannya mengangguk-anggukkan kepalanya. Kemudian orang yang duduk di atas batu itu melanjutkan, "Hasil rampasan upeti sudah cukup untuk biaya bikin senjata. Kita harus melumpuhkan Tumapel dulu, karena Akuwu Tumapel Tunggul Ametung adalah orang kepercayaan Sri Baginda Kertajaya di Kediri. Tumapel kita kuasai, lantas gempur Kediri." Gemuruh sorak di lereng bukit malam itu. Namun seseorang nyeletuk, "Bagaimana kalau Mpu Gandring berkianat."

"Kita enyahkan," tegas orang yang duduk di atas batu. Kembali gemuruh sorak menggegana.

Pertemuan di lereng bukit itu bubar setelah seseorang memberikan bingkisan dari Dyah Umang kepada orang yang duduk di atas batu. 

* * *


Bantuan dari ratusan padepokan di wilayah Tumapel, Kediri, Gelang-Gelang dan bahkan padepokan yang jauh dari kekuasaan kerajaan Kediri terus mengalir kepada Arok. Baik berupa bahan makanan maupun tenaga-tenaga muda. Kesemuanya itu karena rasa kebersamaan sesama. 

Sementara Prabu Kertajaya sudah terlalu jauh melenceng dalam memimpin Kediri. Adi gung adi guna. Sapa sira sapa ingsun. Sewenang-wenang. Apalagi kini malahan mengusir para brahmana yang dicurigai dari wilayah Kediri.

* * *


 "Arok, kini tibalah saatnya Hyang Ganesya mengangkat kedua tangannya, dan melepas Parasyu dan Aksamala," kata Mpu Lohgawe kepada Arok.

Arok membuka bingkisan dari Dyah Umang. Bingkisan itu berupa peta kekuatan Tumapel. Dan diberikannya pada Mpu Lohgawe.

"Siapa Dyah Umang, sampai-sampai mengetahui peta kekuatan prajurit Tumapel," tanya Mpu Lohgawe. 

"Dyah Umang adalah sahabat tuan puteri Ken Dedes, permaisuri Akuwu Tunggul Ametung. Kini jadi penghubung kita Bapa Guru Lohgawe," suara Arok pelan.  

Brahmana yang rambutnya sudah memutih semua mengangguk-anggukkan kepalanya. 

* * *


Hari anggara dasih, tengah malam, para prajurit penjaga istana Tumapel sudah lelah. Dengan merambat, namun pasti,  Arok, Tantra, Dyah Umang memimpin gerakan penyerangan diam-diam. Tanpa disadari penghuninya, istana Tumapel dikepung oleh pasukan Arok. 

Udara semakin dingin malam itu. Tiba-tiba terdengar suara burung hantu memecahkan heningnya malam. Prajurit jaga sadar dan sigap, karena tahu suara burung itu bukan suara burung sebenarnya, tetapi suara burung jadi-jadian. 

Artinya suara manusia menirukan suara burung sebagai suara sandi. 

Tak lama kemudian, terjadilah apa yang dikawatirkan prajurit jaga. Gempuran mendadak dari segala penjuru menusuk lambung pertahanan istana Tumapel. 

Senopati perang Tumapel Kebo Ijo gugur dalam mempertahankan Tumapel. Akuwu Tumapel Tunggul Ametung juga menghembuskan nafas terakhir oleh ujung keris Arok. 

Tumapel Runtuh 

Arok memperistri Dedes dan Dyah Umang.

Tahun 1222 Masehi. Arok memimpin Tumapel menyerbu Kediri. Raja Kediri Prabu Kertajaya terbunuh dalam pertempuran didesa Ganter, Pujon, Malang. 

Kediri takluk atas Tumapel 

Kota raja Kediri dipindah oleh Arok ke Singasari. Arok menjadi raja Singasari bergelar Sri Rangga Rajasa Amurwabumi.

S e l e s a i



Penulis: (Poedianto, Guru SMK Pariwisata Satya Widya, Surabaya)






Hebat, Selama Pandemi Guru SMK Wisata ini Berhasil Ciptakan 20 Lagu Jawa

Selama pandemi covid 19 tak mengurangi kreatifitas Poedianto, Guru SMK Pariwisata Satya Widya Surabaya ini setidaknya sudah berhasil menulis 120 lagu-lagu Jawa. (adz/ist) 
MERDEKAPOST.COM - Selama pandemi covid 19 tak mengurangi kreatifitas Poedianto, Guru SMK Pariwisata Satya Widya Surabaya, yaitu dengan menulis lirik dan lagu Jawa. Semangat menguri-uri seni budaya tradisi, setidaknya sudah menghasilkan sebanyak 120 lagu-lagu Jawa. 

Diantaranya judul lagu yang dinamai Paringan Rejeki, Sumilir Angin Wengi, Mung Kaya Ngene, Udan Isuk, Ojo Sumelang, Pramuka, Guru, Wancine Surup, Kelingan Rina Wengi, Darmaning Urip, Tembang Rembulan, Sinden, Ngombe Es Dhegan dan banyak lagi. 

Lagu-lagu tersebut dilantunkan sendiri dengan gitar usangnya.

Baca Juga: Bupati Kerinci Adirozal Dinyatakan Sembuh dari Covid 19

"Lagu-lagu ini hanya sebagai karya dasar. Tetapi apabila ada penyanyi yang berkenan, boleh menyanyikan lagu-lagu ini. Silahkan saja. Semuanya sudah ada di youtube," terangnya.

Berbagai tema diangkat dalam bentuk syair lagu. Misalnya tema pendidikan,  persahabatan, asmara dan tema lainnya. 

"Saya tidak ingin jadi penyanyi. Saya hanya pencipta lagu Jawa". ujarnya tatkala ditanya oleh teman guru sejawatnya ketika usai memberi pelajaran murid-muridnya dengan daring di ruang guru baru-baru ini.

Pecinta seni tradisi wayang kulit, ludruk, janger, ketoprak, keroncong, langgam, campur sari ini, juga sudah menulis berbagai cerita rakyat, legenda, ephos,  cerpen. 

Misalnya cerita dengan judul Sang Guru, Perawan Sendang Madu, Cinta Suci di Kaki Gunung Wilis, serta berbagai cerpen sosial. Kesemuanya ditulis saat waktu luang di tengah-tengah kesibukan tugas-tugas guru dari sekolah tempatnya mengabdi.

Berita Lainnya: COVID-19, Pemda Kerinci Tutup Objek Wisata, Wisata Milik BUMDes Terancam Rugi

"Saya memang suka menulis, menulis apa saja yang berkaitan dengan seni dan budaya. Saya juga pernah menulis di majalah pendidikan milik Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, yaitu Majalah Info, Majalah Bende, Majalah Media dan media pendidikan lainnya," paparnya.

Lebih lanjut, guru yang suka humoris ini mengatakan bahwa seni budaya tradisi diajarkan di setiap jenjang pendidikan. Dari tingkat pendidikan dasar sampai tingkat pendidikan atas. Baik seni tari, menyanyi, kerawitan, pedalangan dan seni lainnya. 

"Sebab garda terdepan melestarikan seni budaya tradisi ialah sekolah-sekolah," pungkasnya.(*)

*Poedianto guru SMK Pariwisata Satya Widya Surabaya

Ini 5 Zodiak Paling Manis yang Punya Kepedulian Tinggi

Ilustrasi
Mereka tidak berpura-pura, mereka benar-benar peduli. Ketika seseorang digambarkan sebagai orang yang manis, itu berarti bahwa mereka baik, bijaksana, memberi, memiliki perilaku yang baik, dan tidak jahat. Namun, siapa tanda zodiak termanis dan bagaimana astrologi memengaruhi kepribadian dan horoskop mereka?  

Nah, tanda-tanda zodiak ternyata memengaruhi siapa kita, bagaimana kita bertindak, dan bagaimana kita berpikir tentang diri kita sendiri dalam hubungannya dengan orang lain. Jadi mengapa mereka tidak ada hubungannya dengan betapa manisnya kita? Salah satu hal utama tentang orang-orang manis adalah bagaimana kepedulian mereka terhadap orang lain dan bagaimana mereka menunjukkan kepedulian terhadap orang lain dalam tindakan mereka. 

Jika mereka melihat seseorang berada dalam keadaan yang buruk, mereka tidak akan mengabaikannya dan melanjutkan. Mereka berbicara dengan mereka dan jika orang tersebut membutuhkan bantuan profesional, mereka mendapatkannya untuk mereka. Orang-orang yang manis cenderung tidak mementingkan diri dengan cara itu. Jadi jika sesuatu tidak nyaman atau tidak menyenangkan bagi mereka, itu tidak masalah. Mereka menempatkan kebutuhan orang lain di atas kebutuhan mereka sendiri.

1. PISCES (19 Februari - 20 Maret)

Ilustrasi (Unsplash)
Dilansir dari Your Tango, Pisces manis karena mereka penuh perhatian, perhatian, dan empati. Mereka memiliki kapasitas besar untuk perhatian dan karena mereka intuitif, mereka secara naluriah tahu apa yang dibutuhkan orang. Pisces besar pada pengampunan dan mereka selalu bersedia memberi orang kesempatan kedua. Dibutuhkan banyak bagi Pisces untuk menyerah pada seseorang. Apa pun yang terjadi, Pisces selalu mendukungmu.

2. CANCER (21 Juni - 22 Juli)

Cancer selalu tertarik pada kehidupan orang lain dan selalu senang mendengarkan orang yang dicintai. Cancer tidak hanya mengatakan bahwa mereka peduli. Mereka juga membuktikan dengan cara mereka menunjukkan kepedulian terhadap orang lain. Jika seseorang tampak kesal tetapi tidak datang dengan alasan, seorang Cancer akan membujuknya dan mencoba mencari cara agar mereka dapat membantu. Jika orang tersebut bersikeras tidak menginginkan bantuan, Cancer akan menghargai itu, tetapi itu tidak akan menghentikan mereka dari kekhawatiran.

3. LIBRA (23 September - 22 Oktober)

Ilustrasi (Unsplash)
Libra manis dalam cara mereka sangat murah hati dan suka memberi. Jika mobil teman mogok, Libra akan datang menjemput mereka dan membantu menarik mobilnya. Jika teman itu kekurangan uang tunai, Libra akan membantu mereka dengan uang. Jika ada hujan badai yang tiba-tiba, Libra akan memberi seseorang jaket mereka dengan anggapan bahwa mereka membutuhkannya lebih daripada Libra. Libra menyumbang untuk amal, terutama jika itu berhubungan dengan seseorang yang mereka sayangi dan mereka cenderung melakukan pekerjaan sukarela juga.

4. SAGITARIUS (22 November - 21 Desember)

Sagitarius tahu persis apa yang harus dikatakan untuk mencerahkan hari seseorang. Mereka tidak percaya bahwa jika seseorang lebih sukses daripada Sagitarius, mereka masih akan dengan sepenuh hati memberi selamat kepada mereka. Jika mereka menyukai sesuatu yang kamu kenakan atau sesuatu yang kamu lakukan, mereka akan memujimu untuk itu. Orang Sagitarius tahu bagaimana mencapai keseimbangan sehingga mereka tidak terlalu sering memuji, atau itu akan dianggap palsu. Mereka cukup memuji sehingga bermakna bagi orang yang menerimanya.

5. CAPRICORN (22 Desember - 19 Januari)

Ilustrasi (Unsplash)
Beberapa Capricorn tampak terlalu serius dan terdorong untuk menjadi manis, tetapi mereka sebenarnya adalah salah satu tanda zodiak yang paling manis. Capricorns selalu yang pertama menawarkan untuk membantu seseorang atau mengambil alih tugas yang menjadi beban bagi orang lain. Mereka sangat bijaksana, baik hati, dan sabar. Capricorns tidak mendorong orang atau terburu-buru untuk kebutuhan mereka sendiri. Mereka membiarkan orang pergi dengan langkah mereka sendiri dan mereka mencoba untuk mendorong dan mendukung mereka. Capricorn selalu siap membantu seseorang dan ketika mereka melakukannya, mereka biasanya tidak meminta imbalan apa pun.)*

Penulis: aldie prasetya | editor : rudi | Merdekapost.com

Sejarah Singkat, Arwati 'Nenek Ruwai' Sang Legendaris Rentak Kudo


SUNGAI PENUH - Rentak Kudo Adalah Tarian Massal yang diketahui berasal dari Kecamatan Hamparan Rawang Kota Sungai Penuh.

Apakah Kita Pernah Mendengar Lirik Lagu Rentak Kudo, "AHAI AHAI AHAI RUWAI AEH".

Dilansir dari halaman #Kerinci_Terkini, Rentak Kudo di Ciptakan Oleh Arwati atau yang akrab di sapa (Tino Ruwai-red, berasal dari ahai ahai ahai ruwai aeh...) Memiliki Kesan yang Sangat luar biasa yaitu saling berbalas Pantun dalam bahasa asli Rawang (Awo). Bahkan Tari rentak kudo ini juga diyakini bisa berkesan mistis bagi pelaku atau pengasuhnya (penyanyi).

Nenek Ruwai yang saat ini Berusia sudah hampir 60 tahun Ini Menciptakan rentak Kudo pada tahun 1989 atau sekitar 31 tahun yang lalu.

Tari rentak kudo pada saat acara pernikahan atau kegiatan-kegiatan lainnya
Musik Rentak Kudo awalnya menggunakan rebana dan seiring dengan berkembangnya Zaman, Rentak Kudo Sekarang sudah menggunakan music bervariasi dari Organ tunggal.

Sekarang Rentak Kudo Sudah Menjadi Tarian yang pasti dilakukan di setiap acara Pernikahan di Kabupaten kerinci dan Kota Sungai penuh, bahkan sudah dikaukan juga pada event-event ditingkat nasional.

Sumber: #Kerinci_Terkini | Pewarta: Rudi | Editor: Heri Zaldi | Merdekapost.com

Ini Pesan Terakhir Didi Kempot untuk Istri Pertama dan Anaknya

Istari pertama dan anak Dedi Kempot (Foto: Detik.com)
Merdekapost, Ngawi - Sebelum meninggal dunia, maestro campursari Didi Kempot meninggalkan pesan untuk istri dan anaknya di Ngawi. Pesan itu ditujukan untuk putrinya Siyola Pudi Regena Resi (15) agar kelak menjadi orang yang sukses bisa melebihi orang tua.

"Pesan terakhir itu pokoknya intinya itu ke anaknya, kamu harus jadi anak yang sukses bisa melebihi orang tua," ucap Putri, istri pertama Didi Kempot di rumah kediaman di Desa Majasem Kecamatan Kendal Ngawi, Kamis (7/5/2020).

Sambil mengusap air mata, Putri mengaku jika suaminya akan bangga jika putrinya menjadi orang yang sukses. "Jadi anak yang sukses, papa itu bangga kalau kamu sukses. Bangga kamu pinter. Begitu pesannya," kata Putri

Wanita berhijab itu dengan mata sembab bercerita bahwa suaminya tidak ingin melihat anak istrinya bersedih. Didi juga selalu menyembunyikan sakitnya dari anak istri. Bahkan Didi Kempot ikhlas menanggung sakit anak istrinya.

"Yang paling tidak dilupakan kasih sayang melebihi segalanya pokoknya. Mama sama anak nggak boleh sakit biar saya saja yang sakit," ucap Putri menirukan suaminya.

Atas pesan sang suami tersebut, Putri akan berusaha untuk melaksanakan pesan tersebut agar kelak putrinya sukses.)*

Sumber: detik.com | Editor: Heri Zaldi | Merdekapost.com

Subhanallah, Bukti Cinta dan Dedikasi Untuk Istri Pertama, Didi Kempot Bangun Sebuah Masjid

Dedi Kempot (ist)
Jakarta, Merdekapost - Penyanyi campursari kenamaan Tanah Air Didi Kempot telah berpulang pada Selasa (5/5) lalu.

Satu-persatu kenangan tentang pria yang dijuluki Lord Didi Kempot ini pun mulai terungkap ke perbukaan publik.

Baru-baru ini sebuah pengguna Facebook dengan nama Blontank Poer menceritakan kisah romantis yang dilakukan pelantun lagu Ambyar ini pada sang istri pertama, Saputri.

Sosoknya yang rajin beribadah membuat Didi Kempot menghadiahkan sebuah masjid untuk wanita yang kerap disapa Putri ini.

"Buat yang masih meragukan siapa Mas Didi, beliau seorang muslim yang dermawan. Dia juga membangun masjid di Ngawi, sebagai hadiah kepada istrinya yang selalu dia banggakan sebagai ahli wirid dan seneng pengajian," tulis akun tersebut.

Akun tersebut juga mengatakan Didi Kempot selalu membanggakan sang istri. The Godfather of Broken Heart ini berujar doa sang istri adalah obat mujarab bagi kesehatannya.

"'Kalau bukan karena banyak wiridan Mbak Putri, mungkin saya tidak sekuat sekarang, Mas. Alhamduillah selalu diparingi sehat dan kuat oleh Gusti Allah,' kata Mas Didi dalam berbagai kesempatan, kepada saya," lanjut akun tersebut.

Sementara itu, Didi Kempot meninggal dunia pada Selasa (5/5) lalu di RS Kasih Ibu Solo, Jawa Tengah karena henti jantung.

Pada hari yang sama jenazah Didi kempot dimakamkan di samping pusara sang putra di Ngawi, Jawa Timur.)*

Sumber: Insertlive.com | Editor: Heri Zaldi | Merdekapost.com

2 Tahun Awal Pakai Hijab, Melly Goeslaw Rasakan Tak Ada Job Sama Sekali

Melly Goeslaw
Jakarta - Melly Goeslaw kembali ceritakan perjalanan hijrahnya untuk memakai hijab. Delapan tahun lalu Melly sudah sangat ingin mengenakan hijab.

Setelah yakin dan pasti mengenakan hijab, tetap ada cobaan untuk penyanyi yang dijuluki sebagai Queen of Soundtrack itu.

"Semakin hari karena berhijab, jadikan hidup aku selalu beribadah. Tadinya pekerjaan aku a, b, c, d, e, f, g, sekarang cuma a, b, c, d. Tahun pertama, 2 tahun aku nggak ada job lho," cerita Melly Goeslaw dalam channel Youtube Hijrah Fest.

Melly melihat justru banyak artis-artis lain setelah hijrah kebanjiran job. Tapi, Melly justru merasa nggak dapat job apa pun.

"Jadi kalau hijaber lain begitu hijab dapat iklan, aku benar-benar nggak dapat apa-apa. Sampai aku diajak charity ke Palestina. Ibaratnya, dari sisi materi itu yang biasanya dapat 10 ribu cuma dapat seribu, nggak bisa nopang kehidupan aku," kisahnya.

Meski awalnya merasa jatuh, ada hikmah lain yang dirasakan oleh Melly Goeslaw. Dari jam kerja Melly sudah merasakan perbedaan yang justru membuat dirinya sangat menikmati proses hijrah.

"Terus lama-lama kok enak banget, dulu jam 1 malam belum naik panggung. Ini sebelum zuhur sampai rumah, jadi aku terus menerus masukin pikiran semua ini keindahan yang Allah kasih," tutur Melly.

"Bukan pekerjaan yang Allah kurangi, tapi Allah milih yang lebih baik. Alhamdulillah pertemuan dengan orang sendirinya kesortir, aku juga nggak jadi manusia yang cetek pola pikirnya," pungkasnya.

Sumber: detik.com | Editor: HZA | Merdekapost.com

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Sejarah Kerinci | Peta Situs