Kitab Tanjung Tanah Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Nasional, Ini Harapan Pemerhati Budaya dan Sejarah Kerinci

Suhardiman Rusdi Pemerhati Budaya dan Sejarah Kerinci. Insert : Lembaran Kitab UU Tanjung Tanah. (ist)

MERDEKAPOST.COM - Kitab Undang-undang Tanjung Tanah Kerinci resmi menjadi Cagar Budaya tingkat Nasional. SK Penetapan Cagar Budaya Nasional itu sudah diterima Pemerintah Provinsi Jambi dalam hal ini langsung diterima Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani pada acara puncak kegiatan Anugerah Warisan Budaya Indonesia (WBTBI) 2023.

Wakil Gubernur Jambi Abudullah Sani yang menerima SK dan penghargaan itu, mengatakan dengan ditetapkannya Kitab Undang-undang Tanjung Tanah Kerinci ini maka menambah cagar budaya peringkat nasional yang ada di Provinsi Jambi.

“Mudah-mudahan dengan penetapan ini menjadi penyemangat kita untuk selalu menggali dan melestarikan budaya baik benda dan tak benda."

“Kita tahu tidak sedikit cagar budaya yang ada di Jambi dengan penetapan ini maka menambah khazanah budaya di Provinsi Jambi,” sambungnya di acara yang digelar di Kawasan Kota Tua, Taman Fatahillah Jakarta Barat, DKI Jakarta, Rabu (25/10/2023) malam.

Wakil Gubernur Jambi Abudullah Sani yang menerima SK Penetapan

Sementara itu, Suhardiman Rusdi. Pemerhati budaya dan sejarah kerinci yang merupakan warga Tanjung Tanah, menyatakan sangat bersyujur dan berbangga,

"Alhamdulillah, kami bangga dan bersyukur sekali. Karena kerja keras seluruh Masyarakat tigo luhah tanjung tanah akhirnya membuahkan hasil setelah melalui jalan panjang", Ujarnya

Selaku  Pemerhati budaya dan sejarah kerinci dirinya mengaku bangga dan bersyukur atas penetapan naskah undang undang Tanjung Tanah dijadikan sebagai Cagar Budaya Peringkat Nasional. 

Apalagi  Masyarakat Tigo luhah tanjung tanah menyadari bahwa untuk menjadikan Cagar Budaya Naskah undang-undang Tanjung Tanah sebagai Cagar Budaya Peringkat Nasional tidaklah mudah, ini membutuhkan energi dan jalan yang cukup panjang.

Semoga bisa  menjadi pemicu bagi anak muda kerinci untuk menggali, mencintai sejarah nenek moyang mereka di samping itu juga masyarakat harus menyadari bahwa keberadaan Naskah hukum Tertua Melayu itu dapat dijadikan pemicu dan pemantik  bagi berkembangnya tiga desa dalam wilayah kedepatian tigo luhah Tanjung Tanah. 

Nilai sejarah yang mereka miliki dapat dijadikan media untuk mendapatkan sumber dana pembangunan baik yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri. namun ini semua tergantung masyarakat setempat, siapa yang sukarela menjadi  pelopor penggalian sejarah, sedangkan orang luar pasti akan membantu usaha mereka. Kalau tidak, maka tiga  Desa dalam wilayah kedepatian tigo luhah Tanjung Tanah hanya jadi penonton.

Selanjutnya perlu diketahui, Keberadaan Kampung Tua Tigo Luhah Tanjung Tanah Di Kabupaten Kerinci Jambi Dapat dipastikan sama tua atau barangkali keberadaannya lebih tua lagi dari pada  sejarah keberadaan Kerajaan Besar Dharmasraya Malayu-Jambi Abad 13-14 M. 

Kitab Tanjung Tanah Kerinci Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Nasional

Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menerima SK Penetapan Cagar Budaya Nasional pada puncak kegiatan Anugerah Warisan Budaya Indonesia (WBTBI) 2023. 

MERDEKAPOST.COM | JAMBI - Kitab Undang-undang Tanjung Tanah Kerinci resmi menjadi Cagar Budaya tingkat Nasional.

SK Penetapan Cagar Budaya Nasional itu sudah diterima Pemerintah Provinsi Jambi dalam hal ini langsung diterima Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani pada acara puncak kegiatan Anugerah Warisan Budaya Indonesia (WBTBI) 2023. 

Pada acara ini Abdullah Sani yang didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi, Imron Rosyadi menerima sertifikat pemeringkatan cagar budaya itu dari Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid.

Abudullah Sani, mengatakan dengan ditetapkannya Kitab Undang-undang Tanjung Tanah Kerinci ini maka menambah cagar budaya peringkat nasional yang ada di Provinsi Jambi.

“Mudah-mudahan dengan penetapan ini menjadi penyemangat kita untuk selalu menggali dan melestarikan budaya baik benda dan tak benda."

“Kita tahu tidak sedikit cagar budaya yang ada di Jambi dengan penetapan ini maka menambah khazanah budaya di Provinsi Jambi,” sambungnya di acara yang digelar di Kawasan Kota Tua, Taman Fatahillah Jakarta Barat, DKI Jakarta, Rabu (25/10/2023) malam.

Kitab Undang-undang Tanjung Tanah Kerinci ini berisi tentang peraturan mengenai tindak kejahatan, denda dan hukuman.

Adapun tindak pidana berat disebut tiga macam.

Yakni, pelanggaran terhadap agama yang dianggap paling berat misalnya mengubah kitab suci Pancawida terkena hukuman denda 5.25 tahlil, tindak pemerkosaan diganjar hukuman mati dan tindak pembunuhan, kecuali ada pasal yang menyebutkan bila ada seseorang masuk ke rumah orang tanpa berseru atau mengayunkan suluh, dan jika orang yang mencurigakan tersebut dibunuh maka pembunuhnya dinyatakan tidak bersalah.


Penulis: Aldie Prasetya | Editor: HZA

Wawako Antos Buka Gebyar Seni dan Budaya KNPI

 

Pembukaan gebyar seni dan budaya KNPI Kota Sungai Penuh. Foto: 064

Merdekapost.com - Walikota Sungai Penuh diwakili oleh Wakil Walikota Alvia Santoni (Antos) hadiri dan membuka Gebyar Seni Budaya yang diadakan DPD II KNPI Kota Sungai Penuh, Sabtu (12/11/2022) di Gedung Nasional. 


Adapun kegiatan Gebyar Seni Budaya yaitu Lomba Lagu daerah, Lomba Tari Kreasi, Fashion Show dan Lomba Baca Puisi.


Wawako Antos dalam sambutannya menyampaikan, Atas nama Pemerintah Kota Sungai Penuh memberikan apresiasi dan dukungan serta menyambut baik pergelaran event-event dilaksanakan kepemudaan. 


Hal ini perlu di dukung dalam upaya pergerakan positif pemuda Kota Sungai Penuh kedepannya. 


"Semoga Event seperti ini menjadi kegiatan rutin, sehingga pemuda mendapat wadah untuk berkreatifitas dan melakukan kegiatan-kegiatan positif," ungkap Wawako Antos.


Turut dihadiri Para Forkopimda, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala SKPD terkait dan tamu undangan lainnya. (064)

Intip Potret Cantik Penyanyi Dangdut Ikke Nurjanah Bertekuluk Jambi

  

Pedangdut Senior Ikke Nurjanah mengenakan Tekuluk Jambi. Foto: Erik Ilham/Pariwarajambi

Merdekapost.com - Penyanyi senior Ikke Nurjanah tampil menghibur di acara penutupan festival Batanghari yang berlangsung di depan rumah dinas Gubernur Jambi beberapa hari yang lalu (25/09/2022). 


Ikke Nurjanah tampil dengan mengenakkan baju khas Jambi lengkap dengan tekuluk penutup kepalanya. Artis senior itu menanyakan langsung pakaian dan aksesoris yang ia kenakan. Iya sebut sangat cantik dikenakkan saat manggung.


“Ini apa namanya (menunjukkan Tekuluk yang ia pakai). Ini cantik sekali, saya lihat di foto Ibu Gubernur (Hesnidar Haris istri Gubernur Jambi) sangat cantik menggunakan ini,” kata Ikke Nurjanah.


Usai tampil menghibur, memeriahkan penutupan festival Batanghari 2022, Ikke Nurjanah juga menjadi model tutorial pemasangan Tekuluk bersama Hesti di rumah dinas Gubernur Jambi.


Berikut foto-foto Ikke Nurjanah bertekuluk Jambi:


Pedangdut Senior Ikke Nurjanah mengenakan Tekuluk Jambi. Foto: Erik Ilham/Pariwarajambi

Pedangdut Senior Ikke Nurjanah mengenakan Tekuluk Jambi. Foto: Erik Ilham/Pariwarajambi

Pedangdut Senior Ikke Nurjanah mengenakan Tekuluk Jambi. Foto: Erik Ilham/Pariwarajambi

Pedangdut Senior Ikke Nurjanah mengenakan Tekuluk Jambi



Membaca Terjemahan Buku Undang-Undang Tanjung Tanah (Naskah Zaman Kesultanan Jambi Abad 16-17 M)

 

Oleh : Suhardiman Rusdi

Tanjung Tanah adalah  kampung tua yang keberadaannya dapat dipastikan sama atau barang kali keberadaannya lebih tua lagi dari pada sejarah keberadaan kerajaan besar Dharmasraya Malayu jambi yang tercatat pada abad 12/13 M.  Kampung tua ini terletak di tepian Danau Kerinci, sekarang termasuk dalam wilayah Kecamatan Danau Kerinci.

Pada masa pemerintahan Hindia Belanda 1904-1942 Tanjung Tanah dimasukan ke dalam wilayah administratif Kemendapoan Seleman Kerinci Hilir. kampung ini terletak kira-kira 13 Km dari kota sungai penuh, dikelilingi oleh hamparan sawah yang luas dan dikelilingi oleh bukit barisan, gunung menjulang dan menghijau serta pantai pasir panjang yang indah. Tak heran kalau kalau kampung tua Tanjung Tanah tempo dulu tersohor sebagai lumbungnya padi di Kabupaten Kerinci, dengan jumlah penduduk lebih kurang 6.000 jiwa, sekarang Desa Tanjung Tanah telah dimekarkan menjadi tiga desa, Desa Tanjung Tanah, Desa Simpang 4 Tanjung tanah, desa Dusun Baru Tanjung Tanah, secara komunitas adat disebut Wilayah Kedepatian Tigo luhah Tanjung Tanah. 

Baca Juga: Sejarah Kerinci

Sejarah Kerinci telah mencatat Tanjung Tanah tempo dulunya dijuluki Tanah Undang Selunjur Bumi Kerinci. Karena dikampung  inilah ditemukan,ditaruhkan, ditempatkannya Dua Naskah Undang-undang Untuk bumi selunjur alam Kerinci. Kedua Naskah undang-undang tersebut dibuat bersama oleh pihak kerajaan dan para depati selunjur Bumi kerinci sebagai alat para Depati untuk memerintah, mengatur penduduk selunjur alam Kerinci se isi bumi kerinci. 

Naskah pertama yang ditaruhkan atau disimpan di kampung tua tanjung tanah adalah Naskah undang-undang yang dikeluarkan pada zaman Kerajaan Dharmasraya Malayu Jambi abad 13-14 M (TK.214) yang beraksara pasca pallawa atau Malayu Kuno (Sumatera Kuno) yang ditulis diwaseban dibumi palimbang oleh Kuja Ali Depati atau lebih dikenal Depati Kujo Alai menurut logat penduduk lokal. 

Naskah kedua yang ditaruhkan atau disimpan di kampung tua tanjung tanah adalah Naskah undang-undang yang dikeluarkan pada Zaman kerajaan kesultanan jambi yang dikeluarkan diantara abad 16-17 M (TK.215) yang ditulis mengunakan aksara arab melayu ditulis ditanah Kadipan Sanggaran Agung  yang ditulis oleh Depati Mangku Bumi . Dengan bunyi terjemahan sebagai berikut : 

Bismillahi rrahmani rrahim.

Ini surat titah Pangeran di dalam undang-undang  kepada segala depati di dalam tanah Kerinci tatkala Raden Temenggung dititahkan duli Pangeran naik Kerinci ,menetapkan hamba ra’yat duli Pangeran hina dina. Maka datang ke Kerinci maka Raden Temenggung duduk di dalam Sanggaran Agung. 

Tatkala itulah Raden Temenggung menyurat undang-undang  ini. Barang siapa tiada mengikut seperti kata serta yang di dalam undang-undang  akan pakaian segala depati yang di tanah Kerinci ini. Inilah bunyinya di dalam undang-undang.

Jikalau tiada menurut hukum depati di dalam dendanya duwa tahil sepaha liati terrupanya denda itu. Jika orang berbantah mangamun memaki tiada dilawaninya oleh orang yang dipemaki itu, hukumkan tengah tiga emas memeri kepada yang dipemaki itu, maka dendanya lima emas. Jika balas dibalas datang kepada keras sebelah menyebelah sama jahatnya jikalau sama seorang maka yang melukai memeri pampas liyati terrupanya luka itu didendanya setahil sepaha. 

Baca Juga: Kesaktian Kitab Tanjung Tanah

Jikalau sudah disapih maka ia mulai perbantahan atau ia mendatangi ke rumah maka yang empunya rumah tiada melawani maka membari ia (pesumangar?) kepada yang empunya rumah itu. Jika sedikit orang jika didatangi mengikut kepada yang sedikit jika sedikit orang yang mendatangi mengikut kepada yang segala kita itu hukumnya sepuluh emas kepada seorang adapun akan dendanya setahil sepaha walih kepada orang yang didatangi itu. Jikalau seorang luka seorang mati maka luka itu bangunnya akan pampas orang yang luka itu sekira-kira luka itu. 

Jika tersapih mendatangi pula ke rumahnya atau memarang tanam-tanaman atau menyiar membakar rumahnya, maka dilawaninya oleh orang yang empunya jika mati yang mendatangi tiadalah berbangun,  jikalau tiada beroleh pampas jikalau yang didatangi itu mati beroleh bangun jikalau luka beroleh pampas, adapun dendanya duwa tahil sepaha jikalau tiada ia mati tiada ia luka hukumnya separo yang dahulu itu. Jikalau orang disapih orang, luka yang menyapih itu, beroleh pampas, jika mati orang yang menyapih beruleh bangun, akan dendanya duwa tahil sepaha akan dendanya orang yang melukai.

Jikalau orang berbantah dengan perempuan orang hukumnya sepuluh emas dendanya setahil sepaha. gerak cangkal  jago dengan perempuan orang bunuh oleh depati karena orang itu Ulat bumi kepada Allah tiada diperlakukan

Jikalau orang berhutang maka digagahinya oleh orang yang empunya hutang tiada hendak membayar maka ia memeri tahu kepada depatinya menanti  hukum kepada depatinya akan mengeluarkan harta orang itu; jikalau tiada ia menurut hukum depati, depati yang menarik sekira-kira banyak utangnya itu tahan oleh depati gadai?) emas depati itu, adapun sudah terbit emas itu kembalikan kepada orang empunya emas itu karena orang itu akan dendanya duwa tahil sepaha orang itu melawan hutang. 

Jikalau orang dagang diam di rumah orang jika ia kemalingan tiada orang empunya rumah sama kemalingan dindingnyapun tiada terbuka, jikalau ada terbuka atau lantainya terbuka atau harganya ada sama hilang jikalau tiada kehilangan dendanya dua tahil sepaha.

Jikalau hukum orang berhuma atau bersawah dalam negeri itu ka(n)dang seperti ndat kandang kerbau itu jika tiada hendak mengandang padinya tiada berbeli jika ada kandangnya itu dimakannya padi itu oleh kerbau dibayar beli padi orang itu jika yang dimakannya padi orang itu kembali kepada orang yang empunya emas. Jikalau orang jikalau depatinya musyawarat jika tiada ia mau berhimpun dendanya setahil sepaha; jika ia melawan mengunus senjatanya rampaslah segala depati dengan menterinya.

Jika orang maling mencuri atau menyamun himpunkan orang di dalam negeri dengan depati yang tujuh; jika tiada ia hendak mau dihukumkan oleh segala depati yang tujuh bunuh rampas oleh depati itulah yang sanggabumi. Jika menunggu managih orang berhutang tanyakan pada penghulunya dalam negeri itu; jika ia berbantah atau mengamun memaki orang itu yang menunggu ………… dendanya setahil sepaha emas menikal.

Jika orang tandang atawa bere(n)-tah orang siang juko pemaling datang ke negeri kita jika cangkal (jangka?) bu?dinya suruh ia kembali, jika tiada hendak kembali bunuh oleh depati.

Jika orang datang malam tiada ia berseru atau tiada bersuluh bunuh orang itu sanggabumi namanya himpunkan orang dalam negeri sama dengan orang memitas memanggil dengan orang petanah bunuh oleh depati yang tujuh. Jika memaling kambing atawa memaling anjing basaja dendanya sepuluh emas harganya kembali kepada yang empunya; jika anjing raja atau anjing depati dendanya setahil sepaha; jika tiada bercina atau tiada bertanda digagahinya adu sabung oleh depati akan dendanya dua tahil sepaha akan dendanya.

Jika memaling ayam sahaya orang tengah tiga emas akan dendanya ayam pulang menikal. Jika memaling ayam orang banyak lima emas akan dendanya ayam pulang manikal. Jika memaling ayam raja setahil akan dendanya ayam pulang menikal. Jika ayam depati anak cucu depati denda sepuluh emas ayam pulang menikal. Jika memaling telur ayam dendanya sepuluh emas akan dendanya.

Jika memanggil orang minum makan tiada ia memohon pulang jika ia luka (lari?) mati tiada berbangum luka tiada berpapas jika…………hantar pulang ke rumahnya. Jika orang memalik tuak di atas atau bawah akan denda lima emas akan dendanya; jika haus minum serukan tujuh kali seba(n)tah2 berseru. 

Jika orang memaling padi sepuluh emas akan dendanya. Barang siapa pohon …………. akan dendanya dua tahil sepaha. Jika memaling tebu dipikul (er staat p.ngkul) atau digalasnya atau dijunjungnya lima kupang akan dendanya, jika ia tiada mau menebang maka hambil daun tebu itu dua puluh helai sunsang kapit kepadanya helakan oleh orang yang tujuh.

Baca Juga: Kemendapoan di Kerinci

Jika orang memaling hubi birah keladi di pohonnya empat puluh hari kita peryamba lima emas akan dendanya. Jika orang memaling bunga atau sirih pinang dua lapan puluh hari kira perhamba jika tiada mau diperhamba lima emas lima kupang akan dendanya. 

Jika orang memaling padi setahil sepaha akan dendanya. Jika orang memaling tuba becincang (berjunjung?) atau hubi lima kupang akan dendanya jika orang tiada berjunjung (?) lima emas akan dendanya. 

Jika orang memaling kain bebat baju destar kita liat terrupanya sepuluh emas akan dendanya. Jika kersani lima emas akan dendanya. Jika besi memila baja tumpang setahil sepaha akan dendanya. Jika tiada terhisi dibunuh akan dendanya dua tahil sepaha. Jika orang orang memaling bubu hampangan tuak separah hedang sedulang piyuku seekor, jikalau tiada terisi sekaliannya itu sepuluh emas akan dendanya. 

Jika memaling takalak penjalinnya ijuk manau atau rotan lima emas akan dendanya jika penjalinnya akar sepuluh emas akan dendanya. Jika memaling m.n.til.ngan lima emas akan dendanya. 

Jika memaling pukat jala…………segala pekarangan sekaliannya itu lima emas akan dendanya. Jika memaling t.mah akan dendanya liat terrupanya akan dendanya sepuluh emas akan dendanya. Jika memakar dangau pekarangan atau ……… atau ……………..lima akan dendanya jika berhutang beras padi jagung hanjalai dua tahun ketiga jamba b.r.r.k jika lebih dua tahun ketiga yang lagi………………………

Jika orang menyelang perahu atawa hilang atawa pecah tiada dipulangkannya bayar beli seharganya, jika tiada diselangnya perahu itu liat terrupanya akan dendanya, jika lewat daripada janjinya tuwak sepatayan ayam seekor pemulangannya. Sebermula barang yang diselang yang menyelang menyelang jika berba(n)tah ………… biduk pangayuh galah kajang lantai p.langan itupun demikian juga harganya. Jika orang tuduh menuduh tiada bersaksa dan tiada bertanda dan tiada bercina maka hadu sabung oleh depati jika ia tiada mau menyabung alahkan oleh depati orang itu. 

Jika orang mabuk pening memaki mengamun membayar sepat. Jika orang bakarjakan anaknya kawin panggil depati dahulu serta dengan orang banyak jika dipanggil kemudian depati itu karena depati akan s.pat raja dalam negeri membayar sepat kepada depati tuak dua ayam dua kain sehelai. Yang perolehannya segala menteri yang banyak kepada anak mudanya emas belahan lima emas perolehannya segala menteri dan pemangku yang di bawah depati.

Baca Juga: Kesaktian Kerinci

Kemudian daripada itu adapun hukum yang ditinggalkan Raden Temenggung di dalam surat undang2 di dalam Sanggaran Agung kepada depati yang banyak jika tiada hendak menurut hukum depati dendanya setahil sepaha liat terrupanya. Jika ia menengahkan kawi sengketa barang suatu hukum depati tiada ia hendak mendengarkan hukum dialahkan oleh depati. Jika orang memaling tikar atau periuk ……….. terrupanya karena periuk dengan tikar akan perhiasan rumah akan dendanya lima amas. 

Jika orang sumbang salah mungupas merancang memitas memagang karena ia itu larangan raja dengan depati yang banyak bunuh karena orang itu ulat bumi seperti orang menyembah berhala. Adapun kepala mas yang sepaha di dalam undang2 ingatkan oleh depati seperti di dalam undang-undang  itu DEPATI MANGKU BUMI wallah. (S-AHR).

Sumber : Tambo Kerinci (TK 215)

Pemantapan Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh

Persiapan Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh

Merdekapost.com - Perhelatan akbar lima tahunan kenduri Sko kembali akan di gelar masyarakat lima desa tanjung pauh mudik, berbagai persiapan terus dilakukan oleh panitia pelaksana terutama Pemantapan sejumlah agenda penting yang akan menjadi daya tarik sendiri bagi masyarakat yang menyaksikan nanti.

Dalam kenduri Kenduri Sko kali ini digelar berbeda karena menggunakan dua tempat setelah sebelumnya hanya satu tempat. "Ya. Kenduri Sko untuk kali ini memang menggunakan dua tempat pertama di Koto tuo larik luar sebagai lokasi upacara adat yang sakral, lokasi lainnya lapangan hijau sepak bola tanjung pauh mudik sebagai lokasi festival kenduri Sko".ujar ketua panitia pelaksana Em samsi.

Kenduri Sko akan kita laksanakan pada tanggal 19 Desember 2021. Pada saat ini seluruh panitia sedang bekerja keras untuk mensukseskan kendun yang kita gelar lima tahun sekali. Ungkapnya.

Dikatakannya lagi, dalam acara kenduri Sko ini panitia akan membuat  konsep acara semeriah mungkin dengan tidak meninggalkan adat istiadat asli dari tanjung pauh dan di gabungkan dgn konsep kreatifitas pemuda dan pemudi 5 desa tanjung pauh. "Kita akan menampilkan tari iyo iyo asli  dari anak batino depati anum dan iyo iyo ibu - ibu lima desa tanjung pauh mudik" tegasnya.

Selanjutnya, kenduri sko kali ini juga akan di meriahkan dengan tari massal atau tari kreasi baru dari para remaja tanjung pauh yang  saat ini terus melaksanakan latihan,  selain itu, kalau masih ada waktu kita juga akan menampilkan silat pedang massal anak- anak. Jelasnya.

Disamping itu, panitia juga terus melakukan evaluasi terkait dengan pelaksanaan kenduri Sko, mulai dari koordinasi dengan tamu yang akan menghadiri  sampai ke penyiapan tenda dan panggung di dua lokasi acara tersebut. Katanya.

Sementara itu, depati anum anderson pucuk adat 5 desa tanjung pauh mengatakan makna dari kenduri sko ini adalah menjalin silaturahim, persatuan dalam masyarakat kita sendiri dan masyarakat yang berada diluar desa kita.

Disamping itu, kata depati anum kendiri Sko juga menjadi tempat untuk melestarikan adat istiadat yang turun temurun telah dilaksanakan" Dalam kenduri sko kita nanti ada kegiatan penurunan Sko dan pembacaan pemakaian adat sesuai dengan aturan adat yang adat yang di pakai di lima desa ini".jelasnya.

" Saya menghimbau kepada seluruh anak janatan dan anak  betino baik yang berada di lima desa maupun berada di luar 5 desa ataupun yang berada dirantau, marilah kita bersama-sama berpartisipasi untuk mensukseskan acara kenduri Sko kita tahun ini".tandasnya. (064)

Saat Mendikbudristek Nadiem Kunjungi Candi Muaro Jambi

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris. S.Sos, MH menegaskan komitmen pemerintah Provinsi Jambi untuk menjadikan kawasan candi Muaro Jambi menjadi situs yang dikenal sampai ke seluruh dunia. Pernyataan ini disampaikan di hadapan Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim di candi Kedaton, kawasan candi Muaro Jambi, Rabu (22/9/2021).

Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim menyampaikan, semenjak dirinya dilantik menjadi Menteri, dirinya sudah diingatkan oleh Dirjen Kebudayaan, untuk  datang ke Muaro Jambi. 

“Alhamdulilah sekarang baru bisa hadir di Kabupaten Muaro Jambi, dikarenakan Covid-19 selama ini sangat mengganggu semua aktifitas kita. Setelah saya datang ke Candi Muaro Jambi akhirnya saya mengerti kenapa selama ini, pak Dirjen Kebudayaan terus mengajak saya untuk datang kesini, setelah dilihat betapa terpukaunya melihat situs yang berada di Candi Muaro Jambi, ini sangat luar biasa, juga pencerahannya juga sangat luar biasa,”ujar Menteri.

Dijelaskan Nadiem ada beberapa konsep yang sangat unik di candi ini, salah satunya adalah pusat pendidikan ini adalah kampus yang berdiri sudah beberapa ratusan tahun yang lalu, yang kedua ini adalah kampus yang merdeka artinya murid murid datang dari berbagai negara seperti Cina, India untuk belajar dan menekuni ilmu yang berbagai macam  lima prodia. 

“Interaksi situs-situs di Indonesia cukup kuat dan juga interaksi situs-situs diluar Indonesia seperti di India yang ternyata situsnya banyak mirip dengan situs yang ada di Muaro Jambi serta luasnya juga sangat luas, dengan luasnya lokasi Candi ini  tentunya kami akan memperjuangkan anggarannya di pusat, dengan situasi saat ini Covid-19 semua anggaran sudah terpusat untuk Covid,” ujar Menteri.

Nadiem mengatakan bahwa dirinya akan memperjuangkan anggaran untuk Candi Muaro Jambi.

 “Nantinya saya akan menghadap Presiden dan akan menceritakannya semuanya apa yang saya lihat hari ini tentang situs situs di Candi Muaro Jambi, dan apa potensi yang bisa dijadikan realita di Candi ini. Harapan kita bersama candi Muaro Jambi bisa mendapatkan consensus, bahwa Muaro Jambi di jadikan salah satu area prioritas destinasi wisata, dengan tentu waktu yang begitu panjang,”sambungnya. (064)

Singasari Berdiri : KETAJAMAN MEMANDANG IRAMA HIDUP

SINGASARI BERDIRI:

Ketajaman Memandang Irama Hidup


Tengah malam, Mpu Lohgawe duduk bersila. Tangannya bersedakap, matanya memejam, telinganya tak mendengar apapun, termasuk suara derik cengkerik dan belalang disekitar padepokannya. Hanya mata hatinya yang terusik perkataan Arok, salah satu siswanya pada suatu waktu.

"Bapa Guru Lohgawe, hamba sudah puluhan kali bertemu brahmana, namun para brahmana hanya mengecam, menyerapahi, mengutuk, kesemena-menaan pemerintahan Sri Baginda Kertajaya di Kediri. Namun Prabu Kertajaya semakin menggunakan kekuasaannya untuk menyingkirkan para brahmana yang dianggap tak sepaham. Banyak para brahmana yang keluar dari teritori Kediri. Bapa Guru Lohgawe, kalau hanya mengecam, menyumpah, mengutuk, suara para brahmana hanya dianggap sepi. Oleh karenanya, para brahmana segera meditasi memohon agar Hyang Ganesya meminjamkan kedua mantranya. Mantra Parasyu dan mantra Aksamala. Parasyu adalah bersimbul sebuah kapak tajam, sedangkan Aksamala bersimbul tasbih irama hidup. Kapak tajam untuk memotong ketumpulan. Tasbih irama hidup, yang senantiasa diputar, intropeksi, evaluasi terhadap perjalanan hidup dan kehidupan. Bapa Guru Lohgawe, sudah waktunya kekuasaan Sri Baginda Kertajaya yang sewenang-wenang kita potong dengan kapak Parasyu dan kita putar ulang, kita tata kembali dengan irama tasbih Aksamala". 

Mpu Lohgawe membuka matanya, berdiri perlahan lantas dipandanginya sepuluh muridnya yang masih bersimpuh menunduk menunggu perintah sang guru. "Tantra, apakah Arok belum menghadap," tanya Mpu Lohgawe kepada salah satu muridnya.

"Belum Bapa Guru. Bukankah Bapa Guru Lohgawe mengutus Arok untuk menemui Mpu Gandring di Tarik".

"Ya. Seharusnya Arok sudah datang." 

* * * 


Sinar mentari sudah diufuk barat. Tiga pedati yang berisi upeti tidak bisa melanjutkan perjalanan karena jalan yang menuju kota raja Kediri terhalang batang-batang pohon dan batu-batu besar. Pimpinan prajurit pengawal pedati upeti memberi aba-aba kepada semua prajurit untuk berhati-hati. Namun dalam pada waktu itu juga puluhan orang-orang yang menutup mukanya berloncatan dari rerimbunan dengan mengacungkan senjatanya. Pertempuran tak bisa dihindarkan. Denting suara senjata, teriak-teriakan memekakkan telinga. Saling desak mendesak perkelahian antara prajurit Kediri dan gerombolan penyamun. Rupanya para penyamun adalah orang-orang terlatih dalam jurus-jurus silat yang mapan. Serangannya teratur dan tersistem dalam perkelahian kelompok. Akan tetapi, para prajurit Kediri juga sudah kenyang akan segala bentuk pertempuran. Tak seberapa lama prajurit Kediri sudah bisa menguasai keadaan. Beberapa penyamun tewas dan yang lainnya meloncat menjauh melarikan diri lewat lorong-lorong di kegelapan. Para prajurit juga tidak mengejarnya karena yang penting isi pedati masih utuh. Lantas setelah menyingkirkan batang pohon dan bebatuan yang menghalangi jalan, pimpinan prajurit memerintahkan melanjutkan perjalanan ke Kediri.

Peristiwa penyerangan prajurit pengawal upeti sering terjadi. Bahkan beberapa kali para prajurit tidak bisa mempertahankan pedati-pedati upeti. 

Kejadian perampasan upeti semakin membuat marah Prabu Kertajaya. Maka diperkuatlah pengawalan upeti-upeti dari para demang, buyut, akuwu yang diwilayah imperium kerajaan Kediri. 

* * *


Di balik bebatuan lereng gunung Arjuna, mengepul asap hitam membubung tinggi dari tumpukan dedaunan kering dan ranting yang dibakar. Satu orang yang membakar, sementara dua orang lagi memotong-motong batang pohon menjadi kecil-kecil dan ditaruh di atas daun-daun yang sudah terbakar. Semakin lama semakin meninggi kepulan asap hitam, sehingga terlihat dari bulak-bulak yang sangat jauh. 

Beberapa orang yang sedang mandi di sungai pinggir hutan bergegas keluar dari sungai dan segera mengenakan pakaian, kemudian yang berperawakan gempal pendek berdesis, 

"Ayo cepat, asap mengepul itu isyarat sandi memanggil kelompok kita dimanapun berada untuk berkumpul segera,"

"Ya kakang, Arok dan Tantra mungkin sudah disana," sahut yang tinggi kurus sembari menyelipkan dua pisau panjang dibalik bajunya. 

"Jangan lupa bingkisan titipan Dyah Umang buat Arok dibawa.

"Ya kakang." 

Hari sudah sore, beberapa rombongan kecil naik ke lereng bukit. Tak lama kemudian dua ekor kuda juga berhenti di rumah ujung desa. Lalu menitipkan kuda-kuda itu ke pemilik rumah dengan imbalan beberapa keping uang. Kedua orang pemilik kuda itupun naik ke lereng bukit. Dan beberapa kelompok orang lagi juga menuju ke lereng bukit. 

Bukit itu semakin gelap. Seseorang duduk diatas batu besar. Api bakaran itu sudah dipadamkan. Udara dingin seakan masuk ke tulang. Lelaki yang duduk di atas batu besar itu berkata, "Mpu Gandring sudah menyanggupi pesanan senjata kita. Seluruh pande besi di desa Tarik, Klanting, Mojojajar, Jati Sumber serta desa-desa pende besi lainnya sudah sanggup atas permintaan Mpu Gandring. Kita pesan ribuan senjata. Pedang, panah, tombak, tameng, pisau panjang, pisau pendek, keris," papar orang yang duduk diatas batu besar. 

Puluhan orang yang duduk didepannya mengangguk-anggukkan kepalanya. Kemudian orang yang duduk di atas batu itu melanjutkan, "Hasil rampasan upeti sudah cukup untuk biaya bikin senjata. Kita harus melumpuhkan Tumapel dulu, karena Akuwu Tumapel Tunggul Ametung adalah orang kepercayaan Sri Baginda Kertajaya di Kediri. Tumapel kita kuasai, lantas gempur Kediri." Gemuruh sorak di lereng bukit malam itu. Namun seseorang nyeletuk, "Bagaimana kalau Mpu Gandring berkianat."

"Kita enyahkan," tegas orang yang duduk di atas batu. Kembali gemuruh sorak menggegana.

Pertemuan di lereng bukit itu bubar setelah seseorang memberikan bingkisan dari Dyah Umang kepada orang yang duduk di atas batu. 

* * *


Bantuan dari ratusan padepokan di wilayah Tumapel, Kediri, Gelang-Gelang dan bahkan padepokan yang jauh dari kekuasaan kerajaan Kediri terus mengalir kepada Arok. Baik berupa bahan makanan maupun tenaga-tenaga muda. Kesemuanya itu karena rasa kebersamaan sesama. 

Sementara Prabu Kertajaya sudah terlalu jauh melenceng dalam memimpin Kediri. Adi gung adi guna. Sapa sira sapa ingsun. Sewenang-wenang. Apalagi kini malahan mengusir para brahmana yang dicurigai dari wilayah Kediri.

* * *


 "Arok, kini tibalah saatnya Hyang Ganesya mengangkat kedua tangannya, dan melepas Parasyu dan Aksamala," kata Mpu Lohgawe kepada Arok.

Arok membuka bingkisan dari Dyah Umang. Bingkisan itu berupa peta kekuatan Tumapel. Dan diberikannya pada Mpu Lohgawe.

"Siapa Dyah Umang, sampai-sampai mengetahui peta kekuatan prajurit Tumapel," tanya Mpu Lohgawe. 

"Dyah Umang adalah sahabat tuan puteri Ken Dedes, permaisuri Akuwu Tunggul Ametung. Kini jadi penghubung kita Bapa Guru Lohgawe," suara Arok pelan.  

Brahmana yang rambutnya sudah memutih semua mengangguk-anggukkan kepalanya. 

* * *


Hari anggara dasih, tengah malam, para prajurit penjaga istana Tumapel sudah lelah. Dengan merambat, namun pasti,  Arok, Tantra, Dyah Umang memimpin gerakan penyerangan diam-diam. Tanpa disadari penghuninya, istana Tumapel dikepung oleh pasukan Arok. 

Udara semakin dingin malam itu. Tiba-tiba terdengar suara burung hantu memecahkan heningnya malam. Prajurit jaga sadar dan sigap, karena tahu suara burung itu bukan suara burung sebenarnya, tetapi suara burung jadi-jadian. 

Artinya suara manusia menirukan suara burung sebagai suara sandi. 

Tak lama kemudian, terjadilah apa yang dikawatirkan prajurit jaga. Gempuran mendadak dari segala penjuru menusuk lambung pertahanan istana Tumapel. 

Senopati perang Tumapel Kebo Ijo gugur dalam mempertahankan Tumapel. Akuwu Tumapel Tunggul Ametung juga menghembuskan nafas terakhir oleh ujung keris Arok. 

Tumapel Runtuh 

Arok memperistri Dedes dan Dyah Umang.

Tahun 1222 Masehi. Arok memimpin Tumapel menyerbu Kediri. Raja Kediri Prabu Kertajaya terbunuh dalam pertempuran didesa Ganter, Pujon, Malang. 

Kediri takluk atas Tumapel 

Kota raja Kediri dipindah oleh Arok ke Singasari. Arok menjadi raja Singasari bergelar Sri Rangga Rajasa Amurwabumi.

S e l e s a i



Penulis: (Poedianto, Guru SMK Pariwisata Satya Widya, Surabaya)






Hebat, Selama Pandemi Guru SMK Wisata ini Berhasil Ciptakan 20 Lagu Jawa

Selama pandemi covid 19 tak mengurangi kreatifitas Poedianto, Guru SMK Pariwisata Satya Widya Surabaya ini setidaknya sudah berhasil menulis 120 lagu-lagu Jawa. (adz/ist) 
MERDEKAPOST.COM - Selama pandemi covid 19 tak mengurangi kreatifitas Poedianto, Guru SMK Pariwisata Satya Widya Surabaya, yaitu dengan menulis lirik dan lagu Jawa. Semangat menguri-uri seni budaya tradisi, setidaknya sudah menghasilkan sebanyak 120 lagu-lagu Jawa. 

Diantaranya judul lagu yang dinamai Paringan Rejeki, Sumilir Angin Wengi, Mung Kaya Ngene, Udan Isuk, Ojo Sumelang, Pramuka, Guru, Wancine Surup, Kelingan Rina Wengi, Darmaning Urip, Tembang Rembulan, Sinden, Ngombe Es Dhegan dan banyak lagi. 

Lagu-lagu tersebut dilantunkan sendiri dengan gitar usangnya.

Baca Juga: Bupati Kerinci Adirozal Dinyatakan Sembuh dari Covid 19

"Lagu-lagu ini hanya sebagai karya dasar. Tetapi apabila ada penyanyi yang berkenan, boleh menyanyikan lagu-lagu ini. Silahkan saja. Semuanya sudah ada di youtube," terangnya.

Berbagai tema diangkat dalam bentuk syair lagu. Misalnya tema pendidikan,  persahabatan, asmara dan tema lainnya. 

"Saya tidak ingin jadi penyanyi. Saya hanya pencipta lagu Jawa". ujarnya tatkala ditanya oleh teman guru sejawatnya ketika usai memberi pelajaran murid-muridnya dengan daring di ruang guru baru-baru ini.

Pecinta seni tradisi wayang kulit, ludruk, janger, ketoprak, keroncong, langgam, campur sari ini, juga sudah menulis berbagai cerita rakyat, legenda, ephos,  cerpen. 

Misalnya cerita dengan judul Sang Guru, Perawan Sendang Madu, Cinta Suci di Kaki Gunung Wilis, serta berbagai cerpen sosial. Kesemuanya ditulis saat waktu luang di tengah-tengah kesibukan tugas-tugas guru dari sekolah tempatnya mengabdi.

Berita Lainnya: COVID-19, Pemda Kerinci Tutup Objek Wisata, Wisata Milik BUMDes Terancam Rugi

"Saya memang suka menulis, menulis apa saja yang berkaitan dengan seni dan budaya. Saya juga pernah menulis di majalah pendidikan milik Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, yaitu Majalah Info, Majalah Bende, Majalah Media dan media pendidikan lainnya," paparnya.

Lebih lanjut, guru yang suka humoris ini mengatakan bahwa seni budaya tradisi diajarkan di setiap jenjang pendidikan. Dari tingkat pendidikan dasar sampai tingkat pendidikan atas. Baik seni tari, menyanyi, kerawitan, pedalangan dan seni lainnya. 

"Sebab garda terdepan melestarikan seni budaya tradisi ialah sekolah-sekolah," pungkasnya.(*)

*Poedianto guru SMK Pariwisata Satya Widya Surabaya

Ini 5 Zodiak Paling Manis yang Punya Kepedulian Tinggi

Ilustrasi
Mereka tidak berpura-pura, mereka benar-benar peduli. Ketika seseorang digambarkan sebagai orang yang manis, itu berarti bahwa mereka baik, bijaksana, memberi, memiliki perilaku yang baik, dan tidak jahat. Namun, siapa tanda zodiak termanis dan bagaimana astrologi memengaruhi kepribadian dan horoskop mereka?  

Nah, tanda-tanda zodiak ternyata memengaruhi siapa kita, bagaimana kita bertindak, dan bagaimana kita berpikir tentang diri kita sendiri dalam hubungannya dengan orang lain. Jadi mengapa mereka tidak ada hubungannya dengan betapa manisnya kita? Salah satu hal utama tentang orang-orang manis adalah bagaimana kepedulian mereka terhadap orang lain dan bagaimana mereka menunjukkan kepedulian terhadap orang lain dalam tindakan mereka. 

Jika mereka melihat seseorang berada dalam keadaan yang buruk, mereka tidak akan mengabaikannya dan melanjutkan. Mereka berbicara dengan mereka dan jika orang tersebut membutuhkan bantuan profesional, mereka mendapatkannya untuk mereka. Orang-orang yang manis cenderung tidak mementingkan diri dengan cara itu. Jadi jika sesuatu tidak nyaman atau tidak menyenangkan bagi mereka, itu tidak masalah. Mereka menempatkan kebutuhan orang lain di atas kebutuhan mereka sendiri.

1. PISCES (19 Februari - 20 Maret)

Ilustrasi (Unsplash)
Dilansir dari Your Tango, Pisces manis karena mereka penuh perhatian, perhatian, dan empati. Mereka memiliki kapasitas besar untuk perhatian dan karena mereka intuitif, mereka secara naluriah tahu apa yang dibutuhkan orang. Pisces besar pada pengampunan dan mereka selalu bersedia memberi orang kesempatan kedua. Dibutuhkan banyak bagi Pisces untuk menyerah pada seseorang. Apa pun yang terjadi, Pisces selalu mendukungmu.

2. CANCER (21 Juni - 22 Juli)

Cancer selalu tertarik pada kehidupan orang lain dan selalu senang mendengarkan orang yang dicintai. Cancer tidak hanya mengatakan bahwa mereka peduli. Mereka juga membuktikan dengan cara mereka menunjukkan kepedulian terhadap orang lain. Jika seseorang tampak kesal tetapi tidak datang dengan alasan, seorang Cancer akan membujuknya dan mencoba mencari cara agar mereka dapat membantu. Jika orang tersebut bersikeras tidak menginginkan bantuan, Cancer akan menghargai itu, tetapi itu tidak akan menghentikan mereka dari kekhawatiran.

3. LIBRA (23 September - 22 Oktober)

Ilustrasi (Unsplash)
Libra manis dalam cara mereka sangat murah hati dan suka memberi. Jika mobil teman mogok, Libra akan datang menjemput mereka dan membantu menarik mobilnya. Jika teman itu kekurangan uang tunai, Libra akan membantu mereka dengan uang. Jika ada hujan badai yang tiba-tiba, Libra akan memberi seseorang jaket mereka dengan anggapan bahwa mereka membutuhkannya lebih daripada Libra. Libra menyumbang untuk amal, terutama jika itu berhubungan dengan seseorang yang mereka sayangi dan mereka cenderung melakukan pekerjaan sukarela juga.

4. SAGITARIUS (22 November - 21 Desember)

Sagitarius tahu persis apa yang harus dikatakan untuk mencerahkan hari seseorang. Mereka tidak percaya bahwa jika seseorang lebih sukses daripada Sagitarius, mereka masih akan dengan sepenuh hati memberi selamat kepada mereka. Jika mereka menyukai sesuatu yang kamu kenakan atau sesuatu yang kamu lakukan, mereka akan memujimu untuk itu. Orang Sagitarius tahu bagaimana mencapai keseimbangan sehingga mereka tidak terlalu sering memuji, atau itu akan dianggap palsu. Mereka cukup memuji sehingga bermakna bagi orang yang menerimanya.

5. CAPRICORN (22 Desember - 19 Januari)

Ilustrasi (Unsplash)
Beberapa Capricorn tampak terlalu serius dan terdorong untuk menjadi manis, tetapi mereka sebenarnya adalah salah satu tanda zodiak yang paling manis. Capricorns selalu yang pertama menawarkan untuk membantu seseorang atau mengambil alih tugas yang menjadi beban bagi orang lain. Mereka sangat bijaksana, baik hati, dan sabar. Capricorns tidak mendorong orang atau terburu-buru untuk kebutuhan mereka sendiri. Mereka membiarkan orang pergi dengan langkah mereka sendiri dan mereka mencoba untuk mendorong dan mendukung mereka. Capricorn selalu siap membantu seseorang dan ketika mereka melakukannya, mereka biasanya tidak meminta imbalan apa pun.)*

Penulis: aldie prasetya | editor : rudi | Merdekapost.com

Sejarah Singkat, Arwati 'Nenek Ruwai' Sang Legendaris Rentak Kudo


SUNGAI PENUH - Rentak Kudo Adalah Tarian Massal yang diketahui berasal dari Kecamatan Hamparan Rawang Kota Sungai Penuh.

Apakah Kita Pernah Mendengar Lirik Lagu Rentak Kudo, "AHAI AHAI AHAI RUWAI AEH".

Dilansir dari halaman #Kerinci_Terkini, Rentak Kudo di Ciptakan Oleh Arwati atau yang akrab di sapa (Tino Ruwai-red, berasal dari ahai ahai ahai ruwai aeh...) Memiliki Kesan yang Sangat luar biasa yaitu saling berbalas Pantun dalam bahasa asli Rawang (Awo). Bahkan Tari rentak kudo ini juga diyakini bisa berkesan mistis bagi pelaku atau pengasuhnya (penyanyi).

Nenek Ruwai yang saat ini Berusia sudah hampir 60 tahun Ini Menciptakan rentak Kudo pada tahun 1989 atau sekitar 31 tahun yang lalu.

Tari rentak kudo pada saat acara pernikahan atau kegiatan-kegiatan lainnya
Musik Rentak Kudo awalnya menggunakan rebana dan seiring dengan berkembangnya Zaman, Rentak Kudo Sekarang sudah menggunakan music bervariasi dari Organ tunggal.

Sekarang Rentak Kudo Sudah Menjadi Tarian yang pasti dilakukan di setiap acara Pernikahan di Kabupaten kerinci dan Kota Sungai penuh, bahkan sudah dikaukan juga pada event-event ditingkat nasional.

Sumber: #Kerinci_Terkini | Pewarta: Rudi | Editor: Heri Zaldi | Merdekapost.com

Ini Pesan Terakhir Didi Kempot untuk Istri Pertama dan Anaknya

Istari pertama dan anak Dedi Kempot (Foto: Detik.com)
Merdekapost, Ngawi - Sebelum meninggal dunia, maestro campursari Didi Kempot meninggalkan pesan untuk istri dan anaknya di Ngawi. Pesan itu ditujukan untuk putrinya Siyola Pudi Regena Resi (15) agar kelak menjadi orang yang sukses bisa melebihi orang tua.

"Pesan terakhir itu pokoknya intinya itu ke anaknya, kamu harus jadi anak yang sukses bisa melebihi orang tua," ucap Putri, istri pertama Didi Kempot di rumah kediaman di Desa Majasem Kecamatan Kendal Ngawi, Kamis (7/5/2020).

Sambil mengusap air mata, Putri mengaku jika suaminya akan bangga jika putrinya menjadi orang yang sukses. "Jadi anak yang sukses, papa itu bangga kalau kamu sukses. Bangga kamu pinter. Begitu pesannya," kata Putri

Wanita berhijab itu dengan mata sembab bercerita bahwa suaminya tidak ingin melihat anak istrinya bersedih. Didi juga selalu menyembunyikan sakitnya dari anak istri. Bahkan Didi Kempot ikhlas menanggung sakit anak istrinya.

"Yang paling tidak dilupakan kasih sayang melebihi segalanya pokoknya. Mama sama anak nggak boleh sakit biar saya saja yang sakit," ucap Putri menirukan suaminya.

Atas pesan sang suami tersebut, Putri akan berusaha untuk melaksanakan pesan tersebut agar kelak putrinya sukses.)*

Sumber: detik.com | Editor: Heri Zaldi | Merdekapost.com

Subhanallah, Bukti Cinta dan Dedikasi Untuk Istri Pertama, Didi Kempot Bangun Sebuah Masjid

Dedi Kempot (ist)
Jakarta, Merdekapost - Penyanyi campursari kenamaan Tanah Air Didi Kempot telah berpulang pada Selasa (5/5) lalu.

Satu-persatu kenangan tentang pria yang dijuluki Lord Didi Kempot ini pun mulai terungkap ke perbukaan publik.

Baru-baru ini sebuah pengguna Facebook dengan nama Blontank Poer menceritakan kisah romantis yang dilakukan pelantun lagu Ambyar ini pada sang istri pertama, Saputri.

Sosoknya yang rajin beribadah membuat Didi Kempot menghadiahkan sebuah masjid untuk wanita yang kerap disapa Putri ini.

"Buat yang masih meragukan siapa Mas Didi, beliau seorang muslim yang dermawan. Dia juga membangun masjid di Ngawi, sebagai hadiah kepada istrinya yang selalu dia banggakan sebagai ahli wirid dan seneng pengajian," tulis akun tersebut.

Akun tersebut juga mengatakan Didi Kempot selalu membanggakan sang istri. The Godfather of Broken Heart ini berujar doa sang istri adalah obat mujarab bagi kesehatannya.

"'Kalau bukan karena banyak wiridan Mbak Putri, mungkin saya tidak sekuat sekarang, Mas. Alhamduillah selalu diparingi sehat dan kuat oleh Gusti Allah,' kata Mas Didi dalam berbagai kesempatan, kepada saya," lanjut akun tersebut.

Sementara itu, Didi Kempot meninggal dunia pada Selasa (5/5) lalu di RS Kasih Ibu Solo, Jawa Tengah karena henti jantung.

Pada hari yang sama jenazah Didi kempot dimakamkan di samping pusara sang putra di Ngawi, Jawa Timur.)*

Sumber: Insertlive.com | Editor: Heri Zaldi | Merdekapost.com

2 Tahun Awal Pakai Hijab, Melly Goeslaw Rasakan Tak Ada Job Sama Sekali

Melly Goeslaw
Jakarta - Melly Goeslaw kembali ceritakan perjalanan hijrahnya untuk memakai hijab. Delapan tahun lalu Melly sudah sangat ingin mengenakan hijab.

Setelah yakin dan pasti mengenakan hijab, tetap ada cobaan untuk penyanyi yang dijuluki sebagai Queen of Soundtrack itu.

"Semakin hari karena berhijab, jadikan hidup aku selalu beribadah. Tadinya pekerjaan aku a, b, c, d, e, f, g, sekarang cuma a, b, c, d. Tahun pertama, 2 tahun aku nggak ada job lho," cerita Melly Goeslaw dalam channel Youtube Hijrah Fest.

Melly melihat justru banyak artis-artis lain setelah hijrah kebanjiran job. Tapi, Melly justru merasa nggak dapat job apa pun.

"Jadi kalau hijaber lain begitu hijab dapat iklan, aku benar-benar nggak dapat apa-apa. Sampai aku diajak charity ke Palestina. Ibaratnya, dari sisi materi itu yang biasanya dapat 10 ribu cuma dapat seribu, nggak bisa nopang kehidupan aku," kisahnya.

Meski awalnya merasa jatuh, ada hikmah lain yang dirasakan oleh Melly Goeslaw. Dari jam kerja Melly sudah merasakan perbedaan yang justru membuat dirinya sangat menikmati proses hijrah.

"Terus lama-lama kok enak banget, dulu jam 1 malam belum naik panggung. Ini sebelum zuhur sampai rumah, jadi aku terus menerus masukin pikiran semua ini keindahan yang Allah kasih," tutur Melly.

"Bukan pekerjaan yang Allah kurangi, tapi Allah milih yang lebih baik. Alhamdulillah pertemuan dengan orang sendirinya kesortir, aku juga nggak jadi manusia yang cetek pola pikirnya," pungkasnya.

Sumber: detik.com | Editor: HZA | Merdekapost.com

Lama Menghilang, Bagaimana Keadaan Sosok Legendaris Dangdut Ona Sutra Kini?

H. Ona Sutra, Penyanyi dan Pencipta Lagu Dangdut Tanah Air. (istimewa)
Merdekapost.com - Ona Sutra, nama tersebut tentu saja salah satu penyanyi dangdut legendaris Indonesia kelahiran Langkat, Sumatera utara. Ona Sutra memiliki ciri khas yang unik dan berbeda dengan pedangdut lainnya, yaitu kacamata warna gelap dan rambut gondrong.

Namanya mulai dikenal banyak orang pada tahun 1990-an lewat album 'Terbayang-bayang' dengan judul lagu yang sama.

Setelah sukses dengan lagu tersebut, namanya kian terkenal lewat album-album lainnya seperti Asam di Gunung Garam di Laut, Bola, Barcelona, Titip Cintaku, dan lainnya.

Baca juga:  Selalu Heboh, Ayu Ting Ting Berendam di Kolam Renang Saat Ramai Corona

Ona Sutra saat itu menikahi seorang wanita yang bernama Dahlia, yang juga dikenal sebagai penyanyi dangdut. Lama menghilang, Bagaimana keadaan sosok legendaris tersebut saat ini?

Melansir Tribun Medan pada tahun 2018 lalu, Ona Sutra tampil menghibur warga pantai Geni Stabat, dengan menyanyikan beberapa lagu terkenalnya seperti Sisa-Sisa Cinta, Titip Cintaku, Terbayang-Bayang dan lagu lainnya.

Selain itu tim JagoDangdut juga menelusuri lewat media sosial seperti Instagram.

1. Lewat akun IG @manurungis, terlihat sosok Ona Sutra yang masih tampak bugar.



"Terima kasih sudah bisa silaturahmi dengan pak ona dan semoga sehat selalu ... amiin," tulis akun tersebut pada tanggal 30 Maret 2019.


2. Di akun Instagram @idaabierza80, terlihat sosok Ona Sutra sedang menghibur tamu undangan di sebuah acara pernikahan.


Foto dan video tersebut diunggah pada tanggal 2 Februari 2019, silam.

 3. Ona Sutra melempar senyum khasnya bersama netizen @teguh_all_hafiz.


Penulis : Heri Zaldi
Sumber : jagodangdut.com

PB HKK Nasional Lakukan Resuffle Jabatan Pengurus 2019-2024

Ketua umum HKK Nasional Irjen Pol Drs H. Syafril Nursal SH MH bersama Gubernur Jambi, Walikota, Kapolres Kerinci dan para pengurus HKKN pada saat Kegiatan Seminar dan Rakorwil Februari lalu. (doc/ist)
JAKARTA, MERDEKAPOST.COM – Pengurus Besar Himpunan Keluarga Kerinci (PB HKK) Nasional melakukan resuffle atau pergantian antar waktu pengurus untuk beberapa posisi ketua bidang di kepengurusan  masa Bhakti 2019- 2024

Resuffle atau pergantian antar waktu ini merupakan salah satu amanat Rakernas II tahun 2020 yang dituangkan dalam rekemondasi internal yaitu perlunya melakukan reshuffle (Penyegaran) atau Pergantian Antar Waktu terhadap Personalia pengurus yang Rangkap Jabatan dalam perjalanan roda organisasi selama 1 tahun berjalan.

Pergantian antar waktu (PAW) pengurus PB HKKN ini ditetapkan dengan keputusan Rakernas II HKK Nasional tahun 2020 Nomor : 081/KEP/HKKN/PAW/II/2020 tentang pergantian antar waktu jabatan pengurus besar HKK Nasional masa Bhakti 2019-2024.

Sekretaris Jenderal PB-HKKN Porseda Risman menyebutkan, Terdapat lima posisi ketua bidang di PB HKKN yang dilakukan pergantian antar waktu (PAW).

Pergantian ini terang Porseda, karena tokoh-tokoh yang sebelumnya duduk di posisi ketua Bidang PB HKKN tersebut telah mendapat amanah baru di kepengurusan HKKN Wilayah Provinsi masing- masing.

” Ya, ada lima ketua bidang yang di resuffle, penggantian ini karena mereka sudah rangkap jabatan, mereka telah mendapat kepercayaan sebagai ketua dan pengurus Wilayah Provinsi HKKN, jadi mereka fokus di PW HKKN Provinsi saja,” terang Porseda.

Kelima tokoh dan posisi yang dilakukan pergantian adalah :

H. Tafyani Kasim, sebelumnya menjabat sebagai Ketua Bidang Pengembangan Usaha danEkonomi, Jabatan baru terpilih untuk kedua kali sebagai Ketua Pengurus Wilayah HKK Nasional Sumatera Barat. Posisi Tafyani  sebagai Ketua Bidang Pengembangan Usaha dan Ekonomi PB HKKN diganti  oleh tokoh perantau Kerinci Ir.H. Amrunas Hadis,MM.

Laksmana Pertama DR, H. Nazali Lempo, SH,. MH sebelumnya Ketua Bidang Pengembangan Pendidikan dan Sumber daya Manusia, jabatan baru terpilih sebagai Ketua Pengurus Wilayah HKKN DKI Jakarta dan Sekitarnya (HKKN JS). Posisi Laksma Nazali Lempo diganti oleh pengusaha Nasional Ir. H. Havizal Rahman, MM .

Kombes. Pol. Drs. H. Herman Ismail, Sebelumnya sebagai Ketua Bidang Advokasi dan Hukum. Karena Menduduki jabatan baru terpilih sebagai Ketua Pengurus Wilayah HKK Nasional Provinsi Jambi maka jabatan di PB HKKN diganti oleh pengacara kondang Zulfikar M Rio, SH,. MH sebagai Ketua Bidang Advokasi dan Hukum.

Kombes. Pol (Purn) H. Sukman, SH, MH sebelumnya Ketua Bidang Pengembangan Pertanian dan Perkebunan Unggul. Karena menjabat menjadi Ketua Pengurus Wilayah HKK Nasional Provinsi Riau posisinya di PB HKKN diganti oleh DR. Joni Haryadi, M. Sc sebagai  Ketua Bidang Pertanian dan Perkebunan Unggulan.

Dan yang terakhir DR. Ir. Irman Idris, M. Eng, sebelumnya sebagai ketua Bidang Publikasi, Informasi, Komunikasi dan
Hubungan Masyarakat, mengundurkan diri dan aktif di Pengurus Wilayah HKK Nasional Provinsi Jawa Barat, posisinya diganti oleh H. Nuzran Joher, S.Ag, M.Si sebagai Ketua Bidang Publikasi, Informasi, komunikasi dan Hubungan Masyarakat

Sekjen HKKN Porseda Risman menambahkan, PAW ini merupakan mandat peserta Rakernas II kepada Ketua Umum PB HKK Nasional Irjen Pol Drs H. Syafril Nursal, SH, MH untuk melaksanakan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) bagi pengurus yang ranggap jabatan.

Pergantian antar waktu ini dilaksanakan dengan pertimbangan agar tercipta konsentrasi kerja pengurus di semua tingkatan organisasi .

Sementara itu, ketua umum HKK Nasional Irjen Pol. Drs. Syafril Nursal, SH. MH, menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi tingginya atas pengabdian dan dedikasi kepada kelima tokoh HKKN tersebut.

” Saya ucapkan selamat dan semoga sukses menjalankan amanat baru sebagai ketua Pengurus Wilayah di Provinsi masing-masing  dan kepada nama- nama yang baru saja diangkat pada jabatan ketua bidang PB HKKN saya harap segera melaksanakan fungsi dan tugasnya masing-masing sesuai hasil Rakernas II dan program kerja tahun 2020 ini,” ujar ketum HKKN Irjen Pol Syafril Nursal. (HZA)

Inul Daratista Dipecat Jadi Juri? Tak Terlihat di LIDA 2020, Jawaban Adam Suseno Tak Jelas?

Inul Daratista

MERDEKAPOST.COM - Ternyata Inul Daratista Dipecat Jadi Juri? Tak Terlihat di LIDA 2020, Jawaban Adam Suseno Tak Jelas?.

Isu Inul Daratista dipecat jadi Juri di LIDA Indosiar mendadak semakin santer terdengar.

Sejak beberapa waktu lalu, isu pemecatan sejumlah juri di LIDA 2020 Indosiar termasuk Inul Daratista bukan hal baru lagi.

Sebelumnya, isu dipecatnya Inul Daratista dari LIDA 2020 Indosiar semakin kuat dipertanyakan sebab unggahan istri Adam Suseno ini mmebuat netizen kepo.

Melalui Instagram pribadinya, @inul.d, Inul Daratista awalnya membeberkan acara yang akan ia isi yakni cara Kilau DMD Ratu Casting di MNCTV, Senin (9/3/2020).

Hal itu membuat penggemarnya penasaran tentang kehadiran Inul Daratista di LIDA 2020.

Rasa penasaran warganet ini dijawab langsung oleh Inul Daratista.

Namun kala dipertanyakan tentang statusnya sebagai juri LIDA 2020, Inul Daratista memberikan jawaban mengambang.

"Kok engga di Lida MBK Inul, skrg Indosiar di rolling para artisnya utk jdi juri..," tanya salah seorang warganet.

"Di rolling / tidak, ngga pengaruh buat jenk minul hehehe TV nasional msh byk undang klopun tdk hanya duduk manis jagain bisnis wis oleh duit akeh sama saja," jawab Inul.

"Bun g jurii in di lida ya," timpal yang lain.

"MNC TV yuuk mlm ini," sahut Inul santai.

Isu Inul Daratista Dipecat dari LIDA 2020

Jauh sebelum ini, Inul Daratista sempat menyinggung pula perihal panggung sandiwara yang kerap dilakukan sejumlah stasiun televisi.

Kala itu dua rekannya yakni Dewi Perssik dan Soimah lah yang diisukan dipecat dari LIDA, sedangkan Inul Daratista masih aktif tampil dipanggung.

Pada unggahan yang dibagikan Inul Daratista di instagram, Selasa (11/2/2020) lantas dikaitkan dengan isu dipecatnya Soimah serta Dewi Perssik.

Dikatakan Inul Daratista dalam postingan tersebut, pertelevisian saat ini memang sudah menjadi lokasi tinggal kedua oleh sejumlah artis.

Menurut Inul, menghabiskan waktu cukup lama dalam studio pertelevisian membuat semua artis rindu untuk tampil memamerkan eksistensi mereka.

"Sejujurnya .... suasana studio pertelevisian membuat smua artis rindu utk berada disana dgn tampil menunjukkan existensinya msh berkibar dan energi positiv selalu sj hadir walau tanpa diundang,krn suasana sdh sangat mendukung," tulis Inul.

Meski tak dipungkiri Inul, demi menghibur di layar televisi sejumlah artis mengesampingkan perasaan mereka.

Inul menganggap saat berada di depan layar suasana panggung tetap harus dimainkan oleh sejumlah artis demi menghibur penontonnya.

"Duniaku adalah panggung hiburan,meskipun kadang orang tdk tau artis itu lagi sedih,kecewa,berduka,sandiwara panggung ttplah hrs dimainkan.

Tak peduli pahitnya pikiran ttplah hrs fokus krn seorang penjual jasa hiburan adalah bgmn membuat penonton happy gembira dan puas dgn sajian kita.

Aku pengobat jiwa2 yg sakit. Aku penghibur sejati. Walaupun aku tak sempurna jd penghibur sakitmu.

Aku penghibur yg perlu dihibur... Tang kintang kintang .... tang kintang kintang lo..lo.. loo josss Tar malam nonton LIDA yo shayy aku akan menghiburmu....," pungkas Inul.

Beberapa warganet menyeret nama Dewi Perssik dan Soimah dalam postingan ini.
Mereka gundah karena mereka kini sudah tak lagi tampil di LIDA.

Ada pula yang menyayangkan perihal sistem penjurian LIDA 2020 yang dinilai kurang seru dibanding sebelumnya.

Namun, terkait sejumlah komentar ini, Inul Daratista tampaknya tidak ingin menanggapinya.

"Klo ada bunda minul sma make soimah rame bgt indosiar...saya sukah saya sukah nonton gak bosen2"

"skrg bosan semenjak ada tim putih nontonnya,.udh benar kaya dulu pkai tim putih segala.."

"Mbak inul.kenapa mae soimah ngak jadi juri lida lagi.??"

"Mbk Inul...Mak e shoimah udah gak ikutan jadi juri Lida lagi ya"

"Mbak Inul mae kok nggak muncul2 di lida to"

Malah Sindir Tentang Cicilan

Seperti cuek dengan isu pemecatan dirinya dari LIDA 2020 yang kian santer, Inul Dartista nampak santai dengan membagikan video sindiran tentang utang hingga cicilan, Senin (9/3/2020).

Dalam video itu, Inul Daratista mengikuti suara dubbing tentang ceramah berisi ajakan untung menghindari utang dan cicilan.

"Bukan makanan yang bisa bikin kita sakit jantung, darah tinggi bukan, bukan faktor makanan,

tapi faktor cicilan, yang bikin orang penyakitan itu faktor cicilan, karena ada dua hal yang membuat jantung kita berpacu cepat,

yang pertama jatuh cinta, yang kedua jatuh tempo, bilang kanan kirimu jangan banyak cicilan, biar ga cepat mati," kalimat yang ditirukan Inul Daratista.

Sementara dalam keterangan fotonya, Inul mengajak penggemarnya menonton aksinya di acara salah satu televisi swasta.

"Jgn byk utang shayyyy, Sambil lihat aku di MNC TV sekarang yo shay jam 22.20," tambah Inul dalam caption.

Postingan Inul Daratista ini mendapat beragam respon warganet, tak terkecuali asisten pribadinya Dewy Aryani.

Namun saat sang asisten tertawa akan aksinya itu, Inul Daratista malah mempertanyakan alasannya.

"Kok ketawa seh mbaakk," kata Inul.

"Menghayati banget mbaaa," jawab sang asisten.

Percakapan ini lantas saja memunculkan dugaan jika video itu bertujuan untuk menyindir seseorang. (Ald)

Pemdes, Babinsa, Bidan Desa Baru Semerah Bahu Membahu Antisipasi Corona

Selain pembagian masker, juga akan dilakukan penyemprotan desinfektan di lingkungan pemukiman warga Desa Baru Semerah. (ald/ist)

Kerinci, Merdekapost.com – Untuk mengantisipasi mewabahnya corona di lingkungan masyarakat, Pemerintahan Desa Baru Semerah, membagikan masker gratis kepada warga.

Rabu (25/3) ratusan masker dibagikan secara Cuma-Cuma. Selain pembagian masker, juga akan dilakukan penyemprotan desinfektan di lingkungan pemukiman.

Kepala Desa Baru Semerah, Edi Januar, S.PdI, M.Pd, mengatakan pembagian masker ini sebagai langkah antisipasi agar corona tidak sampai di desanya.

“Ini sesuai dengan arahan pemerintah, mulai dari pusat sampai ke tingkat camat. Agar pemerintah desa sebagai garda terdepan, melakukan antisipasi penyebaran corona,”katanya.

Di samping membagikan masker gratis dan penyemprotan disinfektan, kades bersama dengan Bidan Desa, Kader Posyandu, Karangkaruna, Babinsa dan Babinkamtibmas, juga terus melakukan sosialisasi ke masyarakat.

“Penyebaran corona tidak bisa dianggap remeh. Makanya sebelum ada warga kita yang menjadi korban, harus dilakukan langkah antisipasi secara maksimal,”ucapnya.

Selama ini katanya, Bupati, Camat, dan juga Puskesmas selalu memberikan arahan kepada pemerintah desa, agar penanganan corona benar-benar optimal.

“Kita akan lihat kondisi ke depan. Jika memang perlu, langkah-langkah penangan selanjutnya akan tetap dilakukan,”jelasnya.

Serda Emil Salim, selaku Babinsa di Desa Baru Semerah, mengatakan penanganan corona tidak hanya menjadi tanggungjawab petugas kesehatan semata, namun harus melibatkan semua elemen masyarakat.

“Kita mengapresiasi langkah Kepala Desa Baru Semerah, yang sudah membantu upaya pencegahan corona. TNI dan Polri juga siap berada di garda terdepan bersama petugas lainnya,”tegas Emil Salim.

Emil mengimbau agar masyarakat selalu mematuhi arahan yang disampaikan oleh pemerintah, sehingga penyebaran corona bisa diatasi.

“Jika tidak ada kepentingan yang mendesak, sebaiknya tetap berada di rumah. Hentikan dulu kegiatan yang melibatkan orang banyak, dan selalu menjaga kebersihan,”pungkasnya.

Sementara Itu, Bidan Desa Baru Semerah Ema Lina Puri bersama Sejumlah Kader Posyandu Desa yang juga merupakan garda terdepan dalam pelayanan  kesehatan Memaparkan Akan pentinya Pola Hidup sehat.

“ Dalam Upaya Pencegahan dan Penanganan Covid 19 kami menghimbau bagi masyarakat Baru Semerah untuk Menjaga Kesehatan Dengan Rutin Mencuci tangan setelah Keluar dari luar Rumah dengan Handsanitizer, dan dikala terdapat gejala gejala bagi masyarakat untuk segara melakukan pengecekan secara berkala ke Pos Pelayanan Pembantu Desa, Mari sama sama Menjadi garda Utama dalam Penanganan dan Pencegahan Virus Corona ini, “ Ujarnya. (ald/hza)

Asira dan Hafizah, Siswi MAN Kemantan yang Jadi Finalis Gadis Kerinci Favorit 2020


Kerinci, Merdekapost – Dua gadis asal Kemantan Kecamatan Air Hangat Timur yang saat ini merupakan Siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN 2) Kemantan ikut serta sebagai finalis dalam pemilihan Gadis Kerinci Favorit tahun 2020.

Dua siswi tersebut adalah Asira Zaimah Azzahra dan Delpi Putri Hafizah

Asira Zaimah Azzahra adalah siswi MAN 2 Kerinci yang beralamat di Desa Kemantan Agung sedangkan Delpi Putri Hafizah beralamat di Kemantan Kebalai.

Saat ini keduanya sedang berjuang dalam ajang pemilihan Bujang Gadis Kerinci Favorit, dan untuk bisa menjadi Gadis Favorit dibutuhkan Dukungan dari keluarga, sahabat dan masyarakat.

Begini Cara untuk memberikan dukungan untuk Gadis Kerinci Favorit 2020:
Follow instagram @bujanggadiskerinci kemudian beri like, komen dan share (keseluruhan sosial media)

like dan komen di akun Instagram (Ig) @Bujanggadiskerinci, #Voteforfavorite

Foto Gadis 048, Asira Zaimah Azzahra
Karena 1 like dan komen sangat berharga.
1 like bernilai 3 poin dan 1 komen bernilai 1 poin

Foto Gadis 012, Delpi Putri Hafizah
Karena 1 like dan komen sangat berharga.
1 like bernilai 3 poin dan 1 komen bernilai 1 poin


Foto Gadis 048, Asira Zaimah Azzahra
Karena 1 like dan komen sangat berharga.
1 like bernilai 3 poin dan 1 komen bernilai 1 poin


Foto Gadis 012, Delpi Putri Hafizah
Karena 1 like dan komen sangat berharga.
1 like bernilai 3 poin dan 1 komen bernilai 1 poin

(fad)

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs