Profil Nuzran Joher Putra Sungai Penuh Jambi, Ketua Ombudsman RI Periode 2026-2031

Jakarta - Nuzran Joher resmi ditetapkan sebagai ketua Ombudsman Republik Indonesia untuk masa jabatan 2026-2031 setelah mendapat persetujuan seluruh fraksi dalam rapat paripurna DPR, Selasa (18/8/2026).

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan, usulan penetapan Ketua Ombudsman tersebut telah disampaikan kepada pimpinan DPR pada akhir Juli 2026. Setelah itu, usulan diteruskan kepada Komisi II DPR untuk dibahas.

Hasil pembahasan Komisi II kemudian disampaikan kepada pimpinan DPR sebagai bahan untuk memperoleh persetujuan dalam rapat paripurna.

"Sehubungan dengan hal tersebut, pimpinan Komisi II telah menyampaikan hasil pembahasan pemilihan dan penetapan ketua Ombudsman masa jabatan 2026-2031," kata Dasco.

Selanjutnya, Dasco menyampaikan hasil rapat konsultasi pengganti rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR yang berlangsung pada Selasa (18/8/2026).

"Pada rapat konsultasi pengganti rapat Bamus DPR tanggal 18 Agustus 2026 atas nama saudara Nuzran Joher sebagai ketua Ombudsman Republik Indonesia masa jabatan 2026-2031," katanya.

Dalam rapat paripurna tersebut, Dasco meminta persetujuan seluruh fraksi DPR atas penetapan Nuzran sebagai Ketua Ombudsman RI.

"Sekarang kami meminta persetujuan fraksi-fraksi apakah penetapan ketua Ombudsman tersebut dapat disetujui?" kata Dasco.

Seluruh fraksi yang hadir kemudian menyatakan persetujuan. Dengan keputusan tersebut, Nuzran Joher ditetapkan sebagai Ketua Ombudsman Republik Indonesia untuk periode 2026-2031.

Proses penetapan itu sebelumnya telah melalui pembahasan di Komisi II DPR sebelum akhirnya dibawa ke forum rapat paripurna.

Mengutip laman Ombudsman RI, Nuzran Joher lahir di Kerinci pada 28 Oktober 1973. Data yang diberikan juga menyebut Maliki Air sebagai tempat kelahirannya.

Nuzran merupakan putra keempat dari enam bersaudara. Pendidikan dasarnya ditempuh di SD N 16/III Koto Beringin Rawang, Kerinci, pada 1980-1986.

Setelah menyelesaikan pendidikan dasar, ia melanjutkan sekolah di MTsN Sungai Penuh, Kerinci, pada 1986-1989. Pendidikan berikutnya ditempuh di PGAN Sungai Penuh, Kerinci, pada 1989-1992.

Nuzran kemudian melanjutkan pendidikan tinggi di IAIN Imam Bonjol, Padang, dan menyelesaikan pendidikan sarjananya pada 1997. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan magister di Universitas Pramita Indonesia dan menyelesaikannya pada 2009

Perjalanan Nuzran di dunia organisasi dimulai sejak masih menjadi mahasiswa. Ia aktif dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan pernah memimpin senat mahasiswa IAIN Padang pada 1997-1998.

Keterlibatannya di HMI kemudian berlanjut ke tingkat nasional. Nuzran dipercaya menduduki posisi Sekretaris Jenderal Pengurus Besar HMI pada 2002-2004.

Pengalaman organisasi tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan Nuzran sebelum masuk lebih jauh ke dunia politik dan ketatanegaraan.

Selain aktivitas organisasi, Nuzran juga disebut aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Ia membina pendidikan Al-Qur'an serta terlibat dalam berbagai kegiatan sosial di Jambi dan Jakarta.

Karier Nuzran di dunia politik dan legislatif telah berlangsung cukup panjang. Setelah aktif dalam organisasi, ia memasuki arena politik nasional dan meraih kursi sebagai anggota DPD RI periode 2004-2009 dari daerah pemilihan Jambi.

Selama berada di lembaga legislatif, Nuzran terlibat dalam perjuangan yang berkaitan dengan pembangunan daerah, pendidikan, serta kesejahteraan masyarakat.

Pengalamannya tidak berhenti setelah menyelesaikan masa jabatan sebagai anggota DPD RI. Nuzran juga pernah menjadi pimpinan dan anggota alat kelengkapan di DPD RI serta menjalankan tugas sebagai Staf Ahli Ketua DPR RI.

Keterlibatannya dalam bidang ketatanegaraan kemudian berlanjut melalui Komisi Kajian Ketatanegaraan (KKK) MPR RI. Ia tercatat menjadi anggota KKK MPR RI selama dua periode, yakni 2015-2019 dan 2019-2024.

Rangkaian pengalaman tersebut membuat kiprah Nuzran tidak hanya berkaitan dengan politik praktis, tetapi juga dengan pembahasan mengenai sistem ketatanegaraan dan tata kelola pemerintahan.

Pengalaman Nuzran juga mencakup politik di tingkat daerah. Ia pernah menjadi calon wakil wali kota Sungai Penuh untuk periode 2016-2021.

Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari perjalanan politik Nuzran di daerah setelah sebelumnya berkiprah pada tingkat nasional sebagai anggota DPD RI.

Dengan pengalaman di tingkat pusat dan daerah, perjalanan politik Nuzran mencakup berbagai ruang, mulai dari lembaga legislatif hingga kontestasi pemerintahan daerah.

Perjalanan Nuzran kemudian memasuki fase baru pada awal 2026. Ia terpilih sebagai satu dari sembilan pimpinan dan anggota Ombudsman Republik Indonesia.

Sebelum menduduki posisi ketua Ombudsman, Nuzran telah memiliki pengalaman panjang dalam bidang legislatif dan ketatanegaraan. Pengalaman tersebut mencakup kiprahnya sebagai anggota DPD RI, keterlibatannya dalam Komisi Kajian Ketatanegaraan MPR RI, serta pengalamannya sebagai Staf Ahli Ketua DPR RI.

Perjalanan tersebut kemudian berlanjut ketika Nuzran dipercaya menjadi bagian dari jajaran pimpinan dan anggota Ombudsman RI pada awal 2026.

Beberapa bulan setelah terpilih sebagai bagian dari sembilan pimpinan dan anggota Ombudsman RI, Nuzran mendapat kepercayaan untuk memimpin lembaga tersebut. DPR menyetujui penetapannya sebagai Ketua Ombudsman RI periode 2026-2031 melalui rapat paripurna pada 18 Agustus 2026.(*)

Bermodal PNS, Petani Padi Ditipu, Oknum ASN Setwan DPRD Kota Sungai Penuh Kini Dilaporkan ke Polisi

Oknum ASN Setwan DPRD Kota SUngai Penuh diduga melakukan penipuan penggelapan hasil panen para petani.(Adz)

Kerinci, Merdekapost.com - Dugaan perbuatan curang dan penggelapan hasil panen padi yang menyeret seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Sungai Penuh memasuki babak baru.

Persoalan tersebut kini tidak lagi sebatas keluhan para petani. Sejumlah korban mengaku telah melaporkan dugaan perbuatan tersebut kepada pihak kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Salah seorang korban, Ayah Abid, warga Kecamatan Danau Kerinci Barat, mengatakan dirinya telah membuat laporan ke Polsek Danau Kerinci terkait dugaan tersebut.

Hal serupa disampaikan Eti Efranida, warga Kecamatan Air Hangat Timur. Kepada media ini, ia mengaku juga telah melaporkan persoalan tersebut ke Polsek Air Hangat Timur.

Kasat Reskrim Polres Kerinci AKP Very Prasetyawan, Senin (17/8/2026), membenarkan bahwa laporan dari para korban telah diterima pihak kepolisian.

“Saat ini laporan sudah kami terima dan sedang proses,” ujar AKP Very Prasetyawan.

Dalam persoalan ini, para petani mengaku memberikan kepercayaan kepada oknum ASN tersebut karena statusnya sebagai seorang pegawai negeri sipil (PNS).

Bahkan, menurut keterangan korban, untuk meyakinkan para petani, oknum tersebut disebut pernah memberikan fotokopi Surat Keputusan (SK) PNS kepada petani.

Status sebagai aparatur negara tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang membuat para korban percaya dan menyerahkan hasil panen mereka untuk dikelola atau dijual.

Namun, setelah persoalan muncul, para korban merasa dirugikan dan akhirnya memilih menempuh jalur hukum.

Kini, laporan tersebut berada dalam proses penanganan kepolisian. Publik menunggu sejauh mana proses penyelidikan akan mengungkap fakta sebenarnya.

Di sisi lain, status ASN yang disandang terlapor juga menjadi perhatian. Jika nantinya dugaan tersebut terbukti melalui proses hukum, persoalan tersebut berpotensi tidak hanya berdampak pada aspek pidana, tetapi juga dapat menjadi persoalan etik dan disiplin sebagai aparatur sipil negara.

Media ini akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan memberikan ruang kepada seluruh pihak terkait untuk menyampaikan klarifikasi maupun hak jawab.

(Adz/ Source: Explore News)

Nindya Eltsani, Siswi Sungai Penuh Pembawa Bendera Pusaka di Kirab Monas HUT RI ke-81

Nindya Eltsani Pembawa Bendera Pusaka di Kirab MonasNindya Eltsani Fawwaz, saat bertugas membawa bendera pusaka Merah Putih menaiki Kereta Kencana Garuda Prabayaksa. (Tangkapan Layar) 

SUNGAI PENUH – Suasana peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Jakarta berlangsung penuh khidmat dan meriah pada Senin (17/8/2026). Salah satu momen paling menarik perhatian publik adalah prosesi Kirab Merah Putih dari Monumen Nasional (Monas) menuju Istana Merdeka dan sebaliknya.

Dua purna Paskibraka Duta Pancasila 2025 tampil memukau mengemban amanah besar tersebut.

Nindya Eltsani Fawwaz, siswi SMAN 2 Kota Sungai Penuh asal Provinsi Jambi, bertugas membawa bendera pusaka Merah Putih. Nindya merupakan siswi SMAN 2 Kota Sungai Penuh, kelahiran Padang, 27 Juni 2009.

Sementara itu, Bianca Alessia Christabella Lantang dari Sulawesi Utara bertugas membawa naskah proklamasi. Bianca merupakan siswi SMA Lentera Harapan Tomohon dan lahir di Manado pada 28 Februari 2009.

Nindya dan Bianca menaiki Kereta Kencana Garuda Prabayaksa sepanjang rute kirab. Kereta istimewa buatan Sleman, Yogyakarta ini membawa makna mendalam. Nama “Garuda Prabayaksa” mengandungi arti cahaya besar atau cahaya terang yang memancar.

Perjalanan kereta kencana ini juga menghadirkan pemandangan megah. Pasukan pengawal mengiringi sepanjang jalan, terdiri dari: 45 pasukan motor kawal Polisi Militer, Drum Corps Pelopor Cendrawasih Akademi Kepolisian, 114 Resimen Kavaleri Berkuda Ronggolawe, dan 78 pasukan Kerajaan Nusantara.

Rangkaian kirab ini terbagi dalam dua tahap utama. Sebelum upacara peringatan Detik-Detik Proklamasi mulai, Sultana Najwa (DKI Jakarta) dan Aliah Sakira (Sulawesi Selatan) lebih dahulu menyerahkan bendera serta teks proklamasi menuju Istana Merdeka.

Setelah seluruh upacara usai, giliran Nindya dan Bianca yang mengembalikan kedua benda bersejarah tersebut kembali ke Monas. Penampilan anggun dan disiplin para purna Paskibraka ini tidak hanya menyempurnakan prosesi HUT RI ke-81, tetapi juga menginspirasi generasi muda di seluruh penjuru negeri. (**)

HUT RI ke-81, Kerinci Teguhkan Semangat Persatuan dan Pengabdian

Kerinci - Khidmat dan penuh nasionalisme, Bupati Kerinci Monadi memimpin langsung Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Kantor Bupati Kerinci, Bukit Tengah, Siulak, Minggu (17/8/2026).

Dengan mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, peringatan kemerdekaan menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memperkuat tekad bersama dalam membangun Kerinci yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan.

Suksesnya Paskibraka menjalankan tugas mengibarkan Sang Merah Putih menjadi salah satu momen penuh kebanggaan dalam upacara tahun ini.

Bupati Monadi mengajak seluruh masyarakat Kerinci untuk terus menjaga persatuan, mempererat persaudaraan, serta mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata dan kontribusi terbaik bagi daerah.

Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia

Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.

Kerinci Bersatu, Kerinci Maju

(Adz)

Profil dan Biodata Achmad Fachri M, Putra Jambi Komandan Kelompok 8 Paskibraka Nasional

PASKIBRAKA NASIONAL - Achmad Fachri Mubarok, siswa SMK Negeri 1 Kota Jambi, saat menjalankan tugas sebagai Paskibraka di Istana Negara, Senin (17/8/2026). 

JAMBI - Putra asal Jambi, Achmad Fachri Mubarok, mendapat kepercayaan menjadi Komandan Kelompok 8 dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Siswa SMK Negeri 1 Kota Jambi tersebut tergabung dalam tim Paskibraka Nasional dengan tema "Indonesia Berdaulat" di Istana Negara setelah melewati rangkaian seleksi dari tingkat daerah hingga nasional.

Di balik perannya dalam upacara kenegaraan tersebut, Fachri dikenal sebagai remaja yang sederhana dan mudah bergaul.

Lalu, bagaimana sosok Fachri? 

Profil dan Biodata Achmad Fachri Mubarok

Berikut profil dan biodata singkat Achmad Fachri Mubarok, Paskibraka asal Jambi.

Nama Lengkap: Achmad Fachri Mubarok

Tempat dan Tanggal Lahir: Kota Jambi, 29 Agustus 2009 (16 tahun)

Nama Orang Tua: Selamet Riyadi (ayah), Sukma Dewi (ibu)

Tinggi Badan: 177 cm

Berat Badan: 68 kg

Golongan Darah: AB

Asal Sekolah: SMK Negeri 1 Kota Jambi

Sosok yang Sederhana

Di lingkungan sekolah, Fachri disebut tidak pernah menunjukkan sikap berbeda meski telah meraih prestasi hingga tingkat nasional.

Ia justru dikenal sebagai siswa yang sopan, tidak sombong, serta peduli terhadap teman-temannya.

Kepala SMK Negeri 1 Kota Jambi, Repreanis, mengatakan Fachri memiliki kepribadian yang baik dan sederhana.

"Dia memiliki kepribadian yang baik dan sangat sederhana. Selain itu, dia juga sangat peduli dengan teman-temannya," ujar Repreanis Senin (17/8/2026).

Salah satu hal yang masih diingat pihak sekolah adalah kebiasaan Fachri ketika mendapat rezeki lebih.

Ia pernah membelikan es krim untuk teman-teman satu kelasnya.

Bagi pihak sekolah, hal sederhana tersebut menunjukkan kedekatan Fachri dengan teman-temannya.

Fachri juga dikenal memiliki sikap sopan ketika berkomunikasi dengan guru maupun teman sebaya.

"Orangnya baik sekali, tingkah lakunya cukup sopan. Sikapnya juga sopan. Kalau berbicara dengan saya, seperti orang dewasa," katanya.

Prestasi Fachri dari Bela Diri Karate

Dalam bidang akademik, Fachri disebut bukan siswa yang terlalu menonjol. Namun, ia tetap mampu mengikuti proses pembelajaran dengan baik.

Prestasi Fachri justru berkembang melalui kegiatan di luar akademik, salah satunya bela diri karate.

Perjalanan Fachri untuk menjadi anggota Paskibraka Nasional juga tidak mudah.

Ia sempat berada dalam kondisi hampir tersingkir saat mengikuti proses seleksi.

Namun, kesempatan tersebut berhasil dipertahankan hingga akhirnya Fachri terpilih mewakili Jambi sebagai anggota Paskibraka Nasional.

Pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Senin (17/8/2026), Fachri dipercaya menjalankan tugas sebagai Komandan Kelompok 8.

Kepercayaan tersebut menjadi pencapaian penting bagi Fachri yang kini duduk di kelas X SMK Negeri 1 Kota Jambi.

Di sekolah, Fachri mengambil jurusan Teknik Komputer dan Jaringan.

Menurut pihak sekolah, jurusan tersebut memang telah menjadi minatnya sejak awal masuk SMK.

Meski berasal dari keluarga sederhana, kondisi tersebut tidak membuat Fachri minder ketika bergaul dengan teman-temannya.

"Dia pintar bergaul dan tidak sombong," ujar Repreanis.

Achmad Fachri Mubarok lahir di Kota Jambi pada 29 Agustus 2009. Ia merupakan putra pasangan Selamet Riyadi dan Sukma Dewi.

Remaja berusia 16 tahun tersebut memiliki tinggi badan 177 sentimeter, berat badan 68 kilogram, dan golongan darah AB.

Sekolah Siapkan Kejutan untuk Fachri

Pihak SMK Negeri 1 Kota Jambi kini menantikan kepulangan Fachri setelah menyelesaikan tugas sebagai Paskibraka Nasional.

Sekolah tidak hanya ingin menyambut Fachri sebagai siswa yang telah mengharumkan nama sekolah, tetapi juga memberikan apresiasi atas perjuangan dan kerja keras yang telah dilaluinya.

Repreanis mengatakan pihak sekolah telah menyiapkan rencana untuk memberikan kejutan saat Fachri kembali ke sekolah.

"Kami sudah bicarakan dengan tim manajemen sekolah. Nanti akan ada kejutan ketika Fachri pulang sebagai bentuk penghargaan," katanya.

Pihak sekolah berharap pencapaian Fachri di tingkat nasional dapat menjadi awal bagi prestasi-prestasi berikutnya.

Repreanis juga berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi Fachri untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

"Mudah-mudahan dengan prestasi dia ini, Fachri bisa melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi dan mendapat prestasi yang lebih lagi," harapnya.

Momen Istimewa bagi Kota Jambi

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 menjadi momen istimewa bagi Kota Jambi.

Pada tahun ini, dua putra-putri asal Kota Jambi dipercaya menjadi bagian dari Paskibraka Nasional yang bertugas dalam upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka, Jakarta.

Selain Achmad Fachri Mubarok, terdapat Rizkia Putri yang juga menjadi anggota Paskibraka Nasional dalam upacara tersebut.

Namun, pencapaian Fachri menjadi semakin istimewa karena ia mendapat kepercayaan sebagai Komandan Kelompok 8.

Penampilan Fachri saat menjalankan tugasnya di Istana Merdeka juga mendapat sorotan dalam siaran langsung upacara HUT ke-81 RI.

Di Kota Jambi, pelaksanaan upacara tersebut turut disaksikan Wali Kota Jambi Maulana bersama jajaran Pemerintah Kota Jambi dan Forkopimda dari lobi utama Kantor Wali Kota Jambi.

Saat kamera menyorot Fachri ketika menjalankan tugas, suasana di lokasi dipenuhi rasa bangga.

Bagi Pemkot Jambi, penampilan Fachri menunjukkan bahwa putra-putri daerah mampu tampil di panggung nasional dan dipercaya menjalankan tugas penting dalam upacara kenegaraan.

"Ini satu kebanggaan untuk Kota Jambi, apalagi tahun ini dua perwakilan Kota Jambi ikut Paskibraka Nasional," ujar Wali Kota Jambi Maulana, Senin (17/8).

Maulana mengaku semakin bangga ketika Fachri mendapat sorotan kamera dalam siaran langsung upacara dari Istana Merdeka.

"Apa lagi tadi Fachri di-zoom langsung," tambahnya.

Di usianya yang baru 16 tahun, Fachri berhasil membawa nama Kota Jambi dalam upacara kemerdekaan yang disaksikan masyarakat Indonesia.

Pencapaian tersebut menjadi bagian dari catatan penting Kota Jambi pada HUT ke-81 RI.

Bukan hanya karena dua perwakilan Kota Jambi berhasil menembus Paskibraka Nasional, tetapi salah satunya juga dipercaya memegang peran sebagai Komandan Kelompok 8.

Bagi Wali Kota Jambi Maulana, pencapaian Fachri merupakan kebanggaan bersama.

Di balik barisan Paskibraka yang berdiri tegap di Istana Merdeka, terdapat putra Jambi yang membawa nama daerahnya dalam perayaan kemerdekaan Indonesia.

Pada 17 Agustus 2026, nama Achmad Fachri Mubarok pun menjadi salah satu putra Jambi yang mencatatkan prestasi dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.(Red)

Malam Resepsi Kenegaraan, Gubernur Al Haris Tekankan Peranan Generasi Muda Kader Pewaris Bangsa

 

Merdekapost.com - Rangkaian Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia RI ke-81 Pemerintah Provinsi Jambi menggelar Malam Resepsi Kenegaraan yang berlangsung meriah, dengan menampilkan karya seni anak bangsa dari Bumi Sepucuk Jambi untuk Indonesia yang mengisahkan perjuangan para pahlawan dan rakyat Jambi dalam melawan penjajah untuk mempertahankan tanah air, adat dan budaya,   acara berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (17/08/2026) malam.

Resepsi Kenegaraan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH., Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I, Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, unsur Forkopimda Provinsi Jambi, jajaran Pimpinan OPD Provinsi Jambi, Pimpinan Instansi Vertikal, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menyatakan bahwa di usia 81 tahun kemerdekaan Indonesia sudah banyak perjuangan para pendahulu untuk meraih kemerdekaan dan juga membangun negara ini. “Sudah 81 tahun usia kemerdekaan kita dari tahun 45 sampai 2026 ini tentu sudah banyak yang telah dilakukan oleh pemimpin kita. Khususnya untuk bangsa dan alhamdulillah Indonesia sudah sangat luar biasa diperhitungkan oleh negara-negara luar, tinggal lagi kita mau bekerja dengan baik dan tentunya kami pemerintah ini bersinergi, bekerja dengan baik, tentunya membangun kolaborasi, orkestrasi dengan baik sehingga apa yang diharapkan masyarakat yang menjadi tujuan kemerdekaan bisa diwujudkan dengan semangat menjadi negara Indonesia berdaulat, adil, dan makmur,” ujar Gubernur Al Haris.

Pada kesempatan ini Gubernur Al Haris menekankan peranan dari generasi muda dalam membangun bangsa dan negara. Ia menaruh harapan besar kepada anggota Paskibraka untuk turut menyampaikan pesan tentang karakter dan mental yang baik kepada anak muda lainnya. “Tentu PR kita banyak, ini saya khusus berpesan pada anak khususnya yang sekolah. Anak-anak yang sudah dikukuh kemarin ada janji yang saya pantau. Saya lihat itu janji luar biasa, anak-anak bantu pemerintah dan anak-anak ini duta-duta untuk menyampaikan pesan moral,” katanya.

Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa saat ini pemerintah beserta jajaran Forkopimda sangat fokus bagaimana membina mental generasi muda. “Kami sudah keliling kemarin, berapa daerah kami lakukan kampanye kemarin di Kota Jambi, anak sekolah sudah kita kumpulkan semua kemarin juga di Bungo. Kita fokus mengajak masyarakat, anak-anak sekolah untuk anti narkoba. Kami minta tolong kepada anak-anak semua pahlawan-pahlawan kita di masyarakat. Dan fokus berikutnya adalah geng motor dimana geng motor ini banyak anak-anak yang usianya masih anak sekolah, anak SMP/SMA ini. Kemudian juga judi online juga masih banyak anak kita yang main judi online dan termasuk juga hari ini ada paham-paham radikalisme,” ungkap Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris menambahkan, hal penting lain yang menjadi perhatian juga adalah pembullyan. “Dan ini juga penting. Saya kira termasuk juga di sekolah itu masih ada bullying. Dan untuk itu kepada anakku semuanya karena anak-anak ini adalah orang yang sudah punya ikatan janji tolong kampanyekan dengan teman-temanmu di sekolah, bantu pemerintah. Pemerintah ini tangannya luar biasa, tapi ada yang tidak mungkin dijangkau oleh kami, tolong tangan anak-anakku yang mungkin kami tidak bisa menjangkau itu karena ada mungkin di sekolah, grup-grup, komunitas lalu media sosial seperti IG dan Tiktok juga anak-anak kampanye kan,” jelas Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris juga menyampaikan bahwa saat ini banyak tantangan untuk mengisi kemerdekaan, masih banyak hal yang memprihatikan. "Tugas kita masih banyak, mengisi kemerdekaan ini tidaklah mudah. Kita perlu mendidik, membimbing anak-anak ini agak mentalnya punya karakter bela negara, cinta tanah air dan berjuang untuk Indonesia yang makin maju ke depannya ini. Mengisi kemerdekaan ini yang paling berat, kita bukan lagi perang di medan perang tapi untuk disini kita berjuang bagaimana kita menciptakan kader-kader bangsa dan generasi muda yang memang akan mewarisi negara kita ini, itu yang kita harapkan,” pungkasnya. (*)

Nazwarifa Ilmira Fahmi Kembali Terpilih sebagai Pembawa Kirab Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Tanjung Jabung Barat

Nazwarifa Ilmira Fahmi Kembali Terpilih sebagai Pembawa Kirab Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Tanjung Jabung Barat

Merdekapost.com | Tanjung Jabung Barat - Suasana haru menyelimuti upacara penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Alun-Alun Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Senin (17/8/2026).

Di tengah khidmatnya prosesi penurunan bendera, sosok Nazwarifa Ilmira Fahmi, siswi kelas XII SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Barat, kembali mendapat kepercayaan untuk menjadi pembawa kirab pada upacara penurunan Bendera Merah Putih.

Kepercayaan tersebut menjadi momen yang sangat berarti bagi Nazwarifa. Di balik langkah tegap dan sikap penuh tanggung jawabnya menjalankan tugas negara, tersimpan kisah perjuangan seorang anak yatim yang terus mengejar cita-cita tanpa kehadiran sang ayah di sisinya.

Nazwarifa merupakan putri dari almarhum Bapak M. Zulfahmi Syarif, S.T. dan Ibu Adv. Era Herawati, S.H., M.H. Meski telah kehilangan sosok ayah tercinta, Nazwarifa tetap tumbuh sebagai seorang anak yang memiliki semangat dan cita-cita tinggi.

Salah satu cita-cita terbesar Nazwarifa adalah melanjutkan pendidikan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Kini, ia masih duduk di bangku kelas XII SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Barat dan terus berusaha mempersiapkan diri untuk mewujudkan impiannya tersebut.

Bagi Nazwarifa, menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka bukan sekadar tugas seremonial. Kepercayaan membawa kirab pada penurunan bendera menjadi sebuah kehormatan sekaligus pembuktian bahwa keterbatasan dan kehilangan bukan alasan untuk berhenti bermimpi.

Momen haru semakin terasa ketika prosesi selesai. Bendera Merah Putih kemudian diantar langsung ke Rumah Dinas Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., sebagai bagian dari rangkaian kegiatan setelah upacara.

Dalam suasana penuh penghormatan tersebut, perjalanan Nazwarifa menjadi cerita tersendiri. Seorang anak yang kehilangan ayahnya justru mampu berdiri tegap membawa lambang kebanggaan bangsa di hadapan masyarakat dan para pejabat daerah.

Air mata dan rasa bangga seakan bercampur dalam satu momen. Sang ayah, almarhum M. Zulfahmi Syarif, S.T., mungkin tidak lagi dapat menyaksikan secara langsung putrinya menjalankan tugas mulia tersebut. Namun, perjuangan dan keberhasilan Nazwarifa hari ini menjadi bagian dari cerita yang akan selalu dikenang keluarga.

“Menjadi pembawa kirab penurunan Bendera Merah Putih merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan besar bagi saya. Amanah ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar, berjuang, dan memberikan yang terbaik demi membanggakan keluarga. Saya ingin menjadikan setiap pengalaman sebagai langkah untuk meraih cita-cita. Ke depan, saya bercita-cita melanjutkan pendidikan di IPDN dan mengabdikan diri bagi bangsa dan negara,” ujar Nazwarifa penuh semangat. Cita-cita tersebut menjadi semangat yang terus ia bawa dalam menatap masa depan dengan tekad, ketekunan, dan doa.

Kisah Nazwarifa menjadi inspirasi bagi generasi muda Tanjung Jabung Barat. Di usia yang masih belia, ia telah menunjukkan bahwa kehilangan bukan akhir dari perjuangan. Justru dari sebuah kehilangan, dapat tumbuh kekuatan untuk melangkah lebih jauh.

Kini, di penghujung masa SMA, Nazwarifa berdiri di persimpangan menuju masa depan. Dari lapangan upacara, tempat ia dengan penuh khidmat membawa kirab Merah Putih, terpatri sebuah cita-cita besar di dalam dirinya: melanjutkan pendidikan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan mengabdikan diri bagi bangsa dan negara.

Semoga langkah Nazwarifa selalu dimudahkan, cita-citanya untuk melanjutkan pendidikan di IPDN dapat terwujud, dan perjuangannya menjadi kebanggaan bagi almarhum ayah, ibunda tercinta, keluarga, sekolah, serta masyarakat Tanjung Jabung Barat.

Selamat dan sukses Nazwarifa Ilmira Fahmi. Teruslah melangkah dan jangan pernah berhenti bermimpi. (rdp)

Bupati Fadhil Ajak Masyarakat Jadikan Semangat Pahlawan sebagai Teladan

 

Merdekapost.com – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Batang Hari menjadi momentum untuk kembali mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun daerah.

Upacara peringatan kemerdekaan yang berlangsung di Lapangan Garuda Muara Bulian, Senin (17/8/2026), dipimpin langsung Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief, SE. Kegiatan tersebut diikuti Wakil Bupati H. Bakhtiar, SP, jajaran Forkopimda, kepala OPD, camat dan lurah, ASN, TNI-Polri, pelajar serta tamu undangan.

Usai upacara, Bupati Fadhil mengingatkan masyarakat agar tidak hanya menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai seremoni tahunan. Menurutnya, perjuangan para pahlawan harus diteruskan melalui pengabdian dan kontribusi nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para ASN di Kabupaten Batang Hari yang dinilai tetap menunjukkan komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat meskipun pemerintah daerah tengah menghadapi tantangan fiskal.

Bupati berharap seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat dapat menghadapi berbagai tantangan secara bersama-sama dengan semangat gotong royong dan pengabdian.

Selain itu, Fadhil mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kedamaian dan kerukunan di tengah keberagaman suku, agama maupun lingkungan keluarga. Menurutnya, suasana yang aman dan harmonis merupakan modal penting untuk melanjutkan pembangunan daerah.

“Semangat para pahlawan harus kita lanjutkan dengan menjaga kebersamaan dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat serta daerah,” menjadi pesan yang ditekankan dalam momentum peringatan kemerdekaan tersebut.

Rangkaian kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Batang Hari kemudian dilanjutkan dengan penyerahan remisi kepada anak binaan Lapas Kelas II B Muara Bulian oleh Bupati Batang Hari serta sesi foto bersama. (*)

Apel Kehormatan dan Renungan Suci Digelar di TMP Batang Hari, Kenang Jasa Para Pahlawan

 

Merdekapost.com – Suasana khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Kabupaten Batang Hari saat Apel Kehormatan dan Renungan Suci dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026) tepat pukul 00.00 WIB.

Apel tersebut dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri Batang Hari, Muhammad Irwan, S.H., M.H. Kegiatan turut dihadiri Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, kepala OPD, pejabat struktural, ASN, ulama, anggota Pramuka serta sejumlah tamu undangan.

Rangkaian renungan suci berlangsung dengan penuh keheningan sebagai wujud penghormatan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Para peserta juga memberikan penghormatan kepada para pejuang yang dimakamkan di TMP Kabupaten Batang Hari serta seluruh pahlawan bangsa yang telah gugur dalam perjuangan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati masyarakat saat ini tidak diperoleh dengan mudah. Pengorbanan dan perjuangan para pahlawan menjadi amanah bagi generasi penerus untuk menjaga persatuan serta melanjutkan pembangunan bangsa.

Melalui peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemerintah Kabupaten Batang Hari mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memaknai kemerdekaan dengan semangat berkarya, memberikan kontribusi positif, serta bersama-sama membangun daerah menuju Batang Hari yang semakin maju dan SuPer Tangguh. (*)

Gubernur Al Haris Ikuti Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI Secara Virtual

 

Merdekapost.com — Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. mengikuti Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 secara virtual melalui Zoom, bertempat di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Senin (17/08/2026).

Mengikuti rangkaian peringatan dari tingkat nasional tersebut, Gubernur Al Haris didampingi Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., Ketua DPRD Provinsi Jambi Muhammad Hafis, S.E., Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi Sugeng Hariadi, S.H., M.H., Komandan Korem Brigjen TNI Nyamin, S.IP., M.M., Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Dr. H. Sudirman, S.H., M.H., serta Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, S.E.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas prestasi putra Jambi, Achmad Fachri Mubarok, siswa SMKN 1 Kota Jambi yang dipercaya mengemban tugas sebagai Komandan Kelompok 8 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta.

Achmad Fachri Mubarok merupakan anggota Paskibraka Nasional Tahun 2026 yang terpilih mewakili Provinsi Jambi. Kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk menjalankan tugas pada momentum bersejarah tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Provinsi Jambi.

“Ini luar biasa karena bisa tampil di posisi yang luar biasa, yang bertugas sebagai pasukan pengibar bendera,” ujar Gubernur Al Haris.

Menurut Gubernur Al Haris, keberhasilan Achmad Fachri Mubarok terpilih sebagai Paskibraka Nasional sekaligus mendapat kepercayaan mengemban posisi penting tidak terlepas dari kerja keras, kedisiplinan, ketekunan, serta kemampuan yang dimilikinya.

Ia menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa generasi muda Jambi mampu bersaing dan mengukir prestasi di tingkat nasional apabila diberikan ruang, pembinaan dan kesempatan untuk berkembang.

“Kita tentu bangga. Ini menjadi motivasi bagi anak-anak muda Jambi lainnya agar terus berprestasi dan membawa nama baik Jambi di tingkat nasional,” katanya.

Gubernur Al Haris juga berharap prestasi yang diraih Achmad Fachri Mubarok dapat menjadi inspirasi bagi pelajar dan generasi muda di Provinsi Jambi untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga kedisiplinan serta memiliki semangat juang dalam meraih cita-cita.

Gubernur Al Haris turut mendoakan agar seluruh rangkaian tugas yang diemban Achmad Fachri Mubarok dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar. Ia berpesan agar semangat nasionalisme, kedisiplinan dan kecintaan terhadap Tanah Air terus dijaga.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum penting bagi seluruh masyarakat untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat semangat persatuan dan gotong royong dalam melanjutkan pembangunan menuju Indonesia yang semakin maju.

Bagi Provinsi Jambi, tampilnya putra daerah dalam Paskibraka Nasional 2026 menjadi salah satu kebanggaan sekaligus cerminan kualitas generasi muda Jambi yang terus tumbuh dan berprestasi. (*)

Pimpin Upacara HUT RI, Gubernur Al Haris Tegaskan Semangat Proklamasi Mengisi Kemerdekaan Bekerja untuk Indonesia

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH menjadi Inspektur upacara peringatan hari kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Lapangan Garuda Kantor Gubernur Jambi, Senin (17/8/2026) pagi. 

Tampak hadir Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I, Ketua DPRD Provinsi Jambi M. Hafiz Fattah bersama unsur forkopimda Provinsi Jambi diantaranya Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar, Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin, Kajati Jambi Sugeng Hariadi, Kepala BNN Provinsi Jambi Brigjen Pol Asep Saepudin dan Kepala Pengadilan Tinggi Jambi Nainggolan. Hadir juga Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesti Haris bersama Hj. Komariah Abdullah Sani selaku Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jambi dan undangan lainnya.

Gubernur Al Haris mengungkapkan rasa syukurnya terhadap pelaksanaan rangkaian upacara penaikan bendera yang berlangsung dengan khidmat lancar dan baik. Terlebih, cuaca pagi ini sangat cerah. “Alhamdulillah berlangsung dengan lancar, pasukan paskibraka kita juga lancar dengan tugas-tugasnya, didukung cuaca juga cukup baik. Semua penuh dengan kekhusyukan. Mudah-mudahan ini cerminan cinta kita kepada negara NKRI yang kita cintai ini. Mudah-mudahan semangat proklamasi ini terus di hati kita semuanya untuk berjuang melanjutkan perjuangan dari pendahulu kita. Mengisi kemerdekaan, bekerja dengan sungguh-sungguh untuk Indonesia maju 2045,” ujar Gubernur Al Haris.

Pada peringatan HUT RI ke-81 ini, usai penaikan bendera Gubernur Al Haris selanjutnya menyerahkan remisi HUT ke-81 RI kepada perwakilan tiga orang narapidana yang juga diberikan bantuan modal usaha. Ketiga perwakilan ini adalah Iqbal bin Edi Kelana (Alm), Zulkifli Ashari bin Sutiman, dan Fadillah binti Musa. 

Gubernur Al Haris berpesan kepada narapidana yang mendapat remisi bebas hari ini agar dapat kembali ke masyarakat dengan baik. Untuk itu, Pemprov Jambi memberikan bantuan modal usaha kepada 3 narapidana perwakilan yang mendapat remisi bebas. “Kami juga memberikan apresiasi modal usaha bagi mereka, agar mereka kelak bebas kembali ke masyarakat bisa memulai suatu kehidupan yang baru dengan berusaha,” ucap Gubernur Al Haris.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Al Haris juga meluncurkan pemutihan pajak kendaraan bagi Masyarakat sebagai hadiah di hari kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia. Terkait peluncuran program pemutihan pajak kendaraan, Gubernur Al Haris berharap masyarakat dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Pemprov Jambi, tambah Gubernur Al Haris, memiliki data kendaraan yang masih belum menunaikan kewajibannya membayar pajak.

“Jadi dari berapa tahun mereka menunggak, cukup bayar setahun untuk kita memutihkan. Sehingga kita berharap mereka dengan senang hati membayar pajak. Dan kami memiliki data yang masih nunggak-nunggak itu, kita harapkan sungguh-sungguh dan mau jujur untuk bayar pajak. Karena dari 2,5 juta kendaraan kita itu, 1,2 (juta) nya masih belum bayar pajak. Alias tidak ada kabar beritanya, apakah masih ada kendaraannya atau tidak ada lagi,” kata Gubernur Al Haris.

Upacara Pengibaran Bendera Sang Merah Putih dalam rangka Peringatan Proklamasi HUT RI ke-81 tahun 2026 ini bertindak sebagai Perwira Upacara yaitu AKBP Lego Kardo Sitinjak, ST, MM (Danyon A Pelopor Satbrimob Polda Jambi), Komandan Upacara AKBP Suyatno Sudirman, S.I.K.M.H (Kasubdit 3 Ditreskrimum Polda Jambi).

Sedangkan untuk pasukan pengibar bendera, Pembawa baki Raisha Nienda, asal sekolah SMAN 3 Kerinci, anak dari Joni Emaldi dan Endang Iswari, Pendamping baki Lathifa Hendelisia, asal sekolah SMAN 1 Sungai Penuh, anak dari Hendri dan Delni Juwita. Pembentang bendera Luthfi Alfayyad, asal sekolah SMAN Titian Teras, anak dari Hendri Gunawan dan Taty Rahmawati. Kemudian Danpok Reyhan Barokah, asal sekolah SMAN 1 Batang Hari, anak dari Anda Suganda dan Nurlela, sedangkan untuk penggerek bendera Billy Andreano Buchori, asal sekolah SMAN 1 Sarolangun, anak dari Joni Hatdiyanto dan Iis Mayana. Dan untuk Danpas Fahran Kharic Arrofi, asal sekolah SMAN 2 Sungai Penuh, anak dari Zarman Eka dan Ramaina Umar. (*)

HUT RI ke-81 di Batang Hari Ditutup dengan Prosesi Penurunan Merah Putih yang Penuh Makna

 


Merdekapost.com – Suasana penuh nasionalisme mewarnai penghujung peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Batang Hari. Upacara penurunan Sang Merah Putih digelar di Alun-Alun Muara Bulian, Senin (17/8/2026) sore.

Ribuan masyarakat tampak hadir menyaksikan jalannya prosesi penurunan bendera. Setelah berbagai rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan berlangsung sejak pagi, suasana alun-alun berubah menjadi lebih tenang dan khidmat saat upacara dimulai.

Prosesi penurunan bendera dilaksanakan oleh Paskibraka Kabupaten Batang Hari dengan penuh disiplin. Setiap tahapan upacara berlangsung tertib hingga Sang Merah Putih berhasil diturunkan dan kemudian diserahkan untuk disimpan kembali sesuai tata upacara.

Dalam upacara tersebut, Kapten Inf. Faisol selaku Danramil Mersam bertindak sebagai Komandan Upacara. Sementara itu, Kapolres Batang Hari AKBP Arya Tesa Brahmana dipercaya sebagai Inspektur Upacara.

Pasukan TNI-Polri yang tergabung dalam formasi Pasukan 17-8-45 turut mengambil bagian dalam prosesi. Kehadiran mereka menambah suasana penghormatan terhadap bendera sekaligus memperkuat pesan persatuan dalam momentum peringatan kemerdekaan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief, Ketua DPRD Batang Hari, Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, kepala OPD, ASN, tamu undangan serta masyarakat.

Prosesi penurunan Sang Merah Putih bukan sekadar menjadi penutup rangkaian peringatan HUT RI, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Batang Hari diharapkan dapat semakin memperkuat semangat kebersamaan, persatuan dan gotong royong seluruh elemen masyarakat dalam membangun daerah.

Dengan semangat kemerdekaan, masyarakat Batang Hari diajak terus menjaga nilai-nilai kebangsaan dan berkontribusi dalam mewujudkan Batang Hari yang semakin SuPer Tangguh menuju Indonesia Emas 2045. (*)

Pemkot Sungai Penuh keluarkan Tarif Parkir Terbaru Kendaraan Roda dua dan Empat

Merdekapost.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh resmi menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwako) Nomor 54 Tahun 2026 yang mengatur tata kelola retribusi parkir di tepi jalan umum.

Aturan baru tersebut menjadi dasar penataan pengelolaan parkir di sejumlah ruas jalan dalam wilayah Kota Sungai Penuh. Salah satu perubahan yang langsung dirasakan masyarakat adalah penyesuaian tarif parkir kendaraan.

Melalui Perwako tersebut, tarif parkir sepeda motor yang sebelumnya Rp1.000 untuk sekali parkir kini menjadi Rp2.000. Sementara tarif kendaraan roda empat naik dari Rp2.000 menjadi Rp3.000 untuk sekali parkir.

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sungai Penuh, Dianda Putra, S.STP., M.Si., yang juga menjabat sebagai Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, mengatakan aturan tersebut diterbitkan setelah dilakukan kajian terhadap pengelolaan retribusi parkir.

Menurut Dianda, Perwako Nomor 54 Tahun 2026 bukan untuk mengubah aturan pokok yang telah ditetapkan melalui Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2016. Regulasi baru tersebut lebih diarahkan untuk memperkuat pelaksanaan teknis di lapangan.

“Pada prinsipnya kita tidak mengubah substansi Perda yang sudah ada. Perwako ini memperkuat Perda sekaligus menjadi petunjuk teknis mengenai tata kelola dan besaran retribusi parkir,” ujar Dianda.

Tarif Parkir Motor Rp2.000, Mobil Rp3.000

Penyesuaian tarif menjadi salah satu poin yang mendapat perhatian dalam penerapan Perwako terbaru.

Untuk kendaraan roda dua, pengguna jasa parkir dikenakan tarif Rp2.000 sekali parkir. Adapun kendaraan roda empat dikenakan Rp3.000 sekali parkir.

Dianda menjelaskan, perubahan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan hasil kajian serta kondisi pengelolaan parkir yang berkembang di Sungai Penuh.

“Sudah hampir enam tahun tarif parkir mengacu pada ketentuan sebelumnya. Karena itu, penyesuaian tarif melalui Perwako ini dinilai wajar setelah dilakukan kajian,” jelasnya.

Pemkot juga melakukan pemetaan terhadap lokasi parkir berdasarkan tingkat kepadatan kendaraan. Hasil pemetaan membagi titik parkir menjadi tiga kategori, yakni ramai, sedang, dan sepi.

Kategori ramai ditetapkan untuk lokasi yang memiliki lebih dari 300 kendaraan terparkir per hari. Lokasi dengan jumlah kendaraan sekitar 200 hingga 300 unit masuk kategori sedang, sedangkan titik dengan jumlah kendaraan kurang dari 200 unit per hari dikategorikan sepi.

Berdasarkan uji petik Dishub, terdapat tujuh titik parkir kategori ramai, 15 titik kategori sedang, dan 12 titik kategori sepi.

Ini Daftar Kawasan Parkir yang Dipetakan Dishub

Sejumlah lokasi dengan tingkat aktivitas parkir tinggi berada di kawasan strategis Kota Sungai Penuh. Di antaranya Kincai Plaza, pintu masuk dan depan Pasar Tanjung Bajure, kawasan RSUD Mayjen H.A. Thalib, pelataran Alun-Alun Lapangan Merdeka, Terminal Tipe C, serta kawasan objek wisata Bukit Khayangan.

Untuk kategori sedang, titik parkir tersebar di sejumlah ruas pusat kota. Beberapa di antaranya berada di kawasan dealer Yamaha hingga Optik Dian, depan Rumah Makan Keluarga hingga minimarket Athaya, Toko Gigi Sentosa hingga Toko Sepatu Idola, Rumah Makan Pak Wo hingga Apotek R&D, serta kawasan Toko Buku Citra hingga Rico Offset.

Lokasi lainnya mencakup sejumlah ruas di sekitar Kincai Plaza dan kawasan Pangkalan Ojek SPN.

Adapun kategori sepi meliputi ruas jalan dari Sate Buyung hingga Ampera Marantama, kawasan Toko Rajawali hingga Apotek Sari, sekitar Toko MK Belaty Store, area Kincai Plaza di bawah jembatan penyeberangan untuk kendaraan roda empat, kawasan Toko Mas Bunga Setangkai, Gang Pasar Baru, serta sejumlah lokasi parkir khusus.

Dishub menyatakan seluruh titik tersebut masih memasuki tahap sosialisasi kepada masyarakat dan pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan parkir.

Pengelolaan dapat dilakukan bersama pihak ketiga melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dishub. Setelah perjanjian disepakati dan ditandatangani, Dishub akan menerbitkan Surat Perintah Tugas (SPT) sebagai dasar bagi pengelola menjalankan tugas di lapangan.


Pengelola parkir diwajibkan memberikan karcis resmi kepada setiap pengguna jasa. Karcis tersebut berfungsi sebagai bukti pembayaran sekaligus membantu masyarakat mengetahui nominal retribusi yang dibayarkan.

“Pihak kedua berkewajiban memberikan karcis resmi kepada setiap pengguna jasa parkir, sehingga masyarakat mengetahui nilai pungutan sekaligus memiliki bukti pembayaran,” kata Dianda.

Dari sisi pemerintah, Dishub berkewajiban menyediakan karcis resmi, memasang perlengkapan maupun alat peraga parkir, serta melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pengelolaan parkir.

Pemkot Sungai Penuh berharap penerapan Perwako tersebut dapat membuat sistem parkir lebih teratur dan transparan. Masyarakat juga diharapkan memperoleh kepastian mengenai tarif yang harus dibayarkan ketika menggunakan jasa parkir di tepi jalan umum.

“Kita harapkan dengan terbitnya Perwako Nomor 54 Tahun 2026 ini, seluruh pihak yang terlibat memahami hak dan kewajibannya masing-masing.

Dengan demikian, sistem pengelolaan parkir dapat berjalan lebih tertib, memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, serta berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” pungkasnya.

Dengan adanya aturan baru ini, masyarakat Sungai Penuh perlu mengetahui tarif resmi sekaligus memastikan pembayaran parkir disertai karcis. Bagi pemerintah daerah, penataan tersebut diharapkan dapat menekan potensi pungutan yang tidak sesuai ketentuan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan parkir di kawasan perkotaan.(*)

Siap Kibarkan Bendera Merah Putih, 30 Paskibraka Sungai Penuh Dikukuhkan Walikota Alfin

SUNGAIPENUH– Sebanyak 30 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Sungai Penuh Tahun 2026 yang akan mengibarkan bendera merah putih pada HUT RI ke-81 di kukuhkan pada Sabtu (15/08/2026) di Gedung Nasional Kota Sungai Penuh.

Puluhan pelajar tersebut siap menjalankan tugas pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Sebanyak 30 anggota Paskibraka terdiri dari 16 putra dan 14 putri. Mereka akan mengibarkan dan menurunkan Bendera Merah Putih pada upacara tingkat Kota Sungai Penuh di Lapangan Merdeka.

Wali Kota Alfin mengukuhkan seluruh anggota setelah mereka mengikuti rangkaian seleksi, pembinaan, pendidikan, serta latihan fisik dan mental.

Baca Juga: UPDATE Gempa M7,7 NTT: Korban Jiwa 51 Orang, 64 Luka Berat, Status Darurat Berlaku

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat. Seluruh anggota mengucapkan Ikrar Putera Indonesia. Wali Kota Alfin kemudian membacakan pernyataan pengukuhan.

Alfin bersama perwakilan anggota Paskibraka melanjutkan prosesi dengan pemasangan kendit dan penyematan lencana tanda pengukuhan.

Wali Kota Alfin mengapresiasi perjuangan para anggota Paskibraka selama mengikuti seluruh tahapan persiapan.

Baca Juga: 2 Korban Hilang Perahu Karam di Sungai Batanghari Tebo Ditemukan

Ia meminta mereka menjalankan tugas dengan disiplin, tanggung jawab, dan semangat patriotisme.

«“Saudara-saudara adalah putra-putri pilihan Kota Sungai Penuh yang akan mengemban tugas mulia pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan jiwa patriotisme. Kibarkan Bendera Merah Putih dengan penuh kebanggaan dan kehormatan,” ujar Alfin.»

Alfin juga meminta para anggota menjaga nama baik diri, keluarga, dan Kota Sungai Penuh selama menjalankan tugas.

Baca Juga: 2 Korban Hilang Perahu Karam di Sungai Batanghari Tebo Ditemukan

Pada Senin, 17 Agustus 2026, seluruh anggota Paskibraka akan menjalankan tugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Merdeka Kota Sungai Penuh.

Acara pengukuhan berakhir dengan doa bersama. Para pejabat dan orang tua kemudian memberikan ucapan selamat kepada seluruh anggota Paskibraka.

Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, Ketua DPRD Hutri Randa, S.Sos., M.M., Sekda Alpian, S.E., M.M., unsur Forkopimda, anggota DPRD, kepala OPD, Ketua TP PKK, Ketua GOW, Ketua DWP, Ketua PIAD, serta para orang tua turut menghadiri acara tersebut. (Adz)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs